Prediksi: Real Betis vs Real Madrid

Prediksi Real Betis vs Real Madrid
Prediksi: Real Betis vs Real Madrid 8
Banner Gamespool Baru Football5Star

PREDIKSI HASIL
Whoscored
Betis 1-3 Madrid
Predictz
Betis 2-2 Madrid
Forebet
Betis 1-1 Madrid
FOOTBALL5STAR
Betis 0-2 Madrid
Estadio Benito Villamarin, Minggu (29/8/2021) 03:00 WIB (Mola TV)

Football5Star.com, Indonesia Memihak kepada tim tamu, begitu prediksi partai pekan ketiga LaLiga antara Real Betis vs Real Madrid di Estadio Benito Villamarin, Minggu (29/8/2021) dini hari WIB. Sebab, Madrid memang memiliki rekor bagus tiap kali main di Villamarin.

Setelah ditahan imbang Levante, Real Madrid punya kesempatan emas kembali meraih poin penuh saat melawat ke Villamarin. Faktanya, dalam lima lawatan terakhir ke markas Real Betis itu, El Real cuma sekali kalah, dan memenangi empat laga lainnya.

Kendati begitu, Real Betis tetap patut diwaspadai. Anak asuh Manuel Pellegrini itu tengah mencari tiga poin perdana musim ini. Tak diunggulkan, justru bikin Betis jadi main lepas karena beban kini dipikul sang calon lawan.

REKOR PERTEMUAN
Prediksi Real Betis vs Real Madrid
Prediksi: Real Betis vs Real Madrid 9
TREN PERFORMA
Prediksi Real Betis vs Real Madrid
Prediksi: Real Betis vs Real Madrid 10
Banner Gamespool Baru Football5Star

STATISTIK MENARIK
  • Pertemuan terakhir kedua tim tercipta pada 25 April 2021 saat Betis menahan imbang Madrid di markasnya.
  • Prediksi Real Betis vs Real Madrid memihak kepada tim tamu karena rekor apiknya. Mereka tak terkalahkan dalam 20 pertandingan terakhir LaLiga.
  • Real Madrid setidaknya mencetak dua gol enam kali dalam tujuh laga terakhirnya di LaLiga.
  • Dalam 25 kali bertandang ke markas Betis, Madrid memenangi 11 di antaranya, delapan imbang, dan cuma enam kalah.
  • Kekalahan terakhir Madrid di Villamarin terjadi 9 Maret 2020 saat takluk 1-2 dari Betis.
 PELATIH
  • Manuel Pellegrini sudah 21 kali bersua Real Madrid sejak 2004 dengan empat tim berbeda.
  • Prediksi Real Betis vs Real Madrid memihak tim tamu karena rekor buruk Pellegrini. Dia cuma menang 3 kali, 7 imbang, dan 11 kali kalah lawan Madrid.
  • Laga nanti akan jadi pertemuan perdana Pellegrini melawan Carlo Ancelotti.
  • Ancelotti pernah dua kali melawan Real Betis bersama Madrid, yakni saat menang 2-1 dan 5-0 pada LaLiga 2013-14.

Wasit
  • Partai Real Betis vs Real Madrid rencananya akan dipimpin oleh Alejandro Hernandez.
  • Hernandez sudah 24 kali mewasiti Real Betis dengan mengeluarkan 73 kartu kuning dan tiga kartu merah.
  • Rekor Betis saat diwasiti Hernandez: 7 menang, 6 imbang, 11 kalah.
  • Real Madrid sudah 26 kali diwasiti Hernandez dengan menerima 59 kartu kuning dan empat kartu merah.
  • Rekor Madrid saat diwasiti Hernandez: 14 menang, 5 imbang, 7 kalah.
PEMAIN KUNCI

Betis

Top Scorer: Juanmi (1)
Top Assist: Edgar Gonzalez (1)
Top Rating: Nabil Fekir (7,57)

Madrid

Top Scorer: Vinicius Junior (3)
Top Assist: Karim Benzema (2)
Top Rating: Karim Benzema (8,15)

*Statitik berdasar dari situs Whoscored.com di Liga Spanyol 2021-2022

BERITA KEDUA TIM
  • Betis: Diego Lainez, Youssouf Sabaly (cedera), Álex Moreno (diragukan)
  • Madrid: Dani Ceballos, Luka Modric, Toni Kroos, Ferland Mendy (cedera), Nacho (diragukan)
PRAKIRAAN FORMASI
Prediksi Real Betis vs Real Madrid
Prediksi: Real Betis vs Real Madrid 11

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Eks Man City Masuk Radar Everton

gamespool
Eks Man City Masuk Radar Everton 15

Football5star.com, Indonesia – Mantan pelatih Man City, Manuel Pellegrini, menjadi sosok terbaru yang dikabarkan masuk radar Everton untuk menggantikan posisi Carlo Ancelotti. Menurut laporan Daily Mail, The Toffees akan mendekati Pellegrini dalam waktu dekat.

Pellegrini bukanlah pelatih pertama yang didekati Everton untuk menggantikan Ancelotti. Sebelumnya, The Toffees juga sempat dirumorkan tertarik mengangkut Graham Potter dari Brighton dan eks nakhoda Liverpool, Rafa Benitez.

Akan tetapi, kedua pelatih tersebut disebut tidak tertarik menggantikan posisi Ancelotti di Goodison Park. Hal itu membuat The Toffees bakal mendekati Pellegrini.

Everton - Man City - Sports Finding
Sports Finding

Everton harus bekerja keras untuk meyakinkan Pellegrini. Pasalnya, pelatih asal Cile itu masih terikat kontrak bersama Real Betis hingga 2023.

Pellegrini merapat ke Real Betis pada musim panas 2020 lalu. Di musim pertamanya, Pellegrini berhasil membawa Los Verdiblancos finis di peringkat keenam klasemen Liga Spanyol dan bakal berlaga di Liga Europa,

Nah, kegemilangan tersebut membuat Real Betis tak mau begitu saja melepas Pellegrini ke Everton. Namun, The Toffees dilaporkan siap menggoda Pellegrini dengan dana transfer besar serta proyek yang lebih ambisius di Goodison Park.

Sebelum menangani Real Betis, Pellegrini sempat menjadi nakhoda Man City dan West Ham. Bersama The Cityzens, Pellegrini berhasil menjadi juara Liga Inggris pada musim 2013-14.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Sergio Ramos Akui Real Madrid Memang Suka Diuntungkan Wasit

gamespool

Football5Star.com, Indonesia – Kontroversi mewarnai kemenangan 3-2 yang dipetik Real Madrid di kandang Real Betis, Minggu (27/9/2020) dini hari WIB. Kemenangan mereka ditentukan oleh penalti Sergio Ramos pada menit ke-82. Sebelumnya, pada menit ke-67, Betis main dengan 10 pemain karena Emerson dikartu merah wasit.

Dua insiden itu jadi sorotan. Madrid lagi-lagi dituding diuntungkan wasit dan VAR. Beberapa pihak menilai pelanggaran Emerson terhadap Luka Jovic tak pantas diganjar kartu merah. Lalu, Marc Bartra pun dinilai tak melanggar Borja Mayoral di kotak penalti.

Mengenai hal itu, Sergio Ramos menanggapinya dengan santai. Dia tak menyangkal anggapan Madrid diuntungkan wasit. Namun, dia juga menegaskan hal sebaliknya.

“Para wasit selalu menjalankan tugas sebaik yang mereka bisa. Kadang kala mereka menguntungkan kami, pada kesempatan lain mereka justru merugikan kami. Namun, semua itu jelas tanpa maksud buruk,” urai Sergio Ramos selepas laga seperti dikutip Football5Star.com dari Diario Sport.

Adapun mengenai dua insiden yang mewarnai kemenangan Madrid atas Betis, Ramos berujar, “Kejadian-kejadian itu berlangsung jauh dari pengamatanku. Itu membuatku tak bisa melihatnya secara jelas.”

Ramos Sindir Pellegrini?

Ucapan Sergio Ramos seperti sindiran bagi pelatih Betis, Manuel Pellegrini. Selepas pertandingan, mantan pelatih Manchester City terang-terangan mengkritik kinerja wasit dan VAR. Dia menilai timnya benar-benar dirugikan. Pria asal Cile itu bahkan menunjuk satu insiden lain.

Kartu merah untuk Emerson dalam laga Real Betis vs Real Madrid dikeluhkan Manuel Pellegrini.
diariodesevilla.es

“Penalti, kartu merah, VAR, dan Real Madrid bersama-sama adalah hal yang berlebihan,” ucap Pellegrini seperti dikutip Marca. “Bermain melawan Madrid dengan VAR dan kartu merah secara bersamaan adalah hal sulit. Wasit yang bertugas haruslah menghadirkan keadilan tanpa keberpihakan. Tentu saja dia benar, Anda harus melihat ulang tayangan.”

Lebih lanjut, Pellegrini menyebut insiden lain di luar kartu merah dan penalti yang dieksekusi Ramos. “Anda harus lihat posisi (Karim) Benzema pada gol bunuh diri Emerson. Namun, itu diputuskan oleh televisi dan VAR,” ucap dia.

Dalam pandangan Pellegrini, andai tak ada kartu merah untuk Emerson dan penalti yang dieksekusi dengan baik oleh Sergio Ramos, hasil akhir pasti berbeda. Dia menilai Betis bermain lebih baik. Mereka bahkan sangat dominan sepanjang babak pertama.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Manuel Pellegrini: Ronald Koeman Sudah Jahat kepada Luis Suarez

gamespool

Football5Star.com, Indonesia – Di tengah gonjang-ganjing permohonan Lionel Messi untuk dilepas oleh Barcelona, sebuah kritik tajam diterima Ronald Koeman. Pelatih anyar El Barca itu dituding sudah berlaku jahat kepada Luis Suarez oleh pelatih senior asal Cile yang menangani Real Betis, Manuel Pellegrini.

Sudah bisa diduga, kritik Pellegrini itu terkait langkah Koeman “memecat” Luis Suarez lewat telepon. Hal itu dinilai sangat jahat karena tak menaruh respek sama sekali kepada pemain yang telah berjasa kepada Barcelona dan jadi pemain tersubur ketiga sepanjang sejarah klub.

Sebagai pelatih, memberi tahu seorang pemain tak lagi masuk rencana adalah hal biasa. Namun, menurut Pellegrini, hal itu harus dilakukan dengan penuh respek sehingga tidak menimbulkan sakit hati dan konflik.

Manuel Pellegrini mengecam Ronald Koeman dalam penanganan Luis Suarez.
eldesmarque.com

“Saya sudah berkali-kali harus melakukan hal itu dan sungguh menyakitkan. Namun, melakukan itu lewat sambungan telepon, menurut saya, menunjukkan pelatih tidak respek kepada pemain,” ujar Manuel Pellegrini kepada ESPN seperti dikutip Football5Star.com dari TyC Sports.

Langkah Ronald Koeman memang mengejutkan. Selain Pellegrini, tak sedikit orang yang mengkritik langkah tersebut. Apalagi, kabar yang beredar menyebutkan, pembicaraan eks pelatih timnas Belanda dengan Suarez bahkan tak sampai 3 menit.

Luis Suarez Tak Lagi Diinginkan Barcelona

“Secara pribadi, saya menilai itu tidaklah benar. Sebagai pelatih, Anda harus mampu meyakinkan dan bicara tatap muka dengan pemain bahwa dia tak lagi dibutuhkan,” ujar Pellegrini yang sempat menangani Real Madrid dan Manchester City.

Luis Suarez tak lagi masuk rencana Barcelona bersama pelatih Ronald Koeman.
larazon.pe

Pellegrini lantas mengatakan, Koeman seharusnya mengedepankan otoritas ketimbang kekuasaan. “Otoritas adalah kemampuan meyakinkan para pemain untuk mampu melakukan hal yang kita inginkan. Itu diraih dengan dialog dari hari ke hari, kerja keras, dan kemampuan menumbuhkan keyakinan pada momen-momen buruk,” urai dia lagi.

Luis Suarez termasuk dalam daftar pemain yang ingin didepak Barcelona. Presiden Josep Maria Bartomeu tak memasukkan nama striker asal Uruguay itu dalam daftar pemain yang tak tersentuh di Barcelona. Hal itu disampaikan setelah El Barca memastikan Ronald Koeman sebagai pelatih baru.

Hal itu, ditambah langkah Ronald Koeman memberi tahu lewat telepon, sungguh mengejutkan. Pasalnya, Luis Suarez dikenal sebagai sosok yang dekat dengan Lionel Messi di dalam dan luar lapangan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Real Betis Tertawakan Isu Manuel Pellegrini Membelot ke Cina

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Belum memimpin satu laga pun bersama Real Betis, Manuel Pellegrini sudah diisukan bakal ke Liga Cina. Kabar ini tentu saja dibantah klub Andalusia tersebut.

Manuel Pellegrini baru ditunjuk sebagai pelatih Real Betis awal Juli lalu. Tapi ia baru bertugas pada awal musim 2020-2021 mendatang. Kendati demikian pelatih kawakan tersebut sudah tiba di Spanyol dan bertemu dengan para pemain.

Dan pada 31 Juli lalu Radio Gaceta RNE mengeluarkan kabar mengejutkan. Mereka menyebut jika Pellegrini sedang mempertimbangkan kembali ke Liga Super Cina dan posisinya sebagai pelatih Betis akan digantikan oleh Jordy Cruyff yang baru mundur sebagai nakhoda timnas Ekuador.

Mendengar berita tersebut Real Betis melalui Twitter menanggapi dalam bentuk meme. Seklias sangat terkesan jika mereka menertawakan berita itu.

Sementara itu Direktur Olahraga Betis, Antonio Cordon, menegaskan mantan pelatih Manchester City takkan ke mana-mana. “Semua penggemar harus tenang. Pellegrini datang ke sini dengan visi yang luar biasa dan dia fokus penuh pada klub,” katanya kepada Diario AS, Minggu (2/8/2020).

“Memang benar bahwa ketika saya tiba Manuel Pellegrini sudah berada di sini tapi saya piki Real Betis mengenal kami berdua dan tahu bahwa kami punya hubungan yang baik,” ungkap Cordon.

Liga Cina memang bukan kompetisi baru untuk pelatih berusia 66 tahun tersebut. Setelah meninggalkan Manchester City 2016 lalu ia pindah ke Negeri Tirai Bambu untuk menukangi Hubei China Fortune selama dua musim.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Target Ambisius Manuel Pellegrini Bersama Real Betis

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Manuel Pellegrini sudah diperkenalkan sebagai pelatih baru Real Betis, Senin (13/7/2020). Walau begitu ia baru akan menukangi Joaquin Sanchez dkk pada musim depan.

Sebagai pelatih yang sudah sangat berpengalaman, Manuel Pellegrini mencanangkan target tinggi bersama Real Betis. Ia ingin membawa klubnya itu kembali berada di kompetisi Eropa.

“Bisakah kami bersaing dengan Sevilla? Saat ini kami turun beberapa langkah sedangkan Sevilla berjuang untuk lolos ke Liga Champions. Tapi sepak bola berubah dengan cepat. Meskipun hasil musim ini belum maksimal, ada kemajuan yang sedang berjalan,” kata Pellegrini seperti dilansir Football Espana, Selasa (14/7/2020).

“Kami harus menunjukkan mentalitas menang karena tujuan tim ini selanjutnya adalah berjuang untuk kompetisi Eropa. Target ini sangat dibutuhkan klub dan itu menjadi tujuan utama saya berada di sini,” ia menambahkan.

Di sisi lain, ini pertama kalinya Pellegrini melatih tim Spanyol lagi. Terakhir kali ia melatih di Spanyol terjadi pada 2010 lalu saat menangani Malaga. Setelah itu ia menghabiskan waktunya di Inggris bersama Manchester City dan West Ham United.

Ia juga bercerita tahun lalu pernah mendapat tawaran serupa dari Real Betis. Namun, ia menolak karena masih terikat kontrak.

“Sungguh menyenangkan bagi saya punya kesempatan untuk datang ke Betis. Dada kontrak sebelumnya, tapi itu tidak mungkin. Kembali ke Spanyol setelah 10 tahun adalah kebahagiaan bagi saya. Ini adalah rumah saya,” tutup Manuel Pellegrini.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

BREAKING! Manuel Pellegrini Tangani Real Betis Musim Depan

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Manuel Pellegrini menyudahi status penganggurannya jelang kompetisi 2019-2020 berakhir. Ia baru saja ditunjuk sebagai pelatih baru klub LaLiga, Real Betis.

Akan tetapi Manuel Pellegrini baru akan bekerja mulai musim depan. Dengan kompetisi yang hanya menyisakan tiga pertandingan lagi, Real Betis memilih untuk tetap mempekerjakan pelatih interim, Alexis Trujillo, hingga musim ini berakhir.

Merapatnya pelatih kawakan ini ke Betis memang sudah diprediksi banyak pihak. Sejak dua pekan terakhir namanya sudah dikaitkan dengan klub yang bermarkas di stadion Benito Villamarin itu.

Pelatih asal Chile akan menukangi klub Andalusia selama tiga tahun ke depan. Ia menggantikan Rubi yang gagal membawa Real Betis berkembang musim ini.

Sementara itu, Marca melaporkan bahwa Pellegrini akan membawa mantan anak asuhnya di Manchester City, Martin Demichelis. Nantinya ia akan ditunjuk sebagai asisten pelatih.

Spanyol tentu bukan tanah yang asing untuk pelatih 66 tahun. Di sana pula namanya mulai dikenal sebagai salah satu pelatih jempolan saat menangani Villarreal 2004 silam.

Dirinya bahkan membawa Villarreal dan Malaga mencatatkan sejarah. Ya, kedua klub tersebut dibawa ke semifinal Liga Champions untuk pertama kalinya pada 2007 dan 2013.

Selain menukangi Villarreal dan Malaga, Manuel Pellegrini juga pernah menjadi orang nomor satu di Real Madrid pada 2009 silam. Namun, ia gagal di klub yang ketika itu baru membangun Los Galacticos jilid kedua.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Manuel Pellegrini Selangkah Lagi Merapat ke Real Betis

dinasti
Manuel Pellegrini Selangkah Lagi Merapat ke Real Betis 32

Football5star.com, Indonesia – Mantan manajer Manchester City, Manuel Pellegrini, dikabarkan akan diresmikan sebagai pelatih kepala anyar Real Betis dalam waktu dekat. Pellegrini disebut akan menjadikan mantan bek timnas Argentina, sebagai salah satu asistennya.

Real Betis kini memang belum memiliki pelatih kepala. Pasalnya, mereka baru saja memecat Rubi pada 21 Juni lalu. Rubi dipecat setelah Nabil Fekir cs menelan kekalahan di markas Athletic Bilbao.

Pemecatan Rubi sayangnya tak langsung membuat Los Verdiblancos kembali ke performa terbaiknya. Pasalnya, Los Verdiblancos yang kini diasuh pelatih interim, Alexis Trujillo, hanya mampu meraih satu kemenangan dari empat partai terakhirnya.

Manchester City - Manuel Pellegrini - Real Betis - @realbetis_en
twitter.com/realbetis_en

Menurut laporan dari Radio Marca, Real Betis sudah mencapai kesepakatan dengan Manuel Pellegrini pada Jumat (3/7) lalu. Dalam laporannya, Radio Marca menyebut kalau Pellegrini akan diperkenalkan sebagai pelatih anyar Los Verdiblancos pekan ini.

Spanyol bukanlah negara yang asing untuk Pellegrini. Pasalnya, ia juga sempat mengisi posisi pelatih kepala di Villarreal, Real Madrid, dan Malaga. Ia pun berhasil menunjukkan prestasi yang gemilang bersama ketiga klub tersebut.

Selain menangani ketiga tim tersebut, Pellegrini juga memiliki pengalaman melatih klub-klub besar lainnya. Diantaranya adalah Manchester City, Hebei China Fortune, dan terakhir West Ham United.

Real Betis bukanlah satu-satunya klub peminat jasa Pellegrini. Sebelumnya, pelatih berusia 66 tahun itu juga sempat dikaitkan dengan posisi pelatih kepala di Valencia dan Fenerbahce.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Pecat Manuel Pellegrini, West Ham United Panggil Pulang David Moyes

Banner LFS Baru

Football5Star.com, Indonesia – West Ham United bergerak cepat. Setelah memecat Manuel Pellegrini, manajemen The Hammers tak berlama-lama mencari manajer baru. Senin (30/12/2019) WIB, mereka memutuskan berpaling kembali kepada David Moyes.

Penunjukan David Moyes diakui Chairman David Sullivan sebagai langkah aman. Pasalnya, manajer asal Skotlandia itu telah mengenal para pemain West Ham United. Maklum, belum lama dia berada di sana, yakni pada 2017-18.

“David telah membuktikan dalam waktu singkatnya di klub ini bahwa dia mampu meraih hasil bagus. Kami percaya dia akan mampu membuat klub ini kembai bergerak ke arah yang benar sekali lagi,” kata David Sullivan soal penunjukan David Moyes sebagai pengganti Manuel Pellegrini seperti dikutip Football5Star.com dari London Evening Standard.

David Moyes menandatangani kontrak berdurasi 18 bulan dengan West Ham United.
standard.co.uk

Dia menambahkan, “Kami senang menyambut kembali David. Dia tahu klub ini dengan baik dan telah membangun hubungan kuat pada kesempatan terdahulu. Ini akan jadi faktor krusial dalam kerjanya nanti.”

Kepercayaan West Ham United pun disambut baik David Moyes. Dia mengaku sangat rinduk untuk kembali berada di Stadion London. Eks manajer Everton itu pun siap memikul target meloloskan The Hammers dari jerat degradasi.

“Saya yakin skuat yang saya miliki saat ini lebih baik dari yang saya tangani sebelumnya. Jadi, saya sangat menantikan untuk bekerja dengan mereka,” kata Moyes setelah menandatangani kontrak berdurasi 18 bulan.

David Moyes pun tahu persis hal yang harus dilakukannya. “Saya kira target jangka pendek kami sekarang adalah meraih kemenangan untuk melepaskan diri dari papan bawah dan apa yang akan kami lakukan dalam enam bulan ke depan,” ujar dia lagi.

Menilik statistik. David Moyes sebetulnya tak cemerlang saat menangani West Ham United pada 2017-18. Dalam 31 laga pada berbagai ajang, Mark Noble cs. hanya menuai 9 kemenangan. Sisanya, mereka meraup 10 hasil imbang dan 12 kekalahan. Tak heran jika kemudian dia tak dipertahankan dan manajemen The Hammers berpaling kepada Manuel Pellegrini.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

West Ham United Tutup Tahun dengan Memecat Manuel Pellegrini

Banner LFS Baru

Football5star.com, Indonesia – West Ham United resmi memecat pelatih mereka Manuel Pellegrini usai kekalahan 1-2 dari Leicester City di London Stadium, Minggu (29/12/2019).

“West Ham United dapat mengkonfirmasi bahwa Manuel Pellegrini tak lagi menjadi pelatih. CEO David Sullivan dan David Gol bersama seluruh dewan komisaris serta para pendukung ingin berterima kasih kepada kerja Manuel selama 18 bulan terakhir,” bunyi pernyataan resmi klub.

West Ham united vs Leicester
getty images

Sementara itu David Sullivan mengatakan bahwa keputusan pemecatan Pellegrini merupakan keputusan yang sangat berat. Namun manajemen mau tak mau harus mengambil keputusan pahit tersebut.

“Sangat mengecewakan kami harus membuat keputusan ini. Manuel adalah pria terhormat dan sangat senang kami bisa bekerja sama dengan pelatih sekaliber dirinya,” kata Sullivan.

“Namun, kami harus membuat klub ini segera mengalami perubahan setelah mengalami serangkaian hasil buruk. Kami harus mengembalikan klub ini ke jalur yang tepat,” tambahnya.

Pellegrini sendiri melatih West Ham sejak Mei 2018. Ia masuk menggantikan David Moyes kala itu. Perjalanan West Ham di Liga Inggris musim ini memang buruk.

Dari lima pertandingan di Liga Inggris, Felipe Anderson dan kawan-kawan hanya mampu mencetak satu kali kemenangan dan sisanya mengalami kekalahan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Haru Biru David Martin, Kiper West Ham, di Kandang Si Biru

Banner live dan podcast baru

Football5Star.com, Indonesia – Ada tangis di Stamford Bridge setelah West Ham United memastikan kemenangan 1-0 atas Si Biru, Chelsea. Tangis itu meletup dari kiper David Martin. Dia tak mampu menahan haru yang berkecamuk di dadanya.

Keharuan itu bukan tanpa alasan. Itulah laga debut David Martin bersama West Ham, klub kesayangannya sejak masa kecil. Debut itu pun akhirnya dijalani pada usia yang tak lagi muda, 33 tahun. Hal yang membuat dia sangat emosional, debutnya berhias kemenangan dan clean sheet.

“Menjalani debut, clean sheet, dan meraih kemenangan sangatlah penting bagiku,” kata David Martin selepas pertandingan seperti dikutip Football5Star.com dari London Evening Standard. “Ini sungguh fantastis.”

David Martin direkrut West Ham United dari Millwall pada awal musim ini secara gratis. Di skuat The Hammers, dia merupakan kiper ketiga di bawah Lukasz Fabianski dan Roberto Jimenez. Hal tersebut membuat kans melakukan debut sangatlah tipis.

Akan tetapi, Tuhan punya rencana besar bagi David Martin. Jelang laga melawan Chelsea, Fabianski cedera. Manajer Manuel Pellegrini pun harus berpaling kepada dua kiper cadangan. Pada akhirnya, sang kiper ketiga yang diberi kepercayaan. Salah satu sebabnya, Roberto tak mampu memberikan rasa aman kepada para pemain lain saat terakhir tampil.

Menapaki Jejak Sang Ayah

Bagi kiper yang akan berulang tahun ke-34 pada Januari mendatang itu, debut itu sangatlah bermakna. Pasalnya, dia menapaki jejak sang ayah, Alvin Martin, yang juga pernah membela West Ham. Hari itu, Alvin juga berada di tribun Stamford Bridge. Selepas laga, David menghampiri sang ayah dan memeluknya erat-erat.

“Ketika saling menatap, aku dan ayahku menangis. Kami benar-benar tak bisa berbicara banyak. Bagi ayahku, sungguh fantastis melihat hal ini di klub yang pernah dibelanya selama 21 tahun,” urai kiper yang sempat lama membela MK Dons itu.

Penampilan David Martin juga diapresiasi sang manajer. “Tak mudah bagi dia menjalani debut di Premier League pada keadaan tim saat ini. Namun, sejak kali pertama bicara dengan dia pekan ini, saya merasa dia siap,” ujar eks Manuel Pellegrini seperti dikutip dari Football London.

Eks manajer Manchester City itu lebih jauh mengatakan, “Terutama sebelum pertandingan, dia begitu pendiam. Namun, dia memperlihatkan apa yang perlu ditunjukkannya sepanjang 95 menit pertandingan.”

Debut David Martin juga punya arti besar bagi West Ham. Kemenangan atas Chelsea di Stamford Bridge memutus tren buruk mereka. Sebelum laga di kandang Si Biru, The Hammers tak meraup kemenangan dalam delapan laga beruntun. Mereka bahkan disingkirkan Oxford United pada ajang Carabao Cup.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Manuel Pellegrini Ungkap Alasan Adrian Tak Bertahan di West Ham

Banner live dan podcast baru

Football5Star.com, Indonesia – Keberhasilan Liverpool menjuarai Piala Super Eropa, Kamis (15/8/2019) dini hari WIB, membuat West Ham United terlihat bodah. Pasalnya, pahlawan kemenangan The Red atas Chelsea pada laga itu adalah Adrian San Miguel, eks kiper The Hammers.

Pada akhir musim lalu, Adrian resmi dilepas oleh West Ham United dengan status bebas transfer karena kontraknya telah habis. Setelah penampilan ciamik sang kiper bersama Liverpool pada Piala Super Eropa, banyak orang mempertanyakan putusan tersebut.

Mengenai hal itu, sebuah jawaban datang dari manajer Manuel Pellegrini. Menurut dia, putusan berpisah pada akhir musim lalu lebih disebabkan oleh kemauan kiper asal Spanyol itu. Secara pribadi, dia menginginkan sang kiper bertahan.

Keberhasilan Adrian bersama Liverpool menjuarai Piala Super Eropa membuat West Ham United terlihat bodoh.
independent.co.uk

“Kami menawari Adrian untuk tinggal di sini dengan meningkatkan kontraknya. Namun, mereka tak menemukan kesepakatan,” urai Manuel Pellegrini seperti dikutip Football5Star.com dari London Evening Standard.

Mantan manajer Manchester City itu menambahkan, “Sulit bagi saya untuk berbicara tentang sesuatu yang tak saya urusi secara langsung. Soal perbedaan yang membuat dia tak lanjut di sini, Anda harus bertanya langsung kepada dia, agennya, atau direktur olahraga.”

Terlepas dari hal itu, Manuel Pellegrini ikut senang atas kesuksesan Adrian menjuarai Piala Super Eropa bersama Liverpool. “Saya ikut bahagia untuk dia. Dia itu pemain yang selalu berpikir positif dan punya komitmen tinggi. Dia telah bermain selama bertahun-tahun di sini dan memang kiper yang sangat bagus,” ujar dia.

Manuel Pellegrini menegaskan, kualitas apik itulah yang membuat West Ham ingin mempertahankan Adrian. Namun, kini sang pemain telah menjadi milik Liverpool dan akan jadi andalan pada beberapa laga ke depan karena Alisson Becker mengalami cedera otot betis.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Manuel Pellegrini Yakin Sebastien Haller Akan Jadi Pemain Penting

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Kehadiran Sebastien Haller di tubuh West Ham United, ternyata mendapatkan sambutan yang sangat positif dari sang pelatih, Manuel Pellegrini. Ia pun mengatakan bahwa Haller akan menjadi pemain kunci untuk West Ham pada musim 2019-20 nanti.

Sebastien Haller didaratkan ke London untuk mengisi lubang yang ditinggalkan oleh Marko Arnautovic dan Andy Carrol. Untuk mengamankan jasanya dari Eintracht Frankfurt, The Hammers harus mengucurkan dana sebesar 45 juta Poundsterling.

“Kami sangat membutuhkan Haller untuk mengisi posisi sebagai seorang striker. Karena, kami baru saja kehilangan Marko Arnautovic, Lucas Perez, dan Andy Carroll,” kata Manuel Pellegrini dikutip dari laman resmi West Ham.

“Jadi, kami harus mencari penggantinya. Kini, kami memiliki pemain yang bisa bermain di beberapa posisi. Haller tak hanya bagus di dalam kotak penalti. Dia juga sangat berbahaya di luar kotak penalti. Musim depan merupakan pengalaman pertamanya di Inggris. Saya yakin dia akan menjadi pemain penting untuk kami,” katanya menambahkan.

Kehadiran Haller membuat Pellegrini menjamin bahwa The Hammers tak akan melepas penyerangnya di sisa bursa transfer tahun ini. Namun, manajer asal Cile tersebut tak menutup kemungkinan untuk melepas beberapa pemain di posisi lain.

“Dengan Haller, kami tak akan melepas penyerang lagi di sisa bursa transfer. Tapi, saya masih bisa memutuskan untuk melepas beberapa pemain di posisi lainnya,” tandasnya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Manuel Pellegrini Targetkan Kompetisi Eropa

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Manajer West Ham United, Manuel Pellegrini, menginginkan posisi 10 besar di Liga Inggris musim ini dan menargetkan lolos ke kejuaran Eropa musim mendatang.

West Ham United dipastikan keluar dari perebutan tempat Liga Europa musim depan, meskipun mampu menyapu bersih dua laga tersisa. Akan tetapi, Pellegrini menargetkan meraih posisi 10 besar di akhir kompetisi.

Musim ini pertama kalinya bagi Pellegrini selama berakrier di benua Eropa gagal membawa klubnya lolos ke kompetisi Eropa. Sebelumnya bersama Villarreal, Malaga, Real Madrid dan Manchester City selalu berhasil melakukannya.

West Ham independent
independent.co.uk

Namun, pencapaian West Ham musim ini jauh lebih baik dibandingkan pencapaian musim lalu. West Ham berkutat di zona merah sebelum akhirnya memastikan lolos dari degradasi musim lalu. West Ham saat ini berada di peringkat 11 klasemen Liga Inggris dengan torehan 46 poin. Selisih empat poin di belakang Watford yang menempati peringkat ke-10.

Skuat asuhan Pellegrini berpeluang mengakhiri musim ini di peringkat 10 besar andai mampu meraih poin maksimal di dua laga tersisa. Bahkan, secara matematis, peluang mengakhiri posisi 8 besar masih cukup terbuka.

“Ini adalah pertama kalinya saya gagal lolos ke kompetisi Eropa. Jadi, saya berharap musim depan kita akan melakukannya. Ini sangat penting,” kata Pellegrini soal peluang klubnya ke kompetisi Eropa.

“Akan lebih baik bagi klub karena jika Anda membandingkannya dengan musim lalu telah mengalami peningkatan,” lanjut Pellegrini tentang pencapaiannya musim ini.

“Saya sangat menikmati musim pertama saya di sini. Saya datang ke klub besar dan Liga Inggris adalah yang terbaik di dunia sehingga saya senang untuk kembali ke sini.” jelas Manuel Pellegrini.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

City Juara EPL 2014 Bukan Karena Gerrard

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Pelatih West Ham United, Manuel Pellegrini marah besar. Ia tak terima ketika gelar juara yang ia raih bersama Manchester City dianggap berkat insiden Steven Gerrard.

Manchester City sukses menjadi juara Liga Inggris 2014-15. Saat itu, Liverpool tengah memimpin klasemen. Namun, insiden terpelesetnya Gerrard yang berujung pada gol Chelsea oleh Demba Ba dianggap mengubah segalanya. Liverpool harus puas takluk 2-0 di markas sendiri dan kekalahan itu dianggap menjadi titik balik perjalanan The Reds.

“Di Liga Primer, seakan-akan Liverpool selalu di depan kami karena kami memiliki tabungan tiga pertandingan. Tiga pertandingan ditunda karena cuaca atau kompetisi lain yang kami mainkan,” ujar Pellegrini dilansir Football5star dari Daily Mail.

Manchester City Juara Liga Inggris 2014 Bukan Karena Steven Gerrard - Football5star - The Times
The Times

Pellegrini merasa gelar juara yang ia raih saat itu adalah berkat kegigihan anak asuhnya. Ia mengabaikan adanya insiden Gerrard yang membuat Liverpool terjungkal di kandang sendiri.

“Kami menjadi juara karena kami layak mendapatkannya. Tampaknya ada anggapan karena Liverpool kalah, tetapi saya tidak setuju dengan itu. Saya tidak setuju itu karena Liverpool kalah melawan Chelsea dengan skor 2-0 bukan 1-0.

“Gol pertama adalah masalah karena Gerrard tergelincir, tetapi mereka tidak mencetak gol. Dan jika mereka mencetak gol dan berakhir 1-1, pasti kami tetap juara karena kami mengalahkan mereka dengan dua poin,” beber Pellegrini.

Bagi Manuel Pellegrini, tim yang menjadi juara adalah tim yang terbaik. Dan itu ia tunjukkan bersama Manchester City. “Kami menjadi juara karena kami adalah tim terbaik musim itu,” ucap Pellegrini.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Aksi Individu Eden Hazard Bikin Pelatih West Ham Tercengang

Football5star.com, Indonesia – Pelatih West Ham United, Manuel Pellegrini, berhasil dibuat tercenang oleh gol pertama Eden Hazard ke gawang Lukasz Fabianski. Menurutnya, gol tersebut tercipta karena para pemain West Ham tak bermain dengan agresif di babak pertama.

Ketika menghadapi The Hammers, Eden Hazard berhasil tampil apik dan mampu mengemas dua gol. Gol pertama dari pemain asal Belgia itu tercipta setelah ia melewati hadangan dari lima orang pemain West Ham.

“Hazard berhasil mencetak gol yang sangat cantik. Dia berhasil membawa bola melewati empat atau lima orang pemain. Hal itu menunjukkan bahwa kami tak bermain agresif di babak pertama,” tutur Manuel Pellegrini dikutip dari laman Football London.

Manuel Pellegrini - Eden Hazard - West Ham United - @OptaJoe
@OptaJoe

Selepas gol dari Eden Hazard, Chelsea berhasil mendominasi jalannya pertandingan. Namun, tim tamu berhasil bangkit di paruh kedua pertandingan dan kerap kali memberikan ancaman ke lini belakang Chelsea.

Manuel Pellegrini pun mengaku senang dengan permainan yang ditunjukkan oleh anak asuhnya di paruh kedua pertandingan. Namun, ia kecewa karena Eden Hazard kembali berhasil mencetak gol keduanya di penghujung pertandingan.

“Saya cukup kecewa dengan penampilan kami di babak pertama. Di paruh kedua, kami menunjukkan cukup banyak perkembangan dan memiliki beberapa kesempatan untuk menyamakan kedudukan. Sayangnya, kami tak mampu melakukannya dan Hazard berhasil mencetak gol kedua,” pungkas Manuel Pellegrini.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Pellegrini: Hudson-Odoi Harus Punya Mental Baja di Chelsea

Football5star.com, Indonesia – Manajer West Ham United, Manuel Pellegrini, menilai wonderkid Chelsea, Callum Hudson-Odoi, punya bakat yang bagus. Namun, pemain 18 tahun itu harus punya mental baja demi mencapai puncak penampilan.

Hudson-Odoi sukses mencuri perhatian musim ini. Setiap kali mendapat kesempatan main bersama Chelsea, sang wonderkid selalu tampil impresif. Ia juga sudah membela Chelsea dalam 25 pertandingan musim ini dengans sumbangan enam gol dan tujuh assist.

Menurut Pellegrini sebanrnya tak sulit bagi pemain muda untuk menembus tim utama. Yang sulit adalah mempertahankan posisinya di tim utama.

“Saya pikir Hudson-Odoi pemain yang sangat bagus. Dia baru memulai kariernya di Chelsea. Saya selalu mengatakan tentang para pemain muda yang menembus di tim utama, bahwa ini tidak begitu sulit,” kata Hudson-Odoi di Soccerway.

“Tapi setelah itu Anda harus mempertahankannya. Pada awalnya, hal baik apa pun yang dilakukan pemain muda, orang akan mengatakan betapa baiknya mereka, tetapi setelah itu mereka akan menuntut lebih banyak. Langkah kedua untuk pemain muda adalah menunjukkan bakat di hal berbeda, yang akan menjadi penentu pemain top dan yang tidak.”

“Saya pikir Hudson-Odoi memiliki semua syarat untuk menjadi pemain top. Jadi itu akan tergantung pada mentalitas dan ambisi,” Hudson-Odoi menambahkan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Pellegrini Kesal West Ham Hanya Imbang dengan Liverpool

Football5Star.com, Indonesia – Manuel Pellegrini tak puas oleh hasil imbang yang diraih West Ham United saat menjamu Liverpool, Selasa (5/2/2019) dini hari WIB. Dia kesal karena gol Liverpool berbau offside dan timnya punya lebih banyak peluang memenangi laga.

“Ya, tentu saja,” kata Pellegrini saat ditanya apakah dirinya kecewa oleh hasil lawan Liverpool seperti dikutip Football5Star.com dari Football London. “Tak diragukan lagi, saya kecewa!”

Dia menambahkan, “Kami membuat empat peluang bersih untuk mencetak gol dan gagal memanfaatkannya dengan baik. Adapun mereka hanya memiliki dua peluang. Pertama saat mereka mencetak gol dengan 1,5 meter offside. Kedua, (Divock) Origi pada menit terakhir di depan hakim garis. Lagi-lagi seharusnya offside.”

Manuel Pellegrini kesal karena gol Liverpool ke gawang West Ham berbau offside.
standard.co.uk

Sementara itu, terkait pembicaraannya dengan Juergen Klopp pada akhir laga, Pellegrini tak mau mengungkapkannya secara gamblang. Dia hanya mengatakan, itu terkait gol berbau offside yang dibuat Liverpool.

“Tidak, tak ada masalah apa pun. Klopp sudah terbiasa menang dengan gol-gol berbau offside. Dia bersama Borussia Dortmund mengalahkan saya dan Malaga dengan gol yang sudah 7 meter offside. Jadi, saya tidak dapat mengeluh soal itu lagi,” cibir mantan manajer Manchester City itu.

Di Stadion London, West Ham berhasil menahan imbang Liverpool dengan skor 1-1. The Hammers tertinggal terlebih dahulu pada menit ke-22 setelah Sadio Mane memanfaatkan dengan baik umpan silang mendatar dari James Milner yang sesungguhnya sudah berdiri pada posisi offside.

Keunggulan Liverpool hanya bertahan enam menit. Berawal dari umpan pendek tendangan bebas Felipe Anderson, Michail Antonio melepaskan tembakan ke tiang jauh yang mengejutkan Alisson Becker. Hasil imbang dengan anak-anak asuh Pellegrini ini membuat The Reds kini hanya unggul tiga poin atas Manchester City.

West Ham Pede Arnautovic Takkan Mogok Main

Football5star.com, Indonesia – Manajer West Ham United, Manuel Pellegrini, memastikan klubnya akan segera mengambil keputusan terkait Marko Arnautovic yang ngotot ingin pindah.

Arnautovic tampil gemilang musim ini. Pemain asal Austria itu sudah melesakkan tujuh gol dan dua assist dalam 16 pertandingan Liga Inggris. Hal ini membuat klub China, Shanghai SiPG, tertarik dengannya.

Mereka siap memberi Arnautovic gaji 300 ribu pound sterling per pekan. Mantan pemain Stoke City itu pun tergoda dan berniat pindah ke sana.

Saat West Ham mengalahkan Arsenal 1-0, akhir pekan lalu, Arnautovic yang ditarik keluar pada babak kedua seperti memberi tanda perpisahan dengan pendukung klubnya.

Marko Arnautovic, Virgil van Dijk
zimbio.com

“Bagaimana suasana hati Arnautovic? Ketika Anda mendapat tawaran yang begitu tinggi, Anda jadi ingin pergi. Dia memiliki kontrak di sini, kita tahu apa yang akan terjadi tentang itu dalam beberapa hari mendatang,” kata Pellegrini di Soccerway.

“Semua orang membicarakan masa depannya. Dia tahu apa pilihan terbaik baginya. Kita akan lihat apa yang terjadi di antara klub. Saya tidak berpikir dia akan menolak untuk bermain.”

Pellegrini juga membahas soal Javier Chicharito Hernandez yang digosipkan ingin meninggalkan West Ham.

“Ada begitu banyak desas-desus tentang pemain yang datang dan pergi dari West Ham. Chicharito adalah bagian dari skuat, dia sayangnya, memiliki dua cedera panjang tetapi dia akan terus menjadi pemain penting bagi kami,” Pellegrini menambahkan.

Pellegrini: Nasri Pegang Peranan Penting di West Ham

Football5star.com, Indonesia – Manajer West Ham United, Manuel Pellegrini, mengatakan bahwa Samir Nasri memiliki peranan yang cukup vital di dalam skuatnya. Ia pun memuji penampilan gemilang dari Nasri di partai melawan Arsenal, Sabtu (12/1).

Nasri menjalani partai Premier League pertamanya bersama The Hammers pada Sabtu (12/1) melawan mantan klubnya, Arsenal. Di partai itu, ia berhasil menunjukkan performa yang gemilang dan mampu mengemas satu assist.

“Kehadirannya berhasil memberikan dampak yang positif. Kami sangat bersyukur bisa memilikinya karena saat ini ada beberapa pemain di posisi gelandang serang yang sedang menderita cedera. Saya sangat mepercayainya di pertandingan melawan Arsenal,” ujar Pellegrini dikutip dari Football London.

Manuel Pellegrini - Samir Nasri - West Ham - Squawka
Squawka

Selain melemparkan pujian kepada Nasri, Pellegrini juga melemparkan pujian kepada bintang muda West Ham, Declan Rice. Menurut Pellegrini, Rice memiliki potensi besar untuk menjadi pemain kelas dunia.

“Saya yakin Declan akan menjadi pemain kelas dunia suatu hari nanti. Dia selalu berhasil menunjukkan penampilan yang baik di setiap pertandingan. Ia juga memiliki teknik yang baik. Hal itu dibuktikan dengan gol yang ia cetak,” kata manajer asal Cile itu.

Kemenangan atas Arsenal membawa West Ham kini duduk di peringkat ke-8 klasemen sementara Premier League. The Hammers berhasil 31 poin dari 22 pertandingan. Pekan depan, mereka akan bertandang ke markas Bournemouth pada partai lanjutan Premier League musim ini.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Lawan Arsenal, Nasri Usung Misi Balas Dendam

Football5star.com, Indonesia – Manajer West Ham United, Manuel Pellegrini, menyatakan laga melawan Arsenal bakal menjadi pembuktian diri bagi Samir Nasri.

West Ham akan menjamu Arsenal pada pekan ke-22 Premier League di Stadion London, Sabtu (12/1/2019). Nasri berpeluang tampil sebagai starter dalam laga ini.

UEFA menghukum Nasri dengan skorsing 18 bulan atas kasus doping pada Februari 2018. Setelah skorsing berakhir, mantan gelandang The Gunners itu hijrah ke West Ham pada bursa transfer musim dingin ini.

“Dia (Nasri) ingin membalas dendam terkait skorsing 12 bulan yang membuat kariernya menurun. Arsenal dan (Manchester) City pernah merekrut dia. Tidak diragukan lagi, kariernya meredup sejak saat itu,” kata Pellegrini, seperti dilansir Sky Sports.

Meski lama absen, Nasri tetap mendapat kepercayaan dari Pellegrini. Pemain berusia 31 tahun itu diyakini bakal kembali bersinar jika kondisi fisiknya 100 persen fit.

Samir Nasri - West Ham United - Premier League - BeinSport

“Saya pikir kami bisa banyak berharap karena dia pemain hebat. Dia terus mendapatkan menit bermain. Saat siap bermain 90 menit, dia bakal kembali menjadi pemain top bersama klub ini,” jelasnya.

Arsenal memboyong Nasri dari Olympique Marseille pada Agustus 2011. Lima musim kemudian, dia hengkang ke Manchester City.

Nasri sempat memperkuat Sevilla dan Antalyaspor sebelum terkena skorsing UEFA. Dia baru tampil selama 58 menit bersama West Ham di Piala FA.

Pellegrini Ungkap Alasan Datangkan Nasri

Banner Football Live Star

Football5star.com, Indonesia – Manajer West Ham United, Manuel Pellegrini mengatakan bahwa Samir Nasri didatangkan untuk menambah dimensi serang anak asuhnya. Ia pun yakin Nasri akan memberikan pengaruh positif di tahun 2019.

Nasri didatangkan dengans status free transfer. Ia tak lagi memiliki klub setelah menjalani skorsing selama 12 bulan karena tersandung masalah doping.

“Samir akan memberikan dimensi baru di lini serang kami. Dia merupakan pemain dengan teknik yang sangat baik serta mampu mengolah bola dengan sangat handal dan mampu membantu kami memenangkan pertandingan-pertandingan penting,” ujar Pellegrini dikutip dari laman resmi The Hammers.

Samir Nasri - West Ham United - Manuel Pellegrini - The Boot Room
The Boot Room

“Dia juga memiliki kenangan yang manis di Premier League. Saya harap, kedatangannya akan memberikan dampak positif untuk kami semua hingga akhir musim 2018-19 mendatang,” imbuh Pellegrini.

Sebelum resmi berlabuh di West Ham, Nasri sempat mengikuti beberapa sesi latihan bersama para penggawa The Hammers. Hal itu disebut Pellegrini sebagai tanda yang sangat positif dari Nasri.

“Dalam beberapa pekan terakhir, ia bekerja dengan sangat keras untuk mengembalikan kondisi fisiknya. Sekarang, ia sudah sangat tak sabar ingin segera kembali bermain di partai kompetitif bersama kami.”

Meskipun menjadi salah satu klub yang paling aktif untuk urusan transfer, The Hammers gagal menunjukkan performa yang konsisten musim ini. Marko Arnautovic dkk saat ini masih berada di peringkat ke-11 dengan raihan 27 poin dari 20 pertandingan.

Pellegrini Yakin Arnautovic Tak Akan Pergi

Banner Football Live StarFootball5star.com, Indonesia – Pelatih West Ham United, Manuel Pellegrini, mengatakan bahwa Marko Arnautovic sama sekali tak berniat pergi dari London Stadium. Ia mengatakan bahwa Arnautovic saat ini merasa sangat bahagia bersama West Ham.

Dalam beberapa pekan terakhir, Arnautovic dikabarkan akan pergi dari West Ham di bursa transfer musim panas mendatang. Chelsea dikabarkan siap menampung penggawa Timnas Austria tersebut.

“Setiap pesepak bola tentunya ingin bermain di klub besar. Namun, saya rasa Marko bukanlah pemain seperti itu. Saat ini, ia hanya memikirkan West Ham dan ingin terus menunjukkan penampilan terbaiknya di semua pertandingan,” ujar Pellegrini dikutip dari Bleacher Report.

Marko Arnautovic - Manuel Pellegrini - West Ham United - 90min
90min.in

Sang pemain pun juga sudah menyangkal isu tersebut. Selepas partai Nations League melawan Irlandia Utara, Arnautovic mengaku tidak begitu memperdulikan masa depannya bersama The Hammers.

“Saya tak ingin membicarakan hal tersebut. Saat ini, saya hanya memikirkan pertandingan selanjutnya melawan Manchester City. Saya tak terlalu peduli akan masa depan saya,” ujar Arnautovic kepada Sky Sports,

Arnautovic didatangkan West Ham pada musim panas 2017 lalu. Demi mendatangkan pemain 29 tahun itu, The Hammers rela mengeluarkan dana sebesar 20 juta Poundsterling.

Selama dua musim bermain di London Stadium, Arnautovic berhasil 16 gol dan sembilan assist dari 46 pertandingan. Namun, ia belum mampu membawa The Hammers tampil gemilang di Premier League.

Musim lalu, Mark Noble dkk mengakhiri musim di peringkat ke-13. Musim ini, anak asuh Pellegrini masih terjebak di peringkat ke-13 dan baru meraih tiga kemenangan, tiga imbang dan enam kekalahan dari 12 partai.

Zabaleta Yakin Nasri Cocok untuk West Ham United

Banner Football Live Star

Football5star.com, Indonesia – Samir Nasri kini tengah menjalani latihan bersama West Ham United setelah 18 bulan tak bersentuhan dengan sepak bola. Bagi Pablo Zabaleta, jika memang nanti Nasri bergabung dengan West Ham, mantan pemain Arsenal itu akan cocok untuk West Ham.

Keduanya pernah berseragam Manchester City. Pun juga dengan manajer West Ham kali ini, Manuel Pellegrini yang sempat menangani The Citizens selama tiga tahun, sejak 2013 hingga 2016. Jika nantinya Nasri bergabung dengan West Ham, ketiga orang ini akan menjadi poros kekuatan The Hammers.

“Manuel (Pellegrini) sangat tahu Samir karena mereka pernah bersama di Manchester City. Kami membutuhkan pemain berkualitas, terutama karena kami kehilangan dua pemain kunci yang membawa kualitas ke dalam tim ini. Manuel Lanzini yang cedera di musim panas sebelum Piala Dunia. Lalu Jack Wilshere yang juga cedera,” ungkapnya dikutip Football5star dari Sky Sport.

Zabaleta merasa tak ada yang perlu diragukan dari kualitas manta rekannya tersebut. Nasri bisa membantu tim untuk membangun serangan.

“Saat memegang bola, dia (Nasri) fantastis. Dia salah satu pemain yang bisa menjaga penguasaan bola. Ia juga bisa bermain di antara garis untuk membantu lini depan membuat peluang,” tambahnya.

Samir Nasri sevillafc es
Getty Images

Nasri dihukum 18 bulan tak boleh bermain lantaran ia tertangkap melakukan doping. Ia menggunakan infus di sebuah klinik di Los Angeles pada tahun 2016 ketika sedang berlibur. Hal tersebut melanggar peraturan Badan Anti-Doping Dunia (WADA).

“Samir butuh sedikit waktu. Dia belum berlatih lebih dari setahun tetapi kadang-kadang para pemain itu secara teknis sangat bagus sehingga dia mungkin perlu lebih fokus pada meningkatkan kebugarannya. Mudah-mudahan dia bisa mencapai tingkat kebugaran terbaiknya. Dia harus merasa baik secara fisik karena kita tahu bahwa Liga Premier sangat menuntut ketahanan fisik,” pungkasnya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Setelah Absen Lama, Nasri Segera Merumput

Banner Football Live Star

Football5star.com, Indonesia – Kabar menyenangkan datang dari Samir Nasri. Nasri yang absen lama akibat hukuman doping, dikabarkan akan segera kembali merumput.

Pemain berusia 31 tahun tersebut menggunakan infus di sebuah klinik di Los Angeles pada tahun 2016 ketika sedang berlibur. Hal tersebut melanggar peraturan Badan Anti-Doping Dunia (WADA). Ia awalnya dihukum enam bulan tak boleh bermain. Namun Komisi Pengawas Etika dan Disiplin UEFA melakukan banding dan memutuskan ia dihukum 18 bulan.

Hukuman untuk Nasri sendiri berlaku sejak 1 Juli 2017. Jika dihitung kembali, maka hukuman untuk legenda Arsenal ini akan berakhir pada November 2018. UEFA sendiri menyebut Nasri telah diperbolehkan kembali berlatih pada November tahun ini.

Kabar terbaru, West Ham United telah meminta Nasri bergabung. Ia akan mendapatkan kontrak berdurasi enam bulan dengan opsi perpanjangan satu musim jika ia mampu mengangkat permainan tim.

SamirNasri Sevilla Berita Bola Football5star
Zimbio

Di West Ham United, ia akan bereuni dengan mantan pelatihnya saat masih berseragam Manchester City, Manuel Pellegrini. Secara kontrak, pemain berkebangsaan Prancis ini sebelumnya telah dilepas oleh The Citizens dan bergabung denagn klub Turki, Antalyaspor pada musim lalu. Namun kontraknya diputus pada 31 Januari 2018. Jika nantinya ia berseragam West Ham United, ia akan bergabung secara resmi pada Januari 2019.

Selama berseragam Manchester City, Nasri dua kali mengangkat trofi Liga Primer Inggris di tahun 2012 dan 2014. Ia juga mendapatkan trofi Piala Liga di tahun 2014.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Lopetegui dan Para “Korban” Era Perez di Madrid

Banner Football Live Star
Football5star.com, Indonesia – Era Florentino Perez di Real Madrid kembali menelan korban. Senin (29/10/2018), Julen Lopetegui harus mengemasi kopernya dari Santiago Bernabeu.

Lopetegui dipecat menyusul kekalahan 1-5 dari Barcelona pada Jornada ke-10 La Liga di Camp Nou satu hari sebelumnya. Mantan pelatih timnas Spanyol itu hanya bertahan selama sekitar empat bulan sebagai pelatih Los Blancos.

Isu pemecatan Lopetegui memanas setelah Madrid tersungkur di El Clasico pada akhir pekan lalu. Dalam tujuh laga terakhir di bawah kendalinya, Sergio Ramos dkk hanya meraih satu kemenangan dan kalah lima kali.

Usai menghadapi Barcelona, Lopetegui sempat menegaskan keyakinannya untuk membawa Madrid kembali bangkit. “Pelatih bertanggung jawab sepenuhnya,” tuturnya, seperti dilansir laman resmi klubu. “Saya yakin bahwa kami akan jauh lebih baik pada paruh kedua musim ini.”

Apesnya, Perez tak lagi bisa bersabar kepada Lopetegui. Dia memutuskan untuk memutus kontrak sang entrenador dan menunjuk Santiago Solari sebagai pelatih interim.

Selama dua periode menjabat sebagai Presiden Real Madrid (2000-2006 & 2009-sekarang), Florentino Perez dikenal tak segan memecat pelatih. Sekalipun keputusan tersebut dia tetapkan pada pertengahan musim.

Vicente Del Bosque menjadi “korban” pertama Perez. Dia didepak setelah mempersembahkan trofi La Liga dan Piala Interkontinental pada akhir musim 2002-03.

 

Para Pelatih “Korban” Era Florentino Perez di Real Madrid:

vicente del bosque-real madrid-Airtel Uganda Football
Vicente Del Bosque dipecat Real Madrid pada musim panas 2003. Foto: Airtel Uganda Football

Vicente Del Bosque
23 Juni 2003 (Dipecat)
Prestasi:
2 La Liga
1 Piala Super Spanyol
2 Liga Champions
1 Piala Super Eropa
1 Piala Intercontinental

 

 

 

Florentino Perez dan Carlos Queiroz-Real Madrid-Goal
Florentino Perez dan Carlos Queiroz. Foto: Goal

Carlos Queiroz
25 Juni 2003 – 24 Mei 2004 (Dipecat)
Prestasi:
1 Piala Super Spanyol

 

 

 

 

 

Jose Antonio Camacho, Real Madrid, Florentino Perez
Jose Antonio Camacho (Kiri). Foto: theScore.com

Jose Antonio Camacho
25 Mei 2004 – 20 September2004 (Mengundurkan diri)
Prestasi:

 

 

 

 

Mariano García Remón-Real Madrid-elmundo_es
Mariano García Remón. Foto: elmundo_es

Mariano García Remón
20 September2004 – 30 Desember 2004 (Dipecat)
Prestasi:

 

 

 

 

Vanderlei Luxemburgo-Real Madrid-These Football Times
Vanderlei Luxemburgo. Foto: These Football Times

Vanderlei Luxemburgo
30 Desember 2004 – 4 Desember 2005 (Dipecat)
Prestasi:

 

 

 

 

Pellegrini: Hasil Imbang Bagi Madrid Adalah Kesalahan

Banner Footbal Live Star-Football5star

Football5star.com, Indonesia – Manuel Pellegrini, mantan pelatih Real Madrid angkat suara terkait isu pemecatan Julen Lopetegui. Pellegrini menjadi juru latih Los Blancos pada musim 2009-2010. Baginya, Madrid adalah klub spesial yang perlu dirawat dengan spesial, berbeda dengan klub lain.

Kondisi Real Madrid di bawah asuhan Lopetegui memang tak bagus. Mereka belum bisa kembali memetik kemenangan dalam empat laga terakhir di semua ajang. Lebih parah lagi, di empat laga tersebut, tak sekalipun Gareth Bale dan kolega mencetak gol.

“Tekanan sebagai pelatih di Real Madrid sama untuk semua orang. Klub ini rumit untuk dilatih, karena hasil imbang bisa membuat alarm berbunyi,” ujarnya dikutip Football5star dari El Larguero.

Karier Pellegrini di Madrid hanya berjalan satu musim. Saat itu, klub yang ia latih mendapatkan 96 poin, jumlah poin terbesar yang pernah diraih Real Madrid saat itu. Meskipun begitu, mereka gagal menjadi juara LaLiga lantaran Barcelona, sang rival abadi mereka mendapatkan 99 poin.

Florentino Perez, Presiden Los Blancos memberikan ultimatum kepada Pellegrini, jika gagal membawa Si Putih menjadi juara LaLiga, maka ia akan dipecat. Janji tersebut ditepati oleh Perez yang langsung memecat Pellegrini di akhir musim yang digantikan oleh Jose Mourinho.

real madrid football5star zimbio
zimbio.com

Performa buruk yang ditunjukkan Los Blancos tak membuat Pellegrini pesimis. Baginya, Lopetegui akan membawa Los Merengues keluar dari tren buruk. Ia akan menggunakan pengalamannya selama membesut Timnas Spanyol ke dalam skuat Madrid.

“Lopetegui memiliki pengalaman yang ia dapatkan saat melatih Spanyol. Ia akan membuat Madrid lepas landas dengan aman. Terlebih lagi, para pemain mereka merupakan pemain kelas dunia.”

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Berjasa untuk Malaga, Pellegrini Diabadikan Jadi Nama Jalan

Football5star.com, Indonesia – Manuel Pellegrini menerima penghargaan besar dari mantan klubnya, Malaga. Nama pelatih asal Chile ini dijadikan sebagai nama jalan di kota Malaga.

Jasa Pellegrini bersama Malaga memang tidak perlu diragukan lagi.  Ia membawa klub asal Andalusia itu bertengger di peringkat empat LaLiga musim 2011-2012 dan berlaga di Liga Champions setahun kemudian. Hebatnya lagi, Malaga dibawa hingga babak perempat final, yang menjadi capaian terbaik klub sepanjang sejarah.

Kendati sudah tujuh tahun berlalu, dewan kota setempat nyatanya tidak lupa dengan pelatih yang kini menangani West Ham United tersebut. Sebuah bundaran yang terletak di kawasan Costa del Sol pun resmi berubah nama menjadi “Glorieta Manuel Pellegrini”.

manuel pellegrini
goal.com

“Mereka punya tiga tahun yang luar biasa. Saya sangat senang pada tim ini untuk naik lagi ke LaLiga. Itu jadi tempat seharusnya untuk Malaga,” ujar Pellegrini seperti dikutip Football5star.com dari situs Malaga, Selasa (10/10/2018).

Sejak kepergian pelatih 65 tahun itu, performa klub yang bermarkas di La Rosaleda itu terus menukik tajam tiap musimnya. Puncaknya terjadi pada musim lalu ketika mereka terdegradasi ke Segunda Division setelah menempati peringkat paling bawah LaLiga.

Walau begitu, klub yang kini dilatih Juan Muniz itu sepertinya akan segera kembali ke kasta tertinggi Spanyol. Pasalnya saat ini mereka berada di peringkat satu Segunda dengan raihan 19 poin, terpaut dua angka dari Granada yang ada di bawahnya.

Pellegrini, Pelatih Pertama yang Menang di Hari Jadinya

Banner Footbal Live Star-Football5star

 

Football5star.com, Indonesia – 16 September 2018 akan menjadi hari yang tak pernah dilupakan manajer West Ham United, Manuel Pellegrini. Ia sukses meraih kemenangan pertama bersama The Hammers musim ini tepat di hari jadinya yang ke-65.

Pellegrini baru saja ditunjuk West Ham sebagai manajer anyar musim ini. Namun, pengalaman dan pemain bintang yang dimiliki belum mampu membawa klub London itu meraih kemenangan di empat laga awal.

Mereka bolak-balik dikalahkan Liverpool, Bournemouth, Arsenal, hingga Wolverhampton Wanderers. Ancaman serupa sempat dirasakan jelang melawat ke markas Everton. Namun, dewi fortuna kini berpihak pada Pellegrini.

Pelatih asal Chile itu sukses mempermalukan tuan rumah dengan skor 3-1. Andriy Yarmalenko memborong dua gol pada babak pertama. Sedangkan satu gol lagi dibuat oleh Marko Arnautovic di babak kedua.

Menang perdana di hari ulang tahunnya tentu menambah cerita manis Pellegrini di Goodison Park. “Ulang tahun adalah hal terakhir yang saya pikirkan. Saya lebih khawatir pada permainan tim karena kami terus dihantui hasil buruk,” katanya kepada Sky Sports, Minggu (16/9/2018).

Hasil ini membuat Pellegrini menjadi manajer pertama Premier League yang meraup tiga angka di hari jadinya. Ia kini sejajar dengan mantan pelatih Arsenal, Arsene Wenger, yang sempat membuat catatan serupa musim lalu.

Menariknya, kemenangan Wenger di hari ulang tahunnya juga terjadi saat melawan Everton. Ia sukses mempermalukan tuan rumah dengan skor 5-2 pada 22 Oktober 2017.

Manajer West Ham Tak Habis Pikir Arsenal Buang Wilshere

Banner Footbal Live Star-Football5star

Football5Star.com, Indonesia – Manajer West Ham United, Manuel Pellegrini, mengaku masih tak habis pikir Jack Wilshere dilepas oleh Arsenal. Padahal, menurut pengamatannya, gelandang berumur 26 tahun selalu menjadi pemain kunci saat The Gunners berhadapan dengan tim yang diasuhnya.

Hal itu diungkapkan Pellegrini jelang laga Arsenal vs West Ham di Stadion Emirates pada pekan ke-3 Premier League. Laga itu akan jadi yang pertama bagi Wilshere menghadapi mantan klubnya.

Jack Wilshere diyakini belum habis oleh Manuel Pellegrini.
thesun.co.uk

“Saya tiga tahun melawan Arsenal di sini. Sebelumnya, bersama Villarreal di Liga Champions. Jack selalu menjadi pemain yang tampil sangat bagus. Saya tak tahu alasan dia menyudahi kontraknya bersama Arsenal. Saya juga tak tahu alasan Arsenal membiarkan dia datang ke sini,” terang Pellegrini, Kamis (23/8/2018), seperti dikutip Football5Star.com dari Goal.

Pria asal Cile itu tak sependapat bila sang gelandang dianggap sudah habis. Dia sangat yakin pemainnya itu akan kembali bangkit dan menunjukkan kelas yang sebenarnya.

“Ya, saya yakin akan hal itu,” kata Pellegrini saat ditanya kemungkinan Wilshere menunjukkan performa seperti saat Arsenal melawan Barcelona pada 2011.

Terkait permainan dan posisi ideal bagi sang gelandang, Pellegrini punya satu pandangan. Dia menilai Wilshere punya potensi untuk menjadi seperti Andrea Pirlo.

“Di sepak bola, ada banyak hal yang bisa dilakukan. Ingat Juventus. Sekitar empat atau lima tahun lalu, mereka bermain dengan satu gelandang kunci, yakni Andrea Pirlo,” papar dia. “Pirlo sama dengan Jack. Keduanya punya karakteristik yang sama.”

Lebih jauh, pelatih yang membawa Villarreal lolos ke semifinal Liga Champiosn 2005-06 itu tetap meyakini sang gelandang sebagai pemain yang bisa menentukan hasil pertandingan. Jika diberi kepercayaan memegang kendali saat menguasai bola, Wilshere bisa menghadirkan petaka bagi lawan.