Roy Keane Kecam Keakraban Pemain Usai Derbi Manchester

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Derbi Manchester antara Manchester United vs Manchester City, Minggu (13/12/2020) dinihari WIB berakhir imbang tanpa gol. Usai pertandingan para pemain dari kedua kesebelasan menunjukkan keakraban mereka.

Pemandangan di Old Trafford ini rupanya tidak disenangi legenda Manchester United, Roy Keane. Ia mengecam keras keakraban mereka di lapangan.

Menurut Roy Keane, laga sekeras derbi Manchester tidak patut untuk menunjukkan kedekatan. Dia malah berharap kedua tim langsung meninggalkan lapangan usai pertandingan.

“Saya tidak pernah melihat banyak para pemain berpelukan dan mengobrol akrab setelah pertandingan derbi. Hentikan itu. Mereka harus masuk ke lorong pemain,” kata sang legenda seperti dikutip Football5star dari Football Daily, Minggu (13/12/2020).

“Semua orang sepertinya ingin berteman. Mereka harus ingat bertanding untuk meraih kemenangan bukan untuk berteman dengan semua orang,” sambung pria Republik Irlandia.

Saat wasit Chris Kavanagh meniup peluit tanda berakhirnya laga, beberapa pemain terlihat akrab. Seperti yang diperlihatkan dua bek timnas Inggris, Harry Maguire dan John Stones. Mereka bahkan terlibat percakapan yang cukup lama sambil melempar tawa.

Ada juga Fred dengan Ederson yang sama-sama dari Brasil. Sampai masuk lorong pemain keduanya terlihat ngobrol bersama.

Tidak hanya para pemain, di bench pelatih pemandangan serupa juga terjadi. Juru taktik Manchester City, Pep Guardiola, terlihat akrab dengan asisten pelatih Manchester United, Michael Carrick.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Manchester United Hadapi Manchester City Tanpa Cavani?

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Edinson Cavani kemungkinan besar absen pada laga Manchester United vs Manchester City, Minggu (13/12/2020) dinihari WIB. Hal ini disampaikan oleh Ole Gunnar Solskjaer.

Edinson Cavani masih mengalami cedera. Kendati sudah mulai berlatih dengan tim kondisinya masih belum memungkinkan.

Jika bomber asal Uruguay masih diragukan, maka anthony Martial sudah bisa diturunkan. Menurut Solskjaer, Martial sudah pulih 100 persen dan siap dimainkan sebagai starter.

Ole Gunnar Solskjaer - Manchester united - Old Trafford - @manchesterunited
@ManUtd

“Anthony pasti akan terlibat dalam pertandingan sedangkan Edison sudah berada dalam latihan tapi saya tidak yakin apakah dia siap. Kami memiliki pertandingan besar yang dinantikan banyak orang jadi kami harus siap dengan semua keadaan,” ujar sang pelatih kepada MUTV, Sabtu (12/12/2020).

“Ini adalah derbi Manchester dan tidak ada fan. Terakhir kali penggemar datang ke stadion saat kami tandang ke City. Sayang sekali laga nanti mereka belum bisa bersama kami. Tapi kami akan melakukan apa pun untuk merasakan emosi yang sama,” ia menambahkan.

Manchester United selalu menang pada empat pertandingan terakhir Premier League. Tapi kehebatan mereka di liga tidak berbekas kala bertanding di Liga Champions. Ya, Setan Merah baru saja tersingkir usai kalah dari RB Leipzig.

“Sangat mengecewakan tersingkir dari Liga Champions. Itu adalah kenyataan dan kami harus bangkit. Kami harus segera menyortir pola pikir untuk kembali meraih kemenangan,” tutup Solskjaer.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Prediksi: Manchester United vs Manchester City

cover Man UTD vs Man City

GamesPools GIF

PREDIKSI HASIL
WhoScored
Man United 0-2 Man City
ScorePredictor
Man United 1-1 Man City
Predictz
Man United 1-1 Man City
FOOTBALL5STAR
Man United 2-1 Man City
Stadion Old Trafford, Minggu (13/12/2020) Pukul 00.30 Dinihari WIB (Mola TV)

Football5Star.com, Indonesia – Duel sengit akan tersaji di Old Trafford akhir pekan ini. Dua tim sekota, Manchester United dan Manchester City akan saling sikut dalam lanjutan Premier League.

Saat ini kondisi kedua tim sedang berbeda. Tuan rumah tengah nelangsa lantaran tersingkir dari Liga Champions. Sebaliknya, tim tamu belum terbendung di kompetisi Eropa.

walau kepercayaan diri para pemain sedang jatuh, Brunoa Fernandes dkk bertekad menjadikan derbi Manchester ini sebagai pelampiasan.

Adapun Manchester City datang ke Old Trafford mengusung kemenangan. Mereka butuh tiga poin untuk memperbaiki posisi di klasemen.

REKOR PERTEMUAN

head to head Man Utd vs Man City

TREN PERFORMA

Lima laga terakhir Man United vs Man City

GamesPools GIF

STATISTIK MENARIK
  • Rekor kandang Manchester United musim ini: 3 menang, 1 imbang, 4 kalah.
  • United menyapu bersih 4 laga terakhir Premier League dengan kemenangan.
  • Rekor tandang City musim ini: 5 menang, 3 imbang, 1 kalah.
  • City tak pernah kebobolan pada 5 pertandingan terakhir.
  • Dari 4 pertemuan terakhir keduanya, United menang 3 kali.
  • City menang 3 kali dari 4 lawatan terakhir ke Old Trafford.
  • Terakhir kali laga Manchester United vs Manchester City tidak menghasilkan gol terjadi 4 tahun lalu.
PELATIH
  • Ole Gunnar Solskjaer dan Pep Guardiola sudah bertemu 5 kali.
  • Solskjaer selalu menang pada 2 pertemuan terakhir.
  • 6 kali menghadapi City, Solskjaer mencatatkan 3 kemenangan dan 3 kekalahan.
  • Guardiola hanya menang sekali dari 4 laga terakhir lawan United.
WASIT
  • Chris Kavanagh akan memimpin laga Manchester United vs Manchester City.
  • Selama pertandingan dipimpin Kavanagh, Setan Merah hanya menang sekali.
  • The Cityzens tak terkalahkan saat laga dipimpin Kavanagh.
  • Pada 2 laga terakhir yang dipimpin Chris Kavanagh, City tidak kebobolan.
  • Ini pertama kalinya Chrish Kavanagh memimpin laga Manchester United vs Manchester City.
PEMAIN KUNCI

MANCHESTER UNITED:

Top Scorer: Bruno Fernandes (7 gol)

Top Assist: Bruno Fernandes (4 assist)

Top Rating: Bruno Fernandes (7,65)

MANCHESTER CITY:

Top Scorer: Riyad Mahrez (4 gol)

Top Assist: Kevin De Bruyne (6 assist)

Top Rating: Kevin De Bruyne (7,56)

BERITA KEDUA TIM
  • United kemungkinan besar tidak akan diperkuat Edinson Cavani dan Anthony Martial.
  • Marcus Rashford akan menjadi striker tunggal pada laga ini.
  • Ole Gunnar Solskjaer kembali mengandalkan Fred dengan Scott McTominay sebagai jangkar permainan.
  • Ilkay Guendogan kemungkinan absen karena cedera saat latihan.
  • Riyad Mahrez kembali dipercaya sebagai sayap kanan pada laga ini.
  • John Stones akan menemani Ruben Dias di jantung pertahanan.
PRAKIRAAN FORMASI

line up Man UTD vs Man City

Hasil Manchester United vs Manchester City: Akhir Penantian Separuh Dasawarsa

Banner LFS Baru

Football5Star.com, Indonesia – Laga Derby Manchester antara Manchester United vs Manchester City (8/3/2020) berlangsung sengit. Manchester United akhirnya bisa mengalahkan Manchester City di Old Trafford. Terakhir mereka menang di Liga Inggris saat bermain kandang pada 2015.

Pada babak pertama Manchester City tampil lebih dominan dalam ball possession, namun serangan United jauh lebih efektif dan berbahaya.

Benar saja, pada menit ke-30, Anthony Martial membawa United unggul terlebih dahulu, berawal dari umpan Bruno Fernandes, penyerang asal Prancis itu melepaskan tembakan yang tidak bisa dihalau Ederson.

Pada menit ke-42, Fred terjatuh di kotak penalti setelah mendapatkan hadangan dari Otamendi. Alih-alih mendapatkan penalti, wasit Mike Dean malah mengeluarkan kartu kuning karena Fred dianggap melakukan diving. Skor 1-0 bertahan hingga jeda.

Babak kedua, City langsung tancap gas mengejar ketertinggalan. Benar saja pada menit ke-48, Sergio Aguero mencetak gol setelah mendapatkan umpan terobosan dari Sterling, sayang hakim garis mengangkat bendera tanda Aguero sudah berada dalam posisi offside.

City kembali mendapat peluang pada menit ke-62, saat sundulan Otamendi dari skema tendangan penjuru tipis meleset diatas gawang De Gea

Serangan bertubi-tubi City membuat mereka rentan terkena counter attack. Pada menit ke-71, Daniel James merangsek masuk ke kotak penalti dari sisi kanan, sayang tendangannya bisa ditahan oleh Ederson.

Walaupun City selalu menyerang sampai akhir laga, Manchester United malah kembali memperlebar jarak. Adalah Scott Mctominay yang berhasil memperlebar jarak menjadi 2-0 pada penghujung laga setelah Ederson melakukan blunder. Skor 2-0 berakhir untuk kemenangan United.

Dengan skor ini Manchester United tetap menempel Chelsea untuk perebutan tempat di Liga Champions musim depan. Manchester City tetap berada pada posisi kedua klasemen sementara Liga Inggris.

Susunan Pemain :

Manchester United (3-4-1-2) : David De Gea; Victor Lindelöf, Harry Maguire, Luke Shaw; Brandon Williams, Fred, Nemanja Matic, Aaron Wan-Bissaka; Bruno Fernandes ; Daniel James, Anthony Martial.

Pelatih : Ole Gunnar Solskjaer

Manchester City (4-3-3) : Ederson; Joao Cancelo, Nicolas Otamendi, Fernandinho, Olexandr Zinchenko; Phil Foden, Rodri, Ilkay Gundogan; Bernardo Silva; Sergio Aguero; Raheem Sterling.

Pelatih : Pep Guardiola

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Kamu Pasti Gak Tahu! Ini 5 Kejadian Tak Terduga di Derbi Manchester

Banner LFS Baru

Football5star.com, Indonesia – Derbi Manchester edisi ke-182 di semua kompetisi dihelat, Minggu (8/3/2020) di Stadion Old Trafford. Laga Manchester United vs Manchester City diprediksi akan berjalan alot, pasalnya kedua tim sama-sama tunjukkan perfomance bagus di laga terakhir.

Seperti kebanyakan laga derbi di seluruh dunia, pertemuan kedua tim sudah pasti menghadirkan banyak kejadian dan hal yang tak terduga.

Tentunya selain perang taktik antar kedua pelatih atau adu skill antar kedua pemain. Laga Derbi selalu hadirkan cerita menarik dari tahun ke tahun penyelenggaraannya. Kamu pasti gak tahu, ini 5 kejadian tak terduga derbi Manchester dari tahun ke tahun:

Derbi dengan penerangan pertama

Kedua tim merupakan salah satu tim tua di Liga Inggris. United di awal terbentuk bernama Newton Heath sedangkan City mengusung nama Ardwick. Ardwick jadi tim pertama yang menggunakan nama Manchester.

Pada masa masih bernama lama, kedua tim sudah beberapa kali bertemu. Namun derbi pertama dengan menggunakan penerangan pertama baru bisa terjadi pada Februari 1889 di Belle Vue Athletic Ground.

Kamu Pasti Gak Tahu! Ini 5 Kejadian Tak Terduga di Derbi Manchester
fourfourtwo

Dikutip dari laporan bbc, Sabtu (7/3) saat itu lampu listrik ditempatkan di pinggir lapangan dan laga disaksikan oleh 10 ribu orang. Pada laga derbi dengan penerangan pertama, Newton Heath meraih kemenangan 3-2 atas Ardwick.

Namun laga ini hanya laga persahabatan yang ditujukan untuk korban tragedi tambang batu baru Hyde. Sedangkan derbi pertama dengan penerangan pertama terjadi di Community Shield 1956.

Skandal keuangan Manchester City

Federasi sepak bola Eropa, UEFA menjatuhkan sanksi kepada Manchester City terkait pelanggaran pajak. Sanksi ini bukan pertama kali diterima oleh City. Pada 1906, klub ini juga mendapat sanksi karena pelanggaran serupa.

Federasi sepak bola Inggris, jatuhkan sanksi karena skandal keuangan manajemen City. Mereka dinyatakan bersalah karena melakukan pembayaran di luar neraca keuangan.

Menariknya empat pemain City pada musim berikutnya malah menyebrang ke United. Mereka adalah Jimmy Bannister, Herbert Burgess, Billy Meredith dan Sandy Turnbull.

Keempatnya membantu United meraih gelar juara Liga Inggris pada 1908. Sandy Turnbull jadi pemain pertama yang mendapat kartu merah di laga derbi Manchester saat ia berstatus sebagai pemain United.

Tekel horor George Best

Derbi Manchester di era 70-an berlangsung cukup sengit. Saat itu United dibela oleh salah satu legenda mereka, Geogre Best. Pada laga derbi Desember 1970, Best melakukan tekel horor kepada pemain City, Glyn Pardoe.

Dikutip dari laporan bbc, akibat tekel horor dari Best, kaki Pardoe hampir akan diamputasi. Jika melihat dari tayangan ulang, kedua pemain saat itu tengah berusaha berebut bola dari lini tengah.

Kaki Best masuk dengan telak ke kaki Pardoe. Yang menarik, wasit tak melihat insiden tersebut dan tetap melanjutkan permainan di saat Pardoe mengerang kesakitan. Best kemudian hanya dihukum kartu kuning karena insiden mengerikan tersebut.

Lemparan koin suporter City

Setelah City tak kedengaran gaungnya di era 80 dan 90-an. Pertemuan kedua tim kemudian kembali alot memasuki 2000-an. Masuknya investor baru membuat City menjadi klub dengan banyak pemain bintang.

Kondisi ini yang membuat suporter City semakin percaya diri. Pada derbi Manchester pada 2012/13 sempat terjadi insiden yang melibatkan suporter City.

Saat itu, bek United, Rio Ferdinand mengalami pendarahan di pelipis akibat lemparan koin suporter City. Tidak berhenti di situ, pada laga yang dimenangkan oleh United dengan skor 3-2, seorang fan City sempat mengajak Ferdinand untuk baku pukul.

Why Always Me

Momen yang akan selalu diingat oleh suporter dan skuat United di laga derbi Manchester tentu saja selebrasi yang dilakukan oleh Mario Balotelli pada musim 2011/12.

Bermain di Stadion Old Trafford, City sukses menghancurkan United dengan skor sangat telak 6-1. Balotelli yang mencetak gol pada menit ke-60, striker kontroversial itu berlari ke sudut lapangan dan membuka jerseynya untuk menunjukkan tulisan “Why Always Me” di dada.

Pengelola jersey Manchester City, Les Chapman sempat mengatakan bahwa Balotelli sudah memiliki insting untuk mencetak gol di Old Trafford.

“Balotelli langsung memiliki ide mengenai satu atau dua kalimat yang sayangnya masih kontroversial. Dia lalu berpikir sekitar satu menit dan bertanya tentang Why Always Me,” kata Chapman.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Pujian Pep Guardiola untuk Manchester United Jelang Laga Derbi

Banner LFS Baru

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, memuji calon lawannya Manchester United pada konferensi pers sebelum pertandingan Derbi Manchester, Minggu (8/3/2020). Pep juga memuji penampilan dari pemain baru United, Bruno Fernandes.

Manchester United sedang berada dalam tren positif. Mereka tak terkalahkan dalam sembilan pertandingan terakhir, dan hanya berjarak 3 point dari peringkat keempat Chelsea.

Pep memuji penampilan The Red Devils karena performanya musim ini, dia selalu percaya United adalah tim yang kuat dan bermain bagus.

“Saya selalu percaya bahwa United adalah tim yang kuat dan mampu bermain bagus. Saya sangat respek dan mempunyai opini yang bagus terhadap mereka. Untuk saya, mereka tidak terlihat seperti bermain bertahan. Mereka sangat agresif. Pada beberapa pertandingan mereka bertahan, bahkan pada saat melawan kami, tapi pada akhir-akhir ini saya melihat tim ini agresif. United sudah bermain bagus.” Ucap Pep pada saat konferensi pers.

Pujian Pep Guardiola Untuk Manchester United Jelang Laga Derby
sky sports

Mantan pelatih Barcelona itu juga memuji penampilan pemain baru United, Bruno Fernandes.

“Bruno adalah pemain luar biasa. Saya pikir City tidak pernah berbicara kepada agennya (untuk membelinya).” Ucap peraih 2 gelar Liga Champions itu.

Pep Guardiola juga berkomentar bahwa United bisa punya peluang lebih besar untuk memenangkan pertandingan ketimbang City.

“Pada saat kami percaya bahwa pertandingan ini lebih penting untuk mereka ketimbang kami, sudah pasti kami akan kalah. Tapi memang begitulah situasinya. United harus menang karena mereka harus finis pada posisi empat dan masuk ke Liga Champions. Sedangkan target kami saat ini hanya berusaha untuk berkembang dan tetap berada pada posisi kedua.” Kata Guardiola.

Derbi Manchester yang mempertemukan antara Manchester United vs Manchester City akan diadakan pada hari Minggu (8/3/2020) pukul 23.30 WIB di Stadion Old Trafford.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Solskjaer Enggan Salahkan David De Gea

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Ole Gunnar Solskjaer, enggan menyalahkan David De Gea setelah timnya mengalami kekalahan di pertandingan Manchester United vs Manchester City.

Manchester United mengalami kekalahan 0-2 saat menjamu rival sekota, Manchester City di Stadion Old Trafford, Rabu (24/4/2019) waktu setempat. Dua gol kemenangan Man City masing-masing diciptakan Bernardo Silva pada menit ke-54 dan Leroy Sane (66′).

David De Gea dituding tidak melakukan antisipasi dengan benar sehingga tercipta gol kedua itu. Ya, kiper berusia 28 tahun ini sebenarnya bisa mengetahui arah bola tembakan yang dilepaskan Leroy Sane. Namun, kesalahan dalam melakukan antisipasi membuat bola tetap masuk ke dalam gawangnya.

Twitter/@OptusSport

Meski gol tersebut terkesan karena De Gea tidak membuat keputusan tepat, jika dilihat secara keseluruhan proses gol tersebut, terlihat jelas pemain lain juga turut andil melakukan kesalahan. Ya, pemain-pemain bertahan Man United tidak jeli dalam melihat pergerakan Sane sehingga bisa mendapatkan ruang melepaskan tembakan.

Sebagai pelatih, Ole Gunnar Solskjaer pun tidak melihat gol tersebut murni karena kesalahan De Gea. Ia juga menolak menyalahkan pemain karena kekalahan timnya di laga Manchester United vs Manchester City.

“Saya khawatir dengan hasil yang kami dapat. Namun, sekarang bukan waktunya untuk menyalahkan seseorang. Kami harus bersatu dan tetap kerja keras agar bisa finis di posisi empat besar klasemen,” kata Ole Gunnar Solskjaer dikutip Football5star.com dari Sky Sports.

“David melakukan beberapa penyelamatan gemilang. Performanya ada di atas standar. Kami harus terus berjuang di pertandingan berikutnya,” ujarnya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Demi Liverpool Juara, Carragher Pakai Jersey Manchester United

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Laga Manchester United vs Manchester City dalam lanjutan Premier League dinihari nanti membuat legenda Liverpool, Jamie Carragher, antusias. Bahkan demi terbukanya peluang juara mantan klubnya itu ia rela mengenakan jersey Setan Merah.

Momen langka ini terjadi ketika Carragher menjadi pundit di Sky Sports bersama koleganya yang notabene legenda Manchester United, Gary Neville. Sudah tentu tujuannya memakai jersey rival abadi Liverpool untuk mendukung Marcus Rashford dkk menang atas City.

Tidak sampai di situ, dalam unggahannya di Twitter, mantan bek tangguh Inggris ini juga menuliskan kalimat “Glory Glory” yang selama ini menjadi kalimat kebanggan penggemar United.

https://twitter.com/Carra23/status/1121062932022951937

Pada momen tersebut, pria yang hanya memperkuat satu klub sepanjang karier sepak bolanya itu melepas jasnya sebelum mengenakan jersey Setan Merah. Setelah itu, ia tanpa ragu memakai kostum MU bernomor punggung 2 atas nama sang kolega, Neville.

Apa yang dilakukan Carragher ini sejatinya sudah lebih dulu dilakukan beberapa penggemar Liverpool. Ya, dengan penuh kepentingan mereka untuk pertama kalinya rela memakai jersey klub rival abadi.

Tindakan ini sebagai bentuk dukungan untuk United agar bisa mengalahkan Manchester City. Seperti yang diketahui, jika anak asuh Ole Gunnar Solskjaer sukses membungkam Sergio Aguero dkk, posisi The Reds di puncak klasemen Premier League semakin aman.

Artinya, peluang Mohamed Salah dkk merengkuh gelar Premier League pertamanya pada musim ini bisa tercapai.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Laga Manchester United vs Manchester City Menentukan Segalanya

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Laga Manchester United vs Manchester City di Old Trafford, Kamis (25/4/2019) dinihari WIB bisa menentukan segalanya di Premier League musim ini. Anggapan tersebut datang dari wakil kapten City, David Silva.

Seperti yang diketahui, laga Manchester United vs Manchester City akan memengaruhi calon juara dan klub penghuni empat besar di klasemen akhir. Jika United berhasil meraih kemenangan mereka bisa memperbesar peluang berada di empat besar akhir musim nanti.

Tidak hanya itu, kemenangan Setan Merah juga akan berdampak besar pada peta persaingan juara. City yang saat ini bersaing dengan Liverpool di puncak klasemen secara otomatis akan tertahan di urutan kedua. Namun, jika The Citizens yang menang, tentu mereka akan mengkudeta posisi Liverpool dan memperberat langkah tuan rumah bertahan di empat besar.

david silva
dailymail.co.uk

“Pertandingan ini terasa sangat besar, bahkan lebih besar dari laga-laga sebelumnya karena ada banyak hal yang terjadi pada hasil akhir nanti. Siapa pun yang menang akan sangat berefek di persaingan kami dan juga berpengaruh di seluruh dunia,” ujar David Silva seperti dilansir Daily Mail, Rabu (24/4/2019).

“Sejujurnya permainan kedua tim semakin baik tiap tahunnya dan kami berharap ini bisa terus berjalan karena sepak bola terus berkembang pesat,” sambungnya.

Terkait performa tuan rumah yang sedang terluka setelah kalah 0-4 dari Everton akhir pekan lalu, gelandang asal Spanyol mengaku tidak terpengaruh dengan hasil buruk lawannya itu.

“Kami sangat menghormati mereka dan saya yakin mereka adalah tim kuat dan sudah membuat banyak kemajuan. Kekalahan kemarin tidak akan berpengaruh pada laga nanti,” imbuh David Silva.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Old Trafford Tak Lagi Angker Bagi Man. City

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Manajer Manchester City, Pep Guardiola, menilai bahwa markas Manchester United, Old Trafford, tidak lagi angker bagi timnya. Menurut Guardiola, laga Manchester United vs Manchester City cenderung lebih seimbang dalam satu dekade terakhir.

Manchester United vs Manchester City bakal mewarnai laga pekan ke-35 Premier League bertajuk Derby Manchester di Old Trafford, Rabu (24/4/2019).

Pep Guardiola memuji peran manajemen dalam perkembangan Man. City yang sangat baik dalam satu dekade terakhir. Padahal kualitas The Citizens sempat tertinggal jauh dari rival sekotanya pada masa lampau.

Oleh sebab itu, Guardiola menilai persaingan Man. City dengan Man. United relatif lebih seimbang. Dia pun optimistis jelang lawatan ke Old Trafford nanti.

“Saya tidak membuat teori soal apa yang terjadi pada masa lalu memengaruhi yang akan terjadi pada masa depan. Setiap laga sepenuhnya berbeda,” ujar Pep Guardiola, seperti dilansir Goal.

“Alasannya adalah fakta bahwa klub ini berkembang pesat dalam satu dekade terakhir dan tidak lagi menakutkan bermain di sana (Old Trafford),” kata manajer asal Spanyol tersebut.

manchester united vs manchester city - Racing Post
Foto: Racing Post

“Sebelumnya, mungkin lebih sulit. Namun, para pemain Manchester City membuat pertandingan sedikit lebih seimbang dalam satu dekade terakhir,” tutur Guardiola.

Derby Manchester cukup memengaruhi persaingan juara Premier League musim ini. Liverpool memuncaki klasemen sementara dengan 88 poin dari 35 laga. Namun, Man. City berpeluang menggeser The Reds lantaran hanya tertinggal dua angka dan masih punya tabungan satu laga.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Janji Manis Young di Laga Manchester United vs Manchester City

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Kapten Manchester United, Ashley Young, percaya diri jelang laga Manchester United vs Manchester City Kamis (25/4/2019) dinihari WIB. Kendati baru saja dibantai Everton 0-4, sang kapten tetap yakin timnya bisa mengalahkan sang tetangga.

Kekalahan mengejutkan United atas Everton diyakini banyak pihak akan memengaruhi performa mereka saat menghadapi City. Bahkan pelatih lawan, Pep Guardiola, juga sempat berkomentar mengenai kekalahan memalukan itu.

Akan tetapi, Ashley Young mengaku timnya sudah melupakan kekalahan 0-4 itu dan yakin timnya bisa membuktikan diri di laga Manchester United vs Manchester City. “Kami harus meminta maaf pada penggemar kami dan sekarang kami akan menghadapi laga sulit di derbi,” ujarnya kepada MUTV, Selasa (23/4/2019).

ashley young yakin mu bisa balikkan keadaan di psg
dailymail.co.uk

“Kami tahu betapa pentingnya kemenangan di laga nanti. Jika Anda tidak bisa bangkit di derbi, ada sesuatu yang salah terjadi. Tapi saya yakin kami sudah siap untuk derbi dan memperbaiki semuanya. Tidak ada yang tidak mungkin untuk kami lakukan,” ia menambahkan.

Setelah kalah 0-4 atas Everton, banyak pihak yang ragu Setan Merah mampu menjinakkan The Citizens di Manchester Derby kali ini. Apalagi pada pertemuan pertama di Stadion Etihad mereka juga menelan kekalahan.

Walau begitu, target anak asuh Ole Gunnar Solskjaer mengamankan tempat Liga Champions musim depan akan menjadi penyemangat tambahan Ashley Young dkk. Terlebih posisi United di empat besar masih terancam oleh Arsenal dan Chelsea.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Jelang Manchester United vs Manchester City, Guardiola Sebut Solksjaer Tertekan

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Jelang Manchester United vs Manchester City, Pep Guardiola mulai memberikan perang psikologis. Ia berkomentar tentang manajer Setan Merah, Ole Gunnar Solskjaer, yang menurutnya berada di bawah tekanan.

Solskjaer menjadi sorotan setelah performa minor Manchester United dalam beberapa pekan terakhir. Chris Smalling dkk menelan dua kekalahan beruntun masing-masing dari Barcelona dan Everton. Tragisnya, dua pertandingan tersebut berakhir dengan skor cukup telak, 0-3 dan 0-4.

Guardiola mengatakan, ia mengerti betul apa yang dirasakan Solskjaer. Pria asal Catalonia tersebut menyebut situasi sulit kerap terjadi dan menimpa banyak manajer. Terutama ketika timnya mengalami hasil minor dalam beberapa pertandingan.

Pep Guardiola - Manchester City - Crystal Palace - Football5star
sport.bt.com

“Aku sangat mengerti apa yang dirasakan Ole saat ini. Kami, para manajer, merasa sendirian dalam situasi ini. Tapi, pada saat bersamaan kami tidak punya waktu untuk membicarakaan hal ini. Bisa saja besok terjadi kepadaku, atau manajer lain,” ucapnya seperti dikutip dari AS.

Laga antara Mancheste United vs Manchester City menjadi pertaruhan kedua klub musim ini. Setan Merah butuh kemenangan untuk mempertahankan asa lolos ke Liga Champions. Sementara City, wajib meraih kemenangan demi menjaga asa persaingan gelar juara.

“Untuk kasus ini, aku mendukung Ole sepenuhnya. Ini adalah realita yang sayangnya harus kita terima,” katanya melanjutkan. “Aku memahami klub ini lebih baik daripada sebelumnya. Aku tahu kualitas kami telah meningkat pesat,” tutup Guardiola.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Jelang Man United vs Man City, Guardiola Tak Terima Dikritik Solskjaer

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Jelang laga Manchester United vs Manchester City, kedua pelatih mulai melancarkan psywar. Pelatih Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer memulainya dengan menyebut kalau The Citizens sering gunakan trik kotor. Tak terima dengan perkataan Ole, Pelatih Manchester City, Pep Guardiola membalasnya dengan rapi.

Guardiola merasa pernyataan Ole tak masuk di akal sehat manusia lantaran selama ini Manchester City yang menguasai permainan. Pep meyakini bahwa selama ini ia tak meminta anak asuhnya melakukan trik-trik kotor seperti melanggar pemain lawan dengan kasar.

“Apakah dia (Solskjaer) benar mengatakan itu? Dengan 65 atay 70% penguasaan bola, bagaimana kami melakukan itu (trik kotor)? Saya tak menyukainya. Kami tak membangun tim dengan cara itu. Tidak sama sekali,” sanggah Pep Guardiola dilansir Football5star dari BBC.

Manchester United v Manchester City - Premier League
gettyimages

Sayangnya, ucapan yang dilontarkan oleh Solskjaer itu tidak diperkuat dengan data. Statistik menjelaskan bahwa torehan kartu anak asuh Solskjaer lebih banyak dibandingkan Guardiola. Manchester United mendapat 64 kartu kuning dan 4 kartu merah berbanding dengan 38 kartu kuning dan 1 kartu merah untuk tim tamu.

“Selama 10 tahun menjadi pelatih, saya tak pernah menyiapkan pertandingan dengan cara-cara seperti itu. Tidak pernah. Dalam sepak bola, kamu harus melakukan pelanggaran karena semuanya berjalan sangat cepat. Tapi, saya tak pernah meminta anak asuhku untuk menguhukum lawan dengan melanggarnya dengan keras.”

Laga Manchester United vs Manchester City ini akan digelar pada Kamis (25/4) dini hari. Duel ini menjadi penting lantaran kedua kesebelasan memiliki agenda berbeda.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

5 Momen Krusial Laga Manchester United vs Manchester City

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Laga penuh gengsi Manchester United vs Manchester City selalu melahirkan momen-momen tak terlupakan. Tidak jarang beberapa di antara momen tersebut masih terus dibicarakan banyak orang.

Tensi Manchester United vs Manchester City selalu berada di puncak tertinggi Premier League. Hal ini tak lepas dari latar belakang kedua tim yang berada dalam satu kota. Selama ini pun para pendukung United kerap melabeli City sebagai tetangga yang berisik.

Walau begitu, bisa dikatakan meningkatnya level Manchester Derby ini tak lepas dari masuknya investor asal Timur Tengah yang mengakuisisi The Citizens 10 tahun lalu. Kendati baru seumur jagung, bukan berarti laga keduanya tidak minim memori krusial.

Untuk itu Football5star.com sudah merangkum 5 momen krusial Manchester United vs Manchester City yang sayang untuk dilupakan.

Penentuan Juara Sampai Injury Time

aguero-city-naijaloaded
naijaloaded.com

Sejak kedatangan Sheikh Mansour sebagai pemilik City yang baru, pendukung United mulai ketar-ketir mengingat sang taipan memiliki modal tak terhingga untuk mendatangkan pemain-pemain top dunia.

Puncaknya pun terjadi pada musim 2011-2012. Duo Manchester ini bersaing menuju tangga juara hingga detik terakhir pertandingan di pekan ke-38. Bahkan para pemain United tidak bisa merayakan kemenangan atas Sunderland karena masih menantikan laga City vs QPR di Etihad.

Dan benar saja, Setan Merah harus merasakan kemenangan hampa karena sang tetangga sukses meraih kemenangan 3-2 melalui gol pamungkas Sergio Aguero yang dicetak pada masa injury time. Tambahan tiga poin ini sekaligus membuat klub yang saat itu dilatih Roberto Mancini merengkuh gelar liga ketiga kalinya.

Anak Durhaka Bernama Carlos Tevez

carlos tevez rip fergie nationalturk 0568
nationalturk.com

Keberhasilan Manchester Biru meraih gelar Premier League pertamanya membuat semua pemain berpesta pora di tengah kota. Hal serupa juga dilakukan striker bengal mereka, Carlos Tevez, yang pada musim tersebut sempat bermasalah dengan Mancini.

Dalam sebuah pawai juara menggunakan bus terbuka, Tevez secara mengejutkan membentangkan sebuah spanduk kecil bertuliskan “RIP Fergie” yang merujuk pada sosok pelatih MU ketika itu, Sir Alex Ferguson.

Aksinya itu pun mengundang hujatan dari banyak pihak. Tevez dianggap tidak menghormati Ferguson. Padahal, ia pernah dilatih pria asal Skotlandia ketika masih berseragam MU.

Akan tetapi, pemain asal Argentina itu menjawab dengan tegas bahwa apa yang dilakukan itu sebagai bentuk balasan kepada Ferguson yang sebelumnya berkata, “Selama saya masih hidup, City tidak akan juara Premier League.”

Why Always Me di Teater Impian

Mario Balotelli ejek kekalahan Manchester United dari PSG - Balotelli Why Always Me manchester United vs Manchester City - bbc
bbc.com

Old Trafford 23 Oktober 2011 akan jadi hari yang selalu dikenang oleh fan Manchester United. Bagaimana tidak, mereka dipaksa menjadi saksi hancur leburnya klub kesayangan di tangan si tetangga berisik. Ya, Setan Merah menelan kekalahan terbesar sepanjang sejarah atas City dengan skor 1-6. Hasil ini bisa dibilang tidak masuk akal karena saat itu Wayne Rooney dkk masih dilatih Alex Ferguson.

Kekalahan memalukan ini kian terasa sakit karena yang menjadi perbincangan setelah itu adalah striker tim tamu, Mario Balotelli. Selain memborong dua gol, ia juga memperkenalkan selebrasi ikoniknya.

Sesaat setelah mencetak gol, Balotelli hanya berdiri dan membuka jerseynya.  Seketika kamera menangkap tulisan di kausnya yang bertuliskan “Why Always Me”. Hingga saat ini selebrasi tersebut jadi salah satu selebrasi terbaik dalam sejarah Liga Inggris.

Kepala Berdarah Rio Ferdinand

ferdinand-city-united
independt.co.uk

Semusim berselang, MU sukses membalas kekalahan menyakitkan di Old Trafford. Walau skor yang dimenangkan tidak sebesar yang diraih The Citizens musim sebelumnya, kemenangan 3-2 di Etihad Desember 2012 sudah cukup membuat emosi fan tuan rumah naik pitam.

Pendukung City yang tadinya sempat lesu karena tertinggal 0-2 lebih dulu kembali bergairah setelah Yaya Toured an Pablo Zabaleta sukses menyamakan kedudukan. Tapi upaya membalikkan keadaan tuan rumah justru berakhir antiklimaks di masa injury time.

The Reds Devils yang mendapat tendangan bebas sukses memanfaatkannya menjadi gol. Eksekusi Robin van Persie meluncur deras ke pojok kanan gawang Joe Hart. Gol telat ini tak ayal membuat para pemain meluapkan kegembiraannya di hadapan fan tuan rumah.

Di sinilah kejadian memilukan dirasakan oleh bek andalan tim tamu, Rio Ferdinand. Wajah sang bek menjadi sasaran lemparan koin dari pendukung City hingga membuat kepalanya berdarah dan membutuhkan perawatan.

Damai di Lapangan, Bentrok di Ruang Ganti

united vs city
independent.co.uk

Tidak selamanya friksi yang tersaji di derbi Manchester terjadi di dalam lapangan. Ada kalanya juga masalah kedua tim harus berakhir di luar lapangan. Momen ini pula yang terjadi pada musim 2017-2018 lalu.

Anak asuh Pep Guardiola sukses mempermalukan anak asuh Jose Mourinho dengan skor 2-1 di Old Trafford. Ketika semuanya seperti baik-baik saja setelah laga berakhir, keributan justru terjadi ketika kedua kesebelasan menuju lorong ganti.

Selebrasi berlebihan Sergio Aguero dkk di lorong ganti membuat sebagian pemain Setan Merah kesal. Adu mulut hingga oerkelahian pun tidak terhindarkan di antara mereka. Bahkan kejadian ini juga melibatkan staff pelatih keduanya, termasuk Jose Mourinho dan Pep Guardiola.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Prediksi Manchester United vs Manchester City

Manchester United vs Manchester City main

Stadion Old Trafford, Kamis (25/04/2019) Pukul 02.00 WIB

Football5Star.com, Indonesia – Liga Inggris pekan ke-35 akan mempertemukan Manchester United vs Manchester City di Stadion Old Trafford pada Kamis (25/04) dini hari. Rekor pertemuan lebih berpihak kepada tim tuan rumah, Manchester United.

Manchester United, tim tuan rumah tak memiliki modal yang apik menjelang pertemuan melawan Manchester City. Anak asuh Ole Gunnar Solskjaer ini baru saja ditaklukkan Everton dengan skor telak, 4-0. Pada lima pertandingan terakhir, The Red Devils tak pernah menang.

Sementara Manchester City datang ke Old Trafford dengan modal yang cukup bagus. Anak asuh Pep Guardiola ini baru saja mengalahkan Tottenham Hotspur dengan skor 1-0. Langkah mereka yang terhenti di babak delapan besar Liga Champions membuat Man City bisa semakin fokus di Liga Inggris.

REKOR PERTEMUAN

Manchester United vs Manchester City head to head

TREN PERFORMA

Manchester United vs Manchester City Lima laga trakhir

STATISTIK MENARIK
  • Laga Manchester United vs Manchester City kali ini menjadi yang ke-160 bagi kedua kesebelasan dengan keunggulan Manchester United.
  • Dalam tujuh lawatan ke Old Trafford, The Cityzens baru sekali kalah dengan lima pertandingan sisanya mereka menangkan.
  • Manchester United tak terkalahkan dalam 14 pertandingan terakhir di Old Trafford di Liga Inggris
  • Manchester City selalu menang dalam 10 pertandingan terakhir di Liga Inggris
WASIT
  • Laga Manchester United vs Manchester City dipimpin oleh Andre Marriner
  • Marriner telah memimpin 306 pertandingan di Liga Inggris dengan mengeluarkan 968 kartu kuning dan 30 kartu merah langsung
  • 37 Pertandingan Manchester United dipimpin oleh Marriner dengan catatan 24 kali menang, 3 kali imbang, dan 10 kali kalah
  • 48 pertandingan Inter Milan dipimpin Guida dengan catatan 28 kali menang, 7 kali imbang, dan 13 kali kalah
  • Marriner telah dua kali memimpin pertandingan Derbi Manchester dan hasilnya, kedua kesebelasan saling mengalahkan
PELATIH
  • Manchester United saat ini dilatih oleh Ole Gunnar Solskjaer
  • Pertandingan Manchester United vs Manchester City menjadi yang pertama bagi Solskjaer
  • Manchester City saat ini dilatih oleh Pep Guardiola
  • Pertandingan Manchester United vs Manchester City pertemuan ke-11 Guardiola dengan Manchester United
  • Rekor Guardiola vs Manchester United: 6 menang, 2 seri, 2 kalah
  • Laga Derbi Manchester kali ini menjadi pertemuan pertama antara Solskjaer dan Guardiola
PEMAIN KUNCI

MANCHESTER UNITED:
Top Scorer: Paul Pogba (13 gol)

Top Assist: Paul Pogba (9 assist)

Top Rating: Paul Pogba (7,39)

MANCHESTER CITY:

Top Scorer: Sergio Aguero (19 gol)

Top Assist: Leroy Sane (10 assist)

Top Rating: Raheem Sterling (7,67)

*Statistik di Liga Inggris berdasarkan WhoScored

BERITA KEDUA TIM

MANCHESTER UNITED:

  • Setelah ditaklukkan Everton, Ole akan membuat perubahan saat Derbi Manchester
  • Luke Shaw kembali ke pos bek kiri setelah absen karena akumulasi kartu
  • Ander Herrera kembali ke tempat latihan dan kemungkinan besar bermain saat Manchester United vs Manchester City

MANCHESTER CITY:

  • Kevin De Bruyne absen karena cedera
  • Oleksandr Zinchenko dan Benjamin Mendy akan berebut satu tempat di pos bek kiri
PRAKIRAAN FORMASI

Manchester United vs Manchester City line up

PREDIKSI HASIL

WhoScored
Manchester United 0-3 Manchester City

Free Super Tips
Manchester United 1-2 Manchester City

Predictz
Manchester United 3-2 Manchester City

FOOTBALL5STAR
Manchester United 0-3 Manchester City

PREDIKSI PO SI HAMSTER PERAMAL

Guardiola Pastikan De Bruyne Absen di Laga Derbi Manchester

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Pep Guardiola memastikan Kevin De Bruyne tidak akan bermain di pertandingan Manchester United vs Manchester City di Stadion Old Trafford, Kamis (25/4/2019) dini hari WIB.

Kevin De Bruyne mengalami cedera saat Manchester City berhasil mengalahkan Tottenham Hotspur di Stadion Etihad, Sabtu (20/4/2019) malam WIB.

De Bruyne merupakan pemain yang sudah empat kali mengalami cedera musim ini. Sebelumnya, ia sudah absen hampir sebulan Maret lalu karena cedera otot paha.

Masalah tersebut membuat De Bruyne dipastikan tidak bisa bermain di pertandingan Manchester United vs Manhcester City.

Kevin de Bruyne - Manchester City -Manchester Evening News
Manchester Evening News

“Saya pikir tidak. Ia mengalami masalah otot. Kami akan terus memantau kondisinya, tetapi ia tak akan bermain melawan Manchester United,” kata Guardiola dikutip Football5star.com dari Sky Sports.

Guardiola juga tidak yakin De Bruyne bisa kembali bermain di sisa musim ini. Ia tampaknya enggan mengambil risiko sekali pun gelandang asal Belgia itu memungkinkan kembali merumput sebelum musim ini berakhir.

“Sayangnya, ia kembali mengalami cedera. Ia sudah dua atau tiga kali mengalami masalah otot sebagai dampak dari cedera di lututnya,” ujar Guardiola.

Kehilangan De Bruyne jelas kerugian buat Man City, terutama dalam perburuan gelar Liga Inggris musim ini. Ya, di empat pertandingan tersisa musim ini, Man United merupakan ujian berat terakhir Man City. Jika gagal, bukan tak mungkin mereka gagal mempertahankan titel Premier League.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Manchester United Vs Manchester City: Adu Sihir Pogba dan Sterling

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Laga big match Liga Inggris antara Manchester United vs Manchester City akan terjadi di Old Trafford, Kamis (25/4/2019) dini hari WIB. Pertandingan ini jadi panggung adu sihir antara Paul Pogba dan Raheem Sterling.

Paul Pogba dan Raheem Sterling bisa dibilang adalah nyawa dari masing-masing tim. Peran keduanya begitu vital musim ini.

Pogba sudah menyumbangkan 16 gol dan 11 assist untuk Man United dalam 43 pertandingan di semua kompetisi. Sementara Sterling mencatatkan 23 gol dan 16 assist dalam 46 laga bersama Man City.

Paul Pogba - Josep Maria Bartomeu - Barcelona - @PremierLeague
Getty Images

Partai ini juga dipastikan bakal berlangsung seru karena kedua tim sama-sama berambisi meraih poin penuh. United butuh poin untuk memperbesar peluang finis empat besar.

Sementara itu, bagi City yang hingga kini masih bersaing ketat dengan Liverpool di papan atas klasemen, kemenangan tentu bakal makin mendekatkan mereka ke tangga juara.

Musim lalu Pogba mencetak dua gol untuk membawa United mengalahkan City sekaligus menggagalkan sang tetangga mengunci gelar juara pada saat itu. Namun untuk pertemuan Manchester United vs Manchester City kali ini, Pogba menyadari situasinya berbeda.

“Saya tak mengatakan kali ini situasinya sama dengan tahun lalu, karena mereka juga membutuhkan kemenangan. Mereka sangat membutuhkannya dan kami pun juga demikian,” ujar Pogba dilansir Football5star.com dari Sky Sports.

“Kami berdua tengah mengejar sesuatu, mereka mengejar gelar juara dan kami mengejar Liga Champions dengan posisi empat atau tiga. Jadi laga ini akan sangat berat dan sangat penting,” sambungnya.

Jimat Man City

Raheem Sterling menyebut penerobos lapangan dalam laga Manchester City vs Arsenal mirip Jadon Sancho.
Getty Images

Sementara itu, Sterling adalah jimat andalan City musim ini. Setiap kali ia mencetak gol, The Cityzens selalu menang di Liga Inggris.

Dilansir dari Opta, The Cityzens selalu menang di 26 laga Premier League terakhir saat Sterling mencetak gol, dimana 12 laga di antaranya terjadi di musim ini.

Kini, tantangan Sterling berikutnya ada di duel Manchester United vs Manchester City. Mampukah ia mencetak gol dan membawa City berjaya? Atau justru Pogba yang keluar sebagai pemenang? Kita tunggu saja.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Rasio Kemenangan Pep Guardiola Lawan Man United Capai 60 Persen

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Pertandingan Manchester United vs Manchester City, Kamis (25/4/2019) dini hari WIB, menjadi catatan ke-11 Pep Guardiola melawan tim berjulukan Red Devils sepanjang perjalanan karier sebagai pelatih. Dalam 10 laga sebelumnya pelatih berusia 48 tahun punya statistik positif.

Partai Manchester United vs Manchester City kali ini akan berlangsung di Stadion Old Trafford. Laga tersebut disebut-sebut sebagai ujian berat terakhir Man City dalam upaya mempertahankan gelar Liga Inggris.

Sepanjang perjalanan karier, Pep Guardiola lebih sering menuai kemenangan melawan Man United di berbagai kompetisi. Berdasarkan catatan Football5star.com dair Transfermarkt, Guardiola sudah enam kali menang, dua kali seri, dan hanya kalah dua kali sejauh ini. Berarti rasio kemenangannya melawan Man United mencapai 60 persen.

Guardiola lawan 3 pelatih Man United

Pertandingan pertama Guardiola melawan Red Devils terjadi pada 27 Mei 2009 saat masih menangani Barcelona. Berkat Man United juga Guardiola sanggup memenangi dua gelar Liga Champions sebagai pelatih di Barcelona.

Ya, dua trofi tersebut mampu digondolnya setelah mengalahkan Man United di dua partai final Liga Champions pada musim 2008-09 dan 2010-11. Saat itu, ia dua kali mengalahkan tim yang ditangani Sir Alex Ferguson.

Liga Champions - Manchester City - Pep Guardiola - Football5star
Thedominionpost.com

Ketika menangani Bayern Munich, Guardiola juga pernah melawan Red Devils di babak perempat final Liga Champions. Melawan tim besutan David Moyes, ia punya catatan imbang 1-1 dan menang 3-1.

Jose Mourinho merupakan pelatih Man United yang paling sering dilawan Guardiola. Total keduanya bertemu sebanyak enam kali. Kontra pelatih berjulukan The Special One akhirnya merasakan dua kali kekalahan.

Kekalahan pertama terjadi di babak keempat Piala Liga Inggris musim 2016-17. Kekalahan kedua terjadi saat skuat asuhan Guardiola, Man City, kalah 2-3 pada laga pekan ke-33 musim 2017-18.

Partai Manchester United vs Manchester City kali ini Guardiola akan menghadapi pelatih Red Devils berbeda keempat. Ya, ia akan melawan tim yang sekarang ditangani Ole Gunnar Solskjaer.

Jika mampu mengalahkan skuat besutan Solskjaer, Man City akan kembali ke puncak klasemen sementara Liga Inggris di tiga pertandingan tersisa. Ya, sekarang Sergio Aguero dkk menempati posisi kedua klasemen dengan raihan 86 poin dari 34 laga.

Jumlah tersebut hanya terpaut dua poin dari Liverpool di puncak klasemen. Akan tetapi, The Reds sudah memainkan 35 pertandingan. Hasil seri atau kalah jelas akan sangat merugikan Man City.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

5 Penyeberang dalam Derbi Manchester

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Laga sarat gengsi akan tersaji di Stadion Old Trafford saat Manchester United menghadapi tamu agung, sang tetangga berisik, Manchester City. Pertandingan Manchester United vs Manchester City akan digelar pada Kamis (25/4/2019) dini hari WIB.

Meskipun memiliki rivalitas yang cukup panas, ternyata kedua kesebelasan juga memiliki kisah romantis. Kisah romantis ini terlihat dalam pertukaran pemain yang nyatanya sering mereka lakukan.

Football5star merangkum lima pemain yang menyeberang dari Man United ke Man City.

Owen Hargreaves

5 Penyeberang Terheboh dalam Derbi Manchester - Football5star - Pinterest
Pinterest

Meskipun berasal dari Inggris, Owen Hargreaves merupakan jebolan akademi FC Bayern Munich. Di Bayern pula namanya melambung tinggi dan bermain selama delapan musim. Delapan musim itu adalah total sejak ia berada di akademi.

Pada tahun 2007, ia pindah ke Manchester United dengan mahar sebesar 16 juta Poundsterling. Pemain yang mengenakan nomor punggung 4 di Manchester United ini lebih banyak menghabiskan waktunya di meja operasi. Selama empat musim membela The Red Devils, Owen hanya bermain sebanyak 39 kali di semua ajang.

Pada musim 2011-12, ia pindah ke Manchester City dengan bebas transfer. Semusim bermain untuk The Cityzens, ia hanya empat kali bermain di semua ajang dan sekali di Liga Inggris.

Andy Cole

5 Penyeberang Terheboh dalam Derbi Manchester - Football5star - The Independent
The Independent

Andy Cole merupakan pemain jebolan Arsenal. Mengawali karier profesional bersama Newcastle United, namanya melejit kala pindah ke Manchester United. Ia pindah ke Old Trafford pada musim 1994-95 setelah tampil menawan selama dua musim di St. James Park.

Tujuh musim di Manchester United, bersama dengan Dwight Yorke kedua menjadi tukang gedor paling menakutkan di Liga Inggris. Total, Cole mencetak 121 gol dari 273 kali bertanding.

Pada musim 2006-07, ia pindah ke Manchester City dengan status bebas transfer. Ia hanya bertahan selama satu musim dengan mengecap 23 pertandingan dengan menyarangkan 10 gol sebelum pindah ke Portsmouth.

Andrei Kanchelskis

5 Penyeberang Terheboh dalam Derbi Manchester - Football5star - The42
The42

Lahir di Uni Soviet pada 23 Januari 1969, Andrei Kanchelskis merupakan jebolan akademi di Ukraina. Dilansir dari Transfermarkt, Kanchelskis merupakan jebolan akademi Zirka di Ukraina sebelum akhirnya menjalani debut profesional bersama klub Ukraina yang lain, Dynamo Kyiv.

Pada musim 1991-92, Manchester United memboyongnya dari Shakhtar Donetsk dengan mahar hanya 659 ribu Poundsterling. Saat itu, Manchester United tengah dikepung talenta-talenta terbaik mereka dan uniknya, nama Kanchelskis tak padam. Ia membawa The Red Devils menjuarai Liga Primer Inggris setelah absen selama puluhan tahun. Empat tahun di Manchester United, ia bermain sebanyak 123 kali dan mencetak 28 gol di Liga Inggris

Bertahan empat musim, Kanchelskis dilego ke Everton. Angin membawa ia kembali ke Manchester, kali ini ke Manchester City dengan status pinjaman dari Rangers. Bersama City, ia bermain sebanyak 10 kali dan tak sekalipun mencetak gol di Liga Inggris.

Peter Schmeichel

5 Penyeberang Terheboh dalam Derbi Manchester - Football5star - Manchester Evening News
Manchester Evening News

Nasib keempat pemain di atas memiliki kesamaan. Mereka meraih kesuksesan atau minimal bertahan lebih lama di Manchester United. Sedangkan di Manchester City, mereka hanya menghabiskan sisa kariernya. Begitu pula kisah Peter Schmeichel. Manchester United menjadi klub pertama Schmeichel di luar Denmark.

Schmeichel pindah ke Manchester United pada musim 1991-92. Kedatangan Schmeichel bersamaan dengan kedatangan Kanchelskis. Bedanya, penjaga gawang berkebangsaan Denmark ini bertahan selama delapan musim. 341 pertandingan ia mainkan untuk The Red Devils dan mencetak satu gol.

Pada musim 2002-04, ia pindah ke Manchester City dengan status bebas transfer dari Aston Villa. 30 pertandingan ia mainkan bersama The Cityzens dan mengakhiri kariernya di sana.

Carlos Tevez

5 Penyeberang Terheboh dalam Derbi Manchester - Football5star - Zimbio
Zimbio

Carlos Tevez menjadi salah satu pemain bengal yang kisahnya masih bisa kita nikmati hingga saat ini. Jebolan akademi Boca Juniors ini sempat pindah ke Corinthians sebelum merantau ke Eropa bersama West Han United. Kepindahannya ke WHU pun sempat memunculkan masalah lantaran ada andil pihak ketiga dalam proses transfer.

Pada musim 2007-08, ia pindah ke Manchetser United dari West Ham dengan status pinjaman. United mengeluarkan dana sebesar 12 juta Poundsterling dan bertahan selama dua musim. Selama dua musim itu, Tevez bermain sebanyak 99 kali da mencetak 34 gol.

Musim 2009-10, ia dilego ke Manchester City dengan harga 29 juta Poundsterling. Kariernya melejit di Manchester Biru dan bertahan selama empat musim. 148 kali ia bermain dan 73 gol ia lesatkan untuk Manchester City.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

James Milner: Pertama Kalinya Dukung Manchester United

Banner live dan podcast baru

Football5Star.com, Indonesia – Tengah pekan ini, Kamis (25/4/2019) dini hari WIB akan berlangsung Derbi Manchester antara Manchester United vs Manchester City. Pertandingan ini berpengaruh bagi James Milner dan kawan-kawan yang ingin membawa Liverpool menjuarai Liga Inggris.

Gelandang Liverpool, James Milner mengaku akan mendukung Manchester United pada Derbi Manchester kali ini untuk memuluskan langkah The Reds menjuarai Liga Inggris.

Milner memperkuat Man City sejak 2010 hingga 2015 mengaku pertama kali dalam hidupnya akan mendukung Man United karena berharap skuat asuhan Ole Gunnar Solskjaer mengalahkan Sergio Aguero dan kawan-kawan sehingga The Reds mendapat keuntungan dalam perburuan gelar juara.

liverpool vs cardiff city _ @goal - James Milner
goal.com

“Pertama kali dalam hidupku,” kata Milner soal dukungannya untuk Man United pada Derbi Manchester.

“Tapi aku tidak akan menonton. Ini sedikit buang-buang energi. Saya mungkin akan meletakkan telepon selama beberapa jam dan memeriksa kemudian. Saya tidak tahu apa yang akan saya lakukan, mungkin pergi keluar untuk makan.” lanjut James Milner.

Sementara The Reds akhir pekan ini akan menjamu Huddersfield Town di Stadion Anfield yang telah pasti terdegradasi musim depan.

Liverpool kini memuncaki klasemen Liga Inggris dengan 88 poin. Torehan 88 poin ini melebihi pencapaian poin saat menjadi runner-up Liga Inggris 10 tahun lalu di bawah asuhan Rafael Benitez dengan 86 poin.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Adu Seksi WAGs Manchester United vs Manchester City

Banner live dan podcast baru

Football5tar.com, Indonesia – Tak lengkap rasanya jika membahas lag sengit Manchester United vs Manchester City pada 25 April 2019 di Stadion Old Trafford, tanpa membahas para pasangan pemain kedua tim.

Keberadaan para WAGs ini memang jadi pelengkap saja, namun tetap saja kehadiran mereka bakal menyita perhatian suporter, utamanya bagi mereka yang jomlo.

Pemain kedua tim dikenal memiliki pasangan yang membuat kaum Adam merem melek melihatnya. Kecantikan dan kemolekan tubuh para WAGs ini selalu dinanti kabarnya oleh suporter kedua tim.

Kira-kira dari WAGs kedua tim, Manchester United dan Manchester City, siapa yah yang layak disebut paling hot? Berikut ulasannya untuk pembaca setia www.old.football5star.com

Maria Salaues

Perempuan pertama ialah kekasih dari Paul Pogba yang tengah berbadan dua, Maria Salaues. Hubungan asmara anara Pogba dengan Salaues bermula ketika Manchester United tengah tur musim panas 2017 ke Amerika Serikat.

Model yang memiliki darah Bolivia ini memang menetap di Negeri Paman Sam setelah menjadi sarjana administrasi bisnis. Menariknya meski menetap di Amerika Serikat dan Pogan di Inggris, bara asmara keduanya tak pernah padam.

Maria Salaues
fabwags.com

Beberapa kali keduanya pamer kemesraan di hadapan publik. Saat perhelatan Piala Dunia 2018, Salaues terlihat mengenakan cincin di jari manis, publik pun mengira keduanya sudah bertunangan.

Keberadaan Salaues begitu penting bagi karier Pogba. Ia jadi penyemangat Pogba untuk terus bermain apik di lapangan hijau.

Edurne

Ketika David de Gea dipersalahkan karena dua gol Barcelona di babak perempatfinal Liga Champions, sosok berambut pirang ini yang mungkin memberinya motivasi untuk tak jatuh. Edurne jadi pasangan yang setia pada David de Gea kalah susah ataupun senang.

Meski terpaut usia cukup jauh, De Gea 28 tahun, Edurne 33 tahun, hubungan keduanya tak banyak menemui kendala berarti. Sifat kedewasaan Edurne diketahui dianggap publik mampu membuat de Gea nyaman.

Edurne de gea 2
fabwags.com

Perempuan bernama lengkap Edurne Garcia Almagro ini berprofesi sebagai penyanyi, artis, dan presenter tv di Spanyol. Berkarier sebagai sebangai penyani, Edurne telah merilis 8 album.

Saat ini Edurne diketahui tengah sibuk menjadi juri di salah satu ajang pencarian bakat, Got Talent Espana. Hubungan jarak jauh keduanya juga dianggap publik yang jadi pemicu rumor de Gea ingin kembali ke Spanyol.

Lola Magnin

Perempuan berusia 18 tahun asal Argentina yang berprofesi sebagai model ini disebut-sebut tengah menjalin kisah asmara dnegan Sergio Aguero.

Pasca bercerai dengan anak Diego Maradona, Giannina Maradona, striker berusia 30 tahun itu beberapa kali ketahuan dengan menggandeng Magnin.

Meski memiliki beda usia yang cukup jauh, hubungan keduanya disebut-sebut tengah membara. Meski Aguero sempat membantah soal hubungan ini, publik terlanjur percaya bahwa keduanya ialah pasangan kekasih.

Lola Magnin 2
fabwags.com

Perempuan dengan jumlah followers sebanyak 71.6 ribu di Instagram tersebut, sempat mengunggah foto dirinya tengah asyik menghisap shisha dengan Aguero. Sayang, foto tersebut telah dihapusnya.

Magnin sendiri merupakan model yang beberapa fotonya dianggap cukup berani. Ia misalnya sempat berfoto hampir telanjang untuk kebutuhan satu produk pakaian dalam wanita.

Paige Milian

Selanjutnya ada tunangan dari winger Manchester City, Raheem Sterling, Paige Milian. Keduanya dikabarkan tengah menjalin kisah cinta sejak masih remaja.

Keseharian Paige dijalaninya menjadi ibu untuk dua anak, hasil buah cintanya dengan Sterling, dan juga menjadi seorang model. Perempuan berdarah Karibia yang tinggal di London Utara ini sekarang bekerja di PrettyLittleThing, salah satu perusahaan influencer.

Paige Milian 2
fabwags.com

Paige Milian beberapa kali mengikuti pemotretan bersama buah hatinya. Yang menarik, saat itu Paige juga tengah sibuk mengurus konten YouTube miliknya yang berisi cerita tentang menjadi ibu rumah tangga dan model.

Michele Lacroix

Terakhir wags di laga Manchester United vs Manchester City ialah istri dari Kevin de Bruyne, Michele Lacroix. Hubungan asmara antara de Bruyne dengan Lacroix mulai diketahui setelah perhelatan Piala Dunia 2014.

Tak lama itu, de Bruyne memutuskan untuk menikahi perempuan kelahiran Genk, Belgia tersebut. Pada Maret 2016, keduanya dianugrahi anak pertama mereka, Mason Millian.

Michèle
fabwags.com

Lacroix merupakan lulusan dari Univeristas Hasselt, Belgia. Ia juga perempuan yang diketahui berasal dari keluarga pebisnis di Belgia.

Meski berlatar belakang keluarga cukup mampu, Lacroix tetap mandiri. Ia tercatat menjadi pegawai di Prime Impressions Hostesses, salah satu perusahaan agen model ternama di negaranya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Ashley Young: Kami Siap Hadapi Derbi Manchester

Banner live dan podcast baru

Football5Star.com, Indonesia – Ashley Young memperingatkan rekan setimnya mempersiapkan diri jelang Derbi Manchester antara Manchester United vs Manchester City, Kamis (25/4/2019) dini hari WIB di Stadion Old Trafford dalam lanjutan Liga Inggris.

Setelah kekalahan menyakitkan atas Everton 4-0, Ashley Young menegaskan timnya harus meraih kemenangan dalam Derbi Manchester antara Manchester United vs Manchester City untuk menutupi kekecewaan pendukung Red Devils.

“Kami baru saja meminta maaf kepada para penggemar dan kami akan menghadapi pertandingan yang sulit pada tengah pekan dalam Derbi Manchester,” kata Young dikutip Football5Star.com dilansir situs resmi Man United.

young premier league
premierleague.com

Pemain berusia 33 tahun itu menjelaskan bahwa rekan setimnya harus siap menyambut kedatangan tetangga gaduh, Manchester City. “Kami tahu betapa pentingnya hal itu. Jika Anda tidak siap untuk Derbi Manchester, maka ada sesuatu yang salah.” ujar Young.

“Saya mendapat kepercayaan bahwa kami siap untuk Derbi nanti. Hari ini adalah hari yang mengecewakan. Tetapi, kami harus merespon kekalahan secepatnya.” terang Young menyusul kekalahan atas Everton

Bicara peluang lolos ke Liga Champions musim depan, Ashley Young juga cukup yakin meski saat ini Man United menempati peringkat ke-6. Young menargetkan memperoleh 12 poin di laga tersisa.

“Kami masih memiliki empat pertandingan tersisa, kami harus mendapatkan empat kemenangan. Ini akan sulit, tetapi saya yakin kita bisa melakukannya. Saat kami sedang tertinggal 4-0, para penggemar masih mendukung dengan bernyanyi. Mereka luar biasa dan kami harus tampil bagus pada Derbi nanti.” ucap Young.

Tiga dari empat pertandingan terakhir Manchester United dimainkan di Old Trafford yakni melawan Manchester City, Chelsea dan Cardiff City. Kemudian bertandang ke kandang Huddersfield Town yang sudah dipastikan terdegradasi.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Juergen Klopp Tak Pedulikan Laga Manchester United vs Manchester City

Banner live dan podcast baru

Football5Star.com, Indonesia – Manajer Liverpool, Juergen Klopp, tidak ingin memikirkan laga Manchester United vs Manchester City yang akan berlangsung pada Kamis (25/4/2019) dini hari WIB di Stadion Old Trafford.

Juergen Klopp tidak mengharapkan bantuan Paul Pogba dan kawan-kawan saat menjalani laga Manchester United vs Manchester City. Klopp mengaku selama masih banyak hal yang harus dikerjakan, maka ia ingin Liverpool fokus kepada timnya sendiri.

Pendukung Liverpool berharap rival mereka, Manchester City, yang menempel di peringkat kedua dengan selisih dua poin terjungkal oleh Manchester United.

klopp skysports 1
skysport.com

Bagaimanapun, Klopp tidak terlalu berharap kepada skuat asuhan Ole Gunnar Solskjaer yang baru saja mengalami kekalahan 4-0 dari Everton.

“Saya pikir, saya akan menonton Derbi Manchester jika tidak ada hal yang akan dikerjakan. Kita akan lihat, apakah Man United akan siap menghadapi Man City.” kata Klopp.

“Jika Man United mendapatkan poin saat hadapi Man City dan kami mengalahkan Huddersfield, maka kami semakin berpeluang. Kami harus tetap fokus pada hal-hal yang harus kami lakukan. Sejauh ini telah bekerja dengan baik dan saya tidak melihat harus melakukan perubahan.” ungkap Klopp menanggapi rencananya menghadapi sisa pertandingan.

Juergen Klopp bersama anak asuhnya menyisakan tiga pertandingan untuk menjuarai Liga Inggris. Liverpool akan dua kali menjalani laga kandang menghadapi Huddersfield dan Wolves, serta sekali laga tandang melawan Newcastle United.

Sementara Manchester City menyisakan empat laga, tiga diantaranya harus menjalani laga tandang termasuk Derbi Manchester pada tengah pekan ini.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Derbi Manchester, Adu Tangkas David de Gea dan Ederson Moraes

Banner live dan podcast baru

Football5Star.com, Indonesia – Laga penentuan juara. Begitulah beberapa pihak, termasuk Sir Alex Ferguson, menyebut pertandingan Manchester United vs Manchester City alias Derbi Manchester, tengah pekan nanti sebagai penentuan. Sir Alex meyakini, armada Pep Guardiola akan terpeleset sehingga Liverpool yang akan juara Premier League.

Ramalan Sir Alex Ferguson tersebut patut diuji. Pasalnya, Manchester United belakangan ini tengah jeblok. Dalam sembilan laga beruntun, gawang tim asuhan Ole Gunnar Solskjaer itu tak pernah clean sheet. Pada leg II perempat final, David de Gea bahkan membuat blunder saat menangkap bola tendangan Lionel Messi.

David de Gea kebobolan empat gol saat Manchester United melawan Everton.
standard.co.uk

Ini menjadi pertanyaan besar jelang melawan Manchester City. Apalagi, Manchester United juga dihajar Everton empat gol tanpa balas sebelum Derbi Manchester. Menghadapi The Cityzens dengan lini serang luar biasa, tentu mereka harus ketar-ketir.

Sergio Aguero dkk. tercatat hanya sekali gagal mencetak gol dalam 18 laga beruntun di berbagai ajang. Satu-satunya anomali itu terjadi saat mereka kalah 0-1 pada leg I perempat final Liga Champions di kandang Tottenham Hotspur.

Kelalaian De Gea saat melawan Barcelona akan terus jadi perbincangan. Namun, di mata Ole Gunnar Solskjaer, itu bukan hal besar. Dia tetap menilai De Gea sebagai sosok penting di timnya saat ini. Tak terkecuali pada Derbi Manchester nanti.

De Gea vs Ederson
Asep/Football5Star.com

“Itu hanya sebuah kesialan bagi penjaga gawang. Sialnya, ketika kesalahan dibuat, itu akan jadi sorotan dan terus diingat,” ujar Solskjaer selepas pertandingan seperti dikutip Football5Star.com dari One Football. “Namun, dia juga membuat beberapa penyelematan fantastis. Secara umum, kontribusinya bagi tin tetap bagus.”

Memang tak adil bila De Gea disudutkan hanya karena blunder pada laga melawan Barcelona itu. Sepanjang musim, kiper asal Spanyol itu tetap menunjukkan kelihaiannya di bawah mistar gawang. Andai bukan dia yang mengawal gawang, Manchester United mungkin akan jauh lebih terpuruk.

Statistik menunjukkan hal itu. Pada gelaran Premier League musim ini, De Gea menyelamatkan 70,19 persen tembakan yang mengarah ke gawangnya. Patut dicatat, ada 153 tembakan yang dihadapinya dalam 34 penampilan bersama Manchester United pada Premier League musim ini. Persentase itu menempatkan De Gea di posisi keempat di antara para kiper yang menghadapi setidaknya 100 tembakan.

Ederson Lebih Santai

Berdasarkan jumlah tembakan yang dihadapi sepanjang musim ini, De Gea ada di posisi keempat. Hanya Lukasz Fabianski (West Ham United, 185), Neil Etheridge (Cardiff City, 183), dan Ben Foster (Watford, 158) yang menghadapi lebih banyak tembakan dari kiper timnas Spanyol itu.

Jika dibandingkan, De Gea jauh lebih sibuk dibanding Ederson. Dari jumlah tendangan yang mengarah ke gawang, Ederson hanya menghadapi kurang dari 100 tembakan. Hingga laga melawan Tottenham Hotspur, kiper Manchester City itu hanya menghadapi 72 tembakan. Di antara para kiper utama klub-klub Premier League musim ini, hanya Wayne Hennessey (Crystal Palace) yang menghadapi lebih sedikit tembakan.

Ederson tampil sangat baik saat Manchester United menang atas Tottenham Hotspur.
standard.co.uk

Satu hal yang menjadi poin negatif, tingkat penyelamatan Ederson tidak terlalu bagus. Dari 72 tembakan yang mengarah ke gawangnya, hanya 50 yang berhasil diselamatkan mantan kiper Benfica itu. Artinya, tingkat penyelamatan kiper asal Brasil itu hanya 69,44 persen. Itu sedikit lebih buruk dari De Gea.

Meskipun demikian, Pep Guardiola tak pernah mengeluh atau mengkritik sang kiper. Dia puas oleh penampilan Ederson yang bertindak sebagai sweeper. Dalam konsepnya, seorang kiper memang harus menjadi pelindung bagi empat pemain belakang.

“Saya senang karena dia bermain lebih ke depan. Kiper harus menolong back four kami dengan umpan-umpan panjang dan dia itu sempurna. Setelah itu, dia harus lebih tepat,” kata Guardiola seperti dikutip dari London Evening Standard. “Jika dia mampu membangun serangan dengan lebih baik, para gelandang kami pun akan mendapatkan bola dalam kondisi lebih baik.”

Terlepas dari hal itu, ketangkasan Ederson tetaplah hal yang paling penting pada laga-laga penting. Tak terkecuali ketika meladeni Manchester United di Stadion Old Trafford nanti. Kalah tangkas dari De Gea, bukan tak mungkin ramalan Sir Alex Ferguson akan terwujud.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Perbandingan Nilai Skuat Manchester United dan Manchester City

Banner live dan podcast baru

Football5Star.com, Indonesia – Persaingan antara dua tim sekota Manchester yaitu Manchester United dan Manchester City tidak hanya terjadi di lapangan hijau. Namun, juga terjadi di bursa transfer.

Jelang laga Manchester United vs Manchester City dalam lanjutan Liga Inggris, Kamis (25/4/2019) dini hari WIB di Stadion Old Trafford, kekuatan pemodal kedua klub berdampak pada nilai skuat masing-masing klub.

Manchester United didukung oleh keluarga Glazer asal Amerika Serikat, sementara Manchester City didukung oleh Sheikh Mansour pengusaha asal Uni Emirat Arab. Tujuan pengusaha mengucurkan dananya karena ingin meraih prestasi dan menjanjikan secara bisnis bersama klub yang dimilikinya.

Man United rte ie
rte.ie

Dilansir Manchester Evening News dari Transfermarkt, Man City diklaim memiliki nilai skuat sebesar 1 miliar pound dan menjadikan klub pertama di Liga Inggris yang mencapai angka tersebut. Transfermarkt memberikan perkiraan nilai kepada setiap pemain berdasarkan beberapa faktor seperti usia, performa, dan durasi kontrak.

Awal musim 2018 -19, nilai skuat Man City mencapai 953 juta pound, tetapi kini telah meningkat menjadi 1.1 miliar pound. Sementara itu, klub tetangga Man City, Man United, memilik nilai skuat 697 juta pound, mengalami penurunan sejak awal musim bulan Agustus senilai 769 juta pound.

Ini adalah nilai skuat terbaru untuk dua klub asal Manchester per Januari 2019. Liga Inggris telah menjadi sebuah komoditas, sehingga memiliki nilai jual yang sangat tinggi dan berdampak kepada klub-klub peserta di kompetisi tersebut. Kesepakatan kontrak dengan televisi yang nilainya mencapai miliaran pound mendorong klub melakukan mega transfer dengan mendatangkan pemain terbaik ke Liga Inggris.

Belum lagi pundi-pundi yang didapat apabila klub tersebut lolos ke Liga Champions atau Liga Eropa serta kesepakatan nilai sponsor yang sangat besar semakin memudahkan untuk mendatangkan pemain bintang.

13 Pemain di Atas 50 Juta Pound

Oleh sebab itu, dua Manchester memiliki nilai skuat yang sangat fantastis. Di kubu Man City, Kevin de Bruyne merupakan pemain dengan nilai tertinggi, ia taksir memiliki nilai sebersar 135 juta pound. Sedangkan Paul Pogba merupakan pemain dengan nilai tertinggi di Man United dengan nilai 81 juta pound.

Kevin De Bruyne adalah pemain dengan valuasi nilai tertinggi menurut Transfermarkt di dua klub Manchester.
standard.co.uk

Selain De Bruyne, terdapat tujuh pemain Man City lainnya bernilai lebih dari 50 juta pound. Mereka adalah Leroy Sane senilai 81 juta pound, Raheem Sterling (81 juta pound), Sergio Aguero (72 juta pound), Gabriel Jesus (72 juta pound), Riyad Mahrez (54 juta pound), Ederson (54 juta pound) dan Bernardo Silva (54 juta pound).

Di kubu Man United, hanya empat rekan setim Pogba yang memiliki nilai lebih dari 50 juta pound yaitu Romelu Lukaku senilai 76 juta pound, David De Gea (63 juta pound), Marcus Rashford (58,5 juta pound), dan Anthony Martial (54 juta pound).

Memasuki era sepak bola modern, tidak mengherankan sepak bola telah mengalami pergeseran nilai. Tidak hanya dipandang sebagai sebuah aktivitas olahraga, sepak bola telah menjadi sebuah komoditas. Prestasi yang didapat dua klub Manchester sejauh ini berbanding lurus dengan nilai skuat masing-masing.

Saat ini Manchester City berada di puncak klasemen dan berpeluang menjuarai Liga Inggris, sedangkan Manchester United berada di peringkat ke-6. Torehan trofi yang telah didapatkan Man City musim ini menggambarkan nilai skuat yang dimiliki. Sementara, Man United, meski musim ini terancam tanpa trofi, klub berjuluk Red Devils sempat menguasai Inggris dan Eropa sekitar tahun 2000-an.

Lantas, berdasarkan nilai skuat yang dimiliki Manchester United dan Manchester City saat ini, siapa yang akan unggul dalam laga Manchester United vs Manchester City tengah pekan nanti? Patut disimak jalannya pertandingan nanti.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

5 Selebritas Penggemar Manchester United dan Manchester City

Banner live dan podcast baru

Footbal5star.com, Indonesia – Pertandingan sarat gengsi akan berlangsung di Old Trafford ketika Manchester United menjamu Manchester City. Laga penting ini dijadwalkan berlangsung pada Kamis (25/4) mendatang.

Layaknya laga sarat gengsi lainnya, pertandingan nanti akan menyedot perhatian masyarakat dunia dari berbagai kalangan. Termasuk deretan selebriti papan atas dunia yang diketahui menaruh kekaguman kepada dua klub tersebut.

Tidak jarang, para selebriti tersebut memamerkan identitas klubnya dalam beberapa kesempatan. Berikut 5 selebritas dunia yang mengidolakan Manchester United dan Manchester City.

Adriana Lima (Manchester United)

Supermodel asal Brasil tersebut pernah kedapatan sedang pamer jersey United yang tercantum namanya dengan nomor punggung tujuh. Foto tersebut diunggah oleh akun Twitter resmi klub yang langsung dibanjiri banyak reaksi dari netizen.

Lima merupakan salah satu model papan atas dunia dengan jam terbang tinggi di atas catwalk. Beberapa produk sempat menggunakan jasanya mulai dari perusahaan otomotif hingga merk pakaian dalam terkenal. Lima menjadi model pembuka Victoria Secret Show selama lima edisi yakni pada 2003, 2007, 2008, 2010, dan 2012.

Pada 2017, ia dinobatkan sebagai the most valuable Victoria’s Secret Angel dengan popularitas yang semakin meningkat. Tidak hanya pandai bersolek di atas jalur praga, Lima juga membintangi sejumlah film dan beberapa serial televise seperti The FollowHow I Met Your Mother, The Crazy Ones, hingga Ugly Betty. 

Jamie Dornan (Manchester United)

Aktor yang namanya mencuat setelah membintangi film romansa Fifty Shades of Grey tersebut adalah penggemar berat Setan Merah. Awal ketertarikannya terhadap Manchester United adalah dari sosok George Best.

Dornan menuturkan, di tempatnya tumbuh, Belfast, sosok Best sangat legendaris. Padahal menurutnya, di tempatnya tumbuh, pengaruh Liverpool juga sangat besar. Ia mengakui dua tim tersebut punya basis massa serius di Republik Irlandia.

Dalam sebuah kesempatan, Dornan mengunggah foto ketika mengunjungi Old Trafford. Hal itu menjadi bukti bahwa dirinya benar-benar fans sejati klub yang kini ditangani Ole Gunnar Solskjaer tersebut.  

Liam Gallagher (Manchester City)

Bintang musik rock satu ini memang identik dengan Manchester City. Sejak masih tergabung ke dalam grup legendaris, Oasis, ia memang vokal menyuarakan kebencian terhadap Manchester United. Sambil pada saat bersamaan, memamerkan kecintaannya untuk The Cityzens.

Bahkan, dirinya pernah berujar ingin menghapus Manchester United dari muka bumi. Menurutnya, para fans Setan Merah selalu mengungkit masa lalu yang indah. Sesuatu yang tidak dimiliki City jika menilik satu dekade ke belakang.

Liam pernah beberapa kali mengadakan konser di Stadion Etihad. Tidak jarang pula ia menjadi pengisi acara dalam sejumlah kesempatan ketika ada kegiatan yang berlangsung di stadion tersebut.

Eva Longoria (Manchester United)

Pemeran serial televise Sex and the City tersebut pernah dengan bangga mengunggah fotonya bersama Javier Hernandez. Dalam unggahan foto tersebut, ia tak lupa menuliskan pesan yang menyemangati Manchester United. “Go Manchester United,” tulisnya dalam unggahan tersebut.

Eva merupakan mantan istri dari pebasket terkenal, Tony Parker. Ia diketahui memiliki darah Meksiko – Spanyol dari nenek buyutnya. Sehingga tidak heran ia begitu akrab dengan Javier Hernandez yang memang berasal dari Meksiko.

Noel Gallagher (Manchester City)

Sama seperti saudara kandungnya, Liam, Noel Gallagher juga merupakan penggemar berat Manchester City. Meskipun saat ini dirinya sudah tidak satu band dengan Liam di Oasis, kecintaannya terhadap Tim Biru Langit tetap kental.

Noel Gallagher - Manchester City - Football5star
talksport.com

Ketika Manchester City memastikan juara Premier League musim lalu, dirinya hadir langsung di tengah-tengah lapangan. Noel terlihat akrab dengan beberapa pemain serta manajer tim, Pep Guardiola. Hal itu menunjukkan dirinya bukan fans biasa.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Berita Bola: Mourinho: Performa Rojo Fenomenal!

Football5star, Indonesia – Manajer Manchester United, Jose Mourinho, melayangkan pujian setinggi langit kepada Marcos Rojo. Mourinho menilai, Rojo menunjukkan performa yang fenomenal ketika mengalahkan Manchester City.

Rojo jarang mendapatkan kesempatan tampil reguler musim ini. Pasalnya, Mourinho lebih memercayai Chris Smalling dan Eric Bailly untuk berduet di jantung pertahanan Man. United.

Kedua bek tengah Setan Merah itu harus absen akibat cedera ketika menyingkirkan Man. City dari Piala Liga Inggris dengan skor 1-0 di Old Trafford, Rabu (26/10) lalu. Rojo akhirnya dipasang sebagai starter oleh Mourinho.

Gol kemenangan Man. United memang diciptakan oleh Juan Mata yang memanfaatkan assist Zlatan Ibrahimovic pada menit ke-54. Meski begitu, Mourinho tetap memuji kontribusi Rojo.

“Kami biasanya tampil dengan Bailly dan Smalling, tetapi kami kehilangan mereka karena cedera,” jelas Mourinho, seperti dikutip dari MUTV.

“Kami harus bermain dengan dua bek tengah berkaki kiri dan Marcos (Rojo) lama tidak tampil, tetapi dia bermain dengan fenomenal,” tandas manajer asal Portugal tersebut.

Liga Inggris: Enam Laga Tanpa Kemenangan, Guardiola Tegaskan Tak Bakal Ubah Filosofi Bermain

Rangkaian hasil minor yang dialami Manchester City tak mengubah pendirian sang manajer Pep Guardiola, akan filosofi sepak bolanya. Dia menegaskan, Man City bakal tetap bermain dengan penguasaan bola yang dominan.

Pada awal musim, Man City tampil sangat menjanjikan dengan mengukir 10 kemenangan beruntun. Namun, sejak hasil imbang kontra Celtic di fase grup Liga Champions, Man City kesulitan untuk memetik kemenangan. Total The Citizens menelan tiga kekalahan dalam enam laga terakhir di berbagai ajang.

Meski demikian, pria asal Spanyol tersebut mengaku tidak akan mengubah metode permainan tim asuhannya.

“Tidak. Saya telah belajar dari 16 pertandingan bersama City. Saya mengenali karakter para pemain saya dan kami lebih suka ketika memenangkan pertandingan ketimbang kalah. Ini adalah bagian dari proses. Apa yang telah saya pelajari? Sama halnya ketika kami sukses memenangkan 10 laga beruntun,” ujar Guardiola, dilansir Sky Sports.

“Setiap pertandingan selalu berbeda dan saya perlu menganalisis mereka semua. Setiap tim memiliki rentetan hasil positif dan negatif. Yang aneh adalah setelah tujuh tahun melatih, hal ini justru terjadi sekarang,” ujar manajer berusia 45 tahun itu.

Kendati demikian, manajer asal Spanyol tersebut memuji performa para pemain muda yang diturunkan.

“Selamat kepada Man United, mereka berhasil tampil bagus. Kami memiliki sejumlah peluang lewat serangan balik dan mampu mengontrol bola panjang mereka dengan empat pemain muda kami. Saya senang dengan penampilan pemain muda kami. Tidak ada penyesalan.”

Liga Inggris: Bravo Puas dengan Debutnya

Penjaga gawang Manchester City, Claudio Bravo, merasa puas terhadap partai debutnya saat melawan Manchester United pada partai Liga Inggris di Stadion Old Trafford.

Dalam laga itu, Bravo melakukan kesalahan fatal. Dia hendak menangkap bola, tetapi terlepas. Bola liar lantas disambar Zlatan Ibrahimovic sehingga kedudukan menjadi 2-1.

Meski begitu, terkait penilaian debutnya, Bravo masih menyatakan di Sky Sports, “Bagus, bagus. Saya merasa nyaman.”

“Tim ini sudah memiliki karakter. Kami memperbaiki diri hari demi hari dan ingin memenangi pertandingan, termasuk melawan tim rival. Oleh karena itu, saya merasa senang,” ucap dia.

Di luar kesalahan fatal tersebut, Bravo memang tampak menyatu dengan tim. Dia melepaskan operan-operan pendek ke pemain belakang sesuai dengan gaya yang dituntut Josep Guardiola.

Bravo diprediksi kembali menjadi starter saat Man City melawan Borussia Moenchengladbach pada partai fase grup Liga Champions di Stadion Etihad, Selasa (13/9/2016).

Berita Bola: Mourinho Bela Mkhitaryan & Lingard

Manajer Manchester United, Jose Mourinho, enggan menjadikan Henrikh Mkhitaryan dan Jesse Lingard sebagai biang keladi kekalahan timnya dari Manchester City dalam lanjutan Premier League di Old Trafford pada akhir pekan lalu.

Tidak seperti biasanya, Mourinho memasang Mkhitaryan dan Lingard sebagai starter. Kedua pemain tersebut tadinya diharapkan mampu mereduksi gempuran para pemain sayap Man. City.

Akan tetapi, keputusan Mourinho gagal membuahkan hasil maksimal. Mkhitaryan dan Lingard akhirnya digantikan oleh Ander Herrera dan Marcus Rashford pada babak kedua.

Man. United dipaksa menelan pil pahit oleh rival sekotanya. Man. City mencetak dua gol yang masing-masing lahir berkat aksi Kevin De Bruyne dan Kelechi Iheanacho, sedangkan Setan Merah hanya mampu memperkecil kekalahan lewat Zlatan Ibrahimovic.

“Itu bukan hanya tentang mereka (Mkhitaryan dan Lingard. Para pemain lain juga tidak tampil cukup baik,” jelas Mourinho, seperti dikutip dari FourFourTwo.

“Tentu saja, itu adalah keputusan saya. Saya tidak suka menyalahkan para pemain tertentu. Mari katakan bahwa tim kami tidak bermain baik pada babak pertama dan saya yang bertanggung jawab,” sambung mantan arsitek Real Madrid dan Chelsea tersebut.

“Mereka menghormati kapasitas menyerang kami lewat sayap. Mereka memikirkan (Antonio) Valencia, Luke Shaw dan para winger kami yang lainnya. Mereka tidak melakukan itu,” papar Mourinho.

“Mereka meletakkan (John) Stones di area beberapa kali. Jadi kami tidak memiliki masalah taktik, melainkan performa yang buruk. Terlalu mudah kehilangan bola,” tandasnya.

“Para bek tengah kami menampilkan performa kelas dunia hingga laga tersebut, mereka banyak kehilangan bola dengan mudah. Operan yang buruk dari (Eric) Bailly ke Marouane Fellaini dan dari Daley Blind ke (Paul) Pogba. Kami kehilangan bola di posisi seperti ini. Jadi itu bukan hanya Mkhitaryan dan Jesse, tetapi lebih dari itu,” pungkas Mourinho.