Eks Timnas Prancis Maklumi Aksi Dimitri Payet

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Mantan penyerang timnas Prancis, Nicolas Anelka, enggan melempar kritik kepada Dimitri Payet yang melempar botol kepada suporter Nice. Anelka mengaku bakal melakukan hal serupa jika berada dalam posisi Payet.

Aksi pelemparan botol Payet menjadi pemicu kerusuhan pada partai Nice vs Marseille, 23 Agustus lalu. Kerusuhan ini membuat laga tersebut tak bisa dilanjutkan dan Payet mendapat hukuman karena dinilai sebagai provokator.

Nicolas Anelka - Dimitri Payet - talkSPORT
talkSPORT

“Menurut saya, apa yang dilakukan Payet merupakan reaksi normal. Saya sangat setuju dengan apa yang sudah dilakukan Payet,” ujar Nicolas Anelka dikutip Football5Star dari laman Daily Mail.

“Jika ada di posisi Payet, saya akan melempar dua botol dan sepatu saya! Saya memang ingin melihat para pemain di atas lapangan menjadi contoh bagi masyarakat luas. Tapi, saya juga tak ingin melihat para pemain mendapat cemoohan berlebihan,” sambung Anelka.

DIMITRI PAYET DAN NICE KENA HUKUMAN SKORSING

Badan Liga Prancis (LFP) langsung melakukan investigasi terkait kerusuhan laga Nice vs Marseille. Pada Kamis (9/8), LFP resmi menjatuhkan hukuman skorsing satu pertandingan kepada Payet.

Hukuman tersebut membuat Payet dipastikan absen pada partai pekan pekan kelima Liga Prancis akhir pekan ini. Marseille rencananya akan menyambangi markas tim tangguh, AS Monaco, pada Minggu (12/9) dinihari WIB.

Nicolas Anelka - Dimitri Payet - Coeur Marseillais
Coeur Marseillais

Payet bukanlah satu-satunya penggawa Marseille yang mendapat hukuman. LFP juga menjatuhkan hukuman skorsing satu tahun kepada fisioterapis Les Olympiens, Pablo Fernandez. Ia dijatuhi hukuman berat karena terbukti memukul salah seorang suporter Nice.

Sementara itu, Nice juga mendapat hukuman yang cukup berat. Les Aiglons dijatuhi hukuman pengurangan dua poin karena dinilai gagal mengontrol emosi para suporternya.

Soal Kerusuhan, Presiden Nice Salahkan Pemain-pemain Marseille

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Presiden Nice, Jean-Pierre Rivere, menyalahkan pemain-pemain Marseille soal kerusuhan yang terjadi di laga Nice vs Marseille, (23/8/21). Menurutnya, kerusuhan itu tidak akan terjadi jika pemain Marseille tidak bereaksi.

Laga pekan ketiga Ligue 1 yang mempertemukan Nice vs Marseille harus diberhentikan pada menit ke-74 setelah para fans Nice menyerbu masuk ke lapangan.

Soal Kerusuhan, Presiden Nice Salahkan Pemain-pemain Marseille - Jean-Pierre Rivere
Nairobi Times

Semua berawal dari lemparan botol yang mengenai pemain Marseille, Dimitri Payet saat ingin mengambil tendangan penjuru. Payer tersulut emosi dan melempar kembali botol ke arah fans.

Dua pemain Les Phocรฉens, Alvaro Gonzalez dan Matteo Guendouzi yang menghampiri Payet justru malah semakin menyulut amarah para fans sebelum akhirnya keadaan semakin tidak terkendali. Presiden Rivere menyalahkan Gonzalez dan Guendouzi atas kejadian itu.

“Yang menjadi katalis adalah reaksi dua pemain Marseille (Alvaro Gonzalez dan Matteo Guendouzi) yang bertemu dengan para fans,” kata Rivere seperti dikutip Football5Star.com dari RMC Sports.

“Mengecewakan karena berakhir seperti ini. Semuanya sudah jelasโ€ฆ. Keamanan Marseille seharusnya tidak masuk ke lapangan dan mengenai pemain kami. Saya tidak begitu mengerti mengapa Marseille tidak memulai kembali (permainan).”

Pemain Marseille Menderita Luka-luka

Matteo Guendouzi dan Luan Perez adalah beberapa pemain yang terlihat memiliki luka di lehernya. Sedangkan Payet memiliki luka di punggungnya, kemungkinan karena lemparan botol.

Belum diketahui bagaimana kelanjutan dari laga ini. Nice sendiri sedang unggul dengan skor 1-0 sebelum fans masuk ke lapangan dan laga diberhentikan.

Presiden Marseille Jelaskan Pangkal Masalah Rusuh di Laga Nice

Banner Gamespool Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Marseille memutuskan untuk tidak melanjutkan pertandingan pekan ke-3 melawan Nice Ligue 1 2021-22. Laga Nice vs Marseille yang berlangsung di Allianz Riviera harus dihentikan setelah terjadi kerusuhan yang melibat pemain kedua tim dan suporter.

Menurut presiden Marseille, Pablo Longoria, keputusan timnya untuk angkat kaki dari Allianz Riviera disebabkan faktor keamanan. Menurut Longoria seperti dikutip Football5star.com dari RMC Sport, Senin (23/8/2021), masalah kemanan memang jadi penyebab laga tersebut berlangsung rusuh.

OGC Nice - Olympique Marseille - France 24

“Kami memutuskan untuk tidak melanjutkan pertandingan kami demi keselamatan para pemain kami. Ini kedua kalinya kami mengalami di Montpellier. Apa yang terjadi hari ini, benar-benar tidak dapat kami terima,” kata Longoria.

“Kita harus membuat preseden bagus untuk sepak bola Prancis. Wasit bersama kami, dia mengkonfirmasi kepada kami bahwa keselamatan Jorge Sampaoli, staf dan para pemain tidak terjamin,” tambahnya.

“Keputusannya adalah menghentikan pertandingan. Liga memutuskan bahwa ini masalah ketertiban umum. Ini tidak dapat diterima bagi kamu. Itu sebabnya kami memutuskan untuk tidak melanjutkan pertandingan dan kembali ke Marseille,” papar Longoria.

OGC Nice - Olympique Marseille - HLN
HLN

Keputusan untuk tidak melanjutkan pertandingan juga didukung oleh walikota Benoรฎt Payan. Menurutnya laga itu sudah seharusnya dihentikan karena tidak ada jaminan keamanan.

“Pemain yang cedera, kemanan yang gagal. Pertandingan Nice vs OM seharusnya tidak pernah dilanjutkan. Keputusan yang menyedihkan. Bangga dengan tim saya yang tidak pernah menggunakan topeng,” ungkap Payan di akun Twitter pribadi miliknya.

Marseille atau Nice yang Jadi Korban

Presiden Marseille Jelaskan Pangkal Masalah Rusuh di Laga Nice
RMC Sport

Rusuh di laga Nice vs Marseille berawal dari lemparan botol yang mengenai Dimitri Payet. Saat itu Payet tengah mengambil sepak pojok. Payet tersungkur dan bangkit kembali. Pemain 34 tahun itu lalu melempar balik botol ke arah suporter Nice.

Suporter Nice yang merasa mendapat perlawanan dari pemain lawan terus melemparkan sejumlah benda ke lapangan. Tak berselang lama, suporter Nice terlihat masuk ke lapangan dan mencoba menyerang Payet. Petugas yang berjaga mulai turun tangan menetralkan situasi.

Saat kerusuhan coba dikendalikan, pemain Marseille lain menendang bola ke arah suporter lawan, yang kemudian dihalangi pemain Nice lain. Usai insiden itu, situasi di lapangan mulai tidak terkendali. Suporter Nice makin banyak yang menyerbu ke lapangan. Papan iklan di belakang gawang Nice pun terlihat rusak.

Melihat kerusuhan yang terjadi di lapangan, wasit Benoit Bastien memilih menghentikan pertandingan. Duel itu dihentikan pada menit ke-77. Akibat rusuh ini, tiga pemain tim tamu, seperti bek Luan Peres mengalami cedera.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Kerusuhan Warnai Laga OGC Nice vs Olympique Marseille

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Kerusuhan mewarnai pertandingan pekan ketiga Liga Prancis antara OGC Nice vs Olympique Marseille pada Senin (23/8) dinihari WIB. Pertandingan terpaksa dihentikan pada menit ke-76 karena suporter Nice memenuhi area lapangan Stadion Allianz Riviera.

Kerusuhan ini bermula dari insiden pelemparan botol kepada Dimitri Payet pada menit ke-75. Payet langsung terkapar dan melempar balik botol tersebut ke arah suporter.

https://twitter.com/FootballlForAll/status/1429540688916529155

Payet bukanlah satu-satunya pemain Les Olympiens yang terkena lemparan botol dari suporter Nice. Beberapa penggawa Marseille lain juga mendapat perlakuan serupa ketika akan mengeksekusi sepak pojok maupun lemparan ke dalam.

Aksi Payet langsung membuat suporter Nice geram. Ratusan suporter mulai turun ke arah lapangan dan berusaha menyerang Payet. Wasit pun langsung menginstruksikan pemain Nice dan Marseille untuk memasuki ruang ganti.

Akan tetapi, tak semua pemain Marseille menuruti instruksi wasit. Alvaro Gonzalez dan Matteo Guendouzi langsung menghampiri suporter Nice dan sempat terlibat perkelahian. Kapten Nice, Dante, juga tidak memasuki ruang ganti dan berusaha menenangkan para suporter.

Pelatih Les Olympiens, Jorge Sampaoli juga harus dipaksa masuk ke ruang ganti. Ia sempat terlibat perkelahian dengan bek Nice, Jean-Clair Todibo.

OGC Nice - Olympique Marseille - HLN
HLN
OLYMPIQUE MARSEILLE SUDAH DUA KALI TERLIBAT KERIBUTAN

Insiden di markas Nice bukanlah yang pertama buat Marseille musim ini. Mereka juga sempat terlibat kerusuhan ketika menyambangi markas Montpellier pada pertandingan pekan pertama.

Sama seperti insiden di Stadion Allianz Riviera, penggawa Les Olympiens juga dihujani botol ketika mengambil sepak pojok maupun lemparan ke dalam. Laga akhirnya harus dihentikan pada menit ke-89 setelah botol lemparan suporter Montpellier mengenai kepala Valentin Rongier.

Meski diwarnai insiden pelemparan botol. Marseille berhasil membawa pulang tiga poin dari markas Montpellier. Mereka mengalahkan Montpellier dengan skor 3-2 setelah sempat tertinggal dua gol.

Jorge Sampaoli Senang bila Lionel Messi Gabung PSG

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Jorge Sampaoli, pelatih Olympique Marseille, angkat suara soal kemungkinan Lionel Messi bergabung dengan rival bebuyutan klubnya, Paris Saint-Germain. Alih-alih kecewa, dia justru senang bila La Pulga akhirnya memilih untuk membela PSG.

Setelah dipastikan gagal diikat kontrak baru oleh Barcelona, Lionel Messi santer dikabarkan akan merapat ke PSG. Beberapa sumber yang dekat dengan lingkaran dalam petinggi Les Parisiens bahkan menyatakan kesepakatan sudah final. Rumor yang beredar bahkan menyebutkan La Pulga akan diperkenalkan pada Selasa (10/8/2021).

Meskipun kedatangan Messi ke PSG secara otomatis akan merugikan bagi Marseille, Sampaoli tak mau terjebak pada rivalitas buta. Pelatih yang sempat menangani timnas Cile itu melihat La Pulga akan membawa dampak positif bagi liga dan sepak bola Prancis secara keseluruhan.

“Itu akan sangat bagus bagi Ligue 1. Dia itu pemain terbaik dunia dan akan berkontribusi besar bagi liga ini,” urai Jorge Sampaoli seperti dikutip Football5Star.com dari L’Equipe. “Jika Leo datang, kami harap dia akan senang menikmati suasana baru. Sepak bola Prancis sudah memenangi banyak hal dan berkembang sangat pesat dalam beberapa tahun terakhir.”

Lionel Messi Bagus bagi Para Rival PSG

Dalam konteks persaingan di Ligue 1, kedatangan Lionel Messi secara otomatis akan membuat Paris Saint-Germain makin sulit dikalahkan. Namun, menurut Sampaoli, itu bukan berarti La Pulga tak akan berpengaruh positif kepada tim-tim lain yang berkompetisi di Ligue 1.

“Meskipun dia datang ke klub selain Marseille, itu tetap akan bagus. Semua orang akan lebih terpaku pada persaingan. Bagi kami, itu juga akan jadi tambahan motivasi. Bagaimanapun, melawan dia adalah hal istimewa bagi para pemain lain,” ujar Sampaoli lagi.

Jorge Sampaoli sempat menangani Lionel Messi di timnas Argentina pada 2017 hingga 2018.
espn.com

Bagi Jorge Sampaoli, Lionel Messi bukanlah sosok asing. Bersama timnas Cile, dia pernah membuat La Pulga menangis pada dua final Copa America. Lalu, mereka pun pernah bekerja sama pada kurun 2017-18 di timnas Argentina. Namun, kolaborasi mereka tak berbuah manis. La Albiceleste disingkirkan Prancis pada 16 besar Piala Dunia 2018.

Seperti halnya Messi, Sampaoli sebetulnya juga orang baru di Ligue 1. Dia baru datang pada awal Maret sebagai pengganti Andre Villas-Boas yang mundur setelah terlibat perselisihan dengan para petinggi Olympique Marseille terkait perekrutan Olivier Ntcham.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Alasan Utama William Saliba Terima Pinangan Marseille

gamespool
Alasan Utama William Saliba Terima Pinangan Marseille 22

Football5star.com, Indonesia – William Saliba mengatakan bahwa Jorge Sampaoli merupakan salah satu faktor utama di balik keputusannya menerima tawaran Olympique Marseille. Saliba yakin akan bisa menjadi pemain yang lebih hebat bersama Sampaoli.

Marseille mengumumkan kedatangan Saliba dari Arsenal pada Jumat (16/7) lalu. Pemain berusia 20 tahun itu akan memperkuat Les Olympiens hingga akhir musim 2020-21.

“Jorge Sampaoli benar-benar menginginkan saya. Dia mengatakan saya sudah memiliki kemampuan yang cukup baik. Tapi, dia juga mengatakan saya masih harus memperbaiki beberapa aspek agar bisa menjadi pemain yang lebih hebat lagi,” ungkap William Saliba kepada laman resmi Les Olympiens.

William Saliba - Marseille - @om_officiel
twitter.com/om_officiel

“Bersama Sampaoli, saya akan menjadi pemain yang lebih hebat lagi. Selain itu, saya juga sangat mengagumi filosofi permainan Sampaoli,” kata Saliba menambahkan.

Marseille adalah klub ketiga yang dibela Saliba dengan status pinjaman. Sebelumnya, ia juga sempat dipinjamkan ke Saint-Etienne dan OGC Nice.

Pada musim 2020-21 lalu, Saliba sebenarnya mampu menunjukkan performa gemilang dalam beberapa laga pramusim Arsenal. Akan tetapi, ia malah tak mendapat kesempatan bersama tim utama The Gunners dan akhirnya memilih pindah ke Nice.

Saliba berhasil menunjukkan performa konsisten bersama Nice. Ia mampu mengumpulkan 22 penampilan di semua kompetisi dan bahkan sukses menyumbang satu gol. Akan tetapi, performa gemilang Saliba gagal berbuah manis untuk Nice. Pasalnya, mereka gagal melaju ke Eropa karena finis di urutan kesembilan.

Pau Lopez Jadi Rekrutan Terbaru Olympique Marseille

gamespool
Pau Lopez Jadi Rekrutan Terbaru Olympique Marseille 25

Football5star.com, Indonesia – Geliat Olympique Marseille di bursa transfer musim panas tahun ini masih belum usai. Pada Minggu (11/7) malam WIB, Les Olympiens mengumumkan kedatangan penjaga gawang asal Spanyol, Pau Lopez.

Lopez didatangkan Marseille dengan status pinjaman selama satu musim dari AS Roma. Les Olympiens memiliki opsi untuk mempermanenkan jasa Lopez ketika kontrak pinjamannya usai.

“Olympique Marseille dan Pau Lopez sudah mencapai kesepakatan. Ia akan dipinjam selama satu musim dari AS Roma per 17 Juli 2021. Kami memiliki opsi untuk mempermanenkan jasa Lopez pada awal musim 2022-23,” tulis pernyataan lengkap Les Olympiens.

Lopez merupakan salah satu pemain yang tak masuk rencana Jose Mourinho di AS Roma musim depan. Giallorossi sudah menemukan sosok yang bakal mengisi posisi Lopez.

Menurut laporan media-media Italia, AS Roma akan meresmikan transfer Rui Patricio dari Wolverhampton Wanderers dalam beberapa hari ke depan. Penjaga gawang timnas Portugal itu ditebus dengan banderol 10 juta Euro.

Lopez merupakan pemain AS Roma kedua yang dipinjam Marseille tahun ini. Beberapa pekan lalu, mereka sudah resmi mengamankan jasa winger asal Turki, Cengiz Under.

Selain Lopez dan Under, Marseille juga sudah mendaratkan sejumlah pemain lainnya di bursa transfer tahun ini. Beberapa di antaranya adalah Konrad de la Fuente, Matteo Guendouzi dan Gerson.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Arsenal Lepas Matteo Guendouzi ke Marseille

gamespool
Arsenal Lepas Matteo Guendouzi ke Marseille 28

Football5star.com, Indonesia – Raksasa Inggris, Arsenal, resmi melepas Matteo Guendouzi ke Marseille. Les Olympiens mengumumkan kedatangan Guendouzi pada Selasa (6/7) petang WIB.

Guendouzi dilepas ke Marseille dengan status pinjaman hingga akhir musim 2021-22. Les Olympiens memiliki opsi untuk mempermanenkan status pemain berusia 22 tahun itu ketika kontrak pinjamannya berakhir.

“Matteo Guendouzi merapat ke Olympique Marseille dengan status pinjaman selama satu tahun plus opsi pembelian di akhir masa pinjamannya,” tulis pernyataan Les Olympiens dikutip Football5star dari laman resmi klub.

Marseille merupakan klub kedua yang dibela Guendouzi dalam dua musim terakhir. Pria berpaspor Prancis itu sempat memperkuat klub Jerman, Hertha Berlin, pada musim 2020-21 lalu.

Di Jerman, Guendouzi menunjukkan performa konsisten. Ia berhasil menyumbang dua gol dan tiga assist dari 24 penampilan di semua kompetisi. Akan tetapi, status Guendouzi tak dipermanenkan karena Hertha tak menyanggupi harga yang dipatok Arsenal.

Di Marseille, Guendouzi akan menggantikan posisi gelandang asal Belanda, Kevin Strootman. Pemain berusia 31 tahun itu resmi dilepas Les Olympiens ke Cagliari dengan status pinjaman hingga akhir musim 2021-22.

Guendouzi merupakan pemain kellima yang didatangkan Les Olympiens tahun ini. Sebelumnya, mereka sudah resmi mendatangkan Leonardo Balerdi, Gerson, Konrad de la Fuente dan Cengiz Under.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Olympique Marseille Datangkan Bintang Muda Barcelona

gamespool
Olympique Marseille Datangkan Bintang Muda Barcelona 31

Football5star.com, Indonesia – Bintang muda Barcelona, Konrad de la Fuente, resmi bergabung ke Olympique Marseille pada Selasa (29/6) malam WIB. Les Olympiens mendatangkan De La Fuente dengan banderol 3 juta Euro.

De La Fuente diikat dengan kontrak jangka panjang berdurasi empat tahun. Pemain 19 tahun itu akan mengenakan seragam dengan nomor punggung 20.

“Barcelona dan Olympique Marseille sudah mencapai kesepakatan terkait transfer Konrad de la Fuente dengan banderol 3 juta Euro. Barca akan mendapatkan dana dari keuntungan Marseille ketika menjual sang pemain,” tulis pernyataan Blaugrana dikutip football5star dari laman resmi klub.

De la Fuente merupakan salah satu pemain muda Barcelona mendapat sorotan besar dalam beberapa tahun terakhir. Semenjak musim 2018-19, De la Fuente berhasil mencectak 13 gol dan tujuh assist dari 43 penampilan bersama tim muda Blaugrana.

Namun, De la Fuente kesulitan menembus skuat utama Barcelona. Ia cuma mampu mengoleksi tiga penampilan bersama skuat utama Blaugrana. Ketiga penampilan tersebut dicatat De la Fuente pada musim 2020-21.

Meski kesulitan menembus skuat utama Blaugrana, De la Fuente sudah mencatat penampilan bersama timnas senior Amerika Serikat. De la Fuente mendapatkan debutnya pada laga persahabatan melawan Wales pada November 2020 lalu.

Di Marseille, De la Fuente akan menggantikan peran Florian Thauvin. Seperti yang diketahui, Thauvin resmi meninggalkan Les Olympiens dan bergabung ke klub Meksiko, Tigres UANL.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Tiga Klub Besar Siap Angkut Philippe Coutinho dari Barcelona

gamespool
Tiga Klub Besar Siap Angkut Philippe Coutinho dari Barcelona 35

Football5tar.com, Indonesia – Meski sudah cukup lama tak bermain, gelandang Barcelona, Philippe Coutinho, tetap menjadi incaran sejumlah klub besar. Menurut laporan Marca, tiga klub yang siap mengangkut Coutinho pada bursa transfer mendatang adalah Everton, Arsenal dan Olympique Marseille.

Saat ini, Coutinho sedang menjalani proses rehabilitasi cedera lutut. Cedera tersebut membuat Coutinho harus dua kali menjalani operasi dan sudah tak bermain semenjak Desember 2020.

Coutinho menjadi salah satu pemain yang bakal dilepas Barcelona pada bursa transfer mendatang. Menurut laporan media-media Spanyol, Coutinho bakal dilepas dengan banderol 30 hingga 40 juta Euro. Tak cuma itu, Blaugrana juga dilaporkan tak keberatan melepas Coutinho dengan status pinjaman.

Philippe Coutinho - Barcelona - The Sun
The Sun

Coutinho gagal menunjukkan performa terbaiknya semenjak didaratkan Blaugrana dari Liverpool pada Januari 2018 lalu. Pemain asal Brasil itu cuma mampu menyumbang 23 gol dan 14 assist dari 90 penampilan di semua kompetisi.

Blaugrana sebanarnya sudah sempat mencoba melepas Coutinho ke Bayern Munich pada musim panas 2019 lalu. Akan tetapi, Bayern hanya bersedia menampung Coutinho dengan status pinjaman selama satu musim.

Di Jerman, Coutinho juga kesulitan menunjukkan performa konsisten. Inkonsistensi Coutinho plus mahalnya banderol yang dipatok Barcelona membuat Bayern ogah mempermanenkan jasa sang pemain.

Hal tersebut membuat Coutinho harus rela menghabiskan musim 2020-21 bersama Blaugrana. Ia cuma mampu mengoleksi 14 penampilan di semua kompetisi sebelum mengalami cedera lutut di akhir 2020.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Tiket Liga Europa akan Jadi Kado Perpisahan Florian Thauvin

gamespool
Tiket Liga Europa akan Jadi Kado Perpisahan Florian Thauvin 39

Football5star.com, Indonesia – Florian Thauvin mengatakan tiket berlaga di Liga Europa musim depan merupakan hadiah perpisahan terbaik kepada Marseille. Ia memastikan bakal bekerja ekstra keras agar ambisinya tercapai sebelum pindah ke Meksiko musim depan.

Pada Jumat (7/5) malam WIB, Thauvin resmi mengumumkan keputusannya bergabung ke klub Meksiko, Tigres UANL. Thauvin memutuskan hijrah ke Meksiko setelah tak menolak perpanjangan kontrak yang diajukan manajemen Marseille.

“Belum saatnya saya mengucapkan selamat tinggal. Kami masih memiliki tiga partai yang harus dilakoni serta mengejar tiket berlaga di Liga Europa,” tulis Florian Thauvin di laman Instagram pribadinya.

Florian Thauvin - Meksiko - Marseille - Liga Europa - The Star
The Star

“Saya akan mencintai Marseille hingga akhir hayat. Saya juga akan berjuang ekstra keras untuk klub yang sangat saya cintai hingga detik terakhir musim ini,” imbuh Thauvin.

Saat ini, Marseille duduk di peringkat kelima klasemen Liga Prancis dengan perolehan 56 poin. Mereka sudah dipastikan tak bisa melaju ke Liga Champions karena berjarak 15 poin dari AS Monaco yang menduduki peringkat ketiga.

Andai berhasil mempertahankan tempat kelima, Les Olympiens akan berhasil mengamankan tiket berlaga di Liga Europa musim depan. Untuk bisa mencapai target tersebut, mereka harus bisa meraih sembilan poin dalam tiga pertandingan tersisa.

Perjuangan Marseille akan diawali dengan laga di markas St-Etienne pada Minggu (9/5) petang WIB. Sepekan berselang, mereka akan menjamu Angers. Perjalanan Les Olympiens akan diakhiri dengan laga tandang di markas Metz.

Tolak Tawaran AC Milan, Florian Thauvin Resmi Gabung Klub Meksiko

gamespool
Tolak Tawaran AC Milan, Florian Thauvin Resmi Gabung Klub Meksiko 42

Football5star.com, Indonesia – Klub asal Meksiko, Tigres UANL resmi mengumumkan kedatangan penggawa timnas Prancis, Florian Thauvin, pada Jumat (7/5) malam WIB. Thauvin didatangkan Tigres setelah tak memperpanjang kontraknya bersama Olympique Marseille.

Dalam lima musim terakhir, Florian Thauvin memang menjadi salah satu pemain terbaik di Liga Prancis. Ia berhasil menyumbang 67 gol dari 177 penampilan di semua kompetisi.

Catatan gemilang tersebut membuat Thauvin menjadi salah satu anggota skuat timnas Prancis yang berhasil menjuarai Piala Dunia 2018. Selain itu, Thauvin juga sempat masuk ke dalam radar Sevilla dan AC Milan.

Akan tetapi, Thauvin memilih untuk hijrah ke Meksiko dan memperkuat Tigres UANL. Pemain berusia 28 tahun itu diikat dengan kontrak jangka panjang berdurasi lima tahun.

Di Tigres, Thauvin akan bermain bersama mantan penggawa Marseille, Andre-Pierre Gicnac. Seperti Thauvin, Gignac juga meninggalkan Marseille untuk bergabung dengan Tigres.

Di Meksiko, Gignac berhasil menunjukkan performa yang apil. Pemain 35 tahun itu berhasil mencetak 149 gol serta 36 assist dari 260 penampilan bersama Tigres. Catatan tersebut membuat Gignac berhak duduk di puncak daftar top skorer sepanjang masa Tigres.

Kontribusi gemilang Gignac membuat Tigres berhasil merengkuh empat gelar Liga MX serta satu Liga Champions Concacaf. Gignac juga nyaris membawa Tigres meraih gelar juara Piala Dunia Antarklub 2020. Akan tetapi, ambisi tersebut digagalkan oleh raksasa Jerman, Bayern Munich.

Dua Tim Prancis Ramaikan Perburuan Tanda Tangan Alexander Nuebel

gamespool
Dua Tim Prancis Ramaikan Perburuan Tanda Tangan Alexander Nuebel 46

Football5star.com, Indonesia – AS Monaco dan Olympique Marseille dikabarkan bakal bersaing hebat dalam perburuan tanda tangan kiper Bayern Munich, Alexander Nuebel. Kedua klub tersebut disebut bakal melakukan negosiasi dengan Die Roten dalam waktu dekat.

Menurut laporan Sport1, AS Monaco berada di posisi terdepan dalam perburuan tanda tangan Nuebel. Pasalnya, mereka ditangani oleh mantan pelatih Bayern, Niko Kovac dan kemungkinan bakal bermain di Eropa musim depan.

Marseille masuk ke dalam bursa calon klub baru Nuebel karena mereka sedang mencari kiper anyar. Mereka membutuhkan penjaga gawang muda untuk menyaingi posisi Steve Mandada yang saat ini sudah berusia 36 tahun.

Alexander Nuebel - Bayern - Marseille - AS Monaco - Express
Express

Selain AS Monaco dan Marseille, jasa Nuebel juga diminati sejumlah klub Jerman. Salah satu klub Jerman yang dilaporkan tertarik mendatangkan Nuebel adalah Borussia Dortmund.

Nuebel didatangkan Bayern pada bursa transfer musim panas 2020 untuk menjadi suksesor Manuel Neuer. Akan tetapi, musim ini Nuebel harus puas dengan status pemain pelapis dan cuma berhasil mencatat tiga penampilan di semua kompetisi

Hal tersebut membuat agen yang mewakili Nuebel, Stefan Backs berang. Ia meminta Bayern untuk melepas Nuebel pada bursa transfer mendatang agar sang pemain bisa mendapat menit bermain reguler musim depan.

“Kami tak ingin situasi ini kembali terjadi musim depan. Karena, menit bermain merupakan sesuatu yang sangat penting untuk pemain muda seperti Alexander Nuebel. Tentu saja pergi dengan status pinjaman menjadi salah satu opsi,โ€ Stefan Backs kepadaย Sport1.

[better-ads type=’banner’ banner=’156435′ ]

Bahagia Bersama Marseille, Michael Cuisance Ogah Balik ke Bayern

gamespool
Bahagia Bersama Marseille, Michael Cuisance Ogah Balik ke Bayern 50

Football5star.com, Indonesia – Gelandang asal Prancis, Michael Cuisance, merasa sangat bahagia dengan kesempatan bermain yang didapatkan bersama Marseille musim ini. Ia pun tak memiliki niat kembali ke Bayern Munich pada musim 2021-22 mendatang.

Cuisance didatangkan Bayern dari Borussia Moenchengladbach pada musim panas 2019 lalu. Namun, ia kesulitan mendapat tempat utama di skuat Die Roten dan hanya mampu mencatat 11 penampilan di semua kompetisi.

Minimnya kesempatan bermain membuat Cuisance memutuskan pindah ke Marseille pada musim panas 2020. Ia langsung menjadi salah satu pemain andalan Les Olympiens dan mampu mencatat 27 penampilan musim ini.

Michael Cuisance - Bayern - Marseille
Sportsnet

“Keinginan utama saya saat ini adalah bertahan bersama Marseille musim depan,” ujar Michael Cuisance dikutip football5star dari laman SportBild.

Lebih lanjut, Cuisance mengatakan bahwa Marseille sudah membuatnya berhasil keluar dari masa-masa sulit. Ia pun mempelajari banyak hal dari pengalamannya memperkuat Bayern musim lalu.

“Sekarang, saya perlahan-lahan sudah berhasil keluar dari masa-masa sulit dalam karier saya. Tak cuma itu, saya juga mempelajari banyak hal selama berada di masa-masa sulit.”

“Semua orang harus bisa memetik pelajaran berharga dari masa-masa yang cukup menyulitkan. Saya memiliki pelatih hebat yang memiliki filosofi permainan menyerang,” tutup Cuisance.

Bayern diprediksi tak akan keberatan melepas Cuisance secara permanen ke Marseille. Pasalnya, mereka membutuhkan tambahan uang untuk belanja pemain pada bursa transfer mendatang.

[better-ads type=’banner’ banner=’156435′ ]

Olympique Marseille Disamakan dengan Real Madrid dan Barcelona

gamespool
Olympique Marseille Disamakan dengan Real Madrid dan Barcelona 54

Football5star.com, Indonesia – Olivier Ntcham merasa sangat senang setelah berhasil menyelesaikan proses kepindahannya dari Celtic ke Olympique Marseille. Saking senangnya, ia menyamakan Les Olympiens dengan Real Madrid dan Barcelona.

Ntcham didatangkan Olympique Marseille dengan status pinjaman dari Celtic hingga akhir musim 2020-21. Les Olympiens memiliki opsi untuk mempermanenkan jasa Ntcham dengan bandeorl 5,5 juta Euro.

“Saya tak terlalu peduli dengan situasi klub di luar lapangan. Saya akan selalu menerima pinangan Marseille,” ujar Olivier Ntcham dikutip football5star dari laman resmi Ligue 1.

Olivier Ntcham - Marseille - Real Madrid - Barcelona - L'Equipe
L’Equipe

“Mendapat tawaran dari Marseille rasanya seperti diberi kesempatan bermain untuk Real Madrid atau Barcelona. Setiap pemain pasti tak bisa menolaknya. Sebagai orang Prancis, saya tentu tak bisa menolak tawaran Marseille,” sambung Ntcham.

Kedatangan Ntcham ke Marseille sempat membuat kontroversi. Pasalnya, Andre Villas-Boas sempat mengatakan tak tertarik mendaratkan Ntcham. Komentar mengenai Ntcham menjadi penyebab utama Villas-Boas dipecat Marseille beberapa waktu lalu.

Sang pemain pun mengaku terkejut dengan perkataan Villas-Boas. “Kata-kata Villas-Boas benar-benar membuat saya kaget. Karena, Marseille ingin mendatangkan saya selepas memperkuat timnas Prancis di Piala Eropa U-21.”

“Jadi, saya cukup terkejut ketika mendengar perkataan Villas-Boas. Karena, Villas-Boas menyadari saya akan bergabung ke sini dari jauh-jauh hari. Selain itu, agen pribadi Villas-Boas juga ingin bekerja bersama saya dengan mandat khusus dari Marseille,” tandas Ntcham.

Marseille vs PSG: Mauro Icardi Kembali Jadi Mimpi Buruk OM

gamespool
Marseille vs PSG: Mauro Icardi Kembali Jadi Mimpi Buruk OM 58

Football5star.com, Indonesia – Mauro Icardi kembali menjadi sosok yang membawa PSG mengalahkan Marseille. Icardi berhasil mencetak satu gol pada partai Liga Prancis Marseille vs PSG di Stade Velodrome yang berakhir dengan skor 0-2.

Tampil sebagai tim unggulan, PSG tak membutuhkan waktu lama untuk membuka keunggulan. Baru sembilan menit laga berjalan, Kylian Mbappe berhasil menjebol gawang Steve Mandanda memaksimalkan umpan terobosan Angel di Maria.

Pada menit ke-24, PSG berhasil menggandakan keunggulannya. Kali ini, giliran sundulan Mauro Icardi yang membuat Mandanda memungut bola dari gawangnya.

Delapan menit berselang, Leandro Paredes nyaris mencetak gol ketiga PSG. Namun, sepakannya yang memanfaatkan kelengahan para pemain belakang Marseille digagalkan tiang gawang Mandanda. Skor 0-2 tak berubah hingga babak pertama usai.

Mauro Icardi - Marseille vs PSG - Liga Prancis - Reuters
Reuters

Selepas turun minum, Marseille langsung mengambil inisiatif serangan. PAda menit ke-51, tim tuan rumah nyaris mencetak gol. Namun, upaya dari Florian Thauvin dan Valere Germain bisa digagalkan dengan baik oleh Sergio Rico.

Memasuki pertengahan babak kedua, PSG kembali mengontrol jalannya ritme permainan. Pada menit ke-77, Les Parisiens nyaris memperlebar keunggulan lewat Marco Verratti. Akan tetapi, usahanya masih gagal menemui sasaran.

Marseille kembali menekan lini belakang PSG di 10 menit terakhir pertandingan. Tim tuan rumah sempat mendapat peluang melalui usaha Hiroki Sakai dan Luis Enrique yang tak membuahkan hasil. Les Olympiens malah harus bermain dengan 10 pemain setelah Dimitri Payet mendapat kartu merah karena melakukan pelanggaran keras.

Skor 0-2 tak berubah hingga pertandingan berakhir. Kemenangan ini membuat PSG terus menempel Lille di posisi puncak klasemen Liga Prancis. Les Parisiens kini cuma memiliki jarak tiga angka dengan Lille.

SUSUNAN PEMAIN MARSEILLE VS PSG:

Marseille:ย 30–Steve Mandanda; 2-Hiroki Sakai, 3-Alvaro Gonzalez (32-Lucas Perrin 78′), 15-Duje Caleta-Car, 25-Yuto Nagatomo (29-Pol Lirola 56′); 21-Valentin Rongier (17-Michael Cuisance 88′), 4-Boubacar Kamara, 22-Pape Gueye; 26-Florian Thauvin (11-Luis Henrique 78′), 28-Valere Germain (9-Dario Benedetto 56′), 10-Dimitri Payet

Pelatih Interim: Nasser Larguet

PSG: 16-Sergio Rico; 24-Alessandro Florenzi (4-Thilo Kehrer 88′), 5-Marquinhos, 3-Presnel Kimpembe, 20-Layvin Kurzawa; 27-Idrissa Gueye, 8-Leandro Paredes (15-Danilo Perreira 66′), 6-Marco Verratti; 11-Angel di Maria (19-Pablo Sarabia 11′, 18-Moise Kean 88′), 9-Mauro Icardi (10-Neymar 65′), 7-Kylian Mbappe

Pelatih: Mauricio Pochettino

Kartu Kuning: Gueye 49′ – Paredes 45′, Icardi 53′

Kartu Merah: Payet 90′

Prediksi: Olympique Marseille vs Paris Saint-Germain

cover Marseille vs PSG
Prediksi: Olympique Marseille vs Paris Saint-Germain 66
GamesPools GIF
PREDIKSI HASIL
WhoScored
Marseille 1-3 PSG
Predictzย 
ย Marseille 2-1 PSG
Footballpredictions.net
Marseille 1-2 PSG
FOOTBALL5STAR
Marseille 1-3 PSG

ย 

Stade Velodrome, Senin (8/2/2021) Pukul 03.00 WIB (Bein Xtra, RCTI)

Football5Star.com, Indonesia – Pertandingan menarik akan tersaji pada pekan ke-24 Ligue 1 bertajuk Le Classique yang mempertemukan Olympique Marseille vs Paris Saint-Germain. Marseille datang ke laga ini dalam keadaan kacau di dalam dan di luar lapangan.

Tahun ini, Marseille baru menang satu kali dan itu membuat posisi mereka terjun bebas ke posisi 9. Kebijakan transfer klub juga membuat pelatih Andre Villas-Boas mengundurkan diri. Pelatih Nasser Larguet masih akan menjadi pelatih interim untuk laga nanti.

Sedangkan PSG yang sempat kalah pekan lalu langsung kembali setelah mengalahkan Nimes, 3-0, beberapa hari yang lalu. Neymar yang terkena akumulasi pada laga terakhir juga siap untuk kembali berduet dengan Kylian Mbappe dan Mauro Icardi.

REKOR PERTEMUAN
head to head MArseille vs PSG
Prediksi: Olympique Marseille vs Paris Saint-Germain 67
TREN PERFORMA
Lima laga terakhir Marseille vs PSG
Prediksi: Olympique Marseille vs Paris Saint-Germain 68
GamesPools GIF
STATISTIK MENARIK
  • PSG paling tidak mencetak 2 gol di 21 dari 23 laga terakhirnya melawan Marseille di semua kompetisi.
  • PSG mencatatkan 7 clean sheet di 7 dari 9 laga terakhirnya di Ligue 1.
  • PSG mencetak paling tidak 2 gol di 3 laga terakhirnya di Ligue 1.
  • Marseille tak pernah menang di 5 laga terakhirnya di Ligue 1.
  • Marseille hanya menang 2 kali dari 12 laga terakhirnya di semua kompetisi.
PELATIH
  • Ini merupakan pertemuan pertama kedua pelatih, Nasser Larguet dan Mauricio Pochettino.
  • Kedua pelatih merupakan pelatih pengganti. Pochettino menggantikan Thomas Tuchel bulan lalu dan Larguet menggantikan Andre Villas Boas pekan lalu.
  • Pochettino sudah bertemu Marseille satu kali, yakni pada Piala Super Prancis bulan lalu. Dia menang 2-1.
WASIT
  • Laga Olympique Marseille vs Paris Saint-Germain akan dipimpin oleh wasit Benoit Bastien.
  • Bastien sudah memimpin 11 laga Ligue 1 musim ini dengan catatan 43 kartu kuning dan 4 kartu merah.
  • Rekor Marseille saat diwasiti Bastien di Ligue 1: 25 laga, 7 menang, 8 imbang dan 10 kalah.
  • Rekor PSG saat diwasiti Bastien di Ligue 1: 26 laga, 20 menang, 4 imbang dan 2 kalah.
PEMAIN KUNCI

Marseille

Top Scorer: Florian Thauvin (7 gol)
Top Assist: Florian Thauvin (7 assist)
Top Rating: Jordan Amavi (7,17)

PSG

Top Scorer: Kylian Mbappe (15 gol)
Top Assist: Angel Di Maria (7 assist)
Top Rating: Neymar (8,00)

*Statistik Ligue 1 2020-21 berdasarkan WhoScored

BERITA KEDUA TIM

Marseille: Jordan Amavi, Valentin Rongier, diragukan.
PSG: Juan Bernat, Ander Herrera, Keylor Navas cedera. Marco Veratti, Abdou Diallo positif Covid-19. Marquinhos, Colin Dagba diragukan.

PRAKIRAAN FORMASI
line up Marseille vs PSG

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Maurizio Sarri Ogah Gantikan Posisi Andre Villas-Boas

gamespool
Maurizio Sarri Ogah Gantikan Posisi Andre Villas-Boas 72

Football5star.com, Indonesia – Mantan pelatih Juventus, Maurizio Sarri, dikabarkan sudah menolak tawaran Olympique Marseille untuk menggantikan peran Andre Villas-Boas. Penolakan yang diberi Sarri membuat Les Olympiens harus mencari sosok lain yang bersedia ditunjuk sebagai pelatih kepala.

Maurizio Sarri saat ini memang sedang mencari klub baru setelah dipecar Juventus pada musim panas 2020 lalu. Menurut laporan Sky Sport, Sarri hanya bersedia menangani tim anyar pada musim panas 2021 mendatang.

Pelatih berumur 62 tahun itu merasa tak senang jika harus menangani klub baru di tengah musim. Ia pun diprediksi masih akan menunggu tawaran yang sesuai pada musim panas mendatang.

Maurizio Sarri - Juventus - Marseille - Andre Villas-Boas - Bleacher Report
Bleacher Report

Sarri bukanlah satu-satunya pelatih beken yang diincar Marseille. Les Olympiens dikabarkan saat ini sedang melakukan negosiasi dengan mantan taktisi Borussia Dortmund, Lucien Favre.

Marseille sedang berburu pelatih anyar setelah resmi memberhentikan Andre Villas-Boas pada Selasa (2/3) lalu. Pelatih asal Portugal itu diberhentikan karena mengajukan surat pengunduran diri.

Villas-Boas ingin mengundurkan diri dari Marseille karena tak puas dengan aktivitas klub di bursa transfer musim dingin. Villas-Boas dibuat berang karena Marseille tetap mendaratkan Olivier Ntcham dari raksasa Skotlandia, Celtic.

Tak cuma itu, performa buruk Villas-Boas dalam beberapa laga terakhir juga membuatnya sudah santer diberitakan bakal dipecat. Saat ini, Dimitri Payet cs terjebak di peringkat sembilan klasemen Liga Prancis setelah gagal memetik kemenangan dalam empat pertandingan terakhirnya.

Andre Villas-Boas Ucapkan Salam Perpisahan Kepada Suporter Marseille

gamespool
Andre Villas-Boas Ucapkan Salam Perpisahan Kepada Suporter Marseille 76

Football5star.com, Indonesia – Meskipun belum resmi hengkang, Andre Villas-Boas sudah mengucapkan salam perpisahannya kepada para suporter Olympique Marseille. Dalam pernyataannya, Villas-Boas mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para suporter.

Villas-Boas mengajukan surat pengunduran diri pada 2 Februari lalu. Pelatih asal Portugal itu memutuskan mundur setelah kelompok suporter Les Olympiens mengadakan unjuk rasa yang berujung pengrusakan.

Manajemen Marseille dibuat berang dengan pengunduran diri Villas-Boas. Mereka ogah menyetujui pengunduran diri Villlas-Boas. Les Olympiens malah memberikan hukuman skorsing kepada sang pelatih.

Andre Villas-Boas - Marseillle - France24
France24

“Saya ingin berterima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan yang selalu diberikan para suporter. Satu setengah tahun terakhir merupakan pengalaman yang penuh dengan keajaiban,” ujar Andre Villas-Boas dikutip dari Mercat OM.

“Tentu sangat disayangkan karena petualangan saya di sini berakhir dengan cara seperti ini. Tapi, sebenarnya saya sangat menyukai seluruh momen yang dihabiskan di sini. Saya merasakan besarnya cinta para suporter kepada Marseille.”

“Kini, saya memiliki perasaan cinta kepada Marseille yang sangat besar seperti para suporter. Saya akan selalu membela nilai-nilai yang dipegang para suporter,” sambung Villas-Boas.

Villas-Boas merapat ke Marseille pada musim panas 2019 lalu. Mantan pelatih Chelsea itu berhasil membawa Dimitri Payet cs ke posisi runner up Liga Prancis musim 2019-20. Namun, musim ini Villas-Boas gagal menunjukkan kinerja terbaik. Hingga pekan ke-23, Les Olympiens terjebak di peringkat sembilan klasemen.

Andre Villas-Boas Mundur, Olympique Marseille Bereaksi Keras

gamespool

Football5Star.com, Indonesia – Manajemen Olympique Marseille bereaksi keras terhadap langkah Andre Villas-Boas yang mengumumkan pengunduran diri secara sepihak. Pelatih asal Portugal itu dibebastugaskan dan akan menghadapi sanksi lanjutan.

Andre Villas-Boas, pelatih Marseille, secara mengejutkan mengumumkan pengunduran diri dari posisinya dalam konferensi pers yang digelar pada Selasa (2/2/2021). Dia secara khusus merasa tersinggung oleh perekrutan Olivier Ntcham yang tak melibatkan dirinya sebagai pelatih.

Beberapa jam setelah konferensi pers kontroversial itu, manajemen Marseille mengeluarkan pernyataan resmi. Intinya, sang pelatih dibebastugaskan dan akan ada prosedur lanjutan terkait kedisiplinan. Mereka menilai eks pelatih Zenit St. Petersburg itu telah mencoreng nama klub.

“Olympique Marseille mengumumkan proses disiplin terhadap Andre Villas-Boas. Putusan ini tak dapat dihindari setelah kejadian terbaru, tindakan buruk yang terus berulang, dan sikap yang menyakiti Olympique Marseille dan seluruh karyawan yang begitu berdedikasi,” urai manajemen Les Pocheens seperti dikutip Football5Star.com dari laman resmi klub.

Pada bagian akhir pernyataan resmi itu, pihak Marseille menekankan kemungkinan ada tindakan lanjutan yang akan diambil terhadap Villas-Boas. Mereka sepertinya tak mau berpisah secara baik-baik karena kadung tersinggung dan tersakiti.

“Kemungkinan saksi tambahan mungkin akan diambil untuk Andre Villas-Boas tergantung hasil proses penyelidikan,” ujar manajemen Les Pocheens.

Marseille Tangkis Serangan Villas-Boas

Secara khusus, manajemen Olympique Marseille memberikan pembelaan terhadap langkah perekrutan Ntcham yang dilakukan Direktur Sepak Bola Pablo Longoria. Mereka menilai serangan Villas-Boas terhadap Longoria sudah keterlaluan karena dilakukan di depan publik.

“Pernyataan yang dibuat hari ini pada konferensi pers terkait Pablo Longoria, manajer umum yang bertugas mengurusi sektor sepak bola, sungguh tak dapat diterima. Prestasi luar biasanya tak terbantahkan. Dia diterima oleh semua pihak pada bursa transfer musim dingin yang dinodai oleh krisis tak terduga ini,” urai pernyataan Marseille.

Pada bursa transfer musim dingin, Olympqiue Marseille mendatangkan tiga pemain. Mereka adalah Pol Lirola, Arkadiusz Milik, dan Olivier Ntcham. Nama terakhir direkrut untuk menggantikan Morgan Sanson yang hijrah ke Aston Villa.

Akan tetapi, perekrutan Ntcham lantas menyulut konflik. Andre Villas-Boas merasa tak tahu-menahu dan dilibatkan dalam perekrutan itu. Dia pun secara terang-terangan menyebut akan menolak rencana itu andai dikomunikasikan terlebih dahulu.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Bos Olympique Marseille Kecam Aksi Unjuk Rasa Suporter

gamespool
Bos Olympique Marseille Kecam Aksi Unjuk Rasa Suporter 81

Football5star.com, Indonesia – Pemilik Olympique Marseille, Frank McCourt, merasa kesal dengan unjuk rasa berujung aksi kekerasan yang ditunjukkan para suporter pada Sabtu (30/1) lalu. Ia berharap insiden seperti ini tak terulang di masa depan.

Di mata McCourt, Marseille selalu memprioritaskan keselamatan para staf dan pemain. Tak cuma itu, ia juga memaklumi perasaaan suporter yang merasa kesal dengan kebijakan para petinggi Les Olympiens.

“Tak ada hal yang lebih penting bagi kami selain keselamatan para pemain serta staf. Para suporter memang bisa mengutarakan perbedaan pendapat dengan manajemen klub. Tapi, kami tak ingin mentolelir aksi kekerasan ini,” tulis Frank McCourt dikutip football5star dari laman resmi klub.

Para suporter menggelar aksi unjuk rasa di fasilitas latihan Marseille, Commanderie dan memaksa ingin bertemu pemain serta staf pelatih Les Olympiens. Para suporter sempat menemui Steve Mandanda dan Alvaro Gonzalez.

Keduanya coba menenangkan para suporter yang sudah mulai melakukan aksi pengrusakan. Gonzalez mengalami nasib nahas karena upayanya menenangkan para suporter tak membuahkan hasil. Bahkan, beberapa barang pribadi milik Gonzalez dijarah sejumlah pihak.

Aksi kekerasan yang dialami Gonzalez membuat McCourt geram. Ia berjanji akan mencari oknum suporter yang menyerang Gonzalez yang bertanggung jawab dan menyerahkannya ke pihak kepolisian.

“Para suporter tentu sangat mencintai OM. Hal itu membuat saya harus bisa mengidentifikasi kelompok pencuri yang menyandang status suporter OM.”

“Kami akan bekerja sama dengan pihak kepolisian untuk mencari pihak-pihak yang bertanggung jawab atas aksi kekerasan ini. Mereka kemudian akan mendapat hukuman etimpal dan mempertanggungjawabkan aksinya di hadapan hukum yang berlaku,” ujar McCourt.

Satu Pemain Jadi Korban, Marseille Malah Sebut Pihak Klub Merugi Ribuan Euro

gamespool
Satu Pemain Jadi Korban, Marseille Malah Sebut Pihak Klub Merugi Ribuan Euro 84

Football5star.com, Indonesia – Aksi unjuk rasa dilakukan sekelompok ultras Marseille. Aksi unjuk rasa ini untuk menolak kebijakan presiden Jacques Henri Eyraud yang dianggap merugikan klub. Sebelumbya, Eyraud juga sempat menyinggung keberadaan para suporter yang dianggapnya sudah melampuai batas dengan menekan manajemen.

Dikutip Football5star.com dari CBS, Minggu (31/1/2021), ratusan ultras Marseille turun ke jalan melakukan aksi unjuk rasa di Stade Velodrome, beberapa jam sebelum laga Marseille vs Stade Rennais dihelat dalam lanjutan Ligue 1.

Sejumlah para pendukung kemudian menyerbu ke fasilitas latihan Commanderie untuk bertemu dengan para pemain dan staf pelatih. Aksi ini semakin memanas. Dua pemain Marseille, Steve Mandanda dan bek Spanyol, Alvaro Gonzalez mencoba bertemu para pengunjuk rasa.

Keduanya seperti dikutip dari laporan sejumlah media Prancis mencoba untuk menenangkan para suporter dan meminta untuk menghentikan aksi pengerusakan. Namun entah bagaimana kemudian konsisi malah semakin memanas.

Laporan dari Marca menyebutkan bahwa tak berselang lama saat kedua pemain itu berbicara dengan para suporter, Alvaro Gonzalez menjadi korban. Sejumlah barang pribadinya di ambil secara paksa oleh sejumlah orang.

Selain itu, Gonzalez juga dikabarkan terkena proyektir peluru. Belum ada informasi lanjutan mengapa Gonzalez bisa sampai terkena proyektir peluru. Namun bek berusia 30 tahun itu sendiri sudah mengatakan di akun Twitter pribadinya bahwa ia saat ini berada di kondisi baik-baik saja.

Pihak kepolisian dikabarkan sudah menangkap 25 orang yang dianggap melakukan aksi pengerusakan. Pihak Marseille juga sudah memberikan pernyataan resmi yang menyebut tindakan para suporter itu sama sekali tidak bisa diterima.

“Serangan yang tidak dapat diterima. Beberapa ratus orang dari kelompok Ultras mengakibatkan kami kehilangan beberapa ribu Euro karena aksi pengerusakan yang mereka lakukan,” bunyi pernyataan Marseille.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Gelandang Borussia Dortmund Dibidik Dua Tim Prancis

gamespool
Gelandang Borussia Dortmund Dibidik Dua Tim Prancis 88

Football5star.com, Indonesia – Minimnya menit bermain yang didapat Mahmoud Dahoud bersama Borussia Dortmund musim ini membuatnya dirumorkan bakal dilepas. Dua klub yang disebut siap menampung Dahoud adalah Olympique Marseille dan AS Monaco.

Menurut laporan Ruhr Nachrichten, Marseille dan Monaco sudah melakukan negosiasi dengan Dortmund untuk mengangkut Dahoud. Akan tetapi, Der BVB masih tak menganggap Marseille dan Monaco serius menginginkan Dahoud.

Semenjak merapat ke Dortmund pada 2017 lalu, Mahmoud Dahoud memang kesulitan mendapat menit bermain reguler. Selama tiga setengah tahun, pemain berumur 25 tahun itu cuma mampu mengoleksi 78 penampilan di semua kompetisi.

Mahmoud Dahoud - Dortmund - Marseille - AS Monaco - fearthewall. com
fearthewall.com

Kehadiran Axel Witsel, Emre Can, Thomas Delaney dan Jude Bellingham musim ini membuat Dahoud semakin jarang mendapatkan kepercayaan Lucien Favre maupun Edin Terzic.

Tak cuma itu, Dahoud juga sempat terlibat perselisihan dengan Terzic pada awal Januari 2021 lalu. Perselisihan ini terjadi karena Dahoud merasa tak puas dengan minimnya menit bermain yang ia dapat musim ini.

Menurut Ruhr Nachrichten, Dahoud tidak menghargai posisi Terzic sebagai pelatih kepala. Selain itu, Dahoud juga tidak memberikan kinerja terbaiknya di sesi latihan.

Dahoud sendiri dikabarkan sudah meminta maaf kepada Dortmund dan Terzic atas insiden tersebut. Namun, Terzic sudah tak lagi mempercayai Dahoud dan tak memasukkan nama sang pemain ke dalam daftar pemain dalam beberapa laga terakhir.

[better-ads type=’banner’ banner=’156435′ ]

Olympique Marseille Angkut Arkadiusz Milik dari Napoli

gamespool
Olympique Marseille Angkut Arkadiusz Milik dari Napoli 91

Football5star.com, Indonesia – Klub raksasa Prancis, Olympique Marseille, akhirnya menyelesaikan proses kepindahan Arkadiusz Milik dari Napoli pada Jumat (22/1) dinihari WIB. Ia akan mengenakan nomor punggung 19 bersama Les Olympiens.

Sebelum bergabung ke Marseille, Milik sempat menandatangani perpanjangan kontrak hingga musim panas 2022. Pemain asal Polandia itu merapat ke Marseille dengan status pinjaman selama 18 bulan.

Namun, status Milik akan menjadi permanen ketika Les Olympiens berhasil memetik poin pertamanya selepas kehadiran sang pemain. Mereka dikabarkan harus mengucurkan dana sebesar delapan juta Euro plus berbagai bonus senilai empat juta Euro.

Kontrak Milik bersama Napoli sejatinya akan berakhir pada musim panas 2021 mendatang. Akan tetapi, penyerang berumur 26 tahun itu menolak tawaran perpanjangan kontrak karena sudah ingin pergi dari Napoli pada bursa transfer musim panas 2022.

Namun, Milik gagal mendapat klub anyar pada bursa transfer lalu. Padahal, ia sempat masuk radar Juventus dan AS Roma. Kegagalan ini membuat status Milik bersama skuat utama I Partenopei sempat dibekukan selama enam bulan.

Hal tersebut sempat membuat posisi Milik bersama timnas Polandia terancam. Pasalnya, ia dipastikan tak akan mendapat tempat di skuat Euro 2020 apabila tak menjalani partai kompetitif di level klub pada musim 2020-21.

Arkadiusz Milik didatangkan Napoli dari Ajax dengan banderol 32 juta Euro pada 2016 lalu. Selama empat tahun bermain di Italia, ia berhasil mencetak 48 gol dari 112 penampilan di semua kompetisi.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

PSG vs Marseille: Mauro Icardi Beri Mauricio Pochettino Gelar Perdana

gamespool
PSG vs Marseille: Mauro Icardi Beri Mauricio Pochettino Gelar Perdana 95

Football5star.com, Indonesia – Trophee des Champions menjadi gelar pertama dalam karier Mauricio Pochettino. Keberhasilan ini didapat berkat performa gemilang Mauro Icardi pada partai PSG vs Marseille yang berakhir dengan skor 2-1 di Stade Bollaert-Delelis, Lens, pada Kamis (14/1) dinihari WIB.

PSG langsung mengambil inisiatif serangan di menit-menit awal. Peluang pertama Les Parisiens menjadi milik Mauro Icardi pada menit ke-18. Namun, sundulannya masih melebar dari gawang Steve Mandanda.

Pada menit ke-22, Mauro Icardi berhasil menjebol gawang Steve Mandanda setelah menyambar umpan Kylian Mbappe. Namun, gol ini dianulir karena Mbappe berada dalam posisi off-side. Tujuh menit berselang, giliran Mbappe yang berhasil menggetarkan gawang Marseille. Namun, gol ini kembali dianulir karena Mbappe berada dalam posisi off-side.

Usaha keras PSG akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-39 melalui aksi Icardi yang memaksimalkan kesalahan Mandanda. Di penghujung babak pertama, Icardi kembali mendapat peluang emas. Namun, kali ini sepakan kerasnya digagalkan mistar gawang Mandanda. Skor 1-0 bertahan hingga masa rehat.

Mauricio Pochettino - PSG vs Marseille - Trophee des Champions - Mauro Icardi - @psg_english
twitter.com/psg_english

Selepas turun minum, Marseille coba keluar menyerang dan menekan lini bertahanan PSG. Pada menit ke-53, Florian Thauvin mendapat peluang emas. Namun, sepakannya dari sudut sempit masih bisa diblok Keylor Navas.

Memasuki pertengahan babak pertama, PSG mampu keluar dari tekanan Marseille. Mereka pun sempat beberapa kali menebar ancaman ke gawang Marseille yang kini dikawal Yohann Pele.

Pada menit ke-84, PSG mendapat hadiah penalti setelah Icardi dilanggar Pele. Neymar yang maju sebagai algojo berhasil menjalankan tugasnya dengan baik dan membawa PSG unggul 2-0.

Lima menit berselang, Marseille berhasil memperkecil ketertinggalannya melalui Dimitri Payet yang menyambar umpan Florian Thauvin. Skor 2-1 tak berubah hingga wasit membubarkan pertandingan.

Kemenangan ini semakin menegaskan dominasi PSG di sepak bola Prancis. Les Parisiens kini berhasil merengkug gelar Trophee des Champions dalam delapan edisi terakhir.

SUSUNAN PEMAIN PSG VS MARSEILLE:

PSG:ย 1-Keylor Navas; 24-Alessandro Florenzi, 5-Marquinhos, 22-Abdou Diallo, 20-Layvin Kurzawa (3-Presnel Kimpembe 65′); 21-Ander Herrera (19-Pablo Sarabia 90′), 8-Leandro Paredes (15-Danilo Perreira 88′); 11-Angel di Maria (10-Neymar 65′), 6-Marco Verratti, 7-Kylian Mbappe; 9-Mauro Icardi (18-Moise Kean 88′)

Pelatih: Mauricio Pochettino

Marseille: 30-Steve Mandanda (16-Yohann Pele 46′); 2-Hiroki Sakai, 3-Alvaro Gonzalez, 15-Duje Caleta-Car, 25-Yuto Nagatomo (29-Pol Lirola 66′); 21-Valentin Rongier (28-Valere Germain 80′), 4-Boubacar Kamara, 22-Pape Gueye (8-Morgan Sanson 56′); 26-Florian Thauvin, 10-Dimitri Payet, 7-Nemanja Radonjic (9-Dario Benedetto 56′)

Pelatih: Andre Villas-Boas

Kartu Kuning: Mbappe 90′ – Radonjic 17′, Nagatomo 26′, Lirola 72′, Gonzalez 77′

Pulih Dari Cedera, Neymar Siap Main Lawan Marseille?

gamespool
Pulih Dari Cedera, Neymar Siap Main Lawan Marseille? 99

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Paris Saint-Germain (PSG), Mauricio Pochettino, memastikan bakal memasukkan Neymar ke dalam skuat untuk partai Trophee des Champions melawan Marseille. Namun, Pochettino masih belum tahu apakah Neymar akan bermain atau tidak.

Neymar mengalami cedera pergelangan kaki pada 14 Desember lalu. Kini, ia sudah dinyatakan pulih dan mulai bergabung ke sesi latihan PSG dalam beberapa hari terkahir.

“Neymar akan masuk skuat. Kami akan menentukan apakah dia akan bermain beberapa jam sebelum pertandingan,” ungkap Mauricio Pochettino dilansir laman resmi Les Parisiens.

Neymar - Marseille - PSG - Mauricio Pochettino - Daily Mail
Daily Mail

“Kylian Mbappe juga siap bermain karena berada dalam kondisi prima. Mengenai Neymar, saya akan mencari solusi baginya karena kami ingin tampil kompetitif di pertandingan nanti,” sambung Pochettino.

Tak cuma membicarakan soal Neymar, Pochettino juga menyinggung mengenai arti laga melawan Marseille. Bagi Pochettino, gelar Trophee des Champions hanyalah bonus. Ia akan lebih senang jika bisa mengalahkan Marseille.

“Kami semua tentu sangat memahami arti dari pertandingan ini. Partai ini bukan hanya mengenai gelar, hal terpenting adalah memetik kemenangan.”

“Tujuan kami adalah membuat para suporter merasa senang dan bahagia. Jika berhasil menang, maka kami akan membawa pulang trofi. Tapi, saya akan lebih senang dengan kemenangan atas Marseille ketimbang meraih trofi ini,” tutur Pochettino.

Partai Trophees des Champions melawan Marseille rencananya akan dihelat pada Kamis (14/1) mendatang. Laga ini bakal digelar di Stade Bollaert-Delelis, Lens.

Andre Villas-Boas Ternyata Tak Sepenuh Hati Latih Marseille

gamespool
Andre Villas-Boas Ternyata Tak Sepenuh Hati Latih Marseille 103

Football5star.com, Indonesia – Andre Villas-Boas kembali menjadi sorotan tajam setelah mengaku tak memiliki niat menangani Olympique Marseille pada musim 2020-21. Ia sebenarnya hanya ingin menangani Les Olympiens selama satu musim.

Villas-Boas menandatangani kontrak berdurasi dua tahun ketika ditunjuk menjadi pelatih kepala Marseille pada 2019 lalu. Kini, kontrak Villas-Boas sudah akan berakhir dan belum ada tanda-tanda bakal diperpanjang.

“Ketika datang ke Prancis, saya sebenarnya hanya ingin melatih Marseille selama satu tahun. Karena, saya sama sekali tak melihat adanya proyek jangka panjang di dunia sepak bola saat ini,” kata Andre Villas-Boas kepada O Jogo.

Andre Villas-Boas - Marseille - Foot01
Foot01

“Saya diwajibkan menandatangani kontrak berdurasi dua tahun karena adanya peraturan di Prancis yang bertujuan melindungi para pelatih.”

“Memperpanjang kontrak di sini merupakan sesuatu yang tidak saya sukai. Karena, saya akan kembali menandatangni kontrak berdurasi dua tahun,” sambung Villas-Boas.

Tak hanya itu, Villas-Boas juga mencibir sikap para petinggi Les Olympiens yang tidak menunjukkan adanya ambisi tinggi. Menurut Villas-Boas, para petinggi klub sudah salah menggunakan nama besar Marseille.

“Marseille memiliki nama terbaik di sepak bola Prancis dan seharusnya mendapat perlakuan yang lebih baik dari media setempat dan bisa memanfaatkan kekuatan tersebut.”

“Tapi, hal itu tidak terjadi karena tak adanya komunikasi yang jelas diantara para petinggi klub mengenai visi jangka panjang. Dewan direksi hanya fokus mengembalikan prestasi klub serta mematuhi aturan FFP,” cibir Villas-Boas.

Ikuti Kisah Lucas Ocampos, Sevilla Ingin Kembali Angkut Pemain Marseille

gamespool
Ikuti Kisah Lucas Ocampos, Sevilla Ingin Kembali Angkut Pemain Marseille 107

Football5star.com, Indonesia – Kesuksesan Lucas Ocampos membuat Sevilla dilaporkan siap kembali membajak pemain jebolan raksasa Prancis, Olympique Marseille. Kali ini, mereka mengarahkan bidikannya ke Florian Thauvin.

Kontrak Thauvin bersama Marseille akan habis pada musim panas 2021 mendatang. Hingga kini, pemain berumur 27 tahun itu masih belum juga sepakat dengan proposal kontrak anyar yang diberikan manajemen Les Olympiens.

Presiden Marseille, Jacques-Henri Eyraud sempat mengatakan bahwa Les Olympiens masih belum siap ditinggal Thauvin. Menurutnya, perpanjangan kontrak Thauvin menjadi prioritas utama saat ini.

Lucas Ocampos - Sevilla - Marseille - Florian Thauvin - ligue1. com
ligue1.com

“Perpanjangan kontrak Florian Thauvin merupakan prioritas utama kami. Wacana itu ada dalam rencana Pablo Longoria (direktur sepak bola). Saya ingin Thauvin bertahan karena dia merupakan pemain penting bagi kami,” kata Eyraud kepada L’Equipe.

Situasi kontrak ini siap dimanfaatkan Sevilla. Menurut laporan A Bola, mereka bakal melakukan pembicaraan pra-kontrak dengan perwakilan Thauvin pada Januari 2021 mendatang.

Jika pembicaraan tersebut lancar, maka Thauvin bakal merapat ke Sevilla pada musim panas mendatang. Di Andalusia, ia akan kembali bermain bersama Lucas Ocampos.

Thauvin dan Ocampos bermain bersama dalam 82 pertandingan bersama Marseille pada periode 2014 hingga 2019. Ketika itu, keduanya menjadi duet yang cukup ditakuti di Prancis dan sukses membawa Les Olympiens melaju ke final Liga Europa musim 2017-18.

Thauvin sendiri sudah menjadi pemain kunci Les Olympiens semenjak Januari 2016. Ia berhasil menyumbang 56 gol di ajang Ligue 1 dan menjadi anggota skuat timnas Prancis yang menjadi juara Piala Dunia.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Manchester City vs Marseille: The Citizens Menang Mudah di Etihad

gamespool
Manchester City vs Marseille: The Citizens Menang Mudah di Etihad 110

Football5Star.com, Indonesia – Pertandingan menarik tersaji pada pekan terakhir Grup C Liga Champions yang mempertemukan Manchester City vs Marseille. The Citizens menang 3-0.

City dapat kesempatan dapat kesempatan pertamanya pada menit ke-8 lewat tendangan dari Riyad Mahrez, tapi Steve Mandanda berhasil menyelamatkannya.

The Citizens kembali mendapat kesempatan pada menit ke-12, kali ini lewat tendangan penjuru Ilkay Guendogan. Tapi sundulan Aymeric Laporte melebar.

Marseille dapat peluang pertamanya pada menit ke-43 lewat Pape Gueye. Tapi kiper pelapis City, Zack Steffen berhasil mengamankannya.

Babak pertama berakhir dengan skor 0-0.

Babak kedua dimulai dengan gol dari Manchester City pada menit ke-48. Berawal dari blunder Valere Germain, membuat Ferran Torres satu lawan satu dengan kiper dan berhasil meceploskan bola ke gawang Mandanda.

Leonardo Balerdi dapat kesempatan menyamakan kedudukan pada menit ke-51, tapi tendangannya tipis melebar dari gawang Steffen.

Phil Foden dapat kesempatan pada menit ke-60 tapi tendangannya bisa diamankan Mandanda.

City cetak gol lagi pada menit ke-77. Lewat umpan corner, Nathan Ake berhasil menyundul bola, tapi ditepis oleh Mandanda. Bola liar jatuh ke kaki Sergio Aguero yang berhasil memasukkan bola.

Laga ditutup dengan gol ketiga dari City. Lagi-lagi berawal dari blunder pemain Marseille. Raheem Sterling berhasil memasukkan bola dengan mudah.

Laga Manchester City vs Marseille berakhir dengan skor 3-0.

Susunan Pemain Manchester City vs Marseille

Manchester City (4-3-3): 13-Zack Steffen; 2-Kyle Walker, 59-Eric Garcia, 14-Aymeric Laporte, 6-Nathan Ake; 8-Ilkay Guendogan, 47-Phil Foden, 25-Fernandinho; 26-Riyad Mahrez, 20-Bernardo Silva, 21-Ferran Torres.

Pelatih: Pep Guardiola.

Marseille (4-3-3): 30-Steve Mandanda; 2-Hiroki Sakai, 3-Alvaro Gonzalez, 5-Leonardo Balerdi, 25-Yuto Nagatomo; 8-Morgan Sanson, 4-Boubacar Kamara, 22-Pape Gueye; 26-Florian Thauvin, 28-Valere Germain, 10-Dimitri Payet.

Pelatih: Andre Villas-Boas.

[better-ads type=’banner’ banner=’156436′ ]

Prediksi Manchester City vs Marseille

cover Man.City vs Marseille
Prediksi Manchester City vs Marseille 118
ezgif.com crop
Prediksi Manchester City vs Marseille 119
PREDIKSI HASIL
Whoscored
Man City 1-0 Marseille
Predictz
Man City 3-1 Marseille
Forebet
Man City 2-0 Marseille
FOOTBALL5STAR
Man City 2-0 Marseille
Etihad Stadium, Kamis (10/12/2020) 03:00 WIB (SCTV/beINSport)

Football5Star.com, Indonesia – Prediksi Manchester City vs Marseille yang akan digelar di Etihad Stadium, Kamis (10/12/2020) dini hari WIB, tampak bakal milik tuan rumah. Meski sudah dipastikan melaju ke fase 16-besar, City jelas ingin jaga kesucian kandangnya dari Marseille.

Laga melawan Marseille memang tak akan mengubah nasib Manchester City. Namun, pasukan Pep Guardiola jelas ingin mengunci status juara grup plus menjaga kesucian kandangnya di Liga Champions musim ini. Terlebih, mereka dalam grafik yang menanjak setelah nyaris menyapu bersih empat laga terakhir dengan kemenangan. Ini jadi modal berharga mereka menjamu Marseille.

Sedang, Olympique Marseille meski dipastikan tak akan lolos, tetap tak bisa dianggap remeh. Mereka bisa saja bikin City terkejut demi mengejar peluang ke Liga Europa dengan finis di urutan ketiga Grup C. Apalagi, anak asuh Andre Villas-Boas itu juga tengah tampil apik setelah memenangi empat dari lima laga terakhir di semua kompetisi.

Maka dari itu, prediksi Man City vs Marseille meski tak menentukan, tetap bakalan seru. Mengingat masih bisa lolos ke babak 32-besar Liga Europa, Marseille jelas bakal mati-matian.

REKOR PERTEMUAN
head to head Manchester city vs Marseille
TREN PERFORMA
Lima laga terakhir Man.City vs Marseille
Prediksi Manchester City vs Marseille 120
ezgif.com crop
Prediksi Manchester City vs Marseille 121
STATISTIK MENARIK
  • Prediksi Manchester City vs Marseille bisa jadi milik tuan rumah. Karena faktanya City telah memenangkan dua dari empat pertandingan kandang lawan tim Ligue 1, lainnya 1 imbang, dan 1 kalah.
  • Man City juga tidak terkalahkan dalam sepuluh pertandingan kandang di Eropa (M9 D1).
  • Kemenangan 3-0 di markas Marseille mengakhiri rekor empat pertandingan tanpa kemenangan City melawan klub-klub Prancis (S1 K3).
  • Sebelum mengalahkan Olympiacos, Marseille tanpa kemenangan dalam 12 pertandingan Eropa, 11 di antaranya bahkan kalah.
  • Kemenangan 2-1 di markas Athletic Bilbao pada leg kedua babak 16 besar Liga Europa 2017/18 adalah satu-satunya kemenangan bagi Marseille dalam 15 pertandingan tandang Eropa terakhir (D5 L9).
  • Prediksi Man City vs Marseille tak berpihak ke tim tamu. Karena Marseille sendiri tanpa kemenangan dalam tujuh pertandingan terakhir melawan klub Inggris (D2 K5).
  • Marseille juga hanya mencatat satu kemenangan dalam 12 kunjungan ke Inggris.
 PELATIH
  • Meski pelatih pengalaman di Eropa, Pep Guardiola ternyata baru sekali bersua dengan Marseille. Itu terjadi saat timnya menang 3-0 di putaran pertama lalu.
  • Ini jua akan jadi pertemuan kedua Guardiola melawan pelatih Marseille, Andre Villas-Boas.
  • Villas-Boas sendiri sudah lima kali melawan Manchester City sebelumnya. Sekali saat di Chelsea, tiga kali bersama Spurs, dan sekali di Marseille.
  • Prediksi Man City vs Marseille bakalan seru karena Villas-Boas punya rekor tak terlalu bagus. Selain cuma meraih dua kemenangan dan tiga kekalahan, tim yang dibesutnya selalu kejebolan oleh City.

Wasit
  • Partai nanti akan dipimpin oleh Halil Umut Meler, didampingi oleh Mustafa Eyisoy, dan Cevdet Komurcuoglu. Ketiganya berasal dari Turki.
  • Prediksi Manchester City vs Marseille akan menarik. Karena Halil Meler belum pernah sekalipun mewasiti The Cityzens sebelumnya.
  • Demikian pula dengan Marseille yang baru nanti akan diwasitinya.
  • Prediksi Man City vs Marseille juga bakalan seru karena ternyata laga ini jadi kali pertama Halil Meler ditugaskan di partai Liga Champions.
PEMAIN KUNCI

Manchester City

Top Scorer: Ferran Torres (3)
Top Assist: Kevin De Bruyne (4)
Top Rating: Ferran Torres (7,46)

Marseille

Top Scorer: Dimitri Payet (2)
Top Assist:
Top Rating: Valentin Rogier (6,74)

*Statitik berdasar dari situs Whoscored.com di Liga Champions 2020-2021

BERITA KEDUA TIM
  • Man City: Sergio Aguero (diragukan)
  • Marseille: Nemanja Radonjic (cedera), Morgan Sanson (diragukan), Leonardo Balerdi (akumulasi).
PRAKIRAAN FORMASI
line up Man.City vs Marseille

[better-ads type=’banner’ banner=’156436′ ]