Stefano Pioli: Brahim Diaz Jadi Kunci Permainan AC Milan

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Stefano Pioli puas AC Milan menang 1-0 atas Sampdoria pada laga pertama Serie A, Selasa (24/8/2021) dinihari WIB. Di stadion Luigi Ferraris Brahim Diaz jadi penentu kemenangan Milan.

AC Milan sudah membuka keunggulan pada menit kesembilan. Walau terus menguasai laga mereka tak kunjung mencetak gol kedua. Namun gol semata wayang Brahim Diaz sudah cukup untuk memastikan tiga angka.

stefano pioli

Sampdoria vs AC Milan - Liga Italia - Reuters
reuters

Bagi Stefano Pioli kunci permainan di markas Sampdoria adalah Diaz. Bukan hanya soal gol yang dicetak, sang pelatih melihat pemainnya itu mampu mengontrol performa tim.

“Sampdoria memainkan permainan yang bagus dalam bertahan. Menurunkan Diaz memberi kami keunggulan di lini tengah untuk tidak selalu memberikan bola pada mereka,” ungkap Pioli kepada Sky Sport Italia, Selasa (24/8/2021).

stefano pioli
@acmilan

“Saya selalu senang dengannya. Dia punya kepribadian dan sangat percaya pada dirinya sendiri. Dia punya segalanya untuk mempertahankan posisinya. Kami menjadi tim yang kuat dengan banyak daya saing di skuat,” ia menambahkan.

Stefano Pioli Yakin AC Milan Lebih Kuat

Stefano Pioli sangat percaya diri menyambut musim 2021-2022. Hal tersebut kian terlihat usai AC Milan menang 1-0 atas Sampdoria.

Stefano Pioli Ibrahimovic Mungkin akan Kembali September
Gianluca Di Marzio

Bagi sang nakhoda, I Rossoneri lebih kuat musim ini. Keseimbangan skuat di seluruh lini jadi alasan keyakinannya tersebut.

“Saya menjelaskan pemikiran saya pada tim karena saya juga lebih kuat dari dua tahun lalul. Mungkin kata tepat adalah siap, inilah Milan yang paling siap,” ungkapnya.

“Ada banyak keseimbangan sekarang. Saya tidak suka batasan. Saya tahu melihat tim yang kuat. Lihat saja apa yang kami lakukan hari ini,” tutup Stefano Pioli.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Sampdoria vs AC Milan: I Rossoneri Makin Nyaman di Puncak

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – AC Milan belum juga terbendung di Serie A musim ini. Sampdoria jadi korban terbaru mereka lewat kemenangan 2-1 di stadion Luigi Ferraris, Senin (7/12/2020) dinihari WIB.

Pada awal-awal laga AC Milan sempat dikejutkan oleh tekanan yang dilakukan Sampodria. Gianluigi Donnarumma sampai harus melakukan penyelamatan gemilang pada menit kedelapan untuk mengagalkan sundulan Lorenzo Tonelli.

Tim tamu baru bisa menguasai permainan saat laga berjalan 20 menit. Mereka kemudian mendapatkan peluang emas pada menit ke-39. Sontekan Ante Rebic berhasil melewati kiper Emil Audero sebelum bola dibuang oleh Alex Ferrari.

sampdoria vs ac milan acmilan
@acmilan

Gol yang ditunggu-tunggu akhirnya tercipta pada menit ke-44. Umpan Theo Hernandez menyentuh tangan Jakub Jankto. Wasit yang melihat kejadian itu langsung menunjuk titik putih.

Franck Kessie yang maju sebagai eksekutor sukses menuntaskan tugasnya dengan baik. Gol Kessie sekaligus jadi penutup babak pertama.

Awal babak kedua berjalan baik untuk I Rossoneri. Mereka bahkan nyaris menggandakan keunggulan tiga menit laga berjalan. Tapi sontekan Sandro Tonalli membentur mistar gawang.

Adapun Sampdoria memberikan perlawanan yang cukup sengit. Tekanan yang mereka lakukan beberapa kali membahayakan gawang tim tamu.

Salah satunya melalui tendangan Lorenzo Tonelli. Tapi lagi-lagi Gianluigi Donnarumma jadi penghalang sang bek mencetak gol. Setelah itu giliran Morten Thorsby yang mengancam. Namun kali ini sundulannya masih melambung.

AC Milan kembali membuktikan kematangannya lewat gol kedua pada menit ke-77. Samu Castillejo sukses menyamakan kedudukan setelah menerima umpan Ante Rebic.

Tertinggal 0-2. Il Samp tidak mau menyerah. Upaya keras mereka akhirnya membuahkan hasil enam menit kemudian. Tendangan sudut Antonio Candreva disambut Albin Ekdal untuk memperkecil ketinggalan.

Upaya Sampdoria untuk menyamakan kedudukan gagal setelah wasit meniup peluit tanda berakhirnya pertandingan.

Menang 2-1 AC Milan kokoh di puncak klasemen dengan 26 poin. Adapun posisi Il Samp di peringkat ke-12 tidak beranjak.

Susunan Pemain:

Sampdoria (4-4-2) 1-Emil Audero; 3-Tommaso Augello (Mehdi Leris 81’), 21-Lorenzo Tonelli, 25-Alex Ferrari, 24-Bartosz Bereszynski (Omar Colley 20’); 87-Antonio Candreva, 18-Moren Thorsby, 5-Adrien Silva (Albin Ekdal 46’), 14-Jakub Jankto (Mikkel Damsgaard 46’); 27-Fabio Quagliarella, 23-Manolo Gabbiadini (Antonio La Gumina 57’)

Pelatih: Claudio Ranieri

AC Milan (4-2-3-1): 99-Gianluigi Donnarumma; 2-Davide Calabria, 46-Alessio Romagnoli, 19-Theo Hernandez; 79-Franck Kessie, 8-Sandro Tonali; 56-Alexis Saelemaekers (Samu Castillejo 76’), 10-Hakan Calhanoglu, 21-Brahim Diaz (Jens Petter Hauge 46’); 12-Ante Rebic

Pelatih: Stefano Pioli

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Kesalahan Sepupu Bikin Striker Sampdoria Gembira

Football5Star.com, Indonesia – Duvan Zapata tampil gemilang bersama Sampdoria pada pertandingan pekan keenam Serie A. Sebaliknya, sang sepupu, Cristian Zapata, justru bikin blunder.

Sampdoria menang 2-0 atas AC Milan di Stadion Luigi Ferraris, Minggu (24/9/2017). Laga tersebut menjadi pertarungan dua orang bersaudara, Duvan versus Cristian Zapata.

Cristian Zapata berbuat kesalahan saat AC Milan tandang ke markas Genoa. Akibatnya, Duvan Zapata bisa memanfaatkannya memjadi gol pembuka tuan rumah.

Sampdoria menang 2-0 pada laga di Stadion Luigi Ferraris itu. Gol kedua Il Samp dicetak Ricardo Alvarez pada pengujung laga.

“Saya pikir, kami pantas mendapatkan kemenangan ini. Kami berjuang sampai akhir,” kata Duvan Zapata seusai pertandingan kepada Mediaset Premium.

“Adalah hal yang luar biasa bisa mencetak gol dan tampil apik. Jika bisa meneruskan performa positif ini, saya kira kami akan tampil baik,” lanjut striker berkebangsaaan Kolombia itu.

Mantan striker Udinese itu juga memuji Alvarez yang masuk pada pengujung laga. Baru 22 detik main, dia langsung bisa menegaskan kemenangan tuan rumah.

“Kami harus berterima kasih kepada pemain yang masuk sebagai pengganti. Mereka memudahkan langkah kami,” ucapnya.

Sampdoria saat ini berada di posisi ketujuh klasemen sementara Serie A. Mereka menjadi satu dari empat tim yang belum terkalahkan hingga pekan keenam, sejajar dengan Napoli, Juventus, dan Inter Milan.

 

Giampaolo: Kemenangan Ini yang Terbaik di Karier Saya

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih Sampdoria, Marco Giampaolo, semringah dengan skor 2-0 timnya atas AC Milan di Luigi Ferraris. Ia bahkan sesumbar bahwa kemenangan ini menjadi yang terbaik dalam kariernya.

Pada laga yang berlangsung pada Minggu (24/9/2017), Blucerchiati memang menunjukkan performa dominan sepanjang 90 menit. Mereka pun akhirnya bisa mendulang tiga angka setelah Duvan Zapata dan Ricky Alvarez mencetak gol kemenangan di babak kedua.

“Mungkin ini pertandingan terbaik saya selama melatih Sampdoria. Performa pemain sangat signifikan, padahal mereka tahu lawan yang dihadapi adalah tim besar seperti Milan. Tim ini sudah banyak kemajuan dan saya senang melihatnya,” tandas Giampaolo ketika konferensi pers, Minggu 924/9/2017).

Bukan Cuma performa 11 pemain di lapangan, dukungan fans yang memadati stadion juga dianggap penting oleh Giampaolo. Ia merasa takjub dengan nyanyian pendukung yang tiada henti selama 90 menit.

“hari ini tim kami menunjukkan performa luar biasa, sama halnya dengan fans. Mereka sangat antusias dengan laga ini dan terus bernyanyi sepanjang pertandingan. Kemenangan ini menjadi kado manis buat suporter yang telah datang mendukung,” tambahnya.

Dengan kemenangan ini, Sampdoria berhasil naik ke peringkat tujuh klasemen. Mereka hanya terpaut satu poin dari AC Milan yang berada tepat di atasnya. Kendati demikian, pelatih 50 tahun itu meminta pemainnya agar tidak cepat puas dan tetap bekerja keras musim ini

Dikalahkan Sampdoria, Fassone Marah Besar pada Milan

Football5Star.com, Indonesia – Direktur Olahraga AC Milan, Marco fassone, tidak bisa menutupi rasa kecewa setelah timnya dikalahkan Sampdoria di Luigi Ferraris. Ia pun marah besar dan menganggap hasil ini sangat memalukan bagi tim sebesar I Rossoneri.

“Kepercayaan diri tidak datang pada satu hari saja, tapi dari hasil. Kekalahan ini menunjukkan bagaimana kelemahan kami, dan itu tidak membutuhkan alasan apa pun. Kalah tetaplah kalah. Saya tidak menyukai permainan tim hari ini dan berharap mereka bisa berubah lebih cepat,” ujar Fassone, seperti dilansir Football Italia, Minggu (24/9/2017)

Tak ketinggalan, pria berkepala plontos ini memuji penampilan Sampdoria. Menurutnya, klub asal Genoa itu memulai musim ini dengan sangat baik. Ia juga yakin Marco Giampaolo bisa membawa klubnya bicara lebih banyak musim ini di liga.

“Saya tidak tahu harus menjawab bagaimana ketika melawan tim yang bagus. Saya tidak berpikir Sampdoria berada selevel dengan kami, tapi Giampaolo sudah melakukan pekerjaan sangat baik di sana,” tegasnya.

Dengan dana yang dikeluarkan 200 juta euro untuk mendatangkan 11 pemain baru musim ini, dua kekalahan dari enam laga Serie A tentu menjadi pukulan telak bagi Milan. Namun, Fassone percaya tim barunya itu bisa menunjukkan perbaikan di pertandingan selanjutnya.

“Para pemain hampir semuanya baru dan kami masih mempersiapkan formula terbaik. Saya yakin tim ini akan terus berkembang seiring kekompakan yang akan terus terjalin di lapangan,” tutupnya.

Milan Menyerah di Kandang Sampdoria

Football5Star.com, Indonesia – Dua kemenangan beruntun AC Milan di dua laga sebelumnya berakhir di kandang Sampdoria. Bermain di Luigi Ferraris, Minggu (24/9/2017), I Rossoneri harus menyerah di tangan tuan rumah 0-2.

Tanda-tanda kekalahan Milan sudah terlihat  sejak menit-menit awal pertandingan. Sampdoria sempat mendapat hadiah penalti ketika laga baru berjalan tiga menit. Namun, wasit membatalkan keputusannya setelah melihat rekaman ulang dari VAR.

Kendati demikian, Pendukung Sampdoria harus menunggu hingga menit 72 untuk melihat tim pujaannya mencetak gol. Adalah Duvan Zapata yang membuka skor bagi tuan rumah. pertahanan yang buruk Milan berhasil ia manfaatkan lewat tendangan dari jarak dekat. Gol yang dianggap tidak sah oleh Donnarumma ini sekaligus membuat dirinya mendapat kartu kuning dari wasit.

Pergantiang ciamik yang dilakukan Marco Giampaolo berbuah manis di masa perpanjangan waktu. Pemain pengganti, Ricky Alvares berhasil menggenapi keunggulan Il Samp menjadi 2-0. Hasil ini sekaligus menjadi kemenagan back to back pertama Sampdoria atas I Rossonerri sejak musim 1997-1998.

Kemenangan ini juga membuat klub sekota Genoa naik ke posisi enam dengan koleksi 11 angka. Tepat di bawah Milan yang unggul satu poin.

Susunan Pemain:

Sampdoria: 1-Puggioni; 13-Ferrari, 26-Silvestre, 24-Bereszynski, 17-Strinic, 34-Torreira(28-Capezzi 90’), 8-Barreto, 90-Gaston Ramirez (21-Verre 84’), 18-Praet (11-Alavarez 90’), 27-Quagliarella, 91-Zapata

Pelatih: Marco Giampaolo

AC Milan: 99-Donnarumma; 20-Abate (11-Borini 82’), 13-Romagnoli, 17-Zapata, 19-Bonucci, 68-Rodriguez, 5-Bonaventura (10-Calhanoglu 78’),79-Kessie, 21-Biglia, 8-Suso (63-Cutrone 78’), 7-Kalinic

Pelatih: Vicenzo Montella

Prediksi: Sampdoria Vs AC Milan

Banner Versus Sampdoria vs AC Milan

Stadion Luigi Ferraris, Minggu (24/9/2017), pukul 17.30 WIB (Super Soccer TV)

Football5Star.com, Indonesia – Laga Sampdoria vs AC Milan menjadi pertarungan dua klub yang sama-sama menginginkan keberlanjutan dari tren positif. Sampdoria saat ini belum terkalahkan, sedangkan AC Milan selalu menang dalam tiga laga terakhir.

Sampdoria vs AC Milan menjadi pertandingan pembuka Serie A pada Minggu (24/9/17). Khusus kali ini, kubu tuan rumah punya tekad lebih besar.

Menang pada pertemuan terakhir membuat Sampdoria bertekad memutus tren negatif ketika menghadapi I Rossoneri di kandang sendiri. Maklum, sejak April 2010, Il Samp tak pernah menang lagi atas Milan di Luigi Ferraris.

Sementara itu, kubu tim tamu juga tak mau posisi di klasemen sementara kian jauh dari persaingan papan atas. Kekalahan akan membuat Milan juga kian didekati Sampdoria.

HEAD TO HEAD

Total Pertemuan: 130
Sampdoria Menang: 30
Seri: 30
AC Milan Menang: 70

Banner Pertemuan Sebelumnya Sampdoria vs AC Milan

TREN PERFORMA
SAMPDORIA AC MILAN
20/09/17 Verona 0-0 Sampdoria
17/09/17 Torino 2-2 Sampdoria
27/08/17 Fiorentina 1-2 Sampdoria
20/08/17 Sampdoria 2-1 Benevento
12/08/17 Sampdoria 3-0 Foggia
20/09/17 Milan 2-0 SPAL
17/09/17 Milan 2-1 Udinese
14/09/17 Wien 1-5 Milan
10/09/17 Lazio 4-1 Milan
27/08/17 Milan 2-1 Cagliari
REKOR KANDANG SAMPDORIA
  • Dalam lima pertandingan terakhir Serie A, Sampdoria hanya sekali menang di Luigi Ferraris, yakni saat menjamu Benevento. Sebelumnya, mereka dua kali kalah dan imbang.
  • Il Samp juga tak pernah gagal menjebol gawang lawan dalam liga laga kandang terakhir. Dari 10 laga terakhir, tuan rumah hanya sekali gagal mencetak gol yakni saat kalah 0-1 dari Juventus, Maret lalu.
  • Dalam 10 laga terakhir menjamu AC Milan, Sampdoria hanya bisa menang sekali dan mengalami enam kekalahan.
REKOR TANDANG AC MILAN
  • AC Milan selalu menang dalam tiga lawatan terakhir ke markas Sampdoria.
  • Dalam lima lawatan terakhir, pemain Milan tak pernah gagal menjebol gawang Sampdoria. Kegagalan terakhir mencetak gol terjadi saat bermain imbang 0-0, Januari 2013.
  • Musim ini, Milan hanya baru sekali mengalami kekalahan tandang di berbagai ajang, yaitu saat kalah telak 1-4 dari Lazio, 10 September lalu.
STATISTIK MENARIK
  • Dari empat pertemuan terakhir, gol yang tercipta selalu terjadi pada babak kedua, tak pernah ada gol tercipta pada 45 menit pertama.
  • Ada tiga kartu merah yang terjadi dalam lima pertandingan terakhir kedua tim di Luigi Ferraris. Dua buat tuan rumah, satu didapat pemain AC Milan.
  • Lima dari enam lawatan terakhir Milan ke markas Sampdoria selalu berakhir dengan catatan tak kebobolan. Pemain Sampdoria terakhir yang mencetak gol ke gawang Milan di Luigi Ferraris adalah Eder, November 2014.
PELATIH
  • Marco Giampaolo baru sekali menang dari 11 pertemuan membawa timnya menghadapi AC Milan. Sisanya, seri tiga kali dan tujuh kali kalah.
  • Catatan Giampaolo melawan Montella juga tak bagus. Dari empat pertemuan, dia kalah dua kali serta sekali menang dan seri.
  • Legenda Sampdoria, Vicenzo Montella, punya rekor positif ketika menghadapi timnya dengan status sebagai pelatih. Dari 9 laga, dia bisa menang lima kali dan hanya kalah dua kali.
WASIT
  • Paolo Valeri sudah 10 tahun memimpin pertandingan level teratas Liga Italia. Dia debut di Serie A pada 23 Desember 2007.
  • Rekor AC Milan ketika dipegang Valeri begitu superior. Dari 20 pertandingan, Milan menang 13 kali dan cuma kalah 4 kali.
  • Catatan Sampdoria dipimpin wasit 39 tahun itu tak terlalu baik. Dari 17 laga, Il Samp menang dan seri lima kali serta kalah enam kali. kali.
  • Valeri jualah yang menjadi pengadil pada pertandingan kedua tim di Luigi Ferraris, April 2016. Saat itu, Milan menang 1-0.
PEMAIN KUNCI*

SAMPDORIA:
Top Scorer: Fabio Quagliarella (4 gol)
Top Assist: Gaston Ramirez (2 assist)
Top Rating: Gaston Ramirez (7,31)

AC MILAN:
Top Scorer: Franck Kessie, Nikola Kalinic, Patrick Cutrone, Suso (2 gol)
Top Assist: Suso (2 assist)
Top Rating: Suso (7,38)

* Statistik di Serie A musim ini menurut WhoScored

BERITA SAMPDORIA
  • Pada laga Sampdoria vs AC Milan ini, Marco Giampaolo diuntungkan karena tak satu pun pemainnya yang mengalami cedera.
  • Gaston Ramirez amat mungkin dipasang sebagai starter pada pertandingan Sampdoria vs AC Milan, ketimbang Ricardo Alvarez.
  • Vasco Regini harus rela memberi posisinya di lini belakang setelah Gian Marco Ferrari kembali.
BERITA AC MILAN
  • Andrea Conti, Luca Antonelli, dan Riccardo Montolivo tak bisa tampil pada laga Sampdoria vs AC Milan.
  • Formasi tiga bek bakal tetap dipasang pelatih Vicenzo Montella pada laga Sampdoria vs AC Milan, mengingat tren positif timnya dalam tiga laga terakhir.
  • Nikola Kalinic besar kemungkinan dipasang sebagai starter pada laga ini ketimbang Patrick Cutrone atau Andre Silva.
PRAKIRAAN FORMASI

Banner Lineup Sampdoria vs Milan

PREDIKSI HASIL
Bursa Taruhan
BWin
WillHill
Ladbrokes
1(3,75) X(3,50) 2(2,20)
1(3,21) X(3,45) 2(2,45)
1(3,60) X(3,80) 2(2,00)
Prediksi Skor
WhoScored Sampdoria 1-1 AC Milan
Prediksi Football5Star
Sampdoria: 30% | Seri: 30% | AC Milan: 40%

Berita Bola: Masuk Sebagai Pengganti, Carlos Bacca Bantu Milan Kalahkan Sampdoria

Setelah dua laga menelan kekalahan, AC Milan bisa kembali ke jalur kemenangan. Gol tunggal Carlos Bacca ke gawang Sampdoria di Stadion Luigi Ferraris, Sabtu (17/9) dini hari WIB, membantu Milan memutus tren negatif di Serie-A.

Sebelum laga, Milan memang dihantui rentetan hasil negatif saat kalah 2-4 di kandang Napoli dan 0-1 dari Udinese di San Siro. Dua kekalahan itu sempat membuat nasib pelatih Vincenzo Montella berada di ujung tanduk.

Namun, Montella memenuhi janji untuk membawa Milan bangkit. Menariknya, pahlawan kemenangan Milan, Bacca, justru sempat diasingkan Montella di bangku cadangan pada laga ini. Bacca baru dimasukkan pada menit ke-64 untuk menggantikan Gianluca Lapadula.

Montella memang sempat membuat perjudian dengan merotasi lini depan, khususnya di posisi ujung tombak. Bacca yang dinilai kurang maksimal dalam dua laga terakhir diganti oleh Lapadula yang ditemani oleh Mbaye Niang dan Suso.

Tanpa Bacca, Milan seolah kehilangan taji. Lapadula gagal memenuhi ekspektasi sebagai pendulang gol pada laga ini. Alih-alih mencetak gol, penyerang anyar Milan itu justri menjadi pemain pertama yang mendapat kartu kuning akibat mengontrol bola dengan lengan pada menit ke-40.

Sampdoria sendiri mampu mendominasi permainan sejak babak pertama. Namun, kedua tim kerap mengalami kebuntuan dalam upaya mencetak gol. Alhasil, skor kacamata penjadi penghias babak pertama.

Memasuki paruh kedua, Montella melakukan perubahan dengan komposisi tim. Dia memasukkan Manuel Locatelli guna menggantikan Jose Sosa pada menit ke-57, disusul masuknya Bacca pada menit kee-64.

Perubahan itu membuat permainan Milan sedikit membaik. Namun, tetap saja Sampdoria lebih dominan dalam penguasaan bola. Tercatat, skuad asuhan Marco Giampaolo mampu memiliki 53 persen ball possession dan meleaps 7 tembakan.

Namun, ketajaman Bacca mampu memberi perbedaan terhadap laga. Pada menit ke-85, sebuah kesalahan bek Sampdoria membuat Suso mampu merebut bola dan melepaskan umpan manis yang lantas dikonversi Bacca menjadi gol.

Gol itu sekaligus menjadi satu-satunya yang tercipta di pertandingan ini. Sampdoria harus puas menelan kekalahan di depan publik sendiri. Sementara, tiga poin membuat Montella bisa sedikit bernapas lega.

Milan kini menempati peringkat keenam di klasemen sementara Serie A dengan koleksi 6 poin, sedangkan Sampdoria tepat berada di aatsnya dengan angka sama, tapi unggul selisih gol.

Susunan Pemain:

Sampdoria (4-3-1-2): 2-Emiliano Viviano; 22-Jacopo Sala (13-Pedro Pereira 31′), 26-Matias Silvestre, 37-Milan Skriniar, 19-Vasco Regini; 16-Karol Linetty, 34-Lucas Torreira, 8-Edgar Barreto (14-Patrick Schick 88′); 18-Dennis Praet (10-Bruno Fernandes 69′); 9-Luis Muriel, 27-Fabio Quagliarella.
Pelatih: Marco Giampaolo

AC Milan (4-3-3): 99-Gianluigi Donnarumma; 20-Ignazio Abate, 29-Gabriel Paletta, 13-Alessio Romagnoli, 96-Davide Calabria; 23-Jose Sosa (73-Manuel Locatelli 57′), 18-Riccardo Montolivo, 5-Giacomo Bonaventura; 11-Mbaye Niang, 9-Gianluca Lapadula (70-Carlos Bacca 64′), 8-Suso (15-Gustavo Gomez 90+1′)
Pelatih: Vincenzo Montella

Montella: Sampdoria Tak Pantas Kalah Dari Milan!

Pelatih Sampdoria, Vincenzo Montella, mengaku enggan mengomentari kinerja wasit saat menjamu AC Milan di Stadion Luigi Ferraris dalam lanjutan Serie A, Minggu (17/4). Akan tetapi, Montella menegaskan bahwa Il Samp tidak sepantasnya kalah dari Milan.

Sampdoria memberikan perlawanan sengit terhadap Milan. Apesnya, Andrea Ranocchia dkk harus mengakui kemenangan I Rossoneri berkat gol tunggal Carlos Bacca pada menit ke-71.

Bek kiri Sampdoria, Dodo, sempat membobol gawang Milan yang dikawal oleh Gianluigi Donnarumma. Namun, wasit menganulirnya setelah Fabio Quagliarella dianggap berada dalam posisi offside sebelum Dodo mencetak gol.

“Saya memutuskan untuk tidak mengomentari keputusan-keputusan wasit. Saya tidak akan melakukannya hari ini, hal-hal seperti itu bisa saja terjadi,” kata Montella, seperti dikutip dari Mediaset Premium.

“Tentu saja kami kecewa karena telah menampilkan performa yang bagus menghadapi lawan yang berkualitas. Kami tidak layak kalah, tim kami memberi kesulitan kepada lawan dan nyaris mencetak gol dalam beberapa kesempatan,” sambungnya.

“Akhir pertandingan adalah hal yang sulit dalam pertandingan sepak bola mana pun karena Milan memiliki para pemain yang juga berpengalaman untuk tidak tertidur sebelum laga usai,” ujar Montella.

“Rossoneri tidak menciptakan tembakan ke gawang pada babak pertama dan kami tampil luar biasa,” tandasnya.

Sampdoria kini masih tercecer di papan bawah klasemen Serie A. Il Samp berada di posisi ke-15 dan hanya berjarak enam angka dari zona degradasi.

Perubahan Taktik Milan di Bawah Brocchi Untuk Lawan Sampdoria

Cristian Brocchi akan melakoni debut sebagai pelatih AC Milan pada laga pekan ke-33 Serie A melawan Sampdoria pada Senin (18/4). Dia diprediksi akan membuat perubahan drastis dalam sistem permainan Milan untuk pertandingan tersebut.

La Gazzetta dello Sport menyatakan Brocchi akan mengusung formasi yang berbeda dibanding Sinisa Mihajlovic yang digantikannya. Dia akan meninggalkan pola 4-4-2 dan kembali ke formasi 4-3-1-2 yang menjadi sistem permainan I Rossoneri pada awal musim.

Perubahan juga akan dilakukan dari mulai lini belakang. La Gazzetta dello Sport melaporkan Brocchi lebih memilih Mattia De Sciglio dibanding Luca Antonelli sebagai bek kiri. Sementara itu, posisi Ignazio Abate, Alessio Romagnoli, dan Alex disebut bakal aman.

Akan tetapi, Brocchi menginginkan para defendernya berani untuk mengambil risiko untuk membantu memulai serangan. Alhasil, lini pertahanan Milan akan lebih “tinggi” dibanding pada masa Mihajlovic.

Sementara itu, di lini tengah, Keisuke Honda akan tergeser dari susunan pemain inti. Untuk tiga gelandang di depan defnder, Brocchi disebut La Gazzetta dello Sport lebih memilih Juraj Kucka, Riccardo Montolivo, dan Andrea Bertolacci.

Perubahan peran bakal dijalani oleh Montolivo yang kini diserahi tugas untuk merancang serangan. Sebelumnya dia ditugasi Mihajlovic untuk menjaga pertahanan dari tengah. Untuk posisi trequartista, Giacomo Bonaventura yang lebih dipercaya oleh Brocchi,

Sedangkan di lini depan, duet Carlos Bacca dan Mario Balottelli bakal dipilih oleh Brocchi. Mereka diminta untuk lebih sering berada di kotak penalti. Selain itu, duet pernyerang ini juga dilarang untuk sering melepaskan tembakan dari luar kotak penalti.

Sistem permainan ini akan dicoba oleh Brocchi ketika melawan ke markas Sampdoria.