Kalahkan De Bruyne, Henderson Jadi Pemain Terbaik Liga Inggris

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Kesuksesan Jordan Henderson membawa Liverpool juara Premier League membuatnya terpilih sebagai pemain terbaik Liga Inggris versi Football Writers Association (FWA). Ia mengalahkan banyak nama tenar, salah satunya bintang Manchester City, Kevin De Bruyne.

Sebagai informasi, penghargaan ini diberikan oleh para pewarta di Inggris. Pada musim 2019-2020 ini Jordan Henderson meraih lebih dari seperempat suara yang ada. Hasil ini membuatnya unggul jauh dari Kevin De Bruyne, Marcus Rashford, serta dua rekan setimnya, Sadio Mane dan Virgil van Dijk.

Bagi kapten Liverpool, ini jadi penghargaan individu pertamanya. Tak ayal, ia pun sangat bahagia dipilih para pewarta di seluruh Inggris sebagai pemain terbaik musim ini.

“Saya ingin mengatakan saya sangat menghargai dukungan mereka yang memilih saya dan asosiasi penulis sepak bola. Anda harus melihat para pemenang sebelumnya, beberapa dari mereka juga bermain di sini seperti Steven Gerrard, Luis Suarez, dan Mohamed Salah,” kata Henderson seperti dilansir laman resmi klub, Jumat (24/7/2020).

“Saya bersyukur, tapi saya tidak merasa menerima ini sendiri. Saya berutang banyak pada semua orang yang ada di sini. Kami mencapai apa yang kami raih karena setiap pemain sangat brilian. Saya menerima ini atas nama seluruh pemain di Liverpool. Tanpa mereka saya tidak akan pernah berada dalam posisi untuk menerima kehormatan ini,” imbuhnya.

Jordan Henderson jadi pemain ke-12 Liverpool yang dipilih FWA sebagai pemain terbaik. Keberhasilannya ini memang tak lepas dari peran vital yang ditunjukkan sepanjang musim.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Gelar Pemain Terbaik untuk Malcom Dikirim Pakai Drone

Banner LFS Baru

Football5star.com, Indonesia – Pandemi corona yang sedang mewabah di Rusia tidak menghalangi Zenit St Petersburg untuk memberikan penghargaan kepada pemainnya, Malcom. Berbagai cara ditempuh klub raksasa Rusia agar sang pemain bisa menerima apa yang diinginkan.

Liga Rusia yang masih berlangsung beberapa pekan selama Maret lalu membuat mereka tetap mengadakan gelar untuk pemain terbaik bulan Maret. Dan penghargaan itu jatuh kepada Malcom.

Akan tetapi, virus corona yang membuat sekitar 12 ribu warga Rusia terkontaminasi membuat pemerintah setempat menerapkan lockdown. Hal ini pun membuat otoritas Liga Rusia tak bisa memberikan trofi pemain terbaiknya.

Kendati begitu, Zenit St Petersburg selaku klub pemilik tidak kehabisan akal. Mereka lantas mengirim piala tersebut menggunakan drone. Momen tersebut pun diabadikan lewat Twitter klub asal St Petersburg itu.

Dalam video berdurasi tak lebih dari dua menit itu, Malcom yang tengah memegang kamera disuruh menuju jendela oleh pihak klub. Dan saat ia sudah berada di jendela dan mengarahkan kamera ke luar, terlihat sebuah drone yang sedang terbang menuju ke arahnya.

Pemain pinjaman Barcelona itu pun senang dengan penghargaan ini. Tak lupa ia mengucapkan terima kasih untuk seluruh fan Zenit yang telah memilihnya. Dia juga mengingatkan para penggemar untuk tetap berada di rumah.

Sebagai informasi, sepanjang Maret lalu Malcom dimainkan dalam dua pertandingan. Ia sukses mencetak gol dan assist pada laga tersebut.

Pemain Terbaik Serie A 2018-2019: dari Zaniolo hingga Ronaldo

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Kompetisi Serie A masih menyisakan dua pertandingan lagi. Tapi otoritas liga sudah mendapat deretan pemain terbaiknya musim ini. Yang jadi perhatian tentu saja kesuksesan Cristiano Ronaldo di musim perdananya berkarier di Italia.

Datang sebagai pemain baru di Juventus, Ronaldo sempat mengalami kesulitan di lima laga pertama. Baru pada pertandingan keenam dia berhasil mencatatkan namanya di papan skor untuk pertama kali. Setelah itu, kapten timnas Portugal tersebut pun tidak berhenti mencetak gol hingga membawa Juve merengkuh scudetto kedelapan secara beruntun.

Hingga saat ini Ronaldo sudah mengoleksi 21 gol di 36 penampilan. Torehan ini tentu bisa terus bertambah karena Juventus masih mengantongi dua pertandingan sisa.musim ini.

https://twitter.com/IFTVofficial/status/1129799724796653569

Walau begitu, catatannya itu sudah menjamin statusnya sebagai MVP Serie A musim 2018-2019. Selain torehan golnya, terpilihnya sang mega bintang tak lepas dari statistik menawan yang dicatatkan Opta dan Netco Sports sepanjang musim ini.

Nantinya pengukuhan pemain yang didatangkan dari Real Madrid sebagai MVP Serie A akan diberikan sebelum laga Juventus vs Atalanta dimulai. Trofi tersebut akan diserahkan langsung oleh presiden Lega Serie A, Gaetano Micciche di Stadion Allianz.

Nama Ronaldo bukan satu-satunya yang memperoleh penghargaan. Ada bintang AS Roma, Nicolo Zaniolo yang terpilih sebagai pemain muda terbaik Serie A. Pertama kali tampil di tingkat senior, penampilan pemain 19 tahun langsung menuai decak kagum. Ini dibuktikan dengan raihan empat gol serta dua assist dari 26 penampilan.

Berikut Daftar Pemain Terbaik Serie A Sesuai Posisi Masing-Masing:

  1. Samir Handanovic –Kiper Terbaik
  2. Kalidou Koulibaly – Bek Terbaik
  3. Sergej Milinkovic Savic – Gelandang Terbaik
  4. Fabio Quagliarella – Striker Terbaik
  5. Nicolo Zaniolo – Pemain Muda Terbaik
  6. Cristiano Ronaldo – MVP Serie A 2018-2019

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Virgil van Dijk Kukuhkan Diri Sebagai Pemain Terbaik Premier League

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Premier League musim 2018-2019 belumlah berakhir. Tapi bek andalan Liverpool, Virgil van Dijk, sudah mengukuhkan statusnya sebagai pemain terbaik kompetisi musim ini.

Virgil van Dijk sukses mengalahkan dua pesaingnya asal Manchester City, Raheem Sterling dan Bernardo Silva. Terpilihnya bek Liverpool ini memang tak lepas dari performa apiknya sepanjang musim.

Bayangkan saja, ia tidak pernah absen dalam 37 pertandingan Premier League musim ini. Selain konsisten dalam menjaga pertahanan, ia juga lihai dalam urusan cetak gol. Total empat gol serta dua assist lahir dari kaki dan kepalanya.

Terpilihnya bek asal Belanda ini kian melengkapi trofi individunya musim ini. Ya, sebelumnya bek jangkung tersebut sudah meraih gelar sebagai pemain terbaik Liga Inggris versi Asosiasi Pesepak Bola Inggris (PFA) April lalu.

Dua gelar individu ini bisa semakin lengkap andai Van Dijk sukses mengawinkannya dengan trofi Premier League musim ini. Seperti yang diketahui, The Reds masih punya peluang menjuarai liga karena hanya terpaut satu poin saja dari Manchester City di puncak klasemen.

Akan tetapi gelar liga tidak akan diraih dengan mudah. Pasalnya kemenangan atas Wolverhampton di pekan terakhir belum menjamin apa pun untuk Liverpool.

Mereka masih harus menunggu pertandingan lain antara Brighton vs Manchester City. Jika City sukses mempermalukan tuan rumah, bisa dipastikan mereka akan mempertahankan gelar musim ini.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Balotelli Jadi Pemain Terbaik Liga Prancis Bulan Maret

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indoensia – Belum genap semusim memperkuat Marseille, Mario Balotelli sudah menorehkan tinta emas di kompetisi Liga Prancis. Ia terpilih sebagai pemain terbaik Ligue 1 bulan Maret.

Tepilihnya Mario Balotelli ini tak lepas dari performa apik yang ditunjukkan selama Maret lalu. Sejak bergabung ke klub kota pelabuhan Januari lalu, bomber Italia ini sudah mengoleksi tujuh gol. Empat gol di antaranya ia cetak pada bulan Maret.

Salah satu laga terbaiknya terjadi pada 30 Maret saat Marseille menjamu Angers. Pada laga yang berlangsung di Stade Velodrome tersebut ia sukses memborong dua gol. Tapi dua gol tersebut belum mampu membuat timnya meraih kemenangan.

Mantan striker Inter Milan dan AC Milan ini mengalahkan beberapa pemain tenar lainnya seperti bintang Paris Saint-Germain, Kylian Mbappe, dan pemain Lille, Nicolas Pepe, yang hanya menempati peringkat kedua dan ketiga sebagai pemain terbaik bulan Maret.

Ketajaman Mario Balotelli bersama Marseille di paruh kedua Liga Prancis musim ini terbilang mengagetkan. Bagaimana tidak, ia sempat tidak bermain dalam waktu yang cukup lama di paruh pertama liga ketika masih berseragam Nice. Di klub yang kini dilatih Patrick Vieira tersebut, ia lebih banyak duduk di bangku cadangan karena bermasalah dengan pelatih.

Tapi sekarang pemain berjuluk Super Mario itu sudah bangkit. Marseille pun ia bawa ke peringkat lima klasemen Ligue 1 dan masih berpeluang menembus zona Liga Champions musim depan.

Usai Jadi Pemain Terbaik Serie A, Icardi Ingin Berikan Trofi untuk Inter

Banner Football Live StarFootball5star.com, Indonesia – Penampilan apik Mauro Icardi bersama Inter Milan musim lalu membuat dirinya menyabet gelar pemain terbaik Serie A musim 2017-2018. Kesukesannya ini pun ingin ditularkan bersama klub untuk meraih trofi.

Icardi menjadi top skorer Serie A musim lalu bersama Ciro Immobile. Adapun musim ini ia sudah mengemas delapan gol dari 13 pertandingan. Berkat performa apiknya ini pula I Nerazzuri bertengger di peringkat ketiga klasemen.

Kendati peluang Inter meraih scudetto musim ini terbilang kecil mengingat Juventus terlalu perkasa, terpilihnya sang kapten menjadi pemain terbaik dalam Gran Gala del Calcio memunculkan motivasi tambahan dalam dirinya.

Mauro Icardi Inter Milan
Getty Images

“Saya senang dengan gelar yang saya raih dan berterima kasih kepada rekan setim dan pelatih. Saya adalah striker dan sudah menjadi tugas saya untuk mencetak gol, jadi saya harus selalu siap jika menerima bola,” kata Icardi seperti dilansir Inter TV, Selasa (4/12/2018).

“Sekarang saya ingin terus melaju bersama Inter dan ingin melakukan banyak hal hebat. Saya selalu katakan ingin memberikan yang terbaik untuk tim ini dan sekarang saya ingin meraih trofi bersama Inter,” ia menambahkan.

Tidak hanya pemain terbaik, gol backheel pemain 25 tahun itu ke gawang Sampdoria musim lalu juga terpilih sebagai gol terbaik. Tapi Icardi menegaskan lebih memilih gol ke gawang AC Milan lah yang menjadi favoritnya.

“Gol ke gawang Sampdoria menjadi yang terbaik musim lalu. Tapi saya secara pribadi lebih suka gol ke gawang Milan,” tutupnya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Hazard Jadi Pemain Terbaik Premier League Bulan September

Football5star.com, Indonesia – Performa menawan Eden Hazard selama bulan September akhirnya diganjar dengan gelar pemain terbaik Premier League bulan september. Bintang Chelsea sukses menyingkirkan beberapa nama lain seperti Alexandre Lacazette (Arsenal), Gylfi Sigurdsson (Everton), Raheem Sterling (Manchester City), Willy Boly (Wolverhampton), dan James Maddison (Leicester City).

Bukan tanpa alasan memang Premier League memilih Hazard sebagai yang terbaik. Selama September, winger asal Belgia itu sukses mencetak lima gol, termasuk hat-trick yang ia buat ke gawang Cardiff City. Performa menawannya itu sekaligus membuat Chelsea berada di peringkat dua klasemen dengan 20 poin.

Ini adalah gelar kedua Hazard selama berkarier di Inggris. Pertama kali kapten Belgia itu terpilih sebagai Player of the Mounth adalah Oktober 2016 lalu.

Tidak hanya bulan September saja performa Hazard menggila. Sejak awal musim, ia menjadi sosok penting di balik kedigdayaan Chelsea yang belum terkalahkan hingga pekan kedelapan. Total ia sudah mengoleksi tujuh gol dan mengkreasikan tiga assist.

Sementara itu, penghargaan tidak hanya diraih Hazard. Bintang Liverpool, Daniel Sturridge, juga meraih penghargaan. Gol yang ia cetak ke gawang Chelsea terpilih sebagai gol terbaik September.

Mengawali laga dari bangku cadangan, Sturridge berhasil menjaga rekor tak terkalahkan Liverpool musim ini. Tendangan kerasnya dari luar kotak penalti tidak mampu dihalau kiper termahal dunia, Kepa Arrizabalaga.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Pelatih Kroasia Menyesal Pernah Katakan Ronaldo Egois

Banner Footbal Live Star-Football5star

 

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Kroasia, Zlatko Dalic, mengaku menyesal pernah mengatakan Cristiano Ronaldo sebagai pemain yang egois. Ia kemudian menarik ucapannya tersebut dan mengatakan pemain Juventus itu sebagai salah satu pemain terbaik dunia.

Dalic sempat dibuat kesal dengan sikap Ronaldo yang absen pada malam penghargaan pemain terbaik Eropa yang dimenangi Luka Modric. Selain itu, reaksi orang-orang sekitar Ronaldo, seperti agennya, Jorge Mendes, juga turut menambah kesal Dalic ketika itu.

Akan tetapi, pelatih berdarah Bosnia Herzegovina itu akhirnya meminta maaf. Ia mengaku telah salah paham menanggapi absennya Ronaldo di Monaco.

Kedatangan Cristiano Ronaldo dongkrak popularitas Juventus di YouTube. (www.old.football5star.com / marca.com)
marca.com

“Ini adalah sebuah penyesalan. Cristiano Ronaldo adalah salah satu pemain terbaik dunia menurut saya. Ini bagian dari jawaban saya atas pertanyaan beberapa waktu lalu karena Ronaldo tidak ada di acara penghargaan dan itu terkait dengan Modric,” kata Dalic seperti dilansir Goal, Jumat (7/9/2018).

“saya bilang itu sedikit egois, tapi kenyataannya saya tak mau berkomentar yang negatif. Saya sudah salah paham,” sambung pelatih yang membawa Kroasia menembus final Piala Dunia 2018 itu.

Setelah absen pada acara penghargaan pemain terbaik dan lama bungkam, mega bintang yang baru saja bergabung ke Juventus itu akhirnya memberikan selamat kepada mantan rekan setimnya, Modric.

Dalam sebuah kesempatan, kapten Kroasia itu mengungkapkan bahwa CR7 sudah menghubunginya dan memberi ucapan selamat.

Jadi Pemain Terbaik, Modric Samai Prestasi Ronaldo

Banner Footbal Live Star-Football5star

 

Football5star.com, Indonesia – Keberhasilan Luka Modric menyabet gelar pemain terbaik Eropa 2018 bermakna ganda. Prestasinya kali ini sukses menyamai capaian serupa milik legenda hidup asal Brasil, Ronaldo.

Modric menyingkirkan dua pesaing utamanya dalam perebutan tahun ini. Ia mengungguli rekannya di Real Madrid musim lalu, Cristiano Ronaldo, serta bintang Liverpool, Mohamed Salah.

Bukan tanpa alasan memang UEFA memilih kapten Kroasia itu sebagai pemain terbaik. Selain berhasil mengantar Madrid juara Liga Champions 2017-2018, ia juga secara luar biasa mencetak sejarah untuk negaranya dengan menjadi finalis Piala Dunia untuk pertama kali dalam sejarah.

Bahkan pada ajang Piala Dunia 2018 lalu, Modric terpilih sebagai pemain terbaik turnamen empat tahunan itu. Tak ayal, ia menjadi pemain pertama yang mengawinkan gelar pemain terbaik Piala Dunia dengan pemain terbaik Eropa setelah Ronaldo pada 1998 silam.

Ketika itu, striker asal Brasil tersebut sukses menjadi pemain terbaik Piala Dunia, menyingkirkan jagoan tuan rumah, Zinedine Zidane, yang notabene mengalahkannya di partai final.

Tidak hanya itu, kesamaan Modric dan Ronaldo juga terlihat dari keberhasilan di tingkat klub dan kegagalan di level internasional. Seperti yang diketahui, sang gelandang sukses membawa Madrid juara Liga Champions, tapi ia hanya menjadi runner up bersama Kroasia di Piala Dunia.

Cerita serupa juga ditorehkan Ronaldo. Pada 1998, striker yang sempat mengalami cedera parah itu mengantar Inter Milan menjuarai Piala UEFA (kini berubah nama jadi Liga Europa). Akan tetapi, keberhasilannya di tingkat klub gagal di bawa bersama Brasil setelah takluk 0-3 dari Prancis di final Piala Dunia 1998.

 Agen Ronaldo Anggap Pemilihan Pemain Terbaik Eropa Memalukan

Banner Footbal Live Star-Football5star

 

Football5star.com, Indonesia – Drawing fase grup Liga Champions yang berlangsung di Monaco, Kamis (30/8/2018) dibarengi dengan pemilihan pemain terbaik Eropa 2018. Luka Modric berhasil memenangkan gelar tersebut setelah sukses mengantarkan Kroasia menjadi finalis Piala Dunia 2018.

Akan tetapi, keberhasilan Modric ini justru mendapat sambutan dingin dari agen Cristiano Ronaldo, Jorge Mendes. Ia mengatakan pemilihan pemain terbaik Eropa tahun ini sangat memalukan. Alasannya melontarkan kritik tersebut jelas, karena bukan kliennya yang menyabet gelar bergengsi itu.

Mendes tidak habis pikir mengapa Ronaldo kalah bersaing dengan Modric. Padahal berkat jasanya, Real Madrid dibawa merengkuh trofi Liga Champions ketiga kali secara beruntun.

“Sepak bola dimainkan dalam empat lini dan di situlah Cristiano menang. Dia mencetak 15 gol dan membawa Madrid memenangkan Liga Champions lagi. Ini sangat konyol dan memalukan dia tidak mendapatkannya,” kata Mendes seperti dikutip Football5star.com dari AS, Jumat (31/8/2018).

Lebih lanjut, pria asal Portugal itu tidak meragukan kapasitas Modric sebagai pemain terbaik di lini tengah. “Tidak ada keraguan tentang pemenangnya, dia adalah pemain terbaik di posisinya,” Mendes menambahkan.

Modric berhasil menyingkirkan nama-nama tenar seperti Ronaldo dan Antoine Griezmann, yang notabene memenangi Piala Dunia bersama Prancis. Keberhasilan pemain asal Kroasia ini tak lepas dari keberhasilannya mencatatkan sejarah baru untuk negaranya yang tampil pertama kali di final.

Selain itu, sang gelandang juga sukses merengkuh gelar Liga Champions bersama Ronaldo. Keduanya menjadi aktor penting di balik kemenangan 3-1 Madrid atas Liverpool di final.

Tak Ada Lionel Messi dalam Nominasi Pemain Terbaik UEFA 2017/2018

Banner Footbal Live Star-Football5star

Football5star.com, Indonesia – UEFA merilis tiga nominasi teratas pemain terbaik UEFA untuk musim 2017/2018. Yang mengejutkan adalah tidak adanya nama Lionel Messi dalam daftar tersebut.

Tiga nama tersebut adalah Luka Modric, Cristiano Ronaldo, dan Mohamed Salah. Tiga nama yang sukses membawa klub mereka lolos ke babak final Liga Champions 2017/2018.

Acara pengumuman siapa yang menjadi pemain terbaik UEFA akan diketahui pada 30 Agustus 2018 di Monaco. Pengumuman ini berbarengan dengan acara undian babak grup Liga Champions 2018/2019.

Ketiga nominasi tersebut merupakan hasil dari voting yang dilakukan oleh 80 pelatih yang berpartisipasi dalam Liga Champions 2017/2018 dan Liga Europa 2017/2018, 55 jurnalis yang dipilih oleh European Sports Media (ESM), serta perwakilan dari masing-masing anggota UEFA.

Mereka diminta memilih tiga pemain yang nantinya mereka bebas memberikan poin (5, 3, dan 1 poin). Pelatih dari klub tidak boleh memilih pemain yang juga berasal dari klub yang sama. Pemenang pemain terbaik UEFA ditentukan oleh besaran poin yang dipilih oleh para juri.

Tujuh nama tersisa tersebar di banyak klub. Antoine Griezmann di posisi keempat dengan 72 poin disusul Messi dengan 55 poin. Di posisi keenam ada nama muda dari Prancis, Kylian Mbappe dengan 43 poin yang diikuti oleh Kevin De Bruyne, pemain dari Manchester City dengan torehan 28 poin. Lalu ada bek kokoh dari Real Madrid, Raphael Varane dengan 23 poin, disusul oleh Eden Hazard dengan 15 poin dan di posisi sepuluh ada Sergio Ramos dengan 13 poin.

Lalu, siapa yang layak menjadi pemain terbaik UEFA?

Kroos Sabet Gelar Pemain Terbaik Jerman 2018

Football5star.com, Indonesia – Gelandang Real Madrid, Toni Kroos, dinobatkan sebagai pemain terbaik Jerman 2018. Keberhasilan ini tak lepas dari kesuksesannya membawa Los Blancos menjuarai Liga Champions musim lalu.

Pemilihan pemain terbaik Jerman dipilih oleh 475 jurnalis olahraga seluruh Jerman. Nama Kroos akhirnya keluar sebagai yang paling banyak dipilih awak media sebanyak 185 suara. Ia mengalahkan talenta muda Freiburg, Nils Petersen yang mendapat 39 suara, dan bek Schalke 04, Naldo dengan 38 suara.

Gelar ini pun membuat mantan pemain Bayern Munich itu merasa bangga. Ia mengungkapkan bahwa raihan bergengsi ini diraih dengan tidak mudah.

https://twitter.com/DFB_Team_EN/status/1026152603971985408

“Ini merupakan sebuah kehormatan besar bisa memenangkan pemain terbaik tahun ini. Gelar ini bukan hal mudah untuk dimenangkan,” kata Kroos seperti dikutip Football5star.com dari DW Sport, Minggu (5/8/2018).

Performa gelandang 28 tahun terbilang stabil dalam beberapa musim terakhir. Bahkan ia sukses merengkuh gelar Liga Champions tiga kali beruntun bersama El Real. Kendati demikian, ia gagal bersinar bersama Timnas Jerman pada tahun ini.

Pasalnya, pada gelaran Piala Dunia 2018 lalu Jerman gagal lolos dari fase grup setelah menempati peringkat buncit. Di Rusia, Jerman hanya meraih satu kemenangan, yang mana tiga angka Der Panzer ketika itu dipersembahkan lewat tendangan bebas melengkung Kroos ke gawang Swedia.

Adapun dua pesaing Kroosseperti Petersen dan Naldo gagal menembus skuat Joachim Loew di Rusia.

Kiper Mesir Tolak Penghargaan Man of the Match

Football5star.com, Indonesia – Kiper Mesir, Mohamed El-Shenawy, berhasil menunjukkan performa gemilang saat menghadapi Uruguay pada laga perdana Grup A Piala Dunia 2018. Dia pun diganjar penghargaan Man of the Match pada laga tersebut.

El-Shenawy sukses membuat Luis Suarez dan Edinson Cavani tak berdaya di depan gawang. Salah satu penyelamatan hebatnya adalah saat menahan tendangan volley striker Paris Saint-Germain itu. Walau pada akhirnya harus kebobolan lewat sundulan Jose Gimenez, dirinya tetap terpilih sebagai pemain terbaik di laga tersebut.

Seusai laga, kiper 28 tahun itu diberikan sebuah trofi yang disponsori oleh minuman beralkohol, Budweiser. Namun, dia menolak pemberian tersebut karena meyakini alkohol sebagai barang yang haram.

football5star
timesnownews.com

Seperti yang diketahui, El-shenawy salah satu pemain Mesir yang beragama Islam dan memegang teguh ajaran agama. Alkohol memang menjadi minuman yang dilarang dalam ajaran islam.

Penolakan pemain yang merumput untuk klub raksasa Mesir, Al Ahly, itu terlihat di lorong ganti pemain. Ia menolak dengan sopan pemberian penghargaan tersebut dari panitia setelah melihat label Budweiser.

Aksinya tersebut tentu menuai pro dan kontra dibanyak kalangan. Di kalangan islam, hal tersebut tentu menuai pujian karena El Shenawy tetap berpegang teguh pada ajaran agama di balik hingar bingar Piala Dunia 2018.

Negera yang sempat mengalami gejolak politik beberapa tahun lalu itu memang dihuni 100 juta penduduk muslim.

Jadi Pemain Terbaik Liverpool, Firmino Semringah

Football5Star.com, Indonesia – Penyerang Liverpool, Roberto Firmino, baru saja dinobatkan sebagai pemain terbaik Liverpool bulan Januari. Menyisihkan nama-nama lain seperti Mohamed Salah dan Andy Robertson, bintang berkebangsaan Brasil ini pun semringah menerima penghargaan tersebut.

Terpilihnya Firmino bukanlah tanpa alasan. Selama Januari, ia berhasil mengemas tiga gol serta dua assist bersama Liverpool. Ini adalah kali kedua dalam karier Firmino bersama The Reds memenangkan penghargaan tersebut. Sebelumnya dia pernah mendapatkannya pada Januari 2016.

“Saya sangat senang menerima penghargaan ini karena menjadi Pemain Terbaik Bulan Ini dan saya berharap dapat memenangkan lebih banyak penghargaan musim ini. Saya bangga karena para penggemarnya memilih saya,” kata Firmino seperti dilansir situs resmi Liverpool, Jumat (23/2/2/2018).

Tiga gol Firmino selama Januari ia cetak dengan cara yang mengesankan. Namun, ketika harus memilih, ia mengatakan golnya ke gawang Manchester City lah yang menjadi favoritnya.

“Gol favorit saya adalah saat melawan City. Terutama karena permainan yang dimainkan tim, keseluruhan performa yang kami raih pada hari itu untuk memenangkan pertandingan. Hari itu sangat luar biasa, selain mencetak gol, kami menjadi klub satu-satunya yang bisa mengalahkan mereka,” tandasnya

Akhir pekan ini, Firmino akan kembali beraksi saat Liverpool menjamu West Ham United di Anfield. Ia pun bertekad kembali meraih kemenangan seperti yang mereka dapat di London Stadium.

Totti Yakin Salah Bisa Sabet Gelar Pemain Terbaik Dunia

Football5Star.com, Indonesia – Performa Mohamed Salah bersama Liverpool sangat luar biasa. Pada musim perdananya berseragam The Reds, ia sudah membukukan 30 gol di semua kompetisi. Torehan itu pun membuat legenda AS Roma, Francesco Totti, yakin mantan rekannya itu bisa menjadi pemain terbaik dunia beberapa tahun lagi.

Totti dan Salah pernah bahu membahu memperkuat Roma selama dua musim. Kebersamaan mereka pun berakhir ketika pemain Mesir itu memutuskan hijrah ke Liverpool dan sang Pangeran Roma menyatakan pensiun akhir musim lalu.

Kendati sudah pindah dari Roma, Totti mengaku masih mengikuti perkembangan Salah selama ini. Menurutnya, apa yang dilakukan winger 26 tahun tersebut tidak membuatnya terkejut. Ia mengaku sudah menduga gebrakan Salah bersama Liverpool.

frnacesco totti chiesaditotti
chiesaditotti.com

“Saya tahu Salah dengan baik. Ia adalah teman yang baik dan ingin terus berkembang untuk menjadi pemain yang lebih bagus. Pada levelnya saat ini, dia menjadi salah satu pemain terbaik dunia dan saya rasa Ballon d’Or hanya menunggu waktu untuk ia dapatkan,” ujar Totti seperti dilansir di situs resmi The Reds, Kamis (22/2/2018).

“Salah membuat keputusan tepat saat pindah ke Liverpool. Selama ini ia sudah latihan, kerja keras, dan selalu mendengarkan instruksi pelatih. Dia bisa meningkatkan levelnya lebih tinggi lagi dari sekarang,” imbuhnya.

Pemain yang kini menjadi top skorer kedua Premier League baru saja menyabet gelar pemain terbaik Afrika. Penghargaan itu tak lepas dari kontribusinya untuk klub dan Timnas Mesir yang berhasil di bawa ke Piala Dunia 2018.

Bukan Mbappe, Kante Pemain Terbaik Prancis 2017

Football5Star.com, Indonesia- N’Golo Kante menutup tahun 2017 dengan sempurna. Gelandang Chelsea ini sukses menyabet gelar pemain Prancis terbaik tahun 2017 versi majalah France Football. Ia mengalahkan wonderkid termahal saat ini, Kylian Mbappe.

Gelar ini tentu melengkapi trofinya sepanjang 2017. Seperti diketahui, penggawa The Blues ini berhasil mengantarkan timnya tersebut menjuarai Liga Inggris musim 2016-2017. Hebatnya lagi, ini adalah raihan kedua beruntun Kante dengan dua tim berbeda.

Gelandang petarung ini memperoleh 92 suara pada voting yang dilakukan media kenamaan Prancis itu. Dirinya unggul lima suara dari bintang Paris Saint-Germain, Mbappe, dan striker Real Madrid, Karim Benzema.

Adapun voting melibatkan para peraih penghargaan di tahun-tahun sebelumnya. Termasuk nama-nama tenar seperti Antoine Griezmann, Didier Deschamps, mantan presiden UEFA, MIchel Platini, serta pemimpin redaksi France Football.

NGoloKanteFootballWritersAssociation3ncV13RyO1el
zimbio.com

penghargaan yang diraih Kante memang sangat beralasan. Pada tahun yang sama, ia juga menyabet gelar sebagai pemain terbaik Liga Inggris musim 2016-2017 yang dipilih langsung oleh para pemain di Premier League dan jurnalis.

Namanya meroket sejak musim 2015-2016 ketika masih memperkuat Leicester City. Tidak diperhitungkan sebelumnya, Kante sukses mempersembahkan gelar Liga Inggris untuk The Foxes pertama kalinya. Keberhasilan ini pun membuatnya dilirik Chelsea dan pindah ke Stamford Bridge musim lalu.

Performanya musim ini pun masih stabil. Hingga akhir tahun 2017, Pemain kelahiran Paris sudah melakoni 22 laga dan mencetak satu gol.

 

Gelandang Bhayangkara Jadi Pemain Terbaik Liga 1 2017

Football5Star.com, Indonesia – Gelandang Bhayangkara FC, Paulo Sergio, mendapatkan penghargaan sebagai pemain terbaik. Gelar ini tentu melengkapi trofi klub milik Kepolisian Republik Indonesia ini yang sebelumnya keluar sebagai juara Liga 1 2017.

Sergio mengalahkan dua pesaingnya yang juga berasal dari luar negeri. Ia berhasil menyingkirkan top skorer, Sylvano Comvalius dari Bali United, dan pengatur serangan PSM Makassar asal Belanda, Willem Jan Pluim.

Namun, pemain asal Portugal itu tidak hadir dalam acara penghargaan tersebut karena sedang berada di Prancis. Adapun penghargaan tersebut dibacakan oleh Komite Eksekutif PSSI, Gusti Randa, dalam acara Awarding Liga 1, di Hotel Mulia, Jakarta, Jumat (23/12/2017).

paulo sergio pemain terbaik
@Liga1Match

Sementara itu, Comvalius yang disingkirkan Sergio berhasil menyabet gelar Pencetak Gol Terbanyak Liga 1. Striker yang mulai musim depan akan berlaga di Liga Thailand ini mencetak total 37 gol pada musim lalu. Torehan ini sekaligus memecahkan rekor 34 gol milik Peri Sandria dalam satu musim.

Pemain asal Belanda itu pun turut mengucapkan terima kasih pada Bali United yang telah memberinya kesempatan bermain di Indonesia. Kendati sudah tidak bermain di tanah air, ia berharap Serdadu Tridatu bisa terus juara musim depan.

“Terima kasih kepada Bali United yang memberikan kesempatan kepada saya untuk bermain di sini, saya sangat bangga. Ini saya dapat bukan karena kerja sendiri, tapi kerja kita bersama,” tuturnya.

Zaza Pemain Terbaik La Liga Bulan September

Football5Star.com, Indonesia – Nama Simone Zaza kembali mencuat musim ini. Pemain asal Italia tersebut bahkan baru saja terpilih sebagai pemain terbaik La Liga Spanyol bulan September. Hal ini tak terlepas dari performa apiknya bersama Valencia.

Terpilihnya Zaza sangat beralasan, mengingat sejauh ini dia sudah mengemas tujuh gol dari delapan pertandingan di Liga Spanyol. Menariknya, enam gol yang ia cetak musim ini dikemas pada bulan September. Salah satunya adalah hat-trick ketika menghadapi Malaga pada Jornada kelima La Liga.

Tidak sampai di situ, pemain 26 tahun itu mencetak hat-trick hanya dalam waktu delapan menit saja. Ketika itu ia mencatatkan namanya di papan skor pada menit 55, 60, dan 63. Sedangkan tiga gol lainnya dikemas Zaza saat melawan Real Sociedad, Athletic Bilbao dan Real Betis.

Selain itu, menit bermainnya bersama Valencia musim ini pun meningkat drastis. Mantan pemain Juventus tersebut tercatat hanya tiga kali tidak bermain penuh. Sementara lima laga lainnya dilahap selama 90 menit.

zaza
90min.com

Zaza memang langsung mencuat bersama Valencia di musim 2017-2018. Di mana ia langsung mencetak gol untuk El Che saat menghadapi Las Palmas di pekan perdana La Liga di Mestalla. Sempat mandeg di tiga pertandingan selanjutnya, pemain plontos ini belum berhenti membobol jala lawan sejak melawan Malaga.

Torehan ini sekaligus menjadi bukti mantan penggawa Sassuolo bahwa dirinya belum habis. Sebelumnya, bakat Zaza sempat terbuang ketika membela Juventus dan West Ham United.