Ronald Koeman Tak Menyesal Depak Luis Suarez

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih Barcelona, Ronald Koeman, enggan menyesali keputusan melepas Luis Suarez pada musim panas 2020 lalu. Di mata Koeman, melepas Suarez merupakan salah satu cara untuk meremajakan skuat Blaugrana.

Suarez merupakan nama besar yang dilepas Barcelona di era Koeman. Pemain berpaspor Uruguay itu hengkang ke Atletico Madrid dan berhasil menjadi juara Liga Spanyol musim 2020-21. Sementara, Blaugrana harus rela finis di urutan ketiga.

Luis Suarez - Ronald Koeman - Sky Sports
Sky Sports

“Saya ditunjuk Barcelona dan mendapat beberapa tugas, salah satunya adalah meremajakan skuat. Kami pikir, melepas Suarez akan memberikan dampak positif untuk tim secara keseluruhan,” tutur Koeman kepada Diario Sport.

“Awalnya, kami mengira Suarez akan pergi ke Juventus, bukan Atletico. Tapi, saya sama sekali tak menyesal sudah melepasnya. Kami mengambil keputusan itu demi kepentingan klub,” sambung pelatih asal Belanda tersebut.

RONALD KOEMAN UNGKAP ALASAN LEPAS ANTOINE GRIEZMANN

Suarez bukanlah satu-satunya penyerang Barcelona yang dilepas ke Atletico dalam satu tahun terakhir. Di hari terakhir bursa transfer musim panas 2021, Blaugrana memutuskan untuk mengembalikan Antoine Griezmann ke Atletico dengan status pinjaman.

Sama seperti Suarez, Koeman mengatakan bahwa Griezmann dilepas demi kepentingan Blaugrana. Ia pun tak mau terlalu memusingkan kepulangan Griezmann ke Atletico.

Luis Suarez - Ronald Koeman - @atletienglish
twitter.com/atletienglish

“Griezmann memiliki kontrak dengan nilai besar dan kepergiannya sangat membantu kondisi keuangan kami. Untuk alasan itu, saya sama sekali tak mau mengeluhkan kepergian Griezmann,” tuntas Koeman.

Sebagai pengganti Griezmann, Blaugrana mendatangkan mantan anak asuh Koeman di timnas Belanda, Luuk de Jong. Penyerang berumur 31 tahun itu dipinjam dari Sevilla hingga akhir musim 2021-22.

Luis Suarez Absen Bela Uruguay karena Alami Cedera

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Luis Suarez harus mengurungkan niatnya untuk membela timnas Uruguay di babak kualifikasi Piala Dunia 2022. Suarez absen membela Uruguay karena mengalami cedera lutut.

Dikutip Football5star.com dari Marca, Selasa (31/8/2021), Luis Suarez dipastikan tidak akan memperkuat Uruguay setelah mengalami cedera lutut saat membela Atletico Madrid melawan Villarreal pada akhir pekan lalu.

Luis Suarez Absen Bela Uruguay karena Alami Cedera
Marca

Menurut pihak Atletico Madrid, Suarez saat ini masih berada di kota Madrid untuk melakukan pemulihan. Kubu Atletico berharap bahwa cedera lutut yang dialami Suarez tak berlangsung lama dan bisa diturunkan pada laga melawan Espanyol pada 12 September.

“Pemindaian MRI mengungkapkan adanya penumpukan caira di bagian posterior lutut kiri Luis Suarez,” bunyi pernyataan resmi Atletico Madrid.

Luis Suarez Absen Bela Uruguay karena Alami Cedera

“Pihak medis klub telah berkomunikasi dengan federasi sepak bola Uruguay dan pemain dipastikan absen untuk pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2022 mendatang,”

Luis Suarez Masih Jadi Andalan Atletico Madrid

Musim lalu, Luis Suarez menjadi titik sentral bagi lini serang Atletico Madrid. Mengemas 21 gol, Suarez menjadi salah satu kunci sukses Atletico merengkuh gelar La Liga 2020-21.

Luis Suarez Absen Bela Uruguay karena Alami Cedera

Pada musim ini, penampilan Suarez belum menurun. Pada laga melawan Villarreal akhir pekan lalu, eks striker Barcelona itu mencetak satu gol.

Namun sayang meski Suarez mencetak gol, Atletico Madrid harus puas dengan hasil imbang 2-2. Gol ke gawang Villareal menjadi gol pertama Suarez pada musim ini untuk Atletico.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Trio MMN, Messi, Mbappe, Neymar Bisa Kalahkan Catatan MSN?

Banner Gamespool Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Trio MMN, Messi, Mbappe, Neymar bakal jadi kekuatan Paris Saint Germain (PSG) pada musim ini. Dengan resminya Lionel Messi bergabung ke PSG, ia akan kembali berduet dengan sahabat baiknya, Neymar dan ditopang peraih titel Piala Dunia 2018, Kylian Mbappe.

Trio MMN, Messi, Mbappe, Neymar menjadi triumvirat baru yang diprediksi bakal mencetak banyak gol di Ligue 1 ataupun kompetisi Liga Champions. Kemunculan Trio MMN juga diprediksi bisa kalahkan catatan trio MSN, Messi, Suarez dan Neymar di Barcelona beberapa musim lalu.

Trio MMN, Messi, Mbappe, Neymar Bisa Kalahkan Catatan MSN
Marca

Trio MMN akan bekerja keras untuk meneruskan warisan trisula MSN yang begitu legendaris. Trio MSN tercipta saat Suarez datang ke Barcelona dari Liverpool pada 2014. Tiga musim trio ini membuat Barcelona menjadi tim yang sulit dikalahkan.

Dikutip Football5star.com dari data Whoscred, Rabu (11/8/2021), Messi, Suarez dan Neymar selama tiga musim di Nou Camp telah mencetak 379 gol dan 173 assist.

Messi mencetak 153 gol dari 158 pertandingan, Suarez dengan 121 gol dari 147 pertandingan dan Neymar mengoleksi 105 gol dari 145 laga bersama Barcelona.

Catatan gol itu membantu Barcelona memenangkan banyak gelar, mulai dari dua gelar Liga Spanyol, tiga Copa del Rey, Supercopa de Espana, Liga Champions, Piala Super Eropa dan Piala Dunia Antarklub, sapu bersih gelar juara dilakukan trio MSN.

Beban Berat Trio MMN

Chemistry yang sudah terbangun antara Messi dan Neymar tentu jadi pekerjaan rumah bagi Mbappe. Pemain asal Prancis ini memiliki beban cukup berat di musim pertamanya bermain bersama Messi dan Neymar.

Luis Suarez saat awal bergabung di Barca mampu membangun chemistry dengan cukup cepat. Pada musim pertamanya trio MSN, ketiganya mampu mencetak lebih dari 100 gol, tepatnya 122 gol di semua kompetisi.

Trio MMN, Messi, Mbappe, Neymar Bisa Kalahkan Catatan MSN
Sky Sports

Tidak seperti saat trio MSN terbentuk, usia ketiga pemain ini tak jauh berbeda. Saat ini, Mbappe menjadi yang paling muda dan Messi sudah memasuki usia tua, 34 tahun. Akan muncul pertanyaan seberapa kuat ketiganya bermain bersama untuk mencetak gol bagi tim?

Belum lagi kondisi naik turun Neymar di PSG. Neymar diganggu cedera yang datang silih berganti. Selama empat musim di Paris, Neymar tercatat absen 20 pertandingan di Ligue 1. Di musim lalu, Neymar hanya mencetak 17 gol di Ligue 1, catatan paling sedikit Neymar sejak 2013-14.

Statistik Mbappe dan Neymar di PSG pun belum menyentuh 100 gol. Gol keduanya di total akan menjadi 46 gol, dengan total gol PSG musim lalu sebanyak 92 gol di Ligue 1 dan Liga Champions.

Peran Pochettino

Mauricio Pochettino bikin pelatih lain jadi iri. Baru seumur jagung melatih di PSG, Mauricio Pochettino mendapat kesempatan melatih pemain terbaik dunia, Lionel Messi.

Kedatangan Lionel Messi ke PSG menjadilkan tim berjuluk Les Parisiens menjelma jadi tim terkuat di dunia. Di posisi penjaga gawang, ada kiper peraih gelar EURO 2020, Gianluigi Donnarumma. Di jantung pertahanan, ada pemain berpengalaman, Sergio Ramos.

Di sektor tengah ada pemain peraih titel Liga Champions bersama Liverpool, Georginio Wijnaldum. Di depan sudah jaminan mutu, ada Neymar, Kylian Mbappe, di tambah Lionel Messi menjadikan PSG bak Goliath di antara tim-tim Liga Prancis musim ini.

Mauricio Pochettino Latih Messi, Beruntung atau Buntung?

Bahkan bisa dibilang PSG musim ini memiliki kekuataan lebih besar dibanding Real Madrid era Los Galaticos pada era 2000-an. Dengan kekuataan merata di semua lini, harusnya PSG bisa sampu gelar musim ini, termasuk gelar Liga Champions yang jadi dambaan sang pemilik klub, Nasser Al-Khelaifi.

Saat masih melatih di Spurs dan Southampton, Mauricio Pochettino dikenal sebagai pelatih dengan gaya menyerang. Seperti Pep Guardiola, Pochettino sangat senang jika anak asuhnya mampu menguasai bola lebih banyak. Hal positif yang sangat menguntungkan dirinya dan Messi.

Menilik dari gaya permainannya di Spurs, Pochettino pun sama dengan Guardiola yang selalu membangun serangan dari kaki ke kaki dari lini pertahanan. Mirip gaya tiki taka.

Jika di Spurs, Pochettino mengandalkan Toby Alderweireld untuk membanyn serangan. Maka di PSG, Sergio Ramos menjadi pemain kuncinya. Pochettino akan selalu bersandar pada possession, operan-operan pendek, dan pressing tinggi.

Yang harus diperhatikan saat Pochetino menerapkan ofensif ialah resiko untuk pemainnya kehilangan bola. Dan biasanya ia akan menerapkan taktik counterpressing. Pada kondisi inilah peran dari full back anyar Achraf Hakimi menjadi penting.

Hakimi harus segera berlari turun menutup ruang kosong saat pemain lain kehilangan bola. Yang menjadi sedikit berbeda dari gaya melatih Pocchetino ialah dirinya tak suka pemainnya bermain melebar. Baginya, menjaga jarak sekecil mungkin akan membuat lapangan menjadi sempit.

Dengan gaya seperti itu, sosok Messi akan sangat diperlukan Pochetino. Karena pelatih Argentina ini lebih suka menyebut sayapnya tersebut sebagai penyerang yang melebar.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Diego Simeone Sangat Yakin Luiz Suarez Masih Haus Gol

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Diego Simeone, pelatih Atletico Madrid masih memiliki keyakinan besar bahwa Luis Suarez masih haus gol dan akan jadi mesin pencetak gol di lini depan untuk musim ini. Menurut Diego Simeone, Luis Suarez akan selalu menunjukkan ketajamannya.

“Tentu saja. Berbicara tentang Luis Suarez itu sederhana. Dia selalu akan menujukkannya. Saat opsi muncul, saya tahu bahwa tim tidak memiliki kekuataan itu. Tidak banyak pemain seperti dia,” kata Diego Simeone saat diwawancarai Marca seperti dikutip Football5star.com, Kamis (22/7/2021).

Luis Suarez - Atletico - Juara - Liga Spanyol - Eurosport
Eurosport

“Ada pemain spesialis dan dia adalah salah satunya. Kami memahami bahwa jika kami terus solid di belakangnya, dia akan lebih dekat untuk merespons di saat-saat paling sulit,” tambah pelatih asal Argentina tersebut.

“Saya bukan peramal, tapi saya seorang pesepeak bola dan saya tahu bahwa ia akan memiliki waktunya,” tegas Diego Simeone.

Sejak kepindahannya dari Barcelona, Luis Suarez menjadi pemain paling penting untuk Atletico Madrid musim ini. Torehan gol pemain Uruguay itu membuat Atletico Madrid menjadi kampium LaLiga musim lalu.

Bermain sebanyak 38 pertandingan di Laliga pada musim lalu, Suarez mencatat 21 gol dan memberikan 5 assist. Tambahan 21 gol di Atletico Madrid membuat eks pemain Barcelona itu telah mencetak 165 gol di kompetisi LaLiga.

Maka tak heran jika manajemen Atletico Madrid mengistimewakan pemain berusia 34 tahun tersebut. Diario AS, melaporkan bahwa Atletico Madrid memanjakan Luis Suarez dengan cara memberi sang striker andalan libur ekstra selama sepekan.

Artinya, durasi liburan Suarez memanjang menjadi satu bulan. Alasannya, musim 2020-2021 berjalan sangat melelahkan bagi Suarez yang sudah berumur 34 tahun.

Nostalgia Hari Ini: “Tangan Tuhan” Luis Suarez Singkirkan Ghana dari Piala Dunia

gamespool
Nostalgia Hari Ini: "Tangan Tuhan" Luis Suarez Singkirkan Ghana dari Piala Dunia 22

Football5Star.com, Indonesia – Tepat hari ini, 2 Juli, 11 tahun yang lalu, terjadi salah satu momen ikonik dalam sejarah Piala Dunia. Tepatnya di Piala Dunia 2010, Uruguay berhasil menyingkirkan Ghana di perempat final dengan Luis Suarez menjadi melakukan handball yang disengaja untuk menyelamatkan timnya dari kebobolan.

Uruguay berhasil lolos ke babak perempat final setelah mengalahkan Korea Selatan 2-1 dan Luis Suarez mencetak dua gol pada laga tersebut. Pada perempat final, mereka bertemu Ghana yang berhasil mengalahkan Amerika Serikat dengan skor 2-1 lewat Kevin-Prince Boateng dan Asamoah Gyan.

La Celeste bertekad untuk berhasil masuk ke semifinal untuk pertama kalinya sejak Piala Dunia 1970. Sedangkan The Black Star bertekad untuk menjadi tim Afrika pertama yang berhasil masuk ke semifinal Piala Dunia.

Nostalgia Hari Ini Tangan Tuhan Luis Suarez Singkirkan Ghana dari Piala Dunia
Gist of the day

Jalannya Pertandingan

Bermain di stadion Soccer City, Johannesburg, pada babak pertama kedua tim sama sama saling adu serangan. Namun Ghana berhasil mencetak gol terlebih dahulu di penghujung babak pertama.

Sulley Muntari melepaskan tembakan keras dari jarak yang cukup jauh. Bola yang awalnnya mengarah ke kiri gawang berbelok melengkung ke kanan dan membuat kiper Fernando Muslera sempat mati langkah karena melangkah ke arah yang salah.

Namun keunggulan Ghana tak berlangsung lama. 10 menit setelah sepak mula babak kedua, Uruguay berhasil mencetak gol yang sama spektakulernya. Tendangan bebas dari sisi kiri oleh Diego Forlan. Laga dilanjutkan ke babak tambahan setelah skor berakhir dengan 1-1.

Ghana lebih superior pada babak tambahan dan memiliki beberapa peluang bagus. Pada detik-detik akhir sebelum masuk babak adu penalti. Ghana mendapatkan tendangan bebeas dari sisi kanan. Umpan dari John Paintsil menghasilkan kemelut di gawang Uruguay.

Sepakan Stephan Appiah berhasil diblok Suarez dengan baik tepat di garis gawang, namun bola masih menggantung liar di udara. Dominic Adiyah kemudian melompat tinggi untuk menanduk bola rebound. Dan sundulannya diblok… oleh tangan Luis Suarez dengan sengaja.

Nostalgia Hari Ini Tangan Tuhan Luis Suarez Singkirkan Ghana dari Piala Dunia
sportbible

Wasit langsung memberi penalti kepada Ghana dan memberi kartu merah kepada Suarez. Pemain Ajax itu keluar lapangan dalam keadaan menangis, namun dia berhenti tepat di depan lorong ruang ganti untuk melihat eksekusi penalti Asamoah Gyan. Tangisan itu berubah menjadi kebahagiaan setelah tendangan Gyan membentur mistar gawang.

Laga dilanjutkan ke babak adu penalti dan Uruguay berhasil menang 4-2 dengan Sebastian Abreu yang menjadi algojo terakhir melakukan tendangan panenka ke gawang The Black Star.

“Tangan Tuhan sekarang menjadi milik saya. Tangan saya adalah Tangan Tuhan yang sebenarnya. Saya melakukan penyelamatan terbaik turnamen. Terkadang dalam latihan saya bermain sebagai penjaga gawang jadi itu sepadan. Tidak ada alternatif selain bagi saya untuk melakukan itu dan ketika mereka gagal mengeksekusi penalti, saya berpikir ‘Ini adalah keajaiban dan kami masih ada di turnamen’,” ucap Suarez setelah pertandingan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Hasil Uruguay vs Paraguay: La Celeste Runner-up Berkat Edinson Cavani

Banner Gamespol Baru

Football5Star.com, Indonesia – Timnas Uruguay akhirnya finis sebagai runner-up Grup A Copa America 2021. Tim asuhan Oscar Tabarez memastikan hal itu berkat kemenangan atas Paraguay, Selasa (29/6/2021) pagi WIB. Laga Uruguay vs Paraguay berakhir 1-0. Satu-satunya gol dibuat Edinson Cavani dari titik penalti.

Menjalani laga penentuan posisi di klasemen akhir dan lawan yang harus dihadapi pada babak 8 besar Copa America 2021, kedua tim tampil dalam tempo sedang. Itu membuat peluang emas sangat jarang didapatkan Uruguay maupun Paraguay.

Gol pada laga Uruguay vs Paraguay akhirnya datang pada menit ke-21. pelanggaran Angel Romero terhadap Nahitan Nandez di kotak penalti membuat wasit Raphael Claus menunjuk titik putih. Meskipun diprotes para pemain La Albirroja, wasit tetap bergaming pada putusannnya.

Edinson Cavani tanpa kesulitan memanfaatkan peluang emas dengan baik. Eksekusi penaltinya sangat keras dan mengecoh kiper Paraguay, Antony Silva. Itu jadi gol kedua striker Manchester United tersebut pada perhelatan Copa America 2021. Sebelumnya, dia mencetak 1 gol saat lawan Bolivia.

Cavani hampir menjadi pemberi assist gol kedua Uruguay pada menit ke-27. Bergerak di sisi kiri, dia melepaskan umpan tarik ke mulut gawang Paraguay. Namun, bola yang meluncur deras mampu disapu pemain belakang sebelum disambar Giorgian de Arrascaeta.

Tertinggal 0-1, Paraguay justru mendapatkan musibah. Miguel Almiron, salah satu pemain andalan Eduardo Berizzo, harus meninggalkan lapangan lebih cepat. Mengalami cedera, dia harus keluar pada menit ke-31 dan digantikan Oscar Romero. Almiron sangat terpukul dan menangis saat menuju bangku cadangan.

Tanpa perubahan tempo, kedua tim tak mampu membuat peluang-peluang berbahaya. Gol pelati Edinson Cavani pun tak mampu ditambah oleh pemain-pemain lain.. Hingga wasit mengakhiri babak pertama, skor Uruguay vs Paraguay tetap 1-0.

Luis Suarez Hanya Cadangan

Menjalani laga pamungkas yang menentukan posisi di klasemen akhir dan lawan pada babak berikutnya, Oscar Tabarez melakukan sebuah langkah berani. Pelatih kawakan timnas Uruguay itu mencadangkan striker Luis Suarez. Pada tiga laga sebelumnya, pemain atletico Madrid tersebut menjadi tandem Edinson Cavani.

Sudah cukup lama Suarez tak tampil sebagai starter bersama timnas Uruguay. Sebelum laga Uruguay vs Paraguay ini, kali terakhir dia berada di bangku cadangan ketika La Celeste menghadapi Panama dalam laga persahabatan pada 8 Juni 2019. Kala itu, dia masuk pada menit ke-63 menggantikan Maxi Lopez.

Luis Suarez menggantikan Edinson Cavani saat laga Uruguay vs Paraguay memasuki menit ke-68.
Getty Images

Pada laga Uruguay vs Paraguay, Luis Suarez akhirnya dimasukkan oleh Tabarez pada menit ke-68. Dia menggantikan Cavani. Kehadirannya mampu membuat ketajaman La Celeste tampil lebih menyerang. Manuvernya bahkan sempat menghasilkan tendangan bebas di luar kotak penalti, tapi tak berbuah gol.

Hingga wasit mengakhiri laga Uruguay vs Paraguay, Suarez gagal menambah keunggulan La celeste. Skor bertahan 1-0 dan itu membuat Suarez cs. finis sebagai runner-up Grup A dan akan menghadapi Kolombia pada babak perempat final. Mereka melompati Paraguay dan Cile sekaligus.

Susunan Pemain Uruguay vs Paraguay

Uruguay (4-3-3): 1-Fernando Muslera, 8-Nahitan Nandez, 3-Diego Godin (19-Sebastian Coates 46), 2-Jose Gimenez, 17-Matias Vina, 15-Federico Valverde (14-Lucas Torreira 76), 5-Matias Vecino (22-Caceres 58), 6-Rodrigo Bentancur, 7-Nicolas de la Cruz, 21-Edinson Cavani (9-Luis Suarez 68), 10-Giorgian de Arrascaeta (25-Facundo Torres 67)
Pelatih: Oscar Tabarez

Paraguay (4-4-2): 1-Antony Silva, 13-Alberto Espinola (24-David Martinez 57), 2-Robert Rojas, 6-Junior Alonso, 3-Omar Alderete, 18-Braian Samudio, 23-Mathias Villasanti, 5-Gaston Gimenez, 11-Angel Romero, 10-Miguel Almiron (21-Oscar Romero), 9-Gabriel Avalos (7-Carlos Gonzalez 57)
Pelatih: Eduardo Berizzo

K. Kuning: Alderete 43, Alonso 81
K. Merah:
Wasit: Raphael Claus

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Luis Suarez Ingin Juarai Liga Champions Bersama Atletico Madrid

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Striker Uruguay, Luis Suarez mengaku bahwa dirinya berkeinginan membawa Atletico Madrid bisa meraih gelar Liga Champions. Menurutnya, meraih gelar juara di Liga Champions bersama Atletico adalah sesuatu yang sangat mungkin.

“Setiap kali Anda menyelesaikan satu musim, Anda menikmati momen bagaimana itu berakhir, tetapi kami ingin memulai dari awal lagi. Saya akan memikirkan tim nasional saat ini, tetapi setelah itu fokus ke Atletico,” ucap Suarez seperti dikutip Football5star.com dari Marca, Selasa (1/6/2021).

Luis Suarez - Atletico - Juara - Liga Spanyol - Eurosport
Eurosport

“Jika Anda tidak bosan menang, Anda akan semakin kompetitif. Ambisi tidak harus berhenti, jadi mengapa tidak bermimpi tentang gelar Liga Champions? Itu akan menjadi sesuatu yang luar biasa, sesuatu yang unik,” tambahnya.

Suarez pun memberi contoh Chelsea yang berhasil menjadi juara Liga Champions musim ini. Menurutnya, semua tim memiliki peluang meraih gelar meski di atas kertas tak pernah diunggulkan.

“Lihatlah Chelsea. Semua orang ingin menghadapi mereka karena mereka tampkanya seperti lawan yang lemah, tetapi mereka akhrinya memenangkan Liga Champions”

“Setiap kali saya memilikirkan musim baru, selalu ada tantangan dan harapan baru dan saya akan selalu seperti ini, selalu ingin meraih kemenangan,” ucap eks pemain Barcelona itu.

Prestasi terbaik Atletico Madrid di Liga Champions hanyalah mampu menjadi runner up. Tiga kali Atletico meraih runner up Liga Champions pada musim 1973-74, 2013-14 dan 2015-16.

Untuk kompetisi Eropa lainnya, Atletico tiga kali meraih gelar Liga Europa dan satu kali meraih gelar Piala Winners. Atletico juga tiga kali meraih gelar Piala Super Eropa pada 2010, 2012 dan 2018.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Luis Suarez: Ronald Koeman adalah Seorang Pengecut!

gamespool
Luis Suarez: Ronald Koeman adalah Seorang Pengecut! 32

Football5star.com, Indonesia – Luis Suarez ternyata masih belum bisa memaafkan ulah Ronald Koeman yang mendepaknya dari Barcelona pada musim panas tahun lalu. Di mata Suarez, Koeman merupakan seorang pengecut karena tak bisa menentukan sikap.

Keputusan Koeman yang mendepak Suarez dari Barcelona membuat sang pemain tampil menggila bersama Atletico musim ini. Pria berpaspor Uruguay itu berhasil mencetak 21 gol dari 32 pertandingan dan membawa Los Rojiblancos menyabet gelar juara Liga Spanyol.

“Josep Maria Bartomeu memutuskan untuk membongkar semua situasi di hadapan media dan tidak berani bicara langsung dengan saya. Padahal, saya selalu bersedia ketika diminta meyakinkan Lionel Messi untuk bertahan dan turut mempengaruhi keputusan Antoine Griezmann,” ujar Luis Suarez kepada El Partidazo.

Luis Suarez - Ronald Koeman - Atletico - Barcelona
Le figaro

“Lalu, ada Ronald Koeman yang mendepak saya karena dia ingin mendatangkan penyerang dengan karakteristik berbeda. Tapi, Koeman ternyata hanya meneruskan perintah dari para petinggi Barcelona.”

“Saya sempat tak masuk skuat dalam tiga pertandingan. Di pertandingan keempat, Koeman sempat berjanji akan memainkan saya. Di momen itu, saya menyadari kalau Koeman adalah sosok pelatih pengecut yang tidak memiliki karakter,” sambung Suarez.

Lebih lanjut, Suarez mengaku tak menjalani musim 2020-21 dengan kondisi fit. Ia tak bisa menunjukkan performa terbaiknya karena terganggu masalah di lututnya.

“Ketika harus berlatih sendirian di awal musim, saya melakukan hal itu sembari menjaga kondisi lutut. Saya kehilangan cukup banyak waktu berharga karena cedera lutut ini,” tandas Suarez.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Presiden Atletico Madrid Ingin Luis Suarez Bertahan, Tapi..

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Presiden Atletico Madrid, Enrique Cerezo menegaskan bahwa masa depan striker Luis Suarez tidak tergantung kepada klubnya. Menurut Cerezo, Suarez yang bisa memutuskan soal masa depannya di Atletico.

“Luis Suarez itu luar biasa, luar biasa, dia pemain yang sangat luar biasa,” kata Cerezo kepada Movistar seperti dikutip Football5star.com dari Marca, Minggu (23/5/2021).

Luis Suarez - Atletico - Juara - Liga Spanyol - Ruetir

“Dia telah menunjukkannya di lapangan dan setelah pertandingan dengan air mata serta emosi yang dia tunjukkan untuk semua orang di Spanyol dan dunia,” tambahnya.

“Dia adalah pemain hebat, orang hebat, pencetak gol yang luar biasa. Jika Anda bertanya kepada saya tentang kontraknya, saya katakan bahwa kontraknya ingin kami perbarui dan itu semua terwujud tergantung pada dirinya,”

“Semua tergantung kepada Luis Suarez, apakah ingin melanjutkan kariernya di sini atau tidak. Dan saya pikir tidak akan ragu untuk terus bertahan,” ungkap Cerezo.

Pernyataan sama juga ditujukan Cerezo tentang masa depan pelatih Diego Simeone. Pihak klub menurut Cerezo tentu saja ingin pelatih Argentina itu bertahan di Los Rojiblancos.

“Dia akan melakukan apa yang ingin dia lakukan,” ucap Enrique Cerezo.

“Jika dia ingin melanjutkan, tentu dia akan melanjutkan. Tapi tetap saya berpikir dia ingin terus melatih di Atletico Madrid,”

“Ini adalah musim yang sangat sulit dengan pandemi yang mengerikan dan untungnya kami berhasil memenangkan bahkan di pekan terakhir,” tutup Cerezo.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Air Mata Luis Suarez Warnai Pesta Juara Atletico Madrid

gamespool
Air Mata Luis Suarez Warnai Pesta Juara Atletico Madrid 39

Football5star.com, Indonesia – Luis Suarez menjadi salah satu faktor kunci di balik keberhasilan Atletico Madrid menyabet gelar juara Liga Spanyol 2020-21. Pemain asal Uruguay itu tak bisa menahan air mata kebahagiaan ketika merayakan keberhasilan Los Rojiblancos,

Atletico berhasil menyabet gelar juara Liga Spanyol setelah memetik kemenangan di markas Real Valladolid pada Minggu (23/5) dinihari WIB. Gol kemenangan Los Rojiblancos diciptakan oleh Angel Correa (57′) dan Suarez (67′).

“Saya melewati masa-masa yang cukup sulit selama satu tahun terakhir. Saya mengawali musim ini dengan cara yang kurang baik karena diremehkan Barcelona,” tutur Luis Suarez sembari meneteskan air mata kepada Movistar.

Luis Suarez - Atletico - Juara - Liga Spanyol - Eurosport
Eurosport

“Atletico kemudian membukakan pintu kepada saya. Mereka memberi kesempatan untuk menunjukkan kalau kemampuan saya masih belum habis,” kata Suarez menambahkan.

Lebih lanjut, Suarez juga mengatakan bahwa Atletico pantas menjadi juara Liga Spanyol musim ini. Di mata Suarez, Los Rojiblancos merupakan tim paling konsisten sepanjang musim 2020-21.

“Gelar ini merupakan bukti di balik musim gemilang kami. Kami menunjukkan konsistensi yang tidak bisa diimbangi tim-tim lain sepanjang musim ini,” imbuh Suarez.

Ini adalah kali kelima Suarez membawa timnya menjadi kampiun Liga Spanyol. Sebelumnya, penyerang 34 tahun itu berhasil membawa Barcelona menjadi jawara pada musim 2014-15, 2015-16, 2017-18 serta 2018-19.

“Gelar ini terasa sangat spesial karena kami semua menjalani musim yang sangat berat. Saya berhasil menjadi juara LaLiga dalam empat kesempatan berbeda selama lima musim terakhir,” tandas Suarez.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Meski Bawa Atletico Madrid Menang, Luis Suarez Tak Puas

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Striker Atletico Madrid, Luis Suarez mengaku tak puas meski mampu mencetak gol dan mengantarkan Los Rojiblancos menang 2-1 atas Osasuna, Senin (17/5/2021). Diakui Suarez, dirinya banyak menyia-nyiakan peluang yang didapatnya.

“Saya tidak berpikir kami pantas menderita sebanyak yang kami alami karena kami memiliki salah satu bagian terbaik di musim ini. Kami melewatkan banyak peluang, termasuk saya sendiri,” ucap Suarez seperti dikutip Football5star.com dari Marca.

luis suarez atletico madrid vs osasuna atletienglish
@atletienglish

“Kami harus terbiasa dengan penderitaan untuk memenangkan LaLiga dan itulah yang terjadi hari ini. Semua orang mengatakan bahwa kami harus merasakan itu. Saya tidak berpikir kami harus menderita,”

“Tapi bagaimana pun juga, upaya, pengorbanan yang dilakukan tim ini, ada banyak orang yang bekerja untuk mencapai tujuan kami,” tambah Luis Suarez.

“Sekarang saatnya menikmati hasil ini, tetap tenang dan bersiap untuk pertandingan di pekan depan,”

Luis Suarez mencetak gol kemenangan Atletico Madrid pada menit ke-88. Atletico sempat tertinggal terlebih dahulu lewat gol Ante Budimir pada menit ke-75. Lalu Renan Lodi pada menit ke-82 mampu menyamakan kedudukan.

“Kadang-kadang sebagai seorang striker, lebih mudah untuk menundukan kepala dan rendah diri, tapi itu bukan saya,”

“Saya senang dan bangga akan hal itu. Jika Anda bertarung, Anda tidak pernah menyerah dan Anda bisa mencapai tujuan seperti ini,” tutup Luis Suarez.

Kemenangan 2-1 Atletico membuat anak asuh Diego Simeone itu kini terpaut dua poin dari Real Madrid di posisi kedua klasemen Liga Spanyol.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Diego Simeone: Tanpa Luis Suarez, Atletico akan Kalah

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Atletico Madrid selangkah lagi memastikan trofi LaLiga. Ketika menjamu Osasuna, Minggu (16/5/2021) klub besutan Diego Simeone menang 2-1.

Kemenangan ini membuat Diego Simeone bangga. Apalagi Atletico Madrid mampu mengejar ketinggalan pada 10 menit terakhir laga.

Pujian tinggi pun dia berikan pada bomber andalan, Luis Suarez, yang mencetak gol penentu. Menurutnya, Atletico bisa saja menelan kekalahan jika dia tidak bermain.

diego simeone marca
marca

“Dia selalu ada. Dia memberi kami kepemimpinan dan siapa yang lebih baik dari Suarez untuk menyelesaikan pertandingan itu kami bisa kalah tanpa dia,” kata sang nakhoda seperti dikutip Football5star dari Marca, Minggu (17/5/2021).

Dengan LaLiga menyisakan satu pertandingan lagi dan Los Rojiblancos unggul dua poin di puncak klasemen, mereka bisa memastikan gelar andai menang di partai pamungkas.

Simeone sadar betul dengan peluang itu. Oleh karenanya dia ingin mempersiapkan laga terakhir dengan sebaik mungkin.

“Kami akan mempersiapkan hari terakhir dengan semangat yang sama seperti yang telah kami lakukan sejak saya tiba di sini 2011 lalu. Tim akan menjadi garang dan saya ingin para penggemar terus merasa bangga dengan apa yang kami lakukan,” ia menambahkan.

Jornada ke-38 LaLiga akan berlangsung akhir pekan nanti. Klub yang bermarkas di stadion Wanda Metropolitano akan menghadapi klub yang terancam degradasi, Real Valladolid. Sementara pesaingnya, Real Madrid, akan menjamu Villarreal.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Lawan Atletico Madrid, Ronald Koeman Waspadai Luis Suarez

gamespool
Lawan Atletico Madrid, Ronald Koeman Waspadai Luis Suarez 49

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih Barcelona, Ronald Koeman, mewaspadai mantan pemain Barcelona, Luis Suarez, di laga melawan Atletico Madrid. Koeman yakin laga melawan Atletico menjadi laga krusial untuk perebutan gelar La Liga.

Barcelona akan berhadapan dengan Atletico Madrid, Sabtu (8/5/21). Kemenangan bisa membuat Barcelona menyalip Atletico di puncak klasemen. Namun, Barca akan berada pada posisi kedua jika Real Madrid menang lawan Sevilla, Senin (10/5/21).

“Saya tidak tahu apakah hasil pertandingan ini akan menentukan, tapi itu penting. Ada pasang surut dalam satu musim dan kami telah membuat beberapa poin untuk berada di tempat kami berada,” ucap Koeman seperti dilansir Football5Star.com dari Marca.

Kena Kartu Merah, Ronald Koeman Absen di Laga Lawan Atletico Madrid
ESPN

Koeman melanjutkan, “Kami tidak bisa membayangkan berada di tempat kami sekarang hanya beberapa bulan yang lalu. Untuk menjadi juara, kami harus memenangkan setiap pertandingan. Saya yakin jika kami memenangkan setiap pertandingan maka kami akan menjadi juara.”

Barcelona nantinya akan berhadapan dengan mantan pemainnya Luis Suarez. Laga nanti akan menjadi pertemuan pertama Suarez bertemu Barca, karena pada pertemuan pertama musim ini, Suarez absen karena positif Covid-19.

“Ini akan menjadi aneh baginya dan bagi para pemain di tim kami. Tapi, kami semua profesional dan semua orang akan memberikan segalanya untuk tim mereka. Kami perlu memikirkan bagaimana menekan dia. Kami harus menguasai bola karena mereka tim yang bertahan dengan baik. Kami harus sangat bagus untuk menciptakan peluang,” kata Ronald Koeman.

Pelatih asal Belanda itu sendiri tak akan bisa mendampingi tim di laga nanti karena masih terkena sanksi larangan akibat terkena kartu merah di laga melawan Granada.

“Jika saya tidak bisa berada di sana maka itu akan menjadi seperti pertandingan lawan Valencia, dengan asisten staf pelatih melakukan pekerjaan dengan baik. Kita tidak perlu menjadi gila jika saua tidak bisa berada di sana,” kata Koeman

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Luis Suarez Sebut Tidak Ada Klub yang Cocok dengan Messi

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Striker Atletico Madrid, Luis Suarez menyarankan mantan rekannya di Barcelona, Lionel Messi untuk tidak pindah di akhir musim ini. Menurut Suarez, tidak ada klub yang cocok dengan Messi kecuali Barca.

“Hal terbaik menyelesaikan karier di mana dia bisa lebih bahagia. Jika Anda bertanya ke saya, sebagai teman, saya akan bilang ke Anda, saya tidak ingin melihatnya di tempat lain dibandingkan Barcelona, itu tidak akan baik untuknya,” kata Suarez seperti dikutip Football5star.com dari Diario AS, Jumat (30/4/2021).

Lionel Messi - Barcelona - Ronald Koeman - Talksport

“Barcelona adalah tim yang telah memberinya segalanya dan dia juga telah memberikan segalanya untuk klub. Tapi dia akan menjadi orang yang membuat keputusan,” tambah pemain asal Uruguay tersebut.

Sebelumnya, Presiden baru Barcelona, Joan Laporta dikabarkan akan turun langsung untuk membicarakan masa depan megabintang asal Argentina, Lionel Messi.

Kabar terbaru menyebutkan Laporta bertemu dengah ayah Messi, Jorge Messi untuk membicarakan hal tersebut. Laporta bertemu dengan Jorge Messi untuk bisa mengetahui posisi masing-masing.

Jorge yang juga agen Messi diundang oleh Laporta untuk makan malam sekaligus membicarakan masa depan pemain berjuluk La Pulga.

Namun laporan dari media Spanyol menyebutkan bahwa belum ada keputusan dari pertemuan pertama antara Jorge Messi dengan Laporta. Kabarnya, pihak klub di pertemuan ini belum memberikan tawaran angka. Hal tersebut lantara pihak klub masih dalam masa audit internal.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Luis Suarez Cedera, Misi Atletico Madrid Kian Berat

gamespool
Luis Suarez Cedera, Misi Atletico Madrid Kian Berat 55

Football5star.com, Indonesia – Atletico Madrid harus menelan pil pahit setelah Luis Suarez dinyatakan mengalami cedera otot pada Rabu (7/4) petang WIB. Cederanya Suarez membuat misi Los Rojiblancos merengkuh gelar juara musim 2020-21 semakin berat.

Suarez mengalami cedera otot ketika sedang berlatih. Media-media Spanyol melaporkan penyerang asal Uruguay itu kemungkinan harus absen selama tiga hingga empat pekan ke depan.

“Luis Suarez mengalami cedera otot di kaki kirinya. Cedera ini dipastikan setelah Suarez menjalani serangkaian tes,” tulis pernyataan lengkap Atletico Madrid dikutip fotball5star dari laman resminya.

Suarez merupakan sosok kunci di balik keberhasilan Atletico menduduki puncak klasemen Liga Spanyol. Pemain berusia 34 tahun itu berhasil mencetak 19 gol dari 26 pertandingan. Catatan tersebut membuat Suarez duduk di peringkat kedua daftar top skorer Liga Spanyol. Terpaut empat gol dari Lionel Messi yang ada di puncak.

Cederanya Suarez menjadi pukulan telak bagi Los Rojiblancos. Pasalnya, mereka sudah kehilangan Joao Felix yang mengalami masalah pergelangan kaki ketika memperkuat timnas Portugal pekan lalu.

Cederanya Suarez dan Felix membuat Atletico kini mengalami krisis striker. Satu-satunya striker Los Rojiblancos yang berada dalam kondisi siap tempur adalah Moussa Dembele.

Namun, Dembele masih belum bisa menunjukkan performa terbaiknya semenjak merapat ke Wanda Metropolitano. Pemain asal Prancis itu kerap mengalami masalah fisik dan baru bermain selama 42 menit di Liga Spanyol.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Lionel Messi Suka Curhat kepada Suarez Soal Kondisi Barcelona

gamespool
Lionel Messi Suka Curhat kepada Suarez Soal Kondisi Barcelona 59

Football5star.com, Indonesia – Kondisi Barcelona di dua musim terakhir berada di kondisi tak mengenakkan. Mantan striker Barcelona, Luis Suarez mengaku bahwa dirinya masih sering berkomunikasi dengan Lionel Messi untuk membicarakan situasi Blaugrana saat ini.

“Saya menonton mereka karena saya merasa suka menonton sepak bola, saya mengagumi klub yang saya bela dan saya bersyukur,” kata Suarez seperti dikutip Football5star.com dari Marca, Selasa (23/3/2021).

Luis Suarez Jadi Pemain Aktif Kelima yang Bisa Cetak 500 Gol

“Saya berbicara dengan Leo hampir setiap hari, tetapi terkadang kami membicarakan tentang permainan yang aneh. Semua orang tahu cinta yang saya miliki untuk mereka atas apa yang saya lakukan di sana, juga untuk apa yang telah mereka berikan kepada saya,” tambahnya.

Sebelumnya, pemain asal Uruguay ini sempat mengutarakan kekesalannya terhadap manajemen Barca di bawah kepimimpinan Joan Laporta. Suarez menyebut hengkangnya ia ke Atletico Madrid tak lepas dari paksaan manajemen.

“Apa yang benar-benar menggangu saya adalah bahwa mereka mengatakan kepada saya bahwa saya sudah tua dan bahwa saya tidak bisa lagi bermain di level tertinggi, bermain bersama tim hebat. Itulah yang membuat saya tidak senang,” kata Suarez.

Menurutnya, ia pada saat itu memang ditempatkan pada posisi yang sangat tidak enak. Satu sisi, ia merasa Barcelona seperti rumahnya sendiri dan memiliki banyak rekan karib. Namun ia sadar bahwa tak mungkin bertahan di klub yang sudah tak menginginkannya

“Di satu sisi, perubahan ini disambut baik karena semua yang telah saya alami di Barcelona. Saya memang ingin berubah. Bagian tersulit adalah ketika Anda memiliki keluarga yang selama enam tahun terbiasa tinggal di tempat yang sama,”

“Saya harus menjelaskan kepada anak-anak bahwa kita akan pindah dan itu sulit karena mereka memiliki teman dan kebiasaan lain di Barca. Jelas itu kondisi paling sulit,” ungkapnya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Luis Suarez: Erling Haaland Pemain Nomor 9 Terbaik Saat Ini

gamespool
Luis Suarez: Erling Haaland Pemain Nomor 9 Terbaik Saat Ini 63

Football5star.com, Indonesia – Striker Atletico Madrid, Luis Suarez memuji pemain Borussia Dortmund, Erling Haaland sebagai pemain nomor 9 terbaik di dunia saat ini.

“Dia adalah pemain hebat, dia berada d level yang spektakuler, dia memiliki kekuatan fisik yang mengangumkan,” kata Suarez seperti dikutip Football5star.com dari Marca, Selasa (23/3/2021).

Bono - Erling Haaland - Dortmund vs Sevilla - Liga Champions - Perempat Final - uefa. com

“Dia salah satu pemain nomor 9 terbaik di dunia dan akan menentukan sebuah era. Saya lebih berpikir pada Haaland tapi Mbappe juga berada di level yang hebat,” tambah Luis Suarez

Erling Haaland dan Kylian Mbappe memang dianggap banyak pihak sebagai era baru di sepak bola setelah Ronaldo-Messi. Keduanya bahkan acapkali dikaitkan dengan dua raksasa Liga Spanyol, Real Madrid dan Barcelona.

Beberapa waktu lalu, presiden LaLiga, Javier Tebas juga sempat mengeluarkan pernyataan soal peluang keduanya main di Liga Spanyol.

Menurut Tebas, untuk saat ini, mendatangkan dua pemain itu akan jadi masalah finansial untuk klub Liga Spanyol.

“Sangat tidak mungkin atau tidak mungkin bahwa para pemain ini bisa berad di Liga Spanyol. Saya berharap mereka bisa datang, tetapi kami juga harus realistis. Saya tidak berpikir salah satu dari dua pemain ini akan bermain di sini,” kata Tebas.

Tentu saja keraguan Tebas disebabkan kondisi ekonomi yang belum pulih 100 persen akibat pandemi Covid-19. Tebas pun berharap bahwa setelah Paskah tahun ini, kompetisi di Liga Spanyol bisa kembali normal.

“Kalau keadaan muncul, ya. Kita sudah siap, pasti sudah berbulan-bulan, tapi ada keadaan yang tidak bisa kita kendalikan. Kita sudah setahun lebih berada di kondisi seperti ini, kita sudah belajar dan kita berharap yang terbaik,”

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Luis Suarez Jadi Pemain Aktif Kelima yang Bisa Cetak 500 Gol

gamespool
Luis Suarez Jadi Pemain Aktif Kelima yang Bisa Cetak 500 Gol 66

Football5Star.com, Indonesia – Pemain Atletico Madrid, Luis Suarez, berhasil mencetak golnya yang ke-500 sepanjang kariernya saat melawan Alaves, (22/3/21). Suarez menjadi pemain aktif kelima yang bisa mencapai rekor itu.

Atletico berhasil menang 1-0 melawan Alaves setelah Suarez mencetak gol lewat sundulan hasil umpan dari Kieran Trippier pada menit ke-54. Gol itu merupakan gol ke-19 di La Liga musim ini, dan gol ke-500 sepanjang kariernya.

Suarez menjadi pemain Uruguay pertama yang bisa melakukan itu. Dia pertama kali mencetak gol saat bermain untuk klub pertamanya, Nacional pada 2005. Suarez langsung bisa rutin mencetak gol saat bermain untuk Ajax dan tentu saja Liverpool.

Puncaknya saat bermain untuk Barcelona, dimana Suarez mencetak 198 gol dalam waktu 6 musim. Total, Suarez mencetak 437 gol di klub ditambah 63 gol di timnas Uruguay. Suarez juga beberapa kali menjadi top skorer, saat di Ajax, Liverpool, dan Barcelona. Dia juga mendapatkan penghargaan Golden Boot dua kali.

Luis Suarez menjadi pemain aktif kelima yang bisa mencetak 500 gol. Cristiano Ronaldo saat ini berada di urutan pertama dengan 788 gol. Mantan rekan timnya, Lionel Messi berada di posisi kedua, dengan 759 gol. Posisi ketiga ditempati Zlatan Ibrahimovic dengan 570 gol, dan pemain terbaik dunia saat ini, Robert Lewandowski di posisi keempat dengan 541 gol.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Respons Diego Simeone Melihat Luis Suarez Tersenyum Sinis Saat Diganti

gamespool
Respons Diego Simeone Melihat Luis Suarez Tersenyum Sinis Saat Diganti 71

Football5star.com Indonesia – Luis Suarez menutup perjalanan Liga Champions musim ini tanpa menorehkan gol. Tak heran dia tampak kesal ketika diganti Angel Correa pada laga di kandang Chelsea, Kamis (18/3) WIB. Menanggapi hal tersebut, pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone, memilih masa bodoh.

Liga Champions musim ini memang tak menghadirkan keberuntungan bagi Luis Suarez. Sejak fase grup hingga Atletico Madrid disingkirkan Chelsea dengan agregat 0-3 pada babak 16 besar, striker asal Uruguay itu tak pernah mencetak gol.

Luis Suarez Chelsea vs Atletico Madrid Liga Champions - Twitter @ChampionsLeague
Twitter @ChampinsLeague

Pada leg kedua di Stamford Bridge tadi malam, Luis Suarez juga tak berkutik menghadapi lini belakang Chelsea dan cuma melepas satu tembakan. Alhasil, Diego Simeone terpaksa menariknya pada menit ke-58 dan menggantikannya dengan Angel Correa.

Ketika berjalan keluar lapangan, Suarez menunjukkan raut wajah tak senang. Dia tampak tersenyum sinis ke arah Diego Simeone. Ekspresi mantan striker Barcelona itu menjadi sorotan media yang lantas menanyakannya kepada Simeone.

“Normal jika seorang pemain kesal ketika dikeluarkan dari lapangan. Kami ingin mengubah keadaan dan menemukan cara lain untuk menyerang,” kata Diego Simeone mencoba tak memusingkan kekesalan Suarez, dikutip Football5star.com dari Marca.

Luis Suarez Kurt Zouma Chelsea vs Atletico Madrid Liga Champions - Twitter @ChampionsLeague
Twitter @ChampinsLeague

Dengan paceklik yang dialami di markas Chelsea, Luis Suarez sudah hampir 6 tahun puasa gol pada laga tandang Liga Champions, atau selama2009 hari.

Terakhir kali dia mencetak gol tandang adalah kala Barcelona bermain imbang 1-1 di markas AS Roma pada 6 September 2015. Selepas itu, 25 pertandingan tandang dilaluinya tanpa menghasilkan gol.

“Saya percaya dengan pergantian itu (Luis Suarez ditarik) membuat distribusi serangan kami jadi lebih dinamis,” bilang Diego Simeone memungkasi.

Kini, Atletico Madrid tinggal fokus menghadapi kompetisi Liga Spanyol selepas tersisih dari Liga Champions. Mereka masih memuncaki klasemen mengungguli Real Madrid dan Barcelona.

[better-ads type=’banner’ banner=’156436′ ]

Hasil Chelsea vs Atletico Madrid: Suarez Mandul, Los Rojiblancos Tersingkir

gamespool
Hasil Chelsea vs Atletico Madrid: Suarez Mandul, Los Rojiblancos Tersingkir 75

Football5star.com, Indonesia – Laga Chelsea vs Atletico Madrid di leg kedua babak 16 besar Liga Champions yang berlangsung di Stadion Stamford Bridge, Kamis (18/3/2021) berhasil dimenangkan oleh tuan rumah dengan skor 2-0.

Pada babak babak pertama, Atletico yang tertinggal agrgeat 0-1 langsung mengambil inisiatif untuk menggempur pertahanan Chelsea. Di menit awal, kerjasama apik antara Renan Lodi dan Yannick Carrasco hampir saja membobol gawang Edouard Mendy.

Hasil Chelsea vs Atletico Madrid
uefa.com

Tak berselang lama, giliran Luis Suarez yang meneror gawang The Blues. Suarez sempat terjatuh di kotak penalti setelah berduel dengan Antonio Rudiger. Namun wasit tak menganggap itu sebagai sebuah pelanggaran.

Menit ke-34, berawal dari umpan Kai Havertz kepada Timo Werner. Pemain Jerman itu lalu menyisir dari sisi kiri pertahanan Atletico. Werner lepaskan umpan yang langsung dikonversi menjadi gol oleh Hakim Ziyech.

1-0 Chelsea unggul di babak pertama. Pada babak kedua, tensi permainan semakin tinggi. Meski kalah argegat 2-0, Atletico masih berusaha untuk bisa membongkar pertahanan The Blues.

Menit ke-59, Luis Suarez ditarik keluar. Keluarnya Suarez membuat striker Uruguay itu mandul dalam urusan mencetak gol di laga tandang Liga Champions. Terakhir, Suarez cetak gol tandang di Liga Champions pada September 2015.

Atletico semakin terpuruk. Pada menit ke-81 mereka harus bermain dengan 10 orang setelah Stefan Savic mendapat kartu merah. Di menit akhir laga, Emerson mencetak gol kedua untuk The Blues. Chelsea pun menang agregat 3-0.

Susunan pemain Chelsea vs Atletico Madrid:

Chelsea: Edouard Mendy; Cesar Azpilicueta, Kurt Zouma, Antonio Rudiger; Reece James, Mateo Kovacic, N’Golo Kante, Marcos Alonso; Hakim Ziyech, Timo Werner, Kai Havertz.

Kartu kuning:

Kartu merah:

Pelatih: Thomas Tuchel

Atletico Madrid: Jan Oblak; Kieran Trippier, Stefan Savic, Jose Gimenez, Renan Lodi; Marcos Llorente, Koke, Saul Niguez, Yannick Carrasco; Joao Felix, Luis Suarez,

Kartu kuning:

Kartu merah: Stefan Savic.

Pelatih: Diego Simeone

[better-ads type=’banner’ banner=’156436′ ]

Bukan Cuma Hentikan Luis Suarez, Chelsea Juga Harus Matikan Joao Felix

gamespool
Bukan Cuma Hentikan Luis Suarez, Chelsea Juga Harus Matikan Joao Felix 79

Football5star.com, Indonesia – Bek Chelsea, Antonio Ruediger, meminta rekan-rekannya untuk tak cuma fokus mengawal pergerakan penyerang Atletico Madrid, Luis Suarez. Di mata Ruediger, Los Rojiblancos juga punya Joao Felix yang bisa merepotkan lini belakang Chelsea.

Pada partai leg pertama di Bucharest beberapa pekan lalu, Ruediger dan rekan-rekannya berhasil mematikan pergerakan Suarez dan Felix. Usaha tersebut menjadi salah satu faktor keberhasilan Chelsea mencuri kemenangan.

“Kami tak boleh terlalu fokus terhadap Luis Suarez. Atletico juga memiliki Joao Felix. Menurut saya, Felix merupakan pemain dengan bakat besar dan masa depan cerah,” ujar Antonio Ruediger dikutip football5star dari laman Football London.

Joao Felix - Luis Suarez - Chelsea - Atletico - Antonio Ruediger - ESPN
ESPN

“Felix memiliki karakteristik yang berbeda dengan Suarez. Tapi, saya sangat senang melihat penampilan Felix karena dia memiliki teknik yang luar biasa. Dia merupakan pemain spesial,” sambung Ruediger.

Tak cuma memuji Felix, Ruediger juga melempar sanjungan kepada Suarez. Menurut Ruediger, Suarez merupakan pemain kelas dunia dan tak malu-malu untuk berjuang keras di atas lapangan.

“Suarez adalah pemain kelas dunia. Dia selalu berhasil tampil gemilang bersama Ajax, Liverpool, Barcelona dan kini Atletico. Suarez merupakan pemain dan lawan yang sangat tangguh,” tutur pemain berusia 28 tahun itu.

“Suarez adalah pemain yang rela melakukan apa saja di atas lapangan demi mempertahankan kehormatan klub yang ia bela,” tandas Ruediger.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Atletico Madrid vs Real Madrid: Benzema Gagalkan Kemenangan Tuan Rumah

gamespool
Atletico Madrid vs Real Madrid: Benzema Gagalkan Kemenangan Tuan Rumah 82

Football5star.com, Indonesia – Laga Derbi Madrid antara Atletico Madrid vs Real Madrid di Stadion Wanda Metropolitano, Senin (7/3/2021) berakhir dengan skor 1-1.

Pada babak pertama, Real Madrid sebenarnya bermain cukup mendominasi di lapangan tengah. Namun Karim Benzema dkk kesulitan untuk bisa membongkar pertahan tim lawan.

https://twitter.com/LioM10__/status/1368596617654329348

Justru Atletico Madrid yang akhirnya bisa memecah kebuntuan pada menit ke-16. Umpan manis Marcos Llorente dituntaskan sepakan mendatar Luis Suarez di dalam kotak penalti. Bola menyusur tanah tak mampu dijangkau Thibaut Courtois.

Ini menjadi gol ke-12 Luis Suarez ke gawang Real Madrid sepanjang kariernya. Tertinggal satu gol, Madrid sempat mengancam gawang Atletico lewat aksi Karim Benzema namun belum bisa bobol gawang Jan Oblak.

Pada menit akhir babak pertama, Madrid hampir saja bisa menyamakan kedudukan setelah Felipe dianggap melakukan handball. Namun wasit tak memberikan penalti setelah melihat VAR. Skor 1-0 bertahan di babak pertama.

Pada babak kedua, Madrid terus menakan lini belakang Atleico namun sejumlah usaha tak mampu untuk membobol gawang Jan Oblak. Malah pada menit ke-56, Suarez hampir saja membobol gawang Madrid seandainya usahanya tak digagal Courtois.

Karim Benzema akhirnya bisa menyelamatkan Real Madrid dari kekalahan lewat golnya di menit akhir pertandingan.

Susunan pemain Atletico Madrid vs Real Madrid:

Atletico Madrid: Jan Oblak; Stefan Savic, Felipe, Mario Hermoso; Kieran Trippier, Marcos Llorente, Koke, Yannick Carrasco; Angel Correa, Thomas Lemar; Luis Suarez.

Kartu kuning:

Kartu merah:

Pelatih: Diego Simeone

Real Madrid: Thibaut Courtois; Lucas Vazquez, Raphael Varane, Nacho, Ferland Mendy; Toni Kroos, Casemiro, Luka Modric; Rodrygo Goes, Karim Benzema (c), Marco Asensio.

Kartu kuning:

Kartu merah:

Pelatih:Zinedine Zidane

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Jelang El Derbi Madrileno: 5 Fakta Menarik Atletico Madrid Musim Ini

gamespool

Football5Star.com, Indonesia – Akhir pekan ini ada cukup banyak big match di liga-liga elite Eropa. Salah satunya Atletico Madrid vs Real Madrid di Liga Spanyol. Laga El Derbi Madrileno itu akan berlangsung di Stadion Wanda Metropolitano, Minggu (7/3/2021).

Jelang laga El Derbi Madrileno itu, sangat menarik mengupas kiprah Atletico musim ini. Setidaknya ada 5 catatan penting yang mungkin akan berpengaruh besar saat menghadapi Real Madrid nanti. Berikut ini, Football5Star.com menyajikan 5 fakta menarik Los Colchoneros sepanjang musim 2020-21.

Atletico Puncaki Klasemen Sejak Jornada ke-9

Atletico Madrid memuncaki klasemen Liga Spanyol musim ini sejak jornada ke-9.
football.london

Pada laga El Derbi Madrileno kali ini, Atletico Madrid menyandang status pemuncak klasemen Liga Spanyol. Ini sesuatu yang sangat langka. Bahkan saat juara pada 2013-14, Los Colchoneros tak berada di posisi pertama saat dua kali menghadapi Los Blancos.

Musim ini, Atletico sudah menguasai klasemen sejak jornada ke-9. Mereka naik ke puncak klasemen berkat kemenangan 4-0 atas Cadiz. Menariknya, Los Colchoneros menggeser Real Madrid yang kalah 1-4 dari Valencia. Sejak itu, tim asuhan Diego Simeone tak tergoyahkan di singgasana hingga saat ini.

Tuah Gol Suarez untuk Atletico

Los Colchoneros tak kalah bila Luis Suarez mencetak gol.
football-espana.net

Kedatangan Luis Suarez dari Barcelona pada awal musim ini jadi berkah tersendiri bagi Atletico Madrid. Striker asal Uruguay itu jadi andalan baru dalam menjebol gawang lawan. Hingga saat ini, dia sudah mengemas 16 gol dalam 21 laga yang dilakoninya bersama Los Colchoneros di Liga Spanyol.

Gol-gol Suarez pun bertuah. Atletico tak pernah kalah bila eks striker Liverpool dan Ajax itu mencetak gol. Bahkan, dari 11 laga yang berhias gol Suarez, Los Colchoneros hanya 1 kali imbang. Itu dialami saat imbang 2-2 dengan Celta Vigo pada jornada ke-22.

Satu hal yang menarik, Suarez mandul setelah mencetak brace ke gawang Celta dan berbuah hasil imbang tersebut. Dalam lima laga beruntun, empat di antaranya di LaLiga, dia selalu gagal menjebol gawang lawan. Itu membuat posisinya sebagai pemain tersubur LaLiga pun tergeser oleh Lionel Messi yang kini sudah mengemas 19 gol.

Atletico Kalah Hanya Saat Tak Cetak Gol

Atletico Madrid kalah saat gagal mencetak gol ke gawang Chelsea pada leg I babak 16 besar Liga Champions.
si.com

Musim ini, Atletico Madrid tercatat baru mengalami 5 kekalahan. Rinciannya, mereka dua kali kalah di Liga Champions, 2 kali di Liga Spanyol, dan 1 kali di Copa del Rey. Di LaLiga, Los Colchoneros adalah tim dengan jumlah kekalahan tersedikit pada saat ini.

Dalam 5 kekalahan yang sudah dialami Atletico, ada satu fakta menarik. Jan Oblak cs. hanya kalah saat gagal mencetak gol. Mereka takluk 0-4 dari Bayern Munich, 0-2 dari Real Madrid dan Levante, lalu 0-1 dari Cornella dan Chelsea. Itu 62,5% dari seluruh laga mereka yang tak berhias gol pada musim ini.

Tangan Jan Oblak Mulai Licin

Jan Oblak hanya membuat 2 clean sheet dari 10 laga sepanjang 2021.
rtvslo.si

Kesuksesan Atletico Madrid dalam satu dekade terakhir tak terlepas dari peran kiper Jan Oblak. Pada November 2020, dia membukukan rekor fantastis dengan tak kebobolan dalam 112 laga dari 200 laga yang dilakoni di Liga Spanyol bersama Atletico.

Musim ini, Oblak masih memimpin dalam koleksi clean sheet. Hingga jornada ke-25, dia sudah 12 kali tak kebobolan. Namun, seiring pergantian tahun, tangannya mulai licin. Buktinya, kiper asal Slovenia itu hanya 2 kali clean sheet dari 10 laga yang dilakoni Los Colchoneros. Sebelumnya, dia tak kebobolan dalam 10 dari 14 laga.

Tiga Laga Kandang Tanpa Menang

Atletico Madrid kalah 0-2 dari Levante dalam 3 laga kandang terakhir yang gagal dimenangi.
Getty Images

Atletico Madrid punya rekor kandang apik sepanjang musim ini. Tim asuhan Diego Simeone meraup 10 kemenangan, 4 kali imbang, dan 2 kekalahan dalam 16 laga kandang yang telah dilakoni di semua ajang musim ini.

Satu hal yang jadi catatan jelang laga El Derbi Madrileno menjamu Real Madrid, Los Colchoneros tak memenangi 3 laga kandang terakhir. Mereka ditahan 2-2 oleh Celta Vigo, lalu kalah 0-2 dari Levante dan takluk 0-1 dari Chelsea. Andai kembali gagal menang saat melawan Madrid, mereka akan menyamai 4 laga kandang tanpa kemenangan pada September hingga Oktober 2019.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Luis Suarez: Atletico Siap Balas Dendam Lawan Real Madrid

gamespool
Luis Suarez: Atletico Siap Balas Dendam Lawan Real Madrid 93

Football5Star.com, Indonesia – Penyerang Atletico Madrid, Luis Suarez, mengatakan bahwa timnya siap untuk menjalankan misi balas dendam melawan Real Madrid. Suarez mengatakan bahwa seluruh rekan-rekan timnya belajar dari kekalahan itu.

Laga derbi Madrid akan diadakan pada Minggu (7/3/21). Atletico datang ke laga ini sebagai pemuncak klasemen dan memiliki selisih 5 poin dengan Los Blancos. Pada pertemuan pertama Desember lalu, Madrid secara mengejutkan bisa memberi kekalahan perdana untuk Atletico di liga, dengan skor 2-0. Suarez mengatakan bahwa timnya siap membalas kekalahan itu.

“Semua pertandingan melawan Real Madrid itu spesial, itulah yang ingin Anda mainkan dan menunjukkan apa yang bisa Anda lakukan,” ucap Suarez seperti dilansir Football5Star.com dari Marca.

Diego Simenoe berharap Luis Suarez pulih dari COVID-19 dan main lawan Bayern Munich.
elgrafico.com.ar

Suarez melanjutkan, “Banyak pemain dievaluasi atas penampilan mereka dalam pertandingan semacam ini. Itu adalah pertandingan yang (Anda ingin) mainkan. Kami harus membalas dendam untuk pertemuan pertama dan dapat menunjukkan bahwa kami ingin tetap berada di puncak klasemen.”

Pemain timnas Uruguay itu saat ini sudah mencetak 16 gol dari 21 pertandingan di La Liga musim ini dan bersaing dengan Lionel Messi di papan klasemen top skorer.

“Cara saya menjadi selalu kompetitif. Saya selalu ingin menunjukkan apa yang bisa saya lakukan, untuk meningkatkan, untuk menunjukkan bahwa saya bisa melompati rintangan berikutnya yang mereka buat untuk saya,” ujar Suarez.

Luis Suarez melanjutkan, “Saya selalu keras kepala dan saya berada di klub di mana banyak orang percaya bahwa sulit untuk mencetak banyak gol, tetapi dengan kualitas pemain di sekitar saya, itu menjadi mudah.”

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Luis Suarez Merasa Harga Dirinya Diinjak-Injak oleh Barcelona

gamespool
Luis Suarez Merasa Harga Dirinya Diinjak-Injak oleh Barcelona 97

Football5star.com, Indonesia – Striker asal Uruguay, Luis Suarez masih memendam rasa kesal terhadap mantan klubnya, Barcelona. Pemain Atletico Madrid itu membeberkan bahwa ia sempat dianggap sudah habis sebagai seorang striker oleh manajemen Barcelona.

“Apa yang benar-benar menggangu saya adalah bahwa mereka mengatakan kepada saya bahwa saya sudah tua dan bahwa saya tidak bisa lagi bermain di level tertinggi, bermain bersama tim hebat. Itulah yang membuat saya tidak senang,” kata Suarez seperti dikutip Football5star.com dari France Football, Selasa (22/2/2021).

Luis Suarez menampar Barcelona dengan torehan 16 gol dalam 17 laga bersama Atletico Madrid musim ini.

Menurutnya, ia pada saat itu memang ditempatkan pada posisi yang sangat tidak enak. Satu sisi, ia merasa Barcelona seperti rumahnya sendiri dan memiliki banyak rekan karib. Namun ia sadar bahwa tak mungkin bertahan di klub yang sudah tak menginginkannya.

“Di satu sisi, perubahan ini disambut baik karena semua yang telah saya alami di Barcelona. Saya memang ingin berubah. Bagian tersulit adalah ketika Anda memiliki keluarga yang selama enam tahun terbiasa tinggal di tempat yang sama,”

Mantan penyerang Liverpool itu mengatakan bahwa ia harus memberikan pengertian kepada anak-anaknya saat harus pindah ke Atletico Madrid. Dan itu menjadi momen yang cukup menyulitkan.

“Saya harus menjelaskan kepada anak-anak bahwa kita akan pindah dan itu sulit karena mereka memiliki teman dan kebiasaan lain di Barca. Jelas itu kondisi paling sulit,” ungkapnya.

Tak dipungkiri Luis Suarez, saat ia pindah ke Madrid, istri dan anak-anaknya cukup kesulitan untuk beradaptasi dengan lingkungan baru. Ditambah pandemi Covid-19 membuat mereka tak banyak keluar rumah.

“Jelas itu makin memperumit. Kami harus tinggal di rumah. Anak-anak merindukan teman-temannya karena mereka merindukan keluarga istri saya di Barcelona,” tutup Luis Suarez.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Sebelum Gabung Atletico, Luis Suarez Ternyata Nyaris Merapat ke PSG

gamespool
Sebelum Gabung Atletico, Luis Suarez Ternyata Nyaris Merapat ke PSG 101

Football5star.com, Indonesia – Thomas Tuchel mengatakan bahwa Luis Suarez hampir merapat ke Paris Saint-Germain (PSG) sebelum akhirnya memilih Atletico Madrid pada musim panas 2021 lalu. Tuchel mengatakan Les Parisien sudah berusaha mati-matian membujuk Suarez agar pindah ke Prancis.

PSG bukanlah satu-satunya klub yang meminati jasa Suarez pada bursa transfer musim panas tahun lalu. Bomber asal Uruguay itu juga masuk radar raksasa Italia, Juventus.

“Kami mendengar rumor Luis Suarez akan meninggalkan Barcelona. Siapa yang tak tertarik mendatangkan salah satu penyerang terbaik di dunia secara cuma-cuma?” ujar Thomas Tuchel dikutip football5star dari Football London.

Luis suarez - Atletico - PSG - Thomas Tuchel - Football London
Football London

“Kami sempat mencoba peruntungan dengan Suarez. Tapi, dia lebih memilih bertahan di Spanyol dan bergabung ke Atletico Madrid. Di sana, Suarez berhasil membuktikan kualitasnya,” sambung Tuchel.

Lebih lanjut, Tuchel mengaku tak mau membahas kemungkinan membujuk Suarez bergabung ke Chelsea suatu hari nanti. Menurutnya, situasi Suarez saat ini sudah sangat berbeda ketimbang musim panas lalu.

“Sekarang, Suarez berada dalam situasi berbeda. Dia terikat kontrak dengan Atletico dan saya tak mau memikirkan kemungkinan mendatangkannya ke sini. Mendatangkan Suarez bukanlah sesuatu yang akan kami pertimbangkan di masa depan,” tandas Tuchel.

Dinihari nanti, Chelsea dan Tuchel akan berusaha menahan keganasan Suarez bersama Atletico pada partai leg I babak 16 besar Liga Champions. Laga ini akan digelar di Arena Nationala, Bucharest, pada pukul 03.00 WIB.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Cetak Brace untuk Atletico, Luis Suarez Tampar Barcelona Lagi

gamespool

Football5Star.com, Indonesia – Luis Suarez mencetak brace saat Atletico Madrid menjamu Celta Vigo, Selasa (9/2/2021) dini hari WIB. Dua golnya memang hanya berbuah hasil imbang 2-2, tapi itu sangat bermakna. Dia menorehkan beberapa catatan penting yang secara tak langsung menampar Barcelona.

Dua kali menjebol gawang Celta, Luis Suarez kini mengoleksi 16 gol dalam 17 pertandingan pada pentas LaLiga. Itu menyamai jumlah golnya pada musim lalu dalam 28 laga bersama Barcelona. Sebuah bukti bahwa dia masih belum habis dan seharusnya dipertahankan Blaugrana.

Torehan 16 gol dalam 20 jornada yang telah dilakoni Atletico Madrid pada musim ini juga termasuk salah satu yang terbaik dalam kiprah Suarez di LaLiga. Itu menyamai musim 2016-17 dan hanya lebih buruk dari musim 2015-16 ketika El Pistolero mengemas 18 gol dalam 20 jornada awal LaLiga.

Berdasarkan OPTA, Suarez juga menjadi pemain yang tercepat meraih 16 gol bagi sebuah klub di Liga Spanyol pada abad XXI. Dia lebih baik dari Cristiano Ronaldo yang mencetak 15 gol dalam 17 laga awalnya bersama Real Madrid pada musim 2009-10.

Sepanjang sejarah Liga Spanyol, Suarez adalah pemain ke-7 yang mampu mengemas 16 gol dalam 17 laga awal bersama sebuah klub. Dia duduk bersanding dengan Johan Cruyff, Hans Krankl, Baltazar, Bebeto, Romario Faria, dan Christian Vieri.

Pundi Uang Suarez Tambah Gemuk

Pundi-pundi uang Luis Suarez kian gemuk setelah mencetak gol ke-15 bagi Atletico Madrid saat lawan Celta Vigo.
telemadrid.es

Secara pribadi, torehan brace di gawang Celta Vigo juga punya makna tersendiri bagi Luis Suarez. Berkat itu, pundi-pundi uangnya dipastikan bertambah gemuk. Pasalnya, El Pistolero sudah mencapai salah satu poin dalam klausul kontraknya terkait bonus.

Sesuai kontrak yang ditandatangani pada awal musim ini, Atletico Madrid harus mengeluarkan bonus sebesar 1 juta euro kepada Suarez begitu mencetak 15 gol. Los Colchoneros juga harus kembali mengeluarkan uang 1 juta euro bila eks pemain AFC Ajax dan Liverpool tersebut mencapai koleksi 20 gol.

Itu tak jadi soal bagi Atletico. Pasalnya, mereka hanya mengeluarkan uang 6 juta euro untuk mendatangkan Luis Suarez dari Barcelona. Sudah begitu, berkat gol-gol striker asal Uruguay itu, mereka kini memimpin klasemen LaLiga dan berpeluang besar merebut gelar juara yang diraih untuk kali terakhir pada 2013-14.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Luis Suarez Dibuat Geram dengan Bocornya Kontrak Lionel Messi

gamespool
Luis Suarez Dibuat Geram dengan Bocornya Kontrak Lionel Messi 108

Football5star.com, Indonesia – Mantan bomber Barcelona, Luis Suarez, mengaku sangat kesal dengan ulah orang-orang yang membocorkan nilai kontrak Lionel Messi. Di mata Suarez, gaji Messi merupakan urusan pribadi dan tak boleh dibocorkan ke publik.

Pekan lalu, surat kabar ternama El Mundo, membocorkan rincian gaji Messi dalam kontraknya bersama Barcelona. El Mundo menyebut Messi menandatangani kontrak berdurasi empat tahun dengan total nilai sebesar 555 juta Euro pada 2017 lalu.

Dalam laporannya, El Mundo menyebut bahwa Messi mendapatkan gaji sebesar 138 juta Euro per musimnya. La Pulga juga disebut bakal menerima bonus sebesar 39 juta Euro dari Barcelona pada akhir musim 2020-21.

Luis Suarez - Lionel Messi - Barcelona - kontrak - Barca Blaugranes
SB Nation

“Tentu saja saya sangat kaget. Menurut saya, orang-orang itu tak memiliki alasan yang cukup kuat unutk membocorkan gaji Lionel Messi,” ujar Luis Suarez dikutip football5star dari Football Espana.

“Saya sama sekali tak mengerti motivasi orang-orang jahat itu memasuki ranah pribadi Messi. Tak ada pemain yang lebih besar dari klub. Tapi, Messi sudah memberikan segalanya untuk Barcelona. Tidak ada pemain lain dengan jasa sebesar Messi,” sambung Suarez.

Lebih lanjut, Suarez mengaku ogah membicarakan persoalan ini dengan Messi. Pemain berpaspor Uruguay itu sangat menghargai privasi milik Messi dan keluarganya.

“Saya tak pernah membicarakan masalah ini dengan Messi. Saya sama sekali tak menanyakan apa pun kepadanya. Ini adalah ranah privat Messi dan saya akan menghargainya. Sama seperti apa yang ia lakukan ketika saya sedang tersandung masalah,” tandas Suarez.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Luis Suarez Ungkap Pembicaraan Terakhirnya dengan Ronald Koeman

gamespool
Luis Suarez Ungkap Pembicaraan Terakhirnya dengan Ronald Koeman 112

Football5star.com, Indonesia – Mantan striker Barcelona, Luis Suarez mengungkapkan bahwa pembicaraan terakhirnya dengan Ronald Koeman. Dari komunikasi terakhir itu, pelatih asal Belanda itu menegaskan tak membutuhkan tenaga Suarez di Nou Camp.

“Ketika Barcelona mengatakan kepada saya bahwa mereka tidak mengandalkan saya lagi itu adalah momen sulit. Saya tidak pernah mengharapkan situasi seperti itu,” kata Suarez kepada El Transistor seperti dikutip Football5star.com dari Marca, Jumat (5/2/2021).

Luis Suarez Ungkap Pembicaraan Terakhirnya dengan Ronald Koeman2
fcbarcelonanoticias.com

“Koeman menelepon saya dan mengatakan kepada saya bahwa saya tidak ada di rencanannya. Ketika Barcelona menegaskan itu, komunikasi dengan Atletico Madrid berlangsung,” tambah Suarez.

Dikatakan oleh Suarez, ia berkomunikasi dengan pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone dan Migue Angel. Dari komunikasi itu, Suarez mantab untuk melanjutkan karier bersama Atletico Madrid.

Suarez bahkan mengakui bahwa sebelum ia sepakat gabung ke Atletico, sejumlah klub besar juga mendekati dirinya, termasuk raksasa Serie A Juventus.

“Ada minat dari banyak klub, bukan hanya Juventus. Saya ingin membuat keputusan yang tepat, yang terbaik untuk saya dan keluarga,” ungkap Suarez.

Saat ini, Suarez berada di kondisi terbaiknya. Banyak pihak yang menyesalkan keputusan Barca melepas Suarez. Eks pemain Liverpool itu kini jadi andalan Atletico. Ia sudah mengemas 14 gol di Liga Spanyol. Catatan golnya membuat Atletico saat ini bertengger di puncak klasemen.

Menurut Suarez, capaian apiknya di klub barunya tersebut tak lepas dari peran besar seorang Diego Simeone. Menurt Suarez, Simeone membuat dirinya sangat nyaman.

“Dia adalah pelatih yang meyakinkan Anda melalui keinginannya. Saya lebih mengandalkan keyakinan pelatih saat dia berbicara daripada gaya permainannya,”

“Simeone adalah pelatih yang menjangkau Anda dan memotivasi Anda. Saya tidak ingin menjadi pelatih, Anda bisa melihat bagaimana ia menderita dan membuat orang lain bahagia,” tutup Suarez.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Ronald Koeman Sesali Kepergian Luis Suarez ke Atletico Madrid

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Barcelona, Ronald Koeman mulai menyesali kepergian Luis Suarez ke Atletico Madrid. Pasalnya bersama klub ibu kota sang bomber menemukan performa terbaiknya lagi.

Saat ini Luis Suarez menjadi top skorer LaLiga dan membawa Atletico Madrid memimpin puncak klasemen. Sementara Barcelona mengawali musim dengan kesulitan.

Faktor inilah yang membuat Ronald Koeman menyesal. Menurutnya sang bomber harusnya pindah ke Juventus, bukan ke Atletico.

Diego Simenoe berharap Luis Suarez pulih dari COVID-19 dan main lawan Bayern Munich.
elgrafico

“Itu bagian dari pekerjaan Anda. Anda berbicara dengan klub dan ketika saya datang kami punya pendapat dan saya punya informasi dari klub dan akhirnya keputusan dibuat,” ujar legenda Barcelona seperti dikutip Football5star dari Caught Offside, Rabu (3/2/2021).

“Anda harus membuat keputusan ini karena jika berjalan dengan baik maka tidak apa-apa. Tapi jika tidak berjalan dengan baik maka itu harus menjadi cara saya dan itu yang paling penting. kami berubah tentu saja dan seharusnya Suarez bergabung dengan Juventus, bukan Atletico karena dia masih di Spanyol,” ia menambahkan.

Seperti diketahui, bomber asal Uruguay memang nyaris mendatangani kontrak dengan Juventus musim panas kemarin. Akan tetapi kesepakatan batal terlaksana lantaran terjadi kecurangan dalam ujian bahasa Italia sebagai syarat bergabung ke klub Turin.

Situasi ini pula yang kemudian membuat Luis Suarez memilih Atletico Madrid. Hasilnya pun terbukti jitu. Bersama Diego Simeone ia kembali jadi bomber menakutkan di LaLiga.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]