Bungkam Sevilla, Madrid Merangsek ke Tiga Besar

Football5star.com, Indonesia – Real Madrid sukses mengamankan tiga poin di Stadion Santiago Bernabeu. Menjamu Sevilla, Sabtu (19/1/2019) anak asuh Santiago Solari berhasil meraih kemenangan 2-0.

Walau begitu, kemenangan Madrid ini tidak diraih dengan mudah. Sevilla mampu menahan gempuran tuan rumah sepanjang paruh pertama. Apalagi kemenangan yang mereka raih pada pertemuan pertama semakin menambah semangat Ever Banega dan kolega pada laga kali ini.

Los Blancos baru memperoleh peluang pertamanya jelang babak pertama berakhir. Sepakan keras Vinicius Junior dari luar kotak penalti masih mampu dihalau kiper Sevilla, Tomas Vaclik.

madrid vs sevilla
@realmadriden

Butuh poin penuh untuk terus merangsek ke papan atas membuat Karim Benzema dan kolega tak henti-hentinya melancarkan serangan. Upaya pantang menyerah mereka akhirnya terbayar ketika laga memasuki menit ke-78.

Umpan bek muda Sergio Reguilon berhasil dimanfaatkan Casemiro menjadi gol. Gol ini kemudian semakin membuat serangan tuan rumah tidak terbendung. Tapi baru pada masa injury time mereka menggandakan keunggulan.

Ucapan terima kasih pantas diucapkan kepada pemain terbaik dunia, Luka Modric. Tendangan kerasnya meluncur deras ke gawang klub Andalusia itu.

Tambahan tiga poin ini pun sukses mengantar klub ibu kota Spanyol ke peringkat ketiga klasemen menggeser Sevilla. Mereka kini mengumpulkan 36 poin, unggul tiga angka dari tim lawan.

Susunan Pemain:

Real Madrid (4-3-3): 25-Thibaut Courtois; 23-Sergio Reguilon, 4-Sergio Ramos, 5-Raphael Varane, 2-Dani Carvajal; 10-Luka Modric, 14-Casemiro, 24-Dani Ceballos (Federico Valverde 88’); 28-Vinicius, 9-Karim Benzema, 17-Lucas Vazquez (Isco 77’)

Pelatih: Santiago Solari

Sevilla (3-5-2): 1-Tomas Vaclik; 6-Daniel Carrico, 4-Simon Kjaer, 3-Sergi Gomez; 18-Sergio Escudero (Bryan Salvatierra 86’), 22-Franco Vazquez, 10-Ever Banega, 17-Pablo Sarabia, 16-Jesus Navas; 9-Wissam Ben Yedder (Wissam Ben Yedder 75’), 12-Andre Silva

Pelatih: Pablo Machin

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Liverpool Menangi Drama Tujuh Gol di Anfield

Football5star.com, Indonesia – Liverpool sukses meraih poin penuh di Stadion Anfield saat menjamu Crystal Palace, Sabtu (19/1/2019). Tapi, kemenangan ini diraih dengan susah payah sebelum mereka mengunci skor menjadi 4-3 di akhir laga.

Tampil di kandang sendiri tidak serta-merta membuat Liverpool leluasa membongkar pertahanan Palace. Mereka justru kesulitan menembus pertahanan tim tamu yang digalang mantan pemain mereka, Mamadou Sakho.

Sementara itu, keputusan Roy Hodgson menumpuk lima pemain di lini tengah terbukti jitu. Cheikou Kouyate dkk sukses mengurung pergerakan Naby Keita dan Jordan Henderson sehingga tidak mampu memanjakan Mohamed Salah di lini depan.

liverpool vs palace
@premierleague

Walau terus diserang, justru Palace yang mampu mencuri gol pertama pada laga ini. Serangan balik yang diawali kecepatan Wilfred Zaha di sisi kanan pertahanan Liverpool berhasil dimanfaatkan Andros Townsend melalui gol yang ia cetak dari jarak dekat.

Gol ini sontak mengejutkan kubu tuan rumah. Tapi hingga jeda mereka gagal menyamakan kedudukan.

Memasuki paruh kedua, Liverpool langsung menggebrak. Satu menit peluit dibunyikan, stadion Anfield langsung bergemuruh ketika Mohamed Salah berhasil mencetak gol.

Gol ini pun membuat permainan The Reds semakin leluasa menekan Palace. Hasilnya terlihat pada menit ke-53. Umpan datar Naby Keita berhasil dimanfaatkan Roberto Firmino menjadi gol. Tendangan mendatarnya yang sempat menyentuh bek lawan meluncur mulus ke pojok kiri gawang Julian Speroni.

Akan tetapi, The Eagles belum habis. Upaya mereka untuk menyamakan kedudukan tercapai pada menit ke-65. Memanfaatkan sepakan pojok, sundulan James Tomkins tidak mampu dihalau Alisson Becker.

liverpool
@LFCphoto

Tidak ingin kehilangan poin penuh, Juergen Klopp langsung memasukkan Xherdan Shaqiri untuk menambah daya gedor. Upaya ini pun membuahkan hasil pada menit ke-75. Sontekan James Milner salah diantisipasi oleh Speroni dan berhasil dimanfaatkan Salah untuk mencetak gol keduanya.

Sadio Mane dan Max Meyer kemudian menyudahi laga sengit ini menjadi 4-3 setelah keduanya mencetak gol tambahan di masa injury time. Tambahan tiga angka sukses menjauhkan Liverpool dari kejaran Manchester City di puncak klasemen.

 Mereka kini mengoleksi 60 poin dan unggul tujuh angka. Sementara Palace tertahan di urutan ke-14 dengan 22 poin.

Susunan Pemain:

Liverpool (4-3-3): 13-Alisson; 26-Andy Robertson, 4-Virgil van Dijk, 32-Joel Matip, 7-James Milner; 8-Naby Keita (Xherdan Shaqiri 72’), 3-Fabinho (Adam Lallana 87’), 14-Jordan Henderson; 10-Sadio Mane, 9-Roberto Firmino, 11-Mohamed Salah (Rafael Camacho 90’)

Pelatih: Juergen Klopp

Crystal Palace (4-5-1): 1-Julian Speroni; 29-Aaron Wan-Bissaka, 5-James Tomkins, 12-Mamadou Sakho, 3-Patrick Van Aanholt; 11-Wilfred Zaha, 18-James McArthur (Max Meyer 81’), 8-Cheikhou Kouyate (Jeffrey Schlupp 78’), 4-Luka Milivojevic, 10-Andros Townsend; 14-Jordan Ayew (Connor Wickham 81’)

Pelatih: Roy Hodgson

Kalahkan Gladbach, Dortmund Kokoh di Puncak Klasemen

Football5star.com, Indonesia – Borussia Dortmund menyudahi perlawanan Borussia Moenchengladbach dengan skor 2-1. Kemenangan ini pun kian mengokohkan posisi mereka di puncak klasemen Bundesliga.

Bermodalkan kekalahan pertama yang diderita akhir pekan lalu dari Fortuna Dusseldorf, Dortmund justru tampil kesetanan di Signal Iduna Park. Achraf Hakimi mendapat peluang pertama pada menit ke-10. Tapi tendangan kerasnya masih melenceng dari gawang Gladbach.

Setelah itu giliran Paco Alcacer yang mencoba peruntungannya di menit ke-22. Namun, lagi-lagi arah tendangan sang striker masih belum menemui sasaran.

reus gladbach
@BVB

Terus menekan, gol yang ditunggu-tunggu pun akhirnya datang tiga menit jelang jeda.Memanfaatkan umpan Mario Goetze, Jadon Sancho sukses mencatatkan namanya di papan skor.

Akan tetapi gol ini justru membuat Dortmund lengah. Imbasnya tim tamu berhasil menyamakan kedudukan di menit ke-45 melalui Christoph Kramer.

Skor 1-1 membuat permainan kedua tima makin terbuka di babak kedua. Tapi hanya Der Borussen yang dinaungi dewi fortuna pada laga kali ini. Setelah menjadi pengumpan untuk gol Sancho, Goetze kali ini menjadi aktor di balik gol yang dicetak Marco Reus pada menit ke-54.

Di sisa pertandingan, Gladbach mencoba sekuat tenaga untuk menyamakan kedudukan. Tapi rapatnya pertahanan tuan rumah membuat skor 2-1 tidak berubah hingga wasit meniup peluit panjang.

Tambahan tiga poin ini pun membuat Dortmund mengoleksi 42 poin. Mereka unggul sembilan angka dari Gladbach yang berada di peringkat kedua.

Susunan Pemain:

Borussaia Dortmund (4-2-3-1): 1-Roman Burki; 5-Achraf Hakimi, 36-Omer Toprak, 33-Julian Weigl, 26-Lucasz Piszczek; 28-Axel Witsel, 6-Thomas Delaney; 13-Raffael Guerreiro (Bruun Larsen 90′), 11-Marko Reus, 7-Jadon Sancho (Wolf 90′); 9-Paco Alcacer (Mario Goetze 34′)
Pelatih: Lucien Favre

Borussia Moenchengladbach (4-3-3): 1-Yann Sommer; 19-Johnson, 15-Beyer, 5-Strobl, 17-Wendt; 32-Neuhaus (Cuisance 82′), 6-Kramer (Jonas Hofmann 68′), 8-Zakaria, 7-Hermann (Traore 73′), 14-Plea, 10-Thorgan Hazard
Pelatih: Dieter Hecking

Klub Promosi Hentikan Rekor Tak Terkalahkan Dortmund

Banner Football Live StarFootball5star.com, Indonesia – Borussia Dortmund harus menerima pil pahit saat rekor tak terkalahkan mereka dihentikan oleh Fortuna Dusseldorf. Klub promosi ini secara mengejutkan mengalahkan sang pemuncak klasemen dengan skor 2-1.

Bermain di Merkur Spiel-Arena membuat Dortmund kesulitan mengembangkan permainan. Bahkan Axel Witsel dan kolega dipaksa bermain di areanya sendiri pada babak pertama. Hal ini pun dimanfaatkan Fortuna untuk mencetak gol lebih dulu pada menit ke-22.

Dodi Lukebakio berhasil mengambil keuntungan dari kesalahan pemain Dortmund. Tanpa celah sang bomber menceploskan bola usai menerima umpan Kevin Stoger.

fortuna-dortmund
@Bundesliga_EN

Unggul 1-0 nyatanya membuat tuan rumah bermain makin leluasa. Tapi hanya satu gol yang mampu mereka cetak pada babak pertama.

10 menit babak kedua dimulai, Fortuna berhasil menggandakan keunggulan. Kali ini giliran Jean Zimmer yang mencatatkan namanya di papan skor usai menerima umpan dari pemain asal Jepang, Takashi Usami.

Sementara itu, tertinggal dua gol membuat Dortmund melakukan segala cara untuk mencetak gol. Beberapa perubahan pun dilakukan Lucien Favre dengan memasukkan Paco Alcacer dan Jadon Sancho pada babak kedua.

Akan tetapi hanya satu gol yang mampu dilesakkan Der Borussen. Alcacer lagi-lagi menjadi pendulang skor lewat sundulan kerasnya pada menit ke-81. Gol ini sekaligus menjadikan striker asal Spanyol sebagai pemain pertama dalam sejarah Bundesliga yang mencetak 10 gol dengan status pemain pengganti.

Kendati demikian, golnya tersebut menjadi gol terakhir yang tercipta pada laga ini. Skor 2-1 untuk kemenangan Fortuna sekaligus mencoreng catatan sempurna Dortmund yang belum terkalahkan di Bundesliga musim ini.

Walau kalah, Marco Reus dkk masih kokoh di puncak klasemen dengan koleksi 39 poin. Adapun tiga poin tambahan ini membuat Fortuna Dusseldorf keluar dari zona degradasi dengan menempati peringkat 15.

Susunan Pemain:

Fortuna Dusseldorf (4-2-3-1): 1-Michael Rensing; 23-Niko Giesselmann, 35-Marcin Kaminski, 5-Kaan Ayhan, 25-Matthias Zimmermann; 31-Marcel Sobottka (Adam Bodzek 70’), 7-Oliver Fink; 33-Takashi Usami (Benito Raman 87’), 22-Kevin Stoger, 39-Jean Zimmer; 20-Dodi Lukebakio (Rouwen Hennings 89’)
Pelatih: Friedhelm Funkel

Borussia Dortmund (4-2-3-1): 1-Roman Burki; 26-Lukasz Piszczek, 16-Manuel Akanji (Omer Toprak 46’), 4-Abdou Diallo, 29-Marcel Schmelzer; 6-Thomas Delaney (Paco Alcacer 61’), 28-Axel Witsel; 22-Christian Pulisic, 11-Marco Reus, 34-Jacob Bruun Larsen (Jadon Sancho 60’); 10-Mario Goetze
Pelatih: Lucien Favre

[better-ads type=’banner’ banner=’156435′ ]

Bakayoko Kartu Merah, Milan Tertahan di Bologna

Banner Football Live StarFootball5star.com, Indonesia – AC Milan kembali gagal meraih tiga poin. Bertandang ke Stadion Renato Del Ara markas Bolongna, anak asuh Gennaro Gattuso hanya bermain imbang tanpa gol. Hasil ini kian terasa ketika mereka harus bermain dengan 10 orang setelah Tiemoue Bakayoko mendapat kartu merah.

Bermain di kandang lawan sejatinya tidak membuat Milan gentar. Mereka mampu mengendalikan permainan dengan mencatatkan 69 persen penguasaan bola. Selain itu Gonzalo Higuain dkk juga unggul jumlah tendangan ke gawang dengan melepaskan 12 cobaan, berbanding sembilan milik Bologna.

Salah satu upaya tersebut bahkan nyaris membuahkan pada babak pertama. Higuain nyaris membungkam supporter tuan rumah pada menit ke-24. Tapi tendangan jarak dekatnya masih mampu digagalkan kiper Bologna, Lukasz Skorupski.

bologna vs milan
sempremilan.com

Gagal menembus jala tuan rumah pada babak pertama membuat I Rossoneri meningkatkan serangan pada babak kedua. Tapi alih-alih mencetak gol pembuka mereka justru harus bermain dengan 10 pemain pada menit ke-76.

Pelanggaran keras Tiemoue Bakayoko membuat wasit menghadiahinya kartu kuning kedua. Kalah jumlah pemain membuat I Rossoneri kelimpungan di sisa laga.

Hal ini kemudian coba dimanfaatkan Bologna. Tapi Rossoblu gagal memanfaatkan situasi karena beberapa peluang yang diraih seperti melalui kaki  Filip Helander dan Rodrigo Palacio masih mampu digagalkan Gianluigi Donnaruma.

Hingga wasit meniupkan peluit panjang skor 0-0 tetap tidak berubah. Dengan hasil ini Milan tetap berada di peringkat keempat dengan 27 angka. Sementara Bologna tidak bergerak dari zona degradasi dengan 12 poin.

Susunan Pemain:

Bologna (3-5-2): 28-Lukasz Skorupski; 18-Filip Helander, 23-Danilo, 33-Arturo Galabresi; 14-Federico Mattiello, 16-Andrea Poli (Riccardo Orsolini 82’), 8-Adam Nagy, 32-Mattias Svanberg (Blerim Dzemaili 61’), 15-Ibrahima Mbaye; 24-Rodrigo Palacio; 9-Federico Santander (Mattia Destro 90’)
Pelatih: Filippo Inzaghi

AC Milan (4-4-2): 99-Gianluigi Donnarumma; 2-Davide Calabria, 17-Cristian Zapata, 13-Alessio Romagnoli, 68-Ricardo Rodriguez; 10-Hakan Calhanoglu (Jose Mauri 78’), 79-Franck Kessie, 14-Tiemoue Bakayoko, 8-Suso (Diego Laxalt 85’); 9-Gonzalo Higuain, 63-Patrick Cutrone (samu Castillejo 61’)
Pelatih: Gennaro Gattuso

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Kalahkan Everton, City Kembali ke Puncak Klasemen

Football5star.com, Indonesia – Manchester City langsung melupakan kekalahan dari Chelsea akhir pekan lalu dengan mengalahkan Everton 3-1 di Stadion Etihad, Sabtu (15/12/2018). Tambahan tiga poin ini sekaligus mengembalikan mereka ke puncak klasemen Premier League.

Bermain di kandang sendiri membuat City berada di atas angin. Mereka mampu menguasai jalannya pertandingan dengan memperoleh 70 persen penguasaan bola.

Setelah mencobacoba berkali-kali untuk membobol gawang Everton, baru pada menit ke-22 anak asuh Pep Guardiola berhasil menggemuruhkan seisi Stadion Etihad.

city vs everton
@premierleague

Aksi Leroy Sane dari sisi kanan pertahanan Everton berhasil dimaksimalkan Gabriel Jesus menjadi gol. Gol ini memiliki arti tersendiri untuk Jesus. Pasalnya ini adalah gol pertama yang dicetak sejak Agustus lalu.

Skor 1-0 untuk keunggulan The Citizen bertahan hingga babak pertama usai. Pada babak kedua, tuan rumah tetap mempertahankan tempo tinggi demi menambah keunggulan.

Upaya tersebut pun membuahkan hasil setelah lima menit paruh kedua berjalan. Jesus lagi-lagi mencatatkan namanya di papan skor. Seperti halnya pada gol pertama, bomber asal Brasil ini sukses memanfaatkan umpan Sane melalui sundulannya.

Unggul 2-0 membuat David Silva dkk sedikit menurunkan tempo permainan. Ini kemudian dimanfaatkan Everton untuk memperkecil ketinggalan pada menit ke-65. Adalah Dominic Calvert Lewin yang membuka asa tim tamu melalui sundulan mematikan.

sterling vs everton
@Squawka

Keberhasilan The Toffees memperkecil ketinggalan membuat City tersentak. Hasilnya Raheem Sterling yang baru dua menit berada di lapangan langsung mengembalikan selisih dua gol empat menit berselang. Bagi Sterling, ini adalah gol kesembilannya musim ini dan menjadikannya sebagai top skorer kedua setelah Mohamed Salah dan Pierre Emerick Aubameyang dengan 10 gol.

Gol Sterling ini sekaligus menjadi gol terakhir yang tercipta pada laga kali ini. Tambahan tiga poin yang didapat CIty lewat kemenangan 3-1 ini mengembalikan mereka ke puncak klasemen dengan 44 poin, unggul dua angka dari Liverpool yang baru bermain Minggu (16/12/2018). Sementara Everton tidak beranjak dari peringkat ketujuh dengan 24 poin.

Susunan Pemain:

Manchester City (4-3-3): 31-Ederson; 18-Fabian Delph, 14-Aymeric Laporte, 30-Nicolas Otamendi, 2-Kyle Walker; 20-Bernardo Silva, 25-Fernandinho, 8-Ilkay Guendogan; 19-Leroy Sane (Raheem Sterling 66’), 33-Gabriel Jesus, 26-Riyad Mahrez (Kevin De Bruyne 75’)
Pelatih: Pep Guardiola

Evreton (3-4-3): 1-Jordan Pickford; 4-Michael Kane, 13-Yerry Mina, 5-Kurt Zouma; 23-Seamus Coleman (Theo Walcott 57’), 8-Andre Gomes, 10-Gylfi Sigurdsson (Tom Davies 81’), 12-Lucas Digne; 20-Bernard (Adomela Lookman 57’), 29-Calvert Lewin, 30-Richarlison
Pelatih: Marco Silva

Kalah Telak, Gawang Inter Diberondong Empat Gol Oleh Atalanta

Football5star.com, Indonesia – Inter Milan harus mengakhiri tujuh kemenangan beruntunnya dengan kekalahan menyakitkan di markas Atalanta. Tidak tanggung-tanggung, empat gol masuk ke gawang Samir Handanovic pada laga ini dan membuat mereka takluk 1-4.

Datang dengan percaya diri tinggi, Inter justru tampil di bawah tekanan pada babak pertama. Seringnya Kwadwo Asamoah meninggalkan pos bek kiri membuat Atalanta dengan leluasa melakukan serangan dari posisi tersebut.

Hasilnya pun langsung terlihat pada menit kedelepan. Umpan Robin Gosens dari sisi sayap berhasil disambut dengan baik oleh Hans Hateboer di mulut gawang. Berdiri bebas tanpa kawalan, ia dengan mudah memasukkan bola ke gawang.

atalanta-inter
@Inrer_br

Bukannya memperbaiki permainan, Inter justru kian tertekan. Danilo D’Ambrosio bahkan nyaris mencetak gol bunuh diri. Beruntung bagi I Nerazzuri yang memiliki kiper sekaliber Samir Handanovic yang bermain apik di bawah mistar.

Setelah itu, giliran tendangan Josip Ilicic dan Papu Gomez yang berhasil dimentahkan Handanovic. Berkat ketangguhannya pula Inter tidak kebobolan lagi di babak pertama.

Memasuki paruh kedua, anak asuh Luciano Spalletti langsung menggebrak pertahanan Atalanta. Hasilnya langsung terlihat dua menit laga bergulir. Mauro Icardi kembali mencatatkan namanya di papan skor usai menyamakan kedudukan melalui eksekusi penalti.

Skor imbang 1-1 membuat laga berjalan semakin sengit. Tapi dewi fortuna kembali menaungi Atalanta pada menit ke-62. Memanfaatkan situasi bola mati, Gianluca Mancini sukses membawa tuan rumah kembali unggul sundulan kerasnya.

Kembali tertinggal membuat Inter melakukan perubahan. Spalletti memasukkan Keita Balde dan Sime Vrsjalko untuk menambah daya dobrak. Namun, justru Atalanta yang memperbesar keunggulan di akhir laga. Sundulan Berat Djimisti dan tendangan melengkung Papu Gomez memastikan pesta La Dea menjadi 4-1.

Kekalahan telak ini semakin lengkap dengan diusirnya Marcelo Brozovic di akhir laga. Sang gelandang mendapat kartu kuning kedua usai melakukan pelanggaran keras pada pemain tuan rumah.

Hingga wasit meniup peluit panjang, Inter tetap kalah 1-4 dari tuan rumah Atalanta. Kekalahan ini pun membuat I Nerazzuri harus turun peringkat ke posisi ketiga dengan 25 angka. Sedangkan Atalanta naik ke posisi enam dengan 18 poin.

Susunan Pemain:

Atalanta (3-4-1-2): 1-Etrit Berisha; 23-Gianluca Mancini, 19-Berat Djimsiti, 2-Rafael Toloi (timothy Castagne 56’); 33-Hans Hateboer, 15-Marten De Roon, 11-Remo Freuler, 8-Robin Gosens; 10-Papu Gomez; 91-Duvan Zapata (Mario Pasalic 71’), 72-Josip Ilicic
Pelatih: Gian Piero Gasperini

Inter Milan (4-3-3): 1-Samir Handanovic; 33-Danilo D’Ambrosio, 23-Joao Miranda Sime Vrsjalko 71’), 37-Milan Skriniar, 18-Kwadwo Asamoah; 5-Roberto Gagliardini, 77-Marcelo Brozovic, 8-Matias Vecino (Borja Valero 46’); 16-Matteo Politano (Keita Balde 66’), 9-Mauro Icardi, 44-Ivan Perisic
Pelatih: Luciano Spalletti

AC Milan Gagal Balaskan Kekalahan di Kandang Real Betis

Banner Football Live StarFootball5star.com, Indonesia – AC Milan gagal mendulang poin penuh saat meghadapi Real Betis di Estadio Benito Vellamarin, Jumat (9/11/2018) dinihari WIB. Setelah kalah di San Siro dua pekan lalu, I Rossoneri kini hanya mampu bermain imbang 1-1 atas tuan rumah.

Mengantongi kekalahan di laga pertama membuat Milan langsung mengambil inisiatif serangan. Walau begitu peluang yang didapat Hakan Calhanoglu dan Patrick Cutrone di awal laga masih gagal menemui sasaran.

Keasyikan menyerang membuat Milan lupa dengan lini pertahanannya. Ini pula yang dimanfaatkan Betis untuk mencuri gol pada menit ke-12. Kerja sama apik tiga pemain di depan gawang berhasil diselesaikan Giovanni Lo Celso menjadi gol.

Gol ini nyatanya menambah energi untuk kubu tuan rumah. Enam menit berselang, pemain veteran, Joaquin, nyaris membuat stadion kembali bergemuruh andai sepakannya tidak digagalkan Riccardo Rodriguez di mulut gawang.

bakayoko-milan-betis
@acmilan

Pada menit ke-27, klub Andalusia kembali berkesempatan menggandakan keunggulan. Berawal dari serangan balik cepat, Antonio Sanabria melepaskan tendangan keras yang masih melenceng tipis dari gawang.

Kendati terus mengurung pertahanan Milan, Betis gagal menambah keunggulan di 45 menit pertama. Memasuki babak kedua, arah pertandingan mulai berubah menjadi milik tim tamu.

Suso berkesempatan menyamakan kedudukan di menit ke-59 melalui tendangan dari sisi kanan Betis. Tapi tendangannya kali ini masih mampu ditepis oleh Pau Lopez.

Dua menit kemudian, Suso berhasil membayar kegagalannya. Melalui situasi tendangan bebas, sontekan gelandang asal Spanyol ini membuat Lopez tak berkutik. Skor pun berubah menjadi 1-1.

Kedudukan imbang ini membuat pertandingan semakin lebih hidup. Bahkan drama hampir terjadi pada menit ke-86 ketika Cristian Tello berhadapan satu lawan satu dengan Reina. Tapi ketangkasan kiper kawakan ini membuat gawang Milan aman dari kebobolan.

Hingga wasit meniup peluit panjang, tidak ada gol lagi yang tercipta. Dengan hasil ini Betis tetap kokoh di puncak klasemen Grup F dengan delapan poin. Sedangkan Milan turun ke peringkat ketiga dengan tujuh angka.

https://www.youtube.com/watch?v=wolHxW_U9T8

Susunan Pemain:

Real Betis (3-5-2): 13-Pau Lopez; 4-Zouhair Feddal, 5-Marc Bartra, 23-Aissa Mandi; 11-Cristian Tello, 21-Giovanni Lo Celso, 14-Wiliam Carvalho, 6-Sergio Canales, 20-Junior Firpo; 17-Joaquin (Andres Guardado 67′), 9-Antonio Sanabria (Loren Moron 74′)
Pelatih: Quique Setien

AC Milan (3-5-2): 25-Pepe Reina; 22-Mateo Musacchio (Alessio Romagnoli 82′), 17-Christian Zapata, 78-Ricardo Rodriguez; 93-Diego Laxalt (Ignazio Abate 76′), 10-Hakan Calhanoglu (Andrea Bertolacci 89′), 14-Tiemoue Bakayoko, 79Franck Kessie, 11-Fabio Borini; 8-Suso, 63-Patrick Cutrone
Pelatih: Gennaro Gattuso

Bayern Atasi Perlawanan AEK Athena di Allianz Arena

Banner Football Live StarFootball5star.com, Indonesia – Bayern Munich sukses melanjutkan tren positif di Liga Champions. Menjamu raksasa Yunani, AEK Athena, di Allianz Arena, Kamis (8/11/2018) dinihari WIB, Bayern menang 2-0.

Kendati begitu, FC Hollywood sempat dikejutkan dengan serangan sporadis yang diperagakan pemain AEK. Pada menit keenam, Vassilios Lambropoulos nyaris membuat publik tuan rumah terdiam. Namun, sundulan kerasnya masih melenceng tipis dari gawang.

Tidak ingin mengecewakan fans di Allianz Arena, Bayern pun memperbaiki performanya dengan lebih banyak menguasai bola. Memasuki menit ke-15, mereka mendapat peluang pertama untuk mencetak gol. Tapi upaya Thomas Mueller kali ini masih beluim menemui sasaran.

Serangan bertubi-tubi yang dilancarkan Bayern akhirnya menemui hasilnya pada menit ke-31. Pelanggaran Uros Cosic terhadap Robert Lewandowski di kotak terlarang membuat wasit memberi hadiah penalti. Eksekusi yang diambil sendiri oleh Lewandowksi pun berhasil memecah kebuntuan.

bayern-aek
@FCBayernEN

Walau terus berupaya mengincar gol tambahan, skor 1-0 tetap bertahan hingga turun minum. Pada 45 menit kedua, Die Roten tidak mengendurkan serangannya. Serge Gnabry nyaris mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-57, tapi upayanya kali ini masih bisa digagalkan kiper AEK.

Baru pada menit ke-71 tim asuhan Niko Kovac menambah keunggulan. Lewandowski lagi-lagi menjadi mimpi buruk raksasa Yunani itu setelah sontekan datarnya menembus jala lawan.

Hingga wasit meniup peluit panjang, skor 2-0 tidak berubah. Kemenangan ini membuat Bayern memimpin Grup E dengan koleksi 10 poin. Sementara AEK dipastikan tidak punya peluang lagi lolos ke fase knockout karena belum mendapat satu poin pun di empat laga.

Susunan Pemain:

Bayern Munich (4-3-3): 1-Manuel Neuer; 27-David Alaba, 5-Mats Hummels, 17-Jerome Boateng, 32-Josua Kimmich; 25-Thomas Mueller, 8-Javi Martinez, 18-Leon Goretzka; 7-Franck Ribery (Rafinha 84’), 9-Robert Lewandowski (Sandro Wagner 90’), 22-Serge Gnabry (Renato Sanchez 87’)
Pelatih: Niko Kovac

AEK Athena (5-3-2): 1-Vasilios Barkas; 2-Nichalis Bakakis, 5-Vassilios, 19-Dmytro Chygrynsky, 15-Uros Cosic, 23-Niklas Hult; 95-Alef (Erik Moran 67’), 8-Andre Simoes, 25-Konstantinos Galanopoulos Rodrigo Galo 78’); 22-Ezequiel Ponce, 20-Petros Mantalos (Lucas Boye 79’)
Pelatih: Marinos Ouzounidis

[better-ads type=’banner’ banner=’156436′ ]

Tuah Solari Berlanjut, Madrid Menang Besar di Markas Viktoria Plzen

Banner Football Live StarFootball5star.com, Indonesia – Real Madrid kembali merasakan tuah kehadiran Santiago Solari sebagai pelatih sementara. Bertandang ke Viktoria Plzen dalam lanjutan Liga Champions, Kamis (8/11/2018) dinihari WIB, mereka sukses menang besar dengan skor 5-0.

Kendati mampu pesta gol di kandang lawan, Madrid justru sempat tertekan di awal laga. Ini terbukti dengan dua peluang matang yang didapat Plzen pada 10 menit pertama laga.

Laju kencang Los Blancos baru terasa pada menit ke-20. Aksi individu Karim Benzema dari tengah lapangan tak mampu dibendung lini pertahanan Plzen. Sang bomber yang berdiri bebas pun dengan mudah menceploskan bola ke gawang.

toni kroos-madrid,plzen
@realmadrid

Hanya berselang dua menit, Casemiro berhasil menggandakan keunggulan Madrid lewat sundulan kepala. Gelandang bertahan ini dengan cerdik memanfaatkan sepak pojok Toni Kroos.

Belum cukup dengan dua gol, anak asuh Solari menutup babak pertama dengan keunggulan 4-0 setelah Karim Benzema dan Gareth Bale mencetak dua gol tambahan.

Unggul empat gol membuat El Real menurunkan tempo permainan di babak kedua. Walau begitu, mereka masih mampu mencetak satu gol tambahan melalui Toni Kroos. Menerima umpan Vinicius Junior, Kroos memastikan kemenangan 5-0 Madrid atas klub asal Republik Ceko tersebut.

Tambahan tiga poin ini membuat Los Blancos kembali ke puncak klasemen Grup G dengan sembilan poin. Mereka hanya unggul selisih gol dengan AS Roma.

https://www.youtube.com/watch?v=vy1j-Ndno1U

Susunan Pemain:

Viktoria Plzen (4-1-4-1): 16-Ales Hruska; 8-David Limbersky, 4-Roman Hubnik, 2-Lukas Hejda, 14-Radim Reznik; 17-Patrik Hrosovsky; 10-Jan Kopic, 25-Ales Cermak (Tomas Horava 61’), 6-Roman Pochazka, 24-Milan Havel (Milan Petrzela 38’); 18-Tomas Chory (Jakub Reznicek 80’)
Pelatih: Pavel Vrba

Real Madrid (4-3-3): 25-Thibaut Courtois; 19-Alvaro Odriozola, 6-Nacho Fernandez, 4-Sergio Ramos (Javier Sanchez 59’), 23-Sergio Reguilon; 8-Toni Kroos (Isco 73’), 14-Casemiro, 24-Dani Ceballos; 11-Gareth Bale, 9-Karim Benzema (Vinicius Junior 62’), 17-Lucas Vazquez
Pelatih: Santiago Solari

[better-ads type=’banner’ banner=’156436′ ]

Kane Berikan Kemenangan Pertama Spurs di Liga Champions

Banner Football Live StarFootball5star.com, Indonesia – Tottenham Hotspur akhirnya meraih kemenangan pertamanya di Liga Champions musim ini. Menjamu PSV Eindhoven di Wembley, Spurs berhasil menang 2-1. Adalah Harry Kane yang menjadi bintang kemenangan tuan rumah lewat dua gol yang ia buat.

Kendati menang, Spurs sempat dibuat kesulitan oleh PSV di babak pertama. Mereka bahkan sudah tertinggal 0-1 sejak menit kedua setelah Luuk de Jong mencetak gol pembuka usai menerima umpan Gaston Pereiro.

Ketinggalan dengan cepat membuat Spurs tersentak. Tuan rumah langsung memeragakan permainan pressing tinggi. Ben Davies memperoleh peluang pertama untuk menyamakan kedudukan di menit ke-10. Tapi upayanya kali ini masih mampu ditepis kiper lawan.

luuk de jong-spurs-psv
@ChampionsLeague

Pada menit ke-28, giliran tendangan keras dari luar kotak penalti milik Christian Eriksen yang digagalkan kiper PSV, Jeroen Zoet. Ketangguhan Zoet di bawah mistar ini pun membuat babak pertama berakhir 1-0 untuk keunggulan timnya.

Spurs yang tidak ingin dipermalukan di hadapan publik sendiri melakukan perubahan di babak kedua. Keputusan ini pun berdampak positif pada permainan tim di lapangan.

Menguasai 70 persen penguasaan bola, The Lilywhites akhirnya mampu menyamakan kedudukan di menit ke-78 melalui Harry Kane. Striker timnas Inggris ini dengan dingin meneruskan umpan Fernando Llorente yang baru dimasukkan pada babak kedua.

Tuah Kane pada laga ini pun ditutup dengan sempurna di penghujung laga. Sundulannya satu menit jelang bubaran membuat anak asuh Mauricio Pochettino meraih kemenangan perdananya di kompetisi bergengsi Eropa.

Walau menang, tambahan tiga poin belum mampu membawa Spurs naik peringkat. Mereka masih tertahan di urutan ketiga Grup B dengan raihan empat poin. Sedangkan PSV tidak beranjak dari posisi keempat dengan satu angka.

Susunan Pemain:

Tottenham Hotspur (4-2-3-1): 22-Paulo Gazzaniga, 33-Ben Davies, 4-Toby Alderweireld, 6-Davinson Sanchez, 24-Serge Aurier (Kieran Trippier 75’); 23-Christian Eriksen, 8-Harry Winks; 27-Lucas Moura (Erik Lamela 62’), 20-Dele Alli, 7-Son Heung Min (Fernando Llorente 75’); 10-Harry Kane
Pelatih: Mauricio Pochettino

PSV Eindhoven (4-3-3): 1-Jeroen Zoet; 22-Denzel Dumfries, 5-Daniel Schwaab, 4-Nick Viergever, 6-Angelino; 18-Pablo Rosario, 7-Gaston Pereiro (Donyell Malen 73’), 8-Jorrit Hendrix; 17-Steven Bergwijn (Erick Gutierrez 86’), 9-Luuk de Jong (Trent Sainsbury 81’), 11-Hirving Lozano
Pelatih: Mark van Bommel

[better-ads type=’banner’ banner=’156436′ ]

Napoli vs PSG Kembali Berakhir Imbang di San Paolo

Banner Football Live StarFootball5star.com, Indonesia – Laga sengit tersaji di Stadion San Paolo saat Napoli menjamu Paris Saint-Germain, Rabu (7/11/2018) dinihari WIB. Namun, pertandingan ketat keduanya berakhir imbang 1-1. Ini adalah hasil imbang kedua yang diraih kedua tim setelah di Paris dua pekan lalu mereka juga berbagi satu angka.

Napoli sempat terseok-seok di awal laga. Ini dibuktikan dengan keberhasilan PSG membombandir pertahanan mereka. Bahkan Kylian Mbappe nyaris membawa timnya unggul andai sepakan kerasnya tidak diblok David Ospina.

Memasuki menit ke-20, Il Partinopei perlahan bangkit dan mampu menguasai lini tengah. Mereka pun akhirnya memperoleh peluang pertama dua menit kemudian melalui Dries Mertens. Tapi upayanya kali ini masih bisa digagalkan kiper gaek, Gianluigi Buffon.

napoli vs psg kembali berakhir imbang
@NapoliAndNaples

Lima menit jelang babak pertama berakhir, giliran Mario Rui yang mendapat peluang matang. Namun, Buffon kembali menunjukkan kelasnya pada laga ini. Ketika babak pertama sepertinya akan berakhir imbang tanpa gol, Juan Bernat muncul sebagai pembeda lewat golnya di menit ke-45.

Di paruh kedua, anak asuh Carlo Ancelotti berupaya keras mengejar ketinggalan. Kendati kalah dalam penguasaan bola, mereka mampu melepas lima tendangan ke arah gawang.

Gol yang ditunggu-tunggu publik San Paolo akhirnya tercipta pada menit ke-63. Pelanggaran yang dilakukan Buffon terhadap Jose Callejon membuat wasit menunjuk titik putih. Lorenzo Insigne yang maju sebagai eksekutor berhasil mengubah skor menjadi 1-1.

Gol Callejon ini pun meningkatkan moral para pemain Il Partinopei. Namun, tiap serangan yang mereka bangun selalu gagal menembus pertahanan PSG. Hingga akhir laga, kedudukan imbang 1-1 tidak berubah.

Walau hanya meraih satu angka, Napoli berhasil naik ke peringkat pertama Grup C dengan raihan enam poin. Sementara PSG dengan lima poinnya hanya mampu bertengger di urutan ketiga.

Susunan Pemain:

Napoli (4-3-3): 25-David Ospina; 19-Nikola Maksimovic (Elseid Hysaj 76’), 33-Raul Albiol, 26-Kalidou Koulibaly, 6-Mario Rui; 8-Fabian (Piotr Zielinski 71’), 17-Marek Hamsik, 5-Allan; 7-Jose Callejon, 14-Dries Mertens (Adam Ounas 83’), 24-Lorenzo Insigne
Pelatih: Carlo Ancelotti

Paris Saint-Germain (3-4-3): 1-Gianluigi Buffon; 5-Marquinhos, 2-Thiago Silva, 4-Thilo Kehrer; 14-Juan Bernat, 23-Julian Draxler, 6-Marco Verratti, 12-Thomas Muenier; 11-Angel Di Maria, 7-Kylian Mbappe, 10-Neymar
Pelatih: Thomas Tuchel

[better-ads type=’banner’ banner=’156436′ ]

Gol Telat Romagnoli Menangkan Milan di Kandang Udinese

Banner Football Live StarFootball5star.com, Indonesia –  AC Milan kembali meraih kemenangan di giornata ke-11 Serie A. Bertandang ke markas Udinese, Senin (5/11/2018) dinihari WIB anak asuh Gennaro Gattuso menang tipis 1-0. Ucapan terima kasih patut diberikan kepada Alessio Romagnoli yang mencetak gol penentu di menit terakhir laga.

Milan sempat tertekan pada babak pertama. Bahkan mereka bisa saja kebobolan pada menit ketujuh andai tendangan Ignacio Pussetto tidak melenceng tipis dari gawang.

Cobaan untuk tim tamu pun bertambah pada menit ke-35 ketika striker andalan mereka, Gonzalo Higuain mengalami cedera. Setelah diperiksa di pinggir lapangan, striker asal Argentina itu pun tidak bisa melanjutkan pertandingan. Ia kemudian digantikan oleh Samu Castillejo.

higuain-milan-udinese
@EuropaLeague

Kendati terus mengurung pertahanan Milan, Udinese gagal mencetak gol pada babak pertama. Keadaan tidak banyak berubah di paruh kedua. I Rossoneri mengambil inisiatif serangan lebih dulu melalui pergerakan Suso. Namun, upayanya kali ini masih bisa dihalau kiper tuan tumah.

Memasuki menit ke-85 giliran Udinese yang mendapat peluang emas. Lepas dari penjagaan lini belakang pemain Milan, Kevin Lasagna berhasil melepaskan tendangan keras. Akan tetapi Gianluigi Donnarumma masih cekatan menghalau bola.

Semenit berselang giliran tendangan pemain pengganti, Andrija Balic, yang mengancam gawang Donnarumma. Namun, lagi-lagi uapaya tersebut masih sia-sia. Drama pun terjadi di masa injury time ketika tuan rumah harus bermain dengan 10 pemain setelah Bram Nuytinck dikartu merah wasit.

Unggul jumlah pemain langsung dirasakan Milan. Hanya berselang satu menit, Romagnoli sukses memastikan tiga poin untuk klub kota mode usai memanfaatkan umpan matang Suso.

Tambahan tiga poin membuat Milan bertahan di peringkat keempat dengan 21 angka. Sementara Udinese masih tertahan di urutan ke-16 dengan 10 poin.

Susunan Pemain:

Udinese (3-5-2): 1-Juan Musso; 3-Samir, 5-William Ekong, 4-Nicolas Opoku; 18-Hidde Ter Avest (Bram Nuytinck 84’), 23-Ignacio Pussetto (Andrija Balic 84’), 38-Rolando Mandragora, 6-Seko Fofana, 19-Jens Stryger; 10-Rodrigo De Paul (Marco D’Alessandro 90’), 15-Kevin Lasagna
Pelatih: Julio Velazquez

AC Milan (4-4-2): 99-Gianluigi Donnarumma; 20-Ignazio Abate, 17-Cristian Zapata, 13-Alessio Romagnoli, 68-Ricardo Rodriguez; 93-Diego Laxalt (Fabio Borini 73’), 14-Tiemoue Bakayoko, 79-Franck Kessie, 8-Suso; 63-Patrick Cutrone, 9-Gonzalo Higuain (Samu Castillejo 35’)
Pelatih: Gennaro Gattuso

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Morata Dua Gol, Chelsea Geser Liverpool di Peringkat Kedua

Banner Football Live StarFootball5star.com, Indonesia – Chelsea sukses melanjutkan tren kemenangan usai menang 3-1 atas Crystal Palace. Bermain di Stamford Bridge, Minggu (4/11/2018) Alvaro Morata menjadi bintang lapangan dengan dua gol yang ia cetak.

Kedua tim sejatinya saling menyerang pada babak pertama. Namun, dewi fortuna berada di kubu Chelsea ketika mereka berhasil unggul pada menit ke-32. Umpan Pedro Rodriguez dari sisi sayap berhasil diserobot Morata untuk menjadi gol.

Keunggulan ini pun membuat Chelsea semakin gencar menyerang. Dua menit berselang mereka nyaris menggandakan keunggulan melalui Pedro. Tapi tendangan keras gelandang asal Spanyol itu masih bisa dimentahkan lini pertahanan Palace.

morata-chelsea-palace
@ChelseaFC

Setelah itu, Morata kembali mengancam tiga menit sebelum jeda. Tapi sundulannya kali ini masih melenceng dari sasaran. Hingga jeda, skor 1-0 untuk The Blues tidak berubah.

Pada babak kedua, Palace langsung mengurung pertahanan tuan rumah. Hasilnya pun terlihat pada menit ke-53 usai tendangan keras Andros Townsend gagal ditangkap Kepa Arrizabalaga.

Tersentak dengan gol penyama, Chelsea kembali meningkatkan tempo permainan. Morata kembali menjadi momok bagi Wayne Hennessey setelah sepakan bomber asal Spanyol tersebut meluncur mulus ke gawang Palace.

Klub London Barat iu akhirnya memastikan kemenangan 3-1 melalui Pedro. Ia berhasil menyelesaikan umpan kompatriotnya, Marcos Alonso, dari sisi kiri pertahanan The Eagles.

Kemenangan Chelsea ini sekaligus memperpanjang status tak terkalahkan mereka di semua kompetisi musim ini. Adapun tambahan tiga poin kali ini membuat anak asuh Maurizio Sarri berhasil menggeser Liverpool di peringkat kedua dengan 27 poin.

Susunan Pemain:

Chelsea (4-3-3): 1-Kepa Arrizabalaga; 3-Marcos Alonso, 30-David Luiz, 2-Antonio Ruediger, 28-Cesar Azpilicueta; 7-N’Golo Kante, 5-Jorginho (Cesc Fabregas 80’), 8-Ross Barkley (Matteo Kovacic 64’); 22-Willian (Eden Hazard 64’), 29-Alvaro Morata, 11-Pedro
Pelatih: Maurizio Sarri

Crystal Palace (4-3-3): 13-Wayne Hennessey; 29-Aaran Wan Bissaka, 5-James Tomkins, 12-Mamadou Sakho, 3-Patrick Van Aanholt; 18-James McArthur (Jeffrey Schlupp 80’), 4-Luka Milivojevic, 8-Cheikhou Kouyate; 10-Andros Townsend, 11-Wilfred Zaha, 7-Max Meyer (Jordan Ayew 71’)
Pelatih: Roy Hudgson

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Kalahkan Cagliari, Juventus Menjauh Lagi dari Kejaran Inter

Banner Football Live StarFootball5star.com, Indonesia – Juventus secara meyakinkan menang 3-1 atas Cagliari di Allianz Stadium, Minggu (4/11/2018) dinihari WIB. Tambahan tiga angka ini pun membuat mereka kini menjauh lagi dari kejaran Inter Milan yang beberapa jam sebelumnya menang 5-0 atas Genoa.

Tanda-tanda kemenangan Juventus sudah terlihat sejak awal pertandingan. Mereka bahkan sudah unggul ketika laga baru berjalan 49 detik melalui sontekan Paulo Dybala. Berhasil unggul cepat membuat permainan tuan rumah semakin nyaman.

Akan tetapi, mereka justru lengah memasuki menit ke-20. Wojciech Szczesny harus berjibaku dua kali menahan tendangan Leonardo Pavoletti dan Artur Ionita hanya dalam kurun waktu lima menit saja.

juventus - cagliari- joao cancelo
@juventusfcen

Pada menit ke-36, Cagliari akhirnya benar-benar menyamakan kedudukan melalui Joao Pedro. Namun, skor imbang 1-1 tidak bertahan lama. Juve yang tersentak langsung kembali unggul dua menit berselang melalui gol bunuh diri Filip Bradaric yang salah mengantisipasi tendangan Matuidi.

Skor 2-1 untuk kemenangan Juventus bertahan hingga jeda. Pada babak kedua, tidak banyak perubahan yang dilakukan kedua tim. Juventus yang unggul bermain nyaman dengan menguasai penguasaan bola hingga 66 persen.

Matuidi nyaris memperlebar jarak pada menit ke-66. Namun, sundulannya masih melenceng dari gawang. Setelah itu, giliran tendangan keras Dybala yang masih jauh dari sasaran.

Baru pada menit ke-87 Si Nyonya Tua memperbesar keunggulan melalui Juan Cuadrado. Winger asal Kolombia ini dengan dingin meneruskan umpan matang dari Cristiano Ronaldo. Skor 3-1 ini pun bertahan hingga wasit meniup peluit panjang.

Tambahan tiga poin kembali menjauhkan Juventus dari Inter Milan. Kini mereka mengumpulkan 31 angka di puncak klasemen. Sementara Cagliari masih terpaku di peringkat ke-13 dengan 13 angka.

Susunan Pemain:

Juventus (4-3-3): 1-Wojciech Szczesny; 2-Mattia De Sciglio, 4-Mehdi Benatia, 19-Leonardo Bonucci, 20-Joao Cancelo; 14-Blaise Matuidi (Andrea Barzagli 83′), 5-Miralem Pjanic (Alex Sandro 70′), 30-Rodrigo Bentancur; 10-Paulo Dybala, 7-Cristiano Ronaldo, 11-Douglas Costa (Juan Cuadrado 46′)
Pelatih: Massimiliano Allegri

Cagliari (4-3-1-2): 28-Alessio Cragno; 33-Dario Srna, 19-Fabio Pisacane, 23-Luca Ceppitelli, 20-Simone Padoin (Marco Sau 80′); 18-Nicolo Barella, 6-Filip Bradaric (Luca Cigarini 56′), 21-Artur Ionita (Paolo farago 67′); 29-Lucas Castro; 10-Joao Pedro, 30-Leonardo Pavoletti
Pelatih: Rolando Maran

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Hat-trick Matias Conti Menangkan Borneo Atas Bhayangkara

Banner Football Live StarFootball5star.com, Indonesia – Borneo FC sukses menghantam Bhayangkara FC tiga gol tanpa balas di Stadion Segiri, Samarinda, Senin (29/10/2018). Striker tuan rumah, Matias Conti, menjadi bintang lapangan pada laga ini lewat hat-trick yang dibuat.

Status sebagai tuan rumah benar-benar dimanfaatkan Borneo pada laga ini. Tanpa buang-buang waktu, mereka langsung mengurung pertahanan Bhayangkara.

Akan tetapi, beberapa peluang yang didapat masih gagal menemui sasaran. Ini tak lepas dari performa apik penjaga gawang Awan Setho yang menggagalkan beberapa peluang.

hat trick matias conti menangkan borneo atas bhayangkara
@PusamaniaBorneo

Terus menerus menekan, Borneo baru bisa memecah kebuntuan di masa injury time babak pertama. Handball bek Bhayangkara di area penalti membuat wasit menunjuk titik putih. Matias Conti yang maju sebagai eksekutor berhasil mencetak gol.

Pesut Etam tidak butuh waktu lama untuk mencetak gol di babak kedua. Mereka hanya membutuhkan waktu satu menit untuk menggandakan keunggulan melalui Conti. Kali ini sang bomber berhasil memanfaatkan crossing Diego Michels melalui sundulan mematikan.

Penyerang asal Argentina tersebut kemudian melengkapi performa menawannya pada menit ke-57. Lagi-lagi sundulannya memaksa Awan Setho memungut bola dari gawangnya untuk ketiga kali.

Unggul 3-0 membuat Borneo menurunkan tempo pertandingan. Namun, hal ini tidak bisa dimanfaatkan Bhayangkara. Hingga wasit meniupkan peluit panjang, skor pun tidak berubah.

Dengan tambahan tiga poin ini anak asuh Dejan Antonic berhasil naik ke peringkat lima dengan 42 angka. Mereka kini hanya terpaut satu angka saja dari Bhayangkara yang berada tepat di atasnya.

Susunan Pemain:

Borneo (4-4-2): 20-Muhammad Ridho; 36-Edy Gunawan, 63-Renan da Silva, 24-Diego Michiels, 4-Wildansyah; 22-Sultan Samma (11-Titus Bonai 12’), 15-Dirga Lasut, 30-Maulana Putra (27-Fajar ramadhan 65’), 14-Abrizal Umanailo (21-Billy Keraf 83’); 12-Lerby Eliandri, 9-Mario Conti
Pelatih: Dejan Antonic

Bhayangkara FC (4-3-3): 12-Awan Setho, 5-Fatchul Rochman, 27-Indra Kahfi, 3-Vladimir Vujovic, 2-Putu Gede Juni Antara; 89-Lee Yuu Joon, 8-Hargianto, 20-Sansan Fauzi (15-Maldini Pali 63’); 24-Marinus Wanewar (Vendri Mofu 78’), 99-Herman Dzumafo, 23-Wahyu Subo Seto
Pelatih: Simon McMenemy

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Mitra Kukar Hentikan Laju Kemenangan PSIS di Aji Imbut

Banner Football Live StarFootball5star.com, Indonesia – Mitra Kukar berhasil menghentikan laju kemenangan PSIS Semarang di beberapa laga. Bermain di Stadion Aji Imbut, Tenggarong , Minggu (28/10/2018) anak asuh Rachmad Darmawan berhasil menang meyakinkan 2-0.

Dua gol Mitra pada laga ini tercipta pada masing-masing babak. Bertindak sebagai tuan rumah, klub asal Kalimantan ini langsung mengurung pertahanan lawan. Namun, disiplinnya lini belakang PSIS membuat mereka gagal meraih peluang emas.

Memasuki menit ke-20, dewi fortuna memihak pada Mitra Kukar. Handball pemain lawan di area terlarang membuat wasit langsung menunjuk titik putih. Eksekusi yang diambil Danny Guthrie pun meluncur mulus ke gawang PSIS yang dikawal Sendri Johansah.

Unggul 10 membuat permainan tim berjuluk Naga Mekes ini makin percaya diri. Namun, hingga jeda mereka gagal menambah keunggulan.

Tidak banyak perubahan yang terjadi pada babak kedua. Mitra Kukar yang belum puas dengan keunggulan satu gol masih terus mencoba untuk mencari gol tambahan. Sedangkan PSIS yang tidak ingin kehilangan poin secara perlahan bermain terbuka dan meraih beberapa peluang untuk menyamakan kedudukan.

Akan tetapi, tuan rumah berhasil menunjukkan kelasnya 10 menit jelang laga usai. kerja sama tiga pemain depan berhasil diselesaikan oleh penggawa mereka, Septian David Maulana. Berdiri tanpa pengawalan, pemain Timnas Indonesia menendang bola ke pojok gawang.

Gol septian David ini sekaligus menjadi gol terakhir yang tercipta. Tambahan tiga poin ini membuat Mitra berada di peringkat ke-14 dengan 35 poin. Sedangkan PSIS berada empat tingkat di atasnya dengan 36 poin.

Susunan Pemain:

Mitra Kukar (4-2-3-1): 1-Yoo Jae Hoon; 3-Wiganda Pradika, 27-Dedi Gusmawan, 16-Saepuloh Maulana, 24-Rosadi (6-Abdul Gamal 36′); 8-Dany Guthrie, 13-Bayu Pradana (26-Bachtiar 84′); 15-Hendra Adi Bayauw (14-Arief Suyono 68′), 29-Septian David Maulana, 22-Dedi Hartono; 18-Herdianto
Pelatih: Rachmad Darmawan

PSIS Semarang (4-2-3-1): 20-Johansah; 15-Fajar Saputra, 17-Muhammad Saputra, 27-Tahar, 23-Gilang Ginarsa; 55-Ibrahim Conteh, 13-Nerius Alom (29-Wahyu 85′); 22-Hery Yulianto, 11-Aldair Makatindu (92-Nugroho 63′), 10-Komarudin (99-Cahyo 74′); 91-Bruno Silva
Pelatih: Jafri Sastra

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Kartu Merah Lloris Buat Spurs Tertahan di Markas PSV

Football5star.com, Indonesia – PSV Eindhoven dan Tottenham Hotspur akhirnya meraih poin pertama di Liga Champions musim ini. Bermain di Philips Stadium, Rabu (24/10/2018) kedua tim bermain imbang 2-2. Laga kedua tim berlangsung keras dengan diusirnya Hugo Lloris pada babak kedua.

Selaku tuan rumah, PSV mencoba menggebrak lebih dulu di awal-awal laga. Mereka mendapat peluang yang bagus pada menit keenam melalui Gaston Pereiro. Namun, upaya sang gelandang kali ini masih bisa digagalkan lini pertahanan Spurs yang cekatan menahan laju bola.

Jalannya pertandingan sempat berbalik arah ketika Spurs beberapa kali melakukan tusukan berbahaya ke jantung pertahanan PSV. Menit ke-18, Harry Kane nyaris membuat Philips Stadium terdiam ketika sundulannya mengarah ke gawang. Namun, sang penjaga gawang berada di posisi yang tepat untuk menghentikan laju bola.

hirving lozano
@ChampionsLeague

Setelah itu, dua peluang beruntun dari Christian Eriksen dan Ben Davies pun mampu dihalau Jeroen Zoet yang tampil gemilang. Terus mengurung pertahanan tuan rumah membuat The Lilywhites lupa dengan areanya sendiri.

Ketika laga berjalan setengah jam, Hirving Lozano berhasil memecah kebuntuan. Kendati tendangannya sempat ditepis Hugo Lloris, pemain asal Meksiko itu tidak menyia-nyiakan bola muntah yang kembali ke kakinya.

Akan tetapi, PSV gagal mempertahankan keunggulan. 10 menit berselang kedudukan kembali imbang 1-1. Lucas Moura sukses memanfaatkan kesalahan Zoet saat mengantisipasi umpan tarik Kieran Trippier. Skor imbang ini akhirnya menutup babak pertama.

Klub London Utara yang membutuhkan kemenangan untuk membuka asa lolos dari fase grup langsung mengambil inisiatif serangan usai jeda. Hasilnya pun terlihat pada 10 menit babak kedua berjalan usai Harry Kane menceploskan bola ke gawang melalui sundulan mematikan.

hugo lloris
@Squawka

Petaka kemudian datang untuk anak asuh Mauricio Pochettino. Pasalnya mereka harus bermain dengan 10 orang setelah kiper sekaligus kapten tim, Lloris mendapat kartu merah usai melakukan pelanggaran keras kepada Lozano.

Kemenangan yang sudah di depan mata pun akhirnya buyar setelah PSV berhasil menyamakan kedudukan melalui striker andalannya, Luuk de Jong. Gol de Jong ini pun menjadi gol terakhir pada laga ini.

Tambahan satu poin membuat kedua tim tidak beranjak dari posisi masing-masing. PSV tetap berada di urutan keempat Grup B dengan satu angka. Sedangkan Spurs berada tepat di atasnya dengan poin yang sama.

Susunan Pemain:

PSV Eindhoven (4-3-3): 1-Jeroen Zoet; 22-Denzel Dumfries, 5-Daniel Schwaab, 4-Nick Viergever, 6-Angelino; 8-Jorrit Hendrix, 7-Gaston Pereiro (Cody Gakpo 83’), 18-Pablo Rosaria; 11-Hirving Lozano, 9-Luuk de Jong, 14-Donyell Malen
Pelatih: Mark van Bommel

Tottenham Hotspur (4-2-3-1): 1-Hugo Lloris; 2-Kieran Trippier, 4-Toby Alderweireld, 6-Davinson Sanchez, 33-Ben Davies; 15-Eric Dier, 19-Mousa Dembele (Harry Winks 74’); 27-Lucas Moura (Erik Lamela 64’), 23-Christian Eriksen, 7-Son Heung Min (Michel Vorm 81’); 10-Harry Kane
Pelatih: Mauricio Pochettino

Gol Spektakuler Martinez Warnai Kemenangan Bayern di Markas AEK

Football5star.com, Indonesia – Bayern Munich berhasil membawa pulang poin penuh dari lawatannya ke Yunani. Menghadapi tuan rumah AEK Athena pada matchday ketiga Liga Champions, Bayern menang 2-0.

Kendati bertanding di kandang lawan, Bayern tetap menunjukkan kelasnya sebagai salah satu tim besar Eropa. Ini ditunjukkan dengan keberhasilan mereka menguasai jalannya laga di babak pertama. Bahkan peluang untuk mencetak gol langsung didapat ketika laga baru berjalan tujuh menit.

Akan tetapi, peluang yang diraih Arjen Robben belum menemui sasaran. Selanjutnya giliran Serge Gnabry yang berpeluang membuka skor. Tapi tendangan kerasnya masih mampu digagalkan kiper AEK.

robert lewandowski
@FCBayernEN

Tidak ingin terus-terusan berada di bawah tekanan, AEK perlahan bangkit. Ezequiel Ponce nyaris membuat stadion bergemuruh andai sepakannya tidak membentur mistar gawang. Walau laga berjalan cukup menarik, kedua tim gagal mencetak gol di paruh pertama.

Pada babak kedua, Die Roten meningkatkan intensitas serangan. Gol yang ditunggu-tunggu anak asuh Niko Kovac pun tercipta pada menit ke-61. Kredit patut diberikan kepada Javier Martinez yang berhasil menceploskan bola melalui tendangan saltonya. Gol spektakuler sang gelandang pun membuat permainan Bayern semakin menjanjikan.

Hanya berselang tiga menit, raksasa Bundesliga itu berhasil menggandakan keunggulan melalui striker andalannya, Robert Lewandowski. Memanfaatkan umpan Rafinha dari sisi sayap, sang bomber dengan mudah mengelabui kiper AEK.

Kovac sepertinya sudah cukup puas dengan keunggulan dua gol. Ini terlihat dengan penurunan tempo yang ditunjukkan Arjen Robben dkk di sisa laga. Tak ayal skor 2-0 untuk kemenangan tim tamu bertahan hingga akhir.

Hasil ini pun membuat posisi Bayern tetap kokoh di puncak klasemen Grup E. dengan tujuh angka. Sementara AEK masih terpaku di peringkat keempat tanpa menghasilkan poin.

Susunan Pemain:

AEK Athena (4-2-3-1): 1-Vasilios Barkas; 23-Niklas Hult, 19-Dmytro Chyrgrynskiy, 5-Vassilios Lambropoulos, 2-Michalis Bakakis; 25-Konstantinos Galanopoulos, 5-Andre Simoes; 20-Petros Mantalos (Alef 76′), 17-Viktor Klonaridis (Lucas Boye 65′), 14-Anastosis Bakasetas; 22-Ezequiel Ponce
Pelatih: Marinos Ouzounidis

Bayern Munich (4-3-3): 1-Manuel Neuer; 32-Joshua Kimmich, 4-NIklas Suele, 5-Mats Hummels, 13-Rafinha; 6-Thiago Alcantara, 8-Javier Martinez, 11-James Rodriguez (Leon Goretzka 63′); 10-Arjen Robben, 9-Robert Lewandowski, 22-Serge Gnabry (Thomas Mueller 75′)
Pelatih: Niko Kovac

Sancho Gemilang, Dortmund Habisi Stuttgart Empat Gol Tanpa Balas

Football5star.com, Indonesia – Borussia Dortmund berhasil pesta gol di markas Stuttgart, Mercedez-Benz Arena, Sabtu (20/10/2018). Tanpa ampun, Jadon Sancho dan kolega berpesta empat gol tanpa balas atas tuan rumah.

Kendati bertindak sebagai tim tamu, Dortmund justru tampil kesetanan sejak menit awal. Bahkan mereka sudah unggul pada menit ketiga melalui pemain yang sedang naik daun, Jadon Sancho.

jadon sancho vs stuttgart
@BVB

Stuttgart sempat memberikan perlawanan setelah gol terjadi. Tapi, lini belakang yang keropos justru membuat mereka kembali kebobolan. Adalah Marco Reus yang membuat publik tuan rumah terhenyak pada menit ke-23 setelah tendangan terarahnya gagal dihalau Robert Zieler.

Bukannya makin membaik, permainan Stuttgart semakin kacau. Hanya berjarak dua menit dari gol Reus, Paco Alcacer sukses menambah derita publik Mercedes-Benz Arena. Striker asal Spanyol ini dengan dingin menceploskan bola ke gawang setelah memanfaatkan umpan Reus dari sisi kanan. Skor 3-0 untuk tim tamu pun menghiasi babak pertama.

dortmund
@BVB

Unggul selisih tiga gol membuat Dortmund mengendurkan serangan. Strategi ini coba dimanfaatkan tuan rumah dengan langsung menekan sejak babak kedua dimulai. Tapi baru pada menit ke-73 mereka meraih peluang pertama melalui Chadrac Akolo.

Walau begitu, justru Der Borussen yang mampu memperbesar keunggulan lima menit jelang laga usai. Pemain pengganti, Maximilian Philipp, menutup pesta kemenangan menjadi 4-0.

Dengan hasil ini, anak asuh Lucien Favre tetap duduk nyaman di puncak klasemen Bundesliga. Mereka kini mengumpulkan 20 poin, unggul empat angka dari Bayern Munich di peringkat kedua. Sedangkan bagi Stuttgart, kekalahan ini membuat mereka makin terbenam di urutan ke-17 dengan lima angka

Susunan Pemain:

Stuttgart (4-3-2-1): 1-Robert Zieler; 2-Emiliano Insua, 21-Benjamin Pavard, 5-Timo Baumgartl, 7-Pablo Maffeo (Andreas Beck 78’); 8-Gonzalo Castro (Holger Badstuber 46’), 6-Santiago Ascacibar, 20-Christian Gentner; 22-Nicolas Gonzalez, 17-Erik Thommy (Chadrac Akolo 69’); 27-Mario Gomez
Pelatih: Markus Weinzierl

Borussia Dortmund (4-2-3-1): 1-Roman Buerki; 26-Lukasz Piszczek, 2-Dan Zagadou, 4-Abdou Diallo, 5-Achraf Hakimi; 6-Thomas Delaney, 28-Axel Witsel; 7-Jadon Sancho, 11-Marco Reus (Mario Goetze 80’), 34-Jacob Bruun Larsen (Christian Pulisic 66’); 9-Paco Alcacer (maximilian Philipp 46’)
Pelatih: Lucien Favre

[better-ads type=’banner’ banner=’156435′ ]

Madura United Berbagi Angka 2-2 dengan Persipura Jayapura

Football5star.com, Indonesia – Madura United gagal memanfaatkan status sebagai tuan rumah ketika menghadapi Persipura Jayapura. Bertanding di Stadion  Ratu Pemalingan, Sabtu (20/10/2018) kedua tim berbagi angka 2-2.

Laga berjalan dengan tempo biasa-biasa saja pada babak pertama. Walau begitu, Madura setidaknya berhasil melepaskan tujuh tembakan. Tapi tidak satu pun tendangan tersebut menembus gawang Persipura yang dikawal Dede Sulaiman.

Sementera Persipura yang tampil di bawah tekanan hanya sesekali melakukan serangan balik secara sporadis. Tak ayal laga babak pertama pun berakhir imbang tanpa gol.

Memasuki babak kedua, pertandingan langsung berjalan dengan tensi tinggi. Persipura memimpin lebih dulu pada menit ke-63 melalui eksekusi penalti Hilton Moreira. Sebelumnya, sang bomber dilanggar di kotak terlarang.

Tapi Madura bereaksi cepat atas gol tersebut. Berselang tujuh menit kemudian mereka berhasil menyamakan kedudukan melalui Mahamadou Samassa. Sang bomber sukses memasukkan bola ke gawang setelah memanfaatkan umpan Bayu Gatra.

Berhasil menyamakan kedudukan membuat tim berjuluk Sapeh Kerap tampil kesetanan. Mereka pun berbalik unggul pada menit ke-82 setelah Samassa mencetak brace.

Akan tetapi, kemenangan yang sudah di depan mata gagal dipertahankan tuan rumah. Dua menit jelang laga usai, Elisa Basna berhasil menyelamatkan muka Mutiara Hitam setelah golnya memastikan satu poin tim tamu dari lawatan ke Madura.

Tambahan satu poin ini membuat posisi Madura tertahan di peringkat enam dengan 40 angka. Sementara Persipura berhasil naik satu anak tangga ke urutan sembilan dengan koleksi 35 poin.

Susunan Pemain:

Madura United (4-3-3): 88-Satria Tama (77-Hei Prasetyo 46’); 32-Beni Wahyudi (7-Engelberd Sani 81’), 5-Munhar, 26-Fachrudin Aryanto, 8-Zeneyyedpour (6-Andika Rama 56’); 29-Zah Rahan, 10-Slamet Nurcahyo, 4-Asep Berlian; 23-Bayu Gatra, 86-Ahmad Fathier, 21-Mamadou Samassa
Pelatih: Gomes de Oliviera

Persipura Jayapura: 27-Dede Sulaiman: 4-Riccardo Salampessy, 22-Marcio Rosaria, 21-Yustinus Pae, 82-Valentino Telaubun; 44-Yohanis Tjoe, 11-Imanuel Wanggai (Andri Ibo 94’), 32-M Tahir; 23-Prisca Womsiwor (6-Elisa Basna 72’), 10-Hilton Moreira, 20-Addison Alves (86-Boaz Solossa 51’)
Pelatih: Osvaldo Lessa

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Kroasia Hanya Menang Tipis Saat Hadapi Yordania

Football5star.com, Indonesia – Kroasia akhirnya meraih kemenangan saat menjamu Yordania dalam ajang uji coba, Selasa (16/10/2018) dinihari WIB. Anak asuh Zlatko Dalic menang tipis 2-1 atas negara asal Timur Tengah tersebut.

Kendati unggul segalanya dari Yordania, Kroasia nyatanya sempat mengalami masalah di awal laga. Mereka tampak kesulitan dalam mengembangkan permainan. Apalagi tim tamu menumpuk banyak pemain di area kotak penalti.

Kroasia harus menunggu hingga menit ke-24 untuk unggul. Domagoj Vida yang berhasil lepas dari pengawalan pemain lawan berhasil menceploskan bola melalui sundulan.

domagoj vida
@HNS_CFF

Terus menerus mengurung pertahanan tim tamu, finalis Piala Dunia 2018 itu gagal menambah keunggulan pada babak pertama. Skor 1-0 pun bertahan hingga jeda.

Pada babak kedua, keadaan tidak banyak berubah untuk kedua tim. Tidak adanya beberapa bintang seperti Luka Modric, Ivan Perisic, dan Ivan Rakitic di lini tengah membuat permainan Kroasia seperti kehilangan nyawa.

Dejan Lovren dkk baru mampu menggandakan keunggulan pada menit ke-63 melalui pemain pengganti Matej Mitrovic. Dengan cerdik dirinya memperdayai kiper lawan, Moataz Yaseen, sebelum menceploskan bola ke gawang.

Unggul dua gol membuat permainan Kroasia lengah di sisa laga. Akibatnya Yordania berhasil memperkecil ketinggalan 10 menit berselang melalui Baha Faisal. Gol hiburan ini sekaligus menjadi gol terakhir yang tercipta pada laga kali ini.

Bagi Kroasia, ini adalah kemenangan perdana mereka setelah Piala Dunia 2018. Pada dua laga sebelumnya mereka dua kali bermain imbang dan sekali menelan kekalahan.

Susunan Pemain:

Kroasia (4-3-3): 1-Dominik Livakovic; 3-Antonio Milic (Josip Pivaric 46’), 21-Domagoj Vida, 6-Dejan Lovren (Matej Mitrovic 46’), 2-Karlo Bartolec (Tin Jedvaj 64’); 11-Marko Rog, 19-Milan Badelj (Filip Bradaric 46’), 15-Mario Pasalic; 20-Marko Pjaca, 19-Ante Rebic (Marko Livaja 64’), 9-Andrej Kramaric (Ivan Santini 67’)

Pelatih: Zlatko Dalic

Yordania (3-4-3): 22-Moataz Yaseen; 3-Tareq Khattab, 17-Bara Marie, 5-Yazan Al Arab; 11-Yassine Mahmoud, 15-Obeida Al Samameh, 16-Mahmoud Al Mardi, 2-Feras Shelbaieh; 10-Musa Al-Taamari, 13-Khalil Baniateyah, 20-Odai Khadr

Pelatih: Vital Bolkelmans

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Spanyol vs Inggris: Menuntaskan Dendam Tiga Singa

Football5star.com, Indonesia – Stadion Benito Vellamarin menjadi saksi bagaimana Inggris menuntaskan balas dendamnya terhadap Spanyol di UEFA Nations League, Selasa (16/10/2018) dinihari WIB. Tim Tiga Singa sukses membekap tuan rumah dengan skor 3-2.

Bagi Spanyol, Kekalahan ini sekaligus memutus rentetan hasil sempurna yang mereka sejak ditangani Luis Enrique. Di sisi seberang, kemenangan ini sekaligus memperbaiki rekor Inggris saat menghadapi Spanyol. Ini menjadi kemenangan kedua The Three Lions atas Tim Matador dari lima pertemuan terakhir kedua negara.

rodrigo moreno
@SeFutbol

Tak ayal, tiga poin ini kembali menghidupkan asa Inggris untuk lolos ke fase berikutnya di UEFA Nations League. Harry Kane dkk kini hanya terpaut dua poin dari Spanyol yang berada di puncak klasemen.

JALANNYA PERTANDINGAN SPANYOL VS INGGRIS

Spanyol sejatinya sempat menekan di awal-awal laga. Mereka bahkan mendapat dua peluang beruntun untuk unggul pada menit kelima. Namun, sepakan Iago Aspas dan Marcos Alonso masih mampu dihalau Jordan Pickford.

Akan tetapi, hanya sampai di situ perlawanan Tim Matador. Inggris mulai mengambil alih permainan ketika laga berjalan 15 menit. Anak asuh Gareth Southgate pun berhasil membuka keunggulan pada menit ke-16 melalui Raheem Sterling.

raheem sterling gol
@OptaJoe

Bukannya memperbaiki permainan, tuan rumah justru kembali kecolongan ketika laga berjalan setengah jam. Ialah Marcus Rashford yang kali ini memaksa rekan setimnya di Manchester United, David De Gea, memungut bola dari gawangnya.

Derita De Gea nyatanya tidak berakhir sampai di situ. Delapan menit berselang, Sterling lagi-lagi membuat kiper nomor satu Spanyol tidak berdaya. Winger Manchester City itu dengan dingin menceploskan bola usai menerima umpan Harry Kane.

Pada babak kedua, pelatih Luis Enrique melakukan perubahan dengan memasukkan Paco Alcacer guna menambah daya gempur lini depan. Keputusan ini pun langsung membuahkan hasil ketika striker Borussia Dortmund itu berhasil memperkecil ketinggalan pada menit ke-59.

Gol ini pun membuat permainan tuan rumah semakin percaya diri. Mereka kemudian mendapatkan beberapa peluang untuk mencetak gol tambahan. Tapi juara Piala Dunia 2010 itu hanya mampu mencetak satu gol tambahan di masa injury time melalui sundulan Sergio Ramos.

FAKTA MENARIK SPANYOL VS INGGRIS

  • Ini pertama kalinya sepanjang sejarah Spanyol kebobolan tiga gol pada babak pertama ketika bertindak sebagai tuan rumah.
  • Raheem Sterling pertama kali mencetak brace untuk Inggris. Selain itu, untuk pertama kalinya pula Harry Kane mengkreasikan dua assist pada satu laga.
  • Gol yang dicetak Paco Alcacer pada laga ini menjadi gol ke-10 yang ia buat dari 10 tendangan mengarah gawang.
  • Untuk pertama kalinya sejak 1991 silam starting 11 Inggris hanya menempatkan satu pemain yang berusia di atas 25 tahun.
SUSUNAN PEMAIN SPANYOL VS INGGRIS:

Spanyol (4-3-3): 1-David De Gea; 12-Marcos Alonso, 15-Sergio Ramos, 4-Nacho Fernandez, 2-Jonny; 6-Saul Niguez (Paco Alcacer 57’), 5-Sergio Busquets, 10-Thiago Alcantara; 17-Iago Aspas (Dani Ceballos 57’), 19-Rodrigo (Rodrigo 73’), 20-Marco Asensio
Pelatih: Luis Enrique

Inggris (4-3-1-2): 1-Jordan Pickford; 2-Kieran Trippier, 6-Harry Maguire, 5-Joe Gomez, 3-Ben Chilwell; 8-Harry Winks, 4-Eric Dier, 7-Ross Barkley (Kyle Walker 76’); 10-Raheem Sterling; 11-Marcus Rashford, 9-Harry Kane
Pelatih: Gareth Souhtgate

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Gol di Masa Injury Time Menangkan Italia Atas Polandia

Football5star.com, Indonesia – Bertandang ke markas Polandia, Senin (15/10/2018) dinihari WIB dalam lanjutan UEFA Nations League, Italia akhirnya sukses membukukan kemenangan. Adalah Cristiano Biraghi yang menyelamatkan muka Italia setelah golnya di masa injury time menjadi pembeda laga.

Bayang-bayang kekalahan sejatinya sempat menghantui kubu Gli Azzurri setelah mereka tertekan di awal laga. Pergerakan Damian Symanski sempat membahayakan gawang Gianluigi Donnarumma, tapi sepakan sang gelandang masih melenceng tipis dari gawang.

Baru setelah 12 menit laga berjalan anak asuh Roberto Mancini mampu memperbaiki performa. Alessandro Florenzi nyaris membuat Italia unggul pada menit ke-15 melalu sontekan keras. Namun, upayanya tersebut masih mampu dihalau Wojciech Szczcesny yang berada di posisi yang tepat.

jorginho
@SerieAFFC

Setengah jam laga berjalan, giliran Federico Chiesa yang nyaris membuat publik tuan rumah terhenyak. Tapi pemain belia itu masih gagal menceploskan bola ke gawang. Kendati terus mengontrol permainan, Italia gagal mencetak gol pada babak pertama.

Keadaan tidak berbeda jauh pada babak kedua. Juara dunia empat kali itu masih mengontrol permainan, terutama di lini tengah. Walau begitu, peluang pertama justru didapat Polandia melalui Kami Grosiki.

Gol yang ditunggu-tunggu akhirnya datang ketika laga memasuki menit ke-92. Mancini patut berterima kasih kepada Cristiano Biraghi karena berkat golnya Italia berhasil memastikan kemenangan.

Tiga poin perdana ini pun membuat Federico Chiesa dkk berada di peringkat kedua UEFA Nations League A Grup 3 dengan empat poin. Mereka masih terpaut dua angka dari Portugal di puncak klasemen. Sedangkan Polandia berada di urutan ketiga dengan satu angka.

Susunan Pemain:

Polandia (4-3-1-2): 1-Wojciech Szczcesny; 14-Arkadiusz Reca (Artur Jedrzejczyk 87’), 5-Jan Bednarek, 15-Kamil Glik, 18-Barosz Bereszynski; 13-Damian Szymanski (Kamil Grosiki 46’), 6-Jacek Goralski, 8-Karol Linetty (Jakub Blaszczykowski 46’); 20-Piotr Zielinski; 7-Arkadiusz Milik, 9-Robert Lewansowski
Pelatih: Jerzy Brzeczek

Italia (4-3-3): 22-Gianluigi Donnarumma; 16-Alessandro Florenzi (Cristiano Piccini 84’), 19-Leonardo Bonucci, 3-Giorgio Chiellini, 15-Cristiano Birraghi; 23-Nicolo Barella, 8-Jorginho, 6-Marco Verratti; 20-Federico Bernardeschi (Kevin Lasagna 81’), 10-Lorenzo Insigne, 14-Federico Chiesa
Pelatih: Roberto Mancini

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Kalahkan Arema, PSM Samai Poin Persib di Puncak Klasemen

Football5star.com, Indonesia – PSM Makassar berhasil menjaga jarak dengan Persib Bandung di puncak klasemen. Menjamu Arema FC di Stadion Andi Mattalatta, anak asuh Robert Rene Albert berhasil mendulang tiga poin. Kemenangan 2-1 ini pun membuat PSM berhasil menyamai poin Persib di puncak klasemen.

Bermain disiplin pada babak pertama, PSM langsung mengunci pertahanan Arema. Bahkan mereka berhasil unggul cepat ketika laga baru berjalan tujuh menit melalui sontekan Muhammad Rachmat.

Menerima umpan Wiljan Pluim dari lini tengah, Rachmat dengan dingin mencungkil bola hingga tak mampu dijangkau oleh Utam Rusdiana.

Berhasil unggul cepat membuat permainan klub berjuluk Juku Eja kian tidak terbendung. Mereka nyaris menggandakan keunggulan melalui tendangan keras Mark Klok. Tapi sontekannya dari luar kotak penalti masih bisa ditepis kiper Arema.

Walau mengendalikan permainan, PSM Makassar gagal menambah keunggulan di babak pertama. Memasuki paruh kedua, Arema melakukan perubahan dengan memasukkan Nur Hadianto untuk menggantikan Israel Wamiau.

Keputusan pelatih Milan Petrovic pun berbuah manis. Nur Hadianto berhasil menyamakan kedudukan di menit ke-61. Pemain muda ini berhasil menceploskan bola ke gawang usai menerima umpan dari sisi kanan.

Akan tetapi, skor imbang tidak bertahan lama. Berselang delapan menit kemudian, publik Makassar kembali bergemuruh setelah Guy Junior kembali membawa PSM unggul.

Gol pemain asal Liberia ini pun menjadi gol terakhir yang tercipta di Stadion Andi Mattalata. Dengan kemenangan ini, PSM semakin kokoh di peringkat dua klasemen dengan 44 poin. Mereka hanya kalah selisih gol dari Persib Bandung di puncak. Sementara Arema masih terpaku di peringkat 11 dengan 31 poin.

Susunan Pemain:

PSM Makassar (4-4-2): 20-Rifki Mokodompit (30-Imam Arief 84’); 5-Adi Utama (6-Ferdinand Sinaga 71’), 3-Zulkifli Syukur, 86-Steven Paulle, 25-Jamal; 22-Ardan Aras, 18-Muhammad Arfan (19-Rizki Pellu 60’), 10-Mark Klok, 80-Wiljan Pluim; 11-Muhammad Rachmat, 39-Guy Junior
Pelatih: Robert Rene Albert

Arema FC (4-4-2): 93-Utam Rusdiana; 87-Johan Al Farizi, 23-Hamka Hamzah, 44-Arthur Cunha, 28- Israel Wamiau (9-Nur Hadianto 36’); 10-Makan Konate, 12-Hendro Siswanto, 14-Hariono (30-Rafli 56’), 18- Ohorella; 11-Rivaldi Bawuo (16-Ridwan Tawainella 87’), 41-Dendi Santoso
Pelatih: Milan Petrovic

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Smith-Rowe Gemilang, Arsenal Menang Mudah Atas Qarabag

Football5star.com, Indonesia – Emil Smith-Rowe menjadi bintang kemenangan Arsenal atas Qarabag, Kamis (4/10/2018). Satu golnya berhasil melengkapi kemenangan 3-0 The Gunners atas tuan rumah.

Kendati bertindak sebagai tim tamu, Arsenal berhasil menguasai permainan. Bahkan mereka tidak perlu menunggu lama untuk mencetak gol pertama. Bek tengah, Sokratis, langsung mmebawa timnya unggul pada menit keempat usai memanfaatkan umpan Nacho Monreal.

Unggul 1-0 membuat permainan anak asuh Unai Emery semakin nyaman. Namun, beberapa peluang yang didapat pada babak pertama selalu gagal menemui sasaran.

arsenal vs qarabag
@OptaJoe

Keadaan tidak banyak berubah pada paruh kedua. Perhatian pun tertuju pada bintang belia The Gunners, Emile Smith-Rowe yang sukses menggandakan keunggulan timnya pada menit ke-53. Keberhasilan ini sekaligus menjadikan Rowe sebagai pemain kelahiran tahun 2000 pertama yang mencetak gol untuk The Gunners.

Akan tetapi, sinar Rowe hanya bertahan hingga menit ke-65 saja. Pasalnya Emery emnariknya keluar untuk memasukkan gelandang senior, Mesut Oezil.

Meskipun unggul dua gol, Emery sepertinya belum puas dengan skor tersebut. Ini terbkti dari keputusannya yang memasukkan Alexndre Lacazaette, untuk menggantikan Alex Iwobi. Namun baru di 10 menit terakhir Arsenal menambah keunggulan. Tendangan keras Matteo Guendozi meluncur mulus ke gawang Qarabag.

Dengan kemenangan ini, Meriam London kian kokoh di puncak klasemen Grup F dengan enam poin. Sementara Qarabag tidak beranjak dari posisi juru kunci.

Susunan Pemain:

Qarabag (4-2-3-1): 13-Vagner; 25-Ansi Agolli, 52-Jakub Rzezniczak, 55-Badavi Guseinov, 5-Maksim Medvedev; 2-Gara Garayev, 8-Michel; 11-Mahir Madatov (Dzon Delarge 61′), 19-Filip Ozobic (Araz Abdullayev 67′), 17-Abdellah Zoubir; 7-Innocent Emeghara
Pelatih: Gurban Gurbanov

Arsenal (3-4-3): 19-Bern Leno; 16-Rob Holding, 5-Sokratis, 18-Nascho Monreal (Lucas Torreira 46′); 12-Stephan Lichtsteiner, 4-Mohamed Elneny, 29-Matteo Guendozi, 31-Sead Kolasinac; 17-Alex Iwobi (Alexandre Lacazette 67′), 23-Danny Welbeck, 55-Emile Smith-Roew (Mesut Oezil 65′)
Pelatih: Unai Emery

Rekor dan Hat-trick Neymar Warnai Pesta Kemenangan PSG

Football5star.com, Indonesia – Paris Saint-Germain menang telak 6-1 atas Crvena Zvezda dalam lanjutan Liga Champions, Rabu (3/10/2018). Pesta kemenangan PSG ini kian lengkap dengan hat-trick mega bintang mereka, Neymar.

Bermodalkan pemain hebat dan mahal, laga berjalan timpang untuk PSG. Ini bisa dilihat dari keberhasilan mereka memberondong empat gol ke gawang Zvezda pada 45 menit pertama. Unggul 4-0 di babak pertama sekaligus menjadikan yang pertama bagi klub ibu kota Prancis itu selama tampil di Liga Champions.

Pesta gol PSG dibuka oleh pemain termahal dunia, Neymar, pada menit ke-20. Tendangan bebas sang bomber sukses menembus jala raksasa Serbia itu. Daya magis Neymar ternyata belum berakhir di situ, sebab dua menit berselang ia berhasil menggandakan keunggulan tuan rumah.

neymar vs crvena zveda
@ChampionsLeague

Memasuki menit ke-37, giliran Edinson Cavani yang mencatatkan namanya di papan skor. Hasil tendangannya sempat menyentuh tubuh kiper Milan Borjan sebelum masuk ke gawang Zvezda.

Angel Di Maria kemudian menggenapi keunggulan PSG menjadi 4-0 di babak pertama melalui back heel memukaunya. Di interval kedua, jalannya pertandingan lebih berimbang. Ini dibuktikan dengan keberhasilan Zvezda menguasai lini tengah usai melakukan pergantian pemain.

Akan tetapi, mereka justru kembali tertinggal saat laga memasuki menit ke-70. Kylian Mbappe sukses menuntaskan umpan tarik Edinson Cavani. Zveda akhirnya berhasil mendapat gol hiburan empat menit berselang melalui sontekan mantan pemain Chelsea, Marko Marin.

Tapi bintang pada laga ini adalah Neymar. Ia berhasil melengkapi performa apiknya setelah mencetak hat-trick pada menit 81. Tendangan bebas pemain asal Brasil ini kembali menjadi momok menakutkan kiper Zvezda.

Kemenangan besar ini pun melambungkan posisi PSG ke posisi puncak Grup C dengan tiga poin. Namun, posisi mereka masih bisa turun mengingat Liverpool dan Napoli baru bertanding pada Kamis dinihari.

Susunan Pemain:

PSG (4-2-3-1): 16-Alphonse Areola; 14-Juan Bernat, 3-Presnel Kimpembe, 2-Thiago Silva (Thilo Kehrer 76’), 12-Thomas Meunier; 6-Marco Verratti, 25-Adrien Rabiot; 11-Angel Di Maria, 10-Neymar, 7-Kylian Mbappe (Choupo-Moting 76’); 9-Edinson Cavani
Pelatih: Thomas Tuchel

Crvena Zvezda (4-2-3-1): 82-Milan Borjan; 30-Filip Stojkovic, 90-Vujadin Savic (Srdjan Babic 46’), 5-Milos Degenek, 23-Milan Rodic; 3-Branko Jovicic, 7-Nenad Krsticic; 17-Marko Marin, 20-Goran Causic, 21-Veljko Simic (Milan Pavkov 46’); 31-El Fardou Ben Nabouhane (Lorenzo Ebecilio 73’)
Pelatih: Vladan Milojevic

City Susah Payah Kalahkan Hoffenheim

Football5star.com, Indonesia – Manchester City dengan susah payah mengandaskan perlawanan klub asal Jerman, Hoffenheim, di matchday kedua Liga Champions, Selasa (2/10/2018). Mereka harus menunggu hingga menit akhir untuk meraih kemenangan 2-1 di kandang lawan.

Hoffeinhem tanpa basa-basi langsung membombardir pertahanan City di awal laga. Hasilnya pun langsung terlihat ketika laga baru berjalan satu menit. Eks Inter Milan, Ishak Belfodil, berhasil membuat seisi stadion bergemuruh.

Gol Belfodil ini sekaligus tercatat sebagai gol tercepat Liga Champions musim ini. Sementara itu, gol kilat ini justru membuat kubu City tersentak. Mereka langsung mengurung pertahanan Hoffenheim hingga akhirnya berhasil menyamakan kedudukan tujuh menit kemudian.

Umpan silang Leroy Sane dari sisi kanan pertahanan Hoffenheim berhasil disambut dengan baik oleh Sergio Aguero. Tendangan terukur sang bomber pun meluncur mulus ke gawang tuan rumah yang dijaga Oliver Bauman.

leroy sane
@OptaJoe

Setelah kedudukan sama kuat 1-1, laga praktis milik anak asuh Pep Guardiola. Mereka nyaris berbalik unggul pada menit ke-16 melalui Raheem Sterling. Namun, tendangannya yang sudah berhadapan langsung dengan kiper masih bisa digagalkan.

Memasuki menit ke-35, giliran upaya Aguero yang digagalkan Bauman, yang tampil cukup baik. Kendati terus menyerang, The Citizen gagal mencetak gol tambahan pada babak pertama.

Awal babak kedua, Hoffenheim kembali coba menggebrak. Peluang matang didapat Florian Grillitch melalu tendangan dari luar kotak penalti, tapi upayanya kali ini masih bisa digagalkan Ederson.

Setelah itu, laga praktis milik City. Mereka berhasil menguasai 66 persen penguasaan bola. Peluang terbaik didapat Leroy Sane pada menit ke-73. Berhadapan satu lawan satu dengan kiper, tendangan winger asal Jerman itu justru masih melenceng dari gawang.

Gol yang ditunggu-tunggu The Citizen akhirnya hadir tiga menit jelang laga bubar. Guardiola harus berterima kasih kepada David Silva karena berkat golnya City sukses meraih kemenangan pertama di Liga Champions musim ini.

Tiga poin perdana ini pun membuat klub kaya raya Inggris ini naik ke peringkat dua klasemen Grup F dengan tiga poin. Sedangkan Hoffenheim menempati peringkat paling bawah dengan raihan satu poin.

Susunan Pemain:

Hoffeinhem (4-3-3): 1-Oliver Bauman; 2-Joshua Brenet, 3-Pavel Kaderabek, 24-Justin Hoogma, 25-Kevin Akpoguma; 10-Kerem Demirbay (Hack 89’), 11-Florian Grillitsch (Bittencourt 82’), 38-Stefan Posch; 28-Adam Szalai (Andre Kramaric 54’), 34-Joelinton, 19-Ishak Belfodil
Pelatih: Julian Negelsman

Manchester City (4-3-3): 31-Ederson; 2-Kyle Walker, 4-Vincent Kompany, 30-Nicolas Otamendi (John Stones 64’), 14-Aymeric Laporte; 21-David Silva, 25-Fernandinho, 8-Ilkay Guendogan (Bernardo Silva 68’); 7-Raheem Sterling (Riyad Mahrez 75’), 10-Sergioa Aguero, 19-Leroy Sane
Pelatih: Pep Guardiola

[better-ads type=’banner’ banner=’156436′ ]

 

Milan Tertahan di Markas Empoli

Football5star.com, Indonesia – AC Milan gagal membawa pulang poin penuh saat bertandang ke Carlo Castellani, markas Empoli, Jumat (28/9/2018) dinihari WIB. Mereka hanya mampu mendulang satu poin usai bermain imbang 1-1.

Milan sejatinya mengawali laga dengan baik. Mereka mampu menguasai lini tengah dan membuat permainan Empoli tidak berkembang. Bahkan tuan rumah sudah harus kebobolan ketika laga baru berjalan 10 menit.

Gelandang bertahan mereka, Leonardo Capezzi salah mengatisipasi bola hingga membuat timnya kebobolan. Unggul berkat gol bunuh diri membuat Milan makin nyaman bermain. Tujuh menit berselang mereka nyaris menggandakan keunggulan lewat kaki Suso. Tapi tendangannya masih bisa ditepis kiper Empoli.

LucasBigliaEmpolivsACMilanSeriebfZeDzLTM7Sl
zimbio.com

Setengah jam laga berjalan, tuan rumah mulai coba menekan. Peluang pertama didapat striker andalan mereka, Francesco Caputo. Namun, tendangannya masih melenceng tipis dari gawang Gianluigi Donnarumma. Ini pun menjadi peluang terakhir yang tercipta di babak pertama.

Pada paruh kedua, jalannya pertandingan tidak berubah. Milan tetap mengendalikan permainan dan beberapa kali membahayakan gawang Empoli. Salah satunya melalui sontekan Fabio Borini dari luar kotak penalti yang masih mampu ditangkap kiper Pietro Terracciano.

Keasyikan menyerang ternyata membuat I Rossoneri lupa pada pertahanan. Ruang kosong di area pertahanan membuat mereka melakukan pelanggaran di kotak terlarang yang mengakibatkan penalti. Eksekusi yang diambil Caputo pun berhasil menyamakan kedudukan.

Tidak ingin pulang dengan satu poin, pelatih Gennaro Gattuso kemudian memasukkan Patrick Cutrone dan Samu Castillejo untuk menambah daya dobrak. Namun, upaya tersebut gagal membuahkan hasil. Hingga laga usai, skor 1-1 tidak berubah.

Tambahan satu poin membuat Milan tertahan di peringkat 14 dengan enam poin. Sementara Empoli juga tidak beranjak dari urutan ke-17 dengan 15 angka.

Susunan Pemain:

Empoli (4-3-1-2): 21-Pietro Terracciano; 5-Frederic Veseli, 22-Domenico Maietta, 26-Matias Silvestre, 2-Giovanni Di Lorenzo; 10-Ismael Bennacer, 28-Leonardo Capezzi (Jacob Rasmussen 75′), 33-Rade Krunic; 8-Hamed Traore (Matteo Brighi 81′); 11-Francesco Caputo, 20-Antonio La Gumina (Levan Mchedlidze 65′)
Pelatih: Aurelio Andreazzoli

AC Milan (4-3-3): 99-Gianluigi Donnarumma; 2-Davide Calabria, 22-Mateo Musacchio, 13-Alessio Romagnoli, 93-Diego Laxalt; 5-Giacomo Bonaventura, 21-Lucas Biglia, 79-Franck Kessie (Tiemoue Bakayoko 79′); 8-Suso, 11-fabio Borini (Patrick Cutrone 73′), 10-Hakan Calhanoglu (Samu Castillejo 73′)
Pelatih: Gennaro Gattuso

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

 

Juventus Masih Terlalu Tangguh Untuk Bologna

Banner Footbal Live Star-Football5star

Football5star.com, Indonesia – Juventus menunjukkan kapasitasnya sebagai calon kuat juara Serie A musim ini. Menjamu Bologna di Allianz Stadium, Kamis (27/9/2018) dinihari WIB, mereka masih terlalu tangguh untuk sang lawan dan berhasil menang 2-0.

Tampil dengan kekuatan penuh, termasuk sang mega bintang Cristiano Ronaldo, Juventus langsung mengambil inisiatif serangan. 11 menit laga berlangsung, publik Allianz Stadium bersorak setelah Paulo Dybala mencelposkan bola ke gawang Bologna.

Si Nyonya Tua pun tidak membutuhkan waktu lama untuk menggandakan keunggulan. Lima menit berselang giliran gelandang andalannya, Blaise Matuidi yang mencatatkan namanya di papan skor. Pemain asal Prancis itu dengan tenang meneruskan umpan Cristiano Ronaldo.

mehdi benatia
@juventusfcen

Kendati berhasil unggul cepat, Juventus tidak mengendurkan permainan. Mereka nyaris menjauhkan keunggulan andai tendangan Ronaldo tidak menyamping dari gawang tim tamu. Sedangkan di sisi seberang, mereka gagal mengembangkan permainan karena tuan rumah bermain sangat disiplin.

Pada babak kedua, I Bianconeri tidak mengendurkan serangannya. Tapi mereka kesulitan menembus pertahanan klub besutan Filippo Inzaghi yang menumpuk banyak pemain di areanya sendiri.

Jelang akhir laga, anak asuh Massimiliano Allegri memperoleh peluang emas melalui tendangan keras Emre Can. Namun, upayanya kali ini belum membuahkan hasil karena kiper Bologna masih sigap mengamankan gawangnya.

Skor 2-0 pun bertahan hingga wasit meniupkan peluit panjang. Tambahan tiga poin membuat Juventus makin nyaman di siggasana Serie A dengan poin sempurna, 18. Sementara kekalahan ini membuat posisi Bologna turun ke peringkat 18 dengan empat poin.

Susunan Pemain Juventus vs Bologna:

Juventus (3-5-2): 22-Mattia Perin; 4-Mehdi Benatia, 19-Leonardo Bonucci, 15-Andrea Barzagli (Alex Sandro 86′); 16-Juan Cuadrado (Federico Bernardeschi 76′), 30-Rodrigo Bentancur, 5-Miralem Pjanic (Emre Can 64′), 14-Blaise Matuidi, 20-Joao Cancelo; 10-Paulo Dybala, 7-Cristiano Ronaldo
Pelatih: Massimiliano Allegri

Bologna (3-5-2): 28-Lukasz Skorupski; 33-Arturo Calabresi, 23-Danilo, 6-Mehuen Paz; 35-Mitchell Dijks (Riccardo Orsolini 86′), 11-Ladislav Krejci, 8-Adam Nagy, 31-Blerim Dzemaili, 15-Ibrahima Mbaye; 22-Mattia Destro (Federocp Santander 78′), 91-Diego Falcinelli (Orji Okwonkow 68′)
Pelatih: Filippo Inzaghi