Pemain Galatasaray Ini Kena Kartu Merah karena Pukul Rekan Setim

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Kejadian unik terjadi di laga Super Lig Turki yang mempertemukan Giresunspor vs Galatasaray. Bek Galatasaray, Marcao, terkena kartu merah karena memukul rekan timnya sendiri.

Pada menit ke-61, Marcao menanduk dan kemudian melemparkan pukulan ke Kerem Akturkoglu sebelum dipisahkan oleh para rekan tim lainnya.

Pemain Galatasaray Ini Kena Kartu Merah karena Pukul Rekan Tim Sendiri
Tasscao

Marcao diusir keluar setelah peninjauan VAR atas insiden tersebut dan kemungkinan sekarang akan menghadapi hukuman lebih lanjut karena berkelahi di lapangan.

Beruntung, kartu merah Marcao tak berpengaruh terhadap hasil tim karena Galatasaray tetap berhasil menang 2-0 lewat gol Mbaye Diagne dan gol penalti Alexandru Cicaldau.

Hukuman dari Liga dan Galatasaray untuk Marcao

Marcao berpotensi terkena hukuman berat karena menurut regulasi Liga Turki, insiden ini diklasifikasikan sebagai “serangan” dan dapat mengakibatkan larangan bermain yang cukup lama. Sesuai aturan, Marcao bisa menghadapi larangan bermain antara 5-10 pertandingan karena tindakannya.

Bukan hanya hukuman dari pihak liga, Marcao juga nampaknya akan terkena hukuman dari pihak klub. Sang pelatih, Fatih Terim mengkonfirmasi hal itu.

Marcao meninggalkan lapangan setelah diusir wasit gara-gara menyerang rekan setimnya di Galatasaray.
beinsports.com

“Klub akan melakukan apa yang diperlukan dengan cara mereka sendiri. Marcao akan meminta maaf kepada Kerem dan anggota tim lainnya atas perilakunya,” ucap Fatih Terim seperti dikutip Football5Star.com dari Goal International.

Marcao merupakan pemain asal Brasil yang bermain di Galatasaray sejak Januari 2018. Dia direkrut dari klub Portugal, GD Chaves dengan harga 4 juta euro. Total Marcao sudah mencatatkan 102 penampilan untuk klub yang berbasis di Istanbul itu.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Ada Pemain Berdarah Indonesia di Liga Turki 2021-22

Banner Gamespool Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Liga Turki 2021-22 akan diramaikan oleh aksi pemain berdarah Indonesia, Joey Pelupessy. Klub Liga Turki, Giresunspor resmi merekrut pemain berdarah Indonesia itu dari klub Liga Inggris, Sheffield Wednesday.

Dikutip Football5star.com dari Examinerlive, Sabtu (7/8/2021), Joey Pelupessy didatangkan klub Liga Turki, Giresunspor dengan secara gratis. Sheffield Wednesday sebelumnya memutuskan untuk tidak memperpanjang kontrak pemain 28 tahun tersebut.

Ada Pemain Berdarah Indonesia di Liga Turki 2020-21

Joey Pelupessy sendiri menyebut bahwa dirinya sudah siap untuk mendapat tantangan baru di Liga Turki bersama Giresunspor.

“Kontrak saya dengan Sheffield Wednesday telah berakhir. Memang ada minat. Saya berharap untuk kejelasan. Anda tidak pernah ingin menunggu terlalu lama. Jika ada sesuatu yang baik untuk keluar, saya akan melakukannya,” ucap pemain berdarah Indonesia tersebut.

Penampilan Joey bersama Sheffield Wednesday memang tergolong kurang baik. Saat klub Divisi Championship itu bertemu Manchester City di Piala FA, Joey jadi pemain yang paling banyak mendapat kritikan.

Joey Pelupessy dan Aksi Sosial Pemain Berdarah Maluku

Beberapa waktu lalu, sebuah organisasi sosial bernama Maluku United saat ini tengah menjalankan misi yang ditujukan untuk talenta muda Indonesia Timur. Misi tersebut ialah membantu anak-anak di Indonesia Timur untuk jadi pemain profesional dan merentas karier di Eropa.

“Maluku United saat ini sedang membangun masa depan bakat sepak bola di Maluku. Sejak 2021, kami telah bergabung dan bekerja sama dengan sekolah sepak bola di Belanda,” tulis pernyataan Maluku United.

Joey Pelupessy, Pemain Berdarah Indonesia Ramai Dihujat Publik Sepak Bola Inggris vs Manchester City FA Cup - examinerlivecouk

Pihak Maluku United menargetkan akan membina 400 talenta Indonesia Timur yang terbesar di Tanimbar, Kei Kecil, Maluku Utara, Timor dan Babar. Yang menarik, Maluku United juga memberikan alternatif untuk anak-anak yang tidak memiliki bakat sepak bola. Mereka itu nantinya akan mendapat pelatihan sesuai dengan skill masing-masing.

Misi sosial yang diemban oleh Maluku United ini mendapat dukungan penuh dari sejumlah pemain berdarah Indonesia seperti Kevin Diks. Selain Diks, ada juga Joey Pelupessy, gelandang Sheffield Wednesday, Jordy Tutuarima, bek De Graafschap.

Dukungan untuk gerakan Maluku United juga diberikan oleh Gaston Salasiwa, bek MVV Maastricht, Navarone Foor, eks gelandang Vitesse, serta pesepak bola wanita Ajax, Vanity Lewerissa.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Ditawari Gaji Kecil, Diego Costa Tolak Tawaran dari Klub Turki

gamespool
Ditawari Gaji Kecil, Diego Costa Tolak Tawaran dari Klub Turki 12

Football5star.com, Indonesia – Diego Costa sampai saat ini masih berstatus tanpa klub. Setelah kontraknya diputus oleh Atletico Madrid, pemain berdarah Brasil ini belum mendapatkan klub baru. Terbaru, Diego Costa bahkan menolak tawaran dari klub Turki, Trabzonspor.

Dikutip Football5star.com dari Diario AS, Jumat (22/1/2021), Costa menolak proposal yang diajukan Trabzonspor kepada dirinya. Tak main-main, eks pemain Chelsea itu mengacuhkan tawaran gaji sebesar 2,5 juta euro untuk kontrak tiga tahun.

Ditawari Gaji Kecil, Diego Costa Tolak Tawaran dari Klub Turki
Marca

Media Spanyol itu melaporkan bahwa pihak Costa menolak tawaran dari Trabzonspor karena gaji yang diharapkan tidak sesuai. Saat masih di Atletico Madrid, Costa kabarnya mendapat gaji sebesar 7 juta euro.

Tidak hanya Trabzonspor yang berkeinginan untuk bisa mendapatkan Costa. Kabar terbaru menyebutkan bahwa sejumlah klub Liga Qatar juga berminat untuk mendapatkan servis striker 32 tahun tersebut.

Sebenarnya kontrak Costa bersama Atletico baru akan berakhir pada Juni 2021. Namun pada akhir Desember 2020, manajemen klub terpaksa mendepak Costa.

Pihak klub merasa bahwa kelakuan Diego Costa sudah diluar batas. Sebelum kontraknya diputus, ia juga sempat mangkir dari sesi latihan klub.

Sejumlah media di Spanyol memprediksi awal sikap buruk Costa muncul akibat kedatangan Luis Suarez. Costa merasa kecewa karena sudah tidak lagi menjadi pilihan utama Diego Simone sejak kedatangan Suarez.

“Atletico Madrid dan Diego Costa telah mencapai kesepakatan untuk pemutusan kontrak yang akan berakhir pada 30 Juni 2021,” bunyi pernyataan Atletico saat itu.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Lukas Podolski Lega Mesut Oezil Keluar dari Arsenal

gamespool
Lukas Podolski Lega Mesut Oezil Keluar dari Arsenal 16

Football5Star.com, Indonesia – Pemain Antalyaspor, Lukas Podolski, lega setelah melihat mantan rekannya, Mesut Oezil, pindah dari Arsenal. Apalagi Oezil pindah ke liga yang sama dengan dirinya.

Oezil diputus kontraknya dengan Arsenal bulan ini dan dia sudah mendarat di Turki untuk segera menandatangani kontrak dengan Fenerbahce. Podolski menilai cara Arsenal mengeluarkan Oezil sangat tidak baik.

“Saya biasanya berpikir dengan seorang pemain yang berada di tahun keenam atau ketujuh bersama klub, untuk mengeluarkannya sepenuhnya dari skuad, itu sama sekali tidak baik,” ucap Podolski seperti dilansir Football5Star.com dari Bild.

Resmi ke Fenerbahce, Mesut Oezil Bakal Gunakan Nomor Tak Lazim

Mantan pemain FC Koeln itu melanjutkan, “Dia menunjukkan kelasnya di lapangan, dia tidak pernah bersikap negatif terhadap rekan-rekannya atau klub. Arsenal sebagai klub tidak terlihat positif dalam situasi ini selama beberapa bulan terakhir.”

Podolski baru datang ke Turki pada tahun lalu setelah bermain di Jepang bersama Vissel Kobe. Podolski merasa kedatangan Oezil ke Turki akan menjadi aset untuk liga.

“Saya senang Mesut Oezil akan bermain untuk kami di Turki di masa depan. Dia adalah aset bagi liga dan pada usia 32 tahun dia masih dalam usia sepakbola terbaik. Itu terjadi berulang kali di Super Lig bahwa nama-nama pemain hebat dihadirkan oleh bos klub untuk memuaskan para fans,” kata Lukas Podolski.

Pemain kelahiran Polandia itu melanjutkan, “Sungguh memalukan bahwa itu berakhir seperti ini. Tidak ada profesional yang puas jika dia tidak diizinkan bermain. Sekarang Oezil akhirnya bisa melakukan apa yang kita semua sukai lagi, bermain sepak bola.”

Mesut Oezil merupakan rekan tim Podolski di Arsenal maupun timnas Jerman. Mereka berdua merupakan bagian dari tim Die Mannschaft yang berhasil memenangkan Piala Dunia 2014.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Bermain di Fenerbahce Adalah Impian Masa Kecil Mesut Oezil

gamespool
Bermain di Fenerbahce Adalah Impian Masa Kecil Mesut Oezil 20

Football5star.com, Indonesia – Mesut Oezil resmi melanjutkan karier di tanah leluhurnya, Turki dengan bergabung ke Fenerbahce. Oezil mengaku bermain di Fenerbahce adalah impiannya saat masih kanak-kanak.

“Saya sangat senang karena saya selalu menjadi penggemar Fenerbahce. Ini adalah impian saya yang menjadi kenyataan,” kata Oezil seperti dikutip Football5star.com dari laman resmi klub, Selasa (19/1/2021).

Resmi ke Fenerbahce, Mesut Oezil Bakal Gunakan Nomor Tak Lazim

“Itulah mengapa saya sangat bersemangat untuk menggunakan jersey ini. Saya harap saya akan sukses dengan rekan satu tim. Saya berharap semuanya baik-baik saja. Saya selalu berharap yang terbaik,” tambahnya.

“Tuhan memberkati para pendukung. Mereka selalu memberikan dukungan. Kami sudah tahu seberapa besar kami sebagai keluarga besar Fenerbahce. Saat ini mereka menunjukkannya kembali. Saya sangat senang saat ini,”

Kepindahan Oezil ke Fenerbahce sekaligus mengakhiri masa baktinya selama tujuh setengah tahun di London utara. Nantinya di klub Turki tersebut, Oezil kemungkinan besar akan mengenakan nomor punggung 67 untuk sisa musim ini.

Hal itu diketahui dari unggahan Oezil di akun Twitter pribadinya. Selain itu nomor punggung 10 di Fenerbache masih menjadi milik striker asal Tanzania, Mbwana Samatta.

Menurut laporan media Turki, kedatangan Oezil sendiri akan sambut langsung oleh presiden klubm Ali Koc. Kedatangan Oezil pun dianggap direktur klub Fenerbahce, Emre Belozoglu sebagai langkah yang sangat positif.

“Fakta bahwa Mesut memiliki mimpi masa kecilnya dan Fenerbache memiliki mimpi yang sama, hal itulah yang kemudian semuanya menjadi dekat,” kata Emre.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Bermain di Bawah Hujan Salju, Pemain Klub Turki Dianggap “Casper”

gamespool
Bermain di Bawah Hujan Salju, Pemain Klub Turki Dianggap "Casper" 23

Football5star.com, Indonesia – Pertandingan lanjutan Liga Turki antara Istanbul Basaksehir vs Sivasspor di Stadion Fatih Terim, Minggu (17/1/2021) jadi sorotan dari banyak pihak. Bagaimana tidak, kedua tim bermain di tengah guyuran hujan salju yang cukup lebat.

Lapangan stadion Fatih Terim bahkan sampai tak terlihat lagi berwarna hijau karena sudah tertutup salju. Yang menarik kemudian, tim tamu datang dengan jersey berwarna putih. Tak hanya jersey bagian atas, pemain Sivasspor juga mengenakan celana serta kaos kaki berwarna putih.

https://twitter.com/ScotsIrishCelt/status/1350511851113754625

Tak pelak penampilan dari pemain Sivasspor ini jadi bahan guyonan sejumlah media di Inggris. Daily Mail misalnya menganggap para pemain ini berkamuflase menjadi hantu casper agar tak dikenali oleh pemain Basaksehir.

“Jersey serba putih mereka dari kaus kaki hingga kaos atas membuat mereka berkamuflase dengan lapangan pertandingan dan itu menjadi sangat sulit dikenali selama pertandingan,” tulis media Inggris tersebut.

Laga kedua tim sendiri berakhir dengan skor sama kuat 1-1. Istanbul Basaksehir sempat unggul terlebih dahulu lewat gol Danijel Aleksic pada menit ke-38, beberapa menit kemudian, Hakan Arslan membuat tim tamu menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Sekedar informasi, selama beberapa hari terakhir, negara Turki memang dilanda hujan salju yang cukup lebat. Di sejumlah kota di Turki cuaca dingin menyerang masyarakatnya. Cuaca juga semakin dingin di wilayah Anatolia Timur.

Dari data terbaru, per hari ini, Minggu, 17 Januari 2021, Turki masih dilanda hujan salju namun dengan intensitas ringan. Suhu di sejumlah wilayah Turki sudah mencapai angkat 1 derajat celcius.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Istanbul Basaksehir Juara Liga Turki untuk Pertama Kalinya

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Kejutan terjadi di Liga Turki musim ini. Istanbul Basaksehir menggebrak dengan menjuarai liga untuk pertama kalinya sepanjang sejarah klub.

Kepastian Istanbul Basaksehir juara didapat setelah menang tipis 1-0 atas Kayserispor pada pekan ke-33. Kemenangan tersebut membuat mereka unggul tujuh poin dari Trabzonspor yang ada di peringkat kedua.

Dengan kompetisi yang menyisakan satu pertandingan lagi, perolehan poin klub asuhan Okan Buruk sudah tidak mungkin dikejar lagi. Mereka kini sudah sah ditasbihkan sebagai juara untuk pertama kalinya.

Merangseknya Istanbul Basaksehir ke jajaran papan atas Liga Turki sudah diprediksi banyak pihak. Pasalnya mereka memiliki skuat mumpuni musim ini. Beberapa diantaranya bahkan pernah mencicipi kompetisi top Eropa.

Sebut saja Martin Skrtel yang pernah main untuk Liverpool, Gokhan Inler eks Napoli, bintang Brasil, Robinho, hingga eks bomber Chelsea, Demba Ba. Nama terakhir pun menjadi top skorer klub musim ini dengan koleksi 12 gol.

Di sisi lain, Istanbul Basaksehir bukan termasuk klub tradisional Turki seperti Galatasaray, Besiktas, maupun Fenerbahce. Mereka baru berdiri 1990 silam. Ketika itu statusnya masih sebagai klub amatir.

Baru pada musim 2007-2008 klub milik Goksel Gumusdag tampi di kasta tertinggi Liga Turki. Namun, performa mereka sempat menurun lagi saat terdegradasi lima musim kemudian.

Setelah itu Istanbul Basaksehir terus berbenah hingga mengganggu hegemoni Galatasaray, Besiktas, dan Fenerbahce. Sejak enam musim terakhir klub besutan Okan Buruk tak pernah keluar dari empat besar. Dan puncaknya pun terjadi musim ini dengan memenangkan liga.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Keji, Pemain Turki Akui Bunuh Anaknya yang Berumur 5 Tahun

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Pemain Turki yang bermain untuk klub Bursa Yildirim, Cevher Toktas melakukan perbuatan keji. Toktas mengakui bahwa ia telah membunuh anak kandungnya yang masih berumur 5 tahun.

Dikutip Football5star.com dari Fox Sports, Rabu (13/5/2020) Toktas menyebut bahwa ia memang tidak pernah menerima kehadiran putranya tersebut.

Keji, Pemain Turki Akui Bunuh Anaknya yang Berumur 5 Tahun2

“Saya memang tidak pernah menginginkan kehadirannya. Saya meletakkan bantal di kepalanya. Saya menekan 15 menit tanpa henti,” ucap Toktas tanpa perasaan bersalah.

“Ketika dia berhenti bergerak, saya mengangkat bantal tersebut. Jadi saya menelepon dokter agar mereka tidak curiga,” tambahnya.

Awalnya sang anak sempat dirawat di sebuah klinik di BUrsa, Turki pada 23 April lalu. Ia sempat mengalami demam dan menunjukkan gejala COVID-19. Di hari yang sama, dokter menyebut bahwa anaknya tersebut mengalami kesulitan bernafas.

Laporan media lokal setempat menyebut bahwa sang anak kemudian dirawat di ruang ICU dan dia kemudian dinyatakan meninggal dunia dua jam kemudian. Para dokter awalnya tidak mencurigai kematian tersebut.

Beberapa hari setelah sang putra wafat, Toktas kemudian menyerahkan diri kepada aparat kepolisian setempat dan mengakui semua perbuatan kejinya tersebut.

“Saya tidak tahu mengapa saya membunuhnya. Satu-satunya alasan saya membunuhnya adalah karena saya tidak pernah menginginkan kehadirannya. Saya tidak memiliki masalah mental.” kata Toktas.

Akibat perbuatan kejinya tersebut, pemain yang berposisi sebagai gelandang tersebut akan segera diadili dan diancam hukuman seumur hidup.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Lukas Podolski Betul-Betul Ingin Gabung Boca Juniors

terassd

Football5Star.com, Indonesia – Niat Lukas Podolski bermain untuk Boca Juniors ternyata bukan main-main. Hal itu dikonfirmasi rekan seklubnya di Antalyaspor saat ini, Gustavo Blanco Leschuk. Menurut Blanco, eks pemain timnas Jerman itu bernar-benar berminat gabung Xeneizes.

Gustavo Blanco Leschuk yang punya darah Ukraina lebih dulu bergabung dengan Antalyaspor dibanding Lukas Podolski. Dia merapat pada tahun lalu, sedangkan Poldi baru pada tahun ini.

Gustavo Blanco mengaku lumayan dekat dengan Lukas Podolski di Antalyaspor. Dia pun tak sungkan bertanya ketika anggota skuat timnas Jerman saat juara Piala Dunia 2014 itu dirumorkan berminat gabung Boca Juniors.

Gustavo Blanco Leschuk mengonfirmasi ketertarikan Lukas Podolski bergabung dengan Boca Juniors.
ole.com.ar

“Hari ini, baru saja aku berbicara dengan dia. Kami sama-sama mencari air minum, lalu aku bertanya kebenaran soal Boca. Dia mengakui hal itu. Dia mengaku tertarik meskipun masih punya kontrak setahun lagi di sini,” ujar Gustavo Blanco soal pengakuan Lukas Podolski seperti dikutip Football5Star.com dari TyC Sports.

Lebih jauh, penyerang berumur 28 tahun itu mengungkapkan, Podolski juga bertanya soal Argentina kepada dirinya. “Kukatakan, Buenos Aires adalah kota yang sangat indah. Aku pernah lima tahun tinggal di sana (saat membela Arsenal de Sarandi). Aku juga katakan bahwa Boca adalah klub yang mengesankan,” urai dia lagi.

Kabar ketertarikan Lukas Podolski bergabung dengan Boca Juniors mencuat saat dilontarkan bek Carlos Zambrano. Menurut dia, eks pemain Vissel Kobe itu sempat meminta diajak bergabung dengan dirinya pada awal tahun ini.

Kabar itu pun lantas ditanggapi Rodrigo Codas, agen yang punya hubungan dengan Podolski. Dia mengatakan, kemungkinan pemain berdarah Polandia itu merapat ke Boca bukanlah kemustahilan. Dia lantas mengungkapkan, Podolski hampir bergabung dengan Olimpia sebelum akhirnya memilih Antalyaspor.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Lukas Podolski: Sepak Bola Bukan Hanya Soal Gelar Juara

terassd
Lukas Podolski: Sepak Bola Bukan Hanya Soal Gelar Juara 35

Football5Star.com, Indonesia – Meraih trofi dan berprestasi adalah hal utama dalam kompetisi, tak terkecuali pada pentas sepak bola. Namun, bagi Lukas Podolski, ada hal yang lebih penting. Itu sebabnya, pemain Antalyaspor itu tak pernah merasa betah dia di satu klub.

Lukas Podolski memang tak sepi prestasi. Hampir di setiap klub yang dibelanya, dia mampu meraih trofi. Satu-satunya anomali adalah saat menjalani masa peminjaman di Inter Milan. Namun, bagi dia, itu bukan hal utama. Kesempatan berkeliling dunia, mengenal budaya dan orang-orang baru dinilai lebih bermakna dalam kiprahnya sebagai pesepak bola.

“Aku selalu lapar akan kemenangan. Kupikir, jika tidak 100 persen, setidaknya 90 persen orang yang berkecimpung pada bidang olahraga menginginkan kemenangan,” urai Lukas Podolski seperti dikutip Football5Star.com dari Soccer Bible.

Lukas Podolski senang bisa berkiprah di sepak bola Jepang bersama Vissel Kobe.
thesun.co.uk

Lebih lanjut, eks pemain timnas Jerman itu mengatakan, “Namun, mentalitasku adalah selalu mencari tantangan. Kamu bisa pergi ke Barcelona atau Real Madrid. Di sana, kamu akan punya kesempatan besar untuk juara. Namun, ini juga tantangan. Ada tekanan berbeda saat itu diambil. Bagiku, dengan bertualang, aku dapat pergi ke negara berbeda dan belajar banyak soal budaya.”

Podolski menegaskan, pelajaran yang didapatkan dari petulangan di berbagai negara sangatlah penting untuk bekal masa depan. “Aku belajar banyak soal budaya di dalam dan luar lapangan. Ini memberiku banyak hal bagi kehidupanku ketika sudah tak lagi bermain,” ujar dia.

Pengalaman bertualang jadi kebanggaan tersendiri bagi Lukas Podolski. “Beberapa pemain hanya fokus bermain untuk satu tim dan meraih 20 trofi. Namun, mungkin mereka sama sekali tak dapat melihat perbedaan budaya sepak bola di negara-negara lain. Itulah yang kupikirkan. Aku menyukai hal yang kulakukan sejauh ini karena aku telah melihat banyak hal,” kata pemain berumur 35 tahun itu.

Lukas Podolski pun masih tetap ingin bertualang. Dia siap andai suatu saat nanti ada peluang berkiprah di Amerika Serikat.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Loris Karius: Hingga 2022, Aku Masih Pemain Liverpool

Banner LFS Baru

Football5Star.com, Indonesia – Loris Karius, kiper Liverpool yang tengah dipinjamkan ke Besiktas, tak terlalu peduli soal masa depannya. Dia menegaskan, saat ini masih terikat kontrak dengan The Reds hingga 2022 dan tak ambil pusing soal semua rumor yang beredar mengenai dirinya.

Belakangan ini, berkat penampilannya yang mulai membaik bersama Besiktas, Loris Karius dirumorkan akan kembali ke Bundesliga 1. Hertha Berlin disebut-sebut sebagai klub yang meminati kiper berumur 26 tahun itu. Namun, sang pemain tak membenarkan hal tersebut.

“Aku tak mau terlibat dalam spekulasi. Aku masih terikat kontak dengan Liverpool hingga 2022. Saat ini, aku hanya konsentrasi menjalani musim ini bersama Besiktas,” ujar Loris Karius seperti dikutip Football5Star.com dari SportBild.

Loris Karius saat ini hanya fokus pada tugasnya sebagai kiper Besiktas.
Getty Images

Karius juga tak terlalu ambil pusing karena tatanan sepak bola saat ini tengah goyah akibat pandemi Virus Corona. “Terlalu dini mengatakan apa pun soal musim panas. Terutama sekarang ini tak ada seorang pun yang tahu persis apa yang harus dilakukan karena Corona,” kata dia.

Walaupun demikian, Karius tak menutup kemungkinan kembali berkiprah di Bundesliga 1. Dia menilai tak ada alasan untuk menutup kemungkinan tersebut. Apalagi bila ada klub yang memang cocok dengan dirinya.

“Hal terpenting bagiku, klub benar-benar menginginkan aku, punya visi yang jelas, dan kedua pihak sama-sama punya keinginan besar untuk berprestasi. Di atas segalanya, aku harus merasa nyaman dan yakin dengan mereka,” ucap Karius lagi.

Loris Karius jadi figur yang dibenci para pendukung Liverpool gara-gara blunder fatal pada final Liga Champions 2017-18 melawan Real Madrid. Dia lantas “dibuang” ke Besiktas. Meskipun begitu, dia mengaku tetap menjalin komunikasi dengan John Achterberg, pelatih kiper Liverpool, dan manajer Juergen Klopp.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

John Obi Mikel Akui Diminta Trabzonspor Hapus Unggahan Soal Corona

Banner LFS Baru

Football5Star.com, Indonesia – Dua hari lalu, John Obi Mikel resmi berpisah dari Trabzonspor. Kedua belah pihak sepakat menyudahi kontrak yang sejatinya baru berakhir pada 31 Mei 2021. Rumor yang beredar menyebutkan hal itu tak terlepas dari unggahan soal Virus Corona di Instagram-nya.

Pada akhir pekan, John Obi Mikel mengkritik Liga Turki yang masih bergulir. Dia menilai hal itu sangat tak bertanggung jawab di tengah pandemi Virus Corona yang kian menjadi. Apalagi banyak liga lain di belahan dunia yang sudah lebih dulu menyatakan vakum.

Mikel akhirnya buka suara mengenai proses pemutusan kontrak yang dilakukan atas dasar kesepakatan bersama itu. Dia membenarkan unggahannya di Instagram memang mengusik para petinggi Trabzonspor.

John Obi Mikel tak menggubris permintaan Presiden Trabzonspor karena menjunjung kebebasan berpendapat.
Getty Images

“Aku bicara kepada Presiden Trabzonspor, Ahmet Agaoglu, dan dia memintaku menghapus unggahanku terkait Virus Corona. Aku tak menghapusnya. Itulah opiniku. Aku mengatakan perasaanku, Kita hidup di dunia bebas dan aku punya kebebasan bicara. Aku bisa mengungkapkan opiniku,” urai John Obi Mikel seperti dikutip Football5Star.com dari The Athletic.

Mikel menegaskan, dirinya masih ingin bermain dan meraih gelar juara. Namun, dalam kondisi saat ini, sepak bola dan piala bukan segala-galanya. Urusan kesehatan semua orang lebih utama dari apa pun.

“Aku ingin memenangi kompetisi dan jadi juara. Namun, pada saat ini, kesehatan orang-orang lebih penting. Aku ingin membantu sebisa mungkin untuk mengalahkan virus ini,” kata eks pemain Chelsea itu.

Mikel lebih lanjut mengungkapkan, “Aku katakan kepada mereka, aku ingin pulang. Mereka mengatakan, jika pulang, aku tak akan bisa kembali. Meskipun begitu, aku tak akan mengubah pikiranku.”

John Obi Mikel mengaku belum punya rencana setelah lepas dari Trabzonspor. Namun, dia berharap dapat merapat ke Inggris. pasalnya, di negeri itulah keluarganya tinggal. “Aku akan mengevaluasi putusan terbaik,” ucap dia.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

John Obi Mikel Dilepas Trabzonspor Gara-Gara Unggahan Soal Corona?

Banner LFS Baru

Football5Star.com, Indonesia – Trabzonspor dikabarkan telah resmi melepas gelandang John Obi Mikel. Kedua belah pihak dikabarkan setuju menyudahi kontrak yang sejatinya baru berakhir pada 2021.

“Kesepakatan antara kami dan John Obi Mikel sebagai pesepak bola profesional dari 30 Juni 2019 hingga 31 Mei 2021 telah disepakati kedua pihak untuk diputus,” tulis pernyataan resmi Trabzonspor seperti dikutip Football5Star.com dari laman resmi klub itu.

Tak ada penjelasan mengenai alasan yang melatarbelakangi kesepakatan antara Trabzonspor dan Mikel. Namun, diduga hal tersebut dipicu unggahan sang pemain terkait kompetisi yang terus berjalan di tengah pandemi Virus Corona.

John Obi Mikel seharusnya terikat kontrak dengan trabzonspor hingga akhir Mei 2021.
Getty Images

Sabtu (14/3/2020), Mikel mengunggah kegeramannya. Saat kompetisi di negara-negara lain, termasuk gelaran Liga Champions dan Liga Europa, ditangguhkan, Liga Super Turki masih bergulir. Dia menilai hal itu tidaklah benar.

“Dalam hidup, ada hal yang lebih penting dari sepak bola. Aku merasa tak nyaman dan tak mau bermain sepak bola pada situasi seperti ini. Semua orang seharusnya berada di rumah bersama orang-orang tercinta pada saat kritis ini. Kompetisi seharusnya dibatalkan saat dunia menghadapi masa sulit,” urai John Obi Mikel lewat akun Instagram-nya.

Hingga Rabu (17/3/2020) pukul 07.00 WIB, unggahan Mikel mendulang 59.784 tanda suka dan sekitar 5.000 tanggapan. Di antaranya dari Radamel Falcao, penyerang Galatasaray, dan legenda Pantai Gading, Didier Drogba.

“Anda betul, John. Hidup lebih penting dari sepak bola,” tulis Falcao. Sementara itu, Drogba memberikan kepada John Obi Mikel pujian, “Kata-kata yang sungguh bijak.”

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Kiper Konyaspor Bukukan Rekor Kartu Merah Tercepat di Liga Turki

Banner live dan podcast baru

Football5Star.com, Indonesia – Sebuah rekor tercipta pada pertandingan Konyaspor vs Yeni Malatyaspor pada lanjutan Super Lig Turki, Senin (21/10/2019). Kiper Konyaspor, Serkan Kirintili mendapatkan kartu merah tercepat dalam sejarah Liga Turki.

Pertandingan baru berjalan 13 detik ketika pemain Yeni Malatyaspor mengirimkan umpan lambung ke jantung pertahanan Konyaspor. Melihat itu, Serkan Kirintili terbang dan memotong umpan tersebut. Sialnya, dia memangkap bola di luar kotak penalti. Tak ayal, wasit mencabut kartu merah. Secara resmi, kartu merah itu tercatat dikeluarkan pada detik ke-20.

https://twitter.com/TurkFootballTV/status/1186389660148346880

Tahu melakukan blunder fatal, Serkan Kirintili langsung melepas sarung tangan dan berjalan gontai ke luar lapangan. Dia tak menunggu wasit mengeluarkan kartu merah terlebih dahulu. Setelah pertandingan yang berkahir kekalahan 0-2 bagi Konyaspor, dia bersama rekan-rekan setimnya meminta maaf kepada para fan.

Pelatih Konyaspor, Aykut Kocaman, tak mampu menahan kekecewaannya. Dia tak dapat memungkiri kiper berumur 34 tahun itu telah melakukan kesalahan luar biasa. Namun, dia tak mau menyalahkan sang kiper. Menurut dia, kesalahan itu harus diterima walaupun memang sulit.

Serkan Kirintili Bukan Pemegang Rekor Dunia

Lalu, apakah Serkan Erkintili menjadi penerima kartu merah tercepat dalam sejarah sepak bola? Ternyata tidak. Dia hanya berada di posisi kelima. Catatan waktunya jauh “lebih baik” dari sang pemegang rekor, Lee Todd.

Serkan Kirintili meminta maaf kepada para fan Konyaspor setelah mendapatkan kartu merah tercepat di Liga Turki.
futbolarena.com

Lee Todd menerima kartu merah pada detik ke-2 saat Cross Farm Park Celtic menghadapi Taunton East Reach pada Oktober 2000. Dia harus meninggalkan lapangan dengan sangat cepat karena dinilai memaki wasit.

Di posisi kedua ada pemain Bologna, Giuseppe Lorenzo. Pada 1990, dia mendapatkan kartu merah saat pertandingan baru berjalan 10 detik. Wasit mengusir dia karena menampar salah seorang pemain Parma yang jadi lawan pada pertandingan itu.

Adapun di posisi ke-3 dan 4 penerima kartu merah tercepat ada Kevin Pressman dan Mark Smith. Seperti Serkan Kirintili, keduanya berposisi kiper dan diusir dari lapangan gara-gara menangkap bola di luar kotak penalti. Pressman pada detik ke-13 laga Sheffield Wednesday melawan Wolverhampton Wanderers pada 2000. Sementara itu, Smith pada detik ke-19 dalam laga Crewe Alexandra vs Darlington pada 1994.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Emmanuel Adebayor Resmi Dikontrak Klub Turki Kayserispor

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Mantan striker Arsenal dan Manchester City Emmanuel Adebayor resmi memperkuat salah satu peserta Liga Turki Kayserispor, Selasa (27/8/2019). Meski sudah berusia 35 tahun Adebayor ternyata masih belum mau untuk gantung sepatu.

Pada musim lalu, Adebayor membela Istanbul Basaksehir. Namun awal musim ini, ia mengaku ingin mencari tantangan baru. Adebayor seperti dikutip dari goal, akan dikontrak selama satu tahun oleh Kayserispor.

Kayserispor yang musim lalu bertengger di papan tengah Liga Turki dalam halaman resmi mereka sangat senang bisa mendapatkan Adebayor. Menurut manajemen klub kehadiran Adebayor bakal menambah tajam lini depan Kayserispor.

Emmanuel Adebayor2
goal.com

Pada musim ini, Liga Turki sudah memasuki pekan kedua. Hingga pekan kedua Kayserispor belum meraih satu kemenangan pun. Di dua laga, Kayserispor memperoleh hasil imbang dan kekalahan.

Lahir di Lome Togo pada 26 Februari 1984, Adebayor memulai karier sepak bola di akademi OC Agaza. Pada 1999 ia bergabun ke klub Prancis Metz. Saat bermain di AS Monaco pada 2003, ia jadi salah satu mesin gol di Ligue 1.

Arsenal pun meminangkan Adebayor pada 2006. Selama tiga musim di Arsenal, Adebayor totalh menorehkan 46 gol dari 104 penampilan.

Striker yang sempat dipinjamkan ke Real Madrid pada 2011 dari Machester City itu mulai bermain di Liga Turki pada 2017 lalu.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Baku Pukul Antarpemain Warnai Penentuan Juara Liga Turki

Banner live dan podcast baru

Football5star.com Indonesia – Penentuan juara Liga Turki musim ini harus dilalui hingga pekan terakhir. Derbi Istanbul pun tercipta antara Galatasaray vs Basaksehir. Sayangnya pada duel ini insiden baku hantam terjadi antar pemain.

Galatasaray dan Istanbul Basaksehir pada musim ini memang saling bersaing untuk bisa jadi kampium. Sebelum pertandingan berlangsung di Turk Telecom Arena, Minggu (19/5/2019) kedua tim sama-sama memiliki poin sama 66.

Karenanya derbi Istanbul diprediksi bakal berlangsung ketat dengan tensi sangat tinggi. Pemenang laga ini bakal jadi kampium Liga Turki musim ini.

Chaos antara kedua pemain sudah mulai terlihat sejak menit awal pertandingan. Suporter Galatasaray pun tak ketinggalan membuat laga semakin tak karuan.

Baku Pukul Antar Pemain Mewarnai Penentuan Juara Liga Turki
dailyamail.co.uk

Sejumlah suporter meneror pemain Basaksehir dengan banyak cara. Mulai dari teriakan hingga lemparan sejumlah benda ke lapangan.

Insiden benar-benar pecah saat jeda babak pertama. Striker Basaksehir, Emmanuel Adebayor tampak saling baku pukul dengan pemain Galatasaray, Ismail Cipe. Hal ini bermula saat Adebayor berusaha memprotes soal gol Riad Bajic pada menit ke-17 dianulir.

Kedua pelatih, Fatim Terim dan Abdullah Avci pun berusaha melerai agar perkelahian ini tak meluas. Wasit yang memimpin laga ini, Cuneyt Cakir pun berusaha tegas terkait insiden ini.

Meski sempat diwarnai insiden antar pemain, derbi Istanbul tetap berlangsung. Galatasaray menjadi juara Liga Turki musim ini setelah menang 2-1 atas Istanbul Basaksehir.

Gelar ini membuat Galatasaray jadi tim Turki terbanyak yang meraih gelar juara. Tim berjuluk The Lions itu tercatat telah meraih 22 gelar Liga Turki atau yang lebih dikenal dengan sebutan Super Lig.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Bus Alanyaspor Alami Kecelakaan, Josef Sural Meninggal

Football5star.com, Indonesia – Kabar duka menyelimuti sepak bola Turki. Bus yang ditumpangi para pemain Alanyaspor mengalami kecelakaan. Josef Sural, pemain berkebangsaan Republik Ceska meninggal dunia akibat kecelakaan itu.

Saat itu, Alanyaspor baru saja menyelesaikan pertandingan tandang melawan Kayserispor. Pertandingan ini berakhir dengan hasil imbang 1-1. Lewat akun Twitter resmi milik klub, Alanyaspor mengonfirmasi kabar ini. Sural sempat ditangani oleh dokter, namun nyawa mantan pemain Sparta Praha ini tak tertolong.

Sural bersama enam pemain lainnya menumpangi sebuah minibus yang disewa oleh tujuh pemain pergi dari Kayseri. Mereka baru berjalan sekitar 5 km dari Kayseri. Dilansir dari Mirror, minibus tersebut memiliki dua supir yang saat itu tengah mengantuk.

“Berdasarkan informasi yang saya dapatkan dari Kepala Kepolisian setempat, saat itu ada dua supir yang berada dalam mobil, namun mereka mengantuk. Tabrakan terjadi akibat keduanya mengantuk,” ujar Pemilik Alanyaspor, Hasan Çavuşoğlu dilansir Football5star dari Mirror.

Dari tujuh penumpang yang bersama Sural, terdapat pula dua alumni Liga Inggris yang namanya tentuk tak asing. Yakni Steven Caulker dan Papiss Cisse. Kedua eks pemain Liga Inggris ini pindah ke Turki dan dikabarkan mengalami cedera yang tidak terlalu serius akibat kecelakaan ini.

Josef Sural sendiri tidak bermain saat bertandang ke markas Kayserispor. Caulker, mantan pemain Tottenham Hotspur mencetak gol penyama kedudukan bagi Alanyaspor. Setelah Kayserispor unggul lebih dulu lewat gol Silvestre Valera.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Karius Laporkan Besiktas ke FIFA

Football5star.com, Indonesia – Kiper Liverpool, Loris Karius, menurut laporan Goal, mengambil tindakan hukum terhadap Besiktas selaku klub yang meminjamnya. Karius dikabarkan belum mendapat gaji selama empat bulan.

Karis hengkang ke Turki pada Agustus 2018. Dia terpaksa meninggalkan Liverpool lantaran kehilangan posisi sebagai kiper inti menyusul kedatangan Alisson Becker yang dibeli dari AS Roma.

Nasib Karius bersama Besiktas kurang mujur. Kiper asal Jerman tersebut tampil di bawah ekspektasi dan beberapa kali menjadi sorotan karena melakukan blunder yang merugikan timnya.

Beberapa waktu lalu, Karius dikritik keras oleh pelatih Besiktas, Senol Gunes. Pemain berusia 25 tahun itu dianggap tampil buruk ketika timnya menang 3-2 atas Konyaspor.

“Dia (Loris Karius) melakukan kesalahan atas dua gol lawan. Karius sedikit stagnan. Ada sesuatu yang salah dengan dirinya, motivasi dan antusiasmenya dalam pertandiingan. Itu sudah terjadi sejak awal. Dia tidak merasa menjadi bagian dari tim ini,” tutur Gunes, seperti dikutip Football5star dari Sky Sports.

Tidak hanya itu, Loris Karius dikabarkan belum menerima bayaran dari klub berjuluk The Black Eagles tersebut selama empat bulan terakhir. Oleh sebab itu, dia melapor kepada FIFA untuk meminta bantuan.

karius besiktas ingin seperti oliver kahn football5star espn com
Loris Karius (Foto: ESPN)

Performa Loris Karius menjadi sorotan sejak musim lalu. Dia melakukan dua blunder yang menyebabkan Liverpool kalah 1-3 dari Real Madrid pada final Liga Champions di Stadion NSC Olympiyskiy, Mei 2018.

Sejak saat itu, Karius tidak mampu mengembalikan permainan terbaiknya. Bersama Besiktas pada musim ini, dia hanya mencatatkan lima clean sheet dan kebobolan 37 gol dari 26 penampilan di berbagai ajang.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Pengamat Turki: Karius Tidak Seburuk Gambaran Media

Football5star.com, Indonesia – Isu mengenai dikembalikannya Loris Karius ke Liverpool menggelitik pengamat sepak bola Turki, Emre Sarigul. Menurutnya, penampilan kiper asal Jerman tersebut ketika dipinjamkan tidak seburuk gambaran media.

Karius saat ini tengah menjalani masa peminjaman di Besiktas. Pada debutnya, ia langsung melakukan blunder ketika gagal menghalau umpan silang pemain Bursaspor. Hal ini yang membuat dirinya diisukan akan dikembalikan ke klub induknya musim dingin nanti.

“Sebenarnya, ia menjalani karier yang bagu di Besiktas. Beberapa berita soal kesalahannya hanya sesuatu yang dilebih-lebihkan. Anda tahu liga di Turki tidak sepopuler negara-negara seperti Inggris, Italia dan sebagainya,” katanya dikutip dari Mirror.

Kiper berusia 25 tahun tersebut sempat mencuri perhatian kala masih membela Mainz. Penampilan cemerlang itulah yang membuat The Reds kepincut merekrutnya untuk memberi persaingan kepada Simon Mignolet yang penampilannya menurun.

ama Loris Karius kembali menjadi buah bibir. Kali ini ia marah karena diisukan akan dikembalikan oleh Besiktas ke Liverpool - Football5star - ghanasoccernet.com
ghanasoccernet.com

Dua kesalahan fatal di final Liga Champions pada akhirnya membuat manajemen The Reds jengah dan mencari jalan lain. Alisson Becker pun didatangkan dengan biaya 67 juta pounds yang langsung memecahkan rekor kiper termahal dunia.

Sarigul menilai, mantan kiper Manchester City tersebut tidak bisa dijadikan kambing hitam melempemnya performa Besiktas. Pasalnya, klub yang bermarkas di Vodafone Park tersebut sudah tidak maksimal sejak awal. Tidak heran kini mereka menempati peringkat ketujuh klasemen sementara.

“Tim itu memang sudah menurun performanya sejak awal musim. Sepertinya orang-orang ingin menjadikan momen ini untuk mengeksploitasi Karius habis-habisan. Padahal, ada kalanya ia bermain cukup baik,” pungkas Sarigul.

Berita Bola: Beijing Guoan Bantah Minati Lukas Podolski

Football5star, Indonesia – Beberapa waktu lalu muncul kabar klub Liga Super China, Beijing Guoan, meminat Lukas Podolski. Namun, Beijing Guoan lantas membantahnya.

Klub-klub China dengan kekuatan finansialnya saat ini memang tengah jadi buah bibir. Ini setelah mereka dalam sepekan terakhir ini mendatangkan dua pemain top yakni Oscar dan Carlos Tevez.

Oscar didatangkan Shanghai SIPG setelah membayar mahar 60 juta poundsterling! Oscar pun kabarnya digaji selangit mencapai sekitar 425 ribu pound per pekannya.

Setelah Oscar, giliran Tevez yang digaet dari Boca Juniors oleh Shanghai Shenhua. Shenhua memang tak perlu mengeluarkan uang banyak tapi gaji yang harus dibayarkan untuk Tevez mencapai 615 ribu pound per pekannya, lebih tinggi ketimbang Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi!

Kedatangan para pemain itu menyusul nama-nama tenar seperti Hulk, Ramires, Fredy Guarin, Jackson Martinez, dan Paulinho, yang lebih dulu ada di sana.

Kini bintang Eropa lainnya juga tengah didekati oleh salah satu klub China, yakni Podolski, yang dibidik oleh Beijing Guoan yang dilatih Jose Gonzalez itu.

Uang 7 juta euro sudah disiapkan untuk memboyong Podolski dari klubnya saat ini, Galatasaray. Meski demikian, kabar itu dibantah mentah-mentah Beijing Guoan yang mengatakan Podolski tidak ada dalam rencana mereka musim depan.

“Podolski memang pemain hebat tapi dia bukan target kami di musim dingin ini,” tutur Direktur Olahraga, Shao Jiayi, seperti dikutip Soccerway.

“Sebenarnya saya sedikit bingung. Dari mana rumor-rumor ini muncul?”

“Saya sangat menghargainya tapi saya tekankan bahwa dia bukan target klub kami,” tutupnya.

Berita Bola: Lukas Podolski Diminati Klub Liga Super China

Football5star, Indonesia – Satu lagi pemain Eropa sedang didekati oleh klub Liga Super China. Dia adalah Lukas Podolski yang diminati Beijing Guoan.

Klub-klub China dengan kekuatan finansialnya saat ini memang tengah jadi buah bibir. Ini setelah mereka dalam sepekan terakhir ini mendatangkan dua pemain top yakni Oscar dan Carlos Tevez.

Oscar didatangkan Shanghai SIPG setelah membayar mahar 60 juta poundsterling! Oscar pun kabarnya digaji selangit mencapai sekitar 425 ribu pound per pekannya.

Setelah Oscar, giliran Tevez yang digaet dari Boca Juniors oleh Shanghai Shenhua. Shenhua memang tak perlu mengeluarkan uang banyak tapi gaji yang harus dibayarkan untuk Tevez mencapai 615 ribu pound per pekannya, lebih tinggi ketimbang Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi!

Tentu saja dengan uang sebanyak itu maka para pemain yang merumput di Liga Eropa akan tergoda. Beberapa pemain sebelumnya seperti Hulk, Ramires, Fredy Guarin, Jackson Martinez, dan Paulinho, juga tertarik karena hal serupa.

Kini satu lagi pemain top Eropa akan bergabung dengan klub Liga China yakni Podolski yang diminati oleh Beijing Guoan. Kabarnya Guoan sudah memberikan tawaran 7 juta euro (Rp 98 miliar) kepada Galatasaray sebagai pemilik Podolski.

“Beijing Guoan telah mengajukan sebuah tawaran penting untuk Podolski,” ujar salah satu petinggi klub, Levent Nazifoglu, kepada Anadolu Agency seperti dilansir Soccerway.

“Kami sedang mengevaluasi proposal dan soal kepindahan semua tergantung si pemain,” sambung Nazifoglu.

Berita Bola: Van Persie Alami Cedera Parah di Matanya

Football5star, Indonesia – Robin van Persie sedang bernasib kurang baik rupanya. Eks penyerang Manchester United itu mendapat cedera di bagian mata yang bisa mengancam penglihatannya.

Cedera itu didapat Van Persie saat turun membela Fenerbahce dalam lanjutan Liga Turki akhir pekan kemarin menghadapi Akhisar Belediyespor. Pada laga yang dimenangi Fenerbahce dengan skor 3-1, Van Persie mencetak satu gol.

Sayangnya, setelah itu Van Persie mengalami nasib sial usai bertabrakan dengan salah satu bek Akhisar saat sedang menguasai bola di kotak penalti lawan.

Usai benturan tersebut, Van Persie langsung tersungkur sambil memegangi mata kirinya. Van Persie pun langsung mendapat perawatan singkat dari petugas medis dan seketika ditandu keluar lapangan.

Mata kiri Van Persie terlihat mengucurkan darah dan langsung ditutupi menggunakan perban. Foto saat Van Persie cedera itu pun langsung tersebar ke dunia maya dan jejaring sosial dalam waktu singkat.

Ada kekhawatiran kalau striker 33 tahun tersebut mengalami cedera parah yang mengancam penglihatannya. Van Persie sendiri langsung dibawa ke rumah sakit saat itu juga.

Untungnya Fenerbahce mengeluarkan pernyataan resmi yang berisikan kabar baik soal kondisi Van Persie yang baik-baik saja.

“Kelopak matanya terkoyak dan mengalami pendarahan. Setelah mendapat perawatan pertama, kami mengirimnya ke ophthalmologist (ahli mata dan pengelihatan) di rumah sakit untuk bisa merawatnya,” demikian pernyataan Dokter Tim, Burak Kunduraciogl, seperti dikutip Soccerway.

Berita Bola: Presiden Fenerbahce: Nani ke Valencia Musim Depan

Karier Nani sebagai pemain Fenerbahce tampaknya akan segera berakhir. Pasalnya klub Turki itu baru saja mengklaim bawa Nani akan bermain di klub La Liga, Valencia, musim depan.

Selama setahun terakhir, Nani bermain untuk Fenerbahce setelah dibeli dari Manchester United musim panas lalu. Selama berseragam Fenerbahce, Nani jadi pilihan utama klub tersebut.

Ada total 47 penampilan dibuat Nani dengan torehan 12 gol dan 13 assist meski dia gagal mempersembahkan satu pun gelar untuk Fenerbahce.

Nani sendiri sebenarnya masih terikat kontrak hingga 2018 dengan Fenerbahce. Namun, performa oke si pemain selama semusim ini sudah membuat kubu Valencia tepincut.

Kabarnya klub berjuluk El Che itu sudah menebus klausul pelepasan pemain 30 tahun tersebut sebesar 8,5 juta euro. Dengan kedekatan antara Valencia dan Nani, karena Jorge Mendes yang jadi agen Nani adalah kawan dekat pemilik klub Peter Lim, maka kepindahan Nani disebut tinggal menunggu waktu saja.

“Nani akan bermain untuk Valencia di musim depan,” ujar Presiden Fenerbahce Aziz Yildirim kepada AMK Sport seperti dilansir Marca.

Ketika ditanya soal masa depannya, Nani sendiri tak mau banyak berkomentar karena dia tengah fokus penuh dengan timnas Portugal yang akan menghadapi Polandia, Jumat (2/7) dinihari WIB besok dalam laga perempatfinal.

“Saya 100 persen fokus pada Portugal,” tegas Nani.

“Saya cuma ingin membicarakan tentang kejuaraan ini karena kami memiliki ambisi yang besar. Saya tidak ingin membicarakan tentang masa depan,” sambungnya.

Van Persie Frustrasi di Fenerbahce

Karier Robin van Persie di Fenerbahce nyatanya tak berjalan lebih baik dan malah makin memburuk. Hal ini lantas membuat penyerang Belanda itu merasa frustrasi.

Setelah terbuang dari Manchester United, Van Persie memutuskan untuk bergabung dengan Fenerbahce pada musim panas lalu dengan harapan peruntungannya berubah. Meski sudah berumur 32 tahun, Van Persie masih mampu mencatatkan 14 gol dan satu assist dari 32 penampilan.

Kendati begitu, hal tersebut tak lantas membuat Van Persie puas. Sebab, dia hanya 11 kali jadi starter dari 20 penampilan di Liga Super Turki musim ini. Selain itu, hanya sembilan gol yang dibuatnya. Total menit mainnya pun hanya 1.773 karena kalah bersaing dari Fernandao yang jadi andalan Vitor Pereira di lini depan.

Alhasil, Van Persie merasa frustrasi karena tak kunjung mendapat kepercayaan dari Pereira. Dia pun meminta Pereira untuk lebih sering memainkannya.

“Fenerbahce membayar mahal untuk transferku, jadi aku ingin membantu tim,” ujar Van Persie kepada Fanatik seperti dikutip Soccerway.

“Tapi aku tidak berkontribusi sebanyak yang kuinginkan karena aku selalu diganti di setiap pertandingan. Aku tidak bisa tampil efisien seperti ini,” sambungnya. “Kami harus segera mencari solusi atas situasi ini,” tutupnya.

Selain Pirlo, Klub Turki Ini Juga Bidik Ronaldinho

Antalyaspor kembali membuat gebrakan dengan berencana mendatangkan mantan playmaker AC Milan dan Brasil, Ronaldinho Gaucho. Sebelumnya, klub asal Turki itu juga dikabarkan melirik mantan pemain Milan dan Juventus, Andrea Pirlo.

Pirlo meninggalkan Juventus pada musim panas lalu. Pemain berusia 36 tahun itu memutuskan melanjutkan kariernya di Major League Soccer (MLS) bersama New York City FC dengan status bebas transfer.

Saat ini, Pirlo tengah berlibur lantaran musim kompetisi MLS belum lama berakhir. Situasi tersebut coba dimanfaatkan sejumlah klub yang tertarik untuk meminjam Pirlo pada bursa transfer musim dingin mendatang.

Antalyaspor bukan satu-satunya klub yang ingin meminjam Pirlo. Pasalnya, Inter Milan juga gencar dikabarkan tertarik memboyong Pirlo kembali ke Italia dengan status pinjaman.

Bisa dipastikan, Pirlo hanya bisa tampil masikmal delapan pertandingan apabila dipinjam Inter. Kendati demikian, Pirlo kabarnya mematok nilai gaji yang cukup tinggi, yakni dua juta euro.

Antalyaspor yang kini bercokol di posisi kesembilan klasemen Liga Turki mengisyaratkan ingin berbenah demi merangkak ke papan atas. Oleh sebab itu, selain Pirlo, Antalyaspor pun melirik Ronaldinho. Apalagi keduanya sudah saling mengenal lantaran sempat merumpu bersama di AC Milan.

Ronaldinho tengah menganggur setelah sepakat memutus kontraknya bersama Fluminense pada akhir September lalu. Pengalaman serta teknik individu yang dimiliki mantan pilar Barcelona itu diyakini masih cukup mumpuni untuk mengangkat performa Antalyaspor.

Pada awal musim, Antalyaspor berhasil merekrut mantan bintang Barcelona, Inter Milan dan Chelsea, yakni Samuel Eto’o. Dia menjadi top skorer Liga Turki sementara dengan koleksi sembilan gol.