Persija Dituntut untuk Datangkan Pemain Baru di Lini Tengah

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Persija Jakarta dituntut untuk segera mendatangkan pemain anyar di posisi lini tengah. Tuntutan itu datang dari suporternya, the Jakmania, yang berharap suaranya didengar manajemen.

Seperti diketahui, klub berjuluk Macan Kemayoran itu memang membutuhkan tambahan pemain baru, terutama di posisi gelandang. Hal itu setelah mereka ditinggal oleh sejumlah pemain kunci dalam kurun setahun terakhir.

Sebut saja, Evan Dimas, Sandi Sute, hingga Marc Klok angkat kaki dari tim ibu kota. Namun sampai saat ini, manajemen klub masih belum juga mendatangkan satu pemain pun untuk menatap Liga 1 2021-22.

Persija Dituntut untuk Datangkan Pemain Baru di Lini Tengah

Kondisi itu akhirnya dikritisi oleh Jakmania. Ketum the Jakmania, Diky Budi Ramadhan, menuntut manajemen untuk memberikan tambahan satu amunisi di lini tengah untuk Angelo Alessio.

JIS Jadi Markas Timnas Indonesia, Suporter Persija Tagih Janji Gubernur

“Harapan Jakmania ya tetap sama bahwa Persija harus dan wajib mendatangkan pemain baru di lini tengah,” ungkap Diky saat dihubungi Football5Star.com.

Manajemen Persija Harus Berusaha

Sebenarnya, untuk mencari pemain lokal yang berkualitas menjelang kompetisi digulirkan sangat sulit. Sebab, banyak pemain-pemain lokal berkualitas yang sudah diikat oleh klubnya masing-masing.

JIS Jadi Markas Timnas Indonesia, Suporter Persija Tagih Janji Gubernur

Namun demikian, justru hal itulah yang harusnya jadi pekerjaan rumah manajemen. “Ya Persija harus jeli dan kerja keras buat dapat pemain, itu saja sih,” pungkas Diky.

Sebelumnya, Macan Kemayoran sempat dikaitkan dengan sejumlah nama. Mulai dari Adam Alis hingga Zulfiandi sempat dihubung-hubungkan dengan mereka tapi nyatanya kabar itu menguap begitu saja.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Jakmania: Kami Senang-Senang Saja kalau Stadion Persija Digunakan Timnas

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Suporter Persija Jakarta, the Jakmania, sebenarnya senang kalau Jakarta International Stadium (JIS) digunakan timnas Indonesia. Namun, sekali lagi mereka ingin tim kesayangannya itu diprioritaskan.

Seperti diberitakan sebelumnya, PSSI memang baru saja bekerja sama dengan Jakpro terkait JIS. Dalam kerja sama itu disebut kalau timnas bisa saja menjadikan stadion anyar tersebut sebagai markas.

Bahkan, PSSI berencana untuk memindahkan TC timnas Indonesia ke stadion tersebut. Menanggapi hal itu, Jakmania sebenarnya tak masalah. Tapi tetap, prioritasnya adalah Macan Kemayoran.

Jakmania: Kami Senang-Senang Saja kalau Stadion Persija Digunakan Timnas
Instagram Diky Soemarno

“Ya gak ada masalah juga, cuma jadi sayang SUGBKnya gak sih sebetulnya? Ya tapi gak apa-apa sih sebetulnya. Ya kami sih senang-senang saja kalau stadion Persija dipakai sama PSSI atau sama timnas Indonesia,” ungkap Ketum Jakmania, Diky Budi Ramadhan.

“Tapi kan balik lagi, prioritas utama tetap Persija. Kenapa? Karena timnas ada SUGBK sebetulnya. Karena kan selalu memang timnas mainnya di GBK,” sambung dia.

Jakmania Minta Persija Tetap Bermarkas di JIS

JIS Jadi Markas Timnas Indonesia, Suporter Persija Tagih Janji Gubernur

Jakarta, kata Diky, sebelumnya tidak memiliki stadion bertaraf internasional. Nah kalau Jakarta memiliki stadion itu dan memang penggunanya yang sudah pasti adalah Persija.

“Kalau memang ada yang mau pake lagi ya saya sih gak ada masalah. Cuma balik lagi bahwa ya berarti stadion di Jakarta diakui jadi stadion yang terbaik atau segala macam,” papar Diky.

JIS Jadi Markas Timnas Indonesia, Suporter Persija Tagih Janji Gubernur

Diky mengaku tak mengerti soal PSSI tiba-tiba mengklaim JIS akan jadi markas timnas Indonesia. Sebab, sebenarnya timnas itu biasanya bermarkas di SUGBK.

“Maksudnya gini, yang bisa digunakan PSSI adalah SUGBK sebetulnya yang sudah pasti akan bisa digunakan. Negara punya SUGGBK, Jakarta punya JIS, gitu saja,” tutup dia.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

JIS Jadi Markas Timnas Indonesia, Suporter Persija Tagih Janji Gubernur

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Suporter Persija Jakarta, the Jakmania, turut bereaksi terkait Jakarta International Stadium (JIS) yang akan jadi markas timnas Indonesia. Mereka menagih janji Gubernur DKI, Anies Baswedan yang awanya menyebut stadion itu cuma buat tim kesayangannya.

Seperti diberitakan sebelumnya, PSSI memang baru saja bekerja sama dengan Jakpro terkait JIS. Dalam kerja sama itu disebut kalau timnas bisa saja menjadikan stadion anyar tersebut sebagai markas.

JIS Jadi Markas Timnas Indonesia, Suporter Persija Tagih Janji Gubernur Shin Tae-yong Pasti Senang Timnas Indonesia Latihan di JIS

Bahkan, PSSI berencana untuk memindahkan TC timnas Indonesia ke stadion tersebut. Menanggapi hal itu, Jakmania, menagih janji Anies Baswedan yang sedari awal membuat stadion itu untuk Macan Kemayoran.

JIS Jadi Markas Timnas Indonesia, Suporter Persija Tagih Janji Gubernur

“Sikap Jakmania sih masih tetap sama. Meminta dan menagih janji gubernur untuk membuat stadion milik Jakarta yang bisa digunakan oleh tim kami,” ungkap Ketum Jakmania, Diky Budi Ramadhan, saat dihubungi Football5Star.com.

Persija Harus Diprioritaskan

JIS Jadi Markas Timnas Indonesia, Suporter Persija Tagih Janji Gubernur

Sebenarnya, Jakmania tak masalah bila nantinya JIS digunakan oleh timnas. Namun, nantinya diharapkan tim kesayangannya tetap diprioritaskan menggunakan stadion tersebut.

Hal itu karena memang JIS itu sejak awal dianggap akan buat markas tim besutan Angelo Alessio. “Kami berharap prioritas utama tetap Persija. Kalau tiba-tiba ada bentrok, ya sudah pasti tim kami diutamakan. Toh PSSI masih punya GBK kok,” tutup dia.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Jakmania Bantah Lowongan Kerja Pemain Baru Persija sebagai Gimik

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – The Jakmania membantah sengaja mengunggah lowongan kerja pemain baru buat Persija Jakarta sebagai bentuk gimik. Mereka berdalih hal itu merupakan bentuk kepedulian suporter kepada tim yang dicintainya

Seperti diketahui, beberapa waktu lalu akun resmi suporter Macan Kemayoran itu mengunggah sebuah lowongan kerja. Namun, bukan untuk bekerja di Persija, melainkan sebagai pemain. Adapun syarat-syaratnya mulai dari sehat jasmani dan rohani, jujur, tak serakah, hingga bersedia ditempatkan di mana saja.

Banyak yang mengira kalau lowongan kerja itu sebagai bentuk gimik Jakmania saja. Namun hal itu dibantah oleh ketumnya, Diky Soemarno. Dia menyebut kalau hal itu sebagai bentuk kepedulian kepada tim besutan Angelo Alessio.

“Itu adalah bentuk kepedulian kami untuk Persija. Sebab, mungkin tim kesulitan mencari pemain baru. Jadi kami bantu. Bukan satire, ini bentuk kepedulian. Sampai saat ini belum ada pernyataan resmi dari manajemen apakah akan menambah pemain atau tetap dengan skuat saat ini,” ungkap Diky saat dihubungi awak media.

Angelo Alessio Dirasa Tak akan Kesulitan Adaptasi di Persija the jakmania

Diky juga menyebut kalau unggahan lowongan kerja itu juga bukan sebuah hal yang diatur. Intinya, yang dilakukan oleh Jakmania semata-mata bentu kepedulian kepada Persija Jakarta yang akan menatap Liga 1 2021-22. Terlebih, Macan Kemayoran ditinggal sejumlah pemain kuncinya.

“Siapa sih suporter yang mau timnya diisi oleh pemain yang bukan pemain hebat. Setiap suporter pasti maunya merasa aman. Aman dalam arti kata, aman secara emosional. Ketika ada pemain yang cedera, maka ada pelapisnya,” tutup dia.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Angelo Alessio Berikrar Janji demi the Jakmania

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih Angelo Alessio mengaku mendapat sambutan hangat dari the Jakmania sejak hari pertama menjadi pelatih Persija Jakarta. Dia berjanji akan membalas semua yang didaptkannya dari Jakmania dengan gelar juara.

Alessio sebenarnya belum sempat dan mungkin akan butuh waktu lama merasakan atmosfer suporter Persija Jakarta itu di dalam stadion. Sebab, saat ini kondisi Covid-19 masih tinggi dan belum memungkinkan buat suporter datang langsung ke stadion. Liga 1 pun harus ditunda sampai setidaknya akhir Juli akibat pandemi.

Meski demikian, Alessio berharap pendukung Macan Kemayoran tidak kehilangan semangat dan tetap memberikan dukungan kepada tim. Dia merasa suporter bisa menjadi suntikan moril yang sangat mujarab bagi pemain meski tak secara langsung hadir di tempat latihan atau stadion.

Angelo Alessio Persija jakarta Angelo Alessio Berikrar Janji demi the Jakmania

“Dukungan kalian sangat penting karena akan menjadi motivasi bagi kami untuk terus memberikan yang terbaik,” ungkap Angelo Alessio dalam laman resmi Persija

“Terima kasih atas antusiasme dan dukungan kalian untuk selalu dekat dengan pemain dan tim,” sambung mantan tangan kanan Antonio Conte itu.

Mantan nakhoda Kilmarnock FC itu berikrar janji akan membalas dukungan dari Jakmania itu dengan mengembalikan kejayaan 2018 lalu saat Persija jadi juara Liga 1. “Kami akan membalasnya dengan melakukan yang terbaik untuk memenangkan kompetisi. Itu juga target saya saat datang ke Indonesia,” tutup Alessio.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Jakmania Bicara Soal Isu Marc Klok Beri Peringatan kepada Persija

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – The Jakmania buka suara soal isu Marc Klok belakangan memberi peringatan kepada Persija Jakarta soal gajinya. Mereka menyebut hal itu sah-sah saja karena itu merupakan hak Klok.

Seperti diketahui, isu miring berkembang di media sosial yang mengiringi langkah Marc Klok keluar dari Persija Jakarta. Banyak yang menyebut pemain naturalisasi itu menolak rasionalisasi kontrak yang diberikan oleh Macan Kemayoran menyambut Liga 1 2021-22 di tengah pandemi Covid-19.

Lalu, belakangan disebut-sebut Klok juga meminta Persija membayar gaji 75 persen sisa kontraknya musim lalu. Diketahui, klub-klub memang sempat membayar gaji pemainnya sebesar 25 persen saat kompetisi ditunda beberapa waktu lalu.

Jakmania Bicara Soal Isu Marc Klok Beri Peringatan ke Persija liga 1 2021 The Jakmania: Jakarta Tak Akan Nobar, Kota Lain? Vaksin Keluar, Liga 1 2020 Bisa Disaksikan Penonton Persija kepada Jakmania: Kami Tahu Betapa Rindunya Teman-Teman kepada Tim Football5Star.com - The Jakmania tentu ingin menyaksikan langsung Persija Jakarta berlaga pada Piala Gubernur Jatim 2020 di Malang.

Kondisi itu dikomentari oleh Ketum Jakmania, Diky Budhi Ramadhan. Dia menyebut kalau Klok memiliki hak untuk protes kepada Persija. Dia pun tak mempermasalahkan ha tersebut.

“Itu haknya Marc Klok sebagai warga negara kok. Kan memang diatur dihukum kita juga. Jadi ya dia somasi atau tidak, ya itu haknya dia,” ungkap Diky saat dihubungi oleh Football5Star.com.

Saat ini, Klok sendiri sudah resmi bergabung dengan Persib Bandung. Dia mendapatkan kontrak selama empat setengah musim oleh klub berjuluk Maung Bandung tersebut. Dijadwalkan, Jumat, 2 Juli 2021 mendatang, Klok sudah berada di Bandung untuk bergabung dengan rekan-rekan barunya.

“Saya rasa wajar pemain bola pindah dari satu klub ke klub lainnya. Apalagi itu adalah pemain profesional,” tutup dia.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Marc Klok Menyeberang ke Persib, Begini Reaksi Jakmania

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Suporter Persija Jakarta, the Jakmania, merespons kabar resminya Marc Klok yang menyeberang ke Persib Bandung. Mereka menanggapinya dengan santai karena perpindahan pemain hal biasa dalam sepak bola.

Sosok Marc Klok memang bikin Jakmania benar-benar merasakan perasaan campur aduk beberapa hari terakhir. Setelah mengumumkan pergi dari Persija Jakarta secara mendadak beberapa hari lalu, kini Klok justru menyeberang ke klub rival, Persib Bandung.

Kondisi tersebut pastinya bisa saja membuat the Jakmania kecewa dan marah. Namun Ketum Jakmania, Diky Budi Ramadhan, malah berkomentar sebaliknya. Dia menyebut kepindahan Klok ke Persib merupakan sebuah hal yang biasa terjadi dalam sepak bola.

Marc Klok Menyeberang ke Persib, Begini Reaksi Jakmania Tak Masuk Skuat Timnas Indonesia, Marc Klok Tulis Surat Terbuka

“Saya rasa wajar pemain bola pindah dari satu klub ke klub lainnya. Apalagi itu adalah pemain profesional,” ungkap Diky saat dihubungi oleh Football5Star.com.

Diky pun tak mau membesar-besarkan langkah Marc Klok ke Persib. “Jadi, tidak ada yang istimewa dari bergabungnya Klok ke Persib Bandung,” sambung dia.

Persib sendiri disebut-sebut mengganjar kontrak jangka panjang Marc Klok. Dia kabarnya mendapatkan kontrak hingga 4,5 tahun. Bersama Persib, dia akan bereuni dengan pelatihnya di PSM Makassar, Robert Alberts.

Pemain terbaik Piala Menpora 2021 tersebut bakal segera bergabung bersama tim Persib dalam waktu dekat ini. Dijadwalkan, Jumat 2 Juli 2021 mendatang, Klok sudah berada di Bandung. 

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

KOLOM: Belajar Melawan Covid-19 dari Jakmania dan Patifosi

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Suporter adalah nyawa sepak bola. Di tribun stadion mereka menghidupi pertandingan. Di luar lapangan mereka menghidupi kehidupan.

Anggapan ini tidak berlebihan. Pada euro 2020 kita tercengang, bahkan sampai merinding ketika melihat Puskas Arena penuh tanpa celah.

Sebanyak 60 ribu bangku terisi penuh. Dalam sepak bola ini memang biasa. Tapi jika melihat satu tahun ke belakang, pemandangan di Puskas Arena keajaiban.

euro 2020 dailystar
dailystar.co.uk



Pandemi covid-19 menghentikan denyut pertandingan. Stadion kosong tanpa dukungan suporter. Dan sebagaimana nyawa, kompetisi semusim terakhir tak benar-benar hidup tanpa pemain ke-12 nya.

Di luar lapangan, sudah sangat banyak aksi kemanusiaan yang dilakukan. Selama pandemi pun mereka semakin empati pada kehidupan.

Di Eropa ada belasan kelompok suporter yang membagikan makanan untuk sesama yang terdampak wabah mengerikan ini. Atau memberikan dukungan moril kepada rekan medis di garis depan.

Di Indonesia suporter juga sudah bergerak. Ketika awal pandemi menghantam tanah air, beberapa kelompok suporter turun ke jalan membagikan masker, APD untuk petugas medis, dan lainnya.

Setahun berlalu dan belum ada tanda-tanda pandemi akan berakhir, mereka kembali beraksi. Caranya jelas berbeda.

Pendukung setia Persija Jakarta, The Jakmania, misalnya. Bekerja sama dengan pemerintah DKI Jakarta mereka menyeleggarakan program vaksinasi gratis untuk seluruh anggota.

Seperti dikutip Football5star dari Twitter @InfokomJakmania, program ini diperuntukkan untuk seluruh anggota yang berada di Jabodetabek. Pendaftaran sudah dibuka hingga 10 Juli mendatang.

Cara Jakmania ini pantas diacungi jempol. Mereka memang pernah buat salah saat merayakan gelar Piala Menpora di jalan. Tapi sekarang The Jak sudah selangkah di depan.

Sebagai suporter yang sudah rindu ke stadion mereka melakukan aksi nyata. Ketika masih banyak pihak yang mempertanyakan kapan kompetisi bergulir, atau suporter lain yang hanya diam dengan keadaan yang entah kapan usai, The Jak menjalankan program vaksinasi.

Lebih hebat lagi pendukung fanatik Persija Jakarta mengajak serta pemerintah DKI Jarakta untuk bekerja sama. Program ini bukan sekadar gaya-gayaan. Tapi sekaligus untuk mengedukasi masyarakat yang kebetulan masih banyak yang tidak percaya vaksin covid-19.

Menghidupi kehidupan era pandemi covid-19 bukan hanya dilakukan suporter dari klub teratas. Pendukung Persipa Pati, juga melakukannya.

Ledakan kasus covid-19 di Pati dan Jawa Tengah membuat fan Persipa yang disebut Patifosi mengeluarkan langkah konkret. Mereka membuka donasi untuk membeli tabung oksigen yang mulai menipis.

“Dikarenakan stock tabung oksigen di beberapa rumah sakit di Kabupaten Pati mulai menipis, kali ini kawan-kawan dari Divisi Sosial @resimenpatifosi membuka donasi untuk penyaluran tabung oksigen ke beberapa rumah sakit di Kabupaten Pati,” tulis pihak klub di Twitter.

Dalam beberapa pekan terakhir lonjakan kasus baru covid-19 kembali meninggi. Provinsi Jawa Tengah jadi salah satu yang terdampak cukup parah.

Membludaknya kasus baru membuat rumah sakit kewalahan. Keterisian kamar rata-rata sudah di atas 80 persen. tabung oksigen yang jadi senjata utama pun mulai kehabisan amunisi.

Baik The Jakmania dan Patifosi sudah melangkah dalam bertindak. Lewat program vaksinasi The Jak menjaga anggotanya agar tetap sehat. Melalui pemeblian tabung oksigen pendukung Persipa membantu mereka yang sakit supaya kembali sehat.

Dan semoga cara keduanya bisa jadi pembelajaran kelompok suporter lain di Indonesia. Agar Covid-19 segera hilang dan kompetisi kembali berjalan.

Begini Reaksi Jakmania Andai Marc Klok Gabung Klub Rival Persija

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Suporter Persija jakarta, the Jakmania, menanggapi kemungkinan Marc Klok akan hijrah ke klub rival. Mereka sama sekali tak masalah karena itu atas dasar profesionalitas, meski ada kemungkinan reaksi kekecewaan yang tercipta nantinya.

Bak petir di siang hari, Klok tiba-tiba diumumkan tak lagi menjadi pemain Persija. Jakmania jelas kaget dengan berita tersebut. Apalagi, pemain naturalisasi itu memiliki kontrak sampai 2024 bersama Macan Kemayoran sejak didatangkan 2020 lalu.

Sejumlah isu disebut-sebut jadi alasan Marc Klok angkat kaki dari Persija Jakarta. Salah satu yang paling kencang ialah Klok disebut tak mau menyetujui rasionalisasi kontrak sesuai SK PSSI terkait gaji.

Kini, mantan pemain PSM Makassar itu berstatus bebas. Dia bisa saja bergabung dengan klub rival Persija di Liga 1. Lantas, bagaimana tanggapan the Jakmania andai hal itu terjadi?

Breaking! Persija dan Marc Klok Resmi Bercerai Tanpa Alasan Jelas Marc Klok Bisa Jadi Momok Menakutkan, Begini Kata Bhayangkara Solo FC Begini Reaksi Jakmania Andai Marc Klok Gabung Klub Rival

“Pasti bentuk kecewa beragam ya, saya pribadi shock banget karena Klok salah satu pemain yang saya suka di Persija. Saya cukup kecewa dengan kedua pihak yang gagal menemui kata sepakat,” ungkap Ketum Jakmania, Diky Budi Ramadhan.

“Bukan kecewa dengan Persija atau Klok, karena keduanya pasti punya alasan. Lebih kenapa sih gak sepakat, begitu. Artinya kan yang satu kukuh, yang satunya juga kukuh sama pendiriannya, makanya nggak sepakat. Setiap pihak pasti punya argumennya masing-masing. Wilayah kita kan nggak sampai ke situ,” papar dia.

Diky menyebut Jakmania tentu akan mengerti kalau nantinya Marc Klok memilih hijrah ke klub rival Persija atas dasar profesionalitas. Namun, dia juga tak menutup kemungkinan akan ada luapan rasa kecewa dari anggotanya kepada Klok.

“Kami jelas kehilangan besar. Kalau Klok pindah ke klub lain itu hak dia, good luck saja buat dia. Tapi dia pasti akan mendapat reaksi kekecewaan dari teman-teman The Jakmania pasti. Bukan public enemy juga sih, cuma kita kecewa,” tutup dia.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Oknum the Jakmania Konvoi Juara, Kepolisian Geleng-Geleng

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Keberhasilan Persija Jakarta juarai Piala Menpora 2021 tampaknya tak bisa menahan euforia para the Jakmania. Namun sayang, oknum suporter Persija itu justru berkonvoi di Bundaran Hotel Indonesia, Minggu (25/4/2021) malam yang bikin polisi geleng-geleng dan mengamankan sejumlah orang.

Seperti diketahui, Persija Jakarta sukses meraih gelar juara turnamen pramusim itu setelah mengandaskan Persib Bandung. Mereka menang 4-1 secara agregat dalam pertandingan final yang digelar dalam dua leg.

Akan tetapi, pertandingan final ternyata menyisakan sebuah masalah. Oknum suporter Persija melakukan konvoi juara di tengah pandemi Covid-19. Jelas, kondisi itu sangat disayangkan karena sebelumnya Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan pun sudah mewanti-wanti agar Jakmania tidak berkerumun.

Persib vs Persija

“Tadi malam itu masyarakat tiba-tiba datang. Oleh karena itu, yang piket malam diperkuat Brimob, Polda Metro, dan TNI kami membubarkan, kita dorong supaya bubar,” ungkap Kapolres Jakarta Pusat, Kombes Hengki Haryadi, dikutip dari Detik.

Bahkan, polisi pun mengamankan puluhan oknum the Jakmania itu karena berbagai alasan, salah satunya tanpa masker. “Ada yang dibawa, diamankan ke Polda Metro Jaya. Ada 63 orang yang sudah diamankan,” sambung dia.

Kepolisian cuma bisa geleng-geleng kepala karena aksi oknum Jakmania itu. Karena saat ini Indonesia sedang melakukan pembatasan karena pandemi Covid-19.

“Ini memprihatinkan, karena kumpul-kumpul tanpa masker. Jadi semalam itu tiga pilar sudah membubarkan. Jumlahnya ribuan,” tutup dia.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

The Jakmania: Jakarta Tak Akan Nobar, Bagaimana Kota Lain?

The Jakmania: Jakarta Tak Akan Nobar, Bagaimana Kota Lain? 40

Football5Star.com, Indonesia – Suporter Persija Jakarta, the Jakmania mengaku tak masalah Liga 1 2021 digelar tanpa penonton. Karena memang sejak awal mereka sudah mengusulkan hal ini kepada PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) agar Liga 1 bisa diputar lagi.

Seperti diketahui, PSSI dan PT LIB memang sibuk meyakinkan pemerintah dan Polri agar Liga 1 bisa benar-benar terlaksana. Mereka memberi gambaran terkait persiapan pertandingan, dari mulai aturan masuk stadion, penerapan protokol kesehatan, hingga larangan suporter ke stadion.

Bahkan tak cuma dilarang ke stadion, suporter klub Liga 1 juga tak boleh menggelar acara menonton bareng (nobar). Ketum the Jakmania, Diky Budi Ramadhan menyebut aturan itu memang sudah seharusnya dilaksanakan untuk menghindari kerumunan di tengah pandemi Covid-19.

liga 1 2021 The Jakmania: Jakarta Tak Akan Nobar, Kota Lain? Vaksin Keluar, Liga 1 2020 Bisa Disaksikan Penonton Persija kepada Jakmania: Kami Tahu Betapa Rindunya Teman-Teman kepada Tim Football5Star.com - The Jakmania tentu ingin menyaksikan langsung Persija Jakarta berlaga pada Piala Gubernur Jatim 2020 di Malang.

“Dari awal memang sudah semestinya PSSI memutuskan seperti itu, Liga 1 digelar tanpa penonton, Jakmania memang mendukung itu,” kata Diky ketika dihubungi oleh awak media.

Jakmania, kata Diky, juga berjanji tak akan coba-coba datang ke stadion saat Liga 1 2021 berjalan. Bahkan, mereka juga enggan menggelar acara nobar. Apalagi, Jakarta juga masih masuk zona merah penyebaran virus itu.

“Kalau untuk nobar sendiri, itu tergantung dari kondisi daerah masing-masing. Kalau memang di Jakarta, Jakmania jelas sudah tidak boleh menggelar nobar. Tapi kalau di daerah lain memungkinan, kita tidak tahu. Jakarta kan sekarang kondisinya masih tinggi penyebaran COVID-19,” tutup Diky.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Anies Baswedan: Persija Tua Secara Usia, Tapi Masa Depan Masih Panjang

Anies Baswedan: Persija Tua Secara Usia, Tapi Masa Depan Masih Panjang 44

Football5Star.com – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, ikut mengucapkan hari ulang tahun buat Persija Jakarta yang ke-92. Dia menyebut secara umur, Persija memang sudah tua, tapi buat masa depan masih muda.

Tepat hari ini, Persija Jakarta memang merayakan hari jadinya yang ke-92. Mereka pertama kali didirikan pada 28 November 1928 silam. Anies Baswedan sendiri berkesempatan memberikan sambutan dalam hari perayaan ini meski hanya secara virtual.

“Memang 92 kalau bicara soal masa lalu, sudah tua. Tapi untuk masa depan, terbilang masih muda. Persija harus dibicarakan untuk masa depan,” buka Anies.

Anies Baswedan: Persija Tua Secara Usia, Tapi Masa Depan Masih Panjang

Dalam perjalanannya, kata Anies, Persija merupakan salah satu klub yang sarat akan sejarah. Selain melahirkan banyak legenda sepak bola Indonesia, Macan Kemayoran juga salah satu klub pendiri PSSI.

“Kita jalani ini dengan rendah hati, kerja keras, Insya Allah stadion nanti akan menjadi kebanggaan kita semua. Kami harap Persija solid tanpa Jakmania, sulit bayangkan tim ini seperti apa,” kata Anies Baswedan.

The Jakmania menurut Anies merupakan salah satu hal yang bisa membuat Persija Jakarta sampai saat ini. Dia berharap Persija dan Jak sama-sama menjaga nama baik Jakarta.

“The Jak pompa semangat Persija dan simbol persatuan warga Jakarta. Seluruh ofisial, tim ada amanat dari masyarakarat, yakni jaga baik, menjunjung nama Jakarta. Meskipun sedang pandemi Insya Allah prestasi akan kita raih. Titip amanat dari masyarakat Jakarta,” tutup Anies.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Terungkap! Widodo C Putro Ternyata Ciptakan Lagu Ini buat Jakmania

Terungkap! Widodo C Putro Ternyata Ciptakan Lagu Ini buat Jakmania 48

Football5Star.com, Indonesia – Widodo C Putro ternyata pernah menciptakan satu lagu yang biasa dinyanyikan the Jakmania untuk menyemangati Persija Jakarta. Dia bercerita kalau saat jadi pemain Persija, sempat bertukar pikiran dengan pentolan Jakmania hingga tercipta sebuah lagu.

Widodo memang menjadi salah satu legenda yang mengantarkan Persija juarai liga 2001 silam. Dia bergabung dengan Macan Kemayoran 1998 hingga 2003 sebelum akhirnya memperkuat Petrokimia Putra.

Nah, sosok yang kini menahkodai Persita Tangerang itu mengaku kalau sering berbincang dengan Jakmania kala jadi pemain Persija Jakarta. Bahkan, ada satu lagu yang diciptakannya, yakni dengan judul, Ayo The Jak.

Widodo C Putro - Liga 1 2020 - Persita Tangerang - @persita.official

“Lagu Ayo The Jak saya buat bersama-sama dengan pentolan Jakmania saat itu, awalnya saya menciptakan nadanya terinspirasi karena saya sering mendengarkan lagu di gereja,” ungkap Widodo C Putro dalam YouTube resmi Persija.

“Saya sendiri saat itu berdiskusi dengan para pentolan Jakmania untuk lirik yang tepat untuk lagu itu,” sambung Widodo.

Ketika lagu itu dinyanyikan Jakmania di stadion, Widodo mengaku terharu. Karena, lagu ciptaannya itu menjadi salah satu penyuntik semangat tiap kali Macan Kemayoran berlaga. Apalagi, kata dia, suporter Persija selalu bernyanyi dengan kompak.

“Perasaan saya merinding. Apalagi The Jak menyanyikannya dengan sangat kompak,” tutup sosok yang jua ikut membawa Timnas Indonesia raih emas SEA Games 1991 itu.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Persija Peringatkan the Jakmania Jelang Lanjutan Liga 1

Persija Peringatkan the Jakmania Jelang Lanjutan Liga 1 52

Football5Star.com, Indonesia – Persija Jakarta memberi peringatan kepada the Jakmania jelang lanjutan Liga 1 2020 yang dimulai 1 Oktober. Mereka dengan sangat berharap agar suporternya tak datang ke Jogjakarta atau latihan tim.

Seperti diketahui, Persija sempat disorot usai dalam latihan uji tanding melawan Bhayangkara FC ramai didatangi Jakmania. Bahkan karena hal itu mereka terancam tak bisa lagi berlatih di Lapangan Sawangan, Depok, Jawa Barat.

Apalagi pada Liga 1 2020, ada wacana kalau suporter datang tim tuan rumah akan dinyatakan kalah. Makanya, manajemen Macan Kemayoran sangat berharap agar Jakmania bisa taat pada aturan itu. Hal tersebut jua semata-mata dilakukan guna memutus mata rantai penyebaran COVID-19.

Persija Beri Peringatan ke the Jakmania Jelang Lanjutan Liga 1 Manajemen Konfirmasi Laga Persija vs Tira-Persikabo, Ini Jadwalnya

“Karena kompetisi sebentar lagi akan bergulir, sekali lagi saya mengimbau kepada The Jakmania. Apabila kalian cinta, bangga, dan sayang terhadap Persija Jakarta, saya minta dengan hormat untuk tidak datang menonton dan melihat saat Persija Jakarta bertanding atau sedang latihan,” kata Pembina Persija, Ardhi Tjahjoko, dalam pengumuman di akun Instagram pribadinya, @ardhitj90.

“Ini semua karena situasi dan kondisi saat ini, di samping itu sudah merupakakan aturan yang dikeluarkan oleh PT Liga Indonesia Baru. Saya ucapkan terima kasih banyak atas pengertian dan kerja samanya,” sambung dia.

Macan Kemayoran akan langsung mendapatkan ujian berat dalam lanjutan Liga 1 2020. Anak asuh Sudirman itu bakal main melawan Persipura Jayapura pada 3 Oktober mendatang.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Kisah Perjalanan Tandang Mengerikan Jakmania Ditulis Media Jerman

Kisah Perjalanan Tandang Mengerikan Jakmania Ditulis Media Jerman 56

Football5Star.com, Indonesia – Sebuah media Jerman menuliskan sebuah artikel dari perjalanan tandang mengerikan suporter Persija Jakarta, the Jakmania. Hal itu saat Jakmania bakal mendukung Persija main di Stadion Manahan, melawan Persib Bandung, 2017 lalu.

Saat itu, Persija memang harus hijrah ke Solo untuk menjamu Persib. Mereka berhasil meraih kemenangan lewat gol semata wayang Bruno Lopes dalam pertandingan yang digelar hanya 83 menit itu.

Media Jerman, 11freunde, menyebut dalam perjalanan dari Jakarta ke Solo ada beberapa kali teror yang menghantui suporter Persija itu. “Karena ini tak seperti Derby Maroko, dan tak sekeras yang ada di Instanbul. Tapi ini lebih brutal daripada sepak bola manapun di dunia,” tulis media itu.

Kisah Perjalanan Tandang Mengerikan Jakmania Ditulis Media Jerman

“Suporter Persija bercampur, dari anak-anak, remaja, orang suci, martir, penjahat, dan semuanya. Tergantung perspektif. Mereka mungkin tak pernah keluar negeri atau bahkan keluar Pulau Jawa, tapi mereka tahu apa arti kedua kata di kaus mereka, Crazy Boys,” lanjut tulisan itu.

Penulis media itu tampaknya mengikuti perjalanan Jakmania yang dimulai dari Tambora menaiki bus. “Pada kilometer ke-39, teror pertama muncul. Kaca jendela bus pecah. Tapi tak ada yang terluka,” sambung tulisan itu.

“Mereka dari awal memang mengimbau agar tak ada yang duduk dekat jendela ketika memasuki daerah awan. Mereka menaiki bus selama 18 jam,” kata media itu.

11freunde jua menyebut kalau dalam pertandingan antara Persija vs Persib memang telah banyak memakan korban suporter. Sejak 1995 sudah ada 65 nyawa melayang. Pada 2017 saja, sebelas penggemar tewas dalam pertandingan sepak bola.

“Penyebab meninggalnya bermacam-macam. Melalui pukulan dan tendangan, 24 kasus, melalui pisau 14, dan yang lainnya karena jatuh dari bus atau terkena kembang api,” tutup tulisan itu.

Untuk tulisan lengkapnya klik di sini.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Akun Instagram PStore Bikin the Jakmania Geram

Akun Instagram PStore Bikin the Jakmania Geram 59

Football5Star.com, Indonesia – Akun Instagram PStore kembali mencuri perhatian, kali ini dari suporter Persija Jakarta, the Jakmania. Mereka naik pitam karena ada salah satu unggahan akun PStore yang menyinggung kondisi Jakarta.

Akun jual-beli telepon genggam itu memang belakangan jadi sorotan publik. Hal itu setelah pemiliknya, Putra Siregar, disebut-sebut terkait dengan barang ilegal. Tapi memang hal itu masih belum bisa dibuktikan.

Meski begitu, baru-baru ini akun resmi PStore disorot the Jakmania karena menyinggung Jakarta. Mereka mengunggah beberapa foto pandangan orang Jakarta melihat banyak kota di Indonesia. Tapi intinya Jakarta sendiri ditampilkan dalam foto yang semrawut.

“Jangan lihat slide terakhir. Indonesia itu Indah, Bhinneka tunggal Ika. Berbeda-beda tetap 1 jua,” tulis keterangan foto dari akun @pst0re.

https://www.instagram.com/p/CDaBC9VJcVN/

Hal ini ditanggapi oleh salah satu pentolan Jakmania Garis Keras, Irlan Alarancia di akun Instagram pribadinya. Bahkan Irlan menyebut kalau pihak yang berkaitan dengan akun itu tak boleh masuk stadion saat Persija bertanding.

“Saat kau menyerah kau mencari alesan…. Jangan mencoba mencari alesan untuk melarikan diri. Jangan pernah usik JAKarta. Karena JAKMANIA tidak akan tinggal diam. Jangan biarkan orang ini, pengikutnya dan yang jadi brand ambassadornya berada di STADION menyaksikan tim @persijajkt tanding #GuePersija #BanggaJakmania #JanganUsikJakarta,” tulis pria yang karib disapa Abi Irlan itu.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Liga 1 2020 Resmi Berlanjut, the Jakmania Tuntut Hal Ini kepada Persija

Liga 1 2020 Resmi Berlanjut, the Jakmania Tuntut Hal Ini kepada Persija 63

Football5Star.com, Indonesia – Suporter Persija Jakarta, the Jakmania, buka suara dalam menyikapi Liga 1 2020 yang resmi berlanjut. Mereka khawatir meski tanpa penonton akan ada acara menonton bareng yang bisa saja menimbulkan klaster baru COVID-19, tapi tetap dengan tuntutan juara.

Seperti diketahui, PSSI melalui SK nomor 53 resmi akan melanjutkan Liga 1 2020 pada Oktober mendatang. Lalu, PT Liga Indonesia Baru (LIB) jua sudah mengonfirmasi kick-off akan dimulai per 1 Oktober dengan beberapa syarat, seperti dipusatkan di Jawa dan tanpa penonton.

“Ya sebagai suporter ya seneng Liga 1 lanjut, cuma balik lagi nanti kelanjutannya bagaimana, rekomendasi dari pemerintah pusat maupun daerah apalagi Jakarta kan masih zona merah,” ungkap Ketum Jakmania, Diky Budi Ramadhan.

“Kalau saya sih melihatnya memang kaya apa ya nih Persija dapat rekomendasi apa engga dari Pemprov untuk menggelar pertandingan kandang. Kalaupun tidak, solusinya seperti apa, kaya gitu sih,” lanjut dia.

Kamu-Pasti-Gak-Tahu-5-Fakta-Gol-gol-yang-Lahir-dalam-Tiga-Pekan-Liga-1-2020-Evan-Dimas-Persija-vs-Borneo-FC-liga-indonesia

Target Tetap Juara

Jadi, kata dia, the jakmania sebenarnya menunggu reaksi Persija dahulu, bagaimana responsnya. Kalau apapun yang terbaik buat Persija, Diky yakin manajemen memutuskan yang terbaik.

“Apalagi semangatnya masih sama, sejauh ini kita komunikasi sama manajemen semangatnya tetep sama bahwa target juara tetap diterapkan, terus pemain juga tetap dipertahankan,” kata dia.

Jadi pasti intinya, the Jakmania mendukung Persija meski memang harus dilihat situasi pandemi ini. Kalau Jakarta masih zona merah, Diky masih agak keberatan.

“Karena pasti di surat LIB itu kan ada tulisan tanpa penonton, nah pasti anak-anak nobar gitu, nah saya gak mau nobar itu jadi klaster baru penyebaran covid ini. Jadi intinya ya kita lihatlah rekomendasi dari pemerintah pusat dan dari daerah seperti apa terutama dari BNPB atau Gugus Tugas,” tutup Diky.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Demi Jakmania, Andritany Ardhiyasa Mengalah Soal Nomor Keramat

Demi Jakmania, Andritany Ardhiyasa Mengalah Soal Nomor Keramat 67

Football5Star.com, Indonesia – Kiper Persija Jakarta, Andritany Ardhiyasa, sebenarnya tak bisa gunakan nomor punggung favoritnya demi the Jakmania. Alhasil saat ini dia memegang nomor 26 selama di Persija.

Andri mengaku sebenarnya awal mula gabung Macan Kemayoran, dirinya menggunakan nomor 12. Namun ternyata, nomor tersebut tak bisa digunakan oleh para pemain Persija karena sudah diabadikan buat Jakmania sebagai penggawa ke-12.

Alhasil, eks kiper Sriwijaya FC mengalah demi Jakmania. Andritany Ardhiyasa mengaku jua sempat menghubungi eks Ketum Jakmania, Ferry Indrasjarief, yang kemudian melarangnya menggunakan nomor tersebut.

“Awalnya di 2010 saat datang ke Persija, saya minta nomor 12 Bung Ferry saat itu ia menjabat sebagai asisten. Akan tetapi ia melarangnya karena nomor ini milik Jakmania akhirnya saya tidak mengambil nomor itu,” ujar Andritany Ardhiyasa dalam laman resmi Persija.

Andritany Ardhiyasa Berapi-api Bawa Persija Juara Liga 1

Nomor 12, kata Andritany, memiliki sejarah tersendiri. Selain identik dengan bulan kelahirannya, nomor tersebut jua dia pakai ssejak memperkuat Timnas Indonesia di SEA Games 2011.

“Nomor 12 itu nomor kesukaan saya. Saya ambil dari bulan lahir saya Desember. Apalagi saya sudah pakai nomor 12 sejak di timnas tahun 2011 Sea Games di Jakarta. Terus Sea Games Myanmar pakai 12 juga, Asian Games 2014 di Korea Selatan pakai 12, terus di Asian Games Indonesia pakai 12. Jadi beberapa event pakai 12,” papar Andritany.

Setelah tidak diizinkan menggunakan nomor punggung 12 di Persija, akhirnya dia memilih 26. Nomor ini sesuai dengan tanggal lahirnya yakni 26 Desember 1991. Kebetulan di klub sebelumnya yakni Sriwijaya FC, Andritany sudah menggunakan nomor punggung 26.

“Sekali lagi nomor 12 tidak bisa diambil pemain lain alhasil saya pilih nomor 26. Kebetulan di Sriwijaya FC juga menggunakan nomor ini karena saya tidak bisa menggunakan nomor 12 yang sudah digunakan oleh Ferry Rotinsulu. Awalnya di sana pakai 91 lalu pindah ke 26, setelah pindah 26 bertahan sampai sekarang ini di Persija,” tutup Andritany Ardhiyasa.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

The Jakmania Diharapkan Tak Nekat Saksikan Persija

The Jakmania Diharapkan Tak Nekat Saksikan Persija 71

Football5Star.com, Indonesia – Ketum the Jakmania, Diky Budi Ramadhan, mengimbau rekan-rekannya tak nekat menyaksikan Persija Jakarta di tengah COVID-19. Menurutnya, saat ini kondisinya sangat riskan kalau ada kerumunan seperti pertandingan di stadion.

Seperti diketahui, Liga 1 2020 memang bakal resmi dilanjut antara akhir September atau awal Oktober. Beberapa opsi sempat menjadi usulan. Mulai dari kompetisi dipusatkan di Pulau Jawa, penghapusan degradasi musim ini, hingga tanpa penonton.

Nah, Diky berharap rekan-rekan the Jakmania bisa menuruti instruksi tersebut untuk sementara tak saksikan Persija langsung ke stadion. Karena memang saat ini situasinya sulit apalagi COVID-19 di Indonesia belum menunjukkan tanda-tanda menurun. Jangan malah kenekatan itu berujung kepada bertambahnya klaster baru.

Evan Dimas - Persija Jakarta - Media Persija

“Buat teman-teman Jakmania, kalau memang kita dilarang menonton, kita harus mengikuti instruksi dan aturan dari pemerintah. Itu dulu. Mungkin setiap kota beda-beda perintahnya, karena mereka melihat kondisi masing-masing juga,” ungkap Diky Budi saat dihubungi awak media.

“Tapi pemerintah pusat sebagai referensi utama. Kalau pemerintah daerah mengizinkan nobar, ya sudah kita laksanakan. Tapi kalau memang enggak, kita jangan sekali-kali melanggar instruksi pemerintah, karena ini demi kebaikan bersama,” papar dia.

Jangan sampai, kata dia, ketika perkumpulan massa, ada klaster baru yang akhirnya bikin pandemi COVID tak menurun. Makanya, dia berharap tak ada rekan-rekannya di the Jakmania yang nekat. “Pandemi ini hilang, okelah kita gas-gasin lagi, gak masalah,” tutup Diky.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Bahaya Kalau Persija Ajukan Diri Jadi Tuan Rumah Liga 1 2020

Bahaya Kalau Persija Ajukan Diri Jadi Tuan Rumah Liga 1 2020 75

Football5Star.com, Indonesia – Persija Jakarta diharapkan tak usah mengajukan diri menjadi tuan rumah Liga 1 2020 yang akan dilanjutkan kembali. Sebab, ada banyak hal yang harus dipertimbangkan dalam kondisi seperti ini.

Pendapat itu disampaikan Ketum the Jakmania, Diky Budi Ramadhan. Dia menyebut selama pandemi COVID-19 masih berkembang dan grafiknya tinggi, akan bahaya kalau Jakarta jadi tuan rumah.

Karena bila Persija yang ajukan diri, kata Diky, akan banyak yang ke Jakarta. Belum lagi biaya panpel pertandingan. Diky sampai saat ini masih belum mengtahui secara betul siapa yang akan membiayai.

“Itu siapa yang tanggung, karena sejauh ini informasinya belum jelas. Apakah pemerintah, federasi, atau operator menanggung semua pertandingan home yang dilakukan dan semua tes rapid atau swab yang dilakukan oleh klub dicover semuanya oleh pemerintah, federasi atau operator, karena itu biayanya tinggi,” ujar Diky saat dihubungi wartawan.

Kepala Staf Presiden Republik Indonesia Puji Aksi the Jakmania. Persija Jakarta

“Kita semua tahu semua industri tiarap di level yang sama, semua bisnis ancur-ancuran, jadi sponsor pasti akan berpikir ketika mereka menaruh uang untuk bola kalau sebelum pandemi bisa jor-joran, kalau setelah pandemi kan income mereka berkurang, otomatis income mereka akan berkurang,” lanjut dia.

Begitu pun dengan Persija. Mereka akan kesulitan karena pemasukan tiket tak ada kalau kompetisi berjalan tanpa penonton. Belum lagi gaji pemain tetap harus bayar.

“Kalau memang harus menanggung hal-hal yang lain lagi itu bisa jadi makin boncos. Itu sebenarnya yang Jakmania jaga. Kita menjaga Persija tetap sehat, Persija tetap hidup, bagaimana caranya,” papar dia.

“Sejauh ini yang bisa kita lakukan kita dorong pemerintah untuk bener-bener support, oke kalau memang bola mau dijalankan tolong support semuanya. Jangan cuma nyuruh jalan, tapi gak mendukung hal-hal lain kayak yang berkaitan dengan medis atau pun yang berkaitan dengan finansial,” tutup Diky.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

The Jakmania: Persija Jakarta Harus Bikin Pemain Nyaman

The Jakmania: Persija Jakarta Harus Bikin Pemain Nyaman 79

Football5Star.com – Indonesia – Ketua the Jakmania, Diky Budi Ramadhan, menyebut kalau Persija Jakarta harus membuat para pemainnya nyaman. Karena kondisi seperti ini bisa saja membuat Persija kehilangan pemain andalannya.

Seperti diketahui, di tengah belum jelasnya kompetisi Liga 1 2020, kontrak pemain juga tentunya akan ada perubahan. Praktis setelah tak ada pertandingan semenjak awal Maret lalu, pemain jua gajinya mendapat potongan.

Andai kompetisi dilanjutkan pada September atau Oktober mendatang, tentu ada revisi-revisi kontrak kepada pemain. Nah, Diky menyebut, Persija harus membuat pemain nyaman agar bisa bertahan musim depan.

“Persija harus bisa menjaga pemain tetap nyaman main di Persija. Apapun kondisinya. Karena dengan nyaman, pemain pasti akan setia dan memberikan yang terbaik buat tim, terutama pada saat-saat seperti ini,” ujar Ketum Jakmania, Diky kepada wartawan.

Trio lini depan Persija Jakarta dinilai mengerikan oleh David da Silva.

Diky jua berandai-andai jika nanti kompetisi kembali dilanjutkan, Persija Jakarta bisa mendatangkan pemain baru. Menurutnya, saat ini Persija membutuhkan sosok gelandang baru untuk kian memaksimalkan lini tengah.

“Menurut saya, posisi gelandang lebih menyerang bisa saja didatangkan Persija Jakarta. Sama satu lagi kalau bisa bek tengah,” pungkas dia.

Sebelumnya, pelatih Sergio Farias jua menyebut kalau Persija butuh playmaker. Andai naturalisasi Marc Klok berjalan lancar, Persija bisa saja mendtangkan pemain asing baru.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Persija Akan Tekor Kalau Liga 1 2020 Dilanjutkan

Persija Akan Tekor Kalau Liga 1 2020 Dilanjutkan 83

Football5Star.com – Indonesia – Ketua the Jakmania, Diky Budi Ramadan, berharap Liga 1 2020 berhenti dan dilanjutkan dengan musim baru. Karena andai kompetisi dilanjutkan, menurutnya Persija Jakarta akan tekor.

Seperti diketahui, saat ini PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) masih terus mematangkan soal rencana kompetisi. Namun, mereka berencana akan kembali menggulirkan kembali Liga 1 2020 pada September atau Oktober sesuai dengan protokol kesehatan.

Diky sendiri memiliki pandangan lain. Menurutnya, kompetisi musim ini harusnya disudahi saja. Karena, itu akan membuat irit pengeluaran klub-klub peserta.

“Kami yang jelas menolak Liga 1 kalau virus corona belum selesai. Mau ada penonton atau tidak ada penonton tetap menolak. Korwil-korwil jua menolak kalau virus ini belum selesai. Sampai semuanya membaik,” ungkap Diky kepada wartawan di Pancoran, Jakarta Selatan.

Diky Budi Ramadhan Resmi Jadi Pemimpin Baru the Jakmania. Persija Akan Tekor Kalau Liga 1 2020 Dilanjutkan

“Kecuali liga baru dan pandemi sudah melandai. Mau kapan saja dimulainya, kami setuju. Kalau tidak begitu, Persija akan tekor,” sambung dia.

Pria yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Umum Jakmania di era Ferry Indrasjarief itu menjelaskan kalau hal ini erat kaitannya dengan kontrak pemain. Kalau Liga 1 2020 dipaksa lanjut September, klub tentu akan tetap membayar gajinya.

“Karena kan di Indonesia itu kontraknya ikuti kalendar. Jadi klub harus membayar gaji pemain sampai paling tidak September nanti. Kalau liga baru, nanti ada revisi kontrak-kontrak yang juga menguntungkan klub dan pemain, jadi ada jalan keluar bersama, karena ini nanti jadinya musim baru,” pungkas Diky.

Manajemen Persija Jakarta sendiri sebelumnya meminta syarat andai kompetisi dilanjutkan lagi. Mereka ingin semua pertandingan digelar di Jawa, subsidi naik, hingga adanya negosiasi dengan Asosiasi Pesepak bola Profesional (APPI) masalah kontrak.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Saat di Lebak Bulus, Istri Elie Aiboy Sempat Ditolong Jakmania

Saat di Lebak Bulus, Istri Elie Aiboy Sempat Ditolong Jakmania 87

Football5Star.comElie Aiboy mengaku memiliki banyak kenangan manis bersama suporter Persija Jakarta, the Jakmania. Bahkan dahulu, sang istri pernah ditolong oleh Jakmania di Stadion Lebak Bulus.

Elie memang bukan nama baru untuk sepak bola Jakarta. Dia pernah membela panji Macan Kemayoran pada 2003 hingga 2005 silam sebelum hijrah bersama Bambang Pamungkas ke Selangor FA.

Baru-baru ini, pria yang kini memiliki lisensi kepelatihan B AFC itu bercerita soal kenangan manisnya bersama Jakmania. Dia mengaku saat Persija Jakarta masih berkandang di Lebak Bulus, sang istri pernah mendapatkan pertolongan.

Elie Aiboy: Saat Itu Berapa pun Nilai Kontraknya, Saya Pasti ke Persija

“Saat istri saya pakai mobil mau masuk stadion, mereka pimpin itu, mereka bawa masuk mobil ke stadion, ‘Awas, awas, buka jalan.’ Luar biasa, sampai segitunya melindungi keluarga pemain jadi nyaman main di dalam, saya salut sama mereka. Mereka memang sagat mendukung, kekeluargaanya tinggi,” ungkap Elie Aiboy dikutip Youtube resmi Persija.

Bahkan sampai sekarang pun hubungannya dengan suporter Persija itu sangat erat. Pria yang pernah menangani Persewar Waropen itu pernah suatu waktu ikut menyaksikan Macan Kemayoran yang bertanding di Stadion Patriot, Bekasi.

“Saya kan sempat kerja di Bekasi, kalau Persija main di Bekasi itu istimewa sekali atmosfernya, mereka masih sapa saya, masih minta foto, luar biasa. Masih ada yang di luar padahal Jakmanianya,” pungkas Elie Aiboy.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Jakmania-Viking Satu Hati Soal Kelanjutan Liga 1 2020

Jakmania-Viking Satu Hati Soal Kelanjutan Liga 1 2020 91

Football5Star.com – Dua kelompok suporter besar Indonesia, the Jakmania dan Viking Persib Club satu hati dalam menanggapi kelanjutan Liga 1 2020. Keduanya sama-sama menolak kompetisi dilanjutkan andai situasinya tak berubah lebih baik.

PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) memang terus berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait nasib kompetisi. Sempat ada usulan kompetisi akan digulirkan kembali pada September atau Oktober, begitupun dengan Liga 2 yang rencananya dilanjutkan dua pekan setelahnya.

Hanya saja, rencana itu dikritisi oleh Jakmania dan Viking. Ketum Jakmania, Diky Budy Ramadhan, menyebut banyak hal yang harus dipertimbangkan untuk kembali gulirkan Liga 1 2020.

“Bener nih siap Liga 1 dilanjutkan? Dengan biaya semahal itu? (merujuk protokoler COVID-19). Sepak bola memang bahagiain rakat. Tapi ekonomi dan kesehatan yang bagus justru jadi hal paling fundamental,” tulis Diky dalam Twitter pribadinya.

Jakmania-Viking Satu Hati Soal Kelanjutan Liga 1 2020 Football5Star.com - Dua kelompok suporter besar Indonesia, the Jakmania dan Viking Persib Club satu hati dalam menanggapi kelanjutan Liga 1 2020. Keduanya sama-sama menolak kompetisi dilanjutkan andai situasinya tak berubah lebih baik. PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) memang terus berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait nasib kompetisi. Sempat ada usulan kompetisi akan digulirkan kembali pada September atau Oktober, begitupun dengan Liga 2 yang rencananya dilanjutkan dua pekan setelahnya. Hanya saja, rencana itu dikritisi oleh Jakmania dan Viking. Ketum Jakmania, Diky Budy Ramadhan, menyebut banyak hal yang harus dipertimbangkan untuk kembali gulirkan Liga 1 2020. "Bener nih siap Liga 1 dilanjutkan? Dengan biaya semahal itu? (merujuk protokoler COVID-19). Sepak bola memang bahagiain rakat. Tapi ekonomi dan kesehatan yang bagus justru jadi hal paling fundamental," tulis Diky dalam Twitter pribadinya. "Hasil brifing dengan seluruh korwil via zoom sudah sepakat kita menolak Liga 1 dilanjutkan kalau keadaan belum normal betul. Pun meski dijalankan tanpa penonton, kita cari cara buat bantu keuangan Persija," sambung dia. Hal senada jua disuarakan oleh Sekum VPC, Tobias Ginanjar. Dia menyebut kalau harus ada alasan kesehatan untuk melanjutkan kompetisi. "Kemarin, Menpora bilang prestasi timnas jangan terganggu. Klub juga pengen lanjut asal subsidi naik. Dua alasan itu sama sekali tidak ada alasan kesehatan," kata Tobias dikutip dari Radio PRFM107,5 FM News Channel. Kata Tobias, Liga 1 jangan langsung mencontoh negara lain. Hal ini menurutnya tak bisa disamakan karena kasus virus corona masing-masing negara berbeda. "Kalau lihat liga negara lain, sebenarnya mereka kan sudah landai (kasus COVID-19). Sebelum kompetisi mereka lakukan protokol kesehatan," papar Tobias. Viking tampaknya satu hati dengan Jakmania soal syarat sebelum Liga 1 dilanjutkan. "Jadi ketika kompetisi dimulai, benar-benar orang-orang yang tidak kena virus. Sekarang tinggal dikembalikan ke PSSI dan klub, apakah siap atau tidak menjalankan protokol kesehatan. Kalau tidak jangan dipaksakan," tutup dia.

“Hasil brifing dengan seluruh korwil via zoom sudah sepakat kita menolak Liga 1 dilanjutkan kalau keadaan belum normal betul. Pun meski dijalankan tanpa penonton, kita cari cara buat bantu keuangan Persija,” sambung dia.

Hal senada jua disuarakan oleh Sekum VPC, Tobias Ginanjar. Viking, kata dia, nyaris mirip sikapnya dengan Jakmania yang menyebut kalau harus ada alasan kesehatan untuk melanjutkan kompetisi.

“Kemarin, Menpora bilang prestasi timnas jangan terganggu. Klub juga pengen lanjut asal subsidi naik. Dua alasan itu sama sekali tidak ada alasan kesehatan,” kata Tobias dikutip dari Radio PRFM107,5 FM News Channel.

Kata Tobias, Liga 1 jangan langsung mencontoh negara lain. Hal ini menurutnya tak bisa disamakan karena kasus virus corona masing-masing negara berbeda.

“Kalau lihat liga negara lain, sebenarnya mereka kan sudah landai (kasus COVID-19). Sebelum kompetisi mereka lakukan protokol kesehatan,” papar Tobias.

Viking tampaknya satu hati dengan Jakmania soal syarat sebelum Liga 1 dilanjutkan. “Jadi ketika kompetisi dimulai, benar-benar orang-orang yang tidak kena virus. Sekarang tinggal dikembalikan ke PSSI dan klub, apakah siap atau tidak menjalankan protokol kesehatan. Kalau tidak jangan dipaksakan,” tutup dia.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Fahrudin Mustafic Ingat Betul Saat Jakmania-Aremania Menggila di SUGBK

Fahrudin Mustafic Ingat Betul Saat Jakmania-Aremania Menggila di SUGBK 95

Football5Star.com – Eks gelandang Persija Jakarta, Fahrudin Mustafic, masih ingat betul bagaimana gilanya suasana Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK). Apalagi saat itu, Persija bertanding melawan Arema FC dan SUGBK berubah menjadi lautan manusia.

Fahrudin memang sempat menjadi bagian penting dari skuat Macan Kemayoran musim 2009-2010. Dia saat itu mentas dalam 25 pertandingan bersama rekan senegaranya, Baihakki Khaizan yang jua memperkuat Persija.

Legenda timnas Singapura itu masih ingat pertandingan paling berkesan. Saat itu, Persija menjamu Arema FC dalam pertandingan penentuan juara ISL 2009-2010. Seketika itu, SUGBK berubah menjadi lautan manusia.

“Mungkin saya akan pilih saat melawan Arema di SGBK. Walau hasilnya kita kalah, tapi penonton mencapai 99 ribu. Situasi yang sulit dipercaya,” kata Fahrudin Mustafic dalam Youtube resmi Persija.

Fahrudin Mustafic Ingat Betul Saat Jakmania-Aremania Menggila di SUGBK

“Ketika kamu melihat setengah stadion berwarna oren dan setengahnya lagi warna biru putih, itu sulit dipercaya. Lalu ketika kami keluar pemanasan, suasananya sudah terasa luar biasa dengan penuhnya penonton dan gema suara mereka,” sambung dia.

Lalu ada satu laga lain yang masih dikenang oleh Fahrudin. Tak lain saat laga Persija vs Persib Bandung. Rivalitas yang panas di dalam maupun luar pertandngan membuatnya saat itu sangat terpacu.

“Banyak sebenarnya tapi yang paling saya ingat saat melawan Persib Bandung. Itu pertandingan yang sangat spesial karena rivalitas Persija dan Persib sangat lah besar. Jadi saya selalu ingin mengalami pertandingan seperti itu karena memang laga yang sangat spesial,” pungkas Fahrudin Mustafic.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Gandeng Gubernur Bantu Jakmania, Gede Widiade Tak Mau Dibilang Berjasa

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5Star.comGede Widiade tak mau dibilang berjasa usai menggandeng Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, membantu the Jakmania. Menurutnya, bantuan ini sebagai bentuk program dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

Rabu (20/5/2020), Gede Widiade bersama Gubernur Anies Baswedan menyerahkan paket sembako kepada Korwil-Korwil Jakmania. Aksi sosial ini tentu menjadi salah satu perhatian antara Gede Widiade dengan Jakmania.

Padahal, Gede sudah tak menjabat sebagai Dirut Persija. Cuma memang, dia memiliki kenangan indah saat membawa Persija Jakarta juara Liga 1 2018. Namun, dia tak mau dibilang berjasa.

“Alasannya ini merupakan program dari DKI. Ada KSBB jadi saya merasa sebagai warga Jakarta punya kewajiban ada sedikit dana yang disisihkan untuk menyerahkan ke Pemda DKI dan selanjutnya Pemda DKI memberikan ke orang yang tepat,” bilang Gede.

Gandeng Gubernur Bantu Jakmania, Gede Widiade Tak Mau Dibilang Berjasa

Nah untuk itu kami kemarin kerjasama dengan Bung Diky (Budi Ramadhan) kita memohon ke Pemda DKI agar bantuan ini kita serahkan bukan hanya ke The Jak tapi banyak, ada polisi, OB, secury, dan terakhir sekarang The Jak sama mahasiswa,” sambung dia.

Gede sebagai warga Jakarta dan pernah bekerjasama dengan The Jak serta Persija tentu ingin menjaga hubungan baiknya. “Saya dengan The Jak hubungan tidak putus dan erat sangat dalam. Saya, Anies, dan The Jakmania punya hubungan dekat. Waktu pak Anies pertama kali menjabat sama-sama dengan saya pertama kali tahun 2017,” papar dia.

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menyebut kalau aksi sosial ini merupakan kolaborasi banyak pihak. Pihaknya memanggul warga Jakarta yang mendapatkan rezeki berlebih untuk bisa membantu yang lainnya.

“Kami memanggilnya gini, istilah kami bayar balik ke Jakarta. Kita semua mengadu nasib ke Jakarta dan sekarang Jakarta sedang ada tantangan. Mari kembalikan ke Jakarta dan ini sebagian direspons. Begitu banyak orang baik di Jakarta. Dan mereka bingung kemana kami harus menyalurkan,” sahut Anies Baswedan memungkasi.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Terlalu Cinta Jakmania, Rohit Chand Ogah Tinggalkan Persija

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Gelandang asal Nepal, Rohit Chand, memberikan pujian setinggi langit kepada kelompok suporter Persija Jakarta, The Jakmania. Menurut Rohit, Jakmania menjadi alasannya tetap bertahan bersama Macan Kemayoran.

Rohit sendiri mengaku sudah sering mendapat banyak tawaran untuk membela klub lain. Namun, ia menolak seluruh tawaran tersebut karena sudah terlanjur cinta dengan Persija dan Jakmania.

“Sejatinya saya juga banyak tawaran lain di luar. Akan tetapi Persija selalu ada di hati dan pikiranku. Selain itu juga saya melihat dukungan luar biasa dari Jakmania,” ungkap Rohit Chand dikutip dari laman resmi klub.

Rohit Chand - Persija Jakarta - Jakmania - @persijajkt 2
instagram.com/persijajkt

“Mereka tetap ada baik saat tim sedang dalam tren baik maupun sebaliknya. Sekali lagi saya sangat respek kepada mereka,” sambung pemain berusia 28 tahun itu.

Lebih lanjut, Rohit juga mengaku sudah nyaman dengan kehidupan di Jakarta. Rohit pun sudah menjadikan Jakarta sebagai rumah keduanya.

“Saya juga sudah jatuh cinta dengan Jakarta yang saya anggap sebagai rumah kedua. Di kota ini semua sudah saya dapatkan terutama hal yang berhubungan dengan sepak bola, di mana ini sudah jadi bagian dari hidup,” tutur Rohit.

Rohit pertama kami mendarat di Persija pada 2014 lalu. Dua tahun berselang, Rohit memutuskan untuk hengkang ke Terengganu FC. Namun, Rohit memutuskan untuk kembali ke pangkuan Macan Kemayoran pada 2017 lalu.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Ternyata Ini Alasan Sergio Farias Sering Aktif di Instagram

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5Star.com – Pendukung Persija Jakarta yang mengikuti Instagram Sergio Farias tentu tahu betapa aktifnya sang pelatih. Farias sendiri memiliki alasan tersendiri sering berkomunikasi dengan Jakmania di media sosialnya.

Pelatih asal Brasil itu memang tak segan membalas komentar-komentar Jakmania yang mendoakannya agar selalu sehat. Dia jua beberapa kali mengunggah foto saat tengah menahkodai Persija.

Farias tentu memiliki alasan khusus soal dirinya yang aktif di media sosial. Menurutnya, Instagram menjadi salah satu ajang baginya untuk mendekatkan diri ke suporter, dalam hal ini the Jakmania.

“Saya menggunakan Instagram untuk berkomunikasi dengan para penggemar, kami memiliki jalan yang panjang untuk bisa sukses bersama dan seringkali suporter adalah dasar untuk mencapai tujuan,” ungkap Sergio Farias kepada Football5Star.

Label Dream Team Persija Bisa Jadi Beban, Sergio Farias Justru Terpacu

Menurutnya, Jakmania sudah seharusnya mendapatkan hiburan dengan melihat Persija Jakarta berjaya. Kedatangannya ke Jakarta tentu akan berusaha kembali membuat Macan Kemayoran bertaji seperti dua musim lalu.

“Jakmania sangat fantastis, mereka layak untuk mendapatkan sesuatu penghargaan yang besar. Mereka sangat setia mendukung kami,” papar Farias.

Pelatih Persija asal Brasil itu mengaku saat ini masih terus memantau perkembangan sepak bola Indonesia. Dia jelas berharap kondisi pandemi virus corona COVID-19 bisa segera mereda.

“Semoga kita semua dilindungi. Saya pun siap kapan saja dipanggil kembali ke Jakarta, karena saya masih terikat kontrak dengan Persija sampai Desember,” pungkas dia.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Kepala Staf Presiden Republik Indonesia Puji Aksi the Jakmania

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5Star.com – Kepala Staf Presiden Republik Indonesia (RI), Moeldoko, memuji aksi the Jakmania yang turut aktif dalam penanggulangan virus corona COVID-19. Hal itu saat Jakmania melakukan Program 10 Rumah Aman.

Pandemi virus corona yang melanda Jakarta dan Indonesia memang membuat sepak bola harus ikut berpartisipasi. Persija Jakarta bahkan total sudah mengumpulkan Rp 310 jutaan dari hasil donasi dan lelang.

Jakmania tak ketinggalan. Salah satu Koordinator Wilayah Jakmania Kebagusan baru-baru ini bekerja sama dengan beberapa pihak untuk Program 10 Rumah Aman. Hal ini nyatanya mendapat apresiasi langsung dari Moeldoko.

“The Jakmania terus memberikan inspirasi. Mereka terus mengamankan wilayahnya masing-masing dari pandemi COVID-19,” bilang Moeldoko dalam rilis yang dikutip dari Antara.

Kepala Staf Presiden Republik Indonesia Puji Aksi the Jakmania

“Lebih dari itu, mereka mengembangkan jiwa solidaritas melalui berbagai aksi amal. Dengan bergotong royong, semua problem pasti akan diselesaikan,” sambung dia.

Program 10 Rumah Aman nantinya akan menggalang amal dan mendistribusikan bantuan sembako dibantu aktivis Dasa Wisma kepada sesama yang membutuhkan. Mereka juga melakukan penyemprotan disinfektan di daerah kebagusan.

“Kami sangat optimistis, angka donasi yang terkumpul akan maksimal. Kami juga membantu menyemprot disinfektanMereka mandiri dalam pengadaan alat. Bahkan, alat pelindung diri juga tersedia. Pokoknya mereka sudah siap 100 persen untuk menghentikan pandemi COVID-19. Kami yakin Jakarta akan menjadi kota yang sehat kembali,” bilang Ketua Korwil Kebagusan, Ronaldo Marcofan Basten.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Shahar Ginanjar Sudah Sangat Merindukan The Jakmania

Banner LFS Baru

Football5star.com, Indonesia – Penghentian kompetisi akibat pandemi COVID-19 membuat kiper Persija Jakarta, Shahar Ginanjar, sangat merindukan The Jakmania. Menurut Shahar, The Jakmania selalu bisa menciptakan atmosfer pertandingan yang spesial.

Tak hanya merindukan suporter, Shahar ternyata juga merasa sangat kangen dengan rekan-rekan setimnya. Salah satu momen yang sangat ia rindukan adalah, ketika seluruh penggawa Persija sedang bersanda gurau selepas latihan.

“Yang dikangenin dari masa ini kita latihan bareng dengan teman-teman, bercanda bareng. Walaupun serius dalam latihan, ada beberapa momen bercanda selepas latihan yang dikangenin,” ujar Shahar Ginanjar seperti dikutip dari laman resmi Liga 1.

Shahar Ginanjar - Persija - The Jakmania - @shaharginanjar12 2
instagram.com/shaharginanjar12

“Tak hanya itu momentum pertandingan juga saya rindukan ditambah atmosfer pertandingan, terutama atmosfer GBK. Tidak banyak klub yang didukung banyak suporter seperti di Perisja,” katanya menambahkan.

Meskipun cukup merindukan rekan-rekannya dan The Jakmania, Shahar mengaku tetap bersyukur karena memiliki waktu lebih banyak bersama keluarganya. Ia pun tak lupa terus berolah raga di sela-sela kegiatannya di rumah.

“Kita ambil hikmahnya dan tetap sabar. Salah satunya dekat dengan keluarga apalagi sebelum-sebelumnya saya lebih banyak di luar. Selain tentunya meluangkan waktu untuk olahraga. Saya tipikalnya juga tidak betah jika tidak berolahraga.”

“Harapan nomor satu yang pasti wabah ini cepat berlalu dengan adanya wabah ini banyak orang prihatin. Saya saja pemain bola merasakan hal was-was. Sekali lagi cepat selesai dan bisa kembali lebih baik lagi sekaligus situasi kondusif,” tandas Shahar.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]