Pelatih Denmark Bingung Inggris Bisa Dapat Penalti

gamespool
Pelatih Denmark Bingung Inggris Bisa Dapat Penalti 4

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih Denmark, Kasper Hjulmand, mempertanyakan keputusan wasit Danny Makkelie untuk memberi penalti ke Inggris pada babak tambahan. Hjulmand mengatakan bahwa itu jelas bukan penalti.

Inggris berhasil menang 2-1 melawan Denmark di semifinal Euro 2020. Laga harus berjalan sampai babak tambahan karena skor masih imbang 1-1 selama 90 menit. The Three Lions akhirnya bisa mencetak gol lewat penalti rebound Harry Kane. Namun penalti yang didapatkan Kane patut dipertanyakan.

Raheem Sterling terjatuh di kotak penalti saat berusaha dihadang oleh Mathias Jensen dan Joakim Maehle, dan wasit langsung menunjuk titik putih dan VAR menyetujuinya.

Raheem Sterling Tegaskan Dirinya Tak Lakukan Diving
Cuban News

“Itu adalah penalti yang seharusnya tidak menjadi penalti dan itu adalah sesuatu yang mengganggu saya saat ini,” ucap Hjulmand seperti dikutip Football5Star.com dari Associated Press.

Tapi yang pasti, Hjulmand bangga akan performa para pemainnya yang bisa membawa Denmark sampai semifinal, terutama setelah kolapsnya Christian Eriksen di laga pertama.

“Jelas, ini adalah kekecewaan besar bahwa kami begitu dekat dengan final. Sungguh menakjubkan apa yang telah dilakukan para pemain. Ada kekuatan fantastis dalam diri orang-orang ini,” ujar Hjulmand.

Dia melanjutkan, “Mereka bermain sepak bola dengan cara yang fantastis. Kami telah menyerang, mencetak gol, dan menunjukkan diri kami yang sebenarnya. Para pemain melanjutkan dengan semua yang mereka miliki, baik di luar maupun di dalam lapangan.”

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Sanjugan Tinggi untuk Hjulmand Jelang Inggris vs Denmark

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Denmark akan melakoni laga penting melawan Inggris di semifinal Euro 2020, Kamis (8/7/2021) dinihari WIB. Pertandingan ini akan jadi ajang pembuktian Kasper Hjulmand.

Tangan dingin Kasper Hjulmand sukses membawa Denmark menembus semifinal. Padahal pada dua laga awal fase grup mereka menelan kekalahan.

Tak pelak, apa yang dilakukan sang nakhoda selama ini mendapat sanjungan dari pemainnya, Andreas Christensen. Ia mengatakan pelatih telah melakukan banyak hal, termasuk keberaniannya mengubah formasi.

Andreas Christensen ,mengklaim sudah tahu cara mematikan Harry Kane
@iF2is

“Jelas bahwa pelatih telah menemukan banyak peluang bagus untuk tim, termasuk mengubah formasi. Dia telah membangun jumlah yang luar biasa dalam permainan kami dengan bola,” ujar Christensen seperti dilansir Tribal Football, Rabu (7/7/2021).

“Tentu saja dia punya peringkat yang tinggi dan saya tidak mengatakan itu hanya karena dia mungkin membaca ini setelahnya. Dia telah menghasilkan ide dengan angka yang besar dan ide yang bagus. Serta membantu tim ini ke level baru,” ia menambahkan.

Semifinal Euro 2020 sangat istimewa untuk Denmark. Sebab ini merupakan semifinal pertama mereka sejak juara 1992 silam.

Dan yang lebih membanggakan mereka mampu bangkit usai kalah di dua laga awal. Setelah tragedi Christian Eriksen dan kekalahan dari Finlandia serta Belgia, laju Tim Dinamit tak tertahan.

Rusia dan Wales dikalahkan dengan skor telak 4-1 dan 4-0. Setelah itu Republik Cheska mereka taklukkan di perempat final dengan angka 2-1.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Hadapi Republik Cheska, Denmark Tak Ragu Bereksperimen

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Denmark bertemu Republik Cheska di perempat final Euro 2020, Sabtu (3/7/2021). Pelatih Kasper Hjulmand percaya diri dengan kans anak asuhnya.

Lolos ke perempat final secara meyakinkan, Kasper Hjulmand menegaskan bahwa Denmark akan bermain seperti biasa. Tapi dia juga tidak menutup kemungkinan untuk bereksperimen di lapangan.

Menurut sang nakhoda, karakteristik para pemain yang berbeda-beda membuat dirinya bisa saja melakukan eksperimen untuk memenangkan pertandingan.

Denmark - Euro 2020 - uefa. com
uefa.com

“Kami punya kerangka dan filosofi yang kami pegang. Tapi di dalamnya ada juga ruang untuk hal-hal taktik, posisi, dan keterampilan para pemain individu,” kata sang pelatih seperti dikutip Football5star dari laman resmi UEFA, Sabtu (3/7/2021).

“Selalu ada ruang untuk bereksperimen dan pemikiran baru soal taktik di lapangan. Kami selalu mencoba untuk menemukan kerangka kerja yang tepat bagi para pemain untuk bekerja,” sambungnya.

Lebih lanjut, Kasper Hjulman senang dengan keadaan para pemain. Ia memastikan tidak ada yang cedera dan seluruh pemain siap tampil.

“Dari sisi medis kami telah menyatakan semua orang siap hari ini. Sekarang kita akan melihat bagiamana penampilan mereka setelah latihan terakhir. Semua terlihat bagus,” ia menambahkan.

“Saya tidak bisa melihat ke mana pun tanpa menjadi termotivasi. Kami melakukannya untuk seluruh Denmark dan kami punya dua impian, memenangkan sesuatu dan menginspirasinya,” tutup Kasper Hjulmand.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Sisi Emosional Laga Wales vs Denmark di Johan Cruijff Arena

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Babak 16 besar pertama Euro 2020 akan mempertemukan Wales vs Denmark, Sabtu (26/6/2021). Laga di Johan Cruijff Arena punya makna lebih untuk Tim Dinamit.

Untuk diketahui, Johan Cruijff Arena pernah jadi tempat Christian Eriksen mengembangkan diri. Ya, dia lama memperkuat Ajax Amsterdam sebelum pindah ke Tottenham Hotspur dan Inter Milan.

Bagi pelatih Kasper Hjulmand, fakta tersebut membuat laga Wales vs Denmark akan terasa emosional. Terlebih Christian Eriksen sekarang masih dalam masa penyembuhan di rumah sakit.

Pelatih Denmark Puji Para Pemainnya yang Masih Mampu Bermain di Babak Kedua - Kasper Hjulmand
Mirror

‘Kami menghadapi pengalaman yang sangat traumatis dan pada malam yang sama kami harus bermain. Kami melawan salah satu tim terbaik dunia beberapa hari kemudian lalu mengalahkan Rusia dengan permainan yang sangat intens,” kata pelatih Denmark seperti dilansir Footballng, Sabtu (26/6/2021).

“Kami menjalani hari-hari gila di Kopenhagen dengan emosi yang melengkapi kehidupan ini. Pertandingan akan emosional karena kami akan bermain di markas Christian Eriksen yang lama dan kami akan memberikan segalanya,” ia menambahkan.

Di sisi lain, Kasper Hjulmand mengaku sudah mempersiapkan semua skenario. Termasuk kala laga Wales vs Denmark harus dilanjutkan ke babak adu penalti.

“Kami telah mempersiapkan semuanya dengan baik dan kami siap untuk semua skenario yang ada. Secara keseluruhan kami sudah siap bertanding dan menatap laga dengan penuh keyakinan,” tutup Kasper Hjulmand.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Pelatih Denmark: Kami Belum Habis!

gamespool
Pelatih Denmark: Kami Belum Habis! 17

Football5star.com, Indonesia – Kekalahan atas Belgia pada Kamis (18/6) dinihari membuat peluang Denmark melaju ke babak 16 besar Euro 2020 semakin tipis. Namun, kekalahan tersebut tak mematahkan semangat pelatih kepala Tim Dinamit, Kasper Hjulmand.

Hjulmand mengaku bisa mengambil banyak pelajaran positif dari laga melawan Belgia. Ia pun memastikan Denmark bakal tampil habis-habisan pada partai pamungkas grup B melawan Rusia.

“Kami bisa mengambil banyak hal positif dari pertandingan ini. Sekarang, kami tak boleh terlalu meratapi kekalahan ini dan harus mulai fokus mempersiapkan diri menghadapi Rusia,” tutur Kasper Hjulmand dikutip football5star dari laman resmi UEFA.

Denmark - Euro 2020 - uefa. com
uefa.com

“Peluang kami di turnamen ini masih belum habis. Kami akan berusaha mati-matian demi bisa mengalahkan Rusia di pertandingan terakhir,” sambung Hjulmand.

Lebih lanjut, Hjulmand juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh suporter yang hadir di Stadion Parken. Ia merasa kehadiran para suporter sangat mempengaruhi performa anak asuhnya di atas lapangan.

“Kami merasakan dukungan yang luar biasa dari para suporter. Tak cuma suporter yang ada di dalam stadion, tapi juga seluruh pendukung kami yang tersebar di seluruh Denmark. Kami merasakan cinta yang sangat besar dari orang-orangyang kami temui.”

“Besarnya dukungan mereka membuat kami tampil luar biasa di pertandingan ini. Selain itu, para pemain yang ada di dalam skuat juga memiliki hubungan yang sangat baik,” tandas Hjulmand.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Trauma Masih Menghantui Skuat Denmark Jelang Lawan Belgia

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Timnas Denmark kembali tampil di Euro 2020. Kali ini anak asuh Kasper Hjulmand akan menghadapi Belgia di stadion Parken, Kamis (17/6/2021).

Pada laga kedua Euro 2020 ini, skuat Denmark masih dihantui trauma oleh insiden kolapsnya Christian Eriksen. Hal ini diakui Kasper Hjulmand.

Menurut sang pelatih reaksi tersebut normal dirasakan. Karena yang dialami Christian Eriksen sangat mengerikan.

Pelatih Denmark Puji Para Pemainnya yang Masih Mampu Bermain di Babak Kedua - Kasper Hjulmand
mirror

“Saya tidak berpikir mereka takut untuk bermain tapi rasa trauma yang akan dirasakan merupakan reaksi yang wajar kami rasakan. Ini bukan hanya soal diri sendiri, tapi juga keluarga Anda, mungkin anak-anak Anda, istri, dan orang tua Anda,” ujar Hjulmand seperti dilansir Sky Sports, Kamis (17/6/2021).

“Kotak emosi terlah terbuka. Saya pikir kami mengambil langkah besar kemarin dan saya pikir kami akan mengambil satu lagi hari ini. Tentu saja waktu sampai kick off akan emosional dan kami harus mempersiapkan diri untuk masuk stadion lagi, melihat fan kami lagi,” ia menambahkan.

Alih-alih memikirkan jalannya laga dan bagaimana ancaman yang akan ditimbulkan Belgia, sang nakhoda lebih menginginkan para pemainnya mengendalikan mental bertanding.

“Hingga kick of akan ada banyak emosi yang harus kami tangani dan kemudian mempersiapkan diri kami ketika wasit meniup peluit. Kami harus siap di sana dan berjuang, bermain dengan baik dan melakukan segalanya untuk Denmark,” tutup Kasper Hjulmand.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Pelatih Denmark: Corona Bisa Menunda Laga, Serangan Jantung Tidak, Ini Salah!

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Denmark, Kasper Hjulmand, kembali menunjukkan kekecewaannya terhadap UEFA. Ia menyindir induk sepak bola Eropa itu terkait insiden Christian Eriksen.

Kasper Hjulmand membandingkan serangan jantung yang dialami Christian Eriksen dengan pandemi covid-19. Ia mempertanyakan kenapa pandemi bisa bikin laga tertunda sedangkan serangan jantung yang dialami pemain di lapangan tidak.

“Virus corona memungkinkan Anda untuk menunda pertandingan selama 48 jam. Serangan jantung tidak. Menurut saya itu salah besar. Ada pembelajaran di sini. Bukan keputusan yang tepat untuk terus bermain,” ujar sang nakhoda seperti dilansir Sky Sports, Kamis (17/6/2021).

Pelatih Denmark Puji Para Pemainnya yang Masih Mampu Bermain di Babak Kedua - Kasper Hjulmand
Mirror

“Para pemain menunjukkan begitu banyak kekuatan dengan kembali lagi dan bermain. tapi saya tidak berpikir itu adalah hal yang benar untuk memberi kami dan para pemain pilihan untuk kleuar dan menyelesaikannya pada Sabtu atau Minggu,” ia menambahkan.

Lebih lanjut, Hjulmand mengungkapkan bahwa penggawa Denmark berada di bawah tekanan dan dilema saat melawan Finlandia lalu.

“Saya merasa para pemain berada di bawah tekanan dan diberi dilema itu. Itu merupakan situasi yang sangat sulit untuk dihadapi. Satu-satunya sikap kepimpinan yang harus dilakukan adlaah menempatkan mereka ke bus dan membawanya pulang,” ungkapnya.

“Kalian tidak bisa menemukan kepemimpinan yang baik dalam sebuah protokol. Kepemimpinan yang baik terkadang bisa memimpin dengan belas kasih,” tutup Kasper Hjulmand.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Perasaan Simon Kjaer Masih Hancur Saat Laga Denmark vs Finlandia Lanjut

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Simon Kjaer jadi salah satu faktor penting selamatnya nyawa Christian Eriksen. Dia adalah orang pertama yang menolong rekannya itu.

Sesaat setelah Christian Eriksen pingsan, Simon Kjaer bergerak cepat untuk memastikan lidah rekannya itu tidak tertelan. Dia juga mengubah posisi badan sang rekan.

Setelah itu, pertandingan Denmark vs Finlandia di stadion Parken ditunda. Beberapa lama berselang kedua tim sepakat untuk melanjutkan laga.

Pelatih Denmark Puji Para Pemainnya yang Masih Mampu Bermain di Babak Kedua - Kasper Hjulmand
Mirror

Kjaer turut bertanding lagi. Tapi hati dan pikirannya sudah tidak di lapangan. Saat itu ia hanya memikirkan Christian Eriksen.

Hal ini diakui pelatih Denmark, Kasper Hjulmand. Melihat perasaan sang kapten yang masih hancur, ia memutuskan untuk menariknya keluar. Peran sang kapten kemudian digantikan oleh Jannik Vestergaard.

“Kjaer sangat, sangat tersentuh dengan kejadian itu. dia dan Eriksen berteman sangat baik. dia ingin mencoba untuk terus bermain,” ujar Kasper Hjulmand.

“Tapi itu tidak mungkin untuknya. Perasaan Kjaer benar-benar menguasai dirinya. Ini sangat bisa dimengerti,” sambung sang pelatih.

Selain tim medis, Simon Kjaer adalah pahlawan di stadion Parken. Sang kapten bukan hanya membuat lidah Christian Eriksen tidak tertelan.

Dia juga meminta rekan setim membuat barikade yang mengelilingi Eriksen agar tidak tersorot media. Bek tangguh AC Milan juga menenangkan Sabrina, istri gelandang Inter Milan, yang tak kuasa menahan air mata.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Pelatih Denmark Beberkan Alasan Timnya Tetap Lanjutkan Laga

gamespool
Pelatih Denmark Beberkan Alasan Timnya Tetap Lanjutkan Laga 30

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih Denmark, Kasper Hjulmand, menjelaskan mengapa timnya masih mau bermain melawan Finlandia pasca Christian Eriksen kolaps di lapangan (12/6/21). Hjulmand menyebut bahwa UEFA memberinya dua opsi setelah kejadian itu terjadi.

Christian Eriksen kolaps pada menit ke-43 dan membuat laga terhenti. Laga akhirnya diputuskan untuk dilanjutkan kembali sekitar lebih dari 90 menit setelah kejadian dan setelah mengetahui keadaan Eriksen baik-baik saja. Hjulmand mengungkapkan bahwa UEFA memberinya dua opsi, langsung kembali bermain atau melanjutkan laga besok malam waktu setempat, dan Denmark memilih melanjutkan laga langsung.

Pelatih Denmark Puji Para Pemainnya yang Masih Mampu Bermain di Babak Kedua
Mirror

“Itu adalah malam yang sangat sulit, di mana kita semua diingatkan tentang hal terpenting dalam hidup. Ini hubungan yang bermakna. Itu adalah orang-orang yang dekat dengan kita. Itu keluarga dan teman. semua pikiran bersama Christian dan keluarganya,” ucap Hjulmand sambil menahan air mata seperti dikutip Football5Star.com dari Mirror.

Dia melanjutkan, “Kami memiliki dua opsi untuk memainkan pertandingan (hari ini) atau besok pukul 12 malam dan semua orang setuju untuk bermain hari ini. Tidak ada tekanan dari UEFA untuk bermain malam ini, jujur yang terbaik adalah menyelesaikannya.

Saat laga dilanjutkan kembali, para pemain Denmark seperti kehilangan kepercayaan. Kasper Schmeichel gagal menahan bola yang mengarah ke arahnya dan berbuah gol untuk Finlandia. Eksekusi penalti Pierre-Emile Hoejbjerg dengan mudah ditangkap Lukas Hradecky. Kapten Simone Kjaer bahkan tidak mampu bermain penuh dan harus ditarik pada menit ke-63. Denmark akhirnya takluk 1-0.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Pelatih Denmark Puji Para Pemainnya yang Masih Mampu Bermain di Babak Kedua

gamespool
Pelatih Denmark Puji Para Pemainnya yang Masih Mampu Bermain di Babak Kedua 34

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih Denmark, Kasper Hjulmand, memberi pujian kepada para pemainnya yang masih mampu bermain di babak kedua melawan Finlandia pasca Christian Eriksen kolaps di lapangan (12/6/21). Hjulmand mengatakan hal ini di konferensi pers pasca laga dengan perasaan emosional.

Christian Eriksen kolaps pada menit ke-43 dan membuat laga terhenti. Laga akhirnya dilanjutkan kembali setelah diadakan diskusi dengan UEFA 90 menit setelah laga dihentikan dan setelah mengetahui kondisi Eriksen baik-baik saja.

Pelatih Denmark Puji Para Pemainnya yang Masih Mampu Bermain di Babak Kedua - Kasper Hjulmand
Mirror

Namun terlihat para pemain Denmark seperti kehilangan kepercayaan. Kasper Schmeichel gagal menahan bola yang mengarah ke arahnya dan berbuah gol untuk Finlandia. Eksekusi penalti Pierre-Emile Hoejbjerg dengan mudah ditangkap Lukas Hradecky. Kapten Simone Kjaer bahkan tidak mampu bermain penuh dan harus ditarik pada menit ke-63. Denmark akhirnya takluk 1-0.

“Anda tidak bisa memainkan permainan dengan perasaan seperti itu. Kami mencoba untuk menang. Sungguh luar biasa mereka berhasil keluar dan mencoba memainkan babak kedua. Kami memiliki sekelompok pemain yang saya tidak bisa cukup memuji. Saya tidak bisa lebih bangga dengan orang-orang yang merawat satu sama lain dengan baik,” ucap Hjulmand seperti dilansir Football5Star.com dari Mirror.

Hjulmand melanjutkan, “Dia adalah salah satu teman yang sangat saya sayangi, cara para pemain berbicara di ruang ganti untuk memutuskan untuk tidak melakukan apa pun sebelum kami tahu Christian sadar dan baik-baik saja. Jujur, ada pemain yang benar-benar selesai secara emosional dan kelelahan secara emosional. Mereka saling berpelukan. Itu adalah pengalaman traumatis.”

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Sia-siakan Christian Eriksen, Inter Dicibir Pelatih Timnas Denmark

gamespool
Sia-siakan Christian Eriksen, Inter Dicibir Pelatih Timnas Denmark 38

Football5star.com, Indonesia – Pelatih timnas Denmark, Kasper Hjulmand, melemparkan sindiran keras kepada Inter Milan yang sudah menyia-nyiakan bakat besar Christian Eriksen. Di mata Hjulmand, Eriksen mendapat menit bermain terlalu sedikit sepanjang 2020.

Semenjak pindah ke Nerazzurri pada Januari 2020 lalu, Eriksen memang kesulitan menunjukkan performa terbaiknya. Pemain 28 tahun itu cuma bisa menyumbang empat gol dan tiga assist dari 39 penampilannya di semua kompetisi.

“Christian Eriksen tak mendapatkan menit bermain yang cukup sepanjang 2020. Inter benar-benar menyia-nyiakan bakat besarnya,” kata Kasper Hjulmand dikutip dari laman Football Italia.

Christian Eriksen - Denmark - Inter - The Sun
The Sun

“Saya tentu sangat mengetahui seberapa besar bakat yang dimiliki Eriksen. Oleh karena itu, saya berharap dia bisa mendapat menit bermain yang jauh lebih banyak tahun ini,” sambung Hjulmand.

Buruknya performa Eriksen membuat Inter siap melepas sang pemain pada bursa transfer musim dingin tahun ini. Hjulmand berharap Eriksen tak membuat kesalahan lagi dan bisa membuat keputusan terbaik.

“Saya yakin Eriksen akan bisa membuat keputusan terbaik untuk kariernya serta kebaikan timnas Denmark. Karena, minimnya menit bermain yang ia dapatkan saat ini membuat saya khawatir. Dia dan pemain lain tak akan bisaa tampil di level tertinggi andai tak memiliki ritme yang pas,” tuntas Hjulmand.

Eriksen kini masuk ke dalam radar sejumlah klub besar Eropa. Beberapa diantaranya adalah Tottenham, Paris Saint-Germain serta Ajax. Namun, besarnya permintaan gaji membuat negosiasi antara klub peminat dengan Eriksen berjalan cukup alot.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Pelatih Denmark Tak Tahu Kenapa Christian Eriksen Jarang Main di Inter

gamespool
Pelatih Denmark Tak Tahu Kenapa Christian Eriksen Jarang Main di Inter 42

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih Denmark, Kasper Hjulmand, mengungkapkan bahwa dirinya tidak mau menjawab pertanyaan soal jarang bermainnya Christian Eriksen di Inter. Dia mengatakan bahwa hanya Antonio Conte dan Eriksen-lah yang tahu.

Hjulmand sedang mempersiapkan Denmark untuk laga persahabatan melawan Kepulauan Faroe dan laga UEFA Nations League melawan Islandia dan Inggris. Eriksen tentu saja menjadi pemain kunci di lini tengah Danish Dynamite. Tapi berbeda saat Eriksen di Inter, dia lebih sering berada di bangku cadangan.

Inter Harus Bersabar soal Christian Eriksen
Fox Sports

“Saya tidak bisa menjawab pertanyaan mengapa Eriksen tidak bermain (di Inter). Tapi saya bertanya-tanya, karena saya tahu betapa bagusnya dia. Dia pemain yang brilian. Saya percaya dia bisa selamat dari segalanya di kariernya. Saya percaya, apapun yang terjadi di sana, kita akan melihat dia berada di level terbaiknya,” ucap Hjulmand seperti dilansir Football5Star.com dari Politiken.

Mantan pelatih Mainz itu melanjutkan, “Kualitasnya sulit untuk dipertahankan. Apa yang sebenarnya terjadi, hanya Antonio Conte dan Eriksen yang tahu. Jika saya mengatakan lebih banyak, itu akan menjadi tebakan, dan saya tidak ingin melakukan itu.”

Musim ini Christian Eriksen baru bermain 73 menit dalam 3 laga awal Serie A dengan terakhir dia tidak bermain pada laga melawan Lazio (4/10/20). Padahal Serie A menjadi salah satu liga yang mengizinkan pergantian sampai 5 pemain.

Namun dikabarkan Inter menolak beberapa tawaran untuk Eriksen pada bursa transfer kemarin. Menurut Tuttosport, tiga bulan ke depan akan menjadi kunci masa depan Eriksen. Jika dia dianggap gagal, Nerazzurri bisa menjualnya pada bursa transfer musim dingin.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]