Marek Hamsik: Harusnya Slowakia Bisa Petik Satu Poin

gamespool
Marek Hamsik: Harusnya Slowakia Bisa Petik Satu Poin 4

Football5star.com. Indonesia – Kekalahan Slowakia atas Swedia membuat Marek Hamsik kecewa berat. Di mata Hamsik, 1-0 untuk Swedia bukanlah hasil yang adil.

Gol Emil Forsberg menjadi satu-satunya pembeda di laga Swedia vs Slowakia. Kekalahan ini membuat skuat besutan Stefan Takovic harus mengalahkan Spanyol di partai pamungkas grup E agar bisa memastikan tempat di babak 16 besar.

“Tentu kami sangat menyayangkan kekalahan ini. Jika saya mereka tidak mencetak gol penalti, kami mungkin pertandingan akan berakhir imbang dan kami bakal meraih poin penting,” tutur Marek Hamsik dikutip football5star dari laman resmi UEFA.

Marek Hamsik - swedia - uefa. com 2
uefa.com

“Kami bermain cukup pasif sepanjang babak kedua. Keputusan tersebut membuat kami harus menerima konsekuensi yang cukup fatal,” sambung pemain berusia 33 tahun itu.

Meski gagal mengalahkan Swedia, Hamsik tetap merasa percaya diri dengan kemampuan rekan-rekannya. Ia yakin Slowakia bakal membuat Spanyol kerepotan pada partai pamungkas grup E.

“Kami masih punya peluang lolos ke babak 16 besar. Kami harus bisa memulihkan kondisi agar bisa menunjukkan performa terbaik di pertandingan selanjutnya.”

“Spanyol adalah tim unggulan di grup ini dan salah satu tim favorit untuk menjadi juara Euro 2020. Pertandingan nanti akan sangat menantang untuk kedua tim,” tutup Hamsik.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Marek Hamsik Ingin Ibrahimovic Bela Swedia di Euro 2020

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Performa apik Zlatan Ibrahimovic bersama AC Milan membuat banyak pihak percaya dirinya masih layak bermain di Euro 2020. Salah satunya legenda Napoli, Marek Hamsik.

Pada usia yang sudah 39 tahun, Zlatan Ibrahimovic menjadi panutan Marek Hamsik. Ia ingin mengikuti jejak bomber AC Milan dengan terus bermain di level tertinggi hingga usia nyaris kepala empat.

Saat ini Hamsik berumur 34 tahun. Dengan umurnya ini dia telah meraih banyak hal di sepak bola dan sekarang memulai petualangan baru bersama klub Swedia, IFK Goteborg.

Marek Hamsik - Napoli - Dalian Yifang - Il Mattino as roma
Il Mattino as roma

“Saya belum berpikir untuk pensiun. Saya melihat sosok Ibra yang masih bemain hingga sekarang. Itu sangat luar biasa. Dia benar-benar menginspirasi saya dan semua orang Swedia dan pemain lainnya,” kata Hamsik seperti dikutip Football5star dari Football Italia, Sabtu (13/3/2021).

“Bermain di level tertinggi pada usia 39 tahun adalah sesuatu yang hebat. Dia punya fisik dan tubuh luar biasa. dia menjalani musim yang hebat, mencetak banyak gol. Saya harap dia bisa membanti timnas Swedia. Saya ingin melihatnya di Euro 2020,” sambung sang gelandang/.

Keinginan Marek Hamsik bisa saja terwujud. Kendati Ibrahimovic sudah pensiun sejak 2018 lalu dia berpeluang comeback ke timnas dan bermain di Euro 2020. Kemungkinan ini dibenarkan oleh pelatihnya, Janne Andersson, yang telah menemui sang bomber beberapa waktu lalu.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Marek Hamsik Berhasrat Kembali ke Liga Italia

gamespool
Marek Hamsik Berhasrat Kembali ke Liga Italia 11

Football5star.com, Indonesia – Gelandang anyar IFK Goteborg, Marek Hamsik, mengaku masih ingin kembali bermain di Liga Italia sebelum mengakhiri karier profesionalnya. Meski menyimpan hasrat tersebut, Hamsik tetap berjanji bakal memberikan performa terbaik untuk IFK Goteborg.

Hamsik diresmikan sebagai pemain anyar IFK Gotbeorg pada Selasa (9/3) dinihari WIB. Ia memilih merapat ke Swedia setelah meninggalkan klub Liga Super Cina, Dalian Professional.

“Saya tak pernah mengatakan tak akan kembali bermain di Italia. Saya tak mau menutup pintu karena saya lama menghabiskan waktu di sana,” ujar Marek Hamsik dikutip football5star dari laman Football Italia.

Marek Hamsik - Liga Italia - IFK Goteborg - Dagens Nyheter
Dagens Nyheter

“Italia memiliki tempat spesial di dalam hati saya. Saya memiliki rumah kedua di sana. Jika ada kesempatan, tentu saya ingin kembali bermain di Liga Italia. Tapi, saya tak mau terlalu fokus memikirkan hal tersebut.”

“Saat ini, saya baru meneken kontrak bersama IFK Goteborg. Saya akan berusaha menunjukkan performa maksimal di sini. Setelah itu, baru saya bisa berandai-andai,” kata Hamsik menambahkan.

Lebih lanjut, Hamsik juga membeberkan alasannya memilih hijrah ke Swedia. Ia mengatakan bahwa IFK Goteborg merupakan satu-satunya klub yang tertarik menggunakan jasanya.

“IFK merupakan satu-satunya klub yang tertarik menggunakan jasa saya. Mereka benar-benar serius dan tak membutuhkan waktu lama untuk memberikan tawaran. Selain itu, saya juga tak sedang mempertimbangkan tawaran lain,” tandas Hamsik.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

RESMI! Marek Hamsik Gabung Klub Swedia

gamespool
RESMI! Marek Hamsik Gabung Klub Swedia 14

Football5star.com, Indonesia – Klub Liga Swedia, IFK Goteborg, resmi mengumumkan kedatangan Marek Hamsik pada Selasa (9/3) dinihari WIB. Hamsik merapat ke Swedia setelah kontraknya bersama Dalian Professional berakhir.

Hamsik menandatangani kontrak jangka pendek hingga Agustus 2021. Namun, ia berjanji bakal memberikan performa terbaiknya selama lima bulan ke depan.

“Saya sangat senang bisa berada di sini. Jujur, saya sempat sangat kaget dengan kualitas fasilitas latihan di sini,” ujar Marek Hamsik dikutip football5star dari laman resmi klub.

“Semua orang tahu saya hanya menandatangani kontrak jangka pendek di sini. Tapi, saya berjanji akan memberikan performa terbaik dan membantu tim mencapai target,” kata Hamsik menambahkan.

Kedatangan Hamsik membuat direktur olah raga IFK Goteborg, Pontus Farnerud girang. Ia mengaku langsung terkesima dengan sifat Hamsik dan tak berpikir panjang ketika memberikan kontrak.

“Kami memiliki komunikasi yang sangat baik semenjak kontak pertama beberapa waktu lalu serta memiliki kesamaan filosofi sepak bola. Hamsik memiliki motivasi besar untuk bersinar di sini,” ujar Farnerud.

Sebelum merapat ke Swedia, Hamsik sempat menghabiskan dua tahun bersama Dalian Professional. Pemain berpaspor Slowakia itu gagal menunjukkan performa terbaik karena cuma mampu menyumbang empat gol serta lima assist dari 45 penampilan di semua kompetisi.

Hamsik menjadi nama terbaru yang pergi dari Cina. Sebelumnya, Liga Super Cina sudah kehilangan sejumlah nama besar seperti Hulk, Joao Miranda serta Salomon Rondon.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Marek Hamsik Takjub Lihat Kehebatan Napoli Bersama Gattuso

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Kesuksesan Napoli menjuarai Coppa Italia musim ini membuat legenda mereka, Marek Hamsik, takjub. Ia juga menyanjung Gennaro Gattuso yang telah membuat perubahan signifikan dalam tim.

Napoli baru saja memenangi Coppa Italia setelah mengalahkan Juventus dalam adu penalti. Bagi klub, ini jadi trofi pertama mereka setelah enam tahun terakhir. Sedangkan untuk sang pelatih ini merupakan gelar pertamanya.

Bagi Marek Hamsik, Gennaro Gattuso telah membuat banyak perubahan dalam tim. Hal ini juga didukung oleh para pemain yang selalu mengikuti apa keinginan legenda AC Milan tersebut.

Marek Hamsik - Napoli - South China Morning Post
The Star Morning Post

“Ada kekompakan yang dirasakan orang-orang yang bermain sepak bola. Solidaritas yang terlihat di lapangan jelas merupakan hasil dari keinginan mereka untuk berjuang bersama demi sebuah tujuan. Bermain melawan mereka tidak mudah,” ujar Hamsik kepada Il Mattino, Minggu (21/6/2020).

“Saya melihat mereka sebagai tim yang selalu mengikuti keinginan Gattuso yang memainkan permainan sesuai dengan ekspresi dan ide-ide pelatih. Dia adalah orang yang sangat serius dan mengatakan apa adanya. Itulah alasan kenapa saya pikir saya bisa menjadi luar biasa di sana,,” imbuhnya.

Pemain yang kini memperkuat Dalian Yifang di Liga Super Cina membenarkan bahwa awal kedatangan mantan pelatih Palermo ke San Paolo tidak berjalan lancar. Namun, ia berhasil memanfaatkan jendela transfer Januari dengan sangat bagus.

“Tim memiliki beberapa masalah saat Gattuso tiba dan mereka terus berjuang untuk menemukan langkah yang tepat. Dan salah satu faktor kebangkitannya adalah mendatangkan pemain baru di Januari. Ada Stanislav Lobotka di sana yang menjadi andalan baru pelatih,” tutup Marek Hamsik.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Marek Hamsik Senang Dries Mertens Patahkan Rekor Golnya

dinasti
Marek Hamsik Senang Dries Mertens Patahkan Rekor Golnya 20

Football5Star.com, Indonesia – Rekor gol Marek Hamsik di Napoli akhirnya dipatahkan oleh Dries Mertens saat pemain asal Belgia itu mencetak gol ke gawang Inter dalam laga semi final Coppa Italia, Minggu (14/6/20). Hal itu membuat Hamsik senang.

Hamsik merupakan topskor Napoli dengan perolehan 122 gol dan Mertens baru sajak mencetak gol yang ke-123 saat melawan Inter dan juga membuat Partenopei lolos ke babak final Coppa Italia. Agen dari Hamsik, Juri Venglos, mengkonfirmasi bahwa agennya senang akan hal itu.

“Dries dan Marek teman dekat. Saya tahu pasti Marek sangat senang dengan Mertens yang memecahkan rekornya. Bagaimanapun juga, Hamsik sangat senang berada di posisi kedua dalam ranking yang spesial ini. Hamsik akan menonton laga final Napoli vs Juventus pada hari Rabu,” ucap Venglos seperti dilansir Football5Star.com dari Radio Kiss Kiss.

Venglos melanjutkan, “dia akan mendukung Napoli, tentu saja. Antara lain, itu adalah permainan yang ia mainkan di Roma melawan Juventus sendiri, saat dia menangkan Coppa Italia (2012).”

Saat ditanya apakah Marek Hamsik akan kembali ke Napoli, sang agen berkata kemungkinan hal itu bisa terjadi.

“Marek ingin bermain beberapa tahun lagi, mungkin 2-3. Menurut saya, dia bisa kembali ke Slovakia begitu dia pensiun, sama seperti dia bisa kembali ke Napoli karena Naples juga adalah rumahnya. Tentu saja dia akan senang. Saya tidak tahu posisi apa yang akan dia isi. Kami harus membicarakannya dan mendiskusikannya dengan klub, tapi itu bisa saja terjadi,” ujar Venglos.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Marek Hamsik akan Kembali ke Napoli

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Legenda asal Slowakia, Marek Hamsik, dipastikan akan kembali ke Napoli pada partai melawan Atalanta, Kamis (31/10) dinihari WIB. Hamsik dijadwalkan akan mengucapkan sepatah dua patah kata beberapa saat sebelum laga Napoli vs Atalanta digelar.

Kesempatan tersebut merupakan kali pertama Hamsik kembali ke Napoli semenjak ia hengkang ke Dalian Yifang. Agen dari Hamsik, Juri Venglos, pun yakin para suporter yang hadir di Stadio San Paolo akan memberikan sambutan hangat kepada sang klien.

“Ya, Marek Hamsik akan mengucapkan sepatah dua patah kata beberapa saat sebelum partai Napoli vs Atalanta digelar. Kesempatan nanti akan menjadi momen yang sagnat indah untuk Hamsik, yang sudah menorehkan namanya di sejarah klub,” ujar Juri Venglos kepada Radio Kiss Kiss Napoli.

Marek Hamsik - Napoli - South China Morning Post - Atalanta
South China Morning Post

“Selain itu, saya yakin para suporter juga akan merasa sangat senang. Karena, mereka akan kembali melihat mantan kapten Napoli, serta penceteak gol terbanyak dalam sejarah klub,” sambung Venglos menambahkan.

Saat ini, Hamsik memang masih tercatat sebagai pencetak gol terbanyak untuk I Partenopei. Pemain 32 tahun itu berhasil menyumbangkan 121 gol dari 520 penampilannya untuk I Partenopei. Namun, catatan tersebut diprediksi akan dipatahkan oleh Dries Mertens yang saat ini mengoleksi 116 gol.

“Hamsik tak akan marah apabila rekornya berhasil dipatahkan oleh Mertens. Hal itu merupakan sesuatu yang normal. Ia malah akan sangat senang apabila Mertens berhasil mematahkan rekornya dengan mencetak banyak gol ke gawang Atalanta nanti,” tandas Venglos.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Dries Mertens Ingin Secepatnya Lewati Rekor Marek Hamsik

Banner live dan podcast baru

Football5Star.com, Indonesia – Sikap tak cepat berpuas diri ditunjukkan Dries Mertens. Setelah melewati koleksi 115 gol Diego Maradona bersama Napoli, dia langsung menetapkan target baru. Itu adalah mematahkan rekor gol milik Marek Hamsik, sang pemain tersubur Napoli.

Saat Napoli menang 3-2 di kandang Red Bull Salzburg pada matchday III Liga Champions, Kamis (24/10/2019) dini hari WIB, Dries Mertens tampil gemilang. Dia mencetak dua gol dan satu assist. Tambahan dua gol membuat koleksinya kini menjadi 116 gol atau satu gol lebih banyak dari koleksi Diego Maradona.

Koleksi gol Dries Mertens di Napoli kini hanya kalah dari Marek Hamsik.
bgnesagency.com

“Aku sangat senang dengan dua gol yang kucetak ini karena aku sedikit lagi berada dalam sejarah Napoli. Itu tentu saja membuatku bangga,” kata Dries Mertens soal pencapaiannya melampauai rekor gol Diego Maradona seperti dikutip Football5Star.com dari Le Soir.

Secara lebih tegas, pemain timnas Belgia itu menyatakan ambisi besarnya melewati rekor 121 gol milik Marek Hamsik. Hanya terpaut lima gol dari pemain yang kini membela Dalian Yifang di Liga Super Cina itu, dia sangat optimistis. Tanpa ragu, dia pun menetapkan tenggat untuk menjadi pemain tersubur Napoli.

“Aku telah melewati Diego yang menjadi idola kota ini. Sekarang, aku berharap dapat menyamai Marek juga. Aku tak mengatakan apa pun kepada Marek, tapi aku berharap secepatnya melewati dia. Mungkin sebelum Natal,” ujar Dries Mertens lagi.

Berdasar pernyataan itu, Dries Mertens kini punya 12 laga untuk mematahkan rekor gol milik Marek Hamsik di Napoli. Tentu saja itu sangat realistis. Pasalnya, dia musim ini telah membukukan tujuh gol dalam 10 pertandingan bagi tim asuhan Carlo Ancelotti pada semua ajang.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Hamsik Tak Tutup Peluang Kembali ke Napoli

Football5star.com, Indonesia – Marek Hamsik tidak menutup peluang untuk kembali ke Napoli. Namun, dengan usianya yang sudah 32 tahun, ia tidak tahu apakah masih bisa berguna bagi klub berjulukan I Partenopei.

Marek Hamsik merupakan pemain yang telah meninggalkan Napoli dan bergabung dengan klub asal Cina, Dalian Yifang. Meski sudah hengkang hampir satu tahun lalu, gelandang berusia 32 tahun itu masih tercatat sebagai pemain dengan jumlah penampilan dan gol terbanyak bersama Partenopei.

Ya, Hamsik merupakan pemain yang bisa mencatatkan 520 penampilan bersama Napoli. Ia juga punya catatan 121 gol, melewati catatan legenda Diego Maradona (115 gol).

Marek Hamsik - Napoli - Dalian Yifang - Il Mattino as roma
zimbio.com

Catatan tersebut jelas menunjukkan besarnya kontribusi Hamsik di I Partenopei. Kini tim besutan Carlo Ancelotti masih belum bisa menemukan konsistensi meraih kemenangan.

Hal tersebut tentu dapat mengganggu upaya I Partenopei untuk memenangi gelar Liga Italia. Sebagai mantan kapten, Hamsik tentu masih mengikuti perkembangan Napoli. Bahkan, baru-baru ini gelandang gaek itu kembali dikait-kaitkan kembali dengan klub yang bermarkas di Stadion San Paolo.

“Saya tidak tahu jika sekarang saya masih berguna buat Napoli. Saya tentu tidak menutup peluang kembali dan membantu mereka,” kata Hamsik dikutip Football5star.com dari Football Italia.

“Namun, saya akan mengatakan bahwa sudah menandatangani kontrak tiga tahun di Cina. Jadi, saya pikir, saya akan tetap di sana,” ucapnya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Hamsik Tetap Yakin Napoli Sukses Musim Ini

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Mantan kapten Napoli, Marek Hamsik, berusaha memberikan dukungannya terhadap klub berjulukan I Partenopei. Ia yakin tim besutan Carlo Ancelotti mampu memenangi gelar Liga Italia musim ini.

Marek Hamsik merupakan pemain yang telah meninggalkan Napoli dan bergabung dengan klub asal Cina, Dalian Yifang. Meski sudah hengkang hampir satu tahun lalu, gelandang berusia 32 tahun itu masih tercatat sebagai pemain dengan jumlah penampilan dan gol terbanyak bersama Partenopei.

Ya, Hamsik merupakan pemain yang bisa mencatatkan 520 penampilan bersama Napoli. Ia juga punya catatan 121 gol, melewati catatan legenda Diego Maradona (115 gol).

Marek Hamsik-Napoli
twitter/en_sscnapoli

“Segala sesuatunya berjalan baik di Cina. Musim akan segera berakhir, berarti hampir satu tahun. Saya juga sudah mulai terbiasa dengan banyak hal di sini,” kata Hamsik seperti dikutip Football5star.com dari Football Italia.

Musim ini, anak asuh Carlo Ancelotti belum bisa menemukan konsistensi meraih kemenangan di Serie A. Dalam tujuh laga pertama mereka hanya bisa menuai 4 kemenangan, 1 seri, dan 2 kalah.

Kendati demikian, sebagai mantan pemain Hamsik tetap optimistis dengan peluang I Partenopei. Ia tetap yakin mereka bisa sukses musim ini.

“Meninggalkan Napoli adalah keputusan saya. Namun, klub ini akan selalu ada di hati,” ujar Hamsik.

“Tim Napoli sekarang mampu memenangi Scudetto. Mereka juga bisa melangkah jauh di Liga Champions. Mereka bisa melakukan segalanya,” ucapnya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Dries Mertens Bernafsu Patahkan Rekor Gol Marek Hamsik

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Penyerang andalan Napoli, Dries Mertens, mengaku ingin terus bertahan di Stadio San Paolo hingga tahun-tahun mendatang dan memecahkan banyak rekor. Hal itu menjadi alasannya tetap menandatangani kontrak anyar bersama I Partenopei.

Saat ini, Dries Mertens sudah berhasil melewati catatan gol Diego Maradona di ajang Serie A. Saat ini, satu rekor yang ia ingin pecahkan adalah, top skorer sepanjang masa Napoli. Rekor tersebut masih berada di tangan Marek Hamsik dengan koleksi 121 gol di semua kompetisi.

Saat ini, Mertens sudah berhasil mencetak 109 gol untuk I Partenopei di semua kompetisi. Tertinggal 12 gol dari tekot gol Hamsik. Apabila bisa tampil konsisten pada musim 2019-20 nanti, maka Mertens diprediksi akan bisa mematahkan rekor milik Hamsik.

Dries Mertens - Napoli - Goal
Goal

“Bermain untuk Napoli adalah sebuah mimpi yang menjadi nyata untuk saya. Tapi, memecahkan rekor klub akan menjadi sebuah pencapaian yang sangat luar biasa,” kata Mertens dikutip dari laman Football Italia.

“Hal itu lah yang membuat saya memutuskan untuk menandatangani kontrak baru. Agar saya bisa tetap bertahan di Napoli hingga tahun-tahun mendatang,” sambung pemain 32 tahun itu.

Seluruh suporter Napoli tentu berharap Mertens akan bisa mematahkan rekor milik Hamsik sebelum sang pemain hengkang dari Stadio San Paolo. Selain itu, mereka juga berharap Mertens membawa Napoli mematahkan dominasi Juventus di Serie A musim depan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Agen Tutup Peluang Hamsik Gabung Roma

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Martin Petras, agen Marek Hamsik, menanggapi rumor yang menyebut kliennya akan bergabung dengan AS Roma pada bursa transfer musim panas 2019.

Petras menyatakan bahwa Hamsik tidak akan pernah membela klub Italia selain Napoli. Selain itu, gelandang Slowakia tersebut diklaim bahagia bermain untuk klub Cina, Dalian Yifang.

“Marek bahagia di Cina dan tidak berniat untuk kembali ke Eropa saat ini,” ujar Petras, seperti dilansir Sky Sport Italia.

“Dia ingin menghormati kontrak berdurasi tiga tahun bersama Dailan. Dia berharap mencapai target penting bersama Dalian dan memenangi trofi sebanyak mungkin,” tuturnya.

“Selain itu, Napoli adalah rumahnya dan keluarga di Napoli. Dia tidak akan pernah bermain untuk klub Italia lainnya,” kata Petras.

Hamsik hijrah ke Cina setelah menerima tawaran bergabung dengan Dalian yang menebusnya dari Napoli senilai 20 juta euro pada Februari lalu.

Sebelumnya, Hamsik memperkuat I Partenopei sejak 2007. Gelandang brusia 31 tahun itu pun mendapat kepercayaan untuk menjadi kapten selama beberapa musim terakhirnya di Stadion San Paolo.

hamsik-napoli-raisport-rai-it
Foto: Rai.it

Hamsik tercatat sebagai pemain dengan jumlah penampilan dan gol terbanyak bersama I Partenopei. Dia mengoleksi 121 gol dari 520 laga di berbagai ajang bersama klub Naples tersebut.

Roma dikabarkan tertarik untuk memboyong Hamsik pada musim panas ini. I Giallorossi rela membarter Javier Pastore dengan mantan kapten Napoli tersebut.

Marek Hamsik Jadi Alasan Dries Mertens Bertahan di Napoli

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Meskipun kini Marek Hamsik sudah tak lagi memperkuat Napoli, jasa-jasanya menjadi motivasi tersendiri untuk Dries Mertens. Ia pun mengatakan bahwa rekor gol milik Marek Hamsik adalah hal yang membuatnya terus bertahan di Stadio San Paolo.

Selama 12 tahun membela panji I Partenopei Marek Hamsik berhasil mengoleksi 121 gol dari 520 penampilan di semua kompetisi. Catatan tersebut membuatnya menjadi pencetak gol tersubur dalam sejarah Napoli. Melebihi rekor Diego Maradona.

“Saya ingin bertahan di sini dan mematahkan rekor gol yang dimiliki oleh Marek. Hal itu akan membuat saya masuk ke dalam buku sejarah Napoli,” kata Dries Mertens dikutip dari laman Football Italia.

Dries Mertens - Marek Hamsik - Napoli - Virgilio Sport
Virgilio Sport

Pada bursa transfer Januari lalu, Mertens sempat diberitakan akan mengikuti jejak Maurizio Sarri dan Jorginho yang hengkang ke Chelsea. Namun, ia memutuskan untuk terus bertahan dan berhasil mematahkan rekor gol Diego Maradona di Napoli akhir pekan lalu.

Musim ini, Dries Mertens mampu mencetak 14 gol dan 10 assist dari 33 penampilannya di Serie A. Catatan tersebut tak membuatnya cukup puas. Menurutnya, I Partenopei bisa menunjukkan penampilan yang lebih baik lagi.

“Jika melihat ke belakang, tak ada tim Serie A yang lemah musim ini. Kami berhasil mengumpulkan 10 poin lebih banyak dari Inter (Milan). Tapi, kami sebenarnya bisa memberikan penampilan yang lebih baik lagi. Padahal, kami sudah berusaha sekeras mungkin,” tandasnya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Marek Hamsik Ungkap Alasan Kepergiannya dari Napoli

Football5star.com, Indonesia – Legenda Napoli, Marek Hamsik, mengungkapkan satu alasan dibalik kepergiannya dari Stadio San Paolo ke Dalian Yifang. Ia mengaku sudah merasa lelah karena selalu gagal membawa Napoli menyaingi Juventus di Serie A dalam beberapa musim terakhir.

Pada bulan Februari lalu, Marek Hamsik memutuskan untuk menerima tawaran dari Dalian Yifang setelah 12 tahun bermain untuk Napoli. Ia meninggalkan I Partenopei dengan status pengoleksi penampilan dan gol terbanyak. Melebihi torehan Diego Maradona.

“Juventus merupakan salah satu tim yang sangat jarang kehilangan poin. Apabila Napoli musim ini masih bisa menyaini Juventus, maka saya mungkin masih bertahan di sana,” ungkap Marek Hamsik dikutip dari laman Gianluca di Marzio.

Marek Hamsik - Napoli - Juventus - Goal
Goal

“Saya tentunya ingin membawa scudetto ke Naples dan membuat seluruh Neapolitan (warga Naples) merasa bahagia. Saya tak akan melewatkan kesempatan itu demi apapun,” katanya menambahkan.

Akhir pekan lalu, pasukan Carlo Ancelotti gagal menipiskan jarak di puncak klasemen Serie A setelah menelan kekalahan atas Juventus. Mereka harus mengakui keunggulan Bianconerri meski mendominasi jalannya pertandingan. Kekalahan itu membuat Paulo Dybala dkk kini memiliki keunggulan 16 angka atas I Partenopei di puncak klasemen Serie A.

Hal itu membuat mereka kini mengalihkan fokus ke ajang Liga Europa. Dinihari tadi, Dries Mertens dkk berhasil meraih kemenangan atas RB Salzburg pada partai leg pertama babak 16 besar Liga Europa di Stadio San Paolo.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Hamsik: Saya Sudah Sangat Merindukan Naples

Football5star.com, Indonesia – Meskipun baru beberapa pekan pergi meninggalkan Napoli, Marek Hamsik mengatakan bahwa dirinya sudah sangat merindukan kehidupan di Naples. Selain itu, ia juga mengatakan bahwa Chinese Super League (CSL) memiliki karakteristik yang jauh berbeda jika dibandingkan dengan Serie A.

Marek Hamsik bergabung ke Napoli pada tahun 2007 lalu. Ketika itu, ia didatangkan dengan mahar sebesar 7 juta Euro dari Brescia. Selama 12 tahun bermain untuk I Partenopei, ia berhasil mengoleksi 121 gol dan 111 assist dari 520 penampilannya di semua kompetisi.

“Jika dibandingkan, CSL memiliki karakteristik yang jauh berbeda ketimbang Serie A. Di sini, saya tak akan menganggap diri saya sebagai seorang bintang. Saya senang karena para suporter telah memberikan sambutan yang hangat,” kata Marek Hamsik dikutip dari laman Gianluca di Marzio.

Marek Hamsik - Napoli - Dalian Yifang - Il Mattino
Il Mattino

“Saat ini, saya sudah mulai merindukan Naples. Saya merindukan makanannya, suasananya serta kerabat-kerabat yang ada di sana. Saya juga sangat merindukan atmosfer yang diciptakan oleh para suporter di stadion San Paolo,” imbuh pria 31 tahun itu menambahkan.

Pada partai debutnya bersama Dalian Yifang di CSL pekan lalu, Hamsik gagal menunjukkan performa terbaiknya. Pasalnya, Dalian Yifang hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Henan Jianye. Gol penyeimbang Dalian Yifang dicetak oleh penggawa timnas Belgia, Yannick Carrasco di menit-menit terakhir pertandingan.

Akhir pekan nanti, Marek Hamsik dan Yannick Carrasco akan memimpin Dalian Yifang di partai tandang melawan Guangzhou R&F. Di partai itu, Marek Hamsik akan langsung berduel melawan mantan pemain Tottenham Hotspur, Mousa Dembele di lini tengah.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

De Laurentiis Beberkan Alasan Lepas Hamsik ke Cina

Football5star.com, Indonesia – Marek Hamsik dikabarkan selangkah lagi pergi dari Napoli menuju ke klub Cina, Dalian Yifang. Aurelio De Laurentiis, Presiden Napoli membeberkan alasan mengapa Napoli akhirnya melepas pemain yang telah menemani Il Partenopei sejak tahun 2007 tersebut.

Menurut De Laurentiis, Hamsik menginginkan masa depan yang lebih indah. Sebagai presiden sebuah klub yang telah mendapatkan servis selama 11 tahun dari Hamsik, tentu sukar untuk menolak. Apalagi berdasarkan pengakuannya, ia sempat menolak permintaan Hamsik pada saat awal musim.

“Ketika dia datang kepada Anda dan bertanya, ‘Presiden, saya benar-benar senang pergi ke Cina,’ saya telah mengatakan tidak selama musim panas karena Carlo Ancelotti baru saja tiba. Saya ingin Pelatih melihat semua pemain yang ada,” ucap De Laurentiis dikutip Football5star dari Football-Italia.

Keputusan untuk mempertahankan Hamsik runtuh setelah mereka mendaratkan Fabian Ruiz. Mantan pemain Real Betis ini datang ke Naples pada awal musim dan langsung nyetel dengan pola permainan yang dibangun oleh Carlo Ancelotti. Kedatangan Ruiz lah yang membuat De Laurentiis akhirnya menerima keinginan Hamsik untuk pergi ke Cina.

ancelotti konfirmasi hamsik ingin tinggalkan napoli (@NapoliAndNaples)
@NapoliAndNaples

“Kemudian Fabian Ruiz tiba. Hamsik menyadari sudah ada empat pemain untuk dua peran dan salah satunya adalah Fabian Ruiz. Saya dapat menerima permintaan dia untuk pergi dan mendapatkan sendiri uang pensiun yang besar dan menjadi kaya di Cina,” tambahnya.

Meskipun selangkah lagi pergi, Hamsik tetaplah sosok yang dihormati oleh De Laurentiis. Baginya, segala profesionalisme yang ia tunjukkan di Napoli adalah sesuatu yang tak akan bisa dilupakan.

“Hamsik telah menunjukkan profesionalismenya yang sempurna di Napoli, dengan kota, tim, dan semua Pelatih yang pernah bekerja dengannya. Dia tidak pernah mengkhianati siapa pun, bahkan di saat-saat paling sulit. Dia menunjukkan kedewasaan luar biasa dan menjadi tipe pemain yang semua orang ingin miliki di tim mereka.”

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Ancelotti Konfirmasi Hamsik Ingin Tinggalkan Napoli

Football5star.com, Indonesia – Romantisme Marek Hamsik dengan Napoli segera berakhir. Kepastian ini disampaikan langsung oleh pelatihnya, Carlo Ancelotti.

Usai meraih kemenangan 3-0 atas Sampdoria, publik Italia dikejutkan dengan kabar Hamsik yang minta dilepas. Ancelotti pun membenarkan kabar tersebut dan mengatakan gelandangnya itu segera pindah ke Liga Super Cina.

“Ada Negosiasi yang sedang berlangsung, kami harus mengevaluasi bersama dengan Hamsik. Klub sangat menghormati dia karena dia sudah menulis sejarah dengan Napoli. Tapi jika dia ingin punya pengalaman lain kami tidak ingin melarang kebahagiaannya,” ujar Ancelotti kepada Sky Sport Italia, Sabtu (2/2/2019).

Masa depan Marek Hamsik di Napoli belum jelas. Sang Ayah, Richard Hamsik menyebut semuanya masih bisa terjadi, termasuk pindah ke Cina - Football5star - manchikoni
manchikoni.com

“Pembicaraan sudah dimulai. Kami tidak menyembunyikan apa pun. Sejauh yang saya dan klub pikirkan, jika pemain ingin mencoba pengalaman baru ini kami akan mengikuti keinginan dia,” sambung mantan pelatih AC Milan tersebut.

Pemain asal Slovakia itu sudah menghabiskan waktu selama 14 tahun di kota Naples. Ban kapten pun sudah melingkar di tangannya sejak lima musim terakhir.

Akan tetapi, pengalaman baru dan keinginannya untuk terus bermain reguler membuat Hamsik ingin pindah ke klub lain. Dua raksasa Cina, Dalian Yifang dan Guangzhou Evergrande disebut-sebut sebagai klub yang paling berpeluang mendapatkannya.

Kedua klub itu pun sudah memberi penawaran menggiuarkan untuk Il Partinopei. Mereka berani membayar 25 juta euro demi gelandang 31 tahun tersebut. Tapi kemungkinan besar sang gelandang akan memilih Guangzhou Evergrande mengingat tim tersebut dilatih mantan kapten Timnas Italia, Fabio Cannavaro.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Hamsik Jadi Kambing Hitam Kekalahan Napoli, Agen Turun Tangan

Football5star.com, Indonesia – Penyerang Napoli, Marek Hamsik, jadi salah satu kambing hitam kegagalan Il Partenopei di Liga Champions. Hal ini memancing reaksi keras dari agen sang pemain, Juraj Venglos.

Menurut Venglos, kliennya tersebut tetap profesional dalam segala kondisi meski ada yang mencap Hamsik tidak konsisten. Justru, ia menuding orang-orang yang mengritiknya sama sekali tidak mengerti sepak bola.

“Marek masih dalam kondisi baik meskipun sejauh ini aku belum berbicara langsung dengannya. Tapi, ada nada sumbang mengarah kepadanya setelah melawan Liverpool,” kata Venglos seperti dikutip dari Football Italia.

“Menurutku, kritik yang diarahkan kepadanya tidak tepat. Orang-orang hanya menyoroti performanya di pertandingan itu. Tidak ada satu pun yang membahas seperti apa pressing dari Liverpool di pertandingan itu,” sambungnya.

Masa depan Marek Hamsik di Napoli belum jelas. Sang Ayah, Richard Hamsik menyebut semuanya masih bisa terjadi, termasuk pindah ke Cina - Football5star - manchikoni
zimbio.com

Napoli harus terdepak dari Liga Champions setelah takluk 0-1 dari Liverpool. Kondisi tersebut membuat anak asuh Carlo Ancelotti kalah selisih gol dari Liverpool yang memiliki produktivitas lebih baik.

Hasil ini merupakan antiklimaks bagi tim asal Naples tersebut yang sempat memimpin klasemen Grup C. Jumlah kekalahan Napoli pun lebih sedikit (1) dibandingkan The Reds yang mengantongi tiga kekalahan.

“Beberapa orang jelas tidak sadar ada perubahan perannya di lapangan. Berbeda dengan dirinya beberapa musim lalu saat masih jadi ujung tombak. Itu menandakan bahwa tidak semua yang melempat kritik, mengerti cara kerja sepak bola,” pungkas Venglos.

Hamsik: Kami Harus Kalahkan PSG di Kandang

Banner Footbal Live Star-Football5star

Football5star.com, Indonesia – Napoli hampir saja membawa pulang tiga poin saat bertandang ke Markas Paris Saint-Germain pada matchday ketiga Liga Champions, Kamis (25/10/2018). Satu gol yang dicetak oleh Angel di Maria pada pengujung laga membuyarkan mimpi Il Partenopei tersebut.

Hamsik: Kami Harus Kalahkan PSG di Kandang
uefa.com

Kapten Napoli, Marek Hamsik menyesalkan hasil imbang yang didapatkan oleh rekan-rekannya di laga tersebut. Padahal tim tamu mampu tampil apik dan mencetak dua gol melalui Lorenzo Insigne pada menit ke-29 dan Dries Mertens (77).

“Ini hal yang menyakitkan bisa kehilangan dua poin dengan dua menit lagi. Semuanya masih terbuka di grup ini, dan kami harus menang di kandang melawan Paris,” kata Marek Hamsik seusai pertandingan seperti dikutip Football5star dari Uefa.com, Kamis (25/10/2018).

Hal senada juga diutarakan oleh Pelatih Napoli, Carlo Ancelotti. Ia senang dengan penampilan anak-asuhnya meski kesal dengan hasil akhir yang didapat.

“Saya senang dengan penampilan dan sedih dengan hasilnya. Kami tidak bisa terlalu keras pada diri kami sendiri, mereka memiliki banyak kualitas,” tuturnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa laga menghadapi PSG di kandang jadi partai yang menentukan. Jika saja Napoli kalah di laga tersebut maka peluang mereka untuk lolos ke babak 16 besar kian tertutup.

Saat ini Napoli menduduki peringkat kedua klasemen sementara grup C Liga Champions dengan mengemas empat angka. Sedangkan di posisi puncak klasemen ada Liverpool yang unggul dengan dua poin.

[better-ads type=’banner’ banner=’156436′ ]

Masa Depan Hamsik Masih Belum Jelas

Banner Footbal Live Star-Football5star

Football5star.com, Indonesia – Masa depan Marek Hamsik di Napoli belum jelas. Beberapa klub pada bursa transfer musim panas lalu mencoba untuk memboyong kapten Napoli tersebut. Sayangnya, harga yang diajukan oleh Napoli terlampau tinggi. Sang Ayah, Richard Hamsik menyebut semuanya masih bisa terjadi.

Rumor menyebut di akhir musim ini, kapten Il Partenopei ini akan hijrah ke Cina mengikuti jejak pemain elite Eropa lainnya yang lebih dulu hijrah ke Asia. Menurut sang Ayah, kepindahan ke Cina masih sulit terealisasi.

“Terlalu dini untuk menyebut bahwa musim ini akan menjadi musim terakhirnya di Napoli,” ujarnya dikutip Football5star dari Radio Marte.

Hamsik sendiri bermain di klub kebanggaan warga Naples itu sejak tahun 2007. Dilansir dari Transfermrkt, mantan klub Diego Maradona itu mengeluarkan dana 4,95 juta Paun untuk membawanya keluar dari Brescia.

“Dia memiliki kontrak hingga 2020 dengan opsi perpanjangan satu musim hingga 2021. Kami semua berharap dia bisa bertahan, tapi itu masih terlalu dini untuk dibicarakan,” tambahnya.

Hamsik
zimbio

Rumor berhembus bahwa Hamsik tengah mempelajari Bahasa Mandarin. Rumor ini dikaitkan dengan adanya ketertarikan klub Cina memboyong pemain berkebangsaan Slovakia ini. Richard menyanggah rumor tersebut.

“Tidak. Bahasa Mandarin terlalu sulit dipelajari.”

Napoli kini berada di peringkat kedua Serie A dan menjadi pemuncak klasemen sementara Liga Champions di atas PSG dan Liverpool. Posisi puncak didapat setelah mereka mengalahkan Liverpool di laga yang digelar di Stadion San Paolo.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Hamsik: Serie A Bukan Hanya Soal Juventus

Banner Footbal Live Star-Football5star

Football5star.com, Indonesia – Gelandang Napoli, Marek Hamsik, bersikeras bahwa dominasi Juventus di Serie A dalam beberapa tahun terakhir masih bisa dipatahkan. Menurutnya, Serie A dihuni oleh tim-tim kuat yang mampu menyulitkan misi Juventus untuk kembali menjadi juara.

Dalam tujuh musim terakhir, Bianconerri menjadi tim yang mendominasi Serie A dengan tujuh gelar juara beruntun. Musim lalu, Napoli hampir saja mematahkan dominasi dari Paulo Dybala dkk. Namun, di pekan-pekan terakhir mereka malah menelan kekalahan dan membuat Juventus kembali menjadi juara.

Marek Hamsik - Napoli - Serie A - Juventus
@juventusfc

“Serie A adalah salah satu liga terbaik di dunia. Saya tak percaya apabila ada pihak-pihak yang mengatakan Juventus sudah menjadi tim yang tak terkalahkan. Masih ada tim-tim kuat seperti Roma, Inter Milan, AC Milan dan Napoli yang sanggup menyulitkan mereka,” kata Hamsik dikutip dari Football Italia.

“Musim ini, mereka telah menjadi tim yang lebih kuat lagi dibanding tahun-tahun sebelumnya. Namun, mereka masih dapat dikalahkan. Saya harap Napoli bisa mengejar mereka musim ini,” lanjut Hamsik menambahkan.

Dalam kesempatan yang sama, pemain asal Slovakia itu juga membicarakan kans I Partenopei di ajang Liga Champions musim ini. Menurutnya, kegagalan Napoli membawa pulang tiga angka di pertandingan melawan Crvena Zvezda dapat menjadi kesalahan yang fatal.

“Kami tak mampu membawa pulang tiga poin dari Serbia. Kesalahan itu bisa menjadi cukup fatal di akhir fase grup nanti. Di partai selanjutnya kami akan melawan Paris Saint-Germain. Saya yakin akan mampu tampil baik melawan mereka,” pungkas Hamsik.

5 Fakta Menarik Pekan Ke-5 Serie A 2018-19

Banner Footbal Live Star-Football5star
Football5star.com, Indonesia – Juventus melanjutkan tren positif di Serie A musim 2018-19. Pasukan Massimiliano Allegri terus menuai kemenangan hingga pekan kelima bergulir.

I Bianconeri menang dua gol tanpa balas atas Frosinone di Stadion Benito Stirpe, Minggu (23/9/2018). Cristiano Ronaldo dan Federico Bernardeschi masing-masing menyumbangkan satu gol.

Berbeda dengan Juventus, AS Roma kembali menelan hasil negatif. I Giallorossi takluk 0-2 ketika menyambangi markas Bologna, Renato Dall’Ara.

Roma gagal menuai poin penuh dalam tiga laga sebelumnya. Selain kalah dari AC Milan, klub ibu kota Italia tersebut ditahan Atalanta dan Chievo Verona.

Di pertandingan lain, Inter Milan menang 1-0 saat menyambangi kandang Sampdoria, Luigi Ferraris. Rival sekota Inter, AC Milan, hanya mampu meraih satu poin lantaran diimbangi Atalanta dengan skor 2-2 di San Siro.

 

Berikut ini adalah 5 fakta menarik pekan ke-5 Serie A musim 2018-19:
  • Brozovic Selamatkan Inter

Marcelo Brozovic menjadi pahlawan Inter. Gelandang Kroasia itu mencetak gol semata wayang ke gawang Sampdoria yang dikawal oleh Emil Audero pada menit ke-93.

Menurut Opta, sebelum lesakan Brozovic, Inter mencetak gol paling pengujung laga pada April 2016. Saat itu, Eder berhasil membobol gawang Udinese.

  • Pekerjaan Rumah Gattuso

Di bawah Gennaro Gattuso, Milan tampil cukup atraktif dengan umpan-umpan pendek. Kendati demikian, pelatih I Rossoneri tersebut masih memiliki pekerjaan rumah, yakni sektor pertahanan.

Gawang Gianluigi Donnarumma telah tujuh gol dari empat laga. Menurut Opta, Milan merupakan satu-satunya klub Serie A yang belum mencatatkan clean sheet pada musim ini.

Milan unggul lebih dulu berkat lesakan Gonzalo Higuain ketika pertandingan baru berjalan dua menit. Dia mencetak gol paling cepat di Serie A bagi I Rossoneri setelah Sulley Muntari membobol gawang Juventus pada detik ke-18 Oktober 2013.

Usai Pensiun, Hamsik Ogah Pulang ke Slovakia

Banner Footbal Live Star-Football5star

Football5star.com, Indonesia – Marek Hamsik mennyebutkan bahwa dirinya tetap akan tinggal di Napoli meski sudah tak lagi berkarier sebagai pemain. Pesepak bola asal Slovakia tersebut mengaku jatuh cinta dan betah untuk tinggal lebih lama lagi di Kota Naples.

Hamsik
zimbio.com

Napoli mendatangkan Hamsik dari Brescia pada Juli 2007 silam seharga 5,5 juta euro. Meski seiring perjalanan banyak klub yang datang menawarkan untuk pindah akan tetapi ia memilih bertahan di San Paolo.

Selama 11 musim membela klub berjuluk Il Partenopei tersebut, Hamsik tampil dalam 503 laga di seluruh kompetisi dengan menyumbangkan 120 gol. Torehan tersebut membuatnya mematahkan rekor Diego Maradona sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa bagi Napoli.

“Saya terikat dengan baju ini, itu sebabnya saya sudah tinggal di sini selama hampir 12 tahun. Mungkin saya akan tetap tinggal di sini setelah karier sepak bola saya berakhir. Saya telah mengabdikan seluruh karier saya ke Napoli, dan saya bangga akan hal itu,” katanya seperti dikutip Football5star dari Football Italia, Kamis (13/9/2018).

“Sangat sulit untuk pergi karena alasan itu. Ada banyak cinta dan sulit untuk disembunyikan! Satu-satunya tempat yang belum saya kunjungi adalah Napoli Underground dan Vesuvius, tetapi saya akan pergi ke sana,” imbuhnya.

Bakti Hamsik untuk Napoli juga dibuktikan dengan sumbangsih trofi yang ia berikan. Sejauh ini pemain berusia 31 tahun tersebut telah menyumbangkan tiga piala.

Hamsik: Jangan Samakan Insigne Dengan Maradona

Banner Footbal Live Star-Football5star

 

Football5star.com, Indonesia – Kapten Napoli, Marek Hamsik, tidak setuju jika rekan setimnya, Lorenzo Insigne, disamakan dengan legenda klub, Diego Maradona. Menurutnya, dua pemain beda generasi itu memiliki karakteristik yang berbeda.

Musim 2018-2019 menjadi musim ke-11 bagi gelandang tengah ini. Tak ayal ban kapten pun sudah melekat di lengannya sejak lima musim terakhir.

Dengan usianya yang sudah menginjak 31 tahun, ia pun mulai memikirkan siapa yang akan menjadi penerusnya di klub asal Naples tersebut. Pemain asal Slovakia itu kemudian menunjuk Insigne, yang merupakan jebolan akademi klub.

maradona, napoli
footballwhispers.com

“Kami memiliki tim yang sangat kompak sekarang, ada sedikit perubahan memang. Dengan tim sebagus ini kami bisa berbuat lebih banyak lagi. Kapten di masa depan? saya harap Insigne bisa mengambilnya. Dia seorang Neapolitan dan simbol kota ini,” kata Hamsik seperti dilansir Calcio Mercato, Rabu (12/9/2018).

“Akan sangat baik jika Lorenzo jadi kapten di masa depan. Apakah saya dan dia seperti Bruscolotti dan Maradona? Kami punya pemain yang kuat, tapi dia tidak seperti Maradona,” ia menambahkan.

Pada musim 2018-2019, Hamsik mendapat peran baru di Napoli. Di bawah asuhan Carlo Ancelotti, ia diplot sebagai gelandang bertahan bersama Allan. Sedangkan posisi gelandang serang yang selama ini ia emban diberikan kepada pemain Polandia, Piotr Zielinski.

Perubahan posisi ini pun berimbas pada produktivitasnya. Dari tiga pertandingan yang sudah dilakoni, pemain yang memiliki rambut nyentrik itu belum membuat gol maupun assist.

Legenda Milan Waspadai Hamsik

Banner Footbal Live Star-Football5star

Football5star.com, Indonesia – Legenda AC Milan, Filippo Galli, ingin skuat Gennaro Gattuso mewaspadai pergerakan dari Marek Hamsik di partai melawan Napoli akhir pekan nanti. Menurutnya, Hamsik merupakan pemain terbaik yang dimiliki oleh Carlo Ancelotti.

Milan akan memulai petualangannya di Serie A dengan partai tandang melawan Napoli. Sejatinya, Rossoneri dapat menjalani partai perdananya di Serie A 2018/2019 pekan lalu. Namun, laga melawan Genoa harus ditunda karena tragedi runtuhnya jembatan di wilayah Liguria, Genoa.

Marek Hamsik - Napoli - Serie A - www.old.football5star.com - Getty Images
Getty Images

“Saat ini, masih terlalu dini untuk menentukan siapa yang akan menjadi pemenang di pertandingan antara Napoli melawan Milan,” kata Galli dikutip dari Calciomercato.

“Para pemain Milan di lapangan harus mewaspadai gerakan dari Hamsik. Kedatangan Carlo Ancelotti dapat membuat pergerakannya semakin berbahaya. Sebagai seorang regista, ia menjadi sentral dari permainan Napoli,” tegas Galli menambahkan.

Selain Hamsik, Ricardo Rodriguez dkk juga wajib mewaspadai pergerakan dari Lorenzo Insigne dan Arek Milik. Kedua pemain tersebut sanggup mencetak masing-masing 1 gol di partai melawan Lazio akhir pekan lalu.

Kedua tim dipastikan akan mengincar kemenangan di San Paolo. I Partenopei tentunya ingin melanjutkan tren positif setelah berhasil mengalahkan Lazio si Stadio Olimpico pekan lalu. Il Diavolo Rosso juga diprediksi siap tampil maksimal demi ambisi untuk mengawali musim dengan sempurna.

Hamsik Tak Peduli dengan Juventus

Banner Footbal Live Star-Football5star

Football5star.com, Indonesia – Kapten Napoli, Marek Hamsik, tak peduli dengan pergerakan transfer Juventus yang berhasil mendatangkan pemain terbaik dunia, Cristiano Ronaldo.

“Kami tidak memikirkan Juventus. Pertandingan pertama melawan Lazio di Serie A akan sulit, pertandingan terpenting selalu yang paling dekat,” kata Hamsik kepada Premium Sport.

Ge;landang Napoli, Marek Hamsik
Zimbio

Juventus telah menebus Ronaldo dengan mahar 100 juta euro (sekitar Rp 1,7 triliun) dari Real Madrid. Ronaldo diikat dengan kontrak berdurasi empat tahun. Klub berjuluk Bianconeri tersebut akan membayar biaya transfer pemain 33 tahun itu dalam kurun waktu dua tahun.

Kedatangan Ronaldo akan membuat Juventus makin dominan di Serie A. Meski demikian, Hamsik yang musim lalu mengantar Napoli jadi runner up mengaku tak peduli.

Hamsik sendiri nyaris pindah ke Tiongkok di bursa transfer ini. Namun, sang pemain pada akhirnya memutuskan bertahan di San Paolo.

“Penawaran yang tepat tidak datang, jadi aku tetap bertahan. Itu tidak mengubah apa pun, aku selalu memberikan yang terbaik untuk jersey ini dan akan terus melakukannya. Aku akan memiliki peran lebih. Kita lihat apa yang akan terjadi,” ucap Hamsik.

Hamsik sendiri telah membela Napoli sejak 2007. Ia tampil dalam 501 pertandingan dan melesakkan 120 gol.

Ancelotti Yakinkan Hamsik Bertahan Di Napoli

Banner Footbal Live Star-Football5star

Football5star.com, Indonesia – Marek Hamsik akhirnya memilih untuk bertahan di Napoli. Ia mengakui keputusannya tersebut diambil setelah diyakinkan oleh Pelatih anyar klub berjuluk Partenopei tersebut, Carlo Ancelotti.

ancelotti sports yahoo com
sports.yahoo.com

Masa depan Hamsik sebelumnya masih abu-abu setelah dipecatnya Maurizio Sarri sebagai Pelatih Napoli. Datangnya Ancelotti sebagai suksesor Sarri belum bisa menjamin nasib Hamsik di klub tersebut.

Akan tetapi, Hamsik mengakui telah dihubungi oleh Ancelotti saat menjalani liburan. Ia menjelaskan bahwa perbincangan tersebut membuatnya akhirnya memilih bertahan di Napoli.

“Dia (Ancelotti) menelepon saya berkali-kali ketika saya berada di Slovakia. Ia mengatakan kepada saya bahwa dia menginginkan saya di tim,” kata Hamsik seperti dikutip Football5star dari Football Italia, Selasa (24/7/2018).

“Saya senang dengan itu, dan juga saya memilih bertahan. Pergi ke Tiongkok memang akan mengubah hidup saya, saya tidak akan menyembunyikan keinginan itu. Saya mengatakan secara terbuka bahwa saya ingin pergi.  Akan tetapi saya senang tetap memakai seragam Napoli,” sambungnya.

Kontrak Hamsik di Napoli sejatinya baru akan berakhir pada 2020 mendatang. Gelandang berusia 30 tahun tersebut 11 tahun memperkuat klub berjuluk Partenopei tersebut. Total ia telah tampil sebanyak 501 penampilan dengan menyumbangkan 120 gol dan 110 assist untuk Napoli.

De Laurentiis: Allegri Sudah Lama Minati Hamsik

Banner Football Live Star Baru-Football5starFootball5star.com, Indonesia – Juventus tampaknya belum puas merekrut penyerang lagi musim ini. Usai berhasil mengamankan tanda tangan Cristiano Ronaldo, Bianconeri diam-diam mengincar pemain Napoli, Marek Hamsik.

Kabar tersebut dihembuskan langsung oleh Presiden Napoli, Aurelio De Laurentiis. Menurutnya, pelatih Juve, Massimilliano Allegri, sudah lama mengagumi sosok pemain kelahiran Slovakia tersebut, dan mencoba merekrutnya.

allegri juventus napoli tuttomercatoweb com
tuttomercatoweb.com

“Beberapa kali tim seperti AC Milan pernah menawar Hamsik ketika Allegri masih melatih di sana. Sekarang, ia coba mendatangkannya kembali lewat Juventus. Dia jatuh cinta pada Hamsik,” kata De Laurentiis dikutip dari Football Italia.

Meski demikian, pria yang juga berprofesi sebagai pengusaha tersebut tidak akan tinggal diam. De Laurentis menyatakan dirinya tidak akan mudah melepas sang pemain, apalagi ke tangan tim rival seperti Juventus.

Musim lalu, kedua tim terlibat persaingan sengit dalam perburuan gelar juara Serie A. Bahkan, kepastian Si Nyonya Tua menjuarai kasta tertinggi di Italia tersebut sampai harus ditentukan pada momen-momen terakhir liga usai.

“Aku tidak pernah percaya jika Hamsik mendapat tawaran dari China. Aku punya tim di sana dan tahu bagaimana tipe pemain yang diinginkan. Intinya, banyak hal yang terjadi dan sepertinya ini tidak akan berjalan mudah,” lanjutnya.

 

Masa Depan Hamsik Masih Belum Jelas

Football5star.com, Indonesia – Marek Hamsik, mengaku telah memberi tahu Prasiden Napoli, Aurelio De Laurentis mengenai tawaran merumput di China. Namun, ia mengatakan hingga kini belum ada perkembangan baru mengenai masa depannya.

Hamsik ingin meninggalkan Stadio San Paolo musim depan setelah kembali gagal membawa Napoli merengkuh Scudetto musim lalu. Padahal, ia memiliki kesempatan emas untuk menjadi pemain dengan penampilan terbanyak untuk Napoli apabila memutuskan untuk bertahan musim depan.

marek hamsik, fabio cannavaro, football5star
zimbio

“Status saya hingga saat ini masih merupakan pemain Napoli. Saya telah mengatakan bahwa ada tawaran dari China kepada saya. Namun, hingga saat ini, belum ada perkembangan berarti mengenai masa depan saya,” kata Hamsik dikutip www.old.football5star.com dari Football Italia.

Pemain timnas Slovakia itu telah 11 tahun merumpur bersama I Partenopei. Ia tercatat telah tampil dalam 501 pertaningan dan mencetak 120 gol untuk Azzurri di semua kompetisi. Pemain 30 tahun itu telah menjadi kapten di Napoli semenjak musim 2014/2015.

Hamsik kini telah menjadi pencetak gol terbanyak untuk Napoli. Ia berhasil mematahkan rekor milik Diego Maradona yang berhasil mencetak 115 gol selama berkarier di Naples. Kapten timnas Slovakia itu juga hanya membutuhkan 10 pertandingan lagu untuk mematahkan rekor Giuseppe Bruscolotti yang bermain dalam 511 pertandingan selama 16 tahun berkarier di Stadio San Paolo.


Jangan lupa ikutan kuis Football5star.com. Prediksi skor pertandingan Piala Dunia 2018 dengan kesempatan membawa pulang Mobil Honda Brio, Motor Honda Vario, Motor Honda Beat, dan banyak lagi hadiah menarik. Buruan daftar di kuis.www.old.football5star.com

Cannavaro Ajak Hamsik ke Guangzhou

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih Guangzhou Evergrande, Fabio Cannavaro, sedang membidik bintang Napoli, Marek Hamsik, untuk memperkuat tim besutannya. Bahkan ia sudah menghubungi kapten Il Partinopei itu agar berganti kostum musim depan.

Sejak berakhirnya kompetisi Serie A musim 2017-2018, Hamsik memang kerap dikabarkan ingin hengkang. Hal tersebut tak lepas dari lengsernya posisi Maurizio Sarri dari kursi pelatih.

Mendengar kabar tersebut, Cannavaro langsung menghubungi gelandang energik itu. Saya menghubungi Hamsik dan kami membicarakan soal pemain kelas dunia, itu normal dilakukan setiap orang,” kata pria asli Napoli itu kepada Corriere dello Sport, Senin (11/6/2018).

Cannavaro, Milan, Inter, Waktu
zimbio.com

“Saya juga sudah berbicara pada agennya, Juraj Venglos, soal tawaran itu. tapi ini obrolan yang sangat sensitif. Saya juga melibatkan adik saya, Paolo, untuk meyakinkan mereka,” ia menambahkan.

Kendati sudah berbicara banyak dengan Hamsik dan agennya, pria yang berhasil mengangkat gelar Piala Dunia bersama Italia 2006 lalu itu tidak yakin bisa mendapatkan pemain Slovakia. Selain itu, ia juga tidak tega melemahkan kekuatan Napoli dengan mencomot pemain andalan mereka.

“Marek adalah kapten Napoli, dan saya tidak sampai hati mendatangkannya. Tapi di sepak bola sekarang semuanya bisa terjadi. Kami tidak ingin mengambil pemain Napoli karena kami tidak mau membuat mereka hancur,” sambungnya.

“Kami berbicara soal tim dan kota ini. Saya berasal dari Napoli dan sangat menghormati mereka,” ia menuturkan.