Nicolas Otamendi: Scaloni Ciptakan Kondisi Tim yang Kondusif

Banner Gamespool Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Nicolas Otamendi, bek timnas Argentina mengatakan bahwa kondisi internal tim Tango semenjak dilatih oleh Lionel Scaloni sangat kondusif. Menurut Nicolas Otamendi, Scaloni membuat para pemain menyadari betapa pentingnya mereka di tim nasional.

“Ada tim yang sangat bagus. Tidak hanay mereka yang bermain, tapi keseluruhan tim. Scaloni membuat kami semua merasa penting. Kami akan mencoba segalanya dengan baik di babak perempat final Copa America untuk terus melaju sampai final,” kata Nicolas Otamendi seperti dikutip Football5star.com dari Diario AS, Minggu (4/7/2021).

Nicolas Otamendi: Scaloni Ciptakan Kondisi Tim yang Kondusif

Argentina akan melawan Ekuador di babak perempat final Copa America 2021 pada Minggu pagi, pukul 08:00 WIB. Laga kedua tim akan berlangsung di Stadion Olimpico Pedro Ludovico. Menurut Otamendi, Argentina sangat siap untuk bisa mengalahkan Ekuador.

Otamendi menyebut bahwa skuat Argentina di Copa America 2021 ialah perpaduan antara pemain muda dengan pemain berpengalaman. Hal itu menjadi kekuataan tersendiri untuk Argentina bisa terus melaju sampai partai puncak dan menjadi juara.

“Saya pikir tim ini sangat bagus, sangat kompak. Dalam hal bersenang-senang, kami semua ada di sana dan ketika harus berkonsentrasi, kami juga mampu melakukannya,”

“Saya pikir tekanan akan selalu ada. Jersey ini digunakan dengan komitmen yang kuat dan Anda selalu ingin meninggalkan hal terbaik untuk negara Anda. Bagi kami, hal ini adalah sesuatu yang sangat penting,”

“Akan menjadi yang terbaik untuk memenangkan gelar. Kita semua berpikiran sama. Memenangkan gelar bersama tim nasional negara Anda adalah sesuatu yang sangat penting bagi kita semua,” tutup Nicolas Otamendi.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Debut Horror Nicolas Otamendi di Benfica, Beri Penalti dan Lakukan Blunder

gamespool
Debut Horror Nicolas Otamendi di Benfica, Beri Penalti dan Lakukan Blunder 6

Football5Star.com, Indonesia – Bek baru Benfica, Nicolas Otamendi, baru saja menjalani debutnya di Benfica (5/10/20) melawan Farense. Tapi nampaknya dia harus melupakan debutnya di tim tersukses di Portugal itu.

Benfica berhasil menang dengan skor 3-2 lewat gol dari Pizzi dan brace dari pemain timnas Swiss, Haris Seferovic. Namun tim asuhan Jorge Jesus itu seharusnya tidak kebobolan dua gol kalau bukan karena Otamendi.

Pertama, Otamendi memberi penalti setelah melanggar penyerang Farense, Nikola Stojiljkovic. Beruntung, Ryan Gauld yang menjadi penendang gagal melakukan tugasnya.

Namun pada menit ke-54, Jonatan Lucca berhasil menyamakan kedudukan 1-1 setelah mengalahkan Otamendi dalam duel udara. Benfica unggul 3-1 setelah itu, namun di penghujung babak, Otamendi melakukan blunder fatal setelah penyerang Farense, Patrik merebut bola darinya dan langsung mencetak gol.

Tapi walaupun begitu, Otamendi, tetap mengatakan bahwa dirinya sangat senang dengan debutnya. “Sangat senang dengan debut saya dan mendapatkan tiga poin,” kicau Otamendi seperti dilansir Football5Star.com dari akun Twitternya.

Tentu saja kicauan itu mendapat kecaman dari para fans Benfica. “Anda benar-benar bermain jelek! Apakah Anda bermain seperti itu juga di (Manchester) City?!” komentar salah satu warganet.

Nicolas Otamendi didatangkan dengan harga 15 juta euro dari Manchester City untuk menggantikan Ruben Dias yang pindah ke sana dengan harga 65 juta euro.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Pep Guardiola Akui Masih Ada Rasa untuk Nicolas Otamendi

gamespool
Pep Guardiola Akui Masih Ada Rasa untuk Nicolas Otamendi 9

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Manchester City, Pep Guardiola mengakui bahwa dirinya sebenarnya masih memiliki kepercayaan kepada mantan anak asuhnya, Nicolas Otamendi. Namun usia Otamendi yang sudah beranjak lebih dari 30 tahun membuat Pep harus melepasnya ke Benfica.

Otamendi hengkang ke Benfica setelah Manchester City sepakat untuk mendatangkan Ruben Dias. Menurut Pep, kedatangan Dias dan kepergian Otamendi adalah kondisi yang mau tak mau diambil manajemen klub demi regenerasi di lini belakang City.

https://www.instagram.com/p/CFu8Z5bAXSb/

“Dia adalah bagian dari kesuksesan dan konsistensi kami yang luar biasa. Dia pria yang sangat baik dan, terutama musim kami memenangkan Liga Primer dengan 100 poin, dia adalah pemain kunci bagi kami,” ucap Pep seperti dikutip Football5star.com dari halaman resmi klub, Kamis (1/10/2020).

“Kami memiliki empat bek, dia luar biasa. Kami pikir kami membutuhkan skuad muda. Dia sekarang lebih dari 30 tahun,” tambahnya.

Pep pun mendoakan agar karier Otamendi bersama klub Portugal tersebut berlangsung baik. Guardiola juga tak lupa mengucapkan rasa terima kasih atas pengabdian Otamendi bersama Manchester City.

“Saya mendoakan yang terbaik untuk dia dan keluarganya. Saya sangat berterima kasih atas bagaimana dia membantu saya,” ucap pelatih asal Catalan tersebut.

Otamendi menjadi bagian Manchester City pada 2015 silam dari Valencia. Selama lima tahun membela City, pemain berusia 32 tahun itu telah melakoni 135 pertandingan dari semua kompetisi.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Nicolas Otamendi Lakukan Hal Ini Selama Isolasi Diri di Rumah

Banner LFS Baru

Football5Star.com, Indonesia – Bek Manchester City, Nicolas Otamendi, membuat replika mobil Bugatti Chiron untuk mengisi waktu luangnya. Pembuatan itu dia bagikan ke Instagram pribadinya.

Mobil Bugatti Chiron merupakan salah satu mobil produksi tercepat di dunia. Memiliki kecepatan 418 km/h, 0-100 hanya dalam waktu 2,5 detik, 1,500 BHP dan memiliki harga 2,5 juta pounds. Cristiano Ronaldo adalah salah satu pemilik dari mobil ini.

Tapi yang dibeli oleh Otamendi adalah mini replika rakitan dari Lego yang mempunyai harga 329 ribu pounds. Tapi anda nampaknya butuh bersabar jika anda membuat mini replika ini, karena ada sekitar 3,599 parts yang harus anda bangun untuk membuatnya.

https://www.instagram.com/p/B95D1yzBvPK/

Tidak diketahui berapa hari Otamendi membuat ini, tapi di video, dia mengganti baju sampai sembilan kali.

Reaksi fans pada kolom komentar pun beragam.

“Lebih baik kamu buat Etihad Stadium.”

Yang lain ada yang berkomentar, “omong kosong saya tidak pernah melihat kamu bergerak begitu cepat.”

Premier League resmi mengundurkan jadwal lagi ke bulan Mei karena wabah virus corona. Mungkin dengan pengumuman ini, Otamendi harus membuat lebih banyak lagi mini replika Lego di rumahnya

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Agen Buka Peluang Otamendi Gabung River Plate

Banner LFS Baru

Football5star.com, Indonesia – Bek Manchester City, Nicolas Otamendi, punya impian untuk mudik ke Argentina dan pensiun bersama River Plate. Hal itu diungkapkan oleh agennya, Martin Sendoa.

Nicolas Otamendi memulau kariernya bersama Velez Sarsfield, sebelum pindah ke Porto. Ia juga sempat membela Valencia dan Atletico Mineiro, sebelum berlabuh di City pada 2015.

Musim ini, Otamendi bukanlah pilihan utama Manajer Pep Guardiola. Ia kerap kena rotasi dan baru mencatatkan 18 penampilan di Liga Inggris.

Hal itu menimbulkan spekulasi Nicolas Otamendi ingin meninggalkan City. Klub yang dihubungkan dengan dirinya adalah River Plate.

Nicolas Otamendi - Manchester CIty - Premier League - @Notamendi30
@Notamendi30

“Keinginan Otamendi adalah untuk pensiun di River, dia sangat ingin bermain di sana. Dia baik-baik saja di Manchester City, dia bermain lebih banyak dari tahun lalu. Tetapi jika River memanggilnya dan meyakinkannya, pada bulan Juni itu mungkin terjadi,” kata Sendoa kepada TyC Sports.

“Tidak ada pemimpin River yang menghubungi saya, mereka masih belum bergerak. Otamendi tidak akan menawarkan diri, dia harus mendapat telepon dari pelatih River, Marcelo Gallardo. Tetapi satu panggilan akan mengubah segalanya.”

Sendoa mengatakan, hal yang paling realistis bagi Nicolas Otamendi untuk pindah adalah pada 2022 ketika kontraknya habis. Sebab, River tak mungkin bisa membayar transfernya saat ini.

“Harus diakui, sangat sulit bagi klub Argentina untuk membayar kontraknya. Otamendi adalah pemain top dan bermain di liga terbaik di dunia,” Sendoa menambahkan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Nicolas Otamendi, Dulu Jenderal City Sekarang Kambing Hitam

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Legenda Manchester City, Micah Richards, memberikan dukungan kepada Nicolas Otamendi untuk kembali menemukan penampilan terbaiknya bersama The Citizens.

Otamendi gabung City sejak 2015. Ia sudah membela The Citizens dalam 175 pertandingan di semua kompetisi dan memenangi dua trofi Liga Inggris.

Meski demikian, penampilan pemain asal Argentina itu kerap tak konsisten. Musim ini misalnya, ia jarang jadi pilihan utama.

rsz otamendi
Getty Images

“Saya tahu Otamendi belum bermain baru-baru ini dan dia mengalami sedikit kesulitan, tetapi dalam pertandingan besar (lawan Liverpool di akhir pekan), Anda membutuhkan pemain ini. Ini bisa jadi permainan dengan dia bermain bagus dan itu bisa mengaturnya untuk memiliki musim yang hebat,” kata Richards di Soccerway.

“Agak sulit bagi Otamdendi karena sekarang City ada di bawah mikroskop dan kadang-kadang saya merasa seperti dia bisa menjadi kambing hitam. Ya, dia terlalu banyak diving, tetapi musim ketika mereka memenangkan liga dan tahun sebelumnya, mereka memanggilnya ‘Jenderal’.”

“Dia memiliki beberapa penampilan yang sangat bagus, jadi saya pikir dia hanya perlu mendapatkan kepercayaannya kembali dan mudah-mudahan bisa pada hari Minggu,” ucap Richards.

City sendiri kini berada di posisi dua Liga Inggris. The Citizens tertinggal enam angka dari Liverpool di singgasana.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Bek Manchester City yang Jatuh Cinta dengan Anting Permata

Football5star.com, Indonesia – Bek Manchester City, Nicolas Otamendi, sepertinya jatuh cinta dengan anting pertama. Ke mana pun dia pergi, pemain asal Argentina selalu mengenakan anting permatanya.

Hal ini terlihat dari akun instagramnya. Saat berada di luar lapangan, pemain 31 tahun itu tak pernah lepas dari anting permata. Ia juga sering selfie dan memamerkan barang mewahnya itu.

https://www.instagram.com/p/BwhTonFBNdX/

Bagi Otamendi, membeli anting permata memang hal mudah. Sebab, ia mendapat gaji selangit di Manchester City. Menurut totalsportek, gaji mantan bek Valencia itu mencapat 120 ribu poundsterling (sekitar Rp 2,1 miliar) per pekan.

Dengan penghasilan seperti itu, ia bisa membeli apa pun yang dia mau, termasuk berbagai macam anting permata.

https://www.instagram.com/p/ByBNQPwBIzE/

Permata sendiri merupakan batu mulia yang bernilai tinggi. Namun, bagi Anda yang ingin membelinya, harus berhati-hati dalam memilih kualitas dan keaslian permata.

Kunjungi PermataStar.com atau JualPermata.com untuk mendapatkan beragam koleksi permata dengan kualitas dan harga yang terbaik, seperti ruby, sapphire, emerald, chrysoberyl, cat’s eye, spinel, tsavorite, dan lainnya.

Jadi, tunggu apa lagi? Segera kunjungi PermataStar.com atau JualPermata.com. Dapatkan koleksi permata terbaikmu di sana! (adv)

https://www.instagram.com/p/BoufoXQFCKz/?utm_source=ig_embed&utm_campaign=dlfix

Duet Otamendi-Stones Bakal Bikin City Kehilangan Gelar

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Legenda Manchester United, Gary Neville, menilai duet Nicolas Otamendi dan John Stones akan membuat Manchester City kehilangan gelar Liga Inggris musim ini.

City telah kehilangan bek andalannya, Aymeric Laporte. Nama terakhir cedera parah dan bakal absen selama enam bulan ke depan. Di bursa transfer lalu, The Citizens juga melepas Vincent Kompany dan tak mendatangkan penggantinya.

Hal ini membuat City dalam masalah besar. Bek tengah mereka tinggal Otamendi dan Stones. Keduanya sudah berduet dan tampil buruk saat City kalah 2-3 dari Norwich, akhir pekan lalu.

john stones-manchester city
Getty Images

“Pep Guardiola menyerah pada duet ini 18 bulan lalu ketika Laporte datang ke klub. Otamendi selalu lengah sebagai bek tengah dan sulit membendung serangan balik. Dia bukan bek tengah tipe Guardiola, mereka biasanya tenang, tapi dia gegabah,” kata Neville di Soccerway.

“Kekalahan 3-4 dari Liverpool pada 2018 adalah pertandingan ketika Guardiola memutuskan bahwa Stones dan Otamendi tidak bisa bermain bersama. Cedera Laporte, Vincent Kompany pergi dan tidak menggantikannya adalah masalah besar bagi City.”

Stones dan Otamendi telah memainkan 25 pertandingan bersama di bawah Guardiola di Liga Premier.

“Mereka kebobolan lebih banyak gol daripada duet lainnya, kebobolan lebih banyak gol per pertandingan, clean sheet menurun dan persentase kemenangan yang lebih rendah.”

“Itu akan membuat Manchester City kehilangan gelar Liga Premier. Jika kedua pemain ini bermain bersama dengan tingkat kinerja mereka saat ini, mereka tidak akan memenangkan liga,” Neville menambahkan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Guardiola: Jika Tak Bahagia, Otamendi Boleh Pergi

Football5star.com, Indonesia – Manajer Manchester City, Pep Guardiola, mempersilakan Nicolas Otamendi pindah jika pemain asal Argentina itu tak bahagia di Etihad Stadium.

Otamendi hanya delapan kali jadi starter di Liga Inggris musim ini. Ia juga harus pasrah jadi cadangan dalam 13 laga.

Mantan pemain Valencia itu kalah bersaing dengan John Stones dan Aymeric Laporte.

“Otamendi tidak bahagia. Ketika dia bermain, dia bahagia, ketika tidak, dia tidak bahagia. Saya tidak tahu apa yang bisa saya lakukan,” kata Guardiola di Soccerway.

Nicolas Otamendi - Manchester CIty - Premier League - @Notamendi30
@Notamendi30

“Dia bisa bermain setiap minggu, dia bisa bermain dan saya tahu dia ada di sana. Dia bisa membantu kami dalam membangun, tapi saya punya tiga bek tengah dan Kompany juga. Otamendi bermain melawan Southampton dan sangat bagus, tapi terkadang saya harus memutuskan.”

“John Stones kembali setelah Piala Dunia, dia ingin bermain dalam banyak pertandingan. Saya tahu kami bisa mengandalkan Otamendi, dia seorang profesional yang luar biasa dan selalu siap. Saya bisa memahaminya. Tapi, itu tergantung pada pemain, saya tidak ingin pemain sedih di sini. Jika Anda tidak bahagia, Anda bisa mengetuk pintu Txiki Begiristain (Direktur City).”

“Pada akhir musim mereka harus berefleksi. Jika mereka tidak bermain dan tidak bahagia, mereka harus pindah. Saya tahu mereka bisa melakukannya dan saya tidak punya keluhan tentang itu,” Guardiola menambahkan.

Otamendi: Rotasi Menjadi Kunci

Banner Football Live StarFootball5star.com, Indonesia – Padatnya jadwal pertandingan Premier League di bulan Desember membuat setiap klub peserta harus pintar-pintar memutar otak. Bek Manchester CIty, Nicolas Otamendi, mengatakan bahwa rotasi pemain akan menjadi kunci sepanjang bulan Desember.

Tidak seperti liga-liga Eropa lainnya, Premier League tidak mengenal istilah Winter Break menjelang pergantian tahun. Para penggemar Premier League justru disuguhkan dengan banyaknnya pertandingan di periode natal dan tahun baru. Bahkan, setiap klub harus bertanding pada tanggal 26 Desember.

“Saat ini, kami memasuki bulan-bulan tersibuk dalam setiap musim. Kami akan bermain setiap tiga atau empat hari sekali. Hal terpenting adalah kami bisa segera pulih setelah setiap pertandingan,” ujar Otamendi dikutip dari laman resmi The Citizens.

Nicolas Otamendi - Manchester CIty - Premier League - @City_Xtra
@City_Xtra

“Tentu saja kami akan merasa kelelahan sepanjang bulan Desember. Tapi, rotasi yang dilakukan oleh pelatih seharusnya bisa membuat kami terus meraih kemenangan selama bulan Desember. Bulan ini menjadi sangat penting karena banyaknya pertandingan yang harus kami mainkan dan besarnya potensi perubahan posisi di klasemen sementara,” imbuhnya.

Manchester City baru saja menjalani partai perdananya di Festive Period pada Rabu (5/12). Pada laga tersebut, skuat asuhan Pep Guardiola berhasil meraih kemenangan atas Watford dan menjaga posisinya di puncak klasemen Premier League.

Akhir pekan nanti, Fernandinho dkk akan menghadapi ujian yang lebih berat. Pasalnya, mereka harus melawat ke kandang Chelsea, Stamford Bridge pada Minggu (9/12) dinihari.

Otamendi: Aguero Penting bagi Manchester City

Banner Footbal Live Star-Football5starFootball5star.com, Indonesia – Bek Manchester City, Nicolas Otamendi, menyambut gembira kepastian Sergio Aguero memperbaharui kontrak. Ia yakin Aguero akan terus menjadi pemain penting bagi klub.

Masa depan Aguero bersama Manchester City sempat dipertanyakan karena kalah bersaing dengan Gabriel Jesus dan Raheem Sterling. Namun, sang top skor sepanjang masa klub itu ternyata justru ditawari kontrak baru hingga 2021.

sergio-aguero-manchester-city-getty-zimbio-football5star
Getty Images

Otamendi membeberkan bahwa Aguero tidak bisa menyembunyikan kegembiraan setelah menandatangani kontrak baru. Ia sendiri merasa bahwa Manchester City memang masih membutuhkan ketajaman sang penyerang.

“Ia telah berada di klub ini bertahun-tahun. Ia sudah berada di sini ketika klub baru mulai dikenal oleh publik luas,” ucap Otamendi seperti yang dikutip laman resmi klub.

“Ia adalah sosok yang sangat penting bagi klub. Fakta bahwa ia memperpanjang kontraknya adalah hal yang krusial bagi kami,” lanjut dirinya.

Pemain berusia 30 tahun tersebut diketahui memiliki relasi yang baik dengan Aguero di luar lapangan. Hal ini tidak terlepas dari fakta bahwa mereka sama-sama berasal dari negara yang sama dan umur yang tidak berbeda jauh.

“Ia membantu saya beradaptasi di Inggris. Kami sering bertemu di tim nasional, jadi tentu saja kami berteman dengan baik,” kata pria asal Argentina itu.

“Ia penting bagi klub karena mampu mencetak banyak gol. Ia adalah pemegang rekor dan keberadaannya penting bagi ruang ganti. Itulah yang membuatnya menjadi sosok spesial bagi kami,” pungkas Otamendi.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Tanpa Messi, Timnas Argentina Tak Lagi Sama

Football5star.com, Indonesia – Pemain bintang timnas Argentina, Lionel Messi, tak turun pada laga persahabatan kontra Italia, Sabtu (24/3/2018). Messi hanya menonton rekan-rekannya dari bangku cadangan selama pertandingan.

Timnas Argentina  bermain dengan skuat muda kala menjajal timnas Italia pada laga persahabatan. Lionel Messi justru duduk di bangku cadangan dan tak menjadi starter. Akhirnya, sepanjang laga pemain Barcelona itu tak diberi kesempatan untuk bermain.

Bek timnas Argentina, Nicolas Otamendi, menyebut Albiceleste, julukan timnas Argentina, tak sama tanpa kehadiran Messi. Sebab, kehadiran Messi di lapangan membuat rekan-rekan setim mendapat keuntungan.

“Saat Messi bermain, dia mencuri perhatian bek-bek lawan. Itu membuat pemain lain mempunyai ruang untuk bergerak. Tanpa dia, kami harus lebih banyak bergerak tanpa bola,” ucap Otamendi dilansir Football Italia.

“Namun kami terus berkembang sedikit demi sedikit. Kami masih harus lebih baik dalam bertahan. Saya akan berkerja lebih keras lagi,” tutur pemain Manchester City itu.

Laga itu akhirnya dimenangkan oleh tim Tango dengan skor 2-0. Dua gol Argentina dihasilkan oleh Ever Banega (75’) dan Manuel Lanzini (85’). Meski tanpa Messi, Argentina masih lebih kuat dari Gli Azzurri.

Soal absennya Messi, pemain beralias La Pulga itu dikabarkan menderita cedera hamstring. Daripada memaksakan diri dan justru memperparah cedera sang pemain, pelatih Jorge Sampaoli memilih untuk mengistirahatkan Messi.

Tangan Dingin Guardiola di Balik Performa Sempurna Otamendi

Football5star.com, Indonesia – Bek Manchester City, Nicolas Otamendi, merasa permainannya berkembang pesat musim ini berkat tangan dingin Manajer Pep Guardiola. Otamendi mengaku belajar banyak dari pelatih asal Spanyol tersebut.

City mengumumkan bahwa Otamendi sudah mengikat kontrak dua tahun yang akan membuatnya bertahan di klub hingga 2022. Usai pengumuman tersebut, Otamendi langsung memberikan pujian pada Guardiola.

nicolas otamendi, manchester city
Getty Images

“Aku pikir sekarang aku memiliki peran penting karena bek harus membangun serangan dengan bola dan membuat tim bekerja sebaik mungkin. Guardiola telah mengajarkan kami bagaimana melakukan itu,” kata Otamendi kepada CityTV.

“Dari hari pertama Anda bekerja dengan Guardiola, Anda belajar darinya, bahkan saat berada di rumah, Anda masih belajar darinya. Setiap gerakan, bagaimana posisi Anda, bagaimana Anda bisa menerima bola, semua informasi ini ada di otak Anda. Dan ini sangat penting bagi setiap pemain. Aku sangat senang bisa bermain sepak bola seperti ini.”

Bulan lalu Guardiola menyebut Otamendi dengan sebutan ‘Superman’, namun sang bek merasa ia takkan bisa tampil begitu bagus tanpa polesan sang manajer.

“Aku telah berkembang dalam hal membangun, mampu menemukan ruang yang benar dan melakukan umpan yang benar. Ini adalah sesuatu yang Anda latih setiap hari dan inilah yang telah aku tingkatkan dari musim lalu,” Otamendi menambahkan.

Nicolas Otamendi, Superman-nya Manchester City

Football5star.com, Indonesia – Manajer Manchester City, Pep Guardiola, menilai bahwa bek Nicolas Otamendi kurang mendapatkan pujian dari publik. Padahal, ia yakin mereka tidak bisa berada di puncak klasemen sementara Liga Inggris jika tanpa Otamendi.

nicolas otamendi, manchester city, sergio aguero

Raheem Sterling, Sergio Aguero, David Silva, dan Kevin De Bruyne tak bisa dimungkiri adalah beberapa nama yang paling mendapatkan sorotan atas dominasi Manchester City. Guardiola bukannya menganggap remeh sumbangsih nama-nama tersebut, tetapi ia merasa Otamendi juga patut mendapatkan pujian serupa.

“Kami memiliki seorang Superman di dalam tim. Tanpa Nico, mustahil kami bisa mencapai hal yang telah kami lakukan. Semua berbicara tentang Raheem, Kevin, dan Sergio. Mereka memang pantas mendapatkannya, tetapi jika saya bisa menunjuk seorang pemain yang pantas dihargai, maka itu adalah Nico,” kata Guardiola seperti yang dikutip Sky Sports.

“Ia sungguh luar biasa. Ia adalah salah satu petarung terbaik yang pernah saya lihat. Saya tidak bisa membayangkan situasi kami di klasemen jika tanpa dirinya,” tutur pria asal Spanyol itu.

Otamendi didatangkan dari Valencia dengan harga sekitar 40 juta Poundsterling pada 2015. Ia total telah tampil sebanyak 116 kali di seluruh kompetisi bersama Manchester City, menyumbangkan tujuh gol dan tiga assist.

The Citizens akan bertandang ke Stadion Selhurst Park untuk menghadapi Crystal Palace dalam laga lanjutan Liga Inggris pada Minggu (31/12/2017).

Guardiola Ingin Seluruh Pemain City Bisa Cetak Gol

Football5Star.com, Indonesia – Manchester City musim ini menjadi klub paling produktif di Liga Inggris. Gol-gol yang mereka ciptakan pun tidak hanya berasal dari para penyerangnya saja, tapi juga pemain lain. Untuk itu, manajer Pep Guardiola menginginkan seluruh penggawanya bisa mencetak gol.

Hingga pekan ke-17, City telah mencetak 52 gol ke gawang lawan. Jauh di bawah capaian gol Manchester United dengan 37 gol sebagai tim paling produktif kedua. Sedangkan Liverpool yang memiliki Mohamed Salah sebagai top skorer Liga Inggris sejauh ini baru mencetak 34 gol.

“Pemain sayap kami mencetak banyak gol, gelandang juga. Semua pemain harus menyerang bersama-sama untuk mencoba mencetak gol. David Silva menikmatinya dan itu sangat penting. Tim ini tidak bisa hanya mengandalkan para penyerang saja,” kata Guardiola seperti dilansir Daily Mail, Jumat (15/12/2017).

Pep Guardiola Manchester City
premierleague.com

Distribusi gol Man City memang cukup merata dari semua lini. Nicolas Otamendi yang berposisi bek tengah sejauh ini telah mencetak empat gol. Sedangkan Raheem Sterling sebagai winger sudah mengemas sembilan gol. Adapun Fabian Delph dan Fernandinho sama-sama membuat satu gol.

Tidak hanya semua pemain harus mencetak gol, Guardiola juga ingin The Citizen bisa mencetak gol dalam skema apapun.

“Musim lalu kami jarang mencetak gol dari set-piece dan musim ini bisa memperbaiki catatan itu. Pemain harus bisa membobol gawang lawan dalam situasi apapun,” tutupnya.

Kalahkan Huddersfield, City Makin Kokoh di Puncak Klasemen

Football5Star.com, Indonesia – Manchester City berhasil memperpanjang rekor kemenangannya musim ini. bertandang ke John Smith Stadium, markas Huddersfield Town, Minggu (26/11/2017) anak asuh Pep Guardiola berhasil mengalahkan tuan rumah 2-1. Hasil ini pun mengokohkan posisi mereka di puncak klasemen.

Kendati melawan tim promosi, City tidak mudah meraih kemenangan. Sempat beberapa kali mengancam di babak pertama, justru tuan rumah yang berhasil membuka keunggulan. Ironisnya, gol tersebut berkat andil Nicolas Otamendi yang salah mengantisipasi umpan silang.

Gol bunuh diri di menit 45 ini pun menutup babak pertama untuk keunggulan tuan rumah. Memasuki babak kedua, The Citizen langsung tancap gas. Hasilnya langsung terlihat tiga menit sejak wasit meniupkan pluit dimulai.

NicolasOtamendiHuddersfieldTownvManchesterc0Qpr8rlltul
zimbio.com

Pelanggaran Scott Malone terhadap Raheem Sterling di kotak terlarang berbuah penalti untuk tim tamu. Sergio Aguero yang maju sebagai eksekutor tidak menyia-nyiakan kesempatan ini. Keberhasilan City menyamakan kedudukan membuat permainan mereka lebih mengalir.

Sedangkan Huddersfield lebih banyak bertahan untuk mengamankan satu poin. Namun, pertahanan berlapis tuan rumah akhirnya jebol juga enam menit sebelum laga usai saat Sterling berhasil memanfaatkan bola muntah hasil tepisan kiper Jonas Loessl.

RaheemSterlingHuddersfieldTownvManchesterjmxshy8ydDwl
zimbio.com

Ketika wasit meniupkan pluit panjang, laga malah makin memanas. Hal ini membuat wasit Craig Pawson mengeluarkan kartu merah dari sakunya untuk Rajiv van La Parra. Sedangkan Leroy Sane yang ikut terlibat dalam keributan dihadiahi kartu kuning.

Tambahan tiga angka membuat City mengemas 37 poin di puncak klasemen dan menjaga jarak dengan Manchester United. Sedangkan Huddersfield tidak beranjak dari urutan 11 dengan 15 poin.

https://www.youtube.com/watch?v=zh7Yu-_Vnls

Susunan Pemain:

Huddersfield Town (4-1-4-1): 1-Jonas Loessl; 2-Tom Smith, 25-Mathias Joergensen, 26-Chrisopher Schindler, 3-Scott Malone (15-Chris Loewe 74’); 6-Jonathan Hogg (24-Steve Mounie 82’); 22-Thomas Ince (23-Collin Quaner 82’), 19-Daniel Williams, 10-Aaron Mooy, 17-Rajiv van La Parra; 20-Laurent Depoitre
Pelatih: David Wagner

Manchester City (4-3-3): 31-Ederson; 2-Kyle Walker, 4-Vincent Kompany (33-Gabriel Jesus 80’), 30-Nicolas Otamendi, 18-Fabian Delph; 21-David Silva (15-Eliaquim Mangala 89’), 25-Fernandinho, 17-Kevin de Bruyne; 7-Raheem Sterling, 10-Sergio Aguero (8-Ilkay Gundogan 86’), 19-Leroy Sane
Pelatih: Pep Guardiola

Kartu Kuning: Jonathan Hogg (56’), Fernandinho (63’), Scott Malone (64’), David Silva (87’), Leroy Sane (96’)
Kartu Merah: Rajiv van La Parra (96’)

Guardiola Sanjung Duet Bek Tengah Man. City

Football5star.com, Indonesia – Manajer Manchester City, Pep Guardiola, memuji duet bek tengah Nicolas Otamendi dan John Stones. Di mata Guardiola, keduanya main luar biasa musim ini.

City kini bertengger di puncak klasemen Liga Inggris. Selain mencetak banyak gol, City juga punya pertahanan yang kokoh berkat penampilan gemilang Otamendi dan Stones di lini belakang.

“Saya sangat terkesan dengan keduanya. Otamendi bermain melawan Stoke City, ketika saya memiliki banyak keraguan karena dia baru pulang dari Timnas Argentina, dari 10 hari dengan banyak tekanan dalam pikirannya untuk lolos ke Piala Dunia,” kata Guardiola seperti dilansir Soccerway.

“Dia adalah salah satu pemain yang saya temui dalam hidup saya dengan mentalitas terkuat dan dia adalah pria yang hanya ingin belajar dalam hal dominasi bola.”

“Otamendi kuat di udara dan memenangkan duel, juga memiliki keberanian untuk bermain, bahkan saat dia membuat kesalahan, tidak ada masalah. Jika dia kehilangan bola, dia ingin Anda memberikannya lagi dan bermain. Dia sama sekali tidak takut, tidak masalah di mana dia bermain, karena dia punya banyak pengalaman. Dia adalah pemain penting bagi kami. Sepanjang musim, dia bermain bagus. ”

DJowekOXgAAQ1 d

Selain Otamendi, Guardiola juga menyoroti performa Stones. Bagi dia, penampilan mantan bek Everton itu meningkat pesat dibanding musim lalu.

“Stones musim lalu, setiap pertandingan selalu membuat satu atau dua kesalahan dengan bola dan fokusnya selalu terganggu. Musim ini dia selalu fokus dengan bola, saya tahu kualitasnya tapi dia berkembang,” Guardiola menambahkan.

The Citizens yang Tak Pernah Menyerah

Football5star.com, Indonesia – Bek Manchester City, Nicolas Otamendi, mengaku sangat bahagia dengan kemenangan timnya atas Bournemouth. Pemain asal Argentina itu juga memuji semangat pantang menyerah The Citizens.

City menang 2-1 atas Bournemouth pada pekan ketiga Premier League, di Vitality Stadium, Sabtu (26/8/2017). City dapat kejutan tak menyenangkan saat gawang mereka dijebol Charlie Daniels di menit 13.

Namun Gabriel Jesus mampu membalas tak lama berselang, yang membuat skor 1-1 bertahan hingga turun minum.

Di babak kedua, City harus menunggu hingga jelang laga berakhir untuk bisa mencetak gol penentu kemenangan. Adalah Raheem Sterling yang memastikan City pulang dengan poin penuh.

“Selalu sulit di awal musim, tapi kami berjuang sampai akhir dan aku yakin kami pantas memenangkan pertandingan,” kata Otamendi seperti dilansir situs resmi klub.

“Ada beberapa hal yang bisa kami perbaiki, tapi kami senang bisa menang dan senang dengan cara kami bermain,” ujar Otamendi menambahkan.

Kemenangan ini membuat City mengumpulkan tujuh poin dari tiga pertandingan yang sudah dijalani. The Citizens kini berada di peringkat tiga klasemen Liga Inggris.

Sementara bagi Bournemouth ini menjadi kekalahan ketiga dari tiga pertandingan. Charlie Daniels dan kawan-kawan pun terpaku di posisi 18 klasemen.

 

Berita Bola: Soal Sikutan, Gabriel Jesus Tak Dendam kepada Otamendi

Football5star.com, Indonesia – Striker Tim Nasional Brasil Gabriel Jesus mengaku tak menaruh dendam kepada bek Argentina Nicolas Otamendi yang membuatnya cedera. Jesus menilai pelanggaran yang terjadi adalah hal normal.

Jesus mengalami cedera pada rongga matanya ketika Brasil menghadapi Argentina dalam laga uji coba pada Jumat (9/6/2017). Jesus harus digantikan oleh Taison pada menit-menit akhir laga yang digelar di Melbourne Cricket Ground tersebut dengan bantuan tim medis.

Ia terkena sikut dari rekannya di Manchester City, Nicolas Otamendi, ketika sedang memperebutkan bola di udara. Berdasarkan laporan Guardian, hasil pemindaian menunjukkan bahwa tulang di sekitar mata kiri Gabriel Jesus mengalami kerusakan.

“Tidak ada niat buruk. Ini adalah duel yang sangat biasa, tidak disengaja. Lengannya turun dengan cara biasa dan sayangnya aku sedang melompat ke atas, kami berdua terkejut, tapi tidak ada niat buruk dari Otamendi,” kata Jesus kepada SporTV.

“Kami berbicara kemudian di ruang ganti dan dia mengirimiku sebuah pesan, dia orang baik. Hal-hal ini adalah bagian dari permainan dan dia tidak melakukan hal buruk.”

Akibat cedera itu, Jesus takkan bermain dalam laga persahabatan melawan Australia. Ia harus kembali ke Brasil untuk menjalani pemeriksaan.

“Kami belum tahu berapa lama pemeriksaan akan berlangsung, tapi tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Jika aku harus menjalani operasi, maka biarlah. Setelah liburan, aku akan kembali ke Manchester 100 persen,” Jesus menambahkan.

Berita Bola: Debut Manis Jorge Sampaoli, Argentina Taklukkan Brasil

Football5star.com, Indonesia – Jorge Sampaoli melakukan debut manis bersama timnas Argentina. Melawan rival abadi mereka, Brasil, dalam pertandingan uji coba di Melbourne Cricket Ground (MCG), Jumat (9/6/2017), Albiceleste menang 1-0.

Gabriel Mercado menjadi bintang kemenangan Argentina dalam pertandingan yang disaksikan lebih dari 95.000 penonton. Dia yang mencetak gol tunggal pada menit ke-45 setelah merebound bola hasil sundulan Nicolas Otamendi yang membentur tiang gawang.

Brasil tanpa Neymar dalam laga ini. Pelatih Tite, yang sudah membawa negaranya lolos ke putaran final Piala Dunia 2018 di Rusia, mengandalkan Gabriel Jesus di lini depan.

Sementara itu, Sampaoli memasang Gonzalo Higuain sebagai striker tunggal. Penyerang Juventus tersebut didukung oleh Lionel Messi, Paulo Dybala dan Angel Di Maria.

Sejak awal laga, Argentina lebih banyak mengambil inisiatif menyerang, tetapi gol baru bisa mereka raih pada menit ke-45. Di Maria melepaskan umpan dan disambut sundulan Otamendi. Bola membentur tiang dan langsung disambar Mercado untuk membuat skor 1-0 yang bertahan hingga jeda.

Pada paruh kedua, Brasil berusaha bangkit untuk mencetak gol penyama. Menit ke-60 tim Samba memperoleh peluang ketika Coutinho menyisir sisi kiri dan melepaskan tembakan ke tiang jauh. Sayang, bola menyentuh Gabriel Jesus yang berada dalam posisi offside.

Tiga menit berselang, giliran Jesus yang mendapat peluang emas ketika dia sudah berhasil memperdaya kiper Sergio Romero. Sayang, bola tendangannya ke gawang yang tak terkawal itu bisa diblok oleh Otamendi. Sebenarnya Jesus bisa melakukan rebound tetapi bola membentur tiang.

Hingga laga usai, tak ada gol yang tercipta sehingga Argentina meraih kemenangan 1-0. Ini menjadi laga perdana nan spesial bagi Sampaoli, karena meraih kemenangan dalam debutnya melawan musuh besar Argentina.

Susunan pemain:

Brasil: Weverton; Fagner (Rafinha 73′), Silva, Gil, Felipe Luis, Paulinho (Guiliano 81′), Fernandinho, Augusto (Douglas Costa 67′), Coutinho, Gabriel Jesus (Taison 90′), Willian.

Argentina: Romero; Mercado (Mammana 74′), Maidana, Otamendi; Gomez (Tagliafico 55′), Biglia, Banega; Dybala (Rodriguez 68′), Messi, Di Maria; Higuain (Correa 45′)

Berita Bola: Manchester City Pesta Gol Atas Crystal Palace

Football5star.com, Indonesia – Manchester City berhasil menang 5-0 atas Crystal Palace dalam laga lanjutan Premier League pada Sabtu (6/5/2017).

Bermain di hadapan puluhan ribu pendukungnya sendiri, Man. City langsung mengambil inisiatif menyerang sejak menit pertama.

Hal tersebut terbukti jitu. Baru dua menit berjalan, publik Stadion Etihad langsung bersorak setelah David Silva menghukum kesalahan barisan pertahanan Palace.

Ini adalah gol ke-50 yang disumbangkan pemain asal Spanyol tersebut sejak bergabung dengan Man. City pada tahun 2010.

Paruh pertama berakhir dengan skor 1-0 untuk tuan rumah.

The Citizens tak mengendurkan serangan di babak kedua. Mereka berhasil menggandakan keunggulan berkat Vincent Kompany. City 2, Palace 0.

Kevin De Bruyne, yang memberikan assist kepada Kompany, turut mencatatkan namanya di papan skor. Tendangannya luar kotak penalti pada menit ke-59 tak mampu diantisipasi oleh kiper Wayne Hennessey.

Sepuluh menit menjelang waktu normal berakhir, Raheem Sterling semakin memperlebar keunggulan timnya setelah memanfaatkan operan Pablo Zabaleta.

Pesta gol Man. City ditutup oleh Nicolas Otamendi pada masa injury time.

Skuat asuhan manajer Pep Guardiola berada di peringkat ketiga klasemen sementara dengan total raihan 69 poin dari 35 pertandingan. Sedangkan, The Eagles menempati posisi ke-16 dengna 38 poin.
SUSUNAN PEMAIN

Man. City (4-1-4-1): Caballero; Fernandinho, Kompany, Otamendi, Clichy; Toure; Sane (Navas 84′), De Bruyne, Silva (Zabaleta 68′), Sterling; Gabriel Jesus (Iheanacho 84′).

Palace (4-3-3): Hennessey; Van Aanholt, Schlupp, Kelly (Delaney 76′), Ward; Puncheon, Milivojevic (Flamini 67′), McArthur; Zaha, Benteke, Townsend (Lee 54′).

Berita Terkini: Otamendi Calon Ideal Pengganti Pepe di Real Madrid

Football5star.com, Indonesia – Nicolas Otamendi memang masih menjadi andalan di lini belakang Manchester City. Namun, peluang pindah ke Real Madrid juga tak ditampiknya.

Bek berumur 29 tahun itu memang mulai sering dihubungkan dengan Real Madrid dalam beberapa pekan terakhir. Agen Otamendi, Martin Sendoa, punmengungkapkan bahwa segala kemungkinan bisa terjadi.

“Otamendi sangat bahagia di Manchester City. Tapi, siapa yang tak mau bermain bersama Madrid? Sebuah klub terbesar di dunia,” ujar Sendoa kepada Martin SendoaRadio Continental.

Sendoa menilai, Otamendi bisa menjadi pengganti ideal untuk Pepe yang sudah mulai tersisih karena termakan usia. “Pepe akan meninggalkan Real Madrid dalam waktu dekat dan Otamendi sangat sempurna untuk mengisi pos yang ditinggalkan, pun memiliki profil tepat sesuai yang diinginkan mereka,” tambah dia.

Namun, peluang merealisasikan skenario itu agaknya tak akan semudah membalikkan telapak tangan. Pasalnya, Manchester City tentu tak akan mudah melepas pemain andalan di lini belakangnya itu. Jika Real Madrid benar-benar tertarik, harga tinggi tentu harus dibayarkan.

Berita Bola: “Manchester City Ingin Terus Puncaki Klasemen”

Football5star.com, Manchester — Manchester City mampu memuncaki klasemen Liga Inggris hingga 10 pertandingan berlangsung. The Citizens ingin terus mempertahankan posisi itu.

City saat ini ada di memuncaki klasemen Liga Inggris dengan raihan 23 poin. Mereka berbagi tempat dengan Arsenal dan Liverpool yang mengumpulkan nilai yang sama.

City mempunyai kesempatan untuk menguasai posisi pertama sendirian karena akan melakoni pekan ke-11 lebih awal dari pada para rival. Mereka akan menjamu Everton di Emirates Stadium, Sabtu (5/11) malam WIB.

Sementara itu, Arsenal baru akan menjamu Tottenham Hotspur di hari Minggu. Sementara Liverpool baru akan menghadapi Watford di Anfield beberapa jam usai laga The Gunners melawan The Lily Whites.

City sedang dalam kepercayaan diri tinggi usai memetik dua kemenangan beruntun. Salah satunya saat melawan Barcelona di Liga Champions. Oleh karena itu, Nicolas Otamendi, percaya diri saat melawan Everton. Dengan kemenangan, mereka setidaknya akan unggul tiga poin dalam 24 jam.

“Kami merupakan pemimpin klasemen Premier League dan kami ingin untuk terus menjadi pemimpin, jadi untuk itu kami harus menang,” kata Otamendi di Soccerway.

“Mentalitas kami dan apa yang manajer katakan adalah kami harus menang. Tapi, setiap pertandingan itu tidak sama, rivalitasnya berbeda tapi mentalitas kami selalu positif dan fokus untuk menang,” tambah pemain belakang asal Argentina itu.

Berita Bola: Guardiola Soal Kebiasaan Diving Otamendi

Manajer Manchester City Pep Guardiola berjanji akan meminta Nicolas Otamendi menghentikan kebiasaan divingnya. Guardiola mengaku tak tahu soal kebiasaan buruk pemain asal Argentina tersebut.

Otamendi membela City sejak musim lalu. Saat tampil, ia sering mudah jatuh saat melakukan duel dan kemudian meminta pelanggaran kepada wasit.

Bek Leicester City, Robert Huth bahkan pernah menertawakan Otamendi lantaran menabrakkan diri lalu minta penalti. Guardiola janji akan memperbaiki kebiasaan buruk pemainnya ini.

“Saya tak suka saat seorang bek mudah jatuh di lapangan,” kata Guardiola kepada The Telegraph.

“Saya tak tahu tentang Otamendi musim lalu karena saya memang tidak di sini, tapi kami akan membuatnya menjadi lebih baik,” mantan Pelatih Barcelona itu menambahkan.

Liga Champions: Waspadai Bola-Bola Panjang Steaua, Guardiola Andalkan Otamendi

Manajer Manchester City, Pep Guardiola, sangat berharap bek andalannya, Nicolas Otamendi, dapat segera fit. Pasalnya, Man City akan bertandang ke markas Steaua Bucuresti untuk menjalani leg pertama kualifikasi Liga Champions yang digelar pada Rabu (17/8) mendatang.

Otamendi tengah mengalami cedera tendon yang memaksanya absen pada laga pembuka Liga Inggris (13/8) lalu saat Man City menjamu Sunderland di Stadion Etihad. Absennya Otamendi memaksa Guardiola memasang Aleksandar Kolarov sebagai bek tengah menemani John Stones.

Namun, untuk laga menghadapi Steaua, Guardiola menekankan betapa pentingnya peran Otamendi di jantung pertahanan The Citizens. Pasalnya, klub asal Rumania tersebut mengandalkan bola-bola panjang yang dapat merepotkan kuartet bek Man City.

“Semoga saja, dia bisa tampil pada Selasa nanti. Saya tentunya berharap dia bisa segera fit, karena Steaua mengandalkan bola-bola panjang, dan tentu saja peran Nicolas sangat penting pada laga ini,” ujar Guardiola, dilansir Manchester Evening News.

“Dia mengalami sedikit masalah pada tendonnya dan berisiko absen pada dua laga berikutnya. Itulah mengapa saya memutuskan untuk memainkan John Stones dan Aleksandar Kolarov.”

Selain Otamendi, Man City juga belum bisa diperkuat bek sekaligus kapten tim, Vincent Kompany, yang mengalami cedera parah sejak pengujung musim lalu.

Usai bertandang ke markas Steaua, Man City akan menjadi tuan rumah pada leg kedua yang akan digelar Kamis (25/8) mendatang.

Cedera Ringan, Otamendi Optimistis Tampil Hadapi Man United

Tiket ke babak perempat final Liga Champions yang diraih Manchester City harus dibayar mahal dengan cedera yang dialami salah satu beknya, Nicolas Otamendi. Pemain asal Argentina itu mengalami cedera saat tampil pada leg kedua babak 16-besar menghadapi Dynamo Kiev di Stadion Etihad, Rabu (16/3) dini hari lalu.

Otamendi sendiri berharap dirinya bisa segera pulih sehingga dirinya bisa kembali tampil saat Man City menghadapi rival sekotanya, Manchester United, dalam lanjutan Premier League, Minggu (20/3) malam mendatang.

Selain Otamendi, Man City juga harus kehilangan kapten tim Vincent Kompany, ditarik keluar pada babak pertama laga kontra Kiev.

Otamendi mengaku, dirinya mengalami dead leg (keadaan di mana otot dan tulang terbentur karena ada tekanan berlebih sehingga menyebabkan kesulitan berjalan). Kondisi ini tidak terlalu parah dan bisa sembuh dalam beberapa hari.

“Benturannya tidak terlalu serius, tapi lebih baik aku tidak melanjutkan permainan dan beristirahat,” ujar Otamendi, dilansir Manchester Evening News.

“Ini sangat mirip dengan dead leg yang aku alami sebelumnya. Aku akan menjalani tes (pada hari Rabu). Aku berharap tes tidak menunjukkan apa-apa dan semoga aku bisa main pada hari Minggu,”

Man City akan menjamu Man United pada laga derby di Etihad Stadium, Minggu (20/3) mendatang. Jika Otamendi belum fit, manajer Manuel Pellegrini akan menduetkan Eliaquim Mangala dan Martin Demichelis di jantung pertahanan.

 

Misi Balas Dendam City di Markas West Ham

Manchester City akan menyambangi markas West Ham United akhir pekan ini. Aroma dendam tercium dari Boleyn Ground kala City berupaya membalas kekalahan di pertemuan pertama.

West Ham adalah tim pertama yang mampu mengalahkan City musim ini, tepatnya di pekan keenam saat mereka menang 2-1 di Etihad Stadium. Dua gol, masing-masing dari Victor Moses dan Diafra Sakho hanya mampu dibalas sekali oleh Kevin de Bruyne.

Kekalahan itu lantas mengawali periode naik-turun City hingga sekarang mereka berada di posisi ketiga klasemen dengan 43 poin, selisih satu angka dari Leicester City dan Arsenal. Padahal mereka sempat menguasai puncak klasemen.

Kini City tak boleh kehilangan angka lagi jika tak ingin makin tertinggal dari kedua rivalnya itu di puncak klasemen. Tiga angka jadi target di markas West Ham, Minggu (24/1) dinihari WIB besok.

Tak cuma demi persaingan di papan atas, kemenangan bakal melunasi kekalahan City di kandang sendiri. Namun, City patut waspada karena West Ham hanya kalah sekali dari sembilan pertandingan terakhirnya.

“Pertandingan melawan West Ham akan sangat penting bagi kami karena kami sedang dalam persaingan gelar juara, bertarung satu demi satu pertandingan, dan kami mesti mencapai konsistensi dengan rangkaian kemenangan,” tutur bek City, Nicolas Otamendi, seperti dikutip Soccerway.

“Sangat penting bagi kami untuk menang di Upton Park dan itu adalah apa yang akan kami ingin berikan untuk laga hari Sabtu nanti. Kami sadar benar bahwa laga besok tidak akan mudah karena West Ham adalah tim yang bagus dengan pemain-pemain yang bagus pula, yang banyak di antaranya sedang dalam laju yang oke,” sambungnya.

“Aku berharap kami akan bekerjasama dengan baik sebagai tim dan merebut tiga poin karena ini adalah tipe-tipe pertandingan yang menentukan gelar juara,” tutup Otamendi.

Otamendi Rindu Kehadiran Kompany Di Lapangan

Dalam beberapa pekan terakhir ini, Manchester City ditinggal sang kapten, Vincent Kompany, yang kembali dibekap cedera. Bek Man City, Nicolas Otamendi, mengakui timnya merasa sedikit kesulitan tampil tanpa diperkuat Kompany.

Tanpa Kompany, pertahanan Man City seperti kehilangan komando dan akibatnya terus dihantam kritik. Kekalahan di markas sendiri dari Liverpool yang diikuti hasil buruk serupa dari Stoke City dan Arsenal hanya menjadi sebagian kecil contoh bahwa koordinasi pertahanan City tak sama jika dibandingkan ketika Kompany bermain.

Teranyar, Man City harus menelan kekalahan 1-2 dari Everton di leg pertama semifinal Piala Capitol One yang berlangsung pada Kamis (7/1) dini hari tadi.

“Selama ini kami sering menjadi sasaran kritik musim ini. Tapi tim mana pun di dunia ini akan merindukan pemain seperti Kompany. Ia adalah pemain hebat, agresif di lapangan, dan kehilangannya menjadi kerugian besar bagi kami,” ujar Otamendi, dilansir Goal.

“Kami berharap ia bisa secepatnya kembali dan saat ini siapa pun yang dimainkan manajer untuk menggantikan Kompany bisa tetap bermain solid selama pertandingan. Saya sendiri menikmati saat-saat bermain dengan Kompany seperti di Derby Manchester atau ketika kami bermain melawan Sevilla di Liga Champions. Bersama Kompany, saya merasa bisa berkembang.”

Otamendi Ingin Terlihat “Sangar”

Di antara para pemain Manchester City, Nicolas Otamendi mudah dikenali ketika di atas lapangan. Lihat saja sosok pemain yang bertato dan berjenggot lebat di sana, kemungkinan besar dialah Otamendi. Pemain asal Argentina ini senang tampil seperti itu karena ingin dianggap “sangar”.

Otamendi sangat senang merajah tubuhnya dengan tato. Dia mengaku sudah membuat tato sejak masih remaja.

“Orang sering bertanya kepada tentang hal ini. Saya membuat tato untuk pertama kali pada umur 14 tahun. Semua yang saya buat memiliki arti,” kata Otamendi kepada Independent. “Para saudara dan anak-anak saya ada di sini dan wajah kakek saya juga ada. Sebenarnya seluruh gambarnya bersifat personal, tapi jika saya melihat yang menarik, saya akan membuatnya.”

Selain tato, Otamendi juga senang memelihara jenggot. Mukanya kini hampir ditutupi oleh jenggot dan jambang yang lebat. Otamendi mengaku mulai menunumbuhkannya saat bermain di Valencia. Sejak saat itu, dia jadi gemar tampil berjenggot. “Ini telah menjadi bagian dari kepribadianku, seperti tato,” ujar Otamendi.

Selidik punya selidik, selain untuk mengabadikan momen personal dan demi kesenangan, tato dan jenggot Otamendi punya tujuan. Diam-diam dia memang ingin dianggap “sangar” dan “tangguh” dengan penampilan seperti itu.

“Saya kira penampilan berpengaruh terhadap pandangan para ofisial pertandingan kepada saya. Hal itu juga tergantung dengan kepribadian dan cara bermain. Tapi, iya, benar, jenggot dan tato menguatkan citra agresif saya. Saya rasa itu sedikit membantu,” kata Otamendi.

Ditinggal Kompany, Pertahanan Man City Kurang Fokus

Manchester City mengawali Desember ini dengan hasil buruk. Bertandang ke Stoke City, Man City dipaksa menelan kekalahan 0-2 di Britannia Stadium, Sabtu (5/12) lalu.

Bek Man City, Nicolas Otamendi, melihat kekalahan dari Stoke ini disebabkan karena strategi yang mandek. Terbukti, dua gelandang jangkar Man City terlihat kesulitan dalam menjaga keseimbangan lini tengah.

“Aku pikir semua rencana kami tak berjalan sesuai rencana hari ini, tidak seperti yang kami harapkan. Kami akan mengalihkan fokus kami di laga berikutnya, bermain baik dan meraih tiga poin dan melupakan hasil buruk ini,” sebut Otamendi seusai laga kepada CityTV.

Tak lupa, Otamendi juga menekankan mengenai fokus tim dalam bertahan. Pasalnya, Man City kerap kewalahan apabila tak diperkuat sang kapten, Vincent Kompany.

Kompany sendiri saat ini sedang menjalani perawatan setelah mengalami cedera. Meski sudah mulai berlatih, tetapi dokter tim belum memberi lampu hijau bagi bek asal Belgia ini untuk kembali turun ke lapangan.

“Kami perlu terus bekerja keras. Setiap tim punya pendekatan yang berbeda-beda, pemain yang berbeda. Kami perlu tetap fokus saat bertahan dan seperti yang kukatakan, kami perlu bekerja keras untuk menghindari kecerobohan-kecerobohan,

“Di laga ini kami memang tidak tampil bagus, tetapi tim ini selalu berjuang dan di laga berikutnya kami akan mampu meraih kemenangan,” tuntasnya.