Pesta Juara PSM Makassar Dimulai dengan Santap Siang di Rumah Wakil Presiden

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, IndonesiaPSM Makassar sukses meraih gelar Piala Indonesia setelah di final leg kedua mengalahkan Persija Jakarta 2-0. Pesta kemenangan pun siap digelar publik sepak bola Makassar.

Rabu (7/8/2019) siang waktu setempat seluruh pemain dan offisial tim berjuluk Juku Eja itu dijadwalkan akan menggelar pawai pesta kemenangan juara Piala Indonesia.

Rute pawai kemenangan PSM Makassar dimulai di lobby menara Bosowa sekitar pukul 11:30 WITA. Nantinya rombongan pemain dan offisial akan diarak menggunakan bus bertuliskan ‘Ewako’.

Rute pertama yang akan dituju oleh rombongan ialah rumah pribadi Wakil Presiden Jusuf Kalla di Jalan Haji Bau.

Di rumah pribadi Jusuf Kalla, pemain dan offisial tim akan santap siang bersama dan dijadwalkan melanjutkan pawai keliling kota Makassar. Konvoi tim Juku Eja akan dimulai pada pukul 13:00 WITA.

Pawai pesta kemenangan PSM Makassar akan diakhiri di rumah jabatan Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah.

Berikut rute pawai pesta juara PSM Makassar siang nanti:

Start H. Bau – Cendrawasih – Arif Rate – Hasanuddin – Slamet Riyadi – Ahmad Yani – Bulusaraung – Masjid Raya – Bawakaraeng – R.A .Kartini – Botolempangan – Arif Rate – Cendrawasih – Kakatua TVRI – Ratulangi – Finish Rujab Gubernur Jalan Jendral Sudirman.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Bepe: Akhirnya PSM Makassar Juara Lagi

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Striker Persija Jakarta Bambang Pamungkas memberikan ucapan selamat atas keberhasilan PSM Makassar mengalahkan timnya di leg kedua final Piala Indonesia, Selasa (6/8/2019).

Menurut pemain yang akrab disapa Bepe tersebut, penantian publik sepak bola Makassar selama 19 tahun akhirnya terbayar lunas.

“Setelah 19 tahun menunggu, PSM Makassar juara lagi. Namun secara keseluruhan, permainan kedua tim sudah baik,” kata Bepe seperti dikutip www.old.football5star.com dari antaranews.

Sekedar informasi, PSM terakhir meraih gelar juara pada 2000 dengan memenangi Liga Bank Mandiri. Gelar Piala Indonesia ini juga gelar pertama untuk PSM, setelah terakhir kali dimenangi Persibo Bojonegoro pada 2012.

Terkait hasil pertandingan, suami dari Tribuana Tungga Dewi tersebut sepakat dengan pernyataan pelatih Persija, Julio Banuelos. Pelatih asal Spanyol itu mengatakan bahwa permainan Persija berubah setelah kartu merah Sandi Sute.

Persija Jakarta - Bambang Pamungkas - PSSI - Football5star - persijaid

“Seperti kata pelatih, memang sulit bermain dengan 10 pemain dan kami telah berusaha dengan baik,” tambahnya.

Meski cukup kecewa dengan hasil di final Piala Indonesia. Bepe mengatakan bahwa skuat Persija sudah melupakan kekalahan dan fokus pada laga Liga 1 berikutnya.

“Kami telah melupakan hasil ini dan fokus untuk laga ke depan,” tutup Bepe.

Persija Jakarta setelah pertandingan melawan PSM Makassar akan melakoni laga kandang melawan Bhayangkara FC pada 8 Agustus 2019. Setelah melawan Bhayangkara, Persija akan jalani laga tandang ke markas Madura United pada 16 Agustus 2019.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Julio Banuelos: Kartu Merah Sandi Sute Mengubah Semuanya

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Persija Jakarta Julio Banuelos mengatakan bahwa kekalahan anak asuhnya di leg kedua final Piala Indonesia melawan PSM Makassar, Selasa (6/8/2019) tak lepas dari kartu merah yang diterima Sandi Sute.

Menurut pelatih asal Spanyol tersebut, kartu merah yang diterima Sandi Sute pada menit ke-33 mengubah keseluruhan skema permainan yang ia rencanakan.

“Kartu merah cepat memberikan pengaruh kepada tim,” kata pelatih berusia 48 tahun tersebut seperti dikutip dari antaranews.

Padahal kata Banuelos, secara keseluruhan permainan tim berjuluk Macan Kemayoran tersebut sudah cukup baik. Sandi Sute mendapat kartu merah setelah melakukan tekel dua kaki kepada gelandang PSM, Wiljan Pluim.

Sandi Sute - Persija Jakarta - Kalteng Putra - Tirto
Tirto

Sebelumnya, sandi Sute juga sempat terlibat insiden dengan Pluim pada menit ke-16. Ia kedapatan kamera tengah menginjak kaki Pluim. Beruntung tindakannya tak diketahui wasit sehingga lolos dari hukuman kartu.

Akibat keluarnya Sandi, praktis permainan Persija menjadi pincang. Dua gol pun bersaranga ke gawang Persija.

Dua gol kemenangan PSM Makassar dicetak oleh Aaron Evans dan Zulham Zamrun. Kemenangan 2-0 membuat PSM menang agregat 2-1 setelah di leg pertama kalah 0-1 di Stadion Gelora Bung Karno (GBK).

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Ini Kata Polisi Terkait Insiden Penyerangan Tempat Nobar Fans PSM

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Pihak kepolisian Jakarta Selatan mengatakan masih menyelidiki motif serangan ke tempat nonton bareng (nobar) fans PSM Makassar di salah satu kafe di Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (6/8/2019).

Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan Kompol Andi Ghalib seperti dikutip dari antaranews menyebutkan bahwa anggotanya masih melakukan pengumpulan bahan dan keterangan (pulbaket).

“Anggota masih melakukan pulbaket tentang motif peristiwa itu,” kata Kompol Andi Ghalib.

Pihak kepolisian juga menyebutkan bahwa saat ini situasi sudah aman dan terkendali. Tidak ada laporan korban luka ataupun jiwa di peristiwa yang terjadi tak lama setelah PSM Makassar meraih gelar juara Liga Indonesia.

Aparat kepolisian juga belum bisa memastikan permasalahan awal. Hal ini disebabkan sanksi-sanksi di tempat kejadian perkara (TKP) tidak mengenali orang yang menyerang.

“Para sanksi yang dimintai keterangan mengaku tidak mengenai orang yang sempat ribut serta dari mana daerah asalnya,”

Video serangan dari orang tak dikenal ke lokasi nobar tersebar di sosial media. Penyerang tersebut membuat rusak sejumlah fasilitas kafe dan kendaraan bermotor.

Sejumlah fans PSM Makassar yang bertempat tinggal di Jakarta memang mengggelar nobar final leg kedua Piala Indonesia. Laga final leg kedua ini sendiri dimenangkan oleh tim berjuluk Juku Eja dengan skor 2-0 atas Persija Jakarta.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Bak Liga Argentina, Begini Kemeriahan Suporter PSM Rayakan Gelar Juara

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Kemeriahan langsung tercipta setelah wasit meniup peluit panjang, tanda berakhirnya final leg kedua antara PSM Makassar vs Persija Jakarta di Stadion Andi Mattalata, Selasa (6/8/2019). Kemenangan 2-0 tuan rumah langsung dirayakan suporter PSM dan hadirkan suasana suporter luar negeri.

Sejumlah suporter PSM di stadion menyalakan flare. Hampir di semua sudut stadion, flare dinyalakan oleh para suporter PSM. Kondisi ini bagi pencinta sepak bola sering kita jumpai pada pertandingan di Liga Argentina ataupun Turki.

Jagat maya pun diramaikan dengan ucapan selamat kepada PSM atas gelar juara Piala Indonesia. Kicauan Selamat PSM sempat menjadi salah satu trending topic di Twitter.

Para warganet yang mayoritas ialah suprter PSM berkicau memberikan selamat atas kemenangan yang diraih oleh Zulham Zamrun cs.

PSM Makassar menjadi juara Piala Indonesia setelah di partai puncak leg kedua mampu tumbangkan Macan Kemayoran dengan skor 2-0.

Laga final yang sempat tertunda karena terjadinya insiden pelemparan bus tim Persija Jakarta ini berlangsung ketat sejak menit awal pertandingan. Tensi tinggi membuat pemain kedua tim tunjukkan determinasi tinggi.

Dua gol PSM yang dicetak oleh Aaron Evans dan Zulham Zamrun membuat tim berjuluk Juku Eja tersebut menang agregat 2-1 dari Persija Jakarta.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

PSM Juara, Tempat Nobar Suporter PSM di Jakarta Diserang

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Insiden yang mencoreng sepak bola nasional kembali terjadi. Tempat nonton bareng (nobar) suporter PSM yang berlokasi di Tebet, Jakarta mendapat serangan dari orang tak dikenal. Serangan terjadi tak lama setelah PSM Makassar juara Piala Indonesia, Selasa (6/8/2019).

Dihimpun dari informasi di sosial media, serangan dari orang tak dikenal membuat rusak sejumlah fasilitas dan kendaraan bermotor di cafe yang menjadi lokasi nobar tersebut.

Dari video yang beredar, para penonton nobar dan pelaku penyerang saling melempar batu. Insiden terjadi cukup lama hingga akhirnya dibubarkan oleh aparat kepolisian.

https://www.instagram.com/p/B00mWoPHW2R/?igshid=1qv8zc7t7r4os

Hingga berita ini diturunkan belum diketahui penyebab dan siapa pelaku serangan tersebut. Informasi yang berseliweran di sosial media justru lebih banyak tudingan yang dialamatkan ke salah satu suporter.

Insiden ini jadi kali kedua yang terjadi di final Piala Indonesia. Sebelum insiden ini, hal tak jauh berbeda juga terjadi di Makassar.

Pada 29 Juli 2019 lalu, jelang kick off final leg kedua Piala Indonesia. Bus pemain Persija mendapat serangan dari oknum suporter.

Akibat dari insiden pelemparan bus pemain Persija, laga leg kedua pun harus diundur dan baru berlangsung pada Selasa sore (6/8).

PSM Makassar menjadi juara Piala Indonesia setelah di partai puncak leg kedua mampu tumbangkan Macan Kemayoran dengan skor 2-0. Tim Juku Eja pun menang agregat 2-1.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

5 Fakta Menarik PSM Makassar Sang Juara Piala Indonesia 2018

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – PSM Makassar sukses meraih gelar Piala Indonesia 2018 setelah di final leg kedua melawan Persija Jakarta berhasil meraih kemenangan 2-0 di Stadion Andi Mattalata, Selasa (6/8/2019).

Laga final yang sempat tertunda karena terjadinya insiden pelemparan bus tim Persija Jakarta ini berlangsung ketat sejak menit awal pertandingan. Tensi tinggi membuat pemain kedua tim tunjukkan determinasi tinggi.

Dua gol PSM yang dicetak oleh Aaron Evans dan Zulham Zamrun membuat tim berjuluk Juku Eja tersebut menang agregat 2-1 dari Persija Jakarta. Selama perhelatan Piala Indonesia 2018 yang berlangsung sejak 8 Mei 2018 tersebut, terdapat fakta-fakta menarik menganai sang juara PSM Makassar.

Berikut 5 fakta PSM Makassar sang juara Piala Indonesia 2018 untuk pembaca setia Football5star.com

‘Diuntungkan’ Sidrap United

Sidrap United merupakan lawan pertama PSM Makassar di Piala Indonesia 2018. Sedianya pertandingan dua yang berasal dari Sulawesi Selatan berlangsung pada 19 Juli 2018.

Namun pertandingan PSM Makassar vs Sidrap United dibatalkan. Sebelum laga berlangsung, Sidrap United mundur dari kompetisi Liga 3 Sulawesi Selatan. Karena mundur dari Liga 3, maka otomatis Sidrap pun tak ikut serta di Piala Indonesia.

Kepastian mundurnya Sidrap United saat itu dipastikan oleh Sekretaris PSM Andi Widya Syadzwina yang mendapat surat langsung dari pihak PSSI.

“Sidrap United mengundurkan diri dari kompetisi liga 3. Karena itu, pertandingan tgl 19 Juli 2018 dinyatakan secara resmi dibatalkan melalui surat PSSI yang baru saja diterima PSM,” jelas Andi.

Susah payah taklukan klub Liga 3

PSM bertemu wakil Liga 3 Persiter Ternate di babak 64 besar Piala Indonesia. Bermain di Stadion Kia Raha pada 22 Desember 2018, PSM susah payah untuk mengalahkan Persiter.

Bahkan tim besutan Darije Kalezic tersebut harus memenangkan pertandingan lewat babak adu penalti. Pada waktu normal, PSM berhasil ditahan imbang 3-3 oleh Persiter.

Munafri Arifuddin - PSM Makassar - Piala Indonesia - @PSM_Makassar

PSM bisa dikatakan beruntung bisa kalahkan Persiter. Asisten PSM, Syamsuddin Batola mengakui bahwa skuat Juku Eja susah payah untuk bisa kalahkan Persiteer.

“Kami bersyukur bisa lolos dari hadangan mereka. Mereka memainkan tempo cepat yang membuat pemain lakukan blunder,” kata Syamsuddin.

Rekor 9 gol

Saat bertemu Perseru Serui di babak 16 besar Piala Indonesia 2018, Juku Eja berhasil menciptakan rekor tersendiri. Pada leg pertama di Stadion Andi Mattalatata 16 Februari 2019, PSM menang besar 9-0.

Ini jadi rekor kemenangan terbesar di Piala Indonesia 2019. 9 gol kemengan PSM dicetak oleh Eero Markkanen (empat gol), Zulham Zamrun (hattrick), Ferdinand Sinaga, dan Bayu Gatra.

https://www.instagram.com/p/Bt8DwAUHFSo/

Sembilan gol ini menjadikan Juku Eja untuk kali pertama menciptakan gol terbanyak dalam babak pertama (7 gol di babak pertama)n pada kompetisi resmi.

Selain itu, PSM juga berhasil catatkan empat gol dalam hanya waktu 7 menit. Empat gol tersebut dicetak oleh Zulham Zamrun (hattrick) dan gol ketiga Markkanen pada menit ke-36.

Tak puas dengan menang 9-0, di leg kedua PSM kembali menang besar atas Perseru. Di leg kedua yang berlangsung pada 20 Februari 2019, PSM menang 3-0.

Lolos dari lubang jarum

PSM Makassar bisa dikatakan benar-benar dipayungi Dewi Fortuna di Piala Indonesia 2019. Bagaimana tidak bertemu Bhayangkara FC di babak perempat final, PSM hampir angkat koper dari turnamen ini.

Pada leg pertama yang berlangsung pada 27 April 2018, PSM takluk 2-4 dari Bhayangkara FC. Bermain di Stadion PTIK, PSM langsung kebobolan pada menit ke-11.

Muhammad Nur Iskandar membuat tim berjuluk The Guardian unggul cepat. Limat menit kemudian, Dendy Sulistyawan membuat PSM semakin terpuruk dengan tertinggal 2-0.

Wiljan Pluim sempat memperkecil ketertinggalan pada menit ke-40. Namun gol dari Vendry Mofu membuat PSM kembali tertinggal di babak kedua. Meski sempat Zulham Zamrun memperkecil ketertinggalan, gol dari Herman Dzumafo membuat PSM kalah telak.

Darije Kalezic mengakui bahwa anak asuhnya kalah mental saat itu. Ia melihat pemain PSM kalah fisik dan mental hingga akhirnya bisa kalah telak.

“Sebenarnya, kami memulai pertandingan dengan baik, Anda semua juga bisa lihat sendiri. Secara fisik danmental tidak bagus karena banya kesalahan yang dilakukan.”

“Mungkin ada beberapa momen yang mana kami kurang tenang. Gol ketiga mereka jelas meruntuhkan mental para pemain,” kata pelatih asal Swiss itu.

Beruntung kemudian pada leg kedua, PSM berhasil menjaga gawang mereka tidak kebobolan. Pada leg kedua, Juku Eja secara brilian mampu menang 2-0 atas Bhayangkara.

Juara comeback

Bisa dikatakan secara keseluruhan PSM tidak sekedar menjadi juara Piala Indonesia 2019. PSM Makassar juga bisa dikatakan sebagai juaranya comeback di perhelatan yang terakhir dihelat pada 2012 ini.

Bagaimana tidak setelah mampu comeback di leg kedua saat bertemu Bhayangkara FC. Hal sama kembali mereka ulangi bertemu Persija di partai puncak. Kalah 0-1 di Stadion GBK, PSM berhasil membayar lunas kekalahan itu dengan menang 2-0 atas tim Macan Kemayoran sore ini (6/8/2019).

PSM Makassar diyakini Darije Kalezic bisa membalikkan keadaan pada leg kedua final Piala Indonesia 2018-19.

Sebelum melenggang ke partai final, PSM menyingkirikan Madura United di babak semifinal. Pada leg pertama PSM menang 1-0, sayangnya pada leg kedua mereka kalah 1-2 dari tim Laskar Sapeh Kerabb tersebut.

Selama perhelatan Piala Indonesia 2019, PSM total kemasukan 9 gol dan memasukkan 21 gol. Zulham Zamrun jadi top skor PSM di Piala Indonesia dengan torehan 7 gol.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

https://www.youtube.com/watch?v=4-LLTwa5CgA

Ini Rekomendasi PSSI Jelang Leg Kedua Final Piala Indonesia

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia (PSSI) memberikan sejumlah rekomendasi jelang final leg kedua Piala Indonesia yang sempat ditunda pertandingannya, Rabu (31/7/2019).

Pertandingan leg kedua final Piala Indonesia antara PSM Makassar vs Persija dijadwalkan berlangsung pada 6 Agustus 2019 di Stadion Andi Matallata, Makassar. Pihak PSSI seperti dikutip dari situs resminya meminat panpel PSM menjalani sejumlah rekomendasi yang diberikan.

Rekomendasi yang pertama ialah pihak PSSI meminta panpel tidak menyelenggarakan kegiatan yang mengundang massa pada saat tim tamu (Persija) menjalani sesi latihan resmi di stadion.

Kedua, pihak panpel juga wajib menyediakan pengawalan kepada kedua tim dan pengamanan semua lokasi yang berkaitan dengan pertandingan. Seperti tempat penginapan tim, tempat jumpa pers tim dan sebagainya.

piala indonesia-persija-psm-tribun

Selain itu, PSSI juga merekomendasikan terkait area stadion. Utamanya area drop off/in kedatangan dan kepulangan tim harus steril.

Pihak panpel juga diminta untuk membuat kanalisasi, barikade pintu masuk penonton VIP/VVIP karena beririsan dengan area kedatangan tim. Di sisi lain, PSSI tidak merekomendasikan pembuatan tribune tambahan yang tidak menyatu dengan struktur bangunan stadion.

Terkait suporter yang hadir, pihak PSSI juga meminta panpel melarang suporter yang membawa tongkat dan spanduk. Suporter juga dilaranag memasuki lapangan sejak, sebelum, selama dan sesudah pertandingan.

Sekjen PSSI Ratu Tisha percaya bahwa pihak panpel PSM akan bisa menjalani rekomendasi PSSI tersebut. Selain itu, Tisha juga yakin pihak keamanan akan membantu mensukseskan pelaksanaan pertandingan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

https://www.instagram.com/p/B0ibTIGgT9X/

PSSI Khawatirkan Reputasi Pasca Penundaan Final Piala Indonesia

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Partai final leg kedua Piala Indonesia antara PSM Makassar vs Persija Jakarta, Minggu (28/9/2019) resmi ditunda oleh PSSI. Akibat penundan itu, PSSI merasa pihaknya yang paling dirugikan.

“Yang paling dirugikan itu PSSI. Kami bisa saja membereskan soal acara yang tertunda, tetapi bayangkan bagaimana reputasi kami,” kata Deputi Sekjen PSSI, Marshal Masita seperti dikutip www.old.football5star.com dari antara, Senin (29/7/2019).

Akibat penundaan ini, pihak PSSI harus memberikan pengertian dan penjelasan kepada semua pihak utamanya sponsor dan televisi.

“Padahal siaran langsung itu bukan cuma tayangan, pasti ada ikatan iklan dengan sponsor. Belum tentu iklan yang sudah sepakat tampil di laga final mau bekerjasama lagi,”

PSM Makassar diyakini Darije Kalezic bisa membalikkan keadaan pada leg kedua final Piala Indonesia 2018-19.

“Televisi juga pusing harus mengganti acara dengan yang lain,” tambahnya.

Pihak PSSI pun dikatakan Marsha siap menerima segala konsekuensi dari penundaan laga final leg kedua ini. Ia pun menyebut akan mengirim surat ke pihak sponsor atas permasalahan ini.

“Saya tahu resikonya. Saya sudah berkirim surat kepada sponsor dan menyerahkan semuanya kepada mereka,”

Penundaan laga final leg kedua final Piala Indonesia antara PSM Makassar vs Persija Jakarta disampaikan PSSI lewat sekjen Ratu Tisha.

Ratu Tisha dalam pernyataan resminya beralasan bahwa penundaan tersebut didasari faktor keamanan dan kenyamanan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

https://www.instagram.com/p/B0FRE8Egq7A/

RESMI! PSSI Tunda Final Piala Indonesia PSM Makassar vs Persija

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Final leg kedua Piala Indonesia antara PSM Makassar vs Persija Jakarta yang sedianya berlangsung pada sore ini, Minggu (28/7/2019) di Stadion Andi Mattalatta, Matoanging, Makassar resmi ditunda.

Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) seperti dikutip www.old.football5star.com lewat situs resmi memutuskan untuk menunda pelaksanaan pertandingan tersebut.

“Atas dasar pertimbangan keamanan dan kenyamanan, laga final kedua Kratingdaeng Piala Indonesia kami tunda,” kata Sekretaris Jenderal PSSI, Ratu Tisha Destria.

Ratu Tisha pun mengatakan bahwa PSSI akan segera memutuskan waktu dan tempat pelaksanaan final leg kedua. Pihak PSSI pun mengajak agar suporter kedua tim saling menjunjung tinggi semangat sportivitas dan fair play.

Kronologi Skuat Persija Diserang Oknum Suporter di Markas PSM 1 - Instagram @docbro

Seperti diketahui bahwa sebelum laga ini berlangsung sempat terjadi insiden pada Sabtu lalu. Bus Persija diserang setelah menjalani sesi latihan di Stadion Andi Mattalatta.

Insiden itu juga menyebabkan beberapa orang yang berada dalam bus terluka. “Ada yang luka enggak,” kata seorang personel TNI yang mengawal rombongan bus Persija. “Itu depan,” timpal pria lain.

Sementara, di Instagram story anggota tim medis Persija, Donny Kurniawan, memperlihatkan kondisi kaca bus Persija Jakarta yang pecah. Bukan hanya kaca bus, Masseur Persija Jakarta, Aditya Julistiawan atau yang kerap disapa Bento terkena timpukan batu sampai mendapatan perawatan di bagian mata sebelah kanannya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

https://www.youtube.com/watch?v=MgrRPw1Pq3Q

Jakmania Inginkan Aksi Balasan Seperti Ini Usai Pelemparan Bus Persija

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Aksi pelemparan bus Persija usai sesi latihan di Stadion Mattoanging, Makassar jelang leg kedua final Piala Indonesia 2019, Sabtu (27/7/2019) membuat suasana panas jelang pertandingan kedua tim sore nanti, Minggu (28/7/2019).

Sejumlah pendukung Persija atau yang biasa disapa Jakmania di sosial media tak bisa menutupi rasa kecewa atas perlakuan yang diterima para pemain dan official Persija. Atas insiden tersebut, seorang official Macan Kemayoran mengalami luka akibat pecahan kaca.

Suara untuk melakukan aksi balasan pun dikumandangkan para Jakmania. Namun, bukan aksi balasan dengan melakukan tindakan yang sama.

Sejumlah akun Jakmania bersuara di Twitter bahwa aksi balasan harus dilakukan pemain Macan Kemayoran dengan meraih kemenangan di laga sore nanti.

Tagar Persija Day pun jadi trending topic di jagat maya Twitter. Kicauan sejumlah Jakmania mayoritas berisi keyakinan bahwa Marko Simic cs bakal meraih kemenangan.

Pada leg pertama final Piala Indonesia 2019, tim besutan Julio Banuelos tersebut berhasil meraih kemenangan 1-0.

Sementara itu, presiden The Macz Man Ocha Alim Bachrie meminta maaf atas insiden tersebut dan tak ingin pertikaian membuat persahabatan dua suporter ini terciderai.

“Baik suporter PSM dan suporter Persija yang datang kesini hanya ingin melihat pertandingan, kalah menang kita sudah siap. Pertikaian cuma ada 2×45 menit di lapangan, jangan kita cederai persahabatan ini hanya karena satu piala” ucapnya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

https://www.youtube.com/watch?v=MgrRPw1Pq3Q

Presiden The Macz Man Ungkap Detik-detik Pelemparan Bus Persija

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Presiden The Macz Man, Ocha Alim Bachrie memberikan klarifikasi terkait insiden pelemparan bus pemain Persija Jakarta, Sabtu (27/7/2019). Aksi pelemparan tersebut terjadi usai para skuat Macan Kemayoran melakukan sesi latihan di Stadion Mattoanging, Makassar.

Menurut Ocha, aksi pelemparan bus pemain Persija adalah tindakan yang tidak direncakan. Menurutnya aksi tersebut merupakan ekspresi kekecewaan orang yang mengantri tiket laga PSM vs Persija Jakarta.

“Tidak ada yang merencanakan kejadian ini. Itu adalah kekecawaan orang yang mengantri tiket dari pagi dan tidak dapat (tiket).” kata Ocha seperti dikutip www.old.football5star.com dari the-maczman, Minggu (28/7/2019).

“Sewaktu tim Persija datang (ke stadion) aman tidak ada masalah sehingga pentolan-pentolan suporter The Macz Man, LAJ, Red Gank, dll semua masuk. Saat kita keluar sudah ada pelemparan, kejadiannya berlangsung sangat cepat”, ujarnya.

Presiden The Macz Man Ungkap Detik-detik Pelemparan Bus Pemain Persija
the-maczman.com

Ditambahkan Ocha bahwa pelaku pelemparan menurut informasi yang ia dapat dari pihak Kepolisian bukanlah orang dewasa.

“Yang melakukan pelemparan itu bukan orang dewasa juga, tadi Menurut kasat Intel adalah anak-anak yang melempar yang sementara main bola di bawah layar (di area depan stadion). Sedangkan yang kedapatan melempar botol itu sudah diambil dan sudah ada di Polwiltabes.”, tambahnya.

Meski begitu, Ocha mewakili para suporter PSM Makassar meminta maaf atas kejadian yang terjadi dan ia berjanju akan menjamin keamanan Jakmania yang hadir di Makassar.

“Saya mewakili suporter PSM Makassar meminta maaf atas kejadian tadi. Ini tidak kita setting dan itu saya pastikan bukan dari suporter.”

“Baik suporter PSM dan suporter Persija yang datang kesini hanya ingin melihat pertandingan, kalah menang kita sudah siap. Pertikaian cuma ada 2×45 menit di lapangan, jangan kita cederai persahabatan ini hanya karena satu piala” ucapnya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

https://www.youtube.com/watch?v=4-LLTwa5CgA

Merasa Terancam, Persija Minta Leg II Final Piala Indonesia Ditunda

Banner live dan podcast baru

Football5Star.com, Indonesia – Laga leg kedua final Piala Indonesia 2018-19 terancam batal berlangsung di Makassar. Hal itu disebabkan oleh tindakan anarkis beberapa oknum pendukung PSM Makassar yang membuat kubu Persija Jakarta merasa terancam.

Laga leg kedua final Piala Indonesia 2018-19 menurut rencana akan berlangsung pada Minggu (28/7/2019) di Makassar. Namun, sebuah insiden sehari sebelum laga berlangsung membuat laga tersebut terancam batal. Pihak Persija merasa terancam karena bus yang mereka tumpangi dihujani batu oleh beberapa oknum suporter tuan rumah.

“Tadi ada sedikit kejadian. Sebenarnya official training ini kan sudah masuk dalam bagian pertandingan, tapi kita diperlakukan, ya saya pikir ini oknum, diperlakukan tidak baik dengan adanya pelemparan ke bis kita sampai kaca pecah, kemudian ada korban juga, kena mata sama ada pemain di kaki ada tergores pecahan kaca,” urai Ardhi Tjahjoko, Manajer Persija Jakarta seperti dikutip Football5Star.com dari ANTV.

Pertandingan leg kedua final Piala indonesia 2018-19 terancam batal karena tim Persija diserang fan PSM Makassar.
pssi.org

Lebih jauh, Ardhi Tjahjoko mengungkapkan, “Jadi, saya pikir kondisi sudah tak kondusif untuk hal ini. Ini mungkin tanggung jawab dari panpel setempat, cuman saya tidak tahu mulanya seperti apa. tadi saya sudah bicarakan ke pihak PSSI, perwakilan PSSI, kalo dalam hal ini saya minta di-reschedule ulang untuk pertandingan final kedua ini cuman di tempat yang netral.”

Ardhi Tjahjoko Pertanyakan Jaminan Keamanan

Persija juga mengindikasikan keengganan menjalani laga leg kedua final Piala Indonesia. Andai dipaksa bermain, Ardhi Tjahjoko mempertanyakan satu hal. “Siapa yang mau menjamin keamanan? Saya hanya itu aja. Ya kalau harus besok bermain, saya minta tidak ada penonton. Karena ada penonton dengan 15.000, saya tidak bisa memprediksi besok akan terjadi apa,” kata dia.

Persija, menurut sang manajer, merasa sangat terintimidasi oleh ancaman para pendukung PSM. Dia menilai ancaman itu sudah bukan lagi perang urat syaraf, melainkan sudah sangat nyata. Menurut dia, pihak keamanan seharusnya sudah turun tangan untuk mengusut pihak-pihak yang menebar ancaman tersebut.

“Saya pikir ini bukan psy war lagi karena sudah mengancam nyawa. Dibilang kita kalau main, kalo menang, persija menang, tidak pulang. Terus, ada salah satu dicat, juga dibilang harus ada korban satu nyawa. Ini kan sudah tidak benar,” ujar Ardhi Tjahjoko lagi.

Sesuai regulasi yang dibuat PSSI, laga final Piala Indonesia 2018-19 berlangsung dua leg. Pada leg pertama di Jakarta, pekan lalu, Persija menang 1-0 berkat gol dari pemain bertahan Ryuji Utomo. Adapun pertandingan leg kedua di Makassar dijadwalkan berlangsung pada Minggu (28/7/2019). Namun, dengan insiden penyerangan terhadap bus Marko Simic cs., pertandingan tersebut kini terancam batal.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Bek Tangguh Liverpool Dibuat Kaget oleh Persija Jakarta

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Bek tangguh Liverpool, Dejan Lovren, ternyata dibuat kaget oleh Persija Jakarta. Hal itu diungkapkan oleh rekan senegara Lovren yang juga striker Persija, Marko Simic.

Marko Simic dan Dejan Lovren memang memiliki kedekatan sebagai sahabat. Kebetulan, keduanya meniti karier sepak bola pada waktu yang hampir bersamaan dan pernah satu tim di timnas Kroasia level usia muda. Tak heran, Simic dan Lovren masih menjain komunikasi sampai saat ini.

Simic pun mengaku sempat berbagi cerita soal klub yang dibelanya, Persija Jakarta. “Dia (Dejan Lovren) terkejut melihat Persija yang ternyata tim besar,” ujar Simic, seperti dikutip Football5star.com dari Antaranews.com.

Anfield - Dejan Lovren - Liverpool vs Barcelona - Liga Champions - Givemesport

Simic dan Lovren pun cukup sering saling mengomentari unggahan di akun Instagram. Menurut Simic, bek tangguh Liverpool itu pun mulai mengikuti sepak terjang serta ingin mengetahui lebih banyak tentang Persija dan Jakarta.

“Saya dan Lovren berkomunikasi hampir setiap hari. Dia berharap suatu saat dapat berkunjung ke sini,” tutur Simic lagi.

Dejan Lovren sempat memberikan dukungan kepada Persija Jakarta dan Marko Simic untuk menjuarai Piala Indonesia 2018-2019. Dukungan itu ditampilkan dalam sebuah video yang diunggah di laman Instagram Persija, Jumat (19/7).

https://www.instagram.com/p/B0Flz4FjpqE/

Persija Jakarta sudah meraih modal bagus dengan kemenangan 1-0 pada leg 1 di Jakarta. Selanjutnya, mereka akan bertandang ke markas PSM Makassar pada leg 2 pekan depan.

Dalam laga tersebut, Persija dipastikan masih mengandalkan Marko Simic di lini depan. Sejauh ini, Simic sudah membuat lima gol di Piala Indonesia 2018-2019.

https://www.youtube.com/watch?v=Wc5VOOn6ij4&t=3s

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Julio Sayangkan Persija Kebobolan di Kandang Borneo FC

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Persija Jakarta, Julio Banuelos, menyoroti kinerja lini belakang timnya saat bertandang ke markas Borneo FC, Sabtu (6/7) sore. Dalam laga semifinal leg kedua Piala Indonesia 2018 tersebut, Macan Kemayoran sukses lolos ke final dengan skor 1-1.

Meski mampu lolos ke final, Banuelos menyayangkan gol yang diciptakan Borneo FC. Gol tersebut tercipta berkat tendangan keras Renan Silva pada pertengahan babak kedua. Sebelum terjadi, tidak ada satu pun pemain Persija yang menutup pergerakan pemain asal Brasil tersebut.

“Kami bersyukur bisa melaju ke babak final. Sayangnya kami harus kebobolan padahal sempat menguasai jalannya pertandingan. Ini merupakan hasil kerja keras kami selama sebulan belakangan dan senang bisa tetap berada di turnamen ini,” katanya selepas pertandingan.

Persija Jakarta - Borneo FC - Piala Indonesia 2019 --
persija.id

Pada babak kedua, Banuelos melakukan pergantian berani yakni menarik keluar Bruno Matos dan memasukkan Bambang Pamungkas. Keputusannya cukup berhasil mengingat ada sejumlah peluang matang yang berhasil didapatkan tim ibu kota.

“Masuknya Bepe jelas menambah motivasi para pemain. Pada akhirnya kami kembali menguasai bola. Saya berterima kasih kepada para pemain karena pencapaian ini sangat luar biasa bagi kami semua,” ucap mantan manajer Leeds United tersebut.

Sejak menangani Persija Jakarta dalam tiga pertandingan, belum sekali pun Ismed Sofyan dkk menelan kekalahan. Total ada dua kemenangan dan satu hasil imbang yang didapatkan sejak ia datang.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]