Pelatih Persebaya Salut dengan Semangat Anak Asuhnya

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Persebaya Surabaya, Angel Alfredo Vera, memuji penampilan pasukannya saat mengalahkan PS Mojokerto Putera (PSMP) dengan skor 4-0 dalam pertandingan pamungkas babak 8 besar Liga 2 Grup Y di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Selasa (21/11/2017).

Keempat gol yang membuat Persebaya meraih nilai sempurna di babak 8 besar dicetak oleh Rendi Iriawan, Oktafianus Fernando (dua gol) dan Yogi Novrian. Pelatih asal Argentina tersebut salut dengan motivasi anak asuhnya yang tetap menginginkan kemenangan meskipun tim sudah dipastikan lolos ke semifinal.

“Kami semua main bagus pada hari ini dan akhirnya kami menang. Sekarang kami istirahat dan mulai pikir pertandingan semifinal,” katanya seusai laga.

Pada laga semifinal, Persebaya akan menantang Martapura FC. Persebaya lolos ke semifinal sebagai juara Grup Y. Dari tiga pertandingan yang telah dilalui, Persebaya mampu menyapu bersih dengan kemenangan. Tiga kemenangan diraih atas PSIS Semarang (1-0), PSPS (1-0), dan PSMP (4-0).

Menurut Angel, tidak ada persiapan khusus yang akan dilakukan olehnya, jelang babak semifinal. Namun, ia sudah mempersiapkan program agar pasukannya bisa tampil maksimal. “Kami fokus di latihan dengan pikir apa yang harus dilakukan dipertandingan semifinal, sama saja,” jelasnya.

Sementara itu, Oktafianus Fernando mengaku senang bisa mencetak dua gol. Dua gol yang saya cetak berkat kerja sama tim yang bagus. Tapi perjuangan belum selesai. Perjuangan sesungguhnya baru nanti di semifinal,” katanya.

Seru! Persebaya Dan PSIS Lancarkan Aksi Berbalas Pantun

Football5star.com, Indonesia – Aksi berbalas pantun dilakukan oleh dua klub legendaris Indonesia, Persebaya Surabaya dan PSIS Semarang. Namun, aksi yang dilakukan tersebut tak dilakukan di lapangan hijau, melainkan melalui social media, twitter.

Terpantau melalui akun twitter kedua tim masing-masing melontarkan pantun sejak sebelum pertandingan pertama grup Y di babak delapan besar Liga 2.

PSIS melalui akun twitter resmi mereka @psisfcofficial mengeluarkan kicauan yang diunggah pada Selasa (14/11/2017). “Dua titik satu bintang, ngegolke sitik sing penting sesuk menang. ???? cc: @persebayaupdate #PSIS,”

Sehari kemudian, pantun tersebut dibalas melalui akun twitter resmi @persebayaupdate “Ke pasar beli bakwan, Pake sambel biar pedas, When Persebaya n Bonek become One, No one can stop us! ????, Bener gak rek? Cc: @psisfcofficial #KitaPersebaya #PersebayaDay #GreenForce #KamiHausGolKamu #Liga2,”

Pantun tersebut dibalas tepat sebelum pertandingan antara kedua tim tersebut. Laga antara kedua tim juga berjalan dengan seru dengan diwarnai aksi jual beli serangan. Hingga 90 menit berakhir, Bajul Ijo akhirnya menjadi pemenangnya melalui gol tunggal yang diciptakan oleh Irvan Jaya.

Setelah pertandingan, Persebaya kembali melontarkan pantun kepada PSIS. “Kue bolu kue donat, Dimakan saat hujan kilat, 3 poin hari ini Persebaya yang dapat, Tapi Kami yakin laga berikutnya @psisfcofficial lebih semangat #SenengSeduluran #KitaPersebaya #PersebayaDay #GreenForce #KamiHausGolKamu,”

Tentu aksi tersebut kembali dibalas oleh Laskar Mahesa Jenar. “Disana gunung disini gunung, di Semarang ada wingko babat. Perjuangan kalian sudah maksimal bung, tapi laga kali ini @persebayaupdate tampil lebih hebat. ???????? Bangkitlah Laskar Mahesa Jenar ???????? #PSIS,”

Aksi berbalas pantun tersebut jadi hal yang menarik di Liga Indonesia. Tensi pertandingan yang panas dinilai bisa diredam dengan cara yang kreatif dan bersifat positif.

Persebaya Buka Delapan Besar Dengan Kemenangan

Football5star.com, Indonesia – Persebaya Surabaya memulai kiprah mereka di delapan besar Liga 2 dengan tiga poin. Menghadapi PSIS Semarang di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Rabu (15/11/2017) sore, tim asuhan Angel Olivera tersebut menang tipis. 1-0. Gol semata wayang tim Bajul Ijo dicetak oleh Irfan Jaya pada menit awal permainan.

Persebaya mendapat peluang pertama lewat Rendi Irwan di menit ke-9. Sepakan pemain bernomor punggung 12 tersebut masih belum menemui sasaran. Gol baru tercipta sekitar tiga meni berselang. Irfan Jaya yang menerima bola di dalam kotak penalti, dengan tenang menempatkan bola di sudut gawang kiper Aji Bayu.

Jersey baru Persebaya (persebaya.id)
persebaya.id

Usai kebobolan, PSIS justru malah meningkatkan serangan. Namun, usaha mereka belum berhasil hingga wasit menyudahi babak pertama. Keunggulan untuk Persebaya bertahan hingga turun minum.

Kondisi yang cenderung sama masih berlangsung di babak kedua. Mahesa Jenar terus menerus memberikan tekanan kepada Irfan Jaya dkk. Meski unggul penguasaan bola, tidak ada ancaman berarti yang dilakukan terhadap lini belakang Persebaya. Justru PSIS yang sering keteteran dengan serangan balik cepat yang dilancarkan tim lawan.

Secara bergantian Nerius Alom dan Oktafianus Fernando dan Abu Rizal mengancam gawang tim asuhan Subangkit. Namun, tidak ada gol tambahan yang tercipta hingga wasit meniup pluit panjang. Berkat hasil ini, Persebaya memimpin klasemen sementara Grup Y dengan tiga poin.

Susunan Pemain:

PSIS Semarang (4-3-3): Aji Bayu, Rio Saputro, Haudi Abdillah, Taufik Hidayat, Safrudin Tahar, Ahmad Agung, Ruud Gullid (Ruud Gullid 54′), Melcior Majefat, Erik Dwi Ermawansyah (Andrid Wibawa 32′), Rifal Lastori, Sholihul Islam (Aldaier 80′).
Pelatih: Subangkit

Persebaya Surabaya (4-3-3): Miswar Saputra, Abu Rizal, Andri, Fandry Imbiry, Muhammad Irvan, Rendi Irwan (M.S Saimima 64′), M. Hidayat, Kurniawn Karman (Nerius Alom 71′), Irfan Jaya, Rangga Muslim (Oktafianus Rangga 74′), Ricky Kayame.
Pelatih: Angel Alfredo Vera.

Kartu Kuning: M. Hidayat 30′,

 

Menang Telak Atas Semeru, Persebaya Kokoh di Puncak

Football5star.com, Indonesia – Malam minggu yang indah bagi puluhan ribu Bonek Mania yang memadati Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (29/9/2017). Tim kebanggan mereka, Persebaya Surabaya menang telak atas tamunya, Persigo Semeru FC, 4-0, dalam laga lanjutan Liga 2.

Hasil tersebut membuat Bajul Ijo tak terkalahkan dalam tiga laga kandang terakhir. Ini juga berarti sejak dilatih oleh Angel Alfredo Vera, Persebaya belum terkalahkan dalam 13 laga terakhir. Total, Green Force sejak saat itu, meraih empat hasil imbang dan sembilan kemenangan.

Sedangkan jika dihitung bermain di kandang musim ini, mereka hanya meraih satu hasil imbang di laga awal melawan Madiun Putra. Sisanya, kemenangan selalu diraih. Tak hanya itu, Misbakhus Solikin dkk juga selalu mencetak tiga gol lebih dan tanpa kebobolan dalam tiga laga terakhir di Stadion Gelora Bung Tomo.

Persebaya langsung unggul di babak pertama melalui penyerang asal Papua, Ricky Kayame. Di babak kedua, Irfan Jaya, Fandry Imbiri, dan Rishadi Fauzi bergantian membobol gawang Semeru.

Tambahan tiga poin dari laga melawan Semeru itu membuat mereka kokoh di puncak grup C 16 besar Liga 2 dengan raihan tujuh poin.

Sedangkan tim tamu, harus puas tetap bertahan pada posisi ketiga klasemen grup C dengan raihan 4 poin. Meski Kalteng Putra menang atas PSBS Biak dengan skor 3-0 dan meraih poin sama. Namun, Semeru Lava unggul jumlah selisih gol.

 

 

Kepala Staf Kepresidenan RI Puji Persebaya dan Bonek

Football5star.com, Indonesia – Kepala Staf Kepresidenan Republik Indonesia, Teten Masduki, memuji langkah Persebaya dan Bonek Mania yang kini mulai berubah menuju ke arah yang lebih baik. Bonek yang dulu terkenal dengan stigma negatifnya diyakini oleh beberapa pihak kini perlahan-lahan mulai berubah.

Hal itu disampaikan Teten saat menjamu Presiden Persebaya, Azrul Ananda, di Bina Graha, Rabu, 6 September 2017. Teten juga mengapresiasi berbagai hal positif yang terjadi di Persebaya.

Perubahan itu mulai nampak ketika sudah tak ada nyanyian yang bernada rasis ketika Persebaya berlaga. melakukan kekerasan, dan memiliki kesadaran tinggi untuk membeli tiket setiap pertandingan. Meski juga masih ada catatan yang mesti diperbaiki oleh Bonek kedepannya.

Perubahan signifikan itu tak terlepas dari peran manajemen Persebaya yang membantu merubah stigma negatif tersebut. Persebaya yang kini berlaga di Liga 2 tercatat sebagai tim dengan rataan jumlah penonton tertinggi, bahkan melampaui tim-tim Liga 1.

“Apa yang kini dialami Persebaya dan Bonek merupakan revolusi mental dalam arti sebenarnya,” papar Azrul dalam pertemuan tersebut, Rabu (6/9/2017).

“Kalau ada sekelompok suporter bernyanyi rasis atau merendahkan tim lawan, sontak ribuan Bonek lain akan mem-‘boo’ dan meminta mereka diam,” kisah Azrul.

Teten juga berharap apa yang dilakukan Green Force dapat menjadi inspirasi bagi klub-klub lain. “Kisah sukses seperti ini harus dibukukan, sehingga masyarakat tahu dan jadi lesson learn bagi persepakbolaan nasional kita. Semua ini bisa terwujud kalau visinya benar,” ungkapnya.

 

Persebaya Susul PSS Sleman Lolos Ke Babak 16 Besar

Football5star.com, Indonesia – Persebaya Surabaya akhirnya memastikan diri lolos ke babak 16 besar Liga 2 Indonesia menyusul hasil kemenangan Madiun Putra atas Persatu Tuban, 2-1, Sabtu (19/8/2017). Tim kebanggan kota Surabaya itu menyusul PSS Sleman yang sebelumnya sudah lolos terlebih dahulu.

https://www.instagram.com/p/BX-W4zSgn1X/?hl=en&taken-by=officialpersebaya

Gagal menang, Persatu tak mampu beranjak dari urutan keempat klasemen sementara grup 5 dengan raihan 17 poin dari 12 laga. Mereka mustahil bisa mengejar mengejar perolehan angka Persebaya yang memimpin di puncak klasemen dengan 25 poin dari 12 laga.

Anak-anak Tuban itu praktis jika berhasil memenangkan dua laga sisa maka hanya mampu meraih 24 poin. Sementara Bajul Ijo punya 25 poin di kantong mereka. Tim yang berpeluang menyusul Persebaya di grup 5 adalah Martapura FC apabila berhasil menang atas Persinga Ngawi, Minggu (20/08).

Sedangkan Green Force, mereka menyisakan dua laga lagi. Pertama, mereka akan bertandang ke kandang Persatu di Stadion Lokajaya Tuban, Kamis (28/8/2017). Kedua, anak asuhan Angel Alfredo Vera akan menjamu Persinga Ngawi di Gelora Bung Tomo, Surabaya, Kamis (14/8/2017).

Kedua pertandingan tersebut kemungkinan akan tak penting lagi bagi Persebaya. Mereka bisa memanfaatkannya untuk merotasi pemain. Meski demkian, klub kebanggan Bonek itu tetap pasang target sapu bersih laga tersisa.

Setelah lolos, Persebaya kemungkinan akan masuk ke Grup C atau D dalam babak selanjutnya. Lawan yang mereka mungkin temui adalah Persik, Madura United, PS Biak, Persiwa, Persigo, dan Kalteng Putra.

 

Persebaya Kembali Raih Kemenangan Di Kandang

Football5star.com, Indonesia – Persebaya kembali meraih kemenangan dalam pertandingan lanjutan Liga 2 Indonesia. Kali ini, Bajul Ijo mengalahkan PSIM Yogyakarta dengan skor 2-0 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Rabu (16/8/2017).

Kemenangan ini membuat anak asuh Angel Alfredo Vera bertahan di puncak klasemen dan berpeluang besar untuk lolos ke babak selanjutnya.

Pada babak pertama, Persebaya langsung unggul dua gol. Masing-masing gol dicetak oleh Oktafianus Fernando pada menit ke-15, dan satu lagi diciptakan oleh Misbakhus Solikin pada menit ke-40 melalui tendangan penalti.

Meski tertinggal dua gol di babak pertama, PSIM sebenarnya punya berbagai peluang. Pada menit ke-13 pemain mereka, Rahman Purwanto, punya peluang emas setelah tinggal berhadapan dengan kiper Persebaya, Miswar Syahputra. Namun sayang, Rahman kurang tenang sehingga peluangnya gagal menjadi gol.

Pada menit ke-20, memanfaatkan tendangan pojok, Engkus Kuswaha gagal mencetak gol bagi PSIM setelah sundulannya masih mudah ditangkap Miswar. Kedua tim bermain saling hati-hati dan menunggu kesalahan yang dilakukan lawan.

Sedangkan di babak kedua, hanya satu gol yang tercipta. Gol itu didapatkan oleh anak-anak Yogyakarta melalui kemelut di depan gawang Persebaya pada menit akhir pertandingan. Sayangnya, gol tersebut hanya mampu membuat PSIM mengecilkan ketertinggalan. Hingga pluit akhir dibunyikan, skor 2-1 untuk tuan rumah.

Kemengan ini membuat Persebaya tak terkalahkan dalam sembilan laga terakhirnya. Sedangkan hasil kekalahan ini, membuat PSIM tetap berada di posisi ketiga klasemen sementara dengan raihan 17 poin.

Susunan Pemain:

Persebaya (4-3-3): Miswar, Irvan, Imbiri, Andri, Kurniawan, Abu Rizal, Solikhin, Hidayat, Irfan, Yogi, Oktafianus.

Pelatih: Angel Alfredo Vera

PSIM (4-2-3-1): Ivan, Said, Edo, Taufiq, Riskal, Dimas, Andi, Dicky, Arga, Rahman, Engkus.

Pelatih: Erwan Hendarwanto

 

Lawatan Persebaya Ke Madura Diwarnai Kericuhan

Football5tar.com, Indonesia – Lawatan Persebaya ke Madura harus berakhir dengan insiden kericuhan. Mereka juga hanya mampu bermain imbang 2-2 melawan Persepam Madura Utama di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan, Kamis (10/8/2017). Laga tersebut sempat diwarnai kericuhan pada akhir pertandingan.

Insiden ini bermula dari salah satu official Persepam MU yang berlari mengejar asisten wasit. Mereka kecewa dengan keputusan wasit yang berulang kali memberikan hukuman offside. Pihak keamanan sampai turun tangan menangani insiden tersebut.

Pada babak pertama, Persebaya berhasil mencuri gol pada menit awal. Yogi Novrian mencetak gol untuk Bajul Ijo pada menit ke-5 melalui sundulan memanfaatkan umpan Irfan Jaya. Gol tersebut merupakan gol kedua Yogi selama membela Persebaya

Meni ke-13 Persepam MU berhasil membalas kedudukan melalui tendangan penalti Fajar Legian. Skor menjadi imbang 1-1. Persebaya lebih sering menguasai bola ketimbang tuan rumah. Namun, mereka selalu kesulitan menembus pertahanan lawan.

Persepam MU seringkali memanfaatkan serangan balik. Persebaya masih dapat mengatasinya dengan jebakan offside. Arek-arek Suroboyo menambah kedudukan pada menit ke-30. Kali ini pemuda asal Sulawesi, Irfan Jaya, menjadi aktor memanfaatkan bola rebound yang mengenai tiang gawang. Hingga babak pertama usai skor 2-1 untuk tim tamu.

Di babak kedua, rekrutan anyar Persebaya, Ricky Kayame masuk menggantikan Yogi. Ini merupakan debut bagi Ricky membela klub asal Surabaya itu. Berbagai peluang didapatkan oleh tim tamu namun sayang tak mampu berbuah gol.

Petaka justru datang untuk Persebaya. Alih-alih menambah kedudukan, mereka melah kebobolan pada menit ke-76. Gol dicetak oleh pmeain Persepam MU, Faris Aditama. Skor 2-2 bertahan hingga laga usai. Atas hasil ini, Green Force masih tetap berada pada puncak klasemen dengan tambahan satu poin. Sedangkan Persepam MU tak beranjak dari posisi ke-7 dengan raihan 11 poin.

Dua Rekrutan Anyar Persebaya Akan Tampil di Madura

Football5star.com, Indonesia – Persebaya Surabaya kemungkinan besar akan menurunkan dua rekrutan anyar asal Papua yaitu Ricky Kayame dan Nerius Alom. Hal itu diungkapkan oleh manajer mereka, Chairul Basalamah, pada konferensi pers jelang pertandingan melawan Persepam Madura Utama, Rabu (9/8/2017).

“Besok Bonek akan hadir menyaksikan langsung debut dua pemain anyar Persebaya. Bonek juga akan banyak datang ke Pamekasan melebihi dari jumlah pertandingan di kota-kota lain,” kata Khairul Basalamah, Rabu (9/8/2017).

Belum diketahui apakah kedua pemain itu akan diturunkan sebagai starter atau dari bangku cadangan. Namun pastinya, Ricky dan Nerius bersama skuat utama berangkat ke Madura.  Kedua pemain ini menjadi sorotan bagi Bonek Mania karena tak sabar melihat mereka berlaga.

Hal itu diperkuat dengan statemen pelatih Persebaya, Angel Alfredo Vera, yang masih belum memutuskan tentang hal tersebut. Melimpahnya stok lini tengah dan lini depan membuat Alfredo masih memutar otak untuk laga nanti.

Pelatih asal Argentina itu juga masih yakin dengan timnya saat ini. Apalagi, striker andalan mereka, Rishadi Fauzi, sudah bisa tampil setelah sebelumnya masih terkena larangan bermain karena hukuman kartu merah.

’’Mereka bagus. Tapi, saya tidak ingin terburu-buru ambil keputusan memainkan mereka,” tukas Alfredo.

’’Saya tidak ingin mengubah tim yang sudah ada dengan pemain baru yang harus segera bermain. Masih ada waktu bagi mereka untuk makin menyatu dengan tim.’’

Persebaya Siapkan Tim Terbaik, Persepam MU Malah Ganti Manajer

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Persebaya, Angel Alfredo Vera, menyebutkan bahwa ia akan mempersiapkan tim terbaik saat melawan Persepam Madura Utama dalam ajang Liga 2 Indonesia. Bajul Ijo memang sedang berusaha untuk lolos ke putaran selanjutnya. Jika menang atas Persepam MU, peluang mereka untuk lolos akan semakin besar.

“Kami datang kesana untuk bermain. Kami akan persiapkan tim terbaik,” kata Angel Vera dikutip dari Emosijiwaku.com, Sabtu (5/8/2017).

Peluang Persebaya dimudahkan karena kedua tim pesaingnya pada grup lima, kalah oleh lawan-lawannya. PSIM Jogjakarta harus mengakui keunggulan Persinga Ngawi, 1-2. Sedangkan Persatu Tuban kalah oleh Martapura FC, 3-4.

Atas hasil diatas maka praktis jika Persebaya mampu memanfaatkan penuh dua pertandingan tersisa, dipastikan mereka akan lolos ke fase selanjutnya. Green Force sementara bertengger pada puncak klasemen dengan raihan 21 poin, dibawahnya ada Martapura FC (19 Poin), dan pada peringkat ketiga, Persatu Tuban (14 Poin).

Sedangkan lawan Persebaya, Persepam MU, baru saja melakukan pergantian kepengurusan tim. Manajer tim mereka sebelumnya, Said Abdullah, digantikan oleh Nani Mulyadi yang selama ini menjabat sebagai asisten manajer.

Pergantian itu dilakukan karena Said memilih untuk lebih fokus ke klub lain yaitu Madura FC Sumenep yang juga sedang berlaga di Liga 2 Indonesia pada grup 7. Sebelumnya, Said memang memegang dua tim asal madura yaitu, Persepam MU dan Madura FC.

 

 

 

Persebaya Gagal Dapatkan Tiga Pemain Timnas

Football5star.com, Indonesia – Persebaya Surabaya batal mendapatkan pemain dari Liga 1 Indonesia Hansamu Yama. Faktor menjadi pemain Timnas Indonesia adalah penyebab Persebaya batal mendapatkannya. Tak hanya Hansamu, Green Force juga dikabarkan urung mendatangkan kembali Evan Dimas serta Ezra Walian.

Hal itu diungkapkan langsung oleh Manajer Persebaya, Chairul Basalamah. Ia mengakui bahwa timnyatertarik mendatangkan mereka. Namun karena masih bergabung bersama Timnas Indonesia membuat mereka urung mendatangkannya.

“Kami sempat ingin mendatangkan mereka (Evan Dimas, Hansamu Yama, Ezra Walian). Namun posisi mereka di timnas membuat kami membatalkannya,” ujar Basalamah dikutip dari Emosijiwaku.com, Jum’at (4/8/2017).

Sebelumnya, pemain muda andalan Persebaya, Rachmat Irianto, jarang tampil membela Bajul Ijo karena masih bergabung dengan timnas. Rian (panggilan Rachmat Irianto), bahkan hanya tampil sekali membela Persebaya di Liga 2 Indonesia saat menang melawan Persatu Tuban.

Berdasarkan pengalaman tersebut, membuat manajemen berpikir ulang tentang mendatangkan pemain yang masuk dalam timnas. Selain itu, alasan dibalik batalnya mereka mengejar Evan Dimas karena dianggap masih menjadi pemain utama bagi Bhayangkara FC.

“Khusus Evan Dimas, kami juga menjaga hubungan baik dengan Bhayangkara FC. Apalagi Evan termasuk pemain inti,” tukas Basalamah.

Persebaya memang sedang gencar menambah pasukan mereka agar bisa kembali ke Liga 1 musim depan. Sebelumnya, mereka mendatangkan bek asal Papua, Fandry Imbiri, dari Semen Padang.

 

Tanpa Beberapa Pilar Utama, Persebaya Benamkan PSBI

Football5star.com, Indonesia – Meski tanpa beberapa pemain utamanya seperti Dimas Galih dan Rishadi Fauzi, Persebaya Surabaya tetap tampil perkasa membenamkan PSBI Blitar di Stadion Gelora Bung Tomo, Rabu (2/8/2017). Bajul Ijo menang 3-0 atas tamunya dalam ajang Liga 2.

Berkat hasil positif ini Persebaya tetap berada pada puncak klasemen grup lima dengan raihan 21 poin. Keperkasaan Persebaya memang sudah terlihat sejak awal laga. Sejak peluit tanda pertandingan dimulai, Persebaya langsung menekan jantung pertahanan PSBI.

Pada menit ke-6 Arek-arek Suroboyo punya peluang setelah tendangan Misbakhus Solikin hanya mampu melambung diatas gawang lawan. Tak butuh waktu lama, gol pembuka datang pada menit ke-13 setelah tendangan Abu Rizal “Rodeg” gagal diselamatkan oleh kiper PSBI, Fahmi Idris.

Peluang kembali datang pada menit ke-32, melalui umpan tarik Irvan Jaya, sayang Oktavianus Fernando gagal mengkonversinya menjadi gol untuk Persebaya. Pada akhir menit babak pertama, Misbakhus Solikin menggandakan keunggulan Persebaya melalui rebound dari sundulanya sendiri.

Gol ini mengantarkan pemain asli Surabaya itu  menjadi top skor sementara Persebaya dengan raihan tujuh gol. Hingga pluit akhir babak pertama ditiup, Skor 2-0 untuk tuan rumah.

Pada babak kedua, giliran Oktafianus yang mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-49. Ia berhasil memanfaatkan umpan tarik dari Irvan. Persebaya unggul 3-0.

Setelah mendapatkan berbagai peluang emas, Green Force baru kembali menambah keunggulan pada menit akhir oleh kapten mereka, Rendy Irawan. Hingga pluit akhir dibunyikan, Persebaya unggul 4-0 atas PSBI.

Berbeda nasib dengan lawannya, hasil kekalahan ini membuat anak-anak Blitar harus terbenam di dasar klasemen sementara dengan raihan lima poin. Sedangkan Persebaya tak terkalahkan dalam tujuh laga terakhir.

Tak hanya itu, Persebaya menyaingi Martapura FC yang paling tinggi dalam hal raihan gol serta paling sedikit kebobolan yaitu 19 gol dan 8 kali kebobolan.

Susunan Pemain:

Persebaya (4-3-3): Miswar N, Abdul Aziz, Andri M, F. Imbiri, M. Irvan F, M. Hidayat, M. Solikhin, Abu Rizal, Oktafianus F, Yogi Novrian, Irfan jaya.

Pelatih: Angel Alfredo Vera

PSBI Blitar (4-2-3-1): Fahmi Idris, Wawan Triyono, Taufik Angga, Trio Pambudi, Dwi Wendy, Asni Fitriani, Miftachul Huda, Arif Ariyanto, Luxy Ariawan, Ismail Sholeh, Jaya Teguh Angga.

Pelatih: Feri Taufik Budiman

Kartu Kuning: Trio Pambudi (43), Asni Fitriani (74’),

Kartu Merah: –

 

Tiga Kartu Merah Warnai Kemenangan Persebaya Atas Martapura

Football5star.com, Indonesia – Drama terjadi di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Kamis (27/7/2017). Pertandingan bertensi tinggi tersaji dalam laga Persebaya vs Martapura FC di Liga 2. Kedua tim yang sama-sama ingin merebutkan posisi puncak, harus berjibaku di dalam lapangan. Permainan keras berujung tiga kartu merah keluar dalam laga ini. Meski demikian, tuan rumah menang 2-0 atas tamunya.

Pada babak pertama pertandingan berjalan dengan tempo keras. Berulang kali kedua tim saling melakukan pelanggaran. Kartu kuning keluar untuk Persebaya terlebih dahulu karena striker mereka, Rishadi Fauzi, dengan sengaja menggunakan tangannya untuk mencetak gol.

Tuan rumah punya peluang pada menit ke-31, setelah tendangan beruntun dari Rishadi dan Irfan Jaya, gagal membuahkan gol. Kartu merah pertama datang untuk Martapura pada menit ke-37 setelah pemain mereka, Erwin Gutawa melakukan tindakan kasar. Meski unggul jumlah pemain, hingga babak pertama usai Persebaya tak mampu mencetak gol. skor 0-0.

Pada awal babak kedua, pertandingan mulai berjalan tak sekeras babak pertama. Sadar menghadapi Martapura yang bermain bertahan, Persebaya mengganti bek kiri mereka Abdul Aziz dengan pemain sayap, Oktafianus Fernando. Rendy Irawan yang baru saja pulih dari cedera pun dimasukkan mengganti Yogi Novrian yang kurang impressif.

Gol akhirnya tercipta pada menit ke-67 setelah tendangan Irfan melalui tendangan bebas ke sudut gawang Martapura. Persebaya unggul 1-0. Permainan kembali berjalan dengan keras. Alhasil pada menit ke-73 anak-anak Banjarmasin kembali dihadiahi kartu merah karena pemainnya, Gideon Huwae, menyikut Abu Rizal.

Protes keras dilancarkan oleh tim tamu atas keputusan wasit tersebut. Pertandingan sempat terhenti selama delapan menit hingga akhirnya kembali dilanjutkan. Bermain dengan sembilan pemain, petaka datang bagi tim tamu setelah Oktafianus mampu meleskkan gol melalui sudut sempit. Skor 2-0 untuk tuan rumah.

Meski tambahan waktu hingga delapan menit, Green Force gagal menambahkan gol. malah, di menit terakhir, kapten mereka, Rendy, terlibat adu mulut dan fisik dengan pemain Martapura. Hingga pluit akhir dibunyikan skor 2-0 untuk persebaya.

Hasil ini membuat Bajul Ijo sukses menggeser Martapura di puncak klasemen dengan 18 poin. Sedangkan atas hasil ini klub asuhan Frans Sinatra itu harus puas duduk pada peringkat kedua dengan poin enam.

Susunan Pemain:

Persebaya: Dimas Galih Pratama, Abdul Aziz (Oktafianus Fernando, 57′), Andri Muliadi, Fandry Imbiri, Irvan Febrianto, Abu Rizal Maulana (Mei Handoko Prasetio, 81′), M. Hidayat, Misbakhus Solikin, Irfan Jaya, Yogi Novrian (Rendi Irwan Saputra, 65′), Rishadi Fauzi.

Pelatih: Angel Alvredo Vera

Martapura FC: Ali Budi Raharjo, Ady Setiawan, Erwin Gutawa, M. Arozi, Wirabuana Prayogo, Agus Setia Wibowo, Gideon Marshell Huwae, Reza Saputra (Haris Hardiansyah, 44′), Rifan Nahumarury, Qiscil Gandrum Minny, Sandi Pratama (Aidil Bogel, 89′)

Pelatih: Frans Sinatra Huwae

Kartu Merah: Erwin Gutawa, Gideon Huwae (Martapura FC), Rishadi Fauzi (Persebaya).

Lawan Martapura, Persebaya Siap Ambil Alih Puncak Klasemen

Football5star.com, Indonesia – Persebaya Surabaya akan menghadapi pesaing terdekatnya, Martapura FC di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya pada Kamis (27/7/2017). Laga nanti menjadi sangat penting bagi Persebaya.

Jika berhasil menang, pasulan Angel Vera tersebut akan kembali merebut puncak klasemen Grup 5 dari tangan Martapura. Kemenangan juga akan menuntaskan dendam Tim Bajul Ijo yang kalah pada pertemuan pertama ketika bertanding di Stadion Demang Lehman. Kekalahan dari Martapura pada pertemuan pertama sempat membuat kondisi tim tidak stabil.

Bonekmania yang tidak puas dengan kinerja klub, mengkritik pelatih Persebaya saat itu, Iwan Setiawan. Tidak terima dengan kritik, Iwan pun menantang Bonek dengan mengacungkan jari tengah saat pertandingan. Manajemen langsung bergerak cepat mengganti Iwan. Kini, Musbakhus Solihin dkk tidak terkalahkan di lima pertandingan terakhir.

Meskipun sedang berada dalam semangat tinggi, Persebaya harus tetap waspada. Qiscil Gandrum dkk menjadi tim yang paling produktif sejauh ini. Total sudah 19 gol mereka lesakkan ke gawang lawan-lawan mereka di Grup 5.

“Martapura tim kuat. Mereka memiliki tempo bermain cepat. Pemain-pemain seperti Qiscil, dan Aidil Bogel (Muhammad Aidil) harus kita waspadai,” kata top skorer Persebaya tersebut.

Selain itu, Persebaya juga kemungkinan belum bisa diperkuat kapten mereka, Rendi Irawan. Rendi diragukan tampil dan masih fokus dalam proses pemulihan cedera yang ia alami.

Sementara tim lawan, Martapura, justru tidak ingin terlalu tegang jelang pertandingan besok. Tim asihan Frans Sinatra mengaku tidak akan menganggap spesial pertandingan besok di Surabaya.

“Kami akan bermain normal melawan Persebaya. Mari kita nikmati pertandingan besok,’ ujar sang pelatih, Frans Sinatra.