Tampil Bak Petr Cech, Kiper Slavia Praha Menjadi Sorotan

gamespool
Tampil Bak Petr Cech, Kiper Slavia Praha Menjadi Sorotan 4

Football5star.com, Indonesia – Kiper Slavia Praha, Ondrej Kolar, menjadi sorotan karena menggunakan helm dan masker pada partai Liga Europa melawan Arsenal dinihari tadi. Penampilan tersebut membuat Kolar disamakan dengan penjaga gawang legendaris Republik Cheska, Petr Cech.

Kolar menggunakan helm dan masker karena mengalami cedera kepala ketika memperkuat Slavia Praha melawan Rangers pada partai babak 16 besar Liga Europa. Pemain berusia 26 tahun itu rela bermain dengan helm dan masker karena tak ingin absen melawan Arsenal.

“Saya sudah melakukan usaha maksimal agar bisa pulih tepat waktu dan bermain melawan Arsenal. Sekarang, saya merasa cukup kelelahan. Tapi, saya merasa senang karena kami bisa memaksakan hasil imbang,” ujar Ondrej Kolar dikutip football5star dari laman resmi UEFA.

Ondrej Kolar - Petr Cech - Slavia Praha - Arsenal - uefa. com - liga europa
uefa.com

Masker dan helm tak terlalu mempengaruhi performa Kolar. Meski gagal mencatat clean sheet, Kolar tetap mampu tampil gemilang dan sukses mematahkan beberapa peluang emas Arsenal.

Kolar sendiri cukup senang melihat penampilan barunya yang mirip dengan Petr Cech. Ia mengaku akan melepas maskernya dalam waktu delapan hingga sembilan pekan ke depan. Namun, ia bakal tetap mengenakan helm hingga karier sepak bolanya berakhir.

“Saya masih membiasakan diri bermain dengan helm dan masker. Berdasarkan performa di sesi latihan, masker tidak mempengaruhi cara saya bermain.”

“Saya akan melepaskan masker ini dalam waktu delapan hingga sembilan pekan. Tapi, saya akan terus megenakan helm selama masih menjadi pemain sepak bola profesional,” tandas Kolar.

Pensiun Tahun Lalu, Petr Cech Turun Gunung Bersama Tim U-23 Chelsea

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Sudah pensiun 2019 lalu, Petr Cech kembali memutuskan turun ke lapangan lagi. Tapi ia bermain bukan untuk tim senior, melainkan tim U-23 Chelsea.

Petr Cech bermain lagi saat tim u-23 Chelsea menghadapi Tottenham Hotspur dalam lanjutan Premier League 2. Pada laga di Kingsmeadow itu dia diturunkan sebagai starter.

Kembalinya kiper veteran itu berdampak positif untuk The Blues muda. Mereka mampu mengalahkan Tottenham. Sayang, gawangnya harus kebobolan dua gol dalam kemenangan 3-2 tersebut.

Bagi penjaga gawang 38 tahun, ini kali pertama ia tampil lagi sejak Mei 2019. Kala itu ia menjalani laga terakhir sebagai pesepak bola profesional pada final Liga Europa bersama Arsenal.

Apa yang dilakukan kiper asal Republik Ceko terbilang mengejutkan. Pasalnya saat ini dia merupakan Direktur Teknik klub London Barat dan lebih sering membantu Frank Lampard di tim utama.

Kendati begitu, jika mundur sedikit beberapa bulan lalu, ini bukan kali pertama dia kembali. Petr Cech sempat dimasukkan Frank Lampard dalam daftar pemain. Ketika itu Lampard menjadikan rekannya itu sebagai pelapis Edouard Mendy karena Kepa Arrizabalaga dan Willy Caballero mengalami cedera.

Sudah kembali merumput bersama tim U-23 Chelsea, menarik dinanti apakah mantan kiper Rennes akan turut dipercaya Frank Lampard di tim senior The Blues dalam sebuah pertandingan kompetitif musim ini.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Pujian Petr Cech untuk Edouard Mendy, Bagaimana Nasib Kepa?

gamespool
Pujian Petr Cech untuk Edouard Mendy, Bagaimana Nasib Kepa? 10

Football5star.com, Indonesia – Mantan kiper Chelsea yang saat ini menjadi direktur olahraga The Blues, Petr Cech memberikan pujian setinggi langit untuk penampilan kiper anyar Edouard Mendy. Menurut Cech, Mendy telah membuktikkan pilihan manjemen merekrutnya tidak keliru.

“Mendy benar-benar seperti apa yang kami harapkan kepadanya. Dia begitu tenang dan bisa membuat keputusan tepat di lapangan,” kata Petr Cech seperti dikutip Football5star.com dari Daily Mail, Sabtu (7/11/2020).

Catatkan Clean Sheet, Frank Lampard Puji Penampilan Edouard Mendy

“Dengan tingginya 1,97 meter, dia kuat untuk berduel bola-bola atas dan bagus untuk memotong bola,” tambah Cech.

Pujian Cech memang tak berlebihan. Sejak didatangkan dari Rennes dengan mahar sebesar Rp 410 miliar, Mendy baru kebobolan di ajang Carabao Cup. Kemudian, tiga laga di Liga Inggris dan tiga laga di Liga Champions dia belum pernah kebobolan.

Catatan ini yang membuat Cech dan manajemen The Blues sangat puas dengan kiper berusia 28 tahun tersebut. Kedatangan Mendy dan perfomancenya yang gemilang memang membuat kiper Chelsea sebelumnya, Kepa Arrizabalaga dipastikan tersingkir sebagai kiper utama.

Lantas bagaimana kabar Kepa saat ini? Beberapa waktu lalu, pelatih Chelsea, Frank Lampard mengatakan bahwa Kepa masih berkutat dalam proses penyembuhan cedera bahu yang dideritanya.

“Kepa berada di luar saat saya berbicara dan mengalami beberapa perkembangan dalam cedera bahunya,” kata Lampard.

Akibat penurunan penampilannya bersama Chelsea, berdampak pada nilai jual Kepa. Menurut update dari Transfermarkt pada Oktober 2020, harga pasar Kepa sekarang cuma 16 juta pounds atau Rp 309,2 miliar. Nominal tersebut lebih rendah dari harga Kepa pada Juli lalu yakni 25,2 juta poundsterling.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Petr Cech: Saya Siap Kembali Menjaga Gawang Chelsea

gamespool
Petr Cech: Saya Siap Kembali Menjaga Gawang Chelsea 14

Football5star.com, Indonesia – Petr Cech mengaku tak keberatan jika harus kembali menjaga gawang Chelsea apabila jasanya dibutuhkan Frank Lampard musim ini. Cech mengaku berada dalam kondisi prima dan siap kembali bermain di level tertinggi.

Cech menjadi salah satu nama yang dimasukkan Frank Lampard ke dalam skuat Liga Inggris The Blues. Masuknya nama Cech tentu menjadi kejutan tersendiri karena sang penjaga gawang sejatinya sudah pensiun pada 2019 lalu.

“Saya akan berada dalam kondisi 100% apabila kembali dibutuhkan Chelsea. Saat ini, saya berada dalam kondisi yang sangat fit,” ungkap Petr Cech kepada Telefoot.

Petr Cech - Frank Lampard - Chelsea - TechnoSports
TechnoSports

“Selain itu, saya juga sudah kembali berlatih bersama para pemain dalam dua bulan terakhir. Saya tetap memiliki kualitas yang sama,” sambung pria berumur 38 tahun tersebut.

Lebih lanjut, Cech mengaku sama sekali tak menyesali keputusannya untuk pensiun pada 2019 lalu. Ia malah berada dalam kondisi yang jauh lebih baik karena sempat beristirahat selama satu tahun.

“Saya beristirahat selama satu tahun dan sama sekali tak bermain sepak bola. Hal itu tentu membuat saya kembali memiliki energi. Karena, badan saya akhirnya bisa beristirahat setelah menjalani bermain sepak bola selama 20 tahun.”

“Jika kami berada dalam situasi gawat darurat dan mengharuskan saya kembali tampil di atas lapangan, maka saya akan siap menjalankan tugas tersebut,” pungkas Cech.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Frank Lampard: Petr Cech Takkan Gantikan Kepa Arrizabalaga

gamespool
Frank Lampard: Petr Cech Takkan Gantikan Kepa Arrizabalaga 18

Football5star.com, Indonesia – Frank Lampard memastikan bahwa masuknya Petr Cech di dalam daftar skuat Chelsea bukanlah sebagai pengganti Kepa Arrizabalaga. Akan tetapi, Lampard memastikan bahwa Kepa takkan dibawa ke markas Manchester United karena mengalami cedera bahu.

Pada 21 Oktober lalu, Cech masuk ke dalam daftar pemain Chelsea untuk ajang Liga Inggris. Pria berumur 38 tahun itu didaftarkan The Blues sebagai penjaga gawang darurat.

“Kami memiliki skuat yang sehat. Semua pemain, kecuali Kepa Arrizabalaga akan dibawa ke markas Manchester United. Dia sedang mengalami masalah bahu,” ujar Frank Lampard dikutip football5star dari Goal.

Petr Cech - Frank Lampard - Kepa Arrizabalaga - Chelsea - Football London
Football London

“Kami tak mendaftarkan Petr Cech sebagai pengganti Kepa di Liga Inggris musim ini,” sambung manajer berusia 42 tahun itu.

Lebih lanjut, Lampard juga mengaku tak kaget dengan besarnya atensi yang diberikan publik kepada Cech. Menurut Lampard, hal itu wajar karena Cech merupakan salah satu kiper terbaik sepanjang sejarah Liga Inggris.

“Cech merupakan salah satu pemain terbaik di era Premier League. Jadi, wajar kalau masuknya dia ke dalam skuat kami menjadi pemberitaan yang cukup besar dan diperbincangkan banyak orang,” tutur Lampard.

Lampard memprediksi laga melawan Manchester United esok akan berjalan sengit. Ia pun menyoroti keberhasilan The Red Devils meraih kemenangan di markas PSG tengah pekan lalu.

“Pertandingan nanti tetap menjadi partai yang besar buat kami. Karena, mereka merupakan tim berkualitas dan bisa tampil gemilang melawan PSG. Kami akan berusaha keras untuk meraih poin dari sana,” tutup Lampard.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Chelsea Resmi Panggil Kembali Petr Cech dari Masa Pensiun

gamespool
Chelsea Resmi Panggil Kembali Petr Cech dari Masa Pensiun 22

Football5Star.com, Indonesia – Sebuah kejutan terjadi dimana Chelsea memasukkan Petr Cech ke dalam 25 skuad The Blues untuk Premier League musim ini. Cech sendiri sudah pensiun sejak Mei 2019 setelah final Liga Europa, Chelsea vs Arsenal.

Cech saat ini sebenarnya menjabat sebagai Penasihat Teknikal dan Performa Chelsea. Namun dia dipanggil ke dalam skuad sebagai pemain non-kontrak.

0 Petr Cech Signs for Chelsea
mirror.co.uk

Namun The Blues beralasan bahwa alasan kembali dipanggilnya Cech ke dalam skuad bukan karena buruknya performa kiper Chelsea, terutama Kepa Arrizabalaga. Tapi karena keadaan pandemi Covid-19 saat ini.

“Petr Cech telah masuk dalam skuad sebagai kiper darurat. Ini merupakan langkah pencegahan karena kondisi yang belum pernah terjadi sebelumnya akibat krisis Covid-19. Dia mengambil posisi sebagai pemain non-kontrak,” tulis Chelsea seperti dikutip Football5Star.com dari laman resmi klub.

Kasus seperti Cech bukan pertama kalinya terjadi. Sebelumnya pada pekan jeda internasional, Ukraina memanggil asisten pelatih mereka, Oleksandr Shovkovsky yang sudah pensiun selama 4 tahun untuk menjadi kiper cadangan pada laga melawan Prancis. Hal itu disebabkan karena 3 dari 4 kiper mereka positif Covid-19. Mungkin saja Chelsea sudah siap jika kejadian seperti itu menimpa mereka.

Petr Cech sendiri sudah bermain bersama Chelsea lebih dari 300 penampilan dari 2004-2015 sebelum pindah ke Arsenal. Kiper asal Ceko itu memenangkan total 13 gelar termasuk satu Liga Champions bersama The Blues.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Edouard Mendy Datang ke Chelsea karena Petr Cech

gamespool
Edouard Mendy Datang ke Chelsea karena Petr Cech 26

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih Chelsea, Frank Lampard, mengungkapkan bahwa peran Petr Cech sangat penting untuk bisa mendatangkan Edouard Mendy dari Rennes. Cech sendiri memang turut andil dalam beberapa transfer Chelsea, termasuk saat Lampard mencoba membujuk Timo Werner datang ke klub.

Pengumuman datangnya Edouard Mendy ke Chelsea hanya tinggal menunggu waktu saja karena Lampard sendiri sudah mengkonfirmasi kedatangan kiper timnas Senegal itu. Dia menyebut Cech sangat berperan untuk dapat membujuk Mendy datang ke Chelsea.

0 Petr Cech Signs for Chelsea
mirror.co.uk

“Petr sangat penting karena kiper adalah posisi tertentu. Petr Cech adalah yang terbaik di dunia pada posisi itu dalam waktu yang lama. Jadi tentu saja dia punya peran dalam situasi ini,” ucap Lampard seperti dikutip Football5Star.com dari The Sun.

Mantan pelatih Derby itu melanjutkan, “dari sudut pandang saya, saya sangat bergantung padanya dalam hal kiper hari ini dan di masa depan. Jadi ya, dia sangat berpengaruh.”

Sebelumnya, Lampard mengatakan bahwa Cech yang menjabat sebagai penasihat teknikal dan performa klub juga berperan dalam mendekati Timo Werner dan pemain lainnya sebelum dia bergabung ke Chelsea.

“Anda mengerti bahwa saat ada kompetisi dari Liverpool dan Manchester City, Anda perlu menyatakan kasus terbaik Anda kepada pemain. Menjadi pemain itu pada satu titik, saya mencoba menjual klub dengan kemampuan terbaik saya ketika saya berbicara dengan para pemain. Petr Cech dalam perannya melakukan hal yang sama,” ucap Lampard minggu lalu.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Petr Cech Konfirmasi Kepa Arrizabalaga Bertahan di Chelsea

gamespool
Petr Cech Konfirmasi Kepa Arrizabalaga Bertahan di Chelsea 30

Football5Star.com, Indonesia – Legenda sekaligus penasihat teknikal dan performa Chelsea, Petr Cech, mengungkapkan bahwa klubnya masih percaya kepada Kepa Arrizabalaga. Walaupun dia mengakui Chelsea bisa akan menambah kiper lagi.

Kepa menjalani musim yang buruk dimana dia kebobolan 58 kali dari 41 pertandingan di semua kompetisi. Performanya itu membuat banyaknya rumor bahwa dia akan dijual atau paling tidak dipinjamkan. Sevilla dan Valencia dikabarkan tertarik untuk mendapatkan jasa kiper timnas Spanyol itu dengan status pinjaman. Tapi Cech menepis rumor itu.

Sudah Beberapa Kali Dicadangkan, Ini Pembelaan Kepa Arrizabalaga
Daily Mail

“Kepa kesulitan musim lalu, itu tidak perlu dipertanyakan lagi. Tetapi klub berinvestasi padanya dan memberinya kontrak jangka panjang karena mereka yakin dia memiliki kualitas dan atribut untuk sukses,” ucap Cech seperti dilansir Football5Star.com dari Sport.CZ.

Cech mengkonfirmasi bahwa klub bisa saja membeli kiper lagi. Rumor terbaru Chelsea dikabarkan mengincar kiper Rennes, Edouard Mendy untuk bisa menyaingi Kepa. The Blues dikabarkan sudah menawarkan uang sebesar 18 juta pounds untuk Rennes.

“Tambahan akan dibuat ke dalam skuad, bahkan mungkin juga di posisi kiper, dan sekarang ini sedang didiskusikan. Tapi tak ada yang menyerah untuk Kepa dan kami semua berharap dia punya masa depan cerah,” ujar Petr Cech.

Kepa Arrizabalaga saat ini merupakan kiper termahal di dunia. The Blues membeli Kepa dari Athletic Bilbao pada 2018 dengan harga 80 juta euro.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Petr Cech: Wayne Rooney Lawan Tersulit yang Pernah Saya Hadapi

terassd
Petr Cech: Wayne Rooney Lawan Tersulit yang Pernah Saya Hadapi 34

Football5Star.com, Indonesia – Legenda Chelsea, Petr Cech, menyebut pemain Derby County, Wayne Rooney, sebagai pemain yang paling sulit dia hadapi sepanjang kariernya. Cech sering bertemu Rooney ketika dia bermain di Chelsea dan Rooney bermain di Manchester United.

Selama Cech menjadi pesepak bola, dia sudah banyak sekali bertemu penyerang-penyerang hebat. Seperti Thierry Henry, Sergio Aguero, Luis Suarez, Robin van Persie, dll. Tapi dia menyebut Rooney sebagai lawan tersulitnya.

“Wayne Rooney. Setiap kali kami bermain melawan United, saya harus yakin saya fokus setiap dia memegang bola, karena dia sangat sulit untuk diprediksi dan sangat pintar,” ucap Cech seperti dilansir Football5Star.com dari laman resmi Chelsea.

Petr Cech Wayne Rooney Lawan Tersulit yang Pernah Saya Hadapi
Sky Sports

Cech melanjutkan “dia pemain yang bisa mengejar, berjuang, lari, dengan sangat pintar dengan tendangannya. Dia bisa menendang dari garis tengah lapangan, dia bisa mencoba dan men-chip jika anda terlalu maju. Itu adalah tantangan yang saya suka.”

Petr Cech juga menceritakan tentang kariernya yang sempat menjadi kontroversi saat dia pindah dari Chelsea ke rival sekota Arsenal. Tetapi dia mengungkapkan bahwa dia tidak menyesal.

“Ketika saya melihat ke belakang, saya senang untuk hal-hal yang baik, saya jelas tidak senang dengan hal-hal yang tidak berjalan persis seperti yang saya inginkan, tetapi mereka memainkan peran penting, jadi saya tidak akan mengubah apa pun, “ucap Cech.

Wayne Rooney berhasil membobol gawang Cech selama 10 kali selama kariernya. Wazza sendiri mencetak total 208 gol di Premier League.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Pemain Sepak Bola yang Jago Main Musik

Banner LFS Baru

Football5Star.com, Indonesia – Pemain sepak bola mempunyai hobi yang berbeda-beda. Tetapi salah satunya adalah musik. Selain sering mendengarkan musim sebelum pertandingan, beberapa pesepak bola ini menjadikan musik sebagai hobi atau bahkan karir.

Bahkan sudah ada beberapa pemain sepak bola yang sudah memiliki single atau album musik. Berikut Football5Star.com sajikan daftarnya.

Alexis Sanchez

Pada saat Alexis Sanchez diumumkan menjadi pemain Manchester United. Dalam video promosi terlihat Alexis sedang bermain piano dengan memainkan lagu Glory Glory Man Utd. Banyak orang yang berkata video itu hanyalah gimmick belaka. Tapi sebenarnya, Alexis memang bisa bermain piano.

Hal itu terlihat pada video dimana dia bermain Piano untuk Arsenal Foundation pada saat dia masih berseragam Arsenal.

Petr Cech

Dalam video Alexis Sanchez sebelumnya, terlihat juga seorang Petr Cech yang sangat baik dalam bermain drum. Ya, Petr Cech memang dikenal sebagai pemain yang jago bermain drum. Dia bahkan mempunyai akun Youtube sendiri berisi video dia sedang meng-cover beberapa lagu.

Jackson Martinez

https://www.instagram.com/p/BnyztqiHwDP/?utm_source=ig_embed

Ingat Jackson Martinez? Pemain yang dibeli oleh Atletico Madrid seharga 35 juta euro hanya untuk bermain selama 6 bulan saja sebelum dia pindah ke Liga China. Karirnya terus menurun setelah dia bermain Guangzhou Evergrande. Sekarang dia bermain di klub Portugal, Portimonense.

Tapi ditengah menurunnya karir, Jackson merilis sebuah album rap yang terinspirasi dari kepercayaan agamanya.

Jese Rodriguez

Mantan pemain Real Madrid, Jese Rodriguez, bahkan bisa dibilang salah satu pemain yang paling serius menggeluti dunia tarik suara dari semua pemain Eropa lainnya. Dia bersolo karir sebagai seorang penyayi dengan nama panggung ‘Jey M’ dan sudah merilis single dan video klip.

Salah satu video klipnya, Yo Sabia, sudah ditonton lebih dari 30 juta kali.

Dani Osvaldo

Mantan pemain AS Roma dan Inter Milan, Pablo Daniel Osvaldo mungkin lebih serius menggeluti dunia musik dari pada sepak bola. Mengapa demikian? Karena dia rela meninggalkan dunia sepak bola demi mengejar karir musiknya sebagai seorang rockstar. Osvaldo bergabung dengan sebuah band bernama Barrio Viejo.

Walaupun begitu dia akhirnya kembali ke dunia sepak bola Januari lalu setelah 4 tahun pensiun dini dan bergabung ke klub masa kecilnya, Banfield.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Pesepak Bola yang Juga Ahli Dalam Olahraga Lain

Banner LFS Baru

Football5Star.com, Indonesia – Para pemain sepak bola belum tentu hanya bisa mengolah bola. Banyak sekali dari mereka yang juga ahli dalam olahraga lain selain sepak bola. Bahkan ada juga pemain yang pada awal karirnya harus memilih antara sepak bola atau olahraga lain, karena dia ahli dalam dua olahraga tersebut.

Berikut Football5Star.com sajikan beberapa pemain sepak bola yang juga ahli dalam olahraga lain:

Joe Hart – Kriket

Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Pesepakbola yang Juga Ahli Dalam Olahraga Lain
ESPN

Kiper Burnley, Joe Hart, pada saat masih usia belia, dia sebenarnya adalah seorang pemain kriket. Dia sebenarnya bisa menjadi pemain kriket profesional, karena dia sempat bermain di tim muda klub kriket Worcestershire selama dua tahun. Pada tahun 2005, dia berhenti bermain kriket guna untuk mengejar karir sepak bolanya.

Mantan pelatihnya, Darmin D’Oliveira mengungkapkan bahwa Joe Hart punya banyak potensi untuk menjadi pemain kriket. “Dia punya semua, tinggi 1,82 meter, bisa melempar bola ke sebelah kanan, dan kecepatan lemparannya sekitar 136 km/h. Dia adalah salah satu talenta terbaik di negara ini.”

Zlatan Ibrahimovic – Taekwondo

Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Pesepakbola yang Juga Ahli Dalam Olahraga Lain
World Taekwondo

Jika anda sering melihat aksi akrobatik Zlatan Ibrahimovic dalam lapangan. Itu karena dia adalah seorang pemegang sabuk hitam taekwondo. Dia mendapatkan sabuk hitam itu disaat usianya masih 17 tahun. Zlatan juga mendapatkan sabuk hitam kehormatan dari timnas taekwondo Italia pada 2010.

Menurut Leif Almo, pemilik tempat dimana Zlatan berlatih di Malmo “Dia punya fokus yang sama di taekwondo yang juga dia terapkan di sepak bola, ini jelas bahwa dia bisa bagus dimana saja.”

Petr Cech – Hoki Es

Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Pesepakbola yang Juga Ahli Dalam Olahraga Lain
The Guardian

“Setelah 20 tahun bermain sepak bola profesional, ini akan menjadi pengalaman yang luar biasa untuk bermain di olahraga yang saya tonton dan saya suka dari kecil.” Itu adalah pernyataan mantan kiper Chelsea dan Arsenal, Petr Cech, setelah memulai debutnya sebagai pemain hoki es semi-profesional setelah dia pensiun dari sepak bola.

Dalam debutnya, Cech berhasil menjadi Man of the Match setelah menahan dua penalti dan membawa timnya menang.

Petr Cech saat ini menjadi kiper ketiga klub hoki es semi profesional Inggris, Guildford Phoenix. Dia berlatih bersama klub itu andai jadwal dia di Chelsea sebagai Technical dan Performance Advisor kosong.

Wayne Rooney – Tinju

Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Pesepakbola yang Juga Ahli Dalam Olahraga Lain
The Telegraph

Pemain Derby County, Wayne Rooney, biasa bermain tinju setiap malam pada awal karirnya sebagai pesepak bola. Tetapi klubnya pada saat itu, Everton menyuruhnya untuk berhenti.

“Saya latihan setiap malam pada saat saya berusia 15 tahun. Everton menyuruh saya untuk berhenti berlatih tinju jika saya mau bermain sepak bola.” Ucap Rooney.

Setahun kemudian, Wayne Rooney memulai debutnya di tim senior Everton dan mencetak gol debutnya di Premier League ke gawang Arsenal.

Gareth Bale – Golf

Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Pesepakbola yang Juga Ahli Dalam Olahraga Lain
Sports Ilustrated

Media Spanyol sering mengkritisi Gareth Bale karena satu hal, sering main golf. Dia dirumorkan sering cedera di Real Madrid karena cuma ingin lebih sering main golf di waktu luangnya.

Rekannya di Real Madrid, Thibaut Courtois, mengungkapkan bahwa Bale pernah menolak tawaran makan bersama seluruh skuad Madrid karena dinilai terlalu malam. Karena besoknya dia main golf.

Seluruh skuad Madrid pun menjulukinya ‘The Golfer’

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Banting Setir, Petr Cech Tapaki Karier Sebagai Pemain Hoki Es

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Mantan kiper Chelsea dan Arsenal, Petr Cech, sudah memutuskan pensiun sejak akhir musim lalu. Walau dirinya masih disibukkan dengan dunia sepak bola, bukan berarti dia tidak bisa menapaki karier di bidang yang lain.

Terbaru, Petr Cech kini resmi menjadi pemain hoki es. Dia bergabung dengan klub profesional bernama Guildford Phoenix. Sama halnya pula dengan sepak bola, perannya di cabang hoki es juga sebagai penjaga gawang.

Masuknya Cech ke tim profesional hoki es bukan tanpa alasan. Ia sejak dulu memang sangat menggemari olahraga ini. Dia juga ingin membantu Guildford Phoenix meraih tujuan yang diinginkan.

Petr Cech - Chelsea - Liga Europa - Zimbio
Zimbio

“Saya berharap bisa membantu tim muda ini mencapai tujuannya. Setelah 20 tahun bermain sepak bola, saya ingin menjadikan ini sebagai pengalaman yang luar biasa untuk memainkan olahraga yang sudah saya tonton dan mainkan sejak kecil,” kata Cech kepada BBC, Kamis (10/10/2019).

Debut kiper asal Republik Ceko sebagai pemain hoki es profesional akan terjadi pada akhir pekan nanti saat Guildford Phoenix menghadapi Swindon Wildcats dalam lanjutan Liga Nasional. Sebagai informasi, Guildford Phoenix adalah klub hoki es yang berlaga di kasta kedua Inggris.

Adapun Petr Cech sejatinya masih disibukkan dengan kariernya di sepak bola. Ia saat ini menjabat sebagai Direktur Pengembangan Pemain Muda Chelsea.

5 Pemain yang Pindah dari Chelsea ke Arsenal Sebelum David Luiz

Banner live dan podcast baru

Football5Star.com, Indonesia – David Luiz menjadi salah satu kejutan pada penutupan bursa transfer Premier League, Kamis (8/8/2019). Tanpa diawali rumor berseri, dia hengkang dari Chelsea ke Arsenal. Dia diangkut dengan dana 8,7 juta euro dan diikat kontrak hingga 2021.

Perpindahan pemain dari Chelsea ke Arsenal pun bukanlah hal lazim. Sepanjang sejarah, David Luiz adalah pemain keenam yang melakukan hal itu. Berikut ini, Football5Star.com menyajikan 5 pemain terdahulu yang pindah dari Chelsea ke Arsenal.

1. Petr Cech

Petr Cech pindah dari Chelsea ke Arsenal karena tak mau jadi deputi Thibaut Courtois.
Twitter @Arsenal

Pada awal musim 2015-16, Petr Cech memutuskan hengkang dari Chelsea ke Arsenal. Pasalnya, dia tak terima hanya menjadi pemain cadangan seiring kedatangan Thibaut Courtois semusim sebelumnya. Dia merasa masih pantas tampil secara reguler.

Di Arsenal, seiring kepergian Wojciech Szczesny ke AS Roma, Cech menjadi pilihan utama. Baru pada musim terakhirnya, 2018-19, dia tergeser oleh Bernd Leno. Selama berkostum The Gunners, kiper asal Rep. Cheska itu dua kali merebut trofi Community Shield dan sekali menjuarai Piala FA.

2. Yossi Benayoun

Yossi Benayoun dipinjam semusim oleh Arsenal dari Chelsea.
zimbio.com

Kesempatan main yang sangat sedikit menjadi alasan Yossi Benayoun rela dipinjamkan ke Arsenal pada pengujung bursa transfer musim panas 2011. Dia diikat selama semusim. Total, dia hanya bermain dalam 25 laga pada berbagai ajang dengan torehan 6 gol dan 3 assist. Itu lebih baik ketimbang musim sebelumnya yang hanya 10 kali membela Chelsea.

Selama semusim di Arsenal, Benayoun tak berhasil meraih trofi. Namun, dia mendapatkan sebuah kenangan indah. Meskipun berstatus pemain pinjaman, dia dipercaya menjadi kapten ketika Arsenal kalah 0-1 dari Manchester City pada ajang Piala Liga.

3. Lassana Diarra

Lassana Diarra hanya lima bulan bertahan di Arsenal setelah meninggalkan Chelsea.
skysports.com

Saat didatangkan Arsene Wenger dari Chelsea pada penutupan bursa transfer musim panas 2007, Lassana Diarra disebut sebagai pemain yang dinilai punya prospek cerah karena multifungsi. Namun, dia tak mampu berbuat banyak dan tak bertahan lama di Arsenal.

Lassana Diarra tercatat hanya lima bulan membela The Gunners. Pada Januari 2008, pemain asal Prancis itu memutuskan hengkang ke Portsmouth dengan transfer sebesar 7 juta euro. Total, dia hanya turun dalam 12 pertandingan bersama The Gunners karena kalah bersaing dari Mathieu Flamini.

4. William Gallas

William Gallas jadi kapten meski hanya sebentar.
sports.sfr.fr

William Gallas pindah dari Chelsea ke Arsenal pada 1 September 2006 sebagai bagian dari kepindahan Ashley Cole. Sebelumnya, dia sempat meminta perpanjangan kontrak dengan gaji lebih besar tapi ditolak manajemen The Blues. Dia sempat mogok sebelum akhirnya dilepas ke Arsenal.

Gallas bertahan selama empat musim di Arsenal. Dia menjadi salah satu pemain andalan di lini belakang dengan turun dalam 142 pertandingan pada berbagai kompetisi. Pemain asal Prancis itu juga sempat didapuk sebagai kapten hanya semusim setelah bergabung. Namun, hanya 1,5 musim kemudian, ban kapten berpindah ke lengan Cesc Fabregas.

5. George Graham

George Graham pindah dari Chelsea ke Arsenal pada 1966.
Twitter @Arsenal

Pada awal musim 1966-67, manajer Bertie Mee dibuat pusing oleh kepergian gelandang Joe Baker. Pada akhirnya, pilihan jatuh kepada George Graham dari Chelsea. Untuk memboyong pemain asal Skotlandia itu, The Gunners menyerahkan uang 50 ribu pounds plus Tony Baldwin.

Perekrutan itu tak sia-sia. Enam musim berada di Highbury, George Graham jadi bagian penting dari keberhasilan The Gunners juara Piala Fairs 1969-70 serta juara Liga Inggris dan Piala FA musim berikutnya. Total, dia tampil dalam 259 pertandingan dan mencetak 65 gol bagi Arsenal. Pada 1986, dia kembali ke Highbury sebagai manajer dan bertahan hingga 1995.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Marina Granovskaia Ungkap Alasan Penunjukan Petr Cech

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Chelsea baru saja menunjuk Petr Cech sebagai Penasihat Teknik dan Performa Tim yang baru. Penunjukan ini pun membuat Direktur klub, Marina Granovskaia, merasa senang.

Posisi sebagai Penasihat Teknik dan Performa Tim tentu merupakan pengalaman yang baru bagi Petr Cech. Maklum saja ini adalah tugas pertamanya setelah memutuskan pensiun sebagai pemain akhir musim 2018-2019.

Kendati belum punya pengalaman mumpuni di dunia manajemen tim, Marina Granovskaia, percaya jika sang mantan kiper bisa mengembangkan potensi yang dimiliki Chelsea. Ia mengatakan kesuksesan yang diraih Cech sebagai pemain selama ini akan ditularkan dalam pekerjaan barunya nanti.

0 Petr Cech Signs for Chelsea
mirror.co.uk

“Kami dengan senang hati menyambut Petr lagi di Chelsea. Selama kariernya sebagai pemain di sini dia adalah salah satu profesional yang paling berdedikasi, sukses, dan sangat bijaksana yang pernah kami kenal,” ujar Marina Granovskaia seperti dilansir situs resmi klub, Jumat (21/6/2019).

“Kami selalu berharap ketika dia pensiun kami bisa melihatnya kembali ke sini dan kami senang dia benar-benar kembali di waktu yang tepat. Pengalaman segudang yang ia miliki sebagai pemain akan membantu tim meraih kesuksesan. Dia punya keahlian dan pengetahuan mendalam tentang permainan dan teknis tim,” ia menambahkan.

Nantinya pernah pria asal Republik Ceko di Stamford Bridge akan bersinggungan langsung dengan pelatih dan pemain. Dia juga akan menjadi penyambung lidah antara tim utama dengan tim cadangan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Resmi: Petr Cech Kembali ke Pelukan Chelsea

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Chelsea akhirnya resmi memulangkan mantan kiper mereka, Petr Cech. Tapi kepulangannya ini bukan sebagai pemain, melainkan sebagai Penasihat Teknik dan Performa Tim.

Penunjukan Petr Cech ini hanya berselang beberapa bulan saja setelah ia mengumumkan pensiun sebagai pemain. Ya, ia baru saja memutuskan pensiun sebagai pemain di akhir musim 2018-2019 kemarin.

Bagi Cech, pulang ke Stamford Bridge merupakan sebuah kebanggaan. Ia pun berjanji akan menjalankan tugasnya dengan baik dan mencapai sukses tertinggi seperti yang pernah ia capai sebagai pemain.

“Saya merasa sangat beruntung mempunyai kesepatan untuk bergabung bersama Chelsea lagi dan membantu klub untuk mencapai performa di level tertinggi seperti yang sudah dilakukan klub selama 15 tahun terakhir,” kata sang mantan kiper seperti dilansir situs klub, Jumat (21/6/2019).

“Saya menantikan tantangan baru dan berharap saya bisa menggunakan semua pengetahuan dan pengalaman sepak bola untuk membantu tim ini mencapai kesuksesan yang lebih banyak lagi di masa depan,” sambungnya.

Seperti yang diketahui karier Petr Cech memang tak bisa dipisahkan dari Chelsea. Kendati mengakhiri karier bersama Arsenal ia justru mencapai puncak kesuksesan saat berseragam The Blues.

Waktu 11 tahun yang ia habiskan di Stamford Bridge menghasilkan 17 gelar. Trofi Liga Inggris, Piala FA, Community Shield, Piala LIga, Liga Europa, hingga Liga Champions berhasil ia persembahkan untuk klub London Barat itu.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Petr Cech: Banyak Tekanan di Laga Terakhir Karier Saya

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, IndonesiaPetr Cech gagal mempersembahkan trofi untuk Arsenal di penghujung kariernya setelah dikalahkan Chelsea 4-1 pada laga final Liga Europa, Kamis (30/5/2019) dini hari WIB. Ia merasa memainkan laga terakhir di partai final menambah tekanan bagi dirinya.

Petr Cech memang selalu menjadi pilihan utama Unai Emery di Liga Europa. Pada laga final menghadapi Chelsea yang sekaligus laga terakhirnya di karier profesionalnya, Emery kembali percayakan pos penjaga gawang kepada dirinya.

Meskipun kalah, Cech melakukan beberapa penyelamatan gemilang. Namun, kiper berusia 37 tahun itu mengakui bahwa ia merasa tekanan begitu berat pada laga terakhir profesionalnya.

Petr Cech Liga Europa Arsenal Bleacher Report
bleacherreport.com

“Saya bangga dengan cara saya bermain. Ketika Anda memainkan pertandingan terakhir pada karier Anda di final, ada banyak tekanan,” kata Cech kepada BT Sport dikutip Football5star.com.

Selain itu, kabar akan bergabung ke Chelsea sebagai direktur olahraga turut memengaruhi penampilannya di final Liga Europa untuk bermain solid.

“Jelas ada banyak spekulasi tentang Chelsea. Saya harus tampil baik. Saya harus mengatakan saya sudah melakukan segalanya dan dapat lihat ke belakang dan tidak ada penyesalan,”tambah Cech.

Petr Cech juga percaya meski gagal mempersembahkan trofi pada musim perdananya, Unai Emery telah membawa Arsenal ke arah yang benar.

“Kami bekerja sangat keras sepanjang tahun dan pada akhirnya kami tidak punya apa-apa. Kami kalah di final 4-1 tetapi saya dapat meyakinkan semua orang yang mendukung Arsenal bahwa pekerjaan yang telah kami lakukan musim ini akan membuahkan hasil pada musim depan dan tim ini akan jauh lebih kuat,” tambah Petr Cech.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Siapa Kiper Arsenal di Final Liga Europa?

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Manajer Arsenal, Unai Emery, mengaku belum mengambil keputusan apakah akan memainkan Petr Cech atau Bernd Leno di final Liga Europa.

Arsenal akan bentrok dengan Chelsea pada ajang final Liga Europa di Stadion Olimpiade Baku, Azerbaijan, Rabu (29/5/2019). Laga ini jadi pertandingan terakhir Cech di dunia sepak bola. Kiper asal Republik Ceko itu bakal gantung sepatu.

Sejak babak penyisihan grup, Cech selalu jadi starter di Liga Europa. Dan besar kemungkinan ia akan kembali menjalani peran itu saat melawan Chelsea. Adapun Leno hanya jadi pilihan utama di Liga Inggris.

Petr Cech - Chelsea - Liga Europa - Zimbio
Getty Images

“Yang paling penting bagi kami adalah memenangkan gelar. Setiap gelar penting bagi Arsenal, dan untuk Chelsea, baik di Inggris maupun di Eropa. Kami ingin menikmati momen ini,” kata Emery di Soccerway.

“Mengenai starting XI, saya akan mengatakannya kepada para pemain terlebih dahulu. Saya bisa berbicara banyak tentang Cech, tetapi di atas semua itu dia adalah orang yang baik, profesional yang baik, kariernya luar biasa, baik di tempat lain maupun dengan kami.”

“Ini akan menjadi pertandingan terakhirnya karena dia memutuskan untuk mengakhiri kariernya. Saya ingin melakukan sesuatu yang penting dengannya di saat-saat terakhir dalam kariernya, entah dia bermain atau tidak.”

“Saya sangat menghormatinya. Ia luar biasa, pertama sebagai pribadi dan penjaga gawang profesional. Ia layak dipercaya, kariernya mengatakan kepada kami bahwa ia seorang pria yang sopan. Ia bisa jadi starter atau tidak, saya akan memutuskan. Bagaimana bisakah kita tidak percaya padanya?”

[better-ads type=’banner’ banner=’156436′ ]

Bernd Leno Ingin Tampil di Final Liga Europa

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Kiper Arsenal, Bernd Leno, mengaku ingin bermain di final Liga Europa. Tapi, ia tak masalah jika harus mengalah demi rekannya, Petr Cech.

Arsenal akan bentrok dengan Chelsea pada ajang final Liga Europa di Stadion Olimpiade Baku, Azerbaijan, Rabu (29/5/2019). Laga ini jadi pertandingan terakhir Cech di dunia sepak bola. Kiper asal Republik Ceko itu bakal gantung sepatu.

Sejak babak penyisihan grup, Cech selalu jadi starter di Liga Europa. Dan besar kemungkinan ia akan kembali menjalani peran itu saat melawan Chelsea.

Bernd Leno sendiri mengaku ingin sekali bermain di final kompetisi Eropa. Namun, ia tak masalah jika memang Cech yang mendapat kesempatan bermain.

Penampilan Bernd Leno saat Arsenal melawan Vorskla tak memuaskan Martin keown. (www.old.football5star.com / Twitter @afcstuff)
Twitter/@afcstuff

“Aku sangat menghormati Cech, dan kami akur. Dia pantas mendapatkan semua pujian, dan aku memperlakukannya dengan baik, tetapi jelas bahwa seorang atlet, aku selalu ingin bermain, terutama di final,” kata Leno di Soccerway.

“Untuk memenangkan Liga Europa akan menjadi gelar besar pertama bagiku. Kami semua ingin mendengar lagu Liga Champions lagi. Bermain Kamis dan Minggu tidak begitu baik karena Anda selalu menderita di liga. Jika kami kalah di final, musim kami yang sebenarnya bagus, akan mengecewakan,” Leno menambahkan.

Sekedar perbandingan, Bernd Leno membela Arsenal dalam 36 pertandingan musim dengan torehan sembilan clean sheet. Sementara Cech mencatatkan 21 laga dengan 9 clean sheet.

[better-ads type=’banner’ banner=’156436′ ]

Mourinho Tanggapi Laga Terakhir Cech bersama Arsenal

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Mantan manajer Chelsea, Jose Mourinho, menanggapi isu akan bergabungnya Petr Cech ke jajaran manajemen The Blues. Cech dikabarkan akan menempati posisi sebagai direktur olahraga pada musim mendatang.

Petr Cech, kiper berusia 37 tahun, memastikan akan pensiun sebagai pemain sepak bola pada akhir musim. Maka, laga melawan Chelsea di final Liga Europa akan menjadi pertandingan terakhirnya di level kompetitif.

“Ini pertandingan terakhirnya Petr Cech. Saya pikir itu pertandingan yang akan ia pilih. Jika dia bisa memilih pertandingan untuk pensiun, saya pikir inilah pertandingannya.” ucap Mourinho.

Jose Mourinho - Squawka 2
squawka.com

Jose Mourinho yang sempat melatih Cech ketika di Chelsea yakin mantan anak asuhnya dapat menunjukkan profesionalitasnya di laga final Liga Europa nanti. Meski, Cech memiliki kedekatan emosional dengan The Blues.

“Tentu saja dia akan senang melakukannya karena dia seorang pemenang, dia telah memenangkan banyak hal.” ujar Mourinho.

Lebih lanjut dalam kesempatan yang sama, Mourinho yakin kiper asal Republik Ceko tersebut akan kembali ke Stamford Bridge. “Sepertinya dia akan pulang musim depan, Chelsea adalah rumahnya.

Berbagai laporan menyatakan bahwa Cech telah setuju untuk menjadi direktur olahraga Chelsea untuk musim depan. Namun, Cech menyangkal hal itu di media sosial. Cech baru akan membuat keputusan mengenai masa depannya setelah laga final Liga Europa yang akan berlangsung di Stadion Olimpiade Baku, Azerbaijan, Kamis (30/5/2019) WIB.

Pada musim terakhirnya ini, Petr Cech yang berperan sebagai pelapis Bernd Leno hanya bermain sebanyak 20 pertandingan di seluruh kompetisi.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Arsenal Harus Mainkan Leno di Final Liga Europa

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Mantan kiper Inggris, David Seaman, menilai Arsenal seharusnya memainkan Bernd Leno daripada Petr Cech di laga final Liga Europa pada hari Kamis (30/5/2019) WIB. Sebab, Arsenal membutuhkan gelar Liga Europa untuk lolos ke Liga Champions musim depan.

Petr Cech, berusia 37 tahun, memutuskan akan pensiun akhir musim ini. Berarti, laga final Liga Europa melawan Chelsea yang juga mantan klub Cech, akan menjadi laga pamungkas dalam karier profesionalnya.

David Seaman Petr Cech Liga Europa Sky Sports
skysports.com

Petr Cech selalu menjadi pilihan utama Unai Emery di berbagai kompetisi selain Liga Inggris, salah satunya Liga Europa. Namun, David Seaman yang pernah membela Arsenal selama 13 tahun berpandangan seharusnya Bernd Leno yang akan mengawal gawang The Gunners di partai penting tersebut.

“Satu-satunya hal yang saya pikirkan adalah Arsenal benar-benar membutuhkan gelar Liga Europa. Mereka lebih membutuhkan daripada Chelsea.” ujar Seaman kepada Sky Sports dikutip Football5star.com.

Lebih lanjut, Seaman mengatakan bahwa Chelsea telah berhasil lolos Liga Champions musim depan karena berhasil mengakhiri Liga Inggris di posisi empat besar. Sebab itu, The Gunners harus memanfaatkan jalur juara Liga Europa untuk lolos ke Liga Champions.

“Mereka harus masuk ke Liga Champions dan saya selalu mengharapkan memainkan tim terkuat. Itu berarti memainkan Leno, tapi saya yakin Cech yang akan bermain, karena itu merupakan pertandingan terakhirnya.” jelas David Seaman, salah satu pemain yang tergabung dalam skuat Invincibles Arsenal saat meraih gelar Liga Inggris musim 2003-04.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Cech Bungkam Soal Tawaran Jadi Direktur Chelsea

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Petr Cech dikabarkan akan kembali ke klub lamanya, Chelsea, setelah musim berakhir. Namun, kedatangan pemain asal Ceko tersebut bukan lagi sebagai pemain, melainkan sebagai staf manajemen. Kiper yang musim ini membela Arsenal tersebut ditawari posisi direktur olahraga.

Chelsea tidak memiliki direktur olahraga sejak 2017. Orang terakhir yang menduduki jabatan tersebut adalah Michael Emenalo. Namun, sejak ia mendundurkan diri, urusan transfer diserahkan kepada Marina Granovskaia.

Kini, klub yang bermarkas di Cobham tersebut mencoba mendekati Cech untuk kembali menjalankan peran direktur olahraga. Namun, hingga kini, pemain yang bersangkutan masih belum mengirimkan sinyal akan menerima tawaran di atas.

Cech menegaskan ingin fokus membawa Arsenal juara Liga Europa musim ini. The Gunners berhasil melangkah ke final yang akan diselenggarakan di Baku, dan menghadapi Chelsea.

“Soal berita yang beredar hari ini, aku hanya ingin kembali memastikan kepada semua orang bahwa belum ada keputusan. Aku akan  membuat keputusan setelah membela Arsenal pada pertandingan final Liga Europa. Sekarang, fokusku sepenuhnya membawa tim ini juara,” ucapnya di Twitter.

Sebelum Arsenal melangkah ke partai puncak, penjaga gawang 39 tahun itu sudah berikrar ingin membawa timnya juara Liga Europa. Pasalnya, musim ini adalah yang terakhir baginya sebagai pemain bola profesional. Pria kelahiran Plzen itu sudah menyatakan pensiun akhir musim.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Bertemu Chelsea di Final Liga Europa, Impian Cech Jadi Kenyataan

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Kiper Arsenal, Petr Cech, mengaku bahagia dengan keberhasilan timnya lolos ke final Liga Europa. Kebahagiaan Cech bertambah karena akan menghadapi mantan klubnya, Chelsea.

Cech sukses mengantarkan Arsenal melaju ke final Liga Europa 2018/2019. Hal itu dipastikan saat The Gunners menang 4-2 di markas Valencia, Stadion Mestala, Jumat (10/5/2019) dini hari WIB pada leg kedua semifinal.

Secara agregat Arsenal menyingkirkan Tim Kelelawar Hitam dengan agregat 7-3. Pada laga final, Cech dan kawan-kawan bakal bersua dengan Chelsea 29 Mei mendatang di Baku Olimpic Stadium.

Laga ini juga bakal jadi penutup karier Cech. Kiper asal Republik Ceko itu memutuskan pensiun di akhir musim ini.

Arsenal Valencia Liga Europa Football5star Cech Koscielny
Getty Images

“Anda memiliki hari-hari ketika Anda bermain bagus dan Anda pikir Anda bisa melanjutkan, tetapi aku telah membuat keputusan dengan banyak pemikiran. Aku mungkin bisa bermain dua tahun lagi, tapi aku lebih baik pensiun dini daripada terlalu terlambat,” kata Cech kepada BT Sport.

“Mimpi terakhirku adalah memainkan final Eropa ini dan itu menjadi kenyataan. Sekarang impiannya adalah untuk memenangkannya.”

“Aku tidak punya preferensi siapa yang kami lawan di final. Tim yang berhasil mencapai final selalu layak mendapatkannya. Ini akan menjadi akhir yang luar biasa bagi karierku jika bermain final Eropa melawan mantan timku,” Cech menambahkan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156436′ ]

Cech: Impianku Bersama Arsenal Semakin Nyata

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Kiper Arsenal, Petr Cech, semakin dekat dengan mimpinya yakni juara Liga Europa bersama timnya tahun ini. The Gunners tinggal selangkah lagi untuk menjadi juara sebagai kado perpisahan penjaga gawang asal Ceko tersebut.

Cech mengumumkan pensiun di akhir musim. Sejak beberapa bulan lalu, ia sudah berkali-kali menuturkan ingin merasakan gelar juara untuk terakhir kalinya. Dengan demikian, ia bisa pensiun tenang dan melakukan kegiatan lain di luar sepak bola.

“Aku tidak peduli siapa yang akan kami hadapi di final. Dengan pengalaman yang aku miliki, sepertinya tidak terlalu sulit untuk menyesuaikan diri dengan ritme permainan. Setelah ini (pensiun), ada banyak yang bisa aku lakukan seperti bermain musik, hoki, dan kegiatan lain,” ucap Cech dikutip dari situs UEFA.

Arsenal - Valencia - Liga Europa - Football5star - Cech - Koscielny
uefa.com

The Gunners berhasil mengunci kemenangan 4-2 atas Valencia pada leg kedua semifinal Liga Europa, Jumat (9/5) pagi. Pertandingan berlangsung di Stadion Mestalla, kandang lawan. Gol-gol The Gunners hasil kreasi Pierre-Emerick Aubameyang (3) dan Alexandre Lacazette (1).

“Mimpi terakhirku adalah untuk tampil di final kompetisi Eropa bersama Arsenal dan hari ini, itu terwujud. Aku menatap final dengan tenang dan percaya diri. Setiap babak aku berpikir bahwa itu adalah laga terakhirku, ternyata tidak,” lanjut mantan kiper Chelsea tersebut.

Keberhasilan Arsenal lolos ke final Liga Europa merupakan yang kedua kalinya sepanjang sejarah. The Gunners pernah melakukannya pada 2000 silam. Namun, saat itu mimpi mereka kandas oleh Galatasaray.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Petr Cech Siap Hadapi Final Liga Europa Lawan Chelsea

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Penjaga gawang kawakan milik Arsenal, Petr Cech, mengaku siap menghadapi mantan klubnya, Chelsea, di babak final Liga Europa. Ia pun mengatakan kedua klub memiliki kesempatan besar untuk melaju ke partai puncak.

Dinihari nanti, Arsenal akan melawat ke markas Valencia dengan membawa keunggulan agregat 3-1. Sementara itu, Chelsea akan menjamu Eintracht Frankfurt dengan modal satu gol tandang yang berhasil mereka dapatkan pekan lalu di Commerzbank-Arena.

“Bermain menghadapi Chelsea di partai final sepertinya menjadi kemungkinan yang cukup besar untuk terjadi. Terlebih kami memiliki keunggulan agregat dan mereka harus menjalani leg kedua di kandang,” tutur Petr Cech kepada Daily Mail.

Petr Cech - Chelsea - Liga Europa - The Independent
The Independent

“Saya tak tahu apakan hal itu akan menjadi skenario terbaik. Karena, saya mungkin akan menjalani pertandingan terakhir sebagai pemain profesional di partai puncak kompetisi Eropa menghadapi klub yang memiliki kedekatan emosional,” imbuhnya menambahkan.

Akhir musim nanti, Petr Cech akan mengakhiri karier profesionalnya sebagai pesepak bola. Meskipun saat ini memperkuat Arsenal, Cech masih memiliki tempat di hati dari seluruh suporter Chelsea.

Pemain 36 tahun itu menghabiskan 11 tahun bermain di Stamford Bridge. Bersama Chelsea, ia berhasil mengoleksi 494 penampilan di semua kompetisi dan mampu merengkuh empat gelar Premier League, satu Liga Champions, satu Liga Europa, empat Piala FA serta tiga Piala Liga Inggris.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Petr Cech Akui Roman Abramovich Tak Restui Dirinya Hengkang

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Petr Cech kembali mengenang detik-detik dirinya hengkang dari Chelsea ke Arsenal beberapa musim lalu. Ia mengatakan bahwa pemilik Chelsea, Roman Abramovich, tak mengizinkannya pergi.

Kiper berkebangsaan Republik Ceko ini meninggalkan Stamford Bridge pada 2015 lalu setelah kalah bersaing dengan Thibaut Courtois. Empat tahun hengkang dari Chelsea, ia sepertinya masih ingat bagaimana perbincangan terakhir dengan Roman Abramovich ketika itu.

Petr Cech mengakui bahwa sang pemilik klub tidak senang ketika mendengar dirinya akan hengkang. “Saya melakukan pertemuan di rumahnya. Kami duduk dan saya mengungkapkan alasan pergi. Saya sangat gugup ketika itu,” katanya seperti dilansir Daily Mail, Kamis (9/5/2019).

Arsenal - BATE - Cech - Liga Europa - Football5star
@OptaJoe

“Dia tidak senang mendengar itu dan tidak mengizinkan saya pergi. Tapi pada akhirnya dia paham bahwa saya sudah melakukan segalanya untuk Chelsea. Setelah itu dia menutup mata dan berkata ‘oke kamu boleh pergi’,” sambung sang kiper.

Musim ini adalah musim terakhir Cech berkarier sebagai pesepak bola. Ia sudah memutuskan pensiun musim depan. Namun, jelang akhir kariernya ia justru berpeluang menghadapi The Blues di final Liga Eruopa.

Kemungkinan ini bisa menjadi kenyataan andai Chelsea dan Arsenal berhasil mengalahkan Eintracht Frankfurt dan Valencia di semifinal. “Bermain melawan mereka di final akan sangat memungkinkan. Saya tidak tahu apa ini skenario dari tuhan ketika harus tampil di final yang sangat emosional melawan tim yang sudah membesarkan nama Anda,” tutupnya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Petr Cech Ingin Pensiun dengan Menangi Gelar Liga Europa

Banner live dan podcast baru

Footbal5star.com, Indonesia – Petr Cech berharap dapat menuntaskan perjalanan karier dengan spesial bersama Arsenal. Yakni, memainkan laga final dan memenangi gelar Liga Europa musim ini.

Petr Cech telah memutuskan untuk pensiun sebagai pemain profesional di Arsenal pada akhir musim ini. Kiper asal Republik Cheska akan gantung sepatu di usia 37 tahun.

Pada musim 2018-19, Arsenal masih memiliki satu peluang memenangi gelar, yakni di pentas Liga Europa. Saat ini, langkah tim berjulukan The Gunners sudah sampai di semifinal.

Petr Cech dkk juga memiliki peluang besar untuk bisa melaju ke final. Ya, di leg pertama skuat asuhan Unai Emery berhasil menuai kemenangan 3-1 atas Valencia.

petr cech-arsenal vs napoli
Twitter/@Arsenal

Partai penentuan akan berlangsung di Stadion Mestalla dan Arsenal hanya butuh menahan imbang Valencia. Skenario tersebut tentu akan mengantarkan mereka ke tahap akhir Liga Europa musim ini.

“Saya sedih karena akan mengakhiri perjalanan di sini. Namun, kami masih berharap bisa bermain di Baku dalam tiga pekan ke depan. Saya pun ingin memainkan pertandingan terakhir di Baku. Sungguh, itu akan menjadi hal terbaik,” kata Cech dikutio Footbal5star.com dari FourFourTwo.

“Saya ingin Arsenal melangkah ke final dan bisa mengangkat trofi terakhir. Saya pikir semua orang di Arsenal layak mendapatkannya, jadi semoga kami bisa mewujudkannya,” ujarnya.

Pertandingan final Liga Europa musim ini akan dimainkan di Stadion Olympic, Baku. Jika sanggup lolos ke final, Arsenal berpotensi melawan salah satu dari Chelsea dan Eintracht Frankfurt

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Rombak skuat, Unai Emery Siap Lepas 5 Pemain

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, IndonesiaArsenal dilaporkan siap merombak skuat menyusul hasil kurang memuaskan musim ini. Menurut rencana, Unai Emery siap melepas 5 pemain berdasarkan kurang optimalnya kontribusi pemain maupun selesainya masa kontrak bersama The Gunners.

Di musim pertamanya di Arsenal, Emery juga melepas pemain seperti Santi Cazorla, Jack Wilshere dan beberapa pemain produk akademi Arsenal dan tampaknya hal yang sama akan terjadi saat jendela transfer musim panas ini.

Berikut adalah 5 pemain yang kemungkinan akan dilepas Unai Emery yang dirangkum Football5star.com dilansir oleh Mirror.

Petr Cech

Petr Cech -Arsenal - Liga Europa - Football5star
arsenal.com

Akhir musim ini, kiper yang sempat memperkuat Chelsea sebelum merapat ke Stadion Emirates akan gantung sarung tangan menyusul habis masa kontraknya di Arsenal.

Cech meraih Piala FA selama berkarier bersama The Gunners. Selain itu Cech mencatatkan rekor sebagai kiper dengan clean sheet terbanyak di Liga Inggris.

Stephan Lichtsteiner

Stephan Lichtsteiner @Arsenal
arsenal.com

Peran pemain yang didatangkan dengan status bebas transfer dari Juventus ini tidak terlihat optimal kontribusinya bersama The Gunners. Sangat mengherankan andai pemain berusia 35 tahun ini bila dipertahankan Emery.

David Ospina

david ospina,petr cech,arsenal,liga inggris
getty images

Kiper asal Kolombia ini sedang dipinjamkan ke salah satu klub Serie A, Napoli. Kehadiran dan konsistensi Bernd Leno yang didatangkan dari Leverkusen, memaksa Ospina mencari klub baru untuk mendapat menit bermain.

Denis Suarez

SUarez standard
standard.co.uk

Penyerang yang didatangkan dari Barcelona dengan status pinjaman memiliki opsi untuk dipermanenkan statusnya. Namun, pemain berusia 25 tahun ini gagal menembus skuat inti. Kariernya di Stadion Emirates kemungkinan besar tidak akan dipertahankan Emery.

Danny Welbeck

Danny Welbeck mendapat cedera ankle saat Arsenal imbang 0-0 dengan Sporting CP.
twitter – @afcstuff

Cedera panjang yang dialami Welbeck, membuat Emery sedikit memiliki pilihan di sektor depan pada musim pertamanya bersama The Gunners. Track record cedera yang dimiliki Welbeck membuat penyerang yang didatangkan dari Manchester United ini kecil kemungkinan dipertahankan oleh Unai Emery.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Petr Cech Segera Rilis Single Bersama Drummer Queen

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Kiper Arsenal asal Ceko, Petr Cech sudah menyiapkan kegiatan baru jelang pensiun dari sepak bola. Cech akan segera merilis single bersama drummer grup band legendaris, Queen, Roger Taylor.

Seperti dikutip www.old.football5star.com dari thesun, Sabtu (4/5/2019) Cech sangat antusias menggarap single debutnya bersama Taylor. Single ini tentu akan sangat ditunggu banyak kalangan.

Pasalnya Cech memang dikenal suka menabuh drum. Duetnya dengan Roger Taylor diprediksi akan membuat single ini diminati pasar musik Inggris.

Nantinya single yang berjudul ‘That’s Football’ secara finansial tidak akan masuk ke kocek Cech ataupun Taylor. Semua keuntungan dari single ‘That’s Football’ akan di sumbangkan ke salah satu yayasan amal.

Taylor mengaku sangat senang bisa berkolaborasi dengan eks kiper Chelsea itu. Lewat Twitter pribadinya, rekan dari (alm) Freddie Mercury tersebut sudah tidak sabar untuk mendengarkan single tersebut di lempar ke pasaran.

Nantinya single ini akan bisa diunduh di sejumlah aplikasi musik berbayar pada minggu depan.

Selain berkarier ciamik di Liga Inggris bersama dua tim London, Cech beberapa kali jadi sorotan karena aksi menabuh drum.

Cech misalnya tunjukkan skillnya bermain drum dengan mengcover lagu milik Foo Fighters berjudul Best of You. Di channel Youtube miliknya, Cech juga sempat mengcover lagu milik Coldplay, U2, hingga Rihanna.

Kiper berusia 36 tahun tersebut, pada musim depan akan segera mengumumkan pensiun dari sepak bola setelah berkarier sejak 1999 silam.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Motivasi Utama Petr Cech di Liga Europa

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Arsenal berhasil mengamankan semifinal leg pertama Liga Europa melawan Valencia, Jumat (3/5) dini hari. Hasil ini disambut baik oleh seluruh elemen tim termasuk kiper senior, Petr Cech.

Penjaga gawang asal Ceko tersebut memang pernah berujar turnamen ini akan menjadi yang terakhir baginya di dunia sepak bola. Cech mengumumkan akan pensiun segera setelah musim kompetisi 2018/19 menutup agendanya.

“Ini adalah pertandingan kandang Eropa terakhirku. Rasanya agak aneh memang. Tapi, aku tetap berharap bisa mengangkat trofi Liga Europa di akhir kompetisi sebagai penutup karierku. Perjuangan memang belum berakhir, semoga kemenangan ini memudahkan kami di laga berikutnya,” ucap Cech seperti dikutip dari situs resmi klub.

Petr Cech -Arsenal - Liga Europa - Football5star -
twitter: @Arsenal

Arsenal tertiggal lebih dahulu lewat gol Mouctar Diakhaby pada menit ke-11. Namun, anak asuh Unai Emery bangkit setelahnya. Alexandre Lacazette menutup babak pertama dengan kedudukan 2-1 berkat golnya di menit ke-18 dan 25. Satu gol lagi adalah sumbangan Pierre-Emerick Aubameyang di ujung laga.

Tim asal London tersebut punya dua opsi agar bisa kembali tampil di Liga Champions musim depan. Menjuarai Liga Europa, atau mengamankan posisi keempat di Liga Inggris. Pilihan kedua sepertinya cukup berat jika melihat catatan The Gunners pada tiga laga terakhir.

“Kami memang kalah tiga pertandingan beruntun di liga dan aku tidak mengelak jika itu mempengaruhi mental tim. Tapi, sebisa mungkin kami tidak membawa mentalitas itu di turnamen ini. Tim lawan memulai pertandingan dengan cepat, beruntung kami bisa bereaksi dengan baik,” katanya menutup wawancara.  

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Pepe Reina dan Petr Cech Sambut Rekor Alisson Becker

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Kiper Liverpool, Alisson Becker, menjadi kiper pertama yang mencatatkan 20 cleansheet di Premier League musim ini. Keberhasilan ini pun membuatnya mendapat ucapan selamat dari kiper Asenal, Petr Cech dan mantan kiper Liverpool, Pepe Reina.

Sampai pekan ke-35 Premier League, Alisson jadi kiper yang mencatatkan cleansheet terbanyak. Catatan 20 cleansheetnya ini bisa saja bertambah andai di tiga laga pamungkas gawang Liverpool tidak kebobolan.

Torehan ini sekaligus membuat nama penjaga gawang asal Brasil ini bersanding dengan penjaga gawang top lainnya. Ia kini menyamai rekor Pepe Reina dan kiper legendaris Manchester United, Peter Schmeichel,  yang juga menorehkan 20 cleansheet dalam semusim.

Kiper yang didatangkan dari AS Roma ini hanya kalah dari Edwin van der Sar (21 cleansheet) serta Petr Cech yang hingga saat ini tercatat sebagai pemegang rekor cleansheet sepanjang sejarah Premier League dengan 24 lag tidak kebobolan.

Melihat capaian Alisson ini, Cech dan Reina turut senang. Keduanya bahkan memberikan selamat kepada pemain 25 tahun tersebut. “Selamat Alisson Becker  dan Liverpool. Mari lanjutkan untuk laga selanjutnya di musim pertama yang fantastis ini,” tulis Pepe Reina di Twitternya.

“Selamat kepada Alisson untuk catatan 20 cleansheet  (untuk saat ini) untuk musim ini. Itu perlu dilakukan,” tulis mantan kiper Chelsea ini di Twitter.

Jika melihat tiga pertandingan sisa musim ini, mantan kiper Internacional itu paling maksimal hanya bisa menorehkan 23 pertandingan nirbobol. Artinya ia masih kalah satu pertandingan dari Cech.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]