Roberto Firmino dan Diogo Jota, Siapa yang Dipilih Legenda Liverpool?

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Roberto Firmino dan Diogo Jota sama-sama mencetak gol saat Liverpool tandang ke markas Norwich City pada laga pembuka Premier League. Tapi mereka tidak bermain bersama.

Diogo Jota dipercaya Juergen Klopp sebagai starter. Sedangkan Roberto Firmino baru dimasukkan pada babak kedua menggantikan bomber Portugal.

Padahal menurut legenda Liverpool, John Barnes, bintang Brasil lah yang lebih pantas sebagai starter. Ia menilai Firmino punya karakter berbeda dengan Sadio Mane dan Mohamed Salah.

John Barnes

“Saya selalu mengatakan Firmino adalah pemain favorit saya dari tiga pemain depan. Salah mencetak gol dan Mane melakukan yang dia lakukan. Tapi Firmino satu-satunya bagi saya yang membuat tim berdetak,” kata Barnes, Kamis (19/8/2021).

“Jadi untuk mengatakan bahwa Jota harus bermain alih-alih tiga pemain di depan, saya tidak merasa itu masalahnya,” sambung sang legenda.

diogo jota liverpool goal
goal.com

Terkait Diogo Jota, John Barnes menilai ia masih bisa dimainkan sekali pun ada Roberto Firmino di depan. Menurutnya eks Wolverhampton juga mahir berperan sebagai pemain tengah.

“Anda sebenarnya bisa menempatkan dia di salah satu dari tiga pemain di lini tengah karena ada kalanya tergantung pada dua pemain lini tengah lainnya,” ia mengungkapkan.

“Jota benar-benar bisa menambah kekuatan hebat dan dia bermain sebagai lini tengah yang menyerang di tempat sebelumnya,” tutup legenda Liverpool.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Man United vs Liverpool: Roberto Firmino Bersinar di Old Trafford

gamespool
Man United vs Liverpool: Roberto Firmino Bersinar di Old Trafford 8

Football5star.com, Indonesia – Roberto Firmino menjadi bintang kemenangan Liverpool di markas Man United pada Jumat (14/5) dinihari WIB. Dua gol sumbangan Firmino membuat partai Liga Inggris antara Man United vs Liverpool berakhir dengan skor 2-4.

Tampil sebagai tuan rumah, Man United langsung mengambil inisiatif serangan. Tingginya intensitas serangan The Red Devils berbuah manis. Pada menit ke-10, Bruno Fernandes berhasil memanfaatkan kelengahan para pemain belakang Liverpool dan membawa Man United unggul.

Gol Fernandes membangunkan Liverpool. Mereka langsung mengurung lini belakang Man United dan berhasil menyamakan kedudukan melalui Diogo Jota yang memanfaatkan kemelut di muka gawang Dean Henderson.

Di penghujung babak pertama, Liverpool berhasil membalikkan situasi. Kali ini, giliran sundulan Roberto Firmino yang menjebol gawang Henderson. Skor 1-2 bertahan hingga babak pertama usai.

Roberto firmino - Man United vs Liverpool - Liga Inggris - Reuters
Reuters

Selepas turun minum, Liverpool terus meningkatkan intensitas serangannya. Hasilnya, Firmino berhasil mencetak gol ketiga Liverpool pada menit ke-47. Kali ini, pemain asal Brasil itu memanfaatkan kesalahan Henderson yang gagal menyelamatkan tembakan Trent Alexander-Arnold dengan baik.

Gol Firmino tak membuat Liverpool puas. The Reds terus menggempur lini belakang Man United di pertengahan babak kedua. Pada menit ke-59, Jota nyaris mencetak gol keduanya. Tapi, kali ini usahanya digagalkan mistar gawang Henderson.

Asyik menyerang, gawang Liverpool malah kembali kebobolan. Pada menit ke-68, Man United berhasil memperkecil ketertinggalan melalui sontekan Marcus Rashford yang memaksimalkan umpan terobosan Edinson Cavani.

Gol Rashford membakar semangat Man United. Mereka mulai bisa keluar dari tekanan Liverpool dan menciptakan sejumlah peluang di 20 menit terakhir pertandingan.

Meski terus menyerang, Man United harus dibuat gigit jari. Pasalnya, Liverpool berhasil memperlebar keunggulan melalui aksi Mohamed Salah yang memaksimalkan serangan balik.

Skor 2-4 tak berubah hingga wasit membubarkan pertandingan. Kemenangan ini membuat Liverpool berhasil menggusur West Ham United dari peringkat kelima klasemen Liga Inggris. The Reds kini mengoleksi 64 poin dan cuma berselisih empat angka dari Chelsea yang duduk di peringkat keempat.

SUSUNAN PEMAIN MAN UNITED VS LIVERPOOL:

Man United: 26-Dean Henderson; 29-Aaron Wan-Bissaka, 3-Eric Bailly (31-Nemanja Matic 86′), 2-Victor Lindelof, 23-Luke Shaw; 39-Scott McTominay, 17-Fred (11-Mason Greenwood 63′); 10-Marcus Rashford, 6-Paul Pogba, 18-Bruno Fernandes; 7-Edinson Cavani

Pelatih: Ole Gunnar Solskjaer

Liverpool: 1-Alisson Becker; 66-Trent Alexander-Arnold, 47-Nathaniel Phillips, 46-Rhys Willians, 26-Andrew Robertson; 6-Thiago Alcantara, 3-Fabinho, 5-Gini Wijnaldum (17-Curtis Jones 74′); 11-Mohamed Salah (76-Neco Williams 90′), 9-Roberto Firmino, 20-Diogo Jota (10-Sadio Mane 74′)

Pelatih: Juergen Klopp

Kartu Kuning: Bailly 48′, McTominay 79′, Cavani 85′

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Firmino Sengaja Biarkan Mane dan Salah Bersinar di Liverpool

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Performa Roberto Firmino musim ini dianggap telah menurun. Ini terlihat dari produktivitas golnya yang menurun drastis.

Sejauh ini bomber Liverpool baru mencetak enam gol. Catatannya berbeda jauh dengan Mohamed Salah dan Sadio Mane yang sudah memboyong 24 gol dan 11 gol di semua kompetisi.

Padahal selama ini trio maut Liverpool disebut-sebut yang paling mengerikan di Eropa. Ini tak lepas dari keberhasilan mereka yang mampu mencetak dua digit gol dalam tiga musim terakhir.

roberto firmino AnfieldWatch
@AnfieldWatch

Roberto Firmino jadi yang paling disorot. Selain karena produktivitas yang mulai menurun dia juga dicap sering membuang peluang emas. Namun, bagi Lutz Pfannenstiel yang merupakan mantan agennya, sang bomber tetap yang terbaik.

“Semua orang selalu berbicara soal Mane dan Salah. Tapi menurut saya Bobby lah yang terbaik di Liverpool. Dia pemain yang paling sering berlari, membuka ruang dan mendapat banyak peluang,” kata Lutz Pfannenstiel seperti dilansir Goal, Jumat (19/2/2021).

Soal kurang terlihatnya permainan penggawa timnas Brasil, Pfannenstiel mengungkapkan bahwa mantan kliennya itu memang sengaja membiarkan Sadio Mane dan Salah bersinar di tim. Ini pula yang membuatnya sedikit terlupakan.

“Dia seperti membiarkan Mane dan Salah bersinar di tim. kontribusinya sangat dihargai di timnya. Tapi menurut saya itu terkadang membuatnya tidak mendapat perhatian khusus dari banyak orang, terutama media,” tutup sang mantan agen.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Bintang Liverpool Tak Kaget Manchester United Puncaki Klasemen

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Liverpool akan menjamu Manchester United di Anfield, Minggu (17/1/2021). Bagi Roberto Firmino pertemuan kali ini akan lebih spesial dari sebelumnya.

Alasannya tentu saja karena persaingan kedua klub di puncak klasemen. Saat ini Manchester United unggul tiga poin dari Liverpool di peringkat teratas.

Bagi Roberto Firmino, apa yang dicapai Setan Merah sejauh ini tidak terlalu mengejutkan. Pasalnya mereka tim besar yang kapan saja bisa kembali ke top performa.

roberto firmino AnfieldWatch
@AnfieldWatch

“Jelas bahwa Manchester United menjalani musim yang hebat, mungkin yang terbaik selama bertahun-tahun. Tapi tidak ada yang mengejutkan saya karena mereka klub hebat dan ini selalu menjadi pertandingan spesial,” kata Firmino seperti dilansir Tribal Football, Minggu (17/1/2021).

“Saat ini Anda harus mengatakan mereka adalah rival utama kami dalam perburuan gelar dan itulah mengapa kami harus mengalahkan mereka dan mengingatkan mereka bahwa kami adalah juara. Kali ini pertandingan lebih istimewa karena peringkat kami berdua,” ia menambahkan.

Kendati tertinggal tiga angka dari klub asal Manchester, bintang Brasil tetap yakin jika pada akhir musim nanti Liverpool yang akan mengunci gelar.

“Kami tahu ini akan menjadi persaingan yang rumit dengan banyak perjuangan sepanjang perjalanan kami musim ini. Tapi kami masih yakin bisa menyelesaikan kompetisi sebagai juara untuk kedua kalinya berturut-turut dan itulah yang ingin kami lakukan,” tutup Roberto Firmino.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Firmino Ingin Persembahkan Kemenangan untuk Van Dijk

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Roberto Firmino sangat termotivasi jelang laga Fulham vs Liverpool, Minggu (13/12/2020). Ia ingin mempersembahkan kemenangan di Craven Cottage nanti untuk Virgil van Dijk.

Seperti diketahui, Virgil van Dijk mengalami cedera ligamen yang memaksanya absen selama satu musim. Dengan musim yang masih sangat panjang, ini jadi kerugian besar untuk Liverpool.

Hal tersebut juga diakui Roberto Firmino. Ia mengatakan sudah sangat merindukan kehadiran sang bek. “Cedera Virgil sangat menyakitkan karena dia bukan hanya pemain penting di lapangan tapi juga di ruang ganti,” kata bomber asal Brasil seperti dilansir Tribal Football, Minggu (13/12/2020).

Roberto Firmino - Liverpool - Barcelona - Juergen Klopp - Football5star -
@LFC

“Kami semua sangat merindukannya dan skuat ingin mendedikasikan kesuksesan yang kami raih kali ini untuknya. Saya pikir kami sudah menunjukkan bahwa kai punya pemain yang hebat di tim ini. Jadi target kami tetap sama,” ia menambahkan.

Cedera panjang yang dialami Van Dijk kian menambah derita Liverpool musim ini. Saatt ini mereka dihantui badai cedera pemain dan sempat muncul kasus covid-19 dalam tim.

“Memang benar musim ini sangat tidak biasa. anda tidak bisa mengabaikan itu karena para pemain ada yang menderita covid-19 dan juga cedera. Saya pikir ini akan meningkatkan banyak persaingan selama sisa musim dan membuat semakin sulit untuk memenangkan gelar,” imbuhnya.

“Tapi tantangan kami adalah mempertahankan gelar. Jadi kami harus bersaing lagi di papan atas di musim yang padat ini,” tutup Roberto Firmino.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Tidak Merasa Tersaingi, Firmino Justru Senang Ada Jota di Liverpool

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Roberto Firmino membantah kabar dirinya tidak senang dengan kehadiran Diogo Jota di Liverpool. Ia justru menyebut masuknya sang bomber justru menambah daya dobrak The Reds.

Posisi Roberto Firmino musim ini mulai terancam. Ia beberapa kali dicadangkan seiring keputusan Juergen Klopp yang lebih sering menurunkan Diogo Jota sebagai starter.

Situasi ini memunculkan isu bahwa bintang Brasil bertengkar dengan penggawa Portugal. “Liverpool punya skuat pemain yang hebat jadi mendapatkan posisi starter di sini tidaklah mudah dan saya sudah terbiasa dengan itu,” ungkapnya seperti dilansir Tribal Football, Minggu (22/11/2020).

diogo jota-roberto firmino-empireofthekop
empireofthekop.co.uk

“Diogo adalah pesepak bola yang luar biasa dan termasuk rekan lain di tim ini. Kami semua bekerja keras selama seminggu dan kemudian pelatih memutuskan siapa yang keluar. Jadi saya tidak memiliki pertengkaran pribadi dengannya,” ia menambahkan.

Soal keputusan Juergen Klopp yang beberapa kali merotasinya, mantan pemain Hoffenheim mengaku tidak masalah. Keputusan itu juga tidak mengubah filosofinya untuk terus bekerja keras dan menjalankan apa yang diinginkan pelatih.

“Garis serangan Liverpool sangat spektakuler dan saya akan mengatakan ini sebanding dengan tim mana pun di dunia. Sekarang tahun ini saya melihatnya lebih baik dan saya mengatakan ini bukan karena merasa emosional,” imbuhnya.

“Adapun saya tetap bekerja keras saat latihan dan kemudian melakukan apa yang dikatakan Klopp di lapangan. Itulah filosofi bermain saya,” tutup Roberto Firmino.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Roberto Firmino Pertahankan Keangkeran Morumbi

gamespool

Football5Star.com, Indonesia – Timnas Brasil memang hanya menang 1-0 atas timnas Venezuela pada Kualifikasi Piala Dunia 2022, Sabtu (14/11/2020) pagi WIB. Namun, gol tunggal Roberto Firmino pada menit ke-67 sudah cukup untuk meneruskan keangkeran Stadion Morumbi.

Gol Firmino membuat Brasil kini mendulang kemenangan dalam 5 laga beruntun di Morumbi. Sebelumnya, mereka dua kali menang atas Bolivia serta sekali menaklukkan Serbia dan Afrika Selatan.

Saat menjamu Venezuela, Firmino jadi penentu dengan golnya setelah menerima bola yang coba dibuang Darwin Machis dalam duel udara dengan dua pemain Brasil. Bola yang justru nyelonong ke depan gawang disambut dengan baik oleh pemain Liverpool tersebut.

https://twitter.com/zi_84/status/1327436204560801793

Hasil Brasil vs Venezuela pada lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2022 juga membuat Selecao tak kebobolan dalam 4 laga beruntun di Morumbi. Sebelumnya, mereka menang 3-0 atas Bolivia, 1-0 atas Serbia, dan 1-0 pula saat menjamu Afrika Selatan.

Andai tak ada gol Firmino, Brasil akan menuai hasil imbang pertama di Morumbi dalam kurun 19 tahun. Kali terakhir mereka gagal menang di sana pada 2001. Kala itu, Selecao hanya seri 1-1 saat menjamu timnas Peru. Romario Faria membawa mereka unggul pada menit ke-65, tapi lantas diimbangi gol Juan Pajuelo pada menit ke-77.

Firmino Buat Brasil Tak Kalah Sejak 1963

Rekor timnas Brasil di Morumbi pun bertambah apik berkat kemenangan 1-0 atas Venezuela yang ditentukan gol Roberto Firmino. Kini, mereka tak terkalahkan dalam 27 laga secara beruntun di stadion yang jadi markas Sao Paulo tersebut. Rinciannya, mereka meraup 19 kemenangan dan hanya 8 kali imbang.

Kekalahan terakhir dan satu-satunya yang dialami Brasil di Morumbi adalah saat menjamu timnas Argentina pada 1963. Selecao menyerah 2-3 atas La Albiceleste. Dua gol tuan rumah diborong Pepe, sedangkan tim tamu menang berkat brace Juan Lallana dan satu gol dari Ernesto Juarez.

Di Stadion Morumbi, sebelum menang berkat gol tunggal Firmino, timnas Brasil juga sempat sekali menjamu Venezuela. Itu terjadi pada Kualifikasi Piala Dunia 1990 yang berlangsung pada 1989. Selecao menang telak 6-0 atas La Vinotinto yang saat itu memang kerap jadi bulan-bulanan lawan. Antonio Careca menjadi bintang dengan 4 gol. Adapun dua gol lain berasal dari Silas dan bunuh diri Pedro Acosta.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Hasil Brasil vs Venezuela: Selecao Hampir Frustrasi di Morumbi

gamespool

Football5Star.com, Indonesia – Timnas Brasil dibuat frustrasi saat menjamu timnas Venezuela pada lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2022, Sabtu (14/11/2020) pagi WIB. Meskipun laga Brasil vs Venezuela berakhir 1-0, tapi gol Roberto Firmino baru lahir pada menit ke-67.

Jalannya pertandingan Brasil vs Venezuela di Stadion Morumbi sesuai perkiraan awal. Tuan rumah memegang kendali permainan dan membuat tim tamu hanya bisa bertahan total. La Vinotinto harus menanti 30 menit untuk melepaskan tendangan yang mengancam. Lalu, shot on target pertama baru didapatkan saat pertandingan babak pertama bersisa 2 menit.

Akan tetapi, meskipun penguasaan bola hingga 66% dan lebih sering melepaskan tembakan, Brasil kesulitan membobol gawang lawan pada babak pertama. Dua kali bola sempat bersarang di gawang La Vinotinto, tapi selalu tak disahkan wasit menjadi gol.

Douglas Luiz sempat mencetak gol pada laga Brasil vs Venezuela tapi tak disahkan oleh wasit.
Getty Images

Saat laga Brasil vs Venezuela baru berjalan 6 menit, Richarlison mampu meneruskan umpan silang Renan Lodi ke dalam gawang Wuilker Farinez. Namun, wasit Juan Gabriel Benitez menganulirnya karena Lodi sudah berada dalam posisi offside saat melepaskan umpan ke kotak penalti Venezuela.

Adapun gol kedua yang dianulir wasit terjadi hanya 4 menit jelang babak pertama usai. Berawal dari penyelamatan gemilang Wuilker Farinez terhadap sundulan Richarlison di mulut gawang, bola muntah dicocor Douglas Luiz ke daam gawang. Lagi-lagi, gol tak disahkan. Kali ini karena ada pelanggaran.

Venezuela pun bukan tanpa peluang. Setidaknya, sekali tim asuhan Luis Peseiro mengancam pertahanan Selecao. Pada menit ke-38, Yeferson Soteldo melakukan tusukan dari sisi kiri. Dia lantas melepaskan umpan tarik ke kotak penalti untuk Salomon Rondon. Namun, bola dengan sigap dihalau Marquinhos.

Firmino Putus Kebuntuan

Pemandangan serupa terulang pada babak kedua. Timnas Brasil arahan Adenor Leonardo Bacchi “Tite” langsung menggebrak dan membombardir pertahanan Venezuela. Pada menit ke-52, tim tamu bahkan dibuat harap-harap cemas oleh VAR.

Atas saran petugas VAR, wasit Benitez mengecek insiden perebutan bola di kotak penalti karena terlihat Roberto Rosales sepertinya melakukan handball. Namun, setelah melihat monitor, Benitez memutuskan itu bukan pelanggaran yang patut dihukum penalti.

Seperti pada babak pertama, Selecao dibuat frustrasi oleh pertahanan rapat Venezuela dan ketangguhan kiper Wuilker Farinez. Sudah begitu, lini depan mereka pun seperti kehilangan taji. Salah satunya karena Neymar dan Philippe Coutinho tak tampil pada laga Brasil vs Venezuela ini.

Timnas Brasil kesulitan mencetak gol saat menjamu timnas Venezuela pada lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2022.
Getty Images

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-67. Roberto Firmino dengan bebas mendorong bola ke dalam gawang Farinez setelah menerima bola yang coba dibuang Darwin Machis dalam duel udara dengan dua pemain Brasil.

Saat laga Brasil vs Venezuela memasuki menit ke-86, Firmino hampir menambah gol. Namun, tendangannya setelah menerima bola dari Pedro menyamping di sebelah kiri gawang Farinez karena membentur pemain bertahan La Vinotinto. Skor 1-0 pun bertahan hingga akhir.

Hasil laga Brasil vs Venezuela yang hanya 1-0 pada lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2022 ini mengecewakan bagi tuan rumah. Bukan apa-apa, Selecao sempat berpesta 6-0 di Morumbi saat menjamu La Vinotinto pada Kualifikasi Piala Dunia 1990 yang berlangsung pada 1989.

Susunan Pemain Brasil vs Venezuela:

Brasil (4-3-3): 22-Ederson Moraes, 2-Danilo, 3-Thiago Silva, 4-Marquinhos, 6-Renan Lodi (13-Alex Telles 90), 18-Douglas Luiz (11-Lucas Paqueta 46), 5-Allan, 10-Everton Riberiro, 9-Gabriel Jesus (19-Everton 77), 20-Roberto Firmino, 7-Richarlison (17-Pedro 77)
Pelatih: Adenor Leonardo Bacchi “Tite”

Venezuela (4-5-1): 1-Wuilker Farinez, 20-Rolf Feltscher (14-Luis Del Pino 18), 2-Wilker Angel, 3-Tordan Osorio, 16-Roberto Rosales (21-Alexander Gonzalez 65), 5-Junior Moreno, 8-Tomas Rincon, 17-Cristian Casseres, 10-Yeferson Soteldo (18-Romulo Otero 65), 7-Darwin Machis (19-Jefferson Savarino 79), 23-Salomon Rondon
Pelatih: Jose Peseiro

K. Kuning: Douglas Luiz 30 – Casseres 20, Machis 76, Rincon 81
K. Merah:

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Roberto Firmino Harusnya Khawatir dengan Diogo Jota

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Diogo Jota tampil memukau bersama Liverpool musim ini. Tapi di sisi lain kegemilangan sang pemain baru bisa berdampak buruk untuk Roberto Firmino.

Diego Jota selalu cetak gol pada tiga laga terakhir Liverpool. Bahkan terbaru dia mencetak hat-trick saat The Reds menang 5-0 atas Atalanta di Liga Champions. Sementara Roberto Firmino hanya menjadi cadangan di matchday ketiga Liga Champions.

Situasi ini pun mengundang perhatian mantan pemain The Reds, Peter Crouch. Ia menilai Firmino harusnya khawatir mengingat pemain yang digaet dari Wolverhampton tampil menjanjikan.

Peter Crouch siap menerima pinangan Jose Mourinho untuk jadi striker darurat Tottenham Hotspur.
theunionjournal.com

“Jota melakukannya dengan luar biasa dan dia melakukannya dalam beberapa kesempatan. Dia terlihat sangat tajam di depan,” kata Peter Crouch seperti dikutip Football5star dari BT Sport, Rabu (4/11/2020).

“Kami tidak pernah berpikir Anda bisa mematahkan tiga penyerang andalan di sana seperti halnya Firmino. Tapi dia sekarang punya saingan. Dan jika saya menjadi dia saya akan sangat khawatir dengan ini,” ia menambahkan.

Menanjaknya performa pemain timnas Portugal berbanding lurus dengan merosotnya penampilan bomber asal Brasil. Di Liga Champions, dia belum berkontribusi apa-apa dari tiga pertandingan.

Sementara di ajang Premier League, Roberto Firmino baru mencetak satu gol dan dua assist dari tujuh pertandingan. Namun, dia selalu ditarik keluar oleh Juergen Klopp pada 15 menit terakhir pertandingan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Firmino Kutip Ayat dari Kitab Suci untuk Menyemangati Van Dijk

gamespool
Firmino Kutip Ayat dari Kitab Suci untuk Menyemangati Van Dijk 32

Football5star.com, Indonesia – Nasib nahas dialami bek Liverpool, Virgil van Dijk. Di laga derbi melawan Everton akhir pekan lalu, bek asal Belanda itu mendapat tackle dari Jordan Pickford. Akibatnya van Dijk divonis alami cedera ACL.

Ligamen Van Dijk mengalami kerusakan. Alhasil, eks pemain Southampton itu harus menjalani operasi. Kondisi ini membuat Van Dijk minimal harus beristirahat 7-9 bulan, tergantung proses pemulihannya.

https://www.instagram.com/p/CGf_ko1Fv3f/

Kehilangan van Dijk tentu jadi hal sangat merugikan untuk Liverpool menjalani musim ini. Pemain Liverpool lainnya, Roberto Firmino pun menyampaikan dukungan untuk kesembuhan van Dijk.

Mengutip ayat dari kitab suci Injil, Firmino yakin bahwa van Dijk akan segera pulih dan bisa kembali bermain untuk Liverpool.

“Bukankah telah Kuperintahkan kepadamu: kuatkan dan teguhkanlah hatimu? Janganlah kecut dan tawar hati, sebab TUHAN, Allahmu, menyertai engkau, ke manapun engkau pergi. Joshua 1 Ayat 9,” tulis pemain asal Brasil itu di akun Instagram pribadinya, Senin (19/10/2020).

“Kami akan selalu menunggu big @virgilvandijk,” tambahnya.

Sementara itu, mantan bek Liverpool, Jamie Carragher mengatakan dengan cederanya van Dijk, maka persaingan titel Liga Inggris akan semakin seru. Ia menyebut bahwa dengan absennya van Dijk harus bisa jadi tantangan bagi Juergen Klopp bisa membawa Liverpool menampilkan permainan terbaik.

“Pertanyaannya adalah apakah bisa Liverpool bisa memenangkan liga tanpa Van Dijk? Menurut saya ada tiga atau empat pemain andalan yang berkontribusi besar bagi suatu tim agar bisa juara,” kata Carragher.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Firmino Sempurna, Liverpool Tak Butuh Striker Baru

Football5star.com, Indonesia – Legenda Liverpool, Emile Heskey, menilai The Reds tak butuh striker baru musim depan. Sebab, Roberto Firmino sudah sempurna untuk gaya permainan pasukan Jurgen Klopp.

Roberto Firmino bukan striker yang produktif. Musim lalu, ia cuma menyumbangkan 12 gol dan 13 assist dalam 52 pertandingan di semua kompetisi.

Sadio Mane dan Mohamed Salah biasanya memimpin tugas dalam urusan hal mencetak gol, sementara Firmino harus puas memainkan perannya sebagai pemberi umpan bagi keduanya.

Firmino adalah tipe penyerang yang bekerja keras dan dia sangat penting untuk sistem counterpressing Klopp. Pemain Brasil ini tidak hanya bagus dalam serangan, tetapi ia juga hebat dalam hal merebut bola.

Karena alasan ini, menurut Heskey, Firmino adalah seorang striker yang sempurna untuk Liverpool dan tidak perlu diganti musim depan.

Roberto Firmino Liverpool Getty Images
Getty Images

“Ini apakah Anda mengacaukan tiga pemain depan dan mendorong untuk orang lain. Mereka mendapatkan sebagian besar gol mereka dari sayap dan Firmino adalah yang membuat semuanya bergerak cepat,” kata Heskey kepada BBC Sport.

“Apakah Anda ingin mengacaukannya dengan membawanya keluar dari sana dan memasukkan seseorang yang mungkin mencetak lebih banyak gol, tetapi mungkin mengganggu keseimbangan yang membuat tiga striker itu bekerja?” ia menambahkan.

Firmino sendiri sudah membela Liverpool sejak 2015. Ia menyumbangkan 78 gol dalam 244 pertandingan di semua kompetisi.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Firmino Tak Kunjung Cetak Gol di Anfield, Juergen Klopp Tetap Kalem

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Roberto Firmino kembali gagal cetak gol di Anfield saat Liverpool menjamu Burnley, Sabtu (11/7/2020). Kendati demikian hal tersebut tidak dipusingkan Juergen Klopp.

Pada laga yang berkesudahan 1-1 itu, Roberto Firmino tampil cukup baik. Ia juga sempat membuat peluang. Namun, tendangannya masih menerpa mistar gawang.

Hal tersebut sekaligus memperpanjang status bomber Brasil yang belum cetak gol di Anfield pada ajang Premier League musim ini. Bagi Juergen Klopp, mandulnya sang pemain di kandang tidak masalah karena menurutnya tugas Firmino tidak hanya mencetak gol.

roberto firmino ukdaytoday
ukdaytoday.com

“Ini bukan tentang gol. Kami butuh Bobby untuk hal-hal lain, kami butuh dia di posisi di mana dia berada hari ini. Kami membutuhkannya sebagai penghubung untuk semuanya di lapangan. Itu yang lebih penting,” ujar Klopp seperti dikutip Football5star dari Tribal Football, Minggu (12/7/2020).

“Kami hanya punya peluang di posisi lain karena dia memainkan caranya bermain. Dan dia akan mencetak gol, saya tidak ragu soal itu. Kami tidak khawatir sama sekali tentang itu karena dia memainkan permainan yang luar biasa hari ini dan terlibat pada banyak situasi. Jadi saya rasa tidak ada masalah dengan itu,” ia menambahkan.

Roberto Firmino sejatinya sempat mencetak gol di Anfield kala Liverpool mengalahkan Manchester United Februari lalu. Namun, golnya saat itu dianulir VAR karena telah terjadi pelanggaran sebelumnya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Masih Kurang, Jamie Carragher Minta Liverpool Beli Penyerang Lagi

gamespool
Masih Kurang, Jamie Carragher Minta Liverpool Beli Penyerang Lagi 41

Football5Star.com, Indonesia – Legenda Liverpool, Jamie Carragher, meminta mantan klubnya membeli penyerang lain walaupun sudah miliki Mohamed Salah, Sadio Mane, dan Roberto Firmino. Carragher memberi contoh pertandingan melawan Everton, Senin, (23/6/20).

The Reds harus ditahan imbang oleh Everton 0-0. Salah mengalami cedera ringan dan digantikan oleh Takumi Minamino di lini depan. Dan The Reds gagal untuk mencetak gol.

Masih Kurang, Jamie Carragher Minta Liverpool Beli Penyerang Lagi
Goal

“Trio lini depan salah satu yang terbaik di Eropa, tapi jika salah satunya tak bisa bermain, ada penurunan besar. Pada saat Liverpool ditahan imbang Manchester United, Salah tidak bermain. Itulah kenapa Liverpool harus menguatkan lini depan,” ucap Carragher seperti dilansir Football5Star.com dari Sky Sports.

Mantan pemain timnas Inggris itu melanjutkan, “Divock Origi merupakan legenda untuk Liverpool karena dia mencetak gol penting di momen penting, tapi dia tak punya cukup kualitas. Apakah Minamino bagian dari trio lini depan? Tidak bagi saya. Lini depan sangat kuat dan tak banyak melewatkan pertandingan, tapi jika Liverpool kehilangan salah satu dari mereka, terutama dua pemain sayap untuk waktu yang lama, mereka akan punya masalah besar musim depan.”

Liverpool baru saja kehilangan kesempatan untuk mendapatkan Timo Werner dari RB Leipzig. Werner akhirnya resmi bergabung ke Chelsea beberapa hari yang lalu dengan harga 45 juta pounds. The Reds sempat dirumorkan untuk membeli nama-nama besar seperti Kylian Mbappe dan Erling Haaland.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Daripada Lautaro Martinez, Barcelona Disarankan Gaet Firmino

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Nama Lautaro Martinez dijagokan akan menuju Barcelona musim depan. Tapi rencana terseut tidak disetujui mantan pemain Barca, Bojan Krkic.

Alih-alih mendukung kehadiran Lautaro Martinez, Bojan Krkic justru menyarankan mantan timnya untuk menggaet bintang Liverpool, Roberto Firmino.

Bagi pemain yang kini memperkuat klub Major Leageu Soccer (MLS), Montreal Impact, peluang Barca menggaet Firmino lebih besar. Ia menganggap Lautaro nantinya akan memiliki peran berbeda di Camp Nou dan itu bisa berdampak buruk untuk sang pemain dan klub.

bojan krkic-barcelona-diario de navarra
diario de navarra

“Saya berpikir bahwa Lautaro akan menempati posisi di Barcelona yang bukan miliknya. Jika itu benar-benar terjadi tentu akan sangat memalukan. Jika Anda memberi saya nama saya akan bertaruh lebih banyak untuk Firmino,” kata Krkic seperti dilansir AS, Jumat (8/5/2020).

“Dia pemain yang bisa berbuat apa saja, hadir di semua posisi di lapangan dan punya mobilitas tinggi,” sambung pemain asal Spanyol.

Masukan pemain 28 tahun ini didasari oleh kegagalan Antoine Griezmann sejauh ini. seperti diketahui, sejak bergabung di Barcelona, pemain asal Prancis gagal memenuhi ekpektasi.

“Saya tidak bermaksud ini sebagai refleksi saya menolak kehadiran pemain Argentina, tapi saya mengerti bahwa itu adalah profil yang harus dianalisis dengan sangat baik karena tidak bisa dimaafkan seperti yang terjadi dengan Griezmann,” ia menambahkan.

“Kami menandatangani striker untuk menempatkannya di sayap dan kemudian mengeluh bahwa itu tidak berhasil. Jadi untuk musim depan, hal seperti itu tidak boleh terjadi lagi,” tutur Bojan Krkic.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Gambaran Invansi Pemain Asal Brasil di Sepak Bola Dunia

Banner LFS Baru

Football5tar.com – Sebuah survei dari lembaga Cies baru-baru ini mengungkapkan tak ada negara yang mengekspor pemain terbanyak selain Brasil. Bahkan total ada 1600 pesepak bola Brasil yang tersebar di seluruh dunia.

Sedangkan, posisi kedua ditempati Prancis dengan 1027 pemain dan Argentina sebanyak 972 pemain. Tiga teratas ini disebutkan Cies mewakili 22,5 persen dari total pesepak bola dengan mengamati 141 liga di seluruh dunia.

Gambaran Invansi Pemain Asal Brasil di Sepak Bola Dunia
Globoesporte/CIES

Dari Siprus ke Indonesia, pemain Brasil hadir di 86 dari 93 negara yang dicakup oleh survei. Tapi Portugal sejauh ini adalah tujuan favorit para pemain Negeri Samba.

Ada 260 pesepak bola Brasil yang bekerja di tanah Portugal yang mewakili 16,25% dari total atlet di Brasil yang bermain di luar negeri. Kira-kira, ini menunjukkan bahwa untuk setiap enam orang Brasil yang berada di luar negeri, satu bermain di Portugal.

Data survei lain menarik perhatian lain ialah 74,6% pebola dari Brasil yang bermain di luar negeri berada pada kasta tertinggi. Persentase ini lebih tinggi daripada Prancis (74%) dan Jerman (66,9%).

Di Indonesia sendiri, pemain Brasil jua jadi primadona. Pada Liga 1 2020 misalnya. Tercatat ada 24 pemain yang berasal dari negeri samba itu. Bahkan, salah satunya, yakni Wander Luiz sementara memuncaki daftar top skorer dengan empat gol dalam tiga pertandingan awal.

Musim lalu, pemain terbaik Liga 1 2019 juga berasal dar Brasil, yakni Renan Silva. “Menurutku alasannya karena di Brasil sudah ada banyak pemain bagus juga setiap hari ada pemain baru, persaingan di sana ketat sekali, banyak pemain yang juga punya mimpi besar, main di luar negeri untuk sukses,” ungkap Otavio Dutra saat dihubungi Football5Star beberapa waktu lalu.

Ternyata Ini Alasan Banyak Pemain Brasil Pilih Berkarier di Negeri Orang. Otavio Dutra Menaruh Harapan Besar pada Era Baru PSSI
Persija

“Selain alasan tersebut, permain harus cari negara lain supaya dia bisa kerja. Karena kemampuan mereka juga sebenarnya bagus-bagus,” tutup Dutra.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Trio Penyerang Terbaik Sepanjang Sejarah

Banner LFS Baru

Football5Star.com, Indonesia – Sepak Bola adalah sebuah permainan berkelompok dan anda tidak bisa memenangkan sebuah pertandingan jika anda bermain sendiri. Selama bertahun-tahun, sepak bola melahirkan banyak penyerang individual luar biasa. Tetapi pemain itu tidak akan bisa berhasil jika dia tidak disupport oleh rekan-rekannya.

Ada saat-saat ketika suatu klub diberkati dengan bukan hanya satu pemain, tetapi tiga pemain berkualitas sehingga mereka memenangkan sebagian besar pertandingan karena mereka.

Berikut ini adalah daftar trio penyerang terbaik sepanjang sejarah sepak bola.

Sadio Mane, Roberto Firmino, Mohamed Salah

Kamu Pasti Gak Tahu 5 Trio Penyerang Terbaik Sepanjang Sejarah
The Sun

Mungkin bisa dibilang trio Liverpool, Mane, Firmino, dan Salah merupakan yang terbaik saat ini di dunia. Mereka berperan besar dalam membawa Liverpool menjuarai Liga Champions musim lalu. Mereka juga saat ini hampir dipastikan mereka berhasil membawa The Reds menjuarai Premier League untuk pertama kalinya.

Biasanya Mane akan bermain di sebelah kiri, dan Salah di sebelah kanan. Firmino bisa dibilang yang paling diremehkan mengingat rekor gol dan assist dia tidak sebanyak Mane dan Salah. Tetapi perannya begitu krusial di lini serang Liverpool. Total mereka bertiga sudah mencetak lebih dari 200 gol dan assist selama dua musim.

Lionel Messi, Luis Suarez, Neymar

Kamu Pasti Gak Tahu 5 Trio Penyerang Terbaik Sepanjang Sejarah
The National

Trio Barcelona ini dikenal dengan nama MSN (Messi, Suarez, Neymar). Trio ini merupakan salah satu trio terhebat jika mengacu kepada statistik. Mereka total mencetak 364 gol dan 171 assist dalam waktu tiga musim saja (2014-2017). Messi dengan 153 gol, Suarez 121, dan Neymar 90. Trio ini pecah ketika Neymar memutuskan untuk bergabung dengan Paris Saint-Germain di tahun 2017.

Mereka menjadi kunci Barcelona pada saat Blaugrana memenangkan Treble pada musim 2014-15. Total mereka bersama memenangkan 8 gelar major. Rumor terakhir Barcelona mencoba untuk memulangkan Neymar dari PSG. Mungkin kita bisa melihat trio MSN bermain bersama lagi.

Karim Benzema, Gareth Bale, Cristiano Ronaldo

Kamu Pasti Gak Tahu 5 Trio Penyerang Terbaik Sepanjang Sejarah
The National

Jika Barcelona punya MSN, Real Madrid punya BBC (Benzema, Bale, Cristiano). Trio ini bertahan selama 5 musim (2013-2018) sebelum Ronaldo akhirnya pindah ke Juventus. Bersama mereka memenangkan total 4 gelar Liga Champions, dan menghasilkan 442 gol, Ronaldo 240 gol, Benzema 105 gol dan Bale 88 gol.

Ronaldo menjadi aktor utama dalam trio ini, bersama BBC pula dia bisa memenangkan 4 Ballon d’or. Tetapi di akhir-akhir BBC memang tidak selalu lengkap karena Bale sering sekali menderita cedera. Tapi tetap dia bisa menjadi Man Of The Match pada laga Final Liga Champions 2018, pertandingan terakhir BBC bersama.

George Best, Denis Law, Sir Bobby Charlton

Kamu Pasti Gak Tahu 5 Trio Penyerang Terbaik Sepanjang Sejarah
Sportskeeda

Sehebat-hebatnya trio MSN dan BBC, tapi tetap saja mereka tidak pernah sampai dibuatkan patung di depan Stadion masing-masing seperti trio ini. The United Trinity, Best, Law, Charlton, memimpin Manchester United berjaya di era 60-an. Dan yang lebih membuat mereka lebih spesial dari trio-trio yang lain, mereka bertiga masing-masing pernah memenangkan Ballon d’or. Law tahun 1964, Charlton, tahun 1966, Best tahun 1968.

Denis Law merupakan seorang penyerang murni, sedangkan George Best lebih ke pemain skillfull dengan kemampuan drible yang luar biasa. Dan Bobby Charlton merupakan gelandang serang yang bermain dibelakang mereka berdua. Mereka bermain bersama dari 1964-1973 dan total mencetak 516 gol dan meraih dua gelar Liga Inggris dan European Cup di tahun 1968.

Alfredo Di Stefano, Ferenc Puskas, Paco Gento

Kamu Pasti Gak Tahu 5 Trio Penyerang Terbaik Sepanjang Sejarah
Sportskeeda

Jika anda berfikir tim terbaik di era 50-an, anda pasti langsung berfikir Real Madrid. Mereka memenangkan 5 gelar Liga Champions (1956-1960) beruntun dengan Di Stefano dan Paco Gento, Puskas bergabung pada tahun 1958. Mereka bermain bersama sampai 1964 dengan total mencetak 440 gol.

Puskas yang merupakan seorang pencetak gol sejati memimpin dengan 215 gol. Di Stefano lebih ke pemain serba bisa mencetak 148 gol. Dan Gento yang merupakan pemain sayap mencetak 77 gol. Bersama mereka meraih 4 gelar liga, 2 European Cups, 1 Copa Del Rey, dan 1 Piala Interkontinental.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Disandingkan dengan Benzema Hingga Firmino, Ini Ungkapan Ilija Spasojevic

Banner LFS Baru

Football5Star.com – Striker Bali United, Ilija Spasojevic buka suara usai dirinya disandingkan sejumlah bintang dunia. Hal itu setelah salah satu akun media sosial, Tekker, menyandingkannya dengan pemegang nomor 9 terbaik dunia.

Akun Instagram tersebut sebelumnya membahas soal pemain yang disebut memegang nomor 9 terbaik. Beberapa penyerang mematikan dunia masuk ke dalam daftar, mulai dari Karim Benzema, Roberto Firmino, hingga Luis Suarez.

Terselip nama Spaso dalam daftar tersebut. Menanggapi hal itu, eks penyerang Persib Bandung tersebut tak bisa menyembunyikan kebahagiaannya.

Ilija Spasojevic yakin Bali United kalahkan Than Quang Ninh pada laga pertama fase grup AFC Cup 2020.

“Jujur, saya sangat terkejut dengan postingan dari akun Instagram tersebut. Tentu saja postingan tersebut membuat saya semakin percaya diri saat di lapangan,” ujar Ilija Spasojevic dilansir laman resmi klub.

Spaso mengaku kalau penghargaan tersebut kian melecutkan dirinya. Dia akan selalu memberikan yang terbaik dan berusaha terus mencetak gol bersama Serdadu Tridatu.

“Saya juga bangga dapat disamakan dengan pemain dunia seperti Benzema, Suarez, Lewandowski dan pemain bintang dengan nomor punggung 9 lainnya di seluruh dunia. Saya akan jadikan ini sebagai bagian motivasi terbaik saya dalam berkarier profesional bersama tim Bali United,” tutup dia.

Raul Jimenez Merasa Seperti Sergio Aguero dan Roberto Firmino

Banner LFS Baru

Football5star.com, Indonesia – Raul Jimenez bukanlah pemain yang suka membandingkan dirinya dengan pemain lain. Tapi untuk beberapa hal, ia mengakui punya banyak kesamaan dengan Sergio Aguero dan Roberto Firmino.

Anggapan Raul Jimenez ini memang terbilang menarik. Mungkin ia punya kemiripan dengan Sergiao Aguero mengingat mereka sama-sama berposisi sebagai striker utama. Tapi untuk Roberto Firmino, apa yang ia katakan menjadi tanda tanya.

Pasalnya, bomber Liverpool selama ini dikenal sebagai false nine. Namun, Jimenez mengakui bahwa kemiripan mereka terletak pada visi bermain.

firmino aguero realtime images
RealTime Images

“Saya bukan orang yang suka membandingkan dan saya pikir saya punya karakteritstik yang berbeda dengan striker pada umumnya. Tapi saya juga berpikir bahwa saya memiliki beberapa kesamaan dengan Firmino dan Aguero,” kata Jimenez kepada Marca, Minggu (29/3/2020).

“Keduanya maju ke depan dan saya coba meniru beberapa kualitas mereka. Saya merasakan kami punya banyak kemiripan dan saya selalu mencontoh apa yang mereka buat di lapangan untuk mencetak gol,” sambungnya.

Striker timnas Meksiko sudah berseragam Wolverhampton sejak 2018 lalu. Dan sejak saat itu ia sudah mengoleksi 26 gol di semua kompetisi.

Berkat performa menawan tersebut, nama Raul Jimenez laku keras di bursa transfer. Ia digadang-gadang bakal menggantikan posisi Karim Benzema di Real Madrid. Selain itu, ada pula yang percaya jika dirinya akan menjadi bagian dari Manchester United yang sedang kekurangan sosok striker mematikan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Pemain Top Dunia yang Gagap Berbahasa Inggris

Banner LFS Baru

Football5star.com, Indonesia – Sebagai bahasa global, bahasa Inggris sangat penting untuk dikuasai tak terkecuali untuk para pemain top dunia. Menariknya tidak semua pemain top dunia yang berkarier di Eropa cakap berbahasa Inggris.

Tak mengherankan jika sejumlah pemain yang jalani karier di Eropa akan mengambil pelajaran bahasa Inggris di waktu senggang mereka. Pihak klub juga akan memfasilitasi les bahasa Inggris untuk pemainnya yang gagap berkomunikasi.

Meski begitu, karier mereka tetap dapat berjalan dengan begitu cemerlang di dunia sepakbola. Nah, kira-kira siapa pemain top dunia yang gagap dalam berbahasa Inggris? Berikut ulasannya:

Lionel Messi

Lionel Messi masih berada di atas Cristiano Ronaldo dalam daftar pesepak bola dengan pendapatan terbesar versi France Football.

Salah seorang editor media ternama Inggris, The Guardian, Sachin Nakrani mengatakan bahwa bintang Barcelona Lionel Messi ternyata tidak bisa berbahasa Inggris. Nakrani mengatakan bahwa Messi lebih senang diwawancarai dengan teks bahasa Spanyol.

Antonio Valencia

Meski sudah 12 tahun bermain di Inggris, eks Man United, Antonio Valencia seperti dikutip dari mirror.co.uk ternyata tak fasih berbahasa Inggris. Di tahun pertama sampai ke tahun keempat di Inggris, Valencia bahkan diketahui sama sekali tak mau menggunakan bahasa Inggris saat berkomunikasi.

Neymar

Pemain termahal di dunia, Neymar Jr juga masuk jajaran pemain yang tak bisa berbahasa Inggris. Meski begitu kabarnya Neymar saat ini tengah mengikuti les bahasa Inggris. Pasalnya hal itu ia buktikkan karena memiliki rekan di luar sepakbola yang merupakan public figure dari Amerika Serikat.

Neymar dan Kylian Mbappe mendapat pembelaan dari Direktur Olahraga PSG Leonardo Nascimento de Araujo.

Roberto Firmino

Pemain Liverpool, Roberto Firmino juga tak bisa berbahasa Inggris. Ia bahkan gagap gunakan bahasa Spanyol dan lebih senang gunakan bahasa Portugis. Meski begitu hal tersebut bukan jadi kendala besar bagi Firmino torehkan prestasi bersama Liverpool.

Diego Costa

Diego Costa - Atletico Madrid - Diego Simeone - Toi Sports

Eks striker Chelsea, Diego Costa juga diketahui tidak bisa berbahasa Inggris. Gagap berbahasa Inggris juga disebut-sebut sebagai faktor mengapa ia tak terlalu istimewa saat bermain di Stamford Bridge.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Tampil Keren, 2 Pesepak Bola Ini Sering Pakai Anting Bling-Bling

Football5star.com, Indonesia – Dengan gaji selangit, bek Bayern Munich, Jerome Boateng, dan striker Liverpool, Roberto Firmino, bisa membeli apa saja. Termasuk segala macam perhiasan dan anting permata.

Jerome Boateng adalah salah satu pemain dengan gaji tertinggi di Bundesliga. Bek 31 tahun itu memiliki penghasilan 12 juta euro (sekitar Rp 184 miliar) per tahun.

Dengan penghasilannya yang tinggi, Jerome Boateng bebas membeli apa yang dia suka, termasuk anting permata. Ya, mantan bek Manchester City itu memang suka sekali dengan batu permata.

Ia sering terlihat memakai sepasang anting permata di kedua telinga. Jerome Boateng menyukai gaya mencolok ala rapper papan atas dunia. Salah satu musisi rap idolanya adalah Jay Z.

Bahkan saking seringnya Boateng menggunakan perhiasan di telinga, ia sempat disebut sebagai salah satu pesepak bola paling modis.

Jerome Boateng Bayern Munich (Getty Images)

Selain Jerome Boateng, pemain lain yang juga sangat gemar dengan memakai anting permata adalah pemain penyerang Liverpool, Roberto Firmino.

Suami dari Larissa Perreira tersebut juga kerap tampil berani dari segi fashion. Bahkan ketika tampil membela timnya yang berjuluk The Reds itu di atas lapangan, Firmino pun kerap memamerkan kedua anting permata miliknya.

Roberto Firmino Liverpool

Permata sendiri merupakan batu mulia yang bernilai tinggi. Namun, bagi Anda yang ingin membelinya, harus berhati-hati dalam memilih kualitas dan keaslian permata.

Kunjungi PermataStar.com atau JualPermata.com untuk mendapatkan beragam koleksi permata dengan kualitas dan harga yang terbaik, seperti ruby, sapphire, emerald, chrysoberyl, cat’s eye, spinel, tsavorite, dan lainnya.

Jadi, tunggu apa lagi? Segera kunjungi PermataStar.com atau JualPermata.com. Dapatkan koleksi permata terbaikmu di sana! (adv)

Mantan Bos Hoffenheim Ungkap Kekurangan Firmino

Banner LFS Baru

Football5star.com, Indonsia – Eks Direktur Olahraga Hoffenheim, Ernst Tanner, mengungkap keburukan pemain Liverpool, Roberto Firmino. Menurut dia, pemain asal Brasil itu punya statistik yang sangat buruk ketika pertama kali datang ke Eropa.

“Anda harusnya melihat data Firmino ketika ia pertama kali datang ke Hoffenheim. Di Jerman, kami biasanya melakukan tes ketahanan, tes darah, yang cukup akurat, dan Firmino memiliki angka terburuk yang pernah saya lihat di sepak bola profesional. Saya akan mengatakan untuk menekankan bahwa dia bahkan lebih buruk daripada nenek saya,” kata Tanner di Soccerway.

Roberto Firmino Liverpool Getty Images

Hoffenheim merekrut Roberto Firmino dari klub Brasil, Figueirense, pada 2011. Ketika itu banyak yang mempertanyakan keputusan Hoffenheim.

Meski demikian, Tanner cuek saja. Ia mengakui secara tes, Firmino kurang bagus. Namun, ia merasa sang bomber punya kemampuan spesial di lapangan.

“Tapi, saya cukup yakin bahwa Firmino akan menjadi pemain top Bundesliga. Kami melakukan evaluasi ini dalam laporan kami, dan saya pikir dari nilai 10, saya memberinya nilai delapan atau sembilan.”

“Semua orang di Hoffenheim agak ingin tahu tentang hal itu pada saat itu, tetapi saya menilai dia cukup tinggi karena saya begitu yakin tentang kemampuannya dan terlebih lagi dengan sikapnya.”

“Ketika saya melihat bagaimana pelatih mengkritiknya, dia seperti anak sekolah yang berdiri di sana dan mendengarkan gurunya. Saya masih memiliki gambar itu di otak saya. Saya berpikir pada diri sendiri setelah satu jam bahwa jika pelatih melakukan itu kepada pemain Jerman, dia akan langsung menuju ke ruang ganti dengan marah, tetapi Firmino menerima kritik dengan baik.”

“Dia mencoba berkembang, untuk berbuat lebih baik. Itu sangat mengesankan,” ucap Tanner.

Roberto Firmino sendiri membela Hoffenheim selama lima musim sebelum pindah ke Liverpool. Ia mencatatkan 153 penampilan dengan koleksi 49 gol di Hoffenheim.

[better-ads type=’banner’ banner=’156435′ ]

Henderson: Firmino Benar-Benar Gila

Banner LFS Baru

Football5star.com, Indonesia – Kapten Liverpool, Jordan Henderson, memuji penampilan Roberto Firmino saat melawan Southampton. Di mata dia, pemain asal Brasil itu bermain tanpa cela.

“Beberapa hal yang Roberto Firmino lakukan benar-benar gila. Tapi dia pemain luar biasa bagi kami dan itu adalah performa besar lainnya dari dia,” kata Henderson di Soccerway.

“Terutama di babak kedua, semua orang tampil sangat bagus. Kami sangat senang mendapatkan tiga poin,” ia menambahkan.

roberto firmino wolverhampton vs liverpool
@LFCphoto

Liverpool menang 4-0 melawan Southampton dalam lanjutan Liga Inggris di Anfield, Sabtu (1/2/2020) malam WIB. Gol-gol The Reds dicetak oleh Alex Oxlade-Chamberlain, Jordan Henderson, dan Mohamed Salah (dua gol).

Empat gol tersebut datang berkat tiga assist Roberto Firmino dan satu assist Henderson. Untuk Firmino, ini menjadi assist ketujuhnya selama di Liga Inggris musim ini. Ia cuma kalah tiga assist dari rekannya, Trent Alexander-Arnold.

Roberto Firmino sendiri sudah membela Liverpool dalam 36 pertandingan di semua kompetisi musim ini. Ia juga menyumbangkan 10 gol dan 12 assist.

Kemenangan itu membuat Liverpool makin kokoh di puncak klasemen. The Reds unggul 22 poin atas Manchester City yang berada di bawahnya.

Liverpool pada laga berikutnya bakal menjalani laga ulang Piala FA melawan Shrewsbury Town. Duel ini digelar di Anfield pada5 Februari mendatang.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Joao Pedro Lebih Tajam dari Neymar dan Roberto Firmino

Banner Loker F5S

Football5Star.com, Indonesia – Perburuan gelar pencetak gol terbanyak Serie A selalu menarik untuk diikuti. Selalu ada nama-nama “asing” nan penuh daya tarik. Jika musim lalu ada Krzysztof Piatek, Duvan Zapata, dan Fabio Quagliarella, kini ada Joao Pedro.

Hingga pekan ke-20 Serie A musim ini, Joao Pedro telah membuat 13 gol bagi Cagliari. Pada daftar pencetak gol terbanyak, dia kini berada di posisi ke-4 dengan hanya tertinggal 1 gol dari Romelu Lukaku dan 3 gol dari Cristiano Ronaldo. Adapun sosok yang berada di posisi teratas adalah Ciro Immobile dengan 23 gol.

Joao Pedro mensyukuri ketajamannya di Cagliari musim ini yang lebih baik dari Neymar dan Roberto Firmino.
Getty Images

Meskipun terpaut jauh dari Ciro Immobile, Joao Pedro tetap bangga. Apalagi, di antara para pemain Brasil yang beredar di lima liga besar Eropa (Inggris, Spanyol, Jerman, Italia, Prancis), dialah yang tersubur. Bahkan Neymar yang bermain untuk Paris Saint-Germain saja baru mengemas 11 gol.

“Ini momen luar biasa bagiku, juga bagi tim. Jika tidak demikian, semuanya percuma saja,” kata Joao Pedro seperti dikutip Football5Star.com dari Tuttomercatoweb. “Mencetak 13 gol dalam 20 pertandingan adalah angka yang penting. Aku sungguh bangga telah melakukan sesuatu lebih baik dari para juara macam Neymar dan Firmino.”

Tentu saja, pemain berumur 27 tahun itu tak mau berhenti di situ. Mengingat masih banyak pertandingan yang harus dilakoni Cagliari di Serie A musim ini, dia punya ambisi besar. “Aku masih punya 18 pertandingan dan sangat menantikan semuanya,” kata dia.

Secara khusus, pemain yang telah berkiprah di Italia sejak 2014 itu kini telah menyamai musim terbaiknya. Torehan 13 gol saat ini sama dengan yang dibuat pada musim 2015-16. Bedanya, kala itu Cagliari berada di Serie B.

Tak Mau Jemawa

Soal kesuburannya musim ini, Joao Pedro tak mau menepuk dada. Dia menilai hal itu tak terlepas dari manajemen Cagliari yang membangun tim dengan lebih baik.

Kedatangan Giovanni Simeone ke Cagliari jadi berkah bagi Joao Pedro.
tuttomercatoweb.com

“Aku menemukan kontinuitas dan naluri mencetak gol berkat peningkatan level tim. Inilah yang membuat kami menjalani musim dengan luar biasa. Manajemen telah membangun skuat untuk bermain apik pada perayaan ultah ke-100. Kami sekarang ada di sana dan terus percaya bisa meraih posisi penting,” kata Joao Pedro.

Secara khusus dia menyebut tiga nama yang berpengaruh pada musim ini. Mereka adalah Leonardo Pavoletti, Giovanni Simeone, dan Radja Nainggolan. Menurut dia, ketiga pemain itu membuat permainannya makin baik.

“Musim lalu, aku hampir sepanjang musim bermain di lini kedua. Tahun ini agak berubah dengan Giovanni jadi striker utama dan Radja di belakangnya. Aku juga meningkatkan kemampuan duel udara, terutama karena Pavoletti,” urai eks pemain Penarol tersebut.

Kubur Memori Kelam

Musim indah dengan torehan banyak gol kali ini juga punya arti tersendiri bagi Joao Pedro. Musim seperti ini penting untuk mengubur memori buruk yang dialami dua tahun lalu. Pada 2018, dia dijatuhi skors enam bulan karena doping.

Joao Pedro sempat dijatuhi skors 4 pertandingan gara-gara menginjak Federico Chiesa.
corrieredellosport.it

Awalnya, hukuman lebih besar mengintainya. Dia dituntut hukuman 4 tahun tak boleh bermain. Namun, pada akhirnya, pengadilan memutuskan dia hanya diskors enam bulan dari Maret hingga September 2018.

Itu menambah coreng hitam di muka Joao Pedro. Pada musim yang sama, tepatnya Desember 2017, dia dijatuhi larangan tampil dalam empat pertandingan oleh Komisi Disiplin FIGC. Itu gara-gara dua insiden pada laga Cagliari versus Fiorentina.

Pada pertandingan itu, Joao Pedro diganjar kartu kuning gara-gara diving. Lalu, pada injury time, dia diusir wasit karena dinilai sengaja menginjak kaki Federico Chiesa.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Wolverhampton vs Liverpool: Juergen Klopp Sanjung Firmino

Banner LFS Baru

Football5star.com, Indonesia – Juergen Klopp puas dengan kemenangan 2-1 Liverpool atas Wolverhampton, Jumat (24/1/2020) dinihari WIB. Ia pun memuji Roberto Firmino yang menjadi penentu kemenangan timnya kali ini.

Liverpool mendapat perlawanan sengit dari Wolverhampton. Beruntung mereka punya Firmino yang jadi pembeda. Golnya tujuh menit jelang laga berakhir membuat The Reds memperpanjang rekor kemenangan.

“Momen yang bisa membantu kami adalah saat Bobby Firmino mencetak gol. Momen itu sangat jenius. Dia membantu kami dan jadi pembeda pada laga yang berat ini. Kami tidak panik hari ini, tapi saya juga tidak suka dengan cara kami bermain,” kata Klopp kepada BT Sport, Jumat (24/1/2020).

roberto firmino wolverhampton vs liverpool
@LFCphoto

“Perkembangan permainan punya pengaruh besar pada setiap pemain di lapangan. Seseorang melihat peluang, melihat ruang, tapi yang lain tidak dalam pola pikir yang sama. Seperti itulah pertandingan,” ia menambahkan.

Tidak ketinggalan, pelatih asal Jerman mengakui kehebatan tuan rumah. Menurutnya, permainan dengan memanfaatkan lebar lapangan yang diterapkan Wolverhampton menyulitkan anak asuhnya.

“Wolves melakukan dengan sangat baik. Mereka sangat berbeda dari tim lainnya karena memanfaatkan lebar lapangan. Kami melakukannya dengan baik,” sambungnya.

“Tapi jika Anda menutup Adama Traore di luar, ia bisa masuk ke dalam dan di sana masih ada Raul Jimenez,” tutup Juergen Klopp.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Wolverhampton vs Liverpool: Firmino Jaga Konsistensi The Reds

Banner LFS Baru

Football5star.com, Indonesia – Liverpool harus berterima kasih kepada Roberto Firmino. Gol ke gawang Wolverhampton di Stadion Molineux, Jumat (24/1/2020) dinihari WIB menjadi penentu kemenangan 2-1.

Menurunkan skuat yang sama seperti saat mengalahkan Manchester United akhir pekan lalu, Liverpool tampil apik di awal laga. Mereka pun sudah unggul ketika laga baru berjalan tujuh menit.

Tendangan penjuru Trent Alexander-Arnold berhasil disambut Jordan Henderson melalui sundulan. Skor 1-0 untuk tim tamu membuat Wolverhampton tersentak.

jordan henderson wolverhampton vs liverpool
@LFCphoto

Mereka beberapa kali mendapat peluang untuk mencetak gol. Tapi penyelesaian akhir yang buruk membuat upaya mereka sia-sia.

Sementara The Reds yang mencoba mempertahankan tempo permainan justru harus kehilangan Sadio Mane jelang akhir babak pertama. Ia mengalami cedera dan harus digantikan oleh Takumi Minamino.

Bagi Minamino, ini adalah debutnya di Premier League. kehadirannya mampu menjaga determinasi The Reds.

Pada babak kedua, anak asuh Juergen Klopp mempertahankan tempo permainan. Mereka pun nyaris menggandakan keunggulan melalui Mohamed Salah. Tapi tendangannya masih mampu ditepis Rui Patricio.

Tak lama berselang, justru Wolverhampton yang menghentak. Melalui serangan balik cepat, Raul Jimenez sukses menyamakan kedudukan. Sundulannya yang memanfaatkan umpan Adama Traore membuat Alisson Becker memungut bola dari gawangnya untuk pertama kali sepanjang 2020.

Kedudukan 1-1 membuat Wolves lebih percaya diri. Mereka mampu menguasai jalannya pertandingan. Bahkan Adama Traore nyaris membalikkan keadaan. Namun, tendangan kerasnya masih bisa digagalkan Alisson.

roberto firmino wolverhampton vs liverpool
@LFCphoto

Memasuki menit ke-69, Jimenez mendapat peluang emas lainnya. Sudah berhadapan langsung dengan Alisson, ia gagal mencetak gol setelah tendangannya mengenai wajah sang kiper.

Situasi ini membuat Wolves makin gencar menggempur pertahanan Liverpool. Tapi tim tamu membuktikan mental juaranya. Adalah Roberto Firmino yang menjaga marwah The Reds dengan mencetak gol kemenangan tujuh menit jelang laga usai.

Tambahan tiga poin membuat Si Merah makin tak terbendung di puncak klasemen dengan 67 poin. Sementara Wolverhampton tertahan di posisi ketujuh dengan 34 angka

Susunan Pemain:

Wolverhampton (3-4-3): 11-Rui Patricio; 27-Romain Saiss, 16-Conor Coady, 32-Leander Dendoncker; 2-Matt Doherty, 28-Joao Moutinho (Morgan Gibbs-White 87′), 8-Ruben Neves, 19-Jonny Otto; 37-Adama Traore. 9-Raul Jimenez, 7-Pedro Neto (Diego Jota 77′)
Pelatih: Nuno Espirito Santo

Liverpool (4-3-3): 1-Alisson; 66-Trent Alexander-Arnold, 12-Joe Gomez, 4-Virgil van Dijk, 26-Andy Robertson; 5-Giorginio Wijnaldum, 14-Jordan Henderson, 15-Alex Oxlade-Chamberlain (Fabinho 70′); 11-Mohamed Salah (Divock Origi 86′), 9-Roberto Firmino, 10-Sadio Mane (Takumi Minamino 36′)
Pelatih: Juergen Klopp

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Robertson: Jangan Ragukan Roberto Firmino

Banner LFS Baru

Football5star.com, Indonesia – Bek Liverpool, Andy Robertson, mengaku yakin cepat atau lambat, Roberto Firmino akan kembali mencetak gol di Anfield.

Roberto Firmino musim ini belum pernah mencetak gol di Anfield. Ia terakhir kali mencatatkan namanya di papan skor pada April 2019.

Saat Liverpool menang 2-0 atas musuh bebuyutannya, Manchester United, pada lanjutan pertandingan Liga Inggris di Anfield, Minggu (19/1/2020) malam WIB, Firmino sebenarnya sempat mencetak gol di babak pertama.

Akan tetapi, gol itu dianulir setelah sebelumnya Van Dijk melakukan pelanggaran kepada David de Gea.

Robertson mengaku tak pernah meragukan kemampuan rekannya. Ia percaya cepat atau lambat Firmino akan mencetak gol di markas Liverpool.

Roberto Firmino Liverpool Getty Images
Getty Images

“Ini sulit, itu VAR untuk Anda. Anda merayakan gol dan Roberto Firmino berpikir ‘Saya kembali ke Anfield dan telah mencetak gol lagi’,” kata Robertson di Soccerway.

“Itu adalah serangan yang fantastis, dan tentu saja itu akan dianulir. Begitulah sepak bola berjalan. Tapi, gol Firmino di Anfield akan segera datang,” ucap Robertson.

Roberto Firmino sendiri musim ini sudah memperkuat Liverpool dalam 32 pertandingan di semua kompetisi. Pemain asal Brasil itu juga menyumbangkan sembilan gol dan sembilan assist.

Berkat kemenangan atas United, Liverpool makin kokoh di puncak klasemen. The Reds kini unggul 16 angka atas Manchester City yang berada di bawahnya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Legenda Liverpool Heran Firmino Mandul di Anfield

Banner LFS Baru

Football5star.com, Indonesia – Legenda Liverpool, John Aldridge, mengaku bingung Roberto Firmino yang tak kunjung mencetak gol di Liga Inggris musim ini.

Roberto Firmino menjadi pemain dengan catatan gol yang kurang begitu menjanjikan di lini depan Liverpool. Ya, penyerang tim nasional Brasil tersebut baru menyumbangkan 9 gol. Firmino harus kalah dari dua rekan setimnya, Mohamed Salah yang sudah mencetak 14 gol dan juga Sadio Mane (15 gol).

Roberto Firmino Liverpool Getty Images
Getty Images

“Satu misteri bagi saya musim ini adalah Roberto Firmino. Dia masih menunggu gol pertamanya di Liga Premier di Anfield. Tampaknya memiliki tingkat kepercayaan yang sama sekali berbeda dalam pertandingan tandang,” kata Aldridge di Soccerway.

“Firmino telah muncul dengan beberapa gol paling signifikan di musim Liverpool dengan para kemenangan di Southampton, Chelsea dan Crystal Palace, serta mencetak gol yang mengamankan trofi Piala Dunia Antarklub.”

“Namun ketika saya mengawasinya di Anfield musim ini, ia tampak seperti pemain yang sangat tidak selaras dan berjuang untuk kepercayaan diri. Itu adalah posisi yang aneh untuk seorang pemain yang merupakan bagian penting dari tim luar biasa dengan golnya di Tottenham.”

“Roberto Firmino menghancurkan peluang melewati kiper Spurs, Paulo Gazzaniga untuk memberikan Liverpool keunggulan melawan tim Jose Mourinho yang diprediksi defensif. Itu adalah akhir dari seorang penyerang yang memiliki kepercayaan diri penuh pada kemampuannya dan saya menduga bahwa jika kesempatan yang sama datang ke Anfield, dia mungkin akan membuangnya,” Aldridge menambahkan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Klopp Kehabisan Kata-Kata Puji Firmino

Banner LFS Baru

Football5star.com, Indonesia – Manajer Liverpool, Jurgen Klopp, memberikan pujian kepada strikernya, Roberto Firmino. Menurut dia, pemain asal Brasil itu bermain sempurna saat melawan Flamengo.

Liverpool menang 1-0 atas Flamengo pada final Piala Dunia Antarklub di Khalifa International Stadium, Doha, Qatar, Minggu (22/12/2019) dini hari WIB.

Laga ini berjalan sengit. Keduanya tim mendapatkan beberapa peluang, namun tak ada gol yang tercipta hingga waktu normal 90 menit berakhir. Alhasil, babak perpanjangan waktu harus dilakukan.

Liverpool akhirnya memecah kebuntuan di menit 99. Adalah bomber Brasil, Roberto Firmino, yang memecah kebuntuan. Ia memanfaatkan assist dari Sadio Mane.

Roberto Firmino Liverpool Getty Images
Getty Images

“Saya tidak bisa lebih bahagia untuk Firmino yang mencetak gol itu, karena sebelum pertandingan kami berbicara banyak tentang apa arti kompetisi ini bagi orang Brasil, bagi orang-orang Amerika Selatan dan terutama orang-orang Brasil,” kata Klopp di Soccerway.

“Dan kami memiliki dua pemain Brasil dan Firmino adalah salah satunya. Itu sangat berarti baginya dan itu sangat membantu kami. Selain itu, itu adalah gol yang sensasional, benar-benar tenang dalam tekanan.”

“Anda melihat gol di akhir laga jelas membantu membawa hal-hal ini kembali dan saya benar-benar senang untuk Roberto Firmino,” Klopp menambahkan.

Roberto Firmino sendiri sudah membela Liverpool dalam 27 pertandingan di semua kompetisi musim ini. Ia juga menyumbangkan enam gol dan sembilan assist.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Firmino yang Sangat Penting dalam Permainan Liverpool

Banner LFS Baru

Football5star.com, Indonesia – Kiper Liverpool, Alisson Becker, memberikan pujian kepada rekannya, Roberto Firmino. Menurut dia, pemain 28 tahun itu sangat penting dalam skema permainan The Reds.

Liverpool menang 1-0 atas Flamengo pada final Piala Dunia Antarklub di Khalifa International Stadium, Doha, Qatar, Minggu (22/12/2019) dini hari WIB.

Laga ini berjalan sengit. Keduanya tim mendapatkan beberapa peluang, namun tak ada gol yang tercipta hingga waktu normal 90 menit berakhir. Alhasil, babak perpanjangan waktu harus dilakukan.

Liverpool akhirnya memecah kebuntuan di menit 99. Adalah bomber Brasil, Roberto Firmino, yang memecah kebuntuan. Ia memanfaatkan assist dari Sadio Mane.

Roberto Firmino Liverpool Getty Images
Getty Images

“Kami tahu dan Roberto Firmino tahu betapa pentingnya dia bagi tim. Dan kami sangat menghargainya. Saya pikir dia adalah salah satu pemain paling penting bagi kami,” kata Alisson di Soccerway.

“Roberto Firmino tidak hanya mencetak gol, tetapi dia juga membantu. Dia membuat tim bermain dari belakang, dia banyak membantu kami dan membuat perbedaan. Kami benar-benar bahagia dan saya sangat senang dia bisa mencetak gol. Penting untuk striker mencetak gol dan saya sangat senang untuk semua orang dan gelar ini,” Alisson menambahkan.

Firmino sendiri sudah membela Liverpool dalam 27 pertandingan di semua kompetisi musim ini. Mantan pemain Hoffenheim itu juga menyumbangkan enam gol dan sembilan assist.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Monterrey vs Liverpool: Maju ke Final, The Reds Tatap Gelar Juara Dunia

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Kemenangan di pertandingan Monterrey vs Liverpool membuat anak asuh Juergen Klopp maju ke final. Tim berjulukan The Reds pun kini sudah bisa menatap gelar juara dunia klub.

Pertandingan semifinal Piala Dunia Klub 2019 antara Monterrey vs Liverpool berlangsung di Stadion Khalifa International, Qatar. Laga yang berlangsung pada Kamis (19/12/2019) dini hari WIB, dimenangi The Reds dengan skor 2-1.

Roberto Firmino tampil sebagai pahlawan penentu kemenangan Liverpool lewat gol menit-menit akhirnya (90’+1). Satu gol lain diciptakan Naby Keita (11′), sedangkan satu gol balasan tim asal Meksiko itu dicetak Rogerio Funes Mori (14′).

Naby Keita mencetak gol di pertandingan semifinal Piala Dunia Klub 2019 antara Monterrey vs Liverpool.

Rotasi pemain yang diterapkan pelatih Juergen Klopp membuat pertandingan ini berlangsung ketat sekaligus menarik. Ya, kedua tim memperlihatkan agresivitas dalam menyerang sejak menit pertama.

The Reds lebih dahulu membuka keunggulan pada menit ke-11. Gol itu dicetak Naby Keita dengan melepaskan tembakan kaki kanan setelah menerima bola terobosan dari Mohamed Salah.

Kendati demikian, Monterrey hanya butuh tiga menit untuk membuat skor imbang 1-1. Berawal dari situasi bola mati, Rogelio Funes Mori berhasil menceploskan bola ke dalam gawang Alisson Becker.

Akan tetapi, setelah gol tersebut pertandingan berlangsung sulit buat kedua tim. Tidak ada peluang yang sanggup dimaksimalkan kedua kesebelasan.

Situasi tersebut bahkan bertahan hingga menit akhir waktu normal babak kedua. Namun, di saat laga tampak harus dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu, The Reds mencetak gol.

Gol pemasti kemenangan 2-1 juara bertahan Liga Champions itu dicetak Roberto Firmino pada menit ke-90’+1. Ia bisa menciptakan gol setelah menerima umpan silang dari Trent Alexander-Arnold.

Hasil ini membuat Liverpool akan menghadapi wakil Brasil di final Piala Dunia Klub 2019, Flamengo. Laga penentu status juara dunia itu akan berlangsung di Stadion Khalifa International, Minggu (22/12/2019) dini hari WIB.

Susunan pemain Monterrey vs Liverpool

Monterrey: 1-Marcelo Barovero; 11-Leonel Vangioni, 3-Cesar Montes (19-Miguel Layun 79′), 4-Nicolas Sanchez, 33-Stefan Medina; 29-Carlos Rodriguez, 16-Celso Ortiz; 17-Jesus Gallardo, 20-Rodolfo Pizarro, 8-Dorlan Pabon (32-Maximiliano Meza 82′); 7-Rogelio Funes Mori

Kartu kuning: Leones Vangioni 47′, Jesus Gallardo 78′,

Pelatih: Antonio Mohamed

Liverpool: 1-Alisson Becker; 7-James Milner (66-Trent Alexander-Arnold 75′), 12-Joe Gomez, 14-Jordan Henderson, 26-Andy Robertson; 8-Keita, 15-Alex Oxlade-Chamberlain, 20-Adam Lallana; 23-Xherdan Shaqiri, 27-Divock Origi, 11-Mohamed Salah.

Kartu kuning: Joe Gomez 58′

Pelatih: Juergen Klopp