5 Gol Tercepat di Liga Inggris

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Gol Shane Long, pemain Southampton ke gawang Watford resmi menjadi gol tercepat dalam sejarah Liga Inggris. Namun, tahukah kalian gol-gol mana saja yang sebelumnya didapuk sebagai gol tercepat di Liga Inggris?

Football5star telah merangkum 5 gol tercepat di Liga Inggris. Demi menambah gambaran terciptanya gol, kami memberikan cuplikan video gol tersebut.

Shane Long – 7,69 Detik

Nama pertama sekaligus memecahkan rekor gol tercepat di Liga Inggris adalah Shane Long. Pemain berkebangsaan Irlandia membutuhkan waktu hanya 7,69 detik. Gol super cepat ini memecahkan rekor yang telah bertahan selama 19 tahun.

Gol Shane Long ini tercipta berkat kesalahan umpan panjang yang dilepaskan oleh bek Watford, Craig Cathcart. Bola yang coba disepak oleh Cathcart membentur badan Long. Bola pantul mengarah ke Long dan ia tinggal menghadapi situasi one on one dengan Ben Foster, penjaga gawang Watford.

Ledley King – 9,82 Detik

19 tahun sebelum Shane Long mencetak gol, Ledley King lebih dulu mencatatkan namanya dalam buku sejarah Liga Inggris. One Man Club milik Tottenham Hotspur ini mencetak gol cepat dalam durasi waktu 9,82 detik pada musim 2001-03.

Gol cepat itu berawal dari umpan panjang pemain Spurs ke area pertahanan Bradford yang disundul pemain belakang Bradford. Bola liar diterima oleh King. Tanpa basa-basi, King langsung melepaskan tendangan keras yang gagal dihalau penjaga gawang.

Alan Shearer – 10,52 Detik

Ada banyak kesamaan dari gol-gol cepat di Liga Inggris. Yakni gol diawali dari kesalahan pemain bertahan lawan. Situasi ini juga terjadi dalam gol Alan Shearer ke gawang Manchester City pada musim 2002-03.

Gol cepat Shearer itu terjadi dengan durasi 10,52 detik. Bola sepak mula saat itu dikuasi oleh The Citizens. Pemain belakang Man City mengarahkan bola ke sang kiper, Carlo Nash. Saat ingin melakukan umpan panjang, bola mengenai badan Shearer dan dengan mudah legenda Newcastle ini mencetak gol.

Christian Eriksen – 10,54 Detik

Jika ketiga gol cepat sebelumnya berawal dari kesalahan pemain lawan, maka tidak dengan gol Christian Eriksen ini. Pemain Tottenham Hotspur ini membutuhkan waktu 10,54 detik untuk bisa membobol gawang Manchester United yang dikawal David De Gea.

Proses terjadinya gol pun menarik. Ada tiga pemain yang melakukan sentuhan kunci sebelum bola mengarah ke kaki kiri Eriksen yang menendangnya dengan keras sehingga gagal diantisipasi oleh De Gea. Gol ini tercipta pada musim ini, musim 2018-19.

Mark Viduka – 11,90 Detik
https://youtu.be/EwYwwags7Uo

Nama kelima yang mencetak gol cepat di Liga Inggris adalah Mark Viduka. Agak sulit untuk menelusuri dan mencari jejak gol cepat yang tercipta dalam 11,90 detik tersebut.

Saat itu, ia masih bermain untuk Leeds United dan tengah melawan Charlton pada musim 2000-01. Bertandang ke markas Charlton, Leeds unggul 2-1 berkat salah satu gol dari Viduka tersebut.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Gol Shane Long ke Gawang Watford Menjadi yang Tercepat

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Rekor baru tercipta di Liga Inggris. Yakni kala Shane Long, penyerang Southampton mencetak gol ke gawang Watford dalam lanjutan Liga Inggris pekan ke-35. Gol Shane Long tersebut menjadi yang tercepat dalam sejarah Liga Inggris.

Long hanya membutuhkan waktu 7,69 detik untuk bisa mencetak gol dan membuat Ben Foster memungut bola dari dalam gawangnya. Gol Shane Long berawal dari kesalahan yang dilakukan pemain belakang Watford. Bola sepakan Craig Cathcart membentur badan pemain berusia 32 tahun tersebut. Bola pantul ternyata lebih dekat ke arah Long dan dengan mudah ia mencetak gol.

“Pelatih meminta para pemain untuk bermain cepat dan menekan lawan sejak menit pertama,” ujar Long dilansir Football5star dari BBC.

Gol Shane Long ke Gawang Watford Menjadi yang Tercepat di Liga Inggris - Football5star - beIN SPORTS
beIN SPORTS

Mantan pemain Hull City ini mengaku tak menyangka bisa mencetak gol cepat dalam tempo tujuh detik. Ia hanya berusaha untuk menahan laju bola dan ketika kesempatan itu datang, ia tak akan membuang peluang.

“99 kali dari 100 kali percobaan, kalian mungkin tak bisa menahan laju bola itu. Tapi aku melakukannya dan mengambil bola itu. Saya bahagia memiliki rekor tersebut,” ujar pemain berkebangsaan Irlandia tersebut.

Catatan yang ditorehkan pria bernama lengkap Shane Patrick Long ini sekaligus memecahkan rekor yang sebelumnya dicatat oleh Ledley King. Saat itu, King mencetak gol untuk Tottenham Hotspur dalam tempo 9, 82 detik pada musim 2000-01. Artinya setelah 19 tahun, rekor tersebut pecah.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Piala Liga Inggris: Southampton Gagalkan Langkah Liverpool ke Final

Football5star.com, Indonesia – Liverpool gagal melangkah ke semifinal Piala Liga Inggris setelah kalah 0-1 dari Southampton di Stadion Anfield, Rabu (25/1/2017).

Gol Shane Long dalam pertandingan ini membuat Southampton unggul 2-0 secara agregat dan berhak meraih tiket ke partai puncak.

Lesakan Shane Long terjadi pada menit ke-90. Prosesnya diawali aksi solo run Josh Sims.

Sims melepaskan operan dan Long melanjutkan dengan tembakan yang gagal diantisipasi Loris Karius.

Kegagalan Liverpool terasa menyakitkan. Sebab, mereka benar-benar menguasai pertandingan kali ini.

Tercatat ada 13 tembakan dilepaskan pasukan Juergen Klopp, berbanding tujuh milik sang lawan.

Liverpool: 1-Loris Karius, 66-Trent Alexander-Arnold, 32-Joel Matip, 6-Dejan Lovren, 7-James Milner, 23-Emre Can (27-Divock Origi 78′), 14-Jordan Henderson, 20-Adam Lallana, 11-Roberto Firmino, 15-Daniel Sturridge, 10-Philippe Coutinho (5-Georginio Wijnaldum 88′)

Southampton: 1-Fraser Forster, 2-Cedric Soares, 24-Jack Stephens, 3-Maya Yoshida, 21-Ryan Bertrand, 16-James Ward-Prowse (23-Pierre-Emile Hoejbjerg 58′), 14-Oriol Romeu, 8-Steven Davis, 11-Dusan Tadic, 9-Jay Rodriguez (7-Shane Long 46′), 22-Nathan Redmond (39-Josh Sims 81′)

Berita Euro 2016: Rep. Irlandia Tak Lagi Dihantui Insiden Handball Thierry Henry

Laga melawam Prancis akan menghadirkan nostalgia kelam bagi Republik Irlandia. Masih teringat ketika Irlandia gagal lolos ke Piala Dunia 2010 akibat gol kontroversial striker Prancis, Thierry Henry. Namun, striker Irlandia, Shane Long, mengaku timnya tak lagi dihantui kisah menjengkelkan itu.

Pada 2009 silam, Irlandia dan Prancis bertemu pada pertandingan play-off Kualifikasi Piala Dunia. Di laga itu, Henry secara sengaja menggunakan tangannya untuk mengontrol bola, yang akhirnya berujung gol penentu lolosnya Prancis ke Afrika Selatan.

Seusai laga, kubu Irlandia memprotes keras insiden tersebut. Bagaimana tidak, aksi Henry itu menghadirkan kekecewaan sekaligus kekesalan untuk skuat dan juga masyarakat Irlandia.

Tujuh tahun berselang, kedua tim akan kembali bertemu pada babak 16-besar Piala Eropa 2016 Minggu (26/6). Tentu ada beberapa pihak yang menyentil soal insiden masa lalu itu. Meski begitu, Long mengaku seluruh tim sudah melupakan momen tersebut.

“Tidak, handball Henry tidak akan mengganggu pikiran kami. Apa itu sudah tujuh tahun yang lalu? Itu sudah dilupakan,” kata Long saat sesi jumpa pers jelang laga.

“Kami tentunya sangat hancur saat itu karena kami gagal ke Piala Dunia. Tapi seperti yang saya katakan, kami sudah tidak memikirkan hal itu,” sambungnya.

Pada kesempatan yang sama, Long memuji kualitas tim yang akan dihadapinya. Meski begitu, pemain Southampton ini berharap Irlandia mampu memberi kejutan.

“Kami hanya memikirkan soal pertandingan kali ini. Kami bermain melawan tim Prancis yang sangat bagus dan di kandang mereka. Ini akan sulit, tapi kami terima tantangan tersebut dan berharap kami bisa membuat kejutan,” pungkasnya.

Berita Euro 2016: Vertonghen: Long Masuk Jajaran Striker Terbaik Premier League

Bek Belgia, Jan Vertonghen, mewaspadai ancaman yang bisa ditimbulkan oleh striker Republik Irlandia, Shane Long. Menurut Vertonghen, Long yang memperkuat Southampton merupakan salah satu striker paling berbahaya di Premier League saat ini.

Long tampil mengesankan bersama Southampton pada musim 2015-16. Pemain berusia 31 tahun itu menorehkan 10 gol di Premier League dan menjadikannya top skorer kedua The Saints setelah Graziano Pelle dan Sadio Mane.

Pelatih Rep. Irlandia, Martin O’Neill, mendapuk Long sebagai ujung tombak timnya di Euro 2016. Meski hanya mencetak tiga gol, atau terpaut dua gol dari top skorer Rep. Irlandia di babak kualifikasi, yakni Robbie Keane dan Jonathan Walters, Long diyakini patut diwaspadai oleh Belgia.

“Bagiku, dia (Long) adalah pemain utama bagi mereka (Rep. Irlandia). Aku menganggap dia sebagai salah satu striker terbaik di Premier League,” kata Vertonghen, seperti dikutip dari Nieuwsblad.

“Dia sangat gesit, terarah dan memiliki sundulan yang bagus. Semoga kami bisa menghentikan mereka,” imbuh bek berusia 29 tahun tersebut.

Rekan setim Vertonghen di Spurs dan Belgia, Toby Alderweireld, memiliki pandangan yang sama perihal kualitas Long.

“Dia cepat dan kuat. Taktik Irlandia ideal bagi dia. Itu akan sulit bagi kami,” terangnya.

Belgia akan menghadapi Rep. Irlandia dalam partai kedua di Grup D yang akan dihelat di Stadium Municipal, Toulouse, pada Sabtu (18/6).

Berita Euro 2016: Shane Long Seperti Aguero-nya Irlandia

Tak banyak pemain bintang yang menghuni skuat Republik Irlandia pada gelaran Piala Eropa 2016. Di antara 23 nama, ada satu pemain yang akan menjadi andalan, yaitu Shane Long.

Terkait keberadaan Long di skuat Irlandia, ada sebuah pernyataan menarik keluar dari mulut eks pemain Manchester United, Paul McGrath. Dia menganggap Long sebagai figur penting bagi Irlandia. Bahkan sepenting penyerang asal Argentina, Sergio Aguero, di skuat Manchester City.

“Long adalah pemain Irlandia yang bisa memberikan pengaruh besar di turnamen seperti Euro 2016,” jelasnya kepada Daily Mirror.

“Dia adalah pemain yang tak mau saya hadapi karena memiliki kepintaran, cepat, dan sangat kuat. Dia memiliki pergerakan sebaik Aguero,” tambah dia.

Mungkin banyak yang mempertanyakan perbandingan ini. Tapi, McGrath punya alasan kuat mengapa menganggap Long adalah Aguero-nya Irlandia. Menurut dia, ada kemiripan karakter bermain antara Long dan Aguero, meski secara kualitas teknik dan popularitas, keduanya cukup timpang.

“Dia mampu berlari di belakang garis pertahanan lawan sama baiknya dengan Aguero. Long tahu kapan waktu paling tepat untuk bergerak,” ujarnya.

“Dia di skuat Irlandia sepenting Aguero di Manchester City. Bahkan sepenting Roy Keane dulu di timnas Irlandia. Saya senang tak banyak pemain yang mengetahui kemampuannya dan dia akan memimpin timnas Irlandia ke arah yang lebih baik ke depannya,” pungkas dia.

“Bek Arsenal Lambat-lambat”

Arsenal menelan kekalahan telak saat melakoni pertandingan melawan Southamton di laga lanjutan Liga Inggris. Keempat gol itu dinilai karena bek-bek Arsenal tidak mempunyai kecepatan.

Saat melakoni pertandingan di St Mary, Minggu (27/12) dinihari WIB, Arsenal kalah dengan skor akhir 0-4. Shane Long (dua gol), Cuco Martina, dan Jose Fonte yang menjadi pencetak golnya.

Dua dari gol Long itu dicetak lewat satu serangan balik cepat. Di gol pertama, Laurent Koscielny, sampai terjatuh sata beradu kecepatan dengan Long. Pemain bernomor punggung tujuh itu bisa menaklukan Petr Cech.

Di pertandingan ini, Arsenal yang dicatat Soccernet melakukan 65 persen penguasaan bola cuma tujuh kali melakukan percobaan, yang empat di antaranya berhasil menemui bidang.

Sementara itu, Soton bisa mencatatkan 14 kali percobaan, lima menemui bidang, dan empat bisa berbuah gol.

Long mempunyai pendapat soal bek-bek Arsenal yang dia lawan di laga boxing day itu.

“Kami tahu bahwa kami merupakan tim yang cukup bagus, tapi itu tak terjadi dalam beberapa pekan terakhir,” kata Long di BT Sport.

“Kami menuju lapangan dengan ide untuk berjuang keras satu sama lain dan bermain dengan semangat itu. Mereka tak mempunyai kekuatan seperti saya dan Saido Mane, dan kami memanfaatkan itu.”

“Ini merupakan hari yang bagus, tapi kami kembali mempunyai laga yang berat dua hari lagi saat menghadapi West Ham,” tambahnya.