Shahar Ginanjar: Nama Besar Klub Tak Akan Tergantikan oleh Pemain

Shahar Ginanjar: Nama Besar Klub Tak Akan Tergantikan oleh Pemain 4

Football5Star.com, Indonesia – Shahar Ginanjar akhirnya buka suara soal keputusannya pergi meninggalkan Persija Jakarta. Dia mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak, dan menyebut nama besar klub tak akan sebanding dengan pemain.

Seperti diketahui, Persija baru saja resmi melepas tiga pemainnya sekaligus. Selain Shahar, mereka juga ditinggal oleh M Rafli Mursalim, dan Hamra Hehanussa. Dua nama terakhir pergi dengan status pinjaman, sedang Shahar pergi secara permanen. Ketiganya bergabung dengan klub Liga 2, Dewa United.

“Persija mengucapkan terima kasih atas kerja sama dan dedikasi Shahar selama membela Persija. Saya berharap Shahar bisa selalu bermain maksimal serta sukses di klub barunya,” ungkap Presiden Persija Jakarta, Mohamad Prapanca, dalam laman resminya.

Shahar Ginanjar Sebenarnya Jadi Penyelamat Persija Meski Buat Kesalahan
MediaPersija

Shahar Ginanjar sendiri mengucapkan banyak terima kasih karena telah banyak dibantu semua pihak di Persija. Dia ingin pergi dari skuat Macan Kemayoran secara baik-baik setelah mengabdi sejak tengah musim 2019.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih banyak kepada klub, manajemen, ofisial, pelatih, pemain dan suporter, atas segala al yang tercipta selama ini,” kata Shahar seperti rilis yang diterima Football5Star.com.

“Kebaikan, kerja sama, pertemanan dan segala hal, yang saya laukan akan saya kenang selalu. Mohon maaf atas kesalahan disengaja atau tidak,” sambung Shahar.

Pada kesempatan yang sama, eks kiper PSM Makassar itu menilai nama besar klub tak akan tergantikan oleh pemain. Dia juga berterima kasih kepada the Jakmania atas dukungannya.

“Nama besar klub tak akan tergantikan nama besar pemain, siapapun yang datang dan pergi, Persija tetaplah persija, salam saya, The Jak!” tutup dia.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Kiper Hebat Didikan Diklat Persib

Banner LFS Baru

Football5Star.com Diklat Persib bukan cuma mahir melahirkan sejumlah pemain lapangan yang andal. Tapi, mereka jua berhasil mendidik kiper-kiper tangguh yang sekarang laris dipakai di klub Indonesia.

Tak dimungkiri, Diklat Persib melahirkan sejumlah nama beken. Beberapa di antaranya saat ini memperkuat Persib, mulai dari Febri Haryadi, Gian Zola, Beckham Putra, hingga Abdul Aziz.

Nah, ada beberapa kiper didikan diklat Persib yang jua andal. Siapa saja? Berikut Football5Star.com sajikan daftarnya:

Andritany Ardhiyasa

Saat muda, Andritany Ardhiyasa menimba ilmu di sejumlah tempat, mulai dari Diklat Ragunan, Asiop, hingga Persib Bandung U-18. Dia membela Persib U-18 pada 2006 silam

Persija vs Tira Persikabo Andritany Football5star

Semusim setelahnya, Andritany direkrut Pesik Kuningan, lalu ke Sriwijaya FC, sebelum akhirnya menetap di Persija Jakarta sejak 2010 hingga kini. Andri bahkan sempat menjadi juara Piala Soeratin bersama Persib U-18 kala itu.

Shahar Ginanjar

Shahar jua merupakan kiper didikan diklat Persib. Bedanya, dia pernah memperkuat Maung Bandung pada 2014 dan turut terlibat saat tim meraih gelarn juara ISL.

Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Kiper Hebat yang Didikan Diklat Persib

Sejumlah klub pernah dibela kiper 29 tahun tersebut. Mulai dari Mitra Kukar, Barito Putera, PSM Makassar, hingga kini bersama Andritany di Persija Jakarta.

M Natsir Fadhil Mahbuby

M Natshir jua salah satu kiper lulusan akademi Maung Bandung. Dia tercatat berguru di Persib pada 2006 hingga 2008. Sempat membela Pelita Jaya dan Arema pada karier seniornya, Natshir lantas kembali ke pelukan Persib.

Michael Essien Jawara Liga Champions Kirim Doa untuk Kiper Persib Muhammad Deden Natshir - persibcoid

Bersama Maung Bandung, dia total telah meraih tiga gelar, yakni ISL 2014, Piala Presiden 2015, dan Inter Island Cup 2014. Kini, dia kabarnya dipinjamkan ke Bandung United.

M Riyandi

Kiper muda dan berbakat, Riyandi ternyata juamerupakan lulusan Maung Bandung. Baru berusia 20 tahun, dia saat ini menjadi andalan di Barito Putera sejak 2016 silam.

Muhammad Riyandi Barito Putera Liga 1 2019 Radar Banjarmasin

Prestasinya jua cukup baik. Dia dua kali mengantarkan Indonesia meraih peringkat ketiga Piala AFF U-19 2017 dan 2018. Dia jua masuk ke dalam skuat yang meraih medali perak di SEA Games 2019.

Imam Arief Fadillah

Terakhir ada nama Imam Arief Fadillah yang merupakan kiper lulusan diklat Persib. Dia bergabung dengan diklat Persib pada 2009 dan semusim kemudian dapat kesempatan main di tim senior.

Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Kiper Hebat yang Didikan Diklat Persib

Sayang, dia tak terlalu mengilap hingga sempat membela Persitara Jakarta Utara, PS Bangka, Persika Karawang, Barito Putera hingga kembali ke Persib 2017-2019. Tapi nyatanya dia tak jua dapat kesempatan hingga kini membela Sriwijaya FC di Liga 2.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Shahar Ginanjar Sudah Sangat Merindukan The Jakmania

Banner LFS Baru

Football5star.com, Indonesia – Penghentian kompetisi akibat pandemi COVID-19 membuat kiper Persija Jakarta, Shahar Ginanjar, sangat merindukan The Jakmania. Menurut Shahar, The Jakmania selalu bisa menciptakan atmosfer pertandingan yang spesial.

Tak hanya merindukan suporter, Shahar ternyata juga merasa sangat kangen dengan rekan-rekan setimnya. Salah satu momen yang sangat ia rindukan adalah, ketika seluruh penggawa Persija sedang bersanda gurau selepas latihan.

“Yang dikangenin dari masa ini kita latihan bareng dengan teman-teman, bercanda bareng. Walaupun serius dalam latihan, ada beberapa momen bercanda selepas latihan yang dikangenin,” ujar Shahar Ginanjar seperti dikutip dari laman resmi Liga 1.

Shahar Ginanjar - Persija - The Jakmania - @shaharginanjar12 2
instagram.com/shaharginanjar12

“Tak hanya itu momentum pertandingan juga saya rindukan ditambah atmosfer pertandingan, terutama atmosfer GBK. Tidak banyak klub yang didukung banyak suporter seperti di Perisja,” katanya menambahkan.

Meskipun cukup merindukan rekan-rekannya dan The Jakmania, Shahar mengaku tetap bersyukur karena memiliki waktu lebih banyak bersama keluarganya. Ia pun tak lupa terus berolah raga di sela-sela kegiatannya di rumah.

“Kita ambil hikmahnya dan tetap sabar. Salah satunya dekat dengan keluarga apalagi sebelum-sebelumnya saya lebih banyak di luar. Selain tentunya meluangkan waktu untuk olahraga. Saya tipikalnya juga tidak betah jika tidak berolahraga.”

“Harapan nomor satu yang pasti wabah ini cepat berlalu dengan adanya wabah ini banyak orang prihatin. Saya saja pemain bola merasakan hal was-was. Sekali lagi cepat selesai dan bisa kembali lebih baik lagi sekaligus situasi kondusif,” tandas Shahar.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Jawab Tantangan Sergio Ramos Indonesia, Aksi Kiper Persija Malah Bikin Nafsu Eks Persib

Banner LFS Baru

Football5star.com Indonesia – Merasa tertantang dengan aksi pamer otot Ryuji Utomo, kiper kedua Persija Jakarta, Shahar Ginanjar, ikut memajang foto tanpa pakaian di Instagram. Akan tetapi, aksi itu justru membuat mantan kapten timnas Indonesia, Firman Utina, bernafsu.

Sempat diberitakan sebelumnya, pada Minggu (22/3/2020), Ryuji Utomo mengunggah sebuah foto yang menggugah mata, khususnya kaum wanita. Bek Persija Jakarta yang mendapat julukan Sergio Ramos Indonesia dari rekan setimnya itu memamerkan tubuh berototnya di akun Instagram @ryujiutomo.

Ryuji Utomo Persija Jakarta Sergio Ramos Indonesia - IG @ryujiutomo
Instagram @ryujiutomo

Foto itu direspons beberapa pemain Persija Jakarta, termasuk Shahar Ginanjar yang ikut menulis di kolom komentar. Shahar menilai Ryuji layak menjadi kompetitornya dalam hal pembentukan otot tubuh. “Saingan gw neh,” sebut @shaharginanjar12.

Ryuji pun membalas, “SG panutan aing????”, yang lantas direspons lagi oleh Shahar Ginanjar untuk membuktikan bahwa otot tubuhnya tak kalah kekar. “beuhhh makin termotivasi gw liat otot lu”.

Benar saja, berselang sehari, Shahar Ginanjar mengunggah foto yang hampir mirip dengan Ryuji Utomo. Kiper Persija Jakarta berusia 29 tahun tersebut, memamerkan otot punggung dan lengan belakangnya. “Challenge dr temen gw @ryujiutomo ????????????,” tulis Shahar.

https://www.instagram.com/p/B-D_WUfB9zz/

Unggahan itu pun langsung direspons oleh Ryuji Utomo. “Sikat terus bosque! ????????????????????”, yang segera dibalas lagi oleh Shahar, “siap idolakuuu tenang haha”.

Namun yang lebih menarik adalah komentar dari mantan pemain timnas Indonesia, Firman Utina. Pemain yang pernah membela Persita Tangerang, Persija Jakarta, dan Persib Bandung itu justru berkomentar “nyeleneh”. “Jadi nafsu ????????????,” tulis dia.

Shahar Ginanjar pun membalas candaan Firman Utina juga dengan jenaka. “@firmanutina1515 waduh jgn bang nti mba ita marah????????????,” respons dia.

Aksi Ryuji Utomo dan Shahar Ginanjar menjadi bagian kecil dari beragam aksi dan tantangan yang dilakukan pesepak bola selama wabah corona di Indonesia. Pandei COVID-19 itu pula yag membuat Liga 1 2020 resmi ditangguhkan setelah berjalan tiga pekan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Ini Cara Shahar Ginanjar Jaga Kondisi di Tengah Wabah Virus Corona

Banner LFS Baru

Football5Star.com, Indonesia – Penjaga gawang Persija, Shahar Ginanjar punya cara tersendiri untuk menjaga kondisi dan kesehatan ditengah libur latihan. Mantan pemain PSM ini memilih berolahraga sendiri dan meminimalisir kontak dengan orang lain.

Shahar memilih latihan kardio atau olahraga yang meningkatkan detak jantung seperti berlari, berenang dan bersepeda. Hal ini dilakukannya untuk menjaga daya tahan tubuh dan stamina di saat libur latihan.

“Latihan sendiri itu penting bagi saya karena mau bagaimanapun, kondisi badan pasti akan turun karena tidak ada latihan bersama tim. Biasanya saya berlatih kardio,” ucap Shahar Ginanjar seperti dikutip Football5Star.com dari laman resmi klub.

Ini Cara Shahar Ginanjar Jaga Kondisi di Tengah Wabah Virus Corona
@shaharginanjar12

Shahar mengimbangi olahraga dengan makanan sehat seperti buah dan sayur dan selalu cuci tangan.

“Makan protein yang baik serta sayur dan buah. Hindari tempat keramaian dan selalu cuci tangan setiap bersentuhan dengan orang lain,” tutup Shahar.

Seperti yang diketahui, ditengah mewabahnya virus corona yang terjadi di dunia termasuk Indonesia, pemerintah dan PSSI sepakat untuk menunda semua kegiatan sepak bola di Liga 1, Liga 2, hingga TC timnas Indonesia selama dua minggu.

Untuk menjaga pemainnya dari Virus Corona tersebut, Persija Jakarta pun memberikan waktu libur latihan untuk pemain selama sepekan.

Persija akan kembali bermain melawan Persik pada lanjutan Liga 1 pekan keempat pada Sabtu (4/4/2020) di Stadion Gelora Bung Karno.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Shahar Ginanjar Sebenarnya Jadi Penyelamat Persija Meski Buat Kesalahan

Banner LFS Baru

Football5Star.com – Pelatih Persija Jakarta, Sergio Farias, membela penampilan Shahar Ginanjar yang sempat membuat kesalahan. Dia menyebut Shahar sempat menyelamatkan Persija dari kebobolan lawan Madura United, Senin (17/2/2020) malam.

Seperti diketahui, Shahar Ginanjar sempat salah mengantisipasi bola hingga Greg Nwokolo mampu mencetak gol untuk memperkecil kedudukan. Tapi, itu hanya satu kesalahan saja dan Farias menyebut tak adil bila dijadikan kambing hitam.

Tentu semua pemain, menurut Farias pernah membuat kesalahan, begitupun Shahar. Jadi dia ingin kiper Persija itu tak dihakimi. Karena dia jua sempat membuat penyelamatan bagus.

Shahar Ginanjar Sebenarnya Jadi Penyelamat Persija Meski Buat Kesalahan
MediaPersija

“Pasti ada kesalahan karena Madura United menekan kami untuk bisa seri. Tidak pernah satu pemain pun yang membuat pertandingan sempurna 100 persen,” ungkap Sergio Farias.

Imbuhnya, “Babak pertama, Shahar melakukan penyelamatan penting. Dia menangkap satu tembakan yang sulit. Kalau dia gagal mungkin hasilnya akan berbeda.”

Pelatih asal Brasil itu menyebut kalau Shahar Ginanjar akan menjadi pemain penting Macan Kemayoran untuk mengarungi musim kompetisi 2020. Apalagi, Andritany Ardhiyasa sebagai kiper utama acap kali dipanggil untuk membela Timnas Indonesia.

“Setiap pertandingan pasti ada masalah. Makanya setiap latihan kami mengantisipasi agar tak terjadi kesalahan. Tapi, itu bagian dari pertandingan. Dia kiper yang bagus dan akan membantu kami dalam menatap kompetisi,” pungkas eks pelatih Pohang Steelers itu.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Deretan Pemain PSM Makassar yang Hijrah ke Persija di Era Liga 1

Banner LFS Baru

Football5Star.com – PSM Makassar dan Persija Jakarta nyatanya memiliki hubungan yang baik di dalam bursa transfer. Bahkan, sejak era Liga 1 sudah cukup banyak pemain-pemain PSM yang hengkang ke skuat ibu kota.

Belakangan, Macan Kemayoran memang sangat dikait-kaitkan dekat dengan Marc Klok. Pemain asal Belanda itu bahkan disebut-sebut bakal segera diperkenalkan oleh Persija usai resmi diumumkan berpisah dengan PSM Makassar.

Andai jadi, Marc Klok bukan pemain PSM pertama yang hijrah ke Persija. Pada era Liga 1 yang dimulai sejak 2017, sudah ada tiga nama sebelumnya yang berganti kostum dari Ayam Jantan ke Macan Kemayoran.

Ketika Pelatih dan Pemain PSM Isyaratkan Marc Klok ke Persija

Reinaldo Elias jadi pemain pertama yang hijrah ke Persija pada musim 2018. Dia hijrah usai mencatatkan sembilan gol dari 17 penampilan di PSM. Bersama Persija, Reinaldo dicatat situs Transfermarkt memainkan lima laga dengan mengemas tiga gol. Persija jadi klub terakhir Reinaldo yang kini pensiun.

persija jakarta, reinaldo elias, liga 1

Nama selanjutnya ada Shahar Ginanjar. Awalnya, Shahar datang dengan status pinjaman dari PSM ke Persija. Kehadirannya sangat kompleks buat Persija tatkala Andritany Ardhiyasa sibuk ke Timnas Indonesia saat itu. Persija akhirnya mempermanenkan Shahar awal musim 2018 dan bertahan hingga kini.

Shahar Ginanjar
Shahar Ginanjar (Twitter Persija)

Lalu Steven Paulle. Bek asal Prancis itu datang ke Persija pada 2019 setelah kontraknya bersama PSM tak diperpanjang. Sayang, cederanya membuat dia sulit berkembang bersama Persija Jakarta hingga akhirnya didepak pada pertengahan musim.

Steven Paulle - Persija jakarta - @steven_paulle 2

Berikut Pemain PSM yang hijrah ke Persija:

Shahar Ginanjar ( PSM 2017-2018, Persija 2018 hingga kini)
Reinaldo Elias (PSM 2017, Persija 2017)
Steven Paulle (PSM 2017-2018, Persija 2019)
Marc Klok (PSM 2017-2020, Persija 2020?)

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Cara Berbeda Sergio Farias Persiapkan Tim Diapresiasi Pemain Persija

Banner LFS Baru

Football5Star.com – Cara Sergio Farias mempersiapkan tim menyambut Liga 1 2020 yang berbeda mendapat apresiasi dari pemain Persija Jakarta, Shahar Ginanjar. Menurutnya, Sergio lebih dahulu mematangkan fisik para pemain untuk menyambut kompetisi baru.

Sudah nyaris dua pekan terakhir Persija memang sudah dinahkodai oleh Farias. Pelatih asal Brasil itu langsung mengawal latihan Macan Kemayoran begitu sampai di Jakarta.

Dalam persiapannya, Sergio Farias diakui lebih mengutamakan fisik dahulu. Hal itu berbeda dengan kebanyakan tim yang lebih mendahulukan pendekatan pemain dengan melakukan uji coba.

shahar ginanjar-persija-pss sleman

“Kalau tim lain mungkin mengutamakan pendekatan pemain dengan melakukan uji coba. Kalau kita meningkatkan fisik pemain dahulu sebelum adanya partai persahabatan. Pelatih pastinya membuat rencana yang terbaik,” ungkap Shahar dalam laman resmi klub.

Persija sendiri belakangan sudah mulai berlatih dengan bola. Asisten pelatih Stefano Impagliazzo, menyebut kalau hal itu dilakukan untuk menjaga ritme pemain.

“Kami kembali ke lapangan untuk fokus kelincahan dengan bola, lalu ada pertandingan internal,” papar Stefano memungkasi.

Selalu Jadi yang Kedua, Ini Perasaan Shahar Ginanjar

Banner live dan podcast baru

Football5Star.com – Shahar Ginanjar buka suara soal selalu menjadi pilihan kedua di bawah mistar gawang Persija Jakarta. Dia mengaku tak masalah dan siap kapanpun dipercaya untuk memberikan yang terbaik buat Persija.

Seperti diketahui, Shahar memang acap menjadi ban serep Persija saat Andritany Ardhiyasa dipanggil ke Timnas Indonesia atau cedera. Tercatat, dia hanya tampil sembilan laga, dan cuma dua kali sebagai starter ketika ada Andritany di dalam tim.

Tentu, hal itu sangat disayangkan. Apalagi, eks kiper Mitra Kukar itu terbilang punya potensi besar. Dia acap melakukan penyelamatan gemilang bahkan sempat jadi pahlawan buat Persija.

shahar ginanjar-persija-pss sleman

“Peran saya di sini bukan kali pertama gantikan Andritani. Masalah dipasang atau tidak tergantung pelatih. Kalau pelatih mau kita main ya main tidak juga begitu,” ungkap Shahar kepada wartawan.

Shahar sangat menghormati siapapun yang dipasang pelatih untuk jadi kiper utama. Apalagi, dia menaruh respek juga kepada Andritany Ardhiyasa.

“Kalau ditanya puas atau tidak dengan situasi seperti ini walau saya main tak jelek dan banyak melakukan saves? Saya rasa itu tidak bisa saya jawab,” papar dia.

Sebab hal itu menurutnya bisa menimbulkan pro dan kontra. “Kami sebagai pemain harus sama-sama respek terhadap keputusan pelatih,” tutup Shahar Ginanjar.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Harapan Besar Persija ada di Pundak Tavares

Banner live dan podcast baru

Football5Star.com – Harapan besari Persija Jakarta dalam mengarungi sisa musim ini ada di pundak Edson Tavares. Sang pelatih jelas diharapkan menjadi pawang yang tepat untuk membangunkan Macan Kemayoran yang belakangan tertidur lemas.

Beban besar memang tengah dipikul oleh Edson Tavares. Sebab, dia dituntut membawa Persija keluar dari posisi rawan lantaran masih duduk di urutan ke-14 dengan 20 poin, sama seperti beberapa tim yang berada di zona merah.

Tavares sendiri sudah sepekan belakangan sudah menangani Macan Kemayoran. Dia datang pada awal Oktober lalu menggantikan posisi Julio Banuelos yang dipecat Persija beberapa waktu lalu.

Edson Tavares media Persija

“Pemain berharap Pelatih anyar mampu menaikan atau mengangkat mental pemain. Dengan itu saya optimis mendulang poin demi poin,” ungkap kiper Persija, Shahar Ginanjar, dikutip laman resmi klub.

Asisten Tavares, Antonio Claudio, menilai adaptasi kompatriotnya itu di Persija berjalan dengan lancar. Dia tentu menjadi penjembatan antara Tavares dengan Persija karena sudah lama menjadi asisten pelatih.

“Adaptasi sejauh ini tidak ada masalah. Semua pemain sudah mengenal Coach Tavares, begitupun sebaliknya. Semoga keharmonisan ini dapat kita pertahankan dan berdampak positif di pertandingan,” papar Toyo.

Persija sendiri baru akan kembali bertanding pada Rabu (16/10/2019). Mereka akan menghadapi Semen Padang dalam laga yang rencananya dihelat di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Persija Bantah Sengaja Tak Bawa Shahar Karena Teror di Makassar

Banner live dan podcast baru

Football5star.com – Persija Jakarta tak membawa Shahar Ginanjar saat melawan PSM Makassar dalam final leg kedua Piala Indonesia di Stadion Andi Mattalatta, Selasa (6/8/2019). Namun, mereka membantah kalau sengaja tak membawa Shahar karena masalah teror beberapa waktu lalu.

Seperti diketahui, Shahar merupakan salah satu pemain Persija yang menceritakan soal teror pelemparan batu oknum tak bertanggung jawab beberapa waktu lalu. Melalui Instagram story-nya, Shahar menggambarkan situasi yang terjadi.

Kini, kiper yang sejatinya pernah memperkuat PSM itu tak dibawa ke Makassar. Namun, Banuelos membantah keputusannya itu lantaran teror beberapa waktu lalu.

Kronologi Skuat Persija Diserang Oknum Suporter di Markas PSM 2 - Instagram @docbro
Instagram Docbro

“Kami datang ke Makassar untuk pertandingan. Yang paling penting, pertandingan tidak ada yang lain. Laga nanti final yang ditunggu-tunggu oleh semua. Masalah Shahar, biar kami saja yang tahu,” ungkap Banuelos kepada wartawan.

Persija sendiri membawa 18 pemain ke Makassar. Macan Kemayoran akan fokus ke dalam pertandingan. Mereka tak mau lagi terpengaruh isu-isu nonteknis.

“Persiapan kami sangat baik. Pemain sudah tahu betapa pentingnya pertandingan nanti. Kami siap memberikan yang terbaik dan meraih gelar juara,” tutup dia.

Skuad ibukota punya memori indah melawan PSM di Stadion Andi Mattalatta. Mereka pernah menang 1-0 atas PSM di sana saat kompetisi Indonesia Soccer A via gol tunggal Emanuel Pacho Kenmogne. Namun tiga laga kemudian di Makassar, mereka hanya meraih dua hasil imbang dan sekali kalah.

Shahar Ginanjar Tuntut Persija untuk Kalahkan PSS Sleman

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Persija Jakarta akan menjamu PSS Sleman dalam lanjutan LIga 1 yang akan berlangsung di Stadion Patriot Chandrabaga, Bekasi, Rabu (3/7/2019). Pertandingan ini pun ingin dimanfaatkan Shahar Ginanjar dkk untuk memetik poin penuh.

Laga ini jadi yang pertama kali bagi Persija sebagai tuan rumah. Untuk itu, Shahar Ginanjar ingin timnya tampil sempurna dan tidak mengulang kesalahan seperti di empat pertandingan sebelumnnya.

“Semua pemain Persija pasti ingin memenangkan pertandingan besok sekaligus mengamankan tiga poin di laga kandang pertama kami di liga. Kami harus memanfaatkan momen ini karena itu akan jadi modal penting bagi kami naik di klasemen,” ujar sang kiper seperti dilansir laman resmi klub, Selasa (2/7/2019).

Hasil Bali United vs Persija: Macan Kemayoran Pulang dengan Tangan Hampa
@Persija_Jkt

“Kami harus memanfaatkan laga kandang karena kami akan didukung oleh Jakmania. Maka dari itu kami harus meraih poin penuh di kandang supaya bisa memperbaiki posisi,” sambung mantan kiper Persib Bandung tersebut.

Pada empat pertandingan sebelumnya klub ibu kota itu hanya mengoleksi dua hasil imbang dan dua kali menelan kekalahan. Tapi bagi Shahar hasil tersebut tidak membuat timnya terbebani, apalagi hasil minor tersebut diraih ketika Persija bermain sebagai tim tamu.

“Pemain tidak ada beban, kami justru punya modal bagus untuk menatap liga yang baru dimulai ini. sebelumnya kami hanya bermain tandang dan itu stidak menguntungkan,” sambung kiper yang pada laga besok kemungkinan dipilih sebagai kiper utama menggantikan Andritany yang cedera.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Shahar Ingin Buktikan Kualitas Bersama Persija Jakarta

Football5star.com, Indonesia – Kiper Persija Jakarta, Shahar Ginanjar, mengaku senang timnya bisa lolos perempat final Piala Presiden 2019. Pada laga pamungkas Grup D, tim ibu kota mampu amankan kemenangan 2-0 atas tuan ruman PSS Sleman, Jumat (15/3) sore.

Laga melawan PSS merupakan penampilan perdananya di ajang Piala Presiden 2019. Dua pertandingan sebelumnya, tim ibu kota menurunkan Andritany (vs Borneo FC) dan Daryono (vs Madura United). Meski tampil untuk kali pertama, Shahar sukses catatkan clean sheet.

“Saya pribadi tidak pernah memikirkan apakah tampil bagus atau tidak. Intinya, saya hanya ingin membayar kepercayaan yang sudah pelatih berikan. Kalau cuma memikirkan bagus atau tidak, justru akan menjadi boomerang,” tutur mantan kiper Persib Bandung tersebut.

Bruno Mato - Persija Jakarta - Piala Presiden 2019
@Persija_Jkt

Kiper berusia 28 tahun tersebut pun mengaku senang bisa menampilkan performa maksimal. Shahar mampu membayar kepercayaan Ivan Kolev yang sudah memberinya waktu bermain di Piala Presiden 2019.

Padahal, Macan Kemayoran punya dua kiper pelapis Andritany Ardhiyasa yakni Daryono dan Pagliuca Rossy. Nama pertama saat ini harus absen membela Persija karena mendapatkan kewajiban membela tim nasional yang sedang melakukan persiapan di Perth, Australia.

Pada akhirnya, tim ibu kota bisa lolos ke delapan besar sebagai juara grup berkat kemenangan 2-0. Hasil ini sekaligus membuat anak asuh Ivan Kolev unggul selisih gol dari Madura United, yang juga mengoleksi tujuh angka.

Shahar Ginanjar Merasa Sangat Frustrasi di PSM

Banner Football Live StarFootball5star.com, Indonesia – Penjaga gawang Persija Jakarta, Shahar Ginanjar, merasa sangat frustrasi karena tak mendapatkan menit bermain yang banyak bersama PSM Makassar. Ia pun mengaku sudah tak memiliki harapan lagi di dunia sepak bola.

PSM pun memutuskan untuk melepas Shahar Ginanjar ke Persija Jakarta di bursa transfer tengah musim lalu. Di Jakarta, ia mampu menunjukkan penampilan yang gemilang sebagai deputi dari Andritany Ardhiyasa di bawah mistar dan berhasil meraih gelar juara Liga 1.

“Di PSM, saya main dua kali, pramusim saya main, turnamen tiga negara saya bawa juara. Menginjak liga pertandingan pertama dan kedua enggak main, saya duduk di bangku penonton,” ujar Shahar dikutip dari Goal.

Shahar Ginanjar - PSM Makassar - Persija Jakarta - Sindonews
Sindonews

“Pertandingan keempat dan kelima, yang kelimanya itu saya main setengah babak, alasannya saya melakukan kesalahan dan langsung kebobolan tiga gol. Habis itu sampai pertandingan ke-14 atau 15 saya duduk terus di tribun. Di situ frustrasi saya paling tinggi selama main bola.”

Tak kunjung mendapatkan menit bermain, pria 28 tahun itu mengaku ingin gantung sepatu. Beruntung, Persija datang dan berhasil menyelamatkan karier sepak bola Shahar.

“Akhirnya saya bilang ke istri saya, bagaimana kalau saya pensiun saja main bola, soalnya selama saya main bola baru kali ini duduk di bangku penonton. Saya bilang ke istri mau ambil lisensi pelatih saja. Istri saya ikutan stres, tapi dia bilang sabar saja,” pungkas mantan penggawa Barito Putera itu.

 

Mulai Jadi Starter di Persija, Shahar Tahu Diri

Football5star.com, Indonesia – Debut Shahar Ginanjar bersama Persija Jakarta berjalan apik. Tercatat ia melakukan tujuh penyelamatan penting dalam satu laga. Lebih banyak daripada yang ia catatkan dalam tiga pertandingan bersama PSM Makassar.

Meski demikian, mantan kiper Persib Bandung tersebut tak ingin besar kepala dan tidak ada persaingan antara dirinya dengan Andritany. Ia tetap menghormati sosok Andri yang dianggapnya masih sebagai kiper utama Persija.

Shahar Ginanjar Persija Media
dok.mediapersija

“Soal Andritany tidak perlu disikapi berlebih sebenarnya. Saya dan Andri tidak pernah berpikir dia melebih saya atau sebaliknya. Tapi disini kami sama-sama bekerja untuk tim,” ujar Shahar jelang pertandingan melawan Arema FC.

Persija Jakarta akan menghadapi Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Minggu (5/8) besok. Jika sukses meraih tiga angka, Macan Kemayoran akan menggeser Madura United dari peringkat kedua klasemen.

Pada pertemuan pertama di Gelora Bung Karno, Maret lalu, anak asuh Stefano Cugurra berhasil menang 3-1 atas Hanif Sjahbandi dkk. Ketiga gol Persija dicetak oleh brace Marko Simic dan satu gol tambahan oleh Jaimerson Xavier.

“Barisan depan Arema memang tidak ada pemain asing. Mereka mengutamakan penyerang lokal yang punya kecepatan. Semua harus kami waspadai, saya tahu beberapa pertandingan Arema dan mereka mengandalkan bola-bola udara,” pungkas Shahar.

Debut Berakhir Menang, Shahar Ginanjar Senang

Football Live Star

Football5star.com, Indonesia – Persija Jakarta mendatangkan penjaga gawang Shahar Ginanjar pada bursa transfer tengah musim ini. Shahar didatangkan dengan status pinjaman dari PSM Makassar hingga akhir musim nanti.

Kedatangan Shahar ke Persija memang bak air di gurun pasir. Pemain yang pernah merumput bersama Persib Bandung itu akan menjadi deputi yang tepat bagi Andritany.

Pada Jumat (27/7/2018), Shahar melakukan debutnya untuk ‘Macan Kemayoran’. Menghadapi Bhayangkara FC di Stadion Sultan Agung Bantul, Shahar tampil sangat baik. Mantan penjaga gawang Persib Bandung itu berhasil membuat gawang Persija tak kebobolan.

Berkat performa apik pemain berusia 29 tahun ini pula, Persija pun bisa memetik kemenangan dengan skor 0-1 atas Bhayangkara FC.

Shahar Ginanjar
Shahar Ginanjar (Twitter Persija)

Shahar pun mengaku senang sekaligus bersyukur karena mendapatkan kepercayaan tampil dari tim pelatih.

“Di sini saya diberi kepercayaan, di sini saya pendatang baru di tim ini. Tapi saya ditekankan cepat beradaptasi. Alhamdulillah tidak kesulitan, alhamdulillah saya bisa memberikan yang terbaik pada hasil hari ini dan ini tak lepas dari support pemain,” ujarnya selepas pertandingan.

“Pertandingan tadi berjalan menarik, juga sangat melelahkan. Di sisi lain kami main home tapi kepemimpinan wasit mengarah ke sebelah.”

“Jadi sedikit kehilangan konsentrasi di akhir tapi untungnya kami bermain bagus dan bisa mempertahankan keunggulan,” tutup Shahar.

Shahar Warisi Nomor Reinaldo di Persija

Banner Footbal Live Star-Football5star

Football5star.com – Kiper anyar Persija Jakarta, Shahar Ginanjar mewarisi nomor punggung Reinaldo Elias. Dia secara resmi memilih nomor yang akan dipakai selama setengah musim ke depan, yakni 88.

Seperti diketahui, Shahar secara resmi diperkenalkan sebagai pemain baru Macan Kemayoran -julukan Persija. Dia juga sudah mengikuti latihan perdana bersama seluruh skuat pada Senin (23/7/2018) sore.

Usai berlatih, kiper yang pernah memperkuat Persib Bandung pada 2012-2015 silam itu langsung mendapatkan kontrak dari Persija. Dia dikontrak selama setengah musim dengan opsi perpanjangan kontrak andai permainannya memuaskan.

Shahar ginanjar persijaa

Ketika disuruh memilih nomor punggungnya di Persija, kiper 27 tahun tersebut mengaku bingung. Dia lantas menunjuk nomor 88 yang sebelumnya digunakan Reinaldo Da Costa pada musim kemarin. Padahal, dia awalnya mengincar nomor 12 tetapi tak boleh digunakan. Demikian pula nomor 24 yang sudah dimiliki Yan Pieter Nasadit.

“Saya awalnya bingung untuk memilih nomor. Nomor 12 tidak boleh digunakan. Nomor 24 juga sudah digunakan oleh pemain lain (Nasadit),” ujar Shahar.

Lebih lanjut, kiper kelahiran Puwakarta ini berharap nomor 88 membawa hoki bagi dirinya. Kebetulan angka 8 juga identik dengan keberuntungan.

“Jadi saya pikir kembali angka kembar bagus untuk saya. Semoga ini membawa keberuntungan kebetulan 8 juga angka yang bagus,” tandas kiper yang juga pernah membela Barito Putera, hingga Mitra Kukar itu.ac

Kedatangan Shahar Disambut Baik Pelatih Persija

Banner Footbal Live Star-Football5star

Football5star.com – Pelatih Persija Jakarta, Stefano Cugurra Teco, menyambut baik kedatangan Shahar Ginanjar sebagai kiper anyar. Menurutnya, kedatangan Shahar menambah kualitas dari skuat Persija.

Seperti diketahui, Shahar memang baru saja dilepas oleh PSM Makassar. Kiper berusia 27 tahun tersebut kencang dikabarkan bergabung dengan Persija untuk mencari jam terbang lebih banyak.

Alhasil, kiper yang pernah memperkuat Mitra Kukar tersebut akhirnya datang ke Lapangan Sutasoma, Halim, Senin (23/7) sore. Usai latihan, Teco berkomentar soal kedatangan Shahar.

Shahar Ginanjar Persija Media

“Shahar pertama kali ikut latihan dengan tim. Soal statusnya, kamu harus tanya manajemen saja, tapi memang kami membutuhkan kiper baru,” ungkap Teco kepada wartawan.

Tentu andai direkrut, Shahar akan memakan tumbal. Saat ini, Macan Kemayoran sudah memiliki tiga penjaga gawang, yakni Andritany Ardhiyasa, Daryono, dan Rizky Darmawan.

“Pasti (akan ada yang dicoret). Saya tahu dia. Shahar pernah bermain di PSM (Makassar), Mitra Kukar, dan Persib (Bandung). Ya dia bagus,” tambah Teco.

Persija memang membutuhkan tambahan kiper. Sebab, Andritany Ardhiyasa bakal segera disibukkan dengan TC Timnas Indonesia. Belum lagi Daryono yang mengikuti pelatihan bersama TNI.

“Dia datang buat bersaing sama Andritany sama Daryono dan kiper yang ada dalam tim. Siapa yang paling bagus di dalam latihan pasti main,” tandas pelatih asal Brasil itu.

Resmi ke Persija, Shahar Ginanjar Merasa Tenang

Banner Footbal Live Star-Football5star

Football5star.com – Shahar Ginanjar secara resmi menjadi rekrutan anyar Persija Jakarta untuk putaran kedua Liga 1 2018. Setelah diresmikan, mantan penjaga gawang Persib Bandung tersebut mengaku merasa tenang dan senang.

Kedatangan mantan pemain Persib pada 2012-2015 silam itu ke kubu Macan Kemayoran -julukan Persija memang sudah tercium beberapa hari terakhir. Sebab, Shahar sendiri sudah meminta izin untuk pergi dari PSM Makassar karena minimnya jam terbang.

Kiper 27 tahun itu didatangkan dari PSM dengan status pinjaman hingga akhir musim. Nanti jika kinerjanya bagus di Persija, kiper kelahiran Puwarkarta ini akan mendapatkan tambahan kontrak.

Shahar ginanjar persijaa

“Rasanya sangat senang bisa bergabung dengan salah satu tim besar dan memiliki ambisi besar di Indonesia. Bermain disini akan menjadi satu langkah besar untuk karier sepak bola saya,” ujar Shahar dalam laman resmi klub.

Ada alasan kuat mengapa dirinya mau menerima tawaran dari Macan Kemayoran. Menurutnya pindah ke Persija membuat dirinya tenang karena dekat dengan rumah tinggalnya di Tangerang Selatan.

“Dengan bergabung di Persija saya bisa dekat dengan keluarga karena berdomisili disekitaran Jakarta atau tepatnya Tangerang Selatan. Jadi saat ini tidak terlalu jauh, saya bisa fokus dan bekerja dengan tenang,” papar dia.

Kedatangan Shahar membuat Persija kini memiliki lima penjaga gawang. Selain dirinya ada pula Andritany Ardhiyasa, Daryono, Rizky Darmawan, dan Gianluca Pagliuca Rossy.

“Pelatih juga sudah bilang sama saya kita selektif, kita fair. Siapa di latihan menunjukkan kualitas, ada kemungkinan besar untuk bermain. Saya juga tidak terlalu muluk-muluk ya. Saya tidak terlalu ambisi untuk selalu bermain atau menjadi starter. Saya bekerja keras dulu. Masalah main sekali lagi itu bonus,” tutup dia.

Persija Resmi Rekrut Mantan Kiper Persib

Banner Footbal Live Star-Football5star

Football5star.com – Persija Jakarta secara resmi mendaratkan mantan kiper Persib Bandung, Shahar Ginanjar. Dia datang ke klub ibu kota sebagai pinjaman dari PSM Makassar sampai akhir musim.

Kedatangan mantan pemain Persib pada 2012-2015 silam itu ke kubu Macan Kemayoran -julukan Persija memang sempat santer. Sebab, Shahar sendiri saat ini tengah mencoba pindah klub untuk mencari jam terbang lebih banyak.

Sebab, selama memperkuat PSM Makassar musim ini dia nyaris tak tersentuh Robert Rene Alberts. kiper berusia 27 tahun tersebut juga sudah berlatih bersama pasukan Stefano Cugurra Teco pada Senin (23/7) sore di Lapangan Sutasoma, Halim Perdanakusuma.

Setelah berlatih, mantan kiper Barito Putera itu akhirnya diresmikan Macan Kemayoran. Dia diakui merupakan salah satu kiper yang memang diincar Persija.

Shahar ginanjar persija

“Ya, Shahar resmi jadi bagian dari Persija dengan status pinjaman hingga akhir musim. Nantinya ia akan mendapatkan kontrak di tahun berikutnya jika berdasarkan evaluasi tim pelatih yang bersangkutan kinerjanya positif,” ujar Gede dalam laman resmi jlub..

Lebih lanjut pengusaha asal Jawa Timur ini berharap kiper berusia 27 tahun ini bisa beradaptasi dengan Persija. Gede berharap kedatangan Shahar bisa bikin persaingan untuk penjaga gawang Persija kian ketat.

“Ke depannya kami tentu berharap Shahar bisa cepat menyesuaikan dengan tim sehingga ia mampu memberikan sesuatu hal yang positif untuk Persija,” tandas dia.

Persija memang membutuhkan tambahan kiper. Sebab, Andritany Ardhiyasa bakal segera disibukkan dengan TC Timnas Indonesia. Belum lagi Daryono yang mengikuti pelatihan bersama TNI.

Shahar Ginanjar Segera Merapat ke Persija

Banner Football Live Star Baru-Football5starFootball5star.com – Persija Jakarta kabarnya bakal segera mendaratkan Shahar Ginanjar dari PSM Makassar. Sang kiper saat ini dilaporkan sudah berada di ibu kota dan akan segera diperkenalkan kepada publik.

Kedatangan mantan pemain Persib pada 2012-2015 silam itu ke kubu Macan Kemayoran -julukan Persija belakangan kian santer. Sebab, Shahar sendiri saat ini tengah mencoba pindah klub untuk mencari jam terbang lebih banyak.

Sebab, selama memperkuat PSM Makassar musim ini dia nyaris tak tersentuh Robert Rene Alberts. Kabarnya pula kalau kiper berusia 27 tahun tersebut akan segera berlatih bersama pasukan Stefano Cugurra Teco pada sore nanti di Lapangan Sutasoma, Halim Perdanakusuma.

Shahar Ginanjar

Ketika dikonfirmasi, pihak PSM masih belum bisa berkomentar banyak. Tapi mereka tak menampik kalau mantan kiper Mitra Kukar FC tersebut akan segera angkat kaki dari Makassar.

“Hubungi langsung pemainnya (Shahar) atau bertanya kepada Persija,” ujar Sekretaris Tim PSM, Andi Widya Syadzwina saat dihubungi wartawan.

Perempuan yang karib disapa Wina tersebut mengakui kalau Persija memang sempat menghubungi pihaknya. Namun dia tak tahu apakah kedua pihak tersebut sudah sepakat.

“Memang ada permintaan dari Persija. Soal jadi atau tidaknya, tunggu saja resminya dari Persija,” tandas Wina.

Persija sendiri sejauh ini sudah mendaftarkan dua pemain untuk putaran kedua, yakni Osas Saha dan Ivan Carlos. Namun memang belum ada pemain lokal yang merapat ke tim ibu kota.

Shahar Ginanjar Tak Ikut PSM ke Palembang

Football5star.com, Indonesia – Kiper PSM Makassar, Shahar Ginanjar, tidak disertakan dalam rombongan tim yang akan menghadapi Sriwijaya FC di Stadion Gelora Jakabaring Palembang, Sabtu (28/4/2018) mendatang. Keputusan ini diambil karena pada pertandingan pekan lalu melawan PS Tira, Shahar tidak bermain dengan baik.

Hal tersebut diungkapkan oleh pelatih PSM, Robert Alberts. Pelatih asal Belanda tersebut mengatakan performa Shahar yang masih inkonsisten sebagai alasan utama mantan penjaga gawang Mitra Kukar tersebut tidak ikut ke Palembang.

PSM
Twitter.com/PSM_Makassar

“Untuk posisi kiper kami bawa Rivky Mokodompit dan Syaiful. Untuk Shahar Ginanjar belum stabil alias kemampuannya naik turun,” ujar Alberts dikutip www.old.football5star.com dari laman resmi Liga 1.

Peluang Shahar untuk menjadi penjaga gawang utama Juku Eja sebanarnya terbuka lebar. Pasalnya, Rivky Mokodompit melakukan blunder di laga kandang melawan Persela. Namun, Shahar tak mampu memanfaatkan momentum tersebut dan tampil buruk melawan PS Tira.

Shahar yang tampil buruk pun harus digantikan oleh Rivky di babak kedua. Alberts menyatakan bahwa keputusannya didasari evaluasi yang dilakukan. “Saya kira keputusan (menarik Shahar) itu sudah sangat jelas sehingga kita mengganti kiper di babak kedua,” katanya.

PSM hingga pekan ke-5 Liga 1 masih menduduki peringkat ke-5. Ferdinand Sinaga dkk berhasil mengumpulkan 9 poin dari 5 pertandingan. Sementara lawan dari PSM di pekan ke-6, Sriwijaya FC masih terjebak di peringkat ke 12 dengan torehan 6 poin dari 5 laga.

 

Robert Rene Ungkap Alasan Ganti Kiper Saat Lawan PS Tira

Football Live Star

Football5star.com, Indonesia – Pelatih PSM Makassar Robert Rene Alberts mengungkapkan alasan dirinya menarik Shahar Ginanjar dan memasukkan Rivky Mokodompit saat meghadapi PS Tira pada awal babak kedua Liga 1, Sabtu (21/4/2018). Robert Rene menilai penampilan Shahar tidak sesuai harapan.

“Saya kira keputusan (menarik Shahar) itu sudah sangat jelas sehingga kita mengganti kiper di babak kedua,” katanya.

Pertandingan tersebut dimenangi PSM dengan skor 4-3. Semua gol tim tamu yang diciptakan Aleksandar Rakic terjadi pada babak pertama.

Alhasil selepas jeda, Shahar digantikan Rivki Mokodompit. Keputusan Robert Rene sangat tepat karena PSM tidak kebobolan selama babak kedua.
Sebaliknya, PSM mampu mengunci kemenangan lewat gol keempat yang diciptakan Abdul Rahman pada menit ke-86.

Sementara terkait kemungkinan hasil evaluasi ini akan berlaku panjang dalam artian Shahar akan kembali menjadi kiper pelapis, pelatih asal Belanda itu tidak membantah dan mengaku kemungkinan itu memang terbuka lebar.

psm makassar

Namun PSM berharap seluruh pemain yang tidak tampil maksimal pada pertandingan kali ini agar bisa kembali fokus mengembalikan potensi terbaiknya. Apalagi persaingan di tim utama PSM akan lebih ketat. “Iya, tentunya akan ada evaluasi terhadap kondisi yang terjadi,” ujarnya.

Sementara Kapten PSM Makassar Zulkifli Syukur mengaku kebobolan tiga gol di babak pertama bukan sepenuhnya menjadi kesalahan dari para pemain belakang.

Mantan pemain Arema ini menjelaskan seharusnya saat tim dalam tekanan atau serangan lawan, maka seluruh pemain mulai dari penyerang maupun pemain gelandang harusnya bisa turun dan ikut membantu pertahanan.

“Saya kira bukan murni kesalahan pemain belakang, artinya seharusnya ketika kita diserang maka seluruh pemain bisa terlibat dengan turun dan bersama-sama untuk mambantu pertahanan,” jelasnya.