Claudio Lotito Akui Joaquin Correa Tak Cocok dengan Skema Sarri

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Joaquin Correa dilepas Lazio ke Inter Milan dengan mahar 20 juta euro. Transfer ini diakui Claudio Lotito sebagai jalan terbaik.

Claudio Lotito menegaskan salah satu alasannya berani melepas Correa karena sang pemain tidak cocok dengan sistem permainan Maurizio Sarri.

Claudio Lotito Beber Alasan Pecat Marcelo Bielsa dalam Dua Hari - Football5star - Calcio e Finanza

Maka dari itu Lazio melegonya ke Inter Milan. Apalagi di sana ada Simone Inzaghi yang tahu betul karakter bintang timnas Argentina.

“Dia pemain yang bagus, tapi dia tidak bisa lagi bermain dengan kami karena dia tidak bisa beradaptasi dengan taktik baru dari pelatih. Kualitas pemain tidak ada hubungannya itu,” kata Lotito seperti dikutip Football5star dari Tuttomercatoweb, Jumat (3/9/2021).

claudio lotito


Langsung Cetak Dua Gol di Debutnya, Ini Kata Joaquin Correa
@Inter_en

“Kualitas pemain tidak ada hubungannya dengan itu. Kami perlu memahami apakah mereka yang kami pertahankan punya kemampuan beradaptasi dengan formasi ini,” ia menambahkan.

Claudio Lotito Pahami Keputusan Simone Inzaghi

Musim ini Lazio harus rela kehilangan dua kekuatan tim. Selain Joaquin Correa, mereka lebih dulu kehilangan Simone Inzaghi.

claudio lotito tak sudi inzaghi ke juventus
zimbio

Menariknya dua sosok tersebut bergabung dengan Inter Milan. Walau begitu presiden klub ibu kota memahami keputusan tersebut.

“Dalam hidup Anda menuai apa yang Anda tabor. Saya tidak mengambil keputusan orang lain, tapi saya tidak membuat drama darinya,” sambungnya.

“Kita semua berguna dan tidak ada yang sangat diperlukan. Simone akan terus menjadi pelatih dan saya melanjutkan tugas sebagai presiden Lazio. Pada akhirnya kita akan melihat siapa yang bertahan lebih lama dengan sistem ini,” tutup Claudio Lotito.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Pilihan Politik Bikin Sarri Gagal Latih AC Milan

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – AC Milan ternyata hampir mendapatkan Maurizio Sarri sebagai pelatih. Hal itu dikatakan oleh anak dari mantan CEO AC Milan, Adriano Galliani.

Namun kata Galliani Jr, Sarri gagal melatih Milan disebabkan ucapan pelatih 62 tahun trsebut kepada ayahnya. Menurut Galliani Jr, Sarri mengucapkan sesuatu yang berbau politik yang tidak sesuai dengan prinsip ayahnya.

AC Milan Bisa Beli Messi Jika Masih Ada Adriano Galliani
Sky Sports

“Dia bertemu dengan ayah saya, dia bukan orang yang terlalu tidak seimbang, tetapi dia mengatakan kepada saya bahwa dia telah membuat kesan yang luar biasa pada awalnya,” kata Galliani Jr seperti dikutip Football5star.com dari Tuttomercato, Senin (30/8/2021).

“Dia akan menjadi seorang pelatih hebat. Namun ada masalah beberapa frasa kata yang dia ucapkan. Dia mengatakan sesuatu yang tidak terlalu bagus,” tambah Galliani Jr.

Stefano Pioli Puas dengan Performa Para Pemain Muda AC Milan

Menurut Galliani Jr, Sarri mengungkap sesuatu hal berbau politik kiri yang tidak disukai sang ayah. Seperti diketahui bahwa Galliani ialah tangan kanan dari Silvio Berlusconi, politikus sayap kanan Italia yang juga mantan pemilik AC Milan.

“Lalu muncullah kata-kata, Mihajlovic yang merupakan pelatih hebat,” ungkap Galliani Jr.

AC Milan di pentas Serie A 2021-22

Sementara itu, AC Milan mencetak dua kemenangan di pentas Serie A musim ini. Setelah meraih kemenangan 1-0 atas Sampdoria di pekan pertama, anak asuh Stefano Pioli sukses menghantam Cagliari dengan skor 4-1 di pekan kedua.

AC Milan vs Cagliari Olivier Giroud Brace, Il Rossoneri Pesta Gol 2

Striker anyar Milan, Olivier Giroud sukses jadi bintang dengan mencetak dua gol. Sedangkan dua gol Milan lainnya dicetak oleh Stefano Pioli dan Rafael Leao.

Kemenangan meyakinkan 4-1 atas Cagliari membuat Milan saat ini bertengger di posisi keempat dengan koleksi 6 poin, sama dengan Lazio, Inter, dan AS Roma.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Maurizio Sarri Tak Puas dengan Kemenangan Telak Lazio

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Maurizio Sarri tidak merasa puas dengan kemenangan 6-1 yang diraih Lazio ketika menjamu Spezia di Stadio Olimpico dinihari tadi. Sarri kembali melempar kritik kepada lini pertahanan Gli Aquile yang kecolongan di menit-menit awal.

Gli Aquile memetik kemenangan 6-1 berkat hat-trick Ciro Immobile. Akan tetapi, mereka sempat tertinggal ketika Spezia mencuri keunggulan melalui gol Daniele Verde ketika laga baru berjalan empat menit.

Lazio - Maurizio Sarri - @official_sslazio
instagram.com/official_sslazio

“Saya tidak suka dengan performa kami di 15 menit pertama pertandingan. Kami kembali kebobolan ketika lawan melancarkan serangan pertamanya,” ungkap Sarri dikutip Football5star dari laman Football Italia.

“Setelah itu, kami mampu menunjukkan performa yang cukup baik. Dua performa kami dari dua laga pembuka memang tidak bisa dijadikan patokan. Tapi, pola ini mulai membuat saya khawatir,” imbuh pelatih berumur 62 tahun itu.

MAURIZIO SARRI DAN LAZIO TAK BOLEH BESAR KEPALA

Sarri berhasil mengawali petualangannya bersama Gli Aquile dengan apik. Ia sukses membawa Gli Aquile memetik dua kemenangan telak dalam dua pertandingan pembuka Liga Italia.

Keberhasilan tersebut tak membuat Sarri besar kepala. Ia malah mengingatkan anak asuhnya agar tidak cepat puas karena masih memiliki cukup banyak kekurangan yang harus segera diperbaiki.

Lazio - Maurizio Sarri - @official_sslazio 2
instagram.com/official_sslazio

“Seluruh pemain tahu bahwa kami masih memiliki cukup banyak kekurangan yang harus segera diperbaiki. Oleh karena itu, kami tak boleh cepat puas meski berhasil meraih dua kemenangan meyakinkan musim ini,” tuntas Sarri.

Di laga selanjutnya, Sergej Milinkovic-Savic cs akan melawat ke markas tim tangguh, AC Milan. Laga tersebut rencananya akan digelar setelah jeda internasional pada 12 September mendatang.

Maurizio Sarri Kurang Puas dengan Kemenangan Lazio

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Maurizio Sarri berhasil mengawali petualangannya bersama Lazio dengan gemilang. Gli Aquile berhasil memetik poin penuh dari markas Empoli berkat kemenangan 3-1 pada Minggu (22/8) dinihari WIB.

Tiga gol Gli Aquile dicetak oleh Sergej Milinkovic-Savic (6′), Manuel Lazzari (31′) dan Ciro Immobile (41′). Sementara, gol tunggal Empoli diciptakan Filippo Bandinelli ketika laga baru berjalan empat menit.

Maurizio Sarri - Lazio - @empoli_fc_official
instagram.com/empoli_fc_official

“Kami masih harus melewati proses panjang dan baru saja menghadapi Empoli yang tampil baik. Saya sempat takut karena kami kesulitan dalam 20 menit pertama. Tapi, saya lega karena kami berhasil bangkit dan tampil lebih baik di 65 menit setelahnya,” ujar Sarri dikutip Football5star dari laman Football Italia.

“Kami bertahan terlalu dalam dan sempat beberapa kali membahayakan diri sendiri. Hal itu menjadi penyebab kami kebobolan gol pertama di laga ini. Empoli merupakan tim dengan lini serang berkualitas. Jadi, wajar jika kami mengalami masalah,” sambung Sarri.

MAURIZIO SARRI MASIH BERUSAHA UBAH IDENTITAS LAZIO

Lebih lanjut, Sarri mengaku cukup sulit menyesuaikan filosofinya dengan gaya bermain Lazio. Ia mengaku masih butuh beberapa bulan sebelum benar-benar bisa menerapkan filosofinya.

“Ada beberapa kesamaan karakteristik antara tim ini dengan skuat saya di Napoli. Di sini, para pemain sama-sama senang mengikuti instruksi dan saya juga merasakan hal serupa ketika masih menangani Napoli.”

Maurizio Sarri - Lazio - @official_sslazio
instagram.com/official_sslazio

“Tapi, tim ini menghabiskan beberapa tahun bersama dengan pelatih yang memiliki filosofi berbeda dengan saya. Jadi, para pemain mungkin masih membutuhkan waktu yang agak lama untuk beradaptasi dengan taktik saya,” tuntas Sarri.

Sarri tidak bisa terlalu lama bersantai selepas meraih kemenangan pertamanya bersama Gli Aquile. Pekan depan, mereka akan dijadwalkan bakal menjamu tim kuda hitam, Spezia, di Stadio Olimpico.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Maurizio Sarri Terjebak Nostalgia Jelang Empoli vs Lazio

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Maurizio Sarri akan jadi pusat perhatian pada laga Empoli vs Lazio, Minggu (22/8/2021) dinihari WIB. Dia akan bersua lagi dengan mantan klubnya.

Empoli adalah klub yang membesarkan nama Sarri. Sukses membawa klub promosi ke Serie A lewat permainan menyerang, ia menjelma jadi salah satu pelatih terbaik Italia.

Kini sang nakhoda telah melatih Lazio. Setelah sembilan tahun meninggalkan stadion Carlo Castellani, ia kembali lagi. Namun, sebagai lawan.

maurizio sarri-lazio-OfficialSSLazio
@OfficialSSLazio

“Ini akan menjadi pertandingan yang sulit. Jika mereka bermain seperti di babak pertama melawan Vicenza mereka akan membuat kami kesulitan dan membuat kami menari dengan adanya pemain berkualitas,” kata Sarri di laman resmi klub, Sabtu (21/8/2021).

Maurizio Sarri Kenang Presiden Empoli

Di sisi lain, pelatih 62 tahun kembali mengenang masa kerjanya di Empoli. Ia mengaku punya banyak kenangan manis selama menukangi Azzurri.

maurizio sarri
empolichannel-it

Salah satunya bersama presiden klub, Fabrizio Corsi. Menurutnya mantan bosnya itu tidak hanya mengerti soal menjalankan klub, tapi juga paham taktik permainan.

“Corsi orang yang luar biasa dalam membangun tim. Dia satu-satunya presiden yang bisa saja ajak bicara tentang taktik,” ungkapnya.

“Dia tahu bagaimana membangun tim. Kami punya waktu-waktu yang indah. Kami membangun tim bersama-sama dan membawa klub ke Serie A secara bersama-sama,” tutup Maurizio Sarri.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Fakta Menarik Laga Pekan Pertama Serie A Italia 2021-22

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Serie A Italia akan kembali bergulir. Kompetisi Serie A Italia musim 2021-22 akan melakoni partai pertamanya di akhir pekan ini. Sejumlah pertandingan menarik akan hadir di pekan pertama ini.

Juara bertahan Serie A Italia musim lalu, Inter Milan akan menjamu Genoa di Giuseppe Meazza pada Sabtu (20/8/2021). Partai ini tentu menjadi menarik karena Inter saat ini dilatih pelatih anyar, Simone Inzaghi.

Fakta Menarik Laga Pekan Pertama Serie A Italia 2021-22

Partai tak kalah sengit juga akan dilakoni oleh Juventus yang akan bertandang ke markas Udinese di Stadion Frulli. Sementara itu, tiga tim promosi dari pentas Serie B, Venezia, Empoli dan Salernitana juga akan menghadapi tim tangguh.

Dari 10 pertandingan pekan pertama Serie A Italia 2021-22 terdapat sejumlah fakta menarik yang layak untuk diperhatikan. Berikut ulasannya,

Serie A Italia Hadirkan Sejumlah Fakta Menarik

Maurizio Sarri Reuni dengan Mantan Klub

Pekan pertama Serie A yang mempertemukan Empoli vs Lazio akan jadi ajang reuni untuk Maurizio Sarri. Pelatih berusia 62 tahun itu pada 2012 merupakan pelatih Empoli di kompetisi Serie B. Sarri melatih Empoli selama tiga musim.

Fakta Menarik Laga Pekan Pertama Serie A Italia 2021-22

“Maurizio Sarri di sisi lain memiliki kenangan manis tentang Empoli. Yang memberinya kepercayaan diri di pentas Serie B, ketika ia di sana segalanya tampaknya berjalan tidak semestinya saat mereka akan promosi ke Serie A,” tulis media Italia, Calciopolis.it

Promosi Ketiga Salernitana

Musim ini menjadi penampilan ketiga Salernitana sebagai tim promosi di kompetisi tertinggi Italia. Sebelumnya mereka tampil pada musim 1946-47 dan 1997-98. Yang menarik pada penampilan terakhir di musim 1998-1999, Salernitana hanya mengalami satu kekalahan dari tujuh pertandingan.

Lawan Salernitana di pekan pertama ialah Bologna. Catatan kurang baik didapatkan Bologna tiap menjalani pekan pertama. Bologna hanya mampu memenangkan satu pertandingan dari 11 laga.

Fakta Menarik Laga Pekan Pertama Serie A Italia 2021-22

Catatan Bagus Juventus di Pekan Pertama

Juventus di pekan pertama akan melawan Udinese. Di atas kertas, Cristiano Ronaldo dkk tentu lebih diunggulkan meski berstatus tim tamu. Juventus hanya kalah satu kali jika melawan Udinese di Stadion Frulli.

Yang tak kalah menarik, Juventus telah meraih 9 kemenangan dari 10 pertandingan pembuka di Serie A. Namun satu-satunya kekalahan Juventus itu justru terjadi di markas Udinese pada Agustus 2015.

Kembalinya Venezia

Salah satu tim yang ingin disaksikan fan Serie A tentu saja aksi tim promosi, Venezia. Pada pekan pertama musim ini, Venezia akan menghadapi Napoli, tim yang tidak terkalahkan dalam 10 dari 12 pertandingan.

Fakta Menarik Laga Pekan Pertama Serie A Italia 2021-22

Venezia bermain kembali di kompetisi tertinggi Italia setelah absen 19 tahun. Pada penampilan terakhir mereka pada musim 2001-02, Venezia di pekan pertama dikalahkan oleh Juventus dengan skor telak 0-4.

Rekor Tak Bagus Sampdoria

Laga Sampdoria vs AC Milan juga jadi pertandingan seru di pekan pertama. AC Milan memiliki catatan dua kali menang di markas Sampdoria. Tim tuan rumah sendiri memiliki catatan buruk di pekan pembuka.

Sampdoria kalah dalam tiga pertandingan pembuka musim di pentas Serie A. Selain itu, Il Samp juga selalu gagal untuk mencetak gol di tiga laga tersebut.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Karakter Coutinho Dianggap Cocok dengan Skema Sarri di Lazio

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Masa depan Philippe Coutinho mulai muram di Barcelona. Ia pun diharapkan bisa pindah pada bursa transfer musim panas ini.

Situasi Philippe Coutinho di Barcelona juga menjadi perhatian legenda Juventus, Alessio Tacchinardi. Ia percaya Serie A akan cocok untuk eks Liverpool.

Bagi Alessio Tacchinardi, karakter yang dimiliki sang gelandang akan cocok di bawah komando Maurizio Sarri. Ya, dia melihat Lazio sebagai tempat yang pas bagi sang pemain untuk bangkit.

Peluang Philippe Coutinho Kembali ke Liga Inggris Terbuka Lebar

“Dia bukan pemain yang sama yang kita lihat bertahun-tahun yang lalu di Inter. Dia lebih percaya diri sekarang dan suka bermain melebar,” ungkap eks Juventus seperti dikutip Football5star dari Tuttomercatoweb, Selasa (17/8/2021).

“Saya pikir Lazio akan sangat ideal untuknya. Ada Sarri di sana yang suka dengan pemain yang punya karakter seperti dia. Coutinho juga bisa membentuk kombinasi hebat di tengah dengan adanya Luis Alberto dan Milinkovic-Savic,” sambungnya.

alessio tacchinardi juvefc
juvefc.com

Apa yang dikatakan Alessio Tacchinardi tidak berlebihan. Bersama Maurizio Sarri musim ini I BIancoceleste akan bermain dengan skema 4-3-3.

Formasi tersebut sangat akrab dengan pemain 29 tahun itu. Sebab saat masih dalam puncak performa di Liverpool, Juergen Klopp selalu memakai 4-3-3.

Sementara itu, bukan perkara mudah bagi Lazio atau klub mana pun untuk menggaet pemain asal Brasil. Ia memiliki gaji yang tinggi dan Barcelona diyakini takkan melepasnya dengan harga murah.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Alessandro Nesta Jadi Asisten Sarri di Lazio?

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Alessandro Nesta kembali ke tempat latihan klub Serie A Italia, Lazio, Formello untuk kali pertama setelah 19 tahun. Kedatangan Alessandro Nesta untuk menjadi asisten Maurizio Sarri di Lazio?

Dikutip Football5star.com dari Football Italia, Rabu (11/8/2021) kedatangan Nesta bukan untuk menjadi asisten Sarri. Alessandro Nesta datang ke tempat latihan Lazio atas undangan klub.

Alessandro Nesta - Frosinone - thelaziali. com

Di sana, Nesta mempelajari metode kepelatihan Sarri di Lazio. Selama sesi pra musim, Nesta banyak menyerap ilmu kepelatihan dari mantan pelatih Napoli dan Juventus tersebut.

Saat ini, Alessandro Nesta sedang mencari pekerjaan baru setelah dipecat dari klub Frosinone pada Maret lalu. Nesta sendiri sudah menukangi Frosinone sejak musim panas 2019.

Nesta dipecat sebagai pelatih Frosinone setelah anak asuhnya kalah 0-3 dari Lecce pada 23 Maret lalu.

Nesta akui tidak berniat tinggalkan lazio
calciomercato.com

“Frosinone Calcio mengumumkan bahwa kami telah membebaskan Alessandro Nesta dari jabatan pelatih tim utama. Klub berterima kasih kepada pelatih atas kerja yang telah ia lakukan dan mendoakan yang terbaik untuk masa depan profesionalnya.”

Pengganti Nesta di Frosinone sendiri ialah mantan rekannya di timnas Italia, Fabio Grosso.

“Frosinone Calcio mengumumkan bahwa kami telah mempercayakan Fabio Grosso untuk memimpin tim Utama. Pelatih baru telah menandatangani kontrak yang akan mengikatnya dengan klub kuning dan biru hingga 30 Juni 2021.” tulis pernyataan klub.

Alessandro Nesta Legenda Lazio

Alessandro Nesta memainkan 261 pertandingan bersama tim Elang Ibu Kota. Dari 261 pertandingan bersama Lazio, ia mempersembahkan gelar scudetto, dua Coppa Italia, Piala UEFA dan Piala Super Eropa.

Nesta adalah lulusan akademi Lazio. Dia menghabiskan 17 tahun bersama I Biancoceleste, bahkan mengenakan ban kapten selama enam tahun. Berkat kerja kerasnya, dia sangat diperhitungkan di antara bek legendaris Serie A Italia.

Alessandro Nesta Jadi Asisten Sarri di Lazio?
Sky Sports

Pindah ke AC Milan pada 2002, Nesta meraih 1 juara liga Italia Serie A, 2 Liga Champions, 1 Piala Super Eropa, dan 1 Piala Italia. Selama bermain di San Siro, Nesta bertanding dengan performa dan konsistensi sebaik mungkin, memberikan semua yang dia bisa di lapangan dan menjaga karakter rendah hati di luar sepak bola.

Pada 2006 dan 2008, dia tidak akan pernah bermain secara konsisten lagi karena dia menderita beberapa cedera serius pada tahun-tahun tersebut. Dia mengalami cedera punggung yang membuatnya hanya tampil sekali sepanjang musim.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Kepa Buka Suara Soal Insiden Perselisihannya dengan Sarri pada 2019

gamespool
Kepa Buka Suara Soal Insiden Perselisihannya dengan Sarri pada 2019 41

Football5Star.com, Indonesia – Kiper Chelsea, Kepa Arrizabalaga, akhirnya buka suara soal perselisihannya dengan Maurizio Sarri di final Piala Liga 2019. Kepa mengatakan bahwa saat itu hanyalah kesalahpahaman.

Saat itu Chelsea berhadapan dengan Manchester City dan laga berakhir 0-0. Tapi pada babak tambahan, ada momen dimana pelatih Sarri mencoba memasukkan Willy Cabalero, tapi Kepa menolak untuk ditarik keluar. Laga dilanjutkan sampai babak adu penalti dan Chelsea kalah 4-3. Dua tahun kemudian, Kepa buka suara soal insiden itu.

“Itu semua adalah kesalahpahaman besar. Setelah melakukan penyelamatan, saya merasakan sesuatu di kaki saya dan saya memanggil fisioterapis untuk memastikan itu bukan apa-apa. Namun, di atas segalanya, saya ingin memastikan bahwa kami sebagai sebuah tim dapat mengejar ketertinggalan kami,” ucap Kepa seperti dikutip Football5Star.com, dari Player’s Tribune.

Kepa Arrizabalaga Buka Suara Soal Insiden Perselisihannya dengan Sarri

Dia melanjutkan, “Tiba-tiba, saya melihat pelatih Maurizio Sarri mengirim Willy Caballero untuk pemanasan. Dia pikir saya tidak bisa melanjutkan. Niat saya, benar atau salah, hanya membuang waktu untuk membantu tim. Saya tidak memiliki masalah serius yang akan membuat saya terus bermain.”

Mantan pemain Athletic Bilbao meminta maaf terutama kepada Willy dan kepada Sarri . Dia mengatakan bahwa dia seharusnya langsung keluar saat nomor punggungnya muncul di tepi lapangan.

“Saya mencoba memberi sinyal bahwa saya baik-baik saja, bahwa saya tidak cedera. Tapi kami berada di Wembley di depan lebih dari 80 ribu orang, jadi tentu saja Sarri tidak memahami saya. Ketika wasit keempat mengangkat papan, jelas saya seharusnya keluar, dan saya menyesal tidak melakukannya,” katanya.

Dia melanjutkan, “Saya salah, dan saya minta maaf untuk semua orang yang terlibat, untuk Maurizio Sarri, yang sepertinya saya hina di depan umum, untuk Willy, rekan setim dan profesional yang hebat, dan untuk semua rekan satu tim saya dan Chelsea, penggemar yang harus menerima segalanya, semua kebisingan yang dihasilkan selama pertandingan dan kemudian di hari-hari setelahnya.”

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Shaqiri Merasa Cocok dengan Skema Sarri, Sinyal ke Lazio?

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Xherdan Shaqiri tak kunjung jadi pilihan utama di Liverpool. Ia digosipkan akan hengkang musim panas ini.

Lazio mulai dikaitkan dengan Xherdan Shaqiri. Apalagi direktur klub ibu kota Italia, Igli Tare, telah menghubunginya.

Sang gelandang pun merasa terhormat dikaitkan dengan Lazio. Sinyal kepergiannya makin besar setelah perkataannya yang merasa cocok dengan skema permainan Maurizio Sarri.

maurizio sarri-lazio-OfficialSSLazio
@OfficialSSLazio

“Igli Tare telah melakukan pekerjaan yang sangat baik di Lazio selama bertahun-tahun. Jika benar dia sangat menginginkan saya maka saya merasa terhormat,” ujar Shaqiri seperti dilansir Football Italia, Senin (26/7/2021).

“Saya telah mengikuti Lazio sejak lama, mereka tim papan atas Italia. Secara umum karakteristik saya lebih suka bermain sepak bola menyerang dan Sarri mempraktikkannya. Itu sangat menarik,” kata bintang timnas Swiss.

Pemain berusia 29 tahun masih menyisakan kontrak setahun lagi di Liverpool. Ia mengaku semua kemungkinan bisa terjadi. Terutama hengkang demi mendapatkan menit bermain yang sesuai keinginannya.

“Yang penting saat ini dalam karier saya adalah bisa bermain reguler, tapi itu tidak sellau terjadi dalam tiga musim terakhir. Inilah kenapa saya bilang ke Liverpool saya siap untuk tantangan baru,” imbuhnya.

“Mereka menerima keinginan saya dan akan serius mempertimbangkan tawaran yang akan datang. Saya baru 29 tahun dan telah bermain di liga-liga terbaik Eropa dan saya ingin terus menjadi bagian dari itu,” tutup Xherdan Shaqiri.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Bek Lazio Nikmati Taktik Maurizio Sarri

gamespool
Bek Lazio Nikmati Taktik Maurizio Sarri 48

Football5star.com, Indonesia – Bek sayap Lazio, Adam Marusic, mengaku sangat senang dengan taktik dan filosofi permainan Maurizio Sarri. Marusic bahkan yakin bakal bisa menunjukkan performa gemilang di bawah komando Sarri musim depan.

Dalam empat tahun terakhir, Marusic merupakan salah satu pemain andalan Gli Aquile. Di bawah komando Simone Inzaghi, Marusic berhasil mengumpulkan 134 penampilan di semua kompetisi.

“Maurizio Sarri sudah mengubah cara bermain kami. Karena, musim depan kami akan bermain dengan sistem empat bek,” ungkap Adam Marusic dikutip Football5star dari laman Football Italia.

Lazio - Maurizio Sarri - @officialsslazio
twitter.com/officialsslazio

“Saya sudah sempat bermain sebagai wingback dan bek sentral. Di level internasional, saya menempati posisi bek kanan selama enam tahun terakhir.”

“Sarri selalu ingin membantu kami menunjukkan performa terbaik dan meningkatkan kemampuan. Hal tersebut merupakan hal yang sangat kami butuhkan. Saya sendiri tak perduli dimainkan sebagai bek kiri atau bek kanan musim depan,” sambung pemain berumur 28 tahun itu.

Pada musim 2020-21 lalu, Marusic gagal menunjukkan performa terbaiknya karena sempat mengalami cedera. Marusic bertekad agar tak tersandung cedera dan membawa Lazio finis di empat besar.

“Saat ini, saya hanya ingin menunjukkan performa terbaik dan tak mengalami cedera seperti musim lalu. Tujuan utama kami musim depan adalah finis di empat besar dan melaju ke Liga Champions,” tuntas Marusic.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Pemain Lazio Butuh Waktu Pahami Metode Maurizio Sarri

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Era baru Lazio bersama Maurizio Sarri sudah dimulai. Pada uji coba pertama melawan Fiori Barp mereka menang besar 11-0.

Kemenangan besar ini seolah membuktikan gaya permainan Maurizio Sarri yang selama ini dikenal dengan sepak bola menyerang. Tapi bagaimana pun ini baru laga pertama pramusim.

Salah satu pemain senior Lazio, Lucas Leiva, menilai hasil di Auronzo sebagai pertanda bagus untuk tim. Namun, ia mengaku masih harus beradaptasi dengan metode sang nakhoda.

Maurizio Sarri - Lazio - Virgilio Sport
Virgilio Sport

“Ada atmosfer yang bagus, ada banyak hal yang harus dilakukan dengan pelatih baru. skuat kami selalu rendah hati dan kami melakukannya dengan baik. Kami harus beradaptasi dengan tuntutan pelatih dan melihat di mana kami bisa melakukannya,” kata Lucas Leiva di laman resmi klub, Rabu (21/7/2021).

“Terlalu dini untuk menilai. Kami masih ingin mempelajari arahan taktik dari pelatih. Kami masih perlu belajar bagaimana bekerja sebagai tim, tapi saya pikir kami punya karakteristik yang tepat untuk melakukannya,” ia menambahkan.

Pramusim perdana Lazio berlangsung sempurna. Dari segi pemain pun Maurizio Sarri sepertinya sudah menemukan solusi jitu.

Pemain yang dalam beberapa hari terakhir diisukan hengkang, Luis Alberto, sudah kembali. Bahkan dalam kemenangan 11-0 tersebut ia memborong tiga gol.

Begitu pula dengan pemain yang musim lalu dicemooh Laziale, Vedat Muriqi. Ia menjawab kepercayaan sang nakhoda dengan sumbangan dua gol.

Sorotan juga tertuju pada dua bintang baru Elang Ibu Kota, Felipe Anderson dan Elseid Hysaj. Mereka sama-sama mencetak satu gol.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Lazio Menggila bersama Maurizio Sarri, Cetak 21 Gol dalam 2 Laga

Gamespool new banner

Football5Star.com, Indonesia – Lazio tampil menggila bersama Maurizio Sarri sebagai allenatore baru. Dalam dua laga, Luis Alberto cs. membukukan 21 gol. Sebanyak 11 pemain ikut andil dalam mencetak gol pada dua laga pramusim tersebut.

Pesta gol pertama dilakukan Lazio saat menjalani pemanasan pertama melawan Top 11 Radio Club 103. Anak-anak asuh Sarri memuaskan para tifosi dengan menjejalkan 10 gol tanpa balas. Luis Alberto dan Felipe Caicedo sama-sama mencetak brace. Adapun Felipe Anderson, Raul Moro, Lucas Leiva, Vedat Muriqi, Manuel Lazzari, dan Denis Vavro menjejalkan 1 gol masing-masing.

Tiga hari berselang, I Biancocelesti kembali berpesta gol. Kali ini, mereka menang 11-0 atas Fiori Barp Sospirolo. Seperti pada pertandingan pertama, Luis Alberto kembali menjadi bintang. Dia kali ini mampu mencetak hat-trick. Caicedo pun kembali mencetak brace. Hal yang sama dilakukan Muriqi.

Sementara itu, 4 gol lain pada laga lawan Fiori Barp Sospirolo itu dilesakkan Felipe Anderson, Elseid Hysaj, Adam Marusic, dan Jean-Daniel Akpa-Akpro. Sorotan tenu terarah kepada Hysaj yang sebelumnya dihujat Ultras Lazio gara-gara menyanyikan lagu “Bella Ciao” dalam perkenalan di hadapan rekan-rekan setimnya.

Armada Maurizio Sarri Jalani 5 Laga Pramusim

Dua laga itu jadi bagian dari 5 laga pramusim yang dijalani Lazio yang mulai ditangani Maurizio Sarri pada 9 Juli lalu. Tiga pertandingan pramusim lain tentu saja akan lebih berat. Pada 23 Juli mendatang, I Biancocelesti akan menghadapi klub Serie C, Triestina. Empat hari kemudian, mereka lagi-lagi bersua klub Serie C. Kali ini Padua.

Adapun laga yang akan menutup rangkaian pramusim Lazio adalah melawan salah satu klub Eredivisie, FC Twente Enschede. Laga itu menurut rencana akan digelar di kandang lawan, Stadion De Grolsch Veste, pada 8 Agustus 2021 malam WIB. Itu dua pekan sebelum laga giornata pertama Serie A 2021-22 melawan Empoli di kandang lawan.

Meskipun mampu mengemas 21 gol dalam 2 laga, itu ternyata bukanlah catatan terbaik dalam 2 laga pembuka pramusim. Dua musim lalu saja, Lazio bahkan lebih produktif. Ketika itu, tim asuhan Simone Inzaghi membukukan 30 gol berkat kemenangan 18-0 atas Auronzo dan 12-0 atas Top 11 Radio Club 103.

Satu hal yang patut dicatat, Lazio kala itu diperkuat semua pemain terbaik sejak awal karena tak diganggu agenda internasional. Sementara itu, pada pramusim 2021-22, sejumlah pemain absen karena masih menjalani liburan setelah berjibaku pada ajang internasional, terutama EURO 2020 dan Copa America 2021.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Maurizio Sarri Ancam Fan Lazio yang Serang Vedat Muriqi

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Maurizio Sarri sepertinya tidak bisa tidur nyenyak pada awal kepemimpinannya di Lazio. Dia punya tugas berat untuk mengembalikan kepercayaan fan terhadap Vedat Muriqi.

Vedat Muriqi merupakan pemain yang baru didatangkan Lazio musim lalu. Performanya kurang impresif karena hanya mencetak satu gol.

Dia juga lebih sering jadi penghangat bangku cadangan saat klub masih dipegang Simone Inzaghi. Situasi ini pula yang membuat fan kecewa.

Sejak akhir musim lalu para Laziale mulai melontarkan kritik pedas bahkan sampai meghina sang bomber. Keadaan ini lah yang ingin dihentikan Maurizio Sarri.

Ketika memimpin para pemainnya latihan yang juga dihadiri ratusan suporter, Sarri mendatangi mereka di pinggir lapangan. Ia memberi ancaman bagi siapa saja yang menyerang pemain asal Kosovo.

“Jika saya mendengar kalian mengatakan sesuatu untuk menyerang Muriqi, saya akan emmbuat kalian semua pergi,” kata sang nakhoda baru seperti dilansir ESPN, Selasa (20/7/2021).

Ancaman tersebut rupanya disambut hangat Laziale. Mereka memberi tepuk tangan untuk Sarri dan meneriakkan “grande mister, grande”.

Vedat Muriqi bukan satu-satunya pemain yang memanaskan ruang ganti Lazio. Pemain baru mereka, Elseid Hysaj, baru-baru ini membuat fan murka.

Saat diminta untuk bernyanyi sebagai tanda perkenalan dengan rekan-rekan barunya ia menyanyikan lagu “Bella Ciao” yang selama ini kerap dicap sebagai lagu orang-orang sayap kiri. Sedangkan fan Lazio merupakan penganut sayap kanan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Tugas Pertama di Lazio Melawan Empoli, Sarri Emosional

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Serie A baru saja merilis jadwal resmi kompetisi musim 2021-2022. Pada giornata pertama Lazio akan bersua tim promosi, Empoli.

Sekilas laga ini biasa saja. Tapi untuk Maurizio Sarri pertandingan di stadion Castellini membuatnya emosional. Bukan apa-apa. Dia merupakan mantan pelatih Empoli.

Dia pula yang membawa klub tersebut promosi ke Serie A 2014 lalu. Dan nanti pada tugas pertamanya sebagai nakhoda Lazio, ia langsung kembali ke stadion yang pernah mengelu-elukan namanya.

conte-sarri-juventus-inter (bongda.com.vn)
bongda.com.vn

“Ini akan menjadi laga yang sangat menarik dan laga pembuka akan membawa saya kembali ke kenangan masa lalu melawan Empoli, di mana saya akan dengan senang hati kembali sehingga saya bisa melihat orang-orang yang saya sayangi,” kata sang nakhoda di laman resmi klub, Kamis (15/7/2021).

Kendati demikian pelatih berusia 62 tahun tidak mau terjebak nostalgia. Ia ingin Lazio langsung tancap gas di pekan pertama dengan memenangkan pertandingan.

Sangat penting untuk mengawali kompetisi dengan kuat, akan menjadi fundamental juga untuk menjaga tempo yang konsisten karena Serie A sangat kompetitif dan sulit. Kami akan memastikan bahwa semuanya siap,” ia menambahkan.

Maurizio Sarri menukangi Empoli selama tiga tahun. Yakni dari 2012 saat mereka masih di Serie B hingga 2015 di Serie A.

Di klub yang bermarkas di Carlo Castellani pula namanya mulai dikenal. Gaya permainan agresif yang dia terapkan membuatnya melejit hingga digaet Napoli, Chelsea, Juventus, dan kini Lazio.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Lazio akan Tunjukkan Permainan Atraktif Musim Depan

gamespool
Lazio akan Tunjukkan Permainan Atraktif Musim Depan 62

Football5star.com, Indonesia – Pepe Reina merasa sangat senang dengan keputusan Lazio yang menunjuk Maurizio Sarri sebagai suksesor Simone Inzaghi. Di mata Reina, kehadiran Sarri akan membuat Gli Aquile menjadi salah satu tim dengan permainan atraktif di Liga Italia musim depan.

Sarri bukanlah sosok yang asing untuk Reina. Keduanya pernah bekerja sama di Napoli pada periode 2015 hingga 2018. Ketika itu, Reina berhasil mencatat 54 clean sheet dari 139 penampilan di semua kompetisi.

“Ketika seluruh pemain Lazio sudah mulai memahami filosofi permainan Sarri, maka kami akan menunjukkan permanan yang sangat atraktif. Tak akan jauh berbeda dengan penampilan Napoli beberapa tahun lalu,” ujar Pepe Reina dikutip football5star dari laman resmi Gli Aquile.

Maurizio Sarri - Lazio - @officialsslazio
twitter.com/officialsslazio

“Sarri adalah seorang perfeksionis. Dia tak segan-segan bekerja ekstra keras untuk mencapai kesempurnaan,” sambung penjaga gawang berumur 38 tahun itu.

Lebih lanjut, Reina berjanji akan membantu proses adaptasi Sarri dengan para penggawa Lazio. Ia tak yakin seluruh penggawa Gli Aquile akan bisa langsung memahami keinginan Sarri karena sudah terbiasa dengan filosofi permainan Inzaghi.

“Saya akan berusaha membantu para pemain untuk memahami keinginan dan filosofi permainan milik Sarri. Saya yakin, kami akan membutuhkan waktu yang agak lama untuk mengerti keinginannya karena kami sudah terbiasa dengan filosofi permainan Inzaghi.”

“Saya dan (Elseid) Hysaj bisa langsung memberikan dampak yang cukup besar dalam proses adaptasi Sarri karena kami sudah tidak asing dengannya. Tapi, hal terpenting adalah, seluruh pemain memiliki keinginan yang sangat besar untuk belajar hal-hal baru,” tuntas Reina.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Maurizio Sarri: Semoga Joaquin Correa Berubah Pikiran

gamespool
Maurizio Sarri: Semoga Joaquin Correa Berubah Pikiran 66

Football5star.com, Indonesia – Maurizio Sarri memastikan Joaquin Correa sudah mengutarakan niat hengkang kepada pare petinggi Lazio beberapa waktu lalu. Akan tetapi, Sarri berharap Correa mengubah pendiriannya ketika kembali dari tugas bersama timnas Argentina.

Dalam beberapa pekan terakhir, Correa memang santer diberitakan bakal meninggalkan Stadio Olimpico. Pemain berusia 25 tahun itu dilaporkan masuk radar raksasa Prancis, Paris Saint-Germain.

“Jika mau, saya bisa saja memainkan Joaquin Correa sebagai winger kiri musim depan,” ujar Maurizio Sarri dikutip Football5star dari laman Football Italia.

Joaquin Correa - Maurizio Sarri - @officialsslazio
twitter.com/officialsslazio

“Saya tahu Correa sudah mengutarakan keinginannya untuk pindah klub tahun ini. Tapi, saya akan sangat senang jika Correa berubah pikiran setelah bermain di final Copa America,” sambung pelatih berusia 61 tahun itu.

Lazio sudah mengambil ancang-ancang andai kehilangan Correa. Gli Aquile dilaporkan sudah melempar penawaran resmi untuk mendatangkan Julian Brandt dari Borussia Dortmund dengan status pinjaman.

Correa bukanlah satu-satunya pemain kunci yang siap meninggalkan Lazio tahun ini. Gelandang kreatif asal Spanyol, Luis Alberto, dilaporkan juga siap angkat koper dari Stadio Olimpico.

Alberto siap hengkang karena berselisih dengan para petinggi Gli Aquile. Menurut laporan media-media Italia, pemain berusia 28 tahun itu masuk radar Juventus dan AC Milan.

Gli Aquile sendiri sudah menyiapkan sosok pengganti Alberto. Mereka bakal meresmikan kedatangan Felipe Anderson dari West Ham United dalam beberapa hari ke depan. Anderson kabarnya ditebus dengan banderol 3 juta Euro.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Alasan Maurizio Sarri Terima Pinangan Lazio

gamespool
Alasan Maurizio Sarri Terima Pinangan Lazio 70

Football5star.com, Indonesia – Maurizio Sarri mengatakan bahwa Lazio merupakan klub yang cocok dengan filosofi permainannya. Hal tersebut menjadi alasan utama Sarri menerima pinangan Gli Aquile.

Sarri ditunjuk Gli Aquile untuk menggantikan posisi Simone Inzaghi yang hijrah ke Inter Milan. Sarri diikat dengan kontrak berdurasi dua tahun.

“Lazio adalah klub yang tepat bagi saya untuk mengekspresikan diri. Ini adalah klub yang sangat cocok untuk dengan filosofi permainan saya,” ujar Maurizio Sarri dalam sesi jumpa pers, Jumat (9/7) malam WIB.

Maurizio Sarri - Lazio
Calciopolis

“Tawaran dari Lazio datang ketika saya membutuhkan tim baru untuk mengekspresikan diri. Tawaran mereka membuat saya tak berpikir panjang untuk datang ke sini,” sambung pelatih berusia 62 tahun itu.

Lebih lanjut, Sarri, mengatakan manajemen Gli Aquile untuk menandatangani kontrak jangka panjang berdurasi empat tahun. Akan tetapi, Sarri menolak tawaran tersebut karena tak merasa yakin akan memiliki energi yang sama di tahun ketiga atau keempat.

“Manajemen klub sebenarnya ingin mengikat saya dengan kontrak berdurasi empat tahun. Tapi, saya ingin kontrak dengan durasi yang lebih pendek karena tak yakin akan memiliki energi yang sama di tahun ketiga atau keempat.”

“Saya tak ingin kami menunjukkan penampilan yang sama di setiap pertandingan. Kami akan bermain dengan beberapa cara yang berbeda agar bisa terus kompetitif dan bersaing dengan klub-klub besar,” tandas Sarri.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Eks Lazio Jadi Rekrutan Pertama Maurizio Sarri

gamespool
Eks Lazio Jadi Rekrutan Pertama Maurizio Sarri 74

Football5star.com, Indonesia – Gelandang asal Brasil, Felipe Anderson, akan menjadi rekrutan pertama yang dibawa Maurizio Sarri ke Lazio. Menurut laporan Sky Sport Italia, Anderson bakal resmi berseragam Gli Aquile dalam beberapa hari ke depan.

Lazio tak harus mengucurkan dana besar untuk mengamankan tanda tangan Anderson dari West Ham United. Pemain berusia 28 tahun itu kabarnya diangkut dengan banderol tiga juta Euro. Akan tetapi, Gli Aquile wajib menyetor setengah hasil penjualan Anderson kepada West Ham.

Anderson bukanlah sosok yang asing untuk para penggemar Lazio. Ia sempat membela panji Gli Aquile pada periode 2013 hingga 2018. Ketika itu, Anderson menunjukkan performa gemilang dan berhasil menyumbang 34 gol serta 39 assist dari 177 penampilan di semua kompetisi.

Lazio - Maurizio Sarri - Eurosport
Eurosport

Kegemilangan Anderson membuat West Ham kepincut. The Hammers rela mengucurkan dana 38 juta Euro untuk memboyong Anderson ke London.

Akan tetapi, investasi West Ham tidak berbuah manis. Pasalnya. Anderson hanya mampu menyumbang 12 gol dan 13 assist dari 73 penampilan. Pada musim 2020-21 lalu, Anderson bahkan tak masuk rencana David Moyes dan dipinjamkan ke raksasa Portugal, FC Porto.

Di Portugal, Anderson juga gagal menunjukkan penampilan terbaik. Ia cuma mampu mencetak satu assist dari 10 penampilan di semua kompetisi.

Anderson akan diplot Sarri sebagai pengganti Joaquin Correa. Pemain asal Argentina itu dilaporkan siap angkat koper dari Stadio Olimpico dan pindah ke Paris Saint-Germain tahun ini.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Penyebab Maurizio Sarri Tolak Tawaran Napoli

gamespool
Penyebab Maurizio Sarri Tolak Tawaran Napoli 78

Football5star.com, Indonesia – Maurizio Sarri mengaku sempat didekati Napoli pada pertengahan musim 2020-21 lalu. Akan tetapi Sarri menolak tawaran tersebut karena tak ingin kembali melatih di pertengahan musim.

Sarri memang sempat menjadi salah satu kandidat yang dipertimbangkan I Partenopei untuk menggantikan posisi Gennaro Gattuso. Akan tetapi, penolakan Sarri membuat I Partenopei terpaksa mempertahankan Gattuso hingga akhir musim 2020-21.

“Saya sama sekali tidak mempertimbangkan tawaran yang diajukan Napoli. Karena, saya tak yakin akan bisa memberi dampak berarti di pertengahan musim,” ujar Maurizio Sarri dikutip football5star dari laman Football Italia.

Maurizio Sarri - Napoli - Sports Illustrated
Sports Illustrated

“Saya sebenarnya bersedia kembali ke Napoli di awal musim 2021-22. Mereka sempat menghubungi saya pada Januari 2021 kemarin. Tapi, tak ada negosiasi resmi,” sambung pelatih berusia 62 tahun itu.

Napoli bukanlah satu-satunya klub yang mendekati Sarri. Ia juga sempat didekati Fiorentina, Tottenham Hotspur dan AS Roma. Akan tetapi, Sarri menolak seluruh tawaran melatih karena tak ingin bekerja di pertengahan musim 2020-21.

“Ada juga beberapa klub yang tertarik mendatangkan saya. Tapi, saya selalu mengatakan hal yang sama, yakni tidak bersedia melatih di pertengahan musim dan hanya siap melatih di awal musim,” tandas Sarri.

Saat ini, Sarri sudah resmi menjadi pelatih anyar Lazio. Ia dipercaya Gli Aquile untuk menjadi suksesor Simone Inzaghi yang memutuskan hijrah ke Inter Milan. Sementara itu, Napoli menunjuk Luciano Spalletti untuk menggantikan posisi Gattuso yang dipecat di akhir musim 2020-21.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Tinggalkan Chelsea adalah Kesalahan Terbesar Maurizio Sarri

gamespool
Tinggalkan Chelsea adalah Kesalahan Terbesar Maurizio Sarri 82

Football5star.com, Indonesia – Maurizio Sarri mengakui keputusannya meninggalkan Chelsea pada 2019 lalu merupakan sebuah kesalahan besar. Sarri bahkan mengatakan bahwa skuat The Blues saat ini sangat cocok dengan filosofi permainannya.

Sarri meninggalkan The Blues dan kembali ke Italia bersama Juventus. Akan tetapi, petualangan Sarri bersama Bianconerri hanya bertahan seumur jagung. Ia dipecat di akhir musim 2019-20 karena gagal mempersembahkan gelar Liga Champions.

“Saya membuat kesalahan fatal ketika melatih Chelsea, yakni ingin kembali ke Italia dengan cara apa pun. Ketika itu, Marina Granovskaia (direktur Chelsea), ingin mempertahankan saya. Tapi, saya tetap bersikeras ingin kembali ke Italia,” ungkap Maurizio Sarri dikutip football5star dari Daily Mail.

Maurizio Sarri - Chelsea - Goal
Goal

“Ketika itu, mereka sedang mengalami masa-masa sulit karena Roman Abramovich tak bisa datang ke Inggris. Situasi ini membuat Granovskaia memiliki tugas yang sangat berat dan harus memecahkan banyak masalah.”

“Setelah menyelesaikan masalah, Granovskaia berhasil mendatangkan pemain-pemain hebat seperti Hakim Ziyech, Kai Havertz dan Timo Werner. Ketiganya merupakan pemain yang sangat cocok dengan gaya bermain saya,” sambung Sarri.

Kepergian Sarri ke Juventus membuat The Blues langsung menunjuk Frank Lampard sebagai pelatih kepala. Musim pertama Lampard bersama The Blues berjalan lancar. Ia sukses membawa Jorginho cs finis di peringkat keempat Liga Inggris 2019-20 dan melaju hingga ke babak final Piala FA.

Akan tetapi, Lampard gagal menunjukkan performa konsisten di musim 2020-21. Ia kehilangan pekerjaannya pada Januari 2021 dan digantikan oleh Thomas Tuchel. Di bawah komando Tuchel, The Blues sukses menyabet gelar Liga Champions 2020-21.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Sarri: Jika Italia Juara Euro 2020, Jorginho Bisa Dapat Ballon d’Or

gamespool
Sarri: Jika Italia Juara Euro 2020, Jorginho Bisa Dapat Ballon d'Or 86

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih baru Lazio, Maurizio Sarri, yakin jika Italia berhasil jadi juara Euro 2020, Jorginho bakal masuk nominasi Ballon d’Or tahun ini. Sarri menjelaskan mengapa cara bermain mantan anak asuhnya itu sering tidak terlalu diapresiasi.

Sebelumnya, Lorenzo Insigne, juga menyebut bahwa Jorginho bisa meraih Ballon d’Or tahun ini. Pemain kelahiran Brasil itu sudah membawa Chelsea juara Liga Champions musim lalu dan bahkan dia merupakan top skorer Chelsea di Premier League. Menurut Sarri, jika Gli Azzurri berhasil juara Euro 2020, Jorginho pasti masuk nominasi.

“Jika dia memenangkan Euro, dia adalah kandidat untuk Ballon d’Or. Dia pemain yang halus dan itulah mengapa semua orang tidak memahaminya. Dia membuat segalanya tampak mudah, itu kehebatannya. Ketika saya pergi ke Chelsea, kami berhasil merebutnya dari Manchester City,” ucap Sarri seperti dikutip Football5Star.com dari SportItalia.

Maurizio Sarri Ingin Bereuni dengan Jorginho, Miralem Pjanic Dijual
Tribuna

Mantan pelatih Juventus itu melanjutkan, “Awalnya sulit untuk memahaminya, para fans, jurnalis, sekarang saya melihat dia dihargai. Dia juga kapten Chelsea.”

Sarri sendiri akan kembali melatih musim depan setelah lebih dari setahun dia beristirahat setelah dipecat Juventus. Dia menceritakan pengalamannya selama setahun tak berada di pinggir lapangan.

“Dalam 332 hari ini, saya telah bersama keluarga saya. Saya telah banyak membaca, saya telah menonton banyak pertandingan. Dan saya telah menonton banyak balapan sepeda, salah satu hal yang paling saya sukai,” ujarnya.

Sarri melanjutkan, “Saya berasal dari keluarga pesepeda, ini adalah gairah keluarga. Ini adalah tahun yang sangat istimewa, itu tidak terlalu mengganggu saya untuk keluar. Situasinya tidak membuat saya ingin kembali.”

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Gelandang Dortmund akan Jadi Rekrutan Pertama Maurizio Sarri?

gamespool
Gelandang Dortmund akan Jadi Rekrutan Pertama Maurizio Sarri? 90

Football5star.com, Indonesia – Maurizio Sarri sudah mengidentifikasi pemain pertama yang ingin ia datangkan ke Lazio. Sarri dilaporkan meminta manajemen Gli Aquile mendatangkan gelandang Borussia Dortmund, Julian Brandt.

Manajemen Gli Aquile dengan senang hati memenuhi permintaan Sarri. Menurut laporan Calciomercato, Lazio sudah melempar tawaran resmi kepada Dortmund.

Lazio disebut siap mendatangkan Brandt dengan status pinjaman selama setahun. Calciomercato mengatakan Gli Aquile memasukkan opsi mempermanenkan jasa Brandt dengan banderol 25 juta Euro ketika kontrak pinjamannya berakhir.

Maurizio Sarri - Lazio - Football London
Football London

Dortmund memang belum memberikan tanggapan terkait rumor ketertarikan Gli Aquile terhadap Brandt. Akan tetapi, mereka diyakini tak akan keberatan melepas sang pemain tahun ini.

Brandt juga sempat dirumorkan bakal meninggalkan Dortmund pada Januari 2021 lalu. Ketika itu, Brandt santer diberitakan siap angkat koper dari SIgnal Iduna Park dan bergabung ke Arsenal.

Akan tetapi, tawaran dari Arsenal dilaporkan tak membuat Dortmund puas. Mereka menolak proposal The Gunners dan mempertahankan Brandt hingga akhir musim 2020-21.

Brandt didatangkan Dortmund dari Bayer Leverkusen pada 2019 lalu dengan banderol 25 juta Euro. Namun, investasi Der BVB tak berbuah manis karena Brandt cuma mampu menyumbang 11 gol dan 15 assist dari 87 penampilan di semua kompetisi.

Pada musim 2020-21 lalu, Brandt tidak menunjukkan performa terbaiknya. Ia hanya mampu mencetak empat gol dan dua assist dari 45 penampilan. Catatan buruk tersebut menjadi faktor utama kegagalan Brandt menembus skuat timnas Jerman.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Nesta Nantikan Duel Mourinho dan Sarri di Derby della Capitale

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Lazio telah menunjuk pelatih baru pengganti Simone Inzaghi. Seperti yang sudah diprediksi anyak pihak, klub ibu kota mengangkat Maurizio Sarri sebagai nakhoda baru.

Penunjukan Maurizio Sarri ini pun mendapat respons positif dari legenda klub, Alessandro Nesta. Menurutnya ini merupakan langkah tepat. Apalagi sebelumnya rival sekota, AS Roma, mendatangkan Jose Mourinho.

“Lazio sekarang telah menunjuk Sarri, Roma memiliki Mourinho. Itu adalah respons positif dan sangat luar biasa dari klub. Duel keduanya akan sangat dinantikan musim depan,” ujar Nesta kepada Pagine Romaniste, Kamis (10/6/2021).

Nesta akui tidak berniat tinggalkan lazio
calciomercato.com

Mantan pelatih Chelsea dan Juventus dikontrak Elang Ibu Kota dengan kontrak berdurasi dua tahun. Di sana dia akan mendapat gaji sebesar tiga juta euro permusim.

Ia menggantikan peran Simone Inzaghi yang membatalkan kontrak baru demi memilih hengkang ke Inter Milan. Bagi Alessandro Nesta, kepergian Inzaghi cukup disayangkan.

Dia percaya ada sedikit lubang yang muncul setelah Inzaghi pergi. Namun, ia yakin Maurizio Sarri bisa menutup lubang yang ditinggal.

“Saya percaya kepergian Simone telah meninggalkan lubang. Dia adalah orang yang paling mengenal Lazio. Dan saya harap Sarri bisa memberikan yang terbaik seperti yang telah dia lakukan di klub-klub sebelumnya,” tutup mantan bek handal itu.

Perhatian di Serie A musim depan sedikit banyak akan tertuju ke AS Roma dan Lazio. Sebab dua klub ibu kota ini dilatih mantan nakhoda Chelsea.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Eks AC Milan: Maurizio Sarri adalah Pelatih Spesial

gamespool
Eks AC Milan: Maurizio Sarri adalah Pelatih Spesial 97

Football5star.com, Indonesia- Mantan nakhoda AC Milan, Arrigo Sacchi, merasa sangat senang dengan keputusan Lazio yang menunjuk Maurizio Sarri sebagai pelatih anyar. Ia merasa sangat yakin Gli Aquile akan bisa meraih kesuksesan bersama Sarri.

Lazio meresmikan kedatangan Sarri sebagai suksesor Simone Inzaghi yang pindah ke Inter Milan pada Rabu (9/6) petang WIB. Mantan pelatih Juventus itu diikat dengan kontrak berdurasi dua tahun.

“Saya sangat yakin Maurizio Sarri sudah mempelajari banyak hal dari satu musim bersama Juventus,” tutur Arrigo Sacchi dikutip football5star dari laman Football Italia.

Maurizio Sarri - Lazio - Calciomercato 2
Calciomercato

“Sarri adalah sosok yang sangat cerdas. Saya yakin pengalaman melatih Juventus akan membuatnya menjadi sosok yang lebih hebat lagi. Sarri akan meraih kesuksesan bersama Lazio,” kata Sacchi menambahkan.

Lebih lanjut, Sacchi juga membeberkan satu hal yang membuat Sarri menjadi sosok sangat spesial. Di mata Sacchi, Sarri adalah seorang mentor, bukan sekedar pelatih biasa.

“Kehadiran Sarri akan mengangkat pamor Liga Italia musim depan. Karena, saya yakin setiap pelatih harus bisa menjadi mentor dan tak cuma pintar mengatur strategi di atas lapangan.”

“Sarri adalah seseorang yang mengajarkan sepak bola kepada para pemainnya. Para pemainnya hanya harus mengikuti instruksi Sarri dan mereka akan meraih kesuksesan luar biasa. Tapi, dia tentu membutuhkan masa adaptasi selama beberapa bulan. Karena, Sarri tidak bisa menerapkan filosofinya dalam waktu singkat,” tandas Sacchi.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Presiden Lazio: Sarri Pelatih yang Sesuai dengan Ambisi Kami

gamespool
Presiden Lazio: Sarri Pelatih yang Sesuai dengan Ambisi Kami 101

Football5Star.com, Indonesia – Presiden Lazio, Claudio Lotito, semringah setelah menunjuk Maurizio Sarri sebagai pelatih Il Biancocelesti untuk menggantikan Simone Inzaghi. Lotito menyebut bahwa Sarri sangat cocok dengan tujuan dan ambisi klub.

Lazio dipastikan mendapatkan pengganti Simone Inzaghi yang pindah ke Inter. Dia adalah mantan pelatih Juventus, Maurizio Sarri. Il Biancocelesti memperkenalkan pelatih barunya itu dengan sebuah kicauan unik dimana mereka memberi gambar emoji sebuah rokok yang memang sangat identik dengan Sarri yang merupakan perokok berat di akun Twitter klub.

“Kami menepati janji yang kami buat untuk fans dengan pelatih yang memungkinkan klub berkembang dan mencapai tujuan kami, sejalan dengan potensi dan ambisi tim ini,” ucap Lotito seperti dikutip Football5Star.com dari Football Italia.

Maurizio Sarri - Juventus - beIN Sports
Bein Sports

Sarri mendapatkan kontrak dua musim sampai Juni 2023 dan menurut beberapa laporan, mantan pelatih Empoli itu akan mendapatkan gaji 3 juta euro per musim.

Maurizio Sarri sudah menjadi pelatih sejak 1990 dimana dia melatih klub divisi ke-8 USD Stian 1925. Kariernya baru menanjak saat dia membawa Empoli promosi ke Serie A pada 2014 sebelum akhirnya direkrut oleh Napoli pada tahun selanjutnya.

Dia menjadi pelatih Chelsea pada 2018 dan membawa mereka meraih gelar Liga Europa dan Juventus pada 2019 dan membawa mereka meraih Scudetto. Musim lalu Sarri hiatus selama satu musim dari sepak bola pasca dipecat Juventus.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Lazio Perkenalkan Maurizio Sarri dengan Cara Unik

gamespool
Lazio Perkenalkan Maurizio Sarri dengan Cara Unik 105

Football5Star.com, Indonesia – Lazio dipastikan mendapatkan pengganti Simone Inzaghi di kursi pelatih. Dia adalah mantan pelatih Juventus, Maurizio Sarri. Il Biancocelesti memperkenalkan pelatih barunya itu dengan sebuah kicauan unik.

Akun Twitter Lazio memberi gambar emoji sebuah rokok yang memang sangat identik dengan Sarri yang merupakan perokok berat. Lalu pada kicauan kedua, Lazio menulis “Siapa yang punya korek api?”

Tweet berikutnya, Lazio memberi empat gambar teka teki. Gambar puntung rokok, baju latihan, skuat Lazio dan bank. Seperti yang diketahui, saat Sarri memulai karier kepelatihannya di klub amatir Italia, dia juga bekerja sebagai pegawai bank.

Lazio - Maurizio Sarri - Goal
Goal

Lazio sendiri hanya memberi kicauan itu dan belum membuat pernyataan tentang Maurizio Sarri. Namun pakar transfer Fabrizio Romano menyebut Sarri sudah resmi menjadi pelatih Lazio dan mendapatkan kontrak dua musim. Pakar transfer, Alfredo Pedulla, menyebut bahwa Sarri akan mendapatkan gaji 3 juta euro per musim.

“Maurizio Sarri baru saja menandatangani kontraknya sebagai manajer baru Lazio hingga Juni 2023. Resmi,” kicau Romano seperti dilansir Football5Star.com dari akun Twitternya.

Maurizio Sarri sudah menjadi pelatih sejak 1990 dimana dia melatih klub divisi ke-8 USD Stian 1925. Kariernya baru menanjak saat dia membawa Empoli promosi ke Serie A pada 2014 sebelum akhirnya direkrut oleh Napoli pada tahun selanjutnya.

Dia menjadi pelatih Chelsea pada 2018 dan membawa mereka meraih gelar Liga Europa dan Juventus pada 2019 dan membawa mereka meraih Scudetto. Musim lalu Sarri hiatus selama satu musim dari sepak bola pasca dipecat Juventus.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Bakal Latih Lazio, Maurizio Sarri Ingin Datangkan Mantan Anak Asuhnya

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Maurizio Sarri digadang-gadang bakal menjadi pelatih Lazio menggantikan Simone Inzaghi yang hengkang ke Inter Milan. Sarri pun sudah mempersiapkan sejumlah nama yang ingin ia rekrut di bursa transfer musim panas.

Dikutip Football5star.com dari Daily Mail, Selasa (8/6/2021), Sarri ingin datangkan mantan anak asuhnya di Chelsea, Ruben Loftus-Cheek. Pemain yang musim ini dipinjamkan The Blues ke Fulham kabarnya jadi deretan teratas pemain yang akan didatanngkan Sarri ke Olimpico.

Makan Malam dengan Lotito, Maurizio Sarri Gantikan Simone Inzaghi

Menurut laporan Corrirre dello Sport, Loftus-Cheek dianggap pemain yang tepat untuk memainkan skema Sarriball. Selain Loftus-Cheek, dua pemain Napoli yang berstatus bebas transfer, Elseid Hysaj dan Nikola Maksimovic juga jadi incaran Maurizio Sarri.

Namun khusus untuk Loftus-Cheek, pihak Lazio kabarnya tidak langsung merekrutnya secara penuh. Tim Elang Ibu Kota itu menginginkan opsi peminjaman terlebih dahulu dari Chelsea. Jika permainan Loftus-Cheek memukau, Lazio baru akan membelinya secara penuh di akhir musim depan.

Mantan anak asuh Maurizio Sarri di Chelsea tersebut memang terpinggrikan dari skuat The Blues di era Frank Lampard. Loftus-Cheek menghabiskan musim dengan menjadi pemain di Fulham. Itupun permainan Loftus-Cheek di Fulham dianggap tidak konsisten dan ia bukan pemain pilihan pertama Scott Parker.

Kepastian Maurizio Sarri akan latih Lazio di musim depan sepertinya mendekati kenyataan. Beberapa waktu lalu, Sarri sudah melakukan komunikasi dengan presiden Lazio, Claudio Lotito. Sarri diundang makan malam oleh Lotito.

Dalam acara makan malam tersebut, Lotito dan Sarri kabarnya sudah membicarakan soal kontrak dengan Lazio dan strategi transfer klub di musim panas nanti.

Pertemuan keduanya dilaporkan media Italia lainnya, Sportmediaset berjalan lancara dan menghasilkan sejumlah hasil positif. Menurut media Italia tersebut, agen Sarri, Fali Ramadani akan bertemu dengan manajemen Lazio untuk langkah selanjutnya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Lazio Segera Resmikan Suksesor Simone Inzaghi

gamespool
Lazio Segera Resmikan Suksesor Simone Inzaghi 112

Football5star.com, Indonesia – Lazio dilaporkan bakal meresmikan Maurizio Sarri sebagai suksesor Simone Inzaghi dalam waktu dekat. Menurut laporan Corriere dello Sport, Sarri akan menandatangani kontrak bersama Gli Aquile pada Senin (7/6) waktu setempat.

Sarri dan Lazio memang sudah menjalani proses negosiasi dalam beberapa pekan terakhir. Kini, proses negosiasi antara kedua belah pihak sudah mencapai proses akhir. Corriere dello Sport menyatakan Sarri dan Gli Aquile hanya tinggal menyepakati persoalan staf pelatih.

Maurizio Sarri memang menjadi sosok utama yang diincar Gli Aquile untuk menggantikan posisi Simone Inzaghi. Selain Sarri, Gli Aquile juga sempat bernegosiasi dengan mantan nakhoda Oympique Marseille, Andre Villas-Boas.

Lazio - Maurizio Sarri - Goal
Goal

Akan tetapi, proses negosiasi dengan Villas-Boas tak berjalan dengan lancar. Hal tersebut membuat Gli Aquile lebih fokus mengejar tanda tandas Sarri ketimbang meyakinkan Villas-Boas.

Sarri saat ini memang sedang menganggur setelah didepak Juventus pada 2019 lalu. Pelatih berusia 62 tahun itu sempat dirumorkan bakal kembali ke Napoli dan menggantikan posisi Gennaro Gattuso dipecat tak lama setelah musim 2020-21 usai.

Akan tetapi, Napoli ternyata tak terlalu tertarik dengan kesempatan memulangkan Sarri. I Partenopei akhirnya resmi menunjuk mantan pelatih Inter Milan, Luciano Spalletti sebagai suksesor Gattuso.

Setelah menyelesaikan proses penunjukan Sarri, Gli Aquile bakal fokus mendatangkan pemain baru pada bursa transfer mendatang. Beberapa pemain yang dilaporkan masuk daftar belanja Sarri adalah Lucas Torreira, Elseid Hysaj dan Nikola Maksimovic.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Makan Malam dengan Lotito, Maurizio Sarri Gantikan Simone Inzaghi?

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Maurizio Sarri dirumorkan menjadi kandidat kuat pengganti Simone Inzaghi sebagai pelatih Lazio di musim depan. Sarri kabarnya sudah melakukan komunikasi dengan presiden Lazio, Claudio Lotito. Sarri diundang makan malam oleh Lotito.

Dikutip Football5star.com dari Il Corriere dello Sport, Jumat (4/6/2021), Lotito dan Sarri makan malam di sebuah restoran di dekat Formello pada Kamis (3/6) malam waktu setempat.

Napoli - AS Roma - Maurizio Sarri - Football FanCast

Dalam acara makan malam tersebut, Lotito dan Sarri kabarnya sudah membicarakan soal kontrak dengan Lazio dan strategi transfer klub di musim panas nanti.

Pertemuan keduanya dilaporkan media Italia lainnya, Sportmediaset berjalan lancara dan menghasilkan sejumlah hasil positif. Menurut media Italia tersebut, agen Sarri, Fali Ramadani akan bertemu dengan manajemen Lazio untuk langkah selanjutnya.

Pada Agustus 2020, Maurizio Sarri dipecat Juventus. Posisinya digantikan oleh Andrea Pirlo yang akhir musim ini digantikan oleh Massimiliano Allegri.

Menariknya, Juventus harus merugi jutaan euro akibat pemecatan Maurizio Sarri. Kubu Juventus diklaim harus mengeluarkan uang sebanyak 17 juta euro untuk mantan pelatihnya tersebut.

Total nilai gaji yang harus dibayarkan kubu Juve kepada Sarri sebesar 17,335 juta euro. Nilai itu menurut catatan Calcio e Finanza sudah sesuai dengan klausul kontrak Sarri jika tak dipecat.

Nilai 17,335 juta euro itu terdiri dari gaji dan stafnya sebesar 15,457 juta euro sesuai dengan kontraknya hingga Juni 2022. Lalu ditambah dengan biaya lain yang terkait Sarri sebesar 1,878 juta euro.

Meski begitu, Sarri tidak dengan mudah mendapat uang sebesar itu. Hal ini lantaran di klausul kontrak juga terdapat poin yang menyebutkan Juve bisa saja membayar 2,5 juta euro saja jika kontrak diakhiri sebelum Juni 2021.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]