5 Fakta Menarik Piala Super Eropa

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Kamis (12/8/2021) dini hari WIB, sebuah laga menarik akan tersaji di Stadion Windsor Park, Belfast, Irlandia Utara. Chelsea dan Villarreal akan berhadapan pada ajang Piala Super Eropa. Sejak digelar oleh UEFA pada 1973, ini adalah edisi yang ke-46 karena sempat 3 kali tak digelar, yakni pada 1974, 1981, dan 1985.

Pada awalnya, ajang ini mempertemukan juara Piala Champions, kompetisi antarjuara liga, dengan juara Piala Winners, kompetisi antarjuara cup competition lokal. Namun, sejak 2000 seiring penghapusan Piala Winners, ajang ini mempertemukan juara Piala Champions -kemudian berganti jadi Liga Champions- dengan juara Piala UEFA yang kemudian berganti lagi menjadi Liga Europa.

Di samping sempat tiga kali tak digelar dan perubahan peserta, masih ada banyak hal menarik menyangkut ajang yang satu ini. Berikut ini, Football5Star.com menyajikan 5 fakta menarik Piala Super Eropa. Tentu saja, beberapa poin menyangkut Chelsea vs Villarreal yang akan bertanding pada edisi kali ini.

1. Spanyol Berjaya di Piala Super Eropa

Barcelona jadi simbol dominasi wakil Spanyol di Piala Super Eropa dengan 9 kali tampil.
theguardian.com

Sejak digelar pada 1973, wakil-wakil Spanyol sangat berjaya di Piala Super Eropa. Dalam 45 gelaran terdahulu, 15 kali gelar juara diraih oleh klub asal Negeri Matador. Pada 2009 hingga 2018, hanya sekali gelar juara tak diraih klub Spanyol, yaitu saat Bayern Munich mengalahkan Chelsea pada 2013.

Dari 45 gelaran, tercatat 23 kali laga pada ajang ini diwarnai kehadiran klub Spanyol, entah sebagai juara Liga Champions, Piala Winners atau Liga Europa. Bahkan, 5 kali tersaji all Spanish finals, yakni pada 2006, 2014, 2015, 2016, dan 2018. Sepanjang sejarah, Villarreal jadi klub ke-7 Spanyol yang berlaga pada ajang ini.

2. Juara Liga Champions Lebih Dominan

Bayern Munich pada 2020 mempertegas dominasi juara Liga Champions di Piala Super Eropa.
sportin.gr

Berdasarkan status yang disandang saat menjalani Piala Super Eropa, juara Liga Champions terlihat lebih dominan. Dari 45 gelaran terdahulu, 25 kali juara Piala Champions atau Liga Champions yang tampil sebagai pemenang. Dalam 8 gelaran terakhir, hanya sekali juara Liga Champions kalah, yaitu saat Real Madrid ditaklukkan Atletico Madrid pada 2018.

Bagaimana dengan juara Piala UEFA dan Liga Europa? Dari 21 edisi sejak 2000, hanya 8 kali juara ajang ini yang mampu menaklukkan juara Liga Champions. Lima kali di antaranya adalah klub asal Spanyol. Rinciannya, Atletico Madrid sebanyak 3 kali serta Valencia dan Sevilla masing-masing satu kali.

3. Baru 2 Kali Adu Penalti

https://www.youtube.com/watch?v=BuHUJbRAvsQ&ab_channel=FOXSportsMX

Menilik gelaran Piala Super Eropa dalam beberapa tahun terakhir, pertandingan kerap tak usai dalam 90 menit. Sejak 2013, tercatat hanya 2 kali sang pemenang sudah dipastikan saat peluit akhir babak kedua ditiup wasit. Itu terjadi pada 2014 saat Real Madrid menang 2-0 atas Sevilla dan 2017 ketika Los Blancos mengalahkan Manchester United 2-1.

Secara total, sejak 1973, tercatat ada 11 pertandingan pada ajang ini yang harus melalui babak perpanjangan waktu. Namun, dari jumlah itu, hanya dua laga yang pemenangnya harus ditentukan lewat adu penalti. Itu terjadi pada 2013 dan 2019. Pada dua edisi tersebut Chelsea kalah dari Bayern Munich dan Liverpool setelah imbang 2-2 dalam 120 menit.

4. Inggris vs Spanyol Tersering

Real Madrid menaklukkan manchester United pada Piala Super Eropa 2017.
reddevilarmada.com

Pertarungan Chelsea vs Villarreal pada Piala Super Eropa 2021 kian menguatkan rivalitas Inggris vs Spanyol di ajang ini. Sejak 1973, ini adalah kali ketujuh wakil Inggris dan wakil Spanyol bersua pada ajang ini. Di belakang Inggris vs Spanyol ada all Spanish finals yang tersaji sebanyak 5 kali.

Dari 6 edisi sebelumnya, kedudukan imbang 3-3. Tiga kemenangan wakil Spanyol digapai Valencia pada 1980, Atletico Madrid pada 2012, dan Real Madrid pada 2017. Adapun tiga kemenangan wakil Inggris diraih Nottingham Forest pada 1979, Aston Villa pada 1982, dan Chelsea pada 1998.

5. Villarreal Peserta ke-38

Inter Milan pada 2010 adalah muka baru terakhir di Piala Super Eropa sebelum Villarreal pada 2021.
zimbio.com

Gelaran Piala Super Eropa 2021 terbilang menarik karena keberadaan Villarreal yang berstatus juara Liga Europa 2020-21. The Yellow Submarine adalah muka baru. Mereka jadi tim ke-38 yang bertanding pada ajang ini sejak pertama kali digelar pada 1973. Maklum saja, trofi Liga Europa juga merupakan trofi pertama mereka sepanjang sejarah.

Sudah lumayan lama ajang yang mempertemukan juara Liga Champions dengan Juara Liga Europa ini tak diwarnai muka baru. Sebelum The Yellow Submarine, muka baru terakhir adalah Inter Milan pada 2010. Sebelumnya, Zenit St. Petersburg pada 2008 dan Shakhtar Donetsk pada 2009 juga berstatus muka baru. Dari ketiga tim itu, hanya Zenit yang lantas juara.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]