Fakta Penting di Balik Dua Gol Ronaldo ke Gawang Getafe

Football5Star.com, Indonesia – Real Madrid berhasil menang 3-1 atas Getafe dalam laga jornada ke-27 La Liga Santander, Minggu (4/3/2018) dinihari WIB. Cristiano Ronaldo tampil gemilang. Pemain asal Portugal itu melesakkan dua gol ke gawang Getafe yang dikawal Emiliano Martinez. Kedua gol itu pun ternyata memiliki arti penting. Ada fakta menarik di balik kedua gol tersebut.

Gol pertama yang tercipta pada menit ke-45 adalah gol ke-300 yang dibuat Ronaldo di kancah La Liga. Dia menjadi pemain kedua yang mencapai milestone tersebut. Sudah bisa diduga, pemain pertama yang melakukan hal tersebut adalah Lionel Messi yang saat ini sudah menoleksi 372 gol.

Sementara itu, gol kedua Ronaldo pada menit ke-78 yang memastikan Madrid menang 3-1 atas Getafe punya arti lain lagi. Gol itu menjadi gol ke-50 yang dibuat Ronaldo di La Liga dengan kepalanya. Sejak 2003-04, tak ada pemain yang mampu mencetak gol sundulan sebanyak peraih Ballon d’Or 2017 tersebut.

Di samping itu, tambahan dua gol ke gawang Getafe juga membuat posisi Ronaldo naik di daftar pencetak gol sementara La Liga musim ini. Kini, dia berada di posisi ketiga bersama striker Celta Vigo, Iago Aspas. Keduanya sama-sama mengoleksi 16 gol. Adapun posisi pertama dan kedua masih diduduki dua penggawa Barcelona. Lionel Messi memimpin perburuan Pichichi dengan 23 gol, sedangkan Luis Suarez berada di belakangnya dengan torehan 20 gol.

Fakta lain yang tak bisa dikesampingkan, Getafe kini menjadi tim favorit kedua CR7. Tambahn dua gol membuat koleksi golnya ke gawang tim yang satu ini menjadi 23 buah. Itu hanya kalah dari torehan gol ke gawang Sevilla yang sudah berjumlah 27 buah.

Ronaldo dan Madrid Lanjutkan Rekor Apik Atas Getafe

Football5Star.com, Indonesia – Real Madrid bangkit. Setelah mengalami kekalahan menyakitkan dari Espanyol, anak-anak asuh Zinedine Zidane berhasil menggasak Getafe 3-1┬ádi kandang sendiri, Minggu (4/3/2018) dinihari WIB. Ini merupakan kemenangan kedelapan secara beruntun atas sang lawan. Menariknya, dari delapan kemenanga itu, tujuh kali dihiasi gol dari Cristiano Ronaldo. Hanya sekali CR7 tak mencetak gol. Itu pun karena dia harus absen gara-gara terkena skors.

Tampil dominan sejak kick-off, Madrid sempat kesulitan membuat gol. Kebuntuan baru pecah pada menit ke-24. Berawal dari umpan pendek Isco dari sepak pojok, Karim Benzema melepaskan umpan silang ke mulut gawang. Bola berhasil diteruskan Isco dengan kepalanya ke area titik penalti yang lantas diselesaikan menjadi gol dengan tendangan kaki kiri oleh Gareth Bale.

Isco bertarung dengan Damian Suarez dari Getafe.
mundodeportivo.com

Setelah gol itu, Los Blancos kembali kesulitan membongkar pertahanan Getafe. Kiper Martinez baru bisa kembali ditaklukkan lewat gol yang dilesakkan Ronaldo pada pengujung babak pertama. Berawal dari umpan terobosan Benzema ke kotak penalti, Ronaldo berhasil lepas dari jebakan offside. Dia lantas mengecoh Djene Dakonam dan Bruno Gonzalez sebelum melesakkan bola ke gawang dengan tendangan kaki kirinya.

Memasuki babak kedua, tim tamu harus bermain dengan sepuluh orang. Gara-garanya, Loic Remy mendapatkan kartu kuning kedua hanya dua menit setelah babak kedua dimulai. Dia diusir wasit Mario Melero Lopez karena mengasari Nacho Fernandez. Menariknya, kartu kuning pertama Remy yang didapatkan pada menit ke-25 juga gara-gara menyikut sang bek tengah.

Meskipun demikian, kartu merah tersebut tak membuat Madrid bisa leluasa membombardir gawang Martinez. Sebaliknya, Getafe justru lebih aktif membongkar pertahanan tuan rumah. Dibanding babak pertama, jumlah tembakan yang dilepaskan Los Blancos menurun. Hingga 30 menit berjalan, hanya tiga tembakan yang dilepaskan Ronaldo cs. Padahal, pada babak pertama, enam kali mereka melakukannya.

Angin segar bagi sang tamu datang pada menit ke-65. Sebuah akselerasi pemain pengganti, Jorge Molina, berbuah penalti setelah Melero menganggap Nacho melakukan jegalan terhadap sang striker. Padahal, dari tayangan ulang terlihat bahwa Nacho mampu menyapu bola dengah bersih dari kaki Molina. Eksekusi penalti Francisco Portillo berhasil mengecoh Keylor Navas.

Perlahan, Madrid meningkatkan intensitas serangan setelah gol balasan dari Portillo itu. Masuknya Marcelo sebagai pengganti Theo Fernandez menjadi faktor penting bagi tuan rumah. Berkali-kali dia melepaskan umpan silang berbahaya dari rusuk kiri.

Umpan silang Marcelo pula yang lantas berbuah gol ketiga Los Blancos pada menit ke-78. Ronaldo berhasil menyambar umpan pemain asal Brasil tersebut dengan sundulannya. Dia mampu melompat lebih tinggi dari Djene dan kiper Martinez.

Madrid hampir saja menambah keunggulan menjadi 4-1 pada injury time. Sayangnya, tendangan Bale hanya membentur tiang gawang Martinez.

https://www.youtube.com/watch?v=QHEAqN-pOc0

Susunan Pemain:

Real Madrid (4-3-3): 1-Keylor Navas, 2-Dani Carvajal, 6-Nacho Fernandez, 4-Sergio Ramos, 15-Theo Hernandez (12-Marcelo 65), 14-Casemiro, 18-Marcos Llorente (23-Matteo Kovacic 79), 22-Isco, 11-Gareth Bale, 9-Karim Benzema, 7-Cristiano Ronaldo (20-Marco Asensio 79)
Pelatih: Zinedine Zidane

Getafe (4-2-3-1): 1-Emiliano Martinez, 22-Damian Suarez, 2-Djene Dakonam, 4-Bruno Gonzalez, 3-Vitorino Antunes, 14-Sergio Mora (10-Gaku Shibasaki 59), 18-Mauro Arambarri, 12-Francisco Portillo (20-Daniel Pacheco 86), 21-Faycal Fajr, 11-Loic Remy, 9-Angel Rodriguez (19-Jorge Molina 56)
Pelatih: Pepe Bordalas

K. Kuning: Nacho 34 – Remy 25, Portillo 53
K. Merah: Remy 47