Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Blunder Konyol di Ajang Liga 1

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Blunder adalah sesuatu yang sulit dihindarkan dalam sepak bola. Kondisi seperti ini juga sering dialami kiper-kiper yang berkompetisi di Liga 1.

Sejak memasuki era Liga 1 2017 lalu, sudah banyak blunder yang dilakukan oleh seorang penjaga gawang. Dan tentu saja kesalahan mereka mengakibatkan kekalahan atau hanya sekadar kehilangan kesempatan untuk menang.

Blunder bisa terjadi dari berbagai situasi. Ada yang salah antisipasi bola mati atau keteledoran mereka dalam mengelebaui lawan.

Dari sekian banyak blunder, Football5star telah merangkum lima blunder konyol yang terjadi di Liga 1:

  •  Rivky Mokodompit vs Persela Lamongan

Nama Rivky Mokodompit sudah akrab dengan predikat blunder. Hal tersebut terjadi karena dirinya sudah sering melakukan blunder yang tak penting. Salah satu yang dia buat terjadi pada Liga 1 2018 lalu ketika masih berseragam PSM Makassar.

Pada laga PSM Makassar melawan Persela Lamongan di Stadion Andi Mattalata, Rivky Mokodompit melakukan blunder yang sangat konyol. Entah apa yang ada di benaknya saat mengantisipasi tendangan bebas dari Sohei Matsunaga.

 Ia mengantisipasi bola dengan kakinya, bukan dengan tangan. Tak pelak, laju bola yang sempat menyentuh tanah gagal dia bendung. Padahal arah bola tepat ke arahnya.

  • Kartika Ajie vs Tira Persikabo

Blunder yang tak kalah konyol dibuat kiper Arema FC, Kartika Ajie. Ulah mantan kiper timnas U-23 Indonesia ini pun membuat Singo Edan dipermalukan Tira Persikabo pada Liga 1 2019 lalu di stadion Kanjuruhan.

Arema sejatinya bisa mengamankan satu poin. Namun, satu poin yang sudah di depan mata buyar karena kebodohan Kartika Ajie pada masa injury time.

Tendangan spekulasi Louis Parfait dari tengah lapangan gagal dia bendung. Mantan kiper Persiba justru terjatuh ketika hendak mengejar bola. Gol ini sekaligus menutup laga menjadi 2-1 untuk kemenangan tim tamu.

  • Dimas Galih vs Barito Putera

Musim 2018 Persebaya Surabaya mengalami krisis di posisi kiper. Penjaga gawang utama mereka, Miswar Saputra kerap tampil di bawah performa terbaiknya. Situasi ini membuat tim pelatih beberapa kali merotasinya.

Akan tetapi penampilan kiper pelapis juga tidak lebih baik. Hal ini setidaknya terlihat ketika Persebaya Surabaya menghadapi Barito Putera pada Liga 1 2018. Pelatih saat itu, Bejo Sugiantoro menurunkan Dimas Galih di bawah mistar.

Hasilnya pun cukup mengecewakan. Dimas Galih membuat kesalahan fatal pada babak kedua. Niatnya yang ingin membuang bola justru membuat si kulit bundar masuk ke gawangnya. Tendangan sang kiper di mulut gawang menyentuh kaki Paulo Sitanggang hingga membuat bola masuk ke gawangnya sendiri.

  • Andritany Ardhiyasa vs PSM Makassar

Status kiper utama timnas Indonesia tidak menjadi jaminan Andritany luput dari blunder yang dia lakukan. Kiper Persija Jakarta ini bahkan beberapa kali membuat blunder fatal.

Salah satu blunder yang dilakukan Andritany terjadi pada Liga 1 2018 melawan PSM Makassar. Umpan lambung Hendra Wijaya coba ditangkap oleh sang kiper.

Akan tetapi bola terlepas dari tangkapannya. Guy Junior yang berada tepat di depan Andritany langsung menendang bola untuk menjadi gol. Blunder tersebut tentu sangat menyesakkan untuknya, terlebih sepanjang laga dia bermain apik.

  • Muhammad Ridwan vs PSMS Medan

Laga Persela Lamongan vs PSMS Medan pada Liga 1 2018 di stadion Surajaya mungkin takkan pernah dilupakan kiper tuan rumah, Muhammad Ridwan. Blunder konyolnya membuat Persela gagal bikin cleansheet,

Ridwan yang ingin menggocek bola gagal mengelabui striker PSMS, Wilfred Yessoh. Bola mampu dicuri sang bomber dan membuatnya memberi umpan kepada Suhandi yang berdiri bebas.

Tanpa kawalan, Suhandi sukses mencetak gol. Sedangkan Ridwan yang sudah mati langkah hanya bisa menyaksikan gawangnya di jebol karena kesalahannya. Beruntung gol tersebut tidak memengaruhi kemenangan Persela.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Harapan Pemain Persebaya yang Rayakan Paskah di Tengah Pandemi Covid-19

Banner LFS Baru

Football5Star.com, Indonesia – Beberapa pemain Persebaya ikut merayakan Hari Paskah. Saat ini, di tengah pandemi virus Covid-19. Tentu saja, hari besar umat Kristiani tersebut dirayakan secara terbatas.

Penjaga gawang Persebaya Rivky Mokodompit mengakui perayaan Hari Paskah tahun ini terasa berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya.

“Tahun ini saya merayakan paskah bersama keluarga dirumah saja. Mengikuti himbauan pemerintah yang telah dikeluarkan. Karena kondisi pandemi sekarang ini terlihat sekali perbedaan dengan perayaan tahun-tahun sebelumnya,” ucap kiper Persebaya itu seperti dikutip Football5Star.com dari laman resmi klub

Sementara itu, Rivky berharap perayaan Paskah di tengah pandemi virus corona bisa menguatkan iman dan terus berharap kondisi akan lebih baik.

Harapan Pemain Persebaya yang Rayakan Paskah di Tengah Pandemi Covid-19
liga-indonesia.id

“Semoga iman kami terus dikuatkan dan tidak putus asa dalam menghadapi kondisi dunia sekarang ini. Tentu sambil terus berharap kondisi akan lebih cepat membaik. Serta pemerintah dan masyarakat bisa bekerja sama dengan baik demi keselamatan bersama,” ujar Rivky.

Pemain Persebaya lainnya Patrich Wanggai menilai wabah ini sebagai ujian dari Tuhan.

“Semua pasti ada maksud dan makna dari Tuhan Yesus. Harapan pada Paskah tahun ini agar saya pribadi lebih mengerti dan bersyukur atas pengorbanan Tuhan Yesus buat saya dan buat umat manusia. Terus menguatkan iman kepercayaan saya kepada Tuhan Yesus,” kata Patrich.

Pemain asing Persebaya, Aryn Williams, akhirnya bisa bernafas lega setelah keluar dari hotel tempat ia menjalani karantina selepas meninggalkan Indonesia. Ia bersyukur dapat merayakan Paskah dengan keluarga besarnya di Perth, Australia.

“Dengan adanya pandemi virus corona memang membuat situasi sulit. Namun semoga semua keluarga di dunia dapat merayakan Paskah dengan bahagia. Semoga semua diberkahi kesehatan dan keselamatan,” kata Aryn.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Rivky Mokodompit Blunder, Aji Santoso Pertimbangkan Rotasi

Banner LFS Baru

Football5star.com, Indonesia – Performa Rivky Mokodompit menjadi sorotan saat Persebaya Surabaya dikalahkan Persipura Jayapura 3-4 di Stadion Gelora Bung Tomo, Jumat (13/3/2020). Hal tersebut pun membuat pelatih Aji Santoso bereaksi.

Pada laga pekan kedua Liga 1 2020 itu gawang Persebaya dibobol empat kali oleh Persipura Jayapura. Gol pertama yang dicetak Thiago Amaral tercipta setelah Rivky Mokodompit salah mengantisipasi bola.

Blundernya ini kemudian mendapat sorotan serius dari Aji Santoso. Ia pun berujar akan mempertimbangkan untuk melakukan rotasi di posisi penjaga gawang.

Aji Santoso menilai terlalu berisiko bagi Persebaya Surabaya untuk melakukan uji tanding.
persebaya.id

“Gol pertama memang tejadi karena antisipasi kiper yang kurang. Sebenarnya langkah kiper sudah tepat tapi tidak tahu apakah dia terpeleset atau kenapa akhirnya bola masuk gawang,” ujar Aji seperti dikutip Football5star dari Emosi Jiwaku, Sabtu (14/3/2020).

“Tentunya nanti saya akan berdiskusi dengan pelatih kiper, coach Benny, bagaimana ke depannya. Tapi yang jelas saya tidak ingin menyalahkan pemain. Memang dalam pertandingan kadang melakukan kesalahan, tapi ini tidak boleh terulang,” ia menambahkan.

Selain gol pertama, Rivky Mokodompit juga melakukan blunder pada gol ketiga dan keempat Persipura. Ia dinilai ragu-ragu dalam mengambil keputusan saat Muhammad Tahir dan Ferinando Pahabol mencetak gol.

Tidak ingin situasi yang sama terus terulang, Aji Santoso berujar bahwa laga kemarin akan dijadikan pelajaran oleh timnya. Apalagi kompetisi masih sangat panjang.

“Ini pelajaran yang sangat baik buat kami. Masih dua laga dan ada 32 pertandingan lagi. Kami masih ada waktu untuk membenahi kelemahan yang ada. Yang jelas kami harus bangkit,” tutup mantan pelatih Persela Lamongan itu.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Rivky Mokodompit Merapat ke Persebaya Surabaya?

Banner LFS Baru

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Persebaya Surabaya, Aji Santoso, mengatakan bahwa timnya sudah mendatangkan satu orang penjaga gawang. Pernyataan ini seolah memberikan konfirmasi merapatnya mantan kiper PSM Makassar, Rivky Mokodompit, ke Bajol Ijo.

Saat ini, Persebaya memang hanya memiliki sosok Ernando Ari sebagai penjaga gawang senior. Sebelumnya, Bajol Ijo sudah melepas Miswar Saputra yang memutuskan untuk hengkang ke PSM.

“Soal siapa kipernya, nanti dilihat saja siapa yang datang. Saya tidak mau berbicara. Kami sudah menjalin kesepakatan nilai kontrak, tinggal dia datang dan melakukan penandatangan kontrak,” kata Aji Santoso dikutip dari laman Sulsel Ekspres.

aji santoso indra
Indra Eka Setiawan

Lebih lanjut, Aji juga memastikan penjaga gawang anyar tersebut akan tiba di Yogyakarta pada malam nanti. Selain itu, sang penjaga gawang anyar juga akan langsung menjadi bagian dari skuat Bajol Ijo yang sedang menjalani pemusatan latihan.

“Yang jelas, kami sudah menjalin kesepakatan dengan satu kiper. Saya menunggu kedatangan penjaga gawang ini. Minggu malam dia akan datang ke sini dan langsung mengikuti TC bersama Persebaya,” sambung Aji.

Rivky Mokodompit bukanlah satu-satunya penjaga gawang yang dikaitkan dnegan Persebaya. Sebelumnya, Bajol Ijo juga dikaitkan dengan penjaga gawang Tira Persikabo, Angga Saputra.

Saat ini, Rivky memang belum mendapakatkan klub baru setelah didepak PSM. Selama tiga tahun bermain di Makassar, pria 31 tahun itu sukses mengoleksi 77 penampilan dan mampu mempersembahkan gelar Piala Indonesia.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Rivky Mokodompit Luka, Pelatih PSM Sebut Tim Medis Tak Bekerja

Banner live dan podcast baru

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih PSM Makassar, Darije Kalezic mengkritik kinerja tim medis yang bertugas saat timnya bertandang ke markas Semen Padang di Stadion H. Agus Salim, Senin (23/9/2019).

Darije menyebut bahwa tim medis melewatkan tugasnya pada saat salah seorang pemainnya, Rivky Mokodompit mengalami luka di wajah. Rivky mengalami luka setelah mengalami benturan keras dengan striker Semen Padang, Karl Max Barthelemy.

Pelatih asal Swiss itu pun menjelaskan kondisi Rivky yang disebutnya tidak bagus. Hal itu ia sebutkan lantaran ada luka robek di wajah dari sang kiper itu.

Rivky Mokodompit Luka, Pelatih PSM Sebut Tim Medis Tak Bekerja
Kabar News.

“Ada luka robek di wajah Rivky, saya akan cari informasi lebih detail tentang dia. Sepertinya tidak bagus,” kata pelatih PSM, Darije seperti dikutip Football5Star.com dari Goal.

Lebih lanjut, Darije pun menyayangkan akan kerja tim medis yang ada di lapangan. Menurutnya, tim medis terlalu lambat dalam bertugas terutama ketika ambulans mengalami keterlambatan untuk mengevakuasi Rivky ke rumah sakit.

“Mereka lupa tugasnya, mengapa mereka ada di lapangan?” kritik Darije.

Pada laga tersebut, PSM sendiri harus melakukan dua kali pergantian penjaga gawang. Penjaga gawang utama mereka, Rivky Mokodompit yang cedera digantikan oleh Hery Prasetyo. Hery yang baru main beberapa menit pun justru mengalami cedera juga yang akhirnya Zulham Zamrun memberanikan diri untuk menjadi kiper. Zulham sendiri merupakan pemain yang berposisi asli sebagai pemain sayap.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]