Ronaldinho Senang Lionel Messi Ikuti Jejaknya

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Lionel Messi telah diresmikan sebagai rekrutan baru Paris Saint-Germain. Kedatangannya ini pun membuat mantan rekan dan mentornya, Ronaldinho, bahagia.

Kebahagiaan Ronaldinho cukup beralasan. Karena Lionel Messi telah mengikuti jejaknya dengan memperkuat Paris Saint-Germain dan Barcelona.

Tidak hanya itu, di PSG La Pulga juga akan bermain bersama Sergio Ramos, pemain yang selama ini menjadi rivalnya di LaLiga. Ia percaya kerja sama eks Barcelona dan Real Madrid menghasilkan gelar Liga Champions.

“Sangat menyenangkan bermain di dua klub ini dan sekarang melihat teman saya mengenakan baju ini. Semoga ada banyak momen kegembiraan Leo,” tulis Ronaldinho di Twitter.

“Saya juga senang dengan partner saya Sergio Ramos di tim dan pemain super. Saya mencium bau juara Liga Champions,” lanjut legenda Brasil sembari tertawa.

Trio MMN, Messi, Mbappe, Neymar Bisa Kalahkan Catatan MSN?

Sebelum sukses besar bersama Barcelona, Ronaldinho lebih dulu memperkuat PSG 2001 silam. Les Parisien sekaligus jadi klub pertamanya di Eropa.

Dua musim di sana ia pindah ke Barcelona dengan mahar 32 juta euro. Sebaliknya, Lionel Messi menjadikan Barca klub pertama di Eropa dan PSG klub keduanya.

La Pulga didatangkan Paris Saint-Germain secara cuma-cuma. Walau begitu tetap saja mereka harus mengeluarkan dana besar untuk menggajinya. Klub ibu kota Prancis akan menggaji Lionel Messi sebesar 35 juta euro selama dua musim.

Ronaldinho Mengaku Menanti Monza Main di Serie A Italia

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Ronaldinho, mantan penggawa AC Milan mengaku bahwa dirinya sampai saat ini masih terus mengikuti perkembangan dari mantan klubnya tersebut.

“Saya telah menerima sambutan hangat dan saya senang untuk itu. Saya masih mengikuti AC Milan. Mereka berada di kondisi baik-baik saja. Mereka adalah klub top dan saya berharap, Milan akan terus seperti itu,” kata Ronaldinho seperti dikutip Football5star.com dari Tuttomercato, Selasa (27/7/2021).

Ronaldinho Mengaku Menanti Monza Main di Serie A Italia

Selain mengaku masih mengikuti perkembangan dari mantan klubnya itu. Eks pemain Barcelona itu juga menyebut bahwa mantan pemilik AC Milan, Silvio Berlusconi dan tangan kanannya, Adriano Galliani selalu di hati pemain Brasil tersebut.

Pemain bernama lengkap Ronaldo de Assis Moreira itu juga berharap klub yang saat ini dikelola oleh Berlusconi dan Galliani, Monza bisa mentas di panggung Serie A Italia.

“Saya selalu membawa Berlusconi dan Galliani di hati saya. Saya menunggu Monza bisa tampil di Serie A Italia,” ucap pemain yang beberapa waktu lalu tersangkut masalah hukum di Paraguay.

Berlusconi sendiri membeli Monza pada musim panas 2018, atau hanya 18 bulan setelah dia meninggalkan Milan. Ambisinya untuk memenangi gelar belum pudar, ia ingin membawa Monza ke Serie A untuk pertama kalinya dalam sejarah klub.

“Saya selalu berbicara dengan para pemain dan memberi tahu mereka apa yang harus dilakukan di lapangan. Apa yang saya harapkan untuk Milan vs Monza? Mungkin saya tidak akan memakai syal, jantung saya berdebar untuk kedua klub.” kata Berlusconi beberapa waktu lalu.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Ronaldinho Berharap Messi Masih Bisa Bermain Lebih Lama

gamespool
Ronaldinho Berharap Messi Masih Bisa Bermain Lebih Lama 10

Football5Star.com, Indonesia – Legenda Barcelona, Ronaldinho, berharap Lionel Messi masih memiliki karier yang sangat panjang dan tak putuskan pensiun cepat. Eks AC Milan itu juga meminta Barcelona mempensiunkan nomor punggung 10 jika Messi pensiun.

Messi saat ini masih berstatus free agent setelah kontraknya bersama Barcelona habis pada 1 Juli lalu dan belum memperpanjang kontraknya. Ronaldinho tak khawatir akan hal itu dan yakin dia masih akan tetap bersama Blaugrana.

Ronaldinho Berharap Messi Bisa Bermain Sangat Lama
Futaa

“Dia harus tetap tinggal, dia adalah sejarah Barca. Ketika Messi pensiun, yang saya berharap masih akan lama, dia bisa meninggalkan nomor 10 di sana dan tidak ada yang akan menyentuhnya lagi,” ucap Ronaldinho seperti dikutip Football5Star.com dari Mundo Deportivo.

Menurut beberapa laporan terakhir, Messi sudah setuju untuk memperpanjang kontraknya bersama Barcelona lima tahun lagi, yang berarti La Pulga akan bermain sampai usia 39 tahun.

Alasan mengapa Messi belum memperpanjang kontraknya karena dilaporkan Barcelona harus menjual beberapa pemainnya terlebih dahulu untuk meringankan beban gaji. Messi juga dikabarkan setuju memotong gajinya 50 persen.

Barcelona sudah menjual atau memutus kontrak beberapa pemainnya seperti Trincao, Matheus Fernandes, Jean-Clear Todibo. Tapi nama-nama besar belum ada yang bisa mereka lepas seperti Miralem Pjanic, Antoine Griezmann atau Philippe Coutinho yang juga memiliki beban gaji besar. Messi saat ini masih berlibur pasca membawa Argentina juara Copa America 2021.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Nostalgia Hari Ini: Barcelona Perkenalkan Ronaldinho di Camp Nou

gamespool
Nostalgia Hari Ini: Barcelona Perkenalkan Ronaldinho di Camp Nou 15

Football5Star.com, Indonesia – Tepat hari ini, 21 Juli, 18 tahun yamg lalu, Barcelona berhasil merekrut superstar Brasil, Ronaldinho dari Paris Saint-Germain. And the rest is history.

“Saya bilang kami akan memimpin Barca ke garis depan dunia sepakbola, dan untuk itu terjadi kami harus merekrut salah satu dari tiga pemain ini, David Beckham, Thierry Henry atau Ronaldinho,” ucap presiden Barcelona, Joan Laporta.

Thierry Henry akhirnya tetap bertahan di Arsenal. David Bechkam pergi ke rival Barcelona, Real Madrid. Pilihan terakhir ada pada Ronaldinho. Barcelona berhasil mengalahkan Manchester United dalam perburuan dan mengeluarkan uang 30 juta euro.

Ronaldinho di Barcelona

Barcelona Joan Laporta Ronaldinho - fcbarcelonacom
fcbarcelona.com

Pada 21 Juli 2003, Ronaldinho resmi diperkenalkan di hadapan 25 ribu orang di Camp Nou. Dia melakukan debut kandangnya melawan Sevilla dengan cara spektakuler. Menggiring bola dari kiri, menari melewati dua pemain, lalu melepaskan sepakan jarak jauh yang masuk ke gawang Sevilla.

Tapi karier Ronaldinho di Barcelona tak berjalan mulus. Barca asuhan Frank Rijkaard saat itu sangat tidak konsisten dan bahkan berada di posisi ke-12 pada pertengahan musim. Namun Blaugrana tampil apik di sisa musim setelah merekrut Edgar Davids. Mereka akhirnya finis di posisi ke-2. Tapi gagal meraih gelar apa pun.

Ronaldinho sendiri berhasil mencetak 22 gol dan 14 assist dari 45 pertandingan di semua kompetisi.

Musim 2004-05, Ronaldinho berhasil membawa Barcelona menjadi juara La Liga, trofi pertama Barca dalam 6 tahun terakhir. Dia mencetak 13 gol dari 42 pertandingan. Jumlah gol nya memang menurun, tapi cara bermainnya yang sering melakukan drible dan trik membuat para penonton tersenyum.

“Pujian terbesar yang bisa saya berikan kepadanya adalah dia mengembalikan semangat kami kepada Barcelona. Dia telah membuat kami tersenyum lagi,” kata kapten Barca saat itu, Carles Puyol.

Lionel Messi Ronaldinho Barcelona El Clasico Real Madrid - Marca
Marca

Musim 2005-06 merupakan puncak karier Ronaldinho baik dari segi prestasi individu maupun klub. Dia berhasil meraih penghargaan Pemain Terbaik FIFA, Ballon d’Or, dan Onze d’Or. Dia juga sukses mencetak 26 gol dari 45 laga dan membawa Barca meraih gelar La Liga dan Liga Champions.

Ronaldinho masih bisa mencetak 24 gol dari 49 laga pada musim selanjutnya. Namun Barcelona mengalami penurunan performa. Mereka hanya bisa mendapatkan gelar Piala Super Spanyol dan bahkan kalah dari Internacional di final Piala Dunia Antarklub.

Barulah pada musim 2007-08, performa Ronaldinho sangat menurun. Dari mulai cedera, sering melakukan pesta dan kurangnya dedikasi saat sesi latihan membuat karier sepak bolanya tak lagi sama. Dia bahkan harus mengakhiri musim lebih awal, tepatnya awal April karena menderita cedera. Dia akhirnya dijual ke AC Milan pada 2008.

Selama berseragam Barcelona. Ronaldinho mencatatkan 207 penampilan dan mencetak 94 gol. Meraih 5 trofi termasuk Liga Champions.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Ditinggal Ibunda, Ronaldinho Larut Dalam Pesta Miras

gamespool
Ditinggal Ibunda, Ronaldinho Larut Dalam Pesta Miras 19

Football5star.com, Indonesia – Legenda Barcelona dan Brasil, Ronaldinho saat ini berada di kondisi kurang cukup baik. Semenjak ditinggal wafat ibunda tercinta, Ronaldinho saat ini suka pesta miras.

Dikutip Football5star.com dari Marca, Jumat (19/3/2021), orang-orang terdekat sang legenda menyebut bahwa setiap harinya selalu ada pesta miras yang berlangsung. Ronaldinho pun larut dalam konsumsi alkohol secara berlebihan.

Ronaldinho mendapatkan sepasang sepatu dan bola sepak hasil lukisan Lili Cantero.

“Setiap hari selalu ada pesta. Ini bukan sesuatu yang terlambat, tapi kami perhatikan bahwa itu menjadi lebih sering setelah kematian ibunya,” kata salah seorang teman eks PSG tersebut.

“Dia punya pesta malam tahun baru dan segalanya. Dia selalu menggelar barbekyu, dia menari dan dia selau pergi jauh. Dia tinggal di benteng dengan semua yang di butuhkan,”

Namun menurut temannya tersebut, mereka yang hadir di pesta tersebut hanya ingin memanfaatkan keuntungan semata.

“Dia memang selalu murah hati kepada siapa saja, apalagi temannya. Tapi tidak semua dari mereka yang datang itu adalah teman sejati dan saya melihat banyak kerusakan terjadi padanya,”

Pada 21 Februari 2021, sang ibu, Dona Miguelina meninggal di Porto Alegre, Brasil. Sebelumnya, ibunda mantan bintang Barcelona itu sebelumnya sempat dirawat di rumah sakit. Namun nyawanya tak tertolong usai dua bulan dirawat.

Komplikas yang diderita sang ibu membuatnya tak mampu melawan infeksi yang disebabkan Covid-19. Ronaldinho pun sempat mengumumkan saat ibunya positif Covid-19.

“Teman-teman, ibu saya mengidap Covid-19 dan kami sedang berjuang agar dia segera pulih,” tulisnya di akun Twitter pribadinya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]



Wiracarita Kejayaan Barcelona Bersama Joan Laporta, Akankah Terulang?

gamespool
Wiracarita Kejayaan Barcelona Bersama Joan Laporta, Akankah Terulang? 28

Football5star.com Indonesia – Era kedua Barcelona di bawah kepemimpinan Joan Laporta segera dimulai. Kini, Barcelona berkesempatan mengulangi wiracarita kejayaan seperti yang pernah digoreskan pria berusia 58 tahun itu hampir dua dekade silam.

Joan Laporta memang bukan wajah baru di kursi presiden Barcelona. Mantan pengacara kondang Spanyol itu menduduki kursi kepresidenan pada 2003, meski dalam pemilihan statusnya hanya kuda hitam.

Kala itu, Laporta didaulat menjadi presiden dengan bermodal dua hal: dukungan dari Johan Cruyff serta janji memboyong David Beckham ke Camp Nou. Dua faktor itu yang mendongkrak elektabilitas Laporta hingga memenangi pemilihan dengan 52,6% suara.

Baru seumur jagung menjabat sebagai presiden, Joan Laporta ternyata langsung membuat “dosa besar”. Janjinya memboyong David Beckham dari Manchester United harus kandas. Megabintang asal Inggris itu lebih memilih Real Madrid, yang notabene seteru abadi El Barca.

Visi Besar Laporta Merevitalisasi Barcelona

Barcelona Joan Laporta Frank Rijkaard - fcbarcelonacom
Fcbarcelona.com

Akan tetapi, Joan Laporta tak patah arang. Dia menyuarakan “The Great Challenge” yang menjadi visi besarnya dalam merevitalisasi Barcelona. Janji Laporta cukup muluk: menguatkan ekonomi klub, identitas klub, membangkitkan semangat publik, serta mendominasi dunia.

“Agar menjadi sukses anda harus mengelola klub laiknya perusahaan multinasional. Berdasar alasan itu kami harus mengorganisasi dan mengelola klub secara multinasional dengan penyebaran ke banyak negara,” bilang Joan Laporta kala itu.

Sejak hari pertama menjabat, Joan Laporta langsung tancap gas menjalankan strategi bisnisnya. Namun, dia tetap tak melupakan misi utama Barcelona: menjadi tim terhebat dan menaklukkan dunia.

Sebagai langkah awal, dia menunjuk Frank Rijkaard sebagai pelatih kepala. Pria asal Belanda itu diharapkan bisa membangun kembali filosofi sepak bola ala Johann Cruyff (Cruyffian philosophy) serta membangkitkan La Masia. Bukti nyata terlihat dengan dipromosikannya Andres Iniesta dan Victor Valdes ke tim utama.

Ronaldinho Hadirkan Senyum di Wajah Tim

Barcelona Joan Laporta Ronaldinho - fcbarcelonacom
Fcbarcelona.com

Demi membayar “dosa” atas kegagalan merekrut David Beckham, Laporta memboyong “seniman” asal Brasil, Ronaldinho, serta bek Meksiko, Rafael Marquez. Selain dua nama di atas, sejumlah bintang lain pun dihadirkan seperti Deco, Samuel Eto’o, hingga Thierry Henry.

Keberadaan Johann Cruyff sebagai penasihat memang berpengaruh besar terhadap kebijakan Joan Laporta dalam membangun kerangka tim, termasuk mendatangkan Ronaldinho. Hasil nyata langsung dilahirkan dengan melepas dahaga enam tahun menjuarai Liga Spanyol pada 2004-05.

Badai sempat menerjang kapal yang dinakhodai Joan Laporta dengan mundurnya Sandro Rosell dari posisi penasihat senior. Rosell mengklaim sudah tak sejalan dan tidak menyukai arah klub yang dibangun oleh Laporta.

Padahal, awal kepemimpinan Joan Laporta terbilang cukup impresif. Termasuk pemangkasan pengeluaran gaji, mulai 80% dari pemasukan pada 2003 hingga 49% pada 2005. Jumlah socios klub pun berkembang 20% hingga 130.000.

Dalam hal prestasi, poros Ronaldinho dan Samuel Eto’o pun bisa membawa Barcelona meraih gelar juara Liga Champions, Piala Super Spanyol, serta mempertahankan Liga Spanyol, pada 2005-06. Pada masa kepelatihan Rijkaard pula muncul ‘bocah ajaib” yang kelak menjadi pemain terbaik sepanjang sejarah klub, Lionel Messi.

Barcelona Ronaldinho Lionel Messi - fcbarcelonacom
Fcbarcelona.com

Sederet prestasi yang diraih membawa Joan Laporta melanjutkan masa kepemimpnan pada periode selanjutnya tanpa “penantang”. Dalam lanjutan kepemimpinannya, Laporta memasang target lebih selain prestasi di lapangan, yakni meningkatkan promosi klub sebagai merek global serta meningkatkan revenue.

Dalam kurun setahun, hasilnya sudah terlihat. Pada 2002-03 sebelum masa kepemimpinan Laporta, Barcelona meraih 39 juta euro dari revenue komersial, 42 juta dari penyaran, dan 41 juta tiket. Tiga sumber pemasukan itu bisa ditingkatkan menjadi 94,8, 106,7, dan 88,6 juta pada 2006-07.

Mediapro, stasiun televisi besar di Spanyol, berani membeli kontrak penyiaran dari Televisio de Catalunya dan membayar 150 juta euro per tahun hingga 2008-09. Sebelumnya bersama Televisio de Catalunya sejak 2003, Barcelona hanya mendapatkan 54 juta euro per tahun.

Keberadaan Ronadinho sebagai ikon klub juga tak cuma menghadirkan kembali senyum di wajah tim. Barcelona turut dibawa melesat ke panggung dunia, baik prestasi maupun penghasilan. Kontrak besar dari Nike didapat senilai 30 juta euro per tahun. Barcelona pun makin rutin menggelar tur hingga merambah pasar Asia.

Mes Que un Club, Warisan Berharga Joan Laporta

Barcelona-Joan-Laporta-Mes-Que-un-Club-fcbarcelonacom
Fcbarcelona.com

Di luar prestasi dan revenue, ada satu warisan Joan Laporta yang hingga kini masih melekat, yakni slogan “Mes Que un Club” yang artinya “Lebih dari Sekadar Klub”. Slogan itu pula yang melandasi Joan Laporta dalam membangun era baru Barcelona.

Selama enam tahun kepemimpinan Joan Laporta, Barcelona bisa bertahan di antara lima klub top di Eropa yang berkembang meski tanpa sponsor utama. Di jersey memang terpampang logo UNICEF, tapi justru Barcelona yang mendonasikan 1,5 juta euro per tahun untuk organisasi di bawah naungan PBB tersebut.

Nilai kemanusiaan itu yang membuat pamor Laporta terus naik dan menjadi salah satu kebanggaan bagi suporter. “Kami bangga berpartner dengan UNICEF untuk mengembangkan tanggung jawab sosial dan mencoba menjadikan dunia sebagai tempat lebih baik bagi anak-anak,” ucap Laporta pada 2007.

Pada 2008, revenue total Barcelona bisa meningkat dari 123,4 juta euro pada 2003 hingga 308,8 juta euro denga perkembangan mencapai 250%. Bahkan, untuk pertama kali dalam sejarah Los Azulgrana juga bisa menembus 100 juta euro dalam hal pemasukan komersial.

Namun, keberhasilan meningkatkan Barcelona dari sisi bisnis tak lantas membuat Joan Laporta bisa duduk nyaman di kursi presiden. Hampa trofi pada 2006-07 membuat kursi Laporta memanas. Para socios melakukan vote of no confidence untuk melengserkan Laporta.

Beruntungnya, hasil vote hanya 60% dari 66% yang disyaratkan untuk bisa mendepak Laporta. Salah satu faktor yang membuatnya masih mendapat secercah kepercayaan adalah dukungan setia dari Johann Cruyff. “Saya memberi suara untuk mempertahankannya tetap di posisi,” bilang Cruyff kala itu.

Sadar posisinya mulai rawan, Joan Laporta membuat gebrakan. Salah satunya memecat Frank Rijkaard dari posisi pelatih. Atas saran Johann Cruyff, Laporta menunjuk Pep Guardiola yang sebelumnya menangani Barcelona B, menjadi pelatih Ronaldinho cs pada Mei 2008.

Era Keemasan Bersama Pep Guardiola dan Lionel Messi

Barcelona Joan Laporta Pep Guardiola - fcbarcelonacom
Fcbarcelona.com

Kemunculan Pep Guardiola sempat memicu kontroversi. Salah satunya karena keputusan melepas sejumlah pemain bintang. Ronaldinho dan Gianluca Zambrotta ke AC Milan, Deco ke Chelsea, Lilian Thuram ke Paris Saint-Germain, dan Edmilson ke Villarreal.

Pep Guardiola, sebagai jebolan akademi klub dan sempat menangani Barcelona B, memilih mengandalkan poros La Masia. Victor Valdes, Carles Puyol, Andres Iniesta, Xavi Hernandez, dan Lionel Messi, menjadi fondasi skuat yang dibangunnya.

Dia juga mengorbitkan Sergio Busquets dan Pedro Rodriguez ke tim utama, serta memulangkan Gerard Pique dari Manchester United. Salah satu rekrutan terbaiknya kala itu adalah bek kanan Brasil, Dani Alves, dari Sevilla.

Barcelona Joan Laporta Lionel Messi Carles Puyol Xavi la Masia - sportskeeda
Sportskeeda

Pada era kepelatihan Pep Guardiola, Barcelona mencapai era keemasan. Menjadi salah satu klub tersukses sepanjang masa. Salah satu yang paling dikenang dari masa Guardiola adalah gaya bermain Tiki-Taka yang populer di dunia.

Setiap pertandingan, Barcelona selalu memainkan sepak bola atraktif nan menghibur. Lionel Messi, yang kariernya diterbitkan Frank Rijkaard, menjelma menjadi salah satu pesepak bola terbaik sepanjang masa berkat polesan Guardiola.

Keputusan Joan Laporta menunjuk Pep Guardiola terbayar dengan raihan treble winner pada musim pertama. Kejyaan kian sempurna pada musim berikutnya dengan raihan Sextuple dalam satu tahun. Barcelona tercatat dalam sejarah sebagai klub pertama yang bisa meraih Sextuple.

Era keemasan itu membawa Joan Laporta menjadi presiden tersukses Barcelona. Sampai akhirnya perjalanan itu berakhir pada 2010. Joan Laporta menanggalkan jabatan presiden. Mantan penasihat seniornya, Sandro Rosell, memenangi pemilihan dengan 60% suara.

Misi Mengembalikan Kejayaan

Sepeninggal Joan Laporta, Barcelona memang masih mampu mendominasi Liga Spanyol hingga pentas Eropa dan dunia. Namun tak dmungkiri, prestasi yang diraih pada masa Sandro Rosell hingga Josep Maria Bartomeu itu lahir berkat andil Laporta dalam membangun fondasi klub.

Joan Laporta terus dikenang di dalam hati para penggemar Barcelona. Berkat Laporta, Barcelona meningkatkan socios dari 106,135 hingga 173,701, revenue tahunan dari 170 juta hngga 405 juta euro, dan raihan 12 trofi major.

Selama 7 tahun masa kepemimpinan Joan Laporta, El Barca meraih 4 trofi Liga Spanyol, 3 Copa Del Rey, 2 Liga Champions, serta masing-masing 1 Piala Dunia Antarklub, Piala Super Eropa, dan Piala Super Spanyol.

Laporta mampu merevitalisasi La Masia sebagai kawah candradimuka, membangkitkan etos dan filosofi sepak bola, serta membawa Barcelona menggapai tahun-tahun kejayaan. Jika bukan karena dia, Barcelona mungkin tidak berada di posisi seperti saat ini. Baik dalam hal ekonomi, popularitas, hingga prestasi.

Kini, satu dekade berlalu sejak periode kepemimpinannya berakhir. Joan Laporta resmi naik lagi sebagai presiden Barcelona. Tak ada lagi Pep Guardiola di kursi pelatih, Ronaldinho sebagai seniman andal, atau beberapa jebolan La Masia seperti Carles Puyol, Xavi, atau Andres Iniesta.

Poros lain seperti Gerard Pique, Sergio Busquets, atau Lionel Messi, pun sudah memasuki usia senja. Bisakah Joan Laporta mengembalikan kejayaan Barcelona? Perubahan apa yang akan dilakukan? Dua pertanyaan yang tentunya juga sangat dinanti para pemuja El Barca.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Ibu Ronaldinho Meninggal karena Covid-19, Messi Berduka

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Mantan pemain terbaik dunia, Ronaldinho, sedang berkabung. Ia baru saja kehilangan ibunda tercinta yang meninggal dunia karena covid-19.

Ibu Ronaldinho, Dona Miguelina, terkonfirmasi covid-19 pada Desember lalu. Dia sempat dirawat di rumah sakit Mae de Deus di Porto Alegre, Brasil.

Kondisi wanita 71 tahun sempat membaik. Sayang, komplikasi yang timbul akibat covid-19 membuat keadaannya kian memburuk. Ia kemudian meniup nafas terakhir pada Sabtu (20/2/2021) di Porto Alegre.

messi ronaldinho memesrandom
memesrandom.com

Duka Ronaldinho ini juga dirasakan mantan rekan setimnya, Lionel Messi. Kapten Barcelona bahkan sampai kehabisan kata-kata saat mendengar kabar meninggalnya Dona Miguelina.

“Ronnie, saya tidak bisa berkata-kata. Saya tidak percaya itu. Saya hanya bisa memberimu kekuatan dan pelukan untukmu dan seluruh keluarga. Saya sangat berduka,” kata Messi seperti dikutip Football5star dari Diario AS, Senin (22/2/2021).

Sebagai informasi, Brasil menjadi negara Amerika Latin yang paling terdampak oleh covid-19 dan salah satu yang terburuk di dunia. Hingga saat ini setidaknya terdapat 10 juta kasus positif dengan angka kematian mencapai 245 ribu jiwa.

Adapun Ronaldinho dan Messi, kendati sudah lama berpisah mereka tetap menjalin pertemanan. La Pulga memang sudah menganggap salah satu legenda Brasil itu sebagai saudara. Apalagi Ronnie lah yang menjadi mentor sang kapten saat baru naik kelas ke tim utama klub Katalonia.

Cerita Barcelona yang Tolak Cristiano Ronaldo karena Ronaldinho

gamespool
Cerita Barcelona yang Tolak Cristiano Ronaldo karena Ronaldinho 35

Football5star.com, Indonesia – Mantan presiden Barcelona, Joan Laporta, mengaku sempat menolak tawaran untuk mendatangkan Cristiano Ronaldo dari Sporting CP pada 2003 lalu. Menurut Laporta, Blaugrana ogah mendatangkan Ronaldo karena baru saja mendaratkan Ronaldinho dari Paris Saint-Germain.

Pada akhirnya, Ronaldo merapat ke Manchester United dengan banderol 19 juta Euro. Pada 2009, Ronaldo mendarat di Spanyol demi memperkuat rival abadi Barcelona, Real Madrid.

“Agen yang mewakili Rafa Marquez menawarkan kami kesempatan untuk mendatangkan Cristiano Ronaldo. Ketika itu, dia masih bermain untuk Sporting CP,” ujar Joan Laporta kepada El Larguero.

Cristiano Ronaldo - Barcelona - Ronaldinho - Joan Laporta - Diario AS
Diario AS

“Mereka rela melepas Ronaldo dengan harga 17 juta Euro. Saat itu sudah sepakat sepakat melepas Ronaldo ke Manchester United dengan harga 19 juta Euro.”

“Kami menolak mentah-mentah tawaran itu karena baru saja mendatangkan Ronaldinho. Saya sama sekali tak menyesali keputusan tersebut,” sambung Laporta.

Lebih lanjut, Laporta juga mengatakan bahwa Ronaldo bukanlah pemain yang tepat untuk Barcelona ketika itu. Pasalnya, Blaugrana membutuhkan penyerang sentral, sementara Ronaldo lebih sering bermain di sayap.

“Ronaldo juga bukan pemain yang kami butuhkan ketika itu. Kami membutuhkan pemain yang bisa bermain sebagai penyerang sentral. Sementara, Ronaldo berposisi sebagai pemain sayap,” tutur Laporta.

Bersama Real Madrid, Ronaldo berhasil mencetak 450 gol dan 132 assist dari 438 penampilannya di semua kompetisi. Real Madrid melepas Ronaldo ke Juventus pada 2018 dengan banderol 117 juta Euro.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

BREAKING NEWS! Ronaldinho Positif Virus COVID-19

gamespool
BREAKING NEWS! Ronaldinho Positif Virus COVID-19 39

Football5star.com, Indonesia – Kabar kurang mengenakkan datang dari legenda Brasil dan Barcelona, Ronaldinho. Mantan pemain bernama lengkap Ronaldo de Assis Moreira tersebut dinyatakan positif terpapar virus Covid-19.

Dikutip Football5star.com dari Esporte, Senin (26/10/2020), Ronaldinho diketahui positif corona setelah menjalani tes untuk keperluan menjadi bintang tamu di sebuah acara yang berlangsung di Belo Horizonte, Brasil.

Ronaldinho Positif Virus COVID-19
Esporte

Pihak penyelenggara acara mengumumkan Ronaldinho tak bisa menghadiri acara karena hasil tes yang menyatakan pria 42 tahun tersebut terpapar corona. Si pemain sendiri juga sudah memberikan keterangan terkait kondisinya yang positif Covid-19.

“Saya sudah di sini (Belo Horizonte) sejak Sabtu (24/10), saya datang untuk jadi bintang tamu di acara itu. Atas permintaan penyelenggara, saya melakukan tes dan dinyatakan positif Covid-19. Saat ini saya baik-baik saja, tanpa gejala, namun harus menjalani isolasi mandiri,” kata pemain yang mempersembahkan gelar Piala Dunia 2002 untuk Brasil tersebut.

Saat ini, mantan pemain yang baru saja bebas dari hukuman penjara di Uruguay tersebut tengah menjalani isolasi mandiri di sebuah hotel di Belo Horizonte. Awalnya, eks pemain PSG tersebut dijadwalkan akan menjadi bintang tamu di Stadion Mineirão, markas klub Atlético Mineiro. Atlético Mineiro sendiri pernah dibelanya pada periode 2012 hingga 2014.

Pada Agustus lalu, pemain yang pernah membela AC Milan tersebut bebas dari kasus paspor palsu di Paraguay. Ia bisa bebas bersyarat, setelah membayar denda sebesar 70 ribu poundsterling atau setara Rp 1,34 miliar secara tunai.

Namun, tetap ada syarat baginya. Ia harus tetap melapor ke kepolisian atau menjadi tahanan rumah. Selama di penjara, ia sempat mengaku sangat sedih dan tertekan. Selain tersandung kasus yang menurutnya tidak disengaja, peraih Ballon d’Or 2005 itu juga mengaku rindu ibunya, Dona Miguelina Eloi Assis dos Santos.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Bagi Deulofeu, Lionel Messi Tak Sehebat Ronaldinho

gamespool
Bagi Deulofeu, Lionel Messi Tak Sehebat Ronaldinho 43

Football5star.com, Indonesia – Pemain Watford, Gerard Deulofeu menyebut bahwa megabintang Barcelona saat ini, Lionel Messi sebenarnya masih kalah hebat dibanding dengan legenda Brasil, Ronaldinho.

Menurut pemain yang pernah berkarier di Barcelona tersebut, Ronaldinho merupakan pemain dengan skill yang sangat lengkap. Messi baginya belum bisa mencapai kehebatan Ronaldinho.

 Bagi Deulofeu, Lionel Messi Tak Sehebat Ronaldinho
marca

“Bagi saya Ronaldinho adalah pemain terbaik yang pernah ada. Saya bertemu dengannya. Saya pergi menonton pertandingan di Nou Camp dan dia duduk di sebelah saya. Itu adalah pengalaman yang luar biasa,” ucap Deulofeu seperti dikutip Football5star.com dari Marca, Rabu (14/10/2020).

Meski menganggap Messi masih kalah hebat dibanding Ronaldinho, Deulofeu tetap menganggap La Pulga sebagai sosok pemain yang luar biasa saat ini. Deulofeu yang pernah bermain satu tim dengan Messi merasakan bagaimana pemain kelahiran Rosario, Argentina tersebut.

“Lionel Messi juga pemain luar basa, saya sangat menyukainya. Saya bermain bersama Lionel Messi selama enam bulan dan dia adalah orang baik, seorang pemain yang hebat,” kata Deulofeu.

“Seluruh dunia juga tahu tentang Lionel Messi,”

Deulofeu jadi salah satu pemain yang gagal bersinar di Nou Camp. Ia pindah ke Vicarage Road pada 2018 setelah sebelumnya berstatus pinjaman. Watford membayar 12.5 juta euro untuk mendapatkan Deulofeu.

Selama bermain bersama The Hornets, Deulofeu mencetak 17 gol dai 70 penampilan. Namun sejak Februari lalu, Deulofeu absen membela Watford akibat cedera lutut.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Setelah 6 Bulan di Penjara, Ronaldinho Akhirnya Dibebaskan

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Legenda Brasil, Ronaldinho, kini sudah bisa menghirup udara bebas lagi. Ia telah dikeluarkan dari penjara setelah enam bulan mendekam di sana.

Ronaldinho beberapa waktu lalu tertimpa masalah di Paraguay. Ia masuk ke negara tersebut menggunakan paspor palsu. Ia kemudian ditangkap bersama saudaranya dan dinyatakan bersalah.

Kedatangannya ke Paraguay saat itu padahal untuk menghadiri acara amal La Fundacion Angelical, sebuah badan yang memberikan bantuan medis untuk anak-anak tak mampu.

ronaldinho-abc
abc

Selama berstatus sebagai tahanan, mantan pemain Barcelona memang tidak sepenuhnya berada di dalam penjara kepolisian. Setelah membayar denda dan uang jaminan sekitar 1,6 juta dolar, ia beserta saudaranya menjadi tahanan kota dan di tempatkan di sebuah hotel di Asuncion, Paraguay.

Jika ditotal, Ronaldinho menghabiskan waktu selama 171 hari sebagai tahanan. Setelah bebas, mantan playmaker itu berencana untuk pulang ke Brasil.

Sementara itu, selama menjalani hukuman, pemain jebolan akademi Gremio tetap bisa bermain bola. Ketika berada di penjara ia bahkan sempat bermain bola dengan tahanan lainnya.

Selama berada di Paraguay, ia terus mendapat banyak dukungan. Salah satunya dari legenda Paraguay, Carlos Gamarra, yang sempat menjenguknya di dalam tahanan.

Dukungan untuk Ronaldinho tidak hanya berasal dari sesama pesepak bola. Seorang seniman Paraguay, Lili Cantero, juga memberinya kejutan. Ia menghadiahi sang legenda sepasang sepatu dan bola yang telah dilukisi wajah mantan bintang Barcelona.

Ronaldinho Senang Dapat Hadiah Istimewa dari Seniman Paraguay

dinasti
  • Sejak April lalu, Ronadinho ditahan di Paraguay karena kasus paspor palsu
  • Sempat dibui, eks pesepak bola Brasil itu menjalani tahan rumah di Hotel Palmaroga
  • Baru-baru ini, Ronaldinho mendapat kunjungan seniman Lili Cantero yang membawakan hadiah istimewa hasil karyanya

Football5Star.com, Indonesia – Ronaldinho, eks bintang timnas Brasil, tengah bersukacita. Di tengah masa menjalani tahanan rumah, dia mendapatkan hadiah istimewa dari Lili Cantero, seorang seniman lukis asal Paraguay.

Selasa (18/8/2020), Ronaldinho mendapat kunjungan dari Lili Cantero di Hotel Palmaroga, tempat sang mantan pesepak bola menjalani tahanan rumah. Sang seniman datang tidak dengan tangan kosong. Dia membawa hadiah istimewa berupa sepasang sepatu dan sebuah bola sepak yang telah dilukisi figur eks pemain Barcelona itu.

“Terima kasih banyak untuk hadiah indahnya, Lili Cantero. Anda punya bakat luar biasa! Sungguh elok… Tak sabar untuk melihat karya Anda berikutnya,” kata Ronaldinho seperti dikutip Football5Star.com dari akun Twitter-nya.

Lili Cantero pun senang dapat memberikan hadiah istimewa hasil karyanya kepada Ronaldinho. Itu tak ubahnya mimpi yang menjadi kenyataan bagi wanita berumur 26 tahun itu. Dia mengungkapkan hal tersebut lewat akun Twitter-nya.

“Kita semua punya idola masa kanak-kanak yang dengan sihirnya membuat kita jatuh cinta kepada sepak bola. Bagi saya, pemain itu adalah Ronaldinho. Sungguh bahagia dapat memenuhi impian ini!” kata Cantero dengan berbunga-bunga.

Lili Cantero membuat lukisan yang sangat mencerminkan Ronaldinho pada sepasang sepatu dan bola yang dijadikan hadiah bagi sang idola. Di sepatu terdapat tiga wajah sang bintang dengan seragam timnas Brasil, Barcelona, dan Gremio. Di sana juga terdapat bendera Brasil yang sangat khas. Adapun warna dasar yang digunakan di sepatu dan bola adalah emas.

Berawal dari Tugas Kuliah

Melukis dengan menggunakan sepatu sebagai media utama memang jadi passion Lili Cantero. Ronaldinho bukan satu-satunya sosok dari sepak bola yang pernah menerima hasil lukisan istimewanya. Dia pun memberikan hasil karyanya kepada sosok-sosok itu.

Lionel Messi, Jose Paolo Guerrero, Carles Puyol, Daniel Alves, dan Roque Santa Cruz adalah beberapa sosok pesepak bola selain Ronaldinho yang juga menerima hadiah istimewa dari Cantero. Adapun pesepak bola pertama yang dilukis di sepatu adalah Derlis Gonzalez.

Sepatu hasil lukisan Lili Canero untuk Lionel Messi.
fifa.com

Menurut Lili Cantero, hobi yang lantas membawanya bersua Ronaldinho berawal dari tugas akhir kuliah. “Ini bermula pada 2015. Saya menekuni studi desain fashion dan akuntansi. Untuk proyek spesial, mereka meminta kami meluncurkan bisnis mini. Saya membawa sandal-sandal dengan sepuluh desain berbeda dan berhasil menjual semuanya. Saya mendapatkan nilai bagus dan teman-teman mulai meng-order!” urai Cantero kepada laman resmi FIFA.

Lebih lanjut, sang seniman mengungkapkan awal kedekatannya dengan sepak bola. “Seseorang menyarankan saya untuk melukis di sepatu sepak bola. Saya coba material dan teknik berbeda. Desain pertama adalah untuk Milton Benitez yang sekarang main di Peru. Dia meminta saya melukis wajah Bob Marley dengan warna-warna reggae,” ujar dia lagi.

Tak dinyana, melukis di atas sepatu sepak bola jadi sesuatu yang membesarkan namanya. Dia pun dapat menjangkau para megabintang, hingga Ronaldinho yang jadi idolanya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Sedang Jadi Tahanan Rumah, Ronaldinho Malah Buat Pesta Bareng Model

dinasti
Sedang Jadi Tahanan Rumah, Ronaldinho Malah Buat Pesta Bareng Model 53

Football5Star.com, Indonesia – Legenda Brasil, Ronaldinho, diketahui melanggar aturan tahanan rumah karena dia membuat pesta di apartemennya. Ronaldinho sendiri sudah menjadi tahanan rumah sejak April.

Seperti yang diketahui, mantan pemain timnas Brasil itu bersama kakaknya ditangkap di Paraguay karena masuk ke negara itu dengan menggunakan paspor palsu. Ronaldinho sendiri sudah keluar dari penjara dan menjadi tahanan rumah sejak April.

Tapi walaupun menjadi tahanan rumah, mantan pemain berusia 40 tahun itu tinggal di sebuah hotel bintang empat. Tapi walaupun sudah mendapatkan kemewahan, Ronaldinho masih tetap saja berulah.

Ronaldinho sekarang dapat bermain bola di tempatnya menjalani tahanan rumah.
foxsport.com.au

Menurut Football5Star.com dari The Sun, dia dikabarkan membuat pesta di hotelnya dan mengundang para wanita yang dikabarkan adalah seorang model.

“Saya pikir mereka adalah model karena penampilannya. Mereka yang dikenal masuk langsung ke tempat parkir mobil, sedangkan mereka yang tidak dikenal turun di depan hotel dan kemudian dijemput mobil,” ucap salah satu sumber dari The Sun.

Sebelumnya menurut Daily Mail, Ronaldinho dan kakaknya diusahakan oleh pengacaranya untuk bisa terbebas dari tahanan rumah Agustus ini.

Pihak pengacara menyebut bahwa ada celah untuk mantan pemain Barcelona itu bisa bebas bersyarat. Kasus hukum kabarnya sudah akan selesai namun proses penyelidikan masih akan tetap berlangsung hingga November 2020.

Namun untuk bisa bebas bersyarat, mantan pemain AC Milan itu harus memenuhi beberapa kewajiban, di antaranya Ronaldinho harus mengakui kesalahannya, membayar denda, dan tetap wajib lapor setiap bulan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Sergio Farias Pamerkan Foto Saat Kali Pertama Temukan Ronaldinho

Sergio Farias Pamerkan Foto Saat Kali Pertama Temukan Ronaldinho 57

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih Persija Jakarta, Sergio Farias, memamerkan foto Ronaldinho muda saat diperkenalkan oleh saudaranya kepadanya. Dia menyebut kalau Ronaldinho memang memiliki darah sepak bola yang kental.

Farias memang berperan penting dalam perjalanan karier legenda Brasil itu. Dia lah yang membawa Ronaldinho ke Timnas Brasil. Dalam Curriculum Vitae (CV) sang pelatih memang berpengalaman di Timnas Brasil kelompok usia. Dia pernah menangani Timnas U-17 dan U-20 Brasil. Pelatih Persija berusia 53 tahun itu pertama kali ditunjuk pada 1998 dan menemukan Ronaldinho berkat kakaknya, Roberto de Assis Moreira.

“Ya jadi Ronaldinho berusia 15 tahun saat itu saat tiba di tim muda Brasil. Saudaranya yang juga merupakan seorang pesepak bola, memberi tahu kami soal kualitas Ronaldinho. Lalu kami pergi melihatnya berlatih di markas Gremio,” kata Sergio Farias kepada Football5Star.com.

Lalu Farias menunjukkan foto Ronaldinho bersama saudaranya, Roberto de Assis Moreira. Sergio Farias menyebut kalau Assis lah yang memperkenalkan Ronaldinho kepadanya.

Sergio Farias Pamerkan Foto Saat Kali Pertama Temukan Ronaldinho

“Lihat Ronaldinho Gaucho bersama saudaranya, Assis,” sebut Farias sambil mengunggah foto Ronaldinho kecil.

Assis memang pernah lama memperkuat Gremio. Tercatat sang kakak memperkuat tim sejak 1988 sampai 1992 dengan koleksi 50 penampilan dan sembilan gol. Sedang Ronaldinho jua masuk akademi muda Gremio pada 1987 lalu promosi ke tim utama 1998 dan pergi ke Eropa 2001. “Ya memang dia memiliki darah sepak bola yang kental,” ujar Sergio Farias.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Terungkap, Pelatih Persija Berperan Penting dalam Karier Ronaldinho

Terungkap, Pelatih Persija Berperan Penting dalam Karier Ronaldinho 61

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih Persija Jakarta, Sergio Farias, ternyata berperan penting dalam perjalanan karier legenda Brasil, Ronaldinho. Dialah yang membawa Ronaldinho ke Timnas Brasil.

Dalam Curriculum Vitae (CV) sang pelatih memang berpengalaman di Timnas Brasil kelompok usia. Dia pernah menangani Timnas U-17 dan U-20 Brasil. Pelatih Persija berusia 53 tahun itu pertama kali ditunjuk pada 1998.

Saat ditelusuri, ternyata Sergio Farias pernah bekerja sama dengan pemain-pemain legendaris Brasil, seperti Ronaldinho, Mancini, hingga Julio Cesar. Sang pelatih Persija itu pun bercerita soal kali pertama menemukan bakat legenda bernama lengkap Ronaldo de Assis Moreira itu.

Pelatih Persija Bereaksi Soal Pilihan Lanjutkan Liga 1 atau Musim Baru
Media Persija

“Ya jadi dia berusia 15 tahun saat itu saat tiba di tim muda Brasil. Saudaranya yang juga merupakan seorang pesepak bola, memberi tahu kami soal kualitas Ronaldinho,” kata Sergio Farias kepada Football5Star.com.

Legenda Barcelona tersebut kala itu masih bermain di Gremio. Pelatih Persija yang pernah juara di Korsel itu langsung memantau kualitas sang pemain.

“Kami langsung pergi melihatnya berlatih dan bermain di markas Gremio. Saya senang dengan kualitas yang ditunjukkannnya kepada saya,” beber Sergio Farias.

Sampai saat ini, hubungan Ronaldinho dengan pelatih Persija itu pun masih terjalin bagus. Apalagi keduanya tinggal tak begitu jauh. “Ya sedikit masih komunikasi. Kami tinggal di wilayah yang sama di Rio de Janeiro,” tutup Sergio Farias.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Nostalgia Hari Ini: Debut Medioker Ronaldinho

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Pada 4 Agustus 2001, Ronaldinho melakoni debutnya di sepak bola Eropa bersama Paris Saint-Germain (PSG). Tak ada yang spesial dari penampilan perdana sang legenda.

Ia turun sebagai pemain pengganti ketika PSG ditahan imbang 1-1 oleh Auxerre. Hanya saja, kariernya tidak bisa diramalkan hanya dengan melihat penampilan perdana.

Dua musim bermain di PSG, sang maestro berhasil mencetak 25 gol dan 18 assist dalam 86 penampilan. Piala Intertoto pun berhasil ia amankan bersama PSG.

Kariernya bersama PSG berakhir di tahun 2003. Ronaldinho akhirnya bergabung ke Barcelona dengan tebusan 30 juta euro dan setelah itu ia memenangkan segalanya.

Ronaldinho Getty Images
Getty Images

Keputusan Ronaldinho sendiri untuk pindah ke PSG pada 2001 sangat mengejutkan. Ia disebut sebagai salah satu pemain berbakat Brasil dan kariernya di Gremio mencerimnkan hal itu.

Total 72 gol dalam 145 penampilan ia catatkan, namun performa di Copa America 1999 dan Piala Konfederasi menjadi titik di mana ia menyedot perhatian secara masif. Arsenal, Lazio, Barcelona, dan AC Milan coba mendatangkannya di masa muda, tapi ia menolak tawaran tersebut.

Secara mengejutkan, ia malah memilih PSG yang kala itu masih terbilang antah-berantah. Maklum, PSG yang dulu bukanlah PSG yang sekarang. Les Parisiens hanya finis di peringkat 9 Ligue 1 pada musim sebelumnya dan keputusan Ronaldinho ini sedikit tak masuk akal.

Konon katanya, Presiden Gremio juga terkejut dengan keputusan Ronaldinho dan baru tahu tentang itu ketika ia membuka situs resmi PSG.

Gila Pesta

Ronaldinho Getty Images 2
Getty Images

Ronaldinho mulai mengenal kehidupan malam di Paris. Ketenaran dan uang berlimpah membuat sang legenda gelap mata. Ia larut di dunia malam dan nyaris tak pernah lepas dari pesta.

Hal ini berlanjut saat membela Barcelona. Pelatih Barcelona saat itu, Pep Guardiola, tak suka dengan gaya hidup Ronaldinho dan mendepaknya ke AC Milan.

Di Milan, karier Ronaldinho mulai goyang. Kebugarannya juga perlahan menurun dan hanya bertahan dua tahun di Serie A sebelum memutuskan pulang kampung dan berkelana di berbagai klub Brasil seperti Flamengo, Atletico Mineiro, Queretaro, dan Fluminense.

Ronaldinho memang mencintai sepak bola. Tapi, ia kesulitan keluar dari kebiasaan berpesta di klub malam. Itu yang membuat staminanya berangsur anjlok hingga akhirnya pensiun pada 2015.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Pengacara Jamin Ronaldinho Segera Hirup Udara Bebas

dinasti
Pengacara Jamin Ronaldinho Segera Hirup Udara Bebas 69

Football5star.com, Indonesia – Kasus hukum yang menimpa mantan pemain Barcelona, Ronaldinho kabarnya sudah mencapai titik akhir. Ronaldinho dikabarkan akan segera menghirup udara bebas setelah mendekam di penjara rumah selama lima bulan.

Dikutip Football5star.com dari Daily Mail, Minggu (2/8/2020) Ronaldinho dan sang kakak, Roberto de Assis Moreira diusahakan oleh pengacara mereka akan keluar dari penjara pada Agustus ini.

Nostalgia Hari Ini: Sihir Ronaldinho Paksa Inggris Bertekuk Lutut

Pihak pengacara menyebut bahwa ada celah untuk Ronaldinho bisa bebas bersyarat. Kasus hukum kabarnya sudah akan selesai namun proses penyelidikan masih akan tetap berlangsung hingga November 2020.

Namun untuk bisa bebas bersyarat, eks pemain PSG itu harus memenuhi sejumlah kewajiban, di antaranya Ronaldinho harus mengakui kesalahannya, membayar denda, dan tetap wajib lapor setiap bulannya.

Meski begitu tidak ada jaminan 100 persen, ia akan segara bebas dari jerat hukum di Paraguay. Sempat tersiar kabar bahwa kasus pemalsuan dokumen pemain Brasil itu bisa merembet ke kasus pencucian uang.

Otoritas Paraguay akan menginvestigasi semua berkas dan dan percakapan lewat pesan singkat di telepon mantan penyerang Barcelona dan AC Milan tersebut serta saudara kandungnya yang juga bertindak sebagai manajer bisnisnya, Roberto Assis.

Osmar Legal, ketua tim jaksa untuk kasus ini mengatakan, pemain Brasil itu turut diinvestigasi perihal keterkaitannya dengan Dalia Lopez bersaudara, penguasaha yang mengundangnya ke Paraguay. Lopez bertemu dengan eks pemain Barcelona dan Roberto Assis di Bandara Asuncion sebelum akhirnya mereka ditahan.

“Dia (Dalia Lopez) kemungkinan terlibat dalam kasus pencucian uang dan karena itu pula kita akan memeriksanya dan semua orang terkait dengan kejahatan ini,” ucap Osmar.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Martinelli Terkejut Ronaldinho Bandingkan Dirinya dengan Ronaldo

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Gabriel Martinelli baru-baru ini dipuji mantan bintang Brasil, Ronaldinho. Ia membandingkan wonderkid Arsenal itu dengan mantan rekan setimnya dulu, Ronaldo.

Pujian tersebut membuat Gabriel Martinelli terkejut. Ia hampir tidak percaya disandingkan dengan Ronaldo. Terlebih yang mengucapkan hal tersebut adalah Ronaldinho.

“Ketika saya mendengar itu saya tidak bisa mempercayainya. Ini benar-benar gila karena saya berada di Brasil baru-baru ini, bermain di Copa Sao Paulo, yang merupakan kompetisi tingkat pemuda paling bergengsi di sana,” kata Martinelli seperti dilansir laman resmi klub, Minggu (12/7/2020).

ronaldinho ronaldo scuderia ferrari club riga
scuderia ferrari club riga

“Salah satu pemain Brasil terbaik sepanjang masa berbicara begitu tinggi tentang saya dan membandingkan saya dengan salah satu penyerang terbaik dalam sejarah sepak bola adalah sesuatu yang sulit dipercaya,” ia menambahkan.

Tidak ketinggalan, pemain 19 tahun itu pun mengucapkan terima kasih kepada Ronaldinho atas sanjungannya itu. Ia pun berjanji akan membukitkan diri dan terus memberikan yang terbaik.

“Saya masih berpikir apakah dia benar-benar berbicara tentang saya? Apakah yang dimaksud saya? Saya berterima kasih kepada Ronaldinho yang memuji saya dan saya selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk terus mendapatkan pujian ini. Ini semua tentang kerja keras dan mencari kemenangan dan kesuksesan di Arsenal,” imbuhnya.

Memang terlalu dini menganggap Martinelli sebagai titisan Ronaldo. Tapi jika melihat perolehan golnya bersama Arsenal pada musim perdananya ini, anggapan tersebut tidak terlalu berlebihan. Ia kini sudah mencetak 10 gol dari 26 pertandingan di semua kompetisi.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Nostalgia Hari Ini: Sihir Ronaldinho Paksa Inggris Bertekuk Lutut

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Ronaldinho mencuri perhatian dunia pada 21 Juni 2002. Bintang asal Brasil itu sukses mencetak gol fenomenal ke gawang Inggris di Piala Dunia 2002.

Tim Samba bertemu Inggris dan menang 2-1 di babak perempat final. Pada pertandingan itu, Inggris berhasil mencetak dahulu melalui Michael Owen di menit 23.

Akan tetapi Brasil kemudian bisa menyamakan di menit 45+2 melalui aksi Rivaldo. Gol ini berasal dari assist Ronaldinho.

Nostalgia Hari Ini: Sihir Ronaldinho Paksa Inggris Bertekuk Lutut
Getty Images

Pada menit 50 Selecao mendapat tendangan bebas dari jarak sekitar 35 yard, di sisi kanan lapangan, yang terjadi karena pelanggaran pemain Inggris. Ronaldinho lantas menjadi eksekutornya.

Tak lama kemudian, ia melemparkan bola ke depan dan memastikannya supaya tak memantul terlalu jauh. Sembari menunggu bola berhenti bergerak dan kerumunan pemain terbentuk, ia mundur untuk melakukan ancang-ancang.

Dalam jarak kurang dari dua meter, Ronaldinho menyepak bola menggunakan kaki kanan bagian dalam. Entah apa yang ada di pikirannya saat itu, tapi keputusannya untuk menendang lewat gaya tersebut, manjur.

Bola sepakan Ronaldinho tak bisa diprediksi. Setelah melengkung, bola menukik tajam. Kiper David Seaman, yang sebelumnya berada di dekat kerumunan pemain, hanya bisa mundur dan memperhatikan bola yang masuk ke gawangnya.

Di detik pertama usai sepakan tersebut berbuah gol, semua terdiam. Begitu pula di detik kedua dan ketiga. Namun, di detik keempat, semua orang yang berlindung di balik nama ‘Brasil’ melompat kegirangan. Tak ada yang menyangkan bahwa sepakan tersebut berbuah gol.

Sengaja Atau Kebetulan?

Nostalgia Hari Ini: Sihir Ronaldinho Paksa Inggris Bertekuk Lutut
fifa.com

Sejak gol fenomenal itu, muncul banyak perdebatan apakah gol itu memang disengaja atau kebetulan saja. Ronaldinho pun buka suara.

“Saya melihat Seaman tak berdiri di garis gawang. Sekitar lima meter di depan garis gawang. Saya benar-benar membidik bola ke gawang, meski tidak pasti ke mana (bola) mengarah,” kenangnya pada FourFourTwo.

“Yang saya inginkan adalah agar Seaman putus asa dan mungkin ia tersandung saat berusaha kembali ke garis gawangnya. Itu adalah gol hebat dalam pertandingan terbesar saya untuk Brasil di Piala Dunia itu,” seru Ronaldinho.

Nostalgia Hari Ini: Sihir Ronaldinho Paksa Inggris Bertekuk Lutut
Getty Images

“Saya memberi assist, mencetak gol, diusir keluar lapangan (kartu merah) – itu adalah salah satu dari beberapa momen saat saya diusir keluar lapangan. Lawan Belgia (dalam 16 besar) juga sulit, tetapi mengalahkan Inggris adalah kunci karena meningkatkan kepercayaan diri. Orang-orang sudah tahu itu bisa menjadi final Piala Dunia karena sebagian besar tim-tim favorit juara sudah keluar lebih awal,” ucapnya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Ronaldinho Hidup Enak Meski Jadi Tahanan Rumah di Paraguay

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Legenda Brasil dan Barcelona, Ronaldinho mengakui bahwa ia dan sang kakak, Assis saat menjadi tahanan rumah di Paraguay mendapat perlakuan yang layak.

“Kami memiliki perawatan yang sangat baik di hotel. Kami memiliki segalanya yang ditata dengan baik. Kami berusaha tenang untuk bisa menjalani momen tersebut senyaman mungkin,” ucap Ronaldinho seperti dikutip Football5star.com dari Mundo Deportivo, Rabu (10/6/2020).

Yang menarik Ronaldinho ternyata saat menjadi tahanan rumah dan harus tinggal di sebuah hotel, dirinya menginap di hotel yang diketahui dimiliki oleh gruo Barcelona.

Ronaldinho dinilai Rivaldo telah merusak reputasi sendiri dengan kasus paspor palsu saat ini.

“Ya, saya tahu bahwa hotel itu dimiliki oleh grup Barcelona. Jelas, Barcelona dan saya bersatu. Itu akan selalu menjadi kota kedua saya dan klub yang luar biasa di karier saya,” ucapnya.

Ronaldinho selama beberapa pekan harus menginap di hotel dan dilarang meninggalkan Paraguay sampai pada persidangan kasus paspor palsunya selesai. Ronaldinho bisa tinggal di hotel setelah mendapat jaminan dan bisa keluar dari penjara.

Pemain yang pernah bermain di PSG itu pun mengakui bahwa selama berada di dalam hotel, ia mendapat banyak dukungan dari mantan rekan-rekannya di Barcelona seperti dari Carles Puyol.

Ronaldinho dan saudaranya, Roberto de Assis, dipenjara setibanya di Asuncion, Paraguay, pada tengah Maret lalu akibat menggunakan paspor palsu.

Sergio Queiroz, kuasa hukum mereka, mengonfirmasi soal dokumen-dokumen palsu walaupun berargumen bahwa itu adalah hadiah dari seorang pebisnis yang saat ini juga sudah ditahan polisi.

Jaksa penuntut setempat juga sudah menyampaikan ke media Brasil bahwa Ronaldinho akan diselidiki atas dugaan kejahatan-kejahatan lain, walaupun tidak merincinya lebih jauh.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Ronaldinho Seperti “Disentuh Tuhan”, Lebih Hebat dari Messi

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Mantan striker Paris Saint-Germain (PSG), Martin Cardetti, menilai Ronaldinho masih jauh lebih hebat dari bintang Barcelona, Lionel Messi.

Ronaldinho menikmati karier gemilang bersama Barcelona, AC Milan, PSG dan Timnas Brasul untuk meraih Ballon d’Or 2005, Piala Dunia, Liga Champions dan La Liga ditambah sederet penghargaan lainnya.

Sementara itu Messi dinilai sebagai salah satu pesepakbola terhebat sepanjang masa dengan enam Ballon d’Or, 10 gelar La Liga, empat Liga Champions dan trofi-trofi lainnya.

Tetapi Cardetti yang pernah bermain bersama Ronaldinho di PSG percaya, La Pulga bukanlah tandingan kehebatan sang legenda.

Kabar mengejutkan datang dari Ronaldinho Gaucho. Mantang gelandang AC Milan ini tengah dikabarkan berada dalam kondisi bangkrut - Football5star - Goalcom
Getty Images

“Sebagai pelatih, untuk tim saya, saya akan memilih Ronaldinho di puncak penampilannya daripada Messi,” kata Cardetti kepada Crack Deportivo.

“Saya bermain satu tahun dengan Ronaldinho dan dia adalah pemain yang berbeda, dia disentuh oleh Tuhan. Dia selalu bersenang-senang. Dengan bola dia selalu melakukan hal-hal dan dia banyak berlatih sehingga dia bisa meniru hal-hal itu dalam pertandingan.”

“Anda melihatnya dalam latihan, dalam pertandingan, dan setiap gerakan yang ia lakukan berbeda dari semua orang. Pemain seperti dia jarang tampil dan mereka diingat dalam sejarah sepak bola. Saya bangga menjadi rekan setim dari pemain seperti itu,” ia menambahkan.

Belakangan Ronaldinho menjadi buah bibir stelah ditangkap di Paraguay dengan tuduhan menggunakan dokumen palsu untuk masuk ke negara tersebut. Sekarang, sang legenda telah dibebaskan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Ronaldinho Terkejut Paspor yang Dipakai ke Paraguay Palsu

Banner LFS Baru

Football5star.com, Indonesia – Ronaldinho buka suara terkait kasus paspor palsu yang menyeret namanya beberapa waktu lalu. Ia mengaku terkejut mengetahui pasportnya tersebut ternyata palsu.

Kasus paspor palsu ini terjadi saat legenda Brasil berkunjung ke Paraguay untuk menghadiri acara di sana. Tapi polisi kemudian menahannya karena menggunakan paspor palsu.

Ronaldinho mengaku sama sekali tidak tahu terkait paspor palsu tersebut. Merasa tidak mengetahui sama sekali, ia pun bekerja sama dengan polisi Paraguay untuk mengungkapkan masalah yang sebenarnya.

Ronaldinho tak diperbolehkan mencetak gol saat tampil dalam turnamen futsal di penjara Paraguay.
foxdeportes

“Saya sangat terkejut mengetahui bahwa dokumen itu tidak sah. Sejak itu niat saya adalah untuk bekerja sama dengan pihak berwenang untuk mengungkapkan fakta yang sebenarnya seperti yang telah kami lakukan sejak awal,” ungkap mantan pemain Barcelona kepada ABC, Senin (27/4/2020).

“Sejak saat itu sampai sekarang kami telah menjelaskan semuanya dan memfasilitasi semua yang dimintai polisi dari kami,” ia menambahkan.

Kendati berlaku kooperatif pada polisi, pria 40 tahun tetap harus mendekam dalam penjara selama 14 hari. Pengalamannya masuk bui pun jadi pukulan terberat dalam hidup peraih Piala Dunia 2002.

“Itu merupakan pukulan berat. Saya tidak pernah membayangkan kalau saya akan melalui situasi seperti ini. Sepanjang hidup saya saya telah berusaha untuk mencapai tingkat profesional tertinggi dan membawa sukacita kepada banyak orang melalui sepak bola,” tutur Ronaldinho.

Ronaldinho: Saya ke Paraguay Sebagai Undangan Peresmian Kasino

Banner LFS Baru

Football5star.com, Indonesia – Ronaldinho akhirnya buka suara terkait kunjungannya ke Paraguay beberapa waktu lalu. Ia mengakui kehadirannya di sana sebagai undangan dalam peluncuran kasino online dan peluncuran buku.

Ronaldinho berkunjung ke Paraguay Maret lalu. Tapi sebelum menghadiri dua acara tersebut dia sudah diciduk polisi karena menggunakan paspor palsu.

Dalam laporan polisi setempat diberitakan bahwa legenda Brasil itu datang karena urusan bisnis. Kabar tersebut pun dia benarkan. Ia mengaku sudah terikat kontrak dengan dua acara tersebut.

Diperiksa Maraton oleh Polisi, Ronaldinho Tak Akan Pergi dari Paraguay
Daily Mail

“Semua yang kami lakukan di sana berdasarkan kontrak yang diatur saudara lelaki saya yang merupakan agen saya. Dalam hal ini kami datang untuk berpartisipasi dalam peluncuran kasino online seperti yang ditentukan dalam kontrak,” kata Ronaldinho kepada ABC, Senin (27/4/2020).

“Juga untuk peluncuran buka Craque da Vida yang diselenggarakan dengan perusahaan di Brasil yang punya hal untuk mengekploitasi buku di Paraguay,” ia menambahkan.

Setelah dinyatakan bersalah atas kasus pemalsuan paspor, mantan bintang Barcelona dan AC Milan ini pun harus mendekam di penjara. Walau citranya menjadi buruk, ia mengaku masih banyak orang yang mencintai dan mendukungnya. Termasuk orang-orang di Paraguay yang terus memujanya.

“Semua orang di sana telah menerima saya dengan sangat baik. Kami bermain bola bersama, ada juga yang meminta tanda tangan dan foto. Saya tidak akan menolak jika ada yang meminta hal itu, apalagi dengan orang-orang yang ada di sekeliling saya selama masa sulit itu,” tutup Ronaldinho.

Ronaldinho Ungkap Keistimewaan Paraguay dalam Kariernya

Banner LFS Baru

Football5star.com, Indonesia – Ronaldinho baru-baru ini tertimpa masalah di Paraguay. Namun, hal tersebut tidak membuatnya dendam pada negara tersebut. Legenda Brasil ini justru mengakui bahwa negara itu sangat istimewa untuk kariernya.

Ronaldinho ditangkap kepolisian Paraguay karena memakai paspor palsu saat masuk ke negara tersebut Maret lalu. Sempat mendekam dalam penjara beberapa hari, ia akhirnya dibebaskan setelah membayar uang jaminan.

Setelah bebas, mantan pemain Brasil itu melakukan konferensi pers pertamanya. Dalam wawancara tersebut ia mengungkapkan bahwa Paraguay adalah negara yang istimewa. Apalagi dia pernah memenangkan Copa Libertadores di sana dan punya hubungan baik dengan beberapa pemain.

Ronaldinho menempati kamar mewah di Hotel Palmaroga sejak berstatus tahanan rumah.
ole.com.ar

“Saya memiliki kesempatan untuk bermain berkali-kali melawan tim Paraguay sejak berusia 13 dan 14 tahun, di mana kami mulai dengan timnas Brasil. Kami menemui banyak kesulitan di sana, tapi kami mampu menunjukkan permainan yang hebat,” kata Ronaldinho kepada ABC, Senin (27/4/2020).

“Saya beruntung memenangkan Copa Libertadores dengan mengalahkan tim sehebat Olimpia. Itu adalah momen yang sangat menyenangkan melawan klub Paraguay dan sejak saya datang lagi ke negara ini semua orang mengingat permainan itu dengan baik. Jadi itu momen yang sangat bagus,” imbuhnya.

Pemain yang juara Copa Libertadores bersama Atletico Mineiro itu juga menceritakan bagaimana legenda Paraguay, Carlos Gamarra, menjenguknya ketika mendekam dalam penjara.

“Senang sekali menerima kedatangannya. Kami sudah saling mengenal sejak bermain di Liga Brasil. Kami adalah lawan dan teman yang baik. Menyenangkan melihat dia ada di sana. Kedatangannya memberi saya banyak dorongan dan kekuatan,” tutup Ronaldinho.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Ronaldinho Kembali Dapat Bermain Bola di Tempat Penahanannya

Banner LFS Baru

Football5Star.com, Indonesia – Ronaldinho kini benar-benar bisa gembira dalam statusnya sebagai tahanan rumah. Pasalnya, eks bintang timnas Brasil itu sudah dapat kembali bermain bola. Hal tersebut berkat kemurahan hati pengelola Hotel Palmaroga yang jadi tempatnya menjalani tahanan rumah di Paraguay.

Seperti diungkapkan sang manajer hotel, Emilio Yegros, Ronaldinho kini mendapatkan ruangan khusus untuk mengolah si kulit bulat. Sebelumnya, selama sepekan dari 7 April lalu, dia mati kutu karena Hotel Palmaroga tak punya fasilitas lapangan sepak bola. Hanya ada kolam renang dan pusat kebugaran di sana.

“Kemarin mereka membawakan dia bola sepak. Kami mengeset sebuah ruangan berukuran 30 x 15 meter untuk dia agar dapat melatih kemampuan juggling-nya,” urai Emilio Yegros soal fasilitas baru yang didapatkan Ronaldinho seperti dikutip Football5Star.com dari AFP.

Emilio Yegros mengungkapkan Hotel palmaroga menyulap satu ruangan untuk Ronaldinho berlatih juggling.
rfi.fr

Yegros lebih jauh mengungkapkan, kondisi peraih Ballon d’Or 2005 itu kian membaik. Dari sisi psikologi, eks pemain Barcelona itu jauh lebih baik dibanding saat pertama keluar dari penjara.

“Dia adalah orang baik. Dia selalu tersenyum, sama seperti saudaranya. Wajahnya sudah berubah dari kali pertama tiba di sini. Ketika tiba, dia begitu tegas dan terlihat sangat stres,” kata Yegros soal kondisi Ronaldinho.

Emilio Yegros juga mengungkapkan, dirinya lumayan intensif bergaul dengan pria yang kini berumur 40 tahun itu. “Pada Jumat Agung, saya makan siang bersama mereka, juga konsul Brasil. Ronaldinho tak kehilangan rasa humornya. Dia kerap bercanda,” ujar dia lagi.

Ronaldinho ditangkap otoritas keamanan Paraguay karena menggunakan paspor palsu. Namun, belakangan dia diduga terlibat dalam kasus korupsi yang melibatkan 16 orang. Bila terbukti bersalah, dia dapat dijatuhi hukuman 5 tahun penjara.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Kamar Mewah Ronaldinho sebagai Tahanan Rumah di Paraguay

Banner LFS Baru

Football5Star.com, Indonesia – Sejak Selasa (7/4/2020), Ronaldinho tak lagi harus mendekam di balik jeruji besi. Berkat uang tebusan, statusnya berubah jadi tahanan rumah. Hotel Palmaroga, hotel berbintang empat di Asuncion, Paraguay, jadi “penjara” barunya.

Menjalani tahanan rumah di Hotel Palmaroga, Ronaldinho bisa menikmati kemewahan lagi. Menurut Diario Ole, eks bintang timnas Brasil itu menyewa satu lantai hotel yang berada di ibu kota Paraguay tersebut.

Hotel Palmaroga di Asuncion jadi tempat Ronaldinho menjalani status sebagai tahanan rumah.
hotelopia.com

Di hotel yang merupakan gedung warisan zaman penjajahan dan telah berumur 120 tahun itu, Ronaldinho menempati kamar 104 dengan tarif 380 dolar AS (sekitar Rp6 juta) per malam. Fasilitas di sana sungguh lengkap. Ada tempat tidur berukuran besar, Smart TV 4K ukuran 55 inci, ruang makan, ruang tamu, dapur, whirlpool bathtub, dan mesin pembuat kopi.

Hal yang mungkin agak menyiksa adalah ketiadaan lapangan sepak bola. Eks pemain Barcelona dan AC Milan itu otomatis tak dapat beraksi menendang si kulit buat. Namun, dia masih dapat menjaga kebugaran dengan memanfaatkan fasilitas kolam renang dan gym di hotel.

Kamar mewah di Hotel Palmaroga yang ditempati Ronaldinho sejak berstatus tahanan rumah.
palmaroga.com

Dalam menjalani hari-harinya sebagai tahanan rumah, Ronaldinho hanya ditemani tiga orang. Sosok pertama tentu saja Roberto Assis, saudaranya yang juga tersangkut kasus paspor palsu seperti dirinya. Sosok kedua adalah Sergio Queiroz, sang pengacara. Adapun sosok ketiga adalah asistennya, David.

Sebagai tahanan rumah, Ronaldinho sebetulnya masih dapat menerima kunjungan. Saat di penjara, dia sempat dijenguk beberapa figur sepak bola Paraguay. Sebut saja Nelson Cuevas, Carlos Gamarra, dan Rogelio Delgado. Namun, karena larangan keluar rumah akibat pandemi Virus Corona, hal itu tak lagi dapat dilakukan.

Bahkan, karena perbatasan Brasil dengan Paraguay masih ditutup terkait pandemi Virus Corona, sanak keluarga pun belum dapat menjenguk Ronaldinho di Hotel Palmaroga.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Bayar Uang Tebusan Rp25 Miliar, Ronaldinho Jadi Tahanan Rumah

Banner LFS Baru

Football5star.com, Indonesia – Kabar bahagia datang dari legenda sepak bola Brasil, Ronaldinho. Eks pemain Barcelona tersebut sudah bebas dari penjara di Paraguay setelah membayar uang tebusan 1,3 juta poundsterling atau setara degan Rp25 miliar.

Dikutip Football5star.com dari The Sun, Rabu (8/4/2020) permintaan dari pengacara Ronaldinho kepada pihak pengadilan agar bisa bebas dikabulkan. Sejumlah media lokal Paraguay melaporkan bahwa pihak Ronaldinho sudah membayarkan uang tebusan kepada otoritas setempat.

Akan tetapi, eks pemain PSG itu tidak diizinkan meninggalkan Paraguay hingga persidangan kasus paspor palsu yang menimpanya selesai. Ronaldinho akan tinggal di hotel yang telah ditunjuk oleh aparat hukum Paraguay dan tak diizinkan untuk pergi dari hotel tersebut.

Nantinya Ronaldinho akan menjadi tahanan rumah dan menetap di hotel Palma Roga yang berlokasi di Asuncion. Pihak aparat kepolisian pun akan 24 jam memantau pemain yang mengawali kariernya di Grêmio tersebut.

Baru-baru ini, ia pun mengunggah video saat dirinya berada di dalam penjara. Senyum merekah dipamerkan Ronaldinho saat memperkenalkan rekannya bernama Pablo yang juga rekan satu timnya saat bermain bola di dalam penjara.

“Halo semuanya, halo kepada keluarga Morales. Saya disini bersama rekan saya, penyerang saya, Pablo. Dia bermain sangat baik. Kami bersama dan kami akan bermain lagi secepatnya,” ucap Ronaldinho.

Sebelumnya, Ronaldinho masih bisa bermain sepak bola dipenjara dengan bermain di turnamen futsal antar tahanan. Dia sempat mencuri perhatian dalam pertandingan final dimana dia terlibat dalam 11 gol timnya dengan mencetak 5 gol dan 6 assist. Timnya pun menang dengan skor 11-2.

Ia pun sempat merayakan pesta ulang tahun ke-40 di dalam penjara. Sejumlah rekan satu sel Ronaldinho tampak merayakan bersama pesta ulang tahun tersebut. Ia juga mendapat kue ulang tahun dari rekan satu selnya.

Kasus Ronaldinho

Ronaldinho dan sang kakak tersandung masalah hukum pemalsuan paspor. Sebelum dijebloskan ke bui, pihak Ronaldinho menyiapkan uang sebesar 1,4 juta euro sebagai jaminan agar dirinya keluar dari penjara.

Rencana untuk memberikan uang sebesar itu kabarnya sudah disampaikan pihak pengacara Ronaldinho kepada Jaksa Penuntut Umum. Namun hakim Gustavo Amarilla menolak.

Pihak penasehat hukum eks pemain PSG itu juga sempat menawarkan rumah mewah di Brasil seharga 80 ribu euro sebagai uang jaminan tapi juga ditolak.

Sebelumnya, Bintang Barcelona Lionel Messi dirumorkan menyiapkan dana besar demi membebaskan mentornya di Blaugrana yang tersandung kasus hukum di Paraguay, Ronaldinho.

Dikutip dari laporan Sport Bible, Messi siap menyewa tim pengacara dan membayar ganti rugi sebesar 4 juta euro agar Ronaldinho dikeluarkan dari penjara.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Ronaldinho Akhirnya Bisa Tersenyum Lagi dan Memiliki Penampilan Baru di Penjara

Banner LFS Baru

Football5Star.com, Indonesia – Ronaldinho saat ini tengah di penjara Asuncion di Paraguay bersama kakaknya setelah dia mencoba masuk ke Paraguay dengan paspor palsu. Tetapi saat ini mantan pemain AC Milan itu terlihat menumbuhkan janggut dan sudah bisa tersenyum kembali.

Mantan pemain Paraguay, Nelson Cuevas mengungkapkan sebelumnya bahwa Ronaldinho telah kehilangan senyumannya selama di penjara. Tapi dalam video yang bocor ke Twitter menurut The Sun, mantan pemain Barcelona itu sudah bisa tersenyum kembali.

Dalam video itu Ronaldinho bertemu dengan rekan dan juga teman bermain bola barunya di penjara. Dia memberi salam kepada keluarga rekan barunya itu.

“Halo semuanya, halo kepada keluarga Morales. Saya disini bersama rekan saya, penyerang saya, Pablo. Dia bermain sangat baik. Kami bersama dan kami akan bermain lagi secepatnya,” ucap Ronaldinho seperti dikutip Football5Star.com dari The Sun.

Seperti yang diketahui, Ronaldinho masih bisa bermain sepak bola dipenjara dengan bermain di turnamen futsal antar tahanan. Dia sempat mencuri perhatian dalam pertandingan final dimana dia terlibat dalam 11 gol timnya dengan mencetak 5 gol dan 6 assist. Timnya pun menang dengan skor 11-2.

Dalam video itu peraih Ballon d’or 2005 itu juga terlihat dengan penampilan barunya, dia terlihat menumbuhkan janggut. Padahal selama karirnya dia tidak pernah sama sekali menumbuhkan janggut atau kumis.

Ronaldinho bersama kakaknya saat ini masih menunggu sidang pengadilan digelar.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Lionel Messi Hanya Urutan Kedua Pemain Terbaik Sepanjang Sejarah Barcelona

Banner LFS Baru

Football5Star.com, Indonesia – Walaupun Lionel Messi memenangkan 6 Ballon d’or, dan menjadi top skor sepanjang sejarah Blaugrana, Messi cuma jadi pemain terbaik kedua di Barcelona. Setidaknya itu menurut situs Ranker.

Dalam situs tersebut, Messi dikalahkan oleh legenda Argentina lainnya Diego Maradona. Padahal secara prestasi klub, Messi sangat unggul jauh dari Maradona.

Diego Maradona hanya bermain di Barcelona selama dua musim (1982-1984) dan hanya menjuarai Copa Del Rey dan Piala Super Spanyol. Maradona sendiri sebenarnya sering menderita cedera pada saat dia bermain di Barca

Selain Lionel Messi, pemain yang saat ini masih menjadi pemain Barcelona dan masuk kedalam top 10 adalah Gerard Pique dan Luis Suarez.

Lionel Messi Hanya Menjadi Pemain Terbaik Kedua di Barcelona 2
FC Barcelona

Dibelakang Messi ada Ronaldinho dan legenda besar Belanda, Johan Cruyff. Ronaldinho sendiri membawa Barcelona menjuarai La Liga dua kali dan Liga Champions satu kali. Dia juga berhasil mendapatkan Ballon d’or pada tahun 2005.

Johan Cruyff sendiri lebih terkenal di Barcelona pada saat menjadi pelatih. Sebagai pemain Cruyff hanya membawa Barcelona meraih juara La Liga dan Copa del Rey sekali.

Andres Iniesta, Xavi dan Carles Puyol berada pada posisi 5, 6, 7. Dan legenda Brasil, Ronaldo berada pada posisi ke-8.

Berikut daftar lengkapnya:

  1. Diego Maradona
  2. Lionel Messi
  3. Ronaldinho
  4. Johan Cruyff
  5. Andres Iniesta
  6. Xavi
  7. Carles Puyol
  8. Ronaldo
  9. Gerard Pique
  10. Luis Suarez
  11. Neymar
  12. Dani Alves
  13. Sergio Busquets
  14. Samuel Eto’o
  15. Rivaldo
  16. David Villa
  17. Ronald Koeman
  18. Romario
  19. Hristo Stochkov
  20. Victor Valdes

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Rivaldo: Ronaldinho Sudah Rusak Reputasinya Sendiri!

Banner LFS Baru

Football5Star.com, Indonesia – Rivaldo, eks bintang timnas Brasil, mengaku sangat heran oleh kasus yang dialami rekannya, Ronaldinho. Dia menilai memasuki Paraguay dengan paspor palsu telah merusak reputasi gemilang sang rekan sebagai salah satu legenda sepak bola yang terhormat.

“Sejak penahanannya di Paraguay, saya belum dapat berkomunikasi dengan dia (Ronaldinho). Namun, saya sudah melihat dan membaca tentang hal itu. Saya prihatin dan sedih karena ini tak bagus bagi reputasinya. Ini adalah bab gelap dalam kisah indahnya,” urai Rivaldo seperti dikutip Football5Star.com dari Daily Star.

Rivaldo dan Ronaldinho sempat sama-sama membela Barcelona dan timnas Brasil.
betfair.com

Rivaldo lebih lanjut mengaku tak habis pikir Ronaldinho tersandung kasus paspor palsu. “Dia itu orang yang baik, periang, dan dicintai semua orang. Sungguh sangat sulit dimengerti apa sebenarnya yang terjadi dalam kasus paspor ini,” kata dia.

Pria berumur 47 tahun itu secara khusus menyoroti ulang tahun eks pemain Barcelona dan AC Milan tersebut yang harus dirayakan di dalam penjara. “Saya hanya bisa berharap semua ini berakhir baik. Namun, saya kira sangat mengesalkan ketika harus merayakan ulang tahun di penjara negeri lain,” ucap dia lagi.

Ronaldinho ditahan oleh pihak berwenang di Paraguay karena memasuki negara itu dengan paspor palsu. Berdasarkan penyelidikan yang dilakukan kepolisian, pria berumur 40 tahun itu terancam hukuman 10 tahun penjara. Pasalnya, dia diduga terkait dalam tindak pencucian uang. Andai terbukti bersalah, dia dipastikan harus mendekam di dalam penjara, tak bisa berstatus tahanan rumah.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]