Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Pemain Jepang yang Berkiprah di Indonesia

terassd
Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Pemain Jepang yang Berkiprah di Indonesia 8

Football5Star.com, Indonesia – Liga 1 Indonesia, mempunyai satu kuota pemain asing khusus dari AFC atau Asia. Pemain Jepang, biasanya menjadi salah satu pilihan klub untuk mengisi slot tersebut.

Dari pemain Jepang yang ada, beberapa diantaranya sudah bermain cukup lama di Indonesia. Tapi ada juga yang hanya bermain sebentar. Berikut daftarnya.

Shohei Matsunaga

Kamu Pasti Gak Tahu 5 Pemain Jepang yang Berkiprah di Indonesia
Goal

Sudah pasti Shohei Matsunaga mungkin pemain Jepang yang paling terkenal di Indonesia. Wajar saja karena dia sudah bermain di Indonesia sejak 2011. Dia merupakan didikan dari klub Jerman Schalke 04.

Dia akhirnya bergabung ke Persib pada tahun 2011. Setelah itu dia sempat bolak balik dan melalang buana ke klub Indonesia lainnya. Seperti Persiba Balikpapan, Gresik United, Persela, PSMS, dan saat ini PSIS.

Kei Hirose

Kamu Pasti Gak Tahu 5 Pemain Jepang yang Berkiprah di Indonesia
Goal

Berbeda dengan Matsunaga yang mempunyai karir yang lama di Indonesia. Kei Hirose hanya bermain semusim di Liga 1. Tepatnya musim lalu bersama Persela.

Sebelum ke Persela, dia bermain di Liga Premier Malta bersama dua klub yang berbeda, Lija Athletic dan Mosta. Saat ini dia memperkuat tim Malaysia Johor Darul Ta’zim II.

Kenji Adachihara

Kamu Pasti Gak Tahu 5 Pemain Jepang yang Berkiprah di Indonesia
@adachi__kenji

Kenji Adachihara sempat menjadi andalan lini depan Bontang FC selama dua tahun (2009-2011). Sebelumnya dia memperkuat tim Albirex Niigata Singapore di Liga Primer Singapura.

Setelah memperkuat Bontang, dia berpindah-pindah klub dari Persiba Balikpapan, Persib dan Persita.

Kunihiro Yamashita

Kamu Pasti Gak Tahu 5 Pemain Jepang yang Berkiprah di Indonesia
Goal

Fakta unik dari Kunihiro Yamashita adalah selama berkarier di Indonesia, dia sama sekali tidak pernah memperkuat klub asal Pulau Jawa. Yamashita masuk ke Indonesia pada 2017 dan bermain bersama Borneo FC, setelah itu dia pindah ke Perseru Serui yang nantinya berganti nama menjadi Badak Lampung.

Sebelum bermain di Indonesia bermain di Liga Primer Singapura selama 5 tahun dan memperkuat tiga klub, Albirex Niigata (S), Tampines Rovers, dan Hougang United.

Tomoyuki Sakai

Kamu Pasti Gak Tahu 5 Pemain Jepang yang Berkiprah di Indonesia
Antara

Tomoyuki Sakai mungkin nama paling elit dalam daftar ini. Mengapa? karena dia pernah memperkuat timnas Jepang senior. Bukan hanya itu, dia juga bermain mewakili Jepang U-23 di Olimpiade 2000 bersama Hidetoshi Nakata dan Shunsuke Nakamura. Dia juga memenangkan gelar J1 League bersama Urawa Reds di tahun 2006.

Sakai menjadikan Indonesia sebagai penutup kariernya. Dia bermain bersama Pelita Jaya di tahun 2010-11. Di musim selanjutnya dia bermain di Persiwa dan Persiram, sebelum akhirnya pensiun di Deltras Sidoarjo.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Pemain Jepang Siap Bawa Badak Lampung Juara Liga 1 2019

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Pemain asal Jepang yang membela Badak Lampung FC (BLFC), Kunihiro Yamashita mengaku siap untuk membawa BLFC menjadi juara Liga 1 2019.

“Saya datang ke klub ini dengan konsep yang sangat jelas. Saya berharap bisa memberikan hasil yang terbaik. Target saya adalah juara Liga 1,” kata Kunihiro seperti dikutip www.old.football5star.com dari akun Instragram klub BLFC.

Sebelum membela BLFC, Kunihiro mengawali kariernya di Ryutsu Keizai University. Pada 2010, ia bermain di Liga Singapura bersama Albirex Nigata Singapore.

https://www.instagram.com/p/BwE5CaoHrZE/

Pemain yang berposisi sebagai bek ini datang pertama kali ke Indonesia pada 2017 lalu dengan membela Borneo.

“Saya sudah bermain di Indonesia selama 2 tahun. Di musim pertama saya di Borneo setelah itu ke Perseru Serui,” ucap bek berusia 32 tahun tersebut.

Menurut Kunihiro Yamashita, faktor pelatih Jan Saragih yang membuatnya memutuskan untuk membela Badak Lampung FC di musim ini.

“Ketika pertama datang, Jan memberitahukan konsep ini dan saya langsung tertarik,” tutup Kunihiro.

Sebelumnya klub ini juga sukses mendatangkan Arthur Irawan serta Talahohu Mushafry. Klub ini juga teken kontrak dengan eks striker klub Brasil, Treze FC, Francisco Torres.

Geliat BLFC memang cukup menyita perhatian pencinta sepak bola nasional. BLFC merupakan Perseru Serui yang diakuisisi oleh penguasa asal Lampung.

Selama Liga 1 musim 2019 ini BLFC akan bermarkas di Stadion Sumpah Pemuda Lampung Sakti.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Persib Datangkan Eks Perseru untuk Gantikan Igbonefo

Football5star.com, Indonesia – Kepergian Victor Igbonefo dari Persib Bandung musim ini membuat manajemen bergerak cepat mencari penggantinya. Pilihan pun jatuh kepada eks pemain Perseru Serui, Kunihiro Yamashita.

Yamshita dikontrak Persib hingga semusim ke depan untuk menggantikan Igbonefo yang hijrah ke Liga Thailand. Namanya pun dipersiapkan pelatih Miljan Radovic untuk menghadapi Persiwa Wamena pada leg kedua Piala Indonesia Senin (4/2/1/2019).

Satu lagi pemain Indonesia merumput di luar negeri. Kali Ini adalah Victor Igbonefo, bek naturalisasi Indonesia yang bermain di klub Thailand, PTT Rayong - Football5star - Instagram @vicshaga
@vicshaga

Walau baru tiba di Bandung pada Rabu (30/1/2019) bek asal Jepang ini langsung mengikuti latihan rutin bersama rekan-rekan barunya pada Kamis pagi di Sport Jabar Arcamanik, Bandung. Kehadirannya sekaligus mengisi jatah pemain asing Asia tim berjuluk Maung Bandung tersebut.

Pemain berusia 32 tahun ini bukanlah wajah baru di kompetisi sepak bola Indonesia. Sebelum memperkuat Perseru musim lalu, ia sudah lebih dulu bermain untuk Borneo FC pada Liga 1 2017.

Menjalani musim perdana di Indonesia, pemain asal Jepang ini mengoleksi 31 laga dan mencetak dua gol untuk Borneo. Sedangkan saat memperkuat Perseru ia mencatatkan 28 penampilan dengan menorehkan dua gol.

Keberadaan Yamashita di klub asal Papua itu pun menjadi salah satu faktor kesuksesan mereka bertahan di Liga 1 musim depan. Padahal sepanjang musim mereka berada di zona degradasi.

Sementara bersama Persib musim depan, mantan pemain Tampines Rovers itu akan diplot sebagai bek tengah bersama Bojan Malisic. Keduanya akan bahu-membahu mengawal lini belakang klub kebanggaan warga Jawa Barat itu.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Dua Pemain Asing Borneo FC Keluhkan Partai Usiran

Football5star.com, Indonesia РDua penggawa asing Borneo FC, Shane Smeltz dan Kunihiro Yamashita, mengeluhkan partai usiran yang harus dijalani timnya. PSSI melalui PT Liga Indonesia Baru, melarang tim berjuluk Pesut Etam tersebut untuk tampil di Samarinda dalam beberapa pertandingan.

Hukuman tersebut didapat akibat dugaan intimidasi terhadap wasit yang dilakukan oleh Presiden Klub, Nabil Hussein. Alternatif lokasi yang kemudian dipilih manajemen adalah Bontang yang berjarak 118 kilometer ke arah utara. Para pemain Borneo FC harus menempuh perjalanan darat menggunakan bis dan melewati medan yang didominasi perbukitan.

“Perjalanannya cukup menguras tenaga dan pikiran karena letaknya lumayan jauh dari Balikpapan. Rasanya seperti naik¬†roller-coaster,” ungkap pemain asal Selandia Baru, Shane Smeltz.

Hal senada juga disampaikan oleh pemain asal Jepang, Kunihiro Yamashita. Mantan pemain Tampines Rovers tersebut mengaku lelah harus melewati bukit dan hutan khas Kalimantan. Namun, hal tersebut tidak menyurutkan semangatnya demi meraih tiga poin untuk timnya.

“Sangat seru sekali. Rasanya seperti melakukan petualangan bersama rekan setim. Saya tidak mempermasalahkan harus bermain dimana. Saya selalu siap karena saya dibayar untuk main,” ungkapnya.

Perjuangan tim asuhan Iwan Setiawan menempuh perjalanan jauh ke Bontang tidak sia-sia. Pasalnya, mereka berhasil pulang ke Samarinda dengan tiga poin usai mengandaskan perlawanan Persiba Balikpapan, 1-0. Gol semata wayang Borneo dicetak oleh Smeltz, yang sejak awal mengeluhkan perjalanan jauh. Kemenangan tersebut membawa mereka merangsek ke possisi delapan dengan raihan 36 poin.

Piala Presiden 2017: Duet Tembok Tangguh Jadi Modal Optimisme PBFC

Football5star.com, Indonesia – Keberhasilan Pusamania Borneo FC (PBFC) menjaga keperawanan gawang mereka sepanjang Piala Presiden 2017 tak cuma berkat performa apik kiper Wawan Hendrawan. Peran duo bek tengah Kunihiro Yamashita dan Dirkir Khon Glay pun dinilai sangat vital.

Dalam 4 laga yang sudah dilalui hingga babak 8-besar, yakni melawan Barito Putera, Bali United, Sriwijaya FC, hingga Madura United, PBFC selalu mencatat clean-sheet. Dalam semua laga itu, duet Yamashita dan Dirkir selalu tamil menawan.

Dilansir Labbola, keduanya memiliki statistik elok, yakni 76 kali clearence, tekel, dan interception, 85 persen memenangi area duel, 15 kali memblok tembakan lawan, 12 di antaranya dilakukan Dirkir. Selain itu, pemain timnas Liberia ini memilih jumlah tekel sukses terbanyak kedua sejauh ini di Piala Presiden 2017.

Pelatih PBFC di Piala Presiden 2017, Ricky Nelson pun tak membantah penilaian tersebut. Dirinya menilai pengalaman dan kokohnya tembok yang digalang duet Jepang-Liberia itu adalah salah satu kunci gawang timnya masih perawan hingga saat ini.

“Kunci sukses keberhasilan kita tak lepas dari peran mereka di lini belakang. Ini berpengaruh terhadap skema tim, semua pemain jadi lebih nyaman bermain, karena lini belakang yang berkualitas,” papar Ricky.

Dengan modal itu, PBFC semakin optimistis dalam menatap laga semifinal melawan Persib Bandung Pesut Etam akan lebih dahulu menjadi tuan rumah pada leg pertama di Stadion Segiri, Kamis (2/3), sebelum bermain di Bandung pada Sabtu (5/2).