Ciro Alves Belum Tentu Main Lawan Arema FC

gamespool
Ciro Alves Belum Tentu Main Lawan Arema FC 4

Football5star.com, Indonesia – Persikabo hampir dipastikan tak bisa menurunkan Ciro Alves pada partai pembuka Piala Menpora 2021 melawan Arema FC pada Minggu (21/3). Pelatih Laskar Pajajaran, Igor Kriushenko mengaku bakal terus memantau kondisi Ciro hingga beberapa saat sebelum laga vs Arema digelar.

Kriushenko mengatakan bahwa Ciro Alves sudah tiba di Solo pada Sabtu (20/3) setelah menjalani masa karantina selama beberapa hari. Namun, ia belum sempat bicara dengan sang pemain,

“Sebetulnya sudah ada (Ciro) di Indonesia dan sudah karantina juga dan swab test dia negatif,” uja Igor Kriushenko pada sesi jumpa pers di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (20/3) sore WIB.

Ciro Alves - Persikabo - Arema FC - @officialciro
instagram.com/ciroofficial

“Seharusnya Ciro datang hari ini tetapi saya belum berbicara dengan Ciro, belum tahu nanti akan diturunkan atau tidak. Sebagaimana kondisi dia nantinya,” sambung Kriushenko.

Ciro merupakan satu-satunya pemain asing yang sudah resmi meneken kontrak bersama Persikabo. Kriushenko mengatakan manajemen Laskar Pajajaran masih mencari tiga orang pemain asing lainnya.

Kriushenko mengatakan manajemen Persikabo sebenarnya sudah menjalin kontak dengan sejumlah pemain asing. Namun, para pemain asing tersebut belum bisa datang karena adanya pembatasan kedatangan Warga Negara Asing (WNA) yang berlaku.

“Kami sedang menjalin komunikasi dengan mereka. Kendalanya ya karena adanya pembatasan dari Indonesia. Kami masih komunikasi dengan mereka supaya semua berjalan baik-baik saja. Ya, semoga saja peraturan tersebut bisa terselesaikan,” tutur Kriushenko.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Menpora Lega Polri Akhirnya Beri Izin Laga Uji Coba Timnas U-23

gamespool
Menpora Lega Polri Akhirnya Beri Izin Laga Uji Coba Timnas U-23 8

Football5star.com, Indonesia – Menteri Pemuda dan Olah Raga (Menpora), Zainudin Amali, memastikan tak akan ada hambatan perizinan pada partai uji coba melawan Bali United dan Tira Persikabo. Menurutnya, laga uji coba tersebut merupakan salah satu kebutuhan utama skuat Garuda Muda.

Awalnya, laga melawan Tira Persikabo akan digelar pada Rabu (3/3) malam WIB. Namun, laga tersebut batal digelar karena pihak kepolisian tidak memberikan izin.

“Dari penjelasan itu sebenarnya saya sudah komunikasi dengan pihak Polri. Saya komunikasi bahwa yang dilakukan PSSI ini adalah uji coba untuk timnas karena itu menjadi kebutuhan yang sudah ada dalam road map,” ujar Zainudin Amali dalam sesi jumpa pers, Kamis (4/3).

Zainudin Amali - Menpora - Timnas U-23 -Bali United - Persikabo - Kemenpora
Kemenpora

“Sebab (para pemain) timnas sebentar lagi akan dikembalikan ke klub masing-masing, istirahat. Mereka harus kembali ke klub masing-masing pada Piala Menpora,” kata Amali menambahkan.

Lebih lanjut, Menpora Amali juga mengatakan Shin Tae-yong sebenarnya meminta tim asing sebagai lawan uji tanding timnas U-23. Namun, adanya kebijakan karantina bagi seluruh orang yang masuk ke Indonesia membuat rencana tersebut batal.

“Sehingga alternatifnya uji coba dengan klub yang ada di dalam negeri tentu yang memenuhi kriteria yang ditentukan PSSI. Alhamdulillah Tira Persikabo dan Bali United,” jelas Menpora Amali.

Kini, PSSI dan timnas U-23 sudah resmi mengantongi izin untuk menggelar laga uji coba melawan Bali United dan Tira Persikabo. Kedua laga tersebut akan digelar pada 5 dan 7 Maret 2021.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Tak Dapat Izin, Laga Timnas U-23 vs Tira Persikabo Batal Digelar

Tak Dapat Izin, Laga Timnas U-23 vs Tira Persikabo Batal Digelar 11

Football5star.com, Indonesia – Laga persahabatan antara timnas U-23 Indonesia vs Tira Persikabo dipastikan batal terlaksana. Laga tersebut batal karena tak mendapat izin dari pengelola Stadion Madya, Senayan, Jakarta.

Pembatalan ini dilakukan satu jam sebelum pertandingan digelar. Media officer Tira Persikabo, Nandang Permana, mengaku bingung karena skuat Laskar Pajajaran sudah tiba di area stadion.

“Sudah sampai stadion, diarahkan untuk parkir. (Setelah) parkir 30 menit, tiba tiba disuruh kembali ke hotel. Kita tidak tahu karena apa pembatalan ini,” kata Nandang Permana ketika dihubungi awak media.

Sementara itu, pihak kepolisian melalui Kapolsek Metro Tanah Abang, AKBP Singgih Hermawan, memastikan laga timnas U-23 vs Persikabo batal digelar. Ia mengatakan laga ini batal digelar karena tak mendapat izin dari Mabes Polri.

“Kegiatan rencana sparring timnas U-23 dan Persikabo tidak kami izinkan karena belum ada izinnya (dari Mabes). Sampai tadi pukul 6 dan 1/2 7 belum ada juga izinnya sehingga kami larang kegiatan untuk dilaksanakan,” kata AKBP Singgih Hermawan ketika dihubungi awak media.

Dibatalkannya laga persahabatan melawan Persikabo membuat timnas U-23 diprediksi bakal fokus menghadapi partai uji coba melawan Bali United. Rencanya, laga tersebut akan digelar pada Jumat (5/3) mendatang.

Dua laga persahabatan ini ditujukan sebagai ajang unjuk gigi timnas U-23 setelah menjalani pemusatan latihan selama beberapa pekan. Pemusatan latihan ini dilakukan Shin Tae-yong sebagai ajang persiapan jelang gelaran SEA Games akhir 2021 mendatang.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Berstatus Anggota TNI, 2 Pemain PS TIRA Persikabo Naik Pangkat

Banner LFS Baru

Football5star.com, Indonesia – Kabar gembira datang dari kubu PS TIRA Persikabo di tengah penundaan agenda kompetisi Liga 1 2020. Itu setelah dua pemain yang berstatus anggota TNI, Didik Wijayance dan Guntur Triaji, mendapat kenaikan pangkat.

Didik maupun Guntur sama-sama berasal dari kesatuan Polisi Militer Angkatan Darat (POMAD) dan kini resmi menyandang pangkat Sersan Satu (Sertu).

Rasa bahagia keluar dari mulut Guntur yang merasa bersyukur dengan kenaikan pangkat yang ia terima. Ke depannya ia berharap bisa menjadi lebih baik lagi. Namun ia tak bisa mengikuti prosesi upacara kenaikan pangkat yang sedianya digelar di Pusdikpom Cimahi.

Karena Berbagai Alasan, Tujuh Pemain Tira Persikabo Terancam Absen

“Alhamdulillah, saya mendapat rezeki naik pangkat dari Sersan Dua ke Sersan Satu. Ini saya tunggu lima tahun, Alhamdulillah tahun ini bisa naik pangkat. Semoga kedepannya saya bisa menjadi lebih baik lagi dan amanah,” kata Guntur di situs Liga Indonesia.

“Tapi saya tidak ikut upacara prosesi kenaikan pangkat karena komandan memerintahkan untuk tetap di Jakarta,” sambung pemain PS TIRA Persikabo tersebut.

Kabar ini menyusul keberhasilan dua rekan mereka di PS TIRA Persikabo, Andy Setyo dan Dimas Drajat yang lebih dulu mendapat Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB), setelah membawa timnas Indonesia juara Piala AFF U-22 2019 dengan mengalahkan Thailand 2-1 di laga final.

PS TIRA Persikabo sendiri saat ini masih tertahan di peringkat 10 klasemen dengan koleksi tiga angka dari tiga laga.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Kaleidoskop 2019: 5 Momen Dramatis Sepak Bola Indonesia

Banner LFS Baru

Football5Star.com, Indonesia – Kompetisi Liga 1 dan Piala Indonesia 2019 telah berakhir. Namun, berakhirnya dua kompetisi tersebut bukan berarti tak menyisakan cerita menarik di dalamnya.

Dari banyaknya cerita menarik tersebut, terdapat beberapa momen dramatis yang terjadi di kompetisi sepakbola nasional. Meski demikian, tak hanya dari level kompetisi, pada level tim nasional pun terjadi momen dramatis.

Momen-momen tersebut pun Football5Star.com rangkum dalam daftar di bawah ini.

INDONESIA JUARA PIALA AFF U-22
timnas indonesia piala aff u 22 reno Kompas
Kompas

Sukses membungkam Thailand dengan skor 2-1 pada laga final menjadikan Timnas Indonesia menjuarai Piala AFF U-22 di Stadion Nasional, Phnom Penh, Kamboja pada 26 Februari 2019.

Beberapa drama terjadi di pertandingan ini. Momen yang paling berkesan tentunya adalah ketika Skuat Garuda Muda berhasil membalikkan keadaan. Tertinggal satu gol justru membuat anak asuh Indra Sjafri terlecut hingga akhirnya mengakhiri pertandingan dengan kemenangan 2-1.

Lebih lagi, Timnas Indonesia menyabet gelar juara dengan tanpa terkalahkan di semua laga Piala AFF U-22 2019.

POLEMIK FINAL PIALA INDONESIA
psm juara piala indonesia 2018 darije pegang piala
PSSI

Banyak drama yang terjadi pada sebelum hingga saat Final Piala Indonesia 2018/19 ini berlangsung. Mulai dari tensi tinggi di lapangan, hingga sebuah insiden yang terjadi di luar lapangan.

Sehari jelang laga leg kedua final Piala Indonesia dimulai tepatnya pada 28 Juli 2019, Persija Jakarta mengalami hal yang tidak mengenakkan ketika bus yang mereka tumpangi mendapat teror dari oknum suporter usai mereka menjalani uji coba lapangan Stadion Mattoangin, Makassar.

Akibat insiden tersebut, laga final leg kedua itu pun harus ditunda. Final leg kedua Piala Indonesia pun baru digelar pada 6 Agustus 2019 di Stadion Mattoangin. Hasilnya, PSM berhasil menang dengan skor 2-0.

Kemenangan 2-0 tersebut cukup untuk membuat Juku Eja mengangkat trofi Piala Indonesia setelah sebelumnya di leg pertama yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, PSM hanya kalah dari Persija dengan skor 1-0.

ROLLER-COASTER BERNAMA TIRA-PERSIKABO
PS TIRA Persikabo tampil aneh pada Liga 1 2019.
liga-indonesia.id

Performa Tira-Persikabo di Liga 1 2019 bak roller coaster. Mereka pernah merasakan berada di puncak klasemen selama beberapa pekan, hingga bahkan juga tak terkalahkan dalam 13 pertandingan berturut-turut di putaran pertama.

Akan tetapi, semuanya berubah ketika Laskar Padjadjaran memasuki putaran kedua. Tercatat, skuat asuhan Rahmad Darmawan tersebut tak pernah menang dalam 17 pertandingan berturut-turut. Suatu hal yang mungkin jarang terjadi di kancah sepakbola di manapun.

DERBI JAWA TIMUR DI FINAL PIALA PRESIDEN

Derbi Jawa Timur tersaji dalam final Piala Presiden 2019. Persebaya Surabaya bertemu dengan rivalnya, Arema FC. Akan tetapi, bermain di kandang lebih dulu di Stadion Gelora Bung Tomo pada leg pertama tak membuat Bajol Ijo memanfaatkan momentum. Mereka justru hanya bermain imbang dengan skor 2-2.

Arema FC pun memanfaatkan momentum di leg kedua. Singo Edan sukses menang dengan skor 2-0 yang menjadikan mereka juara Piala Presiden 2019 dengan skor agregat 4-2.

DUA TIM PROMOSI KEMBALI TERDEGRADASI
Semen Padang dan Perseru Badak Lampung FC sama-sama terdegradasi dari Liga 1.
liga-indonesia.id

Kompetisi Liga 1 dan Liga 2 2019 berjalan menarik saat memasuki pekan-pekan terakhir. Akan tetapi, petaka datang kepada tiga tim Liga 1 2019 yakni Kalteng Putra, Semen Padang dan Badak Lampung FC. Ketiga tim tersebut dipastikan harus terdegradasi ke Liga 2 setelah perolehan poin mereka tak mampu mengejar Tira-Persikabo yang berada di posisi 15 dengan 42 poin.

Sementara itu, secara dramatis tiga tim Liga 2 dipastikan promosi ke Liga 1 musim 2020 mendatang. Mereka adalah Persiraja Banda Aceh, Persita Tangerang dan juga Persik Kediri. Persik Kediri menjadi juara Liga 2 2019 setelah mengalahkan Persita Tangerang di laga final.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Kaleidoskop 2019: 5 Rekor Fenomenal di Sepak Bola Indonesia

Banner LFS Baru

Football5Star.com, Indonesia – Meskipun tak banyak, sejumlah catatan apik tertoreh di kancah sepak bola nasional sepanjang 2019. Selain pada ajang Liga 1, rekor juga tercipta di timnas Indonesia. Di antaranya berkat kiprah apik di SEA Games 2019.

Berikut ini, Football5Star.com merangkum 5 rekor paling fenomenal di kancah sepak Indonesia sepanjang 2019.

TAK TERKALAHKAN TERLAMA PADA AWAL MUSIM LIGA 1
PS TIRA Persikabo tak terkalahkan dalam 13 pekan awal Liga 1 2019.
liga-indonesia.id

PS TIRA Persikabo memang gagal menjadi juara Liga 1 2019. Manahati Lestusen dkk. bahkan hanya finis di posisi ke-15 atau satu tingkat di atas tim yang terdegradasi. Namun, sebuah rekor apik mampu ditorehkan klub yang bermarkas di Stadion Pakansari tersebut.

Pada awal musim, TIRA Persikabo tak terkalahkan dalam 13 pekan awal. Di bawah asuhan Rahmad Darmawan, mereka membukukan 8 kemenangan dan 5 hasil imbang. Catatan ini lebih baik dari Persipura Jayapura yang tak terkalahkan dalam 12 pertandingan pada 2010-11.

PELATIH JUARA LIGA BERUNTUN BERSAMA DUA KLUB BERBEDA
Stefano Cugurra Teco menorehkan rekor sebagai pelatih pertama yang menjuarai Liga Indonesia beruntun bersama klub berbeda.
baliutd.com

Kesuksesan Bali United menjuarai Liga 1 2019 punya arti khusus bagi pelatih Stefano Cugurra “Teco”. Pria asal Brasil itu menjadi pelatih pertama yang juara secara back to back. Eloknya, dia melakukan hal itu bersama dua klub berbeda. Musim sebelumnya, dia juara bersama Persija Jakarta.

Pada pentas sepak bola nasional, juara bersama dua klub berbeda adalah hal langka. Teco merupakan pelatih kedua yang melakukannya. Adapun sang pionir adalah Rahmad Darmawan yang juara bersama Persipura Jayapura pada 2005 dan Sriwijaya FC pada 2007-08.

PENCETAK QUATTRICK TERTUA TIMNAS INDONESIA
Beto Goncalves membukukan quattrick dalam umur 38 tahun saat timnas Indonesia mengalahkan Vanuatu.
foxsportsasia.com

Striker Beto Goncalves menorehkan prestasi tersendiri pada 2019. Saat timnas Indonesia menang 6-0 atas Vanuatu pada 15 Juni 2019, pemain naturalisasi asal Brasil itu menjejalkan empat gol. Dia menyamai Bambang Pamungkas yang mencetak quattrick ke gawang Filipina pada Piala AFF 2002.

Meskipun dilakukan saat melawan Vanuatu, quattrick Beto tetap istimewa. Pasalnya, dia melakukan hal tersebut saat umurnya tak lagi muda, yakni 38 tahun. Da kini tercatat sebagai pencetak quattrick tertua di timnas Indonesia.

GOL TERBANYAK DI SEA GAMES
Timnas U-23 Indonesia memecahkan rekor torehan gol terbanyak dalam satu edisi SEA Games.
zing.vn

Puasa gelar juara masih harus dilakoni Indonesia pada ajang multicabang, SEA Games. Meskipun sempat tampil menjanjikan sejak awal, timnas U-23 Indonesia gagal menjadi yang terbaik pada perhelatan SEA Games 2019. Pada final, tim asuhan Indra Sjafri takluk 0-3 di tangan Vietnam.

Meskipun demikian, sebuah rekor mampu dipatahkan Evan Dimas dkk. Itu terkait 21 gol yang dilesakkan sepanjang SEA Games 2019. Torehan tersebut merupakan yang terbanyak bagi Indonesia dalam satu edisi ajang multicabang se-Asia Tenggara itu. Sebelumnya, catatan terbaik adalah 16 gol pada SEA Games 1997.

PENCETAK GOL TERBANYAK DI SEA GAMES
Osvaldo Haay menjadi pencetak gol terbanyak Indonesia pada satu edisi SEA Games
zing.vn

Osvaldo Haay tampil ciamik saat timnas U-23 Indonesia merebut medali perak SEA Games 2019. Bersama Ha Duc Chinh dari Vietnam, dia menjadi pemain tertajam dengan torehan 8 gol. Ini merupakan catatan tersendiri mengingat Indonesia belum pernah menempatkan pemain sebagai pencetak gol terbanyak SEA Games.

Tak hanya itu, torehan 8 gol pada SEA Games 2019 adalah catatan terbaik pemain Indonesia. Itu bahkan hanya terpaut satu gol dari rekor Sarayut Chaikamdee pada 2003. Osvaldo Haay juga menyamai rekor Kurniawan Dwi Yulianto sebagai pencetak gol terbanyak Indonesia pada pentas SEA Games.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Breaking News: Rahmad Darmawan Resmi Tinggalkan Tira Persikabo

Banner live dan podcast baru

Football5Star.com, Indonesia – Rahmad Darmawan dengan resmi meninggalkan PS Tira Persikabo. Hal tersebut diumumkan melalui pernyataan resmi klub pada Jum’at (29/11/2019).

Pernyataan tersebut diunggah langsung oleh pihak klub melalui akun ofisial instagram mereka @officialpersikabo. Pernyataan itu mereka unggah pada Jum’at sore WIB (29/11/2019).

Pihak PS Tira Persikabo pun mengucapkan terimakasih mereka atas dedikasi Rahmad Darmawan sejak awal musim Liga 1 2019 lalu.

Rahmad Darmawan tak pikirkan peluang PS TIRA Persikabo menyamai rekor awal musim Persipura Jayapura.
Liga-indonesia.id

“Hari ini tim kami dan Coach Rahmad Darmawan sepakat untuk mengakhiri kerjasama. Terimakasih untuk Coach RD atas dedikasinya selama ini,” tulis pernyataan resmi klub.

https://www.instagram.com/p/B5clanbB-Zu/

Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui secara pasti alasan PS Tira Persikabo dan pria yang akrab disapa RD itu mengakhiri kerjasama. Ofisial klub pun belum mengeluarkan pernyataan secara resmi.

Namun, diketahui bahwa PS Tira Persikabo telah gagal menang selama putaran kedua kompetisi. Bahkan, tim berjuluk Laskar Padjadjaran tersebut belum pernah menang dalam 14 pertandingan terakhir.

Hal itu berbanding terbalik dengan raihan pada paruh musim pertama Liga 1 2019. RD pernah mencatatkan rekor tak pernah kalah dalam kurun waktu 13 pertandingan berturut-turut. Bahkan, Laskar Padjadjaran pernah beberapa pekan menghuni peringkat pertama klasemen. Tira Persikabo sendiri kini berada di posisi 12 klasemen dengan 38 poin.

Belum diketahui secara pasti juga kemana RD akan berlabuh selanjutnya. Namun, beberapa waktu lalu namanya santer dikaitkan dengan kursi kepelatihan Timnas Indonesia.

*Kabar terbaru: Rahmad Darmawan dipecat oleh PS Tira Persikabo

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Hasil Kalteng Putra vs TIRA Persikabo: Kalteng Naik dari Zona Degradasi

Banner live dan podcast baru

Football5Star.com, Indonesia – Kalteng Putra sukses menaklukkan PS TIRA-Persikabo saat mereka bersua di Stadion Tuah Pahoe, Rabu (27/11/2019). Laskar Isen Mulang sukses menang dengan skor tipis 1-0 atas Laskar Padjadjaran.

15 menit laga berjalan, permainan berlansung monoton. Kedua tim sama-sama menjalankan permainan lamban. Kalteng Putra mendapat beberapa peluang namun penyelesaian akhir mereka masih buruk.

Menit ke-23, TIRA-Persikabo baru mendapat peluang pertama. Sepakan Roni Sugeng setelah mendapat umpan dari Rifad Marasabessy sempat mengancam gawang Kalteng Putra. Namun bola masih bisa diamankan oleh Reky Rahayu.

Memasuki menit ke-30, Ferinando Pahabol sempat mendapat peluang di muka gawang TIRA-Persikabo. Akan tetapi bola masih juga bisa dihalau oleh Angga Saputro.

Hingga babak pertama usai, skor imbang tanpa gol masih menghiasi papan skor.

TIRA-Persikabo tampil menyerang saat laga baru berjalan tiga menit di babak kedua. Salah satu peluang didapat oleh Louis Parfait melalui tendangan bebas, namun lagi-lagi Reky Rahayu berhasil menyelamatkan bola.

Menit ke-80, Kalteng Putra akhirnya berhasil memecah kebuntuan. Memanfaatkan blunder dari bek Khurshed Beknazarov, Ferinando Pahabol berhasil melepaskan tendangan keras ke gawang TIRA-Persikabo.

Hingga pertandingan usai, skor 1-0 untuk keunggulan Laskar Isen Mulang tak berubah. Laskar Padjadjaran kembali menelan kekalahan yang menambah rentetan hasil buruk mereka di Liga 1 2019.

SUSUNAN PEMAIN KEDUA TIM

KALTENG PUTRA (4-4-2): 53. Reky Rahayu (GK); 4. OK John, 3. Wasyiat Hasbullah, 33. Rafael Bonfim, 26. Kevin Gomes; 44. I Gede Sukadana, 28. Yan Pieter Nasadit, 77. Pandi Lestaluhu, 34. Takuya Matsunaga; 11. Ferinando Pahabol, 88. Patrich Wanggai.

Cadangan: 18. Davit Ariyanto; 7. Dadang Apridianto, 19. Dendi Agustan Maulana, 21. Abdul Rahman Abanda, 24. Fajar Handika, 14. Michael Rumere, 99. Elthon Maran.

Pelatih: Gomes De Oliviera

TIRA PERSIKABO (4-4-2): 1. Angga Saputro (GK); 17. Mountala Zoubairou Garba, 12. Rifad Marasabessy, 20. Herwin Tri Saputra, 19. Khurshed Beknazarov; 22. Munadi, 10. Guntur Triaji, 68. Roni Sugeng, 6. Louis Parfait; 95. Prisca Womsiwor, 11. Osas Saha.

Cadangan: 39. Syahrul Trisna Fadillah; 96. Ryan Kurnia, 18. Vava Mario Yagalo, 2. Muhammad Kasim Slamat, 89. Sansan Fauji, 16. Derry Herlangga, 8. Rezky Ikhwan.

Pelatih: Rahmad Darmawan

Rahmad Darmawan Tak Masalah Jamu Bhayangkara di Stadion PTIK

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Tira Persikabo, Rahmad Darmawan, mengaku bahwa partai melawan Bhayangkara di Stadion PTIK pada Sabtu (19/10) esok akan terasa aneh. Namun, ia tetap yakin anak asuhnya akan bisa membekuk Bhayangkara FC dan keluar dari tren negatif.

Tira Persikabo memang tak bisa menggunakan stadion Pakansari untuk menjamu Bhayangkara esok. Pasalnya, Stadion Pakansari akan digunakan untuk menggelar ajang Liga 1 Putri pekan depan.

“Saya rasa ini home rasa away karena main di PTIK. Tapi saya berharap dengan tidak adanya penonton, bisa menjadi sesuatu yang netral,” kata Rahmad Darmawan dikutip dari laman resmi Liga 1.

Rahmad Darmawan - Bhayangkara FC - Tira Persikabo - @officialpersikabo 2
instagram.com/officialpersikabo

“Anak-anak terus bisa menyimpan motivasi untuk laga besok. Ini kan partai home kita tentu saya berharap bisa dapat poin yang bagus,” sambung pria berumur 52 tahun itu menambahkan.

Di mata Rahmad Darmawan, Bhayangkara FC tetap merupakan tim yang sangat bagus. Menurutnya, keberhasilan The Guardians mendaratkan dua gelandang asal Brasil, Hedipo Gustavo dan Bruno Matos di bursa transfer paruh musim menjadi bukti keseriusan mereka untuk memperbaiki posisi di klasemen sementara.

“Bhayangkara FC bagus di putaran kedua. Ada Bruno Matos dan Hedipo Gustavo di gelandang, mereka sangat bagus sekali. Implementasinya kalau di gelandang bagus biasanya otomatis depan juga akan hidup. Saya rasa hanya soal adaptasi dengan pelatih saja,” tandas Rahmad Darmawan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Karena Berbagai Alasan, Tujuh Pemain Tira Persikabo Terancam Absen

Banner live dan podcast baru

Football5Star.com, Indonesia – Tujuh pemain dari PS Tira Persikabo terancam absen pada saat mereka bertandang ke kandang Persipura Jayapura di Stadion Delta, Sidoarjo, Rabu (2/9/2019).

Mereka terancam absen karena berbagai alasan. Diantaranya adalah Ciro Alves dan Guntur Triaji yang absen karena akumulasi kartu kuning. Manahati Lestusen, Andy Setyo, dan Rifad Marasabessy mengikuti pemusatan latihan bersama timnas U-23.

Sementara itu, dua pemain Tira Persikabo lainnya, Abduh Lestaluhu dan Wawan Febrianto dipanggil timnas Indonesia untuk menjalani pemusatan latihan.

Pelatih Rahmad Darmawan masih berharap kelima pemain yang mendapat panggilan timnas mendapat izin khusus dari PSSI sehingga bisa dimainkan. Meski demikian, Tira Persikabo sudah menyiapkan Plan B menghadapi Mutiara Hitam.

Karena Ini, Tujuh Pemain Tira Persikabo Terancam Absen
Liga-indonesia.id

“Kita menyiapkan skema berbeda saat menghadapi Persipura Jayapura. Kita berharap dapat izin, karena lima pemain yang bergabung ke Timnas Indonesia bukan suatu yang mudah untuk kita, ditambah dua pemain yang absen,” kata RD, sapaan akrabnya, seperti dikutip Football5Star.com dari laman Liga-indonesia.id.

RD mengantisipasi kebangkitan Persipura yang saat ini lahir kembali di bawah arahan Jacksen F Tiago. Kemenangan Tira Persikabo dengan skor 3-1 pada pertemuan pertama juga ia akui tidak bisa menjadi acuan.

Di sisi lain, bermain di Sidoarjo diakui RD memberikan keuntungan tersendiri bagi Tira Persikabo yang bisa memangkas jarak jika harus bermain di Jayapura.

“Persipura ketika bermain di sini waktu itu menguasai permainan. Tapi kita beruntung dapat menang 3-1. Di bawah Jacksen, Persipura sangat bagus. Mereka memiliki keterikatan sangat baik. Saya rasa aura permainan Persipura telah kembali. Itu yang harus diwaspadai. Karena tim tersebut gabungan antara determinasi dan talenta,” jelas RD.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Gagal Menang, Rahmad Darmawan Kritik Permainan Tira Persikabo

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Tira Persikabo, Rahmad Darmawan, merasa kesal dengan permainan yang diperlihatkan oleh anak asuhnya pada partai melawan Semen Padang, Jumat (27/9). Menurutnya, permainan dari Osas Saha dkk berada di bawah standar.

Partai antara Tira Persikabo vs Semen Padang sendiri berakhir dengan skor 1-1. Gol tunggal tim tuan rumah dicetak oleh Osas Saha. Sementara, gol dari Semen Padang dicetak oleh Vanderlei Francisco.

“Pemain sudah berusaha dengan sekuat tenaga. Walaupun kita tahu kalau hari ini adalah penampilan yang kurang mengenakkan untuk tim kita. Karena, kita sangat miskin akan determinasi, kreativitas dan sirkulasi bola,” ungkap Rahmad Darmawan di sesi jumpa pers pasca pertandingan.

Rahmad Darmawan - Semen Padang - Tira Persikabo - Antara Foto
Antara Foto

“Jujur, mungkin ini adalah salah satu permainan kami yang terburuk. Di bawah standar permainan yang sudah kami tetapkan. Tapi, saya tak ingin menyalahkan pemain karena kita tidak ada masalah di tim ini,” sambung Rahmad Darmawan menambahkan.

Hasil imbang melawan Semen Padang membuat Tira Persikabo gagal meraih satu pun kemenangan dalam enam pertandingan terakhirnya. Kemenangan terakhir datang pada partai melawan PSS Sleman pada bulan Agustus lalu.

Tren buruk ini membuat posisi Tira Persikabo di peringkat dua klasemen Liga 1 semakin terancam. Pasalnya, mereka kini hanya memiliki keunggulan dua angka dari Madura United yang ada di peringkat tiga dan enam poin dari Persipura Jayapura yang duduk di posisi empat.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Badak Lampung Optimistis Perparah Derita Tira Persikabo

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Badak Lampung, Milan Petrovic, mengatakan bahwa timnya akan bisa medapatkan poin ketika menjamu Tira Persikabo, Senin (23/9) mendatang. Ia pun yakin duet Anthony Golec dan Bojan Malisic di lini belakang akan kembali menjadi kunci.

Semenjak menduetkan Anthony Golec dan Bojan Malisic di jantung pertahanannya, Badak Lampung memang menjadi tim yang cukup sulit untuk dikalahkan. Laskar Saburai bahkan tak sekalipun menelan kekalahan dari lima partai terakhirnya.

“Saya sangat senang, itu semua pemain baru membantu kami dengan energi baru dan pengalaman mereka. Bojan dan Golec tidak hanya dua dari lima pemain terbaik kami. Mereka adalah andalan saya di dalam tim dan guru semua pemain muda,” ungkap Milan Petrovic dikutip dari laman resmi Liga 1.

Tira Persikabo - Badak Lampung - Milan Petrovic - liga-indonesia. id 2
liga-indonesia.id

“Saya yakin, Golec dan Malisic mampu membendung serangan pemain depan Tira. Keduanya adalah pemain yang sangat berpengalaman. Jadi mereka tidak butuh waktu lama untuk beradaptasi dengan tim,” sambung pria berpaspor Slovenia itu.

Tira Persikabo sendiri saat ini sedang berada dalam tren yang kurang baik. Setelah tampil gemilang sepanjang putaran pertama, pasukan Rahmad Darmawan kini mulai kesulitan untuk meraih kemenangan. Mereka pun hanya mampu memetik satu kemenangan dari lima partai terakhirnya.

Hal itu pun membuat Badak Lampung kian yakin akan bisa menambah derita Tira Persikabo. “Kami optimistis dengan kondisi tim sekarang bisa mengamankan tiga poin lawan Tira,” tandas Milan Petrovic mengakhiri.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Amido Balde Dapat Perhatian Khusus dari Rahmad Darmawan

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Tira Persikabo, Rahmad Darmawan, mengatakan bahwa timnya mengincar kemenangan ketika melawat ke markas PSM Makassar pada Kamis (19/9) nanti. Untuk memuluskan misi tersebut, ia pun siap mematikan pergerakan bomber PSM, Amido Balde.

Meskipun gagal tampil konsisten di Liga 1 bersama Persebaya, Amido Balde sudah berhasil unjuk gigi bersama PSM Makassar. Penyerang asal Guinea-Bissau itu sudah berhasil mencetak dua gol untuk Juku Eja.

“Persiapan baik dan memang ada recovery, yang tidak main ada ekstra latihan. Kita nanti berangkat langsung dari Ujung Pandang ke Lampung, jadi kita bawa 20 pemain. Kita ingin dapat poin di setiap laga,” terang Rahmad Darmawan dikutip dari laman resmi Liga 1.

Rahmad Darmawan - Amido Balde - PSM Makassar
Dok. Ilhamsins

“Saya rasa kita tahu kualitas Amido Balde dengan bola-bola tinggi dan kemampuan sprint yang bagus. Jadi kita waspadai itu dan juga beberapa pemain kunci PSM, karena PSM tim kuat dan mereka juara Piala Indonesia kemarin,” sambungnya menambahkan.

Tambahan dua gol untuk Juku Eja membuat Amido Balde sudah berhasil mengoleksi tujuh gol di Liga 1 musim ini. Catatan tersebut membuatnya menjadi salah satu bomber terbaik di Liga 1 musim ini.

PSM saat masih belum beranjak dari papan tengah klasemen Liga 1. Tambahan satu poin dari markas Badak Lampung membuat pasukan Darije Kalezic baru mengumpulkan 24 poin dari 15 partai. Catatan itu membuat mereka masih bertengger di posisi sembilan klasemen sementara.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Bus Dilempari Batu, Pemain Persib Terluka

Banner live dan podcast baru

Football5Star.com, Indonesia – Persib Bandung mengalami kejadian yang tak mengenakkan ketika bus mereka dilempari batu oleh sejumlah orang tak dikenal ketika mereka usai menjalani laga kontra PS TIRA Persikabo, Sabtu (14/9/2019).

Insiden tersebut terjadi sesaat setelah rombongan tim Persib bertolak untuk meninggalkan Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor.

Dilansir Football5Star.com dari laman resmi klub, bus Persib dilempari batu yang berukuran besar dan mengenai bagian kaca sisi kanan.  Lemparan batu tersebut membuat kaca bus pecah. 

Tak hanya itu, lemparan batu membuat dua pemain Maung Bandung, Omid Nazari dan Febri Hariyadi terluka di bagian pelipis. Karena cukup serius, Nazari langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk dilakukan penanganan lebih lanjut.

“Sobekan cukup dalam, ini harus segera dijahit,” kata dokter tim Persib, dr. Raffi Ghani. 

Salah satu pemain, Erwin Ramdhani sempat menyaksikan kejadian tersebut. “Ada orang pakai baju atau jaket abu-abu. Dia nunggu di trotoar sebelah kanan. Saya lihat pas dia lempar dan lari setelah melempar batunya,” ungkap Erwin. 

Sebelumnya, rombongan Maung Bandung pun sempat tertahan di dalam Stadion Pakansari Bogor selama lebih satu jam. Sebab, pihak panitia pelaksana pertandingan memberikan informasi jika tengah terjadi bentrokan di luar Stadion Pakansari.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

RD Jelaskan Alasan Tira Persikabo Gagal Bekuk Persib

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Tira Persikabo, Rahmad Darmawan, mengatakan bahwa timnya gagal menunjukkan penampilan terbaik ketika menjamu Persib Bandung, Sabtu (14/9). Menurutnya, skema permainan milik Tira Persikabo terlalu mudah diantisipasi oleh skuat Maung Bandung.

Hasil imbang yang diraih pada partai melawan Maung Bandung merupakan kali ketiga secara beruntun Tira Persikabo gagal meraih poin penuh. Catatan kurang baik itu membuat mereka kini terpaut tujuh angka dengan Bali United yang ada di puncak klasemen Liga 1.

“Di babak pertama, pemain kami tadi seperti lupa caranya build up serangan. Lawan pun menyukai gaya bermain kami yang kurang optimal. Karena kami sudah lama tak berkumpul dan latihan bersama,” ujar Rahmad Darmawan di sesi jumpa pers pasca pertandingan.

Rahmad Darmawan - Persib Bandung - Tira Persikabo - persib.co. id 3
persib.co. id

“Selain itu, kami juga beberapa kalo main bola-bola panjang yang sangat menguntungkan Persib. Saya akui Persib main sangat disiplin di lini belakang. Saya rasa, hasil ini cukup adil untik kedua tim,” sambung Rahmad Darmawan menambahkan.

Setelah gagal tampil optimal di paruh pertama, Rahmad Darmawan melakukan sedikit perubahan strategi di babak kedua. Ia pun sudah cukup puas dengan penampilan yang diperlihatkan oleh Tira Persikabo di paruh kedua partai melawan Maung Bandung.

“Kita sih hanya mengubah bagaimana anak-anak harus berani main dan menguasai bola di tengah dan di belakang. Kalau kita bermain dengan direct, maka akan sangat mudah untuk diantisipasi oleh Persib. Mereka punya pemain-pemain belakang yang tinggi dan kami kalah bola 50-50,” tandasnya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Terjadi Keributan Antarsuporter di Laga Tira-Persikabo vs Persib

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Partai yang mempertemukan Tira-Persikabo vs Persib Bandung pada Sabtu (14/9) malam WIB, diwarnai oleh insiden yang kurang sedap. Di Tribun Selatan Stadion Pakansari, terlihat ratusan suporter kedua tim yang saling baku hantam.

Keributan pecah di pertengahan pertandingan babak pertama. Pihak kepolisian pun membutuhkan waktu yang agak lama untuk bisa mengurai situasi.

Kelompok Ultras Persikabo Curva Sud menjadi salah satu bagian dari keributan ini. Mereka tampak panas setelah mendapatkan provokasi dari beberapa suporter Persib Bandung yang juga menghuni tribun selatan Stadion Pakansari.

Tira Persikabo vs Persib Bandung - Stadion Pakansari
www.old.football5star.com/KenzaEmeraldy

Banner Ultras Persikabo Curva Sud yang biasa terpampang di tribun selatan pun dilepaskan oleh kelompok suporter yang terlibat kericuhan. Banner tersebut dilepaskan dan digantikan oleh beberapa spanduk kecil dengan logo Persib Bandung.

Setelah aksi tawuran ini berlangsung selama lima menit, baru lah pihak kepolisian yang penjadi pihak pengamanan pertandingan datang dan melepaskan tembakan peringatan. Namun, aksi tersebut gagal membuat tawuran usai.

Massa yang terlibat tawuran pun mulai merusak fasilitas Stadion Pakansari. Mereka mulai mencabut kursi dan melemparkannya kepada lawannya masing-masing.

Tawuran ini baru bisa diredam setelah berlangsung selama sekitar 15 menit. Tawuran ini usai setelah pasukan anti huru-hara dari pihak kepolisian memasuki area tribun selatan dan membubarkan massa yang berkumpul.

Pertandingan Tira Persikabo vs Persib Bandung sendiri berjalan dengan cukup menarik. Total, ada sekitar 29.000 pasang mata yang hadir di Stadion Pakansari. Pertandingan pun berkahir dengan skor sama kuat, 1-1.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

PS TIRA Persikabo Dapat Suntikan Positif Jelang Lawan Persib

Banner live dan podcast baru

Football5Star.com, Indonesia – PS TIRA Persikabo mengaku siap untuk menghadapi Persib Bandung pada laga perdananya di putaran kedua kompetisi Liga 1 2019 pada Sabtu besok (14/9/2019).

Pelatih Rahmad Darmawan berkata bahwa dirinya telah mempersiapkan timnya secara serius untuk menghadapi laga ini. Meskipun ada beberapa kendala yang mereka alami jelang pertandingan.

“Yang pasti dalam beberapa hari ke belakang kita sangat serius mempersiapkan tim ini. Meskipun kita tahu kendala-kendala kita lebih kepada waktu yang cukup untuk semua pemain bisa berkumpul bersama,” ungkap Rahmad Darmawan.

Terlebih, banyak pemain dari Laskar Pajajaran yang membela tim nasional. Akan tetapi, para pemain tersebut berangsur telah kembali ke latihan tim.

PS TIRA Persikabo Dapat Suntikan Positif Jelang Lawan Persib

“Karena ada agenda tim nasional yang tidak bisa kita halangi. Tapi secara keseluruhan pemain berangsur pulih, berangsur terlihat di dalam latihan bisa dikatakan bersungguh-sungguh dan bergairah,” tambahnya.

Hal itulah yang menjadi suntikan positif bagi skuat asuhan Rahmad Darmawan. RD, sapaan akrabnya, berkata bahwa para pemainnya telah siap untuk bermain di laga esok.

“Itu yang menggebirakan saya. Saya berharap momen ini bisa terus dibawa sampai dengan pertandingan besok. Pemain-pemain kita sudah siap untuk  bermain besok,” sebut RD lagi.

“Dan hari ini memang ada yang baru datang. Dua pemain, tapi apkaah akan bergabung di laga nanti atau tidak kita lihat nanti. Tapi secara keselurhan pemain siap bertanding dengan Persib,” pungkasnya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Bertemu Tim Papan Atas, Pemain Persib Waspada

Banner live dan podcast baru

Football5Star.com, Indonesia – Persib Bandung akan bertamu ke markas PS TIRA Persikabo dalam laga lanjutan putaran kedua kompetisi Liga 1 2019 di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Sabtu (14/9/2019) besok.

Melawan tim papan atas klasemen, Persib mengaku mewaspadai para pemain PS TIRA Persikabo. Seperti diketahui, pemain-pemain seperti Ciro Alves, Loris Arnaud dan Osas Saha memang kerap kali moncer untuk membobol gawang lawan.

Untuk itu, kiper Persib Bandung, I Made Wirawan berkata bahwa PS TIRA Persikabo adalah kesatuan tim yang sangat bagus. Untuk itu, para pemain Maung Bandung pun telah melakukan sejumlah persiapan untuk menghadapi laga esok hari.

Robert Alberts Persib Bandung Football5star Made Wirawan
(Football5Star.com)

“Untuk pertandingan besok persiapan apa yang harus diwaspadai, kami sangat mewaspadai, TIRA Persikabo tim yang sangat bagus,” ucap I Made Wirawan.

Akan tetapi, Maung Bandung disebut telah siap untuk menghadapi pertandingan besok. I Made menyebut dia dan teman-temannya datang dengan semangat dan tekad untuk meraih kemenangan.

“Tapi kami sudah siap untuk pertandingan besok, besok adalah pertandingan besar. Kami datang kesini dengan semangat dan tekad ingin memberikan yang terbaik. Mudah-mudahan bisa menang,” pungkas Made.

Maung Bandung sendiri tak lebih baik dari skuat Laskar Pajajaran dalam urutan klasemen. Hingga paruh musim kompetisi, mereka hanya mampu bercokol di posisi 10 klasemen dengan 19 poin.

Sementara itu, Ciro Alves dkk tampil mengejutkan dengan melejit ke posisi 2 klasemen sementara.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Pelatih Persib Blak-blakan Bongkar Strategi PS TIRA Persikabo

Football5Star.com, Indonesia – Persib Bandung akan menghadapi PS TIRA Persikabo dalam lanjutan putaran kedua kompetisi Liga 1 2019, Sabtu (14/9/2019) mendatang.

Maung Bandung yang mendapat motivasi lebih pasca kemenangan melawan PS Sleman di laga terakhir putaran pertama lalu mengaku siap untuk menatap laga tersebut. Terlebih, para pemain anyar mereka disebut telah banyak menyatu dengan tim.

Pelatih Maung Bandung, Robert Rene Alberts pun blak-blakan mengaku bahwa dirinya telah mengantongi strategi dari calon lawannya tersebut. Apalagi, Laskar Pajajaran tak meraih hasil positif di beberapa pertandingan terakhir mereka.

Pelatih Persib, Robert Alberts Dibuat Kesal Karena Pemainnya Sendiri
Pelatih Persib Blak-blakan Bongkar Strategi PS TIRA Persikabo

“Tira sedang sedikit tersendat dengan hasilnya di beberapa pertandingan terakhir kemarin. Kita juga tahu gimnya masih sama seperti putaran pertama,” ungkap Robert seperti dikutip Football5Star.com dari laman Vikingpersib.

Lebih lanjut, eks pelatih PSM Makassar itu juga berkata TIRA Persikabo memiliki kekompakan tim yang bagus. Skuat asuhan Rahmad Darmawan tersebut dinilai memiliki transisi pertahanan ke menyerang dan sebaliknya dengan proporsi yang baik.

“Mereka membangun tim yang bagus, kuat dan punya transisi bertahan ke serang yang bagus dan ketemu Tira akan selalu menjadi hal yang sulit bagi setiap tim,” katanya.

Maung Bandung sendiri tak lebih baik dari skuat Laskar Pajajaran dalam urutan klasemen. Hingga paruh musim kompetisi, mereka hanya mampu bercokol di posisi 10 klasemen dengan 19 poin.

Sementara itu, Ciro Alves dkk tampil mengejutkan dengan melejit ke posisi 2 klasemen sementara.

Putaran Kedua, Tim Papan Atas Justru Ketar-Ketir Lawan Persib

Football5Star.com, Indonesia – Persib Bandung disebut-sebut menjadi tim yang perlu diperhitungkan di putaran kedua kompetisi Liga 1 2019. Hal itu didengungkan setelah tim Pangeran Biru melakukan beberapa perombakan dari kedalaman skuat-nya.

PS TIRA Persikabo yang akan menghadapi Persib di laga pertama putaran kedua pada 14 September mendatang pun mengungkapkan kewaspadaannya. Pelatih Rahmad Darmawan pun menyebutkan bahwa skuat Maung Bandung kali ini lebih memiliki kualitas dibandingkan sebelumnya.

“Kita kemarin melihat bagaimana mereka berkualitas. Persib berbeda kali ini,” sebut Rahmad Darmawan dikutip Football5Star.com dari Goal.

Rahmad Darmawan tak pikirkan peluang PS TIRA Persikabo menyamai rekor awal musim Persipura Jayapura.
Rahmad Darmawan. (Liga-indonesia.id)

Sebagai antisipasi, PS TIRA Persikabo pun akan lebih fokus dalam proses recovery dari para pemainnya agar tetap fit pada pertandingan nanti. Pasalnya, beberapa pemainnya kini tengah bergabung membela negara. Diantaranya adalah Angga Saputra, Osas Saha, Manahati Lestusen (Indonesia senior), Roni Sugeng (Indonesia U-23) dan juga Khursed Beknazarov (Tajikistan).

“Saya pikir nomor satu saya akan fokus recovery dalam dua hari ini, kami akan istirahat. Kemudian kami akan melakukan persiapan untuk pertandingan berikutnya,” kata pria yang akrab disapa RD tersebut.

“Saya ingin semua pemain bisa menghadapi Persib dengan nanti komplet. Itu dulu. Karena paling tidak kami akan hadapi satu tim yang punya pemain berbeda di putaran kedua dengan sebelumnya,” pungkas RD.

Seperti yang diketahui, PS TIRA Persikabo kini bercokol di posisi 2 klasemen sementara Liga 1 2019. Tim berjuluk Laskar Pajajaran itu berhasil mendulang 9 kali kemenangan, 6 hasil seri dan hanya 2 kali mengalami kekalahan.

Sementara itu, Maung Bandung justru terseok-seok di papan tengah klasemen. Tim asuhan Robert Rene Alberts tersebut hanya mampu meraih 19 poin dari 17 pertandingan yang telah dilakoni.

Borneo FC Tak Ingin Pulang dengan Tangan Hampa dari Pakansari

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Borneo FC, Mario Gomez, menginginkan anak asuhnya agar bisa kembali bangkit ketika melawat ke markas Tira Persikabo pada Minggu (1/9) esok. Ia pun tak ingin pulang dengan tangan hampa dari Stadion Pakansari.

Pekan lalu, Borneo FC harus mengakui keunggulan Bali United di markas Bali United. Kekalahan tersebut menodai rekor mereka yang berhasil mengamankan poin dalam 10 pertandingan Liga 1 sebelumnya.

“Persiapan kami bagus. Kita tahu Tira tim bagus karena ada di papan atas klasemen. Kami bermain away tapi kami coba mengambil tiga angka besok karena kami kalah dalam laga terakhir melawan Bali United,” ujar Mario Gomez dikutip dari laman resmi Liga 1.

Mario Gomez - Tira Persikabo - Borneo FC - @pusamaniaborneo
twitter.com/pusamaniaborneo

“Saya harap kami punya keberuntungan lebih banyak dari sebelumnya. Dalam 10 laga kami tidak kalah, terakhir kami hanya kalah melawan Bali United, bagi saya itu cukup konsisten,” sambungnya menambahkan.

Tira Persikabo juga tak memiliki modal yang positif jelang partai melawan Borneo FC. Pekan lalu, mereka harus menelan kekalahan memalukan dengan skor 1-6 di markas tim papan bawah, Persela Lamongan.

Kekalahan tersebut membuat mereka harus merelakan posisi di puncak klasemen kepada Bali United. Saat ini, Loris Arnaud dkk berada di posisi runner up klasemen Liga 1 dengan koleksi 32 poin dari 16 laga. Unggul delapan poin dari Borneo FC yang ada di posisi tujuh.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Pelatih Tira Persikabo Tak Ingin Remehkan Borneo FC

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Tira Persikabo, Rahmad Darmawan, mengatakan bahwa Borneo FC merupakan tim yang cukup kuat. Ia pun bernanji tak akan menganggap remeh pasukan Mario Gomez ketika bertandang ke ke Stadion Pakansari dalam partai lanjutan Liga 1, Minggu (1/9) esok.

Tira Persikabo sendiri saat ini sedang berada dalam kondisi yang kurang baik. Selain kehilangan tiga pemainnya karena dipanggil timnas Indonesia, mereka juga harus menelan kekalahan telak atas Persela Lamongan pekan lalu.

“Lawan Borneo FC tidak mudah. Karena Borneo 11 pertandingan baru kalah satu kali kemarin lawan Bali United. Borneo mengimbanginya dengan permainan yang penuh motivasi dan sangat kompak,” kata Rahmad Darmawan dikutip dari laman resmi Liga 1.

Rahmad Darmawan - Borneo FC - Tira Persikabo - @pusamaniaborneo
twitter.com/pusamaniaborneo

“Saya pikir pertandingan besok kita butuh kerja baik, kompak, dan tidak kalah motivasi. Secara keseluruhan kita sudah membuat skema dalam menghadapi Borneo, tentu dengan mempertimbangkan kelebihan yang mereka punya dan pemain untuk pertandingan besok sudah siap.”

Tak hanya itu, Rahmad Darmawan juga menyoroti performa dari gelandang kreatif milik Pesut Etam, Renan Silva. Menurutnya, Renan Silva adalah pemain yang sangat berbahaya apabila dibiarkan lepas.

Renan akan mendapat perhatian ekstra, tapi bukan hanya Renan, ada Terens Puhiri yang kembali lagi. Lalu ada Abrizal Umanailo yang bagus dengan Terens. Belum lagi dia punya fullback yang muda dan kreatif, serta gelandang yang baik,” tandas Rahmad Darmawan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Bomber Tira Persikabo Tak Akan Selebrasi Jika Bobol Gawang Persela

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Penyerang andalan Tira Persikabo, Loris Arnaud, mengaku sangat senang karena bisa kembali ke Stadion Surajaya akhir pekan nanti. Ia pun berjanji tak akan melakukan selebrasi andai berhasil menjebol gawang Persela.

Laskar Joko Tingkir merupakan klub Indonesia pertama Loris Arnaud. Musim lalu, ia berhasil tampil apik dengan raihan 15 gol dari 29 penampilannya di Liga 1 bersama Lucky Wahyu dkk sebelum akhirnya memutuskan untuk hengkang ke Tira Persikabo.

“Saya tidak akan selebrasi karena Persela adalah klub pertama saya di Indonesia. Saya sangat hormat kepada klub, suporter, dan semua orang di sana. Saya tidak akan selebrasi tapi saya akan senang jika mencetak gol untuk Tira,” jelas Loris dikutip dari laman resmi Liga 1.

Loris Arnaud - Tira Persikabo - Persela Lamongan - @perselafc
instagram.com/perselafc

“Saya sangat senang kembali ke Lamongan. Kami sudah melakukan persiapan dengan baik karena kami kemarin menang melawan (PSS) Sleman di kandang. Jadi kami punya kepercayaan diri meski kehilangan pemain yang dipanggil tim nasional,” sambung Loris menambahkan.

Prestasi kurang baik milik pasukan Nilmaizar musim ini pun tak luput dari pengamatan Loris. Ia pun yakin Persela yang dimotori oleh Alex dos Santos akan bisa bangkit dan keluar dari papan bawah klasemen sementara Liga 1.

“Saya lihat mereka kesulitan musim ini karena berada di papan bawah. Tapi saya pikir mereka punya pemain lokal dan asing yang bagus, terutama top skor Alex dos Santos. Saya pikir dia bisa membantu Lamongan,” tandas pria 32 tahun itu.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Samai Rekor, TIRA Persikabo Tak Lebih Baik dari Persipura

Banner live dan podcast baru

Football5Star.com, Indonesia – Sebuah catatan manis dibuat PS TIRA Persikabo, Jumat (2/8/2019). Kemenangan 2-0 di kandang PSIS Semarang membuat tim asuhan rahmad Darmawan tak terkalahkan dalam 12 laga awal Liga 1 2019. Itu menyamai rekor Persipura Jayapura pada Liga Super Indonesia 2010-11.

Meskipun sanggup menyamai rekor tak terkalahkan pada awal musim, TIRA Persikabo tak dapat menepuk dada terlalu kencang. Pasalnya, catatan mereka ternyata masih lebih buruk dari Persipura saat melakukan hal serupa pada 2010-11.

Persipura Jayapura punya statistik lebih baik saat membukukan 12 laga awal tanpa kekalahan pada Liga Super Indonesia 2010-11.
Instagram @tabloid_bola

Statistik dalam 12 laga tanpa kekalahan yang diraih kedua tim sangat jelas menunjukkan TIRA Persikabo tak sekeren Persipura. Pada awal musim 2010-11, Tim Mutiara Hitam membukukan 10 kemenangan dan 2 hasil imbang. Sementara itu, The Army hanya mengemas 7 kemenangan dan 5 kali imbang.

Perbandingan Gol dan Kebobolan

Soal produktivitas, Persipura yang kala itu ditangani Jacksen F. Tiago juga jauh lebih unggul. Dalam 12 laga awal tak terkalahkan, Boaz Solossa dkk. menorehkan 39 gol. Dalam 7 pertandingan, mereka bahkan selalu mencetak setidaknya 3 gol.

https://www.instagram.com/p/B0r8yRkFd4W/

Catatan itu unggul jauh dari tim asuhan Rahmad Darmawan yang saat ini hanya 27 kali menjebol gawang lawan dan hanya empat kali mencetak 3 gol atau lebih dalam sebuah pertandingan. Tak hanya itu, mereka pun sempat gagal mencetak gol kala berhadapan dengan PSM Makassar.

Di sektor pertahanan, The Army lagi-lagi inferior dari Tim Mutiara Hitam. Gawang yang dikawal Angga Saputra dan Teguh Amiruddin kebobolan 13 gol dalam 12 pertandingan. Itu empat gol lebih banyak dari yang bersarang di gawang tim asuhan Jacksen F. Tiago pada musim 2010-11. Dalam hal clean sheet, The Army saat ini hanya tiga kali, sedangkan Tim Mutiara Hitam pada 2010-11 melakukannya sebanyak empat kali.

Terlepas dari fakta itu, pencapaian TIRA Persikabo yang tak terkalahkan dalam 12 laga awal Liga 1 2019 tetaplah prestasi besar. Bahkan, andai mampu melanjutkan tren tersebut saat melawat ke kandang Barito Putera, 7 Agustus nanti, rekor terlama tak terkalahkan pada awal musim resmi menjadi milik mereka.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Pemain Asing PSIS Tak Sabar Hentikan Rekor TIRA Persikabo

Banner live dan podcast baru

Football5Star.com, Indonesia – Patrick Mota, gelandang PSIS Semarang, tak sabar menghadapi TIRA Persikabo pada Jumat (2/8/2019). Dia optimistis dapat mengakhiri kedigdayaan tim asuhan Rahmad Darmawan tersebut di Liga 1 2019.

Hingga saat ini, TIRA Persikabo belum tersentuh kekalahan dalam 11 pertandingan awal Liga 1 2019. Mereka tinggal terpaut satu laga lagi untuk menyamai rekor Persipura Jayapura pada 2010-11 yang tak terkalahkan dalam 12 laga awal. Namun, hal itu tak akan dibiarkan berlanjut oleh Patrick Mota.

Patrick Mota dan PSIS Semarang siap menghentikan laju rekor TIRA Persikabo di Liga 1 2019.
psis.co.id

Optimisme pemain berumur 26 tahun itu bukan tanpa alasan. Setidaknya, ada dua hal yang jadi modal berharga PSIS untuk mengakhiri kedigdayaan sang pemuncak klasemen sementara Liga 1 2019. Pertama, mereka berstatus tuan rumah. Selain itu, mereka pun dalam kondisi lebih bugar karena laga melawan PSM Makassar pada akhir Juli ditunda.

“Besok akan menjadi pertandingan yang sulit melawan tim yang belum pernah kalah, tetapi saya yakin kami bisa meraih tiga poin mengingat kami memiliki waktu yang cukup untuk persiapan. Kami juga berharap dukungan suporter supaya kami bisa meraih poin penuh,” ucap Patrick Mota seperti dikutip Football5Star.com dari laman resmi Liga 1 2019.

Kedua, sang lawan datang dengan pincang. Di Stadion Moch. Soebroto, Magelang, TIRA Persikabo tak dapat diperkuat Abduh Lestahulu dan Farfait Essengue. Pelatih Rahmad Darmawan tak bisa menurunkan kedua pemain itu karena terkena akumulasi kartu kuning.

Meskipun demikian, Patrick Mota meminta PSIS Semarang tak memandang remeh lawan. “Kita harus mewaspadai semua pemain. Tira Persikabo memiliki pemain-pemain berkualitas, tidak hanya Abduh dan Essengue saja. Kita akan mewaspadai Tira Persikabo secara keseluruhan,” ujar dia.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Tira Persikabo Hadapi PSIS Tanpa Kekuatan Penuh

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Tira Persikabo, Rahmad Darmawan, memastikan bahwa timnya tak akan berangkat dengan kekuatan penuh ketika menyambangi markas PSIS Semarang pada Jumat (2/8) esok. Dua pemain yang dipastikan absen adalah Abduh Lestaluhu dan Parfait Essengue.

Kedua pemain itu dipastikan tak bisa tampil membela Tira Persikabo karena sedang menjalani hukuman skorsing akibat akumulasi kartu kuning. Selain Abduh Lestaluhu dan Parfait Essengue, tak ada pemain lain yang tak bisa tampil di Stadion Moch Soebroto esok lusa.

“Kalau dilihat dari akumulasi kartu, Parfait dan Abduh tidak bisa main. Sejauh ini laporan dari dokter kondisi pemain semua oke. Loris Arnaud hari ini kita istirahatkan supaya dia lebih cepat pulih,” kata Rahmad Darmawan dikutip dari laman resmi Liga 1.

Absennya kedua pemain tersebut tak membuat Rahmad Darmawan pusing. Ia pun mengaku sudah menyiapkan strategi khusus untuk meredam permainan agresif atau yang biasa disebut dengan sebutan ‘ngeyel’ khas PSIS Semarang. Selain itu, ia juga mengaku tak memasang target terlalu tinggi jelang pertandingan nanti.

“Kita menyiapkan alternatif-alternatif pemain yang akan kita siapkan lawan [PSIS] Semarang. Karena lawan yang kita hadapi saya tahu persis mereka bermain sangat agresif,” beber Rahmad Darmawan.

“Jadi itu harus benar-benar kita waspadai. Dan yang terakhir kalau bahasa jawanya mereka main ‘ngeyel’ atau ngotot. Anak-anak juga harus melakukan hal yang sama. Saya rasa kita realistis. Kita hanya ingin dapat poin saja sudah cukup.” 

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Rekor Tira Persikabo Tak Buat PSIS Semarang Gentar

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – General Manager PSIS Semarang, Wahyu Winarto, mengatakan bahwa Tira Persikabo merupakan tim terbaik di Liga 1 2019 karena belum sekalipun kalah. Namun, rekor tersebut tak membuatnya gentar.

Ciro Alves dkk memang menjadi satu-satunya tim yang belum menelan kekalahan di ajang Liga 1 2019. Catatan impresif itu membuat mereka berhak duduk di puncak klasemen dengan catatan 23 poin dari 11 pertandingan.

“Lawan PS Tira Persikabo kita ketahui bukan hal yang mudah. Mereka ada di puncak klasemen, tentunya kita patut waspadai,” kata Wahyu Winarto dikutip dari laman resmi Laskar Mahesa Jenar.

“Tapi insya Allah, dengan istirahat dan waktu yang cukup, anak-anak bisa bermain dengan maksimal sesuai dengan apa yang kita harapakan, yaitu untuk meraih poin penuh,” sambungnya menambahkan.

Untuk meraih hasil maksimal di partai melawan Tira Persikabo, Wahyu Winarto sendiri langsung turun tangan untuk mengecek kondisi dari para pemainnya. Menurutnya, Patrick Mota dkk berada dalam kondisi terbaik jelang menjamu pasukan Rahmad Darmawan.

“Kemarin saya sudah diskusi dengan pelatih, beliau bilang anak-anak dalam kondisi yang bagus dan semangat luar biasa untuk bisa mengalahkan PS Tira Persikabo yang ada di posisi puncak,” katanya.

Saat ini, PSIS menjadi salah satu tim yang cukup konsisten di Liga 1 2019. Mereka berhasil meraih empat kemenangan dan dua imbang dari 10 partai. Mereka kini duduk di peringkat delapan dengan raihan 14 poin dari 10 laga.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Rahmad Darmawan Tak Berambisi Patahkan Rekor Persipura

Banner live dan podcast baru

Football5Star.com, Indonesia – Performa apik terus ditunjukkan PS TIRA Persikabo pada kancah Liga 1 2019. Hasil imbang 1-1 di kandang Persebaya Surabaya, Minggu (21/7/2019), membuat tim asuhan Rahmad Darmawan belum tersentuh kekalahan. Mereka pun kian dekat dengan rekor Persipura Jayapura.

Berkat hasil imbang melawan Persebaya, PS TIRA Persikabo kini tak terkalahkan dalam 10 laga awal Liga 1. Itu artinya, mereka hanya butuh dua pertandingan lagi untuk menyamai rekor Persipura. Pada musim 2010-11, Tim Mutiara Hitam tak terkalahkan dalam 12 laga awal.

Dua laga ke depan yang akan dilakoni PS TIRA Persikabo adalah menjamu Kalteng Putra pada 26 Juli mendatang dan melawat ke kandang PSIS Semarang, sepekan kemudian. Andai tak kalah, mereka akan menyamai rekor Tim Mutiara Hitam.

Meskipun demikian, Rahmad Darmawan ternyata tak terlalu ambil pusing soal rekor yang berada di depan mata itu. Dia tak ingin Manahati Lestusen dkk. termakan ambisi berlebihan yang justru bisa menjadi bumerang. Hal itu diungkapkan setelah pertandingan melawan Persebaya Surabaya.

“Saya selalu mengingatkan sama pemain, kami tidak mengingat pertandingan yang sudah lewat. Kami fokus menghadapi laga selanjutnya. Kalau memikirkan rekor belum kalah dan sebagainya, pemain saya tidak akan menapak bumi,” urai Rahmad Darmawan seperti dikutip Football5Star.com dari Goal.

Lebih jauh, pelatih yang sempat juara Liga Indonesia bersama Persipura dan Sriwijaya FC itu mengungkapkan, “Jujur pemain kami ini dominan pemain muda kecuali asing, kami butuh senior. Saya ingin mereka tetap down to earth. Soal rekor dan sebagainya, itu tergantung perjuangan kami dan nasib baik kami saja.”

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Strategi Persebaya Sempat Kagetkan Rahmad Darmawan

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Tira Persikabo, Rahmad Darmawan, mengaku sempat kaget dengan strategi yang digunakan oleh Persebaya Surabaya pada Minggu (21/7). Ia pun bersyukur karena anak asuhnya bisa menangkal strategi dari Persebaya dan pulang membawa satu poin dari Surabaya.

Satu poin dari Stadion Gelora Bung Tomo dipastikan oleh penyerang, Wawan Febriyanto yang mencetak gol pada menit ke-64. Hasil tersebut membuat Manahati Lestusen dkk menjadi satu-satunya tim yang belum menelan kekalahan sepanjang gelara Liga 1 musim 2019.

“Persebaya bermain tidak seperti biasanya. Mereka memancing kami keluar, terutama saat skor belum 1-1. Makanya kami kaget dan kesulitan. Kami sempat melakukan variasi dan menemukan momen membuat peluang. Meski sulit, kami mampu,” ujar Rahmad Darmawan di sesi jumpa pers pasca pertandingan.

“Kami harus bersyukur karena diberi rezeki dengan mendapat poin. Ini datang dari kerja keras pemain sepanjang laga, dan mengejar keunggulan lawan. Ini karena kesabaran, fokus, dan keberuntungan juga,” kata Rahmad Darmawan menambahkan.

Saat ini, Tira Persikabo berhak duduk sebagai pemuncak klasemen Liga 1 dengan raihan 20 poin dari 10 pertandingan. Unggul tiga angka dari Madura United yang ada di posisi runner up dan empat angka dari Bali United di peringkat tiga.

Pekan depan, pasukan Rahmad Darmawan tentunya diharapkan akan bisa melanjutkan tren positifnya ketika menjamu Kalteng Putra di Stadion Pakansari, Cibinong. Partai tersebut akan digelar pada Jumat 26/7 sore WIB.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Rahasia Konsistensi Tira Persikabo di Liga 1 2019

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Tak ada yang menyangka jika Tira Persikabo mampu memuncaki klasemen sementara Liga 1 2019. Padahal, musim lalu, klub yang bermarkas di Stadion Pakansari tersebut hampir terlempar dari kompetisi kasta teratas alias degradasi.

Terkini, anak asuh Rahmad Darmawan membungkam juara bertahan kompetisi, Persija Jakarta, dengan skor 5-3, Selasa (16/7) sore di Pakansari. Setelah pertandingan, RD, sapaan sang pelatih, mengungkapkan rahasia timnya bisa tampil perkasa hingga kini.

“Saya ingatkan kepada pemain, nomor satu untuk tetap dokus. Banyak yang mengira kami bukan siapa-siapa. Kami memulai dari nol. Itu menjadi motivasi para pemain untuk bisa berada di sini. Tapi saya bilang ke pemain untuk tidak lupa diri,” katanya pada konferensi pers setelah pertandingan.

PS Tira vs Persija
qharrytadarus

Soal kemenangan atas Persija Jakarta, RD pun tidak ingin timnya sesumbar. Menurutnya, pada pertandingan itu, Macan Kemayoran tampil tanpa diperkuat sejumlah pemain pilarnya. Salah satunya adalah bek tengah, Steven Paulle, yang masih cedera.

“Lagipula persija jakartaa tidak tampil dengan kekuatan penuh. Itu yang saya ingatkan, kami tahu diri. Makanya manajemen tidak menargetkan juara, sulit karena kami tahu diri. Kami hanya fokus pertandingan demi pertandingan,” kata RD melanjutkan.

Agenda terdekat Tira Persikabo adalah bertandang ke markas Persebaya Surabaya pada Senin (22/7) mendatang. Tiga angka dari Surabaya akan semakin menambah kuat mental Loris Arnaud dkk untuk mengarungi kompetisi.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]