Inter Milan Siap Bajak Lorenzo Insigne dari Napoli

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Lorenzo Insigne belum juga perpanjang kontrak di Napoli. Situasi ini pun coba dimanfaatkan rivalnya di Serie A, Inter Milan.

Kontrak Lorenzo Insigne di Napoli akan berakhir tahun depan. Sampai saat ini belum ada tanda-tanda kedua belah pihak akan memperpanjang kontrak.

Sang agen juga telah menemuai manajemen Rabu kemarin. Namun, tidak ada kesepakatan yang tercapai dalam pertemuan tersebut.

Ingin Ikuti Jejak Maradona, Lorenzo Insigne Incar Gelar Liga Europa
Daily Mail

Masalah keuangan jadi alasan utama. I Partinopei butuh dana segar untuk menyeimbangkan neraca. Apalagi presiden Aurelio De Laurentiis baru-baru ini menegaskan semua pemainnya bisa pindah andai ada harga yang cocok.

Terkait Insigne, Sky Sport Italia melaporkan harganya berkisar di angka 30 juta euro. Dengan kontrak yang akan kadaluarsa 2022 nanti nilai tersebut cukup masuk akal.

lorenzo insigne-thestar
thestar

Inter Milan langsung bergerak cepat. RAI Sport dan Sky Sport Italia melaporkan mereka akan melakukan negosiasi dengan Napoli terkait sang kapten.

I Nerazzurri juga tidak keberatan dengan banderol 30 juta euro. Tapi belakangan disebutkan jika mereka menginginkan 20 juta euro ditambah Alexis Sanchez dalam klausul.

Napoli tidak punya pilihan lain selain melepas Insigne musim panas ini. Jika tidak dan sampai musim 2021-2022 berjalan mereka tetap tak mampu meyakinkan sang kapten memperpanjang kontrak, ia bisa pergi secara cuma-cuma.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Tiraggiro, Sebutan Gol ala Insigne Kini Masuk Kamus Bahasa Italia

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Pemain Italia dikenal punya tendangan melengkung mematikan. Mulai dari Andrea Pirlo, Antonio Di Natale, Alessandro Del Piero, hingga kini Lorenzo Insigne.

Tendangan-tendangan tak terduga ala pemain Italia jadi pembeda dari pemain-pemain lain. Maka tak heran Serie A pernah jadi kompetisi terbaik dunia.

Menariknya tendangan mereka punya sebutannya masing-masing. Untuk tendangan melengkung ala Lorenzo Insigne disebut “Tiraggiro”.

lorenzo insigne italia vs belgia rediffmail
rediffmail

Lorenzo Insigne memang kerap mencetak gol lewat tendangan melengkung. Baik itu dari sisi tengah maupun dari sudut sempit.

Salah satu gol Tiraggiro dia buat pada Euro 2020 lalu. Ia melepaskan tendangan melengkung ke pojok kiri gawang Belgia kawalan Thibaut Courtois.

Kini, kata Tiraggiro telah masuk dalam Treccani Dictionary, atau kamus bahasa Italia. Kata tersebut berasal dari tiga suku kata, yaitu trio a giro, yang kemudian disatukan dan memiliki arti sebagai tendangan melengkung.

Kata Tiraggiro berawal dari fan Napoli yang takjub dengan tendangan Lorenzo Insigne.  Orang-orang Neapolitan kemudian menyebutnya sebagai ‘destraggiro’.

Tiraggiro juga punya peran penting saat Italia memastikan diri sebagai juara Euro 2020. Karena selama turnamen ada tiga gol yang dilesakkan lewat cara tersebut.

Selain ke gawang Belgia, kapten Napoli juga menceploskan bola ke gawang Turki dengan cara yang sama. Setelah itu ada Federico Chiesa yangmelepaskan tendangan melengkung serupa. Gol dibuat dengan cara Tiraggiro saat melawan Spanyol di semifinal Euro 2020.

Jadi Tumbal Kemenangan Italia, Leonardo Spinazzola Terancam Absen Lama

Banner Gamespol Baru

Football5Star.com, Indonesia – Leonardo Spinazzola jadi tumbal kemenangan 2-1 yang diraih timnas Italia atas timnas Belgia pada perempat final EURO 2020, Sabtu (3/7/2021) dini hari WIB. Bek kiri Gli Azzurri itu mengalami cedera tendon achilles dan diperkirakan tak dapat bermain lagi hingga setahun ke depan.

Spinazzola terkapar di lapangan dan tak dapat melanjutkan pertandingan pada menit ke-77 laga Italia vs Belgia. Dia lantas digantikan Emerson Palmieri. Berdasarkan diagnosis awal, tendon achilles-nya putus. Hal itu membuat pemain AS Roma tersebut dipastikan tak lagi memperkuat Gli Azzurri pada lanjutan EURO 2020.

Leonardo Spinazzola harus ditandu saat meninggalkan lapangan.
Getty Images

Setelah mengamankan Romelu Lukaku, Spinazzola merasakan masalah pada kakinya saat berlari. Dia pun lantas memberikan isyarat ke bangku cadangan untuk ditarik dari lapangan. Kemudian, dia terkapar dan harus ditandu saat keluar dari lapangan di Stadion Allianz Arena.

Cedera parah yang dialami Spinazzola jadi pukulan tersendiri bagi timnas Italia. Dia adalah pemain yang sangat diandalkan Roberto Mancini di sisi kiri pertahanan Gli Azzurri. Bintangnya pun bersinar terang pada EURO 2020. Buktinya, dialah pemain yang didapuk sebagai Star of The Match saat melawan Turki dan Austria.

Dukungan Moral untuk Leonardo Spinazzola

Mancini mengaku sangat terpukul oleh cedera yang dialami Leonardo Spinazzola. “Kami bersedih. Dia tak pantas mengalami cedera ini. Dia adalah salah satu pemain terbaik pada EURO kali ini,” urai sang allenatore seperti dikutip Football5Star.com dari Tuttomercatoweb.

Hal serupa diungkapkan Lorenzo Insigne yang jadi Star of The Match laga lawan Belgia. “Spinazzola? Aku sedih. Aku melihat dia menangis. Aku berharap cederanya tidaklah serius karena dia itu sangat penting bagi kami,” ujar penyerang sayap Napoli yang mencetak gol kedua Italia di gawang Belgia tersebut.

Meskipun jadi pukulan telak, cedera yang dialami Spinazzola justru makin mengikat para pemain timnas Italia. Mereka menunjukkan dukungan bagi sang kolega dengan yel-yel yang digaungkan di bus saat meninggalkan Stadion Allianz Arena. Juga di pesawat ketika terbang dari Jerman ke Italia. “Spina, Spina… Ole.., ole.., ole..!” teriak mereka serempak.

Bisa jadi, Lorenzo Insigne dkk. akan mendedikasikan laga-laga berikutnya pada pentas EURO 2020 bagi Leonardo Spinazzola. Laga pertama, tentu saja melawan timnas Spanyol pada semifinal di Stadion Wembley, Selasa (6/7/2021) dini hari WIB.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Lorenzo Insigne Tak Ingin Italia Jemawa Hadapi Austria

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Lorenzo Insigne, pemain Italia tak ingin rekan-rekannya memandang sebelah mata Austria, lawan mereka di babak 16 besar EURO 2020. Menurut Lorenzo Insigne, Austria menunjukkan permainan tim yang mengandalkan secara fisik.

“Kami telah menyaksikan beberapa pertandingan Austria. Kami belum membahas detail apa pun. Tetapi dari apa yang kami lihat, mereka adalah tim yang sangat mengandalkan fisik. Mereka terus berlari dan menekan sepanjang pertandingan,” ucap Lorenzo Insigne seperti dikutip Football5star.com dari laman resmi UEFA, Sabtu (26/6/2021).

Italia Buruk di Babak Adu Penalti, Austria Bisa Diuntungkan

“Namun kami tidak ingin terpengaruh dengan mereka. Kami akan tetap memainkan sepak bola dengan cara kami. Yang perlu kami lakukan adalah tetap tenang dan bersiap untuk pertandingan ini dan menunjukkan permainan yang hebat,” tambah Lorenzo Insigne.

Sementara itu, pemain Italia lainnya, Giovanni Di Lorenzo menyebut bahwa Austria merupakan tim yang bermain kompak dengan intensitas tinggi dan cepat.

“David Alaba jelas merupakan pemain terpenting di Austria, tetapi secara umum mereka adalah tim yang mengandalkan fisik saat bermain dengan tempo sangat tinggi,” ucap Di Lorenzo.

“Ini akan menjadi pertandingan yang sulit tetapi kami akan tiba dengan persiapan baik. Kita harus memiliki semangat tanpa prasangka. Kami tidak pernah melupakan tujuan kami,”

Pemain Austria, Marko Arnautovic pun mengaku sudah sangat siap untuk bisa membuat Italia tersingkir dari EURO 2020. Meski Gli Azzuri memiliki catatan clean sheet, Arnautovic mengaku tak mempermasalahkannya.

“Orang-orang mungkin membuatnya tampak buruk ketika mereka mengatakan bahwa Italia telah mencatatkan 11 clean sheet berturut-turut. Itu tidak masalah bagi kami. Kami harus memainkan sepak bola kami,” kata Arnautovic.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Lorenzo Insigne Sebut Jorginho Pantas Dapat Ballon d’Or

gamespool
Lorenzo Insigne Sebut Jorginho Pantas Dapat Ballon d'Or 17

Football5Star.com, Indonesia – Pemain timnas Italia, Lorenzo Insigne, mengklaim bahwa rekan timnya, Jorginho pantas mendapatkan Ballon d’Or. Insigne juga berbicara soal peluang Italia di babak 16 besar Euro 2020 melawan Austria.

Italia lolos ke babak 16 besar dan akan bertemu Austria. Lorenzo Insigne menyebut bahwa timnya sudah mempelajari cara bermain David Alaba cs.

“Kami menyaksikan beberapa pertandingan Austria, mereka berlari dan mereka sangat agresif karena mereka selalu ingin merebut bola dengan cepat. Kami harus mempelajarinya, tetapi yang terpenting, kami harus fokus pada diri kami sendiri. Kami ingin memainkan pertandingan yang hebat dan menang, yang terpenting adalah memenangkan pertandingan, meskipun saya tidak mencetak gol,” ucap Insigne seperti dikutip Football5Star.com dari Football Italia.

Jorginho - Brasil - Italia - Getty Images
Getty Images

Insigne melanjutkan, “Kami sadar bahwa sebuah episode dapat mengubah permainan. Kami tenang dan yang lebih muda telah terbukti siap. Pemain seperti Berardi, Locatelli dan Barella tidak pernah bermain di kompetisi ini, tetapi mereka sangat menentukan melawan Turki dan mereka membantu kami mencapai tujuan kami.”

Jorginho tampil apik bersama Gli Azzurri sejauh ini dan sebelumnya berhasil menjadi juara Liga Champions bersama Chelsea. Insigne yang mengenal baik Jorginho sejak di Napoli mengklaim bahwa dia pantas dapat Ballon d’Or.

“Kami memiliki pemain berkualitas. Anda berbicara tentang Jorginho dan itu benar. Dia telah menghabiskan beberapa tahun yang fantastis di Chelsea dan saya bangga memiliki dia di tim kami,” kata Lorenzo Insigne.

Dia melanjutkan, “Bukan saya yang memutuskan apakah dia pantas mendapatkan Ballon d’Or, tapi saya harap dia akan terpilih, dia pantas mendapatkannya, dia adalah pemain hebat. Saya memanggilnya profesor dan kami semua senang bermain dengannya.”

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Lorenzo Insigne Bangga Bisa Jaga Kepercayaan Roberto Mancini

gamespool
Lorenzo Insigne Bangga Bisa Jaga Kepercayaan Roberto Mancini 21

Football5star.com, Indonesia – Bintang timnas Italia, Lorenzo Insigne, merasa sangat bangga karena bisa membayar tuntas kepercayaan yang diberikan Roberto Mancini. Di mata Insigne, kehadiran Mancini berhasil membangkitkan kepercayaan diri para penggawa Gli Azzurri.

Dinihari tadi, Insigne berhasil mencetak satu gol pada partai persahabatan antara Italia vs Republik Cheska. Pemain berusia 30 tahun itu kini memiliki koleksi tujuh gol dari 40 penampilan bersama Gli Azzurri.

“Saya tentu sangat senang karena terus mendapat kepercayaan Roberto Mancini. Saya akan selalu bekerja keras untuk membayar tuntas kepercayaan Mancini serta rekan-rekan setim,” tutur Lorenzo Insigne dikutip football5star dari laman resmi UEFA.

Lorenzo Insigne - Italia - Roberto Mancini - uefa. com
uefa.com

“Mancini sudah menciptakan tim yang luar biasa. Dia membuat kami bisa menunjukkan penampilan terbaik serta mengekspresikan diri di atas lapangan. Kami semua sangat senang dan akan terus menunjukkan performa terbaik,” sambung Insigne.

Performa gemilang Insigne pada partai melawan Republik Cheska membuatnya merasa sangat percaya diri dengan peluang timnas Italia di Euro 2020. Ia meminta rekan-rekannya untuk mengawali Euro 2020 dengan cara terbaik.

“Saya sangat senang dengan performa di pertandingan ini. Kami menunjukkan performa luar biasa. Kini, kami harus memantapkan persiapan karena Euro 2020 akan dimulai pekan depan. Kami harus bisa mengawali turnamen dengan cara terbaik,” tandas Insigne.

Italia akan menghadapi Turki pada partai pembuka Euro 2020. Laga tersebut akan digelar di Stadio Olimpico, Roma, pada Minggu (13/6) dinihari WIB.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Bertepatan Hari Valentine, Insigne Persembahkan Gol untuk Istri

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Lorenzo Insigne jadi pahlawan kemenangan Napoli atas Juventus, Minggu (14/2/2021) dinihari WIB. penalti sang kapten memastikan kemenangan 1-0 tuan rumah.

Gol ini memang spesial untuk Lorenzo Insigne. Ini jadi gol ke-100 nya selama berseragam Napoli. Terlepas dari itu, gol ini juga dia cetak bertepatan dengan hari valentine.

Maka tak heran rasanya jika dia mempersembahkan golnya ini untuk istri tercinta sebagai kado valentine tahun ini. “Merupakan hal yang istimewa sebagai seorang Neapolitan untuk menyegel kemenangan atas Juventus,” katanya kepada Sky Sport Italia, Minggu (14/2/2021).

napoli vs juventus-goal
goal

“Saya mempersembahkan gol ini untuk istri saya yang bertepatan dengan hari valentine,” ia menambahkan. Terkait keputusannya menjadi algojo penalti, Insigne mengaku mendapat kepercayaan penuh dari tim.

“Saya cukup tenang dalam mengeksekusi penalti karena saya tahu pelatih dan rekan satu tim percaya pada saya dan itu sudah cukup membuat saya yakin dengan tugas ini,” imbuhnya.

Tambahan tiga angka membuat Napoli kini naik ke peringkat keempat dengan 40 poin. Namun, bagi sang kapten, capaian ini tidak lebih baik dari musim lalu. Menurutnya cedera jadi penyebab utama I Partinopei inkonsisten.

“Musim ini belum sebaik musim lalu tapi kami memiliki banyak masalah karena cedera dan covid-19. Bahkan hari ini kami kehilangan David Ospinas saat melakukan pemanasan,” tutup Lorenzo Insigne.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Juventus, Lawan Tak Tertaklukkan Lorenzo Insigne dari Titik Penalti

gamespool

Football5Star.com, Indonesia – Ada satu pemandangan penuh haru setelah wasit Paolo Valeri menyudahi laga Juventus vs Napoli, Kamis (21/1/2021) dini hari WIB. Di bangku cadangan I Partenopei, Lorenzo Insigne tak kuasa menahan derai air matanya.

Laga Supercoppa Italiana melawan Juventus memang menyakitkan bagi Insigne. Sangat mungkin, dia tak akan mau mengingat pertandingan yang berakhir kekalahan 0-2 bagi Napoli itu. Pasalnya, dia punya andil besar pada kekalahan tersebut.

Saat kedudukan 1-0 untuk Juventus, Napoli mendapatkan penalti pada menit ke-80 setelah Valeri menyatakan Weston McKennie melanggar Dries Mertens di kotak penalti. Insigne lantas maju sebagai algojo. Namun, eksekusinya melebar. Padahal, kiper Wojciech Szczesny sudah bergerak ke arah berlawanan.

Andai saja eksekusi penalti Insigne melesak mulus, kedudukan akan imbang 1-1 dan jalan cerita mungkin berbeda. Gol kedua yang dibuat Alvaro Morata pada pengujung injury time pun mungkin saja tak terjadi. Namun, faktanya, penalti itu telah gagal dan Napoli harus kalah 0-2.

Di benaknya, Insigne mungkin kini bertana-tanya, “Mengapa aku selalu gagal setiap kali mengeksekusi penalti pada laga lawan Juventus?” Bukan apa-apa, kegagalan penalti di Stadion Mapei adalah yang ketiga saat menghadapi I Bianconeri.

Insigne Baru 4 Kali Gagal

Pertanyaan kian besar karena Lorenzo Insigne baru 4 kali gagal menjaringkan bola dari titik penalti di luar adu penalti dan 75% di antaranya saat melawan Juventus. Satu kegagalan lain dialami pada ajang Liga Champions melawan Besiktas pada musim 2016-17.

Kegagalan penalti pertama Insigne saat menghadapi Juventus dialami saat Napoli melawat ke Stadion Allianz pada 23 Mei 2015. Eksekusinya mampu ditahan Gianluigi Buffon. Namun, bola muntah lantas mampu dijaringkan David Lopez. Itu adalah eksekusi pertama Insigne di Serie A.

Adapun kegagalan kedua dialami Insigne pada 3 Maret 2019. Kali ini di San Paolo. Napoli mendapatkan penalti setelah Alex Sandro handball di kotak terlarang pada menit ke-83. Seperti halnya pada laga Supercoppa Italiana 2020-21, Insigne gagal menaklukkan Szczesny karena eksekusinya tak tepat sasaran. Bola membentur tiang gawang.

Kegagalan penalti Lorenzo Insigne pun selalu berujung buruk. Napoli selalu kalah. Dalam tiga laga melawan Juventus, I Partenopei takluk 1-3, 1-2, dan 0-2. Sementara itu, kala melawan Besiktas, timnya kalah 2-3.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Gagal Eksekusi Penalti, Lorenzo Insigne Dibela Gennaro Gattuso

gamespool
Gagal Eksekusi Penalti, Lorenzo Insigne Dibela Gennaro Gattuso 30

Football5star.com, Indonesia – Gennaro Gattuso ogah menyalahkan kegagalan eksekusi penalti Lorenzo Insigne sebagai penyebab utama kekalahan Napoli atas Juventus. Menurut Gattuso, apa yang dialami Insigne hanyalah sebuah nasib buruk.

Partai Supercoppa Italiana antara Juventus vs Napoli dinihari tadi berakhir dengan skor 2-0. Hasil pertandingan bisa berubah drastis andai Insigne berhasil menjebol gawang Wojciech Szczesny melalui eksekusi penalti pada menit ke-72.

“Di pertandingan sepenting ini, setiap pemain bisa saja mengalami sebuah nasib buruk. Termasuk gagal mengeksekusi penalti. Szczesny benar-benar tampil luar biasa karena mampu mengagalkan peluang Hirving Lozano di menit akhir,” ujar Gennaro Gattuso dikutip dari Football Italia.

Lorenzo Insigne - Napoli - Juventus - Gennaro Gattuso - Goal
Goal

“Kami meraih kemenangan maupun kekalahan bersama sebagai sebuah tim. Lorenzo Insigne tak perlu menyalahkan dirinya atas kekalahan ini,” sambung Gattuso.

Lebih lanjut, Gattuso juga merasa bangga dengan perjuangan yang ditunjukkan anak asuhnya di atas lapangan. Namun, ia juga mengakui partai melawan Juventus berjalan dengan sangat alot.

“Saya ingin berterima kasih kepada semua pemain karena mampu menjalankan apa yang saya minta dengan baik. Kami memang bermain agak kaku, terutama di babak pertama. Tapi, kami bisa menunjukkan reaksi baik setelah tertinggal,” kata Gattuso.

“Hal-hal ini merupakan sesuatu yang wajar terjadi di atas lapangan. Saya ingin mengucapkan selamat kepada seluruh pemain atas usaha mereka di atas lapangan. Kami mungkin bisa tampil lebih baik lagi. Tapi, laga ini benar-benar berjalan alot,” tuntas Gattuso.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Insigne: Bawa Napoli Juara Lebih Penting Dibanding Rekor Pribadi

gamespool
Insigne: Bawa Napoli Juara Lebih Penting Dibanding Rekor Pribadi 34

Football5star.com, Indonesia – Napoli akan bersua dengan Juventus di final Piala Super Italia di Stadion Mapei, Kamis (21/1/2021) dinihari WIB. Partai ini tentu jadi sangat spesial bagi pemain kedua tim termasuk Lorenzo Insigne.

Lorenzo Insigne memiliki kans untuk membawa Napoli meraih gelar pertama pada musim ini, selain itu ia juga memiliki peluang untuk catatkan gol ke-100 untuk Partenopei. Namun bagi Insigne, gelar untuk Napoli lebih penting dibanding rekor pribadinya.

Inter Milan vs Napoli Lorenzo Insigne Liga Italia @sscnapoli

“Saya lebih memimpikan kemenangan daripada gol ke-100 saya. Itu yang paling penting, soal saya mencetak gol atau tidak, itu tidak penting jika Napoli meraih gelar juara,” kata Insigne seperti dikutip Football5star.com dari Football Italia, Rabu (20/1).

Napoli datang ke Stadion Mapei dengan bekal kepercayaan diri setelah di Serie A Italia akhir pekan lalu menghantam Fiorentina dengan skor telak 6-0.

“Selain hasil 6-0, kami menampilkan penampilan luar biasa saat mengalahkan Fiorentina. Kami tahu ini pertandingan yang sulit melawan tim hebat, tetapi kami telah mempersiapkan diri dengan baik,” ungkap Lorenzo Insigne.

“Sejak pertandingan melawan Fiorentina, saya melihat rekan setim saya benar-benar fokus dalam latihan. Kami memiliki hari libur kemarin, bekerja dengan baik pada hari ini. Kami hanya harus bermain dengan cara yang kami tahu, tanpa rasa takut,”

“Piala ini sangat penting bag kami, untuk para penggemar, klub dan kota ini. Jadi kami bertujuan untuk mengembalikannya untuk mereka,” tegas Insigne.

Napoli terakhir meraih gelar ini pada 2014. Juventus jadi tim yang mereka kalahkan di tahun itu lewat babak adu penalti. Sementara Juventus pada musim lalu hanya menjadi runner up setelah dikalahkan Lazio 1-3 di partai final.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Ingin Ikuti Jejak Maradona, Lorenzo Insigne Incar Gelar Liga Europa

gamespool
Ingin Ikuti Jejak Maradona, Lorenzo Insigne Incar Gelar Liga Europa 38

Football5Star.com, Indonesia – Pemain Napoli, Lorenzo Insigne, mengungkapkan bahwa gelar Liga Europa merupakan target obyektif bagi Napoli. Insigne ingin mengikuti jejak Diego Maradona yang bisa membawa Partenopei menjuarai UEFA Cup kala itu.

Napoli akan berhadapan dengan AZ pada Jumat, (4/12/20). Kemenangan melawan tim asal Belanda itu akan memastikan Napoli masuk ke babak 32 besar. Namun Insigne mengatakan bahwa laga nanti adalah laga sulit, apalagi Partenopei kalah di pertemuan pertama.

Ingin Ikuti Jejak Maradona, Lorenzo Insigne Incar Gelar Liga Europa
Football Memories

“Ini akan menjadi pertandingan yang sulit, tetapi kami akan berusaha mendapatkan hasil dengan segala cara. Kami bermain cukup baik terakhir kali, tetapi tidak menyelesaikan peluang kami. Napoli adalah tim yang hebat, kami harus bekerja untuk terus berkembang. Pertandingan Liga Europa tidak pernah mudah dan kami harus memberikan yang terbaik,” ucap Insigne seperti dilansir Football5Star.com dari Football Italia.

Sudah satu minggu semenjak legenda Napoli, Diego Maradona, meninggal dunia. Maradona berhasil mengantarkan Napoli menjadi juara UEFA Cup pada 1989 dan itu masih menjadi satu-satunya gelar Napoli di Eropa. Insigne ingin sekali mengulang momen itu musim ini demi menghormati Maradona.

“Saya bisa katakan ya, Liga Europa adalah tujuan kami. Maradona melakukan hal-hal luar biasa, dia membawa Napoli ke puncak sepak bola Eropa dan kami tidak akan pernah melupakannya,” kata Lorenzo Insigne.

Napoli saat ini berada di puncak klasemen Grup F Liga Europa dengan raihan 9 poin.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Hasil Napoli vs AS Roma: Dari Insigne Cs untuk Diego Maradona

gamespool
Hasil Napoli vs AS Roma: Dari Insigne Cs untuk Diego Maradona 41

Football5star.com, Indonesia – Pertandingan giornata ke-9 antara Napoli vs AS Roma di Stadion San Paolo, Senin (30/11/2020) berakhir dengan kemenangan telak tim tuan rumah. Napoli sukses menghajar Roma dengan skor 4-0.

Sebelum laga dimulai, kedua tim sempat mengheningkan cipta terlebih dahulu untuk Diego Maradona. Di babak pertama, Napoli langsung mencoba untuk menekan lini belakang Roma. Sejumlah peluang berhasil diciptakan oleh anak asuh Gennaro Gattuso.

https://twitter.com/FTTV50/status/1333144708806287360

Namun baru pada menit ke-30. Napoli unggul lewat sepakan indah free kick. Lorenzo Insigne. 1-0 Napoli memimpin. Tertinggal satu gol, Roma berusaha bangkit untuk bisa menyamakan kedudukan. Namun hingga akhir babak pertama, skor 1-0 untuk Napoli mampu dipertahankan.

Di babak kedua, Roma belum juga mampu untuk mengimbangi permainan taktis Napoli. Hasilnya pada menit ke-64, Fabian Ruiz menambah keunggulan tim tuan rumah. 2-0 AS Roma tertinggal.

Roma semakin tertekan setelah di mendekati akhir babak kedua, dua gol tambahan mampu dicetak oleh Napoli. Di menit ke-81, Dries Mertens mampu membobol gawang Mirante. Selang lima menit kemudian, pesta gol Napoli ditutup oleh Matteo Politano. 4-0 jadi hasil akhir laga Napoli vs AS Roma.

Susunan pemain Napoli vs AS Roma:

Napoli: 1. Alex Meret, 26. Kalidou Koulibaly, 6. Mário Rui, 44. Kostas Manolas, 22. Giovanni Di Lorenzo, 8. Fabian Ruiz, 4. Diego Demme, 20. Piotr Zieliński, 11. Hirving Lozano, 14. Dries Mertens, 24. Lorenzo Insigne

Kartu kuning: Giovanni Di Lorenzo

Kartu merah:

Pelatih: Gennaro Gattuso

AS Roma: 83. Antonio Mirante, 4. Bryan Cristante, 3. Roger Ibanez, 23. Gianluca Mancini, 2. Rick Karsdorp, 37. Leonardo Spinazzola, 17. Jordan Veretout, 7.Lorenzo Pellegrini, 77. Henrikh Mkhitaryan, 11. Pedro, 9. Edin Dzeko

Kartu kuning: Roger Ibanez

Kartu merah:

Pelatih: Paulo Fonseca

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Tidak Cetak Gol, Insigne Tetap Senang Italia Bisa Menang

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Lorenzo Insigne sangat puas Italia menang 2-0 atas Polandia, Senin (16/11/2020) dinihari WIB. Menurutnya kemenangan ini pantas diraih timnya.

Italia unggul lebih dulu pada pertengahan babak pertama lewat eksekusi penalti Jorginho. Mereka kemudian menggandakan keunggulan di akhir babak kedua oleh pemain pengganti, Domenico Berardi.

Bagi Lorenzo Insigne, hasil ini sangat mengesankan. Ia pun senang bisa membawa Gli Azzurri menang kendati gagal cetak gol di stadion Mapei.

italia vs polandia lorenzo insigne azzurri
@azzurri

Saya pikir kami menampilkan performa luar biasa malam ini dan sepenuhnya kami pantas membawa pulang kemenangan. Kami punya kualitas dan mengandalkan permainan passing untuk menemukan celah yang tepat. Kami bersenang-senang dengan sistem ini,” kata Insigne kepada RAI Sport, Senin (16/11/2020).

“Jika kia melihat pada beberapa pertandingan secara keseluruhan mereka bisa saja memiliki lebih banyak gol dan hasil yang lebih kuat. Saya senang bahkan ketika saya tidak mencetak gol sekali pun selama saya bisa membantu tim meraih kemenangan,” imbuh kapten Napoli.

Tambahan tiga poin membuat tim asuhan Roberto Mancini naik ke puncak klasemen UEFA Naations League Grup 1. Insigne berujar bahwa raihan ini harus dinikmati sebelum kembali merumput tengah pekan nanti.

“Sekarang kami harus menikmati kemenangan ini. Setelah itu kami akan mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk pertandingan hari Rabu,” tutup sang winger.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Cerita Roberto dan Lorenzo Insigne yang Kalahkan Kakaknya

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Laga Benevento vs Napoli bisa dibilang sebagai pertemuan Insigne bersaudara. Ya, pertandingan malam nanti akan mempertemukan Roberto dan Lorenzo Insigne.

Tidak banyak yang tahu jika kapten Napoli, Lorenzo Insigne punya saudara yang juga pemain bola. Ada Roberto Insigne, adiknya yang kini memperkuat Benevento, serta sang kakak, Antonio Insigne yang main di klub amatir, Villa Literno.

Jelang laga Benevento vs Napoli, Antonio membeberkan cerita bagaimana kedua adiknya mengikuti jejaknya sebagai pesepak bola. Dia juga mengakui karier Lorenzo dan Roberto jauh lebih membanggakan darinya.

antonio insigne tutto calcio campano
tutto calcio campano

“Saya tiga tahun lebih tua dari Lorenzo dan enam tahun lebih tua dari Roberto. Mereka baru benar-benar tertarik pada sepak bola setelah menonton saya bermain. Lorenzo datang ke semua pertandingan saya saat tumbuh dewasa,” kata Antonio kepada Il Mattino, Minggu (25/10/2020).

“Tapi kami kemudian mengambil jalan yang berbeda. Saya berada di liga amatir, sementara mereka di Serie A. Merupakan sebuah kehormatan bagi saya memiliki dua adik laki-laki di divisi teratas dan punya karier yang luar biasa,” ia menjelaskan.

Kendati kalah kelas, Antonio berujar bahwa dia tetap jadi talenta terhebat di keluarga Insigne. “Jarang ada sebuah keluarga yang bermain di dua klub Serie A. Tapi jelas saya adalah talenta sejati dalam keluarga kami. Saya selalu mengatakan itu kepada mereka,” imbuhnya sambil tertawa.

Untuk diketahui, Roberto dan Lorenzo sama-sama lulusan akademi Napoli. Mereka juga pernah bermain bersama di tim senior sebelum sang adik pindah ke Parma.

Sedangkan Antonio memang tidak pernah memperkuat klub profesional. Sejak mengawali karier hingga sekarang ia lebih sering berkutat di klub amatir.

Lorenzo Insigne Terancam Absen Hadapi Juventus

gamespool
Lorenzo Insigne Terancam Absen Hadapi Juventus 51

Football5star.com, Indonesia – Kapten Napoli, Lorenzo Insigne, terancam tak bisa memperkuat timnya pada pertandingan Liga Italia di markas Juventus akhir pekan nanti. Selain itu, Insigne juga dikhawatirkan harus tak bisa memperkuat timnas Italia bulan depan.

Insigne mengalami cedera ketika memperkuat Napoli pada partai melawan Genoa akhir pekan lalu. Cedera ini membuat Insigne ditarik keluar pada menit ke-22 dan digantikan oleh Eljif Elmas.

Menurut agen dari Insigne, Vincenzo Pisacane, kliennya diprediksi harus menepi selama tiga pekan. Namun, ia belum mengetahui seberapa parah cedera yang dialami Insigne.

Lorenzo Insigne - Juventus - Napoli - areanapoli. it
Soycalcio

“Kami masih menunggu kabar mengenai cedera Lorenzo Insigne. Kami memperkiarakan akan mendapat kabar dari Napoli dalam waktu 48 jam,” kata Vincenzo Pisacane kepada Radio Punto Nuovo.

“Jika tak mengalami cedera serius, Insigne harus menepi selama 20 hari sebelum bisa kembali bermain. Saat ini, skenario terburuk adalah Insigne harus tak bisa bermain melawan Juventus dan absen memperkuat timnas Italia,” sambung Pisacane.

Lebih lanjut, Pisacane mengatakan bahwa cedera ini membuat Insigne merasa sedih dan marah. Menurut Pisacane, Insigne sangat tak ingin melewatkan pertandingan besar melawan Juventus.

“Saat ini, Insigne merasa sangat sedih. Selain itu, dia juga marah karena tak ingin melewatkan pertandingan manapun. Apalagi laga penting melawan Juventus,” tutup Pisacane.

Jika tak bisa diturunkan, posisi Insigne akan digantikan oleh Hirving Lozano. Selain itu, masih ada juga nama Amin Younes yang bisa melapisi Insigne.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Victor Osimhen Ingatkan Lorenzo Insigne pada Edinson Cavani

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Victor Osimhen menjalani debutnya di Serie A saat Napoli mengalahkan Parma 2-0 pada pekan pertama, Minggu (20/9/2020). Performa sang bomber pun membuat Lorenzo Insigne kaget.

Lorenzo Insigne memuji penampilan Victor Osimhen. Bahkan pemain yang digaet dari Lille itu membuatnya teringat dengan mantan bomber haus gol Napoli, Edinson Cavani.

“Bukan hanya saya yang terkesan padanya, tapi juga seluruh tim. Ketika dia menyerang, itu sangat menghancurkan. Dia mengingatkan saya pada Edinson Cavani. Dia menyerang dari dalam. Dia membantu kami karena dia membawa sesuatu yang berbeda untuk saya dan Dries Mertens,” ujar Insigne kepada Sky Sport Italia, Minggu (20/9/2020).

parma vs napoli
@en_sscnapoli

“Kami ingin dia untuk tetap tenang karena dia masih sangat muda. Dia punya potensi dan kebutuhan untuk berkembang. Tapi kami akan membantunya,” sambung kapten Napoli itu.

Untuk diketahui, Edinson Cavani adalah salah satu striker terbaik yang pernah dimiliki I Partinopei. Selama tiga tahun berada di San Paolo, dia sukses menggelontorkan 104 gol dari 138 penampilan.

Terkait jalannya pertandingan di stadion Ennio Tardini, Lorenzo Insigne mengakui timnya sempat mengalami kesulitan pada babak pertama. Itu terjadi lantaran keterbatasan pemain di lini pertahanan lawan.

“Kami harus lebih klinis lagi dalam melakukan serangan balik dan itu dimulai dari saya. Pelatih meminta kami untuk menyerang area tersebut. Babak pertama banyak umpan silang, tapi hanya Mertens yang berada di kotak penalti. Babak kedua kami lebih menjanjikan hingga akhirnya menang,” tutup penggawa timnas Italia.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Lorenzo Insigne: Barcelona Tidak Lebih Baik dari Napoli

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Napoli harus mengakui keunggulan Barcelona 1-3 di stadion Camp Nou, Minggu (9/8/2020) dinihari WIB. Kekalahan ini pun sangat disesalkan Lorenzo Insigne.

Hasil di Camp Nou sekaligus menyingkirkan Napoli dari Liga Champions. Mereka kalah agregat 4-2 dari Barcelona.

Lorenzo Insigne yang mencetak gol semata wayang tim tamu menilai Barcelona memang tim yang hebat yang diisi pemain-pemain bintang. Namun, dia tidak melihat tuan rumah lebih baik dari timnya.

lorenzo insigne-barcelona vs napoli-ChampionsLeague
@ChampionsLeague

“Barcelona memiliki banyak pemain yang sangat kreatif. Kami mencoba bermain sebagai tim, seperti yang sudah kami lakukan sepanjang musim ini. tapi kami tidak berhasil 100 persen,” kata Insigne seperti dikutip Football5star dari Sky Sport Italia, Minggu (9/8/2020).

“Saya benar-benar tidak berpikir mereka melakukan lebih baik dari kami selain menyelesaikan peluang mereka. Sedangkan kami gagal menuntaskan peluang. Sekarang kami ingin mengisi ulang tenaga dan memulai musim baru,” ia menambahkan.

Lebih lanjut, sang kapten mengungkapkan bahwa I Partinopei sudah bermain cukup baik, terutama pada babak pertama. Tapi pada akhirnya efektivitas Barcelona lah yang menjadi pembeda.

“Sangat mengecewakan tersingkir dengan cara seperti ini. kami mencoba dan tahu ini adalah pertandingan yang sangat sulit karena lawan adalah tim hebat. Kami bisa melakukan lebih baik pada babak pertama,” imbuhnya.

“Secara keseluruhan itu adalah kinerja yang bagus dan kami kecewa harus tersingkir,” tutup Lorenzo Insigne.

[better-ads type=’banner’ banner=’156436′ ]

Lorenzo Insigne Optimistis Bisa Bermain Lawan Barcelona

dinasti
Lorenzo Insigne Optimistis Bisa Bermain Lawan Barcelona 61

Football5Star.com, Indonesia – Pemain Napoli, Lorenzo Insigne, yakin bahwa dirinya bisa sembuh dari cedera dan bisa bermain melawan Barcelona di Liga Champions. Hal itu diutarakan lewat sang agen, Vicenzo Pisacane.

Insigne menderita cedera saat pertandingan terakhir Serie A melawan Lazio yang dimenangkan oleh Napoli, 3-1 (2/8/20). Insigne bahkan terlihat menangis setelah ditarik keluar. Tapi sang agen mengatakan bahwa dia siap bermain bahkan jika hanya fit 80 persen.

“Lorenzo sangat lapar untuk bermain dan dia optimistis. Dia dirawat oleh dokter terbaik dan jika dia merasa berada di 80 persen, dia akan bermain. Saya berbicara dengannya pagi ini dan dia melakukan segalanya untuk bisa berada di lapangan,” ucap Pisacane seperti dikutip Football5Star.com dari Radio Punto Nuovo.

Lorenzo Insigne Cedera, Gennaro Gattuso Khawatir
@BarcaTimes

Pisacane mengatakan bahwa tekad Insigne untuk bisa bermain melawan Barcelona adalah bukti kecintaannya kepada Napoli dan kota Naples. Insigne sendiri menderita cedera dibagian tendon kaki kirinya.

“Lorenzo menangis saat dirinya berpikir dia tidak akan bermain melawan Barcelona. Tapi tetap saja ada orang-orang bodoh yang mengklaim bahwa dia tidak begitu peduli tentang klub dan kota ini. Tidak banyak yang bisa dia lakukan untuk membuktikan dirinya,” kata Pisacane.

Sebelumnya pelatih Napoli, Gennaro Gattuso, khawatir akan cedera Insigne yang kemungkinan mengancamnya tidak bisa main melawan Barca.

“Kami akan mengevaluasi ini dalam 48 jam ke depan setelah kami menerima hasil tesnya. Semoga, itu tidak seserius perkiraan awal kami,” ujar Gattuso setelah laga melawan Lazio.

Lorenzo Insigne cs akan berhadapan dengan Barcelona pada babak 16 besar Liga Champions leg kedua, Minggu, (9/8/20). Pada leg pertama, Partenopei tertahan imbang 1-1 di kandang.

[better-ads type=’banner’ banner=’156436′ ]

Lorenzo Insigne Cedera, Gennaro Gattuso Khawatir

dinasti
Lorenzo Insigne Cedera, Gennaro Gattuso Khawatir 65

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih Napoli, Gennaro Gattuso berharap cedera yang diderita pemainnya, Lorenzo Insigne, saat melawan Lazio, (2/8/20), tidak serius. Karena, Napoli akan bermain di babak 16 besar Liga Champions melawan Barcelona, Minggu (9/8/20).

Napoli berhasil menutup musim di Serie A dengan kemenangan melawan Lazio dengan skor 3-1. Tapi kemenangan itu memakan korban karena Lorenzo Insgine menderita cedera paha dan terlihat meringis kesakitan saat ditarik keluar.

Napoli - AC Milan - Gennaro Gattuso - @sscnapoli
@sscnapoli

“Insigne berbicara dengan dokter, kami akan mengevaluasi ini dalam 48 jam ke depan setelah kami menerima hasil tesnya. Semoga, itu tidak seserius perkiraan awal kami,” ucap Gattuso seperti dikutip Football5Star.com dari Sky Sports Italia.

Napoli akan berhadapan dengan Barcelona di Liga Champions. Pada leg pertama mereka harus tertahan imbang 1-1. Gattuso mengatakan bahwa dirinya sudah menyiapkan skuad yang akan dimainkan pada laga itu.

“Saya punya line-up di pikiran saya, tapi kami harus melihat beberapa pemain yang sembuh (dari cedera) dalam beberapa hari ke depan. Kami akan mencoba menulis halaman dalam sejarah klub dan kota ini. Kami mencoba beberapa hal sejak lockdown. Terkadang kami bermain dengan pressing ketat, terkadang bertahan lebih ke dalam. Kami harus melakukan dua hal itu di momen yang tepat,” kata Gattuso.

Gennaro Gattuso melanjutkan, “tentu saja, pada leg pertama berakhir dengan 1-1 di kandang, kami harus tampil dengan resiko. Saat awal laga, tim tak tahu cara melakukan tekanan awal, tapi sekarang mereka tahu.”

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Lorenzo Insigne Tunjukkan Kemurahan Hati kepada Fan Napoli

dinasti

Football5Star.com, Indonesia – Lorenzo Insigne, pemain sayap Napoli, ternyata punya hati nan mulia. Baru-baru ini, dia menunjukkan kemurahan hatinya itu dengan memberikan sebuah skuter kepada seorang fan I Partenopei bernama Salvatore yang terkena kemalangan.

Lorenzo Insigne memberikan skuter itu sebagai pengganti. Pasalnya, skuter milik Salvatore telah raib saat merayakan kemenangan Napoli di final Coppa Italia.

Salvatore ikut merayakan kesuksesan Napoli di Coppa Italia. Saat itu, tiga penjahat merampas skuternya. Dia pun merana karena skuter itu sangat dibutuhkan untuk mengantar makanan yang dipesan via aplikasi Uber Eats. Kisah itu lantas sampai di telinga Insigne.

Lorenzo Insigne mengangkat trofi Coppa Italia yang diraih dengan mengalahkan Juventus.
ilgazzettinovesuviano.com

Kepada Radio Marte, Insigne lantas memberikan sebuah komitmen. Dia menunjukkan kemurahan hati dengan menyanggupi akan mengganti skuter Salvatore yang hilang itu. Namun, dia ingin memberikan skuter itu secara diam-diam.

Tak menunggu waktu lama, Insigne memberi Salvatore skuter baru via Radio Marte. Fan Napoli itu pun girang bukan kepalang. Apalagi saat dia mengetahui skuter itu dibelikan oleh salah satu pemain idolanya. Dia sangat berterima kasih.

Salvatore Belum Puas

“Hai, Lorenzo, aku Salvatore. Aku di Radio Marte dan menerima hadiah indah darimu. Terima kasih untuk segalanya! Ayo, Napoli!” kata fan Napoli itu seperti dikutip Football5Star.com dari Tuttosport.

Akan tetapi, Salvatore rupanya belum puas atas bantuan Insigne. “Jika tak berkeberatan, bolehkah aku mendapatkan jersey bertanda tangan dan bertemu secara khusus? Itu pun jika bisa. Terima kasih!” ujar dia lagi.

Napoli menjuarai Coppa Italia dengan mengalahkan Juventus lewat adu penalti pada laga final. Trofi Coppa Italia itu jadi trofi pertama yang diraih Lorenzo Insigne dkk. dalam lima tahun terakhir. Sebelumnya, mereka juga juara pada 2013-14.

Kesuksesan itu juga menunjukkan Napoli dan pelatih Gennaro Gattuso kian menyatu. Lorenzo Insigne dkk. terus menunjukkan performa apik bersama pelatih yang datang menggantikan Carlo Ancelotti tersebut. Pada lanjutan Serie A, rabu (24/6/2020) dini hari WIB, I Partenopei menang 2-0 di kandang Hellas Verona. Hasil itu membuat mereka tetap berada di posisi ke-6 klasemen sementara Serie A.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Napoli vs Inter Milan: Insigne Angkat Topi untuk David Ospina

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Satu pemain yang pantas menyabet gelar pemain terbaik pada laga Napoli vs Inter Milan, Minggu (14/6/2020) dinihari WIB adalah David Ospina. Ia membuat banyak penyelamatan gemilang di San Paolo.

Terlepas dari kesalahan antisipasinya saat terciptanya gol Christian Eriksen pada awal laga, David Ospina tetap tampil menawan. Ia sukses menggagalkan sundulan Romelu Lukaku, tendangan bebas Christian Eriksen, serta sontekan keras gelandang asal Denmark pada menit terakhir.

Bagi Lorenzo Insigne, apa yang ditunjukkan kiper asal Kolombia sungguh luar biasa. Apalagi kontribusinya tidak hanya menggagalkan peluang lawan, tapi juga berkontribusi dalam terciptanya gol Dries Mertens.

lorenzo insigne napoli vs inter milan %40sscnapoli
@sscnapoli

“Dia kiper yang luar biasa dan itu telah ditunjukkan hari ini. Ospina membuat kami mampu melaju ke final, bukan hanya karena penyelamatan gemilangnya tapi juga kontribusinya untuk gol yang kami cetak,” kata Insigne seperti dikutip Football5star dari Rai Sport, Minggu (14/6/2020).

“Ospina selalu memiliki kaki yang kuat. Kami mencoba gerakan ini beberapa kali dalam latihan. dia melihat saya berlari, lalu menendang bola lambung untuk menciptakan serangan balik dan kami sukses membawa pulang hasilnya,” ia menambahkan.

Gol penyama kedudukan Napoli berawal dari umpan panjang David Ospina. Dengan cerdik ia melihat pergerakan Insigne yang kemudian meneruskan bola ke Dries Mertens yang berdiri tanpa kawalan. Gol itu sekaligus jadi gol penutup laga dan memastikan langkah I Partinopei ke final Coppa italia untuk menantang Juventus.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Lorenzo Insigne Dilarang Tinggalkan Napoli

Banner LFS Baru

Football5star.com, Indonesia – Mantan pelatih AS Roma, Zdenek Zeman, berharap Lorenzo Insigne akan mengakhiri karier profesionalnya bersama Napoli. Menurutnya, Insigne sudah menjadi simbol kebanggaan kota Naples.

Dalam beberapa tahun terakhir, Insigne memang seringkali dirumorkan hengkang dari Napoli. Rumor tersebut berasal dari tudingan keretakan hubungan Insigne dengan para suporter serta petinggi I Partenopei.

“Di mata saya, Lorenzo Insigne merupakan sosok terakhir yang saat ini menjadi simbol klub di Italia. Selain itu, Insigne juga merupakan pemain Italia terbaik yang bisa seorang diri mengubah jalannya pertandingan,” kata Zdenek Zeman dikutip dari laman Football Italia.

Lorenzo Insigne - Zdenek Zeman - Napoli - Sportstar
Sportstar

“Dia adalah warga asli Naples yang merasa bangga atas identitas dirinya. Saya tentunya berharap dia akan tetap bermain di Naples. Seperti Francesco Totti bersama AS Roma,” sambung Zeman menambahkan.

Selain menjadi putra asli kota Naples, Insigne juga merupakan jebolan akademi Napoli. Sebelum namanya identik dengan Napoli, Insigne sempat bermain dengan status pinjaman untuk Cavese, Foggia, dan Pescara.

Sepanjang kariernya bersama I Partenopei, Insigne sudah berhasil mengemas 86 gol dan 72 assist dari total 336 penampilannya di semua kompetisi. Musim ini, Insigne masih menjadi andalan Napoli dengan catatan lima gol dan lima assist dari 28 penampilan.

Tak hanya menjadi andalan Napoli, Insigne juga menjadi pemain kunci di timnas Italia. Pria 28 tahun itu sukses mengemas tujuh gol dari 34 caps bersama Gli Azzurri.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Begini Aktivitas Lorenzo Insigne Selama Masa Isolasi

Banner LFS Baru

Football5star.com, Indonesia – Pemain Napoli, Lorenzo Insigne memiliki cara tersendiri untuk mengatasi kebosanan selama diisolasi di tengah pandemi corona.

Dikutip www.old.football5star.com dari The Sun, Senin (23/3/2020) Insigne selama masa isolasi banyak menghabiskan waktu dengan menyanyi hingga menjadi koki dadakan.

https://www.instagram.com/p/B-AdQP2JQVy/

Khusus untuk menjadi koki dadakan, Insigne begitu menikmati aktifitas ini. Ia sepertinya bisa menyalurkan bakat terpendamnya tersebut dengan membuat sejumlah masakan, salah satunya makanan khas Italia, Pizza.

“Semuanya, Pizzeria Insigne telah dibuka,” seru Insigne sambil bernyanyi di akun Instagram pribadinya. Meski tengah masa isolasi, Insigne berusaha untuk menikmati kondisi tersebut.

Sejumlah pesepak bola lain juga banyak melakukan aktifitas untuk menghilangkan rasa bosan selama masa isolasi.

Dua pemain muda Real Madrid dan Barcelona, Brahim Diaz serta Riqui Puig misalnya mengikuti tantangan #10touchchallenge. Tantangan ini ialah menendang tisu toilet agar tidak menyentuh lantai. Aktivitas ini seperti saat pemain berlatih juggling bola.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Mampu Kalahkan Liverpool, Napoli Kini Incar Barcelona

Banner LFS Baru

Football5star.com, Indonesia – Kapten Napoli, Lorenzo Insigne sudah tidak sabar menghadapi Barcelona di leg pertama 16 besar Liga Champions, Rabu (26/2/2020) dinihari WIB. Ia yakin timnya bisa meraih hasil maksimal pada laga di Stadion San Paolo.

Keyakinan Lorenzo Insigne tak lepas dari kemenangan mereka atas Liverpool di fase grup. Ketika itu, Napoli menang 2-0 di San Paolo.

Faktor tersebut lantas jadi pemicu sang kapten untuk mengulang hasil serupa saat menjamu Barcelona. Menurutnya, I Partinopei punya kans untuk meraih kemenangan.

lorenzo insigne-jelang napoli vs barcelona
@sscnapoli

“Semua orang bisa memberimu kesulitan. Di liga kami kehilangan banyak poin melawan tim-tim kecil, tapi kemudian kami menang melawan Liverpool. Dengan kondisi seperti itu saya rasa kami bisa melakukannya lagi besok,” kata Insigne seperti dilansir Football Italia, Selasa (25/2/2020).

“Kami sudah bermain melawan Liverpool, meraih kemenangan di sini dan imbang di Anfield. Jadi kami bisa mengulang permainan hebat itu lagi besok dan mendapatkan hasil yang bagus,” sambungnya.

Selain faktor The Reds, pemain timnas Italia juga mengaku sudah menyaksikan beberapa video pertandingan Azulgrana. Ia menegaskan ini sebagai salah satu cara timnya untuk mencari kelemahan lawan demi meraih kemenangan.

“Kami sudah menonton video Barcelona. Saya menyaksikan pertandingan mereka melawan Eibar. Dari situ kami harus bisa memanfaatkan kesalahan mereka,” tutup Lorenzo Insigne.

[better-ads type=’banner’ banner=’156436′ ]

Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Aksi Fan Cilik yang Menggugah Hati

Banner LFS Baru

Football5star.com, Indonesia – Fan adalah faktor penting di dunia sepak bola. Ungkapan ‘without fans football is noting’ pun masih sangat relevan sampai sekarang.

seperti halnya pertandingan, fan juga tidak memandang umur. Sudah banyak fan cilik yang datang langsung ke stadion untuk menyaksikan tim kesayangan bertanding.

Tidak cuma itu, para fan cilik juga kerap melakukan sesuatu di luar lapangan yang menguras emosi. Terbaru tentu surat yang dikirim fan cilik Manchester United bernama Daragh Curley kepada Juergen Klopp. Ya, dia memohon pada Klopp agar Liverpool kalah di sisa musim ini.

Terlepas dari aksi Daragh Curley tersebut, sudah banyak aksi para fan cilik di dunia sepak bola. Football5star merangkum lima aksi fan cilik yang viral di media sosial:

  1. Jadi Asisten Pelatih Steve Bruce di Aston Villa
Aston Villa, Asisten, Pelatih, Cilik
birminghammail

Pada 2017 lalu ada anak kecil yang “mengganggu” konferensi pers Aston Villa. Pelatih Villa saat itu, Steve Bruce, yang hendak melakukan konferensi pers jelang laga melawan Milwall dalam lanjutan Divisi Championship kedatangan fan cilik.

Usut punya usut, anak tersebut bernama Carter Carrington yang baru berusia lima tahun. Pihak klub sejatinya sudah beberapa kali menghubungi ayah Carter, Marlon, untuk mengundang sang anak bertemu jack Grealish dkk.

Setelah bertemu, Carter Carrington justru mendapat sesuatu yang melebihi ekspektasinya. Ia diajak Steve Bruce untuk duduk disampingnya. Tidak sampai di situ, sang pelatih juga memperkenalkan sang bocah sebagai asistennya yang baru.

2. Pakai Jersey Messi dari Kantong Plastik

murtaza ahmadi-messi-abc
ABC

Bocah dari Afganistan sempat menggegerkan dunia maya beberapa tahun lalu. Tinggal di daerah rawan konflik ternyata tidak mengahalanginya untuk mencintai sepak bola dan tentu saja Lionel Messi.

Keterbatasan yang dimiliki anak bernama Murtaza Ahmadi bahkan memaksanya untuk memanfaatkan kantong plastik yang dijadikan jersey Argentina bertuliskan Lionel Messi.

Aksinya ini lantas membuat namanya dikenal seantero dunia. Sang pujaan, Lionel Messi, akhirnya mengetahui pengorbanan Murtaza. Ia kemudian mengundang sang anak untuk datang ke sebuah pertandingan uji coba timnas Argentina di Qatar. Tidak sampai di situ, Murtaza Ahmadi juga didaulat sebagai pendamping Messi saat memasuki lapangan.

3. Fan Cilik Everton Usir Para Pemain Liverpool

Rivalitas yang terjadi antara Liverpool dan Everton kerap memunculkan kejadian unik. Dikenal sebagai Friendly Derby, pihak suporter dari kedua klub ternyata juga menyimpan kebencian yang mendalam dalam benak mereka.

Hal ini pula yang terlihat dari bocah yang mengidolai Everton. Pada natal 2017 lalu, ia yang sedang dirawat di rumah sakit anak, Alder Hey, Liverpool, kedatangan para pemain The Reds yang sedang memberikan kejutan untuk menyambut natal.

sang bocah yang memakai syal Everton tampak terkejut. Bedanya, ia sama sekali tidak senang seperti anak lainnya. Tanpa berpikir panjang, ia lantas mengusir Danny Ings, Jordan Henderson, dan beberapa pemain lain dari kamarnya. Tidak hanya itu, ia juga menolak merchandise yang diberikan Henderson.

4. Bikin Kembaran Jose Callejon Menangis

https://twitter.com/FutbolBible/status/1211663229736407043

Aksi fan cilik ternyata tidak hanya melibatkan pemain bintang atau klub tenar. Tapi juga pemain biasa yang bermain jauh di Bolivia. Inilah yang sempat dirasakan kembaran Jose Callejon, Juanmi Callejon.

Juanmi yang bermain untuk klub ternama Bolivia, Bolivar, dipastikan akan hengkang musim depan. Dia pun sedang mempersiapkan laga perpisahan bersama klub yang sudah dibela sejak 2017 lalu.

Juanmi yang sedang bersiap masuk ke lapangan langsung dihadang seorang bocah di lorong ganti. Sang bocah kemudian memeluk erat Juanmi sambil menangis. Ia memohon agar pemain Spanyol itu tidak hengkang dari klub kesayangannya. Momen itu sontak membuat Juanmi berlinang air mata. Ia lantas memberikan jerseynya kepada sang bocah.

5 Tangisan Bocah yang Menggugah Hati Insigne

napoli fan
Daily Mail

Performa Napoli musim ini bisa dibilang mengecewakan. Kendati nakhoda sudah berganti dari Carlo Ancelotti ke Gennaro Gattuso, hasil akhir belum menaungi klub kota Naples tersebut.

Puncak dari buruknya performa I Partinopei adalah ketika mereka kalah 0-2 dari Fiorentina januari lalu. Gol kedua Fiorentina di Stadion San Paolo disambut tangisan oleh fan cilik bernama Mario.

Dalam video tersebut, Mario menangis sesunggukan di pangkuan ibunda tercinta. Momen ini lantas menggugah hati kapten tim, Lorenzo Insigna. Lewat sebuah video yang diunggah di Instagram, ia berjanji akan memperbaiki performa tim. Sejak saat itu performa Napoli pun perlahan mulai membaik.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Lorenzo Insigne: Napoli adalah Momok Menakutkan bagi Liverpool

Banner LFS Baru

Football5star.com, Indonesia – Lorenzo Insigne mengatakan bahwa juara bertahan Liga Champions, Liverpool akan sangat ketakutkan jika bertemu Napoli. Menurut Insigne, Napoli adalah momok menakutkan bagi Liverpool di arena Liga Champions.

“Setiap kali kami bertemu Liverpool, kami menghasilkan pertandingan yang hebat. Melawan mereka, kami menunjukkan momok yang menaktukan bagi mereka,” kata Insigne seperti dikutip Football5star.com dari Football Italia, Jumat (7/2/2020).

Lorenzo Insigne Napoli Liverpool
getty images

“Dalam dua pertandingan musim ini, kami meraih empat poin dan itu membuat kami puas,” tambah Insigne.

Menurut Insigne, hasil imbang melawan Liverpool di Stadion Anfield di babak fase grup Liga Champions beberapa waktu lalu membuat skuat Napoli begitu percaya diri.

“Kami meningglkan Anfield dengan hasil imbang dan hal itu sangat membantu dengan sangat baik.” ucapnya.

Pemain berumur 28 tahun ini berada di kondisi yang cukup baik. Gol tunggalnya di laga melawan Lazio pada laga perempat final Coppa Italia membuat dirinya yakin bahwa Napoli belum habis di musim ini.

“Aku lebih bahagia oleh keberhasilan lolos ketimbang golku,” kata Lorenzo Insigne kepada Rai Sport seperti dikutip Football5Star.com dari Tuttomercatoweb.

“Pertandingan malam ini harus jadi awal (baru), bukan malah sebuah akhir. Kompetisi masih panjang dan kami masih dapat meraih sesuatu yang memuaskan!”

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Lorenzo Insigne Harap Kemenangan atas Lazio Jadi Titik Balik Napoli

Banner Loker F5S

Footbal5Star.com, Indonesia – Napoli menang 1-0 atas Lazio pada perempat final Coppa Italia, Rabu (22/1/2020) dini hari WIB. Sang pencetak gol tunggal, Lorenzo Insigne, berharap kemenangan tersebut jadi titik balik bagi Napoli yang musim ini terseok-seok.

Pada pertandingan yang berlangsung di Stadion San Paolo, Napoli unggul cepat pada menit ke-2. Menerima umpan Piotr Zielinski, Lorenzo Insigne melakukan manuver di sisi kanan pertahanan Lazio. Setelah melewati dua pemain di kotak penalti, dia lantas melesakkan bola ke gawang Thomas Strakosha.

Selepas pertandingan, pemain timnas Italia itu tak menepuk dada sebagai pahlawan. Bahkan, dia menilai ada yang lebih penting dari golnya yang membawa Napoli lolos ke semifinal Coppa Italia tersebut.

Tendangan Lorenzo Insigne pada menit ke-2 mengantar Napoli kalahkan Lazio pada perempat final Coppa Italia.
tuttomercatoweb.com

“Aku lebih bahagia oleh keberhasilan lolos ketimbang golku,” kata Lorenzo Insigne kepada Rai Sport seperti dikutip Football5Star.com dari Tuttomercatoweb. “Pertandingan malam ini harus jadi awal (baru), bukan malah sebuah akhir. Kompetisi masih panjang dan kami masih dapat meraih sesuatu yang memuaskan!”

Perkataan pemain berumur 28 tahun itu tentu saja ditujukan pada kiprah Napoli di Serie A. Hingga pekan ke-20, I Partenopei masih terpaku di posisi ke-11 dengan nilai 24. Padahal, musim-musim sebelumnya, mereka langganan di papan atas, bersaing meraih gelar juara.

Mereka lebih dekat dengan Brescia yang berada di posisi juru kunci ketimbang Juventus yang berada di puncak klasemen. Saat ini, Lorenzo Insigne cs. hanya terpaut 10 poin dari Brescia. Sementara itu, dengan Juventus, mereka tertinggal 27 poin.

Terima Kasih kepada Fan

Secara khusus, Lorenzo Insigne juga mendedikasikan kemenangan atas Lazio kepada para fan Napoli. Dia menilai mereka telah menepati janji untuk kembali memberikan dukungan penuh kepada tim setelah berbagai insiden yang terjadi sepanjang musim ini.

Para fan Napoli kembali memberikan dukungan penuh kepada tim asuhan Gennaro Gattuso.
tuttomercatoweb.com

“Sebagai kapten, aku ingin mengucapkan terima kasih kepada para fan yang hari ini kembali setelah sekian lama. Mereka telah menepati janji untuk mendukung kami dari menit awal hingga akhir,” ujar Lorenzo Insigne.

Lebih lanjut, Insigne berharap hubungan antara tim dan para fan dapat menjadi motivasi baru dalam upaya bangkit dan meraih prestasi apik musim ini. “Mulai sekarang, kami harus berjuang bersama-sama dan bangkit bersama-sama pula,” ucap dia.

Bagi Lazio, keberhasilan lolos ke semifinal Coppa Italia adalah yang pertama dalam tiga musim terakhir. Mereka menembus babak ini untuk kali terakhir pada 2016-17. Setelah itu, Lorenzo Insigne cs. selalalu terhenti pada perempat final dalam dua musim beruntun. Adapun gelar terakhir pada ajang ini direbut pada musim 2013-14.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Pesan Menyentuh Insigne untuk Fan Cilik Napoli yang Menangis

Banner LFS Baru

Football5star.com, Indonesia – Kekalahan 0-2 yang dialami Napoli dari Fiorentina ternyata menyisakan luka yang cukup mendalam untuk seorang fan cilik mereka. Ya, dia menangis ketika melihat Lorenzo Insigne dkk kembali menelan kekalahan.

fan cilik yang bernama Mario itu tidak kuasa menahan tangis ketika Fiorentina mencetak gol kedua melalui Dusan Vlahovic di babak kedua. Tangisannya ini kemudian menjadi viral dan membuat banyak orang bersimpati padanya.

Melihat hal tersebut, Lorenzo Insigne pun tak tinggal diam. Ia kemudian memberi pesan menyentuh untuk Mario melalui video yang diunggah di Instagramnya.

https://twitter.com/101ULTRAS/status/1218648443536670721

“Halo Mario. Saya minta maaf telah membuatmu menangis dengan hasil akhir ini. Kami berjanji padamu kami akan memiliki musim yang luar biasa dari sekarang dan akan membuatmu senyum lagi bersama kami. Kami menunggu kedatanganmu di stadion,” kata kapten Napoli itu seperti dikutip Football5star dari Football Italia, Senin (21/1/2020).

Tangisan Mario seolah mewakili perasaan seluruh fan Napoli saat ini. Bagaimana tidak, terus menjadi pesaing Juventus dalam beberapa musim terakhir, performa mereka musim ini justru berbalik 180 derajat. Sempat tampil bagus di awal musim, klub berjuluk Il Partinopei gagal mempertahankan ritme permainan.

Hal ini berakibat pada dipecatnya Carlo Ancelotti sebagai pelatih. Masuknya Gennaro Gattuso sebagai pengganti juga tidak berpengaruh apa pun.

Bahkan dari tujuh pertandingan, Gattuso hanya membawa klub asal Naples menang sekali. Kini, Il Partinopei tercecer ke peringkat ke-12 Serie A dengan 24 poin.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Kemenangan Atas Perugia Jadi Titik Balik Napoli

Banner LFS Baru

Football5star.com, Indonesia – Kapten Napoli, Lorenzo Insigne, merasa sangat senang karena bisa membawa I Partenopei kembali ke jalur kemenangan. Ia pun yakin kemenangan atas Perugia dinihari tadi akan menjadi titik balik untuk timnya.

Dalam beberapa pekan terakhir, Napoli memang cukup kesulitan untuk keluar dari tren negatifnya. Akan tetapi, mereka akhirnya sanggup kembali meraih kemenangan di partai Coppa Italia melawan Perugia berkat dua gol Insigne.

“Saya yakin kemenangan ini akan menjadi titik balik untuk kami semua. Kami memang sangat membutuhkan kemenangan. Kini, kami harus tetap tenang dan terus bekerja keras,” ungkap Lorenzo Insigne seperti dikutip dari laman Football Italia.

Lorenzo Insigne - Napoli - Perugia - La Republicca
La Republicca

Akhir pekan nanti, Napoli akan kembali berlaga di Serie A. Fernando Llorente cs dijadwalkan akan menjamu tim pesakitan, Fiorentina, di Stadio San Paolo. Insigne pun berharap rekan-rekannya akan kembali menunjukkan penampilan terbaik dan meraih kemenangan.

“Sekarang, kami harus segera bersiap karena akan menghadapi partai penting melawan Fiorentina. Kami harus bisa menghadapi laga tersebut dengan cara sebaik mungkin,” beber Insigne.

Saat ini, Napoli masih belum bisa menembus papan atas klasemen Serie A. Mereka pun harus puas menduduki posisi 11 di klasemen Serie A setelah hanya mampu meraih 24 poin dari 19 laga yang sudah mereka lakoni.

Catatan ini pun mereka dijawibkan memetik kemenangan dari partai melawan Fiorentina. Apabila sanggup mengalahkan La Viola, maka Napoli akan kembali masuk ke 10 besar klasemen Serie A.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Istri Lorenzo Insigne: Siapa Bilang Saya Tak Betah Tinggal di Naples?

Banner live dan podcast baru

Football5Star.com, Indonesia – Jenny Darone, istri Lorenzo Insigne, pemain Napoli, gerah oleh pemberitaan media. Pasalnya, dia dikabarkan mengungsi ke rumah orang tuanya karena merasa tak betah dan tak aman di Naples seiring kejadian yang menimpa dua kolega suaminya, Allan dan Piotr Zielinski.

Pekan ini, seiring pemanggilan Lorenzo Insigne ke timnas Italia, Jenny Darone memang meninggalkan rumah mereka di Naples. Dia berada di rumah orang tuanya yang terletak di kota lain. Namun, dia menegaskan bahwa itu bukan berarti dia mengungsi.

“Saya ingin memberikan klarifikasi. Saya sama sekali tidak takut tinggal di Naples, kota saya, seperti yang diberitakan di web. Saya ini Neapolitan dan bangga akan hal itu,” ungkap Jenny Darone seperti dikutip Football5Star.com dari Napoli Magazine.

Jenny Darone dan Lorenzo Insigne tetap betah tinggal di Naples.
lagoleada.it

Sementara itu, soal kini menginap di rumah orang tuanya, istri Lorenzo Insigne tersebut berujar, “Saya selalu rutin mengunjungi orang tua saya. Sama sekali tak ada masalah (di Naples).”

Belakangan ini, insiden tak mengenakkan dialami dua pemain Napoli. Rumah Allan dan Zielinski disatroni pencuri. Di tengah prestasi I Partenopei yang menukik, ada dugaan hal itu dilakukan tifosi yang kecewa. Keluarga Allan lantas mengungsi ke hotel, sedangkan istri Zielinski ikut pulang ke Polandia seiring panggilan bagi sang suami untuk memperkuat timnas negerinya.

Langkah istri kedua pemain itulah yang membuat kunjungan Jenny Darone ke rumah orang tuanya juga ditengarai punya motif yang sama. Padahal, istri Lorenzo Insigne itu hanya melakukan sesuatu yang rutin bertepatan dengan pemanggilan sang suami ke timnas Italia.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]