Patrick Vieira Tak Heran dengan Kekalahan Arsenal dari Brentford

Banner Gamespool Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Arsenal di pekan pertama Liga Inggris mengalami kekalahan 0-2 dari Brentford. Kekalahan ini membuat tim Meriam London tersebut mendapat kritik dan cibiran dari semua pihak.

Menurut mantan pemain Arsenal, Patrick Vieira, kekalahan dari Arsenal tidak terlalu mengejutkan dirinya. Meski begitu, Vieira menyebut bahwa mantan timnya tersebut akan mampu menemui ritme permainan yang bagus.

Mikel Arteta: Harusnya Laga Brentford vs Arsenal Ditunda

“Saya pikir mereka pergi ke lapangan dengan etos kerja yang sangat bagus, dengan banyak semangat dan itu tidak mengejutkan saya bahwa mereka menang melawan Arsenal. Mereka akan melakukannya dengan baik di Liga,” kata Vieira seperti dikutip Football5star.com dari Sky Sports, Sabtu (21/8/2021).

“Mereka terorganisir dengan baik. Mereka memainkan sepak bola, saya akan mengatakan itu cocok untuk mereka dan itu akan menjadi pertandingan yang sulit bagi kami,” tambahnya.

Mikel Arteta: Harusnya Laga Brentford vs Arsenal Ditunda

Patrick Vieira yang saat ini melatih di Crystal Palace lakoni laga Liga Inggris pekan pertama dengan hasil buruk. Palace dikalahkan Chelsea dengan skor tiga gol tanpa balas.

Menurut Vieira, semua pertandingan Liga Inggris memang tidak pernah mudah.

“Tapi saya pikir tim yang kami mainkan setelahnya akan sangat menantang bagi mereka. Dan seperti yang saya katakan sebelumnya, tidak ada pertandingan yang mudah di Liga Inggris,” ucapnya.

Arsenal Anggap Laga Brentford Harusnya Ditunda

Patrick Vieira Tak Heran dengan Kekalahan Arsenal dari Brentford

Mikel Arteta masih belum move on setelah kekalahan anak asunya di pekan pertama Liga Inggris melawan Brentford akhir pekan lalu. Mikel Arteta berdalih harusnya laga melawan Brentford ditunda.

Pertandingan melawan Brentford harusnya ditunda disebabkan angka penyebaran Covid-19 yang meninggi di Inggris.

Pada laga melawan Brentford, Arteta memang tak bisa memainkan pemain andalannya. Alexandre Lacazette, Alex Runarsson, Pierre-Emerick Aubameyang dan Willian absen disebabkan terpapar Covid-19.

“Ya, saya terkejut tetapi regulator memutuskan bahwa hal terbaik yang harus dilakukan adalah tetap bermain,” kata Mikel Arteta.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Patrick Vieira Halangi Wilfried Zaha Pindah ke Arsenal

Banner Gamespool Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Patrick Vieira, pelatih Crystal Palace menegaskan bahwa pemainnya, Wilfried Zaha tidak akan pindah di bursa transfer musim panas ini. Zaha beberapa waktu ke belakang dikaitkan dengan mantan klub Viera, Arsenal.

Dikutip Football5star.com dari Sky Sport, Kamis (5/8/2021), Patrick Vieira mengaku telah berbicara empat mata dengan Zaha. Menurut Vieira, pembicaraan dirinya dengan Zaha berlangsung dengan cukup baik.

Patrick Vieira - Crystal Palace - L'Equipe
L’Equipe

“Saya mengetahui tentang Wilfried Zaha dalam beberapa tahun terakhir namun saya sudah berbicara dengannya dan semuanya berlangsung cukup bagus,” kata Patrick Vieira.

Menurut Vieira, Zaha adalah pemain berbakat yang dimiliki Palace dan dirinya sudah tidak sabar untuk bisa bekerja sama dengan mantan pemain Manchester United tersebut.

“Saya sudah tidak sabar bekerjasama dengannya. Dia salah satu pemain berbakat di liga ini dan kami tidak ingin kehilangan salah satu pemain terbaik kami,” ungkap Vieira.

Beberapa waktu terakhir, Zaha dikaitkan dengan Arsenal. Zaha sendiri sempat mengatakan bahwa dirinya memiliki impian untuk bisa tampil di tim papan atas dan meraih banyak gelar.

“Saya merasa dapat memiliki kesempatan lain di tim papan atas, karena impian saya adalah memenangkan banyak gelar,” kata Zaha

Pada April lalu, Crystal Palace resmi menunjuk mantan pemain Arsenal . Vieira dikontrak Palace dengan jangka waktu tiga tahun tepatnya hingga 2024.

“Saya sangat senang memiliki kesempatan ini untuk kembali ke Liga Inggris, dan mengelola klub sepakbola yang hebat ini, saat kami memulai babak baru bersama,” kata Vieira.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Bangganya Patrick Vieira Kembali ke Premier League Sebagai Pelatih

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Patrick Vieira akhirnya kembali berkarier di Premier League. Dia baru saja ditunjuk sebagai pelatih baru Crystal Palace.

Bisa kembali ke kompetisi yang telah membesarkan namanya membuat Patrick Vieira bangga. Apalagi dipercaya sebagai pelatih salah satu klub bersejarah seperti Crystal Palace.

“Saya sangat bangga punya kesempatan untuk kembali ke Premier League dan melatih klub sepak bola yang hebat ini. Kami siap untuk memulai babak baru bersama. Ini adalah proyek yang sangat menarik. Klub punya ambisi dan rencana yang hebat,” ujar Vieira di laman resmi klub, Minggu (4/7/2021).

“Klub ini punya fondasi yang fantastis setelah bertahun-tahun di Premier League dan saya berharap kami bisa membuat peningkatan yang lebih bagus dan terus mendorong klub untuk maju,” sambung legenda Arsenal.

Patrick Vieira punya tugas berat di Crystal Palace. Dia dituntut memperbaiki prestasi klub yang musim lalu tertahan di peringkat ke-14.

Punya catatan bagus kala menukangi OGC Nice, legenda Prancis cukup yakin dengan kansnya. Tapi dia juga mengharapkan dukungan fan The Eagles untuk mencapai target itu.

“Saya sangat bersemangat untuk merasakan atmosfer yang selalu dibuat para pendukung di Selhurst Park dan saat pertandingan tandang,” imbuhnya.

“Saya tahu betapa pentingnya dukungan mereka untuk tim. Saya dan pemain butuh mereka untuk membuat klub ini menjadi lebih baik,” tutup Patrick Vieira.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

BREAKING! Legenda Arsenal Jadi Nakhoda Baru Crystal Palace

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Crystal Palace akhirnya mendapatkan pengganti Roy Hudgson. Mereka baru saja menunjuk legenda Arsenal, Patrick Vieira, sebagai nakhoda baru.

Patrick Vieira akan dikontrak untuk tiga musim ke depan. Walau berstatus sebagai legenda Arsenal, ini pertama kalinya di melatih klub Premier League.

Sebelumnya ia adalah pelatih klub Amerika Serikat, New York City FC, dan klub Prancis, Nice. Pengalaman di dua klub tersebut turut meyakinkan pemilik Palace, Steve Parish, untuk menggaetnya.

“Saya senang dan gembira bahwa Patrick telah setuju bergabung dengan kami sebagai pelatih. Dia punya pengalaman yang bagus bersama New York City FC dan Nice yang dia bawa ke Liga Europa,” demikian pernyataan Parish di laman resmi klub, Minggu (4/7/2021).

“Kami punya banyak hal yang harus dipersiapkan dalam beberapa minggu ke depan dan saya berharap bisa bekerja sama dengan Patrick dalam mendatangkan beberapa pemain baru untuk membantu kami menjalani musim depan,” ia menambahkan.

Premier League adalah kompetisi yang sudah sangat dikenal Vieira. Selain membela Arsenal selama sembilan musim, dia juga pernah memperkuat Manchester City dan pensiun di sana pada 2011 silam.

Di Manchester City pula pria 45 tahun mengawali karier sebagai pelatih. Dia pernah menangani tim U-21 City selama dua musim.

Tangan dingin Patrick Vieira baru terasah ketika menukangi Nice 2018 lalu. Dia sukses membawa klub menembus Liga Europa.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Legenda Arsenal Sepakat Gabung Crystal Palace

gamespool
Legenda Arsenal Sepakat Gabung Crystal Palace 16

Football5star.com, Indonesia – Mantan kapten Arsenal, Patrick Vieira, dilaporkan sudah mencapai kesepakatan untuk menangani Crystal Palace pada musim 2021-22 mendatang. Menurut laporan The Athletic, Vieira akan diresmikan dalam beberapa hari ke depan.

Vieira merupakan pelatih kedua yang dilaporkan sudah mencapai kesepakatan dengan Crystal Palace dalam dua pekan terakhir. Pekan lalu, The Eagles dilaporkan sudah mencapai kesepakatan dengan mantan pelatih Borussia Dortmund, Lucien Favre.

Favre memang dilaporkan sudah tinggal menandatangani kontrak bersama Palace. Akan tetapi, Favre tiba-tiba berubah pikiran dan Palace mulai mendekati Vieira.

Patrick Vieira - Crystal Palace - L'Equipe
L’Equipe

Selain Vieira dan Favre, Palace juga sempat menjalin kontak dengan sejumlah pelatih untuk menjadi suksesor Roy Hodgson. Sejumlah nama yang sempat dikaitkan dengan The Eagles adalah Frank Lampard dan Nuno Espirito Santo.

Vieira sedang menganggur setelah didepak OGC Nice pada Desember 2020 lalu. Ketika itu, Vieira dipecat karena Les Aiglons menelan lima kekalahan beruntun. Sebelum didepak, Vieira memiliki rekor yang cukup baik. Ia berhasil membawa Nice finis di posisi tujuh pada musim 2018-19.

Semusim berselang, Vieira menunjukkan performa yang lebih baik. Ia sukses membawa Nice finis di posisi kelima dan melaju ke Liga Europa.

Sebelum menangani Nice, Vieira sempat menjadi pelatih tim muda Manchester City pada periode 2013 hingga 2015. Setelah itu, Vieira sempat menangani New York City FC selama dua setengah tahun.

Di Amerika Serikat, Vieira menunjukkan performa yang cukup menjanjikan. Ia sukses mempersembahkan 40 kemenangan dari 90 pertandingan di semua kompetisi.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Italia Tampil Impresif, Patrick Vieira Belum Terkesan

gamespool
Italia Tampil Impresif, Patrick Vieira Belum Terkesan 20

Football5Star.com, Indonesia – Legenda Prancis, Patrick Vieira, tak terlalu terkesan dengan performa Italia dalam dua laga pertamanya di Euro 2020. Menurut Vieira, Italia “kekurangan intensitas, tenaga dan kecepatan.”

Italia tampil luar biasa dalam dua laga pertama mereka di Euro 2020 melawan Turki dan Swiss. Azzurri berhasil menang dengan skor 3-0 di kedua laga itu dan membuat mereka berhasil lolos ke babak 16 besar dengan menyisakan satu laga.

Euro 2020 - Italia -- The Athletic
The Athletic

Padahal sebelumnya, Italia tak pernah mencetak lebih dari dua gol dalam sejarah mereka di Euro. Lebih hebatnya lagi, bukan hanya mereka mencetak 6 gol dan mencatatkan clean sheet di dua laga itu, Gigio Donnarumma bahkan hanya menerima satu tendangan ke gawang sejauh ini.

Kemenangan itu juga membuat Italia tak terkalahkan dalam 29 pertandingan terakhir, dan menang 10 laga beruntun tanpa kebobolan. Tapi, fakta-fakta itu sama sekali tak membuat Patrick Vieira terkesan.

“Saya pikir dua pertandingan pertama yang mereka mainkan adalah dua pertandingan yang mudah. Tentu saja… Anda harus (mengalahkan) apa yang ada di depan Anda, tapi saya masih ragu mereka bisa sampai akhir,” kata Vieira seperti dikutip Football5Star.com dari ITV.

Patrick Vieira melanjutkan, “Saya percaya bahwa mereka kurang intensitas, kurang tenaga, kecepatan, bahkan lebih berbahaya ke depan, jadi saya masih akan menunggu. Saya pikir masih terlalu dini untuk mempertimbangkan Italia, bahwa mereka bisa melaju sampai akhir.”

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Pendiri Spotify akan Gandeng 3 Legenda demi Beli Arsenal

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Pendiri Spotify, Daniel Ek, sepertinya tidak membual soal keinginannya membeli Arsenal. Kabar terbaru menyebutkan jika dirinya akan menggandeng tiga legenda klub.

Tiga legenda yang dimaksud adalah Thierry Henry, Dennis Bergkamp, serta Patrick Vieira. Tiga nama tersebut sangat berjasa dalam kesuksesan Arsenal. Mereka juga termasuk dalam skuat invincible 2003 silam.

Keikutsertaan tiga legenda itu diyakini akan melanggengkan jalan Daniel Ek untuk mengakuisisi The Gunners. Apalagi mereka selama ini sangat dicintai fan.

thierry henry patrick evra dennis bergkamp dailymail
dailymail.co.uk

The Telegraph melaporkan jika pengusaha sukses Swedia itu akan menemui ketiganya dalam waktu dekat. Pertemuan dimaksudkan untuk membahas soal perencanaan dan strategi apa yang akan diambil setelah sang pendiri spotify mengambil alih klub dari Stan Kroenke.

Kabar lain juga menyebut jika nantinya Thierry Henry, Dennis Bergkamp, dan Patrick Vieira, akan kembali ke London Utara. Mereka akan menempati posisi-posisi strategis jika Daniel Ek menjadi pemilik baru.

Nama pendiri Spotify itu pertama kali muncul saat ribuan fan Arsenal berdemo ke stadion Emirates beberapa hari lalu. Mereka menuntut Stan Kroenke segera menjual klub peraih 13 trofi Liga Inggris.

Ketika situasi di stadion Emirates memanas, Daniel Ek muncul di Twitter dengan membawa harapan. Mengaku sebagai fan Arsenal sejak kecil, dia menyatakan akan dengan senang hati mengambil alih The Gunners dari tangan Stan Kroenke.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Tersingkir dari Liga Europa, Patrick Vieira Dipecat Nice

gamespool
Tersingkir dari Liga Europa, Patrick Vieira Dipecat Nice 26

Football5star.com, Indonesia – Legenda Arsenal, Patrick Vieira, resmi didepak dari posisinya sebagai pelatih kepala OGC Nice pada Jumat (4/12) pagi waktu setempat. Keputusan tersebut diambil setelah Les Aiglons dipastikan gagal melaju ke babak 32 besar Liga Europa.

Nice gagal melaju ke babak gugur Liga Europa setelah menelan kekalahan dari Bayern Leverkusen di Stadion Allianz Rivieira pada Jumat (4/12) dinihari WIB. Tak hanya tampil buruk di Eropa, Les Aiglons juga gagal menunjukkan performa terbaik di Liga Prancis.

“Dalam pertemuan yang dilakukan selepas laga melawan Bayer Leverkusen, dewan direksi Nice memutuskan untuk tak melanjutkan kerja sama dengan Patrick Vieira,” tulis pernyataan Les Aiglons.

“Selama dua setengah tahun terakhir, Vieira sudah menunjukkan hati yang besar serta profesionalitas bersama Nice,” sambung pernyataan tersebut.

Posisi Vieira untuk sementara akan digantikan oleh asistennya, Adrien Ursea. Pria berumur 53 tahun itu akan mengemban jabatan sebagai pelatih interim hingga Nice menemukan sosok pengganti Vieira.

Les Aiglons menunjuk Vieira pada 2018 lalu untuk menggantikan posisi Lucien Favre yang hengkang ke Borussia Dortmund. Di musim pertamanya, Vieira berhasil membawa Nice finis di peringkat tujuh klasemen Liga Prancis.

Musim ini, Vieira gagal mempersembahkan performa terbaiknya. Pasalnya, ia hanya mampu membawa Kasper Dolberg cs meraih enam kemenangan dari 16 pertandingan. Mereka kini duduk di peringkat 11 klasemen Liga Prancis setelah akhir pekan lalu menelan kekalahan mengejutkan dari tim papan bawah, Dijon.

Legenda Arsenal Sebut Thomas Partey seperti Patrick Vieira

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Thomas Partey akhirnya bermain selama 90 menit saat Arsenal menghadapi Rapid Wien di Liga Europa, Jumat (23/10/2020) dinihari WIB. Performanya langsung dipuja legenda klub, Martin Keown.

Laga dinihari tadi memang bukan debut untuk Thomas Partey. Tapi ini adalah pertama kalinya ia main sebagai starter setelah pada kesempatan pertama hanya bertindak sebagai pengganti.

Bagi Martin Keown, apa yang ditunjukkan sang gelandang di lapangan benar-benar luar biasa. Bahkan dia tidak ragu menyebut Partey seperti Patrick Vieira.

martin keown patrick vieira sport

“Saya pikir Anda tahu ketika Anda melihat seorang pemain langsung memberikan sentuhan berkelas seperti itu. permainannya sangat halus, dia benar-benar berkelas dan ada di mana-mana,” ujar Keown seperti dikutip Football5star dari BT Sports, Jumat (23/10/2020).

“Di sinilah dia terlihat seperti Patrick Vieira bagi saya. Saat dia memegang bola dan membuat sesuatu di lapangan, itu benar-benar mirip,” ia menambahkan.

Pada laga di Austria dinihari tadi, pemain yang digaet dari Atletico Madrid membantu Meriam London menang 2-1 atas Rapid Wien. Sempat tertinggal lebih dulu, tim tamu mampu membalikkan keadaan melalui gol David Luiz dan Pierre-Emerick Aubameyang pada babak kedua.

Adapun penampilan Thomas Partey sangat memuaskan. Kerja samanya dengan Mohamed Elneny benar-benar membuat lini tengah Arsenal kokoh.  Dengan penampilan seperti itu, bukan tidak mungkin dia akan kembali dipercaya sebagai starter saat The Gunners menjamu Leicester City akhir pekan ini.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Nostalgia Hari Ini: Debut Patrick Vieira di Arsenal

gamespool
Nostalgia Hari Ini: Debut Patrick Vieira di Arsenal 35

Football5Star.com, Indonesia – Pada hari ini, 16 September, 24 tahun yang lalu, seorang pemain muda berusia 20 tahun kelahiran Senegal memulai perjalanan kariernya di Arsenal. Pemain itu adalah Patrick Vieira.

Vieira sudah menunjukkan bakatnya sejak bermain di klub pertamanya, Cannes di usia 16 tahun. Dia sudah menjadi pemain utama di usia 17 tahun. Vieira pindah ke AC Milan pada 1995, tapi hanya bermain 2 kali untuk tim utama.

Barulah Arsenal merekrutnya pada Agustus 1996 dengan harga 3,5 juta pounds, 2 hari setelah pelatih Bruce Rioch dipecat. Saat itu The Gunners sedang bernegosiasi untuk mendatangkan pelatih baru, Arsene Wenger.

Nostalgia Hari Ini Debut Patrick Vieira di Arsenal
@Copa90

Namun, Vieira baru menjalani debutnya pada matchday ke-6 pada 16 September, melawan Sheffield Wednesday. Arsenal saat itu tertinggal pada menit ke-25 lewat gol dari Andy Booth. 3 menit setelah itu, Ray Parlour mengalami cedera dan langsung digantikan oleh Vieira.

Debut Vieira langsung berbuah manis, Arsenal berhasil mengontrol penguasaan bola selama 15 menit sisa babak pertama dan mendominasi babak kedua. The Gunners akhirnya berhasil comeback lewat gol dari David Platt dan hattrick dari Ian Wright.

Setelah itu, Vieira langsung menjadi pilihan utama Arsene Wenger, yang baru melatih pada Oktober karena harus memutus kontrak dengan klub lamanya, Nagoya Grampus. Tak butuh waktu lama untuk pemain kelahiran Dakar, Senegal, itu mendapat pujian dari rekan-rekannya yang lebih senior.

arsene wenger and patrick vieira
livedoor.com

“Sudah sejak lama kami memiliki pemain tengah yang melihat penyerang lari terlebih dahulu lalu melihat opsi lain. Dia membuat umpan luar biasa ke depan dan berhasil mencapai saya beberapa kali,” ucap Ian Wright, 2 bulan setelah Vieira menjalani debutnya.

Vieira akhirnya mencetak gol pertamanya pada 8 Desember melawan Derby County. Pada musim itu, Arsenal finis di posisi ketiga klasemen Premier League.

Karier Setelah Musim Debutnya

Musim selanjutnya adalah musim yang luar biasa bagi Vieira dan Arsenal. Mereka berhasil meraih double dengan memenangkan Premier League dan Piala FA. Vieira bermain 46 kali dan mencetak 2 gol di semua kompetisi.

Gilberto Silva jadi partner ideal Patrick Vieira di skuat The Invincibles Arsenal.
@GilbertoSilva

Patrick Vieira menjadi kapten Arsenal pada 2002 setelah Tony Adams memutuskan pensiun. Dia menjadi kapten yang memimpin The Gunners menjalani musim terbaiknya dalam sejarah sepak bola Inggris. Ya, pada musim 2003-04, Arsenal menjadi juara Premier League dengan status invincible alias tak terkalahkan.

Total bersama Arsenal dia meraih 9 trofi termasuk 3 gelar Premier League. Vieira kembali ke Italia dengan memperkuat Juventus pada 2005 dan pindah ke Inter Milan pada musim selanjutnya. Dia mengakhiri kariernya di Manchester City pada 2011.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Patrick Vieira Tak Menyesal Gagal Melatih Arsenal

Banner LFS Baru

Football5star.com, Indonesia – Mantan pemain dan kapten Arsenal Patrick Vieira mengatakan bahwa tim Meriam London tersebut sebelum menetapkan Mikel Arteta sebagai pelatih kepala tak pernah menghubunginya.

Vieira seperti dikutip Football5star.com dari daily mail, Senin (23/12/2019) menyebut bahwa namanya hanya masuk rumor pengganti Emery namun tak ada satu pun manajemen yang menghubunginya.

Vieira Parlour

Meski gagal melatih mantan timnya tersebut, Vieira mengaku tidak menyesal. Ia malah senang masih bisa bertahan untuk melatih Nice di Ligue 1.

“Nama saya hanya masuk rumor namun tidak ada yang menghubungi dan yang terpenting saya juga terikat kontrak dengan Nice,” kata Vieira.

“Saya senang berada di sini. Saya sudah tahu sejak saya tiba di sini bahwa klub ini memiliki visi ke depan yang baik. Saya tidak punya niat untuk pergi ke klub lain,” ucap mantan penggawa timnas Prancis tersebut.

Nama Vieira memang salah satu kandidat yang ramai dirumorkan akan menjadi pengganti Unai Emery sebagai pelatih Arsenal. Bahkan saat Freddie Ljungberg jadi pelatih sementara, Vieira tetap masuk dalam daftar pelatih yang layak tim Meriam London tersebut.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Patrick Vieira Angkat Tangan jika Diminta Melatih Arsenal

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Nice yang juga salah satu calon pelatih di Arsenal Patrick Vieira mengaku bahwa dirinya belum siap betul untuk melatih mantan timnya tersebut.

“Ada banyak hal yang tidak bisa kontrol (jika melatih Arsenal), Saya tidak mau mengatakan apa-apa soal rumor tersebut,” kata Vieira seperti dikutip Football5star.com dari Goal, Minggu (1/12/2019).

“Melatih Arsenal adalah salah satu pekerjaan yang sangat rumit. Saya menyadari hal itu. Sedih rasanya jika Arsenal harus kehilangan Emery,” tambahnya.

Vieira
getty images

Lebih jauh, Vieira malah merasa dirinya bakal bisa bernasib seperti Emery jika nantinya melatih Arsenal. Hal tersebut yang membuat dirinya cukup ragu untuk melatih tim Meriam London tersebut.

“Hari ini Emery, besok mungkin saya, namun begitu memilih untuk melatih Arsenal, artinya Anda harus siap pada keputusan pahit seperti pemecatan,” tutup Vieira.

Padahal dukungan agar Vieira melatih Pierre-Emerick Aubameyang cs disarankan rekannya di timnas Prancis dan Arsenal, Emmanuel Petit. Menurut Petit, Vieira memiliki kapasitas untuk melatih mantan klubnya tersebut.

“Memang banyak kandidat pelatih lain yang cocok. Tapi saya lebih senang melihat Vieira di bangku cadangan. Ia sudah melatih selama beberapa tahun dan apa yang ia lakukan dengan pemain muda Nice sangat bagus,” kata Petit.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Patrick Vieira Dianggap Layak Melatih Arsenal

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Mantan kapten dan pemain tengah Arsenal Patrick Vieira dianggap layak untuk melatih tim Meriam London itu sepeninggal Unai Emery.

Dukungan agar Vieira melatih Pierre-Emerick Aubameyang cs disarankan rekannya di timnas Prancis dan Arsenal, Emmanuel Petit. Menurut Petit, Vieira memiliki kapasitas untuk melatih mantan klubnya tersebut.

Patrick Vieira-Mario Balotelli-Nice
@ogcnice

“Memang banyak kandidat pelatih lain yang cocok. Tapi saya lebih senang melihat Vieira di bangku cadangan. Ia sudah melatih selama beberapa tahun dan apa yang ia lakukan dengan pemain muda Nice sangat bagus,” kata Petit seperti dikutip Football5star.com dari Sky Sports, Sabtu (30/11/2019).

“Selain itu yang terpenting saat ini ialah mendapatkan kembali kepercayaan dari publik. Dalam hal semangat dan nilai klub, Vieira mampu melakukan itu,” tambahnya.

Menurut Petit, Arsenal saat ini memang seperti kehilangan gairah dan nilai klub. Masalah tersebut yang harus menjadi fokus pelatih Arsenal berikutnya.

“Kami kehilangan itu semua. Saya pikir beberapa orang menyesal saat Arsene Wenger pergi, tapi kami bisa mendapatkan itu kembali dari Vieira,” kata Petit.

Soal calon pelatih lain seperti Nuno Espirito ataupun Mikel Arteta, Petit menyebut keduanya juga memiliki kapasitas dan kualitas untuk melatih tim Meriam London.

“Saya sangat terkesan dengan apa yang dilakukan Nuno di Wolves. Kemajuan mereka sempurna. Adapaun Mikel Arteta juga memiliki hal yang bagus, apalagi dia bersama Pep Guardiola,” tutup Petit.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Patrick Vieira: Tolong Hargai dan Pahami Perasaan Granit Xhaka!

Banner live dan podcast baru

Football5Star.com, Indonesia – Rentetan kejadian tak mengenakkan yang dialami Granit Xhaka, gelandang Arsenal, membuat Patrick Vieira prihatin. Eks kapten The Gunners itu menilai seharusnya para fan menunjukkan respek lebih besar kepada sang pemain.

Masa depan Granit Xhaka kian kelam di Arsenal. Setelah insiden dengan fan The Gunners, dia didemosi oleh manajer Unai Emery. Ban kapten dicopot dari lengannya dan diserahkan kepada striker Pierre-Emerick Aubameyang. Setelah insiden itu pun, dia belum lagi dimainkan. Rumor yang beredar menyebutkan dirinya kemungkinan hengkang pada Januari 2020.

Insiden itu tak luput dari perhatian Patrick Vieira yang kini melatih OGC Nice. “Saya betul-betul prihatin karena dia adalah kapten dan dia tengah berada pada masa sulit, sangat sulit, di Arsenal,” urai dia seperti dikutip Football5Star.com dari Sky Sports.

Nasib buruk yang dialami Granix Xhaka di Arsenal saat ini membuat Patrick Vieira sangat prihatin.
metro.co.uk

Pria asal Prancis itu menambahkan, “Saya pikir kita harus membuka memori dan ingat bahwa dia telah meraih dan melakukan banyak hal sejak berada di Arsenal. Dia pantas mendapatkan banyak respek.”

Soal perilaku negatif yang ditunjukkan Granit Xhaka dengan melempar kostum saat menanggapi hujatan fan, Patrick Vieira menilai itu manusiawi. Menurut dia, itu tak lebih dari bentuk rasa frustrasi yang melingkupi diri pemain timnas Swiss tersebut.

“Jika Anda seorang pemain dan tak tampil seperti yang Anda harapkan, Anda akan frustrasi pada diri sendiri. Kadang kala, Anda bereaksi dengan mengatakan atau melakukan hal yang kemudian anda sesali,” kata Parick Vieira lagi. “Saya begitu heran melihat begitu banyak mantan pesepak bola menyerang dia.”

Lebih jauh, Patrick Vieira meyakini insiden yang dialami saat ini tak akan meruntuhkan Granit Xhaka. Dia percaya sang pemain akan bangkit dan memetik banyak pelajaran.

“Saya tahu betapa bagusnya dia dan dia akan melewati masa sulit ini karena dia adalah orang yang kuat. Dia pemain bagus dan dia akan menunjukkan betapa bagusnya dia,” ucap pria yang sempat memperkuat AC Milan pada awal-awal kariernya itu.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Vieira Berharap Arsene Wenger Tak Lagi Menganggur

Football5star.com, Indonesia – Patrick Vieira berharap Arsene Wenger tidak lagi menganggur dan kembali melatih. Menurutnya, mantan pelatih Arsenal itu merupakan sosok yang memiliki gairah besar dalam sepak bola.

Arsene Wenger merupakan pelatih yang belum kembali menjalani profesinya setelah berpisah dengan Arsenal. Wenger akhirnya berpisah dengan tim berjulukan The Gunners setelah melatih klub tersebut lebih dari dua dekade.

Namun, baru-baru ini Wenger diperkirakan akan kembali menjadi juru taktik. Pekan lalu, ia menyatakan terbuka untuk melakukan negosiasi dengan Bayern Munich.

Patrick Vieira arsenal
Zimbio.com

Kemudian, ia mengklarifikasi bahwa tidak akan menjadi suksesor Karl-Heinz Rummenigge, Senin (11/11/2019). Kendati demikian, pelatih Nice, Patrick Vieira, menyatakan harapannya agar pelatih berusia 70 tahun bisa mendapatkan klub baru.

“Saya ingin melihatnya melatih lagi. Arsene punya hasrat besar dalam sepak bola,” kata Patrick Vieira dikutip Football5star.com dari Bein Sports.

“Saya tidak pernah bertemu pelatih yang menghabiskan banyak waktu menonton pertandingan sepak bola. Menganalisis lawan tanding dan berbicara soal sepak bola,” ujarnya.

“Seperti itulah gairah dan kehidupannya. Jadi, Saya berharap ia bisa mendapatkan klub lain untuk dilatih. Jika tidak berhasil bersama Bayern Munich, mungkin bersama klub lain,” tutur Vieira.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Mengganti Unai Emery Tidak Memperbaiki Masalah Arsenal?

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Mantan kapten Arsenal, Patrick Vieira, berharap Arsenal bisa lebih bersatu agar dapat keluar dari masa sulit. Ia juga menilai opsi mengganti pelatih bukan jalan keluar dan akan memperbaiki masalah mereka.

Masa sulit yang dialami Arsenal membuat tekanan terhadap Unai Emery semakin membesar. Terutama setelah kembali mengalami kekalahan 0-2 melawan Leicester City akhir pekan lalu.

Dalam 12 laga sejauh ini, tim berjulukan The Gunners terpaut 8 poin dari Manchester City di posisi keempat klasemen. Selain itu, mereka juga hanya mampu menuai satu kemenangan dalam 7 pertandingan terakhir di semua kompetisi.

Unai Emery - Arsenal - Football5star.com
Gettyimages.com

Jajaran manajemen Arsenal diyakini masih mendukung Emery. Kendati demikian, terjadi kontroversi di level suporter The Gunners yang menginginkan perubahan pelatih. Alasannya, demi menyelamatkan musim mereka.

Patrick Vieire yang memiliki keterikatan kuat dengan The Gunners, memberikan opininya mengenai situasi di Stadion Emirates. Ia menyuarakan agar semua elemen terkait di Arsenal agar bersatu agar Pierre-Emerick Aubameyang mampu keluar dari masa sulit.

“Benar, Arsenal sedang mengalami masa sulit. Namun, saya tidak menonton semua pertandingan mereka, jadi saya tidak bisa berbicara soal permainan mereka,” kata Viera dikutip Football5star.com dari Goal.

“Mereka memiliki pelatih berkualitas yang bekerja dengan baik. Ketika klub mengalami masa sulit, penting untuk lebih bersatu. Saya pikir ia memiliki cukup pengalaman untuk membawa Arsenal keluar dari masa sulit,” ujarnya.

“Arsenal perlu mendukungnya dan memberinya waktu untuk melakukan perubahan. Saya tidak yakin perubahan pelatih akan memperbaiki masalah,” ucap Vieira.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Vieira Ungkap Hasrat Jadi Pelatih Arsenal

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Patrick Vieira mengekspresikan hasratnya untuk menjadi pelatih Arsenal suatu saat nanti. Sebagai pelatih, ia tentu memiliki ambisi mencapai level tertinggi dalam sepak bola.

Patrick Vieira mantan pemain yang pernah menjadi ikon di Arsenal. Total ia telah memainkan 275 laga dan mengantarkan tim berjulukan The Gunners memenangi tiga gelar Liga Inggris dan Piala FA.

Ketika masih bermain, Vieira merupakan sosok yang memiliki jiwa kepimimpinan menonjol. Karakternya itu pun menuntunnya melanjutkan karier sebagai pelatih.

Patrick Vieira arsenal
Zimbio.com

Ia mengawali perjalanan karier sebagai pelatih di Manchester City. Yakni dengan menangani tim muda Man City.

Kemudian, ia melanjutkan kiprah dengan menukangi New York City FC. Sebelum, akhirnya sekarang menjadi pelatih di OGC Nice.

Perlahan, karier Patrick Vieira terus mengalami peningkatan. Ia bahkan meningkatkan ambisi untuk kembali ke Inggris dan menjadi juru taktik Arsenal.

“Apakah saya ingin menjadi pelatih Arsenal? Ya. Seperti pemain, saat melakukan pekerjaan ini kami ingin mencapai level tertinggi,” kata Vieira seperti dikutip Football5star.com dari FourFourTwo.

“Dalam melakukan pekerjaan ini, saya tentu ingin menjadi pelatih dari tim yang berpartisipasi di Liga Champion atau Piala Dunia,” ucapnya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Dihubungkan dengan Newcastle, Vieira Tegaskan Bertahan di Nice

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Dikabarkan akan mengisi posisi sebagai manajer Newcastle United menggantikan Rafael Benitez, Patrick Vieira berniat bertahan dalam jangka waktu panjang bersama Nice.

Patrick Vieira mulai menukangi Nice pada awal Juni 2018, ia berhasil membawa Les Aiglons klub peringkat tujuh Liga Prancis dan mencatatkan rekor dengan klub pertahanan terbaik kedua dengan 35 gol kemasukkan.

Patrick Vieira-Mario Balotelli-Nice
twitter – @ogcnice

“Saya di Nice untuk jangka panjang. Saya tidak berniat mencari tempat lain. Saya selalu merasa baik di sini dan dengan orang-orang di sekitar saya. Aku tidak melihat diriku di mana pun kecuali di OGC Nice,” kata mantan pemain Arsenal dan Inter Milan.

“Saya sangat senang bisa kembali dengan para pemain dan kembali ke lapangan. Kita bisa melihat bahwa para pemain telah mengikuti program. Dalam hal intensitas dan kerja, para pemain sangat bagus untuk hari pertama,” tambah Vieira yang sebelumnya melatih New York City.

Setelah mencatatkan rekor dengan pertahanan kedua terbaik di Liga Prancis, Vieira memiliki target ambisius. Ia ingin mengakhiri dahaga 22 tahun nirgelar bagi Nice.

“Ini akan menjadi musim yang ambisius bagi klub. Anda harus kembali bekerja agar siap pada bulan Agustus,” jelas Patrick Vieira.

Newcastle United telah dikaitkan dengan sejumlah manajer untuk menggantikan Rafael Benitez. Selain Patrick Vieira, Mikel Arteta, Claudio Ranier, dan Jose Mourinho pun dikabarkan masuk dalam incaran The Magpies.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Anak Asuh Jadi Rebutan, Patrick Vieira Siap Pagari

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Nice, Patrick Vieira mengatakan bahwa ia siap untuk memagari anak asuhnya, Youcef Atal dari incaran sejumlah klub top Eropa. Atal yang baru berusia 22 tahun salah satu jadi buruan di bursa transfer musim panas.

“Kami tidak akan menjual Atal. Ia akan terus berada di sini musim depan,” kata Patrick Vieira seperti dikutip www.old.football5star.com dari bbc, Selasa (30/4/2019).

“Dia adalah pemain dengan karakter yang sangat positif. Kami sangat beruntung bisa memiliki pemain seperti Atal,” tambah eks pemain Arsenal tersebut.

Sejumlah klub Liga Inggris seperti Tottenham Hotspur dan Chelsea kabarnya saling sikut demi mendapat jasa pemain yang berposisi full back itu.

Chelsea bahkan kabarnya siap menggelontorkan dana sebesar 40 juta euro demi bisa mendapatkan pemain asal Aljazair tersebut.

Youcef Atal
footalgerien.com

“Ia sudah berada di sini sejak muda. Kami memang memberinya kesempatan untuk berkarier tapi dalam waktu dekat, ia akan terus berada di Nice,” ucap Vieira.

Penampilan Atal pada musim ini memang cukup impresif. Ia bahkan baru sajak torehkan rekor tersendiri yakni mencetak hat-trick saat Nice melawan Toulouse beberapa waktu lalu.

Atal disebut-sebut sebagai salah satu full back modern. Ia memiliki kemampuan sama baik dalam menyerang dan bertahan. Selain itu kecepatan dan dribbling bolanya juga sangat menawan.

Lille membeli Atal dari klub Liga Aljazair, Paradou. sebelum bergabung ke Nice, pemain kelahiran 17 Mei 1996 ini sempat bermain di Liga Belgia bersama Kortrijik dengan status pemain pinjaman.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Mantan Pemain Inter Prediksi Juventus Menangi Derby d’Italia

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Mantan pemain Inter Milan dan Juventus, Patrick Vieira memprediksi laga Derby d’Italia akan dimenangkan oleh tim Nyonya Tua. Menurut Vieira, Juventus miliki banyak hal untuk bisa memenangkan laga ini.

“Juventus merupakan klub dengan tingkat organisasi permainan yang sangat baik. Sementara Inter tidak memiliki hal itu,” kata Vieira seperti dikutip www.old.football5star.com dari footballitalia, Sabtu (27/4/2019).

“Peran semua orang di Juventus sangat jelas. Hal ini yang jadi kekuatan utama mereka bisa meraih gelar juara Serie A musim ini,” tambah Vieira.

Patrick Vieira Juventus
talksport.com

Eks pemain Arsenal itu juga menyebut bahwa Inter Milan belum juga move on semenjak di tinggal Jose Mourinho. Kondisi ini yang membuat tim besutan Luciano Spaletti diprediksi Vieira sulit untuk meraih kemenangan.

Akan tetapi bagi Vieira, laga derbi d’Italia pasti akan berjalan dengan sengit. Meski Juventus sudah meraih gelar juara, laga melawan Inter Milan ialah gengsi.

“Ini bakal jadi pertandingan yang sangat sengit. Kedua tim tidak ada yang mau mengalah. Pertandingan ini soal gengsi dan kehormatan,” ucap pemain asal Prancis itu.

Vieira pun sempat mengatakan soal alasannya angkat koper dari la Vecchia Signora saat kasus Calciopoli muncul ke permukaan pada 2006 silam. Menurut Vieira, dirinya tidak mau mengakhiri karier di kompetisi kasta kedua.

“Setelah keputusan itu, saya langsung memutuskan untuk meninggalkan Juventus. Saya tidak ingin mengakhiri karier di Serie B,” kata Vieira.

“Saya beruntung bisa bergabung dengan Inter, sebuah klub yang menghadirkan semangat kekeluargaan.” tutup Vieira.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Wenger: Vieira Akan Latih Arsenal di Masa Depan

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Manajer legendaris Arsenal, Arsene Wenger, percaya Patrick Vieira suatu saat akan melatih The Gunners. Di mata Wenger, Vieira punya potensi untuk jadi pelatih sukses.

Vieira adalah legenda Arsenal. Ia memperkuat klub itu pada1996–2005 dengan catatan 452 penampilan dan 40 gol. Pria asal Prancis juga memenangi tiga gelar Liga Inggris, tigaPiala FA dan tiga Community Shield.

Ia mulai terjun ke dunia pelatih pada 2016 dan melatih New York City selama dua musim. Vieira kemudian melatih Nice sejak 2018 dan bertahan sampai sekarang.

Vieira 2

“Saya melihat Vieira sebagai pelatih Arsenal suatu hari karena saya pikir dia terlalu muda untuk langsung masuk ke sepak bola internasional,” kata Wenger di situs resmi klub.

“Saya pikir hidup Vieira akan di level klub. Dia telah membangun kariernya dengan cerdas dan sabar. Dia pergi ketika dia masih muda, dia pergi ke New York, dia sekarang di Nice dan dia telah mengambil waktu untuk menjadi dewasa dan belajar profesinya.”

“Vieira memiliki karisma alami, dia elegan dan berwibawa. Dia telah melewati masa-masa sulit di Nice, tetapi dia tidak menunjukkan tanda-tanda kelemahan. Di masa krisis, Anda baru bisa melihat pelatih yang sebenarnya,” Wenger menambahkan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Vieira Sebut Fabregas Penyebab Dirinya Hengkang dari Arsenal

Football5star.com, Indonesia – Legenda Arsenal, Patrick Vieira, mengatakan bahwa mantan rekan setimnya, Cesc Fabregas, sebagai orang yang bertanggung jawab atas tersingkirnya ia dari skuat The Gunners 2005 lalu.

Ungkapan itu ia lontarkan saat tim yang dilatih saat ini, Nice, bertemu AS Monaco, yang baru saja dibela Fabregas. Namun, apa yang dikatakan mantan kapten Arsenal itu hanya bagian dari candaannya semata.

Candaan tersebut diungkapkan oleh Fabregas dalam sebuah kesempatan wawancara. Ia mengatakan bahwa seniornya tersebut berkata demikian di hadapan Presiden Nice, sebelum laga kedua tim berlangsung.

Debut Fabregas di AS Monaco
.(lequipe.fr

“Saya melihat Patrick ketika bermain melawan Nice. Momen itu sangat lucu karena saya bertemu dengannya di ruang ganti pemain sebelum pertandingan. Dia kemudian berkata pada presiden Nice ‘Presiden, anak inilah yang membuat saya meninggalkan Arsenal,” kata Fabregas seperti dilansir Daily Mail, Rabu (27/3/2019).

Laga Monaco vs Nice dua pekan lalu itu memang menjadi momen tak terlupakan bagi keduanya. Bagaimana tidak, ini menjadi pertemuan pertama kali bagi mereka setelah Vieira berkarier sebagai pelatih.

Ketika pria asal Prancis itu hengkang, gelandang asal Spanyol justru baru memulai karier gemilangnya bersama The Gunners. Sempat menyandang status sebagai kapten tim, ia akhirnya pindah ke klub masa kecilnya, Barcelona pada 2011 lalu.

Sempat kembali ke Inggris untuk berbaju Chelsea, Fabregas akhirnya membela AS Monaco Januari lalu. Kepindahannya ini tak lepas dari tersingkirnya ia dari skuat utama Chelsea.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Patrick Vieira Doakan Arsenal Tersingkir dari Liga Europa

Football5star.com, Indonesia – Keikutsertaan Arsenal di Liga Europa musim ini sepertinya tidak direstui legenda mereka, Patrick Vieira. Bahkan ia mendoakan klub berjuluk The Gunners itu tersingkir dari 16 besar.

Posisi Arsenal saat ini memang sedang di ujung tanduk. Mereka kalah 1-3 dari klub asal Prancis, Rennes, di leg pertama 16 besar Liga Europa. Artinya, anak asuh Unai Emery membutuhkan kemenangan setidaknya 2-0 untuk lolos ke perempat final.

Kendati kemungkinan tersebut masih terbuka lebar, Patrick Vieira justru berharap sebaliknya. Ia ingin Arsenal gugur. mantan kapten klub asal London Utara Ia lebih memilih tim Prancis yang berjaya di kompetisi kelas dua Eropa itu dibanding klub yang telah membesarkan namanya.

hatem ben arfa - rennes vs arsenal - whoscored
@WhoScored

“Rennes adalah tim yang sangat bagus di Ligue 1. Mereka bermain menyerang dan mencetak gol ke semua lawan di tiap menitnya. Kemenangan nanti akan sangat bagus untuk sepak bola Prancis,” kata Vieira seperti dilansir Mirror, Rabu (13/3/2019).

“Saya memang tidak menyaksikan laga Rennes vs Arsenal, tapi hasil akhir tidak membuat saya terkejut. Kami semua mendukung Rennes dan semua tim Prancis di kompetisi itu. Saya harap mereka bisa menang di London dan melaju ke babak berikutnya,” sambung pria yang kini melatih Nice tersebut.

Adapun kekalahan Meriam London di Prancis tak terlepas dari dikartu merahnya bek andalan mereka, Sokratis, sebelum babak pertama berakhir. Sempat unggul cepat melalui gol Alex Iwobi, klub asal Inggris ini akhirnya takluk 1-3.

Akan tetapi, ini bukan kali pertama Aaron Ramsey dkk kalah di fase knockout Liga Europa. Pada babak 32 besar mereka juga sempat kalah 0-1 dari BATE Borisov. Di leg kedua Arsenal mampu membalikkan keadaan dan menang meyakinkan 3-0.

Henry Siap Kesampingkan Pertemanan Dengan Vieira

Football5star.com, Indonesia – Pelatih AS Monaco, Thierry Henry, mengatakan bahwa diriya siap mengesampingkan faktor pertemanan dengan Patrick Vieira. Ia mengatakan bahwa Monaco akan berjuang habis-habisan untuk meraih kemenangan atas OGC Nice dinihari nanti.

Les Rogues et Blanc saat ini masih terjebak di papan bawah Ligue 1. Mereka masih belum bisa mereaih kemenangan meskipun sudah mendatangkan dua penggawa anyar dalam sosok Cesc Fabregas dan Naldo.

“Patrick adalah sahabat saya dan merupakan sosok yang sangat saya kagumi. Saya mengaguminya bukan hanya sebagai pemain. Tapi juga sebagai pria,” ujar Henry dikutip dari BBC.

Thierry Henry - Patrick Vieira - AS Monaco - Nice - Dream Team FC
Dream Team FC

“Tapi, saya siap mengesampingkan hal itu jelang pertandingan nanti. Saat ini, hal terpenting adalah pertandingan Monaco melawan Nice. Untuk beberapa saat, kami akan saling bermusuhan dan saling sikut demi meraih kemenangan,” imbuh pria 41 tahun itu.

Selain Henry dan Vieira, partai nanti juga akan melibatkan Cesc Fabregas. Ketiganya sempat bermain bersama di Arsenal dan menjadi bagian dari The Invincibles di musim 2003-04 lalu. Mereka juga sempat bermain bersama di musim 2004-05 sebelum Vieira memutuskan untuk hengkang ke Juventus.

Di bawah asuhan Vieira, Nice belum mampu menunjukkan penampilan yang konsisten di Ligue 1 musim ini. Les Aiglons masih berada di peringkat ke-8 Ligue 1 dengan koleksi 29 poin dari 19 pertandingan. Bahkan, mereka hanya mampu meraih satu kemenangan dari empat partai terakhirnya di Ligue 1.

Kelakuan Balotelli di Nice Bikin Vieira Angkat Tangan

Football5star.com, Indonesia – Tingkah Mario Balotelli di Nice semakin bikin pelatihnya, Patrick Vieira, pusing tujuh keliling. Hasilnya, mantan wonderkid Inter Milan tersebut diberi waktu libur Natal lebih awal dibandingkan rekan setimnya.

Konflik Balotelli dengan Nice sejatinya sudah dimulai sejak awal musim saat ia absen pada latihan pramusim perdana. Beberapa waktu lalu, presiden klub sempat mengeluarkan pernyataan tidak akan memperpanjang kontraknya.

Pemain yang bersangkutan diduga kecewa lantaran tidak dijual ke Marseille. Vieira berharap, pihak terkait bisa mencarikan solusi untuk mengendalikan pemain satu itu. Ia ingin semua masalah bisa diselesaikan dengan baik.

Mario Balotelli - OGC Nice - Jean Rivere - Football5star
zimbio.com

“Dia memang sudah sulit diatur sejak awal, itulah alasanku memberinya liburan Natal lebih awal daripada pemain yang lain. Tapi, sampai saat ini ia masih menjadi bagian dari tim ini, belum ada pemutusan kontrak,” katanya dikutip dari Football Italia.

Balotelli sudah tidak dimainkan dalam dua pertandingan terkini Nice. Ia juga sudah pasti tidak akan diturunkan ketika bertandang ke markas Starsbourg akhir pekan nanti. Hingga 17 pertandingan di liga, belum sekali pun mencetak gol.

“Setelah transfer ditangguhkan, dia sadar harus berjuang lebih keras. Namun, kami tahu hal itu tidak mudah. Sejauh ini, aku masih menghormati kontrak yang ia miliki tapi harus tetap ada solusi untuk ini,” kata Vieira yang juga pernah membela Inter Milan tersebut.

Vieira Bantah Terlibat Konflik dengan Balotelli

Banner Football Live Star

Football5star.com, Indonesia – Mario Balotelli hanya baru tampil selama sembilan pertandingan bersama Nice musim ini. Beberapa kali Penyerang asal Italia itu tak masuk dalam daftar pemain yang diturunkan oleh Pelatih tim asal Prancis tersebut, Patrick Vieira.

Patrick Vieira Bantah Terlibat Konflik dengan Mario Balotelli
@ogcnice

Isu konflik antara antara kedua sosok tersebut kemudian mencuat. Musim ini juga Mario Balotelli santer diisukan akan pindah untuk memperkuat klub rival, Marseille.  Akan tetapi Patrick Vieira membantah terlibat hubungan yang kurang harmonis dengan Mario Balotelli.

“Mario suka mencetak gol dan saat ini dia tidak mencetak gol,” kata Vieira seperti dikutip Football5tstar dari L’Équipe, Rabu (5/12/2018).

“Saya punya banyak waktu untuk para pemain dan jika saya harus menjelaskan banyak hal kepada mereka 100 kali, saya akan melakukannya. Saya harus berpikir tentang bagaimana mendapatkan hasil maksimal dari Balotelli dan Allan Saint-Maximin,” sambungnya.

“Mereka tidak memiliki masalah, kurangnya dukungan dan terisolasi berarti mereka tidak dapat mengekspresikan diri sepenuhnya. Terserah saya untuk membantu kolektif untuk mendapatkan yang terbaik dari Mario dan Allan.”

Mario Balotelli musim ini belum sekali pun menyumbangkan gol untuk Nice. Satu-satunya sumbangsihnya musim ini adalah satu assist saat klub berjuluk Les Aiglons tersebut mengalahkan Lille dengan skor 2-0.

 

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Legenda Arsenal Samakan Torreira dengan Vieira

Banner Football Live Star

Football5star.com, Indonesia – Legenda Arsenal, Martin Keown merasa ada kesamaan antara Lucas Torreira dengan Patrick Vieira. Penampilan apik mantan pemain Sampdoria ini membuat Keown terkesan.

Torreira mencetak salah satu gol kemenangan Arsenal atas Tottenham Hotspur. Berdasarkan statistik yang dikeluarkan oleh squawka, Torreira mencatatkan 90% umpan sukses, 100% memenangkan tekel, dan satu gol.

“Ini adalah tampilan gelandang terbaik yang pernah saya lihat dalam kaos Arsenal sejak Patrick Vieira dan Gilberto Silva,” pujinya dikutip Football5star dari The Daily Mail.

Penampilan apik gelandang berusia 22 tahun itu membuat Keown menyamakannya dengan Vieira. Bagi mantan bek Arsenal itu, kedua pemain itu memiliki perbedaan postur namun kesamaan dari sisi yang lain.

“Torreira dan Vieira berbeda dalam hal ukuran dan postur, tetapi dorongan dan determinasi mereka sama persis,” tambahnya.

Arsenal vs Tottenham - North London Derby - Premier League - @AFTVMedia
Twitter @AFTVMedia

Keown pun memprediksi bahwa Torreira bisa menjadi lebih baik ketimbang Vieira. Dia masih muda dan memiliki determinasi yang menurut Keown bisa melebihi pendahulunya.

“Dari peluit pertama, pemain Uruguay ini menguasai lini tengah. Dia benar-benar tidak kenal takut, mencari bola sepanjang waktu, selalu bersemangat untuk mengatasi tekel dan memadamkan bahaya. Dia tak kenal lelah terus berlari, memberikan Arsenal tambahan pasukan di lapangan.

“Ke depan, Torreira juga unggul. Dia membaca pertandingan  dengan luar biasa. Ketika mendapatkan bola, dia memanfaatkannya dengan cerdik,” pungkasnya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Torreira Berbunga-bunga Disandingkan dengan Vieira

Banner Football Live Star

Football5star.com, Indonesia – Gelandang Arsenal, Lucas Torreira kini menjadi idola baru bagi fans klub asal London Utara tersebut. Bahkan pemain asal Uruguay tersebut digadang-gadang bakal menjadi penerus dari Legenda The Gunners, Patrick Vieira.

Lucas Torreira Berbunga-bunga Disandingkan Dengan Patrick Vieira
mirror.co.uk

Eks penggawa Timnas Prancis tersebut merupakan gelandang bertahan legendaris bagi Arsenal. Selama 18 musim memperkuat The Gunners ia tampil dalam 386 pertandingan dengan turut menyumbangkan sepuluh trofi.

Patrick Vieira juga masuk dalam daftar skuat The Invincibles yang berhasil menjuarai Premier League musim 2004 tanpa sekali pun menelan kekalahan.

Lucas Torreira mengaku berbunga-bunga bisa disandingkan dengan pemain yang dulunya bernomor punggung 4 untuk Arsenal tersebut. Akan tetapi ia mengaku masih jauh dari apa yang telah dilakukan oleh Patrick Vieira selama berkarier.

“Jika fans membandingkan saya dengan Patrick Vieira, itu sangat luar biasa. Ini membuat saya sangat bangga, tapi saya harus tumbuh lebih tinggi lagi untuk bisa menjadi sepertinya,” kata Torreira setengah bercanda seperti dikutip Football5star dari Sky Sports,” Kamis (8/11/2018).

“Dia (Vieira) adalah pemain hebat, saya ingat bangun setiap pagi di Uruguay untuk menontonnya bermain. Saya senang (dengan perbandingan ini) dan ingin terus membantu tim,” sambungnya.

Lucas Torreira didatangkan oleh Manajer Anyar Arsenal, Unai Emery dari Sampdoria pada Juli 2018 lalu dengan biaya sebesar 30 juta euro. Musim ini ia tampil dalam 16 pertandingan di seluruh ajang kompetisi dengan menyumbangkan dua assist.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Vieira: Balotelli Masih Sama Seperti Ketika Berusia 16 Tahun

Banner Footbal Live Star-Football5star

Football5star.com, Indonesia – Pelatih OGC Nice, Patrick Vieira, berujar bahwa anak asuhnya, Mario Balotelli, masih sama seperti ketika ia 16 tahun. Balotelli yang kini berusia 28 tahun, memang dianggap sebagai salah satu pemain hebat yang tidak pernah dewasa. Dan bagi Vieira, mantan rekan setimnya itu tidak akan berubah walau berumur 40-an sekali pun.

“Mario (Balotelli) sudah seperti ini, sama ketika dia masih berusia 16 tahun lalu. Saya rasa, dia masih akan bertingkah seperti ini ketika berumur 45 tahun,” ujar Vieira dikutip dari Goal.

Selama kariernya, penyerang timnas Italia itu memang salah satu sosok pesepak bola bengal. Dirinya sering bertingkah tidak profesional dan tidak disiplin. Musim ini saja, ia baru bermain 3 kali bersama Nice karena telat datang ke latihan awal musim. Dan dari 3 laga tersebut, ia belum cetak satu gol pun.

Vieira Balotelli

Namun, hal itu tampak tak mengusik pikiran sang pelatih. Bagi eks kapten Arsenal itu, ia puas dengan yang ditunjukkan Balotelli dan akan memberi tempat di tim bagi penyerangnya itu.

“Saya tidak kecewa dengan Mario. Dia sudah bekerja dengan baik. Tidak ada resep rahasia, karena selama kamu jujur dengan diri sendiri, kamu akan bisa menyesuaikan diri dengan cepat. Mario sudah menyesuaikan diri dengan saya dan tim dalam 2-3 minggu terakhir. Jadi, ya, dia akan bermain di laga melawan Marseille pada Minggu (21/10) nanti. Dia sudah berlatih dengan baik dan akan bermain,” tegas Vieira lagi.

Di musim pertama, eks penyerang Manchester City ini cetak 17 gol di Ligue 1. Musim lalu, dia lebih tajam lagi dengan total 26 gol. Namun musim ini, dia belum sama sekali membobol gawang lawan. Balotelli sendiri pernah satu tim dengan Vieira di Internazionale Milano selama 2007-2010. Lalu keduanya bersama lagi di City pada musim 2010/2011.

PSG Tak Buat Vieira Ketakutan

Banner Footbal Live Star-Football5star

Football5star.com, Indonesia – Pelatih OGC Nice, Patrick Vieira, mengaku sama sekali tak ketakukan ketika harus menjamu tim tangguh, Paris Saint-Germain akhir pekan nanti. Vieira justru memiliki motivasi lebih menjelang partai melawan PSG.

PSG datang ke Allianz Rivieira dengan status sebagai pemuncak klasemen Ligue 1 musim ini. Sejauh ini, mereka belum sekalipun kehilangan poin dari tujuh pertandingan Ligue 1. Saat ini, Thiago Silva dkk berhasil mengoleksi 21 poin dari tujuh kemenangan.

“Apakah saya merasa ketakutan? Tidak sama sekali. Saya justru merasa sangat bersemangat menjelang pertandingan nanti,” ungkap Vieira dikutip dari Sportsmole.

“Mungkin kami akan merasa sedikit kesulitan untuk meraih poin penuh di partai nanti. Tapi, saya yakin ribuan suporter setia kami yang hadir akan mampu memberikan semangat untuk menunjukkan performa maksimal dan meraih hasil terbaik,” sambung pria 42 tahun itu.

Nice, Vieira, PSG
Zimbio

Nice yang sempat tampil buruk di tiga pertandingan perdana juga mulai bangkit dari keterpurukannya. Mario Balotelli kini menempati peringkat ke-11 dengan koleksi 10 poin dari tujuh partai. Dari empat pertandingan terakhirnya di Ligue 1, mereka mampu meraih tiga kemenangan.

Di partai melawan Nantes pada Rabu (26/9) lalu, Nice berhasil meraih kemenangan lewat sumbangsih dua gol dari Cristopher Jallet dan Jean Victor Makengo. Sementara itu, PSG juga berhasil meraih kemenangan meyakinkan atas Stade Reims lewat brace Edinson Cavani serta dua gol tambahan yang dicetak oleh Neymar dan Thomas Meunier.