Sudah Lepas Lukaku dan Hakimi, Inter Tak Boleh Kehilangan Barella

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Eks pemain Inter, Stephane Dalmat, meminta Inter untuk tidak kehilangan Nicolo Barella setelah kehilangan Romelu Lukaku dan Achraf Hakimi. Dalmat juga mengomentari rekrutan baru Inter, Edin Dzeko.

Nerazzurri harus kehilangan Hakimi yang dijual ke Paris Saint-Germain dan Lukaku yang dijual ke Chelsea karena masalah finansial. Dalmapt menyebut bahwa peluang Inter untuk mempertahankan Scudetto semakin berat.

Romelu Lukaku - Inter Milan - Chelsea - Sports Mole
Sports Mole

“Lukaku sangat penting untuk meraih gelar dan memungkinkan tim untuk mencapai level baru. Dia akan sulit digantikan, begitu juga Hakimi, yang menjalani musim yang luar biasa. Akan lebih sulit untuk mempertahankan gelar, itu pasti,” ucap Dalmat seperti dikutip Football5Star.com dari FCInter1908.

Dia melanjutkan, “Saya mengerti para fans, mereka memiliki musim yang luar biasa memenangkan Scudetto dan ingin terus membangunnya. Mereka merasa dikhianati oleh klub dan saya mengerti kemarahan mereka,”

Edin Dzeko dan Nicolo Barella

Sudah Lepas Lukaku dan Hakimi, Inter Tak Boleh Kehilangan Nicolo Barella - Edin Dzeko
inter.it

Inter merekrut Dzeko dari AS Roma untuk menggantikan Lukaku dan dia langsung mencetak gol di laga uji coba melawan Dynamo Kyiv, (15/8/21). Dalmat menyebut bahwa dia menyukai Dzeko dan dia meminta Inter untuk tidak menjual Barella.

“Saya tidak berpikir dua yang terakhir layak untuk Inter. Saya suka Dzeko, dia menunjukkan bahwa dia salah satu yang terbaik di dunia di Roma, tetapi tidak muda lagi dan tidak di level Lukaku sekarang,” kata Dalmat.

Dia melanjutkan, “(Pemain yang tak boleh Inter lepas?) Barella!”

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Inter Tolak Semua Tawaran untuk Nicolo Barella

gamespool
Inter Tolak Semua Tawaran untuk Nicolo Barella 8

Football5Star.com, Indonesia – Inter Milan tidak akan menerima semua tawaran yang ditujukan kepada pemain bintangnya, Nicolo Barella. Nerazzurri memastikan bahwa Barella akan menjadi pemain penting untuk tim di masa depan, bahkan beberapa rumor menyebut bahwa dia akan menjadi kapten Inter selanjutnya jika Samir Handanovic pensiun.

Inter merekrut Barella dari Cagliari dengan biaya 45 juta euro pada 2019 lalu. Musim ini Barella berhasil membawa Nerazzurri meraih gelar Scudetto dan mendapatkan penghargaan Gelandang Terbaik Serie A.

Lawan Spanyol, Nicolo Barella Sebut Pertarungan Lini Tengah Bakal Krusial
Calciomercato

Dia mulai semakin dilirik banyak klub besar setelah penampilannya bersama Italia di Euro 2020. Barella menjadi starter di 6 dari 7 laga Gli Azzurri dan berhasil membawa mereka juara dengan mencatatkan 1 gol dan 2 assist. Dikabarkan Manchester United dan Liverpool berusaha untuk mendatangkannya.

Tapi, menurut pakar transfer Fabrizio Romano, Inter sama sekali tidak berniat untuk menjual Nicolo Barella. Nerazzurri memang harus menyeimbangkan neraca keuangan mereka, tapi mereka sudah menjual salah satu pemain bintang mereka, Achraf Hakimi ke Paris Saint-Germain dengan harga 71 juta euro dengan bonus.

CEO Inter, Giuseppe Marotta sendiri sudah berjanji bahwa klubnya hanya akan menjual satu pemain bintang saja, dan itu adalah Hakimi. Tapi, Inter bisa menjual pemain-pemain lainnya, seperti Ivan Perisic dan Stefano Sensi. Tapi yang pasti, Nicolo Barella dan juga Romelu Lukaku adalah dua pemain yang “tak bisa disentuh”.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Lawan Spanyol, Barella Sebut Pertarungan Lini Tengah Bakal Krusial

gamespool
Lawan Spanyol, Barella Sebut Pertarungan Lini Tengah Bakal Krusial 12

Football5Star.com, Indonesia – Gelandang Italia, Nicolo Barella, menyebut bahwa pertarungan lini tengah di laga lawan Spanyol bakal krusial untuk kemenangan timnya. Barella yakin timnya bisa lebih unggul di lini tengah melawan Sergio Busquets, Pedri dan Koke.

Italia bakal berhadapan dengan Spanyol di semifinal Euro 2020, Rabu (7/7/21). Kedua tim sama-sama mengandalkan penguasaan bola dan memiliki kekuatan di lini tengah. Barella mengakui bahwa jika Italia ingin mengalahkan Spanyol, mereka harus bisa mengalahkan lini tengahnya.

Lawan Spanyol, Nicolo Barella Sebut Pertarungan Lini Tengah Bakal Krusial
Calciomercato

“Busquets telah menjadi salah satu gelandang terbaik di dunia selama bertahun-tahun. Kemudian mereka memiliki Pedri dan Koke, itu akan menjadi pertandingan yang bagus, kami akan mencoba mengalahkan lini tengah mereka dan mengalahkan Spanyol. Ini akan menjadi pertandingan yang sulit, kami mirip karena kami sama-sama ingin mendominasi penguasaan bola,” ucap Barella seperti dikutip Football5Star.com dari Football Italia.

Barella melanjutkan, “Saya harap ini akan menjadi pertandingan yang bagus, kami ingin menikmatinya di stadion yang fantastis. Lini tengah adalah posisi penting, kami memiliki Jorginho dan Verratti, yang merupakan juara hebat. Saya memberikan bantuan saya dengan berlari ke ruang terbuka. Kami semua pemula. Ada pemain hebat seperti Pessina, Castrovilli dan Locatelli. Tidak adil jika hanya berbicara tentang Jorginho, Verratti, dan saya.”

Leonardo Spinazzola dipastikan absen karena menderita cedera Achilles Tendon di laga melawan Belgia. Barella yakin Emerson Palmieri bisa menggantikannya.

“Emerson dan Spina memiliki karakteristik yang berbeda, mereka adalah dua pemain hebat dan tidak ada yang khawatir. Dia memenangkan Liga Champions dan dia akan membantu kami seperti yang selalu dia lakukan. Dia memainkan banyak pertandingan untuk kami dan kami semua percaya padanya,” kata Barella.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Jorginho Samakan Nicolo Barella dengan N’Golo Kante

gamespool
Jorginho Samakan Nicolo Barella dengan N'Golo Kante 16

Football5Star.com, Indonesia – Gelandang Italia, Jorginho, menyamakan rekan timnya, Nicolo Barella, dengan rekan timnya di Chelsea, N’Golo Kante. Jorginho juga berbicara soal peluang Italia melawan Swiss di laga Euro selanjutnya.

Italia berhasil menang melawan Turki 3-0 di laga pembuka dan akan melawan Swiss pada Kamis dini hari (17/6/21), Jorginho mewaspadai permainan tim asuhan Vladimir Petkovic itu.

jorginho kante standard
standard.co.uk

“Kami melihat tim yang bagus dan terorganisir, kami harus sangat berhati-hati karena mereka telah bermain di bawah pelatih yang sama selama bertahun-tahun dan memiliki banyak pemain berpengalaman. Kami memiliki identitas kami sendiri, kami menginginkan bola, dan kami ingin menemukan ruang, selalu melihat ke depan. Siapapun yang ada di lapangan harus mengikuti ide ini,” ucap Jorginho seperti dikutip Football5Star.com dari Football Italia.

Pemain Chelsea itu melanjutkan, “Selalu menyenangkan untuk menang dan kami selalu merayakannya ketika kami melakukannya. Namun, kami tahu ini adalah kompetisi yang sulit dan tim ini akan selalu tetap rendah hati. Kami bekerja untuk menang, tetapi kami tahu pertandingan berikutnya selalu yang paling sulit.”

Jorginho bermain dengan Marco Veratti dan Nicolo Barella di lini tengah Azzurri. Dia memuji dua rekan timnya itu dan menyamakan Barella dengan Kante.

“Kami menantikan kembalinya dia (Veratti), dia bisa menjadi penting bagi kami. Barella dan Kante? Mereka sangat mirip, mereka berlari untuk semua orang, selama 120 menit, mereka menutupi seluruh lapangan dan membantu kami memulihkan bola. Saya pikir mereka sangat mirip,” kata pemain kelahiran Brasil itu.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Sebelum ke Inter, Nicolo Barella Ternyata Nyaris Gabung Atletico

gamespool
Sebelum ke Inter, Nicolo Barella Ternyata Nyaris Gabung Atletico 20

Foothball5star.com, Indonesia – Presiden Cagliari, Tomasso Giulini, merasa sangat bangga dengan performa gemilang Nicolo Barella bersama Inter Milan dalam dua musim terakhir. Menurut Giulini, karier Barella akan berbeda apabila sang pemain memilih bergabung ke Atletico Madrid pada 2019 lalu.

Dalam dua musim terakhir, Barella berhasil menasbihkan diri sebagai salah satu gelandang terbaik di Liga Italia. Kini, Barella diharapkan bakal bisa melanjutkan kiprah gemilangnya bersama timnas Italia di ajang Euro 2020.

“Atletico Madrid sangat menginkan Barella. Diego Simeone bahkan sempat menghubungi Barella secara langsung,” tutur Tomasso Giulini dikutip football5star dari laman Football Italia.

Nicolo Barella - Inter Milan - Bleacher Report
Bleacher Report

“Cagliari tentu tak bisa menolak tawaran dari klub sekaliber Atletico Madrid dengan mudah. Tak cuma itu, kami juga kesulitan fokus kepada diri sendiri karena tawaran besar dari Atletico.”

“Akan tetapi, Barella malah menunjukkan performa terbaiknya bersama kami. Ketika itu, kami merasa melepas Barella ke Inter Milan merupakan langkah paling logis karena Antonio Conte memiliki ambisi yang sangat berbeda dibanding kami,” sambung Giulini.

Lebih lanjut, Giulini juga merasa takjub dengan kemampuan Barella bersaing dengan pemain-pemain yang lebih senior seperti Robero Gagliardini dan Arturo Vidal. Ia yakin Barella akan menjadi suksesor Samir Handanovic sebagai kapten Nerazzurri di masa depan.

“Barella sudah menajadi sosok yang sangat dewasa selama dua musim di Inter. Barella memiliki mentalitas yang luar biasa. Saya sangat yakin dia akan menjadi kapten Inter di masa depan,” tandas Giulini.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Marcelo Lippi: Nicolo Barella Bakal Jadi Bintang di Timnas Italia

gamespool
Marcelo Lippi: Nicolo Barella Bakal Jadi Bintang di Timnas Italia 24

Football5Star.com, Indonesia – Mantan pelatih Italia, Marcelo Lippi, yakin Nicolo Barella akan menjadi pemain paling penting untuk timnas Italia pada Euro 2020 mendatang. Lippi juga mengomentari performa Lorenzo Insigne dan peluang Azzurri di Euro 2020 nanti.

Barella musim ini meraih penghargaan Gelandang Terbaik Serie A bersama Inter. Pada laga uji coba terakhir Italia melawan Ceko, dia mencetak gol kedua dan membawa timnya menang 4-0. Lippi yakin pada Euro 2020 Barella akan bersinar.

Nicolo Barella - Timnas Italia - Cagliari - Calciomercato 2
Calciomercato

“Nicolo Barella. Dia tidak sepenuhnya baru, setelah dua musim bersama Inter dan di Liga Champions, tetapi dia akan menjadi kejutan di turnamen ini. Waktunya telah tiba. Saya suka bagaimana dia bermain, bagaimana dia bertarung, bagaimana dia berlari. Dia adalah bintang kami,” ucap Lippi seperti dilansir Football5Star.com dari La Gazetta dello Sport.

Selain Nicolo Barella, Lorenzo Insigne juga berhasil mencetak gol pada laga melawan Ceko. Lippi menyebut cara bermain Insigne harus dimanfaatkan oleh para rekan timnya.

“Dia (Insigne) tampil impresif melawan Rep. Ceko. Dia selalu bermain dengan kualitas hebat dalam konteks yang sepertinya dibuat untuknya. Begitu Italia menguasai bola, mereka semua mulai berlari mencari ruang dan Insigne siap, baik di luar maupun di tengah,” kata Lippi.

Marcelo Lippi melanjutkan, “Orang-orang ini tahu bagaimana untuk menang. Mereka sadar akan kekuatan mereka, keunggulan mereka. Ini bukan prasangka, tapi harga diri. Dua pertandingan persahabatan melawan lawan teratas itu akan nyaman, saya mengatakan ini dari pengalaman, tetapi kami siap.”

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Nicolo Barella: Sudah Ada yang Gantikan Stefano Sensi di Euro

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Stefano Sensi harus mengubur impian tampil di Euro 2020. Ia mengalami cedera lutut beberapa hari sebelum kick off kompetisi antarnegara Eropa.

Cedera Stefano Sensi membuat rekannya, Nicolo Barella sedih. Menurut Barella apa yang dialami sang gelandang selama semusim terakhir memang menyedihkan.

Musim Sensi di Inter Milan dipenuhi oleh cedera. Walau begitu, dengan waktu Euro yang sudah mepet, Barella menyebut sudah ada pemain yang siap menggantikan rekannya itu di timnas Italia.

Belanda vs Italia - Nations League - Nicolo Barella - @euro2020
@euro2020

“Saya sedih melihat Stefano. Saya tahu dia punya banyak masalah selama setahun terakhir, tapi dia akan segera pulih dan menjadi pemain yang selama ini kita tahu,” kata gelandang Inter Mian seperti dikutip Football5star dari RAI Sport, Sabtu (5/6/2021).

“Apa yang dia alami sangat disayangkan. Tapi itulah sepak bola dan sudah ada seseorang yang siap menggantikannya untuk kompetisi ini,” sambung Barella.

Masalah lini tengah Italia sejatinya bukan hanya Stefano Sensi. Tapi juga gelandang lincah milik Paris Saint-Germain, Marco Verratti.

Sampai saat ini kondisinya masih belum memunjukkan tanda-tanda siap tampil di Euro 2020. Tapi Barella percaya Verratti bisa kembali tepat waktu.

“Kami berharap yang terbaik untuk tim ini. Dan tentu saja kami kemudian akan menunggu Marco Verratti, yang merupakan pemain fenomenal,” tutup Nicolo Barella.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Nicolo Barella: Inter Tak Bermain Defensif, Tapi Terorganisasi

gamespool
Nicolo Barella: Inter Tak Bermain Defensif, Tapi Terorganisasi 31

Football5Star.com, Indonesia – Gelandang Inter Milan, Nicolo Barella, mengklaim bahwa timnya tidak bermain bertahan, tapi terorganisasi. Barella juga berbicara soal Inter hampir meraih Scudetto musim ini.

Nerazzurri hanya membutuhkan maksimal 4 poin lagi untuk bisa mendapatkan Scudetto musim ini. Barella mengatakan bahwa Inter sudah mengincar Scudetto sejak musim lalu, namun gagal setelah hanya bisa finis di posisi kedua.

“Kelelahan mulai terlihat, karena ini tahun yang berat dan kami tidak pernah berhenti. Target lebih penting dari segalanya, dan itu lebih kuat dari pada kelelahan,” ucap Barella seperti dikutip Football5Star.com dari Sky Sports italia.

Nicolo Barella Terbukti Inter Lebih Kuat dari AC Milan
inter.it

Barella melanjutkan, “Scudetto adalah target kami musim lalu, tetapi kami tidak sampai di sana. Kami juga mencapai final Liga Europa. Saya tidak akan mengatakan itu membantu, tetapi kekalahan itu bertindak sebagai motivasi lebih lanjut dan mendorong kami untuk melakukan yang lebih baik.”

Walaupun Inter hampir tidak bisa dihentikan di Serie A musim ini. Permainan mereka sering sekali dikritisi karena dinilai terlalu bertahan, terutama jika sudah unggul. Namun Barella tak setuju.

“Orang-orang menuduh kami defensif. Saya pikir kami sangat terorganisasi, kami solid dan memiliki identitas yang kuat. Kami tahu ada pemain di depan yang bisa mencetak gol kapan saja, jadi kami rileks,” kata pemain timnas Italia itu.

Nicolo Barella melanjutkan, “Pelatih sama, apakah itu laga final Cup atau laga persahabatan, dia sudah seperti itu sejak hari pertama. Yang harus kami lakukan hanyalah mengikuti instruksinya.”

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Marcelo Lippi: Inter Tim Terkuat di Serie A Saat Ini, Tapi…

gamespool
Marcelo Lippi: Inter Tim Terkuat di Serie A Saat Ini, Tapi... 35

Football5Star.com, Indonesia – Mantan pelatih timnas Italia, Marcelo Lippi, mengakui bahwa Inter Milan merupakan tim terkuat di Serie A saat ini. Tapi dia memperingatkan Nerazzurri bahwa liga masih panjang dan apa pun masih bisa terjadi.

Inter saat ini berada di puncak klasemen Serie A dengan selisih empat poin dari AC Milan di posisi kedua. Lippi yang melatih Inter pada musim 1999-2000 itu mengatakan bahwa mereka merupakan tim yang paling konsisten saat ini dan memiliki keuntungan karena tak bermain di Eropa.

“Inter adalah tim terkuat saat ini, tetapi mereka keluar dari Eropa, jadi tidak ada tim Italia yang kompetitif di level Eropa. Liga sama sekali belum selesai dan sekarang mereka telah berada di puncak. Inter adalah tim yang paling konsisten tetapi perjalanan masih panjang,” ucap Lippi seperti dilansir Football5Star.com dari TMW Radio.

inter milan vs lazio-Inter_en
@Inter_en

Lippi melanjutkan “Orang harus mempertimbangkan bahwa Inter dapat mendedikasikan persiapan mereka sepenuhnya untuk liga (karena tidak bermain di kompetisi Eropa) dan ini adalah keuntungan.”

Mantan pelatih Juventus itu juga membicarakan beberapa pemain Inter Milan yang menampilkan performa luar biasa musim ini, seperti Nicolo Barella, Romelu Lukaku dan Lautaro Martinez.

“Barella adalah pemain terbaik Italia saat ini, dan juga salah satu gelandang terbaik di dunia. Lukaku dan Lautaro sangat berbahaya di ruang terbuka, sama seperti Achraf Hakimi. Lukaku sangat brilian, selain bisa mencetak gol dia juga membuat Inter bisa bermain dengan berbagai cara,” kata Lippi.

Marcelo Lippi melanjutkan, “Tim Antonio Conte sangat menekan tapi mereka juga bagus saat lawan meninggalkan ruang terbuka di belakang. Inter bermain dengan tingkat keyakinan dan harga diri yang memungkinkan mereka mengambil lebih banyak risiko.”

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Arturo Vidal Tak akan Bermain Lawan Lazio dan AC Milan

gamespool
Arturo Vidal Tak akan Bermain Lawan Lazio dan AC Milan 39

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih Inter, Antonio Conte, mengkonfirmasi bahwa Arturo Vidal tak akan bermain di dua laga penting ke depan, saat lawan Lazio (15/2/21) dan AC Milan (21/2/21). Conte juga berbicara soal Nicolo Barella yang saat ini sering dipuji-puji oleh media Italia.

Inter akan berhadapan dengan Lazio, tim yang paling on fire di Serie A saat ini dengan meraih 6 kemenangan beruntun. Conte menyebut laga nanti akan menjadi ujian berat bagi timnya.

“Lazio adalah klub yang terkonsolidasi pada level tertentu di sepak bola Italia, dengan struktur dan kualitas pemain yang tepat. Ini adalah tim yang memiliki kemenangan dalam jangka panjang. Ini adalah ujian yang menarik, ujian yang sulit, jadi kami harus bersiap dengan baik.” ucap Conte.

arturo vidal-antonio conte-Inter_en
@inter_en

Vidal yang menjadi satu dari tiga gelandang inti Nerazzurri menderita cedera dan Conte mengkonfirmasi dia tidak akan bermain melawan Lazio dan kemungkinan besar juga tak bisa bermain di Derby della Madoninna pekan depan.

“Vidal tidak akan tersedia, karena dia terus mengalami masalah cedera, dan saya belum yakin apakah dia juga akan siap untuk pertandingan berikutnya lawan Milan. Arturo membutuhkan waktu untuk pulih sepenuhnya, karena dia telah berurusan dengan berbagai gangguan untuk sementara waktu dan tidak berlatih dengan tim,” ujar Conte.

Nicolo Barella

Media-media Italia memuji Nicolo Barella sebagai gelandang terbaik Italia saat ini dan Conte mengakui tidak terlalu menyukai hal tersebut.

“Dia harus tetap bekerja dan mengingat dalam bisnis ini orang-orang dipandang sebagai semua positif atau negatif, tergantung pada momen. Dia harus ingat bahwa peruntungannya bergantung pada seluruh tim. Dia berkembang, dapat melakukan jauh lebih baik, tetapi pertumbuhan individu harus datang dengan perkembangan tim,” kata Antonio Conte.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Nicolo Barella Dipercaya Sebagai Kapten Masa Depan Inter Milan

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Performa apik Nicolo Barella sejak memperkuat Inter Milan membuat legenda klub, Nicola Berti, terkesima. Menurutnya sang gelandang bisa menjadi kapten Inter pada masa depan.

Nicolo Barella disebut-sebut sebagai gelandang terbaik Italia saat ini. Anggapan tersebut tak lepas dari peran vitalnya di Inter Milan dan juga timnas Italia.

Ini pula yang membuat Nicola Berti tak ragu menyebut eks pemain Cagliari sebagai kapten masa depan. Baginya, sang gelandang punya semua atribut yang dibutuhkan untuk menjadi kapten dan pemain hebat.

Nicola Berti, Inter Milan, Tottenham Hotspur
zimbio.com

“Dia pemain yang tak tergantikan di Inter. Dia salah satu pemain yang selalu memberi sesuatu yang lebih. Saya tidak ragu menyebutnya sebagai salah satu dari tiga gelandang terbaik Eropa. Sedangkan di Italia jelas dia yang terbaik,” kata Berti kepada Tuttosport, Senin (8/2/2021).

“Sebagai gelandang, dia sangat tangguh, mampu merebut bola dengan baik, mencetak gol dan memberi assist. Apa yang dia punya sekarang membuat saya yakin dia adalah kapten masa depan Inter Milan,” ia menambahkan.

Terkait performa menawan pemain 22 tahun, Berti berani menjamin ini bukan sebuah kebetulan. “Percaya pada saya ini bukan sebuah kebetulan. Dia pemain juara dan selalu tahu apa yang harus dilakukan,” imbuhnya.

“Saya menyukai permainannya dan saya yakin masih ada peluang yang begitu besar untuknya berkembang dan mencapai level yang lebih tinggi,” tutup Nicola Berti.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Nicolo Barella Akui Gaya Mainnya Mirip Legenda Juventus

gamespool
Nicolo Barella Akui Gaya Mainnya Mirip Legenda Juventus 46

Football5Star.com, Indonesia – Pemain Inter Milan, Nicolo Barella, mengakui bahwa gaya bermainnya sedikit mirip seperti legenda Juventus, Claudio Marchisio. Namun dia menyebut bahwa dirinya tidak sering mencetak gol seperti Marchisio.

Nicolo Barella berhasil mencetak gol cantik ke gawang Fiorentina, (6/2/21) dan membuat Inter menang 2-0. Media-media Italia sering sekali menyebut pemain berusia 23 tahun itu sebagai gelandang terbaik Italia saat ini. Permainan brilian Barella di laga itu juga dipuji oleh Claudio Marchisio lewat akun Twitternya.

“Sebagai seorang mantang gelandang, saya hanya bisa mengagumi perkembangan dan bakat Nicolo Barella. Masih sangat muda, dewasa dan pemain komplet. Fans Inter sangat beruntung dan lebih beruntung untuk timnas Italia,” kicau Marchisio seperti dilansir Football5Star.com dari akun Twitternya.

Kicauan Marchisio itu dibalas oleh Barella. Mantan pemain Cagliari itu berterima kasih dan merasa dirinya masih bisa lebih baik lagi. Barella juga merasa bisa melihat dirinya dalam gaya bermain Marchisio.

Belanda vs Italia - Nations League - Nicolo Barella - @euro2020
@Euro2020

“Saya berterima kasih padanya, Marchisio adalah pemain yang luar biasa. Saya benar-benar melihat diri saya dalam dirinya sedikit, meskipun dia mencetak lebih banyak gol daripada saya,” kata Barella.

Nicolo Barella melanjutkan, “Saya menyadari bahwa saya harus mencetak lebih banyak dan saya bisa melakukan lebih baik. Saya berterima kasih kepada tim karena mereka menempatkan saya pada posisi untuk melakukan semua yang saya butuhkan.”

Barella musim ini bermain 30 kali di semua kompetisi, mencetak 3 gol dan 10 assist.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Nicolo Barella: Terbukti Inter Lebih Kuat dari AC Milan

gamespool
Nicolo Barella: Terbukti Inter Lebih Kuat dari AC Milan 50

Football5Star.com, Indonesia – Gelandang Inter Milan, Nicolo Barella, semringah setelah timnya berhasil menang melawan rival sekota, AC Milan, di perempat final Coppa Italia (27/1/21). Barella menyebut bahwa kemenangan ini membuktikan bawa Inter lebih hebat dari Rossoneri.

Inter berhasil menang dramatis, 2-1 setelah Christian Eriksen mencetak gol lewat tendangan bebas di menit ke-90+7′. Zlatan Ibrahimovic mencetak gol terlebih dahulu pada babak pertama sebelum Romelu Lukaku menyamakan kedudukan pada babak kedua.

“Milan adalah tim yang kuat, tapi kami membuktikan bahwa kami berada di level mereka. Faktanya, kami membuktikan bahwa kami lebih kuat. Kami berharap bisa terus seperti ini,” ucap Barella seperti dikutip Football5Star.com dari RAI Sport.

Christian Eriksen sangat senang mampu membayar kepercayaan dengan membuat gol kemenangan Inter Milan atas AC Milan.
Getty Images

Laga itu diwarnai perkelahian antara Lukaku dan Ibrahimovic. Kedua pemain mendapatkan kartu kuning dan Zlatan mendapatkan kartu kuning kedua pada babak kedua. Barella mengatakan perkelahian itu biasa di lapangan.

“Hal-hal seperti ini terjadi di lapangan. Semuanya berubah begitu kita sampai di ruang ganti.” kata pemain timnas Italia itu.

Inter berhasil lolos ke semi final Coppa Italia dan akan berhadapan dengan pemenang di laga Juventus vs SPAL yang akan bermain besok (27/1/21). Sedangkan Serie A sudah memasuki pertengahan musim dan Barella mengatakan bahwa masih banyak tim yang berpeluang Scudetto musim ini.

“Ini perlombaan terbuka untuk Scudetto, mereka kuat, tapi kami ingin mengalahkan semua tim,” kata Nicolo Barella.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Arrigo Sacchi Beri Pujian Besar kepada Nicolo Barella

gamespool
Arrigo Sacchi Beri Pujian Besar kepada Nicolo Barella 54

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih legendaris AC Milan, Arrigo Sacchi, memuji perkembangan dari gelandang Inter, Nicolo Barella. Sacchi menilai bahwa dia tak pernah melihat pemain lain yang berkembang begitu besar seperti Barella.

Barella baru saja menjadi man of the match di laga Inter vs Juventus, Senin (18/1/21). Dia berhasil mencetak 1 gol dan 1 assist di yang berakhir dengan skor 2-0 itu.

Sacchi mengenal Barella sejak usia muda, karena dia sebelumnya merupakan wakil koordinator sektor muda FIGC. Sacchi mengungkapkan bahwa Barella merupakan pemain yang kurang memiliki teknik bermain saat pertama kali datang ke tempat latihan Italia, Coverciano.

Arrigo Sacchi - Juventus - Maurizio Sarri - Diario Sport
Diario AS

“Barella tiba di Coverciano sebagai salah satu pemain terkecil dan paling tidak berbakat secara teknis. Tapi dia adalah seorang pejuang yang penuh tekad. Dia rendah hati, dia ingat kesalahannya dan memiliki keinginan untuk memperbaikinya,” ucap Sacchi seperti dikutip Football5Star.com, dari La Gazetta dello Sport.

Sacchi melanjutkan, “Nicolo memiliki kerendahan hati dan semangat, dua hal yang saya cari dalam diri para pemain saya, jauh sebelum dia memiliki kontrol bola yang bagus. Saya belum pernah melihat pemain yang berkembang seperti Barella”

Mantan pelatih Parma itu juga mengomentari performa brilian Barella saat melawan Juventus.

“Dia memiliki teknik yang luar biasa seperti yang terlihat dari assist-nya kepada Arturo Vidal dan golnya di mana dia meletakkan bola di tempat yang dia inginkan, yang merupakan satu-satunya titik di mana penjaga gawang tidak bisa mencapainya,” kata Sacchi.

Nicolo Barella musim sudah bermain 18 kali di Serie A dan mencatatkan 2 gol dan 6 assist.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Inter vs Juventus: Bianconerri Dihancurkan Nicolo Barella

gamespool
Inter vs Juventus: Bianconerri Dihancurkan Nicolo Barella 58

Football5star.com, Indonesia – Inter Milan berhasil mengakhiri tren buruknya melawan Juventus pada Senin (18/1) dinihari WIB. Partai Liga Italia antara Inter vs Juventus berakhir dengan skor 2-0 berkat satu gol dan satu assist Nicolo Barella.

Menyandang status tuan rumah, Inter tak butuh waktu lama untuk memecah kebuntuan. Baru 13 menit laga berjalan, Nerazzurri berhasil unggul melalui Arturo Vidal yang menanduk umpan silang Nicolo Barella.

Selepas gol Vidal, Juventus berusaha bangkit dan mulai mengontrol jalannya tempo pertandingan. Inter tak tinggal diam dan mampu sesekali mengancam lewat serangan balik.

Pada pertengahan babak pertama, mereka sempat mendapat peluang melalui Lautaro Martinez yang gagal membuahkan hasil. Juventus juga sempat memiliki beberapa peluang yang belum membuahkan hasil. Skor 1-0 bertahan hingga babak pertama usai.

Nicolo Barella - Inter vs Juventus - Liga Italia - @inter
twitter.com/inter

Selepas turun minum, Inter kembali mengambil inisiatif serangan. Hasilnya, mereka mampu menggandakan keunggulan lewat Barella yang memaksimalkan umpan panjang Alessandro Bastoni pada menit ke-52.

Juventus kembali berusaha mengontrol jalannya pertandingan selepas gol Barella. Namun, mereka kesulitan menembus rapatnya lini belakang Inter yang bermain dengan disiplin.

Pada menit ke-87, Juventus mendapat peluang emas untuk memperkecil ketertinggalan. Namun, upaya Federico Chiesa berhasil digagalkan dengan baik oleh Samir Handanovic.

Skor 2-0 tak berubah hingga wasit membubarkan pertandingan. Kemenangan ini membuat Inter berhasil menyamai perolehan poin AC Milan yang duduk di puncak klasemen Liga Italia. Sementara, itu, Juventus tergusur ke posisi lima klasemen.

SUSUNAN PEMAIN INTER VS JUVENTUS:

Inter: 1-Samir Handanovic; 37-Milan Skriniar, 6-Stefan de Vrij, 95-Alessandro Bastoni; 2-Achraf Hakimi, 23-Nicolo Barella, 77-Marcelo Brozovic, 23-Arturo Vidal (5-Roberto Gagliardini 77′), 15-Ashley Young (36-Matteo Darmian 72′); 10-Lautaro Martinez (7-Alexis Sanchez 86′), 9-Romelu Lukaku

Pelatih: Antonio Conte

Juventus: 1-Wojciech Szczesny; 13-Danilo, 19-Leonardo Bonucci, 3-Giorgio Chiellini, 38-Gianluca Frabotta (33-Federico Bernardeschi 58′); 22-Federico Chiesa, 30-Rodrigo Bentancur, 25-Adrien Rabiot (14-Weston McKennie 58′), 8-Aaron Ramsey (44-Dejan Kulusevski 58′); 9-Alvaro Morata, 7-Cristiano Ronaldo

Pelatih: Andrea Pirlo

Kartu Kuning: Young 60′, Barella 67′ – Bonucci 36′, Morata 62′

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Permintaan Maaf Nicolo Barella Setelah Bawa Inter Raih Poin Penuh

gamespool
Permintaan Maaf Nicolo Barella Setelah Bawa Inter Raih Poin Penuh 62

Football5star.com, Indonesia – Gelandang Inter Milan, Nicolo Barella, merasa sangat senang karena berhasil membawa timnya membawa pulang poin penuh dari markas Cagliari, Minggu (13/12). Akan tetapi, Barella merasa tidak enak kepada suporter Cagliari karena berhasil mencetak satu gol.

Inter berhasil mengalahkan Cagliari dengan skor 3-1. Tiga gol kemenangan Nerazzurri dicetak oleh Barella (77′), Danilo D’Ambrosio (84′) dan Romelu Lukaku (90+4′). Sebelum mencetak tiga gol, Inter sempat tertinggal setelah Cagliari mencuri keunggulan lewat Riccardo Sottil di penghujung babak pertama.

“Saya tentu saja merasa sangat senang. Tapi, saya ingin meminta maaf karena mencetak satu gol ke gawang Cagliari,” ujar Nicolo Barella dikutip dari laman Football Italia.

Nicolo Barellla - Inter - Cagliari - @inter 2
twitter.com/inter

“Saya selalu merasa sangat senang ketika datang ke sini. Tapi, saya adalah pemain profesional dan harus bisa memberikan penampilan terbaik untuk tim yang saya bela,” sambung Barella.

Sementara itu, pelatih Nerazzurri, Antonio Conte, dibuat sangat terkesan dengan performa anak asuhnya. Menurut Conte, Lukaku cs berhasil menunjukkan respon yang luar biasa ketika tertinggal.

“Pemain pantas mendapatkan pujian. Kami memainkan pertandingan yang bagus, kami menciptakan banyak peluang di babak pertama tapi kemudian tertinggal satu gol. Situasi ini berdampak pada pemain yang bereaksi dengan baik di babak kedua,” kata sang pelatih kepada DAZN.

“Seorang pelatih harus khawatir jika timnya tidak melakukan serangan. Hari ini Alessio Cragno adalah pemain terbaik. Dia melakukan banyak penyelamatan bagus,” ia menambahkan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Barella dan Vidal Absen Lawan Shakhtar, Waktunya Eriksen Unjuk Gigi

Banner Gamespool Baru Football5Star

Footballstar.com, Indonesia – Inter Milan mendapat cobaan berat jelang laga hidup mati melawan Shakhtar Donetsk, Kamis (10/12/2020) dinihari WIB. Mereka akan kehilangan Nicolo Barella dan Arturo Vidal.

Nicolo Barella absen pada latihan terakhir Inter pada Selasa (8/12/2020). Tuttosport melaporkan sang gelandang mengalami masalah pada lututnya. Kendati begitu ia kemungkinan besar masih akan dibawa Antonio Conte.

Sementara Arturo Vidal mengalami cedera paha. Jika Barella masih diragukan tampil, gelandang asal Chile sudah dipastikan absen karena membutuhkan perawatan lebih lanjut terkait cederanya.

Christian Eriksen diminta Clarence Seedorf tak menyerah dalam memperjuangkan nasibnya di Inter Milan.
tuttomercatoweb

Situasi ini tentu sangat memberatkan inter Milan. Pasalnya mereka berdua adalah tumpuan utama di lini tengah. Walau begitu, Antonio Conte masih punya pemain lain di posisi tersebut.

Salah satunya Christian Eriksen. Eriksen yang sudah lama tidak menjadi starter punya kesempatan besar diturunkan sejak menit pertama.

Laga melawan Shakhtar Donetsk nanti juga akan menjadi kesempatan sang gelandang membuktikan diri. Sky Sport Italia melaporkan peluang mantan pemain Tottenham Hotspur dijadikan starter lebih besar dibanding Stefano Sensi yang masih belum kembali dalam kondisi terbaiknya.

Setelah melalui pekan-pekan yang tidak mengenakkan, pemain asal Denmark bisa saja menjadi sosok krusial pada laga yang menentukan nasib I Nerazzurri. Di Liga Champions dia sudah cukup berpengalaman. Terlebih sudah pernah berlaga di final bersama Tottenham dua musim lalu.

[better-ads type=’banner’ banner=’156436′ ]

Jadi Pahlawan Inter Milan, Lukaku Sempat Marah kepada Barella

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Romelu Lukaku kembali jadi pahlawan Inter Milan. Kali ini dua golnya memastikan kemenangan Inter atas Gladbach dengan skor 3-2, Rabu (2/12/2020) dinihari WIB.

Kemenangan 3-2 ini juga jadi kemenangan pertama Inter Milan di Liga Champions musim ini. usai pertandingan Romelu Lukaku mengaku senang bisa membantu tim.

“Saya ingin membantu tim untuk menang, itulah yang saya lakukan setiap hari, saya ingin membantu Inter. Saya senang berada di sini bersama para pemain ini, saya punya satu setengah tahun terbaik dalam karier di sini,” ujar sang bomber kepada Sky Sport Italia, Rabu (2/12/2020).

romelu lukaku Inter es
@Inter_es

“Kami seharusnya mengakhiri permainan, kami unggul 3-1 dan beruntung bahwa VAR menganulir gol penyama mereka karena itu kami tidka boleh negatif karena ada banyak pemain muda dan kami sedang berkembang,” ia menambahkan.

Walau sukses memborong dua gol, Lukaku ternyata sempat dibuat naik pitam oleh Nicolo Barella. Pasalnya sang gelandang tidak mengumpan bola padanya. Padahal posisinya sangat menguntungkan untuk mencetak gol.

“Saya marah karena Lautaro dan saya dalam situasi dua lawan dua. Saya pikir dalam 40 menit pertama kami meyerang dengan sangat baik jadi ada risiko yang harus kami ambil. Tapi kami melakukannya secara berlebihan,” ia menambahkan.

Tambahan tiga poin memang tidak membuat Inter Milan beranjak dari dasar klasemen Grup B. tapi poin lima yang dikumpulkan membuat anak asuh Antonio Conte berpeluang ke 16 besar.

[better-ads type=’banner’ banner=’156436′ ]

Nicolo Barella Nikmati Perannya Sebagai Mezzala di Inter Milan

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Sejak datang ke Inter Milan musim lalu, Nicolo Barella jadi sosok tak tergantikan di lini tengah. Dan musim ini, saat klub mendatangkan banyak pemain, perannya sama sekali terganggu.

Nicolo Barella kini diduetkan dengan Arturo Vidal dan Marcelo Brozovic di lini tengah Inter Milan. Ia menjelaskan bahwa Antonio Conte meminta dirinya berperan sebagai mezzala.

“Mezzala bertindak sebagai penghubung antara serangan dan pertahanan. Saya memainkan peran itu dengan cara saya sendiri,” ujar Barella seperti dikutip Football5star dari laman resmi UEFA, Selasa (24/11/2020).

Nicolo Barella - Inter - Italia - The Sun
The Sun

“Di sini, di Inter, seorang gelandang harus tahu bagaimana memainkan kedua fase tersebut. Saya ingin menjadi pemain yang diinginkan pelatih,” sambung penggawa timnas Italia.

Atas apa yang sudah didapat dalam satu setengah musim terakhir, Barella pun berterima kasih kepada Antonio Conte. Menurutnya sang pelatih telah membuatnya bisa membaca pertandingan.

“Dia telah membantu saya tahun ini. Saya merasa saya sudah tumbuh dalam mengelola berbagai pertandingan. Sekarang saya tahu kapan harus masuk kotak 16, kapan harus menunggu atau membuat permainan yang menentukan,” imbuhnya.

Tengah pekan ini peran vital Nicolo Barella kembali dibutuhkan Inter Milan. Mereka akan menjamu Real Madrid pada matchday keempat Liga Champions, Kamis (26/11/2020) dinihari WIB. Apalagi pada pertemuan pertama, mantan bintang Cagliari sukses memberikan assist untuk gol Lautaro Martinez.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Dua Sosok Paling Berjasa dalam Karier Nicolo Barella

gamespool
Dua Sosok Paling Berjasa dalam Karier Nicolo Barella 75

Football5star.com, Indonesia – Gelandang Inter Milan dan timnas Italia, Nicolo Barella, membeberkan dua sosok yang paling berjasa dalam karier sepak bolanya. Kedua sosok tersebut adalah Antonio Conte dan Roberto Mancini.

Menurut Barella, ia tak akan bisa berada menjadi pemain kunci Inter maupun timnas Italia tanpa Conte dan Mancini. Ia pun merasa memiliki utang budi yang teramat besar kepada kedua sosok tersebut.

“Antonio Conte merupakan sosok yang sangat penting buat saya. Karena, dia membuat saya bisa membaca permainan dan menjadi lebih fokus dalam beberapa momen di setiap pertandingan. Saya hanya bisa berterima kasih kepadanya,” kata Nicolo Barella dikutip dari Football Italia.

Nicolo Barella - Inter - Italia - The Sun
The Sun

“Selain itu, saya juga ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Roberto Mancini yang telah memberikan kepercayaan. Saya ingin terus berkembang dan menjadi pemain yang lebih hebat lagi,” kata Barella menambahkan.

Lebih lanjut, Barella mengaku sangat menikmati persaingan di lini tengah Gli Azzurri. Menurut pemain 23 tahun itu, seluruh pemain yang dipercaya tampil akan bisa memberikan dampak positif di atas lapangan.

“Saya selalu bersedia jika dibutuhkan timnas Italia. Karena, kami memiliki skuat yang sangat hebat. Kami memiliki Manuel Locatelli, Jorginho dan Marco Verratti di lini tengah.”

“Tak perduli siapa yang diturunkan, kami bakal selalu bisa memberikan dampak positif karena sudah saling mengerti sati sama lain,” pungkas Barella.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Belanda vs Italia: Nicolo Barella Jadi Pahlawan Gli Azzurri

gamespool
Belanda vs Italia: Nicolo Barella Jadi Pahlawan Gli Azzurri 79

Football5star.com, Indonesia – Italia berhasil membawa pulang tiga poin dari markas Belanda pada partai Nations League, Selasa (8/9) dinihari WIB. Partai Belanda vs Italia berakhir dengan skor 0-1 berkat gol semata wayang Nicolo Barella di babak pertama.

Di awal-awal pertandingan, kedua tim langsung mengambil inisiatif serangan. Pada menit ke-12, Italia mendapat peluang emas lewat Nicolo Barella. Namun, sepakannya dari luar kotak penalti masih membentur Joel Veltman.

Memasuki menit ke-20, Italia berhasil mengontrol jalannya pertandingan. Azzurri pun sempat mendapat beberapa peluang lewat Ciro Immobile dan Nicolo Zaniolo. Namun, upaya keduanya masih melenceng dari gawang kawalan Jasper Cillessen.

Usaha keras tim tamu akhirnya membuahkan hasil beberapa saat jelang turun minum, Menmanfaatkan umpan silang Immobile, Barella berhasil menyundul bola yang gagal diamankan Cillessen. Paruh pertama pun berakhir dengan skor 1-0.

Belanda vs Italia - Nations League - @azzurri
twitter.com/azzurri

Selepas turun minum, Italia kembali mengambil inisiatif serangan. Pada menit ke-53, Azzurri sempat mendapat peluang emas lewat Lorenzo Insigne. Namun, sepakan terukurnya dari luar kotak penalti masih bisa diblok Cillessen.

Memasuki pertengahan babak kedua, giliran Belanda yang keluar menyerang. Namun, mereka masih belum bisa membongkar pertahanan rapat Italia.

Pada menit ke-84. Belanda mendapat peluang emas lewat Luuk de Jong. Akan tetapi, sundulannya masih mengarah tepat ke pelukan Gianluigi Donnarumma.

Skor 0-1 pun tak berubah hingga wasit membubarkan pertandingan. Kemenangan ini membuat Italia memuncaki grup 1 Liga A Nations League dengan perolehan enam poin.

SUSUNAN PEMAIN BELANDA VS ITALIA:

Belanda: 1-Jasper Cillessen; 12-Hans Hateboer (22-Denzel Dumfries 70′), 3-Joel Veltman, 4-Virgil van Dijk, 5-Nathan Ake (19-Luuk de Jong 81′); 15-Marten de Roon, 20-Donny van de Beek (7-Steven Bergwijn 58′), 21-Frenkie de Jong; 8-Gini Wijnaldum, 10-Memphis Depay, 11-Quincy Promes

Pelatih interim: Dwight Lodeweges

Italia: 21-Gianluigi Donnarumma; 5-Danilo D’Ambrosio, 19-Leonardo Bonucci, 3-Giorgio Chiellini, 4-Leonardo Spinazzola; 18-Nicolo Barella, 8-Jorginho, 20-Manuel Locatelli (6-Bryan Cristante 81′); 11-Nicolo Zaniolo (22-Moise Kean 42′), 17-Ciro Immobile, 10-Lorenzo Insigne (14-Federico Chiesa 90′)

Pelatih: Roberto Mancini

Kartu Kuning: Veltman 69′, Wijnaldum 84′, Memphis 90′ – D’Ambrosio 23′, Cristante 84′, Chiellini 88′

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Inter Milan Baru Capai Semifinal, Nicolo Barella Sudah Pikirkan Final

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Nicolo Barella jadi bintang pada perempat final Liga Europa antara Inter Milan vs Bayer Leverkusen, Selasa (11/8/2020) dinihari WIB. Satu gol berhasil ia cetak pada laga yang berkesudahan 2-1 itu.

Secara keseluruhan permainan Nicolo Barella mengaku puas. Namun, satu hal yang membuatnya sedikit kecewa adalah kegagalan Inter Milan mengakhiri laga lebih cepat. Padahal mereka sudah unggul 2-0 pada pertengahan babak pertama.

“Kami membuktikan kepada semua orang yang mengatakan kami bukan tim bahwa kami adalah grup yang hebat dan kami memenangkan bola,” kata Barella seperti dikutip Football5star dari Sky Sport Italia, Selasa (11/8/2020).

nicolo barella inter milan
@Inter_en

“Kami bisa saja mengakhiri pertandingan ini lebih cepat, tapi Leverkusen tim yang sangat kuat dan menyebabkan masalah bagi kami,” sambung pemain yang didatangkan dari Cagliari tersebut.

Hasil 2-1 di Duesseldorf sudah cukup menjamin laju La Beneamata ke semifinal Liga Europa. Capaian ini tak pelak membuat Barella senang. Bahkan ia sudah mulai memikirkan peluang timnya menembus babak final.

“Sekarang kami sudah membuktikan diri sebagai tim kuat dan kami ingin mencapai babak final. Sama seperti kami menghormati semua orang pada kompetisi, mereka juga harus mengkhawatirkan kami,” imbuh Nicolo Barella.

Sementara itu, Inter Milan sejatinya bisa menang lebih dari dua gol. Pasalnya mereka sempat dua kali diberi hadiah penalti. Namun, VAR membatalkan keputusan wasit.

Nicolo Barella: Inter Milan Menjalani Musim yang Hebat

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Inter Milan menutup Serie A musim 2019-2020 dengan menempati peringkat kedua. Capaian ini pun disambut positif oleh Nicolo Barella.

Ini untuk pertama kalinya dalam sembilan musim terakhir Inter Milan mengakhiri musim dengan duduk di peringkat kedua. Mereka juga hanya berjarak satu poin dari sang juara, Juventus.

Sedangkan bagi Nicolo Barella, ini adalah musim perdananya berseragam I Nerazzurri. Secara penampilan ia mengaku berkembang pesat. Dirinya juga menganggap tim telah melalui musim yang hebat.

Lautaro Martinez membawa Inter Milan tetap berada di posisi kedua classifica Serie A.
tuttomercatoweb.com

“Soal musim pertama saya di Inter itu menjadi tugas kalian dalam memberi penilaian, bukan saya. Ini adalah musim yang positif, musim yang hebat untuk kami dan kami berkembang pesat,” kata pemain yang didatangkan dari Cagliari seperti dikutip Football5star dari Inter TV, Minggu (2/8/2020).

“Antonio Conte menanamkan mental pemenang dalam diri para pemain. Saya gembira bisa dipercaya sebagai pemainnya dan saya akan terus memberikan segalanya untuk tim ini,” ia menambahkan.

La Beneamata menutup Serie A musim ini dengan kemenangan 2-0 atas Atalanta. Dua gol yang dicetak Danilo D’Ambrosio dan Ashley Young dinihari tadi pula yang memastikan klub besutan Antonio Conte menghuni peringkat kedua dengan 82 poin.

Akan tetapi itu bukan laga terakhir Inter Milan pada musim ini. Mereka masih harus melakoni perempat final Liga Europa melawan Getafe pekan depan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Nicola Berti: Nicolo Barella adalah Penerus Saya di Liga Italia

dinasti
Nicola Berti: Nicolo Barella adalah Penerus Saya di Liga Italia 89

Football5Star.com, Indonesia – Legenda Inter Milan, Nicola Berti, mengungkapkan bahwa gelandang Nerazzurri, Nicolo Barella, mempunyai gaya main yang mirip dirinya. Selain berbicara soal Barella, Berti, juga membicarakan beberapa topik seputar mantan klubnya itu.

Berti merasa Barella bisa menjadi penting di Serie A selama 10 tahun kedepan.

“Berti yang baru? Nicolo Barella. Dia sedikit lebih pendek dari saya, tapi dia punya energi dan kekuatan yang luar biasa. Dia akan menjadi (pemain) dominan di Serie A untuk 10 tahun ke depan,” ucap Berti dalam wawancaranya di sebuah acara televisi di Italia.

Nicola Berti Nicolo Barella adalah Penerus Saya di Serie A
inter.it

Selain itu, Berti juga mengemukakan pendapatnya soal rumor Lautaro Martinez yang akan dijual ke Barcelona. Dia berkata bahwa pemain Paris Saint-Germain, Edinson Cavani, akan cocok untuk menggantikannya.

“Jika dia (Lautaro) pergi ke Barcelona dan jika saya manajer Inter, pemain yang akan saya datangkan pertama adalah (Edinson) Cavani,” kata mantan pemain timnas Italia itu.

Berti juga ditanya soal keadaan Inter saat ini yang mempunya dua mantan orang Juventus, pelatih Antonio Conte, dan CEO Giuseppe Marotta.

“Apakah Inter lebih ‘hitam dan putih’ saat ini? Ya, di periode Inter saat ini tapi mereka profesional,” kata mantan pemain Tottenham itu.

Nicola Berti bermain di Inter selama 10 tahun dari 1988-1998. Dia memenangkan 1 gelar Scudetto, 1 Piala Super Italia, dan 2 Piala Uefa.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Ditanya Siapa Gelandang Favorit, Ini Jawaban Radja Nainggolan

Banner LFS Baru

Football5Star.com, Indonesia – Pemain Cagliari, Radja Nainggolan, membuka sesi tanya jawab pada Instagramnya. Salah satu pertanyaannya adalah siapa gelandang favoritnya.

Selain itu Radja juga ditanya tentang apa saja hal yang dia lakukan selama isolasi diri.

“Sambil menunggu berita kapan kita harus bermain lagi, saya bermain Playstation, menonton TV, dan saya punya DJ set yang terkadang saya pakai.” ucap Radja pada instagramnya.

Pemain berdarah batak itu juga ditanya tentang pengalamannya kembali ke Cagliari.

Ditanya Siapa Gelandang Favorit, Ini Jawaban Radja Nainggolan
Voetball International

“Saya merasa saya seorang Sardinian (orang dari Pulau Sardegna, tempat kota Cagliari berasal) itulah kenapa saya kembali. Klub juga sedang merayakan ulang tahun yang ke-100 dan mereka membeli banyak pemain, walaupun saat ini performa kita jauh dari harapan, tapi saya nyaman disini.” ucap Radja.

Radja Nainggolan lalu ditanya tentang siapa gelandang favorit dia.

“Saya suka Luka Modric, karena dia bisa melakukan segalanya dengan standar tinggi. Clarence Seedorf punya kekuatan yang luar biasa, dia satu satunya pemain yang bahkan tidak pernah mengizinkan saya untuk melihat bola sekalipun.

Radja melanjutkan “saya bermain bersama pemain-pemain hebat. Kevin Strootman bagus sebelum cedera, De Rossi fenomenal, Miralem Pjanic kualitasnya salah satu yang terbaik. Di Inter, Marcelo Brozovic, selalu membuat perbedaan. Nicolo Barella, masih muda tapi sudah bermain di klub top.” Ucap mantan pemain AS Roma itu.

Radja Nainggolan saat ini dipinjam ke Cagliari selama satu musim oleh klubnya Inter Milan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Marchisio Akui Permainan Barella Mirip Dengannya

Banner LFS Baru

Football5star.com, Indonesia – Mantan pemain Juventus, Claudio Marchisio, mengomentari permainan Nicolo Barella. Menurutnya, gelandang Inter Milan punya kesamaan dengan dirinya.

Nicolo Barella berposisi sebagai gelandang tengah. Dia berperan sebagai pengatur irama permainan tim. Selain menyerang, dia juga bertanggung jawab untuk memotong serangan lawan.

Hal serupa juga dilakukan Marchisio selama ini. Maka dari itu, ia dengan yakin berkata bahwa pemain timnas Italia punya banyak kemiripan dengan permainannya.

Claudio Marchisio - Juventus - AC Milan - Zimbio
Zimbio

“Saat ini muncul banyak gelandang baru di Italia. Beberapa dari mereka sangat menonjol seperti Barella, Gaetano Castrovilli, Stefano Sensi, dan Lorenzo Pellegrini,” kata Marchisio kepada Sportweek, Rabu (26/2/2020).

“Tapi mungkin Barella dan Castrovilli punya karakteristik yang mirip dengan saya,” sambung mantan pemain Zenit St Petersburg itu.

Lebih lanjut, menanjaknya performa pemain 23 tahun dianggap menguntungkan timnas Italia. Marchisio pun menyebut jika Roberto Mancini sangat beruntung punya pemain seperti Barella.

“Saya menyaksikan dia bermain saat derbi kemarin. Dia bisa memainkan banyak peran dan itu menjadi keuntungan besar untuk Mancini di tim nasional,” tutup gelandang 35 tahun tersebut.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Gasperini: Inter Milan Tetap Kuat Tanpa Skriniar dan Barella

Banner LFS Baru

Football5star.com, Indonesia – Atalanta akan tandang ke Giuseppe Meazza untuk menghadapi Inter Milan, Minggu (12/1/2020) dinihari WIB. Bagi Gian Piero Gasperini, laga ini akan jadi ujian berat untuk timnya.

Baik Atalanta maupun Inter Milan sedang dalam performa bagus. La Dea baru saja menang besar 5-0 atas Parma. Sedangkan I Nerazzurri sukses mempermalukan Napoli 3-1. Namun, tuan rumah harus kehilangan Milan Skriniar dan Nicolo Barella pada laga nanti.

Kendati demikian, Gasperini tidak melihat absennya dua pemain itu jadi keuntungan untuk timnya. Ia mengatakan skuat Antonio Conte tetap kuat tanpa Skriniar dan Barella.

inter milan tersingkir dari liga champions
@Inter

“Inter kehilangan Skriniar dan Barella. Tapi saya tidak melihat itu akan membuat mereka lemah. Inter bisa dengan mudah menebus absennya mereka dengan pemain lain. Masih ada pemain pengganti yang tangguh lainnya,” ujar Gasperini seperti dilansir Football Italia, Sabtu (11/1/2020),.

Sementara itu, mantan pelatih Genoa menginginkan anak asuhnya bisa mengawali laga dengan baik. Ia yakin jika babak pertama berjalan positif, hasil positif bisa diraih.

“Kami ingin menyelesaikan babak pertama dengan baik. Kami ingin menguasai lapangan tengah dan membuat mereka kesulitan. Penting bagi kami menujnukkan kredibilitas tim di lapangan. Jika kami bisa melakukan itu, kami percaya bisa meraih hasil yang bagus,” imbuhnya.

Adapun Atalanta saat ini berada di peringkat kelima dengan 34 poin. Mereka terpaut 11 angka dari Inter Milan yang menghuni puncak klasemen.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Cagliari Jadi Semakin Kuat Setelah Lepas Nicolo Barella

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Presiden Cagliari, Tommaso Giulini, mengaku sempat sedih ketika memutuskan untuk melepas Nicolo Barella ke Inter Milan. Namun, kini ia merasa senang karena kepergian Barella membuat Gli Isolani semakin kuat.

Musim lalu, Barella memang menjadi pemain Cagliari yang sukses mencuri perhatian publik Italia. Inter Milan pun bergerak cepat untuk mengamankan jasa pemain 22 tahun itu di bursa transfer musim panas lalu.

“Nicolo Barella sudah saya anggap seperti anak sendiri. Saya tentu merasa sedih ketika melepasnya. Tapi, kepergiannya membuat saya ingin membangun tim dengan lini tengah yang sangat kuat. Lalu, (Marko) Rog, (Nahitan) Nandez, dan (Radja) Nainggolan tiba,” ungkap Tommaso Giulini dilansir dari laman Football Italia.

Tommaso Giulini - Nicolo Barella - Cagliari - Getty Images
Getty Images

“Untuk membangun tim yang hebat, dibutuhkan pelatih berkarakter kuat dan lini tengah yang mumpuni. Kini, saya dengan bangga bisa mengatakan kedua hal itu dimiliki oleh Cagliari,” sambung Giulini menambahkan.

Selain Rog, Nandez, dan Nainggolan, Cagliari juga sukses mendaratkan beberapa nama besar lainnya di bursa transfer lalu. Diantaranya adalah Robin Olsen dari AS Roma, serta bek sayap muda milik Juventus, Luca Pellegrini dan bomber belia Argentina, Giovanni Simeone.

Kehadiran enam wajah baru tersebut memang membuat Cagliari tampil mengejutkan di Serie A musim ini. Pasukan arahan Rolando Maran pun sukses menghuni posisi empat klasemen Serie A dengan raihan 24 poin dari 12 partai.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Mancini Kritik Pendapat Conte Soal Barella dan Sensi

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Inter Milan, Antonio Conte, sempat berujar bahwa dua pemainnya, Nicolo Barella dan Stefano Sensi tak punya pengalaman. Ungkapan itu pun ditolak mentah-mentah oleh pelatih timnas Italia, Roberto Mancini.

Saat Inter Milan kalah 2-3 dari Borussia Dortmund di Liga Champions, Antonio Conte menyebut penyebab kekalahan timnya. Yakni, karena banyak pemain yang tak punya pengalaman di kancah internasional seperti Barella dan Sensi.

Akan tetapi, Roberto Mancini tak sependapat dengan anggapan tersebut. Ia justru menilai kedua gelandang timnas Italia pemain yang sangat vital dan punya pengalaman internasional bersama timnas Italia.

Roberto Mancini - Timnas Italia - Daily Mail
Daily Mail

“Saya tidak tahu apa yang terjadi, tapi Barella dan Sensi adalah pemain yang sangat penting,” kata mantan pelatih Inter Milan itu seperti dikutip Football5star dari Football Italia, Selasa (12/11/2019).

“Mereka memang belum punya pengalaman bermain di Liga Champions dalam 10 tahun terakhir. Tapi mereka adalah pemain internasional dan jadi gelandang terbaik Italia saat ini,” ia menambahkan.

Sementara itu, perkataan Conte ketika itu dijawab Barella lewat gol indahnya ke gawang Verona di lanjutan Serie A akhir pekan kemarin. Gol mantan pemain Cagliari itu bahkan jadi penentu kemenangan I Nerazzuri.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Nicolo Barella Senang Jadi Sasaran Empuk Pemain Lawan

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Inter Milan kini punya gelandang petarung dalam diri Nicolo Barella. Ia kerap menjadi pemotong serangan lawan atau memulai serangan timnya.

Ketika Inter Milan menghadapi Borussia Dortmund di Liga Champions, Kamis (24/10/2019) dinihari WIB, Nicolo Barella kembali diandalkan Antonio Conte sebagai jenderal lapangan tengah.

Dengan tubuh mungilnya, tak jarang ia jadi sasaran empuk lawan untuk menjatuhkannya dalam perebutan bola. Walau begitu, sang pemain tidak kesal dengan perlakuan para lawannya. Yang ada, dia justru senang dengan hal tersebut.

nicolo barella inter vs dortmund
@Inter_br

“Saya sering dijatuhkan lawan? Itu tidak masalah karena saya adalah tipe pemain yang suka bertarung. Saya selalu ingin memenangkan duel dan merebut bola dari lawan. Klub sudah mempercayakan itu pada saya jadi saya harus membayar kepecayaan itu dengan performa bagus,” kata Barella kepada Inter TV, Kamis (24/10/2019).

“Saya hanya melakukan apa yang diminta pelatih untuk membantu tim. Itu adalah hal yang sangat penting. Hari ini kami berhasil menang dan itu membuat saya sangat gembira,” sambung pemain yang didatangkan dari Cagliari itu.

Terkait laga melawan Borussia Dortmund dinihari tadi, pemain 23 tahun menganggap timnya sudah tampil baik selama 90 menit. Tapi ia mengaku I Nerazzuri kerap bermasalah dengan penyelesaian akhir.

“Hari ini kami mampu menjaga konsentrasi sepanjang 90 menit. Kadang kami tampil baik, tapi gagal mencetak gol. Tapi hari ini kami melakukan keduanya dengan sempurna,” tutup Nicolo Barella.

[better-ads type=’banner’ banner=’156436′ ]