Prediksi: Manchester City vs Watford

27502
Stadion Wembley, Sabtu (18/5/2019) Pukul 23.00 WIB 

Football5star.com, Indonesia – Pertandingan Manchester City vs Watford merupakan bentrok perebutan status juara Piala FA musim 2018-19. Kedua tim sama-sama memiliki ambisi besar menjadi kampiun.

Man City lolos ke final setelah mengalahkan Brighton & Hove Albion di semifinal. Gol tunggal Gabriel Jesus membuat skuat asuhan Pep Guardiola menang 1-0 pada laga tersebut.

Sementara itu, Watford bisa melenggang ke partai puncak dengan menyingkirkan Wolverhampton Wanderers. Di semifinal Troy Deeney dkk menuai kemenangan 3-2 lewat perpanjangan waktu.

Tim berjulukan The Cityzens sudah lima kali memenangi gelar Piala FA. Kesuksesan terakhir terjadi pada musim 2010-11.

Sementara itu, Watford belum sekali pun merasakan euforia menjadi kampiun di Piala FA. Pencapaian terbaik mereka di ajang ini adalah sebagai finalis pada musim 1983-84.

TREN PERFORMA
27507
REKOR PERTEMUAN
27504
STATISTIK MENARIK
  • Kedua tim bisa mencetak gol dalam tiga pertemuan terakhir antara Manchester City vs Watford.
  • Raheem Sterling sudah mencetak lima gol dalam tiga penampilan terakhir melawan The Hornets. Termasuk torehan hat-trick pada Maret lalu.
  • The Hornets dapat mencetak gol di 10 dari 12 laga kompetitif. The Cityzens kebobolan di empat dari delapan laga terakhir.
  • The Cityzens kebobolan sembilan gol dalam delapan partai terakhir di Piala FA dan Piala Liga Inggris.

 

PELATIH
  • Pertandingan Manchester City vs Watford merupakan pertemuan ketiga Pep Guardiola dengan Javi Gracia. 
  • Di dua pertemuan kedua pelatih sebelumnya Guardiola selalu berhasil menang melawan Gracia.
  • Guardiola sudah 6 kali melawan The Hornets dan memiliki catatan 100 persen kemenangan.
  • Rekor Guardiola vs The Hortnets: 6 menang, 0 seri, 0 kalah.
  • Rekor Gracia vs Man City: 0 menang, 0 seri, 2 kalah.
WASIT
  • Kevin Friend akan menjadi wasit di pertandingan Manchester City vs Watford.
  • Friend merupakan wasit sarat pengalaman dan sudah 13 musim menangani laga-laga Piala FA.
  • Musim ini Friend sudah lima kali menangani pertandingan di Piala FA dan mengeluarkan 11 kartu kuning.
  • Dalam lima musim terakhir, Friend belum sekali pun menangani pertandingan The Cityzens.
  • Friend dua kali mewasiti partai Watford di Piala FA dengan rincian sekali menang dan sekali kalah.
PEMAIN KUNCI

MANCHESTER CITY

Top Scorer: Sergio Aguero (21 gol)
Top Assist: Raheem Sterling, Leroy Sane (10 assist)
Top Rating: Raheem Sterling (7,61)

WATFORD

Top Scorer: Gerard Deulofeu (10 Gol)
Top Assist: Abdoulaye Doucoure (6 assist)
Top Rating: Troy Deeney (7,11)

BERITA KEDUA TIM
  • Manchester City: Benjamin Mendy tidak bisa bermain karena mengalami cedera. Perannya di sisi kiri pertahanan akan digantikan oleh Oleksandr Zinchenko.
  • Bernardo Silva berpotensi besar bermain di posisi lini depan karena cedera yang dialami Kevin De Bruyne.
  • Ilkay Guendogan kemungkinan akan bermain sebagai starter di lini tengah karena cedera yang dialami Fernandinho dalam beberapa bulan terakhir.
  • John Stones, Vincent Kompany, dan Nicolas Otamendi saling bersaing memperebutkan posisi bek tengah bersama Aymeric Laporte.
  • Watford: Jose Holebas mendapat kartu merah pada pekan terakhir Liga Inggris. Namun, The Hornets berhasil menangguhkan hukumannya dan akan bermain di final Piala FA.
  • Kiko Femenia dan Daryl Janmaat akan bersaing memperebutkan posisi bek kanan.
  • Domingos Quina merupakan satu-satunya pemain yang mengalami cedera jelang laga final ini.
PRAKIRAAN FORMASI
27509
PREDIKSI HASIL
WhoScored
Manchester City 3-1 Watford
Forebet
Manchester City 2-0 Watford
Predictz
Manchester City
2-1Watford
FOOTBALL5STAR
MANCHESTER CITY 2-0 WATFORD

 

 

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Prediksi: Tottenham Hotspur vs Everton

Tottenham vs Everton main
Stadion Tottenham Hotspur, Minggu (12/5/2019) Pukul 21.00 WIB

Football5Star.com, Indonesia – Memasuki pekan ke-38 atau pekan pamungkas Liga Inggris musim ini, tim besutan Mauricio Pochettino masih punya kepentingan di laga Tottenham Hotspur vs Everton. Christian Eriksen dkk masih butuh torehan poin terakhir guna mengamankan tiket ke Liga Champions musim 2019-20.

Ya, hasil imbang di pertandingan tersebut sudah cukup buat tim berjulukan Spurs untuk mengamankan posisi empat besar klasemen akhir. Hingga pekan ke-37 Liga Inggris, Tottenham berada di posisi keempat dengan raihan 70 poin.

Bahkan, mereka unggul sejauh tiga poin dari Arsenal yang berada di urutan kelima. Hanya kekalahan telak dan kemenangan besar Arsenal yang bisa menggagalkan Tottenham finis di posisi keempat klasemen.

Sementara itu, Everton sudah tidak memiliki kepentingan krusial memasuki pekan pamungkas. Maksimal, skuat beralias The Toffees hanya bisa finis di posisi kedelapan klasemen.

Namun, kapten Everton, Phil Jagielka, sebelumnya sempat menegaskan timnya ingin mengakhiri musim dengan cara terbaik. Menurutnya, cara tersebut dibutuhkan guna meningkatkan semangat timnya menghadapi persaingan musim depan.

REKOR PERTEMUAN
Tottenham vs Everton head to head
TREN PERFORMA
Tottenham vs Everton lima laga terakhir
STATISTIK MENARIK
    null
  • Tottenham tidak terkalahkan dalam 12 laga Premier League melawan Everton (7 menang, 5 seri).
  • Everton belum mendulang kemenangan tandang melawan Spurs di Liga Inggris sejak November 2008.
  • Spurs bisa memenangi 7 dari 8 laga pekan pamungkas Liga Inggris terakhir.
  • The Toffees mengalami kekalahan pada pekan terakhir Premier League dalam dua musim terakhir dan selalu dialami melawan tim asal London, yakni Arsenal dan West Ham United.
  • The Toffees mampu 8 kali tidak kebobolan dalam 10 laga terakhir Premier League.
  • Spurs mengalami tujuh kekalahan saat bermain sebagai tuan rumah di semua kompetisi. Jumlah kekalahan lebih banyak di laga kandang mereka terjadi pada musim 2007-08 sebanyak 8 kali kalah.
  • Christian Eriksen selalu bisa mencetak gol dalam tiga pertemuan terakhir melawan The Toffees di Liga Inggris.
  • Theo Walcott terlibat dalam tujuh gol dari delapan penampilan terakhir di Premier League melawan Spurs (4 gol, 3 assist).
PELATIH
  • Laga Tottenham Hotspur vs Everton kali ini akan menjadi pertemuan keempat antara Mauricio Pochettino dan Marco Silva.
  • Dalam tiga pertemuan kedua pelatih sebelumnya, Pochettino dua kali menang, sekali imbang, dan Silva belum sekali pun menang.
  • Rekor Pochettino vs The Toffees: 7 menang, 4 seri, 1 kalah.
  • Rekor Silva vs Spurs: 0 menang, 1 seri, 2 kalah.
WASIT
  • Andre Marriner akan memimpin jalannya laga Tottenham Hotspur vs Everton.
  • Musim ini Marriner sudah mewasiti 27 pertandingan Liga Inggris. Mengeluarkan 71 kartu kuning dan 3 kartu merah.
  • Marriner cukup sering menangani laga yang dimainkan Spurs, yakni sebanyak empat kali. Christian Eriksen cs pun dua kali menang dan dua kali kalah.
  • Ia baru satu kali memimpin pertandingan yang dimainkan The Toffees musim ini. Tepatnya saat Phil Jagielka dkk menang 2-1 di markas Leicester City pada Oktober 2018.
  • Rekor Marriner mewasiti laga Spurs: 9 menang, 1 seri, 4 kalah.
  • Rekor Marriner mewasiti laga The Toffees: 6 menang, 0 seri, 7 kalah.
PEMAIN KUNCI

TOTTENHAM HOTSPUR:

Top Scorer: Harry Kane (17 gol)
Top Assist: Christian Eriksen (12 assist)
Top Rating: Harry Kane (7,38)

Everton:

Top Scorer: Gylfi Sigurdsson, Richarlison (13 gol)
Top Assist:  Gylfi Sigurdsson  (5 assist)
Top Rating: Lucas Digne (7,38)

Statistik di Premier League musim ini menurut WhoScored

BERITA KEDUA TIM
  • Tottenham: Son Heung-Min dan Juan Foyth tidak bisa bermain karena mendapat kartu merah di pertandingan sebelumnya kontra Bournemouth.
  • Harry Winks dan Davinson Sanchez absen karena cedera.
  • Harry Kane dan Jan Vertonghen diprioritaskan untuk pulih tepat waktu sebelum laga final Liga Champions musim ini.
  • Serge Aurier sudah cukup bugar dan punya kans bermain di posisi bek sayap.
  • Everton: Andre Gomes sudah bisa kembali bermain setelah menuntaskan hukuman larangan beramain sebanyak tiga laga.
  • Yerry Mina dan Seamus Coleman diragukan untuk dapat bermain di partai pamungkas ini.
  • The Toffees tidak bisa menampilkan Richarlison dan Dominic Calvert-Lewin pada laga ini.
PRAKIRAAN FORMASI
Tottenham vs Everton line up
PREDIKSI HASIL
WhoScored
Tottenham 2-2 Everton
ScorePredictor
Tottenham 1-1 Everton
Predictz
Tottenham 2-0 Everton
FOOTBALL5STAR
Tottenham 1-0 Everton

 

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]



Prediksi: Cagliari vs Lazio

Prediksi Serie A Cagliari vs Lazio
Sardegna Arena, Sabtu (11/5/2019) Pukul 11.30 WIB

Football5Star.com, Indonesia – Di pertandingan Cagliari vs Lazio, tim tamu masih butuh tambahan poin guna memaksimalkan peluang lolos ke pentas Eropa musim depan. Di saat bersamaan, tim berjulukan I Biancocelesti juga tengah mengalami inkonsistensi dalam 10 laga terakhir.

Saat ini, Lazio berada di posisi kedelapan klasemen sementara Liga Italia. Dengan kemasan 55, I Biancocelesti terpaut empat poin dari AC Milan dan AS Roma yang berada di zona Liga Europa.

Dalam 10 laga terakhir di Serie A, Lazio hanya mampu empat kali menang, 2 seri, dan 4 partai lainnya berujung kekalahan. Namun, tiga kekalahan di antaranya terjadi dalam lima pertandingan terakhir mereka.

Tidak jauh berbeda dengan Lazio, Cagliari juga tidak konsisten dalam 10 laga terakhir. Tim beralias I Rossoblu hanya 5 kali menang, 1 imbang, dan 4 kali kalah. Bahkan, di dua partai terakhir mereka menuai kekalahan.

REKOR PERTEMUAN
Cagliari vs Lazio head to head
TREN PERFORMA
Cagliari vs Lazio lima laga trakhir
STATISTIK MENARIK
  • Kali terakhir Cagliari menang atas Lazio saat bermain sebagai tuan rumah di Serie A terjadi pada Mei 2013. Dalam empat kunjungan terakhir ke Sardinia, Lazio menang dan seri dua kali.
  • I Rossoblu memenangi lima dari enam laga kandang terakhir di Serie A. Dalam periode tersebut mereka hanya kalah dari Juventus.
  • I Biancocelesti memiliki persentase kebobolan tertinggi dalam 15 menit akhir laga Serie A musim ini (31 persen).
  • Tidak ada tim yang bisa mencetak gol dari luar kotak penalti lebih sedikit dari I Rossoblu musim ini (2 gol).
  • Leonardo Pavoletti sudah mencetak 24 gol dengan sundulan dari total 48 gol di Serie A (50 persen). Termasuk golnya saat melawan I Biancocelesti pada Maret 2018.

PELATIH
  • Pertandingan Cagliari vs Lazio merupakan bentrok keenam pelatih Rolando Maran dengan Simone Inzaghi.
  • Dalam lima pertemuan sebelumnya, Inzaghi lebih unggul dari Maran.
  • Dengan catatan Inzaghi menang 3 kali, Maran menang 1 kali, dan satu laga lain berakhir imbang.
  • Maran tergolong sering melawan I Biancocelesti. Sejauh ini, ia sudah 14 kali melawan tim tersebut.
  • Rekor Maran vs I Biancocelesti: 4 menang, 3 seri, 7 kalah.
  • Hingga saat ini, Inzaghi sudah lima kali melawan Cagliari.
  • Rekor Simone Inzaghi vs Cagliari: 3 menang, 2 seri, 0 kalah.
WASIT
  • Pertandingan Cagliari vs Lazio kali ini akan diwasiti Michael Fabbri.
  • Fabbri merupakan wasit cukup berpengalaman karena sudah 7 musim terakhir menangani laga Serie A.
  • Total Fabbri telah menggunakan 62 kartu kuning dan 3 kartu merah dari 14 laga yang dipimpinnya sejauh musim ini.
  • Musim ini, Fabbri belum sekalipun menangani laga I Rossoblu. Namun, ia telah dua kali mewasiti pertandingan partai I Biancocelesti saat menang atas Parma dan Forsinone.
  • Dalam lima musim terakhir, Fabbri baru dua kali menangani pertandingan yang dimainkan Cagliari dan selalu berujung kemenangan buat I Rossoblu.
  • Dalam lima musim terakhir ia juga baru enam kali mewasiti partai I Biancocelesti.
  • Rekor Fabbri di laga I Biancocelesti: 4 menang, 0 seri, 2 kalah.
PEMAIN KUNCI

Cagliari:

Top Scorer: Leonardo Pavoletti (13 gol)
Top Assist: Darijo Srna (4 assist)
Top Rating: Leonardo Pavoletti (7,28)

LAZIO:

Top Scorer: Ciro Immobile (14 gol)
Top Assist: Joaquin Correa (6 assist)
Top Rating: Sergej Milinkovic-Savic (7,28)

Statistik di Serie A musim ini menurut WhoScored

BERITA KEDUA TIM
  • Artur Ionita tidak bisa bermain karena sanksi kartu merah.
  • Paolo Farago juga absen karena masalah cedera. Posisinya di lini tangah kemungkinan akan digantikan oleh Alessandro Deiola.
  • Senad Lulic telah menuntaskan masa hukuman larangan bermain. Ia berpeluang besar mengisi posisi sayap kiri Lazio.
  • Sergej Milinkovic-Savic sudah hampir pulih dari cedera. Namun, pelatih Roberto Mancini kemungkinan besar tidak memainkannya untuk menghindari risiko.
PRAKIRAAN FORMASI
Cagliari vs Lazio line up
PREDIKSI HASIL
WhoScored
Cagliari 2-2 Lazio
ScorePredictor
Cagliari 1-1 Lazio
Predictz
Cagliari 0-0 Lazio
FOOTBALL5STAR
Cagliari 1-1 Lazio

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Prediksi: Chelsea vs Eintracht Frankfurt

Prediksi Semifinal Liga Europa Chelsea vs Eintracht Frankfurt
Stadion Stamford Brigde, Jumat (10/5/2019) Pukul 02.00 WIB

Football5Star.com, Indonesia – Bentrok Chelsea vs Eintracht Frankfurt merupakan pertandingan penentuan semifinal Liga Europa musim 2018-19. Di atas kertas kedua tim masih memiliki peluang sama besar untuk lolos ke final.

Penyebabnya adalah hasil imbang 1-1 di pertemuan pertama kedua kesebelasan. Gol Luka Jovic dan Pedro Rodriguez membuat tidak ada pemenang pada laga yang berlangsung di Commerzbank-Arena pekan lalu.

Meski di atas kertas masih sama kuat, Chelsea tentu akan lebih diuntungkan karena bermain sebagai tuan rumah. Akan tetapi, belum memiliki catatan kemenangan dalam dua pertemuan melawan Frankfurt.

Pemenang di pertandingan ini akan berhadapan dengan salah satu lawan antara Arsenal atau Valencia di partai final Liga Europa. Laga puncak akan berlangsung di Stadion Olympic, Baku, pada 29 Mei 2019.

REKOR PERTEMUAN
Rekor Pertemuan Chelsea vs Eintracht Frankfurt
TREN PERFORMA
Tren Performa Chelsea vs Eintracht Frankfurt
STATISTIK MENARIK
  • Eintracht Frankfurt kembali berlaga di semifinal untuk pertama kalinya sejak musim 1979-80. Kala itu, mereka keluar sebagai juara dengan mengalahkan Bayern Munich dan Borussia Monchengladbach di dua fase terakhir.
  • Kiprah ini menjadi semifinal kesembilan Chelsea di pentas besar Eropa sejak era Abramovich pada 2003-04.
  • The Blues hanya sekali kalah dalam 11 laga terakhir melawan wakil Jerman di semua kompetisi Eropa.
  • The Blues berpeluang final pertama di kompetisi besar Eropa sejak 2013 di Liga Europa. Saat mereka mengalahkan Benfica 2-1 di bawah asuhan Rafael Benitez.

  • Frankfurt mengincar kesempatan pertama bermain di final sejak 1980 di Piala EUFA. Saat itu, mereka mengalahkan Borussia Moenchengladbach di dua pertemuan.

  • Luka Jovic telah mengemas 9 gol di Liga Europa musim ini. Torehan tersebut merupakan jumlah terbanyak dari pemain Frankfurt dalam satu musim kompetisi Eropa.

  • Penyerang The Blues, Olivier Giroud sudah mengemas 10 gol di Liga Europa musim ini. Pemain terakhir yang bisa mencetak minimal 10 gol adalah Radamel Falcao saat membuat 12 gol bersama Atletico Madrid pada musim 2011-12.
PELATIH
  • Pertandingan Chelsea vs Eintracht Frankfurt merupakan pertemuan kedua antara pelatih Adi Hutter dengan Maurizio Sarri.
  • Hasil imbang 1-1 di leg pertama merupakan catatan pertemuan pertama keduanya.
  • Partai ini juga menjadi pengalaman kedua buat tim besutan Sarri melawan Die Adler.
  • Sama halnya dengan Sarri, laga ini juga menjadi kiprah kedua Sarri melawan The Blues.
WASIT
  • Pertandingan Chelsea vs Eintracht Frankfurt akan dipimpin wasit asal Rumania, Ovidiu Alin Hategan.
  • Hategan adalah wasit yang cukup berpengalaman dalam menangani pertandingan di Liga Europa. Sejauh ini, sudah delapan musim ia bertugas menangani laga-laga kompetisi kasta kedua Eropa.
  • Musim ini, ia sudah menangani lima pertandingan dan mengeluarkan total 15 kartu kuning.
  • Meski sarat pengalaman, pertandingan ini merupakan kiprah pertamanya mewasiti laga yang dimainkan The Blues dan Die Adler.
PEMAIN KUNCI

Chelsea:

Top Scorer: Olivier Giroud (10 gol)
Top Assist:  Willian (7 assist)
Top Rating: Marcos Alonso (7,93)

Eintracht Frankfurt:

Top Scorer: Luka Jovic (9 gol)
Top Assist:  Mijat Gacinovic (4 assist)
Top Rating: 
Sebastien Haller (7,84)

Statistik di Liga Europa musim ini menurut WhoScored

BERITA KEDUA TIM

 

    null
  • Antonio Ruediger dan Callum Hudson-Odoi absen panjang karena masalah cedera.
  • Maurizio Sarri sudah mengonfirmasi bahwa N’Golo Kante tidak bisa bermain lagi musim ini karena cedera. Kecuali, jika Chelsea sanggup melangkah ke final Liga Europa.
  • Setelah menuntaskan masa hukuman, Ante Rebic bisa kembali bermain. Kehadirannya tentu akan memberikan bantuan besar buat Frankfurt.
  • Bantuan lain datang dari Sebastien Haller. Ia sudah pulih dari cedera dan absen selama delapan pertandingan terakhir.

PRAKIRAAN FORMASI

Prakiraan Formasi Chelsea vs Eintracht Frankfurt
PREDIKSI HASIL
WhoScored
Chelsea 2-1 Frankfurt
ScorePredictor
Chelsea 2-1 Frankfurt
Predictz
Chelsea 2-1 Frankfurt
FOOTBALL5STAR
Chelsea 1-1 Frankfurt

 

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Prediksi: Ajax vs Tottenham Hotspur

AJax Vs Tottenham
Johan Cruyff Arena, Kamis (9/5/2019) Pukul 02.00 WIB (RCTI)

Football5star.com, Indonesia – Bentrok Ajax vs Tottenham Hotspur merupakan pertandingan penentuan semifinal Liga Champions. Kemenangan 1-0 di leg pertama membuat Ajax memiliki peluang lolos ke final lebih besar dari Tottenham.

Terlebih, kali ini tim raksasa Liga Belanda tersebut akan tampil sebagai tuan rumah. Tentunya dengan dukungan mayoritas pendukung tim berjulukan De Godenzonen.

Menghadapi pertandingan ini, skuat asuhan Erik ten Hag juga tidak memiliki masalah berarti terkait komposisi pemain. Carel Eiting satu-satunya pemain yang tidak bisa bermain karena cedera.

Sementara itu, Daley Blind, Matthijs de Ligt, Frenkie de Jong, atau Dusan Tadic tengah dalam performa terbaik. Begitu pun dengan pencetak gol penentu kemenangan Ajax di Stadion Tottenham Hotspur, Donny va de Beek.

Sementara itu, tim beralias Spurs datang dengan kekuatan pincang. Ya, absennya Serge Aurier, Harry Winks, Jan Vertonghen, dan Harry Kane karena cedera masih menjadi kendala utama skuat asuhan Mauricio Pochettino.

Namun, di partai ini Son Heung-Min sudah bisa kembali bermain setelah menuntaskan hukuman larangan bermain.

REKOR PERTEMUAN
Head to head Ajax vs Tottenham
TREN PERFORMA
Ajax vs Tottenham lima laga terakhir
STATISTIK MENARIK
  • Tottenham Hotspur masih unggul soal catatan pertemuan melawan Ajax di pentas Eropa meski mengalami kekalahan saat bentrok terbaru.
  • Dalam tiga pertemuan melawan Ajax, Spurs pernah menang dua kali di babak pertama Piala Winners 1981-82 dengan skor 3-1 dan 3-0.
  • Kemenangan di leg pertama melawan Spurs membuat De Godenzonen bisa memperbaiki catatan. Kini mereka sudah dua kali menang dalam tujuh laga terakhir melawan tim asal Inggris di Liga Champions.
  • Selain kemenangan atas Spurs, satu kemenangan lain didapat saat melawan Manchester City pada Oktober 2012 dengan skor 3-1.
  • De Godenzonen tidak bisa menuai kemenangan dalam tiga laga terakhir di Liga Champions (2 seri, 1 kalah).
  • De Godenzonen berpeluang menjadi tim keempat yang mampu mencapai final Liga Champions dengan catatan kemenangan tandang lebih besar dari kandang. Catatan tersebut sebelumnya pernah dibuat Manchester United (2010/11), Juventus (2016-17), dan Real Madrid (2017-18).
PELATIH
  • Laga leg kedua semifinal Liga Champions antara Ajax vs Tottenham Hotspur kali ini jadi pertemuan kedua buat Erik ten Hag dan Mauricio Pochettino.
  • Ya, kemenangan di leg pertama membuat Erik Ten Hag memiliki satu catatan kemenangan atas Pochettino.
  • Bentrok Ajax vs Tottenham juga menjadi pengalaman kedua buat Ten Hag.
  • Sama halnya dengan Pochettino, laga ajax vs Tottenham ini juga kiprah kedua Pochettino melawan Spurs di Liga Champions.
WASIT
  • Laga leg kedua semifinal Liga Champions antara Ajax vs Tottenham Hotspur akan dipimpin oleh wasit asal Jerman, Felix Brych.
  • Brych merupakan wasit sarat pengalaman yang sudah 11 musim terakhir berkiprah di pentas Liga Champions.
  • Musim ini, ia sudah menangani lima pertandingan dan mengeluarkan 13 kartu kuning dan dua kartu merah.
  • Ia merupakan sosok yang memimpin laga Ajax saat mengalahkan Real Madrid dengan skor 4-1 di Stadion Santiago Bernabeu musim ini.
  • Sepanjang karier di Liga Champions, Brych sudah dua kali menangani laga De Godenzonen dan Spurs.
  • Rekor Brych di laga Ajax: 1 menang, 1 seri, 0 kalah
  • Rekor Brych di laga Spurs: 0 menang, 1 seri, 1 kalah
PEMAIN KUNCI

Ajax:

Top Scorer: Dusan Tadic (6 gol)
Top Assist:  Hakim Ziyech, Dusan Tadic (3 assist)
Top Rating: Carel Eiting (7.73)

Tottenham Hotspur:

Top Scorer: Harry Kane (5 gol)
Top Assist:  Christian Eriksen (4 assist)
Top Rating: Harry Kane (7,60)

Statistik di Liga Champions musim ini menurut WhoScored

BERITA KEDUA TIM
  • Tottenham Hotspur: Son Heung-Min sudah bisa bermain di pertandingan ini setelah menuntaskan hukuman larangan bermain.
  • Spurs juga tidak bisa memainkan penyerang terbaik mereka, Harry Kane karena cedera.
  • Lucas Moura dan Son kemungkinan besar akan mengisi posisi lini depan.
  • Serge Aurier juga pasti absen karena cedera. Sementara itu, Harry Winks, Erik Lamela, dan Jan Vertonghen masih diragukan bisa tampil.
  • Ajax Amsterdam: Carel Eiting merupakan satu-satunya masalah cedera yang dihadapi Ajax.

PRAKIRAAN FORMASI
Prediksi line up Ajax vs Tottenham
PREDIKSI HASIL
WhoScored
AFC Ajax1-1 Tottenham
ScorePredictor
AFC Ajax 1-1 Tottenham
Predictz
AFC Ajax 2-1 Tottenham
FOOTBALL5STAR
AFC Ajax 1-1 Tottenham

[better-ads type=’banner’ banner=’156436′ ]

Prediksi: Manchester City vs Leicester City

Manchester City vs Leicester main
Stadion Etihad, Selasa (7/5/2019) Pukul 02.00 WIB 

Football5star.com, Indonesia – Pertandingan Manchester City vs Leicester City merupakan salah satu yang paling menentukan buat skuat besutan Pep Guardiola musim ini. Betapa tidak, Leicester merupakan satu dari dua laga terakhir tim berjulukan The Citizens.

Hasil di laga ini tentu akan memberikan pengaruh besar buat Man City dalam upaya mempertahankan gelar Liga Inggris. Kemenangan jelas menjadi harga mati buat Sergio Aguero dkk jika tidak ingin titel Premier League lepas dari genggaman.

Saat ini The Cityzens berada di posisi kedua klasemen sementara dengan raihan 92 poin. Liverpool yang lebih dulu memainkan laga pekan ke-37 berhasil menuai kemenangan 3-2 atas Newcastle United dan kini berada di puncak klasemen dengan raihan 94 poin.

Jika sanggup mengalahkan skuat beralias The Foxes, mereka tentu akan kembali ke posisi pertama klasemen dengan keunggulan satu poin dari Liverpool.

Sementara itu, The Foxes merupakan tim yang sudah dipastikan akan finis di posisi tengah klasemen Liga Inggris musim ini. Maksimal, mereka hanya memungkinkan untuk finis di urutan ketujuh klasemen.

TREN PERFORMA
Manchester City vs Leicester lima laga trakhir
REKOR PERTEMUAN
Manchester City vs Leicester head to head
STATISTIK MENARIK
  • Manchester City memenangi tiga dari empat pertemuan terakhir melawan Leicester City. Namun, satu kekalahan tersebut terjadi pada Desember 2018.
  • The Cityzens memenangi tiga dari empat laga kandang terakhir melawan The Foxes.
  • The Cityzens memenangi 12 laga terakhir di Liga Inggris. Ada lima klub yang mampu memenangi 12 laga lebih secara beruntun dalam sejarah Premier League, tetapi Man City sudah dua kali melakukannya.
  • The Cityzens bisa memenangi delapan dari 10 laga kandang Premier League saat Mei (2 kali seri). Mencetak 29 gol dan hanya kebobolan lima gol.
  • Pep Guardiola sudah dua kali mengalami kekalahan melawan The Foxes sebagai pelatih The Cityzens. Hanya melawan Chelsea (3 kali) ia mengalami kekalahan lebih banyak.
  • Sergio Aguero sudah mengemas 15 gol kandang di Premier League musim ini.
  • The Foxes berpeluang mencetak dua kemenangan dalam semusim melawan Cityzens untuk pertama kalinya sejak musim 1986-87.
  • The Foxes tidak pernah memenangi laga tandang setiap pertandingan Premier League dimainkan Senin.
  • Sejak memainkan debut pada musim 2014-15, Jamie Vardy bisa mencetak gol lebih banyak melawan tim jajaran enam besar (31 gol). Ketimbang lawan-lawan lain di liga.
PELATIH
  • Pertandingan Manchester City vs Leicester City merupakan pertemuan ketiga Pep Guardiola dengan Brendan Rodgers. 
  • Di dua pertemuan kedua pelatih sebelumnya selalu berakhir imbang.
  • Guardiola sudah 7 kali melawan The Foxes dan tergolong menuai hasil positif.
  • Rekor Guardiola vs The Foxes: 5 menang, 0 seri, 2 kalah.
  • Rodgers sudah memiliki pengalaman sebanyak 10 kali melawan The Cityzens dengan hasil yang berimbang.
  • Rekor Rodgers vs Man City: 3 menang, 4 seri, 3 kalah.
WASIT
  • Michael Leslie Dean akan menjadi wasit di pertandingan Manchester City vs Leicester City.
  • Dean merupakan wasit sarat pengalaman dan musim ini cukup royal mengeluarkan kartu merah.
  • Dari 28 pertandingan yang ditanganinya musim ini, Dean sudah mengeluarkan 117 kartu kuning dan 10 kartu merah.
  • Dean juga menjadi pengadil saat The Foxes menang 2-1 atas Man City pada pertemuan pertama Liga Inggris musim ini.
  • Musim ini, Dean baru dua kali menangani pertandingan yang dimainkan Man City dengan catatan sekali menang dan sekali kalah.
  • Ia telah empat kali menjadi wasit pada partai The Foxes musim ini dengan catatan 2 menang, 1 seri, 1 kalah.
  • Dalam tiga musim terakhir, Dean sudah tujuh kali menangani pertandingan yang dimainkan Man City
  • Rekor Dean di laga Man City: 4 menang, 1 seri, 2 kalah
  • Dalam tiga musim terakhi, Dean sudah 12 kali mewasiti laga The Foxes.
  • Rekor Dean di partai Leicester: 3 menang, 3 seri, 6 kalah.
PEMAIN KUNCI

MANCHESTER CITY

Top Scorer: Sergio Agüero (20 gol)
Top Assist: Raheem Sterling, Leroy Sane (10 assist)
Top Rating: Raheem Sterling (7,66)

CARDIFF CITY

Top Scorer: Jamie Vardy (18 Gol)
Top Assist: James Maddison (7 assist)
Top Rating: Ricardo Pereira (7,31)

BERITA KEDUA TIM
  • Kevin De Bruyne dan Claudio Bravo absen karena cedera.
  • Masalah cedera juga membuat Fernandinho masih diragukan untuk bisa bermain di laga ini.
  • Benjamin Mendy juga tidak dalam kondisi kebugaran terbaik dan berpotensi absen di partai ini.
  • Daniel Amartey merupakan satu-satunya pemain yang absen di skuat Brendan Rodgers karena masalah cedera.

PRAKIRAAN FORMASI
Manchester City vs Leicester line up
PREDIKSI HASIL
WhoScored
Manchester City 2-1 Leicester City
Forebet
Manchester City 2-1 Leicester City
Predictz
Manchester City
3-2 Leicester City
FOOTBALL5STAR
MANCHESTER CITY 1-1 LEICESTER CITY

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Saling Sikut Enam Tim Serie A Demi Dua Tiket Liga Champions

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Kompetisi Serie A kembali memanas musim ini . Tentu bukan soal perebutan scudetto yang sudah resmi menjadi milik Juventus lagi. Tapi ini soal siapa dua tim tim sisa yang akan mewakili Italia tampil di Liga Champions musim depan.

Juventus dan Napoli sudah dipastikan aman menembus Liga Champions musim depan. Kini dua jatah sisa masih menjadi rebutan beberapa klub. Tidak tanggung-tanggung, tercatat ada enam klub yang punya peluang menduduki peringkat tiga dan empat di akhir musim nanti. Keenam klub tersebut adalah Inter Milan, Atalanta, AS Roma, Torino, AC Milan, serta Lazio.

Menanti Duo Milan Kembali

Beppe Marotta - Inter - Derby della Madonnina - @ACMilan
@acmilan

Bisa dibilang Inter yang paling berpotensi manggung di kasta tertinggi Eropa musim depan. Hal ini tak lepas dari posisi mereka di peringkat ketiga dengan meraup 62 poin, atau unggul tiga angka dari Atalanta.

Upaya anak asuh Luciano Spalletti untuk mempertahankan posisi tiga juga terbilang mudah. Di empat laga tersisa mereka hanya bertemu Napoli yang merupakan lawan sepadan. Sisanya Inter hanya menghadapi klub-klub yang berkutat di papan bawah seperti Udinese, Chievo, dan Empoli.

Cerita berbeda diukir saudara tua mereka, AC Milan. Sempat nyaman di peringkat keempat, Milan gagal mempertahankan penampilan apiknya. Hanya meraih satu kemenangan dari delapan pertandingan membawa mereka terjun bebas ke posisi ketujuh dengan 56 poin.

Walau hanya berjarak tiga poin saja dari tim peringkat keempat, bukan berarti anak asuh Gennaro Gattuso bisa merasa tenang. Pasalnya mereka sudah ditunggu tiga tim yang performanya sedang menanjak seperti Bologna, Frosinone, dan SPAL. Satu laga lainnya pun bisa menjadi antiklimaks bagi Patrick Cutrone dkk karena harus bertandang ke markas Fiorentina.

Ibu Kota Jatah Roma Lagi?

lazio dan roma sama-sama tertekan jelang derby della capitale
@thelaziali

Seperti halnya musim lalu, dua klub ibu kota, AS Roma dan Lazio juga kembali berpeluang mentas di Liga Champions musim depan. Akan tetapi kondisi kedua tim musim ini sedikit mengalami kesamaan. Keduanya belum bisa menggaransi apa pun hingga pekan ke-34.

Walau begitu, Roma bisa sedikit bernafas lega karena performa mereka sejak diasuh Claudio Ranieri membaik. Hal ini dibuktikan dengan keberhasilan mereka merangsek ke posisi kelima setelah sebleumnya sempat menghuni peringkat kedelapan.

Situasi sebaliknya justru sedang dirasakan Lazio. Sempat membuntuti Inter di peringkat ketiga, permainan Ciro Immobile dkk justru mengalami penurunan. Yang paling mengejutkan tentu saja kekalahan kandang yang diderita dari klub yang sudah dipastikan degradasi, Chievo pada April lalu.

Upaya anak asuh Simone Inzaghi untuk memperjuangkan empat besar sampai akhir musim seperti musim lalu pun makin berat. Bagaimana tidak, di empat pertandingan sisa musim ini mereka masih harus bertemu dua klub yang juga bersaing untuk empat besar, Atalanta dan Torino.

Atalanta dan Torino ke Liga Champions, Kenapa Tidak?

Gian Piero Gasperini - Atalanta - Coppa Italia - @Atalanta_BC 2
@Atalanta_BC

Kejutan yang dinantikan banyak penggemar Serie A musim ini adalah konsistensi Atalanta dan Torino dalam persaingan empat besar. Ya, untuk pertama kalinya dalam 10 musim terakhir kedua klub menjadi penantang serius merebut tiket Liga Champions.

Atalanta saat ini nangkring di posisi keempat dengan 59 poin, sedangkan Torino berada di peringkat keenam dengan selisih tiga poin saja. Anak asuh Gian Piero Gasperini saat ini sedang dalam puncak performa. Bayangkan saja mereka tidak tersentuh kekalahan selama tiga bulan lamanya.

Akan tetapi, konsentrasi klub berjuluk La Dea ini bisa berantakan karena disaat yang bersamaan mereka masih harus menghadapi Lazio di final Coppa Italia. Hal ini ditakuti bisa merusak fokus pemain di sisa empat pertandingan Serie A.

Untuk Torino, ini bisa jadi musim tak terlupakan klub asal Turin. Mereka seolah bangkit kembali bersama Walter Mazzarri musim ini. Catatan apik tidak hanya ditunjukkan di tabel klasemen saja. Musim ini Torino berubah menjadi tim yang sulit dikalahkan.

Mereka hanya kalah tujuh kali sepanjang musim ini. Catatan ini hanya kalah dari Juventu yang baru menelan tiga kekalahan. Selain itu, lini pertahanan juga patut dibanggakan Walter Mazzarri. Gawang Salvatore Sirigu sempat tidak kebobolan di enam pertandingan beruntun dan catatan ini jadi yang terlama dalam 20 tahun terakhir.

Namun, Konsistensi Il Toro musim ini mendapat jalan terjal di empat laga pamungkas. Pekan ke-35 mereka harus melakoni derbi sengit melawan Juventus. Dan puncaknya pun terjadi di pekan terakhir ketika Andrea Belotti dan kolega harus saling sikut dengan Lazio demi satu tiket Liga Champions.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Menanti Pendamping Barcelona di Liga Champions 2019-20

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Persaingan ketat terjadi di klasemen empat besar Liga Spanyol musim ini. Atletico Madrid cukup nyaman di posisi kedua, siapakah tim yang bakal menemani Barcelona di Liga Champions musim 2019-20?

Jika melihat papan klasemen Liga Spanyol hingga pekan ke-35, enam tim di bawah Atletico Madrid memiliki kans cukup besar untuk jadi wakil Spanyol di Liga Champions musim depan.

Mengesampingkan Atletico Madrid yang posisinya mungkin cukup sulit dikejar tim-tim di bawahnya. Menarik untuk kita lihat seberapa besar peluang tim-tim lainnya berada di empat besar Liga Spanyol pada akhir musim.

Menyisakan 3 tiga pekan lagi. Real Madrid, Getafe, dan Sevilla jadi kandidat terkuat. Namun, 2 tim lain yakni Valencia dan Athletic Bilbao juga masih memiliki kans.

Berikut analisis tim yang bakal berada di posisi empat besar klasemen akhir Liga Spanyol musim ini.

Kejutan Getafe dan Real Madrid yang Terseok

Melesatnya Getafe di lima besar klasemen Liga Spanyol hingga pekan ke-35 tentu jadi kejutan tersendiri. Tim besutan Jose Bordalas itu mampu memperbaiki posisi mereka di musim lalu.

Pada musim lalu, Jaime Mata cs hanya mampu bertengger di posisi ke-8. Dengan materi tak jauh berbeda dengan musim lalu, Bordalas memiliki taktik jitu yang buat tim berjuluk Azulones sulit ditaklukkan tim lain.

Getafe vs Real Madrid
bleacherreport

Tiga lawan terakhir Getafe memungkin mereka mendapat minimal enam poin. Pada akhir pekan nanti, Azulones akan bertemu Girona, tim yang berada di zona merah.

Meski di pertemuan pertama kedua tim bermain imbang. Namun, melihat pertandingan terakhir keduanya, Getafe lebih berpeluang kalahkan Girona.

Pekan selanjutnya mereka berhadapan dengan Barcelona. Di pertandingan ini, tentu saja Lionel Messi cs lebih diunggulkan. Namun dengan kondisi Blaugrana yang fokus di Liga Champions, besar kemungkinan Ernesto Valverde turunkan pemain lapis kedua.

Kondisi seperti itu tentu membuat Getafe berpeluang meraih satu poin. Di pekan terakhir, Getafe akan berhadapan Villarreal. Kondisi Yellow Submarine yang musim ini tak konsisten buat peluang Getafe meraup 3 poin cukup besar.

Real Madrid yang biasanya mendamping Barcelona ke Liga Champions, kini terseok-seok.
Fox Sport

Tambahan 7 poin dengana asumsi 2 kemenangan dan 1 imbang di 3 laga terakhir membuat Getafe bisa mengumpulkan 62 poin. Angka yang cukup membuat khawatir Real Madrid.

Real Madrid yang sekarang di posisi ketiga dengan koleksi 65 poin musim ini dilalui dengan tergopoh-gopoh. Namun, di tiga terakhir tim besutan Zinédine Zidane akan bertemu tim yang secara kualitas di bawah mereka.

Real Betis akan berhadapan dengan Villarreal (5/5), laga tandang melawan Real Sociedad (12/5). Di laga terakhir, El Real akan bertemu Real Betis (19/5). Jika melihat pertemuan pertama dengan ketiga tim tersebut, harusnya Real Madrid bisa menyampu bersih laga dengan kemenangan.

Tambahan 9 poin akan membuat Real Madrid akan menyamai poin Atletico Madrid saat ini 74. Satu tiket Liga Champions musim depan masih bisa mereka raih.

Saling sikut Sevilla dan Valencia

Sevilla dan Valencia bakal jadi dua tim yang saling sikut untuk menggoyang posisi Getafe. Sevilla berpeluang menggeser posisi Getafe, pun dengan Valencia.

Masalahnya, Sevilla di tiga laga terakhir akan berhadapan dengan dua tim yang cukup sulit untuk ditaklukkan. 3 poin bisa mereka dapatkan saat bertemu Leganes di akhir pekan nanti.

Sevilla vs Valencia
vbetnews.com

Namun ketika bertemu Atletico Madrid (12/5) dan Bilbao (19/5) bukan perkara mudah bagi tim besutan Joaquín Caparros meraup poin penuh.

Posisi pelik justru tengah dihadapi Valencia. Mereka masih harus melakoni laga leg kedua semifinal Liga Europa melawan Arsenal (10/5) musim ini.

Kekalahan 1-3 di leg pertama tentu jadi beban tersendiri bagi Goncalo Guedes cs. Selain itu, Valencia juga harus berhadapan dengan Barcelona di babak final Copa del Rey (25/5). Artinya Marcelino Toral wajib memiliki startegi dan rotasi pemain yang sesuai demi bisa mengamakan tiket liga Champions.

Di tiga laga terakhir, Valencia akan bertemu Huesca (6/5), Alaves (12/5), dan Real Valladolid (16/5). Alaves bisa jadi batu sandungan bagi El Che, pasalnya tim berjuluk El Glorioso juga tengah bernafsu amankan tiket di Liga Europa musim depan.

Valencia dan Sevilla memang wajib bermain hati-hati di tiga pekan tersisa. Kepleset di satu pertandingan akan membuat posisi mereka rawan, apalagi jika sampai terpeleset di dua pertandingan, dua tim di bawah mereka, Bilbao dan Alaves bisa mendapat keuntungan.

Jadwal Sisa Laga 4 Tim di 5-Besar LaLiga

Atletico Madrid
vs Espanyol (4/5)
vs Sevilla (12/5)
vs Levante (19/5)

Real Madrid
vs Villarreal (5/5)
vs Real Sociedad (12/5)
vs Real Betis (16/5)

Getafe
vs Girona (5/5)
vs Barcelona (12/5)
vs Villarreal (19/5)

Sevilla
vs Leganes (4/5)
vs Atletico Madrid (12/5)
vs Athletico Bilbao (19/5)

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Siapa Tim Terakhir yang Akan Turun Kasta dari Premier League?

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia -Setelah menjalani 36 partai yang cukup sengit selama sembilan bulan terakhir, Premier League akan menjalani dua laga pamungkasnya dalam beberapa pekan ke depan. Bagi Cardiff City dan Brighton & Hove Albion, kedua partai tersisa memiliki arti yang sangat penting untuk mereka.

Brighton dan Cardiff City akan berusaha untuk mempertahankan tempat mereka di Premier League. Saat ini, The Seagulls masih berada di posisi ke-17 dengak koleksi 35 poin. Unggil empat angka dari Cardiff City yang ada di posisi ke-18. Salah satu dari kedua tim itu akan menemani Fulham dan Huddersfield Town yang sudah dulu memastikan nasibnya.

SAMA-SAMA AKAN MENGHADAPI TIM TANGGUH

Di dua partai tersisa, Brighton masih harus menghadapi Arsenal dan Manchester City. Sementara itu, Cardiff juga mendapatkan tugas yang berat karena masih harus melawan Crystal Palace dan Manchester United.

Jika melihat dari tren performa dalam lima laga terakhir, wajar rasanya apabila Cardiff merasa cukup percaya diri. Pasalnya, mereka berhasil meraih satu kemenangan dari lima laga terakhir. Empat pertandingan tersisa berakhir dengan kekalahan

Hal itu cukup baik ketimbang Brighton yang hanya memiliki rekor dua menang dan tiga kalah dari lima partai terakhir. Selain itu, mereka juga masih harus menghadapi dua tim yang jauh lebih superior dalam diri Arsenal dan Manchester City.

Premier League - Brighton - Cardiff - Wales Online
Wales Online

Apabila ingin mempertahankan tempatnya di Premier League. pasukan Neil Warnock harus bisa mengamankan setidaknya empat angka dari pertandingan melawan Crystal Palace dan Manchester United. Selain itu, mereka juga wajib berharap Brighton menelan dua kekalahan dengan skor yang cukup besar.

Bagi The Seagulls, mereka hanya membutuhkan tambahan tiga angka untuk memastikan nasibnya. Melihat penampilan Arsenal yang tampil buruk dari beberapa partai terakhir, rasanya membawa pulang tiga angka dari Stadion Emirates bukanlah hal yang sulit untuk dilakukan.

BEREBUT TIKET PROMOSI TERAKHIR

Dari divisi Championship, dua tim sudah dipastikan mendapatkan tiket promosi ke Premier League. Kedua tim itu adalah Norwich City dan Sheffield United. Meskipun keduanya dipastikan akan bermain di ajang Premier League, belum ada tim yang bisa memastikan gelar juara divisi Championship musim ini.

Keberhasilan Sheffield United merupakan buah dari hasil imbang yang didapatkan oleh Leeds United ketika menjamu Aston Villa akhir pekan lalu. Hasil ini membuat Leeds dipastikan tak akan finis sebagai tim runner up di divisi Championship musim ini.

Premier League - Brighton - Cardiff - ABC
ABC

Namun, Leeds tak perlu berkecil hati. Pasalnya, mereka masih bisa mendapatkan tiket promosi terakhir melalui jalur play-off. Di babak play-off, anak asuh Marcelo Bielsa akan saling sikut dengan beberapa tim lainnya.

Sejauh ini, baru Leeds dan West Bromwich Albion yang memastikan satu tiket untuk berlaga ke babak play-off. Dua tempat tersisa akan diperebutkan oleh Derby County, Aston Villa, Middlesbrough, Swansea City dan Bristol City.

Dengan tiga pertandingan tersisa dan jarak antara klub-klub pesaing yang tak terlalu jauh, patut dinanti siapa yang akan menemani Leeds United dan West Bromwich Albion ke babak play off.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Mereka yang Berjuang Lepas dari Jerat Degradasi La Liga

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Persaingan di papan bawah La Liga begitu ketat. Hingga kini, belum ada tim yang dipastikan degradasi. Padahal, jadwal kompetisi di sepak bola Spanyol itu tinggal tiga pertandingan lagi.

Misi terberat tentu ada di penghuni dasar klasemen Huesca. Hingga pekan ke-35, pasukan Francisco Javier Rodríguez itu baru mengoleksi 30 poin. Mereka tertinggal tujuh poin dari Girona yang berada di posisi 17.

Sementara Real Valladolid dan Rayo Vallecano juga berada di zona merah. Mereka baru mengoleksi 35 dan 31 poin.

Untuk bisa lolos dari maut, Huesca harus bisa menyapu bersih semua laga dan berharap tim-tim di atasnya terpeleset. Sekali saja gagal meraih poin penuh, maka Juanjo Camacho dan kawan-kawan bakal turun ke Divisi Dua.

Rayo Vallecano
Getty Images

Hal yang sama berlaku Rayo Vallecano. Mereka tertinggal enam poin dari Girona. Rayo harus menyapu semua laga sisa dengan tiga poin.

Tim-tim lain seperti Real Sociedad, Espanyol, Real Betis, Eibar, Leganés, Villarreal sebenarnya masih bisa degradasi. Namun, peluangnya tipis karena mereka unggul jauh atas Valladolid di posisi 18.

Yang masih harus waspada adalah Celta Vigo, Levante dan Girona. Ketiga tim itu hanya unggul dua poin atas Valladolid. Jika tak hati-hati, mereka bisa terpeleset dan dibalap Valladolid di tiga laga sisa.

Melihat kerasnya persaingan dan selisih poin, Huesca dan Rayo Vallecano sepertinya takkan bertahan di La Liga musim depan. Sementara Valladolid masih berpeluang. Apalagi mereka akan menjalani dua laga kandang dari tiga pertandingan terakhir.

Prediksi Football5star
Degradasi: Huesca, Rayo Vallecano, Girona

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

3 Faktor yang Memengaruhi Perburuan Gelar Liga Inggris

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Perebutan gelar juara Liga Inggris musim 2018 – 2019 antara Manchester City dan Liverpool memasuki fase akhir.

Manchester City sebagai pemuncak klasemen Liga Inggris dengan 92 poin harus memenangkan dua pertandingan terakhir melawan Leicester City dan Brighton Hove & Albion untuk mempertahankan gelar juara dari kejaran Liverpool.

Sementara, Liverpool sebagai penantang serius menempel di peringkat kedua dengan 91 poin. Skuat asuhan Jurgen Klopp akan menghadapi Newcastle United dan Wolverhampton Wanderers di dua laga tersisa.

Liverpool sempat menikmati singgasana klasemen selama sehari setelah kemenangan meyakinkan 5-0 atas Huddersfield Town pada Sabtu dini hari WIB.

Liverpool toronto star
thestar.com

Tetapi, Man City merespon pada hari Minggu dengan sebuah kemenangan saat bertandang ke Stadion Turf Moor. Gol tunggal Sergio Aguero pada menit ke-63 membawa Man City mengkudeta puncak klasemen.

Pergantian pemuncak klasemen musim ini memang kerap terjadi, hingga pekan ke-36 telah terjadi 30 kali pergantian pemuncak klasemen. Ini merupakan rekor baru dalam sejarah Liga Inggris, mengalahkan rekor 28 kali pergantian pemuncak klasemen pada musim 2001 – 2002.

Menyisakan dua laga tersisa, membuat dua pertanyaan besar mencuat. Mampukah skuat asuhan Pep Guardiola menjadi tim pertama yang mampu mempertahankan gelar juara dalam 11 musim terakhir? Atau Jurgen Klopp menjadi manajer pertama yang mampu membawa Liverpool menjuarai Liga Inggris sejak era Premier League?

Dua pertanyaan tersebut akan terjawab pada 12 Mei mendatang. Namun, satu hal yang pasti teknologi garis gawang memengaruhi perjalanan kedua tim dalam meraih gelar.

Teknologi Garis Gawang

Tendangan Sergio Aguero yang hanya 29 milimeter melewati garis gawang Burnley dan sapuan garis gawang oleh John Stones pada Januari lalu saat mengalahkan Liverpool 2-1 akan diingat dalam sejarah perburuan gelar Liga Inggris musim 2018 – 2019.

Pekan ke-37 yang akan berlangsung akhir pekan ini, Liverpool berharap tuah dan ‘kebaikan hati’ mantan manajer mereka. Minggu (5/5/2019) WIB The Reds akan menghadapi Newcastle United yang diasuh oleh mantan manajernya, Rafa Benitez.

Sedangkan Man City, Selasa (7/5/2019) WIB menjamu Leicester City diasuh oleh Brendan Rodgers yang juga sempat menukangi Liverpool.

Mantan Manajer

Brendan Rodgers berpeluang mengantar Liverpool juara dan menggagalkan Manchester City ulangi prestasi musim lalu.
footballfancast.com

Menghadapi Newcastle United, Liverpool diyakini mampu meraih 3 poin apabila melihat performa Newcastle United yang tidak terlalu bagus dalam 10 laga terakhir. Skuat asuhan Rafa Benitez hanya mampu meraih 5 kemenangan dalam 10 laga terakhirnya.

Sedangkan Man City, menghadapi Leicester City di hadapan pendukungnya Stadion Etihad, diprediksi mampu mengamankan 3 poin apabila melihat tren positif yang mereka miliki. Aguero dan kawan-kawan menyapu bersih 12 laga terakhir di Liga Inggris.

Di pekan ke-37 ini posisi klasemen tidak akan mengalami perubahan berkat perolehan 3 poin kedua tim. Man City dipuncak klasemen dengan 95 poin, sedangkan Liverpool di peringkat kedua dengan 94 poin. Penentuan juara kemungkinan ditentukan di partai pamungkas pekan ke-38 yang berlangsung serentak pada 12 Mei.

Tren Positif

Liverpool akan kedatangan Wolverhampton Wanderers di Stadion Anfield. Dukungan penuh suporter akan menjadi tenaga ekstra dalam menghadapi Wolves yang memiliki catatan gemilang saat menghadapi Big Four. Mengamankan 3 poin membuat Liverpool mengoleksi 97 poin andai mampu mengamankan dua laga terakhir.

Sementara Man City harus bertandang ke American Express Community, kandang Brighton Hove & Albion. Man City lagi-lagi diuntungkan dengan tren negatif yang ditampilkan lawannya. Brighton tidak mampu meraih satu kemenangan pun di 7 laga terakhir Liga Inggris.

Kemenangan akan memastikan skuat asuhan Pep Guardiola menjadi tim pertama dalam 11 musim terakhir yang mampu back-to-back menjuarai Liga Inggris. Terakhir kali Chelsea melakukannya pada musim 2004-2005 dan 2005-2006.

Kemenangan atas Leicester dan Brighton membuat perolehan poin Manchester City menjadi 98 poin. Porelahan poin tersebut tidak akan mampu dikejar oleh Liverpool dengan total 97 poin andai mampu menyapu bersih dua laga terakhir.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Ramai-Ramai Enggan Tembus Empat Besar Liga Inggris

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Entah disengaja atau tidak, tiga tim yang tengah bersaing memperebutkan posisi empat besar Liga Inggris, seperti menunjukkan keengganan. Manchester United, Chelsea, dan Arsenal, sama-sama tidak meraih kemenangan pada tiga pertandingan terakhir.

Padahal, satu kemenangan sata cukup untuk mendongkrak posisi mereka ke zona Liga Champions. Sejauh ini, memang hanya tiga tim yang di atas kertas dipastikan kembali bermain di kompetisi antarklub paling elit Eropa.

Manchester City, Livepool, dan Tottenham Hotspur tinggal menunggu satu tim lagi untuk menemani mereka mewakili Inggris musim depan. Namun, inkonsistensi tiga tim yang disebutkan di awal membuat persaingan menuju empat besar Liga Inggris semakin sengit.

Posisi keempat sejauh ini masih dipegang Chelsea dengan 68 poin. Namun, bukan berarti anak asuh Maurizio Sarri bisa santai. Arsenal yang hanya terpaut dua angka di peringkat kelima, bisa saja menyalip jika The Blues lengah.

Manchester United vs Chelsea - Eden Hazard - @Chelseafc
@ChelseaFC

Satu nama lain yang bisa mengejutkan dan tak bisa dipandang remeh adalah Manchester United. Sempat mengancam ketika Ole Gunnar Solskjaer datang, kini mental bermain Jesse Lingard dkk kembali “normal”. Sejak dihajar Paris Saint-Germain di Liga Champions, semangat bermain United tak lagi terlihat sama.

Mau tidak mau, tiga tim yang masuk ke dalam kategori tim empat besar tradisional tersebut harus memaksimalkan dua laga sisa. Ketiganya sama-sama mempunyai kesempatan satu kandang dan satu tandang.

Chelsea harus bisa memanfaatkan laga kandang melawan Watford untuk meraih tiga angka. Pertemuan pertama musim ini di Vicarage Road berakhir dengan kemenangan. Bertanding di Stamford Bridge tentu akan jadi keuntungan besar bagi Eden Hazard dkk. Sepekan berselang, minimal poin harus dibawa pulang dalam kunjungan ke King Power untuk ladeni Leicester.

Arsenal yang tiga pertandingan terakhir menelan kekalahan, tentu tak ingin “singgasana” mereka di posisi keempat direbut tim lain. Anak asuh Unai Emery masih punya agenda menghadapi Brighton (kandang) dan Burnley (tandang) untuk menentukan nasib di akhir musim.

Manchester United seharusnya bisa lebih fokus di Liga Inggris setelah terlempar dari Liga Champions. Kini, tim tersukses di Inggris tersebut harus melewati Huddersfield di Old Trafford dan Cardiff City dalam laga tandang.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]