Setelah Empat Musim, Irfan Jaya Resmi Tinggalkan Persebaya

Setelah Empat Musim, Irfan Jaya Resmi Tinggalkan Persebaya 4

Football5Star.com, Indonesia – Winger Persebaya, Irfan Jaya, resmi mengumumkan bahwa dia akan meninggalkan klub asal Surabaya itu tahun ini. Irfan mengkonfirmasi hal itu lewat akun Instagramnya.

“Saya Irfan Jaya ingin mengucapkan terimakasih yang sebesar besarnya kepada management, staf official pelatih, dan teman teman pemain yang hebat, dan juga supporter bonek dan bonita yang sangat luar biasa yang selalu mendukung saya,” tulis Irfan seperti dilansir Football5Star.com dari akun Instagramnya.

Irfan Jaya - Persebaya Surabaya - @officialpersebaya
@officialpersebaya

Irfan melanjutkan, “Terima kasih untuk 4 musim luar biasa ini suatu kebanggaan bisa menjadi bagian dari keluarga Persebaya. Banyak kenangan saya bersama Persebaya yang tidak akan pernah saya lupakan. Dan saya juga ingin memohon maaf jika ada salah kata atau tingkah laku yang kurang baik, sekali lagi saya mohon maaf. Sukses selalu keluarga Persebaya Surabaya.”

Menurut RawonStats, Irfan Jaya berhasil mencatatkan 98 pertandingan, mencetak 34 gol dan 21 assist. Prestasi terbaiknya tentu saja saat dia mengantarkan Bajul Ijo promosi ke Liga 1 dengan menjadi juara Liga 2 2017. Dia juga berhasil menjadi pemain terbaik Liga 2 pada tahun itu. Irfan saat ini dirumorkan untuk pindah ke PSS Sleman.

Untuk Persebaya sendiri, mereka sudah melepas beberapa pemain jelang turnamen Piala Menpora. Pasukan Aji Santoso itu sudah melepas Nasir Buya, Rivky Mokodompit, Zoubairou Garba, dan Bayu Nugroho secara bersamaan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Patrich Wanggai Ternyata Seorang Pencinta Kopi

terassd
Patrich Wanggai Ternyata Seorang Pencinta Kopi 7

Football5Star.com, Indonesia – Pemain Persebaya, Patrich Wanggai, ternyata mengakui dirinya sebagai seorang pencinta kopi. Wanggai akui sering menjadikan kopi sebagai mood boster kala dirinya menjalani rutinitas seharian.

“Bisa dibilang saya ini salah satu pencinta kopi, saya bisa minum satu sampai dua gelas kopi per hari. Minum kopi biasanya pas sore atau malam, kalau kata anak sekarang saya jadi anak indie, yang suka kopi dan menikmati senja,” kelakar Wanggai seperti dilansir Football5Star.com dari laman resmi klub.

Wanggai sebut dirinya suka kopi hitam asli dari Indonesia. Tapi dia juga suka Caramel Macchiato yang biasa dibuat di kafe-kafe.

https://www.instagram.com/p/B_xlFM-hAm9/

“Saya suka kopi hitam, biasanya yang enak dari Indonesia sendiri, seperti kopi Gayo, ada juga kopi dari Papua, saya juga suka kopi campuran seperti Caramel Macchiato buatan salah satu kedai kopi,” ujar Wanggai.

Di masa pandemi seperti sekarang hobi ngopi Wanggai juga ikut terdampak. Hampir tiga bulan pemain Persebaya membatasi diri beraktifitas di luar rumah. Wanggai juga merindukan ngopi bersama teman-temannya.

“Minum kopi sendiri memang nikmat, tapi kopi memang paling mantap kalau diminum bersama teman-teman,” kata mantan pemain timnas U-23 itu.

Tapi walaupun begitu, Patrich Wanggai masih belum kepikiran untuk membuat kedai kopi sendiri.

“Saat ini sih tidak kepikiran (buka kedai), karena pengetahuan saya tentang kopi masih belum banyak, tapi gak tau lagi nanti kalau ada yang mengajak,” tutup Wanggai.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Hobi Sebagai Kicau Mania, Aji Santoso Sempat Jual Burung Peliharaannya Puluhan Juta

Banner LFS Baru

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih Persebaya, Aji Santoso, mempunyai hobi memelihara burung. Dia menjalani ibadah puasa Ramadan dengan menikmati hobinya sebagai kicau mania itu. Dia bisa menghabiskan waktu seharian untuk merawat burung- burung koleksinya.

“Dari siang sampai sore saya biasa duduk santai di rumah sambil mendengarkan kicau burung,” ucap Aji seperti dilansir Football5Star.com dari laman resmi klub.

Aji Santoso mulai mengoleksi burung sejak sejak masih aktif bermain. Sekarang koleksinya sudah tak terhitung jumlahnya. Banyak sekali. Coach Aji tak hanya mengoleksi burung lokal, beberapa di antaranya adalah burung keturunan atau yang berasal dari luar negeri.

Aji Santoso Izinkan Pemain Asing Persebaya Pulang
persebaya.id

“Saya punya empat burung murai batu. Burung cucak cungkok ada tiga ekor, ini asli dari Tiongkok. Burung sikatan londo yang dari Eropa pun saya punya satu ekor. Burung cililin ada dua ekor. Serta beberapa burung kenari,” ujar Aji Santoso

Tapi karena Coach Aji masih fokus ke sepak bola, dia mengakui dia tak lagi menjadi peternak, melainkan hanya pehobi.

“Sekarang hanya tinggal beberapa pasang saja. Sebab saya sendiri fokus 100 persen ke sepak bola. Saya khawatir tak bisa konsentrasi ke burung. Jadi untuk sementara ini tak lagi jadi peternak, hanya pehobi,”kata Coach Aji.

Coach Aji pun sempat mengikuti kejuaran di Malang, dan burungnya pernah laku terjual lumayan mahal. Walapun dia bilang harga itu termasuk murah

“Kemarin, dalam sebuah kejuaraan di Malang, burung murai saya berhasil menempati peringkat empat. Hasil yang bagus mengingat lawannya adalah burung-burung bagus dan mahal. Sedangkan burung saya ini sudah saya rawat sejak anakan. Burung saya pernah laku Rp 50 juta. Itu termasuk murah. Ada seekor burung murai yang harganya Rp 3 miliar. Punya orang Bandung,” sebut coach Aji.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Harapan Pemain Persebaya yang Rayakan Paskah di Tengah Pandemi Covid-19

Banner LFS Baru

Football5Star.com, Indonesia – Beberapa pemain Persebaya ikut merayakan Hari Paskah. Saat ini, di tengah pandemi virus Covid-19. Tentu saja, hari besar umat Kristiani tersebut dirayakan secara terbatas.

Penjaga gawang Persebaya Rivky Mokodompit mengakui perayaan Hari Paskah tahun ini terasa berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya.

“Tahun ini saya merayakan paskah bersama keluarga dirumah saja. Mengikuti himbauan pemerintah yang telah dikeluarkan. Karena kondisi pandemi sekarang ini terlihat sekali perbedaan dengan perayaan tahun-tahun sebelumnya,” ucap kiper Persebaya itu seperti dikutip Football5Star.com dari laman resmi klub

Sementara itu, Rivky berharap perayaan Paskah di tengah pandemi virus corona bisa menguatkan iman dan terus berharap kondisi akan lebih baik.

Harapan Pemain Persebaya yang Rayakan Paskah di Tengah Pandemi Covid-19
liga-indonesia.id

“Semoga iman kami terus dikuatkan dan tidak putus asa dalam menghadapi kondisi dunia sekarang ini. Tentu sambil terus berharap kondisi akan lebih cepat membaik. Serta pemerintah dan masyarakat bisa bekerja sama dengan baik demi keselamatan bersama,” ujar Rivky.

Pemain Persebaya lainnya Patrich Wanggai menilai wabah ini sebagai ujian dari Tuhan.

“Semua pasti ada maksud dan makna dari Tuhan Yesus. Harapan pada Paskah tahun ini agar saya pribadi lebih mengerti dan bersyukur atas pengorbanan Tuhan Yesus buat saya dan buat umat manusia. Terus menguatkan iman kepercayaan saya kepada Tuhan Yesus,” kata Patrich.

Pemain asing Persebaya, Aryn Williams, akhirnya bisa bernafas lega setelah keluar dari hotel tempat ia menjalani karantina selepas meninggalkan Indonesia. Ia bersyukur dapat merayakan Paskah dengan keluarga besarnya di Perth, Australia.

“Dengan adanya pandemi virus corona memang membuat situasi sulit. Namun semoga semua keluarga di dunia dapat merayakan Paskah dengan bahagia. Semoga semua diberkahi kesehatan dan keselamatan,” kata Aryn.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Ini yang Dilakukan Aryn Williams Saat Isolasi Diri di Australia

Banner LFS Baru

Football5Star.com, Indonesia – Pemain Persebaya, Aryn Williams saat ini sedang menjalani karantina sesuai arahan pemerintah Australia. Aryn membagikan pengalamannya selama isolasi diri meski dia tidak positif virus corona.

“Harus diakui ini cukup sulit, tetapi harus dilakukan. Sisa enam hari lagi. Ya ini sudah separuh jalan,” ucap Aryn seperti dikutip Football5Star.com dari laman resmi klub.

Untuk menjaga kesehatan selama masa isolasi diri, Aryn mengatakan tidak banyak kegiatan yang bisa ia lakukan di kamar hotel. Namun, Aryn mengaku meluangkan waktu satu sampai satu setengah jam dengan berolahraga dan dilanjutkan dengan menonton televisi.

“Kemudian istirahat sebelum makan siang. Setelah itu menghubungi keluarga menanyakan kabar. Ya tak lupa menonton televisi, nonton netflix, main games kartu, cuci baju. Itu saja, tidak banyak pilihan,” ucap Aryn.

https://www.instagram.com/p/B9dszedl-gh/

Aryn menyebutkan hotel tempatnya menjalani isolasi diri menyajikan banyak sekali menu makanan.

“Menu makanan ada banyak macam berbeda-beda setiap harinya. Untuk sarapan mulai dari sereal, pancake. Waktu makan siang terkadang dapat sandwich atau salad. Sementara waktu makan malam kami mendapat ayam, pasta,” ujar Aryn.

Selain itu pemerintah setempat juga sudah menyiapkan petugas kesehatan yang akan mendatangi setiap kamar hotel, termasuk kamar Aryn.

“Pemerintah juga menyiapkan petugas kesehatan yang akan datang ke setiap kamar hotel. Mereka memeriksa dan menanyakan kondisi kami. Mereka tidak melakukan tes, mungkin karena kami tidak menunjukan gejala. Kalau misal ada gejala, sepertinya petugas kesehatan akan langsung melakukan tes,” kata Aryn. 

Aryn Williams memutuskan untuk pulang kampung setelah PSSI menghentikan kompetisi Liga dengan status force majeure. Aryn dan pasangannya menuruti saran dari pemerintah Autralia untuk segera kembali ke negaranya sejak 29 Maret lalu. Setiba di Australia, pemerintah di sana mewajibkan mereka untuk melakukan isolasi diri selama 14 hari.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Aji Santoso Izinkan Pemain Asing Persebaya Pulang

Banner LFS Baru

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih Persebaya, Aji Santoso, sudah memberi izin ketiga pemain asing Persebaya untuk pulang. Ia juga mengizinkan pemain lainnya untuk tinggalkan Surabaya dan pulang ke kampung halaman masing-masing.

Dua penyerang asing Persebaya, David Aparecido da Silva dan Mahmoud Eid memutuskan untuk pulang ke negara masing-masing. Hal itu lantaran belum ada kepastian lanjutan Liga 1 2020 yang harus ditangguhkan guna mengantisipasi penyebaran virus corona.

Sebelumnya, Aryn Glen Williams lebih dulu meninggalkan Indonesia. Pasalnya, pemerintah Australia meminta warga negaranya untuk segera tinggalkan wilayah yang terdampak virus corona. Saat ini Aryn tengah menjalani isolasi mandiri di sebuah hotel yang terletak di Perth.

Aji Santoso Izinkan Pemain Asing Persebaya Pulang 2
persebaya.id

Eid membenarkan dia akan kembali ke Swedia untuk sementara waktu. Malam ini, dia dan David da Silva akan terbang kembali ke negaranya masing-masing.

“Hari ini kami berdua kembali ke negara asal kami. Saya ke Swedia dan David ke Brazil. Nantinya di Swedia saya tetap berlatih dengan personal trainer. Saya akan melakukan self quarantine di hotel selama 7-10 hari. Baru setelah itu saya bertemu dengan keluarga,” ujar Eid seperti dilansir Football5Star.com dari laman resmi Persebaya.

Pelatih Aji Santoso sendiri berharap kepada anak asuhnya yang memutuskan mudik agar tetap menjaga kesehatan dan kebersihan. Meski pulang kampung, pelatih berusia 49 tahun ini akan tetap memantau para pemain secara online.

“Saya beri kebebasan untuk pulang karena situasi yang masih belum jelas. Untuk jadwal tim kami juga mengikuti arahan dari PSSI. Saya meminta agar semua pemain bisa menjaga diri dan tetap sehat, sampai semua berkumpul lagi untuk menjalani kompetisi. Saya pun mendoakan agar kita semua bisa segera terbebas dari situasi seperti saat ini,” ucap Aji.

Skuad Persebaya mendapat libur sejak 23 Maret lalu. Beberapa pemain bahkan sudah meninggalkan Surabaya dari hari pertama tim diliburkan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Aryn Williams Berharap Wander Luiz Bisa Cepat Pulih

Banner LFS Baru

Football5Star.com, Indonesia – Pemain asing Persebaya Surabaya, Aryn Williams memberi dukungan kepada striker Persib Bandung, Wander Luiz yang dinyatakan positif terpapar virus corona. Pemain asal Australia itu berharap agar Wander Luiz semangat dan lekas pulih dalam masa penyembuhan penularan virus tersebut.

Aryn juga menyayangkan mengapa wabah virus corona bisa menginfeksi rekan seprofesinya itu. Pemain yang berposisi sebagai gelandang itu juga berharap tidak ada pemain lain atau staf kepelatihan Persib Bandung yang terinfeksi virus tersebut.

“Sangat disayangkan dan saya berharap dia cepat pulih. Saya harap tidak ada pemain atau staf lain di Persib Bandung yang tertular,” ucap Aryn seperti dikutip Football5Star.com dari laman Liga Indonesia.

Saat ini Aryn juga tengah menjalani masa karantina, usai memutuskan pulang ke Australia.

Aryn Williams Berharap Wander Luiz Bisa Cepat Pulih
@Aryn_93

“Saya telah disarankan oleh pemerintah Australia untuk segera kembali ke Australia karena wabah corona. Saya dan Kate sekarang berada di karantina isolasi lengkap selama 14 hari di sebuah hotel di kota Perth,” kata Aryn Williams melalui laman Instagram pribadinya.

Lebih lanjut, Williams mengaku akan segera kembali ke Surabaya. Ia siap kembali ke Surabaya apabila sudah mendapatkan lampu hijau dari pemerintah Australia.

“Kami tidak diizinkan meninggalkan kamar sampai 14 hari selesai. Saya akan kembali ke Surabaya ketika pemerintah Australia mengatakan hal itu sudah aman untuk dilakukan. Aku harap (kita) segera bertemu lagi,” ujar Williams.

Aryn memutuskan kembali ke Australia setelah PSSI memutuskan untuk menunda Liga 1 2020 hingga Mei mendatang.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Hasil Persebaya vs Persipura: Drama Tujuh Gol, Bajul Ijo Takluk di Gelora Bung Tomo

Banner LFS Baru

Football5Star.com, Indonesia – Persebaya kembali gagal menang di Gelora Bung Tomo setelah mereka ditahan imbang tim promosi Persik Kediri pada pekan pertama,kali ini Bajul Ijo dikalahkan oleh Persipura Jayapura dengan skor 4-3 pada pekan ketiga Liga 1 (13/3/2020).

Babak pertama hanya butuh tujuh menit untuk Persebaya mendapatkan peluang emas lewat titik penalti, tapi sayang David da Silva gagal mengeksekusinya karena penaltinya berhasil ditepis oleh Dede Sulaiman.

Persipura malah unggul lebih dahulu pada menit ke-20, setelah Thiago Amaral mencetak gol tendangan bebas spektakuler yang melengkung ke gawang Rifki Mokodompit.

https://www.instagram.com/p/B9rEd4oDgR2/

Tim tamu malah semakin menjauh pada menit ke-33. Thiago Amaral kembali mencetak gol setelah mendapatkan umpan dari Gunansar Mandowen, dia lalu mem-plessing bola ke kiri gawang.

https://www.instagram.com/p/B9rGCvvDk1G/

Persebaya memperkecil kedudukan dua menit sebelum jeda. Davide da Silva membayar lunas kegagalan penaltinya setelah berhasil menceploskan bola ke gawang Dede Sulaiman hasil dari umpan cantik Mahmoud Eid. Skor 2-1 bertahan hingga jeda.

https://www.instagram.com/p/B9rHJM8jqZN/

Babak kedua Persipura kembali menambah keunggulan pada menit ke-51. Muhammad Tahir melakukan sprint setelah mendapat umpan terobosan dari Thiago Amaral, dia lalu menendang bola ke gawang Rifki Mokodompit.

https://www.instagram.com/p/B9rKNMej3Dh/

Mutiara Hitam hampir mencetak gol keempatnya setelah tendangan jarak dekat Ferry Pahabol yang masuk pada babak kedua membentur mistar gawang Persebaya.

Bajul Ijo memperkecil skor menjadi 3-2 pada menit ke-74 setelah tendangan Mahmoud Eid membentur Israel Wamiau dan membelokan bola ke gawang Dede Sulaiman.

https://www.instagram.com/p/B9rM2baDcz5/

Persebaya semakin gencar untuk menyamakan kedudukan lewat Patrich Wanggai dan Makan Konate, tetapi Persipura-lah yang malah kembali memperlebar skor.

Super-sub Ferry Pahabol melakukan solo sprint dan melakukan cut inside sebelum menendang bola ke gawang Mokodompit.

https://www.instagram.com/p/B9rOXNADH0P/

Pertandingan semakin seru setelah Persebaya membuat skor menjadi 4-3. Kali ini pemain pengganti Rendi Irawan melakukan tendangan ke kiri gawang Sulaiman.

https://www.instagram.com/p/B9rO8pojXwn/

Skor 4-3 bertahan hingga akhir pertandingan. Dengan ini, Persebaya Surabaya berada pada posisi 16 dengan satu poin, sementara Persipura berada pada posisi ketiga dengan enam poin.

Susunan Pemain :

Persebaya (4-3-3): 20-Rifki Mokodompit; 33-Koko Araya, 32-Rizky Ridho, 23-Hansamu Yama, 88-Muhammad Alya; 17-Ricky Kambuaya (12-Rendi Irawan), 28-Aryn Williams, 10-Makan Konate; 41-Irfan Jaya (8-Oktafianus Fernando), 7-Davide da Silva (27-Patrich Wanggai), 9-Mahmoud Eid.

Pelatih: Aji Santoso

Persipura (4-2-3-1): 27-Dede Sulaiman; 21-Yustinus Pae, 28-Israel Wamiau, 3-Haroid Monim (19-Imanuel Rumbiak), 18-David Rumakiek; 34-Takuya Matsunaga, 32-Muhammad Tahir; 33-Gunansar Mandowen, 10-Thiago Amaral, 46-Rivaldo Ferre;88-Boas Solossa (6-Fridolin Kristof Yoku, (17-Ferry Pahabol))

Pelatih: Jacksen F. Tiago

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Persebaya Curi Tiga Poin di Patriot

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Persebaya Surabaya berhasil mencuri tiga poin dari kandang Bhayangkara FC. Bertandang ke Stadion Patriot, Sabtu (31/8) sore, anak asuh Bejo Sugiantoro menang 2-0 atas tim besutan Alfredo Vera.

Saling jual beli serangan sudah tersaji sejak babak pertama bergulir. Meski bermain di kandang lawan, Persebaya tetap tampil merepotkan tim tuan rumah. Beberapa kali usaha Oslvaldo Haay, Damian Lizio, dan Abu Rizal, mengancam gawang Bhayangkara FC.

Rapatnya pertahanan The Guardians yang digalang Anderson Salles dan Bagas Adi membuat gawang tuan rumah tetap terjaga. Namun, setelah berkali-kali digempur, akhirnya jebol juga. Bajul Ijo berhasil unggul pada menit ke-33 lewat Oktafianus Fernando.

Setelah menerima umpan datar dari David da Silva, Oktafianus berhasil mengacak-acak lini belakang Bhayangkara untuk kemudian menceploskan bola. Keunggulan 1-0 untuk tim tamu pun bertahan hingga babak pertama selesai.

Pada babak kedua, Bhayangkara FC tampil lebih agresif untuk menyamakan kedudukan. Wahyu Subo melepaskan tembakan keras pada menit ke-69. Namun, usahanya masih bisa diamankan kiper tim tamu, Miswar Saputra.

Bukannya menyamakan kedudukan, tuan rumah justru kembali kebobolan. David da Silva menandakan kembalinya ia ke Persebaya dengan sebuah gol. Pada menit ke-79, ia memaksa Lee Yoo-joon kembali memungut bola dari gawangnya. Skor bertahan hingga pertandingan selesai. Kemenangan ini membawa Persebaya untuk semantara nangkring di peringkat keempat klasemen sementara.

Susunan Pemain (4-3-3): Lee Yoo-joon, Anderson Salles, Putu Gede, Bagas Adhi, Nurhidayat, Wahyu, Tri, Arif Setiawan, Dendy Sulistiawan, Wahyu Subo, Ilham Udin, Ramiro Fergonzi.
Pelatih: Alfredo Vera

Persebaya Surabaya (4-3-3): Miswar Saputra, Osvaldo Haay,
Andri Muliadi, Otavio Dutra, Rachmat Irianto (Syaifuddin 69′), David da Silva, Oktafianus, Fandi Eko, Abu Rizal, M. Hidayat, Damian Lizio, .
Pelatih: Bejo Sugiantoro

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Riedl Tangani Persebaya, Posisi Bejo Sebagai Asisten Terancam?

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Persebaya Surabaya sudah menentukan siapa pengganti Djajang Nurjaman untuk posisi pelatih. Manajemen Bajul Ijo membuat hentakan dengan menggandeng Alfred Riedl sebagai nahkoda baru tim.

Sejak memecat Djanur, Persebaya ditangani oleh Bejo Sugiantoro yang kini berstatus sebagai caretaker. Rencananya bulan depan Riedl akan mulai menyapa para pemain dan penggemar tim kebanggaan masyarakat Surabaya tersebut.

Pengumuman penunjukkan Riedl diunggah langsung melalui akun Twitter klub. “Assalamu ‘alaikum, kepada jajaran klub, manajemen dan yang paling istimewa, suporter. Saya akan datang ke Surabaya dalam tiga hingga empat pekan lagi. Sampai ketemu,” ucapnya membuka video tersebut.

Penunjukkan Riedl sebagai pelatih murni didasarkan rekam jejak positif pria asal Austria tersebut selama berkarier di dunia sepak bola. Sejak menjadi pemain, ia memang sudah menorehkan prestasi gemilang bersama klubnya.

Terkhusus untuk sepak bola Indonesia, Riedl pernah memberi dimensi baru terhadap permainan timnas di Piala AFF 2010. Saat itu, Bambang Pamungkas dkk bisa menjadi juara seandainya tidak kalah agregat dari Malaysia di final.

Dengan dipilihnya Riedl sebagai pelatih, belum diketahui apakah Bejo akan tetap berperan sebagai asisten atau digeser ke posisi lain. Pasalnya, Riedl kerap menunjuk orang yang sama untuk menjadi asistennya yakni Wolfgang Pikal.

Radovic Pastikan Mental Pemain Persib Dalam Kondisi Baik

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Persib Bandung, Miljan Radovic, memastikan tidak ada masalah di timnya usai kekalahan dari Tira Persikabo. Bahkan, pria asal Serbia tersebut dengan percaya diri mengatakan timnya siap menyambut Persebaya Surabaya pada laga berikutnya.

Persib dan Persebaya meraih hasil yang bertolak belakang pada laga perdana Piala Presiden 2019. Jika Pangeran Biru dipermalukan di hadapan pendukungnya sendiri, Bajul Ijo justru mampu bangkit dari ketertinggalan dan menutup laga dengan kemenangan 3-2 atas Perseru Serui.

“Kami harus tetap fokus selama pertandingan berjalan. Kami harus bisa tambah kerja keras untuk dapat kemenangan di pertandingan nanti. Saya yakin semua pemain sangat siap,” tegasnya seperti dikutip dari situs resmi klub.  

Persib Bandung - Piala Presiden 2019 - Miljan Radovic - @PERSIB
@PERSIB

Lebih lanjut, Radovic meminta Hariono dkk mewaspadai agresivitas bermain anak asuh Djajang Nurjaman. Persebaya merupakan salah satu tim yang difavoritkan untuk melangkah jauh di Piala Presiden edisi kali ini.

“Kami harus lebih konsentrasi lagi untuk pertandingan selanjutnya. Masih ada waktu bagi para pemain untuk berlatih dan memantapkan persiapan. Saya yakin semuanya akan berjuang memberikan 100 persen untuk tim di pertandingan,” katanya melanjutkan.

Radovic sempat meliburkan para pemainnya sehari setelah dikalahkan Tira Persikabo. Ia beranggapan para pemain butuh kondisi fisik yang prima dan pikiran segar jelang pertandingan melawan Persebaya. Menariknya, sang calon lawan justru malah meliburkan diri sehari jelang melawan juara Indonesia Super League 2014 tersebut.

Djanur: Persib Musim Ini Tidak Enak Dilihat Mainnya

Banner Footbal Live Star-Football5star

Football5star.com, Indonesia – Laga Persib vs Persebaya pada pekan ke-26 Liga 1 2018 nanti akan jadi reuni bagi Djadjang Nurdjaman. Pelatih yang akrab disapa Djanur ini kini menjadi pelatih Persebaya. Sebelumnya, di pertemuan pertama, Maung Bandung mengalahkan Bajul Ijo yang masih diasuh Angel Alfredo Vera.

Djanur Persib Persebaya

Terkait hal ini, legenda Maung Bandung ini mengaku ia dan mantan pemainnya sudah tahu karakter masing-masing. Di samping itu, mantan pelatih PSMS ini juga menyebut Persib musim ini bermain efektif.

“Hampir semuanya mantan pemain saya. Semua sudah saling tahu. Mereka tahu saya dan saya tahu mereka. Sekarang mereka bermain sepak bola efektif. Tidak enak dilihat tetapi efektif, sehingga mereka di puncak,” ujar Djanur seperti dikutip dari Jawa Pos.

Namun, Djanur dinaungi tren buruk. Dalam 5 laga yang dijalaninya bersama Bajul Ijo, dia hanya sukses sumbangkan 1 kemenangan. 4 laga lain diwarnai 1 hasil imbang dan 3 kekalahan di mana dua di antaranya terjadi di kandang sendiri. Namun walau begitu, pelatih asal Bandung itu punya kenangan sukses membungkam Maung Bandung. Itu terjadi di Piala Presiden 2018 saat PSMS yang diasuhnya sukses menang 2-0 atas Pangeran Biru.

Sementara sang tuan rumah, Persib, juga sedang tidak di performa terbaik. Sejak kemenangan atas Persija, Maung Bandung belum petik kemenangan di 2 laga terakhir. Saat menjamu Madura United di Stadion Batakan, mereka takluk 1-2. Setelahnya, mereka kembali tertahan atas tuan rumah Persipura di pekan ke-25 lalu lewat skor 1-1.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Persib Minta Maaf karena Tidak Bisa Jamu Bonek

Banner Footbal Live Star-Football5star

Football5star.com, Indonesia – Persib akan menjamu Persebaya pada pekan ke-26 Go-Jek Liga 1 2018, Sabtu (20/10) nanti. Namun, laga ini akan menjadi laga usiran. Seperti diketahui, Maung Bandung tengah menjalani sanksi laga tanpa suporter sampai setengah musim tahun depan. Laga yang digelar di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, dipastikan juga tanpa suporter tim tamu, Bonek.

Persib Persebaya Bonek

Terkait hal ini, Irfan Suryadiredja, media officer Persib, meminta maaf kepada para pendukung Persebaya.

“Mewakili Panpel Persib, kami memohon maaf kepada rekan-rekan Bonekmania karena untuk saat ini belum bisa membalas jamuan saat di Surabaya lalu. Kami mengimbau kepada rekan-rekan suporter baik Bobotoh atau Bonekmania untuk tidak memaksakan diri ke Stadion I Wayan Dipta karena sesuai sanksi Komdis PSSI yang dijatuhkan pertandingan ini berstatus tanpa penonton,” ucap Irfan seperti dikutip dari Instagram Persebaya.

Di pertemuan pertama sendiri, Maung Bandung sukses curi 3 angka di Stadion Gelora Bung Tomo, markas Bajul Ijo. Kala itu, Pangeran Biru sukses menang dengan skor ketat, 3-4. Kala itu, ribuan Bobotoh dipersilakan untuk datang menonton tim kesayangannya berlaga di Surabaya.

Hal inilah yang melatarbelakangi keputusan Persib meminta maaf kepada para Bonek dan Persebaya. Laga kedua tim ini nanti di Bali diprediksi akan menentukan nasib keduanya. Persib tengah memimpin klasemen namun hanya berjarak 1 poin saja dari PSM di peringkat 2. Sementara Persebaya tengah dalam tren buruk usai kalah di kandang sendiri atas Borneo FC.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Persebaya vs Borneo FC: Tim Tamu Curi Poin Penuh

Banner Footbal Live Star-Football5star

Football5star.com, Indonesia – Laga Persebaya vs Borneo FC seharusnya menjadi momentum kebangkitan tuan rumah. Di pekan sebelumnya, Bajul Ijo dipaksa takluk lewat skor tipis 1-0 atas rival bebuyutan, Arema FC. Kini, kembali ke kandang, Green Force dituntut untuk mengamankan tiga poin penting atas tamunya, Borneo FC.

Namun, tim tamu tidak datang tanpa membawa ancaman. Dejan Antonic mengusung kekuatan terbaik kendati tanpa Tijani Belaid, Diego Michiels, dan sang kiper utama, Muhammad Ridho. Kendati begitu, skuat Pesut Etam memang ternyata membuktikan diri bukan tamu yang ringan bagi tuan rumah.

 

Jalannya Laga Persebaya vs Borneo FC:

Persebaya vs Borneo FC dimulai dengan tempo tinggi. Walau begitu, tuan rumah cukup sial ketika salah satu pemain asingnya harus menepi karena cedera. Robertino Pugliara menerima cedera di menit ke-20 dan harus digantikan oleh gelandang veteran, Rendi Irwan.

Keluarnya Tino, sapaan akrab Robertino, membuat tuan rumah sedikit mengendur. Dan benar saja, hal ini dimanfaatkan dengan jitu oleh tim tamu. Penetrasi Titus Bonai dari sisi kiri Borneo FC membuat pertahanan Bajul Ijo kelabakan. Usai mengirim bola yang dihalau Miswar Saputra, bola liar tanpa ampun dihajar oleh Matias Conti untuk bawa Borneo FC unggul di menit ke-23.

Persebaya vs Borneo FC

Di sisa laga babak pertama, praktis, tim tamu memilih bermain aman. Sesekali, mereka menyerang dengan memanfaatkan kecepatan sisi sayapnya. Sementara itu, tim tuan rumah tampil tidak menggigit karena tampil tanpa sang top skor liga, David da Silva. Babak pertama laga Persebaya vs Borneo FC berakhir 0-1 untuk keunggulan Pesut Etam.

Babak kedua dimulai dengan upaya tim tamu menjalankan taktik parkir bus. Dejan Antonic tampak ingin bermain bertahan dan mengamankan tiga poin di laga tandang yang krusial. Sebaliknya, tuan rumah semakin kesulitan membongkar pertahanan lawannya. Djadjang Nurdjaman tampak tidak tahu apa yang harus ia lakukan di babak kedua.

Secara statistik misalnya, Bajul Ijo sukses lepaskan 10 tendangan ke gawang, tapi hanya 1 yang tepat sararan. Bandingkan dengan Pesut Etam yang lepaskan 2 tendangan di mana 1 di antaranya menjadi gol tunggal. Masuknya pemain bertipe menyerang seperti Fandi Eko Utomo dan Ricky Kayame tak banyak membantu tuan rumah yang bertahan dengan disiplin.

Laga Persebaya vs Borneo FC sendiri berakhir untuk kemenangan tim tamu dengan skor tipis, 0-1.

 

Susunan Pemain Persebaya vs Borneo FC:

Persebaya (4-3-3): Miswar Saputra; M. Irvan (Ricky Kayame), OK John, Otavio Dutra, Ruben Karel Sanadi; Misbakus Solikin (C), Robertino Pugliara (Rendi Irwan), Muhammad Hidayat (Fandi Eko Utomo); Osvaldo Haay, Ferinando Pahabol, Rishadi Fauzi.

Borneo FC (4-2-3-1): Nadeo Argawinata; Wildansyah, Renan Alves, Leonard Tupamahu, Abdul Rachman; Wahyudi Hamisi (Achmad Hisyam Tolle), Ahmad Maulana (Mahadirga Lasut), Titus Bonai, Ambrizal Umanailo (Eddy Gunawan); Lerby Eliandry (C), Matias Conti.

Kartu kuning: OK John, Osvaldo Haay (Persebaya), Matias Conti, Titus Bonai, Wahyudi Hamisi (Borneo FC)

Kartu merah: 

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

OK John Cetak Gol Lagi Setelah Empat Tahun Absen

Banner Footbal Live Star-Football5star

Football5star.com, Indonesia – Pemain gaek, OK John, mencetak gol yang spesial malam (16/9) ini. Di lanjutan Go-Jek Liga 1 2018 melawan Sriwijaya FC, bek Persebaya ini sukses cetak gol perdana setelah absen empat tahun, berdasarkan data dari Labbola. Ini juga menjadi laga ketiga beruntun bek naturalisasi ini selalu jadi starter.

Sebelumnya, di laga debut Djadjang Nurdjaman kontra PS Tira di kandang sendiri, bek 35 tahun ini tampil buruk. Dia kewalahan mengawal Aleksandar Rakic dan pontang-panting meladeni kecepatan anak-anak The Army. Penampilan horor ini menjadi rumor bahwa ia akan dicadangkan di laga ini.

Namun, akhirnya coach Djadjang kembali memainkan bek kelahiran Lagos, Nigeria ini. Tak sia-sia, dia akhirnya pecah telur. Memanfaatkan asis manis Misbakus Solikin dari sepak pojok, bek yang dipinjam dari Madura United ini menyundul bola secara keras. Sundulannya merobek gawang Teja Paku Alam untuk kali kedua malam ini.

John
Foto: goal.com

Bila dirunut ke belakang, melihat rekam jejak kariernya, empat tahun lalu OK John juga berstatus sebagai pemain Persebaya. Jadi bila data rekam karier ini sesuai, di tengah rumitnya status Persebaya yang sempat dibekukan PSSI, klub terakhir di mana ia cetak gol adalah Bajul Ijo. Namun, Persebaya yang diperkuat John kala itu bukan Persebaya yang sekarang. Kala itu, Persebaya dimiliki PT. Mitra Muda Inti Berlian yang mana kini menjadi Bhayangkara FC, juara Liga 1 musim lalu.

Nil Maizar Beberkan Resep Jinakkan Bajul Ijo di Kandangnya

Banner Footbal Live Star-Football5star

Football5star.com, Indonesia – Pelatih PS Tira, Nil Maizar, beberkan taktik kalahkan Persebaya di kandangnya kemarin (11/9) malam. Di laga kemarin malam, The Army menang dua gol tanpa balas. Kedua gol PS Tira tercipta di babak kedua masing-masing lewat suntingan Aleksandar Rakic dan Dimitry Rekish.

Berbincang di depan awak media, pelatih asal Padang itu beberkan taktik yang ia terapkan semalam.

“Kami sudah menyiapkan gameplan. Kami sudah mengevaluasi cara Persebaya bermain dan kami aplikasikan itu di lapangan. Kami tahu mereka akan tampil menyerang, maka dari itu kami delay dan bermain menunggu,” jelas Nil seperti dikutip dari Jawa Pos.

Kemenangan semalam semakin manis karena PS Tira jadi tim ketiga yang sanggup kalahkan Bajul Ijo di Gelora Bung Tomo musim ini. Sebelum PS Tira, ada dua tim papan atas, Barito Putera dan Persib, yang juga sukses curi tiga angka di Surabaya.

Nil Maizar

“Ini perjuangan anak-anak yang luar biasa dalam tekanan suporter dan permainan Persebaya yang bagus. Saya apresiasi seluruh pemain, memang performa mereka luar biasa. Tapi saya harap mereka tidak jemawa karena perjalanan kami masih panjang,” beber Nil lebih lanjut.

Persebaya sejatinya berupaya mengawali Go-Jek Liga 1 2018 selepas libur Asian Games dengan semangat baru. Djadjang Nurdjaman didapuk menjadi pelatih baru untuk menggantikan Angel Alfredo Vera yang mengundurkan diri. Namun sayang, di debut pelatih yang akrab disapa Djanur itu, Bajul Ijo justru menelan malu di kandang sendiri.

Lawan PS TIRA, Persebaya Tanpa Penyerang Andalan

Banner Footbal Live Star-Football5star

Football5star.com, Indonesia – Persebaya bakal kehilangan Irfan Jaya saat menghadapi PS TIRA dalam lanjutan Liga 1 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Selasa (11/9/2018). Penyerang Bajul Ijo asal Bantaeng tersebut dipastikan absen di laga itu karena harus membela Timnas Indonesia yang akan menghadapi Mauritius.

Irfan baru saja bergabung setelah mengikuti agenda Timnas Indonesia yang berlaga di Asian Games 2018. Setelah ajang tersebut pemain terbaik Liga 2 musim lalu tersebut juga baru sekali berlatih bersama Persebaya.

“Surat panggilan untuk Irfan Jaya baru kami terima pagi ini. Irfan tanggal 8 September sudah harus berkumpul dengan timnas karena tanggal 9 sudah harus latihan, tanggal 11 bertanding, dan tanggal 12 kembali ke klub,” kata Irfan seperti dikutip Football5star dari Emosijiwaku.com, Kamis (6/9/2019).

Sementara itu Irfan mengaku senang dan bersukur bisa kembali bermain untuk Indonesia. Terlebih pemanggilan kali ini juga bermaksud untuk seleksi pemain bakal kompetisi AFF 2018 mendatang.

“Inginnya saya bermain untuk Persebaya karena sudah lama tidak bermain. Tapi ini tugas negara, tidak bisa ditolak,” jelasnya.

Selama membela Timnas Indonesia di ajang Asian Games 2018 Irfan mencetak dua gol dari lima penampilan. Dua golnya tersebut ia buat kala Merah Putih menghadapi Timnas Palestina dan Hong Kong.

Sedangkan musim ini Irfan Jaya telah tampil dalam 13 pertandingan di Liga 1. Ia juga telah menyumbangkan lima gol bagi Bajul Ijo.

Barito Putera Tak Puas Meski Menang atas Persebaya

Banner Footbal Live Star-Football5star

Football5star.com, Indonesia – Kemenangan 3-2 yang diraih kala menjamu Persebaya Surabaya di Stadion 17 Mei, Banjarmasin, Minggu (12/8) tak cukup membuat puas kubu Barito Putera. Pelatih Barito Putera, Jacksen F Tiago, mengaku tak merasakan euforia dari tiga poin tersebut.

Laga tadi sore memang berlangsung ketat. Barito Putera membuka keunggulan melalui Paulo Sitanggang. Mantan pemain Timnas U-19 itu mencetak gol pada menit ke-34. Gol itu menjadi satu-satunya di babak pertama.

Selepas jeda, Barito Putera kembali menambah keunggulan pada menit ke-59. Gol kedua dicetak Rizky Pora. Namun, Persebaya memperkecil ketinggalan lewat Rishadi Fauzi pada menit ke-73.

Pada menit ke-78, Barito Putera kembali menjauh. Kali ini gol ketiga dihasilkan Samsul Arif. Persebaya coba mendekat lagi lewat gol kedua Rishadi Fauzi pada menit ke-83.

Barito-Putera-vs_Persebaya-Liga1-Football5star-ligaindonesiaid

Namun Bajul Ijo sudah kehabisan waktu saat ingin terus menyamakan kedudukan. Skor pertandingan selesai dengan 3-2 untuk kemenangan Barito Putera. Meski menang, Pelatih Barito, Jacksen F. Tiago, tidak puas dengan permainan timnya.

”Kami tidak boleh euforia dengan kemenangan ini,” katanya, seperti dikutip Football5star.com dari laman Liga 1. ”Kami tidak memuaskan dari aspek permainan. Sepertinya tim yang tidak pernah bermain bersama,” lanjutnya.

Sementara itu, pelatih karteker Persebaya, Bejo Sugiantoro, enggan menyalahkan pemain atas kekalahan di Banjarmasin. ”Ini tanggung jawab saya. Sepak bola adalah permainan tim, tidak ada seorang pemain yang disalahkan,” ucapnya.

Dengan kekalahan itu, Persebaya tidak bisa memperbaiki posisi dan tetap di peringkat ke-13. Dalam pertandingan berikutnya, Persebaya akan menghadapi PS Tira di kandang sendiri Stadion Gelora Bung Tomo pada 11 September. Sementara, Barito Putera tetap di urutan keempat dengan 32 poin.

Persebaya Kalahkan 10 Pemain Bali United

Football5star.com, Indonesia – Persebaya meraih kemenangan dalam pertandingan pekan ke-14 Go-Jek Liga 1, Sabtu (7/7/2018) malam WIB. Bermain di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Persebaya berhasil menang dengan skor 1-0 menghadapi Bali United.

Gol tunggal Irfan Jaya di menit ke-81 sudah cukup membuat Persebaya naik ke posisi delapan dengan 18 angka. Sementara, Bali United harus puas berada di posisi ke-12 dengan 17 angka.

Tampil di depan Bonek, ‘Bajul Ijo tampil menekan. Persebaya mendapat peluang perdana melalui Robertino. Tapi, upaya pemain asal Argentina di menit kedelapan masih bisa dihalau oleh Wawan Hendrawan.
Namun, Bali United tak sepenuhnya tertekan. Anak asuh Widodo Cahyono Putro juga sesekali menyerang pertahanan Persebaya. Termasuk melalui upaya Lilipaly di menit ke-27. Akan tetapi, bola tidak masuk ke gawang karena masih bisa diamankan oleh Miswar Saputra.

Pada babak kedua, pertandingan masih berlangsung terbuka. ‘Serdadu Tridatu’ juga mendapat peluang melalui Spasojevic. Tapi, gol tida tercipta karena Miswar mampu menyelamatkakn gawangnya.

rodeg (instagram @officialpersebaya0
Instagram Persebaya

Setelah berupaya selama kurang lebih 80 menit akhirnya Persebaya bisa mencetak gol. Tepatnya di menit ke-81 Irfan Jaya berhasil membobol gawang Bali United. Pemain kelahiran Makassar ini sukses mengkonversi umpan dari Ruben Sanadi dan memabwa Persebaya unggul 1-0.

Usai kebobolan, Bali United malah kembali apes. Kali ini mereka harus bermain dengan 10 pemain usai Agus Nova diusir wasit akibat mendapatkan kartu kuning kedua.

Berikut Susunan Pemain Persebaya vs Bali United

Persebaya: Miswar Saputra, Abu Rizal, Otavio Dutra, Andri Muladi, Ruben S, M. Hidayat, Siddik S
Irfan Jaya, Robertino P, F. Pahabol, Rishadi F

Bali United: Wawan H, Taufik Hidayat, Ahn Byungkeon, Agus Nova, Ricky Fajrin, Fadil S, Taufiq
Nyoman Sukarja, S. Lilipaly, Van der Velden, Ilija Spasojevic.


Jangan lupa ikutan kuis Football5star.com. Prediksi skor pertandingan Piala Dunia 2018 dengan kesempatan membawa pulang Mobil Honda Brio, Motor Honda Vario, Motor Honda Beat, dan banyak lagi hadiah menarik. Buruan daftar di kuis.www.old.football5star.com

Bukan Kemenangan, Ini Yang Diharapkan Angel Vera Dari Persebaya

Football Live Star

Football5star.com, Indonesia – Angel Alfredo Vera, Pelatih Persebaya Surabaya mengevaluasi permainan anak asuhnya sejauh ini. Dia berharap Rendi Irwan dkk tak terbebani target menang serta bermain dengan penguasaan bola sepenuhnya.

“Saya sudah evaluasi. Saya sudah bicara dengan pemain. Pemain harus punya motivasi dan tanggung jawab masing-masing,” kata Angel Alfredo Vera seperti dikutip Football5star dari Emosijiwaku.com, Rabu (25/4/2018).

Motivasi tersebut dia berikan kepada anak asuhnya jelang pertandingan tandang menghadapi Mitra Kukar di Stadion Aji Imbut, Tenggarong, Minggu (29/4/2018).

“Saya tidak minta ke pemain harus selalu menang. Saya minta ke mereka untuk main bagus. Kalau kami main bagus, peluang untuk menang lebih besar. Kami harus mulai dari situ,” ucap taktisi asal Argentina tersebut.

“Dulu kami menang di ball possession. Sekarang kami tidak lihat itu. Harus mulai lagi dari awal,” sambungnya.

Di sisi lain, Persebaya baru saja menahan imbang Sriwijaya FC pada pekan kelima Liga 1, Minggu (22/4/2018). Bermain di kandang sendiri Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Bajul Ijo bermain sama kuat 1-1 dengan tamunya tersebut.

Tambahan satu poin itu membuat Bajul Ijo kini berada di peringkat keenam klasemen sementara dengan mengemas sembilan poin. Persebaya juga sejauh ini baru kalah sekali yaitu saat menghadapi Barito Putera.

Persebaya Pantau Kondisi Bek Sayap Mudanya

Football Live Star

Football5star.com, Indonesia – Abu Rizal “Rodeg” langsung dibawa tim medis seusai mengantarkan timnya, Persebaya saat menahan imbang Sriwijaya FC pada pekan kelima Liga 1 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Minggu (22/4/2018).

Chairul Basalamah, Manajer tim Persebaya buka suara terkait cedera yang dialami bek sayapnya tersebut. Menurut pria yang kerap disapa Abud itu, Abu Rizal memang mengalami masalah di bagian kaki.

“Dia mengeluh kesakitan dibagian kaki. Tapi, tim medis sudah bergerak cepat dan semoga tidak ada apa apa dengan Rizal,” kata Abud seperti dikutip Football5star dikutip dari Emosijiwaku.com, Selasa (24/4/2018).

Sementera itu, Dokter tim Persebaya, Adhimas Hapto mengklaim kondisi Abu Rizal kini sudah baik-baik saja. “Dia (Rodeg, Red) sudah sehat. Kemarin hanya mengalami benturan keras saja. Kami terus memantau kondisinya dalam beberapa hari kedepan.”

Abu Rizal yang dijuluki ‘The Next Anang Ma’ruf’ oleh legenda sepak bola Indonesia, Ponaryo Astaman mengalami cedera di akhir pertandingan. Satu tekel bersihnya yang menyelamatkan gawang Persebaya dari kebobolan membuatnya mengerang kesakitan.

Sebelumnya, Abu Rizal juga terlihat tertatih-tatih di laga yang berakhir dengan skor 1-1 itu. Dalam kondisi tersebut ia bahkan mampu merepotkan Penyerang Sriwijaya, Eztban Vizcarra dan Manu Dzalilhov.

 

Rahmad Darmawan Ungkap Penyebab Sriwijaya FC Main Imbang

Football5star.com, Indonesia – Rahmad Darmawan tetap mengapresiasi permainan Sriwijaya FC, meski gagal meraih poin penuh dari kandang Persebaya, Minggu (22/4) malam. Hasil ini membuat Laskar Wong Kito bertengger di peringkat ke-10 klasemen sementara.

Beto Goncalves berhasil membalas gol cepat tuan rumah pada babak pertama. Pemain kelahiran Brasil tersebut sukses menutup babak pertama dengan skor sama kuat 1-1 yang bertahan hingga laga usai.

“Saya salut terhadap usaha pemain yang sudah tampil maksimal di lapangan. Selamat juga buat Persebaya yang bisa mendapat satu poin,” ucap RD seperti dikutip dari situs resmi Liga 1.

“Para pemain mengalami kelelahan, baik fisik maupun psikologis. Jadi, bagi saya hasil imbang ini sudah cukup baik untuk kami. Semoga di pertandingan sebelumnya kami bisa lebih baik lagi,” lanjut mantan pelatih Persipura tersebut.

Ada insiden unik yang terjadi sebelum pertandingan. Bus yang ditumpangi Hamka Hamzah dkk tertahan saat memasuki stadion. Penyebabnya adalah, portal di akses masuk tak bisa dibuka.

https://www.instagram.com/p/Bhy-5z8A56v/?taken-by=sriwijayafc.id

Alhasil, para pemain sempat turun dari bus beberapa saat. Akhirnya, mereka menumpang angkot hingga masuk stadion. Pemandangan ini diabadikan langsung lewat akun Instagram resmi klub.

Selanjutnya, Sriwijaya FC akan menghadapi laga berat dengan menjamu PSM Makassar pada Sabtu (28/4) sore.

Persebaya Bakal Keluarkan Kartu Sakti Untuk Bonek

Football Live Star

Football5star.com, Indonesia – Bonek, Pendukung Persebaya kini semakin giat berupaya untuk membenahi diri. Setelah kejadian meninggalnya salah satu supporter klub asal Kota Pahlawan tersebut, Micko Pratama, evaluasi diadakan untuk memperbaiki citra di mata masyarakat.

Pihak Persebaya kemudian memfasilitasi pertemuan antara perwakilan Bonek, Polrestabes Surabaya, dan Pihak Walikota Surabaya. Pertemuan tersebut diadakan di Kepolisian Resort Kota Besar Surabaya, Kamis (19/4/2018).

Salah satu yang dibahas dalam pertemuan tersebut adalah sistem pemberangkatan Bonek ke daerah lain saat Persebaya bermain tandang. Menimalisir tradisi estafet (menumpang kendaraan secara gratis) mulai diminimalisir mengingat dinilai banyak memakan korban dan tindakan kriminal.

Selain itu, Pihak Persebaya melalui presiden mereka, Azrul Ananda mengeluarkan terobosan untuk membuat kartu suporter atau Persebaya Card. Nantinya, karu tersebut akan memgambil dasar dari Nomor Induk Kependudukan (NIK).

Eks CEO Jawa Pos tersebut juga berjanji harga kartu tersebut dibuat semurah mungkin. “Sebenarnya bukan kartu secara fisik tapi nanti akan berbentuk Digital ID.”

Sementara Wisnu Sakti Buana, Wakil Walikota Surabaya juga punya terobosan lain. Persebaya Card akan terintegrasi dengan Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BOJS).

“Dana itu nanti akan dikelola bersama antara manajemen dan Bonek. Dan akan ada laporan secara transparan,” katanya.

Jika hal tersebut benar-benar terealisasi maka itu merupakan kali pertama kartu anggota suporter berintegrasi dengan program pemerintah. Di sisi lain, Persebaya juga akan menghadapi Sriwijaya FC di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Minggu (22/4/2018).

Jacksen Ungkap Senjata Rahasia Barito Untuk Hadapi Persebaya

Football Live Star

Football5star.com, Indonesia – Barito Putera menargetkan kemenangan saat bertandang ke Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya menghadapi Persebaya pada pekan kedua Liga 1, Minggu (8/4/2018). Pasalnya, Laskar Antasari gagal meraih kemenangan di dua laga pertama.

Barito Putera hanya meraih hasil imbang menghadapi Persipura dan kekalahan saat bertandang ke markas Madura United. Jacksen F Tiago, Manajer Laskar Antasari mengatakan timnya punya amunisi baru yang bakal jadi andalan saat menghadapi Persebaya.

Amunisi anyar Barito tersebut adalah Juan Pablo Pino. Gelandang asal Kolombia yang pernah memperkuat Arema FC tersebut baru saja bergabung dengan klub asal Kalimantan tersebut.

“Di lini depan kami sudah punya lima pemain. Mulai Samsul Arif, Bijahil Chalwa, Dimas Selamet, Dona Saputra dan Gavin Kwan Adsit yang bisa dimainkan sebagai penyerang,” ucap Jaksen F Tiago seperti dikutip Football5star dari emosijiwaku.com, Kamis (5/4/2018).

“Kehadiran Pino bisa menjadikan lini serang kami lebih kreatif. Dia bisa membantu dalam aspek mobilitas tanpa bola, sentuhan satu-dua, dan eksekusi tendangan bebas atau tendangan penjuru juga bagus,” sambungnya.

Laga tersebut juga bakal jadi ajang reuni Jacksen dengan Persebaya. Pasalnya, pria yang kerap disapa Papi Negro tersebut pernah berkarier di Surabaya. Turut mengantarkan Bajul Ijo meraih dua trofi Liga Indonesia memmbuatnya menjadi legenda bajul tersebut.

Hadapi Persebaya, Jacksen F Tiago Berderai Nostalgia

Football Live Star

Football5star.com, Indonesia – Persebaya akan menjamu Barito Putera pada pekan ketiga Liga 1 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Minggu (8/4/2018). Laga tersebut ibarat pulang kampung bagi Pelatih Laskar Antasari, Jacksen F Tiago.

Pria yang kerap disapa Papi Negro tersebut sejatinya pernah punya kenangan indah di Kota Pahlawan. Jacksen menjadi Legenda Persebaya setelah mengantarkan Bajul Ijo juara Liga Indonesia sebanyak dua kali ketika menjadi pemain dan pelatih.

“Ini bukan yang pertama. Dulu saya pernah menjadi pelatih Persiter Ternate dan pernah berhadapan dengan Persebaya. Kemudian saya menjadi pelatih Persipura juga pernah berhadapan dengan Persebaya. Sekarang giliran saat saya di Barito,” kata juru taktik asal Brasil tersebut seperti dikutip Football5star.com dari emosijiwaku.com, Kamis (5/4/2018).

Jacksen juga respek dengan Pasukan Angel Alfredo Vera yang berhasil kembali bermain di kasta tertinggi sepak bola tanah air. Menurutnya, Liga 1 memang sudah sepantasnya jadi habitat bagi klub kebanggaan Bonek tersebut.

Kendati demikian, Jacksen tetap tak mau terbuai masa lalu saat datang ke Surabaya.  Profesionalitas akan dia usung menghadapi Persebaya.

“Masuk di lapangan mereka (Persebaya) punya kepentingan, saya juga punya kepentingan. Saya datang ke Surabaya bukan sebagai seorang wisatawan. Tapi datang untk bekerja dan membela nama Barito.”

 

Ferinando Pahabol Bicara soal Gol Perdana bersama Persebaya

Football5star.com, Indonesia – Ferinando Pahabol melakoni debut gemilang bersama Persebaya Surabaya dalam pertandingan Piala Presiden 2018 melawan PS TNI di Stadion GBT, Surabaya, Kamis (18/1/2018).

Ferinando Pahabol menandai debutnya dengan mencetak gol. Pemain pindahan dari Persipura itu berhasil menjebol gawang PS TNI pada menit ke-76.

Pahabol yang melepaskan tembakan dari dekat luar kotak penalti, tanpa mampu dibendung kiper PS TNI, Teguh Amiruddin. Gol tersebut sekaligus menjadikan Persebaya mencetak gol penyeimbang.

Selepas pertandingan, Pahabol mengaku tidak akan melupakannya. Gol itu juga dinilai sebagai salah satu yang terbaik yang pernah dicetaknya.

persebaya vs ps tni (twitter (@persebayaupdate)

Sejarah juga dicatat Ferinando Pahabol lantaran golnya ke gawang PS TNI, merupakan gol ke-200 sepanjang penyelenggaraan Piala Presiden yang dimulai sejak 2015.

“Senang bisa bermain untuk Persebaya, klub besar. Keberadaan coach Alfredo Vera turut membantu saya bisa mengeluarkan kemampuan terbaik,” kata Feri Pahabol.

Selanjutnya, pemain bertubuh mungil ini ingin terus membawa Bajul Ijo meraih kemenangan demi kemenangan. Tidak hanya di Piala Presiden, tetapi juga kompetisi reguler, Liga 1.

“Saya juga harus mengucapkan terima kasih kepada bonek. Mereka mau menerima kehadiran saya di Persebaya. Semoga ke depannya bisa lebih bagus,” tutur Pahabol.

Kaleidoskop 2017: 5 Momen Dramatis Sepak Bola Indonesia

Football5star.com, Indonesia – Berbagai momen penting telah mewarnai sepak bola dalam negeri sepanjang 2017. Mulai dari kembali bergulirnya kompetisi nasional, hingga beberapa kejuaraan internasional yang menyajikan cerita dramatis bagi seluruh pencinta sepak bola.

Kompetisi dalam negeri diwarnai dengan kembalinya tiga tim klasik yakni Persebaya Surabaya, PSMS Medan, dan PSIS Semarang ke kasta tertinggi. Ketiganya berhasil melewati rintangan masing-masing untuk mendapat jatah promosi ke Liga 1 tahun depan. Penentuan tim promosi dari Liga 2 itu pun diwarnai laga-laga dramatis.

Sementara di level internasional, ada momen-momen dramatis yang dialami oleh tim nasional Indonesia selama mengikuti berbagai kejuaraan di negara lain. Mulai dari dari timnas kelompok umur, hingga senior.

Berikut ini Football5Star merangkum 5 Momen Dramatis Sepak Bola Indonesia Sepanjang 2017.

Timnas U-18 Indonesia vs Timnas U-18 Myanmar

Egy MaulanaIndonesia harus menunggu menit-menit akhir untuk memastikan kemenangan atas tuan rumah Myanmar di ajang AFF Cup U-18 2017. Start buruk membuat tim asuhan Indra Syafri harus kebobolan lebih dulu di babak pertama. Usai turun minum, mental bermain tim Merah Putih kembali pulih

Pada menit ke-72, Egy Maulana Vikri berhasil menjaga asa Garuda Muda setelah menggetarkan jala tuan rumah lewat sundulan kepalanya. Mencetak satu gol, moral Indonesia langsung membaik. Mereka terus menerus menggempur pertanahan Myanmar yang terpaksa menerapkan permainan bertahan.

Saat pertandingan akan berakhir imbang, Egy kembali menjadi momok bagi lini belakang lawan. Golnya di menit ke-90 membuat tuan rumah harus tertunduk malu di hadapan pendukungnya sendiri. Tendangan pemain asal Medan tersebut tidak mampu diantisipasi dengan baik oleh kiper Myanmar, Tun Nanda.

PSM Makassar vs Bali United

psm vs bali @psmmakassar Kemenangan atas PSM Makassar di Stadion Mattoangin, sempat menjaga asa Bali United menjuarai Liga 1 2017. Bermain di bawah tekanan penuh suporter tuan rumah, Irfan Bachdim dkk mampu memberikan perlawanan berarti. Meski bermain di kandang lawan, anak asuh Widodo C. Putro beberapa kali mengancam gawang tuan rumah.

Gol yang ditunggu-tunggu akhirnya datang juga beberapa menit sebelum pertandingan usai. Stefano Lilipaly berhasil membuat seisi stadion terdiam setelah sepakannya gagal diantisipasi kiper PSM, Rivky Mukodompit. Kemenangan tersebut membuat Serdadu Tridatu untuk sementara memimpin perolehan klasemen dengan koleksi 65 poin.

Bagi PSM, kekalahan itu membuat mereka gagal mengklaim peringkat kedua dan tetap berada di posisi ketiga. Masih kalah poin dari Bhayangkara FC yang memiliki tabungan satu pertandingan.

PSIS Semarang vs Martapura FC

psis vs martapura play off ketiga 04 1300xPSIS Semarang berhasil mengamankan jatah lolos ke Liga 1 usai secara dramatis mengalahkan Martapura FC dalam perebutan tempat ketiga. Laskar Mahesa Jenar bahkan harus tertinggal tiga kali sebelum akhirnya menuntaskan pertandingan di masa babak tambahan.

Anak asuh Subangki unggul cepat ketika laga baru berjalan enam menit lewat aksi Hari Nur Yulianto. Namun, Martapura berhasil mencetak dua gol lewat Rifan Nahumarury masing-masing di menit kedelapan, dan menit ke-35. Sebelum turun minum, PSIS sempat menyamakan kedudukan lewat Aldaeir Makatindu.

Martapura unggul lebih dulu di babak kedua lewat Reza Saputra. Namun kembali disamakan oleh Hari Nur yang mencetak gol keduanya hari itu. Pada menit ke-80, Martapura kembali unggul melalui aksi Muhammad Aidil. Akan tetapi lagi-lagi disamakan oleh Hari Nur yang mencetak hat-trick di laga tersebut. Pada masa babak tambahan, PSIS mampu mencetak dua gol tanpa mampu dikejar tim lawan sekaligus memastikan diri berlaga di Liga 1 tahun depan.

Persib Bandung vs Perseru Serui

persib bandung persib co id 1Perseru Serui secara mengejutkan mampu mengalahkan Persib Bandung dua gol tanpa balas di Stadion Si Jalak Harupat pada 12 November 2017. Kemenangan tersebut sekaligus memastikan Arthur Bonai dkk selamat dari jeratan degradasi.

Sebelum pertandingan, anak asuh Agus Yuwono tampil di bawah tekanan. Selain harus menghadapi Persib di kandangnya, pada saat bersamaan mereka juga harus berpacu poin dengan Semen Padang yang juga membutuhkan poin untuk bertahan di Liga 1. Namun di akhir pertandingan, Perseru bisa tersenyum karena sepasang gol dari Ryutaro Kurabe dan Silvio Escobar memastikan mereka aman di peringkat ke-15.

Pahit bagi Semen Padang karen pada pertandingan lain, kemenangan 2-0 mereka atas PS TNI tidak berarti apa pun karena masih kalah poin dari Perseru. Tim asuhan Nil Maizar harus puas menempati peringkat ke-16 dan menjadi tim terakhir yang dipastikan terdegradasi setelah Gresik United dan Persiba Balikpapan.

PSMS Medan vs Persebaya Surabaya

final liga 2 psms vs persebaya 2811 website img 49 1300x

Persebaya Surabaya sukses memastikan lolos ke Liga 1 tahun depan setelah di partai puncak mengalahkan PSMS Medan dengan skor tipis 3-2. Kemenangan didapat secara dramatis karena Bajul Ijo sempat tertinggal oleh anak asuh Djajang Nurdjaman di babak pertama.

Unggul lebih cepat lewat Rishadi Fauzi saat pertandingan baru berjalan dua menit. Enam menit berselang, I Made Wirahadi menyamakan kedudukan lewat titik putih. PSMS berbalik unggul lewat tendangan bebas Roni Fatahillah di menit ke-38. Sebelum turun minum, Irfan Jaya membuat kedudukan kembali sama lewat titik putih di menit ke-40.

Irfan memastikan kemenangan Persebaya lewat golnya di masa injury time babak kedua. Itu sekaligus memastikan gelar juara Liga 2 2017.

Persebaya Tak Mampu Penuhi Permintaan Jokowi

Football5star.com, Indonesia – Persebaya Surabaya tak bisa menyanggupi keinginan presiden republik Indonesia, Joko Widodo, terkait pembukaan Piala Presiden 2018 yang ingin diadakan di Stadion Gelora Bung Tomo. Mereka masih trauma dengan kekacauan yang terjadi saat acara Celebration Game, beberapa waktu lalu.

Pasalnya, infrastruktur jalan menuju stadion berkapasitas 50 ribu orang tersebut kurang memadai. Beberapa kali Persebaya berlaga menggunakan stadion itu, titik kemacetan parah terjadi di mana-mana.

Chairul Basalamah, manajer Persebaya, mengatakan bahwa Jokowi melalui Teten Masduki, selaku Sekretaris Negara, masih menginginkan pembukaan diadakan di Surabaya. Namun, Chairul memilih menyerah.

“Sampai tadi malam, dari Setneg, Pak Teten Masduki menyampaikan bahwa Pak Presiden tetap ingin di Surabaya dan pembukaan di Surabaya. Saya bilang, kita angkat tangan. Karena kami gak punya stadion,” kata Chairul saat rapat dengar pendapat bersama DPRD dan Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Surabaya, dikutip dari emosijiwaku.com, Jumat (29/12/2017).

“Kita sudah pernah mengalami. Dulu pak Menpora waktu homecoming juga sama, jalan sampai tiga kilometer, akhirnya berdampak ke kami. Kemarin sponsor kami tak bisa masuk, mereka ketakutan di dalam mobil, karena tak bisa putar balik juga. Chaos di depan jalan,” imbuhnya.

Persebaya tengah mengusahakan menggunakan Stadion Gelora Delta Sidoarjo sebagai home base mereka musim depan. Hingga saat ini juga belum ada keputusan lebih lanjut dari pihak PT Liga Indonesia Baru sebagai operator Piala Presiden.

Tangis Alfredo Vera Usai Persebaya Promosi ke Liga 1

Football5Star.com, Indonesia – Kemenangan 3-1 Persebaya atas Martapura membuat mereka memastikan diri promosi ke Liga 1 musim depan. Namun, di balik kesuksesan ini, ada satu hal yang membuat sang pelatih, Alfreda Vera, menangis saat konferensi pers digelar seusai laga.

momen ini memang terasa sangat emosional bagi pelatih asal Argentina tersebut. Usai merayakan kemenangan di lapangan, Vera tak kuasa menahan air mata yang keluar saat mendapat pertanyaan dari awak media.

Tangis Vera pecah ketika ditanya kemenangan tersebut didedikasikan untuk siapa. Ia terkenang dengan mendiang putranya, David Alessandro Vera, yang meninggal saat Persebaya masih bertanding di babak 16 besar.

Bocah yang akrab disapa Ale ini meninggal di Rumah Sakit Darmo, Surabaya, di usia 5 tahun karena penyakit jantung. Ia sudah cukup lama dirawat intensif. Hingga pada akhirnya nyawanya tak tertolong setelah sempat mengalami fase kritis.

“Tahun ini terjadi banyak sesuatu. Saya dedikasikan untuk Tuhan dan semua yang support saya,” ucap Alfredo sambil menahan tangis, Sabtu (25/11/2017).

Selama 40 detik mantan pelatih Persipura Jayapura ini menahan tangis sebelum akhirnya menjawab. Fandry Imbiri yang ikut dalam jumpa pers bahkan sempat menepuk punggung Alfredo untuk menyemangatinya. Ia juga terharu dan menundukkan kepala cukup lama.

Bajul Ijo menjadi tim pertama yang promosi ke Liga 1 musim depan. Adapun dua tiket tersisa akan diperebutkan oleh PSMS Medan, PSIS Semarang, dan Martapura FC.

Persebaya Raih Tiket Promosi Liga 1 Setelah Kalahkan Martapura FC

Football5star.com, Indonesia – Persebaya Surabaya meraih tiket promosi ke Liga 1, kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Kemenangan atas Martapura FC dalam laga semifinal Liga 2, Sabtu (25/11/2017), membuat tim berjulukan Bajul Ijo tersebut berhak naik kasta.

Dalam pertandingan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Persebaya menang 3-1. Tim besutan Angel Alfredo Vera ini lebih dulu unggul 2-0 melalui gol yang dicetak oleh Irfan Jaya pada menit ke-25 dan 39.

Martapura FC sempat menguak harapan untuk menyamakan kedudukan ketika Reza Saputra mencetak gol balasan pada menit ke-57. Sayang, Martapura FC tak mampu menjaga momentum karena hanya berselang dua menit, Persebaya menjauh lagi berkat gol yang dilesakkan oleh Rishadi Fauzi.

Dengan demikian, Persebaya menjadi tim pertama yang promosi ke Liga 1. Masih ada dua slot yang harus diperebutkan para semifinalis, termasuk ketika PSIS Semarang berjibaku dengan PSMS Medan di tempat yang sama pada pukul 20.00 WIB nanti.

Ada tiga tim yang akan promosi untuk menggantikan posisi Semen Padang, Persiba Balikpapan dan Persegres Gresik United, yang degradasi. Pemenang PSIS vs PSMS juga dipastikan lolos, sedangkan satu tiket lainnya akan diperebutkan dalam play-off antara Martapura FC dengan tim yang kalah dalam duel PSIS vs PSMS.

Susunan pemain

Persebaya Surabaya (4-3-3): Persebaya: Miswar Saputra; Andri Muladi, Fandry Imbiri/Rahmad Irianto (84’), M Irvan Febrianto, Abu Rizal Maulana; Adam Maula, M Hidayat, Rendi Irwan Saputra/Nerius Alom (65’); Irfan Jaya, Oktafianus Fernando, Rishadi Fauzi.

Cadangan: Dimas Galih Pratama, Rachmat Irianto, Kurniawan Karman, Nerius Alom, M Yogi Novrian, Riky Kayame, Taufan Hidayat.

Pelatih: Angel Alfredo Vera.

Martapura FC (4-5-1): Juni Irawan/Ali Budi Raharjo (61’); Eka Crah Angger, Haris Hardiansyah, Ady Setiawan, Wirabuana ‘Vandy’ Prayogo; Marshell Huwae, Agus Setia Wibowo, Reza Saputra, Rifan Nahumarury/Uko Wahyu (79’), Mustaqim Ohorella; Fikram Kunup/Muhammad Aidil (46’).

Cadangan: Ali Budi Raharjo, Fahreza Agamal, Diego Werbabkay, Sandi Pratama, Solechudin, Aidil Bogel, Uko Wahyu.

Pelatih: Frans Sinatra Huwae.

Wasit: Dodi Setia Permana.