Persija Masuk Daftar Jumlah Penonton Tertinggi di Seluruh Dunia

Banner LFS Baru

Football5Star.com – Salah satu laga Persija Jakarta musim 2019 didaulat masuk ke dalam rekor jumlah penonton terbanyak di seluruh kompetisi dunia. Hal itu terjadi saat mereka menjamu PSM Makassar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).

Pada 21 Juli tahun lalu, pertemuan Piala Indonesia antara Persija vs PSM Makassar memang sangat penuh sesak. Saat itu tercatat ada 70.306 penonton ke stadion dan merupakan salah satu tertinggi yang tercatat dalam kalender 2019 di seluruh dunia.

Tim tuan rumah akhirnya mengamankan kemenangan dalam pertemuan itu dengan skor 1-0, berkat gol menit ke-89 dari bek tengah, Ryuji Utomo. Secara keseluruhan, Camp Nou menjadi yang terbanyak disaksikan oleh penonton di stadion ketika menghadapi Liverpool di leg pertama semifinal Liga Champions di depan 98.299 penonton.

thejakmania aksi persija vs psm final piala indonesia 2018

Kedua dalam daftar adalah FNB-Stadium di Afrika Selatan yang menjadi tuan rumah 88.000 penonton dalam pertandingan antara Kaizer Chiefs vs Orlando Pirates pada 9 November 2019. Stadion Wembley di Inggris menjadi venue dengan penonton terbesar ketiga dalam 2019 ketika 85.854 penonton menyaksikan Final Piala FA antara Watford vs Manchester City pada 18 Mei.

Santiago Bernabeu memiliki 80.472 pengunjung yang menghadiri pertandingan antara Real Madrid vs Barcelona pada 27 Februari, tertinggi kelima tahun ini. Stadion Azadi di Teheran, Iran menjadi tuan rumah 80.000 penonton di benua Asia dalam pertandingan Liga Pro Persia antara Persepolis FC vs Esteghlal FC pada 30 Maret.

Berikut Daftar Penonton Terbanyak pada 2019 menurut Transfermarkt:

  1. Barcelona vs Liverpool di Camp Nou, 1 Mei (Liga Champions): 98.299 penonton
  2. Kaizer Chiefs vs Orlando Pirates di FNB Stadium, 9 November (Liga Afrika Selatan): 88.000 penonton
  3. Manchester City vs Watford di Wembley Stadium, 18 Mei (FA Cup): 85.854 penonton
  4. Setiap Laga Borusia Dormund di Signal Idula Park: 81.365 penonton
  5. Real Madrid vs Barcelona di Santiago Bernabeu, 27 Februari (Copa del Rey): 80.472 penonton
  6. Persepolis vs Esteghlal di Azadi Stadium, 30 Maret (Liga Iran): 80.000 penonton
  7. Prancis vs Albania di Stade de France, 7 September (Kualifikasi Piala Eropa): 78.000 penonton
  8. AC Milan vs Inter Milan di Giuseppe Meazza, 17 Maret (Serie A Italia): 77.749 penonton
  9. Setiap laga Bayern Muenchen di Allianz Arena: 75.000 penonton
  10. Hertha Berlin vs Dortmund di Olympiastadion Berlin, 16 Maret (DFB Pokal):74.667 penonton
  11. Manchester United vs Watford di Old Trafford, 30 Maret (Liga Inggris): 74.543 penonton
  12. Seluruh laga Piala Afrika 2019 di Cairo International Stadium: 74.100 penonton
  13. Atlanta United FC vs LA Galaxy di Mercedes-Benz Stadium (Major League Soccer): 72.548 penonton
  14. Persija vs PSM di SUGBK, 21 Juli (Piala Indonesia): 70.306 penonton
  15. Flamengo vs Gremio di Estádio Jornalista Mário Filho, 24 Oktober (Copa Libertadores): 69.981 penonton

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

5 Pemain Muda yang Bersinar di Piala Indonesia 2018

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Gelaran Piala Indonesia 2018 sudah rampung. Turnamen yang sudah berlangsung sejak awal tahun lalu itu menghasilkan PSM Makassar sebagai juaranya. Pada laga final yang berlangsung di Stadion Andi Mattalatta, Selasa (6/8) sore, Juku Eja menang 2-0 atas Persija Jakarta.

Turnamen ini juga menjadi ajang unjuk gigi bagi para pemain-pemain muda. Tercatat, ada beberapa pemain muda yang mencuri perhatian publik. Tim-tim Liga 1 masih mendominasi daftar penyumbang pemain muda potensial di gelaran Piala Indonesia kali ini.

Asnawi Mangkualam
Asnawi jadi salah satu pemain muda yang paling bersinar di Piala Indonesia 2018. Pemain 19 tahun itu sukses membawa timnya, PSM Makassar menjadi yang terbaik tahun ini. Bahkan ia juga tampil di pertandingan final kontra Macan Kemayoran.

Tidak berhenti sampai di situ, Asnawi menyabet gelar individu sebagai Pemain Muda Terbaik di turnamen kali ini. Sebagai apresiasi, ia pun berhak atas hadiah sebesar 75 juta rupiah.

Asnawi - PSM - Football5star

Mengingat usianya yang masih muda, Asnawi punya prospek panjang dalam kariernya ke depan. Bukan tidak mungkin, dia akan menjadi andalan masa depan sepak bola Indonesia. Hal yang membuatnya punya nilai tambah adalah merupakan putra kelahiran tanah Anging Mamiri.

Alfath Fathier
Alfath memang gagal membawa timnya menjadi yang terbaik tahun ini. Namun, penampilannya di lini tengah sanggup membawa Madura United tampil konsisten selama Piala Indonesia 2018. Bahkan, Laskar Sape Kerab hanya kalah selisih gol tandang ketika tersingkir di semifinal oleh PSM Makassar.

Alfath Fathier - Madura - Football5star

Kematangan Alfath memang sudah terlihat sejak Liga 1 2018 bergulir. Hampir sepanjang musim, dirinya menjadi alternatif di yang kaya akan pilihan. Meski posisi aslinya adalah gelandang, tidak jarang ia dimainkan sebagai bek sayap. Tercatat ia tampil dalam tiga pertandingan di sepanjang turnamen.

Terens Puhiri
Kembalinya Terens dari Liga Thailand secara otomatis langsung membuatnya mendapatkan tempat utama di tim. Usianya yang masih relatif muda dan sumbangsihnya untuk klub pantas menjadikannya salah satu pemain paling menonjol.

Terens Puhiri - Football5star

Terens mampu membawa Borneo FC melangkah hingga semifinal. Pada babak empat besar, timnya disingkirkan Persija Jakarta. Namun, sepanjang pertandingan leg kedua, kecepatannya terbukti bisa menyulitkan para pemain Pesut Etam.

Irfan Jaya
Kematangan Irfan Jaya sejatinya sudah muncul sejak masih bersama Persebaya Surabaya di Liga 2 2017. Berhasil membara Bajul Ijo promosi, ia sukses mencuri perhatian dengan kecepatannya di sisi lapangan. Termasuk untuk Piala Indonesia 2018, ia berhasil membawa timnya hingga babak perempat final.

Irfan Jaya Persebaya Football5star

Namun, Persebaya harus tersingkir oleh Madura United dalam pertarungan dua leg. Meski tak mendapatkan banyak kesempatan tampil di Piala Indonesia 2018, sumbangsihnya untuk Bajul Ijo tidaklah kecil.

Ryuji Utomo
Kepergian Jaimerson Xavier ke Madura United cukup menyisakan lubang di lini belakang Persija Jakarta. Namun, kehadiran Ryuji Utomo sebagai tandem baru Maman Abdurrahman cukup menjadi solusi darurat bagi tim ibu kota.

ryuji utomo selebrasi final piala indonesia 2019 copy

Terbukti pada laga final leg pertama Piala Indonesia 2018 di Jakarta, Ryuji mencetak satu gol kemenangan Macan Kemayoran. Meski gagal membawa timnya juara, konsistensinya sepanjang turnamen cukup untuk membawa tim ibu kota ke partai puncak.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Gulung Persija, PSM Makassar Pastikan Gelar Piala Indonesia 2018

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – PSM Makassar memastikan gelar Piala Indonesia 2018 setelah mengalahkan Persija Jakarta pada Selasa (6/8) sore. Pada pertandingan yang berlangsung di Stadion Mattoangin, Juku Eja sukses mengamankan skor 2-0. Dengan demikian, anak asuh Darije Kalezic unggul agregat gol 2-1.

PSM Makassar langsung membuka keunggulan ketika pertandingan baru berjalan tiga menit. Gol tuan rumah tercipta atas nama Aaron Evans memanfaatkan kelengahan lini belakang Macan Kemayoran.

Tim tamu harus bermain dengan 10 orang pada menit ke-33. Gelandang jangkar mereka, Sandi Sute, harus meninggalkan lapangan lebih dini. Penyebabnya adalah dia dikartu merah oleh wasit karena melanggar Wiljan Pluim.

PSM vs Persija - Football5star - - -

Unggul jumlah pemain, PSM semakin gencar melakukan serangan ke lini bertahan Persija Jakarta. Ferninand Sinaga sempat mengancam lewat penetrasinya namun bola masih membentur tiang gawang Andritany.

Tidak ada tambahan hingga babak pertama berakhir. Keunggulan satu gol pun tetap bertahan untuk PSM Makassar. PSM langsung tancap gas pada babak kedua. Laga baru bergulir empat menit, Zulham Zamrun sukses menyundul bola ke gawang Andritany.

Hingga mendekati akhir pertandingan, Persija terus menekan lini bertaham PSM. Akan tetapi, hingga akhir pertandingan, gol yang ditunggu tak kunjung tercipta dan skor bertahan hingga pertandingan selesai.

Susunan Pemain

PSM Makassar (4-3-3): Rivky Mukodompit, Aaron Evans, Abdul Rahman, Asnawi Mangkualam Bahar, Beny Wahyudi, Arfan (Rasyid 91′), Rizky Pellu, Wiljan Pluim, Fernidand Sinaga, Guy Junior, M. Rahmat.
Pelatih: Darije Kalezic.
Kartu Kuning: Rahmat 22′, Abdul Rahman 28′, Evans 43′, Benny 44′, Zulham 67′

Persija Jakarta (4-3-3): Andritany, Ismed Sofyan, Tony Sucipto, Ryuji Utomo, Rezaldi Hehanussa, Rohit Chand, Sandi Sute, Novri Setiawan, Riko Simajuntak (Bambang Pamungkas 64′), Bruno Matos (Maman 36′), Marko Simic.
Pelatih:
Kartu Kuning: Riko 26′, Rezaldi 67′, Maman 74′
Kartu Merah: Sandi Sute 31′

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

CEO Persija Tak Takut Jika Juara di Makassar

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Perlakuan kurang baik selama berada di Makassar membuat CEO Persija Jakarta, Ferry Paulus, tidak kapok. Pengusaha berdarah Manado tersebut yakin pihak keamanan bisa bekerja lebih sigap pada kunjungan kedua di kandang PSM pekan depan.

Laga final leg kedua Piala Presiden 2018 harus mengalami penundaan. Pasalnya, Persija Jakarta sebagai tim tamu menolak bertanding atas alasan keamanan. Sehari sebelum pertandingan, bus tim mengalami pelemparan dari sejumlah orang tak dikenal.

Akibatnya, kaca bus pecah dan melukai sejumlah orang di dalamnya. Salah satu yang paling parah adalah masseur tim yang terluka di bagian mata. Sementara bek Macan Kemayoran, Ryuji Utomo, terluka di bagian paha.

Persija Jakarta - PSM - FP

Kejadian tersebut mengundang pertanyaan apa jadinya jika Persija memastikan diri juara di Makassar. Namun, Ferry Paulus mengatakan pihaknya siap atas segala kondisi.

“Tujuan kami adalah bagaimana untuk memenangkan pertandingan. Paling tidak imbang. Mudah-mudahan tidak terjadi masalah jika Persija benar-benar juara di Makassar,” ucapnya pada pertemuan di kantor klub, Selasa (30/7) sore.

“Pasti manusia punya mental yang beragam. Apalagi kami punya 30 pemain yang nantinya berangkat. Tetapi, saya yakin pemain senior bisa mentransfer pengalaman bahwa kami punya keyakinan setelah ada di lapangan mungkin kekhawatiran akan terobati,” ucapnya lagi.

Pada leg pertama yang berlangsung di Jakarta, Minggu (21/7) lalu, tim ibu kota berhasil mengamankan kemenangan 1-0. Situasi ini membuat PSM Makassar harus mengamankan kemenangan dengan defisit dua gol untuk memastikan gelar.  

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

CEO Persija Tegaskan Tidak Ada “Permainan” di Final Piala Indonesia

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia –Anggapan bahwa Persija Jakarta mendapat bantuan dari mafia sepak bola ditentang keras oleh CEO klub, Ferry Paulus. Menurutnya, keputusan Macan Kemayoran untuk tidak bertanding pada Minggu (28/7) lalu, murni karena ketidaknyamanan.

Pertandingan sempat direkomendasikan untuk digelar di tempat netral dan tanpa penonton. Hal ini memancing reaksi keras dari panpel PSM yang bersikukuh pertandingan harus tetap digelar di Makassar.

“Saya rasa setelah satgas antimafia bola selesai bertugas, kondisi sepak bola kita sudah membaik. Jadi, kalau ada anggapan bahwa kami sengaja tidak bertanding dan meminta pertandingan dipindahkan, itu hanya narasi media saja,” ucap pria yang akrap disapa FP tersebut.

Kronologi Skuat Persija Diserang Oknum Suporter di Markas PSM 1 - Instagram @docbro

“Jadi, saya pikir terlalu jauh jika ada anggapan seperti itu. Itu sesuatu yang keliru. Keputusan kami untuk tidak bertanding sama sekali tidak ada hubungannya dengan mafia, pengaturan skor, dan sebagainya. Ketika kembali diminta main di Makassar pun kami siap,” katanya melanjutkan.

Seperti diketahui sebelumnya, bus Persija Jakarta mengalami pelemparan dari sejumlah oknum selepas menjalani official training. Sejumlah pemain dan staf tim pun mengalami luka-luka. Paling parah diderita masseur tim, Aditya Julistyawan, yang terluka di bagian mata.

Sementara bek tengah Persija, Ryuji Utomo, terluka gores di paha bagian kiri. Beruntung tidak ada pemain yang jadi cedera dan tidak bisa bertanding karena kejadian ini.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Ditunda, Ini 5 Opsi Leg II Final Piala Indonesia 2018-19

Banner live dan podcast baru

Football5Star.com, Indonesia – Partai leg IIfinal Piala Indonesia 2018-19 antara PSM Makassar dan Persija Jakarta resmi ditunda oleh PSSI. Penundaan tersebut dilakukan menyusul insiden pelemparan batu terhadap bus tim tamu pada Sabtu (27/7/2019).

Penundaan itu pun menyisakan tanda tanya soal kelangsungan leg II final Piala Indonesia 2018-19. Persija cenderung enggan bertanding di Makassar. Sebaliknya, kubu PSM berkeras tak mau bila pertandingan dilaksanakan di luar Makassar.

Kini, bola berada di tangan PSSI. Menurut penuturan Deputi Sekjen Marshal Masita, putusan akan diambil setelah komisi disiplin melakukan sidang pada Senin (29/7/2019).

Sambil menunggu putusan final dari PSSI, berikut ini Football5Star.com menyajikan lima opsi yang mungkin diambil terkait leg II final Piala Indonesia 2018-19.

1. Tetap di Makassar dengan Penonton

Munafri Arifuddin selaku CEO PSM Makassar menjamin keamanan Persija Jakarta pada leg kedua final Piala Indonesia 2018-19.
Instagram @appi_mika

Sesuai pengundian, laga leg II final Piala Indonesia 2018-19 adalah milik PSM Makassar. Artinya, sangat masuk akal bila manajemen klub, dalam hal ini CEO Munafri Arifuddin, berkeras pertandingan harus berlangsung di Makassar. Idealnya pula, para pendukung Pasukan Ramang tetap diberi izin untuk memberikan dukungan di stadion.

Kini, dengan insiden pelemparan batu terhadap bus Persija oleh oknum suporter membuat tim lawan enggan berlaga di kandang Pasukan Ramang. Namun, opsi itu tetap terbuka andai pihak panitia pelaksana pertandingan mampu memberikan jaminan keamanan kepada tim Macan Kemayoran.

Tentu bukan hal mudah, tapi bukan hal yang mustahil juga. Hal terpenting, pihak keamanan dan kelompok-kelompok suporter PSM mampu memberikan jaminan keamanan secara nyata. Lalu, ada penindakan segera terhadap oknum-oknum yang berbuat kericuhan pada Sabtu lalu.

2. Di Makassar Tanpa Penonton

Seperti dituturkan Manajer Ardhi Tjahjoko segera setelah insiden pelemparan terhadap bus Persija terjadi, timnya hanya mau berlaga di Makassar jika pertandingan dilangsungkan tanpa penonton. Opsi ini tetap terbuka walaupun dalam Kode Disiplin PSSI, hukuman untuk pelemparan benda oleh penonton hanya berupa denda.

Penutupan stadion atau sebagian stadion biasanya dilakukan dengan dua kondisi. Pertama, adanya sanksi dari PSSI terhadap suporter tuan rumah karena aksi kericuhan pada laga sebelumnya. Itu dialami suporter PSS pada awal musim Liga 1 2019. Kedua, panitia pelaksana pertandingan memutuskan laga tanpa penonton atas alasan keamanan dan kenyamanan.

3. Di Tempat Netral

Ardhi Tjahjoko meminta laga leg kedua final Piala Indonesia dijadwal ulang karena adanya serangan fan PSM Makassar terhadap tim Persija Jakarta.
Screenshot YouTube ANTV Sports Channel

Manajer Persija Jakarta, Ardhi Tjahjoko, berharap pertandingan leg II final Piala Indonesia 2019 tak lagi digelar di Makassar. Demi keamanan dan keselamatan timnya, dia berharap pertandingan yang ditunda itu berlangsung di tempat netral.

Akan tetapi, opsi ini ditentang oleh CEO PSM Makassar Munafri Arifuddin. Dia menegaskan, pertandingan harus tetap berlangsung di Makassar. Bahkan, dia menyatakan timnya enggan bermain bila pertandingan dilakukan di tempat netral.

Terlepas dari hal itu, PSSI bisa mengambil opsi ini sebagai jalan tengah. Hal ini pula yang diambil Conmebol pada leg II final Copa Libertadores 2018. Pertandingan Boca Juniors vs River Plate bahkan akhirnya digelar di Stadion Santiago Bernabeu milik Real Madrid.

4. Di Jakarta dsk. dengan Penanganan Langsung PSSI

Bila panitia pelaksana pertandingan PSM Makassar dianggap tak mampu, PSSI bisa saja mengambil alih sepenuhnya penanganan laga leg II final Piala Indonesia 2018-19. Dalam kontrol pusat, pertandingan bisa dilakukan di mana pun, termasuk di Jakarta atau stadion-stadion yang ada di sekitarnya demi memudahkan koordinasi dan pengawasan.

Bila opsi ini diambil, akan sangat masuk akal jika pertandingan digelar tanpa penonton. Ini untuk menjaga prinsip keadilan karena basis pendukung Persija lebih mungkin memenuhi stadion.

5. Laga Leg II Ditiadakan

PSSI telah menyatakan final Piala Indonesia 2018-19 digelar dengan sistem dua leg. Namun, dengan adanya insiden penyerangan terhadap tim tamu, bisa saja putusan ekstrem dibuat, yakni pembatalan pertandingan secara permanen. Artinya, sang juara ditentukan oleh hasil pada leg I.

Opsi ini terbilang ekstrem dan potensial menimbulkan polemik berkepanjangan karena dinilai menguntungkan salah satu klub. Namun, sebagai opsi, hal itu bisa saja diambil PSSI bila memang ada kondisi yang masuk kategori force majeure atau tidak ada titik temu di antara kedua pihak, dalam hal ini Persija Jakarta dan PSM Makassar terkait leg II final Piala Indonesia 2018-19.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

https://www.instagram.com/p/B0FRE8Egq7A/

Manajer Persija Tak Peduli Main Tanpa Penonton

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Pertandingan antara PSM Makassar melawan Persija Jakarta pada Minggu (28/7) sore harus ditunda. PSSI pun mengeluarkan rekomendasi untuk menggelar pertandingan di tempat netral. Usulan itu diambil demi menghadirkan kenyamanan bagi pemain kedua tim.

Sebelumnya, CEO PSM Makassar, Munafri Ariffudin, menolak usulan dari federasi sepak bola tertinggi tanah air tersebut. Ia tetap bersikukuh laga final leg kedua harus digelar di Makassar. Namun, tanggapan berbeda datang dari Manajer Persija Jakarta, Ardhi Tjahjoko.

Ardhi menilai tidak masalah bertanding di mana pun. Hal itu ia tuangkan dalam unggahan di akun media sosial Instagram pribadinya. Pria berpangkat Kolonel tersebut pun menyoroti tindakan sejumlah pihak yang mencederai semangat persahabatan.

Rezaldi Hehanusa aksi persija vs psm final piala indonesia 2018

“Silakan pindahkan jadwal dan pertandingan ke tempat netral. Bahkan jika harus main tanpa penonton pun kami siap. Sekali lagi, ini semua demi keselamatan sebelum ada penyesalan nantinya. Saya menyesalkan dan prihatin,” katanya dalam unggahan tersebut.

Ardhi pun menegaskan siap merelakan trofi Piala Indonesia 2018 seandainya banyak yang tidak rela Persija juara. Ia pun menyoroti kesiapan panitia pelaksana dalam menjamin keselamatan pihaknya.

“Andai kata hanya sebuah piala yang kalian minta, silakan ambil saja. Saya lebih mementingkan keselamatan nyawa kami semua. Siapa yang berani menjamin kami semua akan selamat?” katanya melanjutkan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Final Piala Indonesia Ditunda, CEO Persija Ikuti Arahan PSSI

Banner live dan podcast baru

Football5star.com. Indonesia – CEO Persija Jakarta, Ferry Paulus, menyerahkan semua keputusan kepada PSSI selaku penyelenggara Piala Indonesia 2018. Laga final leg kedua yang seharusnya digelar hari ini di Makassar, batal.

Bus yang ditumpangi pemain dan ofisial Persija Jakarta diserang sejumlah oknum. Akibatnya, kaca bus serta sejumlah orang di dalam bus mengalami luka-luka. Masseur klub, Adit, mengalami luka pada matanya. Sementara Ryuji Utomo luka di paha.

PSSI pun mengeluarkan pernyataan pertandingan tidak bisa digelar. Sebagai rekomendasi, federasi meminta pertandingan dipindah ke tempat netral demi menjamin keamanan pemain kedua tim. Ferry Paulus pun mengiyakan perintah tersebut.

ismed sofyan-persija

“Kami sangat menghormati keputusan PSSI menunda pertandingan final leg kedua karena kondisi keamanan. Ini adalah partai final Piala Indonesia, yang mana juaranya akan mendapatkan slot AFC Cup tahun 2020,” kata pria yang akrab disapa FP tersebut.

“Ini adalah pertandingan penting sehingga perlu dikemas sebaik mungkin demi menciptakan hiburan yang menarik dan enak ditonton. Persija sejatinya siap main di manapun dan kapan pun,” katanya melanjutkan.

Persija Jakarta sudah mengamankan kemenangan 1-0 saat bertanding di SUGBK pekan lalu. Artinya, PSM Makassar harus mengejar ketertinggalan defisit dua gol jika masih ingin mengangkat trofi Piala Indonesia 2018.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Pengumuman Pemenang Pemain Terbaik Piala Indonesia 2018 Ikut Tertunda

Banner live dan podcast baru

Football5star.com. Indonesia –. Batalnya laga final Piala Indonesia 2018 berimbas kepada pengumuman pemain terbaik turnamen tersebut. Pasalnya, PSSI, selaku penyelenggara sudah memastikan pengumuman akan dilakukan setelah pertandingan final leg kedua di Makassar.

Pertandingan final leg kedua Piala Indonesia 2018 harus dibatalkan. Alasannya adalah pihak Persija Jakarta menolak bertanding karena bus mereka diserang sekelompok oknum tak dikenal. Atas faktor keamanan, juara Liga 1 2018 tersebut pun mengurungkan niat untuk bertanding.

Sebelumnya lewat situsnya, PSSI mengumumkan ada enam kandidat pemain terbaik. Masing-masing tiga pemain dari tim finalis. Ismed Sofyan, Riko Simanjuntak, dan Tony Sucipto mewakili Persija. Sementara PSM diwakili oleh M Rahmat, Zulham Zamrun, dan Rasyid Bakrie.

Ismed Sofyan jadi salah satu kandidat Pemain Terbaik Piala Indonesia 2018-19 dari Persija Jakarta.

Direktur Teknik PSSI, Danurwindo, sebelumnya sudah memaparkan sejumlah kriteria pemain yang nantinya terpilih. Selain kemampuan dan torehan individu, pemain tersebut harus punya efek positif untuk tim.

“Pemain yang nanti dipilih harus punya teknik, taktik, dan skill yang tinggi. Lalu menjadi pembeda di dalam tim, kehadirannya selalu jadi inspirasi tim dan cerdas dalam bermain,” ucap pria yang akrab disapa Coach Danur tersebut.

“Pemain juga harus selalu bersikap fair play dan sikap dilapangan selalu fair. Serta membawa timnya ke puncak pertandingan final,” katanya melanjutkan.

Baik Persija Jakarta dan PSM Makassar sama-sama belum pernah meraih trofi Piala Indonesia. Sebelumnya, prestasi terbaik diraih Macan Kemayoran ketika berhasil lolos ke final Copa Indonesia 2005. Namun, saat itu mereka kalah dari Arema Malang.  

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

CEO PSM Tolak Main di Luar Makassar

Banner live dan podcast baru

Football5star.com. Indonesia –. CEO PT PSM, Munafri Arifuddin, menegaskan pihaknya dengan tegas menolak rekomendasi PSSI soal laga tunda Final Piala Indonesia 2018. Ia menegaskan pertandingan harus tetap digelar di kandang PSM.

Rekomendasi PSSI ini keluar karena Persija Jakarta menolak bertanding di Stadion Mattoanging, Minggu (28/7) sore. Bus yang ditumpangi tim Macan Kemayoran dalam perjalanan menuju stadion diserang oleh oknum tak dikenal.

Akibat serangan tersebut, kaca bus yang ditumpangi Macan Kemayoran pecah dan melukai sejumlah official tim. Bahkan pemain Persija, Ryuji Utomo, mengalami luka di bagian paha kirinya.  

“Koordinasi sudah dilakukan dengan sejumlah pihak terkait. Saya juga sudah meminta tolong kepada pihak Persija Jakarta untuk tetap bertanding. Namun mereka menolak karena alasan kondusivitas,” ucapnya di Stadion Mattoanging, Minggu (28/7) sore.

PSM Makassar diyakini Darije Kalezic bisa membalikkan keadaan pada leg kedua final Piala Indonesia 2018-19.

“Pertandingan ditunda. Kemudian menurut pihak PSSI yang hadir pada hari ini, kami diminta untuk mencari tempat lain. Saya sampaikan kalo ditunda, saya menyatakan PSM tidak akan ikut lagi di turnamen ini,” katanya melanjutkan.

Pertandingan final Piala Indoenesia 2018 tinggal menyisakan satu pertandingan lagi. Pada leg pertama, Persija Jakarta berhasil mengamankan kemenangan 1-0 saat bertanding di SUGBK pekan lalu. Kini, pertemuan keduanya harus berlanjut dalam satu pertandingan lagi.

Turnamen ini menjadi penting bagi kedua klub karena sama-sama belum pernah merasakan menjadi juara. Prestasi terbaik diraih Persija pada 2005 ketika berhasil mencapai babak final namun kalah dari Arema Malang.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Ini Dia Enam Kandidat Pemain Terbaik Piala Indonesia 2018-19

Banner live dan podcast baru

Football5Star.com, Indonesia – Laga leg kedua final Piala Indonesia 2018-19 antara PSM Makassar dan Persija Jakarta, Minggu (28/7/2019), bukan hanya akan menentukan sang juara. Laga tersebut juga akan jadi ajang perebutan gelar Pemain Terbaik Piala Indonesia.

Seperti diumumkan pada Sabtu (27/7/2019), enam kandidat pemain terbaik Piala Indonesia 2018-19 berasal dari kedua finalis. Tiga pemain dari Persija Jakarta, tiga pemain pula dari kubu PSM Makassar. Sesuai kriteria, pemain terbaik memang hanya akan dipilih dari tim yang lolos ke final.

Dari kubu Macan Kemayoran, tiga pemain yang masuk nominasi adalah Toni Sucipto, Riko Simanjuntak, dan Ismed Sofyan. Sementara itu, dari kubu Pasukan Ramang ada M. Rahmat, Zulham Zamrun, dan Rasyid Bakrie. Dari keenam nama tersebut, gelar pemain terbaik dipastikan jatuh ke tangan pemain lokal.

Zulham Zamrun dari PSM Makassar masuk kandidat Pemain Terbaik Piala Indonesia 2018-19.
Twitter @PSM_Makassar

Keenam pemain tersebut dinilai memenuhi syarat untuk jadi pemain terbaik. Menurut Direktur Teknik PSSI yang juga Ketua Technical Study Group (TSG) Piala Indonesia 2018-19, Danurwindo, mereka punya kontribusi besar dan jadi role model.

“Selain itu pemain yang punya teknik, taktik, dan skill yang tinggi. Lalu menjadi pembeda di dalam tim, kehadirannya selalu jadi inspirasi tim dan cerdas dalam bermain,” kata Danurwindo seperti dikutip Football5Star.com dari laman resmi PSSI.

Lebih jauh, mantan pelatih timnas Indonesia tersebut mengungkapkan, “Pemain juga harus selalu bersikap fair play dan sikap di lapangan selalu fair. Serta membawa timnya ke puncak pertandingan final.”

Selain mengumumkan enam kandidat Pemain Terbaik Piala Indonesia 2018-19, PSSI juga mengungkapkan tiga kandidat Pemain Muda Terbaik. Mereka adalah Asnawi Mangkualam dari PSM dan duo pemain Borneo FC, Terens Puhiri dan Ambrizal Umanailo.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

PSM Jamin Keamanan Persija pada Leg II Final Piala Indonesia

Banner live dan podcast baru

Football5Star.com, Indonesia – Menyusul insiden pelemparan beberapa oknum suporter terhadap bus yang digunakan tim Persija Jakarta, pihak PSM Makassar berharap leg kedua final Piala Indonesia tetap berlangsung sesuai jadwal. Manajemen Juku Eja memastikan akan menindak tegas pelaku dan memberikan jaminan keamanan kepada Macan Kemayoran.

CEO PSM Makassar Munafri Arifuddin mengaku terkejut dan menyesalkan insiden pelemparan bus Persija oleh oknum suporter timnya. Dia menegaskan, pihaknya akan mengejar dan menjatuhkan sanksi tegas kepada siapa pun yang terbukti melakukan hal itu.

“Kita tidak tahu ini datangnya dari mana dan siapa yang melakukan itu. Aparat keamanan dan seluruh security officer saya untuk cari orangnya dan menindak tegas hal-hal seperti ini,” ucap Munafri Arifuddin di sela-sela Kongres Luar Biasa PSSI, Sabtu (27/7/2019), seperti dikutip Football5Star.com dari Antara.

Munafri Arifuddin menjamin keamanan laga PSM Makassar vs Persija Jakarta pada leg II final Piala Indonesia 2018-19.
Instagram @appi_mika

Kepada para suporter PSM Makassar, pria yang akrab disapa Appi tak lupa memberikan imbauan. “Saya sampaikan kepada seluruh suporter untuk menjaga seluruh anggotanya, jangan ada yang bertindak berlebihan,” kata dia.

Sementara itu, mengenai keberatan pihak Persija Jakarta untuk menjalani leg II final Piala Indonesia 2018-19, Munafri Arifuddin menyatakan sudah berkoordinasi. Dia pun siap memenuhi tuntutan Ardhi Tjahjoko, Manajer Persija Jakarta, terkait jaminan keamanan bagi Marko Simic cs. “Kami akan melakukan penambahan ekstra keamanan agar kejadian ini tidak terulang lagi,” tegas dia.

Jaminan serupa juga disampaikan Kapolrestabes Makassar Kombes Wahyu Dwi Ariwibowo yang langsung menemui tim Persija Jakarta pascainsiden. “Kami yakinkan ke manajemen Persija bahwa aparat siap amankan pelaksanaan pertandingan besok,” kata dia, Minggu (28/7/2019), seperti dikutip dari Tribun Timur. “Persija Jakarta sangat postif. Mereka positif sekali.”

Sesuai regulasi yang ditetapkan PSSI, final Piala Indonesia 2018-19 berlangsung dua leg. Pada leg pertama di Jakarta, Persija Jakarta unggul 1-0 atas PSM Makassar berkat gol dari pemain bertahan Ryuji Utomo.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

PSM Makassar Ingin Akhiri Paceklik Gelar dengan Juarai Piala Indonesia

Banner live dan podcast baru

Football5Star.com, Indonesia – Satu misi khusus diusung PSM Makassar pada leg kedua final Piala Indonesia 2018-19, Minggu (28/7/2019). Pasukan Ramang ingin memutus paceklik gelar yang telah berlangsung hampir dua dekade. Hal itu diungkapkan pelatih Darije Kalezic jelang laga menjamu Persija Jakarta.

PSM Makassar untuk kali terakhir merengkuh gelar juara pada perhelatan Liga Indonesia 1999-00. Kala itu, Pasukan Ramang menang 3-2 pada laga final melawan Pupuk Kaltim. Dua dari tiga gol mereka dicetak oleh Kurniawan Dwi Yulianto.

Musim lalu, PSM Makassar hampir saja menyudahi paceklik gelar tersebut pada Liga 1 2018. Namun, Zulham Zamrun cs. urung juara karena hasil-hasil kurang bagus pada pengujung musim. Gelar juara pada akhirnya direngkuh Persija Jakarta, lawan pada final Piala Indonesia 2018-19.

PSM Makassar diyakini Darije Kalezic bisa membalikkan keadaan pada leg kedua final Piala Indonesia 2018-19.
pssi.org

“Kami bahagia dengan apa yang telah pemain lalukan sampai saat ini. Kita punya kesempatan dari awal untuk mendapatkan trofi, saatnya kita bertarung memenangkan trofi itu sekaligus membawanya pulang ke Makassar setelah 19 tahun melanglang buana,” urai Darije Kalezic, Sabtu (27/7/2019), seperti dikutip Football5Star.com dari Antara.

Pelatih asal Bosnia-Herzegovina itu optimistis timnya mampu tampil sebagai juara dan mengakhiri paceklik gelar meskipun kalah 0-1 pada leg pertama di Jakarta sepekan silam. Dia yakin Pasukan Ramang akan mampu membalikkan keadaan dengan dukungan penuh para suporter.

PSM Makassar Biasa Cetak 2 Gol di Kandang

“Pemain sudah siap. Kami sudah kalah di Jakarta dengan skor 1-0. Kita harus berjuang maksimal di kandang dan berharap dengan adanya dukungan dari suporter akan membuat pemain lebih termotivasi untuk melakukan apa yang mereka bisa,” ujar Darije Kalezic.

Mengenai keharusan mencetak dua gol untuk membalikkan keadaan, pelatih berumur 49 itu tak risau. “Hampir setiap pertandingan kandang, kami mencetak dua gol atau lebih, dan itu merupakan fakta. Apa yang harus kita lakukan itulah yang biasa kami harus lakukan,” kata dia.

PSM Makassar dan Persija Jakarta sama-sama membidik gelar pertama pada ajang Piala Indonesia. Bedanya, Macan Kemayoran pernah sekali ke final, sedangkan Pasukan Ramang baru kali ini tampil pada laga puncak.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Persija Siapkan Jurus Jitu untuk Rengkuh Piala Indonesia

Banner live dan podcast baru

Football5Star.com, Indonesia – Persija Jakarta sudah menyiapkan satu jurus jitu saat melakoni laga leg kedua final Piala Indonesia di kandang PSM Makassar, Minggu (28/7/2019). Pelatih Julio Banuelos mengatakan, jurus itu sangat penting untuk mengamankan kemenangan 1-0 yang diraih pada leg pertama di Jakarta pada pekan lalu.

Julio Banuelos menyatakan skuat Persija Jakarta sangat siap menghadapi pertandingan leg kedua final Liga Indonesia 2018-19. Demi mengamankan keunggulan 1-0, dia ingin anak-anak asuhnya nantu langsung menggebrak dan mencetak gol cepat guna meruntuhkan mental tim lawan.

“Kami tidak akan mengubah gaya permainan dengan tetap bermain dari kaki ke kaki dan menyerang. Kami berupaya mencetak gol terlebih dahulu,” ucap Julio Banuelos seperti dikutip Football5Star.com dari laman resmi Persija.

Persija diharap Julio Banuelos mencetak gol cepat pada leg II final Piala Indonesia 2018-19 di kandang PSM Makassar.
pssi.org

Mantan asisten pelatih timnas Indonesia era Luis Milla itu menambahkan, “Hadapi pertandingan besok ya kami tidak ada istilah yang bertahan ya, ya memang kami unggul satu gol, namun demikian kalau bertahan di kandang PSM itu sama dengan menyerah.”

Dalam pandangan pelatih asal Spanyol itu, bermain bertahan justru bisa jadi bumerang karena PSM tentu akan tampil all out. Mereka punya potensi memberikan kejutan. Saat di Jakarta saja, tim asuhan Darije Kalezic sanggup menyulitkan Marko Simic cs.

Guna mewujudkan hal itu, Julio Banuelos didukung kondisi skuat Persija yang sangat bagik pada saat ini. “Secara keseluruhan kami siap menghadapi PSM di kandangnya. Seluruh pemain siap. Tidak adanya pemain yang akumulasi juga menambah kekuatan kami,” kata dia. “Termasuk juga Maman (Abdurrahman) dan Ramdani (Lestaluhu), mereka sudah siap. Untuk dibutuhkan tim besok, mereka siap.”

Bagi Persija, final kali ini merupakan yang kedua di ajang Piala Indonesia, termasuk saat bernama Copa Dji Sam Soe pada 2005 hingga 2009. Pada kesempatan pertama, Macan Kemayoran kalah 3-4 dari Arema Malang lewat perpanjangan waktu dalam gelaran Copa Dji Sam Soe 2005.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Pelatih Persija dan PSM Saling Klaim Soal Wasit

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Persija Jakarta dan PSM Makassar saling klaim soal dirugikan wasit pada pertandingan Selasa (21/7) sore. Julio Banuelos yang merupakan pelatih Macan Kemayoran, merasa wasit tidak melindungi pemainnya ketika dilanggar lawan.

Demikian pula dengan Darije Kalezic yang merasa dirugikan atas kekurangjelian wasit. Menurutnya, wasit tidak membiarkan pemain penggantinya masuk dan menyebabkan PSM tinggal diisi 10 pemain. Pertandingan itu pun berakhir dengan kemenangan tipis 1-0 untuk Macan Kemayoran.

“Kalau berbicara soal dirugikan wasit justru kami yang seharusnya merasa dirugikan. Berkali-kali pemain kami dilanggar tapi tidak ada keputuan tegas dari wasit. Kami tidak ada protes, karena etikanya seperti itu,” ucap mantan manajer Leeds United tersebut.

Persija vs PSM - Football5tar

“Ada satu masalah ketika Arfan sudah siap masuk menggantikan Rahmat. Tapi wasit tidak mendengarkan itu. Kami hanya main dengan 10 orang ketika persija bikin gol,” ucap Kalezic pada saat konferensi pers.

Gol kemenangan Persija dicetak oleh Ryuji Utomo pada menit ke-87. Memanfaatkan kemelut yang terjadi di depan gawang PSM. Dengan hasil ini, PSM Makassar harus mengejar defisit satu gol ketika bertanding di kandang pekan depan.

Setidaknya, mereka harus menang dengan selisih dua gol jika masih ingin juara. Sementara itu, untuk tim ibu kota, mereka hanya tinggal mengamankan hasil imbang jika ingin mengamankan trofi.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Ragam Kreativitas Fans Persija di Final Piala Indonesia 2018

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Kehadiran Persija Jakarta di final Piala Indonesia 2018 sudah diantisipasi oleh para pendukungnya. Maklum, ini merupakan pertama kalinya dalam 14 tahun, Macan Kemayoran bisa kembali menapaki partai puncak turnamen pendamping paling bergengsi di tanah air.

Antusiasme pendukung tuan rumah terlihat dari padatnya tribun penonton yang ada di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Minggu (21/7) sore. Sejak pertandingan dimulai, hampir tidak ada celah kursi yang terlihat di tribun penonton.

Tidak hanya penonton yang berjubel, momen ini juga dimanfaatkan oleh para pendukung tuan rumah untuk mengekspresikan kreativitas. Tercatat ada dua atraksi yang menarik perhatian pada pertandingan itu. Pertama ada koregrafi yang bertuliskan “This is Ours” di sepanjang tribun bagian timur stadion.

Atraksi yang kedua adalah bentangan jersey raksasa Persija dengan nomor 12. Nomor yang dipensiunkan sebagai bentuk penghormatan untuk para suporter. Makna angka tersebut adalan penonton sebagai pemain ke-12 dalam sebuah pertandingan.

Pertandingan pun berakhir dengan skor 1-0 untuk kemenangan Persija Jakarta. Gol tunggal tuan rumah dicetak oleh Ryuji Utom pada penghujung pertandingan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Final Piala Indonesia 2018: Penonton Jejali GBK Sejak Siang

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Pertandingan final Piala Indonesia 2018 yang mempertemukan Persija Jakarta dan PSM Makassar sangat diantisipasi oleh para suporter. Sejak siang, para penonton yang datang untuk mendukung kesebelasannya masing-masing sudah memenuhi kawasan GBK.

Salah satu titik kerumunan penonton adalah di pintu 10. Kedua kelompok suporter terlihat sabar untuk mengantre masuk ke dalam stadion. Tidak ada insiden atau pun masalah yang terjadi meski keduanya digabungkan dalam satu tempat. Hal ini tidak mengherankan karena tidak ada riwayat konflik di antara keduanya.

Persija berhasil melenggang ke final setelah menyudahi perlawanan Borneo FC dalam pertarungan dua leg. Pada pertemuan pertama di Cikarang, Bambang Pamungkas dkk menang tipis 2-1. Sementara ketika bertandang ke Samarinda, tim ibu kota berhasil amankan hasil imbang 1-1.

Sementara PSM Makassar menyingkirkan tim favorit juara lainnya yakni Madura United. Laga pertama di Makassar berkesudahan 2-0 untuk Tim Juku Eja. Sementara pada pertandingan kedua di Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan, anak asuh Darije Kalezic kalah 1-2.

Ini merupakan pertemuan pertama antara Persija dan PSM di final Piala Indonesia. Pada turnamen serupa di masa lalu, prestasi terbaik hanya didapat Macan Kemayoran ketika menembus final 2005 silam. Kala itu, mereka kalah 3-4 dari Arema Malang pada final yang juga digelar di SUGBK.

Kedua tim memang kerap terlibat persaingan untuk memperebutkan trofi di sejumlah kesempatan. Pada final Liga Indonesia 2001, Persija sukses menang 3-2 atas PSM. Demikian pula ketika bersaing menuju tangga juara Liga 1 2018 musim lalu.

Pelatih PSM Prihatin Lihat Kondisi Persija Jakarta

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Melempemnya penampilan Persija Jakarta pada awal musim 2019/20 mengundang perhatian dari pelatih PSM Makassar, Darije Kalezic. Pada konferensi pers jelang final Piala Indonesia 2019, Sabtu (21/7) sore, ia menuturkan tidak mengerti apa yang menimpa sang juara bertahan.

Saat ini, Persija Jakarta duduk di peringkat ke-17 klasemen sementara atau satu garis di atas posisi juru kunci. Tim ibu kota baru meraih satu kemenangan sejak kompetisi bergulir. Sementara sisanya adalah tiga kekalahan dan tiga imbang.

Rahmad Darmawan - Persija Jakarta - Tira Persikabo
dok. Ilhamsins

“Ada situasi yang unik dari Persija saat ini. Melihat dari segi posisi di klasemen, mereka tidak seharusnya berada di sana. Sejaki awal musim, banyak hal terjadi sama mereka. Mulai dari pergantian staf, sampai kehilang kesemoatan menajdi juara musim ini,” kata Kalezic..

“Mereka sedang dalam tekanan memenangi piala ini. Turnamen ini jadi target realistis satu-satunya trofi yang akan mereka raih musim ini. Jadi, sepertinya mereka akan habis-habisan untuk pertandingan,” katanya melanjutkan.

Pernyataan Kalezic hampir senada dengan apa yang dikatakan penyerang Persija, RIko Simanjuntak, beberapa hari sebelumnya. Pemain asal Sumatera Utara tersebut memang sempat menyebut akan habis-habisan di final, mengingat belum tentu tahun depan Macan Kemayoran raih pencapaian serupa.

“Kalau untuk liga, perjalanan masih panjang dan masih banyak waktu untuk memperbaiki keadaan. Sementara ini Piala Indonesia, beda. Belum tentu tahun depan kami ke final lagi,” tuturnya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Pelatih PSM Tak Pusingkan Absennya Pluim

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – PSM Makassar harus tampil tanpa gelandang andalan mereka, Willem Jam Pluim. Pemain asal Belanda tersebut masih belum pulih dari cedera dan kemungkinan absen melawan Persija Jakarta, Minggu (21/7) sore.

PSM Makassar akan bertanding di final leg pertama Piala Indonesia 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Sementara leg kedua akan gantian berlangsung di Makassar, satu pekan dari sekarang. Melihat kondisi ini, pelatih tim Juku Eja, Darije Kalezic, mengaku tidak panic.

Baginya, pemain-pemain lain yang dimiliki PSM masih mumpuni untuk mengemban tugas. Kalezic juga menegaskan segala sesuatunya masih berjalan sesuai dengan rencana, termasuk soal rotasi pemain di lagan anti.

PSM Makassar - Wiljam Pluim - Tira Persikabo 2

“Justru ini adalah momen kita harus bisa menunjukkan kemampuan tanpa Pluim. Itu yang kami alami pada dua pertandingan awal di Liga 1. Selama yang saya pantau ketika latihan, semuanya berjalan dengan baik. Datang ke Jakarta dan siap bertanding,” ucapnya pada konferensi pers, Sabtu (20/7) sore.

PSM berhasil lolos ke final setelah menyudahi perlawanan Madura United pada babak semifinal. Ferdinand Sinaga dkk mampu mencuri gol tandang ketika leg kedua berlangsung di Gelora Ratu Pamelingan. Secara total, mereka dinyatakan lolos dengan agregat 3-2.

“Jadi, saya rasa tidak ada tekanan soal absennya Pluim saat ini. Walaupun kalau ditanya jelas memang kami membutuhkan kehadirannya di atas lapangan,” tutur Kalezic.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Simic Ingin Jaga Tuah GBK Untuk Persija Jakarta

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Penyerang Persija Jakarta, Marko Simic, berharap timnya bisa mendapatkan tuah dari daya magis SUGBK. Hari ini, Macan Kemayoran akan bertanding di laga final leg pertama Piala Indonesia 2018 melawan PSM Makassar.

Simic merasa ini adalah momentum yang tepat untuk bisa mengamankan hasil positif sebesar-besarnya. Pemain asal Kroasia tersebut berharap bisa mengulang prestasi seperti tahun lalu ketika berhasil meraih sejumlah gelar di GBK. Mulai dari Piala Presiden, hingga Liga 1.

“Tahun lalu merupakan sejarah terbaik Persija juara trofi pramusim dan enam bulan lalu di Liga Indonesia melawan Mitra Kukar di GBK. Kami ingin mengulang lagi di Piala Indonesia dan saya ingin mempersembahkan trofi untuk Bepe dan Ismed,” tuturnya pada Sabtu (20/7) sore.

Pertandingan Persija vs Persib di SUGBK dikawal oleh 3.000 personel kepolisian dari Polda Metro Jaya.

“Besok pertandingan penting dari turnamen yang cukup panjang. Bagiku, akan menjadi perjalanan yang baik bila kita memenangi Piala Indonesia kali ini,” lanjut mantan rekan setim Dejan Lovren di timnas junior Kroasia tersebut.

Persija Jakarta melenggang ke final setelah menyudahi perlawanan Borneo FC pada pertemuan dua leg. Ketika tampil di kandang sendiri, tim ibu kota mengamankan kemenangan 2-1. Sementara di kesempatan tandang, sukses menahan Pesut Etam dengan skor 1-1.

“Semua pemain pasti fokus untuk menghadapi pertandingan besok. Siapa pun ingin berkontribusi baik untuk penampilan tim ada akhirnya,” tuturnya.  

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Pelatih Persija Tak Ingin Remehkan PSM yang Tanpa Pluim

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Persija Jakarta, Julio Banuelos, mengomentari absennya Willem Jan Pluim di kubu PSM Makassar. Kedua tim akan melangsungkan pertandingan final Piala Indonesia 2018 leg pertama di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (21/7) sore..

Bagi Banuelos, kondisi yang sedang dialami tim tamu sama sekali tidak menjadi keuntungan bagi Persija. Pasalnya, tim ibu kota pun harus bermain tanpa sejumlah pilar seperti Andritany Ardhiyasa, Ramdani Lestaluhu, hingga Steven Paulle.

“Kalau bicara pemain yang cedera, di PSM Pluim memang tak bisa hadir. Tapi kami juga banyak pemain seperti Andritany dan beberapa yang tak bisa main. Sangat disayangkan pasti semua pemain mau main dan memberikan yang terbaik,” ucapnya pada Sabtu (20/7) sore.

pluim

“Tapi itulah sepak bola yang penting kami datang dengan satu tujuan yaitu meraih kemenangan.  Siapa pun yang diturunkan pemain sudah siap mengerahkan kemampuan terbaik untuk Persija Jakarta,” kata mantan asisten manajer Leeds United itu melanjutkan.

Pelatih asal Spanyol itu pun mengakui timnya belum sepenuhnya konsisten. Namun, mengingat status pertandingan adalah final, maka ia yakin para pemainnya bisa memperlihatkan permainan berbeda jika dibandingkan dengan liga.

“Kami tidak ingin larut dalam kesedihan dan harus bangkit lagi. Kita lupakan yang sudah-sudah dan fokus untuk pertandingan final. Tim pelatih senang dengan kinerja pemain kami fokus besok dengan persiapan lebih baik. Kami sangat inginkan kemenangan,” tuturnya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Prediksi: Persija Jakarta vs PSM Makassar

Persija vs psm main

SUGBK, Minggu (21/7/2019) Pukul 15.30 WIB 

Football5star.com, Indonesia – Persija Jakarta akan memulai perjuangan mereka di final Piala Indonesia 2018 saat menjamu PSM Makassar. Pertandingan akan berlangsung Minggu (21/7) besok sore di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.

Kedua tim saat ini sama-sama menghuni luar 10 besar di Liga 1 2019. Tim tamu lebih unggul satu strip yakni di peringkat ke-13 dengan torehan enam angka. Sementara tim ibu kota ada di peringkat ke-14 dengan lima poin.

Musim lalu, kedua tim sama-sama saling mengalahkan ketika bermain di kandang masing-masing. Persija mampu menang tipis 1-0 di Stadion PTIK, Jakarta Selatan. Sedangkan Persib mampu memetik tiga angka di Stadion GBLA pada putaran kedua.

Dari lima pertemuan terakhir, Persija Jakarta mengantongi dua kemenangan. Persib hanya mampu memenangi satu pertandingan sementara sisanya berakhir imbang.

REKOR PERTEMUAN

Persija vs psm head to head

TREN PERFORMA

Persija vs psm Lima laga trakhir

STATISTIK MENARIK 
  • Pertemuan kedua tim dalam lima pertandingan terakhir terbilang imbang.
  • Persija menang sekali, PSM menang sekali dan sisanya berakhir imbang.
  • Ini merupakan pertemuan pertama kedua tim dalam ajang Piala Indonesia.
KOMENTAR PELATIH
  • Julio Banuelos (Persija Jakarta): Saya minta para pemain fokus hanya soal pertandingan, bukan yang lain. Semoga kami bisa meraih hasil bagus di kandang besok.
  • Darije Kalezic (PSM Makassar): Sudah 19 tahun tidak meraih gelar juara. Saat ini, PSM memiliki peluang terbaik untuk membawa trofi juara Piala Indonesia ke Makassar
BERITA KEDUA TIM
  • Persija Jakarta: Kemungkinan masih tanpa Steven Paulle yang cedera
  • Persija Jakarta: Bruno Matos kemungkinan diturunkan setelah diistirahatkan pada pertandingan melawan Tira Persikabo di liga.
  • PSM Makassar: Terancam tanpa Wiljan Pluim yang masih cedera.
  • PSM Makassar: Kiper utama mereka, Rivky Mukodompit juga masih dalam proses pemulihan cedera.
PRAKIRAAN FORMASI

Persija vs psm line up

PREDIKSI HASIL
FOOTBALL5STAR
Persija Jakarta 2-1 PSM Makassar

Demi Final Melawan Mantan Klub, Paulle Bertekad Pulih

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Bek tengah Persija Jakarta, Steven Paulle, bertekad sembuh dari cedera agar bisa tampil di final Piala Indonesia 2018. Macan Kemayoran diagendakan menghadapi PSM Makassar pada Minggu (21/7) akhir pekan nanti.

Paulle sudah menepi sejak awal Juli lalu. Pemain asal Prancis tersebut absen ketika tim ibu kota melawan Persela Lamongan. Kini, ia sedang bersiap menghadapi mantan klubnya, PSM Makassar di laga final.

Seperti diketahui, musim lalu mantan pemain Dijon tersebut membela PSM Makassar. Bahkan terlibat persaingan perebutan gelar juara dengan Persija Jakarta hingga pekan terakhir. Namun, musim ini dirinya mantap memilih ibu kota sebagai rumah selanjutnya.

Steven Paulle - Persija Jakarta - Football5star

“Aku benar-benar tidak akan menyangka pertandingan seperti ini akan terjadi. Sekarang, yang aku pikirkan adalah bagaimana caranya untuk bisa sembuh dari cedera dan tampil untuk tim di final. Rasanya luar biasa untuk bisa mencapai final,” katanya seperti dikutip dari situs resmi klub.

Soal lawan yang merupakan mantan timnya, Paulle menegaskan sama sekali tidak ada masalah. Menurutnya, saat ini dirinya akan bersikap profesional meskipun punya kesan tersendiri untuk PSM Makassar.

“Beberapa teman saya memang masih ada di sana. Hubungan kami tetap baik apakah di dalam atau di luar lapangan. Saya akan berjuang sekuat tenaga untuk Persija Jakarta selama 90 menit di atas lapangan. Setelah itu, kami berteman lagi,” ucapnya.  

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Bek Terbaik Dunia Semangati Persija di Final Piala Indonesia 2018

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Persija Jakarta mendapatkan suntikan semangat jelang pertandingan final Piala Indonesia 2018. Dukungan itu tidak datang dari suporter, mau pun pejabat setempat, melainkan pemain juara Liga Champions 2018/19, Dejan Lovren.

Bek Liverpool tersebut memberi ucapan semangat kepada tim ibu kota yang akan melakoni laga final melawan PSM Makassar, Minggu (21/7) mendatang. Lovren diketahui memang rekan setim Marko Simic, penyerang Macan Kemayoran, ketika masih di timnas U-17 Kroasia.

“Halo semuanya, aku ingin ucapkan semangat untuk Persija yang akan menjalani pertandingan final Minggu nanti. Aku harap yang terbaik, aku tahu kalian bisa. Juga untuk saudaraku Marko, aku tahu kamu bisa. Lakukan yang terbaik,” ucapnya pada unggahan di akun media sosial Persija, Instagram dan Twitter.

Sebagai teman baik, Lovren dan Simic memang sering bercengkrama di media sosial. Terutama ketika Persija Jakarta berhasil meraih gelar juara selama 2018 seperti Piala Presiden dan Liga 1. Hubungan keduanya pun masih berjalan dengan baik hingga sekarang.

Lovren merupakan pemain asal Kroasia yang sukses membawa negaranya meraih tempat ketiga di Piala Dunia 2018. Pada saat itu, ia bahkan sempat mengklaim dirinya bek terbaik di dunia. Sepanjang musim 2018/19, posisinya di Liverpool tak setetap dahulu. Berkali-kali ia dirotasi dengan pemain lain seperti Joel Matip dan Joe Gomez.

Pertandingan final Piala Indonesia 2018 akan berlangsung dalam dua leg. Laga Minggu nanti merupakan leg pertama. Sementara sepekan berselang, pertandingan final kedua akan digelar di Makassar.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Final Piala Indonesia 2018: Persija Lakoni Kandang di Pertandingan Pertama

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Persija Jakarta harus melakoni laga kandang pada partai final pertama Piala Indonesia 2018 melawan PSM Makassar. Kepastian ini didapat setelah undian yang berlangsung di GBK, Selasa (9/7) berakhir demikian.

Pertandingan final Piala Indonesia 2019 antara Persija Jakarta vs PSM Makassar akan berlangsung pada 21 dan 28 Juli 2019 .

Acara drawing diadakan di Garuda Official Store yang juga masih berada di dalam lingkup GBK. Turut hadir dalam acara tersebut, Sekjen PSSI, Ratu Tisha Destria, serta perwakilan dari kedua klub.

Pertemuan kedua klub di laga final seakan menjadi pengulang detik-detik terakhir Liga 1 2018. Saat itu, keduanya harus bertempur hingga pekan pamungkas untuk menentukan juara kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia tersebut.

Madura vs PSM - Football5star -

Persija Jakarta melangkah ke final Piala Indonesia setelah menyudahi perlawanan Borneo FC di semifinal. Macan Kemayoran unggul agregat 3-2 atas Pesut Etam dalam pertarungan dua leg. Pertemuan pertama di kandang tim ibu kota berakhir 2-1 untuk kemenangan Bambang Pamungkas dkk. Sementara saat berlangsung di Samarinda, pertandingan berakhir imbang 1-1.

Sementara PSM Makassar juga lolos ketika melakoni pertandingan leg kedua di kandang lawan. Pertemuan pertama berakhir dengan kemenangan 2-0 bagi anak asuh Darije Kalezic. Sementara pada leg kedua, pertandingan berakhir 2-1 untuk kemenangan Madura United. PSM berhak lolos ke final karena agresivitas gol tandang.

Turnamen Piala Indonesia 2018 sempat terhenti beberapa bulan karena faktor teknis. Mulai dari padatnya jadwal hingga ketidakjelasan dana sponsor membuat turnamen pendamping ini terbengkalai. Namun, memasuki perempat final, sponsor mulai.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

PSM Makassar Susul Persija ke Final Piala Indonesia 2018

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – PSM Makassar berhasil lolos ke final Piala Indonesia 2018, menyusul Persija Jakarta. Bermain di Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan, Minggu (7/7) anak asuh Darije Kalezic
sukses melangkah walaupun kalah 1-2 dari Madura United.

PSM yang datang dengan keunggulan satu gol, langsung tancap gas sejak menit pertama. Peluang pertama datang dari M. Rahmat yang masih belum mampu menggetarkan jala Muhammad Ridho.

Memasuki menit ke-31, Madura United mendapatkan hadiah penalti dari wasit. Penyebabnya adalah pelanggaran Aaron Evans terhadap Aleksander Rakic di dalam kotak penalti. Nama terakhir pun sukses melaksanakan tugasnya sebagai algojo.

Hingga babak pertama selesai, kedudukan satu gol masih bertahan untuk Madura United. Pada paruh kedua, Laskar Sape Kerab tidak mengendurkan serangan untuk tim tamu.

Hasilnya, anak asuh Dejan Antonic kembali mencetak gol untuk memperbesar kedudukan. Sepakan Greg Nwokolo tidak mampu dihalau oleh penjaga gawang Juku Eja, Hilmansyah.

Mendekati akhir pertandingan, PSM Makassar berhasil mencuri satu gol tandang. Sundulan Bayu Gatra membentur tiang gawang dan bola liar pun mengarah ke Aaron Evans yang langsung menyambarnya ke gawang.

Dengan hasil ini, PSM lolos ke final dengan agregat 2-2. Juku Eja menyusul langkah Persija Jakarta yang sebelumnya mengamankan satu tiket final. Momen ini mengingatkan momen perburuan gelar Liga 1 2018 yang melibatkan kedua tim hingga detik terakhir.

Susunan Pemain

Madura United (4-2-3-1): Muhammad Ridho, Jamie Xavier, Fandry Imbiri, Rendika Rama, Marcko Sandi, Zulfiandi, Slamet Nur Cahyo, Alberto Goncalves, Alfath Fathier, Greg Nwokolo, Aleks Rakic.
Pelatih: Dejan Antonic

PSM Makassar (4-3-3): Hilmansyah, Abdul Rahman, Aaron Evans, Beny Wahyudi, Ansawi Mangkualam, Marc Kloc, Rizky Pellu, Rasyid Bakrie, M. Rahmat, Zulham Zamrun, Guy Junior.
Pelatih: Darije Kalezic.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Pertahankan Rekor Bagus di Segiri, Persija Jakarta Tembus Final

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Persija Jakarta berhasil melangkah ke final Piala Indonesia 2019. Pada pertandingan leg kedua semifinal yang berlansung di Stadion Segiri, Sabtu (6/7), tim ibu kota bermain imbang 1-1. Dengan demikian, Ismed Sofyan dkk unggul agregat 3-2 menyusul kemenangan 2-1 di leg pertama.

Kedua tim memulai pertandingan dengan permainan terbuka. Saling jual beli serangan kerap terjadi pada awal babak pertama. Tim tuan rumah yang hanya butuh kemenangan tipis, kerap menekan pertahanan tim ibu kota di awal laga.

Terens Puhiri, Mattias Conti, dan Rival Lastori menjadi motor utama serangan anak-anak asuh Mario Gomez. Akan tetapi, rapatnya pertahanan Persija yang dikomandoi Maman Abdurrahman membuat tuan rumah harus bekerja ekstra keras.

Persija Jakarta - Borneo FC - Piala Indonesia 2019 - -
twitter.com/PusamaniaBorneo

Persija juga perlahan-lahan mulai membangun serangan dari kaki ke kaki untuk membongkar lini bertahan Borneo. Hasilnya, pada menit ke-35, Ismed Sofyan sukses mengeksekusi tendangan bebas usai Marko Simic dijatuhkan Dirga Lasut beberapa menit sebelumnya. Skor bertahan hingga babak pertama usai.

Pada babak kedua, pertandingan lebih terbuka. Borneo FC tampil lebih dominan dibandingkan babak pertama. Terutama setelah masuknya Sutan Sama dan Renan Silva.

Tim tuan rumah sempat menambah satu gol lewat tendangan keras Renan Silva pada menit ke-57. Bola sepakannya menyentuh Bruno Matos sehingga mengubah arah bola yang menyebabkan kiper Persija, Shahar Ginanjar, mati langkah.

Hingga menit-menit akhir, Borneo FC terus menekan lini bertahan Macan Kemayoran. Akan tetapi, skor tidak berubah hingga pertandingan selesai.

Susunan Pemain

Borneo FC (4-2-3-1): Alfonsius Kevlan, Jan Lammers, Javlon Guseynov, Faturahman, Diego Michiels, Terens Puhiri, Dirga Lasut, Asri Akbar, Rival Lastori, Lerbi Eliandry, Mattias Conti.
Pelatih: Mario Gomez

Persija Jakarta (4-3-3): Shahar Ginanjar, Maman Abdurrahman, Tony Sucipto, Ismed Sofyan, Novri Setiawan, Sandi Sute, Rohit Chand, Bruno Matos, Riko Simanjuntak, Yogi Rahadian, Marko Simic.
Pelatih: Julio Banuelos

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Simic Minta Persija Maksimalkan Piala Indonesia 2018

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Penyerang Persija Jakarta, Marko Simic, berharap timnya bisa juara di Piala Indonesia 2018. Macan Kemayoran memastikan satu tempat di semifinal setelah menyingkirkan Bali United, Minggu (5/5) sore lalu.

Simic yang sudah hampir tiga bulan absen membela Persija Jakarta. Terakhir kali, penyerang asal Kroasia tersebut tampil untuk tim ibu kota saat menghadapi Newcastle Jetz dalam kualifikasi Liga Champions Asia 2019.

Menurutnya, Macan Kemayoran punya peluang cukup besar untuk jadi juara. Motivasi dari suporter jadi salah satu faktor yang menurutnya tidak bisa dikesampingkan. Pada semifinal nanti, Persija akan menghadapi wakil Kalimantan, Borneo FC.

Marko Simic yakin bisa padu dengan Beto Goncalves yang dipinjam Persija.
persija.id

“Lolos ke semifinal Piala Indonesia adalah kesempatan bagus untuk Persija Jakarta menambah gelar. Musim lalu, turnamen ini tidak ada. Tinggal bermain kandang dan tandang di semifinal. Bermain di GBK dengan ditonton banyak orang,” tuturnya setelah latihan pada Jumat (10/5) malam.

Meninggalkan klub dalam waktu cukup lama untuk ukuran seorang pemain bola, Simic mengaku merindukan banyak hal. Namun, ada satu sosok yang sangat ia rindukan selama absen membela Macan Kemayoran.

“Paling merindukan Riko Simanjuntak, salah satu teman baik saya di sini. Dia sudah seperti saudara kandung saya sendiri. Semoga kami bisa tampil seperti musim lalu. Tapi, intinya banyak yang membuat saya kangen. Kota ini, suporter, pemain dan ofisial lain. Tidak bisa saya sebutkan satu per satu,” katanya melanjutkan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Riko Simanjuntak: Persija Termotivasi Kemenangan Atas Bali United

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Kemenangan atas Bali United pada leg kedua perempat final Piala Indonesia 2018 menambah kepercayaan diri pemain Persija Jakarta. Hal itu dituturkan langsung oleh gelandang Macan Kemayoran, Riko Simanjuntak.

Riko, yang tampil dalam dua pertandingan perempat final mengaku lega bisa membawa timnya menang. Terlebih, kemenangan itu membawa tim ibu kota lolos dari lubang jarum. Kini, Macan Kemayoran punya waktu satu bulan mempersiapkan diri untuk semifinal Piala Indonesia 2018.

“Saya lega karena pada akhirnya kami bisa mengantongi kemenangan. Kami menunjukkan bahwa kami memang punya keinginan dan semangat tinggi untuk menang. Pertandingan kemarin berlangsung di kandang sehingga ada motivasi lebih,” ucapnya seperti dikutip dari situs resmi klub.

Riko Simanjuntak - Persija Jakarta - Madura United - Piala Presiden - persijaid
persija.id

“Menang dan kalah adalah hal biasa dalam sepak bola. Tinggal bagaimana pemainnya mau berjuang bangkit atau tidak. Hasil pertandingan melawan Bali jadi motivasi kami untuk menatap pertandingan selanjutnya,” kata Riko melanjutkan.

Persija Jakarta mengakhiri rentetan lima kekalahan beruntun tahun ini. Mulai dari Piala Presiden, Piala AFC 2018, hingga Piala Indonesia 2018. Kondisi ini membuat internal tim mendapat banyak kritik, terutama dari para penggemar.

Pada babak semifinal nanti, Persija Jakarta akan berhadapan dengan Borneo FC. Tim racikan Mario Gomez tersebut berhasil menyingkirkan Persib Bandung pada pertarungan sengit. Pesut Etam lolos dengan keunggulan gol tandang meski kalah di laga kedua.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Ivan Kolev Belum Mau Pikirkan Borneo FC

Banner live dan podcast baru

Football5star.com. Indonesia – Pelatih Persija Jakarta, Ivan Kolev, belum mau memikirkan pertandingan melawan Borneo FC pada semifinal Piala Indonesia 2018. Menurutnya, prioritasnya saat ini adalah mengembalikan kebugaran pemainnya setelah melewati periode padat selama April.

Sebelum mengantongi kemenangan atas Bali United, Minggu (5/5), Persija Jakarta menelan kekalahan lima kali beruntun. Hal tersebut dikarenakan agenda padat yang harus dijalani Bruno Matos dkk. Kemenangan atas Bali United jadi suntikan motivasi bagi tim ibu kota.

Pertandigan semifinal Piala Indonesia 2018 dijadwalkan berlangsung pada 15 Juni 2019. Artinya, selama satu bulan lebih tim ibu kota bisa mempersiapkan diri dengan baik. “Intinya kami senang bisa menang hari ini. Soal (melawan) Borneo FC, kami minta waktu istirahat sedikit,” ujarnya saat konferensi pers.

Leonard Tupamahu - Bali United - Persija Jakarta - Football5star
yohanes/f5s

Persija Jakarta menang selisih gol tandang atas Bali United. Ketika bertanding di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Macan Kemayoran kalah 1-2. Sementara pada leg kedua di Stadion Wibawa Mukti, Ismed Sofyan dkk mengantongi kemenangan tipis 1-0.

Gol tunggal Persija dicetak oleh Ismed Sofyan pada awal babak kedua lewat titik putih. Kolev pun mengapresiasi penampilan anak asuhnya sepanjang pertandingan. Meski bermain di bawah tekanan, pada akhirnya tuan rumah mampu membayarnya dengan kemenangan dan bertemu Borneo FC.

“Semua pemain tampil bagus hari ini. Sandi Sute di lini tengah bisa menahan gerak Paulo Sergio yang merupakan pemain terbaik mereka. Karakter para pemain memang keras, sama seperti mental mereka,” ucap Kolev.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]