Andri Syahputra Makin Tancapkan Kukunya di Timnas Qatar

Banner Gamespool Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Andri Syahputra, pesepak bola berdarah Indonesia di timnas Qatar saat ini baru kembali dari Hungaria. Andri berada di Spanyol bersama skuat tim U-23 Qatar untuk persiapan Piala Asia U-23.

“Andri baru pulang dari Hungaria. Sebelum ke Hungaria, Andri ke Jerman bersama klubnya, Al Gharafa SC pada 4 Juli. Lalu, mereka ke Austria pada 16 Juli dan ke Hungaria,” ucap ayah Andri, Agus Sudarmanto saat dihubungi Football5star.com, Jumat (10/9/2021).

Sang Anak Pernah Diposisi Khuwailid, Begini Respon Ayah Andri Syahputra

“Andri sempat menjalani pemusatan latihan bersama timnas Qatar ke Spanyol pada 19 Agustus 2021,” tambah Agus Sudarmanto.

Setelah kembali ke Qatar, Andri tak bisa bersantai-santai. Menurut sang ayah, anaknya itu langsung menjalani sesi latihan bersama klubnya, Al Gharafa SC untuk menjalani Qatar Star League.

Qatar Star League 2021-22 akan serentak berlangsung pada akhir pekan ini. “Qatar Star League 2021 di mulai besok serentak,” kata Ayah Andri Syahputra ini.

Andri Syahputra Makin Tancapkan Kukunya di Timnas Qatar

Pada pertandingan akhir pekan nanti, klub yang dibela Andri, Al Gharafa SC akan menjalani laga kandang melawan Al Shamal pada Sabtu, 11 September 2021 pukul 6:05 waktu setempat.

Andri Syahputra Pernah Dimaki seperti Khuwailid

Andri Syahputra beberapa tahun lalu pernah berada di posisi Khuwailid Mustafa saat ini. Nama Khuwailid jadi sorotan dan jadi sasaran kemarahan tak berdasar netizen Indonesia.

Kemarahan netizen Indonesia dipicu kesalahan presepsi netizen menyikapi pernyataan dari asisten pelatih timnas Indonesia, Nova Arianto. Saat melakukan live di akun Instagram pribadinya, Nova menjawab perihal pertanyaan soal pemanggilan Khuwailid ke timnas Indonesia.

Sang Anak Pernah Diposisi Khuwailid, Begini Respon Ayah Andri Syahputra

Nova menjawab bahwa bek Qatar Sports Club itu tak merespons. Jawaban Nova ini yang memicu kemarahan netizen kepada Khuwailid. Nova sudah memberikan respon terkait gagal paham para netizen.

“Jangan membuat opini opini sendiri mengenai khuwalid karena banyak yang beredar mengatakan khuwalid menolak panggilan Timnas,” tulis Nova Arianto di akun Instagram pribadinya.

Menurut Agus Sudarmanto, netizen memang kerap mengeluarkan pernyataan yang tak berdasar dan membabi buta tanpa melihat dari semua sisi.

“Netizen Indonesia ya begitulah. Intinya nggak udah di tanggapi, ambil pahalanya saja,” ucap Agus Sudarmanto.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Sang Anak Pernah di Posisi Khuwailid, Begini Respons Ayah Andri Syahputra

Banner Gamespool Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Andri Syahputra beberapa tahun lalu pernah berada di posisi Khuwailid Mustafa saat ini. Nama Khuwailid jadi sorotan dan jadi sasaran kemarahan tak berdasar netizen Indonesia.

Kemarahan netizen Indonesia dipicu kesalahan presepsi netizen menyikapi pernyataan dari asisten pelatih timnas Indonesia, Nova Arianto. Saat melakukan live di akun Instagram pribadinya, Nova menjawab perihal pertanyaan soal pemanggilan Khuwailid ke timnas Indonesia.

Sang Anak Pernah Diposisi Khuwailid, Begini Respon Ayah Andri Syahputra

Nova menjawab bahwa bek Qatar Sports Club itu tak merespons. Jawaban Nova ini yang memicu kemarahan netizen kepada Khuwailid. Nova sudah memberikan respons terkait gagal paham para netizen.

“Jangan membuat opini opini sendiri mengenai khuwalid karena banyak yang beredar mengatakan khuwalid menolak panggilan Timnas,” tulis Nova Arianto di akun Instagram pribadinya.

“Kita belum melakukan pemanggilan kepada siapapun karena tugas yang diberikan Head Coach kami adalah untuk menanyakan kondisi pemain aboard yg berpaspor Indonesia seperti bagaimana kondisi mereka dan agenda club masing,” tambah Nova.

Andri Syahputra Pernah Berada di Posisi Khuwailid

Makian dan hinaan netizen juga pernah dirasakan oleh pemain berdarah Indonesia di Qatar, Andri Syahputra. Saat PSSI masih dipimpin oleh Edy Rahmayadi, Andri jadi bulan-bulanan netizen Indonesia perihal kasus yang sama, pemanggilan untuk bela timnas Indonesia.

Sang Anak Pernah Diposisi Khuwailid, Begini Respon Ayah Andri Syahputra

Andri Syahputra akhirnya memutuskan untuk membela timnas Qatar. Menanggapi kasus yang menimpa rekan Andri, Khuwailid Mustafa, ayah Andri Syahputra memberikan tanggapannya.

Menurut Agus Sudarmanto saat dihubungi Football5star.com, Jumat (10/9/2021), netizen memang kerap mengeluarkan pernyataan yang tak berdasar dan membabi buta tanpa melihat dari semua sisi.

“Netizen Indonesia ya begitulah. Intinya nggak udah di tanggapi, ambil pahalanya saja,” ucap Agus Sudarmanto.

Sang Anak Pernah Diposisi Khuwailid, Begini Respon Ayah Andri Syahputra

Sosok Khuwailid dan Andri Syahputra sendiri menjadi salah satu dari sekian banyak pesepak bola berdarah Indonesia yang merentas karier di Qatar.

Saat ini, Khuwailid yang awalnya berposisi sebagai bek dipindahkan menjadi seorang gelandang.

“Ya awalnya memang Khuwailid bermain di posisi bek dan Khuwailid sekarang bermain di posisi gelandang bertahan, Ya itu juga merupakan tetangan bagi Khuwailid,” ucap Mustafa, ayah Khuwailid beberapa waktu lalu.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Piala Emas 2021: Mimpi Qatar Dihancurkan Gyasi Zardes

gamespool
Piala Emas 2021: Mimpi Qatar Dihancurkan Gyasi Zardes 14

Football5star.com, Indonesia – Mimpi Qatar untuk melaju ke laga final Piala Emas 2021 diakhiri oleh tim tuan rumah, Amerika Serikat, pada Jumat (30/7) pagi WIB. Laga semifinal Piala Emas antara Qatar vs Amerika Serikat berakhir dengan skor 1-0 berkat gol tunggal Gyasi Zardes.

Kedua tim mengawali pertandingan dengan inisiatif menyerang. Baik Qatar maupun Amerika Serikat sama-sama mendapat peluang yang belum membuahkan hasil dalam 15 menit pertama pertandingan.

Memasuki menit ke-20, Qatar mulai mengontrol jalannya tempo pertandingan. Dimotori Akram Afif dan Almoez Ali, skuat besutan Felix Sanchez berhasil merepotkan barisan pertahanan Amerika Serikat.

Di 10 menit terakhir paruh pertama, Amerika Serikat berusaha menandingi intensitas serangan Qatar. Akan tetapi, Matthew Hoppe cs kesulitan menciptakan peluang berarti dan skor 0-0 bertahan hingga turun minum.

Qatar vs Amerika Serikat - Piala Emas 2021 - @USMNT
twitter.com/USMNT

Selepas turun minum, Qatar kembali membombardir lini belakang Amerika Serikat. Pada menit ke-61, Qatar mendapat peluang emas setelah Akram Afif dijatuhkan James Sands di kotak terlarang.

Namun, Qatar gagal membuka keunggulan karena eksekusi penalti Hassan Al-Haydos melambung di atas gawang kawalan Matt Turner. Kegagalan penalti Qatar langsung membakar semangat para penggawa Amerika Serikat. The Stars and Stripes langsung keluar menyerang dan mulai menciptakan beberapa peluang.

Pada menit ke-85, Amerika Serikat akhirnya berhasil membuka keunggulan lewat sontekan pemain pengganti, Gyasi Zardes. Skor 1-0 bertahan hingga wasit asal Kosta Rika, Juan Gabriel Calderon, membubarkan pertandingan.

Kemenangan ini membuat Amerika Serikat menjadi tim pertama yang sukses mengamankan tempat di partai puncak Piala Emas 2021. Ini merupakan kali ke-13 The Stars and Stripes melaju ke laga final Piala Emas.

SUSUNAN PEMAIN QATAR VS AMERIKA SERIKAT:

Qatar: 22-Meshaal Barsham; 2-Ro-Ro, 15-Bassam Al-Rawi, 16-Boualem Khoukhi, 3-Abdelkarim Hassan, 14-Homam Ahmed; 10-Hassan Al-Haydos (20-Abdullah Al-Ahrak 72′), 12-Karim Boudiaf, 6-Abdulaziz Hatem (7-Ahmed Alaaeldin 88′); 19-Almoez Ali, 11-Akram Afif (9-Mohammed Muntari 77′)

Pelatih: Felix Sanchez

Amerika Serikat: 1-Matt Turner; 20-Shaquell Moore (2-Reggie Cannon 63′), 16-James Sands, 12-Miles Robinson, 3-Sam Vines; 6-Gianluca Busio (10-Cristian Roldan 63′), 23-Kellyn Acosta, 17-Sebastian Lletget; 7-Paul Arriola (19-Eryk Williamson 81′), 11-Daryl Dike (9-Gyasi Zardes 63′), 13-Matthew Hoppe (8-Nicholas Gioacchini 81′)

Pelatih: Gerard Berhalter

Kartu Kuning: Boudiaf 40′ – Moore 62′

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Prediksi: Qatar vs Amerika Serikat

Qatar vs USA cover

Gamespool new banner

PREDIKSI HASIL
SportsMole
Qatar 2-2 AS
SportsKeeda
Qatar 2-1 AS
Forebet
Qatar 1-6 AS
Football5Star
Qatar
2-1 AS
Stadion Q2, Jumat (30/7/2021) Pukul 06.30 WIB (Mola TV)

Football5Star.com, Indonesia – Piala Emas 2021 menghadirkan kejutan. Qatar selaku tim undangan sukses menembus semifinal dan akan berhadapan dengan tuan rumah Amerika Serikat.

Performa Qatar sepanjang Piala Emas memang luar biasa. Tak sekali pun mereka menelan kekalahan dan terbilang produktif di depan gawang.

Di semifinal nanti, Almoez Ali kembali jadi tumpuan. Sang bomber telah mencetak empat gol dan berpeluang jadi top skorer Piala Emas.

Adapun Amerika Serikat tetap diunggulkan. Mereka tuan rumah dan lebih berpengalaman di kompetisi ini.

Akan tetapi pelatih Gregg Berhalter kehilangan para bintang Eropanya. Tak ada Christian Pulisic, Weston McKennie, hingga Gio Reyna di skuatnya. Sang nakhoda hanya memiliki wonderkid Schalke 04, Matthew Hope.

REKOR PERTEMUAN

head to head Qatar vs USA

TREN PERFORMA

Lima Laga Terakhir Qatar vs USA

Gamespool new banner

STATISTIK MENARIK
  • Qatar tak terkalahkan dalam 10 pertandingan terakhir.
  • 3 laga terakhir di Piala Emas berhasil disapu bersih Qatar dengan kemenangan.
  • Sepanjang gelaran Piala Emas, Qatar setidaknya selalu mencetak 2 gol.
  • Dari 12 laga terakhirnya, Amerika Serikat menang 11 kali.
  • Amerika Serikat selalu menang di Piala Emas 2021.
  • 2 laga terakhir The Yanks selalu menang 1-0.
  • Dari 4 laga Piala Emas, Amerika cleansheet 3 kali.
  • Ini pertama kalinya Qatar bertemu Amerika Serikat.
  • Timnas AS telah 14 kali melakoni semifinal Piala Emas dan hanya 3 kali gagal ke final. Dua kali karena dijegal Brasil dan sekali disisihkan Jamaika.
  • The Yanks selalu mencetak gol dalam 9 laga semifinal terakhir pada ajang ini.
PELATIH
  • Ini pertama kalinya Felix Sanchez berhadapan dengan Gregg Berhalter.
  • Feliz Sanchez belum pernah bertemu Amerika.
  • Ini pertama kalinya Gregg Berhalter menghadapi Qatar.
WASIT
  • Laga Qatar vs Amerika Serikat akan dipimpin oleh wasit asal Kosta Rika, Juan Calderon.
  • Ini pertama kalinya Juan Calderon memimpin pertandingan Qatar maupun Amerika Serikat.
PEMAIN KUNCI

QATAR:

Top Scorer: Almoez Ali (4 gol)
Top Assist: Akram Afif  (4 assist)
Top Rating:

AMERIKA SERIKAT:

Top Scorer: Daryl Dike (2 gol)
Top Assist: Christian Roldan (2 assist)
Top Rating:

BERITA KEDUA TIM
  • Felix Sanchez tetap menduetkan Almoez Ali dan Akram Afif di lini depan.
  • Hasan Al Haydos kembali dimainkan sebagai playmaker.
  • Qatar tetap mengandalkan skema 5-3-2.
  • Matthew Hoppe kemungkinan besar akan dimainkan sebagai striker tunggal.
  • Sam Vines dan Paul Arriolo kembali masuk line up pada laga ini.
PRAKIRAAN FORMASI

line up Qatar vs USA

Nostalgia Hari Ini: Hajar Qatar, Timnas Indonesia Cetak Sejarah

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Tanggal 18 Juli 2004 menjadi salah satu hari bersejarah bagi Timnas Indonesia dalam keikutertaannya di Piala Asia. Sebab, hari ini, 17 tahun yang lalu timnas sukses meraih kemenangan perdananya di Piala Asia saat hajar 2-1 Qatar.

Kala itu, skuat Garuda sukses melaju ke putaran final Piala Asia di China setelah menjadi runner-up kualifikasi di bawah Arab Saudi. Namun, pada putaran final, timnas yang kala itu dikomandoi oleh Ivan Kolev masuk ke grup sulit, yakni bersama tuan rumah China, Qatar, dan Bahrain di Grup A.

Akan tetapi, timnas Indonesia memulai turnamen dengan sangat istimewa. 18 Juli 2004, mereka sebenarnya menghadapi akan menghadapi Qataryang datang ke Piala Asia 2004 dengan status juara Piala Teluk.

Timnas Indonesia saat itu diperkuat sejumlah pemain bintang pada eranya, seperti Budi Sudarsono, Elia Aiboy, Ponaryo Astaman, hingga Bambang Pamungkas. Bertanding di Stadion Workers, Beijing, skuat Garuda tampil menyengat.

Mereka berhasil mencuri gol menit ke-25 melalui aksi Budi Sudarsono. Dia sukses mencetak gol pembuka usai memanfaatkan umpan manis dari Elie Aiboy. Gol itu memantik semangat pemain Qatar. Mereka beberspa kali mengancam via umpan-umpan silang memanfaatkan postur tubuhnya.

Kendati demikian, Indonesia saat itu sukses menahan hingga paruh pertama berakhir. Usai jeda, pasukan Ivan Kolev kembali mencetak gol. Babak kedua baru berjalan tiga menit, Ponaryo Astaman melesakkan tendanga spektakuler dari luar kotak penalti yang tak mampu diadang kiper Qatar, Abdulaziz Ali.

Qatar pun akhirnya baru bisa mencetak gol hiburan, tujuh menit jelang laga bubaran. Megid Mohamed sukses memperkecil kedudukan. Tapi, gol itu tak berarti banyak karena timnas Indonesia sukses kunci kemenangan 2-1 atas Qatar.

Kemenangan Bersejarah Timnas Indonesia

Membuka Piala Asia 2004 dengan istimewa, timnas Indonesia pun mencatatkan rekor. Kemenangan itu menjadi yang perdana buat skuat Garuda dalam keikuterstaannya pada ajang Piala Asia.\

Sayangnya memang, keberhasilan itu tak berarti banyak pada laga sisa Grup A buat anak asuh Ivan Kolev. Tiga hari setelahnya, Indonesia justru dibobol lima gol tanpa balas oleh tuan rumah, China.

Pada partai pamungkas Grup A pun, skuat Garuda tak mampu berbuat banyak. Mereka jua takluk 1-3 dari Bahrain. Namun, Qatar pun tampil buruk dalam turnamen edisi 2004 itu. Mereka mengakhiri turnamen di dasar klasemen, sedang Indonedia di urutan ketiga Grup A.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Kecam Pelanggaran HAM di Qatar, Pemain Norwegia dan Jerman Lakukan Aksi Nyata

gamespool
Kecam Pelanggaran HAM di Qatar, Pemain Norwegia dan Jerman Lakukan Aksi Nyata 26

Football5star.com, Indonesia – Pada pertandingan babak Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Eropa antara Gibraltar vs Norwegia, Jumat (26/3/2021), Erling Haaland dkk menyuarakan kecemannya terhadap dugaan pelanggaran HAM terjadap pekerja migran di Qatar.

Dikutip Football5star.com dari BBC, para pemain Norwegia sebelum bertanding memasuki lapangan dengan menggunakan t-shirt bertuliskan, ‘Hak Asasi Manusia di dalam dan di luar lapangan’.

Kapten Norwegia, Martin Odegaard sebelum pertandingan juga sudah memberitahu bahwa ia dan rekan-rekannya akan bersuara mengenai hal tersebut.

Saat melakukan sesi pemanasan, para pemain Norwegia juga menggunakan t-shirt bertuliskan ‘Hormati di dalam dan di luar lapangan’. Pihak FIFA sendiri memilih untuk tidak memberikan hukuman kepada aksi para pemain Norwegia ini.

“FIFA percaya pada kebebasan berbicara dan pada kekuatan sepak bola sebagai kekuatan kebaikan,” bunyi pernyataan FIFA.

Menurut pihak FIFA, apa yang ditunjukkan para pemain Norwegia ini sebagai bentuk ketidakpuasaan dari negara Skandinavia tersebut terhadap isu pelanggaran HAM pekerja Piala Dunia 2022 di Qatar.

Tidak hanya Norwegia yang tunjukkan aksi nyata. Para pemain Jerman sebelum kick off melawan Islandia juga melakukan hal serupa. Skuat Jerman yang bertanding di lapangan menggunakna kaos bertuliskan “human rights”

Menurut laporan dari Amnesty Internasional, ada sekitar 6500 pekerja asing, terutama dari kawasan Asia Selatan, yang meninggal dunia dalam proses pembangunan sejumlah stadion baru dalam empat atau lima tahun terakhir di Qatar.

Pihak Amnestry Internasional terbaru sudah meminta FIFA untuk menekan Qatar. Negara Teluk itu diminta bisa menghormati reformasi ketenagakerjaan yang dijanjikan sebelum perhelatan Piala Dunia.

Organisasi HAM itu menekan dalam suratnya agar FIFA melakukan, ‘Tindakan yang mendesak dan konkret’

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Wijnaldum Adu Debat dengan Jurnalis Perihal HAM dan Isu Rasial

gamespool
Wijnaldum Adu Debat dengan Jurnalis Perihal HAM dan Isu Rasial 30

Football5star.com, Indonesia – Pemain Belanda, Georginio Wijnaldum jelang pertandingan Turki vs Belanda di Kualifikasi Piala Dunia grup G zona Eropa, Kamis (25/3/2021) beradu debat dengan jurnalis. Perdebatan itu terkait masalah HAM dan isu rasial di sepak bola.

Perdebatan itu bermula saat jurnalis Belanda, Pascal Kamperman bertanya kepada Wijnaldum terkait pelanggaran HAM yang terjadi di buruh Piala Dunia Qatar. Laporan terbaru menyebutkan terdapat 6500 pekerja meninggal dunia di Qatar.

Gini Wijnaldum - Kontrak - Liverpool - Yahoo Sports

Kamperman seperti dikutip Football5star.com dari Daily Mail terkesan memojokkan Wijnaldum yang hanyab bersuara tentang isu rasial di sepak bola namun tak peduli dengan pelanggaran HAM pekerja Piala Dunia di Qatar.

Tudingan ini membuat pemain Liverpool itu geram. Ia pun menyebut bahwa dua hal tersebut tidak bisa dibandingkan.

“Saya telah memikirkan pertanyaan yang Anda ajukan tentang rasisme dan Qatar. Apakah Anda benar-benar mengerti apa yang Anda tanyakan?” kata Wijnaldum.

“Untuk membandingkan kasus rasial dengan Qatar. Anda pada dasarnya mengatakan bahwa jika seseorang rasis terhadap orang berkulit cokelat, maka Anda tidak boleh membela diri sendiri,”

“Karena Anda akan bermain sepak bola di Qatar, itu kemudian menjadi salah. Sekarnag Anda benar-benar mengatakan bahwa jika Anda dilecehkan secara rasial, Anda tidak diizinkan membela diri sendiri?” tanya Wijnaldum.

“Itu tidak bisa dibandingkan. Saya telah memikirkannya dan saya pikir itu aneh,”

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Main di Liga Qatar, Mahmoud Eid Siap Bersaing dengan Eks AC Milan

gamespool
Main di Liga Qatar, Mahmoud Eid Siap Bersaing dengan Eks AC Milan 34

Football5star.com, Indonesia – Eks striker Persebaya, Mahmoud Eid resmi melanjutkan kariernya di Liga Qatar. Hengkang dari Persebaya pada akhir 2020, Eid bergabung ke klub kasta kedua Liga Qatar, Mesaimeer SC.

Bermain di Qatar, Eid mengaku sangat senang dan ingin bisa memberikan kemampuan terbaiknya.

Persebaya Surabaya - Mahmoud Eid - Aji Santoso - @officialpersebaya
instagram.com/officialpersebaya

“Liga Indonesia telah dihentikan akibat pandemi Covid-19. Saya tidak bisa hanya duduk tenang dengan kondisi seperti itu. Saya ingin terus bermain sepak bola. Jadi saya menolak perpanjangan. Saya dihubungin empat tim berbeda dari Timur Tengah namun Mesaimeer memberikan tawaran yang tak bisa saya tolak,” kata Eid seperti dikutip Football5star.com dari SN.SE, Rabu (3/3/2021).

“Saya suka bermain sepak bola dan memiliki banyak petualangan. Saya menantikan pengalaman baru dan pasar untuk bisa menunjukkan skill saya. Saya ingin terus bermain di Asia dan Timur Tengah selama saya bisa dan mampu,”

“Saya bisa bermain sebagai striker tunggal atau bisa melebar dari kiri dan kanan. Tapi saya juga lebih sering ditempatkan sebagai striker tunggal dengan formasi 3-5-2,” ungkap Mahmoud Eid.

Lebih jauh, Eid mengatakan bahwa dirinya sudah tidak sabar untuk bisa bermain di divisi dua Liga Qatar. Eid pun mengaku siap bersaing dengan pemain asing lainnya, salah satunya dengan eks pemain AC Milan, Nigel de Jong.

“Sulit untuk mengatakannya sekarang. Tapi banyak pemain asing yang bermain itu bagus dan membuat liga ini semakin tinggi levelnya. Saya mendengar Nigel de Jong juga bermain di sini sekarang,”

Sekedar informasi, de Jong saat ini berstatus sebagai pemain di klub Al-Shahania SC. Sebelum bergabung ke klub divisi dua, de Jong pada musim 2019-20 bermain untuk klub Al Ahli SC.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Xavi Dapatkan Gelar Kelimanya Bersama Al Sadd

gamespool
Xavi Dapatkan Gelar Kelimanya Bersama Al Sadd 38

Football5Star.com, Indonesia – Xavi Hernandez baru saja berhasil meraih gelar kelimanya bersama Al Sadd. Legenda Barcelona itu meraih gelar Qatar Cup setelah mengalahkan Al Duhail 2-0.

Laga dimainkan pada Jumat (26/2/21) dengan kedua gol dicetak oleh Baghdad Bounedjah. Pada gol kedua dia mendapatkan assist dari Santi Cazorla. Dengan kemenangan ini, Xavi berhasil mempertahankan gelar Qatar Cup setelah musim lalu dia juga berhasil menang dengan lawan yang sama.

Xavi Hernandez - Barcelona - fifa. com
fifa.com

Gelar ini merupakan gelar kelima untuknya setelah sebelumnya dia sudah memenangkan Qatar Cup 2020, Qatari Super Cup 2019, Emir of Qatar Cup 2020 , dan Qatari Stars Cup 2019-20. Bahkan Xavi bisa meraih gelar ke-6 bulan depan karena Al Sadd hanya berjarak satu kemenangan lagi untuk bisa meraih gelar QNB Stars League. Mereka bisa mengamankan gelar itu pada 7 Maret nanti jika mereka menang.

Xavi melatih Al Sadd sejak Mei 2019 dan memiliki kontrak 2 tahun. Dengan begitu kontrak dia akan habis pada tahun ini dan banyak yang memperkirakan dia akan segera melatih Barcelona. Dia sendiri mengakui bahwa melatih Barcelona adalah salah satu impiannya.

“Saya telah menjadi fans Barcelona sejak saya datang ke dunia ini. Ada pemilu saat ini dan kita akan lihat siapa yang menjadi presiden dalam satu bulan ke depan. Tanpa ragu, melatih Barcelona adalah impian saya,” kata Xavi beberapa pekan lalu.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Hansi Flick Kagumi Fasilitas Stadion di Qatar

gamespool
Hansi Flick Kagumi Fasilitas Stadion di Qatar 42

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Bayern Munich, Hansi Flick, dibuat takjub dengan berbagai infrastruktur di Qatar yang dipersiapkan untuk gelaran Piala Dunia 2022. Flick bahkan memastikan Paila Dunia 2022 akan menjadi turnamen yang tak terlupakan buat banyak pihak.

Qatar memang sudah cukup lama mempersiapkan diri untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022. Seluruh fasilitas penunjang kompetisi akbar tahun depan diprediksi akan selesai dibangun pada akhir 2021 atau awal 2022.

“Lapangan yang ada di stadion ini sangat-sangat cantik. Selain itu, fasilitas di stadion juga sangat luar biasa,” ujar Hansi Flick dikutip football5star dari Goal.

Bayern - Qatar - Hansi Flick - Piala Dunia 2022 - Ruptly
Ruptly

“Saya yakin semua fasilitas di sini akan berada dalam kondisi yang lebih baik lagi ketika Piala Dunia 2022 dimulai. Sementara, kami ingin pergi dari Qatar dengan hasil terbaik,” sambung Flick.

Saat ini, Flick dan Bayern sedang berada di Qatar untuk mengikuti gelaran Piala Dunia Antarklub. Thomas Mueller cs berhasil mengamankan tempat di babak final setelah menyingkirkan wakil Afrika, Al Ahly, pada Selasa (9/2) dinihari WIB.

Di partai final, Die Roten bakal menghadapi perwakilan Amerika Utara, Tigres UANL. Klub asal Meksiko itu mampu meraih tiket ke partai final setelah menyingkirkan jawara Copa Libertadores, Palmeiras.

Setelah turnamen di Qatar berakhir, Bayern akan langsung pulang ke Jerman. Mereka akan beristirahat sejenak sebelum melakoni partai lanjutan Liga Jerman melawan Arminia Bielefeld pada 16 Februari mendatang.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Piala Dunia Antarklub Jadi Ujian Bagi Qatar sebagai Tuan Rumah Piala Dunia 2022

gamespool
Piala Dunia Antarklub Jadi Ujian Bagi Qatar sebagai Tuan Rumah Piala Dunia 2022 46

Football5star.com, Indonesia – Perhelatan Piala Dunia Antarklub 2020 yang sedianya berlangsung Desember tahun lalu, harus mundur di Februari 2021 akibat pandemi Covid-19. Qatar menjadi tuan rumah kompetisi yang mempertemukan klub juara dari federasi dari seluruh dunia.

Menurut mantan pemain Inter Milan yang juga duta besar untuk Piala Dunia 2022, Samuel Eto’o. Event Piala Dunia Antarklub 2021 jadi tantangan tersendiri untuk Qatar yang juga berstatus tuan rumah Piala Dunia 2022.

Al Ahly vs Bayern Munich

“Turnamen ini sangat penting bagi Qatar dalam perjalananya sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022. Event ini menawarkan kesempatan untuk benar-benar mencoba berbagai hal dan menyempurnakan tugas mereka sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022,” kata Eto’o seperti dikutip Football5star.com dari Diario AS, Selasa (9/2/2021).

“Event ini juga akan menguji stadion yang nantinya bakal jadi tempat untuk Piala Dunia. Juga untuk mengevaluasi semua detail Qatar sebagai tuan rumah,” tambahnya.

‘Terlepas dari tantangan yang ditimbulkan oleh pandemi Covid-19 di seluruh dunia. Saya yakin penggemar sepak bola lokal Qatar akan menciptakan suasana hebat sebagai tuan rumah,”

Soal siapa favorit Eto’o untuk menjadi juara Piala Dunia Antarklub 2020, pemain asal Kamerun itu menyebut Bayern Munich sebagai wakil Eropa.

“Saya pikir juara Eropa, Bayern Munich akan cukup beruntung untuk memenangka gelar dan mereka datang ke turnamen ini dengan penuh percaya diri,”

Bayern Munich sendiri melenggang ke partai final. Di babak semifinal, anak asuh Hansi Flick itu mengalahkan juara Afrika, Al Ahly dengan skor 2-0. Dua gol kemenangan Bayern dicetak oleh Robert Lewandowski.

Kemenangan ini membuat Bayern melaju ke final Piala Dunia Antarklub 2020 menantang wakil CONCACAF, Tigres UANL. Partai final Piala Dunia Antarklub bakal berlangsung, Jumat, 12 Februari 2021.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Menurut Santi Cazorla, Piala Dunia Qatar akan Berjalan Sempurna

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Santi Cazorla sedang menikmati pengalamannya bermain di klub Qatar, Al Sadd. Dia tidak hanya menikmati kariernya sebagai pesepak bola di sana, tapi juga kehidupan baru di negara teluk itu.

Santi Cazorla pindah ke Al Sadd pada Agustus lalu. Di sana dia bermain di bawah arahan legenda Barcelona yang juga mantan rekannya di timnas Spanyol, Xavi Hernandez.

Pada musim perdana, mantan pemain Arsenal mengaku terkesan dengan atmosfer sepak bola di sana. Bahkan menurutnya, Qatar akan menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022 yang sempurna.

Santi Cazorla UEFA.com
uefa

“Datang ke Liga Qatar adalah pengalaman yang luar biasa bagi saya, terutama kesempatan untuk bekerja dengan Xavi Hernandez. Saya beradaptasi dengan cepat dan mudah dan saya datang ke sini untuk memenangkan gelar,” kata Cazorla kepada Al Kass, Jumat (25/12/2020).

“Qatar adalah negara tuan rumah yang luar biasa untuk Piala Dunia. Gelaran ini akan berjalan sempurna kendati dunia saat ini sedang sulit karena pandemi covid-19. Saya berharap semuanya kembali normal sebelum Piala Dunia dimulai sehingga fan punya kesempatan datang ke sini dan menikmatinya,” ia menambahkan.

Pemain yang turut membawa Spanyol juara Piala Dunia 2010 juga dibuat takjub dengan kemajuan teknologi di Piala Dunia 2022 mendatang. “Ada banyak kemajuan teknologi dalam infrastruktu dan stadion di Piala Dunia dan saya merasa beruntun berkesempatan bermain di sini,” tutupnya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Pernyataan Xavi Perkuat Keputusan Andri Syahputra Membela Qatar

gamespool
Pernyataan Xavi Perkuat Keputusan Andri Syahputra Membela Qatar 53

Football5star.com, Indonesia – Publik sepak bola nasional beberapa tahun lalu sempat dibuat berang dengan keputusan pemain asli Indonesia, Andri Syahputra yang memilih untuk bermain bersama tim nasional Qatar.

Andri dianggap pengkhianat. Namun, jika merujuk pada pernyataan Xavi soal kemajuan sepak bola Qatar, keputusan Andri tidaklah keliru.

Xavi Hernandez - Barcelona - fifa. com

Menurut eks Barcelona itu, sepak bola Qatar yang ia lihat saat ini sangat maju. Semua hal kecil untuk kemajuan sepak bola sangat diperhatikan oleh pemerintah Qatar. Mulai dari stadion, infrastruktur, hingga akses menuju stadion.

“Sejak saya pindah ke Qatar pada 2015, saya telah melihat banyak kemajuan di semua level, mulai dari stadion, infrastruktur, jalan, hingga rel kereta api, jadi saya sangat yakin bahwa Piala Dunia 2022 akan berlangsung sukses di sini,” ucap Xavi seperti dikutip Football5star.com dari Diario AS, Rabu (23/12/2020).

Mungkin sama seperti Andri Syahputra, Xavi pun mengaku sangat berat di awal ia memutuskan untuk pindah dan melajutkan karier sepak bola di Qatar. Ia harus jauh dari kampung halam dan memahami bubdaya baru.

“Itu bukan keputusan mudah bagi saya untuk meninggalkan keluarga dan memulai perjalanan baru di bagian lain dunia, di tempat yang sama sekali sangat berbeda bagi saya,”

“Ketika saya mengetahui tentang proyek Piala Dunia di Qatar dan berbicara dengan banyak teman seperti Raul yang lebih dahulu di sini, saya benar-benar terkesan dengan apa yang dicapai negara ini baik di dalam lapangan ataupun di luar lapangan,”

“Saat Anda berjalan-jalan di Doha, Anda akan bertemu penduduk setempat dengan hasrat sepak bola yang sangat besar. Ini negara yang sangat amant dengan sedikit kejahatan dan karena itu merupakan tempat yang bagus untuk membesarkan keluarga muda,” tutup pelatih Al Sadd SC tersebut.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Selain Andri Syahputra, Putra Aceh Ini Terus Tunjukkan Skill di Liga Qatar

gamespool
Selain Andri Syahputra, Putra Aceh Ini Terus Tunjukkan Skill di Liga Qatar 56

Football5star.com, Indonesia – Selama ini publik Indonesia mengenal pemain berdarah Indonesia, Andri Syahputra yang berkarier di Liga Qatar. Selain Andri, ada juga pemain berdarah Indonesia tepatnya putra Aceh yang juga cukup sukses berkarier di Qatar.

Ia adalah Mohamed Ali Rahman. Pemain berposisi gelandang ini satu klub dengan Andri di Al Gharafa. Pihak klub mengenal pemain berusia 20 tahun ini dengan nama Mohamed Ali Jamin. Orang tua dari Mohamed Ali Jamin merupakan asli orang Indonesia dan berdarah Aceh.

Hal tersebut dikonfirmasi oleh orang tua dari pemain Indonesia lainnya di Liga Qatar, Mustafa Ibrahim, ayah dari bek Al-Duhail SC, Khuwailid Ibrahim. Ali bersama Andri dan Khuwailid adalah salah satu generasi yang merentas karier di Liga Qatar.

Jika Khuwailid bermain untuk Al Duhail, Andri dan Ali sama-sama membela Al Gharafa. Sejak 2016, Ali merentas karier di Al Gharafa mulai dari level tim U-17 hingga saat ini menjadi bagian dari tim U-23 yang diasuh oleh Habib Al-Sadiq

Ali yang putra Aceh ini, Sabtu (5/12/2020) waktu setempat baru saja mencetak gol pertama di musim ini bersama Al Gharafa saat pertandingan melawan Al Sadd. Bermain di Stadion Al Shamal, Ali diturunkan oleh pelatih Habib Al-Sadiq sejak menit awal pertandingan.

Gunakan nomor punggung 35, Ali yang beroperasi di sektor tengah bermain cukup apik. Ia bahkan mampu mencetak gol pada menit ke-62. Sayangnya Al Gharafa pada laga itu takluk dengan skor 1-2.

“Al Gharafa kemudian memperkecil ketertinggalan melalui Mohamed Ali Jamin pada menit ke-62.” tulis laman resmi klub Al Sadd.

Pemain kelahiran 3 Februari 2020 ini memiliki skill yang cukup apik sebagai gelandang. Di beberapa kesemaptan saat ia turunkan di laga Al Gharafa, ia mampu mencetak gol yang cukup mengejutkan.

Pada 2017, saat masih bermain untuk tim U-19 Al Gharafa, ia mampu mencetak gol indah dari sepakan keras luar kotak penalti ketika melawan Al-Duhail SC. Hingga saat ini, pemberitaan mengenai Ali cukup jarang diangkat oleh media Indonesia. Ali sendiri cukup tertutup dengan publisitas media. Akun sosial media miliknya pun di-private.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Disebut akan Membelot ke Qatar, Begini Respons Pemain Muda Indonesia

gamespool
Disebut akan Membelot ke Qatar, Begini Respons Pemain Muda Indonesia 60

Football5star.com, Indonesia – Ingat dengan kasus Andri Syahputra? Beberapa tahun lalu, nama striker asli Indonesia ini jadi sorotan karena memilih untuk membela tim nasional Qatar. Belakangan pemain muda Indonesia lainnya di Qatar, Abdurrahman Iwan disebut bakal ulangi kasus Andri.

Salah satu media Thailand, Siamsport, Kamis (19/11/2020) menyebut bahwa Qatar bakal jadi negara yang dibela oleh Abdurrahman Iwan. “Pemain jebolan Aspire Football Dream Qatar ikuti jejak pemain senior Andri Syahputra yang sebelumnya naik ke timnas Qatar U-23,”

Kasus Andri Syahputra Bakal Terulang, Pemain Muda Ini Disebut Membelot ke Qatar
Facebook Abdurrahman Iwan

“Pemain Indonesia berusia 14 tahun, Abdurrahman sebelumnya dipilih dan masuk sistem pelatihan utama tim nasional Qatar,” tulis media Thailand tersebut.

“Selanjutnya, pemain yang memiliki kebangsaan Indonesia itu akan bermain untuk timnas Qatar di masa depan. Penampilannya sangat menarik, teknik bermainnya juga sangat bagus. Ia pernah mencetak 42 gol dalam satu musim,”

Beberapa waktu lalu kepada Football5star.com, ayah Abdurrahman, Iwan Koeswanto sempat mengungkap soal perjalanan karier putranya tersebut.

Alhamdulillah Abdurrahman sampai saat ini tidak ada kendala sedikitpun dia enjoy saja di klubnya Al Wakrah SC dan di Academy Aspire Qatar,” kata Iwan.

Menurut Iwan, perkembangan sepak bola di Qatar memang sangat menunjang perkembangan kemampuan sang anak.

“Karena di sini program grassroot berjalan sangat baik sekali sesuai dengan yang diterapkan di negara-negara yang sepakbolanya maju seperti Eropa, jadi arah dan tujuannya jelas. Pembinaan usia dini tertata rapi sesuai dengan kelompok umur dan juga kompetisi di sini selalu berkelanjutan setiap musimnya,” ucapnya.

Lewat postingan di Facebook, Abdurrahman telah menyebut bahwa kabar tersebut tidak benar alias hoax.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Setelah Piala Dunia, Qatar Ingin Jadi Tuan Rumah Piala Asia 2027

gamespool
Setelah Piala Dunia, Qatar Ingin Jadi Tuan Rumah Piala Asia 2027 64

Football5star.com, Indonesia – Qatar jadi tuan rumah Piala Dunia 2022. Setelah Piala Dunia 2022, Qatar masih ingin menjadi tuan rumah kompetisi sepak bola internasional lainnya. Qatar secara resmi mendaftarkan menjadi tuan rumah Piala Asia 2027.

Seperti rilis yang diterima Football5star.com, federasi sepak bola Qatar (QFA), Minggu (1/11/2020) telah menyerahkan berkas kedua terkait formalitas hukum untuk tawaran menjadi tuan rumah Piala Asia AFC 2027 yang diwajibkan AFC.

Jadwal Resmi Pertandingan Piala Dunia 2022, 1 Hari 4 Pertandingan

Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari komitmen QFA guna memenuhi semua persyaratan untuk menjadi tuan rumah sesuai jadwal yang telah disepakati. QFA yang diwakili Fahad bin Mohammed Kafood, Duta Besar Negara Qatar di Malaysia, sebelumnya telah menyerahkan berkas pertamanya pada tanggal 26 Agustus 2020.

Berkas yang diberikan oleh Fahad bin Mohammed Kafood juga termasuk visi QFA untuk menyediakan fasilitas olahraga yang seperti standar perhelatana Piala Dunia 2022.

Pengajuan diri Qatar untuk menjadi tuan rumah Piala Asia tahun 2027 merupakan ambisi pejabat olahraga di Qatar, menyusul rekor tinggi dan kesuksesannya dalam menyelenggarakan turnamen olahraga internasional dan kontinental.

Beberapa waktu lalu, pihak federasi sepak bola dunia, FIFA telah mengumumkan bahwa Piala Dunia 2022 dengan Qatar sebegai tuan rumah akan dimulai pada 21 November sampai dengan 18 Desember 2022.

Pertandingan pembuka Piala Dunia 2022 akan dilangsungkan di Stadion Al Bayt yang berkapasitas 60.000 penonton pada 21 November. Pada babak penyisihan grup yang akan berlangsung dari 21 November hingga 2 Desember, FIFA telah menentukan waktu kick-off yakni pukul 13.00, 16.00, 19.00, dan 22.00 waktu setempat.

Sementara itu, untuk pertandingan penutup masing-masing grup, babak 16 besar, serta perempat final akan dilangsungkan pukul 18.00 dan 22.00 waktu setempat. Untuk perebutan tempat ketiga akan dihelat di Stadion Internasional Khalifa yang terletak di Doha pada 17 Desember.

Sehari setelah pertandingan perebutan tempat ketiga, tepatnya pada 18 Desember, partai puncak Piala Dunia 2022 akan digelar di Stadion Lusail yang memiliki kapasitas 80.000 penonton.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Qatar Jadi Harapan Terakhir Lionel Messi Raih Gelar Piala Dunia

gamespool
Qatar Jadi Harapan Terakhir Lionel Messi Raih Gelar Piala Dunia 68

Football5star.com, Indonesia – Bintang Barcelona, Lionel Messi mengatakan bahwa saat ini dirinya hanya tinggal memiliki satu harapan di sepak bola yakni menjadi juara Piala Dunia. Gelar ini masih mungkin diraih Messi bersama Argentina di Piala Dunia 2022 yang berlangsung di Qatar.

Di usianya yang saat ini sudah 33 tahun, besar kemungkinan perhelatan Piala Dunia 2022 di Qatar jadi ajang terakhir Messi di kompetisi empat tahunan tersebut.

Lionel Messi menurut riset Nielsel dan SportsPro adalah atlet paling menjual di Instagram.

“Satu-satunya tujuan saya saat ini adalah menjadi juara Piala Dunia bersama Argentina,” kata Messi seperti dikutip Football5star.com dari AFP, Kamis (8/10/2020).

Piala Dunia memang jadi satu-satunya gelar yang belum bisa diraih Messi di karier sepak bolanya. Sayangnya catatan Messi saat bermain bersama tim Tango Argentina selalu berakhir dengan nasib sial.

Pada perhelatan Piala Dunia 2014, Messi hampir bisa membawa Argentina jadi juara. Nahas di laga final, Messi dkk dikalahkan Jerman lewat gol tunggal Mario Gotze.

Meski mampu menyumbang banyak gelar di level klub dan juga meraih 6 gelar Ballon d’Or, prestasi terbaik pemain berjuluk La Pulga di timnas hanyalah medali emas Olimpiade 2008 dan juara Piala Dunia U-20 pada 2005.

Tengah pekan ini, Messi sendiri akan membela Argentina melawan Ekuador di Kualifikasi Piala Dunia 2022. Ini jadi laga pertama babak fase grup zona Amerika Selatan. Kemenangan sangat mungkin diraih Argentina melawan Ekuador.

Dari 8 pertemuan, Argentina mampu mengalahkan Ekuador sebanyak 4 kali, 3 kali imbang, dan hanya 1 kali mengalami kekalahan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Shin Tae-yong Puji Permainan Timnas U-19 ke Media Asing

gamespool
Shin Tae-yong Puji Permainan Timnas U-19 ke Media Asing 72

Football5star.com, Indonesia – Timnas U-19 Indonesia sukses mengalahkan Qatar 2-1 di i SRC Mladost, Cakovec, Kroasia, pada Kamis (17/9/2020). Hasil ini merupakan kemenangan perdana timnas U19 Indonesia asuhan Shin Tae-yong selama menjalani pemusatan latihan (TC) di Kroasia.

Pada pertandingan tersebut, Garuda Muda tertinggal 0-1 terlebih dahulu dari Qatar, namun sanggup membalikkan keadaan lewatdua gol yangt dicetak oleh Brylian Aldama menit ke-18 lewat penalti dan Mochammad Supriadi menit ke-84.

Timnas U-19 Indonesia Shin Tae-yong - pssi-org

Shin Tae-yong pun memuji kinerja pasukan Garuda Muda hingga mampu meraih kemenangan atas Qatar.

“Lebih dari segalanya, kemauan para pemain untuk bermain sampai akhir telah meningkat, dan mereka bekerja keras, kinerja mereka juga terus meningkat,” ucap Tae-yong kepada media Korea Selatan, Yonhap News, Sabtu (19/9).

“Semakin banyak pemain Indonesia yang berlatih dan menjalani pertandingan persahabatan, semakin baik secara organisasi dan taktik juga semakin berkembang,” tambahnya.

Selain memuji penampilan timnas U-19, eks pelatih Korsel di Piala Dunia 2018 ini juga mengatakan bahwa selama melakukan pemusatan latihan di Krosia, ia dan skuat Merah Putih berada di tmepat yang bebas dari virus corona.

“Tempat kami berlatih juga area yang bersih dari virus corona di Kroasia,” ucapnya.

Sebelum meraih kemenangan atas Qatar, Garuda Muda sudah melakoni tiga kali laga uji coba yakni melawan Bulgaria (0-3), Kroasia (1-7) dan Arab Saudi (3-3).

Pada laga uji coba selanjutnya, Indonesia masih tetap melawan Qatar pada Minggu (20/9). Setelah itu melawan Bosnia dan Herzegovina (25/9) serta Dinamo Zagreb (28/9).

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Shin Tae-yong Kalahkan Pelatih yang Baru Seumur Jagung Latih Timnas U-19 Qatar

gamespool
Shin Tae-yong Kalahkan Pelatih yang Baru Seumur Jagung Latih Timnas U-19 Qatar 76

Football5star.com, Indonesia – Timnas U-19 berhasil mengalahkan Qatar dengan skor 2-1 di SRC Mladost, Cakovec, Kroasia, pada Kamis (17/9/2020). Dua gol kemenangan pasukan Shin Tae-yong dicetak oleh Brylian Aldama dan Mochammad Supriadi.

Ini merupakan kemenangan perdana timnas U19 Indonesia asuhan Shin Tae-yong selama menjalani pemusatan latihan (TC) di Kroasia. Qatar yang diasuh oleh Lucas Nardi akan kembali melawan pasukan Garuda Muda pada akhir pekan nanti, Minggu (20/9).

Jejak Kontroversial Pelatih Timnas Qatar U-19

Lucas Nardi sendiri merupakan pelatih baru di skuat timnas U-19 Qatar. Sebelumnya pemain muda Qatar diarsiteki oleh eks rekan Kaka, Fabio Cesar Montezine. Nardi sebelum melatih skuat U-19, menjadi pelatih untuk timnas U-16 Qatar.

Pada Januari 2020, Nardi bersama timnas U-16 Qatar sempat melakoni laga persahabatan melawan Italia yang berlangsung di Firenze. Saat itu, anak asuh Nardi kalah 1-3.

Sebelum menjalani karier pelatih di Qatar, Nardi sempat menjadi pelatih tim cadangan Estudiantes de La Plata. Ia bahkan sempat digadang-gadang jadi pelatih tim utama saat Gustavo Matosas dipecat. Namun rekam jejak digitalnya membuat Nardi tak jadi diangkat oleh pemilik Estudiantes, Juan Sebastian Veron.

Pada 2018, ia mencoba peruntungan dengan menjadi pelatih di Aspire Academy di Qatar. Saat itu, Nardi ditugaskan untuk menangani tim U-19 di Aspire Academy. Baru di Februari 2020, ia kemudian ditugaskan menjadi pelatih skuat U-19 Qatar.

Tak Disukai publik Argentina

Pada 2017, Nardi yang sempat menjadi calon kuat pelatih Estudiantes de La Plata mendadak jadi bulan-bulanan media dan warganet Argentina. Hal ini lantaran rekam jekak digital miliknya di 2013.

Dikutip Football5star.com dari laporan Infoplatense, Nardi lewat akun Twitter pribadinya sempat menyerang pelatih legendaris Argentina, Carlo Bilardo.

“Kita tidak boleh membuat waktu dengan kebohongan Bilardo. Siapa pun tidak akan menikmati tim yang dilatih olehnya. Saya benci Bilardo,” tulis Nardi pada Mei 2013.

Sontak saja publik sepak bola Argentina utamanya pendukung Estudiantes marah besar. Bilardo bukan nama pelatih sembarangan. Ia adalah mantan pelatih tim Tango saat menjadi juara Piala Dunia 1986.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Timnas U-19 Menang, Netizen “Rayakan” di Instagram Andri Syahputra

gamespool
Timnas U-19 Menang, Netizen "Rayakan" di Instagram Andri Syahputra 80

Football5star.com, Indonesia- Timnas U-19 Indonesia berhasil mengalahkan timnas U-19 Qatar dengan skor 2-1 di SRC Mladost, Cakovec, Kroasia, pada Kamis (17/9/2020). Dua gol kemenangan pasukan Shin Tae-yong dicetak oleh Brylian Aldama dan Mochammad Supriadi.

Permainan timnas U-19 melawan Qatar kali ini mendapat banyak apresiasi di dunia maya. Netizen memuji semangat juang Garuda Muda yang mampu membalikkan keadaan setelah sebelumnya tertinggal terlebih dahulu lewat gol Jassim Al-Mehairi.

Timnas U-19 Pecundangi Qatar, Netizen "Rayakan" di Instagram Andi Syahputra
Instagram.com/andri010

Ini jadi kali kedua, timnas U-19 mampu comeback. Sebelumnya di partai melawan Arab Saudi, Garuda Muda juga mampu comeback dan memaksa hasil imbang setelah sebelumnya tertinggal gol.

Hasil ini merupakan kemenangan perdana timnas U19 Indonesia asuhan Shin Tae-yong selama menjalani pemusatan latihan (TC) di Kroasia.

Netizen Indonesia pun merayakan kemenangan Garuda Muda di halaman sosial media dan akun Instagram Andri Syahputra jadi sasarannya. Ya, kolom komentar pemain Indonesia yang saat ini memilih untuk membela timnas Qatar itu dipenuhi ungkapan kegembiraan para netizen.

“Salam 2-1” tulis salah satu netizen Indonesia. “Tim u19 qatar cuman segitu aja?” tambah netizen lainnya.

Nama Andri Syahputra memang cukup populer bagi publik sepak bola Indonesia. Pemain berdarah Aceh ini menjadi pusat kontroversial karena memutuskan untuk membela tim nasional Qatar.

Andri sendiri sempat membela tim U-23 Qatar pada Piala AFC U-23 pada Maret lalu. Sayang tergabung di grub B bersama Arab Suadi, Suriah, dan Jepang, Qatar tak mampu berbicara banyak dan tersingkir di babak fase grup.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Jejak Kontroversial Pelatih Timnas U-19 Qatar

gamespool
Jejak Kontroversial Pelatih Timnas U-19 Qatar 84

Football5star.com, Indonesia – Timnas U-19 Indonesia berhasil mengalahkan timnas U-19 Qatar dengan skor 2-1 di SRC Mladost, Cakovec, Kroasia, pada Kamis (17/9/2020). Sempat tertinggal terlebih dahulu lewat gol Jassim Al-Mehairi, anak asuh Shin Tae-yong membalas lewat penalti Brylian Aldama pada menit ke-18 dan sontekan Mochammad Supriadi menit ke-84.

Ini merupakan kemenangan perdana timnas U19 Indonesia asuhan Shin Tae-yong selama menjalani pemusatan latihan (TC) di Kroasia. Garuda Muda sendiri pada Minggu (20/9) akan kembali melawan Qatar yang saat ini dilatih oleh Lucas Nardi.

Jejak Kontroversial Pelatih Timnas Qatar U-19
infobae.com

Lucas Nardi sendiri merupakan orang cukup lama di sepak bola Qatar. Sebelum menjadi pelatih skuat muda Qatar, pria asal Argentina ini merupakan mantan gelandang sejumlah tim di Liga Argentina.

Nardi seperti dikutip dari data transfermarkt, Jumat (18/9) sempat berkarier di klub Estudiantes pada 2002. Karier sepak bola Nardi memang di awali di akademi Estudiantes pada awal 2000-an.

Pada 2005, ia tercatat sempat bermain di klub Argentina lainnya, Belgrano. Lalu satu tahun kemudian, ia pindah ke Club Atlético Huracán. Nama Nardi sendiri di sepak bola Argentina dikenal cukup kontroversial.

Hina pelatih legendaris Argentina

Pada 2017, Nardi yang sempat menjadi calon kuat pelatih Estudiantes de La Plata mendadak jadi bulan-bulanan media dan warganet Argentina. Hal ini lantaran rekam jekak digital miliknya di 2013.

Dikutip Football5star.com dari laporan Infoplatense, Nardi lewat akun Twitter pribadinya sempat menyerang pelatih legendaris Argentina, Carlo Bilardo.

“Kita tidak boleh membuat waktu dengan kebohongan Bilardo. Siapa pun tidak akan menikmati tim yang dilatih olehnya. Saya benci Bilardo,” tulis Nardi pada Juli 2014.

Sontak saja publik sepak bola Argentina utamanya pendukung Estudiantes marah besar. Bilardo bukan nama pelatih sembarangan. Ia adalah mantan pelatih tim Tango saat menjadi juara Piala Dunia 1986.

Akibat dari jejak digital tersebut, Nardi pun urung diangkat menjadi pelatih Estudiantes. Keputusan itu diambil oleh presiden Estudiantes kala itu, Juan Sebastian Veron.

“Kami harus membuat keputusan sulit. Saya percaya Lucas. Tapi situasi ini sangat aneh. Namun keputusan untuk tidak mengangkatnya bukan karena tweet tersebut,” ucap Veron.

Bilardo yang juga mantan pelatih Boca Juniors tersebut tak mau ambil pusing. Ia malah menyebut tak pernah mengenal nama Lucas Nardi.

“Saya tidak mengenalnya, jika Anda memberi tahu saya siapa dia, mungkin saya akan berbicara dengannya. Saya tidak tahu siapa dia. Beckenbauer pernah berbicara kepada saya dan pernah meminta maaf dan semua orang kenal Beckenbauer, tapi dia? Saya sama sekali tidak mengenalnya” ucap Bilardo kepada Ole.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Dukungan untuk Timnas U-19 dari Pemain Indonesia di Qatar

gamespool
Dukungan untuk Timnas U-19 dari Pemain Indonesia di Qatar 88

Football5star.com, Indonesia – Timnas U-19 akan menghadapi Qatar U-19 di di Stadion SRC Mladost, Cakovec, Kamis (17/9/2020) dalam rangkaian pemusatan latihan di Kroasia. Rencananya, timnas U-19 akan dua kali menghadapi Qatar.

Jelang timnas U-19 vs Qatar, dukungan diberikan pemain Indonesia yang saat ini tengah berkarier di Qatar, Khuwailid Mustafa. Melalui orang tuanya, Mustafa Ibrahim, mereka berharap tim Garuda Muda bisa meraih hasil maksimal.

Tantangan Khuwailid Mustafa, Pemain Berdarah Aceh di Liga Qatar

“Ya pasti seru nanti pertandingan (timnas U-19 vs Qatar),” kata Mustafa saat dihubungi Football5star.com, Rabu (16/9).

Saat disinggung, kira-kira siapa yang bakal meraih kemenangan. Mustafa mengatakan semoga anak asuh Shin Tae-yong bisa meraih hasil positif. “Dukungan untuk Indonesia pastinya,” ucap Mustafa.

Ahmad Al-Khuwailid Mustafa merupakan salah satu talenta asli Indonesia. Pemain berdarah Aceh ini pada Agustus 2020 baru saja mengantarkan Al Duhail menjadi juara Liga Qatar musim ini.

Khuwailid sendiri sudah berada di Al Duhail sejak usia 10 tahun. Musim lalu ia bermain untuk tim Al Duhail U-23 dan sukses meraih gelar juara Liga Qatar U-23, ia pun dipromosikan ke tim utama sejak awal musim.

Khuwailid Mustafa adalah pemain muda yang lahir pada 29 Januari 2000 di Lhokseumawe dari pasangan Mustafa Ibrahim dan Yulizar Syamsuddin. Bersama keluarga, dirinya sudah berpindah ke Qatar sejak usia 6 tahun.

Sementara itu, pelatih Shin Tae-yong jelang melawan Qatar berharap Saddam Emiruddin dkk mampu menerapkan ilmu yang telah dipelajari saat sesi latihan ataupun di tiga laga sebelumnya.

“Pada pertandingan nanti kami juga ingin terus melihat perkembangan pemain. Selain itu juga melihat bagaimana mereka sanggup menerapkan di lapangan apa yang sudah kami berikan saat latihan,” kata pelatih asal Korea Selatan tersebut.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Ini Cara Shin Tae-yong Agar Timnas U-19 Bisa Imbangi Qatar

gamespool
Ini Cara Shin Tae-yong Agar Timnas U-19 Bisa Imbangi Qatar 92

Football5star.com, Indonesia – Timnas U-19 Indonesia akan menghadapi Qatar di di Stadion SRC Mladost, Cakovec, Kamis (17/9/2020) dalam rangkaian pemusatan latihan Garuda Muda di Krosia.

Melawan Qatar, pelatih Shin Tae-yong mengatakan bahwa yang ia harapkan pasukan Garuda Muda bisa menerapkan apa yang mereka pelajari selama pemusatan latihan.

Ini Jadwal Pertandingan Timnas U-19 Melawan Eks Klub Zvonimir Boban

“Saat ini kondisi tim terus meningkat dan menunjukkan perkembangan positif. Kami akan melawan Qatar dua kali, mereka tim yang kuat dan bagus. Ini menjadi laga yang bermanfaat bagi kami,” kata Shin Tae-yong seperti dikutip Football5star.com dari halaman resmi PSSI, Rabu (16/9).

“Pada pertandingan nanti kami juga ingin terus melihat perkembangan pemain. Selain itu juga melihat bagaimana mereka sanggup menerapkan di lapangan apa yang sudah kami berikan saat latihan,”

Laga uji coba melawan Qatar dihelat dua kali dan pertandingan selanjutnya pada hari Minggu (20/9/2020). Sebelumnya anak asuh Shin Tae-yong tersebut juga telah Bulgaria, Kroasia, dan Arab Saudi.

Sementara itu, anggota timnas U-19, Saddam Emiruddin mengaku bahwa ia dan rekan-rekannya sudah sangat siap untuk hadapi Qatar.

“Qatar hampir mirip Arab Saudi gaya bermainnya. Besok kami bertekad memberikan penampilan terbaik,” ucap Saddam.

Setelah melawan Qatar, Indonesia akan lanjut berujicoba melawan Bosnia dan Herzegovina, serta Dinamo Zagreb selama di Kroasia. TC di Kroasia dijadwalkan hingga akhir September.

Timnas U-19 dipersiapkan untuk menghadapi Piala AFC U-19 yang digelar pada awal 2021 mendatang di Uzbekistan. Selanjutnya di tahun yang sama skuat Garuda Muda ini akan berlaga di ajang bergengsi Piala Dunia U-20 yang notabene Indonesia menjadi tuan rumah.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Dibeli Miliuner Qatar, Parma Kembali Menjadi The Magnificent Seven?

dinasti
Dibeli Miliuner Qatar, Parma Kembali Menjadi The Magnificent Seven? 95

Football5star.com, Indonesia – Klub Serie A, Parma dikabarkan akan segera mempunyai pemilik baru. Ialah miliuner asal Qatar, Hisham Al Hamad Al Mana yang bakal jadi pemilik baru Parma.

Dikutip Football5star.com dari affaritaliani, Sabtu (25/7/2020) Al Mana akan memiliki saham Parma sebesar 51 persen. Untuk memiliki saham sebesar 51 persen, Al Mana kabarnya gelontorkan uang sebesar 63 juta euro.

https://www.instagram.com/p/CDBqWQ1h6Xu/

Meski nantinya akan berganti kepemilikan, kabarnya direktur teknik Daniele Faggiano dan pelatih Roberto D’Aversa akan tetap dipertahankan di posisinya saat ini. Kedua orang ini sendiri masih terikat kontrak dua tahun lagi di Parma.

Hisham Al Hamad Al Mana sendiri merupakan anak dari Saleh Hamad Al Mana, pendiri Al Mana Group, perusahaan yang bergerak di bidang transportasi dan perdagangan. Perusahaan ini sudah sangat terkenal di Timur Tengah dan sudah menjalankan bisnisnya sejak 1950-an.

Al Mana Group juga diketahui menjadi distributor ekslusif untuk Nisan dan Renault di Qatar. Selain bergerak di sektor otomotif, Al Mana Group juga bergerak di bidang fashion, hingga memiliki pusat perbelanjaan termewah di Qatar, Mirqab Mall.

Jika proses administrasi berjalan lancar, Parma jadi salah satu klub yang dimiliki oleh miliuner Timur Tengah. Hal ini pun membuat pihak berspekulasi Parma akan kembali menjadi The Magnificent Seven, predikat yang mereka miliki di era 90-an saat masih dimiliki grup Parmalat.

Menarik untuk ditunggu apakah jika resmi menjadi pemilik baru Parma, Al Mana bisa mengubah klub ini menjadi seperti Manchester City atau PSG.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Santi Cazorla Resmi Gabung Klub yang Dilatih Xavi

dinasti
Santi Cazorla Resmi Gabung Klub yang Dilatih Xavi 99

Football5Star.com, Indonesia – Santi Cazorla resmi bergabung ke klub Qatar, Al-Sadd setelah dilepas oleh Villareal musim ini. Al-Sadd saat ini dilatih oleh mantan rekan Cazorla di timnas Spanyol, Xavi.

Pengumuman ini dirilis lewat akun sosial media Al Sadd. “Kami telah mencapai kesepakatan dengan Santi Cazorla. Sang pemain akan menuju Doha secepatnya untuk menyelesaikan segala formalitas dan bergabung dengan tim. Selamat datang di Al-Sadd, Santi!”

Cazorla musim ini bersama Villareal mencetak 11 gol dan 10 assist serta membantu The Yellow Submarine finis di posisi kelima untuk bisa lolos ke Liga Europa. Cazorla memainkan pertandingan terakhirnya melawan Eibar dan menang dengan skor 4-0.

“Selamanya saya akan berterima kasih pada klub dan fans yang selalu menyambut hangat dalam waktu yang lama. Saya menikmati waktu yang hebat, tetapi sekarang sudah waktunya untuk menutup babak ini. Keputusan ini sudah dipertimbangkan dengan sangat mendalam. Ini bukan perpisahan, tetapi sampaijumpa lagi karena Villarreal selalu menjadi rumah saya.” ucap Cazorla seperti dikutip Football5Star.com dari laman resmi Villareal.

Santi Cazorla Resmi Gabung Klub yang Dilatih Xavi
@BRFootball

Pelatih Al-Sadd, Xavi, baru saja menekan kontrak satu tahun dengan klub dan sempat dirumorkan akan pindah ke mantan klubnya Barcelona untuk menggantikan Quique Setien.

Saat ini Al-Sadd berada pada posisi ketiga liga Qatar musim 2019-20. Xavi sendiri musim ini sudah berhasil membawa timnya menjuarai Piala Qatar dan Piala Super Qatar.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Jadwal Resmi Pertandingan Piala Dunia 2022, 1 Hari 4 Pertandingan

dinasti
Jadwal Resmi Pertandingan Piala Dunia 2022, 1 Hari 4 Pertandingan 102

Football5star.com, Indonesia – Federasi sepak bola seluruh dunia, FIFA telah merilis secara resmi jadwa pertandingan Piala Dunia 2022 di Qatar. FIFA memutuskan untuk pertandingan dihelat pada penghujung tahun.

Laga Piala Dunia 2022 bakal memulai laga dengan menghadirkan tuan rumah Qatar yang membuka fase grup pada Senin, 21 November 2022 di Stadion Al Bayt yang berkapasitas 60 ribu penonton.

Sementara partai final akan digelar pada 18 Desember di Stadion Lusail yang berkapasitas 80 ribu penonton. Selain itu, partai fase grup juga akan digelar selama 12 hari di mana akan ada empat pertandingan tiap harinya.

“Dengan tujuan memberikan istirahat optimal bagi semua tim di antara pertandingan mereka, penyisihan grup akan berlangsung selama 12 hari dan, dengan empat pertandingan per hari,” tulis FIFA dalam rilisnya, Rabu (15/7/2020).

Menurut pihak FIFA hal tersebut dilakukan untuk memberikan seluruh tim waktu istirahat yang optimal. Selain itu keputusan untuk menggelar 4 pertandingan pada satu hari juga untuk menyajikan jadwal yang penuh dan menarik bagi para pendukung.

“Tak perlu melakukan perjalanan udara di antara venue, akan membuat penyelenggara untuk kali pertama mengoptimalkan permintaan laga tertentu demi keuntungan dan kenyamanan para fan, tim-tim, dan media,”

Biasanya Piala Dunia dimainkan pada tengah tahun atau bertepatan dengan musim panas di belahan bumi utara. Namun, Piala Dunia di Qatar digelar pada pengujung tahun 2022 atau bertepatan dengan musim dingin.

Total hanya ada delapan stadion yang akan menjadi venue Piala Dunia 2022. Venue tersebut antara lain Stadion Al Bayt, Stadion Internasional Khalifa, Stadion Al Thumma, dan Stadion Al Rayyan.

Jadwal Pertandingan Piala Dunia 2022

Pembukaan: 21 November

Babak penyisihan grup: 21 November-2 Desember

16 Besar: 3 dan 6 Desember

Perempat final: 9 dan 10 Desember

Semifinal: 13 dan 14 Desember

Final: 18 Desember

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Begini Kondisi Andri Syahputra di Tengah Pandemi Corona

Banner LFS Baru

Football5star.com, Indonesia – Qatar menjadi salah satu negara di kawasan Teluk yang memiliki lonjakan pasien virus corona cukup tinggi. Kabar terbaru menyebutkan terdapat 1000 persen lonjakan pasien corona di Qatar.

Kondisi ini yang membuat kekhawatiran sejumlah orang Indonesia di Qatar tak terkecuali keluarga pesepak bola Andri Syahputra.

Andri Syahputra dan keluarga sendiri saat ini berada di kondisi yang sehat. Mereka saat ini tengah lakukan isolasi diri dan tidak keluar rumah.

Doa Ayah untuk Andri Syahputra di Piala Dunia U-20
Instagram @qfa

“Alhamdulillah kami sehat, kami sedang mengisolasi tidak keluar rumah kalau tidak emergency,” kata Ayah Andri Syahputra, Agus Sudarmanto saat dihubungi Football5star.com, Kamis (19/3/2020).

Angka pasien corona di Qatar melonjak drastis dari 24 kasus yang dikonfirmasi dalam 24 jam sebelumnya. Total ada 262 kasus yang tercatat di Qatar.

Pejabat di kementerian kesehatan mengatakan temuan kasus baru tersebut berasal dari mereka yang telah dikarantina sebelumnya yang tidak melakukan kontak langsung dengan orang luar.

Karier Andri Syahputra di Qatar

Nama Andri Syahputra tentu tak asing bagi pencinta sepak bola nasional. Pemain berdarah Indonesia ini seperti diketahui saat ini memilih untuk membela tim nasional Qatar. Sayangnya, Qatar sendiri tersingkir di Piala AFC U-23 2020.

Tergabung di grup B bersama Arab Saudi, Suriah dan Jepang, Qatar hanya mampu berada di urutan ketiga dengan mengemas 3 poin hasil dari 3 kali imbang di 3 pertandingan. Nama Andri Syahputra sendiri tak masuk ke skuat Qatar di kompetisi yang berlangsung di Thailand ini.

Pelatih asal Spanyol Félix Sánchez Bas tak memasukkan nama Andri. Padahal sebelumya nama Andri sempt beberapa kali dimainkan saat Qatar U-23 melakoni laga persahabatan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Darah Para Pekerja Migran di Tempat Laga Liverpool vs Flamengo

Banner LFS Baru

Football5star.com, Indonesia – Final Piala Dunia Antarklub 2019 akan mempertemukan juara Liga Champions Liverpool vs juara Copa Libertadores Flamengo di Khalifa International Stadium, Qatar, Sabtu (21/12).

Tempat pertemuan kedua tim, Khalifa International Stadium berlokasi di Al-Waab Street, Baaya ternyata memiliki sisi kelam. Laporan The Guardian yang dikutip Football5star.com, Jumat (20/12/2019) menyebutkan bahwa stadion dengan kapasitas 40 ribu tempat duduk ini dibangun oleh keringat dan darah para pekerja yang hak tak terbayarkan.

“Tidak akan ada pengumuman untuk memberi tahu suporter yang datang ke laga final Piala Dunia Antarklub bahwa stadion ini dibangun oleh orang-orang yang upahnya dibayar sangat kurang, paspor mereka ditahan, dan mereka tak bisa meninggalkan Qatar,” tulis The Guardian.

“Cara seperti ini seperti perbudakan di era modern menurut Amnesty Internasional. Dan ketika suporter menatap lengkungan stadion yang menjulang tinggi, tidak ada yang tahu bahwa seorang pekerja Inggris Zac Cox tewas terjatuh pada 2017.”

Derita keluarga korban

Pada Juni 2019 lalu seorang pekerja Nepal bernama Rupchandra Rumba juga dilaporkan meninggal dunia di kamp pekerja yang kumuh di pinggiran Doha tak jauh dari stadion itu. Rumba meninggal dunia karena kecapaian.

Khalifa International Stadium
stadiumdb.com

Enam bulan setelah kematian sang suami, istri dari Rumba, Nirmala Pakrin disebut belum menerima kompensasi apapun dari Qatar. Lebih parahnya, Nirmala sempat diancam oleh perusahaan yang mempekerjakan sang suami bahwa mereka sudah menerima uang sebesar 7000 real Qatar.

“Saya terpaksa menandatangani dokumen. Karena orang dari perusahaan itu menggunakan bahasa ancaman. Saya khawatir dengan keselamatan saya,” kata Nirmala.

Pihak Liverpool sendiri di wakili oleh Peter Moore sudah mengeluarkan pernyataan keras terkait isu hak asas manusia ini. Liverpool yang mendapat surat dari Nick McGeehan, seorang direktur LSM pekerja migran di negara Teluk menyebut bahwa penyelidikan harus dilakukan Qatar terkait isu ini.

“Kami mendukung pernyataan bahwa setiap kematian yang tidak wajar harus diselidiki secara menyeluruh dan keluarga yang ditinggalkan harus menerima keadilan yang layak untuk mereka terima,” kata Moore.

Menurut catatan dari sejumlah pihak, Rumba adalah korban ke-12 dari pembangunan Khalifa International Stadium. Di 2018, ada 11 pekerja migran yang meninggal dunia dengan penyebab yang tidak wajar.

Khalifa International Stadium yang mulai dibangun pada 3 Maret 1976 dan direnovasi untuk pertama kali pada 2005, dan jelang perhelatan Piala Dunia 2022 bagi banyak pekerja migran dan keluarga yang ditinggalkan bak kuburan besar.

“Orang miskin seperti kita tidak bisa berharap mendapatkan kompensasi ataupun keadilan karena kasus seperti ini,” ungkap Johurul Islam, ipar dari Monjurul Islam, pekerja migran yang tewas pada Agustus 2018.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Demi Buruh, Liverpool Tolak Hotel Bintang 5 di Qatar

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Aksi simpatik ditunjukkan Liverpool jelang dihelatnya Piala Dunia Antarklub di Qatar. Klub besutan Juergen Klopp menolak menginap di hotel bintang lima di negara Timur Tengah itu.

Piala Dunia Antarklub akan dimulai pada 11 sampai 21 Desember mendatang di Doha, Qatar. Liverpool yang merupakan juara Liga Champions Eropa rencananya akan menginap di hotel bintang lima bernama Marsa Malaz.

Letak hotel Marsa Malaz ada di pulau buatan pesisir Doha, Pearl Qatar. Namun, Talksport melansir bahwa The Reds menolak menginap di hotel tersebut karena cerita miris di balik pembangunan hotel megah itu.

qatar hotel liverpool
Talksport

Menurut penulusuran The Guardian 2018 lalu, buruh migran yang dipekerjakan mendapat upah tak layak dan melanggar undang-undang perburuhan. Mereka hanya dibayar delapan pounds perharinya. Tidak sampai di situ saja, petugas keamanan setempat pun dipaksa bekerja selama 12 jam dalam suhu 45 derajat celcius.

Saat ini klub asal Merseyside sudah memberi tahu FIFA terkait keputusan pindah hotel selama Piala Dunia Antarklub nanti. Namun, belum diketahui hotel mana yang akan menjadi tempat penginapan Jordan Henderson dkk.

Maraknya pembangunan di Qatar memang tak sebanding dengan kehidupan para pekerjanya. Selain pembangunan hotel Marsa Malaz, negara kaya minyak ini juga disorot dalam pembangunan stadion untuk persiapan Piala Dunia 2022 mendatang.

Sama halnya dengan hotel Marsa Malaz, pembangunan stadion Piala Dunia 2022 juga diwarnai kasus upah tak layak para pekerja, jam kerja yang yang tak masuk akal, hingga kematian yang tidak dipertanggungjawabkan oleh otoritas setempat.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Imam Besar Australia Kritik Peluncuran Logo Piala Dunia Qatar

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Piala Dunia 2022 yang akan berlangsung di Qatar baru saja meluncurkan logo resminya. Tapi peluncuran ini mendapat kritikan pedas dari seorang imam besar asal Australia, Imam Mohamed Tawhidi.

FIFA baru saja meluncurkan logo Piala Dunia Qatar pada Selasa (3/9/2019). Tidak ada yang salah memang dari peluncuran logo itu. Bahkan bisa dikatakan logo ini cukup elegan dengan nuansa Timur Tengah.

Akan tetapi Imam Mohamed Tawhidi melihat hal lain dari penyelenggaraan Piala Dunia Qatar. Ia menyoroti banyak hal, seperti suap yang dikeluarkan otoritas setempat agar FIFA memilih mereka, sampai banyaknya korban berjatuhan dari persiapan negara kaya minyak itu.

https://twitter.com/Imamofpeace/status/1168969082097537025

Kritikan pedas itu ia tulis di akun Twitternya, @Imamofpeace.  “Menyuap FIFA sampai 400 juta dolar, ditambah bunga sebesar 480 juta dolar, mempekerjakan pekerja dan memperlakukan mereka seperti budak,” tulisnya.

“Sebanyak 1,426 pekerja meninggal dunia sebelum 2019, 111 meninggal sepanjang 2019. Stadion-stadion itu sudah menetaskan banyak darah. Selamat menitkmati pertandingan,” sambungnya sembari menandai akun FIFA.

Apa yang diungkapkan Imam Mohamed Tawhidi memang sudah menjadi rahasia umum. Qatar selaku negara Timur Tengah pertama yang menjadi tuan rumah Piala Dunia ditengarai menyuap FIFA hingga membuat Presiden FIFA, Sepp Blatter, masuk bui.

Begitu pula dengan pembangunan beberapa stadion yang memakan banyak korban jiwa. Bahkan mereka ditengarai tidak mendapat upah yang layak dari pemerintah Qatar.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]