Nostalgia Hari Ini: Kemenangan Kolombia Berujung Petaka

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Semua hal bisa terjadi di dunia sepak bola. Mulai dari sesuatu di dalam lapangan hingga di luar lapangan yang notabene tidak ada hubungannya dengan pertandingan.

Pertandingan Kolombia vs Ekuador dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2010 menciptakan kejadian tak terduga. Sebuah petaka besar yang tak terbayangkan sebelumnya dalam pertandingan sepak bola terjadi.

kolombia
Federacion Colombiana de futbol

Pertandingan itu berlangsung di stadion Atanasio Girardot, Medellin, tepat pada hari ini 12 tahun silam. Laga sejatinya berjalan seperti biasa.

Di depan 42 ribu pasang mata Kolombia tampil dominan. Tapi mereka kesulitan menembus pertahanan Ekuador yang sangat disiiplin.

Tidak ada gol yang tercipta pada babak pertama. Tensi laga yang meningkat di babak kedua juga nyaris tidak menciptakan situasi berbahaya.

kolombia
goal

Baru ketika laga menyisakan lima menit tuan rumah mampu memecah kebuntuan. Adalah Jackson Martinez yang muncul sebagai pembeda lewat gol yang dicetak.

Kemenangan Kolombia dipastikan Teofilo Gutierrez pada masa injury time. Menang 2-0 pendukung tuan rumah bersorak kegirangan.

Granat Meledak Usai Pertandingan

Para suporter pulang dengan kebahagiaan hari itu. Di jalan-jalan Medellin senyum bahagia dan sendagurau terlihat jelas dari wajah mereka.

Sayang, kemenangan dan kebahagiaan fan hari itu berubah petaka. Sebuah granat meledak di salah satu alun-alun pusat kota, Parque San Antonio.

kolombia
bbc

Nahas, ledakan tersebut memakan korban jiwa. Satu orang yang diketahui sebagai suporter Kolombia meninggal dunia. Tiga orang lainnya mengalami luka serius, sedangkan puluhan yang lain luka ringan.

Banyak hipotesis yang muncul setelah ledakan itu. Ada yang menyebut kejadian tersebut masih berhubungan dengan serangan teroris 1995 silam, yang kebetulan juga terjadi di Parque San Antonio.

Tidak sedikit pula yang percaya bahwa itu adalah ulah kartel narkoba yang memang dikenal brutal di sana.

Sementara itu, polisi menaruh curiga pada salah satu suporter yang salah mengantisipasi granat. Seperti dilansir Globo Esporte, mereka menduga granat meledak secara tidak sengaja.

Bagaimana pun itu, timnas Kolombia mampu mengobati sedikit duka para fan. Mereka sukses melaju ke Piala Dunia 2010 setelah di dua laga berikutnya kalah dari Cile dan menang atas Paraguay.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Duvan Zapata Tak Termasuk dalam 26 Pemain yang Dipanggil Kolombia

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Kolombia merilis 26 pemain untuk mengikuti kualifikasi Piala Dunia 2022 zona CONMEBOL. Tidak ada nama Duvan Zapata dalam daftar tesebut.

Padahal pelatih Reinaldo Rueda memanggil para bintang terbaiknya. Termasuk dari mereka yang berkompetisi di Serie A.

Sebut saja David Ospina, Juan Cuadrado, dan rekan Zapata di Atalanta, Luis Muriel. Tidak hanya itu, pemain veteran sekaliber Radamel Falcao juga turut serta.

Reinaldo Rueda punya alasan kuat tidak memanggil bomber Atalanta. Ia saat ini mengalami cedera dan harus menepi selama satu bulan.

Duvan Zapata bukan satu-satunya bintang yang absen pada kualifikasi Piala Dunia 2022 zona CONMEBOL kali ini. Kolombia juga tidak membawa James Rodriguez.

Duvan Zapata - Inter Milan - Atalanta - @atalantabc 2
@atalantabc

Berbeda dengan sang bomber, James Rodriguez tidak dipanggil lantaran kondisinya yang tak memungkinkan. Ia mulai tersingkir dari skuat Everton setelah diambil alih Rafael Benitez. Sudah dua laga Premier League sang gelandang tidak dimainkan.

Duvan Zapata Absen, Luis Diaz Jadi Tumpuan

Absennya Duvan Zapata memang kerugian besar untuk Kolombia. Tapi Reinaldo Rueda tidak akan kehabisan opsi di lini depan.

Masih ada Luis Muriel dan Radamel Falcao yang berpengalaman. Terlebih Muriel sedang dalam percaya diri tinggi usai mencetak gol pada laga pembuka Serie A akhir pekan lalu.

duvan zapata


Luis Diaz kini sudah mencetak 4 gol di Copa America 2021.
canalrcn

Jangan lupakan pula nama Luis Diaz. Penyerang 24 tahun merupakan senjata rahasia Kolombia dalam setahun terakhir.

Terlebih saat Copa America lalu. Bintang FC Porto jadi sosok pembeda selama turnamen dengan menorehan empat gol.

Performanya di Copa America diharapkan terus berlanjut di kualifikasi Piala Dunia kali ini. Apalagi absennya Zapata bisa jadi kesempatan besar Luis Diaz unjuk gigi.

Penyihir Kolombia Mulai Curi Perhatian Raksasa Eropa

gamespool
Penyihir Kolombia Mulai Curi Perhatian Raksasa Eropa 13

Football5star.com, Indonesia – Penampilan gemilang Luis Diaz bersama timnas Kolombia di Copa America 2021 berbuah manis. Pasalnya, pemain berusia 24 tahun itu kini mulai masuk radar beberapa raksasa Eropa.

Diaz berhasil mencetak empat gol dari lima penampilan bersama timnas Kolombia di Copa America 2021. Catatan tersebut membuat Diaz menjadi salah satu nama yang masuk ke dalam Best XI Copa America 2021 yang disusun CONMEBOL beberapa hari lalu.

Ketertarikan raksasa Eropa diutarakan oleh agen yang mewakili Diaz, Carlos van Strahalen. Akan tetapi, Van Strahalen mengaku belum mendapat penawaran resmi dari klub-klub yang tertarik mendatangkan kliennya.

Luis Diaz - Kolombia - Explica. co
explica.co

“Performa Luis Diaz di Copa America 2021 tentu berhasil mencuri perthatian klub-klub besar Eropa. Tapi, saat ini kami belum mendapat penawaran resmi dan Diaz masih menikmati masa liburannya bersama keluarga,” ungkap Van Strahalen kepada Diario AS.

Lebih lanjut, Van Strahalen juga mengatakan bahwa Diaz sudah masuk radar klub-klub besar Eropa semenjak pertengahan musim 2020-21 lalu. Kegemilangan Diaz di Copa America 2021 membuat sejumlah klub besar mulai menjalin kontrak dengan Van Strahalen.

“Sebenarnya, Diaz sudah masuk radar klub-klub besar sebelum Copa America 2021. Ia diincar banyak klub berkat performa gemilang bersama FC Porto dalam dua musim terakhir,” tandas Van Strahelen.

Kontrak Diaz bersama FC Porto akan habis pada 2024 mendatang. Hal tersebut plus performa gemilang Diaz membuat FC Porto dilaporkan mematok harga sebesar 20 hingga 30 juta Euro untuk sang pemain.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Prediksi: Argentina vs Kolombia

Prediksi: Argentina vs Kolombia
Prediksi: Argentina vs Kolombia 21
Banner Gamespool Baru Football5Star

PREDIKSI HASIL
Sportskeeda
Argentina 2-0 Kolombia
Predictz
Argentina 2-0 Kolombia
Forebet
Argentina 0-0 Kolombia
FOOTBALL5STAR
Argentina 1-0 Kolombia
Estadio Nacional de Brasilia,Rabu (7/7/2021) 08:00 WIB (Mola TV)

Football5Star.com, Indonesia Pertandingan Argentina vs Kolombia dalam semifinal Copa America 2021 di Estadio Nacional de Brasillia, Rabu (7/7/2021) dipastikan akan panas. Sebab, kedua tim saling mengalahkan dalam beberapa pertemuan terakhir yang menjanjikan pertandingan seru buat para pencinta sepak bola dunia.

Argentina di atas kertas memang diunggulkan setelah meraih 11 kemenangan, enam imbang dan baru tiga kali kalah lawan Kolombia. Namun, faktanya tim berjuluk La Albiceleste tak pernah menang dalam tiga pertemuan terakhir kontra Kolombia. Kemenangan tiga gol tanpa balas lawan Ekuador di semifinal pastinya membuktikan kualitas Argentina sesungguhnya.

Namun sekali lagi, Kolombia bukan lawan yang patut dianggap remeh. Meski perjalanannya kurang meyakinkan hingga semifinal, pasukan Reinaldo Rueda itu justru bisa memberikan efek kejut. Tak diunggulkan bisa jadi senjata rahasia mereka.

REKOR PERTEMUAN
Prediksi: Argentina vs Kolombia
Prediksi: Argentina vs Kolombia 22
TREN PERFORMA
Prediksi: Argentina vs Kolombia
Prediksi: Argentina vs Kolombia 23
Banner Gamespool Baru Football5Star

STATISTIK MENARIK
  • Pertemuan terakhir kedua tim di Copa America terjadi pada 16 Juni 2019 saat Kolombia menang dua gol tanpa balas berkat gol Roger Martinez dan Daniel Zapata.
  • Argentina vs Kolombia sudah enam kali bersua pada Copa America. Argentina memenangi tiga, berbanding dua milik Kolombia, dan satu imbang.
  • Argentina terakhir menang atas Kolombia pada 2016. Saat itu mereka menang tiga gol tanpa balas pada ajang Kualifikasi Piala Dunia zona Amerika Selatan.
  • Ini adalah laga semifinal keempat beruntun Argentina di Copa America. Tiga gelaran sebelumnya, cuma sekali mereka gagal ke final, yakni edisi 2019.
  • Colombia sudah empat kali ke semifinal sejak 2001. Prestasi terbaiknya tentu 2001 saat menjadi juara.
 PELATIH
  • Lionel Scaloni sudah terlibat dalam partai Argentina vs Kolombia tiga kali sejak 2018.
  • Scaloni tak pernah bisa bawa La Albiceleste menang atas Kolombia sebelumnya dengan dua imbang dan satu kalah.
  • Scaloni telah tiga kali berjumpa Reinaldo Rueda, dengan rekor satu menang dan dua imbang.
  • Rueda sudah delapan kali melawan Argentina sejak 2004 bersama Ekuador, Cile, dan Kolombia.
  • Rueda punya rekor buruk lawan La Albiceleste, yakni tak pernah menang, lima imbang, dan 3 kalah.

Wasit
  • Partai Argentina vs Kolombia rencananya akan dipimpin oleh wasit asal Venezuela, Jesus Valenzuela.
  • Valenzuela sudah tiga kali mewasiti Argentina sebelumnya dengan mengeluarkan tiga kartu kuning.
  • La Albiceleste punya rekor bagus setiap diwasiti Valenzuela, yakni meraih dua menang dan satu imbang.
  • Kolombia belum pernah diwasiti oleh Valenzuela sebelumnya.
PEMAIN KUNCI

Argentina

Top Scorer: Lionel Messi (4)
Top Assist: Lionel Messi (4)
Top Rating:

Kolombia

Top Scorer: Miguel Borja, Edwin Cardona, Luis Diaz (1)
Top Assist: Miguel Borja, Juan Cuadrado (1)
Top Rating:

*Statistik berdasar Copa America 2021 via Soccerway.

BERITA KEDUA TIM
  • Argentina: Cristian Romero (cedera)
  • Kolombia: Yairo Moreno, Mateus Uribe (cedera)
PRAKIRAAN FORMASI
Prediksi: Argentina vs Kolombia
Prediksi: Argentina vs Kolombia 24

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Hasil Uruguay vs Kolombia: David Ospina Bawa La Tricolor ke Semifinal

Banner Gamespool Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Pertandingan perempat final Copa America 2021 mempertemukan Uruguay vs Kolombia di Stadion Mane Garrincha, Minggu (4/7/2021). Laga ini dimenangkan tim berjuluk La Tricolor lewat babak adu penalti.

Pada babak pertama, pertandingan berjalan cukup lambat. Kedua tim sama-sama memiliki peluang yang sedikit untuk bisa mencetak gol. Uruguay hanya mencatatkan 1 tembakan yang melenceng dari gawang Kolombia.

Hasil Uruguay vs Kolombia

Sedangkan Kolombia sedikit lebih baik. Anak asuh Reinaldo Rueda tersebut lepaskan 1 tembakan ke gawang, 2 melenceng dan 1 sepakan yang di-blok oleh kiper Fernando Muslera.

Memasuki menit 12, kedua tim berani menampilkan permainan terbuka sehingga serangan bisa saling bergantian. Menit 14, bek Kolombia Yerry Mina mendapat kesempatan lewat usahanya masuk ke dalam kotak penalti lawan.

Mina menjangkau umpan lambung dengan sebuah sundulan yang masih melenceng dari gawang Fernando Muslera. Tak berselang lama, Cavani mendapatkan kesempatan lewat umpan Rodrigo Bentancur yang mengarahkan umpan ke dalam kotak penalti. Namun pergerakan pemain Manchester United itu mampu dihalau bek Kolombia.

Skor tanpa gol menjadi hasil akhir di babak pertama. Pada babak kedua, keadaan pun tak berubah. Kedua tim cukup kesulitan untuk bisa mendapatkan peluang menjadi gol. Hingga 45 menit babak kedua, tak ada gol yang tercipta dan laga dilanjutkan ke babak adu penalti.

Di babak adu penalti, Kolombia berhasil memenangkan pertandingan 4-2 setelah tendangan Matias Vina dan Jose Gimenez tak berhasil masuk ke dalam gawang David Ospina. Kolombia di babak semifinal akan menunggu pemenang antara Argentina vs Ekuador.

Susunan pemain Uruguay vs Kolombia:

Uruguay: Fernando Muslera; Nahitan Nández, Jose Gimenez, Diego Godin, Matías Viña, Federico Valverde, Matías Vecino, Rodrigo Bentancur; Giorgian De Arrascaeta; Edinson Cavani, Luis Suarez.

Kartu kuning: Diego Godin

Pelatih: Óscar Tabárez

Kolombia: David Ospina; Tesillo, Davinson Sánchez, Yerry Mina, Daniel Muñoz; Diaz, Gustavo Cuéllar, Wílmar Barrios, Rafael Borre; Duran Zapata, Luis Muriel.

Pelatih: Reinaldo Rueda

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Prediksi: Uruguay vs Kolombia

Prediksi: Uruguay vs Kolombia
Prediksi: Uruguay vs Kolombia 35
Banner Gamespool Baru Football5Star

PREDIKSI HASIL
Sportsmole
Uruguay 2-1 Kolombia
Predictz
Uruguay 1-1 Kolombia
Forebet
Uruguay 1-0 Kolombia
FOOTBALL5STAR
Uruguay 1-0 Kolombia
Estadio Nacional de Brasilia, Minggu (4/7/2021) 05:00 WIB (Mola TV)

Football5Star.com, Indonesia Partai seru akan tersaji pada babak delapan besar Copa America 2021 antara Uruguay vs Kolombia di Estadio Nacional de Brasilia, Minggu (4/7/2021) pagi. Bila dilihat di atas kertas, Uruguay sepertinya diprediksi akan menang dan melaju ke semifinal.

Uruguay melaju ke babak perempat final dengan cukup meyakinkan. Mereka cuma sekali kalah dari empat laga yang bisa jadi modal melawan Kolombia. Terlebih, anak asuh Oscar Tabarez itu punya rekor baik lawan Kolombia, yakni memenangi 10 laga, tiga imbang, dan cuma lima kalah dalam 18 pertemuan.

Terlebih, Kolombia melaju ke babak delapan besar dengan kondisi kurang ideal. Tim besutan Reinaldo Rueda baru saja menelan dua kekalahan beruntun dari Peru dan Brasil di Grup B. Namun, tak diunggulkan justru bisa bikin Kolombia main lepas dan jadi ancaman berbahaya bagi Uruguay.

REKOR PERTEMUAN
Prediksi: Uruguay vs Kolombia
Prediksi: Uruguay vs Kolombia 36
TREN PERFORMA
Prediksi: Uruguay vs Kolombia
Prediksi: Uruguay vs Kolombia 37
Banner Gamespool Baru Football5Star

STATISTIK MENARIK
  • Partai nanti akan jadi keempat kalinya Uruguay vs Kolombia bersua pada ajang Copa America sejak 1995. Uruguay menang dua kali dan cuma sekali kalah lawan Kolombia dalam tiga pertemuan sebelumnya.
  • Satu-satunya kemenangan Kolombia atas Uruguay di Copa America terjadi pada edisi 1999 saat menang tipis, 1-0.
  • Dalam enam pertemuan terakhir di semua kompetisi, Uruguay acap kesulitan lawan Kolombia. Mereka memang memenangi empat di antaranya. Namun Uruguay sempat menelan dua kekalahan dan satu imbang bahkan pernah dibantai empat gol tanpa balas pada 2012 lalu.
  • Dalam lima edisi Copa America terakhir, Uruguay cuma dua kali gagal ke semifinak, yakni 2015 dan 2016.
  • Ini adalah babak delapan besar kelima berturut-turut bagi Kolombia di Copa America. Dalam empat edisi sebelumnya, mereka tiga kali mentok di perempat final, dan cuma sekali melaju ke semifinal, yakni 2016.
 PELATIH
  • Oscar Tabarez sudah terlibat dalam partai Uruguay vs Kolombia tujuh kali sejak 2008.
  • Rekor Tabarez vs Kolombia cukup baik, yakni empat menang, sekali imbang dan dua kalah.
  • Laga nanti akan jadi pertemuan kelima Tabarez melawan Reinaldo Rueda. Empat sebelumnya, dia meraih dua kemenangan, satu imbang, dan sekali kalah.
  • Rueda sudah enam kali bersua Kolombia sejak 2004 bersama Kolombia dan Cile.
  • Rekor Rueda vs Uruguay: satu menang, satu imbang, empat kalah.

Wasit
  • Partai Uruguay vs Kolombia akan dipimpin wasit asal Spanyol, Jesús Gil Manzano.
  • Ini adalah kali ketiga Gil menjadi pengadil di Copa America dalam program pertukaran wasit dengan UEFA. Sebelumnya dia jua memimpin laga Cile vs Bolivia dan Ekuador vs Peru.
  • Uruguay belum pernah sekalipun sebelumnya diwasiti oleh Jesus Gil.
  • Gil belum pernah mewasiti Kolombia.
PEMAIN KUNCI

Uruguay

Top Scorer: Edison Cavani (2)
Top Assist: Facundo Torres, Matias Vecino (1)
Top Rating:

Kolombia

Top Scorer: Miguel Borja, Edwin Cardona Luis Diaz (1)
Top Assist: Miguel Borja, Juan Cuadrado (1)
Top Rating:

*Statistik berdasar Copa America 2021 via Soccerway.

BERITA KEDUA TIM
  • Uruguay: Diego Godin (diragukan)
  • Kolombia: semua pemain bisa diturunkan.
PRAKIRAAN FORMASI
Prediksi: Uruguay vs Kolombia
Prediksi: Uruguay vs Kolombia 38

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Prediksi: Brasil vs Kolombia

cover Brasil vs Kolombia

Gamespool new banner

PREDIKSI HASIL
Forebet
Brasil 2-0 Kolombia
Predictz
Brasil 2-0 Kolombia
FOOTBALL5STAR
Brasil 2-0 Kolombia
Stadion Olympic, Kamis (24/6/2021) Pukul 07.00 WIB (Indosiar)

Football5Star.com, Indonesia – Laga Brasil vs Kolombia di Grup B Copa America memang sudah tidak menentukan. Kedua negara sudah memastikan diri lolos ke perempat final.

Kendati begitu tetap saja pertandingan Brasil vs Kolombia patut dinantikan. Seperti diketahui, kedua negara dihuni bintang-bintang yang berkarier di Eropa.

Sejauh ini Tim Samba tampil sempurna dengan memenangkan dua pertandingan di Grup B. Bukan hanya lini depan yang jadi kekuatan.

Di belakang, tim besutan Tite juga tampil kokoh. Terbukti tidak ada gol yang bersarang ke gawang Alisson Becker.

Adapun Kolombia tidak terlalu meyakinkan di Copa America kali ini. Sebab mereka baru mengumpulkan satu kemenangan dari tiga laga.

REKOR PERTEMUAN

head to head Brasil vs Kolombia

TREN PERFORMA

Lima Laga Terakhir Brasil vs Kolombia

Gamespool new banner

STATISTIK MENARIK
  • Brasil menyapu bersih semua laga pada 2021 ini dengan kemenangan.
  • Tim Samba tak pernah kebobolan pada 4 laga terakhir.
  • Brasil setidaknya selalu cetak 3 gol di Copa America tahun ini.
  • Kolombia hanya menang sekali dari 4 laga terakhir.
  • 32 kali menghadapi Brasil, Kolombia cuma menang 3 kali.
  • 2 laga terakhir Brasil vs Kolombia berakhir imbang.
PELATIH
  • Ini pertama kalinya Reinaldo Rueda dan Tite bertemu.
  • Rueda tak pernah menang menghadapi Brasil.
  • Tite tak terkalahkan saat melawan Kolombia.
  • Tim yang diasuh Tite selalu cetak gol kala menghadapi Kolombia.
WASIT
  • Laga Brasil vs Kolombia akan dipimpin oleh wasit Argentina, Nestor Pitana.
  • Brasil tak pernah kalah saat pertandingan dipimpin Pitana.
  • Selama laga dipimpin Pitana, Kolombia hanya kalah sekali.
  • Ini pertama kalinya Nestor Pitana pimpin laga Brasil vs Kolombia.
PEMAIN KUNCI

BRASIL:

Top Scorer: Neymar (2 gol)

Top Assist: Neymar (1 assist)

Top Rating:

KOLOMBIA:

Top Scorer: Miguel Borja (1 gol)

Top Assist: Miguel Borja (1 assist)

Top Rating:

BERITA KEDUA TIM
  • Tite kemungkinan besar akan menurunkan Ederson sebagai kiper utama.
  • Tite juga akan merotasi lini depannya dengan memberi kesempatan pada Richarlison dan Vinicius Junior
  • Duvan Zapata akan diistirahatkan oleh Reinaldo Rueda.
  • Alfredo Morelos dan Miguel Borja kemungkinan besar akan jadi duet lini depan Kolombia.
PRAKIRAAN FORMASI

line up Brasil vs Kolombia

Kolombia vs Venezuela: Duvan Zapata cs Gagal Pertahankan Momentum

gamespool
Kolombia vs Venezuela: Duvan Zapata cs Gagal Pertahankan Momentum 49

Football5star.com, Indonesia – Kolombia gagal melanjutkan momentumnya di ajang Copa America karena cuma mampu meraih satu poin pada partai melawan Venezuela, Jumat (18/6) dinihari WIB. Partai Kolombia vs Venezuela berakhir dengan skor sama kuat, 0-0.

Tampil sebagai tim unggulan, Kolombia langsung menekan lini belakang Venezuela semenjak awal pertandingan. Pada menit ke-13, Yerry Mina mendapat peluang emas untuk membawa Los Cafeteros unggul. Akan tetapi, Mina yang berdiri dalam posisi bebas gagal menyambar umpan tarik kiriman Daniel Munoz.

Sepuluh menit berselang, giliran Edwin Cardona yang mengancam. Namun, sepakan mendatarnya digagalkan Wuilker Farinez. Duvan Zapata mendapat peluang emas pada menit ke-34. Akan tetapi, Farinez lagi-lagi berhasil mengamankan gawangnya dengan baik

Pada 10 menit terakhir babak pertama, Kolombia semakin gencar menekan lini belakang Venezuela. Akan tetapi, mereka tetap tak bisa mencetak gol dan skor 0-0 bertahan hingga turun minum.

Kolombia vs Venezuela - Copa America - @CopaAmerica 2
twitter.com/CopaAmerica

Di babak kedua, Kolombia semakin meningkatkan intensitas serangannya. Pada menit ke-51, Mateus Uribe nyaris membawa Los Cafeteros menjebol gawang Venezuela. Namun, sepakan akrobatiknya masih belum mampu melewati hadangan Farinez yang tampil gemilang.

Memasuki 15 menit terakhir, pertandingan mulai berjalan dengan tensi tinggi. Wasit dibuat kerepotan dan harus mengeluarkan lima kartu kuning. Derita Kolombia dilengkapi oleh kartu merah yang diterima Luis Diaz di penghujung pertandingan.

Skor 0-0 tak berubah hingga wasit membubarkan pertandingan. Meski gagal menang, Kolombia tetap berhak menduduki puncak klasemen grup A Copa America 2021 dengan perolehan empat angka.

SUSUNAN PEMAIN KOLOMBIA VS VENEZUELA:

Kolombia: 1-David Ospina; 16-Daniel Munoz, 13-Yerry Mina, 23-Davinson Sanchez, 6-William Tesillo; 11-Juan Cuadrado, 5-Wilmar Barrios, 15-Mateus Uribe, 10-Edwin Cardona (14-Luis Diaz 62′); 7-Duvan Zapata (19-Miguel Borja 73′), 9-Luis Muriel (27-Jaminton Campaz 62′)

Pelatih: Reinaldo Rueda

Venezuela: 1-Wuilker Farínez; 27-Yohan Cumana, 14-Luis Mago, 28-Luis Martinez, 8-Francisco La Mantia, 21-Alexander David Gonzalez (20-Ronald Hernandez 89′); 23-Cristian Casseres (26-Edson Castillo 89′), 24-Bernaldo Manzano (6-Yangel Herrera 59′), 5-Junior Moreno, 13-Jose Martínez; 9- Fernando Aristeguieta (11-Sergio Cordova 83′)

Pelatih: Jose Peseiro

Kartu Kuning: Cuadrado 77′, Uribe 82′ – Aristegueita 51′, La Mantina 55′, Herrera 77′, Martinez 81′, Cumana 86′

Kartu Merah: Diaz 90+4′

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Prediksi: Kolombia vs Venezuela

Prediksi: Kolombia vs Venezuela
Prediksi: Kolombia vs Venezuela 57
Banner Gamespool Baru Football5Star

PREDIKSI HASIL
Sportskeeda
Kolombia 3-0 Venezuela
Predictz
Kolombia 2-0 Venezuela
Sportsmole
Kolombia 2-0 Venezuela
FOOTBALL5STAR
Kolombia  2-0 Venezuela
Estadio Olimpico Pedro Ludovico Teixeira, Jumat (18/6/2021) 04:00 WIB (Mola TV)

Football5Star.com, Indonesia Partai Kolombia vs Venezuela dalam lanjutan Grup B Copa America 2021 di Estadio Olimpico Pedro Ludovico Teixeira, Jumat (18/6/2021) dini hari menarik dinantikan. Kolombia di atas kertas memang diunggulkan, tetapi Venezuela menyimpan daya kejut berbahaya.

Kemenangan 1-0 atas Ekuador, 14 Juni lalu jelas menaikkan moril tim besutan Reinaldo Rueda Rivera. Apalagi, Kolombia juga unggul secara rekor pertemuan atas Venezuela. Mereka meraih sembilan kemenangan, berbanding tujuh milik Venezuela dan enam lainnya imbang.

Meski demikian, Venezuela jelas bukan tim yang pantas diremehkan. Mereka pastinya ingin bangkit usai kalah tiga gol tanpa balas dari Brasil. Pasukan Jose Peseiro itu jelas bertekad mengilangi memori 2015 saat sukses mengalahkan Kolombia 1-0 pada ajang yang sama.

REKOR PERTEMUAN
Prediksi: Kolombia vs Venezuela
Prediksi: Kolombia vs Venezuela 58
TREN PERFORMA
Prediksi: Kolombia vs Venezuela
Prediksi: Kolombia vs Venezuela 59
Banner Gamespool Baru Football5Star

STATISTIK MENARIK
  • Kolombia tak terkalahkan dalam lima pertemuan terakhir beruntun melawan Venezuela di semua kompetisi.
  • Terakhir kali Venezuela menang atas Kolombia terjadi pada 15 Juni 2015 saat gol semata wayang Salomon Rondon jadi penentu.
  • Dalam lima pertemuan terakhir Kolombia vs Venezuela, terdapat dua hasil imbang tanpa gol. yakni 11 September 2019 dan 1 September 2017.
  • Venezuela cuma mampu mencetak tiga gol dalam lima pertandingan internasional terakhirnya.
  • Kolombia total memasukkan 24 gol dalam 22 pertandingan melawan Venezuela.
 PELATIH
  • Venezuela jadi lawan yang paling sering dihadapi oleh pelatih Kolombia, yakni 13 kali, sama dengan saat lawan Meksiko.
  • Partai Kolombia vs Venezuela akan menarik karena nyatanya Rueda punya rekor tak terlalu baik. Dia cma menang tiga kali, lima imbang, dan lima kalah lawan Venezuela.
  • Satu-satunya pertemuan Rueda melawan nakhoda Venezuela, Jose Peseiro, terjadi pada 17 November 2020. Saat itu, Rueda menangani Cile dan takluk 1-2 dari Venezuela.
  • Peseiro baru sekali melawan Kolombia, yakni saat Venezuela kalah tiga gol tanpa balas. 20 Oktober 2020.

Wasit
  • Partai Kolombia vs Venezuela akan dipimpin oleh wasit asal Paraguay, Eber Aquino.
  • Aquino belum pernah memimpin partai Copa America sebelumnya.
  • Aquino belum pernah memimpin partai Kolombia.
  • Laga nanti akan kali pertama Aquino memimpin partai Venezuela.
PEMAIN KUNCI

Kolombia

Top Scorer: Edwin Cardona (1)
Top Assist: Miguel Borja (1)
Top Rating:

Venezuela

Top Scorer:
Top Assist:
Top Rating:

*Statistik berdasar Copa America 2021 via Soccerway.

BERITA KEDUA TIM
  • Kolombia: Yairo Moreno, Juan Otero (cedera)
  • Venezuela: Jhon Chancellor, Jhonder Cadiz, Josef Martinez, Mikel Villanueva, Rafael Romo, Roberto Rosales dan Romulo Otero (Covid-19), Yeferson Soteldo (cedera).
PRAKIRAAN FORMASI
Prediksi: Kolombia vs Venezuela
Prediksi: Kolombia vs Venezuela 60

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Jelang Lawan Ekuador, Kolombia Laporkan Dua Staf Pelatih COVID-19

Banner Gamespool Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Jelang pertandingan Copa America 2021 melawan Ekuador, Kolombia melaporkan bahwa dua staf pelatih mereka positif terpapar COVID-19. Menurut federasi sepak bola Kolombia, dua staf pelatih tersebut kini dalam keadaan sehat.

“Asisten teknis Kolombia, Pablo Roman dan fisioterapis, Carlos Entrena yang terpapar COVID-19 kini dalam keadaan sehat dan menjalani isolasi mandiri,” bunyi pernyataan resmi federasi sepak bola Kolombia, Senin (14/6/2021).

Kolombia Laporkan Dua Staf Pelatih Terpapar COVID-19

“Begitu mereka menyelesaikan masa isolasi mandiri selama 10 hari, mereka akan dibawa kembali ke skuat setelah dinyatakan tidak menunjukkan gejala,”

Kolombia jadi negara kedua peserta Copa America 2021 yang terpapar COVID-19. Sebelumnya, Venezuela telah mengumumkan lima pemain mereka positif Corona sebelum pertandingan pembuka Copa America 2021 melawan Brasil.

Tidak hanya 5 pemain, Venezuela juga melaporkan 7 staf pelatih mereka juga terpapar Corona. otoritas Brasil menyebut bahwa delegasi Venezuela tidak menunjukkan gejala namun setelah dilakukan tes, 12 orang dinyatakan positif COVID-19. Saat ini, kedua belas orang itu sudah melakukan isolasi di sebuah hotel.

Saat ini, otoritas kesehatan Brasil masih menunggu hasil tes putaran kedua untuk memastikan bahwa tidak ada yang positif palsu. Sampai saat ini pihak CONMEBOL belum memberikan keterangan apakah dengan kondisi seperti ini, Copa America 2021 akan tetap berlangsung.

“Mereka tidak menunjukkan gejala, saat ini tengah diisolasi dan sedang dipantau oleh tim CONMEBOL dan pejabat kesehatan setempat,” tulis pernyataan resmi CONMEBOL.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Jelang Copa America, Kolombia Tak Mau Sakiti James Rodriguez

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Kolombia ketar-ketir jelang Copa America. Salah satu bintangnya, James Rodriguez, terancam tak bisa tampil karena cedera.

Kondisi James Rodriguez tidak memungkinkan untuk dibawa. Pelatih Reinaldo Rueda memastikan sang gelandang tak akan ikut serta dalam pemusatan latihan.

Menurut pengakuan Reinaldo Rueda, dia tidak ingin menyakiti James dengan memaksanya bergabung. Karena menurutnya pemain yang tampil untuk timnas Kolombia harus fit 500 persen.

reinaldo rueda diariolalibertad
diariolalibertad.com

“Ini bukan hanya penyembuhan cedera yang berulang di tempat yang sama. Tapi juga menyesuakan kompetisi, terutama menurut laporan yang dikirim oleh klubnya dan persiapan untuk turnamen Copa America,” kata Rueda di laman resmi timnas, Selasa (1/6/2021).

“Kami tidak bisa menyikit diri kami sendiri, kami tidak bisa menyakiti James dan timnas. Saya menganggap bahwa tim butuh James. Tapi saya katakan padanya bahwa kami butuh dia saat kondisinya 500 persen. Kami tahu 100 persen tidak cukup untuk seleksi,” ungkapnya.

Mantan pelatih timnas Chile berujar bahwa dirinya sudah menghubungi bintang Everton dan timnas medis klub. “Sebelum pernyataan federasi saya menghubungi James dan meninjau informasi yang diperlukan dari dokter tim soal keberadaannya,” ia menambahkan.

“Karena itulah keputusan dibuat bahwa kami harus merawatnya. Kami tahu pentingnya hal itu untuk timnas Kolombia dan masa depan kami di 10 laga berikutnya. Kami tidak boleh menyalahgunakan atau mempercepat pemulihannya,” tutup Reinaldo Rueda.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Klub Papan Atas Kolombia Dipaksa Main dengan 7 Orang karena Covid-19

Klub Papan Atas Kolombia Dipaksa Main dengan 7 Orang karena Covid-19 69

Football5Star.com, Indonesia – Klub papan atas Kolombia, Rionegro Aguilas, baru-baru ini disorot karena main dengan 7 orang saja. Hal itu setelah mereka diterpa musibah Covid-19 dan pihak otoritas sepak bola Kolombia tetap melanjutkan kompetisi.

Seperti diketahui, beberapa liga di dunia memang sempat menunda pertandingan karena Covid-19. Awal musim Premier League contohnya yang menunda partai Manchester City vs Fulham karena virus tersebut menular di dalam tim.

Akan tetapi, hal itu tampaknya tak berlaku buat klub Kolombia ini. Aguilas harus kehilangan 22 pemain secara keseluruhan saat melawan Boyaca Chico, Minggu (11/4/2021). Bahkan, mereka terpaksa hanya main dengan 7 orang saja dalam pertandingan Liga Kolombia itu.

Dikutip dari Daily Mail, Aguilas harus memaksakan kiper utamanya main sebagai bek. Hal itu karena beberapa menit sebelum laga dimulai, skuat mereka dihantam Covid-19. Aguilas sempat mengajukan banding ke otoritas Liga Kolombia agar pertandingan dibatalkan. Namun, banding Rionegro Aguilas ditolak.

Dari 22 pemain yang absen, 16 di antaranya dinyatakan positif Covid-19 sesaat sebelum pertandingan. Sementara, tujuh pemain Aguilas lainnya absen karena cedera.

Dalam pernyataan panjang yang diunggah di Twitter sebelum kick-off, Aguilas mengaku terpaksa main untuk menghindari sanksi berat otoritas sepak bola Kolombia.

Meski main dengan tujuh pemain, Aguilas dengan istimewa mampu menahan imbang tanpa gol Boyaca Chico pada paruh pertama. Namun, perlawanan Aguilas akhirnya bisa dipatahkan pada menit ke-57. Ini memicu dua gol lagi segera setelah pertandingan itu dihentikan dengan 11 menit tersisa.

“Kami kalah dalam pertandingan, tetapi kami akan memenangkan pertarungan melawan Covid-19. Kami sangat bangga dengan kalian,” tulis @AguilasDoradas.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Gara-Gara Hal Ini, Ayah Tiri James Rodriguez dapat Ancaman Pembunuhan

gamespool
Gara-Gara Hal Ini, Ayah Tiri James Rodriguez dapat Ancaman Pembunuhan 73

Football5star.com, Indonesia – Kabar kurang mengenakkan datang dari pemain Everton, James Rodriguez. Ayah tiri James, Juan Carlos Restrepo mendapat ancaman pembunuhan.

Dikutip Football5star.com dari Marca, Minggu (17/1/2021), Juan yang juga merupakan seorang pengusaha ini mendapat ancaman pembunuhan dari orang tak dikenal karena keterlibatannya di sebuah klub bernama Real Sincelejo.

James Rodriguez
pulzo.com

“Aku telah dikirimi ancaman pembunuhan ke rumahku. Tapi aku tidak akan membiarkan ketakutan itu menghalangi saya. Saya akan menjalani semua ini sampai akhir,” kata Restrepo.

Duduk perkara ancaman pembunuhan kepada Restrepo diduga karena perselisihannya dengan sejumlah direktur klub sepak bola di Kolombia. Pada 2016, Restrepo memutuskan untuk mengambil alih Real Sincelejo. Pengambilalihan ini dengan harapan tim tersebut akan main di kasta tertinggi Liga Kolombia.

Namun federasi sepak bola Kolombia justru memberikan kuota untuk main di kasta tertinggi Kolombia kepada tim lain yakni Atletico FC. Nah, dari sini kemudian masalah timbul.

Restrepo dikabarkan berang karena ia merasa ditipu dengan sejumah direktur klub sepak bola Kolombia. Restrepo kabarnya memberikan sejumlah uang agar timnya bisa lolos kuota yang akan diberikan federasi sepak bola Kolombia.

“Saya memberikan uang muka dan idenya adalah agar tim membantu nantinya bisa membayarnya. Tapi saya harus negosiasi hutang karena nilanya semakin membesar. Dan saya juga belum bisa menempatkan Real Sincelejo untuk bermain,” kata Restrepo pada akhir 2020.

Restrepo kemudian membawa kasus ini ke meja hijau. Dan pada awal Januari lalu, kasus ini mulai disidangkan di Dewan Tertinggi Kehakiman Kolombia yang dipimpin oleh Hakim Fidalgo Javier Estupinan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Jadi Gembong Narkoba, “Messi” Merangkap sebagai Agen Pemain

gamespool
Jadi Gembong Narkoba, "Messi" Merangkap sebagai Agen Pemain 77

Football5star.com, Indonesia – Seorang pria asal Kolombia bernama Jhon Fredy Zapatan Garzon alias Messi dikenal sebagai salah satu gembong narkoba yang cukup ternama di kawasan Amerika Selatan. Ia sendiri baru-baru ini ditangkap oleh kepolisian Kolombia.

Meski menjadi gembong narkoba, Messi ternyata memiliki pekerjaan lain. Ia diketahui bertindak menjadi agen untuk seorang pesepak bola muda Kolombia. Namun tidak diketahui siapa pemain muda yang diageni oleh Messi.

Jadi Gembong Narkoba, Messi Juga Merangkap sebagai Agen Pemain

Dikutip Football5star.com dari Marca, Sabtu (9/1/2021), Zapatan Garzon juga diketahui berkeinginan untuk bisa membuka akademi sepak bola di wilayah Uraba, Antioquia, Kolombia.

“Messi memiliki reputasi yang bagus di Kolombia karena ia memberikan dukungan ekonomi kepada para pemain muda meski para orang tua pemain itu tahu siapa sebenarnya Zapatan Garzon,” tulis media Kolombia, El Espectador.

Tidak hanya terlibat jual beli narkoba di Kolombia, Zapatan Garzon menurut Kepala Investigasi Kriminal dan Interpol Kolombia, Fernando Murillo juga terlibat dalam sejumah kasus pengaturan skor di laga divisi dua Kolombia.

Penangkapan Zapatan Garzon sendiri disambut gembira oleh negara Amerika Serikat. Dilansir dari laman resmi pemerintahan Amerika Serikat, Zapata Garzon adalah salah satu gembong narkoba yang paling dicari.

“Zapata Garzon ialah pengedar narkoba yang bertanggung jawab atas beredarnya kokain di sejumlah wilayah di Kolombia,” bunyi pernyataan resmi pemerintah Amerika Serikat.

Menurut pernyataan dari pemerintah Amerika Serikat, jaringan Zapata Garzon tidak hanya di Kolombia namun juga hingga negeri Paman Sam.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Cerita Lautaro Martinez yang Idolakan Radamel Falcao

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Lautaro Martinez boleh saja berasal dari Argentina. Tapi untuk urusan idola masa kecil, dia menjagokan bintang asal Kolombia, Radamel Falcao.

Bukan tanpa alasan Lautaro Martinez mengidolakan Radamel Falcao. Sebelum berpetualang di Eropa bomber asal Kolombia pernah merumput di Liga Argentina bersama River Plate.

Dan yang lebih membuat pemain Inter Milan bangga, dia pernah berhadapan dengan Falcao. Momen itu terjadi saat Argentina berhadapan dengan Kolombia di Copa Amerika.

Radamel Falcao - Timnas Kolombia - Getty Images
Getty Images

“Idola masa kecil saya adalah Falcao, saya mengaguminya ketika dia bermain untuk River Plate. Saya kemudian bertemu dengannya di Copa America saat Argentina melawan Kolombia,” ujar Lautaro seperti dikutip Football5star dari Matchday Programme, Rabu (25/11/2020).

“Saya bilang kepadanya dan meminta bertukar jersey dengannya. Sangat membanggakan ketika Anda bisa bermain di lapangan yang sama dengan idola masa kecil,” ia menambahkan.

Di tingkat klub, Lautaro dan Falcao tidak pernah bertemu. Maklum saja, ketika bintang Argentina memulai kariernya bersama Racing Club, pemain berjuluk El Tigre sudah hengkang ke Eropa.

Dan ketika Lautaro Martinez sudah berkiprah di Eropa bersama Inter Milan, dia juga tidak kunjung berhadapan lagi dengan pemain yang kini memperkuat Galatasaray. Pasalnya klub yang dibela Radamel Falcao baik itu AS Monaco maupun Galatasaray belum pernah bertemu La Beneamata di kancah Eropa.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Dua Kali Kalah Telak, Pelatih Timnas Kolombia Ogah Salahkan Pemain

gamespool
Dua Kali Kalah Telak, Pelatih Timnas Kolombia Ogah Salahkan Pemain 84

Football5star.com, Indonesia – Pelatih timnas Kolombia, Carlos Queiroz, tak ingin menyalahkan para pemainnya atas kekalahan memalukan di Kualifikasi Piala Dunia 2022 bulan ini. Menurut Queiroz, ia merupakan sosok yang bertanggung jawab atas performa buruk Los Cafeteros.

Hasil buruk pertama yang diraih Kolombia bulan ini adalah kekalahan 0-3 ketika menjamu Uruguay, 14 November lalu. Setelah itu, mereka kembali menelan kekalahan memalukan dengan skor 6-1 ketika bertandang ke markas Ekuador.

“Kekalahan melawan Uruguay dan Ekuador merupakan hasil yang sangat berat buat kami. Para pemain tak pantas berada di situasi seperti ini,” ujar Carlos Queiroz dikutip dari Marca Claro.

Kolombia - Carlos Queiroz - Kualifikasi Piala Dunia 2022 - Antena 2
Antena 2

“Dua kekalahan ini tak mencerminkan antusiasme dan kualitas yang dimiliki oleh para pemain. Saya merupakan sosok yang bertanggung jawab. Saya tak ingin membebankan tanggung jawab ini ke pundak para pemain,” kata Queiroz menambahkan.

Lebih lanjut, Queiroz merasa yakin Kolombia akan bisa kembali ke performa terbaiknya ketika melanjutkan kiprahnya di Kualifikasi Piala Dunia 2022 pada Maret tahun depan. Ia meminta para pemain untuk tak terlalu memikirkan hal ini dan fokus ke klubnya masing-masing.

“Saya yakin para pemain akan berusaha memperbaiki kondisi fisik dan mentalnya ketika kembali ke klubnya masing-masing. Mereka akan berada dalam kondisi terbaik ketika kami kembali bertanding beberapa bulan lagi,” pungkas Queiroz.

Pada Maret mendatang, James Rodriguez cs akan melakoni dua partai berat. Mereka akan menjamu Brasil pada 25 Maret dan bertandang ke Paraguay lima hari berselang.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Brasil Masih Perkasa di Puncak, Kolombia Tercecer di Posisi Tujuh

gamespool
Brasil Masih Perkasa di Puncak, Kolombia Tercecer di Posisi Tujuh 88

Football5star.com, Indonesia – Dua kekalahan telak yang diterima Kolombia dalam dua pertandingan membuat mereka tercecer di peringkat tujuh klasemen Kualifikasi Piala Dunia 2022. Sementara, Brasil masih nyaman duduk di puncak klasemen.

Brasil berhasil mempertahankan posisi puncak berkat kemenangan atas Venezuela dan Uruguay. Sementara, Kolombia menelan dua kekalahan telak dari Uruguay dan Ekuador.

Posisi dua klasemen menjadi milik Argentina. Dalam dua pertandingan bulan ini, mereka berhasil meraup empat poin berkat penampilan apik Nicolas Gonzalez dan hanya memiliki selisih dua angka dari Brasil.

Kolombia - Brasil - Kualifikasi Piala Dunia 2022 - Klasemen - Sportskeeda
Sportskeeda

Posisi tiga menjadi milik tim kejutan, Ekuador. Dalam dua pertandingan bulan ini, mereka berhasil tampil impresif dengan kemenangan atas Bolivia dan Kolombia.

HASIL PERTANDINGAN PEKAN KETIGA KUALIFIKASI PIALA DUNIA 2022 ZONA AMERIKA SELATAN:

Jumat (13/11):

  • Bolivia 2-3 Ekuador (Arce 37′, Moreno 60′ – Caicedo 46′, Mena 55′, Gruezo 88′)
  • Argentina 1-1 Paraguay (Gonzalez 41′ – Romero 21′ (p))

Sabtu (14/11):

  • Kolombia 0-3 Uruguay (Cavani 5′, Suarez 54′ (p), Nunez 73′)
  • Chile 2-0 Peru (Vidal 20′, 35′)
  • Brasil 1-0 Venezuela (Firmino 67′)
HASIL PERTANDINGAN PEKAN KEEMPAT KUALIFIKASI PIALA DUNIA 2022 ZONA AMERIKA SELATAN:

Rabu (18/11):

  • Ekuador 6-1 Kolombia (Arboleda 7′, Mena 9′, Estrada 32′, Arreaga 39′, Plata 78′, Estupinan 90+1′ – James 45+1′ (p))
  • Venezuela 2-1 Chile (Mago 9′, Rondon 81′ – Vidal 15′)
  • Paraguay 2-2 Bolivia (Romero 19′ (p), Kaku 72 – Moreno 41′, Cespedes 45′)
  •  Uruguay 0-2 Brasil (Arthur 34′, Richarlison 45′)
  • Peru 0-2 Argentina (Gonzalez 71′, Lautaro 28′)
KLASEMEN KUALIFIKASI PIALA DUNIA 2022 ZONA AMERIKA SELATAN:
Posisi Tim Selisih Gol Poin
1 Brasil 10 12
2 Argentina 4 10
3 Ekuador 7 9
4 Paraguay 1 6
5 Uruguay 0 6
6 Chile 0 4
7 Kolombia -5 4
8 Venezuela -4 3
9 Peru -6 1
10 Bolivia -7 1

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Kolombia vs Uruguay: La Celeste Berpesta di Baranquilla

gamespool
Kolombia vs Uruguay: La Celeste Berpesta di Baranquilla 92

Football5star.com, Indonesia – Uruguay tanpa kesulitan mampu meraih poin penuh ketika menghadapi Kolombia di Estadio Metropolitano, Baranquilla, Sabtu (14/11) dinihari WIB. Partai Kualifikasi Piala Dunia 2022 antara Kolombia vs Uruguay berakhir dengan skor telak, 0-3.

Tampil sebagai tim unggulan, Uruguay langsung mengambil inisiatif serangan. Baru lima menit laga berjalan, Edinson Cavani berhasil membuka keunggulan La Celeste memanfaatkan umpan terobosan Nahitan Nandez.

Selepas gol Cavani, Kolombia langsung menekan lini belakang Uruguay. Akan tetapi, mereka malah hampir kembali kejebolan pada menit ke-25. Beruntung, David Ospina berhasil membuang bola liar hasil sepakan Rodrigu Bentancur sebelum disambar Cavani yang menunggu di mulut gawang.

Selepas peluang Cavani, Kolombia kembali mengurung lini belakang Uruguay. Namun, mereka kesulitan menciptakan peluang berarti dan paruh pertama berakhir dengan skor 0-1.

Kolombia vs Uruguay - Kualifikasi Piala Dunia 2022 - @uruguay
twitter.com/uruguay

Selepas turun minum, Kolombia kembali menekan lini belakang Uruguay. Pada menit ke-50, tim tuan rumah mendapat peluang emas melalui Duvan Zapata. Namun, sundulannya masih bisa diamankan dengan baik oleh Martin Campana.

Empat menit berselang, Kolombia malah kembali kejebolan. Kali ini, giliran Luis Suarez yang berhasil menjebol gawang Ospina melalui eksekusi penalti setelah Rodrigo Bentancur dilanggar dengan keras oleh Jeison Murillo di area terlarang.

Pada menit ke-73, Kolombia dibuat semakin menderita oleh Uruguay. Pasalnya, La Celeste berhasil memperlebar keunggulannya melalui sepakan keras pemain pengganti, Darwin Nunez, dari luar kotak penalti.

Skor 0-3 tak berubah hingga wasit membubarkan pertandingan. Kemenangan ini membuat Uruguay berhak duduk di peringkat empat klasemen Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Amerika Selatan dengan perolehan enam poin. Sementara, Kolombia harus puas duduk di posisi enam.

SUSUNAN PEMAIN KOLOMBIA VS URUGUAY:

Kolombia: 1-David Ospina; 11-Juan Cuadrado, 13-Yerry Mina, 3-Jeison Murillo, 17-Johan Mojica; 8-Mateus Uribe (21-Edwin Cardona 65′), 5-Wilmar Barrios (14-Luis Diaz 32′), 16-Jefferson Lerma; 10-James Rodriguez, 7-Duvan Zapata, 19-Luis Muriel (20-Alfredo Morelos 60′)

Pelatih: Carlos Queiroz

Uruguay: 12-Martin Campana; 22-Martin Caceres, 2-Jose Gimenez, 3-Diego Godin, 17-Matías Vina; 8-Nahitan Nandez, 14-Lucas Torreira, 6-Rodrigo Bentancur (18-Gabriel Neves 90′, 7-Nicolas De La Cruz (11-Darwin Nunez 46′); 21-Edinson Cavani (5-Mauro Arambarri 78′), 9-Luis Suarez (20-Jonathan Rodriguez 70′)

Pelatih: Oscar Tabarez

Kartu Kuning: Mina 20′, 90′, Diaz 72′, Lerma 74′, Cardona 76′ – Nandez 49′

Kartu Merah: Mina 90′

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Prediksi Kolombia vs Uruguay

cover kolombia vs uruguay
Prediksi Kolombia vs Uruguay 100
ezgif.com crop
Prediksi Kolombia vs Uruguay 101
PREDIKSI HASIL
Whoscored
Kolombia 1-1 Uruguay
Predictz
Kolombia 1-1 Uruguay
Forebet
Kolombia 0-0 Uruguay
FOOTBALL5STAR
Kolombia 1-0 Uruguay
Estadio Metropolitano Roberto Melendez, Jumat (13/11/2020), 03:30 WIB (Streaming)

Football5Star.com, Indonesia – Prediksi Kolombia vs Uruguay yang rencananya akan dihelat di Estadio Metropolitano Roberto Melendez, Jumat (13/11/2020) dini hari WIB bakal seru. Sebab, tuan rumah yang dalam performa apik belakangan ini bakal menghadapi Uruguay yang tengah berusaha bangkit.

Sebelum menatap partai nanti, Kolombia tak terkalahkan dalam empat partai terakhir. Bahkan, tim besutan Carlos Queiroz itu sempat membantai Venezuela tiga gol tanpa balas. Jelas, Uruguay bisa menjadi santapan selanjutnya bagi tuan rumah dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Amerika Selatan itu.

Akan tetapi, di sisi lain Uruguay juga tengah berusaha bangkit. Cuma meraih dua kemenangan dalam lima laga terakhir tentu menjadi catatan buat Oscar Tabarez. Apalagi, mereka masih berada di posisi kelima klasemen. Hanya kemenangan yang bisa membuat Uruguay bisa menembus empat besar yang artinya zona aman untuk lolos ke Qatar.

Maka dari itu, Prediksi Kolombia vs Uruguay rasanya akan sukar ditebak. Meski Kolombia tampaknya akan sedikit diuntungkan atas Uruguay.

REKOR PERTEMUAN
Head to Head Colombia vs Uruguay
TREN PERFORMA
Lima Laga Terakhir Colombia vs Uruguay
Prediksi Kolombia vs Uruguay 102
ezgif.com crop
Prediksi Kolombia vs Uruguay 103
STATISTIK MENARIK
  • Kedua tim dalam 17 pertemuan terakhir mengunggulkan Uruguay dengan 9 kemenangan. Sedang, Kolombia hanya memenangi lima partai, dan tiga lainnya imbang.
  • Tapi, Prediksi Kolombia vs Uruguay akan seru karena dalam lima pertemuan terakhir kedua tim saling mengalahkan. Kolombia meraih dua kemenangan, pun demikian dengan Uruguay, dan satu lagi yang notabene pertemuan terakhir berakhir imbang.
  • Laga nanti jaminan bakal terjadi gol. Sebab, sejak 1999 silam, pertandingan ini tak pernah berakhir tanpa gol.
  • Tak cuma itu, dalam lima partai terakhir juga banjir gol terjadi. Total kedua tim menciptakan 15 gol, Kolombia mengemas 8 gol, sedang Uruguay 7 gol dalam lima pertemuan terakhir.
  • Kemenangan Kolombia terbesar atas Uruguay terjadi pada 2004 lalu dalam ajang yang sama. Kala itu mereka menang 5 gol tanpa balas. Sedang Uruguay paling besar menang 3-0 pada 2015 lalu.
 PELATIH
  • Prediksi Kolombia vs Uruguay akan menarik. Karena partai nanti adalah kali pertama Carlos Queiroz menghadapi Uruguay dalam karier kepelatihannya.
  • Nanti jua akan jadi pertemuan pertama Queiroz menghadapi pelatih Uruguay, Oscar Tabarez.
  • Sedang, Tabarez sendiri total sudah bersua Kolombia sebanyak enam kali sejak 2008 silam.
  • Rekor Tabarez vs Kolombia: 3 menang, 1 imbang, 2 kalah

Wasit
  • Partai nanti akan diwasiti oleh Fernando Rapallini yang didampingi oleh Juan Pablo Belatti serta Diego Bonfa sbeagai asisten wasit. Semuanya berasal dari Argentina.
  • Prediksi Kolombia vs Uruguay jua akan menarik karena partai nanti akan jadi yang pertama buat Rapallini mewasiti Colombia.
  • Demikian pula dengan Uruguay yang belum pernah dipimpin sang wasit.
  • Tapi, Rapallini pernah menjadi pengadil Uruguay U-17 saat kalah 0-1 dari Ecuador, 2015 lalu.
PEMAIN KUNCI

Kolombia

Top Scorer: Luis Muriel (2)
Top Assist: Juan Cuadrado, John Medina, Johan Mojica, Camilo Vargas (1)
Top Rating:

Uruguay

Top Scorer: Luis Suarez (3)
Top Assist:
Top Rating:

*Statitik berdasar dari situs Soccerway di Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Amerika Selatan

BERITA KEDUA TIM
  • Colombia: Semua pemain bisa dimainkan, termasuk James Rodriguez yang bermain 80 menit saat Everton kalah 1-3 dari Manchester United.
  • Uruguay: Demikian pula dengan Uruguay. Luis Suarez yang mencetak satu gol dalam kemenangan 4-0 Atletico Madrid atas Cadiz jua fresh karena cuma main 71 menit. Sedang, Cavani pun tengah apik usai mencetak gol buat MU meski cuma main 8 menit lawan Everton.
PRAKIRAAN FORMASI
line up kolombia vs uruguay

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Nostalgia Hari Ini: Melegendanya Scorpion Kick Milik Rene Higuita

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Jika ada penjaga gawang yang selalu tampil eksentrik di lapangan, Rene Higuita lah orangnya. Higuita eksentrik bukan hanya karena penampilannya saja, tapi juga permainan.

Memang, Rene Higuita adalah seorang kiper. Artinya, pergerakan dia di lapangan tidak leluasa seperti pemain di posisi lain. Namun, bukan berarti dia tidak bisa menghibur dunia lewat aksi-aksi magisnya.

Berparas seram dengan rambut kritingnya yang gondrong, Higuita membuat dunia sepak bola tercengang. Hal ini setidaknya terjadi pada laga persahabatan Inggris vs Kolombia 25 tahun silam.

rene higuita kolombia pinterest
Pinterest

Bertempat di London, kiper yang ketika itu memperkuat klub Spanyol, Real Valladolid melakukan apa yang tak pernah dilakukan kiper mana pun di dunia. Dia mengeluarkan jurus scorpion kick untuk menyelamatkan gawangnya dari kebobolan.

Momen itu terjadi saat dia hendak menghalau tendangan lambung Jamie Redknapp dari luar kotak penalti. Pada umumnya, kiper akan berusaha melompat untuk menangkap atau sekadar menepis bola dengan tangannya.

Tapi Rene Higuita berbeda. Dia justru melompat ke depan dan mengangkat kakinya ke belakang untuk menghalau bola tersebut.

Tak pelak, aksinya itu membuat seluruh penonton di stadion tercengang. Mereka bertepuk tangan melihat aksi akrobatik kiper lawan. Kemudian, pelatih timnas Inggris, Terry Venables tidak percaya dengan apa yang baru dia lihat.

“Saya belum pernah melihat yang seperti itu. Tapi kami tidak akan mengajarkan kiper kami tentang cara seperti itu sekali pun jika mereka berhasil,” kata Venables seperti dikutip Football5star dari BBC ketika itu.

“Kami serahkan itu padanya, dialah satu-satunya orang yang bisa melakukan trik seperti itu,” ia menambahkan. Rene Higuita ternyata punya julukan sendiri terkait penyelamatan akrobatik tersebut. Ia menyebutnya dengan scorpion kick, atau tendangan kalajengking.

Scorpion kick milik Higuita kemudian terpilih dalam daftar 100 momen olahraga sepanjang masa yang dirilis 2002 silam. Tepatnya berada di urutan ke-94.

Kendati tidak mampu mempersembahkan gelar selama pengabdiannya untuk timnas Kolombia, pria yang kini menjabat sebagai pelatih kiper Atletico Nacional telah membuktikan sebuah kemustahilan bisa dia lakukan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Nostalgia Hari Ini: Gol Bunuh Diri Bikin Andres Escobar Ditembak Mati

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Piala Dunia 1994 akan selalu dikenang sebagai salah satu Piala Dunia paling menyeramkan. Lewat ajang di Amerika Serikat inilah nyawa Andres Escobar melayang.

Memang, Andres Escobar tidak meninggal di lapangan. Tapi yang menjadi penyebab kematiannya sangat lekat dengan apa yang dia lakukan di lapangan.

Escobar adalah sosok penting di balik lolosnya Kolombia ke Piala Dunia 1994. Di Amerika Serikat, Kolombia tidak bisa bicara banyak. Mereka langsung gugur di babak penyisihan.

andres escobar the guardian
The Guardian

Salah satu penyebabnya adalah Andres Escobar. Ketika menghadapi tuan rumah Amerika Serikat, ia membuat kesalahan fatal. Antisipasinya terhadap bola tendangan John Harkes justru membuat bola masuk ke gawang timnya.

Kolombia akhirnya kalah 1-2. Kendati meraih kemenangan pada laga terakhir melawan Swiss, negara Amerika Latin tetap tersingkir dari turnamen terakbar di dunia karena hanya menempati peringkat ketiga.

Korban Kebengisan Kartel Narkoba Kolombia

Berakhirnya perjalanan Kolombia di Amerika Serikat menjadi awal tragis kisah Andres Escobar. Hanya berselang 10 hari setelah gol bunuh diri itu, Escobar ditemukan tewas di kota kelahirannya, Medellin, Kolombia.

Kejadian nahas itu terjadi hari ini 24 tahun silam. Escobar yang sedang menikmati hari bersama keluarganya tiba-tiba diberondong 12 tembakan oleh orang tak dikenal. Ia pun mati seketika.

Belakangan diketahui bahwa penembakan tersebut melibatkan kartel narkoba Kolombia. Ia dijadikan sasaran oleh bos-bos narkotika di sana. Terlebih sang penembak berteriak “Gol” saat melancarkan aksinya.

andres escobar the sun
The Sun

New York Times melaporkan bahwa gembong narkoba tersebut rugi jutaan dollar karena gol bunuh diri sang pemain. Tudingan itu sampai saat ini masih samar-samar.

Setahun kemudian kepolisian Kolombia menangkap Humberto Munoz Castro, seorang sopir yang mengantar si algojo saat menghabisi pemain yang saat itu masih berusia 27 tahun. I

Humberto Munoz Castro dinyatakan bersalah dan dijatuhi hukuman 43 tahun penjara. Namun, pada 2005 silam ia sudah dibebaskan.

Hingga saat ini dalang pembunuh bintang Kolombia itu belum ditangkap. Bahkan motif pembunuhan juga belum bisa dipastikan.

Masih banyak yang percaya penyebab kematian Andres Escobar seperti yang disinggung di atas. Tapi tidak sedikit pula yang meyakini jika penembakan dilakukan para kartel narkoba sebagai peringatan untuk pemerintah Amerika Serikat dan Kolombia yang ingin menghabisi mereka.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

James Rodriguez Jarang Main, Legenda Kolombia Serang Zidane

dinasti
James Rodriguez Jarang Main, Legenda Kolombia Serang Zidane 114

Football5Star.com, Indonesia – Legenda Kolombia, Faustino Asprilla, frustasi melihat James Rodriguez jarang dimainkan oleh Zinedine Zidane di Real Madrid. Asprilla menganggap bahwa James harus mendapatkan respek yang lebih.

James musim ini baru kembali dari masa peminjaman dua musim di Bayern Munich. Tapi pemain timnas Kolombia itu baru bermain selama 13 kali di semua kompetisi. Padahal sebelum dipinjamkan ke Bayern, James mampu bermain lebih dari 30 kali di Madrid. Dan itu membuat Asprilla kesal.

Faustino Asprilla newcastle united americatv.com
americatv.com

“James bukannya tidak bertanggung jawab. Dia berlatih setiap hari seperti pemain lain. Para pelatih mengatakan mengatakan bahwa semua pemain memiliki kewajiban untuk memberikan motivasi kepada pemain pengganti. Tetapi mereka memiliki tiga atau empat yang selalu bermain. Di Real Madrid, ada pemain yang datang dari bawah dan muncul,” ucap Asprilla seperti dikutip Football5Star.com dari Blu Radio.

Mantan pemain Parma itu bahkan muak dengan Zidane dan menyumpahinya dengan kalimat yang tidak senonoh.

“Jangan bilang ke saya bahwa pencetak gol terbanyak Piala Dunia berada di bawah Mariano atau siapa pun dalam urutan. Harus ada sedikit respek. James itu pemain yang sabar. Satu hal yang ingin saya katakan kepada Zidane: Makan tuh kotoran!”

James Rodriguez di datangkan oleh Real Madrid dengan harga 75 juta euro dari AS Monaco pada 2014. Dia total mencetak 37 gol dari 124 laga bersama Los Blancos.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Marcus Rashford Sebut Momen Terbaiknya Bersama Timnas Inggris

Banner LFS Baru

Football5Star.com, Indonesia – Pemain Manchester United, Marcus Rashford, ungkapkan momen terbaiknya bersama timnas Inggris. Yaitu pada saat Inggris menang adu penalti melawan Kolombia di Piala Dunia 2018.

Rashford berkata walaupun itu bukan dihitung gol, tetapi adu penalti itu merupakan momen terbaiknya bersama The Three Lions.

“Saya pikir ini tidak dihitung sebagai gol, namun adu penalti saat melawan Kolombia merupakan momen terbesar saya. Inggris tidak pernah menang dalam adu penalti dalam waktu yang lama dan kami selalu berbicara tentang itu sebagai sebuah tim, mengubah persepsi seperti apa yang dimainkan oleh tim nasional Inggris,” ucap Rashford seperti dikutip Football5Star.com dari Youtube Channel timnas Inggris.

Marcus Rashford melanjutkan “kami hanya ingin menjadi diri kami sendiri dan menciptakan gaya kami sendiri. Bahkan jika kami kalah dalam pertandingan itu, kami ingin kalah dengan cara kami bermain. Itu adalah momen besar dan besar bagi tim yang lolos lewat adu penalti.”

Pada pertandingan itu, laga berlangsung imbang 1-1 setelah Hary Kane mencetak gol terlebih dahulu, dan dibalas oleh Yeri Mina pada menit-menit akhir laga. Pada babak adu penalti, Inggris lolos ketika Jordan Pickford berhasil menepis tendangan Carlos Bacca.

Karena hal itu, Inggris berhasil masuk ke perempat final Piala Dunia 2018 melawan Swedia. Kans Inggris baru kandas setelah mereka dikalahkan Kroasia 2-1 di semi final.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

James Rodriguez Ingin Keluar dari Madrid, Tetapi Ada Beberapa Masalah

Banner LFS Baru

Football5Star.com, Indonesia – James Rodriguez ingin sekali keluar dari Real Madrid musim panas nanti. Madrid juga ingin sekali menjualnya musim panas nanti mengingat kontrak James akan habis musim depan. Tetapi ada beberapa masalah.

Pandemi virus corona yang terjadi saat ini membuat beberapa klub besar tidak bisa belanja gila-gilaan. Peminat James pun juga tidak terlalu banyak.

Menurut Football5Star.com dari Marca ada tiga klub Premier League yang tertarik dengan James, yaitu Arsenal, Everton, dan Wolves.

Everton saat ini dilatih oleh Carlo Ancelotti, pelatih yang membesarkan dia di Real Madrid. Sedangkan Wolves adalah klub yang sangat dekat dengan agen dari James, Jorge Mendes.

James Rodriguez Ingin Keluar dari Madrid, Tetapi Ada Beberapa Masalah
Daily Mail

Tetapi permasalahannya, James menolak pindah ke Premier League musim panas lalu. Dia hanya menginginkan Napoli, tetapi negosiasi berjalan buntu. Dengan hanya klub-klub Premier League yang menginginkan dia musim ini, mungkin James harus berpikir ulang tentang keputusannya.

James juga dikabarkan tidak mau bermain di klub seperti Wolves dan Everton mengingat klub-klub itu tidak pernah bersaing dalam meraih gelar juara.

Arsenal menjadi satu-satunya klub besar yang tertarik mendatangkan pemain asal Kolombia itu. Tetapi lagi-lagi karena wabah virus corona, Arsenal tidak bisa belanja besar apalagi andai The Gunners gagal masuk Liga Champions musim depan.

Andai James tidak berhasil dijual, otomatis mantan pemain AS Monaco itu harus menunggu kontraknya habis musim depan supaya klub-klub bisa mendatangkannya secara gratis.

Musim ini James Rodriguez baru bermain 13 kali dan hanya mencetak 1 gol pada semua kompetisi.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Pelatih Kolombia: Situasi James Rodriguez di Madrid Aneh

Banner LFS Baru

Football5star.com, Indonesia – Pelatih timnas Kolombia, Carlos Queiroz, angkat suara terkait situasi James Rodriguez yang tak kunjung jadi pilihan utama di Real Madrid. Ia mengatakan hal tersebut bisa berdampak pada masa depan sang pemain di tim nasional.

James Rodriguez baru dimainkan 13 kali di semua kompetisi bersama Real Madrid musim ini. Tapi hanya tiga kali dia terpilih sebagai starter. Selain karena kalah bersaing, minimnya menit bermain sang winger juga diakibatkan oleh cedera ligamen yang dialami.

Situasi ini pun membuat Carlos Queiroz khawatir. Jika kondisi sang pemain tak kunjung membaik, ia tidak punya pilihan lain selain mencoretnya dari timnas Kolombia.

James Rodriguez dinilai tak profesional oleh Hector Fabio Cruz yang pernah jadi dokter timnas Kolombia.
Semana

“Yang bisa saya katakan adalah kami dan federasi berhati-hati untuk menjaga semua pemain. Situasi James sangat mengkhawatirkan. Kita tahu bahwa dia berada dalam situasi sulit saat ini,” kata Queiroz seperti dilansir AS, Jumat (28/2/2020).

“Ini adalah situasi yang secara teknis dan profesional tidak baik. Disaat bersamaan ada pemain lain yang bermain lebih sedikit. Kasus James sangat aneh, ini musim yang aneh untuknya,” imbuhnya.

Terlepas dari kondisi yang tidak menentu James Rodriguez di Santiago Bernabeu, pelatih asal Portugal menegaskan bahwa dia tidak pernah meragukan kualitas pemainnya itu. Namun, ia harus mengambil keputusan yang tepat untuk timnya.

“Tidak ada yang mempertanyakan kualitas James. Saya melakukan segala cara agar pemain saya dalam kondisi terbaik dan sudah jadi kewajiban saya untuk memastikan para pemain pantas untuk dimainkan,” tutup Carlos Queiroz.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Pelatih Kolombia Perintahkan James Rodriguez Tinggalkan Madrid

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Situasi sulit James Rodriguez di Real Madrid membuat pelatih timnas Kolombia, Carlos Queiroz, habis kesabaran. Ia dilaporkan meminta pemainnya itu untuk meninggalkan Santiago Bernabeu secepat mungkin.

Seperti yang diketahui, James Rodriguez baru kembali ke Real Madrid musim ini. Sebelumnya ia dipinjamkan ke Bayern Munich selama dua musim dan menuai sukses di sana.

Sekarang, sejak kembali ke El Real, ia tak kunjung mendapat tempat utama. Dari sembilan penampilan, hanya dua kali sang gelandang menjadi starter. Hal ini pula yang membuat Carlos Queiroz marah.

James Rodriguez - Real Madrid - Reuters
Reuters

Jurnalis Kolombia, Carlos Antonio Velez, mengklaim bahwa sang pelatih sudah meminta anak asuhnya itu untuk keluar dari klub ibu kota Spanyol. Ia mengatakan Queiroz ingin semua pemain mendapat jam terbang yang cukup di klub masing-masing.

“Queiroz menghubungi James dan melihat kemungkinan apa yang dia miliki di klub lain dan menyuruhnya untuk meninggakan Real Madrid. Dia bilang bahwa dia mengharuskannya pergi, pergi ke klub mana pun yang bisa memberinya waktu bermain lebih banyak,” kata Carlos Antonio Velez seperti dikutip Football5star dari AS, Kamis (5/12/2019).

“Dia ingin semua pemainnya bermain di klub, bukan hanya jadi cadangan, sekali pun bermain untuk klub sebesar Madrid,” katanya lagi.

Sebelumnya, pelatih asal Portugal itu sempat menyindir pemain 29 tahun itu. “Pesepak bola lahir untuk bermain bola. Penyanyi lahir untuk bernyanyi dan penari lahir untuk menari. Jika Anda tidak menari, tidak bernyanyi, atau tidak bermain bola, maka Anda sudah kehilangan peluang,” ujar Queiroz.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Tak Ada Nama Radamel Falcao di Skuat Timnas Kolombia

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Bomber Galatasaray, Radamel Falcao, tidak menjadi bagian dari 23 pemain timnas Kolombia untuk partai internasional pekan depan. Pemain 33 tahun itu tak masuk ke skuat Carlos Queiroz karena sedang menderita cedera pergelangan kaki.

Cedera tersebut memang sudah cukup lama diderita oleh Radamel Falcao. Sejauh ini, ia sudah absen membela Galatasaray dalam tujuh pertandingan terakhir dan belum diketahui kapan akan kembali merumput.

Falcao bukanlah satu-satunya penyerang timnas Kolombia yang harus absen karena cedera. Los Cafeteros juga tak bisa menggunakan jasa bomber Atalanta, Duvan Zapata. Ia masih harus menjalani perawatan akibat cedera otot ketika memperkuat timnas Kolombia di partai internasional bulan lalu.

Radamel Falcao - Timnas Kolombia - El Pais Cali
El Pais Cali

Cederanya Falcao dan Zapata tentu membuat Queiroz merasa cukup pusing. Sebagai pengganti dari kedua pemain itu, ia memutuskan untuk membawa penyerang Rangers, Alredo Morelos. Selain itu, ia juga membawa wajah baru, Stiven Mendoza, untuk menambal lubang di lini serang Los Cafeteros.

DAFTAR PEMAIN TIMNAS KOLOMBIA:

Penjaga Gawang: David Ospina (Napoli), Aldair Quintana (Atletico Nacional), Eder Chaux (Patriotas)

Bek: Stefan Medina (Monterrey), Santiago Arias (Atletico Madrid), Jeison Murillo (Sampdoria), Davinson Sanchez (Tottenham Hotspur), Yerry Mina (Everton), Jhon Lucumi (Genk), William Tesillo (Club Leon), Johan Mojica (Girona)

Gelandang: Juan Cuadrado (Juventus), Wilmar Barrios (Zenit St Petersburg), Jefferson Lerma (Bournemouth), Steven Alzate (Brighton), Mateus Uribe (FC Porto), Yairo Moreno (Club Leon)

Penyerang: James Rodriguez (Real Madrid), Luis Muriel (Atalanta), Alfredo Morelos (Rangers), Stiven Mendoza (Amiens), Luis Diaz (FC Porto), Roger Martinez (Club America)

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Pelatih Atalanta Dibuat Naik Pitam Oleh Timnas Kolombia

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Atalanta, Gian Piero Gasperini, dibuat sangat marah dengan cedera yang dialami oleh penyerang andalannya, Duvan Zapata. Ia pun melayangkan wacana untuk menghapus pertandingan persahabatan antarnegara di jeda internasional.

Duvan Zapata dipastikan harus absen selama beberapa pekan setelah menderita cedera robek otot. Cedera tersebut ia derita ketika memperkuat timnas Kolombia pada partai persahabatan melawan Cile beberapa waktu lalu.

“Rasanya percuma jika para pemain pergi ke luar negeri dan bermain pada partai persahabatan yang tak memiliki arti. Mereka harus menjalani tur yang sangat berat selama 12-13 hari dan tak mendapatkan apapun,” ujar Gian Piero Gasperini dikutip dari laman Football Italia.

Gian Piero Gasperini - Duvan Zapata - Atalanta - X Sports
X Sports

“Lalu, kami mengeluhkan jika ada pemain yang cedera. Terlebih jika ia cedera pada pertandingan yang tak disaksikan siapa pun. Partai persahabatan antarnegara merupakan sebuah hal yang sangat tidak berguna,” ujar Gasperini menambahkan.

Cederanya Zapata tentu menjadi kerugian yang cukup besar untuk Atalanta. Pasalnya, mereka harus melakoni laga berat hingga awal bulan November mendatang.

Akhir pekan nanti, mereka akan melawat ke markas Lazio dalam partai lanjutan Serie A. Empat hari berselang, mereka akan menantang Manchester City dalam partai Liga Champions. Selepas dua laga tersebut, mereka akan menghadapi Udinese (27/10), Napoli (31/10), Cagliari (3/11) dan Manchester City (7/11).

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Brasil vs Kolombia: Gol Neymar Selamatkan Selecao dari Kekalahan

Football5Star.com, Indonesia – Timnas Brasil harus puas bermain imbang kontra Kolombia dalam laga persahabatan yang digelar di Hard Rock Stadium, Miami, Sabtu (7/9/2019). Gol Neymar menyelamatkan muka Selecao dari kekalahan.

Bermain dengan formasi 4-3-3, Brasil tampil menyerang dengan mengandalkan quarted Coutinho, Neymar, Richarlison dan Roberto Firmino. Di kubu lawan, Kolombia menempatkan tiga penyerang di depan yakni Roger Martinez, Luis Muriel dan Duvan Zapata.

Menyerang sejak menit awal, Brasil mampu unggul lebih dulu lewat gol dari Casemiro di menit ke-19. Gelandang Real Madrid tersebut berhasil meneruskan umpan yang diberikan oleh Neymar.

Akan tetapi, lima menit kemudian, Kolombia berhasil menyamakan kedudukan melalui titik putih. Casemiro yang tadi mencetak gol kini justru memberikan keuntungan bagi Kolombia. Luis Muriel yang mengeksekusi tendangan penalti tanpa halangan untuk menjebol gawang Brasil yang dikawal oleh Ederson Moraes.

Pada menit ke-34, kombinasi antara Duvan Zapata dan Luis Muriel kembali membuahkan gol bagi Kolombia. Luis Muriel yang menerima umpan dari Duvan Zapata lagi-lagi mampu membobol gawang Brasil.

Hingga babak pertama usai, skor 2-1 untuk keunggulan Kolombia tak berubah.

timnas brasil miamiherald
Para pemain Brasil merayakan gol dari Casemiro. (Miami Herald)

Memasuki babak kedua, skuat Selecao kini lebih tampil aktif melalui serangan-serangan yang dilakukan oleh Philippe Coutinho. Beberapa kali pemain anyar Bayern Munchen ini membuat barisan pertahanan Kolombia kerepotan.

Serangan Brasil pun membuahkan hasil. Neymar berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Menerima umpan dari Dani Alves, Neymar dengan mudah menceploskan bola ke gawang Kolombia yang dijaga oleh David Ospina.

Tak ada gol yang kembali tercipta hingga laga usai. Skor 2-2 tetap bertahan untuk kedua tim. Brasil dan Kolombia pun harus puas dengan hasil imbang.

SUSUNAN PEMAIN BRASIL VS KOLOMBIA:

BRASIL: Ederson, Dani Alves, Alex Sandro, Thiago Silva, Marquinhos, Casemiro, Arthur, Philippe Coutinho, Roberto Firmino, Neymar, Richarlison.

Cadangan: Weverton, Fagner, Eder Militao, Samir, Jorge, Allan, Bruno Henrique, David Neres, Vinicius Junior, Lucas Lima, Ivan.

KOLOMBIA: David Ospina, Stefan Medina, Yerry Mina, Davinson Sanchez, Wilmar Barrios, William Tesillo, Mateus Uribe, Juan Cuadrado, Roger Martinez, Luis Muriel, Duvan Zapata.

Cadangan: Alvaro Montero, Jhon Lucumi, Oscar Muriel, Luis Orejuela, Rafael Santos Borre, Yairo Moreno, Luis Diaz, Jefferson Lerma, Cristian Borja, Orlando Berrio, Aldair Quintana.

Kolombia Tuan Rumah Final Copa America 2020

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Argentina dan Kolombia akan menjadi tuan rumah bersama pada Copa America 2020. CONMEBOL memutuskan laga final akan berlangsung di Kolombia.

Kepastian La Tricolor julukan Kolombia menyelenggarakan laga final Copa America 2020 disampaikan oleh Federasi Sepak Bola Kolombia (FCF), Jumat (28/6/2019). Maka, ini akan menjadi kesempatan kedua kali bagi La Tricolor memyelenggarakan laga setelah pertama kali pada tahun 2001.

Pada tahun 2001, La Tricolor berhasil menjadi juara setelah mengalahkan Meksiko dengan skor 1-0 sekaligus gelar juara yang pertama sepanjang sejarah turnamen antar negara Amerika Selatan.

copa america conmebol kolombia nbc sports
nbcsports.com

“Komite eksekutif Federasi Sepak Bola Kolombia bangga dan senang mengumumkan bahwa final Copa America Kolombia-Argentina 2020 akan dimainkan di negara kami,” bunyi pernyataan resmi FCF.

FCF pun merasa senang ditunjuk oleh CONMEBOL menyelenggrakan laga final Copa America 2020 dan akan mempersiapkan segala hal laga penting itu dapat berjalan maksimal.

“Merupakan hak istimewa mendapatkan kepercayaan ini dari pihak CONMEBOL, untuk memilih kami sebagai tempat penyelenggaraan final turnamen paling penting di Amerika Selatan,”

“Konfederasi Sepak Bola Amerika Selatan dapat memastikan bahwa kami akan melakukan semua upaya kami dan menempatkan semua profesionalisme dan kerja keras kami untuk menjadikan final Copa America 2020 sebagai acara yang tak terlupakan,” tambah pernyataan resmi FCF.

La Tricolor di Copa America 2019 yang sedang berlangsung berhasil lolos ke babak perempat final. Namun, skuat asuhan Carlos Queiroz itu langkahnya terhenti oleh Cile setelah kalah pada babak adu penalti.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]