Gagal di Real Madrid, Santiago Solari Coba Peruntungan ke Meksiko

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Setelah dipecat Real Madrid, nama Santiago Solari hilang bak ditelan bumi. Tapi kini ia kembali muncul membawa cerita baru.

Santiago Solari baru saja ditunjuk sebagai pelatih raksasa Meksiko, Club America. Ia menggantikan posisi Miguel Herrera yang gagal mengembalikan performa terbaik America.

Berita ini juga dibenarkan oleh pihak klub. “Club America melaporkan telah sepakat dengan Santiago Solari untuk melatih tim utama untuk Guardianes pada kompetisi 2021,” demikian pernyataan resmi klub.

Bukan tanpa alasan raksasa Meksiko menunjuk mantan pemain Real Madrid. Menurut sang presiden, Santiago Banos, Solari adalah sosok yang ideal dan punya karakter sesuai dengan proyek klub.

“Solari adalah sosok ideal untuk proyek olahraga kami. Dia juga memiliki karier sebagai pesepa bola dan pelatih dan dia akan meraih sukses bersama klub seperti Club America yang selalu menargetkan juara,” demikian kata Santiago Banos.

Meksiko bukanlah negara asing untuk pria Argentina. Semasa bermain ia pernah mengadu nasib di sana dengan memperkuat Atlante pada 2009-2010.

Bagi pria berusia 44 tahun, menukangi Club America jadi pengalaman keduanya melatih di tingkat profesional. Ya, selama ini karier manajerialnya lebih banyak di kategori umur bersama tim akademi Real Madrid.

Baru pada 2018 lalu ia ditunjuk sebagai pelatih interim Los Blancos menggantikan Julen Lopetegui. Sempat membawa Madrid tampil apik, peruntungannya berubah ketika statusnya menjadi pelatih tetap.

Dan pada Maret 2019 Santiago Solari pun dipecat. Sejak saat itu dia menganggur sebelum akhirnya menerima pinangan raksasa Meksiko.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Roberto Carlos Sebut Santiago Solari Tidak Gagal di Real Madrid

Banner LFS Baru

Football5star.com, Indonesia – Mantan penggawa tim nasional Brasil dan Real Madrid, Roberto Carlos mengatakan bahwa mantan rekannya, Santiago Solari sebenarnya tidak mengalami kegagalan di El Real.

Menurut pemilik tendangan pisang ini, Solari yang musim lalu melatih Real Madrid merupakan pelatih bagus. Ia menyebut gagal atau tidak seorang pelatih bukan diukur dari gelar yang diberikan pada akhir musim.

Florentino Perez - Real Madrid - Santiago Solari - @FutbollHeritage
@FutbollHeritage

“Anda tidak bisa memenangkan gelar di tiap musim. Jika itu dilakukan maka nama kompetisi baiknya diubah seperti LaLiga Real Madrid atau Liga Champions Real Madrid,” kata Carlos seperti dikutip Football5star.com dari Football Espana, Jumat (6/3/2020).

Menurut Carlos bahwa Solari menjalankan tugasnya dengan baik di Real Madrid sebelum akhirnya digantikan oleh Zinedine Zidane yang juga mantan rekannya di Madrid.

Solari sendiri saat ini berstatus tanpa pekerjaan. Ia sebelumnya sempat mengatakan berkeinginan untuk melatih klub Liga Inggris.

“Saya ingin melatih di Inggris. Saya banyak menonton sepak bola Liga Inggris. Ini adalah liga top yang selalu hadirkan momen hebat. Ada pemain luar biasa di sini dan pelatih hebat,” kata Solari pada tahun lalu.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Gagal di Real Madrid, Santiago Solari Ingin Latih Klub Inggris

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Mantan pemain dan pelatih Real Madrid Santiago Solari mengaku bahwa dirinya berkeinginan untuk bisa melatih klub Liga Inggris. Menurut Solari, kompetisi Liga Inggris salah satu yang terbaik di Eropa.

“Saya ingin melatih di Inggris. Saya banyak menonton sepak bola Liga Inggris. Ini adalah liga top yang selalu hadirkan momen hebat. Ada pemain luar biasa di sini dan pelatih hebat,” kata Solari seperti dikutip Football5star.com dari Sportsmail, Minggu (17/11/2019).

Florentino Perez - Real Madrid - Santiago Solari - Squawka
Squawka

Santiago Solari sendiri pada Maret lalu didepak dari kursi kepelatihan Real Madrid. Lima bulan melatih mantan klub, Solari dianggap tak banyak membawa perubahan pada permainan Real Madrid di awal musim.

Pada akhir pekan lalu, Solari sendiri menonton langsung laga Chelsea vs Crystal Palace di Stamford Bridge. Di tambahkan Solari keinginannya untuk bisa melatih klub Liga Inggris juga karena faktor Pep Guardiola serta Jurgen Klopp.

“Guardiola memiliki gaya permainan yang jelas dan mampu membangun tim. Sedangkan Klopp adalah pelatih karismatik dengan kepribadian yang ekspansif. Saya suka dengan permainan keduanya,” ucap Solari.

Santiago Solari Ingin Rasakan Kerasnya Premier League

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Mantan pelatih Real Madrid, Santiago Solari, sampai saat ini masih menganggur. Walau begitu, ia ternyata sudah punya rencana untuk masa depannya. Ya, dia ingin melatih salah satu klub Premier League.

Santiago Solari dipecat Real Madrid Maret lalu. Ia diberhentikan setelah bekerja hanya tiga bulan saja. Setelah menukangi El Real, sang pelatih banyak menerima tawaran dari klub lain, tapi ia menolaknya.

Kini pria asal Argentina sepertinya sudah mulai rindu dengan sepak bola dan ingin kembali lagi jadi pelatih. Ia pun menargetkan bisa ke Liga Inggris untuk merasakan kerasnya persaingan di sana dan bertemu para pelatih hebat.

vinicius-solari bantu saya berkembang di madrid
Fox Sport Asia

“Saya hanya ingin menangani klub Eropa, ini serius karena saya ingin melatih klub yang punya ambisi besar dan liga yang besar. Dan saya lihat Premier League tahun lalu dan bagaimana mereka berkembang luar biasa,” kata Solari kepada BBC, Jumat (27/9/2019).

“Sangat fantastis rasanya bisa terlibat di sana dan melatih salah satu klub di sana. Sangat banyak budaya luar biasa di Premier League. Anda bisa bertemu pelatih Spanyol, Jerman, Inggris, dan pelatih dari banyak negara lainnya di dunia,” sambungnya.

Ungkapan mantan pemain Inter Milan ini sekaligus memuncul isu baru di Inggris. Ia disebut-sebut segera menukangi Newcastle United yang musim ini tampil mengecewakan bersama Steve Bruce.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Keylor Navas Sakit Hati dengan Solari

Football5star.com, Indonesia – Kiper Real Madrid, Keylor Navas, mengaku sakit hati dengan mantan pelatihnya, Santiago Solari. Sebab, ia sulit mendapat kesempatan bermain di era pelatih asal Argentina itu.

Keylor Navas merupakan kiper utama Madrid di era Zinedine Zidane. Posisinya kemudian digeser Thibaut Courtois di era kepimpinan Solari.

Keylor Navas mengatakan, ia tak bisa melakukan apa-apa untuk meyakinkan Solari akan kemampuannya.

“Aku memang merasa bahwa apa pun yang aku lakukan dalam latihan, aku tidak akan bermain di bawah Solari. Tapi aku selalu menjadi seorang profesional. Aku termotivasi untuk melakukan hal-hal dengan baik karena aku sangat beruntung bisa main di klub ini,” kata Navas kepada Cadena COPE.

Keylor Navas sesalkan kekalahan Real Madrid di kandang CSKA Moskva.
Getty Images

Navas yang bergabung dengan Madrid pada 2014 masih terikat kontrak di Santiago Bernabeu sampai 2021. Pemain 32 tahun itu ingin menghormati kontraknya. Tapi, ia juga ingin mendapat jam terbang yang tinggi.

“Aku memiliki kontrak. Antusiasmeku selalu di Madrid dan aku fokus pada apa yang akan datang. Aku telah memberikan segalanya untuk klub ini dan aku akan terus memberikannya saat aku di sini, tetapi aku tidak ingin menghabiskan satu tahun lagi seperti tahun ini,” Navas menambahkan.

Total, sejak merapat ke Madrid, Navas telah tampil dalam 156 pertandingan di semua kompetisi. Ia juga menyumbangkan 11 trofi bergengsi.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Pintu Real Madrid Akan Selalu Terbuka Untuk Santiago Solari

Football5star.com, Indonesia – Presiden Real Madrid, Florentino Perez memastikan jasa-jasa Santiago Solari selama menjadi pelatih tim utama tak akan dilupakan begitu saja. Ia mengatakan bahwa pintu Real Madrid akan selalu terbuka untuk Santiago Solari.

Santiago Solari ditunjuk sebagai pengganti Julen Lopetegui yang dipecat pada bulan Oktober lalu. Namun, ia gagal membawa Los Blancos tampil konsisten dan harus kehilangan posisinya pada Senin (11/3). Manajemen Real Madrid kembali menunjuk Zinedine Zidane untuk menjadi pelatih tim utama.

“Saya ingin berterima kasih kepada Santiago Solari atas kerja kerasnya selama menjadi pelatih tim utama. Dia telah menunjukkan rasa cinta yang begitu besar dan selalu bekerja keras hingga saat-saat terakhir,” tutur Florentino Perez dikutip dari Marca.

Florentino Perez - Real Madrid - Santiago Solari - @FutbollHeritage
@FutbollHeritage

“Dia telah berusaha sekuat tenaga selama menjadi tim utama. Saya pun tak akan mempertanyakan komitmennya. Kami masih memiliki beberapa posisi yang bisa diisi oleh Solari apabila ia berkenan,” tuturnya menambahkan.

Awalnya, Solari ditunjuk setelah Julen Lopetegui gagal membawa Los Blancos tampil maksimal. Pada awalnya, Solari mampu membawa kestabilan kembali ke Santiago Bernabeu. Namun, manajemen Real Madrid masih tak puas dengan hasil kerjanya. Terlebih setelah kegagalan di ajang Liga Champions musim ini.

Hal itu menjadi dasar penunjukkan kembali Zinedine Zidane yang sempat memutuskan hengkang pada bulan Juni 2018 lalu. Legenda sepak bola Prancis itu diikat dengan kontrak berdurasi tiga tahun.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Resmi, Zidane Gantikan Solari di Real Madrid

Football5star.com, Indonesia – Kesabaran manajemen Real Madrid terhadap Santiago Solari sudah habis. Secara resmi, pihak klub mengumumkan mengakhiri kerja sama dengan pria asal Argentina tersebut pada Senin (11/3) waktu setempat. Manajemen lantas menunjuk Zinedine Zidane sebagai gantinya.

Pekerjaan Solari di Real Madrid selesai satu musim lebih awal dari kesepakatan sebelumnya. Pihak petinggi Los Blancos pun tidak punya pilihan selain memanggil kembali Zidane, pelatih yang membawa mereka berjaya di Liga Champions tiga musim belakangan.

Dalam rilisa resmi di situs klub, tim ibu kota Spanyol tersebut mengucapkan terima kasih atas kinerja mantan pelatih Castilla tersebut. Meski demikian, sang pelatih tetap diberi waktu bekerja menyelesaikan kewajibannya hingga akhir musim.

Dalih Santiago Solari Atas Kekalahan Real Madrid dari CSKA Moscow
marca.com

“Berdasarkan kesepakatan dalam rapat yang berlangsung di Madrid, jajaran manajemen memutuskan untuk menyudahi durasi kerja Santiago di klub ini. Namun, Real Madrid tetap memberi waktu kepada yang bersangkutan untuk bekerja di sisa waktu yang ada,” demikian rilisan resmi klub.

“Sebagai gantinya, jajaran direksi juga sudah memutuskan untuk kembali memanggil Zinedine Zidane melatih klub. Terhitung sejak awal musim depan, ia akan diberi kontrak selama tiga musim,” lanjut isi rilisan tersebut.

Tanda-tanda Solari akan dipecat sudah tampak sejak Februari lalu. Selama tiga pertandingan kandang beruntun, Sergio Ramos selalu menelan kekalahan. Mulai dari double-kill­ oleh Barcelona, di dua ajang berbeda, hingga direpotkan oleh sekelompok anak muda milik Ajax Amsterdam.

Puncak kesabaran petinggi klub adalah usai kalah dari Ajax. Maklum saja, Madrid harus tersingkir secara mengenaskan dari Liga Champions, turnamen yang selama tiga musim terakhir selalu mereka juarai.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Benzema Tolak Ide Ganti Solari

Football5star.com, Indonesia – Pemain Real Madrid, Karim Benzema menolak ide untuk mengganti pelatih mereka, Santiago Solari. Ia meminta agar Solari setidaknya dipertahankan hingga akhir musim.

Pemain berkebangsaan Prancis ini juga kesal dengan anggapan Real Madrid telah habis setelah mereka takluk dari Ajax Amsterdam. Ia mengingatkan lagi bahwa Los Merengues, julukan Real Madrid, telah menjadi juara Liga Champions tiga tahun beruntun.

“Kami kehilangan pertandingan yang sangat penting melawan Ajax dan seakan-akan kami tidak pernah memenangkan apa pun. Jangan lupa bahwa kita telah memenangkan banyak gelar sebelumnya. Gelar itu sangat sulit dan sangat penting,” ujar Karim Benzema dilansir Football5star dari Marca.

Nacho Fernandez menegaskan para pemain tidak berkomplot untuk mendepak Santiago Solari dari Real Madrid.
sport.es

Penyerang Real Madrid ini yakin seratus persen bahwa seluruh pemain ada di belakang Solari. Meskipun begitu, ia menyerahkan segala keputusan kepada manajemen klub.

“Saya berharap Solari ada di sini sampai akhir musim tetapi itu adalah masalah klub dan saya tidak ingin membahasnya. Kami bersama Solari. Jika sebuah skuad tidak bersama pelatih mereka, maka mereka tidak akan memainkan pertandingan seperti yang kami lakukan hari ini (menang 4-1 lawan Real Valladolid).

“Mengapa ganti pelatih sekarang? Kami memiliki 11 pertandingan tersisa dan kami berharap dia akan tetap bersama kami.”

Salah satu rumor yang berkembang adalah Jose Mourinho disiapkan sebagai pengganti Santiago Solari. Namun, Karim Benzema menolak untuk menanggapi dan menyerahkan semuanya kepada manajemen.

“Saya tidak bisa menjawab Anda, saya punya pelatih sekarang dan ini masalah klub.”

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Bek Real Madrid Akui Hubungan dengan Santiago Solari Tak Mulus

Football5Star.com, Indonesia – Santiago Solari saat ini tengah tersudut. Kepastian Real Madrid tersingkir dari Liga Champions dan Copa del Rey serta kian jauh dalam persaingan di LaLiga membuat posisinya rawan. Bek Nacho Fernandez mengakui hubungan sang pelatih dengan tim memang tidak mulus.

“Hubungan dengan pelatih agak sulit karena banyak hal yang tak berjalan baik,” ungkap Nacho Fernandez selepas laga melawan Real Valladolid, Senin (11/3/2019) dini hari WIB, seperti dikutip Football5Star.com dari Diario Sport.

Nacho Fernandez menegaskan para pemain tidak berkomplot untuk mendepak Santiago Solari dari Real Madrid.
sport.es

Meskipun demikian, pemain berumur 29 tahun itu buru-buru menandaskan bahwa para pemain tak akan menghianati sang pelatih. “Kami tetap bersama dia. Kami tak turut campur (soal masa depannya). Tugas kami hanyalah meraih kemenangan di lapangan,” kata Nacho Fernandez lagi.

Secara keseluruhan, bek yang menjadi pelapis Sergio Ramos dan Raphael Varane itu mengakui musim ini sangat janggal bagi Real Madrid. Mereka sudah hampir pasti tak menggondol gelar juara Liga Champions, LaLiga, atau Copa del Rey.

“Ini tahun yang rumit. Kami tak terbiasa tak berjuang meraih sesuatu pada saat ini. Ini adalah Real Madrid dan tuntutan selalu ada setiap hari. Kami harus membela panji klub,” jelas dia lagi.

Nacho Fernandez menambahkan, masa liburan nanti akan terasa sangat hampa bagi seluruh anak asuh Santiago Solari. Biasanya memasuki masa itu sebagai juara, terutama juara Liga Champions, kini mereka akan melakoninya sebagai pecundang yang gagal di semua ajang besar.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Direktur Real Madrid Enggan Bahas Nasib Santiago Solari

Football5Star.com, Indonesia – Nasib Santiago Solari di Real Madrid masih menjadi tanda tanya besar. Di satu sisi, rumor yang berkembang menyatakan dia akan dipecat. Di sisi lain, pihak internal klub berjuluk Los Blancos itu tak mau memberikan isyarat pasti. Tak terkecuali Direktur Hubungan Kelembagaan Emilio Butragueno.

Saat dimintai pendapat soal nasib Santiago Solari selepas laga Real Madrid melawan Real Valladolid, Senin (11/3/2019) dini hari WIB, Butragueno mengelak. Dia berdalih tak mau membicarakan hal tersebut.

Emilio Butragueno tak mau membahas nasib Santiago Solari sebagai pelatih Real Madrid.
as.com

“Solari adalah seorang yang luar biasa profesional. Namun, kita di sini untuk bicara soal pertandingan (lawan Valladolid),” kata Butragueno kepada Movistar seperti dikutip Football5Star.com dari Diario As.

Mantan striker ulung pada 1980-an itu lantas mengungkapkan hal yang lebih membingungkan. Dia mengakui Real Madrid berada pada pekan sulit karena tersingkir dari Copa del Rey dan Liga Champions serta kalah lagi di LaLiga dari Barcelona. Namun, dia memuji performa Karim Benzema dkk. dalam laga melawan Valladolid. “Hasil (lawan Valladolid) luar biasa,” kata dia.

Keengganan Butragueno berkomentar soal masa depan Santiago Solari di Real Madrid tak ayal menimbulkan tanda tanya. Di satu sisi, dia memang tak mengungkapkan kemungkinan sang pelatih didepak. Namun, di sisi lain, keengganan memberi dukungan justru menguatkan dugaan yang ada saat ini.

Rumor yang berkembang saat ini menyatakan Santiago Solari hanya tinggal menghitung hari. Keberadaannya di Real Madrid hanya tinggal menunggu kepastian sosok yang mau mengisi posisinya. Andai sosok itu didapatkan, dia diyakini akan langsung dilengserkan. Sosok yang dirumorkan tengah didekati bos Los Blancos saat ini adalah Jose Mourinho.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Solari: Kemenangan Lawan Valladolid Terasa Emosional

Football5star.com, Indonesia – Real Madrid mempermalukan Real Valladolid 4-1 dalam lanjutan LaLiga, Senin (11/3/2019) dinihari WIB. Kemenangan ini pun terasa sangat emosional bagi pelatih Santiago Solari.

Cukup beralasan Solari beranggapan demikian. Pasalnya, sebelum laga ini bergulir, Madrid sudah menelan tiga kekalahan beruntun, baik di Copa del Rey, Laliga, hingga Liga Champions.

Tak ayal, keberhasilan Karim Benzema dkk memetik tiga poin sangat disyukuri sang pelatih. Dirinya pun dengan tegas mengatakan Madrid sudah melewati pekan yang sulit.

madrid lumat valladolid
@realmadriden

“Kemenangan ini sangat terasa emosional bagi kami. Para pemain bermain dengan energi yang tinggi. Kami mencetak gol dan bermain baik hari ini. Inilah tim dengan pemain terbaik dan orang-orang yang hebat, semuanya berkomitmen pada klub,” ujar Solari kepada Marca, Senin (11/3/2019).

“Kami melewati pekan yang sulit, terutama para pemain. Kita bisa lihat bagaimana pada 25 menit pertama mereka masih dihantui hasil buruk di laga sebelumnya. Tapi setelah itu mereka bereaksi dengan sempurna. Mereka adalah kumpulan pemain hebat dan pantas memenangkan laga ini,” ia menambahkan.

Lebih lanjut, pelatih asal Argentina ini menginginkan agar Madrid tidak cepat puas pada kemenangan ini. Ia menekankan kepada pemainnya supaya terus bekerja keras demi mempertahankan momentum bagus ini.

“Kami harus melanjutkan performa seperti ini dengan cara yang sama, kerja keras. Normal-normal saja jika banyak yang mengganggu performa kami di luar lapangan, tapi semangat pemain harus tetap sama. Jadi kami harus meneruskan momentum ini untuk meraih semua poin yang tersedia hingga akhir musim,” tutupnya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Seedorf Masuk Radar Real Madrid Gantikan Solari

Football5star.com, Indonesia – Manajen Real Madrid sedang kelimpungan mencari cara untuk katrol performa tim di sisa musim. Salah satu alternatif yang masuk di kepala mereka adalah mengganti Santiago Solari, secepatnya. Beredar kabar jika Clarence Seedorf akan menduduki posisi tersebut.

Seedorf jelas bukan orang baru di klub yang mengklaim terbaik di Spanyol tersebut. Pria asal Belanda itu pernah menjadi bagian dari skuat Los Blancos sejak 1996 hingga 2000. Dalam kurun waktu tersebut, ia turut mempersembahkan dua trofi Liga Champions, satu gelar La Liga, dan satu Copa del Rey.

AS melansir, kedua belah pihak sudah melakukan pertemuan sesaat setelah pertandingan antara Real Madrid melawan Ajax Amsterdam. Seedorf dan beberapa orang petinggi menggelar makan malam di salah satu restoran, tak jauh dari Santiago Bernabe.

solari-madrid kalah segalanya dari girona
marca.com

Untuk urusan melatih, pengalaman pria kelahiran Suriname tersebut tidak terbilang sedikit. Meski belum mampu memenangi gelar mayor selama melatih, setidaknya ia sudah pernah malang melintang di sejumlah klub Eropa, sejak pensiun sebagai pemain.

Beberapa di antaranya adalah AC Milan, Deportivo La Coruna, hingga timnas Kamerun. Atas dasar itulah kini namanya masuk ke dalam kandidat selanjutnya untuk melatih Madrid.

Sejatinya, masih ada sejumlah nama lain yang juga santer diisukan diincar Real Madrid. Mulai dari Mauricio Pochettino, hingga usaha untuk memanggil kembali Zinedine Zidane dan Jose Mourinho.

Santiago Solari: Ini Bukan Akhir Dunia!

Football5Star.com, Indonesia – Santiago Solari, pelatih Real Madrid, mengaku sangat sedih dan terpukul timnya tersingkir dari kancah Liga Champions musim ini setelah dibantai ajax Amsterdam 1-4, Rabu (6/3/2019) dini hari WIB. Namun, dia menegaskan, ini bukanlah akhir dari segalanya.

Menurut Santiago Solari, tak ada gunanya meratapi kekalahan memalukan dan kegagalan mempertahankan gelar juara Liga Champions. Hal terpenting, kata dia, adalah berpikir positif dan tetap memandang ke depan. Real Madrid tak boleh terpuruk oleh kegagalan musim ini.

Real Madrid tersingkir dari Liga Champions setelah dihajar Ajax Amsterdam.
elpais.com

“Ini sungguh menyakitkan. Kami meminta maaf kepada para fan yang begitu luar biasa mendukung tim pada masa-masa sulit. Kami bersedih dan terluka. Kami telah berusaha sebaik mungkin, tapi ternyata tak cukup dan harus tersingkir. Ini malam yang menyedihkan,” urai Santiago Solari seperti dikutip Football5Star.com dari situs resmi Real Madrid.

Pelatih yang menggantikan Julen Lopetegui itu menambahkan, “Musim belum berakhir dan harus terus dijalani. Ada perbedaan besar di LaLiga, tapi kami harus tetap profesional. Real Madrid lebih besar dari apa pun yang kami alami saat ini. Kami akan kembali dengan lebih kuat dan baik. Kami akan lebih baik dari sebelumnya.”

Real Madrid Tak Dinaungi Nasib Baik

Mengenai kekalahan telak 1-4 di kandang sendiri dari Ajax Amsterdam, Santiago Solari mengaku tak habis pikir. Dia menilai segalanya seperti tak berpihak kepada Real Madrid. Hal itu didasarkan pada berbagai insiden yang tersaji sepanjang pertandingan.

“Ada banyak hal yang terjadi. Ini adalah pertandingan ketika berbagai hal berubah dengan cepat. Pergantian yang terpaksa dilakukan, tembakan yang mengenai mistar, bola yang tak ingin masuk ke gawang, ketajaman mereka, VAR… Ada begitu banyak hal yang perlu kami telaah,” urai Santiago Solari lagi.

Kegagalan di Liga Champions secara matematis memastikan anak-anak asuh Santiago Solari gagal juara di tiga ajang musim ini. Sebelumnya, Real Madrid telah disingkirkan Barcelona dari Copa del Rey pada babak semifinal. Adapun di LaLiga, mereka tercecer di posisi ketiga dengan tertinggal 12 poin dari Barcelona yang berada di puncak klasemen sementara.

[better-ads type=’banner’ banner=’156436′ ]

Tanpa Sergio Ramos, Real Madrid Rugi secara Taktik dan Mental

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Real Madrid, Santiago Solari, menganggap timnya mengalami kerugian taktik dan mental dengan absennya Sergio Ramos. Namun, ia tetap yakin perannya di lapangan dapat digantikan pemain lain dengan baik.

Real Madrid akan melakoni pertandingan penentuan babak 16 besar Liga Champions melawan Ajax Amsterdam. Partai tersebut akan berlangsung di Stadion Santiago Bernabeu, Selasa (5/3/2019) waktu setempat atau Rabu dini hari WIB.

Di laga ini, tim berjulukan Los Blancos dipastikan tidak bisa diperkuat sang kapten, Sergio Ramos. Bek tengah berusia 32 tahun itu harus menjalani hukuman larangan bermain dua laga. Penyebabnya adalah kartu kuning yang diterima saat pertemuan pertama kontra Ajax.

Sergio Ramos - Ajax Amsterdam - Real Madrid - Goal

“Sergio Ramos adalah pemimpin di lapangan dan barisan pertahanan. Kami bukan hanya mengalami kerugian secara taktik, tetapi juga mental dengan absennya Sergio,” ujar Solari dilansir Football5star.com dari Marca.

“Namun, kami masih memiliki pemain-pemain lain sarat pengalaman dan kualitas yang bisa menggantikan perannya,” ucapnya.

Di partai ini skuat asuhan Santiago Solari hanya butuh hasil imbang untuk bisa lolos ke perempat final Liga Champions.

Ya, tim berjulukan El Real sebelumnya berhasil mencuri keuntungan dengan menuai kemenangan 2-1 di markas Ajax. Kendati demikian, Solari menolak memandang sebelah mata wakil Liga Belanda tersebut di partai kedua.

“Buat kami pertandingan Liga Champions selalu sangat penting, khususnya, laga melawan Ajax Amsterdam. Mereka adalah tim yang sangat bagus, banyak pemain muda, dan ambisius,” kata Solari.

[better-ads type=’banner’ banner=’156436′ ]

Santiago Solari Enggan Remehkan Kekuatan Ajax Amsterdam

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Real Madrid, Santiago Solari, enggan meremehkan Ajax Amsterdam di laga penentuan babak 16 besar Liga Champions. Namun, ia memastikan anak asuhnya akan berusaha keras agar bisa mengamankan tiket ke babak perempat final.

Pertandingan Real Madrid vs Ajax Amsterdam akan berlangsung di Stadion Santiago Bernabeu, Selasa (5/3/2019) waktu setempat. Di partai ini skuat asuhan Santiago Solari hanya butuh hasil imbang untuk bisa lolos ke perempat final Liga Champions.

Ya, tim berjulukan El Real sebelumnya berhasil mencuri keuntungan dengan menuai kemenangan 2-1 di markas Ajax. Kendati demikian, Solari menolak memandang sebelah mata wakil Liga Belanda tersebut di partai kedua.

Santiago Solari - Real Madrid - Barcelona - @madridistatv_

“Buat kami pertandingan Liga Champions selalu sangat penting, khususnya, laga melawan Ajax Amsterdam. Mereka adalah tim yang sangat bagus, banyak pemain muda, dan ambisius,” kata Solari dikutip Football5star.com dari Marca.

“Namun, kami ingin memenanginya. Kami akan menghadapi laga ini dengan cara terbaik dan mengeluarkan karakter tim ini. Kami akan berusaha dan menang karena ini adalah Liga Champions,” ujarnya.

Liga Champions kini menjadi satu-satunya peluang El Real untuk bisa memenangi gelar bergengsi musim ini. Pasalnya, mereka sudah tersingkir dari Copa del Rey sesuai dikalahkan Barcelona.

Kekalahan dari Barcelona di pentas Liga Spanyol pekan lalu juga membuat asa Madrid memenangi gelar menjadi sangat kecil. Sekarang Madrid hanya menempati posisi ketiga klasemen dan terpaut 12 poin dari Barcelona di puncak klasemen.

[better-ads type=’banner’ banner=’156436′ ]

Soal Jose Mourinho, Real Madrid Dianggap Lebih Seksi dari Julia Roberts

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Real Madrid, Santiago Solari, mengibaratkan klubnya lebih seksi dari Julia Roberts ketika berbicara soal rumor yang mengaitkan Jose Mourinho dengan klubnya.

Baru-baru ini Jose Mourinho mulai disebut-sebut berpotensi kembali melatih Real Madrid. Sebelumnya pelatih beralias The Special One pernah menduduki kursi pelatih di Stadion Santiago Bernabeu pada periode 2010-2013.

Mourinho saat ini tengah tidak terikat dengan klub manapun setelah dipecat Manchester United pada Desember 2018. Rumor yang mengaitkannya dengan Real Madrid tidak lepas dari beberapa hasil negatif Gareth Bale dkk di bawah asuhan Santiago Solari belakangan.

Tekanan terhadap Solari mulai meningkat setelah tim berjulukan El Real dua kali dikalahkan rival abadi Barcelona di Bernabeu. Kekalahan pertama dari Barcelona menyebabkan Madrid gagal lolos ke final Copa del Rey musim ini.

santiago solari
uefa.com

Kekalahan kedua membuat kans El Real menjadi kampiun di Liga Spanyol sangat tipis karena berjarak 12 poin. Bahkan, jarak mereka dengan Atletico Madrid juga semakin melebar sejauh lima poin.

“Klub ini selalu memiliki lebih banyak pelamar daripada Julia Roberts, itu sesuatu yang wajar. Anda perlu bertanya kepadanya (siapa yang dipilih Julia Robert antara Mourinho atau Solari), itu pertanyaan bagus,” ujar Solari seperti dikutip Football5star.com dari Marca.

Kesempatan terbesar El Real memenangi gelar musim ini praktis tinggal di pentas Liga Champions. Sekarang Madrid sudah sampai di babak 16 besar dan berpeluang dan berebut tiket perempat final melawan Ajax Amsterdam.

Setelah menang 2-1 di pertemuan pertama, Madrid hanya butuh hasil imbang guna memastikan lolos ke babak delapan besar. Partai penentuan kedua tim akan berlangsung di Bernabeu, Selasa (6/3/2019) waktu setempat atau Rabu dini hari WIB.

[better-ads type=’banner’ banner=’156436′ ]

Hasil Copa del Rey Tak Menggabarkan Jalannya Laga El Clasico

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Real Madrid, Santiago Solari, menilai anak asuhnya tampil sangat bagus saat dipermalukan Barcelona dengan skor 0-3 pada laga penentuan semifinal Copa del Rey musim ini. Ia pun yakin anak asuhnya tetap bersemangat ketika harus kembali meladeni Lionel Messi dkk.

Hanya berjarak dua hari Real Madrid akan kembali melakoni laga El Clasico melawan Barcelona. Kali ini partai lanjutan Liga Spanyol tersebut juga akan berlangsung di Stadion Santiago Bernabeu, Sabtu (2/3/2019) waktu setempat atau Minggu dini hari WIB.

Jelang laga tersebut Santiago Solari memastikan anak asuhnya tidak mengalami trauma dari kekalahan sebelumnya. Menurutnya, hasil di Copa del Rey tidak mengambarkan apa yang terjadi di lapangan.

“Melawan Barcelona, kami hanya mengalami dua tembakan ke gawang. Jadi, kami melakukan banyak hal positif karena faktor tersebut,” kata Solari seperti dikutip Football5star.com dari Marca.

dua faktor yang bikin solari waspada pada ajax
AS.com

“Sulit untuk mengatakan saat Anda melihat hasil akhir. Namun, secara keseluruhan kami bermain sangat baik,” ucapnya.

Solari juga memastikan anak asuhnya antusias dan bersemangat untuk membalas kekalahan dari Barcelona. Mereka juga berambisi untuk mendulang poin penuh di depan dukungan penuh suporter di Bernabeu.

“Kami siap untuk bangkit dan mendapatkan poin. Kami akan memainkan pertandingan dengan antusias dan semangat yang sama. Kami berusaha meningkatkan segala sesuatunya,” kata Solari.

Peluang Madrid untuk bisa memenangi gelar Liga Spanyol musim ini memang sangat kecil. Namun, kemenangan atas pemuncak klasemen sementara berpotensi membuat mereka naik ke posisi kedua.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Mourinho akan Kembali Latih Madrid Musim Depan

Football5star.com, Indonesia – Posisi Santiago Solari sebagai juru taktik Real Madrid sepertinya akan berakhir musim ini. Kemungkinan itu diungkapkan oleh mantan presiden Madrid, Ramon Calderon. Tidak hanya itu, ia juga yakin bahwa Jose Mourinho akan kembali melatih musim depan.

Posisi Solari saat ini memang sedang tidak menentu. Kekalahan telak 0-3 dari Barcelona di Copa del Rey membuat banyak pihak meragukan masa depannya. Selain itu masalah tak kunjung usainya dengan tiga pemain bintang seperti Gareth Bale, Marcelo, dan Isco juga menjadi pemicu lainnya.

Dengan dua masalah di atas, Calderon tanpa ragu mengatakan Mourinho akan kembali ke Santiago Bernabeu. “Perasaan saya mengatakan, mungkin dia akan kembali ke Real Madrid pada musim depan,” katanya seperti dikutip Football5star.com dari AS, Jumat (1/3/2019).

Ramon Calderon, mantan Presiden Real Madrid menyebut cepat atau lambat, Jose Mourinho akan kembali ke Real Madrid - Football5star - AS
as.com

“Peluang itu cukup terbuka karena dia masih memikirkan Madrid dan klub saat ini membutuhkan konsistensi. Jika kesempatan itu datang dia tidak akan menolaknya,” ia menambahkan.

Terkait kekalahan klub berjuluk Los Blancos dari Barcelona di Copa del Rey, Calderon menegaskan bahwa sejatinya mantan klubnya itu bermain lebih baik. Tapi satu-satunya kekurangan yang ia rasakan adalah lini depan kehilangan sosok Cristiano Ronaldo yang sudah pindah ke Juventus.

“Real Madrid bermain lebih baik daripada Barcelona dengan menciptakan banyak peluang untuk mencetak gol. Tapi sangat disayangkan bahwa pemain yang dulu mencetak gol sekarang sudah bermain di Turin,” tegasnya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Solari Beberkan Penyebab Kekalahan Real Madrid

Football5star.com, Indonesia – Juru taktik Real Madrid, Santiago Solari, mengungkap satu penyebab kekalahan anak asuhnya dari Barcelona di ajang Copa del Rey dinihari tadi. Menurutnya, Real Madrid menelan kekalahan karena gagal memanfaatkan peluang.

Di partai melawan Barcelona, Los Blancos tampil dengan permainan menyerang dan agresif. Namun, mereka gagal menembus lini pertahanan Barcelona dan harus mengakhiri pertandingan dengan kekalahan 0-3.

Kekalahan ini membuat Real Madrid gagal mengakhiri hegemoni Lionel Messi dkk di ajang Copa del Rey. Kini, Azulgrana akan kembali berlaga di partai final untuk kali ke-5 secara beruntun. Mereka akan menghadapi Real Betis atau Valencia di partai puncak.

Real Madrid - Santiago Solari - Barcelona - @realmadrid
@realmadrid

“Inti dari sepak bola adalah gol dan berusaha semaksimal mungkin untuk memanfaatkan setiap kesempatan serta peluang yang datang,” ungkap Santiago Solari dikutip www.old.football5star.com dari laman Fotball Espana.”

“Kami sebenarnya memiliki banyak peluang untuk mencetak gol. Namun, kami gagal memanfaatkannya dan Barcelona berhasil memaksimalkan setiap peluang yang mereka dapatkan,” imbuh mantan pemain Inter Milan itu.

Meskipun baru saja menelan kekalahan dari rival abadinya, Real Madrid tak boleh lama-lama berduka. Pasalnya, akhir pekan nanti, Luka Modric dkk akan kembali menghadapi Barcelona. Kali ini, partai panas itu akan digelar dalam ajang LaLiga.

“Tak ada tim yang boleh terlalu lama berduka setelah menelan kekalahan di pertandingan sepak bola. Menang atau kalah, kami tak boleh kehilangan fokus menjelang pertandingan akhir pekan nanti,” pungkas Santiago Solari.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Meski Sudah Fit, Isco Tetap Tak Masuk Skuat Real Madrid

Football5star.com, Indonesia – Meskipun sudah kembali fit dan berlatih, Santiago Solari masih tak memasukkan nama Isco ke skuat Real Madrid yang akan menghadapi Barcelona dinihari nanti. Hal ini semakin memperkuat dugaan keretakan hubungan antara Santiago Solari dan Isco.

Di bawah asuhan Zinedine Zidane dan Julen Lopetegui, Isco menjadi salah satu pemain inti di skuat El Real. Namun, hal itu langsung berubah 180 derajat ketika Santiago Solari datang untuk menggantikan posisi Julen Lopetegui pada akhir Oktober lalu.

Pria 26 tahun itu hanya mampu mengoleksi dua gol dari 13 penampilan selama empat bulan terakhir. Selain masalah dengan Santiago Solari, cedera punggung juga membatasai waktu bermain Isco untuk Real Madrid dalam empat bulan terakhir.

Isco - Santiago Solari - Real Madrid - El Clasico - @RMadridInfo
@RMadridInfo

Masalah keretakan hubungan antara kedua belah pihak sebenarnya sudah cukup lama tercium. Pada bulan Desember lalu, Isco menolak kehormatan untuk menjadi kapten Real Madrid di sebuah pertandingan Liga Champions.

Penolakan itu pun tak mendapat sambutan hangat dari para penonton yang hadir di Santiago Bernabeu. Para penonton langsung menghujat dan menyorakinya. Namun, kedua pihak kerap kali menepis isu keretakan hubungannya.

Apabila kondisi ini tak berubah hingga akhir musim nanti, bukan tak mungkin sang pemain akan memutuskan untuk hengkang. Manchester City dan Juventus disebut menjadi klub yang siap menampung mantan pemain Valencia itu di bursa transfer musim panas mendatang.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Madrid Tahu Apa yang Harus Dilakukan Saat Lawan Barcelona

Football5star.com, Indonesia – Real Madrid akan menghadapi Barcelona pada leg kedua Copa del Rey, Kamis (28/2/2019) dinihari WIB. Laga ini bertajuk El Clasico ini sekaligus jadi yang kedua kali dialami Santiago Solari sebagai pelatih Madrid.

Pada leg pertama yang berlangsung di Camp Nou, Madrid dan Barcelona berbagi angka 1-1. Hasil tersebut sekaligus menguntungkan El Real yang giliran menjamu klub asal Katalonia itu.

Modal hasil imbang itulah yang nantinya akan menjadi keuntungan Solari di Santiago Bernabeu. Ia menegaskan pemainnya sudah tahu harus melakukan apa untuk mengalahkan Barcelona.

madrid vs barcelona
@FCBarcelona

“Pada babak kedua leg pertama lalu kami bermain sangat baik. Kami punya peluang untuk mencetak gol dan menciptakan hasil yang lebih menguntungkan. Kami harus punya kontinuitas pada laga besok. Pemain sudah tahu apa yang harus mereka lakukan di lapangan,” ujar Solari kepada Marca, Selasa (26/2/2019).

“Kami sangat menikmati persaingan dan tahu apa artinya laga ini. Kami tahu mungkin ada tiga hasil, tapi kami pergi dan berjuang untuk menang. Perasaan pemain sekarang sangat santai dan siap memberikan yang terbaik,” ia menambahkan.

Lebih lanjut, pelatih asal Argentina itu menegaskan bahwa laga bertajuk El Clasico ini sebagai bukti bahwa Spanyol merupakan kiblat sepak bola dunia saat ini.

“Pertandingan ini sangat indah. El Clasico adalah hal terhebat di sepak bola Spanyol dan kita semua tahu Spanyol adalah ibu kota sepak bola dunia,” tutupnya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Keputusan Solari Bikin Bale Murka

Football5star.com, Indonesia – Gareth Bale menjadi pahlawan kemenangan Real Madrid atas Levante lewat satu gol yang dicetak. Tapi ia justru tidak merayakan gol tersebut seperti biasanya. Kuat dugaan hal ini diakibatkan oleh keputusan sang pelatih, Santiago Solari, yang baru memainkannya pada pertengahan babak kedua.

Anggapan tersebut diungkapkan oleh mantan pelatih Madrid, Bernd Schuster. Menurutnya, apa yang dilakukan Solari terhadap Bale sangat tidak pantas. 

“Jika Anda memerintahkan Bale, Marco Asensio, dan Federico Valverde untuk mulai melakukan pemanasan, pemain pertama yang harus Anda masukkan adalah Bale,” ujar Schuster seperti dikutip Football5star.com dari Mundo Deportivo, Senin (25/2/2019).

Santiago Solari berhasil menyamai rekor enam dekade milik Luis Carniglia.
elpais.com

“Tapi jika pada akhirnya Anda tidak memilihnya sebagai pilihan pertama ini akan mengganggu Bale. Dan itulah yang terjadi ketika dia dimasukkan. Dia tidak senang dan menunjukkan itu saat mencetak gol. Pemain seperti dia pantas mendapat lebih dari ini,” sambung pelatih asal Jerman tersebut.

Winger asal Wales tersebut baru dimainkan pada pertengahan babak kedua untuk menggantikan Karim Benzema. Tidak lama berada di lapangan, ia pun memastikan kemenangan Madrid menjadi 2-1 melalui eksekusi penalti.

Bukannya senang dan merayakan gol tersebut dengan rekan setimnya, raut wajah Gareth Bale justru tanpa ekspresi. Ia hanya berjalan menuju tengah lapangan. Hingga saat ini pemain yang didatangkan dari Tottenham Hotspur itu belum berbicara apa pun terkait kejadian tersebut.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Santiago Solari: Madrid Akan Berjuang Sampai Akhir di La Liga

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Real Madrid, Santiago Solari, menegaskan timnya belum menyerah dalam mengejar Barcelona. Los Blancos, kata dia, akan habis-habisan sampai akhir musim.

“Setiap pertandingan dimainkan dengan komitmen maksimal. Komitmen kami adalah berjuang untuk liga hingga akhir musim,” kata Santiago Solari di Soccerway.

“Kami ingin memangkas poin dan itu adalah tujuan kami. Kami belum melakukannya pekan lalu dan kami harus memangkas lagi. Kami juga harus memiliki ketegangan yang diperlukan untuk menghadapi pertandingan berikutnya melawan Levante.”

dua faktor yang bikin solari waspada pada ajax
Getty Images

Madrid saat ini berada di posisi tiga klasemen La Liga. Los Blancos tertinggal 12 poin dari Barcelona di singgasana.

Pada laga berikutnya, Madrid akan tandang ke Levante, Senin (25/2/2019) dini hari WIB. Bagi Santiago Solari, fatal jika timnya menganggap remeh tuan rumah.

“Levante adalah tim yang sangat cepat, kami harus pergi ke sana sejak menit pertama untuk memainkan permainan kami. Kami harus memberi tekanan dan bermain agresif. Para pemain adalah orang yang masuk dan menentukan pertandingan, kami ingin lebih dekat dengan gol dan menang, tetapi kami harus berjuang,” ucap Santiago Solari.

Levante sendiri memang sering menyulitkan Madrid. Dalam tiga laga terakhir, mereka bahkan memetik satu kemenangan dan dua kali seri saat melawan Los Blancos.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Solari Berjanji Akan Bawa Real Madrid Terus Bayangi Barcelona

Football5star.com, Indonesia – Santiago Solari mengatakan bahwa Real Madrid akan berusaha dengan maksimal untuk terus menempel Barcelona di puncak klasemen LaLiga. Ia pun berharap anak asuhnya dapat menunjukkan penampilan yang optimal di setiap pertandingan tersisa musim ini.

Saat ini, Real Madrid masih duduk di peringkat ke-3 klasemen LaLiga dengan raihan 45 poin dari 24 partai. Tertinggal dua angka dari Atletico Madrid yang ada di peringkat ke-2 dan 12 poin dari Barcelona yang duduk di puncak klasemen.

“Kami akan menunjukkan komitmen yang maksimal hingga akhir musim 2018-19 nanti. Menurut saya, kami juga masih memiliki peluang untuk meraih gelar LaLiga,” ujar Santiago Solari dikutip dari laman Football Espana.

Santiago Solari - Real Madrid - Barcelona - @LaLigaEN
@LaLigaEN

“Saat ini, kami akan berusaha untuk menipiskan jarak dengan para pesaing di puncak klasemen LaLiga. Kami gagal melaksanakan misi itu di pertandingan melawan Girona akhir pekan lalu. Hal itu membuat kami berada dalam tekanan yang cukup besar di pertandingan melawan Levante,” kata Santiago Solari menambahkan.

Selepas pertandingan melawan Levante dinihari nanti, El Real akan menghadapi dua pertandingan El Clasico melawan Barcelona. Pada Rabu malam waktu setempat, Real Madrid akan menjamu Barcelona pada partai leg kedua semifinal Copa del Rey.

Setelah itu, kedua tim akan kembali bentrok di ajang LaLiga pada Sabtu (2/3) malam waktu setempat. Selepas pertandingan itu, Karim Benzema dkk akan menantang Ajax di ajang Liga Champions dan melawat ke kandang Real Valladolid.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Solari: Madrid Kalah Segalanya dari Girona

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Real Madrid, Santiago Solari, tak bisa menyembunyikan kekecewaan usai timnya kalah 1-2 dari Girona, Minggu (17/2/2019). Ia mengatakan timnya kalah segalanya dari sang lawan.

Madrid tak berdaya meladeni permainan pressing tinggi tim tamu kali ini. Bahkan Girona mampu membuat peluang lebih banyak di babak kedua.

“Ini adalah sepak bola dan selalu ada rival di dalamnya, saat ini rival kami adalah Girona yang bermain sangat baik. Mereka belum meninggalkan pertandingan pada babak pertama ketika kami memiliki banyak peluang untuk mencetak lebih banyak gol,” kata Solari kepada Marca, Minggu (17/2/2019).

madrid dipermalukan girona di santiago bernabeu
@realmadriden

“Dan di babak kedua kami kehilangan segalanya. Kami kehabisan energi dan mereka sangat kuat ketika menyerang. Ini membuat permainan kami tidak jelas. Masalah kami ada di fisik, mental, dan konsentrasi,” tambah pelatih yang menggantikan Julen Lopetegui ini.

Lebih lanjut, sang pelatih juga menegaskan bahwa jadwal padat timnya menjadi pemicu lain kekalahan di Santiago Bernabeu ini. Seperti yang diketahui, El Real baru saja menghadapi Ajax Amsterdam di 16 besar Liga Champions di tengah pekan.

“Kami menjalani laga ini dengan hiruk pikuk Liga Champions. Banyak pertandingan yang telah kami lalui dengan hasil yang sangat baik. Mungkin kekalahan ini karena energi kami berada di titik paling bawah,” sambungnya.

Kekalahan dari Girona ini sekaligus menjauhkan Los Blancos dari Barcelona di puncak klasemen. Mereka kini terpaut sembilan poin dari sang pemuncak klasemen.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Santiago Solari Akui Real Madrid Kesulitan di Johan Cruyff Arena

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Real Madrid, Santiago Solari, mengakui bahwa timnya kesulitan untuk bisa mengalahkan Ajax Amsterdam.

Real Madrid menuai kemenangan 2-1 atas Ajax Amsterdam pada laga pertama babak 16 besar Liga Champions. Dua gol kemenangan tim berjulukan Los Blancos di Johan Cruyff Arena, Rabu (13/2/2019) atau Kamis dini hari WIB, dicetak Karim Benzema (60′) dan Marco Asensio (87′).

Sementara itu, satu-satunya gol balasan yang sempat membuat Ajax mengimbangi Madrid 1-1 dicetak Hakim Ziyech (75′).

“Kami tampil dengan sangat baik dan berhasil. Kami mengalami kesulitan tetapi bisa mencetak gol saat mendapat peluang,” kata Santiago Solari seperti dikutip Football5star.com dari situs resmi UEFA.

marco asensio
uefa.com

Solari juga mengaku puas dengan performa dan kontribusi penentu kemenangan Madrid, Marco Asensio. Ya, berkat golnya Los Blancos bisa mencuri keuntungan dari markas Ajax terkait upaya lolos ke babak perempat final.

Padahal, di pertandingan ini Asensio hanya tampil sebagai pemain pengganti. Ia masuk pada menit ke-73 menggantikan Karim Benzema.

“Saya khususnya senang terhadap Asensio. Bagaimana ia bermain dan fakta ia bisa mencetak gol,” kata Solari.

“Ia begitu bersemangat saat masuk bermain. Ia juga mencetak gol penting buat kami,” ucapnya.

Kemenangan tersebut membuat Madrid kini berada di posisi lebih menguntungkan. Bukan hanya unggul, mereka juga akan tampil sebagai tuan rumah di partai penentuan melawan Ajax.

Pertemuan kedua babak 16 besar tersebut akan berlangsung di Stadion Santiago Bernabeu pada 6 Maret 2019.

[better-ads type=’banner’ banner=’156436′ ]

Courtois Yakin Klub-Klub Takut dengan Real Madrid

Football5star.com, Indonesia – Thibaut Courtois yakin klub-klub sekarang takut dengan Real Madrid. Pergantian pelatih menjadi kunci dari perubahan yang terjadi dalam tubuh El Real – julukan Real Madrid.

Real Madrid berada dalam periode negatif pada bulan Oktober silam. Puncaknya, mereka takluk dari Barcelona dengan skor 5-1. Kekalahan itu berujung pada pemecatan yang diterima oleh Julen Lopetegui.

“Saya perhatikan bahwa sekarang mereka melihat bahwa lebih sulit untuk menang dari kami. Pada bulan Oktober kami mengalami bulan yang sangat buruk dan sekarang mereka melihat bahwa kami bermain baik dan mereka lebih takut pada kami,” ujar Courtois dikutip Football5star dari Marca.

Thibaut Courtois Real Madrid Keylor Navas @OptaJose
Twitter
@OptaJose

Pergantian pelatih membuat mantan penjaga gawang Chelsea itu lebih optimis. Mereka yang dulunya terlempar dari tiga besar LaLiga, kini telah kembali ke tiga besar dan menempel ketat Barcelona di papan klasemen.

“Kami di sini untuk memperjuangkan segalanya. Copa del Rey, LaLiga Santander hingga saat-saat terakhir serta agar bisa berjalan sejauh mungkin di Liga Champions. Ketika Anda bermain di Real Madrid, Anda bermain untuk memenangkan segalanya.”

Pada babak 16 besar, Real Madrid akan bertandang ke markas Ajax Amsterdam. Meskipun sang lawan dipenuhi dengan pemain muda, Courtois mengingatkan rekan-rekannya untuk tidak meremehkan sang lawan.

“Ajax adalah tim yang hebat, karena mereka telah membeli Daley Blind dan Dusan Tadic, dan sudah memiliki pemain hebat seperti Hakim Ziyech, Matthijs de Ligt dan Frenkie de Jong. Mereka tahu cara bermain sepakbola dan kami harus hati-hati dengan mereka.

“Ajax telah menunjukkan di Liga Champions saat melawan Bayern Munich bahwa mereka adalah tim yang hebat. Ini akan menjadi pertandingan yang sangat sulit dan kami harus berkonsentrasi.”

[better-ads type=’banner’ banner=’156436′ ]

Dua Faktor yang Bikin Solari Waspada Hadapi Ajax Amsterdam

Football5star.com, Indonesia – Real Madrid akan tandang ke Johan Cruyff Arena untuk meladeni perlawanan Ajax Amsterdam di leg pertama 16 besar Liga Champions, Rabu (13/2/2019). Kendati unggul dalam materi pemain, pelatih Madrid, Santiago Solari, tidak akan menganggap enteng tuan rumah.

Solari mengatakan ada dua faktor yang membuat dirinya sangat mewaspadai ancaman Ajax. Kedua faktor tersebut adalah keunggulan lawan yang selalu mengandalkan pemain muda dan permainan menyerang yang selama ini diperagakan anak asuh Erik Ten Hag.

“Ajax tim yang sangat bagus. Kita tahu mereka punya sistem pemain muda yang terus bekerja untuk tim utama. Komitmen mereka terhadap pemain muda sangat luar biasa. Mereka juga memeragakan permainan menyerang yang sangat berbahaya,” kata Solari seperti dilansir AS, Senin (11/2/2019).

solari senang madrid imbangi barcelona
@realmadriden

“Itulah cara mereka bekerja, dengan tim yang sudah menunjukkan tampil kompetitif musim lalu. Laga nanti akan berjalan sangat sulit seperti semua laga kami di Liga Champions selama ini,” ia menambahkan.

Terkait peluang Los Blancos mempertahankan gelar keempat secara beruntun, pelatih yang menggantikan posisi Julen Lopetegui ini mengaku semua kemungkinan masih bisa terjadi. Tapi ia tetap menginginkan anak asuhnya agar tidak terlena dengan capaian tersebut.

“Tidak ada yang tidak mungkin untuk Real Madrid. Tapi kami tidak memikirkan itu dulu karena masih ada beberapa pertandingan penting menuju babak final. Saat ini kami hanya ingin memberikan yang terbaik di lapangan” ujarnya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156436′ ]

Seedorf: Real Madrid Terluka Karena Zidane dan Ronaldo

Football5star.com, Indonesia – Clarence Seedorf buka suara terkait dengan mantan klubnya, Real Madrid. Menurut dia, kepergian Zinedine Zidane dan Cristiano Ronaldo membuat Real Madrid terluka. Ia juga menilai kepergian Zidane lebih berdampak lebih besar.

“Cristiano dianggap sebagai raja di Madrid dan dia memberikan jaminan banyak gol untuk tim. Jika Cristiano masih di tim maka Los Blancos akan lebih percaya diri, tetapi saya tidak percaya hasilnya akan sangat berbeda,” ungkap Seedorf dilansir Football5star dari Marca.

Kepergian Zidane pada akhir musim dirasa oleh mantan pelatih AC Milan ini memiliki dampak yang lebih besar. Zizou – panggilan Zidane – menancapkan legacy yang sulit untuk diduplikasi oleh pelatih yang lain.

ZInedine Zidane Lempar Kode Bakal Gabung Juventus
Zimbio

“Kemungkinan keluarnya Zidane memiliki dampak yang jauh lebih besar karena cara bermain telah berubah. Siapa pun yang menggantikannya akan perlu melakukan pekerjaan khusus agar dapat segera sukses dan mengatasi kesulitan awal yang datang,” ujarnya.

Masuknya Santiago Solari di tengah musim menggantikan Julen Lopetegui membuat posisi Isco Alarcon menjadi serba tidak jelas. Bagi Seedorf, orang di luar klub akan sulit menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi. Menurutnya, setiap pemain pasti akan menghadapi masa-masa sulit dan itulah tugas dari pelatih untuk memperbaiki.

“Selalu sulit untuk mengetahui dengan tepat apa yang terjadi secara internal ketika melihat dari luar. Isco sudah pasti pemain yang sangat penting dan dia salah satu pemain sepakbola yang akan saya taruh di lapangan jika saya memiliki kesempatan untuk melatihnya.

“Pada saat yang sama, semua pemain penting melewati masa-masa sulit dan adalah tugas pelatih untuk membantu individu pulih dari perspektif fisik atau mental. Solari tidak cukup gila untuk meninggalkan pemain tanpa alasan yang logis,” ucap Seedorf.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Gareth Bale Cetak Gol ke-100, Ini Kata Santiago Solari

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Real Madrid, Santiago Solari, memberikan apresiasi khusus setelah Gareth Bale berhasil mencetak gol ke-100.

Real Madrid menang atas Atletico Madrid dengan skor 3-1 di Stadion Wanda Metropolitano, Sabtu (9/2/2019) malam WIB. Tiga gol tim berjulukan Los Blancos masing-masing diciptakan Casemiro, Sergio Ramos, dan Gareth Bale, sedangkan satu gol balasan tuan rumah ditorehkan Antoine Griezmann.

Gol yang ditorehkan Bale tercipta pada menit ke-74 atau gol pemasti kemenangan tim berjulukan El Real. Satu gol itu juga membuat Bale kini genap sudah mengoleksi 100 gol bersama Madrid di semua kompetisi.

Tampil bagus dan mencetak gol pemasti kemenangan Madrid, Santiago Solari pun melayangkan pujiannya. Menurutnya, Bale sudah memberikan kontribusi besar dengan mencetak gol pemasti kemenangan.

Dalih Santiago Solari Atas Kekalahan Real Madrid dari CSKA Moscow
Realmadrid.com

“Gareth Bale berjalan ke ruang ganti dengan sangat baik. Ia sangat senang karena bisa mencetak gol,” kata Solari seperti dikutip Football5star.com dari Marca.

“Ia membantu menentukan hasil pertandingan ini. Berkat golnya, kami bisa mengakhiri perlawanan Atletico dan ia tampil sangat bagus,” ujarnya.

Kemenangan atas Atletico Madrid membuat Los Blancos naik ke posisi kedua klasemen sementara Liga Spanyol musim ini. Namun, dengan kemasan 45 poin, mereka masih terpaut 5 angka dari pemuncak klasemen, Barcelona.

Madrid tentu butuh konsistensi dalam meraih kemenangan. Meski naik ke urutan kedua, tim yang bermarkas di Stadion Santiago Bernabeu hanya unggul satu poin dari Atletico.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]