Legenda Cium Gelagat Buruk di Balik Mundurnya Rummenigge

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Mundurnya Karl-Heinz Rummenigge sebagai CEO Bayern Munich mengejutkan banyak pihak. Sebab dia masih terikat kontrak dengan juara bertahan Bundesliga.

Legenda Bayern Munich, Stefan Effenberg, melihat keputusan Karl-Heinz Rummenigge ini sebagai pertanda bahwa klub sedang tidak baik-baik saja. Karena menurutnya sang CEO idealnya mundur Januari tahun depan.

“Dia mengatakan sendiri tim pelatih yang baru akan mengambil alih dan pemain penting telah pergi meninggalkan klub. Dia bisa saja menunggu dan melihat bagaimana Julian Nagelsmann melakukan persiapan dan bagaimana musim berjalan lalu pergi di musim dingin,” kata Effenberf di t-online, Rabu (2/6/2021).

Stefan Effenberg usulkan format baru Bundesliga 1 demi menghentikan dominasi Bayern yang membosankan.
t-online.de

“Uli Hoeness pensiun satu setengah tahun yang lalu setelah hampir 50 tahun di klub. Sekarang Rummenigge yang pergi setelah 30 tahun. Lalu masuk pelatih Julian Nagelsmann dan ikon klub lain seperti Hermann Gerland juga pergi,” ia menambahkan.

Sesaat setelah Rummenigge mengundurkan diri, Bayern Munich langsung menunjuk legenda lainnya, Oliver Kahn, sebagai CEO yang baru. Effenberg mengakui Die Roten akan memasuki era baru bersama sang kiper legendaris.

Akan tetapi, dia percaya tugas Kahn dan Hasan Salihamidzic akan lebih berat. Akan lebih banyak tekanan yang mereka alami selama memimpin klub.

“Sekarang Kahn dan Salihamidzic bertanggung jawab penuh dan tentu saja akan banyak tekanan besar. Yang sebenarnya dipertaruhkan pada kepimpinan baru ini adalah apakah Bayern mampu bersaing secara internasional dalam jangka panjang,” tutup Stefan Effenberg.

[better-ads type=’banner’ banner=’156435′ ]

DFB Konfirmasi Hansi Flick Tak Akan Tangani Timnas Jerman

gamespool
DFB Konfirmasi Hansi Flick Tak Akan Tangani Timnas Jerman 7

Football5Star.com, Indonesia – Federasi Sepak Bola Jerman (DFB) mengkonfirmasi bahwa pelatih Bayern Munich, Hansi Flick, tidak akan menggantikan Joachim Loew di timnas Jerman. Setidaknya itu yang dikatakan CEO Bayern Munich, Karl-Heinz Rummenigge.

Joachim Loew resmi akan mengundurkan diri dari timnas Jerman setelah Euro 2020 musim panas nanti. Karena hal itu, banyak rumor-rumor yang beredar siapa yang akan menggantikannya. Dari pelatih Liverpool, Juergen Klopp, sampai mantan pelatih RB Leipzig, Ralf Rangnick.

Hansi Flick yang merupakan mantan asisten Loew juga menjadi salah satu pelatih yang dirumorkan akan menggantikan Loew. Namun, Rummenigge mengatakan bahwa presiden DFB sudah mengatakan kepadanya bahwa itu tidak akan terjadi.

Hansi Flick adalah asisten Joachim Loew di timnas Jerman dari 2006 hingga 2014.
dfb.de

“Presiden (DFB) Fritz Keller mengkonfirmasi (bahwa Flick tidak akan menggantikan Loew) ke saya lewat sambungan telpon minggu ini. Itu tidak ada hubungannya dengan probabilitas, “ucap Rummenigge seperti dilansir Football5Star.com dari Welt am Sonntag.

Rummenigge melanjutkan, “Itu fakta. Kami sangat disarankan untuk menyelesaikan apa yang telah kami sepakati dalam kontrak. Saya mengatakan kepadanya (Flick) bahwa kami sangat puas dengannya.”

Flick sendiri sudah mengatkan bahwa dia tidak mempedulikan rumor itu dan hanya akan fokus bersama timnya, Bayern Munich.

“Itu sebabnya saya tak peduli pada hal-hal seperti ini. Saya ingin bekerja dengan sangat sukses di Bayern dan punya kontrak hingga 2023. Klub dan tim tentu berharap saya memenuhinya dan mereka berhak untuk itu. Spekulasi soal masa depan saya sepertinya terlarang,” kata Hansi Flick beberapa pekan yang lalu.

[better-ads type=’banner’ banner=’156435′ ]

Karl-Heinz Rummenigge Berharap Inter Menangkan Derbi Minggu Nanti

gamespool
Karl-Heinz Rummenigge Berharap Inter Menangkan Derbi Minggu Nanti 11

Football5Star.com, Indonesia – CEO Bayern Munich, Karl-Heinz Rummenigge, mendukung Inter untuk menangkan Derby della Madonnina yang akan berlangsung pekan ini. Rummenigge juga percaya Inter adalah tim yang memang ditujukan untuk Scudetto musim ini.

Nerazzurri baru saja menyalip AC Milan di posisi puncak pada pekan lalu dan pada Minggu (21/2/21), mereka akan bertemu. Pada pertemuan pertama musim ini, AC Milan menang 2-1. Rummenigge yang bermain untuk Inter pada tahun 1984-1987 berharap mantan timnya bisa menang kali ini.

Karl-Heinz Rummenigge - Bayern - FIFA - Bavarian Football Works
Bavarian Football Works

“Pertandingan Derbi spesial. Saya juga mencetak gol yang sangat bagus dan penting di Derbi Milan pada Maret 1985, yang berakhir 2-2. Derbi Milan adalah pertandingan paling penting musim ini dan lebih dari itu sekarang. Saya harap Inter bisa menang nanti,” ucap Rummenigge seperti dilansir Football5Star.com dari Corriere della Sera.

Legenda Jerman itu melanjutkan, “Mereka memiliki peluang terbaik untuk memenangkan Scudetto dari semua tim dan itu bergantung mereka untuk melanjutkan seperti ini. Bagi saya, Inter adalah tim paling solid di Serie A. Mereka bermain dengan baik dan menang dan mereka tidak pernah kalah dalam pertandingan aneh seperti mereka lakukan di masa lalu. Yang penting adalah mereka tidak terlalu gembira, jalan masih panjang.”

Rummenigge juga ditanya soal peluang untuk bekerja di Italia. Tapi yang pasti dia tidak akan mau pindah ke Juventus karena hubungannya dengan Inter.

“Sebelumnya, saya biasa membuat rencana jangka panjang, tetapi sekarang saya telah belajar bahwa Anda hidup hari ini dan melihat apa yang akan terjadi besok. Saya tidak tahu apa yang akan saya lakukan, mungkin saya perlu istirahat. Pergi ke Juventus? Filosofi saya adalah jika Anda bermain untuk Inter, mustahil untuk pergi ke Juve. Saya hanya punya satu hati,” ujar Karl-Heinz Rummenigge.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Bos Bayern: Banyak Klub Jerman yang Terancam Bangkrut

gamespool
Bos Bayern: Banyak Klub Jerman yang Terancam Bangkrut 15

Football5star.com, Indonesia – CEO Bayern Munich, Karl-Heinz Rummenigge, berharap Liga Jerman musim 2020-21 bisa berjalan dengan lancar dan tak kembali diganggu lockdown. Menurut Rummenigge, akan ada banyak klub yang bangkrut apabila kompetisi kembali dihentikan.

Pandemi COVID-19 memang membuat banyak klub-klub Liga Jerman kehilangan pemasukannya. Terutama dari sektor penjualan tiket pertandingan. Hingga kini, belum semua tim mendapat izin untuk kembali bermain dengan penonton di stadionnya masing-masing.

“Beberapa klub Bundesliga tak akan bisa bertahan apabila kompetisi kembali dihentikan. Jika kisah musim lalu kembali terulang, saya yakin format Bundesliga di masa depan akan berubah,” ungkap Karl-Heinz Rummenigge kepada Bild am Sonntag.

Karl-Heinz Rummenigge - Bayern - Liga Jerman
Fansided

Lebih lanjut, Rummenigge juga merasa khawatir dengan absennya penonton di pertandingan Bayern Munich musim ini. Ia khawatir budaya menonton sepak bola di stadion akan tergusur karena pandemi ini.

“Buat saya pribadi, kondisi finansial Bayern bukan menjadi prioritas. Saya lebih mengkhawatirkan kultur sepak bola akan semakin tergerus karena pandemi ini karena kami tak bisa bermain di hadapan penonton di stadion.”

Untuk menanggulangi hal itu, Rummenigge mengaku sudah menyiapkan konsep agar para penggemar Bayern bisa kembali hadir di stadion. Akan tetapi, keputusan final tetap ada di tangan pemerintah kota Munich.

“Saat ini, kami sudah mempersiapkan konsep agar para penonton bisa kembali menonton di stadion. Kami pun sudah melakukan koordinasi dengan pemerintah kota Munich. Tapi, wacana ini juga tergantung keputusan politik pemerintah. Sama seperti kota-kota lain,” tutup Rummenigge.

[better-ads type=’banner’ banner=’156435′ ]

Eks Real Madrid Jadi Salah Satu Kandidat Suksesor Hansi Flick

gamespool
Eks Real Madrid Jadi Salah Satu Kandidat Suksesor Hansi Flick 19

Football5star.com, Indonesia – Bos Bayern Munich, Karl-Heinz Rummenigge, merasa yakin Xabi Alonso akan bisa menjadi suksesor Hansi Flick suatu hari nanti. Menurut Rummenigge, Alonso merupakan pelatih modern dan akan cocok dengan para pemain muda FC Hollywood.

Sebelum pensiun pada 2017 lalu, Alonso sempat membela Bayern selama tiga musim. Selepas mengakhiri kariernya, Alonso memutuskan langsung menjadi pelatih dan saat ini ditunjuk untuk menangani tim muda Real Sociedad.

“Xabi Alonso akan menjadi salah satu pelatih yang akan dipertimbangkan Bayern suatu hari nanti. Saya bisa membayangkan Alonso memimpin latihan kami,” ujar Karl-Heinz Rummenigge dikutip dari Diario AS.

Xabi Alonso - Karl-Heinz Rummenigge - Bayern Munich - Hansi Flick - Bavarian Football Works
Bavarian Football Works

“Hingga saat ini, kami masih menjalin hubungan yang sangat baik. Alonso memiliki karakteristik khusus yang membuatnya akan bisa menjalin hubungan baik dengan para pesepak bola modern,” sambung Rummenigge.

Lebih lanjut, Rummenigge juga mengaku tak mau kehilangan Hansi Flick dalam waktu dekat. Menurut Rummenigge, Flick akan bisa melatih FC Hollywood hingga tiga sampai lima tahun ke depan.

“Saya tentu saja berharap Flick akan bertahan lama bersama kami. Dia adalah salah satu pelatih yang mendapat kepercayaan penuh dari saya hingga beberapa tahun ke depan.”

“Saya membayangkan Flick akan bersama kami hingga tiga atau lima tahun ke depan. Hal itu tentu akan menjadi sebuah pencapaian yang membanggakan untuk semua pihak,” tutup Rummenigge.

[better-ads type=’banner’ banner=’156435′ ]

Soal Thiago Alcantara, Rummenigge Mulai Ancam Liverpool

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Liverpool sampai sekarang belum melakukan pergerakan signifikan soal keinginan mereka menggaet Thiago Alcantara. Situasi  ini pun membuat CEO Bayern Munich, Karl-Heinz Rummenigge habis kesabaran.

Sudah menjadi rahasia umum jika Liverpool menginginkan Thiago Alcantara. Mereka sudah melakukan kontak langsung dengan pihak Bayern Munich. Gayung pun bersambut, sang gelandang berharap bisa bermain di bawah asuhan Juergen Klopp musim depan.

Akan tetapi sampai sekarang kedua belah pihak belum menemukan kata sepakat. Harga Thiago jadi kendala dalam negosiasi ini. Liverpool hanya bersedia membayar 25 juta pounds. Sedangkan Bayern tak bergeming di angka 30 juta pounds.

thiago alcantara-bayern munich-dailymail
dailymail.co.uk

Situasi ini akhirnya membuat Karl-Heinz Rummenigge mulai mengancam The Reds. Ia mengatakan akan menjual pemain timnas Spanyol itu ke klub lain yang siap membayar 30 juta pounds.

“Kami berharap bisa melepasnya ke klub lain beberapa hari ke depan. Mereka bersedia membayar harganya,” ujar sang CEO kepada Welt Am Sonntag seperti dikutip Football5star dari Daily Mail, Minggu (30/8/2020).

Di sisi lain, Rummenigge sudah tidak punya kuasa lagi menahan kepergian Thiago Alcantara. Pasalnya sang pemain sudah memutuskan ingin pindah musim panas ini.

“Dia sudah mengatakan pada kami bahwa inilah akhir kariernya di sini. Dia mau mencoba sesuatu yang baru musim depan. Kami sudah melakukan semua yang kami bisa. Tapi keputusan ada di tangannya,” tutup legenda Bayern Munich itu.

[better-ads type=’banner’ banner=’156435′ ]

Rummenigge: Ter Stegen Beda Level dengan Manuel Neuer

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Perdebatan siapa kiper terbaik Jerman masih terus berlanjut. Dua nama yang diperdebatkan pun masih sama, yakni Marc Andre Ter Stegen dan Manuel Neuer.

Baik Marc Andre Ter Stegen maupun Manuel Neuer sama-sama tampil gemilang di Barcelona dan Bayern Munich. Mereka juga masih terus bersaing di timnas Jerman.

Kendati sama-sama hebat, legenda Bayern Munich, Karl-Heinz Rummenigge, menilai Neuer masih berada di atas Ter Stegen. Bahkan menurutnya kiper Barcelona belum mampu mencapai level kapten Der Panzer tersebut.

michael rummenigge-idowa
Idowa

“Jerman beruntung punya sepasang penjaga gawang hebat ini. Tapi harus diakui jika Neuer benar-benar kelas dunia dan Ter Stegen masih belum mencapai level itu,” kata Rummenigge seperti dikutip Football5star dari Tribal Football, Kamis (13/8/2020).

Tensi tinggi Marc Andre ter Stegen dengan Manuel Neuer sudah berlangsung selama dua tahun. Ini semua berawal dari keputusan pelatih Jerman, Joachim Loew yang tetap mempercayakan kiper utama pada sang kapten pada Piala Dunia 2018.

Padahal sepanjang  musim 2017-2018 mantan penjaga gawang Schalke 04 dibekap cedera. Sebaliknya Ter Stegen yang tampil memukau dengan Barcelona tetap hanya jadi pelapis Neuer.

Keputusan ini pula yang membuat pemain binaan Borussia Moenchengladbach kecewa. Ia sempat mengutarakan isi hatinya ke media beberapa waktu lalu. Akibat keluhannya tersebut kiper 29 tahun sempat bersitegang dengan Manuel Neuer.

[better-ads type=’banner’ banner=’156435′ ]

Rummenigge: Bayern Munich Juara pada Situasi yang Tak Diinginkan

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Bayern Munich sukses mengunci gelar Bundesliga ke-30 setelah mengalahkan Werder Bremen 1-0 di Weserstadion, Rabu (17/6/2020) dinihari WIB. Kesuksesan ini disambut gembira oleh CEO klub, Karl-Heinz Rummenigge.

Bayern Munich memastikan gelarnya kali ini lewat gol semata wayang Robert Lewandowksi pada babak pertama. Berjarak 10 angka dengan Borussia Dortmund dan menyisakan dua pertandingan lagi, perolehan 76 poin mereka sudah tidak mungkin lagi dikejar.

Karl-Heinz Rummenigge langsung memberi ucapan selamat untuk Hansi Flick dan pemainnya. Namun, dia mengungkapkan sedikit kekecewaan. Yaitu situasi dunia yang masih dihantui pandemi corona. Baginya Bayern juara saat kondisi yang tidak diiginkan.

bayern munich FCBayernEN
@FCBayernEN

“Saya ingin memberi selamat kepada pemain, pelatih Hansi Flick, dan staf pelatinya karena memenangkan gelar Bundesliga. Ini adalah musim yang dimainkan dalam kondisi tidak ada yang berharap ini terjadi,” kata Rummenigge seperti dilansir laman resmi klub, Rabu (14/6/2020).

“Kami ingin memberi piala ini kepada fan dan pada saat yang sama menginspirasi mereka dengan sepak bola menyerang. Sudah selayaknya Bayern memenangkan liga untuk kedelapan kalinya secara beruntun,” ia menambahkan.

Ya, ini adalah trofi kedelapan FC Hollywood dalam delapan tahun terakhir. Mereka sejatinya hampir kehilangan kans juara karena performa yang sempat menurun. Namun, setelah kursi pelatih dipegang Hansi Flick, Thomas Mueller dkk mampu kembali ke puncak penampilan.

“Hansi Flick dan staf pelatihnya menjalani paruh kedua musim yang cemerlang. Tidak hanya soal hasil akhir, tapi bagaimana kami mencetak gol dan cara kami bermain, itu benar-benar luar biasa,” tutup legenda hidup Bayern Munich.

[better-ads type=’banner’ banner=’156435′ ]

Manuel Neuer Konfirmasi Belum Ada Kesepakatan Soal Perpanjangan Kontrak

terassd
Manuel Neuer Konfirmasi Belum Ada Kesepakatan Soal Perpanjangan Kontrak 32

Football5Star.com, Indonesia – Kiper Bayern Munich, Manuel Neuer, mengkonfirmasi bahwa sampai saat ini belum ada kesepakatan soal kontrak barunya bersama Bavarians. Kontrak Neuer sendiri akan berakhir pada musim depan.

Sebelumnya chairman Bayern Munich, Karl-Heinz Rummenigge, mengatakan bahwa dia optimistis Neuer akan segera menandatangani kontrak baru.

“Saya optimistis Manuel akan segera menyetujui tawaran FC Bayern,” ucap Rummenige kepada Sky Sports sebelum laga Union Berlin vs Bayern Munich.

Manuel Neuer - Uli Hoeness - Bayern Munich - web. de
web.de

Tapi sang kiper sendiri memiliki jawaban yang berbeda setelah laga. Dia merasa apa yang dikatakan Rummenigge sebelum laga adalah hal yang tidak perlu.

“Saya pikir Karl-Heinz Rummenigge tahu apa yang terjadi. Tidak ada hal yang perlu diumumkan saat ini. Tak ada ultimatum. Tidak perlu membuat keputusan seperti itu saat ini. Tentu saja kami berdua optimistis, tapi saat ini masih belum jelas sama sekali,” ujar Neuer seperti dilansir Football5Star.com dari Goal.

Manuel Neuer bergabung dengan Bayern dari Schalke pada 2011, dan sejak itu memenangkan delapan gelar Bundesliga berturut-turut bersama raksasa Jerman itu.

Dia telah membuat 375 penampilan untuk Bayern, dan juga membantu klub meraih empat gelar DFB-Pokal, Piala Dunia Klub dan Liga Champions pada musim 2012-13.

Bayern Munich sendiri sudah membeli kiper Schalke, Alexander Nubel secara gratis, dan sang pemain akan datang pada musim panas nanti.

[better-ads type=’banner’ banner=’156435′ ]

Rummenigge: Jika Ingin Selamatkan Klub, Liga Harus Dilanjutkan

Banner LFS Baru

Football5star.com, Indonesia – CEO Bayern Munich, Karl-Heinz Rummenigge mengungkapkan satu cara untuk selamatkan klub dari kebangkrutan. Cara yang dimaksud adalah dengan melanjutkan kompetisi musim 2019-2020.

Musim 2019-2020 sedang terhenti akibat pandemi corona. Tanpa pertandingan, klub-klub Eropa mengalami banyak kerugian. Bahkan tidak sedikit dari mereka yang berada di ambang kebangkrutan.

Untuk itu, Karl-Heinz Rummenigge berharap liga-liga di Eropa musim ini bisa dilanjutkan. Hal ini perlu dilakukan karena pemasukan terbesar klub berasal dari pertandingan dan hak siar televisi.

Karl-Heinz Rummenigge menegaskan Bayern Munich tak berencana melepas David Alaba ke Manchester City guna mendapatkan Leroy Sane.
tz.de

“Kita harus kembali ke lapangan karena dua alasan. Pertama alasan olahraga yang menyangkut gelar dan degradasi. Kedua alasan ekonomi karena hak siar TV punya banyak dampak pada pendapatan klub. Kami sedang menunggu persetujuan dari pemerintah,” kata legenda Bayern Munich kepada Corriere dello Sport, Kamis (9/4/2020).

“Sepak bola dalam 10 tahun terakhir telah hidup di luar kemampuannya. Klub telah mengambil semua risiko. Dan di saat seperti ini tentu bukan keseimbangan yang diberhitungkan, tapi uang tunai. Jadi hanya kompetisi yang bisa selamatkan klub-klub ini,” sambungnya.

Tidak ketinggalan, CEO Bayern ini berpendapat tanggal 9 Mei adalah waktu yang tepat untuk kompetisi Bundesliga kembali bergulir. Ia juga mengatakan bahwa hal serupa bisa dilakukan Serie A Italia.

“Melanjutkan Bundesliga pada 9 Mei adalah salah satu hipotesis kami di Jerman. Tapi kami akan memutuskan kebijakannya nanti. Dan saya pikir Italia kemungkinan besar juga bisa kembali bergulir,” tutup Rummenigge.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Karl-Heinz Rummenigge Bantah Rumor Pertukaran Alaba-Sane

Banner LFS Baru

Football5Star.com, Indonesia – Belakangan ini beredar kabar Bayern Munich melibatkan David Alaba dalam upaya mendatangkan Leroy Sane dari Manchester City. Namun, kabar itu dibantah keras oleh CEO Karl-Heinz Rummenigge.

Menurut Karl-Heinz Rummenigge, kabar upaya Bayern Munich mendatangkan Leroy Sane dengan mengorbankan David Alaba hanyalah rumor murahan. Pertimbangan itu, kata dia, tak masuk dalam skenario yang disusun Die Roten.

Karl-Heinz Rummenigge menegaskan Bayern Munich tak berencana melepas David Alaba ke Manchester City guna mendapatkan Leroy Sane.
tz.de

“Seperti yang saya dengar, ada rumor yang mengatakan kami rela melepas David Alaba ke Manchester City demi mendapatkan Leroy Sane. Saya ingin menegaskan bahwa itu seperti dongeng (karya) Grimm yang sama sekali tak nyata,” ujar Karl-Heinz Rummenigge seperti dikutip Football5Star.com Muenchner Merkur.

Lebih lanjut, eks bomber timnas Jerman era 1980-an itu mengatakan, “Saya tegaskan, itu sama sekali bukan opsi bagi Bayern. Kami ini tidak sedang berada di bazar.”

Rumor skema tukar-tambah yang lantas dibantah Rummenigge itu mencuat setelah Alaba berganti agen. Kini, pemain asal Austria itu berada di bawah naungan Pini Zahavi. Pergantian agen ini ditengarai sebagai tanda kuat keinginan meninggalkan Die Roten.

Kontrak David Alaba di Bayern Munich akan habis pada akhir musim 2020-21. Hingga saat ini, belum ada negosiasi soal perpanjangan kontrak. Namun, Karl-Heinz Rummenigge menegaskan, pihaknya ingin mempertahankan sang pemain. Salah satu pertimbangannya, dia merupakan jebolan terakhir akademi yang mampu menjadi andalan tim utama Die Roten.

[better-ads type=’banner’ banner=’156435′ ]

Bayern Munich Enggan Sapu Bersih Gelar Musim Ini?

Banner LFS Baru

Football5Star.com, Indonesia – Putaran pertama Bundesliga 1 musim 2019-20 telah berakhir pada Minggu (22/12/2019). RB Leipzig tampil sebagai herbstmeister ‘juara paruh musim’. Sementara itu, Bayern Munich hanya berada di posisi ketiga. Ada kesan pasrah yang diungkapkan CEO Karl-Heinz Rummenigge menatap putaran kedua, Januari nanti.

Hal itu terungkap dalam video pesan Natal dan tahun baru yang dirilis Bayern Munich. Di sana, Rummenigge secara implisit mengutamakan hal lain ketimbang trofi juara. Dia pun seperti terkesan siap melihat Die Roten tak menyapu bersih gelar juara.

“Para fan Bayern, atas nama klub, saya mengucapkan selamat Natal dan tahun baru kepada Anda sekalian. Saya berharap kami sukses pada putaran kedua musim dengan meraih banyak kemenangan dan pertandingan-pertandingan hebat untuk dirayakan. Saya juga berharap kami meraih satu atau dua gelar pada akhir musim,” urai Karl-Heinz Rummenigge seperti dikutip Football5Star.com dari Saluran YouTube klub itu.

Kata-kata “meraih satu-dua gelar” dari Rummenigge itu bisa diartikan Bayern Munich tak memasang ambisi tinggi, yakni meraih treble winners. Padahal, mereka masih berpeluang juara di tiga ajang. Selain berada di posisi ke-3 klasemen Bundesliga 1 dengan hanya terpaut empat poin dari Leipzig, mereka juga lolos ke babak 16-besar Liga Champions dan DFB Pokal.

Pada babak 16-besar dua kompetisi itu, Die Roten akan menghadapi klub dengan kostum biru. Pada ajang Liga Champions, lawan yang akan dihadapi adalah Chelsea. Sementara itu, tim yang jadi lawan pada pentas DFB Pokal adalah TSG 1899 Hoffenheim.

Satu hal yang menarik dari kata-kata Rummenigge tersebut, gelar mana yang akan dilepas Bayern Munich? Adakah itu Bundesliga 1 yang telah dijuarai dalam tujuh musim terakhir? DFB Pokal yang merupakan ajang dengan gengsi terendah? Ataukah Liga Champions karena minder melihat kekuatan para rival yang lebih mentereng?

[better-ads type=’banner’ banner=’156435′ ]

Lewandowski Bisa Samai Rekor Gol Gerd Mueller dalam Semusim

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Robert Lewandowski belum juga berhenti mencetak gol untuk Bayern Munich musim ini. Torehan itu diyakini bisa membuat sang bomber menyamai rekor yang dibuat Gerd Mueller.

Adalah CEO Bayern Munich, Karl-Heinz Rummenigge, yang beranggapan demikian. Ia yakin jika Lewandowski bisa mencetak 40 gol dalam semusim Bundesliga seperti yang dibuat Gerd Mueller musim 1971-1972 silam.

“Saya pikir rekor Mueller bersifat selamanya. Tapi saya rasa Robert akan jadi pemain pertama yang bisa mendekat dan menyamainya,” ujar Rummenigge seperti dikutip Football5star dari Bild, Senin (11/11/2019).

rummenigge gerd muller
Sportskeeda

“Sangat luar biasa jika dia mencetak satu gol atau tiga gol ditiap pertandingan. Jika itu bisa dilakukan, kita harus mengangkat topi untuknya,” sambungnya.

Hingga saat ini, Gerd Mueller merupakan pemegang rekor gol terbanyak dalam semusim Bundesliga dengan 40 gol. Adapun Lewandowski hingga pekan ke-11 sudah mengemas 16 gol.

Dengan musim yang masih sangat panjang, bukan tidak mungkin striker asal Polandia bisa menyamai atau melewati rekor legenda Bayern Munich tersebut.

Selain itu, catatan sang bomber yang selalu mencetak gol dalam 11 pertandingan Bundesliga bisa menjadi faktor penting lainnya. Terlebih ia sudah tiga kali membuat brace dan sekali mencetak hat-trick.

[better-ads type=’banner’ banner=’156435′ ]

Pecat Kovac, Rummenigge Akui Bayern dalam Fase Buruk

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Bayern Munich akhirnya resmi memecat Niko Kovac dari kursi pelatih. Keputusan ini diakui CEO klub, Karl-Heinz Rummenigge sebagai tanda bahwa klubnya sedang tidak baik-baik saja.

Pemecatan Niko Kovac ini tak lepas dari kekalahan memalukan yang dialami Bayern Munich akhir pekan kemarin. Bagaimana tidak, mereka takluk 1-5 dari tuan rumah Eintracht Frankfurt.

Rummenigge berujar bahwa keputusan pihak klub memberhentikan pelatih asal Kroasia tak lepas dari hasil buruk yang dialami.

manuel neuer bayern munich
Daily Mail

“Penampilan tim kami dalam beberapa pekan terakhir dan hasilnya menunjukkan bahwa ada kebutuhan mendesak yang harus kami ambil untuk menyelamatkan klub. Uli Hoeness, Hasan Salihamidzic, dan saya melakukan diskusi terbuka dan serius dengan Kovac,” kata sang CEO seperti dilansir Bild, Senin (4/11/2019).

“Berdasarkan hasil pertemuan itu kami sampai pada keputusan bersama bahwa Niko tidak lagi menjabat pelatih kepala FC Bayern. Kami semua menyesalkan perkembangan ini,” sambungnya.

Kendati begitu, Rummenigge tetap berterima kasih kepada pelatih asal Kroasia yang sudah berjasa membawa Robert Lewandowski dkk mempertahankan gelar Bundesliga musim lalu.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Niko atas apa yang sudah dia capai, terutama juara musim lalu,” tutup legenda Bayern Munich itu.

[better-ads type=’banner’ banner=’156435′ ]

Berseteru Dengan Petinggi Bayern, Kovac Tak Takut Dipecat

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Bayern Munich, Niko Kovac, menegaskan dirinya tidak takut dipecat oleh manajemen klub. Meskipun beberapa waktu belakangan, ia bersitegang dengan CEO klub, Karl-Heinz Rummenigge.

Bayern Munich meraih tiga angka pada pertandingan terkini Liga Champions melawan Olympiakos dalam lanjutan Grup B. Namun, kemenangan itu tidak cukup memuaskan bagi Rummenige yang menyebut Die Roten tampil ‘terlalu sembrono’.

Tekanan mulai terasa setelah Bayern dikalahkan Hoffenheim di Bundesliga. Kemudian hasil imbang melawan Augsburg sepekan setelahnya. Kovac hanya menanggapi santai, ia menilai kritik seperti itu pada akhirnya akan mereda.

Karl-Heinz Rummenigge - Liga Champions - Bayern Munich - Bavarian Football Works
Bavarian Football Works

“Ketika kita membahas soal ketidakpedulian, orang juga tahu apa yang dia maksud. Semua orang ingin menang, dan menampilkan sepak bola indah dalam meraihnya. Tetapi pada faktanya, tidak semulus itu di pertandingan,” ucapnya seperti dikutip dari AS.

“Menurutku, yang paling penting adalah tim bisa meraih kesuksesan. Sekarang aku masih terikat kontrak dengan klub. Hal-hal seperti ini sudah aku rasakan musim lalu dan aku bisa melewatinya dengan baik,” katanya melanjutkan.

Sejauh ini, Bayern memang sedang tidak memimpin puncak klasemen Bundesliga. Robert Lewandowski dkk terpaut satu angka dari pemuncak sementara, Borussia Monchengladbach. Sementara seteru abadi FC Hollywood, Borussia Dortmund, membuntuti di posisi ketiga dengan 15 angka.

[better-ads type=’banner’ banner=’156435′ ]

Rummenigge Enggan Bicarakan Status Perisic di Bayern Munich

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Karl-Heinz Rummenigge mengomentari status Ivan Perisic di Bayern Munich saat ini. Seperti yang diketahui, sang winger masih berstatus sebagai pemain pinjaman dari Inter Milan.

Sejak bergabung ke Bayern Munich, Ivan Perisic tampil cukup menjanjikan. Kendati baru dua kali dimainkan sebagai starter, ia tetap memberikan yang terbaik di lapangan. Torehan dua gol dan satu assist jadi bukti kehebatannya.

Kendati demikian, terkait situasi kontraknya, Rummenigge tidak ingin bicara lebih jauh. Ia menegaskan Bayern masih harus bernegosiasi dengan Inter Milan terlebih dulu dan mengevaluasi performa sang pemain di akhir musim.

Ivan Perisic - Bayern Munich - sport. de
Sport

“Saya tidak punya hak untuk mengatakan Bayern Munich akan membeli Perisic. Tentu dia menjalani awal musim yang sangat baik bersama kami. Tapi kami punya kesepakatan dengan Inter untuk didiskusikan kemudian,” ujar Rummenigge kepada Tuttomercatoweb, Jumat (11/10/2019).

“Kami juga masih akan mengevaluasi performa Ivan di akhir musim. Jika semua berjalan baik barulah kami akan bersikap,” sambung legenda Jerman tersebut.

Jika pada akhirnya Die Roten benar-benar mempermanenkan status pemain Kroasia itu, mereka harus mengeluarkan dana sebesar 20 juta euro seperti yang tercantum dalam klausul peminjamannya.

Peluang permanen Perisic sejatinya cukup terbuka. Selain performanya yang cukup bagus sejauh ini, dia juga memiliki hubungan baik dengan pelatih Bayern Munich yang sama-sama berasal dari Kroasia, Niko Kovac.

[better-ads type=’banner’ banner=’156435′ ]

Rummenigge Hampir Nangis Saat Bayern Munich Pecat Ancelotti

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – CEO Bayern Munich, Karl-Heinz Rummenigge, masih mengenang masa kepelatihan Carlo Ancelotti. Ia mengaku hampir menangis saat mengumumkan pemecatannya.

Seperti yang diketahui, Carlo Ancelotti pernah melatih Bayern Munich selama dua musim. Ia sukses membawa Die Roten juara Bundesliga di musim perdana. Tapi kegagalan langsung datang di musim kedua hingga dirinya dipecat.

Kendati begitu, karl-Heinz Rummenigge tetap mengakui kehebatan pelatih yang kini menukangi Napoli itu. Namun, ia juga tidak menampik bahwa situasi sang pelatih di musim kedua memang sangat sulit.

DHCux iXgAAersk
Bild

“Ancelotti seorang pelatih luar biasa dan punya karakter hebat, tapi di musim keduanya, hasil akhir benar-benar di luar ekspektasi kami. Carlo adalah teman saya dan dia seorang yang sangat tenang walaupun tim sedang dalam momen sulit,” ujar Rummenige seperti dilansir Football Italia, Jumat (11/10/2019).

“Mungkin kami harus menunggu sedikit lebih lama sebelum memecatnya. Saya hampir menangis saat mengumumkan berita pemecatannya. Tapi lagi-lagi dia membuktikan diri sebagai pria yang hebat,” ia menambahkan.

Pelatih berjuluk Don Carlo itu dipecat pada September 2017 lalu. Pemecatan ini diambil setelah Bayern Munich terlempar dari posisi enam besar saat itu. Mereka kemudian menunjuk kembali Jupp Heynckes yang akhirnya membawa Die Roten mempertahankan gelar Bundesliga di akhir musim.

Adapun Ancelotti sejak musim lalu sudah menukangi Napoli. Sementara sang juara bertahan Bundesliga diasuh Niko Kovac.

[better-ads type=’banner’ banner=’156435′ ]

Bayern Munich Siap Terima Kembali Bastian Schweinsteiger

Banner live dan podcast baru

Football5Star.com, Indonesia – Bastian Schweinsteiger tak perlu pusing memikirkan masa depannya setelah menyatakan gantung sepatu. Banyak pihak membuka pintu bagi dia. Salah satunya, Bayern Munich yang pernah dibelanya selama 13 musim.

Kesediaan Bayern Munich menampung kembali Bastian Schweinsteiger diungkapkan langsung CEO Karl-Heinz Rummenigge. Dia menegaskan, klubnya selalu terbuka bagi para mantan pemain yang ingin kembali mengabdikan diri di sana.

“Karier hebat telah menemukan titik akhir. Basti telah meraih segalanya yang dapat direngkuh di sepak bola. Di samping itu, dia adalah pria hebat. Pintu Bayern selalu terbuka untuk dia,” kata Karl-Heinz Rummenigge seperti dikutip Football5Star.com dari lama resmi Bayern Munich.

Bastian Schweinsteiger saat menjalani laga perpisahan dengan Bayern Munich bersama Chicago Fire.
ran.de

Pernyataan itu tak ubahnya pengulangan belaka. Sebelumnya, pada Maret silam, Karl-Heinz Rummenigge juga mengungkapkan hal serupa. Dia secara terbuka mengatakan bahwa Die Roten punya rencana bagi Bastian Schweinsteiger.

“Bayern selalu tertarik untuk mengingat para mantan pemain penting dengan klub. Contohnya, saya akan sangat senang bila Bastian Schweinsteiger kembali bersama kami,” ucap dia ketika itu kepada Abendzeitung Muenchen.

Belakangan ini, Die Roten memang terbilang rajin mempekerjakan para mantan pemain. Tengok saja Miroslav Klose yang kini menangani tim U-17, Martin Demichelis di tim U-19, Niko Kovac sebagai pelatih tim senior, lalu Hasan Salihamidzic sebagai direktur olahraga.

Selain mereka, ada juga Lothar Matthaeus, Giovane Elber, dan Luca Toni yang aktif berkeliling dunia sebagai duta klub. Fungsi serupa atau bahkan masuk manajemen seperti Salihamdzic mungkin jadi opsi bagi Bastian Schweinsteiger. Pasalnya, dia pernah mengaku enggan berkiprah sebagai pelatih.

[better-ads type=’banner’ banner=’156435′ ]

CEO Bayern Munich Samakan Lewandowski dengan Kane

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – CEO Bayern Munich, Karl-Heinz Rummenigge, menyandingkan striker andalannya, Robert Lewandowski, dengan bomber Tottenham Hotspur, Harry Kane.

Penilaian ini dilakukan Rummenigge jelang laga Tottenham Hotspur vs Bayern Munich di Liga Champions, Rabu (2/10/2019) dinihari WIB. Menurutnya, kedua bomber haus gol itu sebagai striker terbaik di dunia saat ini.

Kendati demikian, sang CEO tetap berharap jika striker Polandia bisa mengalahkan striker Inggris itu. Kemenangan memang sangat dibutuhkan Bayern guna melanggengkan jalan mereka di fase grup Liga Champions musim ini.

Harry Kane
@premierleague

“Mereka adalah striker terbaik dunia saat ini dan keduanya memainkan peran vital di klub masing-masing. Kane adalah pemain top yang mencetak banyak gol luar biasa. Hal yang sama juga dilakukan Lewandowski selama ini,” kata Rummenige kepada Bild, Senin (30/9/2019).

“Robert tampil bagus dan saya harap dia akan mengalahkan Harry Kane di pertandingan nanti. Tapi tentu saja hal itu tidak akan mudah, dia striker kelas dunia,” sambung legenda Bayer Munich itu.

Apa yang dikatakan Karl-Heinz Rummenigge memang sangat beralasan. di Inggris, Kane jadi yang terbaik. Dia juga sudah mengoleksi lima gol di Premier League dan satu gol di Liga Champions musim ini.

Sedangkan di Bundesliga Jerman, nama Robert Lewandowski adalah langganan top skorer. Musim ini saja dia sudah cetak 10 gol dari enam laga Bundesliga. Sementara di Liga Champions ia juga sudah cetak satu gol.

[better-ads type=’banner’ banner=’156436′ ]

Uli Hoeness Mundur Bukan Gara-Gara Karl-Heinz Rummenigge

Banner live dan podcast baru

Football5Star.com, Indonesia – Uli Hoeness dipastikan tak lagi memegang jabatan presiden di Bayern Munich mulai November nanti. Dia memutuskan tak akan lagi mencalonkan diri pada pemilihan mendatang. Namun, dia menegaskan, hal itu dilakukan bukan karena pertentangan dengan CEO Karl-Heinz Rummenigge.

Beberapa tahun belakangan ini, Uli Hoeness dan Karl-Heinz Rummenigge kerap terlibat perselisihan tajam. Sang presiden dikenal sebagai pendukung Direktur Olahraga Hasan Salihamidzic dan pelatih Niko Kovac. Sementara itu, sang CEO selalu menaruh keraguan kepada dua sosok tersebut.

Tak heran bila ada rumor yang mengatakan, Uli Hoeness mundur dari jabatan presiden klub karena ketegangan tersebut. Namun, hal itu dibantah habis-habisan. Dia menandaskan, putusan itu telah dipertimbangkan secara matang dalam waktu lama.

“Tidak. Perbedaan pendapat dengan Karl-Heinz Rummenigge tak berkontribusi pada putusan saya,” kata Uli Hoeness dalam konferensi pers yang digelar pada Rabu (30/8/2019) seperti dikutip Football5Star.com dari laman resmi Bayern Munich.

Uli Hoeness dan Karl-Heinz Rummenigge berpelukan saat konferensi pers.
fcbayern.de

Bagi pria yang telah berada di Bayern Munich dari sebagai pemain pada 1970-an itu, perbedaan pendapat adalah hal lumrah. “Friksi membawa kesuksesan. Saya tak akan pernah memutuskan mundur dari sebuah posisi hanya karena perbedaan pendapat,” ujar dia.

Mantan pemain timnas Jerman itu meyakini putusannya mundur sudah tepat. Menurut dia, Bayern Munich saat ini dalam kondisi bagus. Lalu, dia pun tak mau menanti lebih lama karena usia Herbert Hainer, calon penggantinya, juga tidaklah muda.

Meskipun tak lagi memegang jabatan struktural di Bayern Munich, Uli Hoeness tak akan menutup pintu rapat-rapat. Dia selalu siap memberikan bantuan jika memang dibutuhkan.

“Saya akan tetap sama pada masa mendatang. Karl-Heinz, Hasan atau Oliver (Kahn) dapat datang kepada saya kapan saya dan meminta saran dari saya. Pintu rumah saya di Danau Tegernsee akan selalu terbuka,” kata pria berumur 67 tahun itu.

Lebih jauh, Uli Hoeness mengungkapkan, hal itu pun berlaku bagi para pemain Bayern Munich. Selama ini, pintu rumahnya memang selalu terbuka bagi mereka.

[better-ads type=’banner’ banner=’156435′ ]

Oliver Kahn Gantikan Karl-Heinz Rummenigge Jadi CEO Bayern Munich

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Mantan kapten dan kiper Bayern Munich Oliver Kahn resmi ditunjuk menjadi anggota klub. Pada pertemuan dewan pengawas klub, Kahn akan dikontrak selama lima tahun dan mulai bekerja per 1 Januari 2020 mendatang, Jumat (30/8/2019).

Nantinya per tanggal 1 Januari 2022, Kahn akan menggantikan Karl-Heinz Rummenigge sebagai CEO Bayern Munich. “Kami yakin bahwa solusi yang sempurna untuk klub (mengangkat Kahn menjadi CEO Bayern Munich),” Uli Hoeness seperti dikutip dari halaman resmi klub.

“Oliver adalah pemain utama kami. Dia telah menjadi kapten tim dan Jerman selama bertahun-tahun. Dia telah memenangkan banyak gelar,” tambah Uli Hoeness.

Oliver Kahn dirumorkan bakal menggantikan posisi Hoeness atau Rummenigge di Bayern.

Diangkatnya Kahn menjadi jajaran petinggi klub selain karena torehan prestasinya saat masih bermain juga karena rekam jejaknya setelah pensiun. Kahn setelah pensiun mendapatkan gelar MBA spesialis manajemen.

“Dia tahu sepak bola dan dia memiliki latar belakang ekonomi di pendidikan. Yang jelas Kahn memiliki DNA Bayern Munich,” ucap Hoeness.

Oliver Kahn sendiri mengaku sangat senang bisa kembali ke Bayern. Menurutnya penunjukkan dirinya adalah satu kehormatan besar bagi perjalanan kariernya.

“Ini merupakan kehormatan besar bagi saya untuk pertama kali masuk ke dalam jajaran manajemen klub dan kemudian menjadi pimpinan,”

“Saya memiliki hubungan spesial dengan klub ini dan klub telah memberikan banyak hal untuk hidup saya. Nantinya saya akan memikul beban tanggung jawab untuk mempertahankan sejarah dan nilai klub ini.” tutup Kahn.

[better-ads type=’banner’ banner=’156435′ ]

Bayern Berikan Nomor 10 kepada Coutinho atas Izin Robben

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Bayern Munich sukses mendapatkan Philippe Coutinho dari Barcelona dengan status pinjaman.  Gelandang asal Brasil bahkan langsung mewarisi nomor punggung 10 yang sebelumnya milik Arjen Robben.

Terpilihnya nomor 10 untuk digunakan Coutinho bukanlah tanpa alasan. Nomor ini merupakan nomor kesukaan mantan pemain Liverpool. Tapi sempat terjadi masalah kecil di balik keputusan manajemen memberikan nomor keramat itu.

Arjen Robben disebut-sebut tidak ingin nomor 10 Bayern dikenakan pemain sembarangan. Tapi CEO klub, Karl-Heinz Rummenigge, menegaskan bahwa pemain yang baru saja memutuskan pensiun sudah sepakat dengan keputusan klub.

Arjen Robben - Erik ten Hag - Ajax - Bayern - @imiasanmia
@imiasanmia

“Kami sudah berbicara pada Arjen dan dia sempat berkata tidak akan memberikan nomor punggung 10 maupun tujuh, tapi kami ingin memberikan nomor 10 pada Coutinho dan dia menyetujui itu. Dia bilang nomor 10 sangat sempurna untuk Coutinho,” ujar Rummenigge seperti dilansir Daily Mail, Senin (19/8/2019).

“Kami sangat senang pekerjaan kami di bursa transfer berjalan luar biasa. Philippe adalah pemain dengan skill di atas rata-rata, dia adalah tipe pemain yang selalu membantu serangan dan dia cocok dengan skema yang kami butuhkan,” ujar pria yang juga legenda Bayern.

Kehadiran pemain berusia 26 tahun ke klub yang bermarkas di Allianz Arena menjadikan dirinya sebagai pemain ke-14 Brasil yang berseragam The Bavarian. Tapi untuk musim 2019-2020 ia jadi pemain Tim Samba satu-satunya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156435′ ]

Rummenigge Bantah Bayern Tertarik pada Wonderkid Espanyol

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – CEO Bayern Munich, Karl-Heinz Rummenigge, membantah timnya sedang melakukan penawaran untuk mendapatkan wonderkid Espanyol, Marc Roca. Ia bahkan menegaskan tidak tertarik pada pemain muda tersebut.

Bayern Munich sebelumnya dilaporkan sedang melakukan pendekatan untuk menggaet Marc Roca. Bahkan mereka sudah menyiapakan dana sebesar 20 juta euro demi mendapatkan pemain tim U-21 Spanyol tersebut.

Tapi Rummenigge justru mengatakan sampai saat ini pihaknya tidak melakukan kontak apa pun dengan Esapnyol. Kendati mengakui Bayern bisa saja mendatangkan Roca, ia tetap menolak kemungkinan tersebut.

marc roca (sport102)
sport102.com

“Sampai saat ini tidak ada kontak atau negosiasai antarklub. Transfer ini bukan menjadi prioritas kami, tapi seperti yang kita tahu, tidak ada yang pasti di sepak bola,” kata pria yang juga legenda Bayern tersebut seperti dilansir AS, Rabu (24/7/2019).

“Tapi saya memahami dia ingin pindah dari Espanyol dan klausulnya sangat menguntungkan,” sambung Rummenigge.

Performa Marc Roca dalam semusim terakhir memang munuai decak kagum. Berposisi sebagai gelandang bertahan, ia berhasil mengoleksi 35 penampilan musim lalu dengan mencetak satu gol serta dua assist. Bahkan di musim lalu ia berhasil membawa Espanyol berada di posisi ketujuh dan berhak tampil di Liga Europa musim depan.

Penampilan apiknya di klub Marc Roca bawa ke timnas U-21 Spanyol. Yang paling membanggakan tentu saja kesuksesannya membawa negara juara Euro U-21 yang berlangsung beberapa waktu lalu.

[better-ads type=’banner’ banner=’156435′ ]

Niko Kovac Masih Dapat Dukungan dari Petinggi Bayern

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Kegagalan Bayern Munich merengkuh gelar juara Bundesliga pekan ini ternyata tak mengubah pandangan Karl-Heinz Rummenige mengenai Niko Kovac. Ia pun yakin pekan depak Bayern akan berhasil mengunci gelar juara Bundesliga.

Hasil imbang yang diraih di partai melawn RB Leipzig pada Sabtu (11/5) membuat Die Roten gagal menjauhkan diri dari kejaran Borussia Dortmund. Pasalnya, di saat yang bersamaa Der BVB berhasil meraih kemenangan atas Fortuna Dusseldorf.

“Saya tak memiliki masalah dengan Niko Kovac, staff kepelatihannya ataupun para pemain. Karena semuanya sudah bekerja keras musim ini. Saya yakin Niko akan membawa kami meraih gelar juara Bundesliga pekan depan,” kata Karl-Heinz Rummenige kepada Sky Sports.

Karl-Heinz Rummenige - Bayern Munich - Niko Kovac - @FCBayernUS
twitter.com/FCBayernUS

Kegagalan Bayern mengunci gelar pekan ini pun tak menjadi sesuatu yang membuat Karl-Heinz Rummenige berang. Ia malah senang karena akhirnya Die Roten memiliki pesaing serius dalam misinya untuk menjadi juara Bundesliga ke-7 secara beruntun. Ia pun yakin Bayern akan mampu meraih poin ketika menjamu Eintracht Frankfurt pekan depan.

“Musim ini, perburuan gelar juara berjalan dengan sangat emosional. Saya yakin hal ini lah yang diinginkan oleh para penggemar sepak bola di Jerman.”

“Dalam enam tahun terakhir, kami berhasil menjadi juara dengan keunggulan 10 atau 15 poin. Pekan depan kami akan menghadapi Eintracht Frankfurt yang merupakan tim hebat. Tapi, saya yakin Dortmund akan kesulitan menghadapi Borussia Moenchengladbach,” pungkas Karl-Heinz Rummenige.

[better-ads type=’banner’ banner=’156435′ ]

Kemenangan Telak di Der Klassiker Tak Jamin Nasib Kovac

Football5star.com, Indonesia – CEO Bayern Munich, Karl-Heinz Rummenigge, menyatakan kemenangan telak atas Borrusia Dortmund tidak berpengaruh terhadap masa depan Niko Kovac.

Kovac baru menjabat sebagai pelatih FC Hollywood pada awal musim ini. Kendati demikian, juru taktik asal Kroasia itu terancam harus angkat koper dari Allianz Arena pada musim panas mendatang.

Pasalnya, performa Bayern di bawah asuhan Kovac belum sepenuhnya sesuai dengan ekspektasi manajemen dan suporter. Die Roten telah tersingkir dari ajang Liga Champions dan DFB Pokal.

Manuel Neuer dan kolega menelan serangkaian hasil buruk pada paruh pertama musim ini. Mereka pun sempat tertinggal jauh dari Borussia Dortmund yang memuncaki klasemen.

Bayern akhirnya berhasil mengambil alih puncak klasemen. Itu berkat kemenangan 5-0 atas Die Borussen pada pekan ke-28 Bundesliga bertajuk Der Klassiker di Allianz Arena, Sabtu (6/4/2019).

“Tidak ada garansi pekerjaan untuk siapa pun di Bayern Munich. Semua orang harus memberi hasil, itu prinsip di Bayern. Semua orang harus mampu mengatasi tekanan karena Anda berada di klub yang salah jika tida bisa melakukannya,” ujar Rummenigge, seperti dilansir Sky Germany.

“Apa yang terjadi pada Oktober dan November tahun lalu adalah kesalahan sendiri. Pelatih (Niko Kovac) melakukan banyak rotasi di semua lini. Anda selalu bisa melakukan sedikit rotasi. Namun, jika berlebihan, struktur tim tidak bisa digunakan lagi,” tuturnya.

niko kovac bayern munich - Twitter @FCBayernEN
Niko Kovac (Foto: Twitter @FCBayernEN)

“Kami akan menganalisis segalanya setelah musim ini berakhir. Ada fase ketika banyak kritik internal muncul. Kalau tidak, kami tidak akan tertinggal sembilan poin dari pemuncak klasemen. Seperti yang saya katakan, tidak ada garansi pekerjaan di Bayern. Target kami adalah meraih trofi ganda,” jelas Rummenigge.

Niko Kovac masih terikat kontrak sebagai pelatih Bayern Munich hingga Juni 2021.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

CEO Bayern Dukung Perubahan Format Piala Dunia Antarklub

Football5star.com, Indonesia – Kompetisi Piala Dunia Antarklub selama ini dianggap penting tidak penting oleh banyak pihak. Untuk itu, FIFA sebagai induk sepak bola dunia ingin mengubah format yang sudah berjalan selama ini. Rencana tersebut pun mendapat dukungan penuh dari CEO Bayern Munich, Karl-Heinz Rummenigge.

Seperti yang diketahui, Piala Dunia Antarklub selama ini diikuti oleh para pemenang konfederasi di seluruh dunia. Mulai dari Afrika, Asia, Eropa, Amerika Latin, hingga Oceania ambil bagian dalam turnamen yang berlangsung tiap bulan Desember itu.

Akan tetapi, FIFA melihat format yang ada selama ini tidak adil dan hanya menguntungkan klub top saja. Hal ini pula yang membuat organisasi yang diketuai Gianni Infantino itu ingin mengubahnya.

Luka Modric - Real Madrid - Piala Dunia Antarklub - Football5star
sport-english.com

Sebagai pendukung rencana tersebut, Rummenigge mengatakan sudah waktunya format yang diterapkan selama ini diganti. “Piala Dunia Antarklub yang selama ini dipentaskan setiap Desember adalah kompetisi yang tidak masuk akal,” ujarnya kepada L’Equipe, Minggu (17/3/2019).

“Dengan alasan itu, saya bisa melihat kenapa FIFA ingin mengubah format kompetisi. Memang seharusnya kompetisi seperti itu tidak ada lagi,” ia menambahkan.

CEO Bayern Munich ini juga menambahkan bahwa wacana tersebut akan mendapat banyak dukungan dari klub lain. Bahkan ia dengan yakin mengatakan Real Madrid sepakat dengan rencana induk sepak bola dunia itu.

Di sisi lain, rencana FIFA ini masih belum menemui titik temu. Pasalnya, UFEA sebagai federasi sepak bola Eropa menolak perubahan format Piala Dunia Antarklub.  

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Bayern Munich vs Liverpool: Hantu dari Masa Lalu

Football5Star.com, Indonesia – Ada satu nasihat penting yang diucapkan Karl-Heinz Rummenigge begitu Bayern Munich bermain imbang tanpa gol di kandang Liverpool pada leg pertama babak 16-besar Liga Champions, dua pekan lalu. Dia meminta anak-anak asuh Niko Kovac bercermin pada pengalaman musim 1980-81.

“Saya ingin mengingatkan untuk tak masuk leg kedua dengan euforia terlalu berlebihan. Ini bukan hasil yang aman,” ungkap Karl-Heinz Rummenigge seperti dikutip Football5Star.com dari Daily Mail. “(Pada 1981) Kami tersingkir setelah imbang 1-1 di Munich. Jadi, kami tak boleh membuat kesalahan yang sama.”

Kegagalan pada semifinal Piala Champions 1980-81 itu memang menyesakkan dan sulit dilupakan Karl-Heinz Rummenigge. Kala itu, berbekal hasil imbang 0-0 pada leg pertama di Stadion Anfield, Bayern Munich sangat yakin bisa lolos ke final.

Euforia membuncah. Kepongahan pun muncul. Apalagi sang lawan datang dengan pincang. Kapten Phil Thomson dan Alan Kennedy absen. Paul Breitner dengan nada mencibir berkata bahwa Liverpool bukan tim yang bermain cerdas.

Rupanya, kata-kata itu justru jadi bumerang. “Hal itu membuat saya tak perlu mengeluarkan kata-kata motivasi tambahan kepada para pemain. Breitner sudah melakukan hal yang bagus untuk membuat mereka bangkit,” ujar Bob Paisley, manajer Liverpool, selepas pertandingan kala itu seperti dikutip Liverpool Echo.

Anak-anak asuh Paisley memang tampil luar biasa. Sammy Lee berhasil mematikan Breitner yang menjadi otak permainan Bayern. Lalu, Alan Hansen di lini belakang juga mampu meredam Karl-Heinz Rummenigge dan Dieter Hoeness yang diandalkan Bayern.

Kecerdasan Bob Paisley

Keberhasilan itu pun tak terlepas dari otak brilian Paisley. Di Stadion Olimpiade yang disesaki 75.000 pasang mata, dia menugasi Sammy Lee mematikan Breitner. Menjadi “anjing penjaga” bukanlah spesialisasi sang gelandang.

Howard Gayle berduel dengan Wolfgang Dremmler saat Liverpool imbang 1-1 dengan Bayern Munich pada 1981.
elpais.com

“Saya melakukan sesuatu yang sungguh asing. Saya tak sering menendang bola, tapi untungnya dia (Breitner) pun begitu. Dia benar-benar pemain hebat dan kami tahu jika dia berhasil dimatikan, mereka tak akan punya pemain pintar lain untuk menciptakan sesuatu,” jelas Sammy Lee.

Tak hanya itu, ketika Kenny Dalglish cedera pada menit kelima dan harus keluar dari lapangan empat menit kemudian, Paisley membuat kejutan. Bukannya memasukkan Ian Rush, dia malah menurunkan Howard Gayle yang berposisi di sayap.

Howard Gayle adalah sosok yang terbilang asing. Kala itu, umurnya baru 22 tahun. Malam itu, dia menjalani debutnya di kancah antarklub Eropa. Saking asing, petugas UEFA saja sempat bertanya tentang sosok Gayle ini. “Jika mereka saja tak tahu, tentu orang-orang Jerman pun tak tahu,” ucap Paisley.

Bayern Disergap Ketakutan

Pada akhirnya, Liverpool yang pincang berhasil membuka skor saat pertandingan bersisa delapan menit. David Johnson di sisi kiri pertahanan Bayern Munich menyodorkan bola kepada Ray Kennedy yang lantas melepaskan tendangan kaki kanan tanpa mampu dihalau kiper Walter Junghans.

Gol tunggal Karl-Heinz Rummenigge hanya membuat Bayern Munich imbang 1-1 dengan Liverpool pada 1981.
sportschau.de

Lima menit kemudian, Die Roten berhasil menyamakan kedudukan. Norbert Janzon melepaskan umpan ke kotak penalti Liverpool. Bola berhasil dijangkau kepala Colin Irwin, tapi lantas meluncur ke arah Rummenigge yang tanpa ampun melesakkannya ke gawang yang dijaga Ray Clemence.

Gol itu tak berarti apa pun bagi anak-anak asuh Pal Csernai. Pasalnya, mereka gagal merobek gawang Clemence lagi hingga wasit Antonio Garrido da Silva meniup peluit tanda pertandingan berakhir. Hasil imbang 1-1 membuat Liverpool lolos ke final berkat keunggulan gol tandang.

Aroma kegagalan sebenarnya sudah tercium sejak awal. Tak seperti biasanya, Bayern Munich pada laga itu tampil gugup. Mereka terlihat sangat takut kebobolan. Junghans beberapa kali gagal menangkap bola dengan baik. Demikian pula beberapa pemain lain.

“Klaus Augenthaler bermain sangat buruk. Saya tak pernah melihat dia bermain seburuk itu,” kata Fritz von Thurn und Taxis, reporter Bayerischer Rundfunk ketika itu.

Selalu Kebobolan

Ketakutan bakal kebobolan mungkin akan kembali menyergap Bayern Munich kali ini. Pasalnya, bila menilik fakta sejarah, ada satu hantu lain. Itu adalah keberhasilan Liverpool mencetak gol dalam tiga lawatan terdahulu.

Selain pada 1981, dua lawatan lain terjadi pada 1971. Lawatan pertama pada perempat final Piala Fairs yang berakhir 1-3. Adapun lawatan kedua pada babak II Piala Winners yang berkesudahan 1-1.

Lawatan terakhir Liverpool ke tanah Jerman berbuah kemenangan 2-1 atas Hoffenheim.
liverpoolecho.co.uk

Hal yang tak bisa dikesampingkan, The Reds punya catatan apik dalam beberapa lawatan terakhir ke tanah Jerman. Mereka tak pernah kalah dalam empat lawatan terakhir. Dua kemenangan dan dua hasil imbang berhasil dibawa pulang.

Kemenangan pertama diraih atas Bayer Leverkusen pada babak 16-besar Liga Champions 2004-05 dengan skor 3-1. Adapun kemenangan kedua direbut musim lalu pada babak Play-Off Liga Champions. Melawat ke kandang TSG 1899 Hoffenheim, anak-anak asuh Juergen Klopp menang 2-1.

Sementara itu, dua hasil imbang diraih di kandang FC Augsburg dan Borussia Dortmund pada ajang Liga Europa 2015-16. Di kandang Augsburg pada babak 32-besar, The Reds imbang tanpa gol. Adapun lawatan ke kandang Dortmund pada babak perempat final berakhir 1-1.

Hantu-hantu masa lalu itu, seperti kata Karl-Heinz Rummenigge, harus dijadikan pelajaran penting oleh Bayern Munich. Gagal memetik pelajaran, niscaya Die Roten akan terjerumus ke lubang yang sama.

[better-ads type=’banner’ banner=’156436′ ]

Rummenige Yakin Alonso Bisa Jadi Pelatih Hebat

Banner Football Live StarFootball5star.com, Indonesia – CEO Bayern Munich, Karl-Heinz Rummenige, meyakini bahwa Xabi Alonso memiliki kemampuan mumpuni untuk menjadi pelatih hebat. Ia pun berharap Alonso akan kembali ke Bayern suatu hari nanti.

Alonso memutuskan untuk pensiun di tahun 2017 lalu. FC Hollywood  merupakan klub terakhir pria 37 tahun itu sebagai pesepak bola profesional.

“Saya harap suatu hari nanti kembali ke Bayern. Dia merupakan sosok yang sangat hebat. Dia sempat bermain di bawah pelatih-pelatih yang sangat hebat dan mampu bicara beberapa bahasa yang berbeda,” ujar Rummenige dikutip dari Kicker.

Karl-Heinz Rummenige - Xabi Alonso - Bayern Munich - Squawka
Squawka

“Saya yakin ia akan menjadi pelatih sepak bola yang sangat hebat. Ketika masih bermain, dia memiliki aura pemimpin yang sangat besar. Ia berhasil membuat seluruh pemain di atas lapangan selalu mengikuti arahannya,” sambung Rummenige.

Selama tiga musim membela FC Hollywood, ia berhasil mempersembahkan tiga gelar Bundesliga serta satu DFB Pokal. Saat ini, ia sedang mengikuti kursus UEFA untuk mendapatkan lisensi pelatih profesional. Kabarnya, ia berada di kursus tersebut bersama mantan rekannya seperti Raul Gonzalez, Victor Valdes dan Xavi Hernandez. Selain itu, ia kini juga menjabat pelatih tim junior Real Madrid.

Alonso merupakan salah satu pemain dengan gelar juara terbanyak di dunia. Ia berhasil menjadi juara Liga Champions bersama Liverpool, dua kali Piala Eropa serta satu piala Dunia bersama Timnas Spanyol dan berbagai gelar individu lainnya.

Rummenige: Bayern Tak Akan Banyak Belanja

Banner Football Live StarFootball5star.com, Indonesia – CEO Bayern Munich, Karl-Heinz Rummenige, mengatakan bahwa Die Roten tak akan belanja banyak pemain di bulan Januari nanti. Menurutnya, Bayern hanya akan mendatangkan pemain-pemain yang memang dibutuhkan.

Saat ini, Die Roten tak memiliki skuat yang cukup mumpuni untuk berlaga di tiga kompetisi bergengsi. Selain didera badai cedera, banyak penggawa mereka yang sudah berusia di atas 30 tahun.

“Kami akan melakukan pergantian beberapa personal di bulan Januari nanti. Pergantian beberapa personel dibutuhkan demi terus menjaga kesuksesan Bayern musim ini,” ujar Rummenige dikutip dari Bavarian Football Works.

Karl-Heinz Rummenige - Bayern munich - @FCBayernUS
@FCBayernUS

“Kami tak akan berusaha bersaing dengan klub-klub kaya seperti Paris Saint-Germain dan Liverpool di bursa transfer mendatang. Meskipun kami memiliki dana yang cukup banyak, ada resiko yang sangat besar apabila kami menghabiskan banyak uang di bursa transfer mendatang,” imbuh Rummenige.

Saat ini, FC Hollywood dikabarkan akan berusaha untuk mendatangkan bek sayap Atletico Madrid, Lucas Hernandez. Namun, misi tersebut tak akan berjalan dengan mudah. Pasalnya, Los Rojiblancos hanya ingin melepas Hernandez apabila ada tawaran yang menyentuh angka 80 juta Euro.

Selain itu, Niko Kovac juga dikabarkan sedang memantau kondisi dari Aaron Ramsey yang kontraknya akan habis di Arsenal pada akhir musim nanti. Untuk mendatangkjan Ramsey, Bayern dikabarkan harus saling sikut dengan Juventus yang juga berminat untuk mendatangkan sang pemain.

Bayern Pastikan Hummels Tak Pindah

Banner Football Live Star

Football5star.com, Indonesia – Ada titik terang terkait dengan masa depan Mats Hummels. Dua petinggi klub Bayern Munich telah memastikan pemainnya akan bertahan setidaknya sampai akhir musim.

Kabar kepergian mantan bek Borussia Dortmund ini kencang berhembus setelah ia jarang mendapatkan jatah bermain dari Niko Kovac. Kovac lebih sering memasang duet Niklas Sule dan Jerome Boateng di lini belakang Bayern.

Dilansir dari Goal, Karl-Heinz Rummenigge sempat melakukan pembicaraan dengan Hummels dan memastikan bek berusia 30 tahun akan bertahan. “Kami melakukan percakapan dengan Mats beberapa hari lalu dan dia akan bermain untuk Bayern Munich di paruh kedua musim ini,” kata CEO Bayern dikutip Football5star dari Goal.

Kabar ini juga diamini oleh Hasan Salihamidzic. Direktur Olahraga Bayern Munich itu juga menyebutkan pemain yang balik kucing pada tahun 2016 itu akan bertahan. Kedua belah pihak telah mengobrol dari hati ke hati.

Mats Hummels merasa penasaran terhadap kemampuan Alphonso Davies sebagai wonderkid Kanada weltfussball.de 1
weltfussball.de

“Kami berbicara dengan Mats dan itu percakapan yang bagus. Mats merasa sangat baik di Munich, dan jika seorang pemain tidak selalu bermain, jelas bahwa ada diskusi.

“Mats ingin berbicara dengan kami. Kami menjelaskan sudut pandang kami kepadanya dan dia menjelaskan sudut pandangnya,” ungkapnya.

Kabar retaknya hubungan Hummels dan Kovac terjadi karena Kovac jarang memainkannya. Chelsea dan Tottenham Hotspur menjadi dua klub yang mengantre demi mendapatkan tanda tangan pemain kelahiran Bergisch Gladbach ini.

[better-ads type=’banner’ banner=’156435′ ]