Denzel Dumfries: Stefan de Vrij yang Bawa Saya ke Inter Milan

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Denzel Dumfries membeberkan peranan besar Stefan de Vrij di balik kepindahannya ke Inter Milan. Dumfries mengaku sudah cukup lama digoda De Vrij agar bergabung ke Inter.

Dumfries diangkut Inter untuk menggantikan posisi Achraf Hakimi yang hengkang ke Paris Saint-Germain. Pemain asal Belanda itu sudah menjalani debutnya pada partai melawan Genoa akhir pekan lalu.

Denzel Dumfries - Inter Milan - Calciomercato
Calciomercato

“Stefan de Vrij memainkan peran penting dalam transfer saya. Dia bicara kepada saya tentang Inter. Dia sudah membicarakan mengenai Inter di tim nasional semenjak dua tahun lalu,” ujar Dumfries dikutip Football5star dari laman resmi Nerazzurri.

“Dia selalu mengatakan bahwa klub ini hebat, dan dia ingin saya bergabung suatu hari kelak. Akhirnya sekarang saya di sini, dan kami berdua merasa sangat gembira,” imbuh pemain berumur 25 tahun itu.

DENZEL DUMFRIES INGIN IKUTI JEJAK JAVIER ZANETTI

De Vrij bukanlah satu-satunya sosok yang berperan penting dalam proses kepindahan Dumfries ke Inter. Ia juga membeberkan peranan kunci legenda asal Argentina, Javier Zanetti.

Dumfries mengaku ingin mengikuti jejak Zanetti yang menjadi legenda bersama Inter. Ia sudah sempat berdiskusi dengan Zanetti dan mendapat tanggapan positif dari sang legenda.

Denzel Dumfries - Inter Milan - Vanity Magazine
Vanity Magazine

“Javier Zanetti mengirimkan pesan ketika saya bergabung dengan Inter. Selain itu, dia juga memeberikan sambutan kepada saya dengan sangat hangat.”

“Apa yang ingin saya tanyakan kepadanya? Bagaimana caranya bermain sebanyak dia untuk Inter! Tim menjuarai Scudetto musim lalu, tapi saya tidak merasakan tekanan. Saya akan bermain lepas dan memberikan segalanya bagi Inter,” tuntas Dumfries.

Reuni dengan Inzaghi di Inter Milan, Stefan de Vrij Bahagia

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Kedatangan Simone Inzaghi sebagai pelatih baru Inter Milan membuat Stefan de Vrij bahagia. Maklum saja mereka pernah bekerja sama sebelumnya.

Simone Inzaghi pernah menangani Stefan de Vrij saat masih di Lazio. Punya pengalaman bersama di ibu kota, bek asal Belanda yakin bisa memberikan yang terbaik.

Dia juga percaya mantan pelatih Lazio itu sebagai orang yang tepat menangani juara bertahan Serie A. “Saya sangat bahagia dengan kedatangan Inzaghi karena kami pernah bekerja sama dengan sangat baik di Lazio,” ujar De Vrij kepada Sky Sport Italia, Kamis (22/7/2021).

stefan de vrij simone inzaghi italy24news
italy24news.com

“Dia adalah pelatih yang cerdas dan punya banyak hal yang bisa ditawarkan kepada kami. Dia membawa atmosfer yang hebat sehingga semua siap untuk memberikan yang terbaik,” ia menambahkan.

Di sisi lain, De Vrij menganggap para pemain Inter Milan tak perlu waktu lama untuk beradaptasi dengan gaya Simone Inzaghi. Selama ini sang nakhoda selalu mengandalkan formasi 3-5-2, yang mana itu juga formasi yang sama dengan Antonio Conte.

“Saya pikir itu adalah keuntungan bahwa Inzaghi punya filosofi taktik yang mirip dengan Conte. Karena skuatnya kurang lebih tidak tersentuh dan kami berharap untuk melanjutkan apa yang kami capai sebelumnya,” imbuhnya.

“Secara pribadi saya bisa meningkatkan banyak hal dan harus membuat suara saya lebih didengar ketika memimpin pertahanan,” tutup Stefan de Vrij.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Banyaknya Gol Bunuh Diri di Euro 2020 Membingungkan De Vrij

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Euro 2020 memunculkan banyak kejadian menarik. Salah satunya terkait fenomena gol bunuh diri sepanjang fase grup berlangsung.

Hingga kini sudah ada lima gol bunuh yang tercipta. Paling anyar tentu saja yang dicetak dua bek Portugal, Ruben Dias dan Raphael Guerreiro saat takluk dari Jerman dengan skor 2-4.

Fenomena ini rupanya memunculkan kebingungan dalam diri palang pintu timnas Belanda, Stefan de Vrij. Dia juga menggarisbawahi beberapa penalty yang gagal membuahkan gol.

“Ada banyak di televisi tentang apa yang terjadi sejauh ini. Tentu saja kami menonton banyak pertandingan. Kami telah melihabt beberapa gol bunuh diri dan penalty yang gagal,” ujar Stefan de Vrij seperti dilansir NOS, Minggu (21/6/2021).

“Ini benar-benar membingungkan dan terus terang saja saya tidak bisa memberikan penjelasan tentang apa yang terjadi,” sambung pemain Inter Milan.

Banyak yang beranggapan fenoman tersebut bisa terjadi karena sudah kembalinya para suporter ke stadion. Pemandangan ini mengganggu konsentrasi para pemain, terlebih sudah semusim lebih mereka bermain di stadion yang kosong.

Akan tetapi anggapan tersebut tidak dibenarkan Stefan de Vrij. Menurutnya apa yang terjadi tidak ada hubungannya dengan tribun yang mulai terisi.

“Karena para fan sudah kembali ke stadion? Saya rasa tidak. Pemain biasanya bisa mengendalikan diri mereka sendiri selama pertandingan. Jadi saya rasa tidak ada hubungannya dengan itu,” tutup Stefan de Vrij.

Stefan de Vrij: Trofi Serie A Akhirnya Tiba di Giuseppe Meazza

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Inter Milan akan menjamu Udinese pada laga terakhir musim 2020-2021, Minggu (23/5/2021). Pertandingan ini sekaligus jadi penyerahan trofi Serie A untuk sang juara.

Lebih indah lagi, perayaan juara nantinya akan dihadiri fan di stadion Giuseppe Meazza. FIGC telah memberi lampu hijau untuk fan memasuki tribun dengan kapasitas terbatas.

Hal ini membuat Stefan de Vrij senang. Ia mengaku sudah tidak sabar mengangkat piala di hadapan tifosi.

ionut radu inter milan youngy18
@youngy18

“Kami sangat senang, scudetto ini adalah hasil dari banyak kerja keras kami selama bertahun-tahun. Sebuah trofi akhirnya tiba di Meazza, sesuatu yang bisa Anda sentuh,” ungkap De Vrij kepada Sport Mediaset, Sabtu (22/5/2021).

“Ini musim yang sangat panjang, tapi kami menghadapinya dengan banyak hal positif dan keinginan untuk selalu menang,” lanjut penggawa timnas Belanda.

Inter Milan sudah memastikan scudetto saat Serie A menyisakan empat pertandingan lagi. Stefan de Vrij bercerita bahwa itu didapat berkat pengorbanan seluruh tim.

Dia juga mengklaim jika keperkasaan timnya sudah dirasakan sejak kemenangan atas Sassuolo beberapa waktu lalu. Baginya, laga di stadion Mapei menjadi titik balik.

“Kepuasaan luar biasa karena kami berhasil melakukannya. Saya pikir pertandingan tandang melawan Sassuolo mengubah segalanya,” ungkapnya.

“Kami mengubah sesuatu secara taktis, menemukan kembali kekomapakan kami sebagai sebuah tim. Semua orang berkorban, lalu kami menjadi pemenang,” tutup Stefan de Vrij.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Antonio Conte Bersyukur Tiga Pemainnya Sudah Negatif Covid-19

gamespool
Antonio Conte Bersyukur Tiga Pemainnya Sudah Negatif Covid-19 18

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih Inter Milan, Antonio Conte, sangat bersyukur tiga pemain Inter sudah dinyatakan negatif Covid-19 sebelum lawan Bologna, (4/4/21). Bukan hanya itu, para pemain Nerazzurri yang kembali dari timnasnya masing-masing juga dinyatakan negatif.

Seperti yang diketahui, ada 4 pemain Inter yang dinyatakan positif Covid-19 sebelum jeda internasional. Hal itu membuat laga Inter vs Sassuolo ditunda dan baru akan dimainkan Rabu (7/4/21). Namun, jelang laga lawan Bologna, 3 dari 4 pemain sudah dinyatakan negatif. Samir Handanovic, Stefan de Vrij, dan Matias Vecino. Danilo D’Ambrosio masih dinyatakan positif.

Antonio Conte - Samir Handanovic - Inter - @inter
twitter.com/Inter

“Sulit untuk membuat pertimbangan. Mungkin kami bisa mengelola beberapa situasi dengan lebih baik, tetapi kami tahu bahwa Covid ada. Itu telah membantai kami selama setahun, dan dunia sepak bola telah memutuskan untuk menjalaninya seperti orang lain dalam kehidupan sehari-hari. Harapannya semuanya bisa secepatnya teratasi dengan vaksinasi,” ucap Conte seperti dilansir Football5Star.com dari Football Italia.

Conte melanjutkan, “Handanovic langsung negatif, jadi dialah yang pulih paling cepat. Vecino telah kembali berlatih selama tiga hari, dia juga dalam kondisi yang baik. De Vrij menjalani latihan pertamanya kemarin. Selama periode itu staf bekerja dengan mereka dari rumah, untuk menjaga mereka dalam kondisi prima, mereka yang terjangkit Covid pasti akan mengalami beberapa akibat. Kami berharap kami memiliki D’Ambrosio segera.”

Stefano Sensi

Stefano Sensi Terlahir Kembali di Timnas Italia
@Azzurri

Stefano Sensi yang sering bermasalah dengan cedera dan jarang dimainkan bermain apik bersama timnas Italia di jeda internasional. Mantan pemain Sassuolo itu bahkan bisa mencetak gol melawan Lithuania, (1/4/21). Conte sangat senang akan hal itu.

“Saya sangat senang untuk Stefano, terutama pada level psikologis. Penting untuk membuka kuncinya, untuknya dan karena itu juga untuk kami. Saya pasti memiliki sumber daya tambahan dan saya mencoba untuk mengeksploitasinya dengan baik dan dengan keseimbangan dan pilihan yang tepat,” kata Conte.

Antonio Conte melanjutkan, “Terkadang mereka setuju dengan saya, yang lainnya tidak. Saya melatih para pemain seolah-olah mereka semua harus bermain, mereka semua siap.”

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Empat Pemain Inter Positif Covid-19, Laga Lawan Sassuolo Ditunda

gamespool
Empat Pemain Inter Positif Covid-19, Laga Lawan Sassuolo Ditunda 22

Football5Star.com, Indonesia – Setelah Samir Handanovic dan Danilo D’Ambrosio dinyatakan positif Covid-19, kini dua pemain Inter Milan lainnya juga dinyatakan positif. Dua pemain itu adalah Matias Vecino dan Stefan de Vrij.

“FC Internazionale Milano mengumumkan bahwa Stefan de Vrij dan Matias Vecino dinyatakan positif Covid-19 menyusul tes yang dilakukan kemarin, Rabu (17/3/21). Kedua pemain sama-sama sudah dikarantina di rumah masing-masing,” tulis pernyataan Inter seperti dilansir Football5Star.com dari laman resmi klub.

Sebelumnya, Danilo D’Ambrosio dinyatakan positif pada Selasa, 16 Maret, sedangkan Samir Handanovic dinyatakan positif pada Rabu keeseokan harinya.

Dengan begitu, pihak otoritas kesehatan Milan meminta Inter untuk menghentikan semua aktifitas klub dalam empat hari ke depan, termasuk pada hari Minggu, 21 Maret.

stefan de vrij-tuttomercatoweb
tuttomercatoweb

Pengumuman ini sangat berdampak besar bagi jadwal pertandingan, karena laga Inter vs Sassuolo yang seharusnya diadakan Sabtu, (20/3/21), akan ditunda.

Bukan hanya itu, otoritas kesehatan setempat juga melarang semua pemain Inter Milan untuk menerima panggilan tim nasional pada jeda internasional nanti.

Seluruh skuat beserta staf pelatih akan kembali melakukan tes pada Senin, 22 Maret sebelum kembali melakukan aktifitas.

Adanya jeda internasional pekan depan mungkin bisa membuat Nerazzurri bernafas lega karena para pemain yang positif kemungkinan besar sudah akan kembali pada laga melawan Bologna, 4 Maret mendatang.

Inter Milan saat ini berada di puncak klasemen sementara Serie A dengan raihan 65 poin. Berjarak 9 poin dari AC Milan di posisi kedua, dan 10 poin dari Juventus di posisi ketiga.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Stefan de Vrij Ikut Senang Lihat Kesuksesan Stefano Pioli di AC Milan

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Kendati sudah berbeda klub, Stefan de Vrij tetap menunjukkan rasa hormat pada Stefano Pioli. Ia pun memuji capaian mantan pelatihnya itu bersama AC Milan.

Untuk diketahui, Stefano Pioli adalah pelatih yang membawa Stefan de Vrij ke Italia. Ia menggaet bek asal Belanda ke Lazio 2014 lalu. Keduanya pun bekerja sama selama dua tahun di ibu kota Italia.

Pengalaman itu pula yang membuat De Vrij tetap menghormati Pioli. Apalagi saat ini sang mantan pelatih sukses membawa AC Milan memuncaki Serie A.

stefano pioli-sandro tonali
@acmilan

“Mereka punya tim yang bagus dan banyak pemain kuat. Mereka sangat kompak di semua lini. Saya mengenal pelatih dengan sangat baik, saya bekerja dengannya selama dua tahun,” kata sang bek seperti dikutip Football5star dari Gazzetta dello Sport, Rabu (30/12/2020).

“Dia pelatih yang sangat bagus, sangat manusiawi dan mempersiapkan segalanya dengan tepat. Saya senang melihat perkembangannya secara profesional bersama Milan,” ia menambahkan.

Kebersamaan Stefan de Vrij dan Stefano Pioli berakhir November 2016 lalu. Ketika itu sang pelatih memutuskan pindah ke Inter Milan.

Adapun penggawa timnas Belanda masih bertahan di Olimpico hingga 2018. Menariknya, seperti halnya mantan pelatih, ia juga hengkang ke Inter Milan dengan status bebas transfer.

Dan sampai saat ini ia bertahan di sana dan jadi andalan Antonio Conte di jantung pertahanan. Sedangkan Pioli menukangi AC Milan, yang merupakan rival sekota Inter.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Dijamu Italia, Stefan de Vrij Bawa Misi Balas Dendam

gamespool
Dijamu Italia, Stefan de Vrij Bawa Misi Balas Dendam 29

Football5star.com, Indonesia – Bek timnas Belanda, Stefan de Vrij, mengaku ingin membalaskan kekalahan timnya ketika melawat ke markas Italia dinihari nanti. Menurut De Vrij, De Oranje siap tampil habis-habisan di partai nanti.

Pada pertemuan pertama September lalu, Belanda memang harus menyerah dari Italia di Amsterdam dengan skor tipis, 1-0. Gol tunggal Azzurri dicetak oleh Nicolo Barella di penghujung babak pertama.

“Di Amsterdam, Italia memang pantas membawa pulang tiga poin. Tapi, ini adalah pertandingan yang berbeda. Satu hal yang pasti, jalannya pertandingan nanti takkan serupa dengan pertemuan kami sebelumnya,” ungkap Stefan de Vrij dikutip dari laman Football Italia.

Stefan de Vrij - Belanda - Italia - @onsoranje 2
instagram.com/onsoranje

“Para pemain Italia sudah cukup lama bermain bersama-sama dan mereka sulit dikalahkan. Semua orang bisa melihat seberapa besar dampak yang diberikan Roberto Mancini. Pertandingan nanti akan berjalan sengit dan cantik.”

Lebih lanjut, De Vrij juga mengatakan bahwa Azzurri merupakan tangguh di semua lini. Tapi, ia tetap yakin dengan peluang Belanda membawa pulang tiga poin.

“Kami akan selalu optimistis dan mencari hal-hal positif di staiap pertandingan. Kami tahu mereka adalah tim yang sangat kuat di lini depan, tengah dan belakang,” tutup De Vrij.

Belanda memang tak memiliki modal yang positif jelang partai di Bergamo dinihari nanti. Pasalnya, mereka hanya mampu meraih satu kemenangan dari empat partai sepanjang 2020.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Stefan de Vrij Merasa Terhormat Jadi Bek Terbaik Serie A Musim Lalu

gamespool
Stefan de Vrij Merasa Terhormat Jadi Bek Terbaik Serie A Musim Lalu 33

Football5Star.com, Indonesia – Bek Inter Milan, Stefan de Vrij, berkomentar soal penghargaan bek terbaik yang diraihnya pada Serie A musim lalu. Pemain timnas Belanda itu merasa terhormat bisa mendapatkan penghargaan itu.

De Vrij sudah bermain di Serie A sejak 2014 di Lazio dan pindah secara gratis ke Inter Milan pada 2018. Performa terbaiknya datang pada musim lalu ketika dia berhasil mencetak 4 gol dan membuat Nerazzurri menjadi tim yang paling sedikit kebobolan di Serie A.

Hal itu yang membuatnya dipilih menjadi bek terbaik Serie A musim lalu, mengalahkan bek-bek top seperti Kalidou Koulibaly, Leonardo Bonucci, dan rekan senegaranya, Matthijs de Ligt.

Stefan de Vrij - Timnas Belanda - Dwight Lodeweges - @stefandevrij
instagram.com/stefandevrij

“Penyelenggara liga memutuskan berdasarkan bagaimana performa Anda bermain. Ini suatu kehormatan besar. Ini adalah konfirmasi dari level yang saya capai di Italia tahun lalu. Saya tidak pernah (bermain) kotor,” ucap De vrij seperti dilansir Football5Star.com, dari Voetbal Primeur.

Pemain didikan Feyenoord itu melanjutkan, “Itu sebabnya saya sangat suka dipilih sebagai bek terbaik di Serie A. Saya melakukan segalanya dengan cara saya dan itulah yang membuat saya semakin bangga.”

Berkat penghargaan itu, Stefan de Vrij mendapatkan patch khusus di kostum Internya yang musim lalu dipakai oleh Kalidou Koulibaly.

De Vrij akan bermain melawan sebagian teman-temannya di Inter saat Belanda bertemu Italia di UEFA Nations League, Kamis (15/10/20). Tapi sebelum itu, Oranje harus berhadapan dengan Meksiko dan Bosnia.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Stefan de Vrij Dicoret dari Skuat Timnas Belanda

gamespool
Stefan de Vrij Dicoret dari Skuat Timnas Belanda 37

Football5star.com, Indonesia – Pelatih interim timnas Belanda, Dwight Lodeweges memutuskan untuk mencoret nama Stefan de Vrij. De Vrij dipulangkan ke Inter Milan karena mengalami cedera.

De Vrij menjadi salah satu nama yang dipanggil Lodeweges untuk partai Nations League melawan Polandia (5/9) dan Italia (8/9) di Johan Criujff Arena. Cedera ini membuat De Vrij dipastikan tak akan ikut serta dalam kedua partai tersebut.

“Stefan de Vrij dicoret dari daftar pemain skuat timnas Belanda karena dia mengalami cedera. Dia akan meninggalkan pemusatan latihan dan tak akan bermain di laga melawan Polandia dan Italia,” tulis pernyataan lengkap timnas Belanda.

Stefan de Vrij - Timnas Belanda - Dwight Lodeweges - @stefandevrij
instagram.com/stefandevrij

Meski sudah resmi memulangkan De Vrij, Dwight Lodeweges tak akan memanggil pemain penggantinya. Ia merasa cukup percaya diri dengan skuat yang saat ini ia miliki.

Sejatinya, De Vrij akan dipasangkan dengan Virgil van Dijk untuk mengawal lini belakang De Oranje. Namun, cedera ini membuat Lodeweges diprediksi akan menurunkan Nathan Ake untuk menemani Van Dijk di dua laga nanti.

Ake bukanlah satu-satunya pemain yang bisa menggantikan posisi De Vrij. Lodeweges juga bisa menurunkan pemain muda Ajax, Perr Schuurs untuk menjadi tandem Van Dijk di lini belakang.

Schuurs sendiri memiliki motivasi berlipat untuk dipilih menjadi tandem Van Dijk. Pasalnya, ini merupakan pemanggilan pertamanya ke skuat timnas Belanda dan Schuurs tak ingin menyia-nyiakan kesempatan ini.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Bicara Lagi dengan De Jong, De Vrij Sudah Lupakan Final Liga Europa

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Final Liga Europa musim ini mempertemukan dua pemain timnas Belanda yang saling berseberangan. Di Inter Milan ada Stefan de Vrij. Sedangkan Sevilla memiliki sang supersup, Luuk de Jong.

Pada final yang berlangsung di Jerman itu, Luuk de Jong tampil fenomenal. Ia mencetak dua gol untuk membawa Sevilla menang 3-2 dan menganggkat gelar.

Hasil ini tentu menyisakan kekecewaan dalam benak Stefan de Vrij. Tapi ia mengaku sudah melupakan itu. Apalagi saat ini mereka sama-sama dipanggil timnas Belanda lagi.

KennethVermeerLuukdeJongPortugalvNetherlandsmunxb 3u0c2l
zimbio.com

“Saya sudah mulai berbicara dengannya lagi setelah final. Sekarang kami menjadi rekan satu tim lagi, begitulah ceritanya. Selalu mengecewakan final berakhir demikian. Itu merupakan musim yang panjang dan istimewa,” ujar bek andalan timnas Belanda kepada NOS, Rabu (2/9/2020).

“Kami sudah bermain sepanjang musim panas dan kami hanya bisa beristirahat selama seminggu sebelum kami memulai lagi sekarang dengan tim nasional. Tentu ini akan menjadi sesuatu yang menantang,” ia menambahkan.

Luuk de Jong bukan satu-satunya lawan De Vrij di tingkat klub yang jadi rekan di tim nasional. Ada pula Matthijs de Ligt, bek andalan Juventus yang menjadi rivalnya di Serie A.

Sementara itu Belanda sudah ditunggu dua laga penting di Nations League. Pertama mereka akan menjamu Polandia 4 September nanti. Tiga hari berselang tim yang baru ditinggal Ronald Koeman sudah ditunggu Italia.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Stefan de Vrij Pernah Curhat kepada Van Persie Soal Antonio Conte

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Banyak pemain Inter Milan yang terkejut dengan metode latihan Antonio Conte. Salah satunya adalah bek asal Belanda, Stefan de Vrij.

Robin van Persie yang mengungkapkan hal tersebut. Mantan striker Manchester United berujar bahwa Stefan de Vrij pernah curhat soal Antonio Conte.

Intensitas tinggi ala Conte bahkan sudah diterapkan sejak pramusim. Dan menurut De Vrij ia tidak pernah merasakan pramusim seberat ini dalam kariernya.

stefan de vrij robin van persie pinterest
Pinterest

“Inter adalah Conte. Saya pernah berbicara dengan bek mereka, Stefan de Vrij, yang juga berasal dari Belanda. Dia bilang ‘Robin saya tidak pernah merasakan persiapan pramusim seberat ini’,” kata Van Persie seperti dikutip Football5star dari Gazzetta dello Sport, Jumat (14/8/2020).

Latihan berat ala Antonio Conte sejauh ini terbukti positif. Ia sukses membawa Inter Milan jadi runner up dan hanya terpaut satu angka saja dari Juventus sebagai juara bertahan.

Di kompetisi Eropa, mantan pelatih Chelsea membawa La Beneamata ke semifinal. Menurut Van Persie, keberhasilan Inter sejauh ini merupakan buah kerja keras sang pelatih dan materi pemain, terutama dengan hadirnya Romelu Lukaku sebagai mesin gol.

“Inter adalah salah satu favorit di Liga Europa musim ini. Di depan mereka punya Lukaku yang luar biasa dengan koleksi lebih dari 20 gol. Tapi laju mereka sekarang kian berat karena ada Manchester United dan Shakhtar Donetsk,” tutup Robin van Persie.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Bukan Ronaldo atau Immobile, Dybala Jadi Pemain Terbaik Serie A Musim 2019-20

dinasti
Bukan Ronaldo atau Immobile, Dybala Jadi Pemain Terbaik Serie A Musim 2019-20 47

Football5Star.com, Indonesia – Lega Serie A resmi mengumumkan pemain terbaik musim ini dari posisi, pemain muda (U-23), dan terbaik secara keseluruhan (MVP). Pemain Juventus, Paulo Dybala, yang terpilih menjadi pemain terbaik musim 2019-20.

“Hari ini kami mengumumkan MVP musim 2019-20. Evaluasi performa berdasarkan statistik resmi dari Lega Serie A, yang mewakili kriteria obyektif untuk evaluasi ilmiah para pemain sepak bola terbaik musim ini, yang kami selesaikan dengan tekad kuat mengatasi banyak kesulitan,” ucap CEO Lega Serie A, Luigi De Siervo seperti dikutip Football5Star.com dari laman resmi Serie A.

Performa musim ini juga bukan hanya dinilai dari Serie A, tetapi juga dari Coppa Italia, dan Piala Super Italia. Uniknya, pemain terbaik jatuh kepada Paulo Dybala, bukan kepada Ciro Immobile atau Cristiano Ronaldo yang mencetak lebih dari 30 gol musim ini. Dybala musim ini mencatatkan 11 gol dan 11 assist dari 33 pertandingan di Serie A. Immobile sendiri berhasil mendapatkan predikat Penyerang Terbaik musim ini.

Sedangkan Ronaldo yang merupakan pemain terbaik musim lalu gagal mendapatkan satupun penghargaan musim ini. Berikut daftar lengkapnya:

  • Kiper Terbaik: Wojciech Szczesny (Juventus)
  • Bek Terbaik: Stefan de Vrij (Inter)
  • Gelandang Terbaik: Alejandro Gomez (Atalanta)
  • Penyerang Terbaik: Ciro Immobile (Lazio)
  • Pemain Muda Terbaik: Dejan Kulusevski (Parma)
  • MVP – Pemain Terbaik: Paulo Dybala (Juventus)

Sama seperti musim ini, pemain yang mendapatkan penghargaan ini akan memakai patch khusus di jerseynya masing-masing pada musim depan.

Bukan Ronaldo atau Immobile, Dybala Jadi Pemain Terbaik Serie A Musim 2019-20
SoccerBibble

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Ditahan Roma, Stefan de Vrij Kesal dengan Permainan Inter

dinasti
Ditahan Roma, Stefan de Vrij Kesal dengan Permainan Inter 51

Football5star.com, Indonesia – Bek Stefan de Vrij mengaku kesal dengan hasil imbang Inter Milan melawan AS Roma, Senin (20/7/2020). Menurut de Vrij, hasil imbang bukanlah hal yang diinginkan tim di posisi tengah menekan Juventus di peringkat pertama klasemen Serie A.

“Kami datang ke sini untuk memberi tekanan kepada Juventus dan mendekati poin mereka. Hasil ini tentu sangat mengecewakan,” ucap de Vrij seperti dikutip Football5star.com dari Sky Sports.

stefan de vrij as roma vs inter milan
@Inter_en

“Itu merupakan keunggulan setelah 14 menit, kemudian kami membiarkan gol di menit akhir. Kami sempat menunjukkan karakter untuk kembali bermain dan menyamakan kedudukan, kami mencoba untuk menang tapi itu belum cukup,” tambahnya.

Pernyataan tak jauh berbeda juga diungkapkan oleh pelatih Inter, Antonio Conte. Ia bahkan menyinggung soal jadwal padat anak asuhnya di pekan-pekan terakhir Serie A musim ini.

“Kami selalu bermain malam, dan tim-tim yang kami hadapi selalu punya waktu beristirahat lebih banyak. Itu fakta.”

“Jujur saja, itu anomali, lihat saja apa yang terjadi di putaran terakhir. Beberapa tim punya waktu beristirahat lima hari.”

“Kami selalu bermain di malam hari sehingga baru tiba di rumah pukul empat pagi. Semua memang harus berkorban, tetapi Inter selalu paling dirugikan.” ucap eks pemain Juventus tersebut.

Tambahan satu poin tidak mengubah banyak posisi Inter dalam perburuan Scudetto. La Beneamata sekarang tingginggal lima poin dari Juventus yang bakal meladeni tantangan Lazio.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Alami Kondisi Miris, Bek Berdarah Indonesia Minta Saran kepada Pemain Inter Milan

dinasti
Alami Kondisi Miris, Bek Berdarah Indonesia Minta Saran kepada Pemain Inter Milan 55

Football5star.com, Indonesia – Bek Inter Milan asal Belanda, Stefan de Vrij diakui oleh pemain berdarah Indonesia, Kevin Diks memberinya saran penting terkait masalah cedera lutut yang ia alami saat bermain di Fiorentina.

Menurut Diks seperti dikutip Football5star.com dari voetbalprimeur, Jumat (10/7/2020) dirinya sempat mengunjungi Vrij di Milan. Dalam kunjungan tersebut, Diks mendapat nasihat dari Vrij agar segera mengobati cedera lututnya di Belgia.

Alami Kondisi Miris, Bek Berdarah Indonesia Minta Saran kepada Pemain Inter Milan
gandstand.nl

“Saya mengunjungi Stefan (de Vrij) di Milan. Dia mengatakan bahwa saya harus mencari bantuan eksternal dan itu adalah saran penting. Saya pergi ke Belgia untuk meminta bantuan di sana,” ucap pemain yang saat ini bermain di Liga Denmark bersama Aarhus GF.

Kondisi Diks sendiri memang belum pulih betul dari cedera lutut yang ia alami. Menurutnya keputusan untuk menjadi pemain pinjaman di Aarhus GF ialah keputusan penting untuknya.

Ia menyebut bahwa kondisi cedera lutut membuatnya tak nyaman berada di Fiorentina. Bek kanan ini pun mengaku bahwa dirinya saat ini memang masih memiliki kontrak satu tahun dengan Fiorentina, namun ia tak terlalu berharap kontrak tersebut akan diperpanjang.

“Saya ingin bermain dan itu lebih mudah di sini dibanding di Serie A. Denmark telah menjadi pilihan karier saya. Saya telah berjuang dalam beberapa bulan terakhir,” ungkapnya.

“Saat ini saya tidak fokus kepada Fiorentina dan tidak ingin terlalu melihat lebih jauh di masa depan. Saya harus lebih realistis melihat ini semua,” tambah Diks.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]



Stefan de Vrij: Christian Eriksen akan Jadi Sosok Penting di Inter Milan

dinasti
Stefan de Vrij: Christian Eriksen akan Jadi Sosok Penting di Inter Milan 59

Football5Star.com, Indonesia – Bek Inter Milan, Stefan de Vrij, berbicara soal beberapa topik tentang beberapa rekan timnya seperti Christian Eriksen dan Romelu Lukaku. Selain itu, de Vrij juga berbicara seputar pelatih Antonio Conte.

Bek timnas Belanda itu mengatakan bahwa Eriksen akan menjadi sosok penting dalam klub, walaupun saat ini masih belum memenuhi ekspektasi.

“Eriksen akan menjadi sosok yang menentukan. Dia mulai terbiasa dengan hal-hal baru dan terus belajar bahasa Italia. Kita bisa melihat dia di sesi latihan, dia luar biasa. Dia memiliki kualitas mumpuni dan kita akan melihat itu tak lama lagi di lapangan,” ucap de Vrij seperti dilansir Football5Star.com dari DAZN.

stefan de vrij inter milan vs as roma
@Inter_en

Selain Eriksen, de Vrij juga berbicara soal Romelu Lukaku yang sudah terlihat nyaman bermain di Inter dan Serie A.

“Di Inter, dia sedang melewati masa-masa hebat. Dia merasa seperti di rumah sendiri. Dia sosok yang positif, selalu mencoba untuk membantu tim ini. Secara fisik, dia sangat tangguh. Dia memiliki kecepatan dan juga mencetak banyak gol,” kata de Vrij.

Musim ini adalah musim pertama Inter dilatih oleh Antonio Conte dan de Vrij menyukai gaya main yang dilakukan timnya sejak Conte masuk.

“Dia memberi kami semangat dan keinginan untuk menang. Kami tampil agresif dan membangun serangan dari bawah. Conte sosok yang sangat fokus akan taktik dan detil terkecil yang bisa menjadi pembeda,” ujar Stefan de Vrij.

Inter Milan nanti akan menghadapi Sampdoria dalam pekan pertama Serie A pasca diberhentikan karena pandemi Covid-19 pada Senin (22/6/20).

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Stefan de Vrij: Selain Ronaldo dan Messi, Mbappe Juga Sulit untuk Dijaga

Banner LFS Baru

Football5Star.com, Indonesia – Bek Inter Milan, Stefan de Vrij, menjawab beberapa pertanyaan dalam video chat pada akun twitter resmi Inter. Ini merupakan salah satu program Inter selama masa jeda liga karena virus corona.

Sebelumnya, Milan Skriniar dan Danilo D’Ambrosio yang menjawab beberapa pertanyaan dari fans. Sekarang giliran pemain asal Belanda itu yang menjawab.

Pertanyaan pertama soal bagaimana rasanya dilatih oleh Antonio Conte.

“Sangat baik, saya belajar banyak dari dia seperti semua orang. Kami sangat senang dan kami mencoba mengikuti dia.” Ucap de Vrij.

Dia lalu ditanya soal hubungannya dengan Skriniar.

“Milan (Skriniar) adalah bek yang sangat kuat dan saya banyak belajar dari dia. Dia sangat baik, dan saya sangat senang bisa bermain dengannya.” ucap mantan pemain Lazio ini

Stefan de Vrij Selain Ronaldo dan Messi, Mbappe Juga Sulit untuk Dijaga
RMC Sports

Stefan de Vrij juga ditanya apa saja yang dia lakukan selama masa isolasi diri.

“Selama satu minggu, saya sudah membaca empat buku. Saya punya banyak waktu dan biasanya saya membaca buku di balkon rumah pada siang hari. Saya suka membaca buku tentang spritual.” Ucap pemilik nomor punggung 6 ini.

Stefan lalu ditanya siapa pemain yang paling sulit untuk dijaga.

“Ada banyak pemain, Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo contohnya, tapi Kylian Mbappe juga sulit untuk dijaga karena dia sangat cepat.” kata de Vrij.

Mantan pemain Feyenoord itu juga mengatakan bahwa dia memulai karirnya bukan dari posisi bek tengah.

“Saya awalnya seorang penyerang, lalu saya pindah menjadi gelandang, pada usia 16 tahun saya berposisi sebagai fullback sebelum benar-benar menjadi bek tengah pada saya memulai debut. Selain sepak bola, saya juga suka tenis. Saya harus memilih antara keduanya pada akhirnya.” Kata de Vrij.

Stefan de Vrij merupakan salah satu pemain kunci Inter di lini belakang saat ini. Dia didatangkan dari Lazio pada tahun 2018 secara gratis.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Gol ke Gawang Milan akan Dikenang Stefan de Vrij Seumur Hidup

Banner LFS Baru

Football5star.com, Indonesia – Stefan de Vrij jadi salah satu pencetak gol dalam kemenangan 4-2 Inter Milan atas AC Milan, Senin (10/2/2020) dinihari WIB. Ia pun mengaku bangga dengan torehannya kali ini.

Bek asal Belanda mencetak gol ketiga Inter Milan. Memanfaatkan tendangan sudut Alexis Sanchez, sundulannya meluncur mulus ke sudut kanan gawang Gianluigi Donnarumma.

Usai pertandingan, Stefan de Vrij tak bisa menyembunyikan kegembiraannya. Ia mengungkapkan bahwa gol ini akan terus dia kenang seumur hidupnya.

Inter Milan selalu menang dalam empat edisi terakhir Derby della Madonnina melawan AC Milan.
Tuttomercatoweb

“Saya menyadari bahwa bola itu akan masuk gawang. Saya melihat bola datang, ketika berbalik saya melihat bola sudah masuk dalam jaring dan itu membuat perasaan saya sangat luar biasa,” kata De Vrij kepada Sky Sport Italia, Senin (10/2/2020).

“Saya juga mencetak gol pada derbi musim lalu, jadi ini adalah kenangan yang akan saya ingat seumur hidup,” ia menambahkan.

Tambahan tiga poin membuat Inter kini menggeser posisi Juventus di puncak klasemen dengan perolehan 54 poin. Persaingan pun kian ketat dengan adanya Lazio di posisi ketiga dan hanya terpaut satu angka dari mereka.

Melihat persaingan Serie A musim ini, De Vrij mengaku senang. Mantan pemain Lazio menegaskan bahwa kompetisi seperti ini merupakan idaman semua orang.

“Kami semua ada di atas. Ini adalah persaingan tiga kuda pacu di atas dan ketiga klub dalam kondisi terbaiknya. Persaingan seperti ini tentu diharapkan semua orang,” tutup Stevan de Vrij.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Stefan de Vrij Masa Bodoh dengan Masalah Icardi

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Bek Inter Milan, Stefan de Vrij, angkat bicara dengan masalah yang menimpa rekan setimnya, Mauro Icardi. Ia mengaku tidak ingin ikut campur dengan masalah sang bomber dengan pihak klub.

Keharmonisan Mauro Icardi dengan Inter Milan sedang berada di titik nadir. Ini dibuktikan saat klub mencoret namanya dari latihan pramusim di Lugano beberapa hari lalu.

Melihat situasi ini, Stefan de Vrij tidak ingin menanggapi hal itu lebih jauh. Baginya yang terpenting adalah bagaimana tim bisa beradaptasi dengan skema baru dari Antonio Conte.

stefan de vrij-inter
@Inter_en

“Mauro telah membuat kami mengerti apa yang dia inginkan dari kami melalui apa yang dia katakan pada kami. Masalah Mauro bukan menjadi perhatian kami saat ini,” kata bek asal Belanda itu kepada Sport Italia, Senin (15/7/2019).

“Saat ini kami hanya memikirkan apa yang harus kami lakukan di lapangan,” sambung pemain yang didatangkan dari Lazio musim panas lalu.

Di sisi lain, De Vrij mengomentari perubahan yang dilakukan Conte di Inter saat ini. Ia mengaku tidak masalah pelatih menggunakan skema tiga bek untuk mengarungi musim baru.

“Segalanya berjalan sangat baik, kami bekerja secara fisik dan teknis. Kami sudah lebih siap sekarang dengan formasi yang berubah bersama Antonio Conte,” ujarnya.

“Hal-hal yang tak terhindarkan dilakukan dengan tiga bek sejajar di belakang, tapi itu harusnya bukan menjadi masalah. Kami harus berusaha dan itulah yang kami lakukan sekarang, bukan yang lain,” tutup Stefan de Vrij.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Lautaro Martinez Susul De Vrij yang Absen Lawan Lazio

Football5star.com, Indonesia – Jelang laga melawan Lazio akhir pekan ini, Inter Milan mendapat kabar buruk terkait kondisi pemainnya. Setelah dipastikan tanpa Stefan de Vrij yang cedera, mereka juga akan kehilangan sang bomber, Lautaro Martinez karena masalah yang sama.

Seperti halnya De Vrij pula, cedera Lautaro Martinez ini juga didapat usai membela timnas Argentina di laga uji coba melawan Maroko tengah pekan kemarin. Ia menderita cedera paha yang mengharuskannya absen setidaknya hingga sepekan ke depan.

Melalui akun resminya, Inter menjelaskan keadaan Lautaro yang tidak mungkin diturunkan saat melawan Lazio akhir pekan ini. Tim medis baru akan mengevaluasi kondisinya pada pekan depan.

Lautaro Martinez - Cagliari vs Inter Milan
@Inter

Kehilangan pemain asal Argentina ini tentu menjadi masalah besar bagi skuat Luciano Spalletti. Pasalnya ia selalu diandalkan di lini depan dalam sebulan terakhir.

Tapi di sisi lain, cederanya striker 21 tahun itu bisa membuka jalan bagi Mauro Icardi untuk kembali mengisi starting 11. Ya, mantan kapten Inter itu sudah kembali berlatih dengan rekan-rekannya dan kemungkinan besar namanya akan dimasukkan sang pelatih dalam daftar 23 pemain yang dibawa ke Giuseppe Meazza nanti.

Jika benar-benar dimainkan, ini akan menjadi laga perdana Icardi setelah ban kaptennya dicopot Februari lalu. Menarik ditunggu apakah dengan keadaan seperti ini Spalletti langsung menurunkannya sebagai starter atau menempatkannya di bangku cadangan terlebih dulu.

Opsi lain yang bisa dilakukan Spalletti andai masih mengistirahatkan Icardi pada laga nanti adalah dengan memainkan Keita Balde sebagai striker utama. Apalagi pertandingan nanti punya arti lebih baginya karena akan menghadapi klub yang telah membesarkan namanya, Lazio.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Inter Milan akan Hadapi Lazio Tanpa Stefan De Vrij

Football5star.com, Indonesia – Kabar buruk menghinggapi Inter Milan jelang laga melawan Lazio dalam lanjutan Liga Italia akhir pekan ini. Mereka akan kehilangan bek andalannya, Stefan de Vrij, yang mengalami cedera.

Stefan de Vrij menderita cedera saat menjalani latihan bersama timnas Belanda. Usai menjalani pemeriksaan MRI, ia pun dinyatakan absen selama 15 hari ke depan. Artinya, sang bek tidak bisa dimainkan di dua laga Inter akhir pekan dan tengah pekan nanti.

Absennya bek yang didatangkan dari Lazio ini tentu menjadi kehilangan besar bagi Inter Milan. Pasalnya ia selama ini menjadi andalan pelatih Luciano Spalletti di lini belakang. Duetnya dengan Milan Skriniar membuat lini pertahanan klub jadi salah satu yang terbaik di Italia. Terlebih di laga sebelumnya melawan AC Milan dirinya sukses mencetak satu gol.

duet sempurna de vrij dan skriniar di jantung pertahanan inter
@Inter_en

Sementara itu, tidak adanya nama De Vrij dalam daftar nama pemain pekan nanti menyisakan cerita menarik. Sejak pindah ke Giuseppe Meazza Juni tahun lalu, ia belum sekali pun bertemu Lazio, yang notabene mantan klubnya.

Pada pertemuan perdana kedua tim di Stadion Olimpico musim ini, ia juga absen karena masalah serupa. Sementara di ajang Coppa Italia, ia tidak diturunkan Spalletti karena alasan strategi.

Nantinya, posisi yang ditinggal Stefan de Vrij akan digantikan oleh Joao Miranda. Bek asal Brasil itu akan kembali diduetkan dengan Milan Skriniar.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Inter Menang Karena Bermain Sebagai Sebuah Tim

Football5star.com, Indonesia – Inter Milan sukses meraih kemenangan dalam laga akbar, Derby della Madonnina. Kemenangan ini disambut baik oleh seluruh pemain Inter Milan. Menurut Stefan de Vrij, Inter menang karena bermain sebagai sebuah tim.

Sebelum laga Derbi Milan dimulai, sorot mata tak lepas dari La Beneamata. Penampilan inkonsisten Inter Milan mencapai klimaks saat mereka takluk di tangan Frankfurt 0-1 di kandang sendiri. Kekalahan itu membuat langkah mereka terhenti di babak 16 besar Liga Europa.

“Kami bereaksi dengan baik sebagai sebuah tim, berjuang keras dan bermain sangat baik di babak pertama. Kami juga menciptakan banyak peluang,” ujar De Vrij dilansir Football5star dari Sky Sport Italia.

5 Fakta Menarik AC Milan vs Inter Milan - Football5star - Twitter @inter_en
Twitter @Inter_en

Permainan Nerazzurri menurun pada babak kedua. Keunggulan 1-0 pada babak pertama membuat Inter Milan lebih banyak menunggu. Hal ini pun diakui oleh De Vrij yang merasa permainan rekan-rekannya terlalu dalam pada babak kedua.

“Kami bermain terlalu dalam pada babak kedua. AC Milan menekan kami dengan keras, tetapi kami melakukan segala cara demi kemenangan. Bisa meraih kemenangan adalah perasaan yang luar biasa,” beber De Vrij.

Kemenangan Inter Milan tak hanya memberikan tiga poin. Kemenangan ini berarti lebih bagi anak asuh Luciano Spalletti. Kemenangan ini membuat Inter Milan sukses meraih dua kemenangan atas AC Milan pada musim ini. Kali terakhir catatan apik itu tercipta pada musim 2011-12.

Selain itu, kemenangan ini juga membuat Nerazzurri untuk sementara kembali menyalip AC Milan di papan klasemen dengan torehan 53 angka. Unggul dua angka di atas AC Milan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

De Vrij Girang Dengar Kabar Godin ke Inter

Football5star.com, Indonesia – Kabar merapatnya Diego Godin ke Inter Milan disambut baik oleh bek tengah Nerrazzuri, Stefan De Vrij. Itu artinya, ia bisa belajar langsung dari salah satu pemain yang ia kagumi selama ini.

Ia menyarangkan sebaiknya Inter tidak menyia-nyiakan kesempatan ini. De Vrij menganggap, kehadiran pemain asal Uruguay tersebut akan membantu banyak, terutama di sektor belakang.

“Selalu ada pelajaran berharga yang dapat diambil jika bermain dengan pemain terbaik sepertinya. Akan sangat menyenangkan pastinya bisa berduet dengan Godin,” katanya seperti dikutip dari Siempreinter.

Diego-Godin-Atletico-Madrid-Football5star-Zimbio
zimbio.com

Godin santer diberitakan tak akan memperpanjang kontraknya bersama Atletico Madrid. Beberapa waktu lalu, CEO Inter, Beppe Marotta, mengindikasikan pemain yang bersangkutan bersedia merapat ke Giuseppe Meazza.

Tim asuhan Luciano Spalletti butuh tenaga baru di lini belakang menyusul rencana kepulangan Miranda ke Brasil. Rival sekota AC Milan tersebut pun menjatuhkan pilihan kepada bek tengah Rojiblancos tersebut.

Sejauh ini, Nerrazzuri masih berjuang di papan atas klasemen sementara Serie A. Mereka menjadi tim dengan catatan pertahanan terbaik kedua dengan 14 kali kebobolan, di bawah Juventus (11 gol).

Agenda terdekat mereka adalah menyambangi markas Torino pada Senin (28/1) pekan depan. Mereka jelas membutuhkan tambahan tiga angka demi menjaga jarak dengan dua tim yang kini ada di atas mereka, Juventus dan Napoli.

Stefan De Vrij Optimistis Inter Bisa Sulitkan Juventus

Banner Football Live Star

Football5star.com, Indonesia – Inter Milan akan melakoni laga sulit saat bertandang ke Kandang Juventus pada pekan ke-15 Serie A Liga 1, Sabtu (8/12/2018). Laga tersebut akan semakin memanaskan persaingan papan atas di kasta tertinggi Liga Italia musim ini.

Stefan De Vrij Optimistis Inter Milan Bisa Sulitkan Juventus
@ProD_Soccer

Pasukan Massimiliano Allegri kini sedang dalam performa yang menanjak setelah di empat pertandingan terakhir mereka selalu sapu bersih kemenangan. Sedangkan Inter Milan gagal menang di dua laga terakhir.

Kendati demikian Bek Inter Milan, Stefan De Vrij optimistis timnya bisa mengalahkan Juventus.  Meski laga berat lainnya juga menanti yaitu menghadapi Tottenham Hotspur seusai bertandang ke Kandang Bianconeri.

“Ini akan menjadi sangat penting melawan mereka, juga untuk posisi kami di klasemen. Ini akan jadi laga yang sulit, karena mereka adalah tim kuat, tetapi begitu juga kita. Kami akan menerimanya dengan keyakinan penuh pada kemampuan kami sendiri,” kata Stefan De Vrij seperti dikutip Football5star dari Football Italia, Rabu (5/12/2018).

“Laga menghadapi mereka dan Spurs akan sangat penting. Tetapi sekarang kita jelas harus berkonsentrasi pada Juventus,”sambungnya.

Sepanjang berkarier di dunia sepak bola, Juventus merupakan salah satu klub yang paling sering dihadapi oleh Stefan de Vrij. Tercatat bek asal Belanda itu sudah sembilan kali menghadapi Bianconeri.

Pertemuan terakhirnya menghadapi Juventus adalah musim lalu pada pekan ke-12 Serie A. Kala itu ia tampil 90 menit untuk Lazio meski dikalahkan dengan skor tipis 0-1.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Spalletti Ungkap Alasan Cadangkan de Vrij saat Tandang ke Lazio

Banner Football Live StarFootball5star.com, Indonesia – Pelatih Inter Milan, Luciano Spalletti, buka suara soal alasannya mencadangkan Stefan de Vrij saat menghadapi Lazio di Stadion Olimpico, Selasa (30/10/2018) dinihari WIB. Menurutnya, terlalu berisiko memainkan sang bek.

Pada laga dinihari tadi, Spalletti menduetkan Milan Skriniar dengan Joao Miranda di jantung pertahanan. Namun, keputusan tersebut terbukti jitu karena Inter tidak kebobolan di Olimpico.

luciano spalletti vs lazio
@Inter_br

Di sisi lain, Spalletti juga tidak ingin de Vrij mendapat cemooh dari Laziale. “Saya pikir tidak adil untuk memainkan de Vrij ketika dia dicemooh oleh seisi stadion. Dia anak yang sangat sensitif dan jika dia membuat kesalahan bisa berdampak buruk,” ujarnya kepada Sky Sport Italia, Selasa (30/10/2018).

“Dengan semua permainan ini kami membutuhkan semua orang. Kami mempertimbangkan upaya pertandingan sebelumnya dan mencoba menggunakan susunan terbaik di segala situasi,” sambungnya.

Inter berhasil menang 3-0 di kandang Lazio. Ketiga gol I Nerazzuri dicetak oleh Mauro Icardi yang memborong dua gol, sementara satu gol tambahan dibukukan Marcelo Brozovic.

Spalletti mengatakan performa anak asuhnya dinihari tadi sangat memuaskan. “Performa kami hari ini sangat fundamental. Kami mampu mengontrol permainan dan bermain sempurna di babak pertama. Di paruh kedua kami mendapat banyak bola,” tambah eks pelatih Roma tersebut.

“Lazio membuat masalah besar untuk kami. Tapi kami mampu mengatasinya dan melakukan apa yang seharusnya kami lakukan,” tutupnya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Higuain Tak Berkutik di Hadapan Skriniar dan de Vrij

Football5star.com, Indonesia – Striker AC Milan, Gonzalo Higuain, gagal menunjukkan performa terbaik saat menghadapi Inter Milan dalam laga bertajuk Derby della Madonnina, Senin (22/10/2018) dinihari WIB. Bagi legenda Milan, Alessandro Costacurta, kegagalan tersebut disebabkan sulitnya sang bomber melewati lini belakang Inter yang dikawal Milan Skriniar dan Stefan de Vrij.

Higuan gagal melepaskan satu pun tembakan mengarah ke gawang pada laga yang berlangsung di Stadion Giuseppe Meazza tersebut. Berkat ketangkasan Skriniar dan de Vrij pula para gelandang Milan seperti Suso dan Hakan Calhanoglu kesulitan memanjakan striker Argentina tersebut.

Usai pertandingan, Costacurta berujar bahwa hal itu terjadi karena pemain yang didatangkan dari Juventus itu tak mampu melewati tembok kembar Inter. Bahkan dukungan dari lini kedua juga dinilai tidak berdampak banyak untuk skema serangan I Rossoneri.

Alessandro Costacurta, Timnas Italia
zimbio.com

“Dua bek Inter memberi percaya diri yang tinggi dalam tim. Bagi tiap gelandang, penting memiliki dua bek tangguh di belakangnya, yang secara taktis menggagalkan serangan ofensif lawan,” ujar Costacurta kepada Sky Sport Italia, Senin (22/10/2018).

“Higuain tidak mendapat bantuan dari lini kedua, tapi ketika melawan dua bek tengah seperti Skriniar dan de Vrij, keadaan akan sangat sulit. Para pemain kesulitan mendistribusikan bola ke depan,” sambungnya.

Pada kesempatan yang sama, Costacurta juga menilai bahwa Inter memang layak menang. “Mengenai tim yang punya keharusan untuk menang, itu pastilah Inter. Mereka melakukan apa yang tidak dilakukan oleh Milan sepanjang laga,” tutupnya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Duet Sempurna De Vrij dan Skriniar di Jantung Pertahanan Inter

Football5star.com, Indonesia – Inter Milan sukses mencuri tiga poin dari kandang PSV Eindhoven pada laga kedua Liga Champions, Kamis (4/10/2018) dinihari WIB. Menurut Luciano Spalletti, salah satu faktor kunci kemenangan 2-1 ini adalah keberadaan Stefan de Vrij dan Milan Skriniar yang menjadi duet sempurna di jantung pertahanan.

Inter sempat tertinggal lebih dulu dari PSV melalui Gol Pablo Rosario pada menit ke-27. Mereka kemudian bangkit setelah Radja Nainggolan dan Mauro Icardi memastikan rekor sempurna I Nerazzuri di Liga Champions musim ini.

Kendati begitu, PSV sebenarnya beberapa kali nyaris menyamakan kedudukan pada babak kedua. Namun, kerja sama de Vrij dan Skriniar dalam menggalang lini belakang berhasil mengamankan gawang Samir Handanovic dari ancaman gol. Spalletti juga tidak ketinggalan memuji penampilan Kwadwo Asamoah dan Danilo D’Ambrosio.

Luciano Spalletti, Inter Milan, Tottenham Hotspur
@Inter

“De Vrij dan Skriniar sangat sempurna, tapi Asamoah dan D’Ambrosio juga sangat berbahaya dalam duel satu lawan satu. Mereka berhasil membantu kami hingga akhir pertandingan,” ujar Spalletti seperti dikutip Football5star.com dari Sempre Inter, Kamis (4/10/2018).

Pada kesempatan yang sama, eks pelatih AS Roma itu juga bersyukur bisa meraih enam poin dari dua laga Liga Champions. Ia pun berharap hasil ini tidak membuat Mauro Icardi dkk lengah pada laga-laga selanjutnya.

“Lebih baik memiliki enam poin setelah dua pertandingan, tapi ketika kami mulai membuat perhitungan, alarm akan berbunyi dan selanjutnya Anda tidak bertindak dengan yang sama terhadap lawan selanjutnya,” tutupnya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156436′ ]

De Vrij Senang Dapat Kembali Main di Belanda

Banner Footbal Live Star-Football5star

Football5star.com, Indonesia – Bek Inter Milan, Stefan De Vrij, mengaku sangat senang karena dapat kembali bermain di Belanda pada partai Liga Champions melawan PSV, dinihari nanti. Ia mengatakan bahwa PSV adalah tim yang sangat kuat dan Inter harus menunjukkan performa yang maksimal apabila ingin membawa pulang tiga angka.

Musim ini, PSV hanya menelan satu kekalahan di semua kompetisi. Kekalahan tersebut didapatkan di partai Liga Champions melawan Barcelona pada 18 September lalu. Di ajang Eredivisie, anak asuh Mark van Bommel sejauh ini mendominasi dengan tujuh kemenangan di tujuh pertandingan.

“Saya sangat senang karena akan kembali bermain di Belanda. Di pertandingan nanti, banyak sahabat dan keluarga saya yang akan hadir di stadion. Saya berharap pertandingan besok dapat menjadi partai yang hebat disertai dengan atmosfer yang tak kalah bagus,” ungkap De Vrij dikutip dari laman resmi Inter.

De Vrij - Inter - Belanda - PSV
@PSV

“PSV adalah tim yang sangat kuat. Sejauh ini, hanya Barcelona yang mampu mengalahkan mereka. Mereka memiliki pemain sayap yang dapat berlari dengan sangat kencang dan striker yang sangat mematikan. Mereka mampu bermain sebagai sebuah tim dengan sangat baik,” sambung pria 26 tahun itu.

Di matchday pertama Liga Champions 18 September lalu, Il Biscione berhasil mengalahkan tim tangguh asal Inggris, Tottenham Hotspur. De Vrij mengatakan bahwa kemenangan tersebut menjadi modal yang sangat berharga jelang partai di Phillips Stadion nanti.

“Kemenangan melawan Tottenham menjadi bekal yang sangat berharga untuk kami. Kemenangan itu berhasil membawa kami memulai Liga Champions musim ini dengan cara yang sangat baik.”


 

[better-ads type=’banner’ banner=’156436′ ]

Mbappe Dinilai Lebih Hebat dari Ronaldo

Banner Footbal Live Star-Football5star

Football5star.com, Indonesia – Bek Inter Milan, Stefan de Vrij, mengakui Cristiano Ronaldo adalah pemain yang hebat. Meski demikian, menurut De Vrij, Kylian Mbappe memiliki kemampuan yang lebih baik dari CR7.

Juventus menebus Ronaldo dengan mahar 100 juta euro (sekitar Rp 1,7 triliun) dari Real Madrid pada awal musim ini. Sang pemain diikat dengan kontrak berdurasi empat tahun.

Kepindahan Ronaldo ke Juventus cukup menggemparkan dunia sepak bola. Sebab, CR7 sangat sukses di Santiago Bernabeu.

Nedved
Getty Images

“Aku akui, pada awalnya aku tidak percaya, Ronaldo akan datang ke Italia,” kata De Vrij kepada Corriere dello Sport.

“Tetapi ketika media terus mengatakannya, aku mulai percaya. Untuk sepak bola Italia, kedatangannya di Serie A sangat positif karena memberikan dorongan besar untuk seluruh kompetisi.”

“Aku bermain melawan Ronaldo dengan Belanda dalam pertandingan persahabatan melawan Portugal sebelum Piala Dunia 2014. Itu berakhir 1-1 dan dia mencetak gol yang diawali dari tendangan sudut,” De Vrij menambahkan.

Tapi, ketika ditanya, siapa striker paling hebat yang pernah dihadapi, De Vrij tak memilih Ronaldo. “Jawabnya sudah pasti Mbappe,” kata dia.

De Vrij dan Mbappe bertemu di Nations League, beberapa waktu lalu. Mbappe membawa Prancis menang 2-1 atas Belanda. Dalam laga itu, Mbappe mencetak gol pertama Tim Ayam Jantan.

De Vrij Tampik Anggapan Untungkan Inter Milan

Banner Footbal Live Star-Football5star

Football5star.com, Indonesia – Bek Inter Milan, Stefan de Vrij menolak anggapan menguntungkan Inter Milan saat melawan mantan klubnya, Lazio. De Vrij yang saat itu masih berseragam Il Aquile melakukan pelanggaran fatal yang berbuah tendangan penalti bagi La Beneamata.

Saat itu, kedua kesebelasan tengah memperebutkan satu jatah terakhir Liga Champions Eropa bertemu di laga terakhir Serie A. Skor menunjukkan 2-1 untuk keunggulan Lazio. Lalu, ada momen saat Mauro Icardi dilanggar oleh de Vrij yang di musim selanjutnya bergabung ke Inter Milan.

Pelanggaran ini yang dirasa oleh banyak pihak sengaja dilakukan oleh bek berkebangsaan Belanda ini. Setelah sekian lama, akhirnya ia buka suara.

“Pertandingan tersebut tidaklah mudah. Saat itu, aku mengarahkan segalanya untuk Lazio, lalu ada kejadian itu. Aku mencoba untuk mencuri bola yang diumpan Eder, lalu ada Icardi yang tidak terperangkap dalam posisi offside.

“Icardi unggul dua langkah di depan. Jadi aku coba untuk mencuri bola dan posisiku sangat dekat dengan bola. Jika aku menyentuh bola maka semuanya akan menyebut itu aksi yang bagus.”

Menurut pemilik 115 caps bersama Lazio ini menganggap jika ia ingin membantu Inter dan merugikan Lazio, ia bisa lakukan semuanya sejak awal.

“Aku lakukan yang terbaik untuk Lazio malam itu sebagai seorang pemain profesional. Jika aku menguntungkan Inter, mengapa aku lakukan di pertandingan terakhir? Di pertandingan terakhir aku menyapu bola di garis gawang saat melawan Crotone.”