Persebaya Surabaya Heran Tarif Sewa Stadion GBT Mahal

Persebaya Surabaya Heran Tarif Sewa Stadion GBT Mahal 4

Football5Star.com, Indonesia – Persebaya Surabaya mengaku heran dengan tarif sewa Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) yang mahal. Bahkan, mereka saat ini jadi berpikir ulang untuk memasukkan GBT sebagai daftar kandang untuk Liga 1 2021.

Belakangan memang manajemen Persebaya dengan pengelola Stadion GBT sedang melakukan negosiasi terkait musim 2021. Namun setelah bernegosiasi, pihak pengelola tetap mematok harga yang tinggi buat Persebaya untuk memakai stadion tersebut.

Tentu, pihak Persebaya pun keberatan dengan harga yang dipatok oleh pengelola Stadion GBT. Hal itu ditambah fakta kalau LIga 1 2021 kemungkinan tak akan bisa disaksikan dengan suporter langsung di stadion. Kondisi tersebut bikin maajemen Persebaya Surabaya tambah kepikiran.

Bonekmania - Persebaya Surabaya - Liga 1 - persebaya. id
persebaya.id

“Sudah saya sampaikan di forum, prinsipnya Persebaya masih keberatan dengan angka yang disodorkan. Harga 22 juta (rupiah) per jam, dan 440 juta (rupiah) sekian per hari,” ungkap Sekretaris Persebaya, Ram Surahman, dikutip dari Surya.

Padahal, harga sewa stadion kebanggaan masyarakat Surabaya itu sudah ada dalam Peraturan Daerah (Perda) lama. Tarifnya pun dalam Perda lama masih masuk akal bagi Persebaya.

“Kami hitung-hitung juga tidak masuk (dalam anggaran). Dalam Perda yang lama, Perda 13 tahun 2010, tarif waktu itu masih 30 juta, hitungan kami kalau pertandingan biasa kami bisa hampir 1 M, atau 900 juta sekian,” papar dia.

Manajemen Persebaya pun mencoba menawar harga sewa itu kepada pengelola Stadion GBT. “Tadi kami tawarkan kalau memungkinkan sekali pertandingan kami 100 juta (rupiah), tidak per jam, tapi sekali pertandingan,” tutup Ram Surahman.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Nostalgia Hari Ini: Partai Perdana Persebaya Setelah Kembali ke Pelukan PSSI

Nostalgia Hari Ini: Partai Perdana Persebaya Setelah Kembali ke Pelukan PSSI 9

Football5Star.com, Indonesia – Hari ini, empat tahun lalu menjadi salah satu hari bersejarah buat Persebaya Surabaya. Sebab, pada 20 April 2017 Persebaya akhirnya menjalani partai perdananya setelah kembali menjadi anggota PSSI.

Seperti diketahui, Persebaya memang sempat dikeluarkan dari PSSI pada 2011-2012. Hal itu buntut dari keputusan mereka yang memlih untuk bergabung dengan breakaway league, Liga Prima Indonesia (LPI). PSSI pun menjatuhkan sanksi kepada klub-klub pembangkang dengan menghapus dari daftar anggota.

Namun demikian, seiring berjalannya waktu, kompetisi Indonesia kembali jadi satu, tapi status Persebaya masih menggantung. Suporter Persebaya, Bonek pun memperjuangkan hak-haknya selama itu. Perjuangan mereka buat Persebaya Surabaya pun akhirnya berbuah hasil indah 2017 lalu.

Kala itu, Persebaya resmi kembali menjadi anggota PSSI pada 8 Januari 2017. Status mereka dipulihkan dalam Kongres PSSI yang digelar di Bandung, Jawa Barat. Tim berjuluk Bajul Ijo itu pun diizinkan kembali mentas dalam kompetisi resmi PSSI, tapi dari Liga 2 2017.

Nostalgia Hari Ini: Partai Perdana Persebaya Usai Kembali ke Pelukan PSSI
Dok. Jawa Pos

Manajemen pun bergegas menyiapkan skuatnya. Mereka menunjuk Iwan Setiawan sebagai nakhoda. Beberapa pemain datang, mulai dari eks pemain PSM Makassar U-21, Irfan Jaya, Rachmat Latief, hingga Andri Muliadi.

Antiklimaks

Nah, tepat pada 20 April 2017 Persebaya akhirnya kembali untuk kali pertama berkompetisi di bawah payung PSSI. Mereka menjamu Madiun Putra di Stadion Gelora Bung Tomo.

Sayang, hasil pertandingan terbilang antiklimaks. Tim tamu kala itu bahkan unggul terlebih dahulu via Purniawan menit ke-15. Namun, Persebaya sukses bangkit menit ke-27 melalui Misbakhus Solikhin.

Paruh kedua, Iwan Setiawan sebenarnya sempat berusaha menambah daya gedor Persebaya Surabaya. Dia memasukkan tiga nama penyerang sekaligus, yakni Yogi Novrian, Irfan Jaya, dan Oktafianus Fernando. Namun sayang, hasil imbang 1-1 antara Persebaya vs Madiun Putra tak berubah.

Nostalgia Hari Ini: Partai Perdana Persebaya Usai Kembali ke Pelukan PSSI
Dok. Jawa Pos

“Penampilan sangat mengecewakan. Mental pemain hari ini sangat buruk, jauh berbeda dari pertandingan (uji coba) sebelum melawan Persegres. Kami mohon maaf kepada semua pendukung Persebaya,” kata Iwan Setiawan selepas laga.

“Saya tidak ingin cuci tangan, tapi kami memang tidak bermain bagus. Serangan balik lawan selalu nyaris berbuah gol. Ini menjadi pekerjaan rumah bagi tim pelatih,” sambung dia.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Victor Igbonefo: Persib Sudah Belajar dari Kesalahan Lawan Persebaya

gamespool

Football5Star.com, Indonesia – Persib Bandung akan menjalani laga leg I semifinal Piala Menpora 2021 pada Jumat (16/4/2021). Jelang laga itu, bek Victor Igbonefo mengungkapkan, Maung Bandung sudah belajar banyak dari kesalahan yang dilakukan saat melawan Persebaya Surabaya.

Persib nyaris tersandung pada babak perempat final Piala Menpora 2021. Igbonefo cs. tak mampu mempertahankan keunggulan 3-0 dan harus mengakhiri laga dengan skor 3-2. Padahal, Persebaya bermain dengan 10 pemain saat tertinggal 3 gol tersebut.

Secara khusus, menurut Igbonefo, Persib memetik pelajaran berharga dari laga lawan Persebaya itu dalam menghadapi situasi bola mati. Maklum saja, dua gol Bajol Ijo di gawang Teja Paku Alam berawal dari eksekusi bola mati.

“Ya, turnamen seperti ini bagus untuk kita karena punya tujuan ke liga dan turnamen ini kita bisa lihat kekurangan kita. Set piece defend menjadi salah satunya dan kita sudah bicara banyak dari pertandingan ke pertandingan dan ini harus kerja. Kita harus lebih bagus, lebih tangguh,” urai Victor Igbonefo seperti dikutip Football5Star.com dari laman resmi Liga Indonesia Baru.

Pelajaran penting itu tentu diharapkan dapat membuat Persib tampil lebih baik saat leg I semifinal melawan PS Sleman. Igbonefo menaruh kewaspadaan tinggi terhadap anak-anak asuh Dejan Antonic yang tampil sebagai juara Grup C.

“Mereka cukup bagus dan mereka kerja keras, sama seperti kita untuk sampai semifinal. Mereka punya proses yang bagus dari awal dan pelan-pelan sampai semifinal. Itu sangat bagus buat mereka sebagai tim dan kita harus hadapi mereka,” kata Igbonefo.

Igbonefo Sudah Pulih dari Cedera

Untuk laga leg I semifinal, Victor Igbonefo mengaku siap membela Persib Bandung menghadapi PSS. Dia menyatakan kondisinya kian membaik setelah sempat cedera ketika melawan Persebaya Surabaya pada perempat final yang berlangsung ketat dan seru.

“Saya sekarang lebih bagus. Kondisi kemarin saya pikir wajar, pertandingan padat dan jadwal perjalanan panjang, ini wajar,” ucap Igbonefo jelang laga leg I semifinal di laman resmi Persib Bandung. “Puji Tuhan, semua baik sekarang,”

Victor Igbonefo menegaskan, Persib Bandung kini tak sungkan mengejar gelar juara meskipun semulaa tak mematok target tinggi di Piala Menpora 2021. “Kita tahu ini laga penting dan kita harus fokus pemain sudah selama turnamen ini kerja dengan keras sampai kita di semi final ini,” ucap dia.

Pertandingan leg I semifinal Piala Menpora 2021 antara Persib Bandung dan PS Sleman akan berlangsung di Stadion Maguwoharjo, Sleman, pada Jumat (16/4/2021). Tiga hari kemudian, Victor Igbonefo cs. akan kembali menghadapi lawan yang sama di Stadion Manahan, Solo.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Aji Santoso: Persebaya Tak Butuh Tambahan Pemain Lokal Lagi

gamespool

Football5Star.com, Indonesia – Persebaya Surabaya memang gagal berprestasi pada perhelatan Piala Menpora 2021. Tim asuhan Aji Santoso tersisih pada perempat final setelah kalah 2-3 dari Persib Bandung di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Minggu (11/4/2021).

Meskipun demikian, Aji Santoso tak kecewa. Dia malah puas dengan skuat yang mengarungi Piala Menpora 2021. Eks bek kiri timnas Indonesia itu optimistis Rachmat Irianto cs. akan mampu berbuat banyak saat mengarungi Liga 1 2021.

Aji mengisyaratkan, Persebaya tak akan lagi aktif memburu pemain lokal. Fokusnya saat ini hanyalah menanti pemain asing untuk melengkapi skuat yang sudah ada.

Para pemain muda Persebaya Surabaya mampu memberikan perlawanan sengit kepada Persib Bandung di perempat final Piala Menpora 2021.
persebaya.id

“Kalau (soal) pemain, saya hanya membutuhkan pemain asing. Pemain lokal, kecuali kalau saya menemukan pemain muda yang di atas rata-rata, mungkin saya akan ambil. Tapi, untuk pemain-pemain jadi, mungkin sepertinya tidak,” urai Aji Santoso dalan konferensi pers selepas laga Persib vs Persebaya seperti dikutip Football5Star.com.

Lebih lanjut, Aji mengungkapkan kepercayaan kepada para pemain muda yang menghuni skuat Persebaya pada Piala Menpora 2021. “Saya lihat anak-anak ini sudah sangat layaklah untuk bisa berkompetisi musim depan,” ujar pelatih berumur 51 tahun itu.

Aji Siapkan The Young Guns

Marselino Ferdinan masih berumur 16 tahun tapi sudah masuk tim utama Persebaya Surabaya asuhan Aji Santoso.
persebaya.id

Menilik keterangan Aji Santoso, Persebaya Surabaya pada Liga 1 2021 dipastikan jadi the young guns. Sebagai gambaran, dari 25 pemain yang didaftarkan pada Piala Menpora 2021, hanya 2 orang yang berumur kepala tiga. Mereka adalah Samsul Arif (36 tahun) dan Rendi Irwan (33 tahun).

Selebihnya, para pemain muda sangat dominan. Delapan di antaranya berumur di bawah 21 tahun. Marselino Ferdinan bahkan baru berumur 16 tahun. Adapun pemain berumur 20-an tahun yang tertua adalah Mokhamad Syaifuddin (28 tahun).

Keyakinan Aji Santoso terhadap para pemain muda Persebaya Surabaya bukan tanpa sebab. Secara teknik dan mental, mereka sudah teruji di Piala Menpora 2021. Terutama saat menghadapi Persib Bandung pada perempat final.

Meskipun tertinggal 0-3 dan kehilangan kiper Satria Tama yang terkena kartu merah, tim asuhan Aji Santoso tak patah semangat. Mereka malah tampil dominan dan terus menekan pertahanan Persib hingga mampu mencetak dua gol balasan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Robert Alberts Angkat Topi Atas Perlawanan Pemain Muda Persebaya

Robert Alberts Angkat Topi Atas Perlawanan Pemain Muda Persebaya 19

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih Persib Bandung, Robert Alberts, angkat topi atas perlawanan para pemain muda Persebaya Surabaya di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Minggu (11/4/2021). Dia menyebut pertandingan tersebut memang sangat menghibur para penonton.

Seperti diketahui, laga Persib vs Persebaya dipenuhi dengan sejumlah momen dramatis. Kedua tim sama-sama bermain dengan 10 orang, sampai Persebaya Surabaya yang nyaris menyamakan kedudukan setelah tertinggal tiga gol di babak pertama.

Robert pun mengaku kalau kualitas pemain muda Persebaya tak usah diragukan lagi. Robert menilai Persebaya memang sangat siap melawan Persib Bandung meski tanpa pemain asing di Piala Menpora 2021.

Soal Kartu Merah Satria Tama, Begini Kata Pelatih Persebaya surabaya persib bandung

“Pemain muda Persebaya sangat luar biasa, apalagi main di timnas. Mereka sangat siap buat liga, selamat buat Persebaya punya banyak pemain muda,” ungkap Robert Alberts kepada awak media usai pertandingan.

Pelatih asal Belanda itu tak menampik kalau permainan Persib menurun pada paruh kedua. Robert bilang Persebaya yang sempat kalah jumlah pemain malah bisa mengancam pada paruh kedua. Persib pun menurut dia harus susah payah menang dan melaju ke semifinal.

“Dari dua babak, pertama milik Persib, kedua milik Persebaya. Kami main baik di babak pertama, tapi babak kedua menurun. Hari ini banyak suporter suka karena menyajikan pertandingan luar biasa. Itulah sepak bola, mereka cetak dua gol dan kami cetak tiga gol lalu kami menang 3-2.” pungkas Robert.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Soal Kartu Merah Satria Tama, Begini Kata Pelatih Persebaya Surabaya

Soal Kartu Merah Satria Tama, Begini Kata Pelatih Persebaya Surabaya 23

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih Persebaya Surabaya, Aji Santoso, buka suara soal kartu merah Satria Tama kala lawan Persib Bandung, Minggu (11/4/2021). Dia mengaku kalau memang Satria pantas mendapat kartu karena pelanggaran yang dilakukannya.

Dalam partai di Stadion Maguwoharjo, Sleman itu, Bajul Ijo, julukan Persebaya memang harus bermain 10 pemain sejak akhir babak pertama. Satria harus diusir wasit karena dianggap menyentuh bola di luar kotak penalti. Kondisi itu sempat bikin perjuangan Persebaya berat.

Akan tetapi, Aji pun ogah mengambinghitamkan keputusan wasit saat Persebaya takluk 2-3 dari Persib. Dia juga ogah mengklaim kalau Persebaya harusnya mendapatkan penalti pada penghujung pertandingan.

Hasil Persib Bandung vs Persebaya Surabaya

“Kalau memang Satria Tama harus fair itu kartu. Karena, dia menyentuh bola di luar kotak. Soal penalti pun tadi saya dari jauh jadi tak melihatnya. Ya mungkin wasit lebih tahu. Mungkin dianggap wasit tak penalti, tapi jujur saya tak tahu tadi karena begitu cepat kejadiannya,” ungkap Aji Santoso usai pertandingan.

Eks pelatih Persela Lamongan itu mengaku bangga dengan perjuangan Persebaya saat ladeni Persib. Sempat tertinggal tiga gol, mereka memang nyaris menyamakan kedudukan meski cuma sanggup mengejar dua gol saja.

“Saya bangga dengan pemain-pemain saya, sempat tertingal 0-3 lalu mengejar 2-3. Bahkan ketika main 10 orang, Persebaya Surabaya bisa cetak gol. Tak ada yang salah dengan pemain saya, hanya gol yang terjadi terlalu cepat. Ketika 10 vs 10 justru kami kuasai pertandingan,” tutup Aji.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Hasil Persib vs Persebaya: 10 Lawan 10, Maung Bandung Nyaris Tersandung

Hasil Persib vs Persebaya: 10 Lawan 10, Maung Bandung Nyaris Tersandung 26

Football5Star.com, Indonesia – Hasil Persib Bandung vs Persebaya Surabaya di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Minggu (11/4/2021) berjalan seru. Kedua tim sama-sama mendapatkan kartu merah, tapi Persib sukses melaju berkat menang 3-2 atas Persebaya.

Laga baru berusia 48 detik, Persib langsung unggul melalui Ezra Walian. Mendapatkan bola buangan bek Persebaya, Ezra melepaskan tembakan kaki kanan melengkung ke gawang Persebaya.

Lima menit berselang, Persib bahkan sukses unggul 2-0 berkat aksi Wander Luiz. Mendapatkan umpan matang dari Frest Butuan, striker Brasil ini menyelesaikannya dengan manis.

Menit ke-15, drama dimulai. Hal itu setelah Ezra Walian harus ditarik keluar karena cedera. Dia cedera akba kakinya terinjak pemain Persebaya dan digantikan Esteban Vizcarra.

Persib lantas kembali mencetak gol menit ke-36. Kali ini Nick Kuipers yang sukses mencatatkan namanya di papan skor. Mendapat umpan sepak pojok, Nick yang berdiri tanpa pengawalan sukses menanduk bola ke gawang Persebaya.

Perjuangan Persebaya kian berat setelah Satria Tama diusir wasit. Dia diganjar kartu kerah usai dianggap menyentuh bola di luar kotak penalti. Hasil Persib Bandung vs Persebaya Surabaya pun pada paruh pertama berakhir. Persib sementara unggul 3-0 atas Persebaya.

Babak Kedua

Usai jeda, Persib yang unggul jumlah pemain kembali menekan. Menit ke-55, Esteban Vizcarra nyaris bikin Persib unggul empat gol. Tapi tendangannya masih melenceng tipis saja di sisi kiri Teja Paku Alam.

Persebaya sukses memperkecil kedudukan menit ke-61 via Arif Satria. Mendapatkan umpan tendangan bebas Alwi Slamat, Arif sukses menanduk bola tanpa kawalan.

Empat menit berselang, Persib justru juga harus bermain dengan sepuluh orang. Hal itu setelah Wander Luiz diusir wasit lantaran berselisih dengan salah satu pemain Persebaya.

Sepuluh menit jelang waktu normal berkhir, Samsul Arif nyaris bikin Persebaya kembali memperkecil kedudukan. Namun sayang, umpan silangnya tak mampu digapai pemain lain.

Menit ke-88, Supriadi hampir saja mencetak gol buat Persebaya. Namun, tendangannya masih bisa disundul oleh bek Persib.

Supriadi kembali mengancam gawang Teja Paku Alam menit ke-90+2. Namun lagi-lagi tendangannya hanya tipis di atas mistar gawang Teja.

Usaha Persebaya akhirnya berbuah menit ke-90+3. Lagi, skemanya sama dengan gol perdana saat Alwi Slamat mengeksekusi tendangan bebas. Umpannya lantas disambut dengan sundulan oleh M Syaifuddin.

Skor 3-2 akhirnya bertahan hingga peluit panjang. Hasil Persib Bandung vs Persebaya Surabaya pun bikin pasukan Robert Alberts melaju ke semifinal. Mereka tinggal menunggu hasil PSS Sleman vs Bali United untuk calon lawannya di semiifinal.

Susunan Pemain

Persib (4-3-3): 14-Teja Paku Alam; 12-Henhen, 2-Nick Kuipers, 32-Victor Igbonefo, 3-Ardi Idrus; 11-Dedi Kusnandar, 5-Farshad Noor, 13-Febri Hariyadi; 21-Frets Butuan, 30-Ezra Walian (Esteban Vizcarra-15′), 9-Wander Luiz.

Pelatih: Robert Rene Alberts.

Persebaya (4-3-3): 86-Satria Tama; 24-Arif Satria, 32-Rizky Ridho, 33-Koko Ari, 88-Alwi Slamat; 96-M. Hidayat, 23-Ady Setiawan, 13-Rachmat Irianto; 17-Ricky Kambuaya, 7-Marselino Ferdinand, 15-Rivaldi Bawuo.

Pelatih: Aji Santoso.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Harapan Robert Alberts bila Persib Lolos ke Final Piala Menpora 2021

gamespool

Football5Star.com, Indonesia – Persib Bandung akan menghadapi Persebaya Surabaya pada perempat final Piala Menpora 2021. Pertandingan akan berlangsung pada Minggu (11/4/2021) di Stadion Maguwoharjo, Sleman. Jelang laga itu, Robert Alberts mengungkapkan satu harapan khusus.

Harapan itu terkait kemungkinan Persib melaju lebih jauh pada ajang Piala Menpora 2021. Andai Maung Bandung melewati adangan Persebaya dan lolos ke semifinal, lalu ke final, Alberts berharap timnya mendapatkan hotel dengan fasilitas yang menunjang latihan.

“Saya ingin jika kami melaju ke final, kami ingin hotel yang ada ruang bagi pemain untuk sedikit melakukan jogging, pemanasan, sehingga kami tidak perlu pergi ke stadion untuk berlatih tapi bisa melalukan itu di hotel dan itu bisa memotivasi pemain,” urai Robert Alberts seperti dikutip Football5Star.com dari Republik Bobotoh.

Lebih lanjut, pelatih asal Belanda yang pernah menangani PSM Makassar dan Arema itu mengungkapkan, “Jika kami berada di hotel yang tidak ada ruang atau fasilitas untuk itu akan menyulitkan.”

Robert Alberts mengungkapkan, Persib memang harus menyiasati tempat penginapan tim andai lolos ke semifinal dan final. Sesuai jadwal, mereka akan bermain di dua kota, yakni Sleman dan Solo. Artinya, mereka juga harus memikirkan akomodasi saat laga berlangsung di Solo.

Alberts Dipusingkan Jadwal Babak Akhir

“Jika kami melaju ke babak berikutnya, laga pertama akan digelar di Sleman dan laga kedua semifinal akan dimainkan di Solo. Dan jika lolos ke final, kami pertama akan bermain di Sleman lagi dan laga kedua final akan dimainkan di Solo berdasarkan jadwal yang kami terima,” urai Alberts.

Dia menambahkan, “Jadi seperti yang saya katakan, kami akan tinggal di hotel tapi kami tidak bisa setelah memainkan satu laga kembali ke hotel yang sama. Jadi itu yang harus diperhitungkan.”

Para pemain Persib Bandung diharapkan Robert Alberts mendapatkan hotel lebih baik bila masuk final Piala Menpora 2021
persib.co.id

Robert Alberts memikirkan hal tersebut guna menjaga kondisi para pemain Persib Bandung. Akan lebih baik bagi mereka untuk memanfaatkan waktu di antara pertandingan dengan lebih efisien.

Adapun bila Persib Bandung disisihkan Persebaya Surabaya pada laga nanti, Robert Alberts tak ambil pusing. “Kalau kami tidak lolos, kami tidak berdiam lama di hotel tapi kami berdiam lama di bus karena harus melakukan perjalanan selama 10 jam,” kata dia.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Robert Alberts Waspadai Kelebihan Khusus Persebaya di Piala Menpora

gamespool

Football5Star.com, Indonesia – Robert Alberts, pelatih Persib Bandung, sangat mewaspadai kekuatan Persebaya Surabaya pada babak 8 besar Piala Menpora 2021. Dia menilai tim asuhan Aji Santoso punya satu kelebihan khusus yang bisa jadi kunci dalam permainan.

Kelebihan khusus yang diwaspadai Alberts adalah materi pemain lokal yang dipakai pada ajang Piala Menpora 2021. Dia melihat tim-tim yang murni menggunakan para pemain lokal menunjukkan semangat dan kebanggaan khusus.

“Semua tim yang tampil dengan pemain lokal telah membuktikan diri di turnamen ini,” urai Robert Alberts dalam konferensi pers jelang laga, Sabtu (10/4/2021), seperti dikutip Football5Star.com. “Sangat bagus melihat PSM dan Persebaya yang tampil dengan kebanggan, mereka memobilisasi diri, punya daya juang tinggi, dan tak takut kalah.”

Alberts menambahkan, para pemain lokal yang ada di Persebaya bukan sembarangan. “Para pemain lokal itu sudah menunjukkan diri bahwa mereka punya kualitas. Persebaya juga punya banyak pemain internasional (timnas),” kata dia.

Lebih lanjut, Alberts juga memuji kualitas Aji Santoso. “Mereka juga punya pelatih bagus. Mereka punya susunan tim yang bagus. Mereka tentu ingin memperlihatkan semangat yang tepat, semangat sepak bola Indonesia,” ujar pelatih asal Belanda itu lagi.

Alberts Senang Lihat Laju Persebaya

Robert Alberts mengaku senang melihat performa tim-tim yang mengandalkan pemain lokal di Piala Menpora 2021. Tak terkecuali Persebaya Surabaya yang jadi lawan Persib Bandung pada babak 8 besar.

“Sungguh fantastis melihat Persebaya melaju sejauh ini. Juga PSM yang melaju (ke semifinal) kemarin. Itu sungguh bagus,” kata Alberts yang sebelumnya pernah menangani Arema dan PSM.

Robert Alberts mewaspadai motivasi dan kebanggaan khusus Persebaya Surabaya yang dihuni para pemain lokal.
persib.co.id

Meskipun demikian, tentu saja Alberts tak akan memberikan kemenangan secara cuma-cuma kepada Persebaya. Dia menegaskan, target Persib di Piala Menpora 2021 adalah melaju sejauh mungkin. Apalagi, pengorbanan mereka pun tidaklah ringan.

“Walaupun begitu, kami sudah menempuh perjalanan 10 jam dan itu dilakukan bukan untuk sia-sia. target kami adalah melanjutkan permainan di turnamen ini dan menembus semifinal. Entah itu Persebaya atau tim lain yang jadi lawan, target kami tetap sama. Kami ingin melaju ke babak berikutnya,” urai Robert Alberts lagi.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Bawa 20 Pemain untuk Laga Persib vs Persebaya, Ini Dalih Robert Alberts

gamespool

Football5Star.com, Indonesia – Persib Bandung akan menjalani laga babak 8 besar Piala Menpora 2021 melawan Persebaya Surabaya di Sleman, Minggu (11/4/2021). Untuk laga itu, pelatih Robert Alberts memutuskan hanya membawa 20 pemain dari total 28 pemain yang terdaftar di skuat Maung Bandung pada ajang ini.

Sebelumnya, saat fase grup, Persib diperkuat 23 pemain. Dari jumlah itu, terselip empat pemain muda. Mereka adalah Saiful, Mario Jardel, Bayu M. Fiqri, dan Beckham Putra Nugraha. Alberts menggunakan semua pemain itu dalam tiga laga yang dilakoni Maung Bandung.

Untuk laga lawan Persebaya, Alberts punya alasan tersendiri hanya membawa 20 pemain. Itu adalah memangkas pengeluaran klub. Apalagi, tak seperti pada fase grup, Persib kali ini hanya akan melakoni satu pertandingan.

Persib Bandung diperkuat 23 pemain saat fase grup Piala Menpora 2021.
ligaindonesiabaru.com

“Tentunya karena bujet. Jangan lupa, klub sedang dalam kondisi kesulitan keuangan saat ini. Jadi, ketika besok melakukan perjalanan ke Yogya, kami hanya mempunyai kuota tertentu (terbatas) untuk melakukan perjalanan,” urai Robert Alberts seperti dikutip Football5Star.com dari Republik Bobotoh.

Lebih lanjut, Alberts mengungkapkan, “Kami hanya mempunyai beberapa kamar, ditambah kami harus membawa ofisial, jadi semuanya terbatas. Jadi, mungkin besok atau nanti kami harus segera membuat keputusan siapa yang akan pergi. Hanya 20 pemain dan 10 ofisial.”

Alberts Bahas Rencana Lanjutan

Persib Bandung akan bawa 28 pemain jika lolos ke semifinal Piala Menpora 2021.
ligaindonesiabaru.com

Pengetatan pengeluaran memang cukup terlihat pada perhelatan Piala Menpora 2021. Salah satunya, Persib memilih menggunakan bus untuk transportasi dari Bandung ke Sleman dan sebaliknya. Apalagi, hal ini dipandang lebih aman dalam menjaga skuat dari kemungkinan terpapar COVID-19.

Akan tetapi, menurut Alberts, Persib Bandung dipastikan membawa semua pemain yang terdaftar bila mampu melewati Persebaya Surabaya pada perempat final. Pertimbangannya, Maung Bandung harus melakoni banyak pertandingan lagi andai mampu lolos ke semifinal Piala Menpora 2021.

“Jika lolos ke semifinal, karena mendaftarkan 28 pemain, kami akan membawa ke-28 pemain karena kami akan bermain 3-4 laga lagi ke depannya. Jadi, tentu kami perlu pemain tambahan lagi,” ujar Alberts menguraikan rencananya.

Bila lolos ke semifinal, Persib Bandung memang dipastikan melakoni 3 atau 4 laga. Pasalnya, babak semifinal Piala Menpora 2021 akan digelar dua kali. Demikian pula untuk laga final. Artinya, bila masuk final, tim asuhan Robert Alberts akan melakoni 4 laga. Adapun bila kalah di semifinal, mereka akan menjalani satu laga perebutan peringkat ketiga.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Jadi Lawan Persib di 8 Besar, Persebaya Ternyata Disegani Robert Alberts

gamespool

Football5Star.com, Indonesia – Robert Alberts, pelatih Persib Bandung, mengaku segan kepada Persebaya Surabaya yang akan dihadapi pada 8 besar Piala Menpora 2021. Pelatih asal Belanda itu menilai Bajol Ijo punya permainan dan komposisi unik.

Persib dipastikan bersua dengan Persebaya pada babak 8 besar Piala Menpora 2021. Dua klub yang suporternya bersahabat itu harus saling bunuh setelah Bajol Ijo hanya finis sebagai runner-up Grup C. Tim asuhan Aji Santoso urung jadi juara grup setelah dikalahkan PS Sleman 0-1.

Menanggapi perjumpaan Persib dengan Persebaya pada babak 8 besar, Robert Alberts menaruh kewaspadaan tinggi. Secara khusus, dia mengaku respek dan segan kepada klub kebanggaan masyarakat Surabaya itu.

Skuat Persebaya Surabaya yang akan dihadapi Persib Bandung pada 8 besar Piala Menpora 2021 sangat disegani Robert Alberts.
persebaya.id

“Kami menaruh hormat kepada Persebaya yang tampil dengan karakter permainannya selama di turnamen ini. Mereka bermaterikan pemain-pemain yang seluruhnya lokal,” urai Robert Alberts, Kamis (8/4/2021), seperti dikutip Football5Star.com dari laman resmi Persib.

Secara spesifik, Alberts menyanjung Persebaya karena memiliki begitu banyak pemain yang memperkuat timnas Indonesia di berbagai tingkatan. Itu menunjukkan kualitas skuat asuhan Aji Santoso yang tak main-main dan tak bisa dipandang sebelah mata.

“Persebaya punya banyak pemain timnas, baik U-23 ataupun U-19. Anda bisa melihat para pemain itu dalam kondisi baik, banyak berlari, bekerja dalam kelompok kecil, dan main menekan. Persebaya punya banyak pemain bertalenta dan mau bekerja keras. Jadi saya pikir mereka tim yang sangat bagus,” ujar Alberts lagi.

Tim Asuhan Alberts Kembali ke Sleman

Pertandingan Persib Bandung vs Persebaya Surabaya akan berlangsung pada Minggu, 11 April 2021. Laga itu akan digelar di Stadion Maguwoharjo, Sleman. Artinya, tim asuhan Robert Alberts akan kembali ke venue yang jadi arena pertarungan di Grup D. Di sana, Maung Bandung mampu meraih dua kemenangan dan sekali imbang.

Meskipun demikian, Alberts tak menilai kepastian bermain di Sleman akan jadi keuntungan bagi Persib. Salah satu sebabnya, I Made Wirawan dkk. harus menempuh perjalanan panjang lagi karena sudah kembali ke Bandung setelah menyelesaikan laga fase grup.

“Bermain di Sleman sama sekali tidak menjadi sebuah keuntungan. Tidak penting di mana pun Anda bermain karena besok kami akan melakoni perjalanan selama sembilan jam. Tidak mengapa kami menjalani itu semua. Ini hanya sebuah momen di sepak bola yang mana harus sama-sama kami terima,” ucap Alberts.

Untuk laga 8 besar Piala Menpora 2021, Robert Alberts berencana hanya membawa 20 pemain. Itu berbeda dengan saat fase grup. Ketika itu, skuat Persib Bandung dihuni 23 pemain. Dari 3 slot pamin yang dikurangi, salah satunya adalah kiper.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Catat! Jadwal Live TV 8 Besar Piala Menpora 2021

Catat! Jadwal Live TV 8 Besar Piala Menpora 2021 43

Football5Star.com – Babak Grup Piala Menpora 2021 resmi usai dan sudah melahirkan 8 klub yang bakal bersaing pada perempat final. PT Liga Indonesia Baru (LIB) sudah merilis jadwal termasuk live TV untuk babak 8 besar Piala Menpora 2021 di tiga kota.

Sebanyak 28 pertandingan fase grup sudah selesai dihelat. Tak banyak masalah berarti yang dialami panitia dalam menggulirkan turnamen bergengsi perdana di Indonesia dalam setahun terakhir itu.

Ada delapan tim yang lolos ke perempat final. Mereka adalah PSIS Semarang, Barito Putera, Persija Jakarta, PSM Makassar, PSS SLeman, Persebaya Surabaya, Persib Bandung dan Bali United.

Hasil PSS vs Persebaya

Jadwal babak 8 besar Piala Menpora 2021 akan mulai dilaksanakan pada Jumat (9/4/2021) dan bakalan live di stasiun TV nasional, Indosiar. Kedelapan tim itu bakalan bertarung di tiga kota berbeda, yakni Malang, Sleman, dan Bandung.

Babak 8 besar Piala Menpora sendiri dilakukan sistem silang. Juara Grup A bertemu runner-up Grup B, juara Grup B bersua runner-up Grup A, begitu pun seterusnya. Babak delapan besar akan mulai dihelat 9 April sampai 12 April.

Berikut Jadwal Live TV 8 Besar Piala Menpora 2021:

Jumat, 9 April 2021

PSIS vs PSM, kick-off 18:15 WIB di Stadion Kanjuruhan, Malang

Sabtu, 10 April 2021

Persija vs Barito Putera, kick-off 18:15 WIB di Stadion Kanjuruhan, Malang

Minggu, 11 April 2021

Persib vs Persebaya, kick-off 18:15 WIB di Stadion Maguwoharjo, Sleman

Senin, 12 April 2021

PSS vs Bali United, kick-off 20:30 WIB di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung.

*Jadwal babak 8 besar Piala Menpora bisa berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. Semua laga akan disiarkan di Indosiar dan Vidio.com.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Hasil PSS vs Persebaya: Elang Jawa Temani Bajol Ijo ke Perempat Final

gamespool
Hasil PSS vs Persebaya: Elang Jawa Temani Bajol Ijo ke Perempat Final 46

Football5star.com, Indonesia – Pertandingan terakhir grup C Piala Menpora 2021 antara PSS vs Persebaya di Stadion Si Jalak Harupat, Rabu (7/4/2021) berakhir dengan skor 1-0 untuk kemenangan tim Elang Jawa.

Pada babak pertama, pertandingan PSS vs Persebaya berlangsung dalam tempo tinggi. Kedua tim sama-sama menerapkan permainan keras dan cepat untuk bisa membobol gawang lawan.

Sejumlah pemain kedua tim pun terpaksa harus ditarik keluar karena mengalami cedera. Wasit pun memberikan cukup banyak kartu kuning di babak pertama, tiga untuk pemain PSS dan satu untuk pemain Persebaya, Muhammad Hidayat.

Pada menit keempat, Persebaya berhasil mendapatkan peluang pertamanya lewat Marselino namun sayang sepakannya masih melebar dari gawang PSS Sleman. Tak berselang lama, Irfan Jaya hampir menjebol gawang Persebaya pada menit ke-10 namun sepakannya berhasil diamankan oleh kiper Persebaya Ernando Ari.

Menit ke-26, PSS hampir mampu unggul terlebih dahulu. Namun sayang sundulan dari Asyraq Gufron masih bisa diantisipasi oleh Ernando Ari. PSS mendapatkan sepak pojok pada menit ke-47, namun tidak bisa dimanfaatkan menjadi gol, dan malah menciptakan peluang serangan balik untuk Persebaya.

Hingga akhir babak pertama, tak ada gol yang tercipta. Pertandingan berakhir dengan skor 0-0. Pada babak kedua, PSS bermain lebih agresif. Hasilnya pada menit ke-47, Irfan Bachdim berhasil membawa PSS unggul 1-0 lewat eksekusi penalti.

Penalti diberikan wasit setelah Rizky Ridho menghentikan liukan Kim Kurniawan di dalam kotak penalti Persebaya. Irfan Bachdim dengan tenang mampu menaklukan Ernando Ari.

Hingga akhir pertandingan, skor 1-0 untuk keunggulan PSS tak berubah. Hasil ini membuat PSS menemani Persebaya ke babak perempat final Piala Menpora 2021.

Susunan pemain PSS vs Persebaya:

PSS Sleman: 21. Ega Rizky, 3. Bagus Nirwanto, 5. Asyraq Gufron, 51. Mario Maslac, 13. Samsul Arifin, 6. Wahyu Sukarta, 23. Kim Jeffrey Kurniawan, 10. Nicolas Velez, 17. Irfan Bachdim, 41. Irfan Jaya, 32. Arsyad Yusgiantoro

Kartu kuning: Kim Jeffrey, Bagus Nirwanto, Samsul Arifin, Nicolas Velez

Kartu merah:

Pelatih: Dejan Antonic

Persebaya Surabaya: 21. Ernando Ari, 24. Arif Satria, 32. Rizky Ridho, 29. Mokhamad Syaifuddin, 3. Reva Adi Utama, 96. Muhammad Hidayat, 66. Dicky Kurniawan, 7. Marselino Ferdinan, 11. Supriadi, 8. Oktafianus Fernando, 15. Rivaldi Bawuo

Kartu kuning: Muhammad Hidayat

Kartu merah:

Pelatih: Aji Santoso

Pemain Asing PSS Sleman Penasaran dengan Kekuatan Persebaya

Pemain Asing PSS Sleman Penasaran dengan Kekuatan Persebaya 50

Football5Star.com, Indonesia – Pemain asing PSS Sleman, Mario Maslac, mengaku penasaran dengan kekuatan Persebaya Surabaya jelang laga hidup-mati di Stadion Si Jalak Harupat, Rabu (7/4/2021). Dia bakalan melakukan apapun demi membawa PSS menang demi tiket delapan besar Piala Menpora 2021.

Seperti diketahui, PSS memang diwajibkan meraih kemenangan melawan Persebaya Surabaya agar bisa lolos ke perempat final. Maslac sendiri berjanji membawa PSS meraih kemenangan dalam partai tersebut.

“Saat ini kami fokus maksimal pada pertandingan menghadapi Persebaya. Kami tahu apa yang menanti kami, jadi kami bersiap. Saya berharap PSS akan keluar sebagai pemenang dan dapat membawa kegembiraan bagi Sleman Fans,” kata Mario Maslac dikutip laman resmi klub.

Dejan Antonic - PSS Sleman - Persela - pssleman.id

Bersama Dejan Antonic, Maslac mengaku sangat optimistis bisa membawa PSS SLeman melangkah lebih jauh dalam turnamen pramusim Liga 1 2021 tersebut. Meski belum pernah bekerja sama, tapi Maslac dan Dejan satu negara, yakni Serbia.

“Meskipun belum pernah bekerja sama sebelumnya, karena dia di Asia dan saya di Eropa. Tapi saya tahu bahwa Coach Dejan adalah pelatih yang sangat berdedikasi kepada tim, bekerja dengan tim dan bagus untuk para pemain muda ini,” papar dia.

Grup C Piala Menpora 2021 memang masih menjanjikan pertarungan sengit. Masih ada empat tim yang bertarung demi menemani Persebaya yang sudah lebih dahulu dipasitikan melaju. Laga Persela Lamongan vs Persik Kediri dan PSS Sleman vs Persebaya, Rabu (7/4) bakalan jadi penentu.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Venue 8 Besar Piala Menpora Tergantung Lawan yang Dihadapi Persib Bandung

Venue 8 Besar Piala Menpora Tergantung Lawan yang Dihadapi Persib Bandung 54

Football5Star.com, Indonesia – Panitia penyelenggara Piala Menpora 2021 menyebut venue babak 8 besar tergantung lawan yang dihadapi Persib Bandung. Mereka sampai saat ini masih menimbang-nimbang segala hal sebelum menentukannya.

Sebenarnya, panpel Piala Menpora sudah menentukan venue babak delapan besar untuk wakil Grup A dan Grup B. Empat tim yang lolos dari kedua klub tersebut akan bertanding dalam perempat final yang diselenggarakan di Stadion Kanjuruhan, Malang.

Akan tetapi untuk venue 8 besar Piala Menpora wakil dari Grup C dan Grup D, panpel belum menentukannya. Mereka menyebut kalau venue babak delapan besar itu tergantung lawan dari Persib. Hal ini akan berpengaruh kepada kemungkinan-kemungkinan yang bisa terjadi.

Venue 8 Besar Piala Menpora Tergantung Lawan yang Dihadapi Persib Bandung Cilegon United Disulap Jadi Rans Cilegon FC, Begini Respons PT LIB persipura jayapura Persija Jakarta, Persib Bandung, Persebaya Surabaya, dan Arema FC. Empat Tim Ini Dipastikan Tak Akan Segrup di Piala Menpora 2021 PT LIB Benarkan Turnamen Pramusim Liga 1 Bernama Piala Menpora 2021 PT LIB Akui PSM Makassar Terancam Tak Boleh Mentas di Liga 1 2021 Paparan PT LIB Soal Liga 1 2021 Direspons Positif oleh Polri PT LIB Kaget Polri Beri Lampu Hijau buat Liga 1 2021 Hasil Rapat Klub: Musim 2020 Dibatalkan, Liga 1 2021 Tanpa Degradasi persipura jayapura PT LIB pun Bingung Soal Kejelasan Status Liga 1 Pemain Asing Banyak yang Pergi dari Indonesia, PT LIB Kalem akhmad hadian lukita direktur utama pt. liga indonesia baru (LIB) - liga-indonesia.id

“Kenapa sampai harus menunggu hingga laga terakhir Grup C? Pertimbangannya karena terkait keamanan dan ketertiban masyakarat. Siapa yang akan menjadi lawan Persib Bandung nantinya, memengaruhi venue perempat final,” ungkap Ketua panpel Piala Menpora, Akhmad Hadian Lukita ketika dihubungi oleh awak media.

Seperti diketahui, Persib melaju ke perempat final dengan status juara Grup D ditemani Bali United. Sedangkan Grup C baru Persebaya Surabaya yang lolos. Satu slot tersisa akan ditentukan pada 7 April. Andai Persebaya lolos sebagai runner-up Grup C, maka akan bertemu Persib. Pertandingan itu dikhawatirkan akan menimbulkan kerumunan karena kedekatan suporter kedua kesebelasan.

“Bandung dan Sleman masih menjadi opsi kami untuk venue perempat final Piala Menpora. Namun, kami juga mempertimbangkan venue-venue lain,” tutup dia.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Hasil Persebaya vs Persela: Seri, Bajol Ijo Tetap ke Perempat Final!

Hasil Persebaya vs Persela: Seri, Bajol Ijo Tetap ke Perempat Final! 57

Football5Star.com, Indonesia – Hasil Persebaya Surabaya vs Persela Lamongan di Stadion Si Jalak Harupat, Sabtu (3/4/2021) berakhir tanpa gol. Namun, hasil imbang itu membuat Persebaya tetap melaju ke babak perempat final Piala Menpora 2021.

Laga sudah sedari awal berjalan sangat keras. Saking kerasnya, Persela langsung kehilangan Riyanto Abiyoso akibat cedera. Dia ditarik keluar setelah berbenturan dengan rekan setimnya, Eky Taufik.

Persela lebih dahulu dapat peluang matang via Melvin Lorenzen. Namun, tembakannya masih belum jelas. Beberapa menit kemudian, Supriadi gantian bikin Persebaya mengancam. Namun Dwi Kuswanto masih sigap.

Supriadi kembali mengancam menit ke-40. Lagi-lagi, tendangan Supriadi bisa dibaca dengan baik oleh Dwi Kuswanto. Hasil Persebaya Surabaya vs Persela Lamongan bertahan tanpa gol di babak pertama.

Usai jeda, kedua tim kembali memperagakan permainan ketat. Riky Kayame membuka peluang buat Persebaya tapi masih belum jelas arahnya.

Syahroni melakukan tekel yang brilian pada menit ke-70. Dia berhasil menghentikan laju Samsul Arif sebelum melepaskan tembakan ke gawang Dwi Kuswanto.

Malik Risaldi mencoba beraksi sepuluh menit jelang waktu normal berakhir. Namun lagi-lagi, tendangan jarak jauhnya masih melambung di atas gawang Satria Tama.

Persela mendapatkan dua peluang beruntun menit ke-90+4. Berawal dari bola muntah salah satu pemain, Melvin langsung menyerobot bola dan melepaskan tembakan. Namun, bola masih bisa diadang bek Persebaya.

Hasil Persebaya Surabaya vs Persela Lamongan akhirnya bertahan dengan skor kacamata hingga peluit panjang. Persebaya tetap berada di puncak klasemen dengan tujuh poin. Sedang Persela masih di urutan kelima alias dasar klasemen karena meraih tiga imbang beruntun.

Persebaya dipastikan melaju ke babak perempat final. Hal itu karena perolehan poin mereka tak mungkin bisa dikejar oleh Madura Untied di urutan ketiga.

Susunan Pemain

Persebaya: 86-Satria Tama; 32- Rizky Ridho, 13-Rachmat Irianto (Kapten), 88-Alwi Slamat, 33-Koko Ari, 23-Ady Setiawan, 18-M Kemaluddin, 89-Hambali Thalib, 11-Muhammad Supriadi, 57-Akbar Firmansyah, 9-Samsul Arif.

Pelatih: Aji Santoso

Persela: 33-Dwi Kuswanto; 3-Demerson Bruno, 36-Eky Taufik, 2-Mochmad Zainuri, 6-Akbar, 13-Lucky Wakyu, 8-Syahroni, 11-Nasir, 93-Naufal Rahmanda, 22-Riyatno Abiyoso, 9- Melvyn Lorenzen.

Pelatih: Didik Ludianto

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Madura United vs Persebaya Surabaya: Bajul Ijo Sempurna

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Persebaya Surabaya terus membuktikan kelasnya di Piala Menpora 2021. Menghadapi Madura United di stadion Si Jalak Harupat, Minggu (28/3/2021) mereka menang 2-1.

Persebaya langsung tancap gas sejak laga dimulai. Gol bahkan sudah mereka cetak saat laga baru berusia 11 menit.

Memanfaatkan sepakan pojok, bek tengah Ady Setiawan sukses menceploskan gawang lawan lewat sundulan terukurnya. Gol ini membuat laga berlangsung dalam tempo tinggi.

Akan tetapi tidak ada gol tambahan yang tercipta di sisa babak pertama. Memasuki babak kedua giliran Madura United yang menggebrak.

Laga baru berjalan tiga menit mereka sudah berhasil menyamakan kedudukan. Gol penyeimbang lahir dari pemain andalan mereka, Slamet Nurcahyo.

Sontekan keras sang gelandang dari luar kotak penalti tak mampu dibendung Satria Tama. Kedudukan 1-1 membuat pertandingan makin menghibur.

Kedua tim saling serang untuk mencetak gol kemenangan. Dewi fortuna berpihak pada Bajul Ijo. Serangan balik yang dibangun menghadirkan kemelut di depan gawang yang kemudian diselesaikan dengan baik oleh Rendi Irwan.

Gol Rendi Irwan sekaligus jadi gol penutup pada laga kedua Piala Menpora Grup C. Hasil ini membuat Persebaya Surabaya makin kokoh di puncak klasemen dengan enam poin. Sementara Madura United berada di peringkat kedua dengan tiga angka.

Susunan Pemain:

Madura United (4-3-3): 21-Muhammad Ridwan; 15-Alfin Tuassalamony, 19-Fachruddin Arianto, 5-Jaimerson, 6-Rendika Rama; 35-Zulfiandi, 8-Pepper, 33-Moch Kevy; 22-Marckho Sandi, 9-Bet Goncaleves, 25-Hugo

Pelatih: Rahmad Darmawan

Persebaya Surabaya (4-3-2-1): 86-Satria Tama; 23-Ady Setiawan, 29-Syaifuddin, 13-Rachmat Irianto, 33-Koko Ari; 88-Alwi Slamat, 96-Hidayat, Akbar; 11-Supriadi, 89-Hambali Tholib; 9-Samsul Arif

Pelatih: Aji Santoso

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Hasil Persebaya vs Persik: 1 Kartu Merah, 3 Penalti dan 3 Poin Bajul Ijo

gamespool
Hasil Persebaya vs Persik: 1 Kartu Merah, 3 Penalti dan 3 Poin Bajul Ijo 62

Football5star.com, Indonesia – Laga kedua grup C Piala Menpora 2021 antara Persebaya vs Persik di Stadion Jalak Harupat, Selasa (23/3/2021) berakhir untuk kemenangan Bajul Ijo 1-2. Pada laga ini wasit mengeluarkan 1 kartu merah dan memberikan 3 hadiah tendangan penalti.

Pada babak pertama, Persik langsung berinisiatif membangun serangan. Gaya main dua klub ini cukup apik ditonton di awal babak pertama. Persebaya memanfaatkan permainan dari sisi sayap sedangkan Persik mengandalkan lini tengah dengan umpan-umpan panjang.

Persik mendapat peluang dari bek OK John. Sayang sundulan OK John memanfaatkan sepak pojok masih melebar dari gawang Persebaya. Skuat besutan Joko Susilo itu terus menekan lini belakang Persebaya. Menit ke-15, OK John lepaskan umpan yang disambut Fariz A, namun sayang belum bisa membobol gawang Satria Tama.

Persebaya di pertengahan babak pertama mulai bangkit menyerang. Menit ke-21, Hambali Thalib mendapat peluang. Namun sepakannya dari luar kotak penalti belum tepat sasaran.

Lepas cooling break, Persebaya harus bermain dengan 10 orang. Wasit memberikan kartu kuning kedua kepada Rizky Ridho pada menit ke-35. Bajul Ijo pun harus bermain dengan 10 orang.

Hingga akhir babak pertama selesai, kedua tim tak mampu menciptakan gol. Pada babak kedua, laga berlangsung tambah menarik. Persik membuka keunggulan terlebih dahulu lewat eksekusi penalti Andri Ibo.

Wasit memberikan hadiah penalti ke Persik setelah Alwi Slamat melakukan handsball. 1-0 Persik unggul. Namun keunggulan itu tak berlangsung lama. Menit ke-65, giliran wasit yang memberikan hadiah penalti untuk Persebaya.

Andri Ibo melakukan pelanggaran kepada Ricky Kambuaya di area terlarang. Samsul Arif yang jadi algojo mampu membobol gawang Dikri Yusron. Tiga menit kemudian, penalti kembali didapat Persebaya setelah OK JOhn lakukan pelanggaran dan Samsul Arif sukses membawa Bajul Ijo berbalik unggul 2-1.

Keunggulan 2-1 Persebaya bertahan hingga akhir babak kedua. Ini jadi tiga poin perdana Bajul Ijo di Piala Menpora 2021.

Susunan pemain Persebaya vs Persik:

Persebaya (4-2-3-1): Satria Tama, Rizky Ridho, Rachmat Irianto (Kapten), Koko Ari, Ady Setiawan, M Hidayat, Hambali Thalib, Supriadi, Oktafianus, Alwi Slamat, Samsul Arif.

Kartu kuning: Rizky Ridho (7′)

Kartu merah: Rizky Ridho (35′)

Pelatih: Aji Santoso

Persik Kediri (4-4-2): Dikri Yusron, K John, Vava Mario, Andri Ibo (Kapten), Ibrahim Sanjaya, Dani S, Adi Eko, Ahmad Agung, Bayu Otto, Septian Bagaskara, Faris A

Kartu kuning: Vava Mario (27′), Bayu Otto (40′)

Kartu merah:

Pelatih: Joko Susilo

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Ekspektasi Tinggi Aji Santoso Kepada Para Pemain Muda Persebaya

gamespool
Ekspektasi Tinggi Aji Santoso Kepada Para Pemain Muda Persebaya 66

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Persebaya Surabaya, Aji Santoso, memastikan bakal mengandalkan banyak pemain muda pada gelaran Piala Menpora 2021. Menurutnya, Piala Menpora merupakan tempat sempurna bagi para pemain muda untuk menguji kemampuannya.

Persebaya memang membawa cukup banyak pemain muda untuk menjalani partai babak grup Piala Menpora 2021. Beberapa diantaranya adalah Ernando Ari, Koko Ari Araya, dan Marsellino Ferdinan.

“Untuk Piala Menpora saya berikan kesempatan bagi pemain muda. Saya ingin memberi jam terbang, paling tidak di kompetisi nanti mereka tidak kaget, karena sudah merasakan atmosfer pertandingan,” kata Aji Santoso dikutip football5star dari laman resmi klub.

Aji Santoso - Persebaya - Pemain Muda - Piala Menpora 2021 - persebaya. id
persebaya.id

Sementara itu, kapten Persebaya, Rachmat Irianto, mengaku sudah tak sabar ingin menjalani partai Piala Menpora. Ia pun mengakui skuat Bajol Ijo mendapat tekanan tinggi dari masyarakat Surabaya.

“Karena ini pertandingan pertama, pasti akan sulit dan sarat tekanan. Tapi itu bukan alasan untuk tidak tampil memberikan yang terbaik dan meraih hasil positif,” tegasnya.

Persebaya tergabung di grup C Piala Menpora 2021. Mereka akan bersaing dengan tim-tim tangguh seperti Madura United, Persik Kediri, Persela Lamongan dan PSS Sleman demi meraih tiket berlaga di babak gugur.

Bajol Ijo akan menjalani partai perdananya pada Selasa (23/3) mendatang. Rencananya, mereka akan menghadapi Persik Kediri di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, pada pukul 18.15 WIB.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Pelatih Persebaya Surabaya Bereaksi Soal Komentar Irfan Jaya

Pelatih Persebaya Surabaya Bereaksi Soal Komentar Irfan Jaya 70

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih Persebaya Surabaya, Aji Santoso, bereaksi soal komentar Irfan Jaya yang kini berseragam PSS Sleman. Dia tak masalah Irfan mau membocorkan taktiknya di Piala Menpora 2021 nanti.

Seperti diketahui, Irfan Jaya memang sudah tak lagi berseragam Persebaya untuk musim 2021. Dia bakalan membela panji PSS Sleman. Menariknya, Irfan bakalan segera kembali bersua ke klub yang membesarkan namanya itu dalam waktu dekat, yakni di Piala menpora 2021.

Hal itu setelah PSS dan Persebaya berada dalam satu Grup, yakni Grup C. Selain PSS dan Persebaya Surabaya, ada pula Madura United, Persela Lamongan dan Persik Kediri dalam grup tersebut.

Pelatih Persebaya Surabaya Bereaksi Soal Komentar Irfan Jaya Aji Santoso Pelatih Persebaya: Harusnya Kalau Liga 1 Dilanjutkan, Formatnya Sama Gaya Berlatih Aji Santoso Terinspirasi dari Sosok Fabio Capello

Nah, dalam sebuah kesempatan Irfan Jaya menyebut akan membocorkan taktik Aji Santoso kepada PSS. Aji sendiri tak mau pusing dengan komentar Irfan. Persebaya akan bermain dengan caranya sendiri.

“Tidak masalah, itu nggak apa-apa silakan saja. Memang Irfan pernah main di Persebaya, tapi menurut saya tidak ada masalah,” kata Aji Santoso.

Persebaya Surabaya, kata Aji, punya banyak variasi bermain. Jadi, ketika Irfan membocorkan strateginya, jelas tak akan berpengaruh besar. Karena Aji punya banyak rencana dalam skuat Persebaya saat ini.

“Kami juga punya banyak alternatif untuk memainkan pemain-pemain yang ada, jadi menurut saya tidak ada masalah,” pungkas pelatih yang juga sempat menangani Persela Lamongan tersebut.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Bocor! Persib Bandung Main di Grup Sleman, Persija Jakarta di Malang

Bocor! Persib Bandung Main di Grup Sleman, Persija Jakarta di Malang 74

Football5Star.com, Indonesia – Pemetaan grup Piala Menpora 2021 belakangan mulai bocor. Empat klub, yakni Persija Jakarta, Persib Bandung, Persebaya Surabaya, dan Arema FC sudah ditentukan bakal main di kota tertentu pada Piala Menpora ini.

Seperti diketahui, keempat klub itu memang dipastikan tak akan satu grup dalam turnamen pramusim Liga 1 2021 tersebut. Hal itu lantaran Persija, Persib, Arema, dan Persebaya emiliki basis pendukung yang besar. Andai ditaruh dalam satu grup, jelas berpotensi akan mengundang kerumunan dan memancing suporter datang ke stadion.

Nah, PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator Piala Menpora 2021 sudah memutuskan keempat klub tersebut akan main di mana. Persib Bandung, salah satunya akan bertanding di grup Sleman.

Persija Jakarta, Persib Bandung, Persebaya Surabaya, dan Arema FC. Empat Tim Ini Dipastikan Tak Akan Segrup di Piala Menpora 2021 PT LIB Benarkan Turnamen Pramusim Liga 1 Bernama Piala Menpora 2021 PT LIB Akui PSM Makassar Terancam Tak Boleh Mentas di Liga 1 2021 Paparan PT LIB Soal Liga 1 2021 Direspons Positif oleh Polri PT LIB Kaget Polri Beri Lampu Hijau buat Liga 1 2021 Hasil Rapat Klub: Musim 2020 Dibatalkan, Liga 1 2021 Tanpa Degradasi persipura jayapura PT LIB pun Bingung Soal Kejelasan Status Liga 1 Pemain Asing Banyak yang Pergi dari Indonesia, PT LIB Kalem akhmad hadian lukita direktur utama pt. liga indonesia baru (LIB) - liga-indonesia.id

“Iya benar, untuk empat tim yang memiliki rivalitas itu sudah ditentukan. Persija di Malang, Persib di Sleman, Arema di Solo, dan Persebaya di Bandung,” kata Direktur Utama PT LIB, Akhmad Hadian Lukita, ketika dihubungi oleh awak media.

Nantinya, Bhayangkara Solo FC dan PSS SLeman pun dipastikan tak akan main di kandangnya masing-masing. Andai nanti dalam drawing Bhayangkara dapat Grup di Solo, maka akan diundi ulang. Sama halnya dengan PSS Sleman.

“Dua tim itu pun demikian, nanti pada saat drawing, kalau terjadi Bhayangkara Solo FC main di Solo dan PSS di Sleman akan diundi ulang sampai dengan mendapatkan tempat yang tepat,” tutup pria yang juga menjadi ketua panitia pelaksana Piala Menpora 2021 itu.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Empat Tim Ini Dipastikan Tak Akan Segrup di Piala Menpora 2021

Empat Tim Ini Dipastikan Tak Akan Segrup di Piala Menpora 2021 78

Football5Star.com, Indonesia – PT Liga Indonesia Baru (LIB) mengonfirmasi ada empat tim yang dipastikan tak akan satu grup di Piala Menpora 2021. Tim tersebut ialah, Persija Jakarta, Persib Bandung, Persebaya Surabaya, dan Arema FC.

Keempat tim peserta Piala Menpora 2021 itu memang memiliki basis pendukung yang besar. Andai ditaruh dalam satu grup, jelas berpotensi akan mengundang kerumunan dan memancing suporter datang ke stadion.

Maka dari itu, Persija, Persib, Arema, dan Persebaya disebut oleh PT LIB tak akan bermain dalam satu grup Piala Menpora. Rencananya keempat tim itu akan dipecah ke dalam empat grup.

Persija Jakarta, Persib Bandung, Persebaya Surabaya, dan Arema FC. Empat Tim Ini Dipastikan Tak Akan Segrup di Piala Menpora 2021 PT LIB Benarkan Turnamen Pramusim Liga 1 Bernama Piala Menpora 2021 PT LIB Akui PSM Makassar Terancam Tak Boleh Mentas di Liga 1 2021 Paparan PT LIB Soal Liga 1 2021 Direspons Positif oleh Polri PT LIB Kaget Polri Beri Lampu Hijau buat Liga 1 2021 Hasil Rapat Klub: Musim 2020 Dibatalkan, Liga 1 2021 Tanpa Degradasi persipura jayapura PT LIB pun Bingung Soal Kejelasan Status Liga 1 Pemain Asing Banyak yang Pergi dari Indonesia, PT LIB Kalem akhmad hadian lukita direktur utama pt. liga indonesia baru (LIB) - liga-indonesia.id

“Ada empat klub yang akan kami pisahkan di empat kota, yakni Persib, Persija, Arema dan Persebaya. Ya itu pengecualian dilihat dari Kantibmas. Nanti lihat dalam drawing ditempatkan di grup apa,” ungkap Direktur Utama (Dirut) PT LIB, Akhmad Hadian Lukita, kepada awak media.

Tak cuma itu, PT LIB juga memastikan tim tuan rumah Piala Menpora 2021 tak akan main di kotanya sendiri. “Tidak. Biar adil dengan klub yang lain,” sambung Akhmad Hadian.

Secara persiapan menggelar Piala Menpora, PT LIB mengaku sudah mencapai 75 persen. Mereka masih memproduksi berbagai hal terutama logistisik dalam turnamen pramusim itu.

“Tidak mudah menyelenggarakan sepak bola tanpa penonton dengan protokol kesehatan. Jadi koordinasi dengan pihak keamanan, kesehatan akan terus terjalin sampai hari H,” pungkas Akhmad Hadian Lukita.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Resmi! Hansamu Yama Gabung Bhayangkara Solo FC

Resmi! Hansamu Yama Gabung Bhayangkara Solo FC 82

Football5Star.com, Indonesia – Bek timnas Indonesia, Hansamu Yama akhirnya resmi menemukan klub barunya, Bhayangkara Solo FC. Hansamu pindah ke Bhayangkara setelah kontraknya tidak diperpanjang oleh Persebaya Surabaya.

Sebelumnya, manajemen Persebaya resmi mengumumkan perpisahannya dengan Hansamu pada 3 Maret lalu. Sejak saat itu, banyak sekali spekulasi yang menyebut Hansamu akan pindah ke Bhayangkara, dan hal itu benar terjadi setelah klub yang memiliki julukan The Guardian itu mengumumkan kedatangan Hansamu di akun media sosialnya.

“Welcome Big Man to Bhayangkara Solo FC,” tulis Bhayangkara seperti dilansir Football5Star.com dari akun Instagramnya.

Hansamu Yama - Persebaya - Aji Santoso - @officialpersebaya
instagram.com/officialpersebaya

Hansamu Yama diproyeksikan untuk menggantikan posisi Lee Won-jae dan Nurhidayat Haji Haris yang sudah dilepas oleh The Guardian.

Sebelumnya, Bhayangkara sudah mendatangkan beberapa pemain jelang kompetisi Piala Menpora 2021. Osas Saha menjadi pemain terakhir yang didatangkan Bhayangkara sebelum mendatangkan Hansamu. Lalu sebelumnya lagi, Bhayangkara juga sudah mendatangkan Arthur Bonai dan memperpanjang kontrak Renan da Silva.

Mereka juga saat ini dirumorkan akan mendatangkan gelandang Persija, Evan Dimas. Namun sampai saat ini, Evan Dimas belum diumumkan sebagai pemain bebas transfer oleh Persija. Tentu saja, Evan Dimas tidak asing dengan lingkungan Bhayangkara. Dia merupakan bagian dari skuad Bhayangkara yang berhasil menjadi juara Liga 1 2017.

Bhayangkara kini sudah menggelar latihan di Lapangan Universitas Sebelas Maret jelang Piala Menpora 21 Maret nanti.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Samsul Arif: Alhamdulillah Musim Ini Terwujud Bela Persebaya Surabaya!

Samsul Arif: Alhamdulillah Musim Ini Terwujud Bela Persebaya Surabaya! 85

Football5Star.com, Indonesia – Persebaya Surabaya akhirnya menunjukkan aktivitas di bursa transfer dengan mendaratkan dua pemain sekaligus, yakni Samsul Arif dan Adi Setiawan. Samsul sendiri mengaku impiannya terwujud dengan bergabung klub kebanggaan masyarakat Surabaya itu.

Jelang Piala Menpora 2021, Persebaya sebenarnya ditinggal pergi beberapa bintangnya, seperti Irfan Jaya dan Hansamu Yama. Ada yang pergi, ada pula yang datang. Tim berjuluk Bajul Ijo itu akhirnya resmi mengumumkan kedatangan Samsul Arif dan Adi Setiawan.

Sekretaris tim Persebaya menjelaskan, perekrutan pemain sudah sesuai dengan kebutuhan pelatih. Mengingat beberapa posisi memang membutuhkan penambahan kekuatan. Khususnya di bagian lini serang.

“Coach Aji menyampaikan pada manajemen butuh penambahan pemain berkualitas. Alhamdulillah kita bisa datangkan Samsul dan Ady Setiawan,” ungkap Ram dalam laman resmi Persebaya Surabaya.

Samsul mengungkapkan kegembiraannya dapat bergabung dengan Persebaya. Karena ini momen yang sudah ditunggu sejak lama sebagai pemain sepak bola Indonesia.

“Tiap bursa transfer saya selalu dikaitkan dengan Persebaya. Alhamdulillah musim ini bisa terwujud. Karena semua pemain pasti ingin membela klub sebesar Persebaya. Apalagi sebagai warga Jawa Timur, pasti ada kebanggaan tersendiri menjadi bagian dari Persebaya,” papar Samsul.

Samsul Arif tak asih buat Aji Santoso karena keduanya pernah bekerja sama ketika sama-sama membela Persela Lamongan. Musim 2017 Samsul sukses melesakkan 17 gol dan empat assist dalam 34 pertandingan di Persela asuhan Aji Santoso.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Cabut dari Persebaya, Klub Baru Hansamu Yama Mulai Terungkap

Cabut dari Persebaya, Klub Baru Hansamu Yama Mulai Terungkap 89

Football5Star.com, Indonesia – Usai resmi berpamitan dari Persebaya Surabaya, klub baru Hansamu Yamu Pranata akhirnya terungkap. Bhayangkara Solo FC mengaku sedang berkomunikasi secara intens dengan Hansamu.

Seperti diketahui, Hansamu memang beberapa waktu lalu sudah berpamitan dengan seluruh jajaran yang ada di Persebaya. Manajemen dan tim Persebaya mengaku tak bisa menahan kepergian mantan pemain Barito Putera tersebut.

Nah, Bhayangkara Solo FC ternyata melihat peluang bisa mendatangkan Hansamu. Mereka mengakui saat ini sedang melakukan pendekatan dengan Hansamu Yama dengan berkomunikasi secara intens.

Hasil Persebaya vs Persik: Hansamu Yama From Zero to Hero

“Sejauh ini memang masih tahap komunikasi dengan pemain yang bersangkutan. Tapi memang benar kami menjalin negosiasi dengan Hansamu,” ungkap Chief Operating Officer (COO) Bhayangkara, Kombes Pol Sumardji, saat dihubungi oleh awak media.

Sumardji berharap kedatangan Hansamu bisa menjadi salah satu tambahan tenaga di lini belakang tim besutan Paul Munster itu. Namun memang, dia masih melihat keuangan tim sambil bernegosiasi dengan Hansamu.

“Kami akan melihat keuangan tim terlebih dahulu untuk musim ini. Ya, mudah-mudahan saja bisa mendapatkan hasil yang maksimal dari pemain ini (Hansamu),” sambung mantan manajer Timnas U-23 Indonesia itu.

Hansamu Yama didatangkan oleh Persebaya Surabaya pada 10 Januari 2019 dari Barito Putera. Dia sebenarnya jadi salah satu pemain penting di kubu Bajul Ijo. Musim lalu, Hansamu total memainkan 31 pertandingan buat Persebaya dengan mengemas tiga gol dan satu assist.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Main di Liga Qatar, Mahmoud Eid Siap Bersaing dengan Eks AC Milan

gamespool
Main di Liga Qatar, Mahmoud Eid Siap Bersaing dengan Eks AC Milan 93

Football5star.com, Indonesia – Eks striker Persebaya, Mahmoud Eid resmi melanjutkan kariernya di Liga Qatar. Hengkang dari Persebaya pada akhir 2020, Eid bergabung ke klub kasta kedua Liga Qatar, Mesaimeer SC.

Bermain di Qatar, Eid mengaku sangat senang dan ingin bisa memberikan kemampuan terbaiknya.

Persebaya Surabaya - Mahmoud Eid - Aji Santoso - @officialpersebaya
instagram.com/officialpersebaya

“Liga Indonesia telah dihentikan akibat pandemi Covid-19. Saya tidak bisa hanya duduk tenang dengan kondisi seperti itu. Saya ingin terus bermain sepak bola. Jadi saya menolak perpanjangan. Saya dihubungin empat tim berbeda dari Timur Tengah namun Mesaimeer memberikan tawaran yang tak bisa saya tolak,” kata Eid seperti dikutip Football5star.com dari SN.SE, Rabu (3/3/2021).

“Saya suka bermain sepak bola dan memiliki banyak petualangan. Saya menantikan pengalaman baru dan pasar untuk bisa menunjukkan skill saya. Saya ingin terus bermain di Asia dan Timur Tengah selama saya bisa dan mampu,”

“Saya bisa bermain sebagai striker tunggal atau bisa melebar dari kiri dan kanan. Tapi saya juga lebih sering ditempatkan sebagai striker tunggal dengan formasi 3-5-2,” ungkap Mahmoud Eid.

Lebih jauh, Eid mengatakan bahwa dirinya sudah tidak sabar untuk bisa bermain di divisi dua Liga Qatar. Eid pun mengaku siap bersaing dengan pemain asing lainnya, salah satunya dengan eks pemain AC Milan, Nigel de Jong.

“Sulit untuk mengatakannya sekarang. Tapi banyak pemain asing yang bermain itu bagus dan membuat liga ini semakin tinggi levelnya. Saya mendengar Nigel de Jong juga bermain di sini sekarang,”

Sekedar informasi, de Jong saat ini berstatus sebagai pemain di klub Al-Shahania SC. Sebelum bergabung ke klub divisi dua, de Jong pada musim 2019-20 bermain untuk klub Al Ahli SC.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Hansamu Yama Dikonfirmasi Tak Lagi Perkuat Persebaya Surabaya

Hansamu Yama Dikonfirmasi Tak Lagi Perkuat Persebaya Surabaya 97

Football5Star.com, Indonesia – Persebaya Surabaya dikonfirmasi tak akan diperkuat oleh Hansamu Yama untuk kompetisi musim 2021. Hal itu diakui secara langsung oleh pelatih Persebaya, Aji Santoso, yang menyebut Hansamu sudah pamitan.

Persebaya sebenarnya sudah kehilangan banyak pemain pentingnya untuk 2021. Setelah para pemain asing yang sudah menemukan pelabuhan baru, mereka juga ditinggal oleh Irfan Jaya hingga Fandry Imbiri.

Kali ini, gantian Hansamu Yama yang dikonfirmasi angkat kaki dari klub kebanggaan masyarakat Surabaya dan sekitarnya itu. Kepergian Hansamu jua sudah diamini oleh Aji Santoso. Pelatih yang baru saja resmi memperpanjang kontrak dengan Persebaya itu mengaku tak bisa menghalangi keinginan Hansamu pergi.

Hansamu Yama Dikonfirmasi Tak Lagi Perkuat Persebaya Surabaya Hansamu Yama Jadi Rebutan Tiga Klub Luar Negeri Sekaligus Soal Makan Sembarangan, Sosok Ini Ingin Jangan Hanya Pemain yang Disalahkan

“Hansamu sudah pasti keluar (dari Persebaya). Dia juga sudah pamitan dengan tim. Semuanya memang tergantung keputusan dari pemain. Kami tak bisa memaksa,” ungkap Aji Santoso saat dihubungi oleh awak media.

Aji tak tahu ke mana Hansamu akan pergi. Namun yang jelas, dia mendukung karier ke depannya bagi pemain jebolan SAD Indonesia tersebut. “Saya tidak tahu klub mana tetapi mungkin sudah ada pilihannya,” sambung mantan nakhoda Arema FC itu.

Hansamu didatangkan oleh Persebaya Surabaya pada 10 Januari 2019 dari Barito Putera. Dia sebenarnya jadi salah satu pemain penting di kubu Bajul Ijo. Musim lalu, Hansamu total memainkan 31 pertandingan buat Persebaya dengan mengemas tiga gol dan satu assist.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Begini Reaksi Manajemen Persebaya Setelah Irfan Jaya Memilih Pergi

Begini Reaksi Manajemen Persebaya Setelah Irfan Jaya Memilih Pergi 101

Football5Star.com, Indonesia – Manajemen Persebaya Surabaya akhirnya bersuara soal kepergian Irfan Jaya yang langsung diperkenalkan PSS Sleman. Mereka mengakui Irfan sudah berpamitan dengan tim secara baik-baik.

Seperti diberitakan sebelumnya, Irfan memang mengucapkan salam perpisahan kepada Persebaya. Hal itu setelah pihak Persebaya dan Irfan gagal bersepakat soal negosiasi perpanjangan kontrak untuk mengarungi musim kompetisi 2021.

Kepergian Irfan diikhlaskan oleh manajemen tim berjuluk Bajul Ijo itu. Sekretaris tim Persebaya Ram Surahman mengkonfirmasi kepindahan Irfan. Menurutnya hal tersebut wajar di dunia sepak bola profesional.

Setelah Empat Musim, Irfan Jaya Resmi Tinggalkan Persebaya

“Benar, Irfan sudah bukan lagi pemain Persebaya. Irfan sudah pamit ke manajemen dan pelatih,” ungkap Ram dalam laman resmi Persebaya Surabaya.

“Irfan sudah empat musim bersama Persebaya, otomatis dia tidak bisa dipisahkan dari sejarah Persebaya. Semoga dia sukses di tempat barunya,” sambung dia.

Irfan Jaya sendiri akhirnya diperkenalkan oleh PSS Sleman beberapa jam setelah berpamitan dengan Persebaya. Dia menjadi salah satu dari delapan pemain yang diresmikan PSS mengarungi musim 2021. Dia mengucapkan banyak terima kasih kepada Persebaya Surabaya yang jadi bagian penting dalam kariernya.

“Persebaya adalah tim pertama saya menjadi pemain profesional, jadi saya tidak akan pernah melupakan semua kenangan selama saya bermain di Persebaya. Saya berterimakasih kepada Persebaya mau menerima saya dengan baik. Semoga tim Persebaya ke depannya lebih baik lagi,” terang Irfan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Setelah Empat Musim, Irfan Jaya Resmi Tinggalkan Persebaya

Setelah Empat Musim, Irfan Jaya Resmi Tinggalkan Persebaya 105

Football5Star.com, Indonesia – Winger Persebaya, Irfan Jaya, resmi mengumumkan bahwa dia akan meninggalkan klub asal Surabaya itu tahun ini. Irfan mengkonfirmasi hal itu lewat akun Instagramnya.

“Saya Irfan Jaya ingin mengucapkan terimakasih yang sebesar besarnya kepada management, staf official pelatih, dan teman teman pemain yang hebat, dan juga supporter bonek dan bonita yang sangat luar biasa yang selalu mendukung saya,” tulis Irfan seperti dilansir Football5Star.com dari akun Instagramnya.

Irfan Jaya - Persebaya Surabaya - @officialpersebaya
@officialpersebaya

Irfan melanjutkan, “Terima kasih untuk 4 musim luar biasa ini suatu kebanggaan bisa menjadi bagian dari keluarga Persebaya. Banyak kenangan saya bersama Persebaya yang tidak akan pernah saya lupakan. Dan saya juga ingin memohon maaf jika ada salah kata atau tingkah laku yang kurang baik, sekali lagi saya mohon maaf. Sukses selalu keluarga Persebaya Surabaya.”

Menurut RawonStats, Irfan Jaya berhasil mencatatkan 98 pertandingan, mencetak 34 gol dan 21 assist. Prestasi terbaiknya tentu saja saat dia mengantarkan Bajul Ijo promosi ke Liga 1 dengan menjadi juara Liga 2 2017. Dia juga berhasil menjadi pemain terbaik Liga 2 pada tahun itu. Irfan saat ini dirumorkan untuk pindah ke PSS Sleman.

Untuk Persebaya sendiri, mereka sudah melepas beberapa pemain jelang turnamen Piala Menpora. Pasukan Aji Santoso itu sudah melepas Nasir Buya, Rivky Mokodompit, Zoubairou Garba, dan Bayu Nugroho secara bersamaan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Aji Santoso Dibuat Lega oleh Kabar Manajemen Persebaya Surabaya

Aji Santoso Dibuat Lega oleh Kabar Manajemen Persebaya Surabaya 109

Football5Star.com, Indonesia – Aji Santoso akhirnya dibuat lega oleh kabar dari manajemen Persebaya Surabaya. Hal itu setelah dia dipastikan akan tetap menjadi nakhoda Persebaya untuk mengarungi kompetisi musim 2020.

Sebenarnya, Aji juga sudah beberapa kali menyiapkan rencana buat skuat Bajul Ijo menjelang Piala Menpora 2021. Namun, dia baru mendapat kepastian bertahan usai mendapatkan kabar dari manajemen Persebaya, Kamis (25/2/2021).

Pelatih berlisensi AFC A Pro tersebut mengaku tidak mengalami kendala dalam negosiasi kontrak baru. Aji justru mengapresiasi manajemen Persebaya yang secara profesional memberikan kepastian lewat kontrak terbaru.

Aji Santoso Pelatih Persebaya: Harusnya Kalau Liga 1 Dilanjutkan, Formatnya Sama Gaya Berlatih Aji Santoso Terinspirasi dari Sosok Fabio Capello

“Saya sudah berkomunikasi dengan manajer tim, pak Candra, kalau saya sudah 100 persen bertahan dengan Persebaya Surabaya. Saya tetap melatih per musim. Tidak ada prakontrak dan sebagainya. Tapi memang ada sedikit penyesuaian atau adendum,” ungkap Aji Santoso dalam laman resmi klub.

“Saya juga memahami kondisi klub. Asal tidak ada yang dirugikan dari kedua belah pihak, saya kira tidak ada masalah. Saya ini pernah tercatat sebagai pemain Persebaya, saya juga pernah bawa Persebaya juara sebagai pemain. Jadi tidak ada alasan saya untuk tidak melatih tim Persebaya,” sambung Aji.

Kini, Aji Santoso mulai ancang-ancang mempersiapkan pasukannya. Rencananya awal Maret seluruh penggawa Bajul Ijo sudah harus berkumpul untuk melakukan sesi latihan perdana.

“Yang jelas saya harus harus mempersiapkan tim untuk latihan perdana. Saya juga harus membikin program untuk tim Persebaya sampai menjelang Piala Menpora. Kami masih berusaha mempertahankan skuat, seperti yang kita umumkan ke media sejak awal. Harusnya para pemain mendengar kabar itu. Tinggal nanti manajemen berbicara dengan pemain,” tutup Aji Santoso.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]