Gol Indah Pemain Keturunan Indonesia, Calon Pemenang Puskas Award?

gamespool
Gol Indah Pemain Keturunan Indonesia, Calon Pemenang Puskas Award? 3

Football5star.com, Indonesia – Pemain keturunan Indonesia, Justin Hubner catat gol indah saat membela Wolverhampton Wanderers di ajang The FA Youth Cup melawan Norwich City. Justin cetak gol dengan sepakan kalajengking yang membuat kiper Norwich terperana.

Gol indah dari Justin Hubner itu dicetaknya pada Sabtu (19/12/2020) lalu. Sayangnya gol indah daru Justin tak bisa membantu Wolves U-18 terhindar dari kekalahan 2-4 dari Norwich U-18.

Gol kalajengking pemain keturunan Indonesia ini pun mendapat pujian dari sejumlah media asing. Salah satunya datang dari media Italia, gazzettadelsud. “Pemain Wolves berusia 17 tahun, Justin Hubner mencetak gol indah, gol kalajengking,” tulis media Italia tersebut.

Pujian juga datang dari media Belanda, BD.nl Media Belanda tersebut menuliskan bahwa gol yang dicetak Justin merupakan gol kelas dunia.

“Mantan pemain FC Den Bosch membuat gol dunia untuk Wolverhampton Wanderers. Sayang gol itu tak dirayakan dengan gembira karena timnya kalah 2-4 dari Norwich,” tulis media Belanda tersebut.

Gol Justin sekilas cukup mirip dengan gol yang pernah dicetak oleh Valentino Lazaro, pemain Borussia Monchengladbach pada November lalu. Mendapat umpan crossing dari rekannya, Justrin langsung menyambut bola dengan tumitnya.

Gol seperti ini juga sempat membawa striker Chelsea, Olivier Giroud meraih gelar Puskas Award pada 2017. Saat itu Giroud mencetak gol kalajengking saat membela Arsenal melawan Crystal Palace.

Justin Hubner sendiri merupakan pemain berdarah Indonesia-Belanda. Sang ayah asli orang Indonesia atau lebih tepatnya Jakarta, sementara ibunya berasal dari Belanda.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Melihat Lagi Gol Terbaik Finalis Puskas Award 2019: “Kutukan” Messi

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – FIFA awal September lalu sudah mengerucutkan dari 10 nominasi calon peraih Puskas Award 2019 menjadi tiga finalis, Senin (21/9/2019). Ketiga finalis ini akan meraih gelar Puskas Award 2019 yang diselenggarakan di Milan.

Ketiga finalis tersebut ialah Lionel Messi, Juan Fernando Quintero, dan Daniel Zsori. Gol dari ketiga pemain ini bisa dikatakan sebagai ajang adu otak dan skill, siapa berpeluang meraih Puskas Award 2019?

Yang menarik, Lionel Messi sudah enam kali golnya dinominasikan meraih Puskas Award 2019, dan baru tahun ini masuk tiga besar. Namun pemain berjuluk La Pulga tersebut tak meraih gelar Puskas Award 2019.

Gol Messi yang masuk Puskas Award tahun ini sendiri dicetaknya saat membela Barcelona melawan Real Betis pada Maret 2019. Gol itu berawal kerjasama satu duanya dengan Ivan Rakitic. Kerjasama itu diakhir dengan tendangan chip dari dalam kotak penalti yang memperdaya kiper Real Betis.

Gol pemain asal Argentina itu mempertontokan kecerdasannya mengelabui para pemain lawan. Sedangkan dari dua finalis lain, kita akan melihat bagaimana skill brilian dari Quintero dan Zsori untuk mencetak gol.

Gol dari pemain River Plate Juan Fernando Quintero dicetaknya lewat aksi free kick dari jarak yang cukup jauh. Gol itu dicetaknya saat River Plate melawan Racing Club pada 10 Februari 2019 lalu.

Sedangkan gol dari Zsori dicetaknya lewat aksi akrobatik saat ia membela Debrecen FC vs Ferencvaros TC pada 16 Februari 2019. Menerima crossing dari sisi sayap, Zsori mengakhirinya lewat aksi akrobatik yang memperdaya kiper Ferencvaros.

Menurut kalian kira-kira gol mana yang layak meraih Puskas Award 2019?

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Striker Tua Italia Bersaing dengan Ronaldo dan Messi di Puskas Award

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Striker Sampdoria Fabio Quagliarella akan bersaing dengan Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi di Puskas Award tahun ini, Selasa (20/8/2019). Gol Quagliarella yang dicetaknya ke gawang Napoli jadi salah satu nominasi gol terbaik tahun ini.

Pada September 2018 sepakan voli dengan menggunakan tumit yang dilakukan striker berusia 36 tahun ini membuat decak kagum dari banyak pihak. Mendapat umpan silang, Quagliarella dengan tenang menendang bola dengan tumitnya tak bisa diantisipasi kiper Napoli.

Gol sensasional Quagliarella akan bersaing dengan gol voli dari Zlatan Ibrahimovic yang ia cetak di MLS bersama LA Galaxy. Serta gol dari Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi.

Gol dari Lionel Messi juga masuk dalam perhitungan peraih Puskas Award. Gol indah itu dicetaknya saat Barcelona kalahkan Real Betis pada Maret 2019 lalu.

Dari jarak yang cukup jauh, plus dikawal bek lawan, kapten timnas Argentina itu melepaskan tendangan cungkil yang melewati kepala kiper Pau Lopez.

Malam penghargaan Puskas Award akan berlangsung pada 23 September mendatang di Milan, Italia. Berikut 10 nominasi kandidat Puskas Award 2019:

Matheus Cunha (RB Leipzig)

Juan Fernando Quintero (River Plate)

Zlatan Ibrahimovic (LA Galaxy)

Lionel Messi (Barcelona)

Ajara Nchout (Kamerun)

Fabio Quagliarella (Sampdoria)

Amy Rodriguez (Utah Royals)

Billie Simpson (Cliftonville)

Andros Townsend (Crystal Palace)

Daniel Zsori (Debrecen)

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Ronaldo: Golku Kebih Keren Dibanding Gol Salah

Banner Footbal Live Star-Football5star

Football5star.com,Ā Indonesia – Polemik Puskas Award yang dimenangkan oleh Mohamed Salah terus berlanjut. Kali ini datang dari megabintang Juventus, Cristiano Ronaldo. Ia menyebut golnya ke gawang Juventus saat masih membela Real Madrid jauh lebih indah ketimbang gol milik pemain Liverpool.

MelaluiĀ Instagram, ia menjawab pertanyaan dari fans seputar banyak hal. Salah satu pertanyaan dari fans adalah soal Puskas Award.

“Salah layak memenangkan Puskas Award, itu adalah gol yang bagus. Tapi mari kita jur, jangan membohongi diri sendiri, gol milikki (ke gawang Juventus) adalah yang terbaik,” tulisnya di akun Instagram miliknya.

Meskipun merasa golnya jauh lebih indah ketimbang gol yang dicetak oleh Salah, pemilikĀ followers Instagram 142 juta tak kecewa. Baginya, kalah dan menang adalah bagian dari kehidupan.

“Aku tak kecewa karena hidup selalu seperti itu. Sekali waktu kamu menang, dan di waktu yang lain kamu kalah. Yang paling penting bagiku adalah dalam 15 tahun karierku di sepak bola, aku bisa menjaga level performaku,” tambahnya.

Sebagai pribadi yang congkak, tak lupa pula ia memamerkan banyaknya trofi yang ia dapat. Baginya, salah satu alasan mengapa ia tak terlalu kecewa adalah karena ia telah mendapatkan banyak gelar.

mo salah-gol terbaik puskas fifa award
fifa

“Penghargaan adalah penghargaan. Aku telah memilikinya dengan jumlah yang banyak. Aku bermain untuk menang bukan memenangkan penghargaan individu,” ujar pemilik lima gelar Ballon d’Or.

“Awards are awards… I already have a lot. I play to win and not to win awards.”

Tak lupa, ia juga memberikan ucapan kepada mantan rekan satu timnya di Real Madrid, Luka Modric yang telah didapuk sebagai pemain terbaik versi FIFA.

“Selamat untuk semuanya, untuk Modric, pemain terbaik tahun ini menurut FIFA,” tulis Ronaldo.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Milner Sebut Gol Salah Tak Pantas Menangi Puskas Award

Football5star.com,Ā Indonesia – James Milner tidak sepakat gol Mohamed Salah ke gawang Everton yang terpilih memenangi Puskas Awards 2018. Menurutnya, masih ada beberapa gol yang terbilang lebih baik dibandingkanĀ  ke gawang The Toffees.

Salah menang usai mengalahkan kandidat-kandidat gol terbaik lain. Beberapa di antaranya adalah tendangan gunting Gareth Bale dan Cristiano Ronaldo pada ajang Liga Champions musim lalu.

Dalam cuitan melalui akunĀ TwitterĀ miliknya Milner mengucapkan selamat kepada Salah yang berhasil menggondol salah satu kategori pada malam penghargaan tersebut. “Selamat kepada Salah atas gol terbaik ketujuhnya musim lalu,” tulis mantan pemain Leeds United tersebut.

Musim lalu menjadi momen istimewa bagi pemain asal Mesir tersebut. Diboyong dari AS Roma, ia tampil impresif dengan mencetak 44 gol dalam 52 pertandingan di semua ajang bersama Liverpool. Bahkan sukses membawa The Reds ke final Liga Champions.

Salah menjadi pemain pertama Liverpool yang memenangi Puskas Award sejak diadakan pada 2009 silam. Tahun lalu, penghargaan tersebut dimenangkan oleh penyerang Prancis yang kala itu membela Arsenal, Olivier Giroud atas golnya ke gawang Crystal Palace.

Sementara pemain pertama yang memenangkan Puskas Award adalah Cristiano Ronaldo pada 2009 silam. Pada musim terakhirnya bersama Manchester United, ia mencetak gol indah dari jarak jauh ke gawang FC Porto di ajang Liga Champions.

Puskas Award: Momen Pemain Nonbintang Unjuk Gigi

Football5star.com, Indonesia – Jika penghargaan Ballon dā€™Or diperebutkan oleh beberapa pesepak bola dengan nama mentereng, tidak bagi gelar Puskas Award dalam dua musim terakhir. Penghargaan bagi pencetak gol terindah itu justru seringkali didominasi nama asing. Tentunya hal ini memberikan peluang untuk seluruh pemain yang ingin menjadi terbaik di dunia.

Bahkan, Puskas Award dalam dua edisi terakhir, pemain dengan nama yang tidak familiar mampu meraih penghargaan tersebut. Musim lalu, pemain asal Malaysia, Mohd Faiz Subri berhasil mengalahkan mega bintang milik Barcelona, Lionel Messi.

Faiz menciptakan gol indah tersebut melalui tendangan bebas dari jarak yang tergolong jauh. Bola kemudian terbang di udara dan meliuk tajam masuk ke gawang lawan. Gol tersebut terjadi saat timnya, Penang FA menghadapi FA di ajang Malaysian Super League.

Sedangkan Puskas Award 2015, diberikan pada pemain Brasil, Wendell Lira. Kali ini, ia berhasil mengalahkan Messi yang juga masuk dalam nominasi tiga besar.

Gol tersebut diciptakan Lira saat timnya, Goianasea mengalahkan Atletico Goianiense, 2-1, dalam kompetisi Campeonato Goiano. Lira membuat gol itu melalui tendangan salto setelah melewati proses kerjasama yang cantik dengan rekan setimnya.

Sejak 2009 penghargaan ini diadakan oleh FIFA, beberapa nama pemain yang tidak populer selalu masuk dalam nominasi. Kali ini, di babak tiga besar, hanya Olivier Giroud yang sosoknya tidak asing bagi pecinta sepak bola.

Kedua nama lainnya adalah Deyna Castellanos dari Timnas Putri U-17 Venezuela, dan kiper klub asal Afrika Selatan, Baroka FC, Oscarine Masuluke. Poling untuk memilih gol terbaik di dunia bisa diakses oleh umum di situs resmi FIFA hingga akhir Oktober (23/10/2017).