Thomas Tuchel: N’Golo Kante Masih Cedera

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih Chelsea, Thomas Tuchel memberi kabar buruk jelang laga melawan Aston Villa, (11/9/21). Tuchel mengkonfirmasi bahwa N’Golo Kante dan Christian Pulisc akan absen di laga itu karena cedera.

Chelsea akan berhadapan dengan Aston Villa di pekan ke-4 Premier League. The Blues tidak akan diperkuat oleh beberapa pemain intinya dengan Kante yang masih menderita cedera sejak lawan Liverpool beberapa pekan yang lalu dan Pulisic cedera saat memperkuat Amerika Serikat.

Thomas Tuchel - Chelsea - News18
Internewscast

“Hari ini adalah hari pertama dengan semua orang kembali (dari jeda internasional). Sayangnya, N’Golo Kante dan Christian Pulisic tidak tersedia,” kata Tuchel seperti dikutip Football5Star.com dari Mirror.

Dia melanjutkan, “Mereka berdua kembali cedera. N’Golo masih cedera dari pertandingan Liverpool dan kami akan mencoba untuk hari Selasa (Liga Champions). Christian kembali menggunakan kruk, dia mengalami cedera pergelangan kaki dan (akan menepi) sekitar 10 hari.”

Selain kedua pemain itu, Chelsea juga kehilangan Reece James karena akumulasi kartu dan kemungkinan besar Thiago Silva karena sanksi larangan bermain untuk pemain Brasil dari FIFA.

Thomas Tuchel: Romelu Lukaku Siap Bermain

Romelu Lukaku - Thomas Tuchel - The Mirror
Mirror

Kabar baiknya, Tuchel mengkonfirmasi bahwa penyerang andalannya, Romelu Lukaku fit setelah bermain untuk Belgia di jeda internasional. Kante juga diperkirakan akan kembali di laga Liga Champions tengah pekan ini.

“Dia (Lukaku) kembali dua hari yang lalu. Dia berlatih kemarin dan hari ini tidak ada masalah sama sekali. N’Golo akan mencoba untuk hari Selasa. Itu terlihat bagus.”

N’Golo Kante Kembali Alami Cedera Pergelangan Kaki

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Chelsea, Thomas Tuchel, memastikan N’Golo Kante mengalami cedera pergelangan kaki ketika tampil di markas Liverpool dinihari tadi. Cedera tersebut dialami Kante ketika berduel dengan Sadio Mane di babak pertama.

Ini merupakan cedera kedua yang dialami Kante sepanjang musim 2021-22. Pemain berpaspor Prancis itu juga mengalami masalah pergelangan kaki dan hanya bermain selama 18 menit di markas Arsenal pada partai pekan kedua Liga Inggris, 22 Agustus lalu.

N'Golo Kante - Chelsea - Sports Illustrated
Sports Illustrated

“Kante melewatkan laga melawan Arsenal karena mengalami masalah di pergelangan kakinya. Tapi, dia tidak mengalami masalah yang terlalu serius dan hanya perlu beristirahat beberapa hari,” ujar Thomas Tuchel dilansir Football5star dari Football London.

“Di laga ini, dia kembali mengalami masalah pergelangan kaki. Ia mengalami masalah ini karena ada pemain lawan yang jatuh di bagian pergelangan kakinya. Ia tak bisa berlari dengan nyaman dan ami terpaksa menariknya keluar,” sambung Tuchel.

N’GOLO KANTE MULAI SERING ALAMI CEDERA

Dalam beberapa tahun terakhir, Kante memang mulai sering mengalami cedera. Pada musim 2018-19 lalu, ia hampir melewatkan partai final Liga Europa karena mengalami cedera lutut.

Semusim berselang, Kante semakin akrab dengan ruang perawatan Chelsea. Ia mengalami berbagai cedera dan harus melewatkan 25 pertandingan.

N'Golo Kante - Chelsea - Football London
Football London

Kante menjalani musim 2020-21 dengan cukup baik. Ia tidak mengalami cedera berarti dan hanya melewatkan enam laga karena masalah kebugaran.

Kini, Kante harus kembali masuk ruang perawatan Chelsea. Belum diketahui berapa lama waktu pemulihan yang ia butuhkan. Namun, Kante kemungkinan tak bisa membela timnas Prancis apabila menderita cedera pergelangan kaki yang cukup serius.

Tiga Gelandang Masuk Nominasi UEFA Men’s Player of the Year

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – UEFA resmi merilis daftar nominasi UEFA Men’s Player of the Year musim 2020-21. Untuk pertama kalinya dalam 11 tahun penghargaan ini dibuat, tiga pemain yang masuk nominasi semuanya berposisi sebagai gelandang.

Tiga pemain itu adalah Kevin De Bruyne dari Manchester City, N’Golo Kante dan Jorginho dari Chelsea. Ketiga pemain ini bermain di laga final Liga Champions musim lalu dengan Chelsea keluar sebagai pemenang.

Tiga Gelandang Masuk Nominasi UEFA Men's Player of the Year - Jorginho N'Golo Kante
Sportskeeda

Jorginho diprediksi menjadi favorit untuk mendapatkan penghargaan ini karena dia berhasil menjadi juara Liga Champions bersama Chelsea dan juara Euro 2020 bersama Italia.

Bukan hanya penghargaan Men’s Player of the Year, UEFA juga resmi merilis nominasi Men’s Coach of the Year. Tiga pelatih yang masuk ke nominasi adalah pelatih Manchester City, Pep Guardiola, pelatih Chelsea, Thomas Tuchel, dan pelatih timnas Italia, Roberto Mancini.

Pemenang kedua penghargaan itu akan diumumkan pada Kamis, 26 Agustus 2021 di Istanbul Turki, berbarengan dengan pengumuman penghargaan UEFA Women’s Player of the Year, UEFA Champions League positional award dan drawing babak grup Liga Champions 2021-22.

10 Besar UEFA Men’s Player of the Year

cristiano ronaldo lionel messi - Reuters
Reuters

Selain nominasi 3 besar, UEFA juga merllis daftar peringkat 4-10 Men’s Player of the Year. Lionel Messi berada di posisi ke-4, sedangkan Cristiano Ronaldo berada di posisi ke-9. Pemenang penghargaan ini tahun lalu, Robert Lewandowski berada di posisi ke-5. Berikut daftar lengkapnya:

4 Lionel Messi (Barcelona, sekarang di PSG dan Argentina) – 148 points
5 Robert Lewandowski (Bayern Munich dan Polandia) – 140 points
6 Gianluigi Donnarumma (AC Milan, sekarang di PSG dan Italia) – 49 points
7 Kylian Mbappe (PSG dan Prancis) – 31 points
8 Raheem Sterling (Manchester City dan Inggris) – 18 points
9 Cristiano Ronaldo (Juventus dan Portugal) – 16 points
10 Erling Haaland (Dortmund dan Norwegia) – 15 points

Hakim Ziyech Akui Chelsea Lemah tanpa N’Golo Kante

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – N’Golo Kante punya peran besar di Chelsea. Hal ini diakui rekan setimnya yang baru, Hakim Ziyech.

Di lapangan N’Golo Kante jadi penyeimbang. Terutama dalam menghalau serangan lawan. Peran inilah yang dianggap vital oleh Hakim Ziyech.

Bahkan bagi penggawa timnas Maroko, Chelsea bisa melemah jika sang gelandang absen.”ketika Anda memiliki N’Golo di belakang Anda, Anda tahu bahwa dia selalu membersihkan semua yang terjadi belakang,” kata sang winger di laman resmi klub, Minggu (8/8/2021).

hakim ziyech @ChelseaFC
@ChelseaFC

“Dia memecahkan semua masalah yang kami miliki saat bertahan. Jika dia tidak bermain Anda bisa langsung merasakannya,” sambung mantan pemain Ajax Amsterdam.

Jelang Premier League musim 2021-2022 Chelsea telah melangsungkan beberapa laga uji coba. Yang terbaru melawan Tottenham Hotspur.

Pertandingan berakhir sama kuat 2-2. Dua gol The Blues dicetak oleh Ziyech pada masing-masing babak.

Dengan performanya itu, pemain 25 tahun sudah siap menyambut musim baru. “Itu malam yang menyenangkan melawan Tottenham. Saya menikmati laga sejak awal dan saya juga menunjukkannya dengan penampilan saya,” imbuhnya.

“Saya merasa siap. Ini bagus bagi kami dengan menyisakan beberapa hari lagi karena sekarang kami bisa menunjukkan diri kami dari sisi terbaik kami dan menunjukkan bahwa kami lapar dan tajam,” tutup Hakim Ziyech.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Jorginho Samakan Nicolo Barella dengan N’Golo Kante

gamespool
Jorginho Samakan Nicolo Barella dengan N'Golo Kante 19

Football5Star.com, Indonesia – Gelandang Italia, Jorginho, menyamakan rekan timnya, Nicolo Barella, dengan rekan timnya di Chelsea, N’Golo Kante. Jorginho juga berbicara soal peluang Italia melawan Swiss di laga Euro selanjutnya.

Italia berhasil menang melawan Turki 3-0 di laga pembuka dan akan melawan Swiss pada Kamis dini hari (17/6/21), Jorginho mewaspadai permainan tim asuhan Vladimir Petkovic itu.

jorginho kante standard
standard.co.uk

“Kami melihat tim yang bagus dan terorganisir, kami harus sangat berhati-hati karena mereka telah bermain di bawah pelatih yang sama selama bertahun-tahun dan memiliki banyak pemain berpengalaman. Kami memiliki identitas kami sendiri, kami menginginkan bola, dan kami ingin menemukan ruang, selalu melihat ke depan. Siapapun yang ada di lapangan harus mengikuti ide ini,” ucap Jorginho seperti dikutip Football5Star.com dari Football Italia.

Pemain Chelsea itu melanjutkan, “Selalu menyenangkan untuk menang dan kami selalu merayakannya ketika kami melakukannya. Namun, kami tahu ini adalah kompetisi yang sulit dan tim ini akan selalu tetap rendah hati. Kami bekerja untuk menang, tetapi kami tahu pertandingan berikutnya selalu yang paling sulit.”

Jorginho bermain dengan Marco Veratti dan Nicolo Barella di lini tengah Azzurri. Dia memuji dua rekan timnya itu dan menyamakan Barella dengan Kante.

“Kami menantikan kembalinya dia (Veratti), dia bisa menjadi penting bagi kami. Barella dan Kante? Mereka sangat mirip, mereka berlari untuk semua orang, selama 120 menit, mereka menutupi seluruh lapangan dan membantu kami memulihkan bola. Saya pikir mereka sangat mirip,” kata pemain kelahiran Brasil itu.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

N’Golo Kante Dapat Jaminan Deschamps di Starting XI Prancis

Banner Gamespool Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Didier Deschamps menegaskan bahwa gelandang Chelsea, N’Golo Kante adalah pemain penting untuk Prancis di EURO 2020. Menurut pelatih Prancis itu, Kante merupakan pemain dengan kekuataan besar untuk lini tengah tim Ayam Jantan.

“Kante adalah salah satu kekuatan pendorong tim Prancis. Dia punya tempat, itu tidak terkait dengan ukuran tubuhnya dengan mengatakan bahwa dia kecil, tapi dia besar!,” jelas Deschamps seperti dikutip Football5star.com dari France 24, Kamis (10/6/2021).

N'Golo Kante Dapat Jaminan Deschamps di Starting XI Prancis_

Sebelumnya, Deschamps juga sempat mengatakan bahwa pemain Chelsea tersebut jadi pemain yang layak untuk menggondol gelar Ballon d’Or.

Deschamps tak setuju jika peraih gelar Ballon d’Or hanya ditentukan dari nama besar atau seberapa banyak seorang pemain mencetak gol di satu musim. Harus ada penilaian yang lebih berimbang sehingga pemain seperti Kante layak meraih gelar itu.

“Saya tidak tahu apakah itu dapat diraih oleh pemain yang tidak kreatif, yang mencetak sedikit gol. Dia bisa mencetak beberapa gol dan membuat beberapa assist tetapi itu aturan umun. Dalam sebagian besar kasur, itu justru berasal dari pemain kreatif. Pemain yang menentukan,” kata Deschamps

“Itu terjadi, beberapa pemain bisa meraihnya seperti Fabio Cannavaro, atau orang lain di masa saya seperti Matthias Sammer,”

“N’Golo tetap menjadi pemain yang sangat, sangat hebat yang berpotensi mendapatkan Ballon d’Or,” tutup Deschamps.

N’Golo Kante berhasil mengantarkan gelar Liga Champions untuk kali kedua. Di partai final, The Blues mengalahkan Manchester City. Meski tak mencetak gol, Kante menjadi pemain terbaik di laga final.

Pemain yang selalu tersenyum ini terbilang sebagai pesepak bola yang sangat lengkap. Ia sudah pernah meraih gelar Liga Inggris bersama Leicester City dan Chelsea, gelar Liga Europa dan Liga Champions bersama Chelsea. Ia juga menjadi bagian penting saat Prancis menjadi juara Piala Dunia 2018.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Bagi Pogba, Hanya Kante yang Layak Menangkan Ballon d’Or

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – N’Golo Kante menutup musim 2020-2021 dengan gelar prestisius. Ia membawa Chelsea juara Liga Champions usai mengalahkan Manchester City 1-0.

Kesuksesan N’Golo Kante ini pun membuat dia dijagokan menang dalam penobatan Ballon d’Or tahun ini. Salah satu yang mendukung sang gelandang jadi pemain terbaik dunia adalah rekannya di timnas Prancis, Paul Pogba.

Paul Pogba sejatinya sudah lama ingin melihat sang rekan menjuarai Ballon d’Or. Dan dengan kesuksesan Chelsea juara Liga Champions, menurutnya tidak ada orang lain yang layak menang selain eks pemain Leicester City.

Nigel de Jong - N'Golo Kante - Chelsea - Liga Champions - Man City - uefa. com
uefa.com

“Saya sudah mengatakan ini sejak lama bahwa akan tepat rasanya jika Chelsea juara dan Kante yang memenangkan Ballon d’Or. Hanya dia yang pantas meraihnya tahun ini,” ujar Pogba kepada Eurosport, Kamis (10/6/2021).

“Apa yang ingin saya katakan kepada seluruh dunia adalah dia yang telag kita lihat dalam beberapa bulan terakhir selalu sama. Kami berbicara banyak tentang penampilannya tapi dia selalu sebaik biasanya,” ia menambahkan.

Peluang N’Golo Kante untuk jadi pemain terbaik dunia musim ini sangat terbuka. Apalagi dua sosok langganan peraih Ballon d’Or seperti Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo gagal berprestasi di klub masing-masing.

Baik Messi dan Ronaldo tidak mampu membawa Barcelona maupun Juventus menembus semifinal Liga Champions. Satu nama yang akan jadi pesaing gelandang Chelsea adalah bomber maut milik Bayern Munich, Robert Lewandowski, yang sukses mencetak 41 gol di Bundesliga musim 2020-2021.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

N’Golo Kante Buka Suara Soal Masa Depannya di Chelsea

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Musim 2020-2021 jadi salah satu musim terbaik dalam karier N’Golo Kante. Ia membawa Chelsea juara Liga Champions untuk kedua kalinya.

Bagi N’Golo Kante trofi Liga Champions merupakan trofi pertama. Ini juga makin melengkapi trofi mayor yang sudah dia menangkan selama ini, baik di tingkat klub maupun timnas.

Dan sekarang, pemain yang sangat dicintai penggemar sepak bola dihadapkan dengan pertanyaan soal masa depannya. Ia mengaku ingin mencoba pengalaman baru. Tapi bukan berarti dirinya akan hengkang dalam waktu dekat.

ngolo kante chelsea sportslens
sportslens

“Saya sudah berada di Chelsea selama lima tahun. Saya menikmati musim yang indah ini. saya berharap bisa mengalami banyak pengalaman di tempat lain,” ujar penggawa timnas Prancis seperti dikutip Football5star dari Get Football News France, Senin (7/6/2021).

“Akan tetapi itu bukan sesuatu yang saya fokuskan saat ini. Saya masih terikat kontrak dua tahun lagi bersama Chelsea dan saya merasa baik-baik saja. Saya ingin menikmati semua ini,” ia menambahkan.

Bersama The Blues, N’Golo Kante sudah memenangkan hampir semua trofi. Mulai dari Premier League, Liga Europa, hingga Liga Champions.

Pengaruh besar sang gelandang memang membuat dirinya jadi rebutan banyak klub. Bahkan mantan pelatihnya, Antonio Conte, dua kali mencoba menggaetnya ke Inter Milan. Tapi sampai sekarang dia tetap setia di Stamford Bridge.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Didier Deschamps: N’Golo Kante Sangat Layak Raih Ballon d’Or

Banner Gamespool Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Prancis, Didier Deschamps meyakini bahwa pemain Chelsea, N’Golo Kante sangat layak untuk bisa meraih gelar Ballon d’Or tahun ini. Menurut Deschamps, peraih Ballon d’Or harusnya ialah pemain yang memiliki kontribusi besar untuk timnya selama satu musim.

Deschamps tak setuju jika peraih gelar Ballon d’Or hanya ditentukan dari nama besar atau seberapa banyak seorang pemain mencetak gol di satu musim. Harus ada penilaian yang lebih berimbang sehingga pemain seperti Kante layak meraih gelar itu.

ngolo kante chelsea sportslens

“Saya tidak tahu apakah itu dapat diraih oleh pemain yang tidak kreatif, yang mencetak sedikit gol. Dia bisa mencetak beberapa gol dan membuat beberapa assist tetapi itu aturan umun. Dalam sebagian besar kasur, itu justru berasal dari pemain kreatif. Pemain yang menentukan,” kata Deschamps seperti dikutip Football5star.com dari RMC, Selasa (1/6/20210.

“Itu terjadi, beberapa pemain bisa meraihnya seperti Fabio Cannavaro, atau orang lain di masa saya seperti Matthias Sammer,”

“N’Golo tetap menjadi pemain yang sangat, sangat hebat yang berpotensi mendapatkan Ballon d’Or,” tutup Deschamps.

Kante berhasil mengantarkan gelar Liga Champions untuk kali kedua. Di partai final, The Blues mengalahkan Manchester City. Meski tak mencetak gol, Kante menjadi pemain terbaik di laga final.

Pemain yang selalu tersenyum ini terbilang sebagai pesepak bola yang sangat lengkap. Ia sudah pernah meraih gelar Liga Inggris bersama Leicester City dan Chelsea, gelar Liga Europa dan Liga Champions bersama Chelsea. Ia juga menjadi bagian penting saat Prancis menjadi juara Piala Dunia 2018.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Jadi Man of the Match, N’Golo Kante Tetap Merendah

gamespool
Jadi Man of the Match, N'Golo Kante Tetap Merendah 35

Football5Star.com, Indonesia – Gelandang Chelsea, N’Golo Kante, tak begitu peduli setelah mendapatkan Man of the Match di laga final Liga Champions, (30/5/21). Yang terpenting baginya adalah timnya bisa menjadi juara Liga Champions.

Chelsea berhasil menjadi juara Liga Champions untuk kedua kalinya setelah mengalahkan Manchester City 1-0 lewat gol dari Kai Havertz. Walaupun Havertz yang mencetak gol, Man of the Match laga jatuh kepada Kante yang tampil impresif di lini tengah. Tapi Kante tak terlalu peduli dengan penghargaan itu.

“Ini luar biasa. Ini adalah hasil dari kerja keras dan ketangguhan selama musim ini. Man of the Match? Itu tidak terlalu penting. Yang penting adalah apa yang kami lakukan. Kami berjuang sampai akhir dan inilah hadiahnya. Kami menikmati ini,” ucap Kante seperti dilansir Football5Star.com dari RMC Sport.

Nigel de Jong - N'Golo Kante - Chelsea - Liga Champions - Man City - uefa. com
uefa.com

Kante merupakan bagian dari skuat timnas Prancis yang akan pergi ke Euro 2020 nanti. Mantan pemain Leicester itu berharap dirinya juga bisa memenangkan kompetisi itu bersama Les Blues.

“Euro semakin dekat, dan kami berharap untuk juga memenangkannya,” kata Kante.

Kapten Chelsea, Cesar Azpilicueta, memuji habis-habisan penampilan Kante. Pemain timnas Spanyol itu menyebut N’Golo Kante sebagai pemain spesial.

“Dia melakukan segalanya. Energi yang dia hadirkan, cara dia membawa bola ke depan. Dia adalah pemain spesial, dia telah memenangkan Piala Dunia, Premier League, namun dia sangat rendah hati. Saya sangat senang untuknya, dia adalah bagian besar dari tim ini,” kata Azpilicueta.

[better-ads type=’banner’ banner=’156436′ ]

Eks Man City Geleng-geleng Lihat Penampilan N’Golo Kante

gamespool
Eks Man City Geleng-geleng Lihat Penampilan N'Golo Kante 39

Football5star.com, Indonesia – Mantan penggawa Man City, Nigel de Jong, merasa sangat sedih karena The Cityzens gagal mengalahkan Chelsea di final Liga Champions dinihari tadi. Meski merasa sedih, De Jong dibuat terkesima oleh performa N’Golo Kante.

Performa tak kenal lelah Kante menjadi salah satu faktor di balik keberhasilan Chelsea mengalahkan Man City. Berkat performa gemilangnya, Kante berhak membawa pulang gelar man of the match.

“Tentu saja saya merasa sedih melihat para pemain Chelsea merayakan keberhasilannya. Tapi, mereka pantas mendpatkan pujian tinggi,” tulis Nigel de Jong di laman Twitter pribadinya.

Nigel de Jong - N'Golo Kante - Chelsea - Liga Champions - Man City - uefa. com
uefa.com

“Selamat kepada Chelsea yang berhasil menjadi juara Liga Champions. Selain itu, saya juga ingin meminta untuk menamai posisi gelandang bertahan dengan nama posisi N’Golo Kante. Dia adalah pemain terbaik di laga tadi,” sambung De Jong.

Hal senada juga diungkapkan oleh mantan penggawa Chelsea, Joe Cole. Di mata Cole, Kante memiliki kemampuan yang lebih hebat dibanding Claude Makelele.

“Kante benar-benar luar biasa. Saya gemetar melihat permainannya di laga ini. Saya sempat bermain dengan Claude Makelele dan mengira dia adalah gelandang bertahan terbaik dalam sejarah sepak bola. Tapi, anggapan saya berubah ketika melihat Kante bermain. Kante adalah Makelele dengan kemampuan yang lebih komplet,” tutur Cole kepada BT Sport.

Semenjak pindah ke Inggris pada 2015 lalu, Kante memang berhasil menasbihkan diri sebagai gelandang bertahan terbaik di dunia. Pemain 30 tahun itu berhasil menyabet dua gelar Liga Inggris serta masing-masing satu Piala FA, Liga Europa, Liga Champions dan Piala Dunia.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Thomas Tuchel: N’Golo Kante Siap Main di Final Piala FA

gamespool
Thomas Tuchel: N'Golo Kante Siap Main di Final Piala FA 43

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Chelsea, Thomas Tuchel, memastikan bakal menurunkan N’Golo Kante sebagai starter pada partai Piala FA melawan Leicester City malam nanti. Tuchel mengatakan Kante berada dalam kondisi siap tempur setelah melewatkan partai melawan Arsenal beberapa waktu lalu.

Tanpa Kante, Chelsea tak bisa menunjukkan performa terbaik melawan Arsenal. Pada akhirnya, The Blues harus rela menelan kekalahan tipis dengan skor 0-1.

“N’Golo Kante tak bermain melawan Arsenal karena kami ingin memberinya waktu istirahat. Selain itu, dia juga menjalani perawatan di pergelangan kaki kanannya,” ujar Thomas Tuchel dikutip football5star dari Football London.

N'Golo Kante - Chelsea - Thomas Tuchel - Piala FA - Leicester - Eurosport
Eurosport

“Kante sebenarnya tak mengalami cedera pergelangan kaki yang parah. Tapi, cedera tersebut cukup menganggunya dan kami memutuskan untuk memberinya perwatan.”

“Kante sudah kembali mengikuti sesi latihan dan tidak memiliki keluhan baru. Dia akan tampil sebagai starter dan kemungkinan besar bakal bermain selama 90 menit,” sambung Tuchel.

Kante bukanlah satu-satunya gelandang Chelsea yang sudah fit dan bisa bermain di final Piala FA melawan Leicester. Tuchel memastikan Mateo Kovacic sudah terbebas dari cedera hamstring dan bakal masuk ke dalam skuat.

“Kami sangat senang karena Kovacic sudah kembali fit. Dia merupakan salah satu pemain yang memiliki dampak besar di dalam maupun luar lapangan. Kovacic adalah sosok dengan kepribadian yang sangat positif dan kami lega dia sudah sembuh,” tandas Tuchel.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Demi N’Golo Kante, Chelsea Wajib Juara Liga Champions

gamespool
Demi N'Golo Kante, Chelsea Wajib Juara Liga Champions 47

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Chelsea, Thomas Tuchel, mengaku ingin membawa N’Golo Kante menyabet gelar Liga Champions musim ini. Di mata Tuchel, Liga Champions merupakan satu-satunya gelar bergengsi yang belum berhasil dimenangkan Kante.

Dalam beberapa tahun terakhir, Kante memang berhasil menyabet cukup banyak gelar bergengsi di level klub maupun negara. Sejumlah gelar yang berhasil dimenangkan Kante antara lain adalah Piala Dunia, Liga Inggris, Liga Europa dan Piala FA.

“Liga Champions merupakan satu-satunya gelar bergengsi yang belum dimenangkan N’Golo Kante,” ujar Thomas Tuchel dikutip football5star dari Football London.

Thomas Tuchel - N'Golo Kante - Chelsea - Liga Champions - Football London
Football London

“Saya akan berusaha sekuat mungkin agar Kante bisa menjadi juara musim ini. Selain itu, saya yakin dia juga akan berusaha habis-habisan untuk bisa menjadi juara Eropa,” sambung Tuchel.

Lebih lanjut, Tuchel juga memastikan Kante bakal kembali bermain pada partai melawan Real Madrid dinihari nanti. Ia tentu berharap Kante akan bisa kembali membuat para penggawa Los Blancos frustrasi seperti pada partai leg I pekan lalu.

“Bagi saya, Kante adalah pemain idaman. Dia akan bisa memberikan kontribusi terbaik untuk tim manapun di dunia. Dia akan kembali menjadi pemain kunci di partai melawan Real Madrid,” tandas Tuchel.

Kante pemain terbaik Chelsea pada partai leg I di markas Real Madrid pekan lalu. Kante berlari tanpa lelah selama 90 menit dan mampu berkali-kali mematahkan serangan Real Madrid. Kegemilangan Kante membuatnya berhak membawa pulang gelar man of the match.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Jorginho: Kante dan Kovacic Bikin Tugas Saya Lebih Mudah

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Jorginho kian nyaman bermain untuk Chelsea. Selain karena kehadiran Thomas Tuchel, kerja samanya dengan N’Golo Kante dan Mateo Kovacic di lini tengah juga kian padu.

Jorginho benar-benar terbantu dengan kehadiran N’Golo Kante dan Mateo Kovacic. Menurutnya mereka berdua membuat tugasnya di lini tengah semakin mudah.

Gelandang asal Italia mengungkapkan bahwa mereka kini berbagi tugas dalam mengantisipasi serangan lawan dan mulai membangun serangan. Cara ini dipercaya membuat ketiganya bisa sama-sama fokus sepanjang laga.

jorginho kante standard
standard.co.uk

“Saya merasa sangat nyaman dengan peran ini dan ketika Anda memiliki pemain di sekitar Anda seperti Kova dan Kante yang memiliki kualitas yang sangat baik, itu membuat segalanya menjadi mudah bagi Anda untuk melakukan pekerjaan,” kata sang gelandang di laman resmi klub, Jumat (16/4/2021).

“Saya sangat menikmati perannya. Saya pikir Anda perlu melakukan banyak pengaturan, memastikan kami tahu kapan harus menekan dan bagaimana menghindari serangan lawan dan fokus pada apa yang kami lakukan,” ia menambahkan.

Sejak Chelsea diambil alih Thomas Tuchel, posisi Jorginho, N’Golo Kante, dan Matteo Kovacic tidak tergantikan di lini tengah. Permainan lugas mereka pun berimbas pada performa menawan dengan hanya menelan satu kekalahan.

Chelsea yang sempat terpental ke papan tengah, kini sudah kembali ke papan atas. Mereka pun cukup konsisten berada di empat besar.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Thomas Tuchel: Kami akan Tetap Mainkan Permainan Terbaik Lawan Porto

gamespool
Thomas Tuchel: Kami akan Tetap Mainkan Permainan Terbaik Lawan Porto 54

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih Chelsea, Thomas Tuchel, tak mau lengah di laga leg kedua perempat final Liga Champions melawan Porto, (14/4/21). Tuchel janji Chelsea tetap akan menampilkan performa terbaiknya walaupun sudah unggul dalam hal aggregat.

The Blues berhasil menang 2-0 di leg pertama lewat gol dari Mason Mount dan Ben Chilwell. Mereka akan kembali bertemu di Stadion Ramon Sanchez Pizjuan, Rabu ini. Tuchel meminta para pemainnya untuk fokus pada laga besok dan lupakan hasil pada leg pertama.

“Penting untuk memainkan permainan terbaik lagi. Dalam hal beradaptasi dengan hasil, lebih mudah bagi Porto karena mereka tahu apa yang harus mereka lakukan untuk lolos. Jika kami mulai beradaptasi, kami bisa dengan mudah kehilangan akal,” ucap Tuchel seperti dilansir Football5Star.com dari The Guardian.

Chelsea - West Brom - Thomas Tuchel - BBC
BBC

Tuchel melanjutkan, “Apa artinya? Bahwa cukup kalah 1-0? Bagus untuk mendapatkan hasil imbang, atau lebih baik memiliki kemenangan 1-0 untuk kami. Mengapa kami harus masuk ke dalam pemikiran ini? Inilah tantangannya, untuk tidak kehilangan akal. Lupakan hasil kemarin, kami harus menyampaikannya. Jika tidak, Anda tidak dapat mengharapkan hasil apa pun.”

N’Golo Kante

N’Golo Kante masih tak mampu bermain selama 90 pasca cedera yang dialaminya di jeda internasional. Dia hanya bermain sebagai pemain pengganti di dua laga terakhir. Tuchel berharap Kante bisa bermain penuh di laga nanti, tapi dia tak mau ambil risiko.

“Saya sangat senang ketika dia memberi tahu saya bahwa dia akan bepergian bersama kami pekan lalu ke Seville. Rencananya adalah dia kembali melawan Crystal Palace. Dia cukup kuat untuk membantu kami dalam 15 atau 20 menit terakhir. Sisi negatifnya adalah dia kurang tidur setelah masalah perjalanan kembali dari Seville. Dia kehilangan beban kerja dalam pelatihan,” kata Tuchel.

Thomas Tuchel melanjutkan, “Keesokan harinya dia menderita karena bepergian. Kami memutuskan untuk memainkannya dari bangku cadangan melawan Palace. Biasanya sulit membayangkan laga seperti ini tanpa Kante. Pada saat yang sama kami harus berhati-hati, kami tidak mau mengambil risiko dengan situasi cederanya.”

[better-ads type=’banner’ banner=’156436′ ]

Legenda Sarankan Inter Milan Gaet Goretzka, bukan Kante

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Sejak awal musim ini Inter Milan selalu dikaitkan dengan N’Golo Kante. Ini tak lepas dari kedekatan gelandang Chelsea dengan Antonio Conte.

Dua orang ini pernah bekerja sama di Chelsea. N’Golo Kante adalah pemain kepercayaan Antonio Conte di lini tengah Chelsea. Kesuksesan itu pula yang ingin diulang sang pelatih.

Akan tetapi, legenda Inter Milan, Beppe Bergomi, punya pandangan lain. Menurutnya, tim tidak membutuhkan Kante. Melainkan gelandang Bayern Munich, Leon Goretzka.

beppe bergomi-inter milan-sempreinter
sempreinter

“Di zaman saya seorang gelandang yang mampu mencetak enam hingga delapan gol permusim adalah Lothar Matthaeus. Sedangkan hari ini peran itu dimiliki pemain seperti Goretzka,” ungkap Bergomi kepada Gazzetta dello Sport, Selasa (6/4/2021).

“Saya pikir Inter harus lebih fokus mengejar Goretzka, bukan Kante, karena saya rasa tim ini tidak butuh lagi pemain seperti dia. Sudah ada Marcelo Brozovic dan Nicolo Barella yang sempurna,” ia menambahkan.

Mantan bek tangguh itu beralasan jika gaya permainan Antonio Conte yang selalu mengandalkan 3-5-2 jadi faktor utama kenapa penggawa timnas Jerman lebih cocok dibanding bintang Prancis.

“Dengan Antonio Conte Anda tidak bisa keluar dari formasi 3-5-2. Jika klub ingin berinvestasi untuk membuat mereka kompetitif di Eropa, saya pikir itu peran yang harus disesuaikan,” sambung Beppe Bergomi.

Deschamps Tak Masalah dengan Cara Tuchel Perlakukan Kante

gamespool
Deschamps Tak Masalah dengan Cara Tuchel Perlakukan Kante 61

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Prancis, Didier Deschamps mengaku tak masalah dengan keputusan Thomas Tuchel yang banyak membangkucadangkan N’Golo Kante. Menurut Deschamps, itu justru bagus untuk Prancis.

“Saya tidak kecewa karena Tuchel tak selalu memainkannya, itu hal yang bagus, dia akan tampil bugar bersama kami dan terutama pada laga besok, kata Deschamps seperti dikutip Football5star.com dari Sky Sports, Rabu (24/3/2021).

timo werner-n'golo kante-metro

“Tapi semuanya tentang komunikasi. Pemain bisa datang dari klub mereka dalam kondisi tidak ideal dan kemudian kembali dalam kondisi lebih baik,” tambah Didier Deschamps.

“Kebalikannya juga mungkin terjadi. Dengan Kante, ini lebih tentang masalah fisik yang telah berlangsung selama beberapa musim. Dia tidak menyelamatkan dirinya sendiri tetapi dia seperti itu, saya tidak akan mengubahnya,”

“Dengan sedikit pengalaman, dia akan belajar untuk mengatur dirinya sendiri,” kata Deschamps.

N’Golo Kante sejak dua musim terakhir memang berjuang untuk mengatasi cedera yang ia alami. Tuchle sendiri sejak menjadi pelatih Chelsea memuji peran dari Kante namun ia lebih berhati-hati memaksimalkan peran Kante.

Kante memang mengalami cedera hamstring saat Thomas Tuchel menggantikan Lampard pada Januari lalu. Dia sempat tak bermain pada dua laga awal Tuchel menangani Chelsea dan hanya bermain sebagai pengganti pada tiga laga berikutnya.

Belakangan Kante kembali mendapatkan kepercayaan penuh di lini tengah Chelsea. Dari lima laga terakhir The Blues, dia bermain penuh pada tiga pertandingan.

Bukan hanya bagi Chelsea, Kante juga sangat penting bagi Timnas Prancis. Dia merupakan bagian dari skuad yang membawa tim itu meraih trofi Piala Dunia 2018.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

N’Golo Kante Ternyata Pernah Tolak Pinangan Thomas Tuchel

gamespool
N'Golo Kante Ternyata Pernah Tolak Pinangan Thomas Tuchel 65

Football5star.com, Indonesia -Gelandang Chelsea, N’Golo Kante, mengaku sempat menolak tawaran bermain di bawah komando Thomas Tuchel di Paris Saint-Germain (PSG) beberapa tahun lalu. Kante menolak pinangan Les Parisiens karena merasa nyaman di Stamford Bridge.

Kante menjadi buruan utama PSG setelah berhasil membawa Prancis menjadi juara Piala Dunia 2018. Namun, mereka gagal mendaratkan Kante dan memutuskan mengangkut Idrissa Gueye dari Everton pada musim panas 2019.

“Beberapa tahun lalu, saya sempat dihubungi PSG. Tapi, bermain di Prancis bukanlah sesuatu yang saya inginkan ketika itu,” ungkap N’Golo Kante dikutip football5star dari Daily Mail.

N'Golo Kante - Thomas Tuchel - Chelsea - PSG - Ace Football
Ace Football

“Kepindahan ke PSG batal terlaksana karena saya merasa sangat nyaman bersama Chelsea. Saya belum membicarakan hal tersebut kepada Thomas Tuchel,” kata Kante menambahkan.

Lebih lanjut, Kante juga membahas mengenai dampak besar yang diberikan Tuchel di Chelsea musim ini. Di mata Kante, Tuchel merupakan sosok pelatih yang selalu memiliki ekspektasi tinggi.

“Kehadiran Tuchel memberikan dampak yang sangat besar kepada kami secara keseluruhan. Kami berhasil beradaptasi dengan filosofi Tuchel. Saya tentunya berharap kegemilangan ini bisa terus berlanjut karena kami baru mengenal Tuchel selama kurang lebih satu bulan.”

“Tuchel adalah sosok pelatih yang sangat menuntut para pemainnya. Dia meminta kami untuk bermain dengan cara tertentu. Selain itu, dia juga sangat memperhatikan berbagai detail di atas lapangan,” tandas Kante.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

N’Golo Kante yang Tetap Pemalu dan Rendah Hati

gamespool
N'Golo Kante yang Tetap Pemalu dan Rendah Hati 69

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Chelsea, Thomas Tuchel mengakui bahwa cukup sulit untuk membuat pemain asal Prancis, N’Golo Kante meluapkan emosinya. Kante selama ini memang dikenal sebagai pesepak bola yang jarang mengekspresikan rasa marah ataupun kesal. Ia selalu tersenyum.

Tuchel mengaku cukup terheran-heran dengan sikap rendah hati dan pemalu dari Kante. “Saya pikir N’Golo cocok dengan rencana manajer mana pun di planet ini. Saya sangat ingin memiliki dirinya di tim saya di masa lalu” Tuchel sepert dikutip Football5star.com dari Sky Sport, Selasa (16/2/2021).

Thomas Tuchel Akui Susahnya Bikin N'Golo Kante Luapkan Emosi
Sky Sport

“Saya sangat senang bisa mendapatkannya di tim ini. Kami menempatkan dia di lapangan saat melawan Tottenham dan dia membantu semua orang di lapangan dan itulah yang dia lakukan,” tambahnya.

“Untuk melihat pria itu secara langsung, untuk melihat dia bekerja, betapa rendah hatinya dia, kualitas yang diberikan kepada tim. Saya sangat rendah hati untuk menjadi pelatihnya,”

Saat kemenangan melawan Newcastle United, Tuchel sempat memberikan ucapan selamat kepada Kante usai pertandingan. Eks pelatih PSG jelas mencoba untuk mendapatkan emosi dari Kante.

Tuchel tampak memukul-mukul dada Kante, nanun reaksi pemain timnas Prancis itu seperti biasa. Hanya menunduk dan sedikit tersenyum.

Sikap pemalu Kante memang jadi perhatian tersendiri. Saat mengantarkan Prancis jadi juara Piala Dunia 2018, eks Leicester City itu juga jadi pembicaraan karena terlihat malu-malu saat di foto dengan trofi Piala Dunia.

Bahkan pada sebuah momen perayaan, Steven N’Zonzi meminta para pemain Prancis untuk memberikan trofi Piala Dunia itu kepada N’Golo Kante. Pasalnya, Kante tak berani meminta kepada rekan setimnya. Saat itu, trofi tengah dipegang oleh Florian Thauvin untuk berfoto.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Timo Werner: N’Golo Kante Orang Paling Baik di Dunia

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Belum genap semusim berada di Chelsea, Timo Werner sudah menemukan teman paling baik. Orang yang dia maksud adalah sang gelandang, N’Golo Kante.

Menurut Timo Werner, N’Golo Kante bukan hanya pemain hebat. Tapi juga seorang yang luar biasa dan terkenal akan kebaikannya.

“kami memiliki begitu banyak pemain bagus. Tapi ada satu yang spesial meski banyak yang tahu betapa baiknya dia. Kante adalah sosok yang sangat menonjol dalam kehidupan nyata,” kata Werner seperti dikutip Football5star dari Sky Sports, Selasa (22/12/2020).

Timo Werner - Chelsea - Liga Inggris - Sports Illustrated
Sports Illustrated

“Jika Anda pikir dia tidak bisa mendapatkan bola, dia akan mencurinya dari belakang dan itu sangat mengesankan. Meskipun saya tahu sebelumnya bahwa dia pemain nomor enam terbaik dia slealu mengejutkan saya secara positif dalam latihan,” ia menambahkan.

N’Golo Kante memang berbeda dari kebenyakan bintang sepak bola. Dia tidak pernah menunjukkan hidup bermewah-mewahan. Di dalam lapangan, gelandang asal Prancis dikenal dengan senyum khasnya.

Ini pula yang membuat Werner takjub. Tanpa ragu dia menyebut jika pemain yang membawa Prancis juara dunia 2018 lalu sebagai orang paling baik di muka bumi.

“Memiliki dia di tim Anda sebuah berkah. Bahkan dengan bayaran yang sangat tinggi dia tetap menjadi dirinya sendiri. Sifatnya ini membuat dia sebagai orang paling baik di dunia. Sebagai contoh, dia ditekel dari belakang lalu menertawakan dirinya sendiri terlebih dulu,” tutup Timo Werner.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Mason Mount dan Kai Havertz Tak Mampu Mengimbangi N’Golo Kante

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Chelsea kembali terjungkal di Premier League. Kali ini N’Golo Kante dkk dikalahkan Wolverhampton 1-2 Rabu (16/12/2020) dinihari WIB.

Padahal pada laga yang berlangsung di stadion Molineux Chelsea unggul lebih dulu lewat Olivier Giroud. Tapi jelang akhir laga Wolverhampton membalikkan keadaan oleh gol yang dicetak Daniel Podence dan Pedro Neto.

Bagi Paul Scholes, gagalnya The Blues mempertahankan keunggulan disebabkan oleh tidak seimbangnya lini tengah. Legenda Manchester United menganggap Mason Mount dan Kai Havertz tak mampu mengimbangi ketangguhan N’Golo Kante.

Paul Scholes Pernah Tolak Tawaran Inter Milan
irishmirror.com

“Saya pikir ada kekurangan kreaitivitas di lapangan tengah. N’Golo Kante, Anda tahu apa yang akan dia lakukan. Tapi dua pemain disampingnya Mason Mount dan Kai Havertz yang masih muda,” kata Scholes seperti dikutip Football5star dari BT Sport, Rabu (16/12/2020).

“Di lapangan tengah saya pikir mereka punya pemain yang dibutuhkan. Mount membuat saya terkesan dan di tahun-tahun mendatang dia akan memenangkan pertandingan untuk Chelsea,” sambungnya.

Keberadaan Mason Mount dan Kai Havertz disebut Paul Scholes sangat fantastis. Namun, menurutnya ini tidak akan cukup untuk menggaransi gelar The Blues musim ini.

“Mereka akan fantastis tapi saya pikir mereka tidak akan membawa Chelsea juara Premier League musim ini. Mereka belum siap untuk itu,” imbuhnya.

Setelah meraih hasil apik, The Blues terjungkal di dua laga terakhir. Sebelum kalah dari Wolverhampton anak asuh Frank Lampard juga dipermalukan Everton 0-1.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

N’Golo Kante: Serangan Balik Wolves Benar-benar Mematikan

gamespool
N'Golo Kante: Serangan Balik Wolves Benar-benar Mematikan 79

Football5star.com, Indonesia – Gelandang Chelsea, N’Golo Kante, dibuat gusar karena timnya harus pulang dengan tangan hampa dari markas Wolves pada Rabu (16/12) dinihari WIB. Menurut Kante, The Blues gagal membawa pulang poin karena Wolves memiliki serangan balik yang sangat berbahaya.

Wolves berhasil mengalahkan Chelsea dengan skor 1-2. Dua gol tim tuan rumah dicetak oleh Daniel Podence (66′) dan Pedro Neto (90+5′). Sementara, gol semata wayang The Blues dicetak Olivier Giroud pada menit ke-49.

“Kami berhasil mencuri keunggulan meski tak bermain baik. Kami seharusnya bisa mengontrol jalannya pertandingan. Tapi, mereka malah berhasil menyamakan kedudukan,” ujar N’Golo Kante dikutip dari laman Football Critic.

N'Golo Kante - Chelsea - Wolves - Reuters
Reuters

“Kami tentu sangat ingin memenangkan pertandingan ini. Tapi, keinginan tersebut malah membuat kami mendapat banyak serangan balik dan kembali kecolongan di menit-menit akhir,” sambung Kante.

Lebih lanjut, Kante berjanji akan memberikan performa yang lebih baik pada pertandingan selanjutnya. Ia mengaku sudah tak sabar ingin memutus tren negatif The Blues.

“Apa yang terjadi di pertandingan ini tentu bukanlah keinginan kami semua. Kami harus bisa kembali ke jalur kemenangan setelah beristirahat sejenak sebelum mengalahkan West Ham pada pertandingan selanjutnya,” tutup Kante.

Kekalahan dari Wolves membuat Chelsea kini gagal memetik kemenangan dalam tiga pertandingan terakhirnya. Catatan ini cukup mengkhawatirkan karena armada Frank Lampard akan menghadapi empat tim tangguh dalam waktu 18 hari ke depan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

N’Golo Kante Sebut Prancis Punya Peluang Juarai Euro 2020

gamespool
N'Golo Kante Sebut Prancis Punya Peluang Juarai Euro 2020 83

Football5Star.com, Indonesia – Pemain timnas Prancis, N’Golo Kante, yakin timnya punya peluang untuk menjadi juara Euro 2020 karena memiliki “skuad yang hebat”. Walaupun Pemain Chelsea itu mengakui apapun bisa terjadi pada kompetisi yang diundur tahun depan itu.

Prancis dipastikan masuk ke semi-final UEFA Nations League setelah berhasil mengalahkan Portugal 1-0 lewat gol yang dicetak oleh Kante sendiri (15/11/20). Semi-final Nations League akan diadakan Oktober tahun depan, namun sebelum itu ada kompetisi Euro 2020 yang diadakan pada Juni tahun depan.

GettyImages 1030401978
Getty Images

Les Blues yang merupakan juara bertahan Piala Dunia tentu saja menjadi kandidat kuat juara, dan Kante setuju akan hal itu.

“Pasti ada banyak harapan (untuk menjadi juara) di sekitar kami, banyak pemain bagus di skuat kami. Kami memenangkan gelar Piala Dunia, kami adalah tim yang bagus. Euro akan menjadi cerita yang berbeda dengan sejumlah lawan yang bagus. Dalam kompetisi apa pun bisa terjadi, tetapi kami pasti memiliki skuad yang hebat,” ucap Kante seperti dilansir Football5Star.com dari GFFN.

Selain berbicara soal Euro, Kante juga berbicara soal rekan duetnya Paul Pogba. Statistik mencatat bahwa Prancis tak terkalahkan saat Pogba dan Kante menjadi starter.

“Saya pikir tidak sesederhana itu. Kami semua bersama, bukan hanya Kanté, Pogba, tapi seluruh tim. Kami senang bahwa kami tidak pernah kalah ketika kami memulai bersama. Saya berharap itu akan berlanjut selama mungkin, tetapi ini adalah kemenangan dan hasil imbang untuk seluruh tim, bukan hanya kami berdua,” kata N’Golo Kante.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Hasil Portugal vs Prancis: Cristiano Ronaldo Mati Kutu, Les Bleus Melaju ke 4-Besar

gamespool
Hasil Portugal vs Prancis: Cristiano Ronaldo Mati Kutu, Les Bleus Melaju ke 4-Besar 88

Football5star.com IndonesiaPrancis melaju ke putaran final UEFA Nations League usai menaklukkan Portugal dengan skor 1-0 di Estadio Da Luz, Minggu (15/11/2020). Pada pertandingan ini, N’Golo Kante jadi pahlawan, sedangkan Cristiano Ronaldo dibuat mati kutu dan masih mandul lawan Prancis.

Portugal sejatinya sempat menggebrak pada awal pertandingan. Baru enam menit duel berlangsung, kiper Prancis, Hugo Lloris sudah dipaksa melakukan aksi penyelamatan bola sepakan Cristiano Ronaldo.

Portugal vs Prancis UEFA Nations League, Adrien Rabiot - uefacom
uefa.com

Akan tetapi, Prancis yang tampil tanpa Kylian Mbappe langsung tersengat. Dominasi permainan lantas dipegang kendali anak asuh Didier Deschamps. Bahkan, penyerang Les Bleus, Anthony Martial, nyaris mencetak hat-trick andai tiga peluang emasnya tidak terbuang.

Upaya Prancis untuk mencetak gol pada babak pertama memaksa Portugal bermain lebih hati-hati. Sial bagi Prancis, dominasi permainan dan berbagai peluang yang tercipta belum mampu membuahkan gol. Skor 0-0 bertahan sampai jeda.

Selepas turun minum, Prancis masih mengambil kendali permainan. Pada akhirnya, gol yang dinanti lahir saat laga memasuki menit ke-54. Pencetak gol Prancis adalah N’Golo Kante.

Gelandang mungil asal Chelsea itu sukses mengoptimalkan bola muntah hasil sepakan Adrien Rabiot yang diblok kiper Rui Patricio. Bagi Kante, ini menjadi gol keduanya dalam 44 penampilannya bersama timnas Prancis.

Portugal vs Prancis UEFA Nations League N'Golo Kante - uefacom
uefa.com

Pada menit ke-75, Portugal yang dipimpin Cristiano Ronaldo nyaris menyamakan skor. Sial bagi tuan rumah, kiper Prancis Hugo Lloris dengan sigap terbang untuk menepis bola sepakan jarak jauh Joao Moutinho ke pojok atas kanan gawang.

Pada 10 menit terakhir, Portugal semakin meningkatkan daya gedor. Akan tetapi, upaya mencetak gol balasan gagal terealisasi. Hingga wasit meniup peluit tanda akhir pertandingan, Prancis bisa mengamankan kemenangan 1-0.

Hasil ini membawa Prancis memuncaki klasemen Grup 3 UEFA Nations League A dengan torehan 13 poin dari 5 pertandingan. Sementara, Portugal berada di urutan kedua dengan terpaut tiga angka. Misi Portugal mempertahankan gelar UEFA Nations League terpaksa kandas. Prancis menuju 4-besar pada tahun depan berkat keunggulan head to head.

SUSUNAN PEMAIN PORTUGAL VS PRANCIS

PORTUGAL (4-2-1-3): 1-Rui Patricio; 20-Joao Cancelo, 6-Jose Fonte, 4-Ruben Dias, 5-Raphael Guerreiro; 13-Danilo Pereira (15-Sérgio Oliveira 84′), 14-William Carvalho (21-Diogo Jota 56′); 11-Bruno Fernandes (8-João Moutinho 72′); 10-Bernardo Silva (17-Francisco Trincão 71′), 7-Cristiano Ronaldo, 23-Joao Felix (9-Paulinho 84′)
Pelatih: Fernando Santos

PRANCIS (4-3-3): 1-Hugo Lloris; 2-Benjamin Pavard, 4-Raphael Varane, 3-Presnel Kimpembe, 21-Lucas Hernandez; 6-Paul Pogba, 13-N’Golo Kante, 14-Adrien Rabiot; 11-Kingsley Coman (22-Marcus Thuram 59′), 7-Antoine Griezmann, 10-Anthony Martial (9-Olivier Giroud 78′)
Pelatih: Didier Deschamps

Wasit: Tobias Stieler (Jerman)
Kartu kuning: Danilo 31, (Portugal) – Hugo Lloris 62, N’Golo Kante 79, Lucas Hernandez 81′ (Prancis)
Kartu merah: –

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Chelsea Clean Sheet, Frank Lampard Puji Penampilan Edouard Mendy

gamespool
Chelsea Clean Sheet, Frank Lampard Puji Penampilan Edouard Mendy 92

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih Chelsea, Frank Lampard, memuji penampilan kiper barunya, Edouard Mendy, di laga melawan Manchester United, (25/10/20). Performa Mendy menjadi kunci Chelsea berhasil meraih satu poin dari Old Trafford..

Chelsea berhasil mencatatkan dua clean sheet beruntun setelah sebelumnya juga berhasil menahan imbang Sevilla 0-0. Mendy melakukan 4 penyelamatan termasuk 2 penyelamatan brilian dari kesempatan Marcus Rashford.

“Saya sangat senang dengan penampilannya. Itu sangat bagus. Anda mengandalkan penjaga gawang Anda untuk momen-momen itu. Itu adalah pertandingan yang ketat, tidak banyak peluang. Mendy menunjukkan untuk apa dia ada di sana,” ucap Lampard seperti dilansir Football5Star.com dari laman resmi klub.

Catatkan Clean Sheet, Frank Lampard Puji Penampilan Edouard Mendy
The Guardian

Lampard melanjutkan, “Kami merekrutnya karena kami tahu kualitasnya, dan dia menunjukkan ketenangan yang luar biasa dalam permainan yang sudah dia mainkan. Saya senang dengan penyelamatannya hari ini.”

Selain dari Lampard, Mendy juga mendapat pujian dari sesama rekan timnya, N’Golo Kante. Mantan pemain Leicester itu berharap Mendy bisa terus menjaga performanya.

“Dia melakukan beberapa penyelamatan yang menentukan. Dia membantu kami menjaga clean sheet. Itu bagus untuknya, untuk kepercayaan dirinya, dan bagus untuk tim. Saya berharap dia bisa terus seperti ini dan terus tidak kebobolan gol apa pun,” kata pemain timnas Prancis itu.

Edouard Mendy cs akan kembali bermain pada midweek nanti di Liga Champions melawan Krasnodar, Kamis (29/10/20).

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Frank Lampard Tak Berniat Jual N’Golo Kante

gamespool
Frank Lampard Tak Berniat Jual N'Golo Kante 96

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih Chelsea, Frank Lampard, mengungkapkan bahwa dirinya tidak ada niatan untuk menjual salah satu pemainnya, N’Golo Kante. Seperti yang diketahui, Kante saat ini diincar oleh Inter Milan.

Tim asuhan Antonio Conte itu dikabarkan sudah melakukan dua penawaran, tapi keduanya ditolak oleh Chelsea. Lampard sendiri mengatakan bahwa dirinya tak mau kehilangan Conte.

“Saya pikir hampir semua klub di dunia pasti menginginkan N’Golo Kante. Saya melihat laporan itu juga, dia pemaih hebat. Saya tentu saja tak mau kehilangan dia, tidak. Dia fundamental terhadap apa yang saya ingin lakukan, “ucap Lampard seperti dilansir Football5Star.com dari The Sun.

N'Golo Kante - Chelsea - Frank Lampard - London Evening Standard 2
London Evening Standard

Lampard melanjutkan, “kami bisa berbicara tentang para penyerang yang kami miliki tapi seseorang seperti N’Golo dan pekerjaan yang dia lakukan di lapangan tengah berbeda.”

Kante musim lalu menjalani musim yang buruk di mana dia sering sekali dilanda cedera. Tapi Lampard dipastikan siap memakai jasanya jika dia selalu fit.

“Itu adalah tahun yang sulit untuknya tahun lalu karena cederanya. Dia datang ke dalam musim dengan cedera dan itu menimbulkan domino efek sepanjang tahun. Saya sangat senang untuk memilikinya saat dia fit,” kata Frank Lampard.

Pelatih asal Inggris itu melanjutkan, “dia terlihat segar, dia terlihat sangat fit saat ini, jadi dia penting untuk saya. Tentu saja saya ingin mempertahankan N’Golo Kante.”

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Ausilio Pastikan Inter Milan Takkan Gaet Kante dan Chiesa

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Beberapa hari terakhir Inter Milan dikaitkan dengan dua nama bintang. Mereka adalah gelandang bertahan Chelsea, N’Golo Kante, dan bomber milik Fiorentina, Federico Chiesa.

Akan tetapi isu tersebut dibantah langsung oleh Direktur Olahraga Inter Milan, Piero Ausilio. Ia mengatakan pihak klub sejauh ini belum menjalin kontak apa pun dengan Chelsea dan Fiorentina.

Piero Ausilio bahkan menegaskan bahwa mustahil bagi I Nerazzurri menggaet N’Golo Kante dalam waktu dekat. Ia justru mengatakan sedang melakukan negosiasi dengan bek kiri AS Roma, Aleksandar Kolarov.

N'Golo Kante - Chelsea - Frank Lampard - London Evening Standard 2
London Evening Standard

“Tidak ada apa-apa dengan Chiesa. Kami memang mengaguminya tapi kami harus realistis terhadap kemungkinan yang dimungkinkan oleh strategi transfer kami. Penting juga untuk jujur dengan para penggemar,” ujar sang direktur kepada Sky Sport Italia, Rabu (2/9/2020).

“Kante juga merupakan langkah yang mustahil bagi kami. Sejauh ini saya hanya bisa mengakui negosiasi untuk Aleksandar Kolarov karena kami sedang berbicara dengan Roma dan dia. Masih dalam proses negosiasi, jadi belum ada yang pasti,” ia menambahkan.

Nama Kante muncul lantaran dia pernah bekerja sama dengan Antonio Conte ketika di Chelsea. Dia dianggap sebagai pemain yang sesuai dengan karakteristik Conte.

Sementara Federico Chiesa sejatinya sudah lama dihubung-hubungkan dengan Inter Milan. Tapi Fiorentina mematok harganya terlalu tinggi sehingga membuat La Beneamata urung mendekatinya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Claudio Ranieri: N’Golo Kante akan Cocok untuk Inter Milan

gamespool
Claudio Ranieri: N'Golo Kante akan Cocok untuk Inter Milan 103

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih Sampdoria, Claudio Ranieri, mengungkapkan bahwa mantan anak asuhnya, N’Golo Kante, akan cocok bermain di Inter Milan. Komentar ini tak lepas dari adanya rumor Inter akan membeli pemain Chelsea itu.

Sebelumnya diberitakan bahwa Inter rela melepas Sandro Tonali ke AC Milan karena pelatih Antonio Conte ingin mengincar Kante. Jika itu benar terjadi, Ranieri yakin Kante merupakan pemain yang ideal untuk Inter. Seperti yang diketahui, Kante merupakan sosok penting saat Ranieri berhasil membawa Leicester juara Premier League 2015-16.

Antonio Conte N'Golo Kante Salah Satu Pemain Terbaik yang Pernah Saya Latih
Eurosport

“Dia akan menjadi pembelian yang bagus terutama bagi Inter dan klub-klub Italia secara umum. Kante seperti mesin, dia tidak pernah berhenti berlari. Dia juga sosok yang murah hati, sangat baik dalam merebut kembali bola dan juga memiliki kualitas meskipun dia bukan gelandang kreatif,” ucap Ranieri seperti dilansir Football5Star.com dari La Gazetta dello Sport.

Ranieri melanjutkan, “jarang melihat dirinya salah memberi umpan dan salah satu faktor kenapa dia bisa melakukan itu adalah kemampuannya yang sangat baik dalam menjaga level konsentrasinya sepanjang pertandingan.”

Menurut Tuttomercatoweb, Inter menawarkan transaksi peminjaman dengan opsi atau wajib beli sebesar 50 juta euro. Namun Chelsea dilaporkan menginginkan 70-80 juta euro.

Musim lalu bersama Chelsea, N’Golo Kante beberapa kali menderita cedera. Dia bermain 28 kali di semua kompetisi dan mencetak 3 gol. Kante sudah menjadi bagian penting di lini tengah Chelsea sejak 2016 dimana dia sudah mencatkan 170 penampilan dan 11 gol.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Inter Kehilangan Sandro Tonali Karena Antonio Conte Minta N’Golo Kante

gamespool
Inter Kehilangan Sandro Tonali Karena Antonio Conte Minta N'Golo Kante 107

Football5Star.com, Indonesia – Pemain Brescia, Sandro Tonali, hampir dipastikan akan bergabung ke AC Milan setelah sebelumnya padahal sudah mempunyai kesepakatan personal dengan Inter. Hal ini tak lepas dari peran pelatih Antonio Conte.

Conte dikabarkan mengambil alih strategi transfer klub setelah berbicara dengan Presiden Inter, Steven Zhang, beberapa hari lalu. Karena hal itu, Inter mengundurkan diri dari transfer Tonali. Pemain timnas Italia itu dilaporkan akan pergi ke AC Milan dengan pinjaman 10 juta euro dengan opsi beli 20 juta euro.

Dan saat Ini Inter lebih mengincar beberapa pemain berpengalaman seperti pemain Barcelona, Arturo Vidal, dan pemain Tottenham, Tanguy Ndombele.

Inter Kehilangan Sandro Tonali Karena Antonio Conte Minta N'Golo Kante
Independent

Baru-baru ini, Conte dikabarkan meminta pemain Chelsea, N’Golo Kante. Pemain timnas Prancis itu direkrut oleh Conte saat dia melatih Chelsea pada 2016 lalu dari Leicester.

Menurut Football5Star.com dari Tuttomercatoweb, Chelsea bisa menjual Kante dengan harga yang pas. Inter menawarkan peminjaman dengan opsi atau wajib beli sebesar 50 juta euro.

Tapi Antonio Conte juga harus menjual beberapa pemain tengahnya terlebih dahulu. Matias Vecino, Marcelo Brozovic, Roberto Gagliardini, atau bahkan Christian Eriksen bisa dijual untuk menambah dana.

Musim lalu bersama Chelsea, N’Golo Kante, beberapa kali menderita cedera. Dia bermain 28 kali di semua kompetisi dan mencetak 3 gol. Kante sudah menjadi bagian penting di lini tengah Chelsea sejak 2016 dimana dia sudah mencatatkan 170 penampilan dan 11 gol.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Frank Lampard: N’Golo Kante Mungkin Main Lawan Wolves

gamespool
Frank Lampard: N'Golo Kante Mungkin Main Lawan Wolves 111

Football5star.com, Indonesia – Manajer Chelsea, Frank Lampard, merasa senang karena N’Golo Kante sudah kembali pulih menepi selama beberapa pekan akibat cedera hamstring. Menurut Lampard, Kante mungkin bisa bermain di partai melawan Wolves akhir pekan nanti.

Kante mengalami cedera hamstring ketika membela The Blues di partai melawan Watford beberapa pekan lalu. Cederanya Kante membuat Jorginho berhasil kembali ke starting XI Chelsea setelah sempat tersingkir selama beberapa waktu.

“Ada kemungkinan N’Golo Kante bermain di partai melawan Wolves. Pagi ini, dia sudah kembali berlaih dan mulai kembali ke kondisi fit,” ujar Frank Lampard seperti dikutip www.old.football5star.com dari laman Football London.

N'Golo Kante - Chelsea - Frank Lampard - London Evening Standard 2
London Evening Standard

“Jadi, saya mungkin harus membuat keputusan ini dalam waktu dekat. Saya pun akan bicara dengan tim medis sebelum membuat keputusan memainkan Kante,” kata Lampard menambahkan.

Musim ini, Kante memang seringkali menepi karena kerap diganggu cedera. Berbagai cedera yang mendera Kante membuatnya hanya mampu mengoleksi 27 penampilan di semua kompetisi musim ini.

Cedera Kante pun menjadi pintu bagi pemain muda, Billy Gilmour, untuk mulai mendapat kepercayaan Lampard di tim utama Chelsea. Pemain asal Skotlandia berusia 19 tahun itu berhasil mengumpulkan 13 penampilan di semua kompetisi musim ini.

Namun, Gilmour juga harus mendepi selama beberapa bulan. Pasalnya, ia baru saja menjalani operasi lutut dan diprediksi baru akan kembali bermain pada akhir 2020 mendatang.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]