Liverpool vs Arsenal: Lewat Adu Penalti, The Gunners Jinakkan Anfield

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Arsenal akhirnya meraih kemenangan di Anfield. Kemenangan mereka raih setelah mengalahkan Liverpool lewat adu penalti pada ajang Carabao Cup, Jumat (2/10/2020) dinihari WIB.

Baik Juergen Klopp dan Mikel Arteta sama-sama merotasi skuatnya kali ini. Keputusan ini sedikit banyak memengaruhi permainan. Tidak terlihat determinasi tinggi yang ditunjukkan seperti pada pertemuan sebelumnya di Premier League.

Kendati begitu, bukan berarti laga tidak berjalan menarik. Arsenal yang ingin membalas dendam mendapat peluang pertama pada menit kedelapan. Namun, upaya pertama Eddie Nketiah masih bisa digagalkan Adrian.

liverpool vs arsenal LFC
@LFC

Memasuki menit ke-35 giliran Liverpool yang memperoleh peluang. Tapi sontekan Curtis Jones masih bisa diamankan Bernd Leno. Hingga babak pertama usai, tidak ada gol yang tercipta.

Situasi tidak banyak berubah pada babak kedua. Tuan rumah dan tim tamu masih mencoba mendikte permainan masing-masing.

The Reds mencoba peruntungan pertama melalui sundulan Marko Grujic yang membentur mistar gawang. Setelah itu giliran upaya Virgil van Dijk yang digagalkan Leno.

Pada menit ke-70 Rob Holding hampir membuat The Gunners unggul. Namun, sundulan kerasnya msih tepat dipelukan Adrian.

Permainan yang makin terbuka yang diperagakan kedua tim tidak juga membuahkan hasil hingga laga berakhir. Laga kemudian dilanjutkan ke babak adu penalti.

Dalam adu penalti, Arsenal menunjukkan kematangannya. Lima dari penendang mereka sukses menyelesaikan tugasnya dengan baik. Hanya tendangan Mohamed Elneny yang gagal membuahkan gol.

Sedangkan dua pemain Liverpool, Divock Origi dan Harry Wilson gagal menyelesaikan tugasnya dengan baik. Klub asuhan Mikel Arteta pun menang 5-3 dan lolos ke perempat final Carabao Cup.

Susunan Pemain:

Liverpool (4-3-3): 13-Adrian; 7-James Milner, 4-Virgil van Dijk (Joe Gomez 61’), Rhys Williams, 76-Neco Williams; 17-Curtis Jones, 16-Marko Grujic, 59-Harry Wilson; 20-Diogo Jota, 18-Takumi Minamino, 11-Mohamed Salah (Divock Origi 61’)

Pelatih: Juergen Klopp

Arsenal (4-3-3): 1-Bernd Leno; 17-Cedric Soares, 16-Rob Holding, 6-Gabriel, 21-Sead Kolasinac; 7-Bukayo Saka, 34-Granit Xhaka, 8-Dani Ceballos (Mohamed Elneny 68’); 28-Joe Wilock, 3-Eddie Nketiah, 19-Nicolas Pepe

Pelatih: Mikel Arteta

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

5 Fakta Menarik Pertandingan Liverpool vs Arsenal

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Anfield kembali membuktikan keangkerannya pada laga Liverpool vs Arsenal, Selasa (29/9/2020) dinihari WIB. Tuan rumah memenangkan pertandingan dengan skor 3-1.

Kemenangan ini memang tidak didapat dengan mudah oleh Liverpool. Mereka justru sempat tertinggal lebih dulu oleh gol Alexandre Lacazette.

Beruntung The Reds memiliki Sadio Mane, Andy Robertson, serta Diogo Jota yang mencetak gol kemenangan. Hasil akhir di papan skor, dan bagaimana pertandingan ini berjalan memunculkan beberapa fakta yang mencengangkan.

Football5star telah merangkum lima fakta menarik dari laga Liverpool vs Arsenal:

  • Rekor Buruk Arsenal Lawan Tim 6 Besar

Kekalahan 1-3 kian mempertegas betapa lemahnya The Gunners kala harus tandang ke markas tim enam besar. Bayangkan saja, mereka belum pernah menang pada 28 laga tandang terakhir Premier League melawan tim enam besar.

Dengan kata lain, mereka telah nihil kemenangan selama 2080 hari. Uniknya, kemenangan terakhir Meriam London pada laga tandang lawan tim enam besar terjadi sebelum Juergen Klopp menangani Liverpool.

  • Rekor Buruk Aubameyang

Pada laga di Anfield dinihari tadi, pergerakan Pierre-Emerick Aubameyang nyaris tidak terlihat. Permainannya gagal berkembang lantaran mendapat penjagaan ketat dari Trent Alexander-Arnold dan Joe Gomez.

Hal ini ternyata berdampak langsung pada statistik Aubameyang. Sepanjang 90 menit ia gagal melepaskan satu pun tendangan ke gawang. Catatan ini sekaligus jadi yang ketiga kali dibuat kapten timnas Gabon. Dua laga sebelumnya terjadi saat melawan Tottenham Hotspur (2018), serta Leicester City (2019).

  • Anfield Memang Neraka The Gunners

Stadion Anfield bisa dikatakan tempat yang paling tak bersahabat untuk klub London Utara. Bayangkan saja, kekalahan 1-3 ini menggenapi rekor tak pernah menang mereka selama delapan tahun di Anfield.

Uniknya, kemenangan terakhir The Gunners di Anfield terjadi saat Mikel Arteta masih bermain. Tidak hanya itu, angka kebobolan Arsenal juga sangat memprihatinkan. Dari enam lawatan terakhir mereka setidaknya selalu kebobolan tiga gol di tiap laga.

  • Ketajaman Sadio Mane

Sadio Mane mengawali kebangkitan Liverpool kali ini. Ia mencetak gol pertama sekaligus penyama kedudukan. Berawal dari golnya pula The Reds tersentak hingga mampu mencetak dua gol lainnya.

Bagi Mane, gol tersebut mempertegas ketajamannya kala menghadapi Meriam London. Bagaimana tidak, ia selalu membobol jala lawan selama lima musim beruntun. Bahkan gol debutnya untuk The Reds juga dia cetak ke gawang Arsenal musim 2016-2017lalu.

  • De Javu Sadio Mane dan Diogo Jota
diogo jota liverpool vs arsenal
@LFCphoto

Juergen Klopp benar-benar beruntung memiliki Diogo Jota musim ini. Dia mampu menjadi pelapis sepadan untuk trio lini depan The Reds. Anggapan ini dia buktikan pada laga Liverpool vs Arsenal dinihari tadi.

Diogo Jota melakoni debutnya di Premier League bersama The Reds saat dimasukkan pada menit ke-77. Ia kemudian mencetak gol perdananya dua menit jelang akhir laga. Golnya ini mengingatkan kita pada gol debut Sadio Mane untuk Liverpool 2016-2017 lalu yang juga dicetak ke gawang Arsenal.

Hector Bellerin Sempat Pede Arsenal akan Kalahkan Liverpool

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Arsenal kembali tak berkutik di Anfield. Kali ini Hector Bellerin dkk kalah 1-3 dari Liverpool pada pekan ketiga Premier League, Selasa (29/9/2020) dinihari WIB.

Arsenal sejatinya mengawali laga dengan baik. Terbukti mereka mampu memecah kebuntuan pada menit ke-25 melalui sontekan Alexandre Lacazette.

Gol Lacazette ini ternyata sempat membuat Hector Bellerin berpikir timnya akan menang. Tapi keyakinannya itu sirna setelah Liverpool mencetak tiga gol kemenangan yang dibuat Sadio Mane, Andy Robertson, serta Diogo Jota.

liverpool vs arsenal
@LFC

“Saya pikir dengan peluang kami ciptakan saya merasa kami punya peluang untuk memenangkan pertandingan. Ketika Anda datang ke Liverpool Anda harus membuat peluang dan tidak melakukan kesalahan yang kami buat,” kata Bellerin kepada Sky Sports, Selasa (29/9/2020).

“Perbedaannya adalah margin yang sangat bagus. Kami melakukan kesalahan dalam menceatk gol danpeluang kami tidak masuk. Kami jauh lebih efektif pada pertandingan lain yang kami mainkan lawan mereka,” sambung sang bek.

Lebih lanjut, pemain asal Spanyol mengutarakan bahwa para pemain Arsenal sedikit frustrasi. Terlebih saat Alexandre Lacazette gagal mengonversi dua peluang emasnya menjadi gol. Walau begitu dia tetap percaya timnya akan menjadi lebih baik.

“Kami memberi perlawanan yang bagus pada Liverpool tapi kami frustrasi. Kami akan menjadi lebih baik lagi setiap harinya,” tutup Hector Bellerin.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Mikel Arteta: Liverpool Memang Unggul Segalanya dari Arsenal

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Mikel Arteta mengakui keunggulan Liverpool atas Arsenal. Kendati demikian, ia tetap senang dengan performa anak asuhnya walau kalah 1-3 di Anfield, Selasa (29/9/2020).

Menurut Mikel Arteta, hasil di lapangan jadi bukti bahwa Arsenal masih kalah kelas dibanding Liverpool. Ia menyebut jika tuan rumah lebih unggul dalam banyak aspek. Salah satunya harmonisasi tim yang sudah terjalin lima tahun.

“Kami berada dalam pertandingan yang sangat besar. Tapi kenyataannya adalah mereka lebih unggul dari kami dalam banyak aspek. Anda bisa melihat itu dalam beberap momen,” kata Arteta seperti dikutip Football5star dari Sky Sports, Selasa (29/9/2020).

mikel arteta-liverpool vs arsenal-ArsenalPeru
@ArsenalPeru

“Saya cukup senang dengan cara tim berkompetisi dan terus percaya diri. Ini adalah standar yang harus kami capai. Kami berada dalam perjalanan yang berbeda. Mereka sudah bersama selama lima tahun, sedangkan kami baru menjalani beberapa bulan,” ia menambahkan.

Sempat unggul lebih dulu melalui Alexandre Lacazette. Meriam London akhirnya harus mengaku keunggulan The Reds lewat gol Sadio Mane, Andy Robertson, serta Diogo Jota.

Pelatih asal Spanyol mengatakan gol penyama kedudukan Liverpool jadi titik balik pertandingan. Ia menilai tuan rumah terlalu cepat mencetak gol.

“Mereka mencetak gol terlalu cepat setelah kmai unggul. Itu memang kesalahan dari kami. Saya merasa kami akan memiliki peluang di babak kedua. Tapi kami gagal memaksimalkannya,” tutup Mikel Arteta.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Juergen Klopp: Liverpool dan Arsenal Harusnya Cetak Lebih Banyak Gol

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Liverpool sukses membungkam Arsenal 3-1 pada pekan ketiga Premier League, Selasa (29/9/2020) dinihari WIB. Laga di Anfield itu membuat Juergen Klopp puas.

Liverpool sejatinya tertinggal lebih dulu lewat gol Alexandre Lacazette. Tapi setelah itu mereka bangkit dengan mencetak dua gol pada babak pertama melalui Sadio Mane dan Andy Robertson.

Diogo Jota kemudian memastikan kemenangan tuan rumah dua menit jelang laga berakhir. Menurut Juergen Klopp, pertandingan ini benar-benar luar biasa. Ia menyebut kedua tim bermain dengan garis pertahanan tinggi dan harusnya lebih banyak gol yang tercipta.

liverpool vs arsenal
@LFC

“Kami punya banyak momen besar dan saya tidak bermimpi kami menyelesaikan setiap situasinya. Kami tertinggal 0-1 tapi kami memenangkan laga dan sangat pantas. Bisakah kami mencetak lebih banyak gol? Ya. Bisakah Arsenal cetak gol lagi? Ya,” kata Klopp kepada Sky Sports, Selasa (29/9/2020).

“Kami memaikan garis pertahanan yang tinggi selama 90 menit. Bagaimana Anda bisa menahan Aubameyang dengan tidak memiliki garis pertahanan tinggi? Kami menghukum mereka dari waktu ke waktu,” sambung eks nakhoda Borussia Dortmund.

Kemenangan ini sekaligus menyempurnakan awal musim Liverpool. Tiga laga Premier League yang sudah dilalui semua berakhir dengan kemenangan.

Mereka pun kini berada di peringkat kedua dengan sembilan poin. Hanya kalah selisih gol dari Leicester City di puncak klasemen.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Liverpool vs Arsenal: Malam Luar Biasa untuk Diogo Jota

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Diogo Jota langsung mencuri perhatian pada laga debutnya di Premier League. Ia mencetak satu gol pada laga Liverpool vs Arsenal di Anfield, Selasa (29/9/2020).

Diogo Jota baru dimasukkan Juergen Klopp pada pertengahan babak kedua. Dia hanya membutuhkan waktu delapan menit untuk mencetak gol perdananya di Liverpool.

Gol tersebut sekaligus memastikan kemenangan 3-1 The Reds atas Arsenal. Usai pertandingan sang winger mengaku bangga bisa berkontribusi besar untuk tim.

diogo jota liverpool vs arsenal
@LFCphoto

“Ini perasaan yang luar biasa. Saya berharap ini bisa terjadi dengan stadion yang penuh tapi saya senang bisa memastikan kemenangan untuk tim. Dalam sepak bola kadang Anda mencetak gol, kadang meleset dan Anda harus yakin akan mencetak gol dan untuknya saya melakukannya,” kata Jota kepada Sky Sports, Selasa (29/9/2020).

“Saya akan melakukan pekerjaan saya dalam latihan setiap hari, bekerja keras dan melakukan yang terbaik di lapangan. Sekarang saya sudah cetak satu gol dan saya mau lebih,” ia menambahkan.

Lebih lanjut, pemain yang digaet dari Wolverhampton mengatakan bahwa dia mendapat instruksi khusus dari Juergen Klopp. Yaitu untuk meningkatkan tekanan pada Arsenal.

“Pelatih mengatakan untuk terus menekan seperti yang kami lakukan, bersenang-senang dengan bola, dan melakukan apa yang biasa saya lakukan. Kami memainkan sepak bola yang bagus dan melakukan tekanan tanpa bola,” tutup Diogo Jota.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Liverpool vs Arsenal: Robertson Blunder, Diogo Jota Cetak Gol Perdana

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Liverpool menjaga hasil sempurna pada awal musim ini. Menjamu Arsenal di Anfield, Selasa (29/9/2020) dinihari WIB Andy Robertson dkk menang 3-1.

Liverpool langsung berinisiatif melancarkan serangan. Tapi beberapa tusukan yang dilakukan pada awal-awal laga belum membuahkan hasil.

Mereka justru kecolongan pada menit ke-25. Kesalahan antisipasi yang dilakukan Andy Robertson berhasil dimanfaatkan Alexandre Lacazette. Sang bomber yang berdiri tepat di depan sang bek langsung menceploskan bola ke gawang.

andy robertson liverpool vs arsenal
@LFC

Tertinggal lebih dulu justru membuat tuan rumah tersentak. Mereka hanya butuh waktu tiga menit untuk menyamakan kedudukan.

Aksi Mohamed Salah memang bisa digagalkan Bernd Leno. Tapi bola muntah mengarah ke Sadio Mane yang dengan mudah mencetak gol.

Liverpool kian berada di atas angin. Pasukan Juergen Klopp akhirnya membalikkan keadaan pada menit ke-34. Andy Robertson membayar lunas kesalahannya lewat gol yang dia cetak usai memanfaatkan umpan Trent Alexander-Arnold.

Babak kedua langsung berjalan dalam tempo tinggi. Tapi justru Arsenal yang memperoleh peluang-peluang berbahaya lewat aksi Lacazette. Namun, dua upayanya yang tinggal berhadapan dengan Alisson gagal membuahkan gol.

Tendangan bomber asal Prancis berhasil ditepis Alisson. Memasuki menit ke-63 giliran The Reds yang memperoleh peluang. Tapi tendangan memutar badan Sadio Mane kali ini masih melenceng tipis.

diogo jota liverpool vs arsenal
@LFCphoto

Baik Liverpool maupun Arsenal sama-sama menunjukkan permainan terbuka hingga akhir laga. Tuan rumah akhirnya memastikan kemenangan menjadi 3-1.

Pemain anyar yang baru dimasukkan pada pertengahan babak kedua, Diogo Jota, sukses mencatatkan namanya di papan skor untuk pertama kalinya pada menit ke-89.

Menang 3-1 The Reds berada di urutan kedua dengan nilai sempurna dari tiga pertandingan. Mereka hanya kalah produktivitas gol dari Leicester City. Sedangkan The Gunners tertahan di peringkat kelima dengan enam angka.

Susunan Pemain:

Liverpool (4-3-3): 1-Alisson Becker; 66-Trent Alexander-Arnold, 12-Jo Gomez, 4-Virgil van Dijk, 26-Any Robertson; 5-Giorginio Wijnaldum, 3-Fabinho, 8-Naby Keita (James Milner 76’); 11-Mohamed Salah, 9-Roberto Firmino (Takumi Minamino 90′), 10-Sadio Mane (Diogo Jota 76’)

Pelatih: Juergen Klopp

Arsenal (3-4-3): 1-Bernd Leno; 16-Rob Holding, 23-David Luiz, 3-Kieran Tierney; 15-Ainsley Maitland-Niles, 34-Granit Xhaka (Dani Ceballos 60’), 25-Mohamed Elneny, 2-Hector Bellerin; 12-Willian (Nicolas Pepe 68’), 9-Alexandre Lacazette (Edy Nketiah 74’), 14-Pierre-Emerick Aubameyang

Pelatih: Mikel Arteta

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Divock Origi: Anfield Lagi-Lagi Buktikan Keistimewaannya

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Divock Origi kembali jadi pembeda Liverpool di saat genting. Menjamu Arsenal di Carabao Cup, Kamis (31/10/2019), gol penyama kedudukan sang bomber di menit terakhir memaksa pertandingan ditentukan lewat adu penalti.

Liverpool sudah tertinggal 4-5 sampai menit ke-88. Tapi siapa sangka jika tendangan first time Divock Origi di masa injury time membuat kedudukan menjadi imbang 5-5. The Reds akhirnya memastikan langkah ke perempat final setelah menang adu penalti 5-4.

Usai pertandingan, striker asal Belgia mengatakan laga ini jadi bukti lain betapa istimewanya Anfield. Ia pun menegaskan masih akan menyaksikan pertandingan ini lagi.

liverpool carabao cup
@LFC

“Ini benar-benar sulit dipercaya. Malam ini jadi bukti lain betapa istimewanya Anfield. Kami sangat menikmati pertandingan malam ini. Ada banyak gol tercipta, pasti sangat menyenangkan untuk menonton dari luar. Saya pikir bahkan saya akan menontonnya lagi,” kata Origi seperti dikutip Football5star dari BBC, Kamis (31/10/2019).

“Saya senang dan bersyukur bisa membantu tim lagi. Kami hanya ingin menunjukkan lagi bahwa kami punya yang fantastis,” lanjut pemain yang sempat dipinjamkan ke Wolfsburg itu.

Terkait pertandingan, Origi mengakui Arsenal merupakan tim yang hebat. Ia percaya bahwa anak asuh Unai Emery punya prospek bagus di masa depan.

“Mereka adalah tim yang sangat bagus, merek apunya prospek yang cerah di masa depan. Kami tahu ini akan jadi laga yang sulit. Tapi kami membuktikan mental kami di lapangan,” tutup Divock Origi.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Hector Bellerin: Arsenal Baik-Baik Saja, Semua Pemain Tetap Solid

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Hector Bellerin menegaskan bahwa Arsenal baik-baik saja. Kendati baru kalah dari Liverpool di Carabao Cup, ia mengaku tidak ada masalah dalam timnya.

Arsenal tersingkir dari Carabao Cup setelah kalah adu penalti dari Liverpool. Hasil ini membuat mereka belum meraih kemenangan dalam dua laga terakhir. Sebelumnya, klub ibu kota ditahan imbang 2-2 oleh Crystal Palace.

Situasi ini kemudian memunculkan banyak anggapan terkait keharmonisan tim di dalam dan luar lapangan. Tapi Hector Bellerin membantah ada friksi yang terjadi. Ia justru mengatakan bahwa timnya saat ini masih sangat solid.

hector bellerin arsenal
@iF2is

“Ruang ganti kami sangat kuat. Kami sudah mengalami banyak pasang surut sejak saya di sini. Tapi kami semua tetap bersama apa pun yang terjadi. Kami punya kekompakan dan hubungan kuat seperti yang Anda di lihat di tiap pertandingan,” kata Bellerin kepada Sky Sports, Kamis (31/10/2019).

“Di ruang ganti ini semua orang bersama. Kami tetap percaya dengan kekuatan kami dan kami percaya akan bangkit dan kembali meraih kemenangan seperti sebelumnya,” imbuh pemain asal Spanyol itu.

Skuat The Gunners memang sempat dirundung masalah setelah aksi tak terpuji Granit Xhaka ketika ditarik keluar menghadapi Crystal Palace. London Evening News melaporkan bahwa anak asuh Unai Emery kini terbagi dalam dua kubu, yakni yang tetap mendukung Xhaka, dan mereka yang meminta ban kapten dicopot dari lengan sang gelandang.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Klopp Ingin Pemainnya Selalu Kenang Laga Melawan Arsenal

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Liverpool sukses melaju ke perempat final Carabao Cup. Kepastian ini didapat setelah anak asuh Juergen Klopp menang adu penalti atas Arsenal di Stadion Anfield, Kamis (31/10/2019).

Pertandingan ini berjalan sangat menghibur. Bagaimana tidak, 10 gol tercipta untuk hasil imbang 5-5 di waktu normal. Pemenang pun harus ditentukan melalui adu penalti. Di babak ini Liverpool membuktikan mentalitasnya dengan unggul 5-4.

Bagi Juergen Klopp, pertandingan ini sangat menakjubkan. Ia pun meminta anak asuhnya untuk terus mengenang pertandingan melawan Arsenal ini. Terlebih, sebagian besar pemain yang diturunkan masih berusia muda.

juergen klopp liverpool vs arsenal
@LFC

“Kita bisa bicara tentang taktik, tapi siapa yang peduli itu di laga seperti ini. Saya berharap para pemain selalu mengenang permainan yang mereka tunjukkan malam ini. Apa yang mereka lakukan malam ini sangat spektakuler,” kata Klopp kepada Sky Sports, Kamis (31/10/2019).

“Seperti mimpi bagi mereka bisa bermain untuk pertama kali di Anfield, tapi hal-hal mungkin tidak berjalan dengan baik dan Anda harus tetap berada di jalur yang tepat. Semua gol yang kami ciptakan berasal dari proses yang bagus,” imbuhnya.

Dari beberapa pemain muda yang diturunkan, penampilan Caoimhin Kelleher paling mencuri perhatian. Kesuksesannya menepis penalti Dani Ceballos lah yang memastikan laju Liverpool ke perempat final.

“Kelleher punya talenta yang luar biasa. Dia mungkin tidak berpikir akan bermain malam ini,” tutup Juergen Klopp.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Unai Emery Terpana Lihat Pertandingan Liverpool vs Arsenal

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Laga Liverpool vs Arsenal di Carabao Cup dinihari tadi berlangsung dramatis. Pertandingan harus dilanjutkan ke babak adu penalti setelah kedua tim bermain imbang 5-5 dalam 90 menit. Hasil ini pun membuat Unai Emery terpana.

Walau Liverpool dan Arsenal menurunkan mayoritas pemain mudanya, mereka tetap menampilkan performa menghibur. Bahkan babak pertama sudah menghasilkan lima gol untuk keunggulan tim tamu 3-2.

Skor akhir 5-5 pun harus dipastikan pada menit terakhir lewat gol Divock Origi. Liverpool akhirnya keluar sebagai pemenang di babak adu penalti setelah satu penendang The Gunners, Dani Ceballos, gagal mencetak gol.

unai emery liverpool vs arsenal
@Arsenal

Usai pertandingan, Unai Emery mengaku bahwa laga di Anfield ini berlangsung gila. Ia pun bangga dengan daya juang timnya kendati harus mengakui keunggulan tuan rumah.

“Pertandingan ini sangat gila. Saya sangat bangga dengan kerja keras pemain. Kami bermain dengan ritme tinggi di babak pertama. Pada akhirnya kami kalah di penalti karena peluangnya 50-50. Kami sedih dengan hasil akhir karena kerja keras pemain harusnya kami mendapat hasil yang lebih bagus,” kata Emery kepada Sky Sports, Kamis (31/10/2019).

“Kedua tim tentu tidak senang dengan cara bertahan hari ini. Tapi bagi para penggemar yang menyaksikan, ini adalah 90 menit yang fantastis. Hasilnya selalu berubah dan itu sangat spektakuler,” tutup mantan pelatih Paris Saint-Germain.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Hasil Liverpool vs Arsenal: Diwarnai Hujan Gol, The Reds Berpesta

Banner live dan podcast baru

Football5Star.com, Indonesia – Laga menarik tersuguh di Stadion Anfield ketika Liverpool menjamu Arsenal pada babak 16-besar Carabao Cup, Kamis (31/10/2019) dini hari WIB. Laga Liverpool vs Arsenal harus ditentukan lewat adu penalti setelah imbang 5-5 dalam 90 menit.

Pada pertandingan ini, tuan rumah tampil dengan skuat muda. Susuna sebelas pemain awal yang diturunkan Juergen Klopp memiliki rerata umur 23 tahun 122 hari. Itu adalah yang termuda sejak Januari 2017. Ketuka itu, pada laga melawan Plymouth Argyle, The Reds turun dengan rerata umur starter 22 tahun 253 hari.

Entah karena turun dengan sebagian besar pemain belia, Liverpool kewalahan menghadapi Arsenal. Babak pertama, mereka sempat tertinggal 1-3 sebelum mampu menipiskannya jelang turun minum menjadi 2-3.

Lucas Torreira mencetak dua gol dalam laga Liverpool vs Arsenal pada ajang Carabao Cup.
Twitter @OptaJoe

Pada pertandingan Liverpool vs Arsenal kali ini, tuan rumah unggul terlebih dahulu ketika Shkodran Mustafi mencetak gol bunuh diri pada menit ke-6. Namun, Lucas Torreira menyamakan kedudukan hanya 13 menit berselang.

Lalu, Gabriel Martinelli dua kali menjebol gawang Caoiminhin Kelleher pada menit ke-26 dan 36. James Milner melalui eksekusi penaltinya pada menit ke-44 akhirnya membuat babak pertama laga Liverpool vs Arsenal berakhir dengan skor 2-3.

Memasuki babak kedua, saling jebol gawang kembali tersaji. Baru sembilan menit babak kedua dimulai oleh wasit Andre Marriner, Arsenal menambah keunggulan lewat Ainsley Maitlan-Niles yang memanfaatkan umpan sang pemain yang terpinggirkan, Mesut Oezil. Namun, tiga menit kemudian, Alex Oxlade-Chamberlain membuat kedudukan jadi 3-4.

Liverpool Diselamatkan Divock Origi

The Reds bahkan mampu menyamakan kedudukan jadi 4-4 saat laga berjalan 62 menit. Divock Origi menjebol gawang Emiliano Martinez setelah memanfaatkan umpan Curtis Jones yang baru tujuh menit berada di lapangan.

https://twitter.com/Hugooow_PT1/status/1189647987288551424

Kedudukan imbang tak bertahan lama. Pada menit ke-70, gol kesembilan pada laga Liverpool vs Arsenal tercipta. Joe Willock melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti tanpa mampu ditahan Kelleher. The Gunners kembai unggul 5-4.

Hingga pertandingan memasuki menit ke-90, Arsenal sepertinya akan mampu membawa pulang kemenangan. Namun, harapan itu sirna setelah Divock Origi mencetak gol saat injury time memasuki menit ke-94 dengan memanfaatkan assist Neco Williams. Kedudukan pun menjadi imbang 5-5.

Kedudukan imbang membuat pertandingan berlanjut ke adu penalti. Pada babak ini, keberuntungan berpihak kepada tuan rumah. Lima ekseskutor Liverpool mampu menaklukkan Emiliano Martinez, sedangkan Dani Ceballos jadi satu-satunya pemain Arsenal yang gagal menaklukkan Keleher. The Reds pun melaju ke babak selanjutkan pada ajang Carabao Cup.

Susunan Pemain Liverpool vs Arsenal:

Liverpool (4-3-3): 62-Caoiminhin Kelleher, 69-Neco Williams, 12-Jose Gomez, 72-Sepp van den Berg, 7-James Milner, 15 Alex Oxlade-Chamberlain (68-Pedro Chirivella 81), 20-Adam Lallana, 8-Naby Keita (48-Curtis Jones 55), 67-Harvey Elliott, 24-Rhian Brewster, 27-Divock Origi
Pelatih: Juergen Klopp

Arsenal (4-2-3-1): 26-Emiliano Martinez, 2-Hector Bellerin, 16-Rob Holding, 20-Shkodran Mustafi, 31-Sead Kolasinac (3-Kieran Tierney 83), 11-Lucas Torreira (8-Dani Ceballos 72), 15-Ainsley Maitland-Niles, 28-Joe Willock, 10-Mesut Oezil (29-Matteo Guendouzi 65), 77-Bukayo Saka, 35-Gabriel Martinelli
Pelatih: Unai Emery

K. Kuning: Brewster 24, Lallana 44 – Willock 64, Kolasinac 77, Saka 85
K. Merah:

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Liverpool vs Arsenal: Emery Petik Hikmah dari Kekalahan

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Arsenal akhirnya menelan kekalahan pertama di Premier League musim ini. Kekalahan itu mereka rasakan saat tandang ke markas Liverpool, Sabtu (24/8/2019). Bermain di Stadion Anfield anak asuh Unai Emery tumbang 1-3.

Kekalahan 1-3 ini jelas membuat Unai Emery kecewa. Tapi ia tetap bisa melihat ada hal hikmah yang bisa diambil dari kekalahan timnya kali ini.

Pelatih Spanyol ini menegaskan bahwa performa anak asuhnya kian menunjukkan perkembangan. “Kami sangat kecewa dengan hasil ini, tapi kami bisa mengambil dampak positif dari pertandingan ini. Kami memang sedikit bermain ke dalam, tapi kami tetap memiliki beberapa peluang untuk mencetak gol,” katanya kepada Sky Sports, Minggu (25/8/2019).

nicolas pepe-liverpool vs arsenal
@premierleague

“Di babak pertama kami meraih peluang terbaik untuk mencetak gol lewat Nicolas Pepe. Tapi kunci pada laga ini adalah gol kedua, itu merupakan penalti yang sangat halus. Saya tidak berpikir itu pantas diberikan. Tapi reaksi kami setelah itu sangat bagus,” tegasnya.

Satu-satunya gol hiburan Arsenal dicetak oleh pemain pengganti, Lucas Torreira. Menurut sang pelatih, kehadiran sang gelandang memang berdampak signifikan pada penampilan anak asuhnya di lapangan.

“Dampak kehadiran Lucas Torreira sangatlah bagus. Begitupula dengan Lacazette dan Mkhitaryan. Mereka mampu meningkatkan intensitas serangan kami. Sama halnya dengan Joe Willock yang kembali membuktikan dirinya layak tampil di tim utama,” katanya lagi.

“Saya tetap melihat laga hari inisangat positif karena kami terus berkembang. Kami senang bisa bermain dengan pemain yang berbeda dan bagaimana mereka bekerja,” tutup Emery.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Liverpool vs Arsenal: 11 Pemain The Reds Tampil Sempurna

Football5star.com, Indonesia – Stadion Anfield kembali menjadi bukti kedigdayaan di laga Liverpool vs Arsenal. Kali ini anak asuh Juergen Klopp menang 3-1 dalam laga yang berlangsung Sabtu (24/8/2019).

Mohamed Salah jadi bintang lapangan di laga Liverpool vs Arsenal dengan memborong dua gol, sedangkan satu gol lagi dicetak oelh Joel Matip di babak pertama. Adapun gol hiburan Arsenal dicetak Lucas Torreira di penghujung laga.

Kendati Salah mencetak dua gol Juergen Klopp menganggap bahwa bukan hanya pemain Mesir  saja yang bermain bagus. Ia justru dengan tegas berkata 11 pemainnya di lapangan tampil sempurna.

joel matip-liverpool vs arsenal
@LFC

“Kami masih berada di tahap awal di musim ini tapi pemain sudah menunjukkan energi luar biasa di lapangan. Kinerja seluruh tim hari ini snagat fantastis. Mereka benar-benar disiplin dan taktis dalam bermain walau sempat kecolongan di menit terakhir,” ujar Klopp kepada Sky Sports, selepas laga Liverpool vs Arsenal, Minggu (25/8/2019).

“Roberto Firmino benar-benar fantastis hari ini. Luar biasa. Saya senang melihat performanya. Tapi jika boleh jujur, saya tidak melihat satu pun pemain saya yang tampil buruk hari ini. Mereka semua sangat sempurna,” sambung pelatih asal Jerman.

Selain soal penampilan anak asuhnya, pelatih berkecamata itu membeberkan rahasia kemenangan dalam duel Liverpool vs Arsenal. “ Kami menyaksikan tujuh sampai delapan laga mereka dan mereka tidak bermain diamond, tapi kami bisa mengadaptasi itu,” imbuhnya.

“Kami menunjukkan agresivitas dan semangat untuk menang. Lini pertahanan kami sangat rapat dan itu menyulitkan Arsenal untuk mencetak gol,” tutup Klopp.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Hasil Liverpool vs Arsenal: Salah Bikin Anfield Berpesta

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Liverpool melanjutkan tren sempurna di Premier League musim ini. Menjamu Arsenal di Stadion Anfield, Sabtu (24/8/2019) Mohamed Salah dan kolega menang 3-1.

Bertindak sebagai tuan rumah membuat Liverpool langsung mengurung pertahanan Arsenal. Praktis di lima menit pertama laga bola lebih banyak bergulir di bidang permainan tim tamu.

Akan tetapi justru tim tamu yang mampu meraih peluang emas pertama. Kesalahan Adrian dalam menyapu bola membuat Pierre Emerick Aubameyang melepaskan tendangan ke gawang Liverpool yang sudah kosong.

aubameyang-liverpool vs arsenal
@Arsenal

Kendati begitu tendangan Aubameyang masih melambung tipis. Setelah itu giliran kubu Arsenal yang membuat kesalahan. Sapuan bola Dani Ceballos menit ke-24 justru menuju Sadio Mane. Namun, tendangan kerasnya kali ini masih bisa diamankan Bernd Leno.

Setengah jam laga berjalan giliran bintang termahal The Gunners, Nicolas Pepe, yang mencoba peruntungan. Aksi individunya berhasil melewati Jordan Henderson dan Andy Robertson. Tapi tendangannya di dalam kotak penalti belum mampu mengelabui Adrian yang berhasil menepis bola.

Babak pertama tersisa tiga menit, stadion Anfield bergemuruh. Sundulan tajam Joel Matip yang memanfaatkan tendangan sudut Trent Alexander Arnold menghujam gawang The Gunners. Skor 1-0 sekaligus menyudahi 45 menit pertama.

Pada babak kedua, The Reds langsung mendapat hadiah penalti ketika laga baru berjalan tiga menit. Mohamed Salah yang maju sebagai eksekutor berhasil menunaikan tugasnya dengan sempurna.

mohamed salah-liverpool vs arsenal
@LFCphoto

Berselang 10 menit kemudian, Salah kembali menunjukkan tajinya. Tendangan kaki kirinya ke sisi kanan gawang membuat tuan rumah menjauhkan keunggulan menjadi 3-0.

Walau meraih beberapa peluang lagi, tuan rumah gagal menambahkan keunggulan. Sebaliknya Arsenal baru bisa memperkecil ketinggalan enam menit sebelum laga usai.

Pemain pengganti, Lucas Torreira berhasil memanfaatkan kemelut di depan gawang melalui tendangan kaki kanannya. Tapi gol itu tidak berarti apa-apa karena timnya tetap menelan kekalahan.

Bagi Liverpool, kemenangan 3-1 membuat mereka memimpin puncak klasemen sendirian. Memperoleh sembilan angka dari tiga laga, anak asuh Juergen Klopp kini unggul tiga poin dari Arsenal yang menguntit di peringkat kedua.

Susunan Pemain:

Liverpool (4-3-3): 13-Adrian; 26-Andy Robertson, 32-Joel Matip, 4-Virgil van Dijk, 66-Trent Alexander-Arnold; 14-Jordan Henderson, 3-Fabinho, 5-Giorginio Wijnaldum (James Milner 69’); 10-Sadio Mane (Alex Oxlade Chamberlain 77’), 9-Roberto Firmino (Adam Lallana 84′), 11-Mohamed Salah

Pelatih: Juergen Klopp

Arsenal (4-3-3): 1-Bernd Leno; 15-Ainsely Maitland-Niles, 23-david Luiz, 5-Sokratis, 18-Nacho Monreal; 28-Joe Willock (Alexandre Lacazette 80’), 34-Granit Xhaka, 29-Matteo Guendouzi (Henrikh Mkhitaryan 84′); 19-Nicolas Pepe, 14-Pierre-Emerick Aubameyang, 8-Dani Ceballos (Lucas Torreira 60’)

Pelatih: Unai Emery

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Liverpool vs Arsenal: Firmino Paling Gemar Bobol Gawang The Gunners

Football5star.com, Indonesia – Jelang laga Liverpool vs Arsenal, Roberto Firmino memiliki statistik yang menggambarkan seolah tim berjulukan The Gunners adalah lawan favoritnya. Ya, dapat dikatakan penyerang asal Brasil itu gemar membobol gawang Arsenal.

Partai besar Liga Inggris pekan ketiga musim 2019-20 akan mempertemukan Liverpool vs Arsenal. Kedua tim akan saling bentrok di Stadion Anfield, Sabtu (24/8/2019).

Liverpool merupakan kesebelasan yang mampu menuai kemenangan di dua laga pertama Liga Inggris musim 2019-20. Menang 4-1 atas Norwich City dan 2-1 atas Southampton.

Roberto Firmino - Neymar - Samba Gold - @LFC
Twitter/@Lfc

Di samping itu, tim berjulukan The Reds juga punya modal catatan pertemuan bagus melawan Arsenal di Anfield. Terutama ketika menang 5-1 pada musim 2018-19.

Bahkan, dalam enam pertandingan terakhir Liverpool vs Arsenal di Anfield, selalu berakhir untuk kemenangan tim tuan rumah.

Hasil-hasil positif itu juga didukung catatan ketajaman Roberto Firmino setiap melawan Arsenal. Berdasarkan data yang dirangkum Football5star.com dari Transfermarkt, selama berkarier di Liga Inggris, The Gunners adalah lawan yang paling sering dibobol Firmino.

Sejauh ini, Firmino sudah delapan kali bermain melawan Arsenal di Liga Inggris. Dari jumlah itu, ia sanggup membuat catatan 8 gol dan 3 assist. Semua gol itu dibuat bersama Liverpool.

Catatan positif lain adalah, setiap Firmino bermain, The Reds tidak sekali pun mengalami kekalahan. Dengan rincian 4 kemenangan 4 kali imbang.

Statistik itu patut menarik perhatian khusus pelatih Arsenal, Unai Emery. Jika tidak, bukan tak mungkin Firmino akan meneruskan tren ketajamannya di Anfield nanti malam.

https://www.instagram.com/p/B1iWL-5Atll/

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Matteo Guendouzi Sesumbar Tatap Laga Liverpool vs Arsenal

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Jelang laga Liverpool vs Arsenal, Matteo Guendouzi, cukup berani untuk sesumbar. Ia menyatakan bahwa timnya memiliki kemampuan mengalahkan tim mana pun di Liga Inggris, termasuk skuat beralias The Reds.

Partai besar Liga Inggris pekan ketiga musim 2019-20 akan mempertemukan Liverpool vs Arsenal. Kedua tim akan saling bentrok di Stadion Anfield, Sabtu (24/8/2019).

Meski Matteo Guendouzi mengumbar kepercayaan diri jelang laga Liverpool vs Arsenal, tetapi catatan pertemuan kedua tim tidak menguntungkan timnya.

Ya, tim berjulukan The Gunners memiliki catatan minor setiap bermain melawan Liverpool di Anfield. Dalam enam kunjungan terakhir, mereka tidak pernah berhasil pulang dengan raihan tiga poin.

Termasuk hasil negatif yang dialami Arsenal musim lalu saat menyambangi markas The Reds. Saat itu, skuat besutan Unai Emery menelan kekalahan telak 1-5.

“Secara keseluruhan, kami memiliki tim yang lebih baik musim ini. Kami juga begitu percaya diri,” ujar Guendouzi seperti dikutip Football5star.com dari Sky Sports.

“Saya tahu bahwa kami bisa tampil sangat bagus. Kami akan pergi ke Anfield untuk menang dan saya yakin kami juga mampu mengalahkan tim Premier League mana pun,” ucapnya.

Liverpool dan Arsenal adalah dua tim yang mampu menuai hasil positif pada dua pekan pertama Liga Inggris musim ini. The Reds menang atas Norwich City dan Southampton, sedangkan The Gunners mengalahkan Newcastle United dan Burnley.

https://www.instagram.com/p/B1f2vlCgrHu/

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Liverpool vs Arsenal: Menanti Nicolas Pepe Jadi Starter

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Stadion Anfield akan memanas akhir pekan ini dengan adanya laga big match Liverpool vs Arsenal. Tapi yang menjadi pertanyaan adalah apakah bos tim tamu, Unai Emery, berani memainkan pemain termahalnya, Nicolas Pepe, sebagai starter.

Di dua pertandingan Premier League musim ini, Nicolas Pepe belum sekali pun dijadikan starter. Ia selalu diturunkan pada babak kedua oleh Unai Emery dalam dua kemenangan melawan Newcastle United dan Burnley.

Kendati begitu, khusus untuk pertandingan big match nanti, sang pelatih sepertinya sudah siap dengan menjadikan pemain berbanderol 65 juta pounds sebagai starter. Ia mengaku bahwa Pepe sudah siap diturunkan sejak awal laga.

Andrey Arshavin - Unai Emery - Arsenal - @Arsenal
@Arsenal

“Yang paling penting adalah semua pemain harus menolongnya dan keluarganya untuk merasa nyaman berada di sini. Sekarang dia sudah tiga minggu bekerja sama kami. Dia tidak menjalani pramusim di sini, tapi sekarang dia sudah lebih baik lagi,” ujar Emery seperti dilansir Daily Mail, Jumat (23/8/2019).

“Saya pikir performa individunya semakin baik dan menyatu dengan tim. Untuk pertandingan Sabtu nanti dia mungkin perlu mendapat menit bermain lebih lama. Saya akan mengambil keputusan besok, tapi dia benar-benar siap dan saya percaya padanya,” sambungnya.

Saat menghadapi Newcastle United dan Burnley, Nicolas Pepe gagal mencetak gol maupun assist. Namun, beberapa aksi individunya di lapangan membuat pemain yang didatangkan dari Lille menjadi pusat perhatian.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Alexander-Arnold Prediksi Ada Banyak Gol di Laga Liverpool vs Arsenal

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Trent Alexander-Arnold memprediksi pertandingan Liverpool vs Arsenal akan kembali berlangsung menarik dan tercipta banyak gol. Namun, di saat bersamaan laga juga dinilainya akan menjadi sulit buat kedua tim.

Partai besar Liga Inggris pekan ketiga musim 2019-20 akan mempertemukan Liverpool vs Arsenal. Kedua tim akan saling bentrok di Stadion Anfield, Sabtu (24/8/2019).

Liverpool dan Arsenal adalah dua tim yang mampu menuai hasil positif pada dua pekan pertama Liga Inggris musim ini. The Reds menang atas Norwich City dan Southampton, sedangkan The Gunners mengalahkan Newcastle United dan Burnley.

Trent Alexander-Arnold liverpool
Zimbio.com

The Reds merupakan tim yang tidak mengalami kekalahan melawan Arsenal dalam enam bentrok terakhir di Anfield. Bahkan, dalam lima musim terakhir partai itu selalu melahirkan minimal empat gol.

Namun, dalam tiga musim terakhir, juara Liga Champions 2018-19 selalu berhasil menyudahi laga melawan The Gunnars dengan kemenangan. Termasuk saat memetik kemenangan telah 5-1 musim lalu di Anfield.

“Saya pikir dalam beberapa musim terakhir, khususnya di Anfield, selalu ada banyak gol yang tercipta melawan Arsenal,” kata Alexander-Arnold seperti dikutip Footballstar.com dari situs resmi Liverpool.

“Gaya permainan menyerang adalah cara yang ditampilkan kedua tim. Jadi, saya yakin kedua tim ingin memenangi pertandingan. Laga nanti juga akan sulit buat kedua kesebelasan,” ucapnya jelang laga Liverpool vs Arsenal.

https://www.instagram.com/p/B1f2vlCgrHu/

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Prediksi: Liverpool vs Arsenal

Prediksi Liverpool vs Arsenal
Stadion Anfield, Sabtu (24/8/2019) 02.00 WIB (Mola TV

Football5Star.com, Indonesia – Partai Liverpool vs Arsenal merupakan pertemuan dua tim yang sama-sama masih mencatatkan 100 persen kemenangan di dua laga pertama Liga Inggris. Namun, pada pekan ketiga musim 2019-20 dipastikan salah satunya akan mengalami kekalahan atau keduanya mengakhiri catatan selalu menang sebelumya.

Ya, Liverpool memiliki modal kemenangan di dua laga pertama. Terutama saat Menang 4-1 atas Norwich City dan 2-1 atas Southampton. Sementara itu, Arsenal juga tidak kalah apik karena mampu menang 1-0 atas Newcastle United dan 2-1 kontra Burnley.

Namun, tim berjulukan The Reds juga punya catatan pertemuan bagus musim lalu melawan The Gunners – julukan Arsenal – di Stadion Anfield. Ya, saat itu skuat asuhan Juergen Klopp menang besar 5-1 lewat gol-gol yang dilesakkan Roberto Firmino, Sadio Mane, dan Mohamed Salah.

REKOR PERTEMUAN
Rekor pertemuan Liverpool vs Arsenal
TREN PERFORMA
Tren Performa The Reds vs The Gunners
STATISTIK MENARIK
  • The Reds tidak terkalahkan dalam delapan pertandingan terakhir melawan Arsenal di semua kompetisi.
  • The Gunners tanpa kemenangan dalam enam kunjungan terakhir ke Anfield di Liga Inggris. Bahkan, mereka selalu kebobolan dua gol atau lebih di setiap laga, dengan total 22 gol.
  • The Gunners mengalami 13 kekalahan di laga tandang Premier League melawan Liverpool. Hanya melawan Manchester United, mereka mengalami kekalahan lebih banyak (16 kali).
  • The Gunners mengincar kemenangan di tiga laga pertama untuk sembilan kalinya dalam sejarah. Juga untuk pertama kalinya sejak musim 2004-05.
  • The Reds telah melewati 41 laga Premier League tanpa kekalahan di Anfield. Kali terakhir mereka kalah adalah saat dipermalukan Crystal Palace dengan skor 1-2 dua tahun dan 123 hari lalu.
  • The Gunners merupakan lawan favorit Roberto Firmino karena mampu mengoleksi 8 gol dalam 8 laga. Jumlah itu lebih banyak ketimbang melawan tim-tim lainnya di Premier League.
  • Pierre-Emerick Aubameyang hanya mampu mengemas 3 gol dalam 13 laga Liga Inggris melawan enam tim papan atas.
PELATIH
  • Laga Liverpool vs Arsenal kali ini merupakan pertemuan keempat antara Juergen Klopp dengan Unai Emery.
  • Dalam tiga pertemuan sebelumnya, kedua pelatih menuai hasil berimbang. Klopp dan Emery sama-sama satu kali menang dan satu laga lain berakhir imbang.
  • Selama berkarier sebagai pelatih, Klopp sudah 12 kali bertanding melawan The Gunners.
  • Sementara itu, Emery baru tiga kali pernah menangani timya bermain melawan The Reds.
  • Rekor Klopp vs The Gunner: 5 menang, 4 seri, 3 kalah
  • Rekor Emery vs The Reds: 1 menang, 1 seri, 1 kalah
WASIT
  • Pertandingan Liverpool vs Arsenal kali ini akan dipimpin oleh wasit Anthony Taylor.
  • Taylor merupakan wasit sarat pengalaman di Liga Inggris. Ia sudah menangani banyak laga Premier League sejak musim 2009-10.
  • Musim lalu, Taylor total menangani 32 pertandingan dengan mengeluarkan 101 kartu kuning dan hanya 1 kartu merah.
  • The Reds dan The Gunners sama-sama lebih sering menang setiap Taylor menjadi wasit dalam tiga musim terakhir.
  • Rekor Taylor di laga The Reds tiga musim terakhir: 7 menang, 1 seri, 2 kalah
  • Rekor Taylor di laga The Gunners tiga musim terakhir: 6 menang, 3 seri, 2 kalah
PEMAIN KUNCI

Liverpool

Top Scorer: Roberto Firmino, Sadio Mane, Virgil van Dijk, Mohamed Salah, Divock Origi (1 gol)
Top Assist: Roberto Firmino, Sadio, Mohamed Salah, James Milner, Trent Alexander-Arnold (1 assist)
Top Rating: Roberto Firmino (8,11)

Arsenal

Top Scorer: Pierre-Emerick Aubameyang (2 gol)
Top Assist: Dani Ceballos (2 assist)
Top Rating: Ainsley Maitland-Niles (7,74)

BERITA KEDUA TIM
  • Liverpool: Alisson Becker masih harus absen karena masalah cedera betis.
  • Dejan Lovren dan Naby Keita masih diragukan bisa bermain di pertandingan ini.
  • Red Devils: Granit Xhaka sudah pulih dari cedera punggung dan memiliki potensi besar tampil sebagai starter.
  • Mesut Oezil juga sudah sembuh dari sakit, tetapi kebugaran dan performa yang belum maksimal akan membuatnya diyakini hanya menempati bangku cadangan.
PRAKIRAAN FORMASI
Prakiraan Formasi Liverpool vs Arsenal
PREDIKSI HASIL
WhoScored
Liverpool 3-1 Arsenal
Predictz
Liverpool 3-1 Arsenal
Forebet
Liverpool 2-1 Arsenal
FOOTBALL5STAR
LIVERPOOL 1-1 ARSENAL

[better-ads type=’banner’ banner=’156435′ ]

Liverpool vs Arsenal: Alexander-Arnold Ingin Ulang Hasil Musim Lalu di Anfield

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Trent Alexander-Arnold berharap timnya bisa mengulang performa impresif seperti musim lalu jelang laga Liverpool vs Arsenal. Ia juga menjamin skuatnya akan melakukan persiapan sebaik mungkin menghadapi laga tersebut.

Partai besar Liga Inggris pekan ketiga musim 2019-20 akan mempertemukan Liverpool vs Arsenal. Kedua tim akan saling bentrok di Stadion Anfield, Sabtu (24/8/2019).

Liverpool merupakan kesebelasan yang mampu menuai kemenangan di dua laga pertama Liga Inggris musim 2019-20. Menang 4-1 atas Norwich City dan 2-1 atas Southampton.

Trent Alexander-Arnold menjalani dua final Liga Champions bersama Liverpool saat belum genap 21 tahun.
standard.co.uk

Di samping itu, tim berjulukan The Reds juga punya modal catatan pertemuan bagus melawan Arsenal di Anfield. Terutama ketika menang 5-1 pada musim 2018-19.

“Saya pikir pertandingan akhir pekan ini akan menjadi ujian berbeda buat kami. Dibanding dengan laga pekan lalu. Jadi, berusaha melakukan persiapan sebaik mungkin,” ujar Alexander-Arnold seperti dikutip Football5star.com dari situs resmi Liverpool.

“Kami tampil bagus tahun lalu, khususnya saat bermain sebagai tuan rumah. Kami berharap bisa mengulangnya kali ini,” ucapnya jelang partai Liverpool vs Arsenal.

Liverpool dan Arsenal merupakan dua tim yang mampu menyapu bersih kemenangan dalam dua laga pertama. Alhasil, mereka untuk sementara berada di puncak klasemen sementara dengan raihan enam poin.

https://www.instagram.com/p/B1bY-JZJv5C/

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Liverpool vs Arsenal: The Gunners Bisa Tiru Kehebatan Firmino, Mane, Salah

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Jelang partai Liverpool vs Arsenal, Pierre-Emerick Aubameyang, mengakui Roberto Firmino, Sadio Mane, dan Mohamed Salah adalah salah satu trio terbaik dunia. Di samping itu, optimistis timnya bisa meniru kehebatan trio penyerang skuat berjulukan The Reds.

Partai besar Liga Inggris pekan ketiga musim 2019-20 akan mempertemukan Liverpool vs Arsenal. Kedua tim akan saling bentrok di Stadion Anfield, Sabtu (24/8/2019).

Firmino, Mane, Salah merupakan trio penyerang yang begitu tajam musim lalu. Kehebatan ketiganya membuat Liverpool sukses memenangi gelar Liga Champions.

Sadio Mane - Mohamed Salah - Liverpool - Liverpool Echo
Liverpool Echo

Bahkan, skuat berjulukan The Gunners juga merasakan tajamnya ketiga pemain itu. Ya, pada 2018-19, Arsenal dibuat tak berdaya di depan mayoritas suporter Liverpool. Pierre-Emerick Aubameyang dkk saat itu mengalami kekalahan telak 1-5.

Kendati demikian, Aubameyang cukup yakin penyerang The Gunners juga memiliki potensi bagus untuk meniru trio itu musim ini.

“Liverpool bermain sangat bagus dengan tiga penyerang. Mengapa kami tidak bisa? Saya pikir kami bisa melakukannya. Sungguh, ini akan menjadi pertandingan sulit melawan Salah, Mane, dan Firmino,” kata Aubameyang seperti dikutip Football5star.com dari Sky Sports.

“Mereka pemain hebat. Mereka selalu berusaha menyerang dan mencetak gol, serta assist satu sama lain. Mereka adalah salah satu trio terbaik di dunia,” ujarnya jelang laga Liverpool vs Arsenal.

“Saya melihat ada banyak kemiripan. Saya dan Pepe, kami adalah pemain yang memiliki kecepatan seperti Mane dan Salah. Sementara itu, Lacazette merupakan pemain yang bisa mengolah bola seperti Firmino,” tutur Aubameyang.

Liverpool dan Arsenal adalah dua tim yang mampu menuai hasil positif pada dua pekan pertama Liga Inggris musim ini. The Reds menang atas Norwich City dan Southampton, sedangkan The Gunners mengalahkan Newcastle United dan Burnley.

https://www.instagram.com/p/B1bY-JZJv5C/

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

5 Gol Terbaik yang Tersaji di Laga Liverpool vs Arsenal

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Premier League pekan ketiga menyajikan partai big match antara Liverpool vs Arsenal. Pertandingan yang akan berlangsung di Stadion Anfield, Sabtu (24/8/2019) akan menawarkan pertarungan sengit mengingat kedua klub saat ini berada di peringkat satu dan dua.

Liverpool bertengger di puncak klasemen dengan enam poin, hasil dari dua kali menang. Begitu pula dengan Arsenal. Bedanya, anak asuh Unai Emery kalah produktivitas gol hingga mereka berada di posisi kedua.

Faktor ini dipercaya akan membuat laga kedua tim diprediksi akan berlangsung sengit. Apalagi pertandingan dua klub yang sudah lama haus gelar Premier League ini dikenal selalu menghasilkan banyak gol.

Dari sekian banyak gol itu, ada lima gol terbaik yang akan terus dikenang dari masa ke masa. Berikut lima gol terbaik Liverpool vs Arsenal pilihan Football5star.com:

  • Sadio Mane (2017)

Sadio Mane langsung memperkenalkan dirinya sebagai pemain baru Liverpool musim 2017-2018 dengan catatan gemilang. Di laga debutnya melawan Arsenal di Stadion Emirates, ia berhasil membuktikan diri Juergen Klopp tidak salah memboyongnya dari Southampton.

Pada pertandingan yang dimenangkan The Reds dengan skor 4-3 itu, Mane mencetak satu gol indah. Ia berlari menyusur sisi kiri pertahanan The Gunners. Setelah itu ia melewati tiga pemain tuan rumah sebelum melepaskan tendangan kaki kiri melengkung ke pojok kanan gawang yang dijaga Petr Cech.

Selama berseragam The Reds, Sadio Mane total sudah empat kali membobol gawang Arsenal dari tujuh pertandigan. Melihat dari catatan ini, bukan tidak mungkin dia kembali menyarangkan bola ke gawang Bernd Leno, terlebih pada pertandingan di Anfield musim lalu sang bomber juga turut menyumbangkan satu gol.

  • Hat-trick Robbie Fowler (1994)

Tidak ada yang menyangkan jika Robbie Fowler muda langsung menandai dirinya sebagai striker mematikan di Inggris pada 1994 silam. Ketika usianya baru 19 tahun, dia sudah menjadi momok menakutkan bagi Meriam London.

Fowler muda hanya membutuhkan waktu 26 menit untuk mencatatkan namanya di papan skor. Tapi bukan gol pertama yang menjadi soal, melainkan seluruh gol yang tercipta di Anfield kala itu. Ya, ia sukses menyarangkan hat-trick pertama sepanjang karier profesionalnya.

Lebih hebat lagi, tiga gol Fowler disarangkan hanya dalam waktu empat menit 33 detik saja. Torehan emasnya itu sekaligus membuatnya menjadi pemain yang mencetak hat-trick tercepat sepanjang sejarah Premier League sebelum torehan itu dilampaui Sadio Mane 2015 lalu.

  • Thierry Henry (2004)
https://www.youtube.com/watch?v=xrYO3J7KqnU

Pada masanya, Thierry Henry menjadi mimpi buruk untuk seluruh kiper lawan di Premier League. Hal ini pun ia buktikan kepada Jerzy Dudek, yang pada 2004 silam masih mengawal gawang Liverpool.

Pada laga yang berkesudahan 4-2 untuk kemenangan Arsenal itu, Henry berhasil mencetak hat-trick. Tapi yang menjadi pusat perhatian dari ketiga golnya adalah gol kedua yang ia lesakkan dengan cara menakjubkan.

Menggiring bola dari tengah lapangan, pemain asal Prancis membuat dua pemain Liverpool, Dietmar Hammann dan Jamie Carragher terjatuh karena tak berdaya menghentikan laju kencang sang bomber.

  • Empat Gol Andrey Arshavin (2009)
https://www.youtube.com/watch?v=0OVQCMIZX0Y

Penampilan Andrey Arshavin bersama Meriam London memang tidak selalu memuaskan. Dirinya juga tidak melulu dijadikan starter oleh Arsene Wenger. Tapi apa yang dia lakukan pada 2009 lalu adalah pengecualian.

Main sejak menit pertama, pemain asal Rusia membuat seisi stadion menghela nafas melihat aksi magisnya. Pada pertandingan yang berkesudahan 4-4 tersebut Arshavin berhasil memborong keempat gol tim tamu.

Sampai saat ini, Andrey Arshavin tercatat sebagai satu-satunya pemain Rusia yang mampu mencetak empat gol dalam satu pertandingan Premier League. Dan sampai saat ini pula dia menjadi pemain lawan terakhir yang membuat hat-trick di Anfield.

  • Granit Xhaka (2017)

Klub London Utara saat ini sangat beruntung memiliki gelandang sekaliber Granit Xhaka. Selain mampu mengatur tempo permainan tim, dia juga memiliki kelebihan lewat tendangan kerasnya yang kerap berbuah gol tak terduga.

Gol dengan cara ini pula yang ia persembahkan untuk Arsenal saat menjamu Liverpool di Stadion Emirates 2017 lalu. Tuan rumah yang sempat tertinggal lebih dulu patut berterima kasih pada pemain asal Swiss tersebut.

Ia sukses mencetak gol spektakuler dari tengah lapangan. Bukan hanya kerasnya tendangan sang gelandang, laju bola yang sulit ditebak juga sempat menjadi perbincangan hangat. Bayangkan saja, Simon Mignolet sampai salah membaca arah bola karena tidak menentunya laju bola.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

5 Momen Kontroversial dari Laga Liverpool vs Arsenal

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Sabtu (24/8) malam nanti, dua tim besar asal Inggris akan saling berhadapan pada partai lanjutan Premier League di Anfield antara Liverpool vs Arsenal. Rivalitas yang cukup runcing diantara kedua klub membuat partai esok diprediksi akan berjalan dengan cukup sengit.

Rivalitas Liverpool vs Arsenal sebenarnya bukanlah hal yang baru. Keduanya memang sudah bersaing untuk meraih supremasi di Inggris semenjak pertengahan abad ke-20. Dari ratusan pertemuan diantara kedua tim, Football5star.com sudah merangkum 5 momen kontroversial yang pernah terjadi di partai Liverpool vs Arsenal.

1. Penentuan Gelar Juara 1971-72
5 Momen Kontroversial dari Laga Liverpool vs Arsenal 1972 Diario AS
Diario AS

Pada musim 1971-72, Liverpool selangkah lagi akan mengamankan gelar Liga Inggris pertamanya dalam enam tahun terakhir. Ketika itu, The Reds yang diasuh oleh Bill Shankly harus bisa membawa pulang tiga poin dari markas Arsenal untuk menyalip Derby County yang duduk di puncak klasemen.

Faktor tersebut membuat Liverpool tampil menggila dan mengurung pertahanan Arsenal selama 90 menit. The Reds sebenarnya berhasil mencetak gol melalui John Toshack pada menit ke-88. Namun, wasit menganulir gol tersebut karena menilai Toschak sudah berada dalam posisi off-side.

Tayangan ulang sendiri menunjukkan bahwa wasit sudah membuat keputusan yang salah. Pada akhirnya, pertandingan pun berakhir dengan skor imbang 0-0 dan Liverpool harus finis di peringkat tiga klasemen akhir.

2. Tiga Kartu Merah dari Graham Poll
5 Momen Kontroversial dari Laga Liverpool vs Arsenal - 1972 - Diario AS
Bleacher Report

Graham Poll memang memiliki reputasi sebagai salah satu wasit terbaik di Inggris. Namun, ia juga pernah membuat kesalahan fatal ketika memimpin pertandingan. Salah satu kesalahan dari Poll yang paling dikenang adalah, tiga kartu merahnya pada partai Arsenal melawan Liverpool di tahun 2001.

Ketika itu, Poll memberikan kartu merah kepada dua penggawa Liverpool, Dietmar Hamann dan Gary McAllister. Selain itu, ia juga mengusir bintang Arsenal, Patrick Vieira.

Beberapa pekan setelah pertandingan tersebut, Poll mengakui bahwa ia sudah mengambil keputusan yang salah karena mengusir Hamann. Selain itu, FA juga memutuskan untuk menganulir kartu merah yang diterima oleh McAllister.

Duel Antarlini Liverpool vs Arsenal, Siapa Lebih Unggul?

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Bigmatch bakal tersaji dalam pekan ketiga Liga Inggris antara Liverpool vs Arsenal di Stadion Anfield, Sabtu (24/8/2019). Pertemuan keduanya boleh menampilan persaingan sengit di tiap lini.

Dalam lima pertemuan terakhir hujan gol acap terjadi dalam partai Liverpool vs Arsenal. Musim lalu, The Reds bahkan sukses menggunduli 5-1 Arsenal di Anfield, tepatnya pada 30 Desember 2018.

Hujan gol juga sempat terjadi pada musim 2017-18. Kala itu, Arsenal hanya bermain imbang 3-3 dengan Liverpool di Emirates. Kini, kedua tim akan bertemu lagi dan siap habis-habisan.

Berikut Duel Antarlini Liverpool vs Arsenal

1. Lini Belakang

Football5star - Twitter @LFC
Getty Images

Liverpool sudah kebobolan dua gol musim ini, sementara Arsenal baru satu. Meski demikian, pertahanan The Reds boleh dikatakan lebih solid ketimbang The Gunners.

Kuartet Trent Alexander-Arnold, Virgil van Dijk, Joel Matip dan Andrew Robertson sudah teruji sejak musim lalu. Mereka sukses mengantar Liverpool juara Liga Champions dan Piala Super Eropa. Yang jadi masalah cuma kiper, di mana Adrian penampilannya masih labil.

Sementara itu, Arsenal akan mengandalkan Ainsley Maitland-Niles, Sokratis Papastathopoulos, Nacho Monreal dan David Luiz. Nama terakhir baru merapat ke Emirates dan masih dalam proses adaptasi.

Melawan trio penyerang Liverpool, mereka harus fokus, karena kalau tidak, gawang Bernd Leno bisa kecolongan banyak gol.

2. Lini Tengah

dani ceballos twitter arsenal
Getty Images

Arsenal sedikit lebih baik di sektor ini. Kedatangan Dabi Ceballos membuat lini tengah The Gunners bergairah. Bahkan saat melawan Burnley pekan lalu, pemain asal Spanyol itu menyumbangkan dua assist.

Jika tak hati-hati, Ceballos bisa menjadi ancaman nyata untuk pertahanan tuan rumah lewat umpan-umpan terobosannya.

Liverpool sendiri bakal mengandalkan trio Fabinho, Jordan Henderson dan Georginio Wijnaldum. Ketiganya merupakan tipe pekerja keras dan bertugas menyuplai bola ke lini depan.

3. Lini Depan

Sadio Mane - Mohamed Salah - Liverpool - SB Nation
Getty Images

Sektor ini bisa dibilang imbang. Liverpool punya trio mesin gol yakni Sadio Mane, Mohamed Salah dan Roberto Firmino. Ketiganya telah membuktikan ketajaman mereka selama dua musim terakhir.

Kecepatan Mane, ditambah akurasi Salah dan kelincahan Firmono jadi jaminan gawang Arsenal bisa bobol di Anfield.

Tim tamu tak kalah tajam. Pierre-Emerick Aubameyang dan Alexandre Lacazette adalah garansi gol. Kombinasi keduanya sangat menjanjikan. Belum lagi tusukan Nicolas Pepe yang bisa memberi efek kejut di Anfield.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Laga Liverpool vs Arsenal Jadi Ujian Besar Kemampuan Kedua Tim

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Unai Emery menilai pertandingan Liverpool vs Arsenal merupakan ujian besar buat kedua tim menunjukkan kemampuan masing-masing. Ia pun bertekad untuk membuktikan tim berjulukan The Gunners berbeda dengan musim lalu.

Partai besar Liga Inggris pekan ketiga musim 2019-20 akan mempertemukan Liverpool vs Arsenal. Kedua tim akan saling bentrok di Stadion Anfield, Sabtu (24/8/2019).

Jelang laga Liverpool vs Arsenal, Unai Emery menyatakan anak asuhnya begitu termotivasi. Terutama berambisi memperbaiki hasil negatif yang terjadi di Anfield musim lalu.

Unai Emery menyebut Mohamed Elneny dan Shkodran Mustafi tak lagi punya masa depan di Arsenal.
standard.co.uk

Ya, pada 2018-19, tim berjulukan The Gunners dibuat tak berdaya di depan mayoritas suporter Liverpool. Pierre-Emerick Aubameyang dkk saat itu mengalami kekalahan telak 1-5.

“Saya pikir kami memiliki motivasi yang sangat besar menghadapi pertandingan akhir pekan ini. Laga ini akan berbeda dengan seperti melawan Burnley dan ini sebuah tantangan besar,” kata Emery seperti dikutip Football5star.com dari situs resmi Arsenal.

“Laga melawan mereka akan menuntut taktik berbeda. Namun, kami ingin bermain dan menunjukkan seperti apa kami sekarang. Sungguh, ini ujian besar guna menunjukkan kemampuan mereka dan kemampuan kami,” ujarnya.

Liverpool dan Arsenal adalah dua tim yang mampu menuai hasil positif pada dua pekan pertama Liga Inggris musim ini. The Reds menang atas Norwich City dan Southampton, sedangkan The Gunners mengalahkan Newcastle United dan Burnley.

https://www.instagram.com/p/B1VieDsAmTO/

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Liverpool vs Arsenal: Ini 5 Penyeberang Kedua Tim

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Dua tim pemuncak Liga Inggris, Liverpool vs Arsenal, akan saling berjibaku akhir pekan ini. Keduanya sama-sama mengantongi enam poin setelah selalu meraih kemenangan dalam dua laga awal liga.

Bisa dibilang, kedua tim mengalami fase berbeda hampir 10 musim belakangan. Liverpool sempat terpuruk dalam kurun 2010 hingga 2015. Praktis hanya musim 2013-14 saja dilewati dengan gemilang dengan finis di urutan kedua liga. Arsenal pun sebaliknya karena sudah tiga musim belakangan mereka gagal finis di tiga besar.

Dalam perjalanannya, kedua tim juga sering “bertukar” pemain. Beberapa pemain The Reds di masa lalu pernah membela The Gunners. Begitu pula sebaliknya. Berikut daftar lima pemain yang pernah memperkuat kedua klub jelang laga Liverpool vs Arsenal.

Alex Oxlade-Chamberlain

Pemain kelahiran Portsmouth ini baru saja memperpanjang kontraknya bersama Liverpool. Ia didatangkan langsung dari Arsenal pada awal musim 2017-18 dengan transfer cukup fantastis, yakni 40 juta pounds.

Alex Oxlade-Chamberlain, Arsenal, Premier League

Namun, cedera menjadi penghalang utamanya dalam menampilkan kemampuan terbaik selama berseragam Liverpool. Musim lalu saja, ia harus absen hampir sepanjang musim karena cedera ligamen.

Yossi Benayoun

Benayoun sempat jadi pilihan utama lini tengah Liverpool di era kepelatihan Rafael Benitez. Didatangkan dari West Ham United, pemain asal Israel itu tampil dalam 134 pertandingan dan menceploskan 29 gol.

Yossi Benayoun dipinjam semusim oleh Arsenal dari Chelsea.

Sempat ke Chelsea sejak 2010 hingga 2012, ia dilepas ke Arsenal dengan status pinjaman. Untuk The Gunners, Benayoun mencatatkan 25 pertandingan dan hanya mencetak enam gol. Semusim berselang, ia langsung dikembalikan ke Stamford Bridge.

Kolo Toure

Liverpool mendapatkan Kolo Toure saat sang pemain sudah melewati masa keemasannya. Padahal, di era 2000-an, saudara kandung Yaya Toure tersebut merupakan salah satu bek terbaik di Liga Inggris.

kolotoure getty

Bahkan, Toure menjadi bagian dari skuat Invincibles ketika Arsenal mampu juara liga tanpa terkalahkan pada 2004. Setelah sempat bertualang di Manchester City selama beberapa musim, Kolo kemudian merapat ke Liverpool secara gratis pada musim panas 2013.

Jermaine Pennant

Tak banyak yang tahu bahwa Jermaine Pennant pernah menjadi pemain Arsenal. Bahkan ketika The Gunners tak terkalahkan di liga pada musim 2003-04, ia berstatus sebagai pemain dari London Utara tersebut.

Namun, ketika itu ia sedang dipinjamkan ke Leeds United. Pennant memang lebih sering menghabiskan waktu sebagai pinjaman. Berkali-kali, ia dipinjamkan ke Watford, Leeds United, dan Birgmingham., hingga akhirnya dilepas permanen ke nama terakhir.

Pennant - Football5star

Pennant resmi ke Liverpool pada 2006 setelah dibeli dari Birmingham dengan biaya 9 juta pounds. Untuk The Reds, ia memainkan 80 pertandingan dan mencetak tiga gol selama tiga musim.

Nicolas Anelka

Meski tidak ditransfer langsung dari dan menuju salah satu klub, Anelka tetap pernah merasakan bermain untuk Arsenal dan Liverpool. Untuk The Gunners, ia bermain dalam 81 pertandingan dan mencetak 26 gol.

Anelka - Liverpool - Chelsea - Football5star

Sempat berkelana ke Paris Saint-Germain, ia dipinjam Liverpool pada 2002. Selama masa pinjaman, ia tampil dalam 22 pertandingan dan mencetak lima gol.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Adu Kece 5 WAGs Liverpool vs Arsenal: Siapa Paling Juara?

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Pekan ketiga Liga Inggris 2019-20 akan mempertemukan duel seru antara Liverpool vs Arsenal di Stadion Anfield, Sabtu (24/8/2019).

Kedua tim saat ini berada di posisi teratas klasemen Liga Inggris. Liverpool dan Arsenal sama-sama mengoleksi enam poin, hasil dari dua kemenangan di pekan pertama dan kedua Liga Inggris.

Pertemuan keduanya tentu saja tidak akan hanya tampilkan duel menarik per lini dan adu strategi antara Jurgen Klopp dan Unai Emery. Pertemuan Liverpool vs Arsenal juga tentu saja hadirkan “pertarungan” antara para pasangan para pemain kedua tim.

Pasangan dari kiper anyar Liverpool Adrian San Miguel del Castillo, jadi salah satu sosok yang bakal meramaikan “pertarungan” WAGs kedua tim.

Berikut adu kece 5 WAGs Liverpool vs Arsenal.

Tamara Mariscal

Kiper berusia 32 tahun Adrian San Miguel del Castillo memiliki seorang istri bernama Tamara Mariscal. Sosok Tamara memang cukup jarang diketahui publik sepak bola. Ia memang tak seperti kebanyakan wags di Liga Inggris.

Tamara menjauh dari gemerlap sorot lampu kamera. Bahkan akun sosial media Tamara, seperti Instagram ia protect. Meski jauh dari sorot kamera, Tamara jadi sosok di belakang layar yang selalu memberi dukungan kepada kiper Liverpool tersebut.

Tamara Mariscal
flordeazaharsevilla.com

Tarama selalu mengikuti ke mana pun sang suami berkarier di lapangan hijau. Ibu dua orang anak ini ternyata juga memiliki kegemaran dalam menulis, ia memiliki blog pribadi. Di dalam blog pribadinya, Tamara cukup sering mempublikasikan tulisan mengenai makanan dan hal berbau rumah tangga lainnya.

Rike Nooitgedagt

Rike merupakan pasangan dari bek termahal Liverpool, Virgil van Dijk. Keduanya menjalin hubungan asmara saat Van Dijk masih berkarier di klub lokal Belanda.

rike dailymail

Rike, sebelumnya bekerja sebagai fashion sales manajer. Setelah Van Dijk menjalani karier sepak bola di luar Belanda, Rike memutuskan pensiun dari dunia kerja pada tahun 2013 dan fokus memberikan dukungan kepada Van Dijk dalam menjalani karier sepak bola.

Melissa Reddy

Jurnalis perempuan Melissa Reddy disebut-sebut sebagai perempuan yang berpacaran dengan winger Liverpool Sadio Mane. Kedekatan Mane dengan Melissa berawal saat keduanya di pertemukan di sesi interview.

Dikutip dari ecelebfacts.com, Kamis (22/8/2019) Melissa sempat memposing foto dirinya tengah makan malam bersama Mane di Insta-story Instagram miliknya. Namun sampai saat ini keduanya masih belum mau terbuka apakah betul keduanya sebagai pasangan kekasih.

Melissa Reddy
Instagram.com/melissa_reddy

Pada awal Januari 2019 lalu, Mane juga sempat dirumorkan sudah menikahi seorang perempuan asal Tunisia, namun ia membantahnya dan mengatakan tengah fokus pada kariernya.

Alysha Behague

Selanjutnya ada perempuan asal Prancis berusia 33 tahun Alysha Behague. Alysha ialah istri dari striker Arsenal Pierre Emerick-Aubameyang.

Alysha menjalin kisah asmaranya dengan Aubameyang saat striker Gabon ini masih membela Saint-Étienne. Saat pertama kali pindah ke London, gaya hidup dari Alysha sempat jadi sorotan banyak pihak.

Alysha Behague
mirror.co.uk

Bagaimana tidak di akun sosila media miliknya, Alysha beberapa kali mem-posting foto dirinya saat berbelanja barang mewah dan tas bermerk ternama.

Amine Gulse

Terakhir ada mantan Miss Turki Amine Gulse. Pada Juni 2019 lalu Mesut Oezil menggelar pesta pernikahan di di Hotel Four Seasons, Istanbul, Turki dengan dihadiri 300 tamu undangan.

Mesut Oezil dan Amine Gulse mulai menjalin asmara pada 2017. Merasa ada kecocokan, keduanya bertunangan setahun kemudian dan meresmikan hubungan dalam ikatan pernikahan selepas idulfitri 1440 Hijriyah.

Oezil dan Amine berfoto bersama keluarga dan rekan dekat.

Sebelum menikahi Gulse, Oezil diketahui pernah menjalin asmara dengan empat wanita. Pertama, Anna Maria Lagerblom. Lalu Aida Yespica, seorang model seksi Venezuela, penyanyi Mandy Capristo dan Melanie Rickinger.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Liverpool vs Arsenal: Adu Tajam Firmino dan Lacazette

Banner live dan podcast baru

Football5star.com – Partai besar bakal tersaji dalam pekan ketiga Liga Inggris antara Liverpool vs Arsenal di Stadion Anfield, Sabtu (24/8/2019). Pertemuan keduanya boleh jadi ditentukan oleh para strikernya, yakni Roberto Firmino dan Alexandre Lacazette yang saling adu ketajaman.

Partai Liverpool vs Arsenal sudah tersaji sebanyak 192 kali. Tim berjulukan The Reds masih unggul dengan meraih 71 kemenangan, sedang 68 milik The Gunners, sedangkan 53 pertandingan lain berakhir imbang.

Nah, dalam lima pertemuan terakhir hujan gol acap terjadi dalam partai Liverpool vs Arsenal. Musim lalu, The Reds bahkan sukses menggunduli 5-1 Arsenal di Anfield pada 30 Desember 2018.

Hujan gol juga sempat terjadi pada musim 2017-2018. Kala itu, Arsenal hanya bermain imbang 3-3 dengan Liverpool di Emirates. Melihat dari banyaknya gol yang terjadi, tentu paling menarik bicara adu tajam dua striker klub itu, yakni Firmino dan Lacazette.

Roberto Firmino (Liverpool)

Goal.com/en
Goal.com/en

Dalam dua partai perdana Liga Inggris musim ini, Roberto Firmino tampil cemerlang. Bermain dalam 176 menit, penggawa Timnas Brasil itu mampu melesakkan satu gol dan satu assist.

Catatan statistiknya dalam dua laga juga terbilang apik. Dia melakukan rataan 3 kali menembak ke arah gawang, tak pernah terjebak offside, dan memiliki 75,4 persen umpan sempurna per pertandingan untuk Liverpool.

Bahkan, Firmino memiliki rating tertinggi di Liverpool, yakni 8,11. Bahkan, Firmino juga sudah hapal betul gawang Arsenal. Dia sudah delapan kali bersua dengan The Gunners di berbagai ajang.

Hasilnya luar biasa. Roberto Firmino sudah melesakkan delapan gol ke gawang Arsenal, empat kali meraih kemenangan, empat imbang, tanpa pernah menelan kekalahan. Tampaknya eks pemain 1899 Hoffenheim itu jadi lampu kuning buat tim tamu.

Alexandre Lacazette (Arsenal)

Lacazette 90mim
90min

Alexandre Lacazette boleh dibilang jadi kunci kesuksesan Arsenal dalam dua pekan perdana Liga Inggris 2018-2019. Dia memang cuma mengemas satu gol saja buat Arsenal. Tapi itu diraihnya hanya dalam 71 menit di lapangan saja.

Saat Arsenal menang 2-1 atas Burnley, 17 Agustus lalu permainan pemain asal Prancis itu jua mengesankan. Selama 71 menit di lapangan, dia melakukan 2 kali tembakan ke arah gawang, satu umpan kunci, 20 kali operan dengan akurasi 60 persen, serta sekali umpan panjang buat Arsenal.

Tak ayal, Lacazette jadi pemain terbaik Arsenal ketiga setelah Ainsley Maitland-Niles dan Matteo Guendouzi dalam dua pekan awal. Dia mendapatkan rating 7,42.

Akan tetapi sayangnya, rekor Alexandre Lacazette tak terlalu bagus ketika berhadapan dengan Liverpool. Selama berkostum The Gunners, dia sudah melawan Liverpool sebanyak empat kali.

Namun, sama sekali dia belum pernah merasakan kemenangan melawan The Reds, dengan dua imbang dan dua kekalahan. Pemain 28 tahun itu jua baru melesatkan satu gol ke gawang Liverpool. Nah, laga nanti bisa jadi pembuktian yang sahih buat pemain asal Prancis itu.

https://www.instagram.com/p/B1VieDsAmTO/

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Proses Gol Ketiga Firmino Bikin Klopp Hampir Menangis

Banner Football Live Star

Football5star.com, Indonesia – Liverpool mendapatkan dua hadiah penalti dari wasit Michael Oliver saat menghadapi Arsenal pada pekan ke-20 Premier League di Stadion Anfield, Minggu (30/12/2018). Penalti kedua sukses dimaksimalkan menjadi gol oleh Roberto Firmino sekaligus mengantarkannya mencetak hatrick di laga itu.

Hadiah penati tersebut diberikan setelah Bek Arsenal, Sokratis Papastathopoulos menjatuhkan Pemain Liverpool, Dejan Lovren di kotak terlarang. Mohamed Salah yang kerap mengeksekusi tendangan dari titik putih lalu memberik peluang tersebut kepada rekan setimnya, Roberto Firmino.

Andai saja Mohamed Salah yang mengeksekusi tendangan penalti tersebut dan berbuah gol maka tentu dirinya bakal menjadi top skorer sementara Premier League musim ini dengan torehan 14 gol. Ia akan mengungguli Pierre-Emerick Aubameyang dan Harry Kane yang saat ini sudah membukukan 13 gol.

Akan tetapi Mohamed Salah justru memberikannya penalti tersebut kepada Roberto Firmino agar bisa membuat hatrick pertama sang pemain asal Brasil itu di Premier League dan bersama Liverpool.

Adegan tersebut disoroti secara khusus oleh Juergen Klopp. Dirinya mengaku terharu menyaksikan kebesaran hati Mohamed Salah yang memberikan peluang kepada Roberto Firmino.

“Ketika Mo memberi Bobby penalti, saya hampir menangis. Kita semua tahu betapa Mo ingin mencetak gol, tetapi dia memberikannya pada Bobby,” kata Juergen Klopp seusai pertandingan, Minggu (30/12/2018).

Di sisi lain Mohamed Salah sejatinya juga sudah mencetak satu gol pada pertandingan tersebut juga melalui titik putih. Gol tersebut turut andil dalam mengantarkan Liverpool menghajar Arsenal dengan skor telak 5-1.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]