Thomas Mueller Enggan Remehkan Barcelona

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Penggawa Bayern Munich, Thomas Mueller, mengatakan Barcelona tak akan menjadi tim lemah meski baru saja ditinggal Lionel Messi. Menurut Mueller, Blaugrana bakal memiliki pertahanan yang lebih baik setelah kepergian Messi.

Mueler dan Bayern akan menghadapi Barcelona pada pertandingan pekan pertama Liga Champions. Laga tersebut rencananya akan digelar di Camp Nou pada Rabu (15/9) dinihari WIB.

Thomas Mueller - Barcelona - Barca Times
Barca Times

“Sejujurnya, saya tidak bisa memberi penilaian khusus kepada Barcelona. Tanpa Messi, mereka sudah menjadi tim yang sangat berbeda,” ujar Mueller dikutip Football5Star.com dari laman Football Espana.

“Mungkin tanpa Messi, mereka akan memiliki lebih banyak pemain yang berkontribusi ketika sedang bertahan. Sejujurnya, saya tak tahu apa yang akan terjadi di pertandingan nanti,” sambung pemain berumur 31 tahun itu.

THOMAS MUELLER SAYANGKAN KEPERGIAN MESSI

Lebih lanjut, Mueller merasa sedikit sedih karena tak akan menghadapi Messi di Camp Nou. Ia mengaku selalu mendapat motivasi ekstra ketika menghadapi Blaugrana ketika masih diperkuat Messi.

“Secara umum, saya sangat menyayangkan kepergian Messi. Menghadapi tim yang diperkuat Messi akan memberikan motivasi besar bagi banyak pemain karena pencapaiannya di atas lapangan dalam beberapa tahun terakhir,” tuntas Mueller.

Thomas Mueller - Barcelona - Getty Images
Getty Images

Meski sudah tak lagi memiliki La Pulga, Barcleona tetap mampu mengawali perjalanannya di Liga Spanyol 2021-22 dengan baik. Mereka sukses memetik tujuh poin dari dua pertandingan berkat rekor dua menang dan sekali imbang.

Akan tetapi, Blaugrana akan mendapat ujian berat ketika menghadapi Bayern. Pasalnya, mereka sedang mengalami krisis penyerang setelah Martin Braithwaite dinyatakan menderita cedera lutut dan kemungkinan harus absen selama tiga hingga empat bulan ke depan.

Timnas Jerman Kehilangan Sepasang Pemain Senior

gamespool
Timnas Jerman Kehilangan Sepasang Pemain Senior 9

Football5star.com, Indonesia – Hansi Flick memastikan timnas Jerman tak akan menurunkan Manuel Neuer dan Thomas Mueller dalam partai melawan Liechtenstein, Jumat (3/9) mendatang. Keduanya dipastikan absen karena mengalami cedera.

Flick mengatakan bahwa Neuer tidak mengalami cedera yang terlalu serius dan akan tetap berada di skuat. Sementara, Mueller menderita cedera yang agak parah dan harus mengundurkan diri dari skuat.

timnas jerman - Manuel Neuer - SB Nation
SB Nation

“Neuer tidak bisa bermain melawan Liechtenstein. Tapi, saya yakin dia bisa kembali pada Minggu nanti. Bernd Leno akan bermain melawan Liechtenstein,” ujar Hansi Flick dalam sesi jumpa pers, Rabu (1/9) malam WIB.

Mueller mengalami cedera otot dan dia harus kembali ke rumah. Risikonya terlalu besar apabila dia tetap ada di skuat. Kami sudah memiliki cukup banyak pemain,” imbuh Flick.

FLICK BELUM TENTUKAN KAPTEN TIMNAS JERMAN

Absennya Neuer membuat Flick harus menunjuk satu pemain senior untuk mengemban ban kapten pada laga melawan Liechtenstein. Akan tetapi, Flick mengaku masih belum menentukan siapa pemain yang pantas menjadi kapten.

“Saya baru saja memikirkan mengenai sosok yang akan menggantikan Neuer sebagai kapten. Untuk saat ini, saya belum menentukan siapa penggantinya. Tapi, saya sudah memiliki beberapa nama yang dipertimbangkan.”

Hansi Flick - Manuel Neuer - @imiasanmia
twitter.com/imiasanmia

Dua sosok yang kemungkinan dipercaya menggantikan posisi Neuer adalah Joshua Kimmich dan Marco Reus. Keduanya adalah sosok senior yang dipercaya Flick untuk tampil pada laga melawan Liechtenstein.

“Kimmich akan bermain di posisi gelandang bertahan. Dia adalah salah satu pemain terbaik di posisi itu dan memiliki teknik yang sangat bagus,” tuntas Flick.

Hansi Flick Dapat Kode dari Thomas Mueller

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Penyerang Bayern Munich, Thomas Mueller, belum memiliki rencana untuk pensiun dari timnas Jerman. Ia mengaku sedang menunggu panggilan Hansi Flick untuk memperkuat Die Mannschaft pada partai Kualifikasi Piala Dunia bulan depan.

Mueller sempat kehilangan tempatnya di skuat timnas Jerman. Ia dipinggirkan selama dua tahun oleh Joachim Loew sebelum akhirnya dipanggil untuk berlaga di Euro 2020.

Thomas Mueller - Hansi Flick - Sky Sport
Sky Sport

“Saya dan Hansi sudah sempat bicara melalui sambungan telepon. Tentu saja saya dan Hansi memiliki hubungan yang sangat baik. Tapi, kami belum membicarakan mengenai peluang saya masuk ke dalam skuat,” ungkap Mueller dilansir Football5star dari laman Bulinews.

“Jika Hansi ingin memasukkan saya ke dalam skuatnya, tentu saja saya sangat siap. Kita lihat saja apa yang akan terjadi di masa depan,” sambung pemain 31 tahun itu.

HANSI FLICK JUGA DAPAT KODE DARI ILKAY GUENDOGAN

Mueller bukanlah satu-satunya pemain senior yang mengirim kode kepada Flick. Gelandang andalan Manchester City, Ilkay Guendogan, juga mengutarakan niatnya untuk merebut satu tempat di skuat Flick.

Guendogan mengaku sangat kecewa dengan kegagalan Jerman tampil memukau di Euro 2020. Akan tetapi, pemain 30 tahun itu belum kehilangan gairah memperkuat Die Mannschaft.

Thomas Mueller - Hansi Flick - Ace Football
Ace Football

“Tugas saya bersama tim nasional masih belum selesai. Tentu saja saya sangat kecewa karena kami gagal bersinar di Euro 2020. Saya pun membutuhkan waktu yang agak lama untuk melupakan kegagalan tersebut,” tutur Guendogan kepada Kicker.

“Saya sudah melakukan diskusi mendalam dengan Hansi. Dia menjelaskan ambisi besarnya bersama tim nasional. Dia juga menjelaskan peran apa yang akan saya emban jika terpilih masuk ke dalam skuat,” tuntas Guendogan.

Thomas Mueller Coba Ramal Masa Depan Jamal Musiala

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Penggawa senior Bayern Munich, Thomas Mueller, mengatakan bahwa Jamal Musiala memiliki masa depan yang sangat cerah. Mueller yakin Musiala akan mendapat jam terbang reguler sepanjang musim 2021-22.

Musiala memang belum mendapat kesempatan tampil sebagai starter musim ini. Ia baru mampu mengoleksi sepasang penampilan sebagai pemain pengganti. Namun, ia berhasil memanfaatkan kesempatan itu dengan baik dan berhasil mencuri perhatian pada partai melawan FC Koeln akhir pekan lalu.

Jamal Musiala - Thomas Mueller - Goal 2
Goal

“Jamal adalah pemain yang sangat hebat dan para penonton juga menyadari hal itu. Secara fisik, dia memang tidak terlalu kuat. Tapi, dia bisa memenangkan duel dengan mudah,” ujar Thomas Mueller kepada Sport1.

“Akhir pekan lalu, Jamal menunjukkan kinerja apik setelah dimasukkan di babak kedua. Dia melepaskan umpan gemilang yang berhasil menjadi gol. Saya yakin dia akan mendapat banyak menit bermain musim ini,” sambung Mueller.

JAMAL MUSIALA DAPAT TANTANGAN DARI JULIAN NAGELSMANN

Mueller bukanlah satu-satunya sosok yang terkesima dengan performa Musiala akhir pekan lalu. Pelatih Die Roten, Julian Nagelsmann juga melempar pujian setinggi langit kepada pemain 18 tahun itu.

Nagelsmann mengaku sempat mempertimbangkan Musiala untuk tampil sebagai sebagai starter pada laga melawan FC Koeln. Ia pun bangga karena keputusannya menurunkan Musiala di babak kedua berbuah manis.

Jamal Musiala - Thomas Mueller - Goal
Goal

“Saya sempat mempertimbangkan untuk memainkan Jamal sebagai starter. Tapi, pada akhirnya saya memutuskan untuk memainkannya sebagai pemain pengganti,” ujar Nagelsmann dilansir Sport1.

“Dia berhasil menunjukkan kinerja luar biasa dan berhasil menyumbang satu assist. Kini, Jamal harus berusaha keras mempertahankan performa positifnya.”

Leroy Sane Disoraki Fans, Ini Pembelaan Thomas Mueller

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Pemain Bayern Munich, Thomas Mueller, membela rekan timnya, Leroy Sane yang disoraki oleh para fans di laga lawan FC Koeln, (22/8/21). Mueller berharap para fans mendukung semua pemain Bayern.

Sane tampil buruk di laga lawan FC Koeln dan langsung diganti pada pergantikan babak oleh Jamal Musiala, yang tampil apik dengan memberi assist kepada Robert Lewandowski. Bayern menang dengan skor 3-2.

Saat bermain, Sane sering sekali melakukan salah umpan atau salah membuat keputusan sampai akhirnya disoraki para fans di stadion. Mueller membela performa Sane. Tapi dia juga berharap Sane bisa mengatasi momen itu.

Leroy Sane Disoraki Fans, Ini Pembelaan Thomas Mueller
SPOX

“Kami tidak menginginkan itu. Itu tidak bagus. Saya mengharapkan lebih banyak dukungan untuk kami para pemain dari para fans,” ucap Mueller seperti dikutip Football5Star.com dari Bulinews.

“Di sisi lain, Anda harus mampu menghadapi hal seperti ini sampai batas tertentu. Publik terus mengawasi kami. Banyak yang diharapkan dari kami, dan kami dirayakan dengan baik ketika semuanya berjalan dengan baik.”

“Oleh karena itu, kedua belah pihak harus menangani situasi dengan baik. Leroy pasti mendapat dukungan mutlak dari kami di tim, dan saya harap ini bisa ditransfer ke penonton.”

Julian Nagelsmann: Kami Mendukung Leroy Sane

Leroy Sane Disoraki Fans, Ini Pembelaan Thomas Mueller
WEB.DE

Pelatih Bayern Munich, Julian Nagelsmann juga mengomentari soal momen itu. Nagelsmann merasa pasti semua orang, bukan hanya pemain memiliki momen buruk.

“Banyak orang yang duduk di tribun juga melakukan kesalahan dalam pekerjaan mereka. Ini tidak seperti Leroy datang dan bersiul ketika sesuatu tidak berjalan dengan baik untuk mereka. Saya tidak berpikir mencemooh dia tidak ada gunanya,” kata Nagelsmann.

Dia melanjutkan, “Kami semua harus mendukung Leroy untuk sepenuhnya berada di jalur yang benar, karena dia adalah pemain dengan kualitas luar biasa.”

5 Pemain Bintang yang Pecahkan Rekor Gerd Mueller

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Sepanjang kariernya sebagai pesepak bola, Gerd Mueller meraih begitu banyak prestasi bersama Bayern Munich dan timnas Jerman. Dia juga membuat begitu banyak rekor. Di antara deretan rekor Gerd Mueller itu, beberapa sudah pecah dalam beberapa tahun terakhir.

Jika ditelusuri, beberapa rekor Gerd Mueller ternyata dipecahkan oleh pemain berlabel bintang dan dianggap sebagai sosok istimewa. Berikut ini, Football5Star.com menyajikan 5 bintang yang mampu memecahkan rekor milik Der Bomber tersebut.

1. Lionel Messi Pecahkan Dua Rekor Gerd Mueller

Lionel Messi memecahkan rekor Gerd Mueller dengan mencetak 91 gol sepanjang 2012.
abc.net.au

Pada 2012, Lionel Messi secara luar biasa mencetak 91 gol dalam satu tahun. La Pulga melewati rekor Gerd Mueller yang mencetak 85 gol pada 1972. Megabintang asal Argentina itu secara resmi melewati rekor Der Bomber pada 9 Desember 2012 ketika Barcelona menang 2-1 atas Real Betis.

Tepat lima tahun kemudian, Messi menyamai rekor 525 gol bersama sebuah klub di lima liga elite Eropa. Hingga akhirnya hengkang dari Barcelona pada 2021, La Pulga jauh melewati torehan Mueller bersama Bayern Munich itu. Dia mengemas 672 gol bagi El Barca.

2. Ronaldo Lewati Rekor Gol di Piala Dunia

Ronaldo melampaui rekor gol Gerd Mueller di Piala Dunia saat lawan Ghana pada 2006.
Getty Images

Sepanjang kariernya, Gerd Mueller tampil pada dua edisi Piala Dunia, yaitu pada 1970 dan 1974. Dalam dua gelaran tersebut, dia mampu mengemas 14 gol dan melewati rekor 13 gol milik Just Fontaine yang dibuat pada 1958. Rinciannya, Der Bomber mencetak 10 gol pada Piala dunia 1970 dan 4 gol pada Piala dunia 1974.

Rekor Gerd Mueller di Piala Dunia ini bertahan selama 32 tahun. Rekor 14 golnya baru pecah pada gelaran Piala Dunia 2006. Kala itu, Ronaldo Luiz Nazario de Lima mencetak gol ke-15 saat melawan Ghana. Rekor itu pun lantas dipecahkan lagi oleh Miroslav Klose pada Piala Dunia 2014 dengan mencetak gol ke-16 saat lawan Brasil di semifinal.

3. Miroslav Klose Lampaui Gol di Timnas Jerman

Miroslav Klose melewati rekor Gerd Mueller di timnas Jerman dengan golnya saat lawan Armenia pada 2014.
the24.ie

Gerd Mueller membela timnas Jerman dari 1966 hingga 1974. Dalam kurun waktu 8 tahun itu, dia mencetak 68 gol dari 62 pertandingan. Saat meninggalkan Die Mannschaft, Der Bomber tercatat sebagai pemain dengan koelski gelar terbanyak.

Rekor Gerd Mueller itu bertahan selama 40 tahun. Rekor tersebut secara resmi dilewati Miroslav Klose saat mencetak gol ke-69 ketika timnas Jerman menghadapi Armenia pada laga persahabatan jelang Piala Dunia 2014. Klose bahkan lantas membuat 2 gol lagi saat Piala Dunia sehingga koleksi golnya menjadi 71 buah.

4. Thomas Mueller Patahkan Rekor di Liga Champions

Thomas Mueller jadi pemain Jerman tersubur di Liga Champions saat lawan BATE Borisov pada 2012.
Getty Images

Thomas Mueller termasuk deretan pemain bintang yang mampu mematahkan rekor Gerd Mueller. Hal itu dilakukan di Liga Champions 2012-13 ketika menghadapi BATE Borisov pada 5 Desember 2012. Ikut mencetak gol saat Bayern menang 4-1, dia menahbiskan diri sebagai pemain Jerman dengan koleksi gol terbanyak di ajang ini.

Itu adalah gol ke-35 Thomas Mueller di Liga Champions. Dia melampaui rekor 34 gol milik Gerd Mueller yang dibukukan dalam 35 laga dari 1969-70 hingga 1976-77. Keran gol Thomas Mueller tak lantas macet. Hingga musim 2020-21, dia sudah mencetak 48 gol dalam 124 pertandingan.

5. Robert Lewandowski Pecahkan Dua Rekor Sekaligus

Robert Lewandowski membuat mematahkan rekor Gerd Mueller secara sekaligus saat jadi top scorer Bundesliga pada 2020-21.
Getty Images

Tepat pada spieltag terakhir Bundesliga musim 2020-21, Robert Lewandowski mencetak satu gol. Gol itu bermaksa sangat besar karena secara sekaligus memecahkan dua gelar milik Gerd Mueller. Pertama, gol itu memastikan dia melewati torehan 40 gol dalam semusim yang dibuat Der Bomber pada 1971-72.

Adapun rekor lain yang dibuat Lewandowski adalah jadi pemain pertama yang merebut gelar top scorer Bundesliga dalam 4 musim beruntun. Dia melewati rekor Mueller yang hanya 3 kali secara beruntun jadi yang tersubur pada 1971-72 hingga 1973-74.

[better-ads type=’banner’ banner=’156435′ ]

Thomas Mueller Kritik Taktik Jerman Saat Kalah Lawan Inggris

gamespool
Thomas Mueller Kritik Taktik Jerman Saat Kalah Lawan Inggris 32

Football5Star.com, Indonesia – Pemain Jerman, Thomas Mueller, mengkritisi taktik yang Joachim Loew gunakan di laga babak 16 besar Euro 2020 melawan Inggris dimana mereka kalah 2-0. Mueller menyebut Jerman lebih fokus menjaga gawang tidak kebobolan daripada untuk mencetak gol.

Jerman harus tersingkir lebih cepat dari Euro 2020 setelah kalah 2-0 di babak 16 besar. Thomas Mueller sendiri membuang peluang emas di laga itu saat skor masih 1-0. Namun Mueller juga mengkritisi taktik Die Mannschaft.

Timnas Jerman asuhan Joachim Loew mengakhiri rekor tak kalah dalam 7 lawatan beruntun ke Stadion Wembley saat ditekuk Inggris 0-2.
marca

“Dengan upaya kami untuk menjaga clean sheet dengan taktik kami yang agak ragu-ragu, kompak, dan bertahan, kami secara de facto gagal. Dalam pertandingan seperti itu, tim yang mencetak gol pertama sering menang,” ucap Mueller seperti dikutip Football5Star.com dari Bulinews.

Mueller melanjutkan, “Saya selalu mencoba mengubah kekecewaan olahraga seperti ini menjadi energi positif tambahan. Seperti biasa, saya ingin dan harus membuktikan diri. Biasanya saya memiliki motivasi dan ambisi sampai tingkat yang cukup.”

Pemain Bayern Munich itu sudah meminta maaf sebelumnya setelah dia gagal mengkonversi peluang emas menjadi gol saat skor masih 1-0.

“Mendapatkan kesempatan itu dan melewatkannya sangat menyakitkan. Sungguh menyakitkan mengecewakan rekan satu tim dan pelatih saya, yang menaruh semua kepercayaan mereka kepada saya. Tapi yang paling menyakitkan adalah mengecewakan semua fans Jerman di luar sana yang berdiri dan mendukung kami di Euro,” tulis Mueller di Instagramnya setelah Jerman tersingkir.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Thomas Mueller: Saya Mengecewakan Rekan Setim, Pelatih, dan Fans

gamespool
Thomas Mueller: Saya Mengecewakan Rekan Setim, Pelatih, dan Fans 36

Football5Star.com, Indonesia – Pemain timnas Jerman, Thomas Mueller, buka suara terkait kegagalannya saat mengkonversi peluang emas menjadi gol di laga lawan Inggris, (29/6/21). Mueller mengatakan bahwa momen itu adalah momen yang menyakitkan dalam kariernya.

Jerman kalah dengan skor 2-0 oleh Inggris di babak 16 besar Euro 2020 lewat gol dari Raheem Sterling dan Harry Kane. Die Mannschaft sebenarnya bisa mencetak gol saat skor masih 1-0 jika Mueller berhasil mengkonversi peluang besarnya menjadi gol.

Thomas Mueller Saya Mengecewakan Rekan Tim dan Pelatih
The Sun

Mueller hanya berhadapan satu lawan satu dengan Jordan Pickford setelah mendapat umpan dari Kai Havertz. Tapi tendangan kerasnya justu melebar. Mueller mengatakan bahwa momen itu menyakitkan.

“Ini adalah momen yang terjebak di kepala Anda dan membuat Anda terjaga di malam hari. Saat Anda bekerja, berlatih, dan hidup sebagai pesepakbola. Momen ketika semuanya ada di tangan Anda, ketika Anda dapat membawa tim Anda kembali ke permainan dan mengirim seluruh negara sepak bola ke dalam ekstasi,” ucap Mueller seperti dikutip Football5Star.com dari akun Instagramnya.

Thomas Mueller melanjutkan, “Mendapatkan kesempatan itu dan melewatkannya sangat menyakitkan. Sungguh menyakitkan mengecewakan rekan satu tim dan pelatih saya, yang menaruh semua kepercayaan mereka kepada saya. Tapi yang paling menyakitkan adalah mengecewakan semua fans Jerman di luar sana yang berdiri dan mendukung kami di Euro.”

Thomas Mueller sendiri memang memiliki rekor yang sangat buruk di Euro bersama Jerman. Dia sama sekali belum pernah mencetak gol dalam 15 pertandingan di Euro sejak 2012. Padahal di Piala Dunia, Mueller bisa mencetak 10 gol dari 16 laga.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Kenangan Manis Thomas Mueller di Stadion Wembley

Banner Gamespool Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Jerman akan melawan Inggris di babak 16 besar EURO 2020. Laga kedua tim akan berlangsung di Stadion Wembley pada 29 Juni 2021. Jelang laga kedua tim, Thomas Mueller mengaku bahwa dirinya memiliki kenangan indah bermain di Wembley.

“Secara pribadi saya memiliki pengalaman bagus bermain di Stadion Wembley setelah memenangkan final Liga Champions di sana pada 2013,” kata Thomas Mueller seperti dikutip Football5star.com dari laman resmi UEFA, Minggu (27/6).

Kenangan Manis Thomas Mueller di Stadion Wembley

Pada musim Liga Champions 2012-13, Thomas Mueller antarkan Bayern Munich meraih gelar Liga Champions setelah mengalahkan Borussia Dortmund 2-1 di Stadion Wembley. Dua gol kemenangan Bayern saat itu dicetak oleh Mario Mandzukic dan Arjen Robben.

Thomas Mueller pun angkat bicara soal kenangan indah lainnya yang dimiliki timnas Jerman di Stadion Wembley yakni saat kemenangan adu penalti di babak semifinal EURO 96. Saat itu pelatih Inggris saat itu, Gareth Southgate jadi satu-satunya pemain yang gagal di adu penalti.

“Itu adalah turnamen yang saya benar-benar ingat saya masih kecil. Tapi meski begitu itu adalah hasil yang dekat dengan diri saya,” kata Mueller yang berusia 6 tahun saat semifinal EURO 1996.

Pemain Bayern Munich itu menegaskan bahwa untuk laga melawan Inggris nanti, dirinya tentu ingin mencetak gol namun yang terpenting ialah Jerman mampu lolos ke babak perempat final.

“Akan menyenangkan untuk mencetak gol pada hari Selasa. Tetapi yang paling penting bagi saya adalah kami lolos,” ungkap Thomas Mueller.

“Kedua tim memiliki penampilan yang meyakinkan di babak fase grup tetapi permainan mereka juga banyak dikritik. Kami berharap untuk bermain lebih baik dibanding saat melawan Hungaria,” tambahnya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Thomas Mueller Berharap Jerman Bisa Clean Sheet Lawan Inggris

gamespool
Thomas Mueller Berharap Jerman Bisa Clean Sheet Lawan Inggris 43

Football5Star.com, Indonesia – Pemain timnas Jerman, Thomas Mueller, mengungkapkan kunci kesuksesan timnya jika ingin mengalahkan Inggris di babak 16 besar Euro 2020. Mueller mengatakan bahwa Jerman tak boleh kebobolan.

Jerman kebobolan 5 gol tanpa mencatatkan clean sheet sepanjang babak grup. Kini di babak 16 besar mereka akan bertemu Inggris, Selasa (29/6/21). Mueller mengatakan akan sangat krusial bagi Die Mannschaft untuk tidak kebobolan lawan Inggris.

“Melawan Inggris, akan sangat penting bahwa kami tidak kebobolan gol. Kami belum cukup baik dalam menjaga clean sheet. Memiliki semangat dan bersedia untuk menghadapi tantangan sambil terus saling mendukung, itu perlu menjadi tujuan kami,” ucap Mueller seperti dikutip Football5Star.com dari Bulinews.

Thomas Mueller - Inggris vs Jerman - TheScore
TheScore

Thomas Mueller melanjutkan, “Sebagai sebuah tim, kesuksesan kami bergantung pada kerja sama kami. Itulah salah satu kekuatan sepak bola Jerman.”

Mueller sendiri sempat mengalami cedera di laga kedua melawan Portugal dan hanya bermain di babak kedua saat laga melawan Hungaria. Namun pemain Bayern Munich itu mengatakan bahwa dia sudah fit, walaupun masih merasakan sakit.

“Jika saya punya masalah, saya tidak akan berlatih hari ini. Saya masih merasakan sesuatu, tetapi cedera itu tidak menghalangi saya. Itu tidak menimbulkan masalah untuk hari Selasa,” kata Thomas Mueller.

Inggris akan sedikit diuntungkan pada laga ini karena memiliki jam istirahat yang lebih banyak dan laga nanti akan dimainkan di Wembley.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Eks Timnas Jerman: Thomas Mueller akan Hancurkan Inggris

gamespool
Eks Timnas Jerman: Thomas Mueller akan Hancurkan Inggris 47

Football5star.com, Indonesia – Juergen Klinsmann mengatakan bahwa Thomas Mueller akan menjadi sosok kunci pada pertandingan Inggris vs Jerman. Di mata Klinsmann, Mueller bisa menjadi sosok pembeda meski tidak mencetak gol.

Mueller memang belum berhasil mencetak gol di Euro 2020. Akan tetapi, ia selalu mendapat kepercayaan Joachim Loew dalam tiga pertandingan di babak grup.

“Menurut saya, baik Inggris maupun Jerman memiliki peluang yang sama di pertandingan nanti. Tapi, Thomas Mueller bisa menjadi sosok pembeda,” ujar Juergen Klinsmann dikutip football5star dari Daily Mail.

Thomas Mueller - Inggris vs Jerman - Rotenburger Rundschau
Rotenburger Rundschau

“Mueller tak harus mencetak gol untuk menciptakan perbedaan. Ia hanya harus berada di tempat yang tepat dan memberikan semangat kepada rekan-rekannya. Mueller adalah sosok yang merekatkan para pemain timnas Jerman. Saya tak melihat ada pemain seperti Mueller di skuat Inggris,” sambung Klinsmann.

Mueller sempat diragukan tampil pada pertandingan nanti karena mengalami cedera. Akan tetapi, Mueller mengatakan bahwa ia sudah tak lagi menderita cedera dan siap tampil di Wembley.

“Jika masih cedera, tentu saja saya tidak akan mengikuti sesi latihan hari ini. Saya sudah tak lagi terganggu oleh masalah di lutut akibat cedera kemarin,” tutur Mueller dalam sesi jumpa pers, Sabtu (26/6) petang WIB.

“Saya sudah memiliki cukup banyak pengalaman dengan cedera seperti ini. Saya yakin ini tak akan menjadi masalah besar dan saya akan tampil pada partai Inggris vs Jerman,” tandas pemain 31 tahun itu.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Thomas Mueller: Semoga Harry Kane Masih Mandul

gamespool
Thomas Mueller: Semoga Harry Kane Masih Mandul 51

Football5star.com, Indonesia – Bintang timnas Jerman, Thomas Mueller, dibuat heran dengan buruknya performa Harry Kane bersama timnas Inggris di Euro 2020. Namun, Mueller berharap performa buruk Kane berlanjut pada partai Inggris vs Jerman, Kamis (29/6) mendatang.

Kane memang belum berhasil menunjukkan performa terbaiknya dalam tiga partai Euro 2020. Penggawa Tottenham Hotspur itu belum mampu mencetak gol maupun assist.

“Saya tak tahu kenapa Harry Kane tidak bisa menunjukkan performa terbaiknya di Euro 2020. Tapi, kami tentu akan senang jika Kane belum berhasil bangkit di pertandingan nanti,” ujar Thomas Mueller dalam sesi jumpa pers, Sabtu (26/6) petang WIB.

harry kane - inggris vs jerman - SB Nation
SB Nation

Mueller juga belum berhasil membuka rekening golnya di Euro 2020. Akan tetapi, hal itu tidak membuat Mueller gusar. Pria 31 tahun itu lebih memprioritaskan kesuksesan timnas Jerman ketimbang kepentingan pribadinya.

“Tentu saja saya ingin mencetak gol pertama di Euro 2020. Tapi, hal terpenting adalah kesuksesan kami di turnamen ini dan bisa terus melaju ke babak selanjutnya.”

“Jika saya tidak diwajibkan mencetak gol dalam setiap pertandingan, maka saya bisa tidur nyenyak tiap malamnya. Saya hanya melakukan instruksi yang diberikan pelatih agar bisa memastikan kemenangan Jerman,” tandas Mueller.

Mueller kemungkinan besar bakal kembali diandalka Joachim Loew pada partai Inggris vs Jerman. Ia sudah pulih dari cedera lutut dan siap tampil sebagai starter.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Posisi Thomas Mueller akan Digantikan Jamal Musiala?

gamespool
Posisi Thomas Mueller akan Digantikan Jamal Musiala? 55

Football5star.com, Indonesia – Joachim Loew membuka peluang untuk menurunkan Jamal Musiala sebagai pengganti Thomas Mueller pada laga Jerman vs Hungaria dinihari nanti. Loew memastikan Musiala bakal menjadi salah satu pemain yang masuk skuat Die Mannschaft pada laga nanti.

Thomas Mueller kemungkinan absen karena mengalami cedera lutut. Mueller memang tidak mengalami cedera yang terlalu parah, akan tetapi, ia kemungkinan harus menepi selama beberapa pekan.

“Jamal Musiala akan masuk skuat untuk pertandingan nanti. Ia menunjukkan perkembangan yang baik di sesi latihan dan pantas mendapat kesempatan,” tutur Joachim Loew pada sesi jumpa pers, Rabu (23/6) pagi WIB.

jerman vs hungaria - thomas mueller - @imiasanmia
twitter.com/imiasanmia

Musiala bukanlah satu-satunya pemain yang disiapkan Loew untuk menggantikan posisi Mueller. Pelatih berusia 61 tahun itu memberi indikasi bakal memberi Leroy Sane kesempatan bermain di laga melawan Hungaria.

“Kita semua tahu Leroy Sane memiliki kualitas yang luar biasa. Dia sudah menunjukkan peningkatan yang luar biasa dalam beberapa aspek, terutama ketika mengejar pemain lawan.”

“Dia juga menunjukkan performa gemilang di sesi latihan. Ketika diberi kesempatan bermain, saya yakin Sane akan menunjukkan performa gemilang,” tandas Loew.

Jerman saat ini duduk di posisi kedua grup F dengan perolehan tiga poin. Die Mannschaft wajib memetik poin pada laga nanti agar bisa menemapi Prancis sebagai perwakilan grup F di babak 16 besar.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Hadapi Hongaria Tanpa Mueller, Jerman Kehilangan Pemimpin

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Jerman menghadapi laga hidup mati melawan Hongaria pada laga terakhir Grup F Euro 2020 di stadion Allianz, Kamis (24/6/2021) dinihari WIB.

Jerman harus menang untuk lolos ke 16 besar. Peluang itu terbuka lebar mengingat lawan yang dihadapi adalah tim juru kunci, Hongaria.

Akan tetapi Der Panzer punya masalah lain. Yakni cedera yang dialami Thomas Mueller. Tanpanya, Mats Hummels menyebut tuan rumah akan kehilangan sosok pemimpin di lapangan.

Joachim Loew Mats Hummels Hanya Kurang Beruntung
Injuredly

“Tanpa dia kami kehilangan pemimpin sejati. Dia adalah nyawa permainan tim dan akan sangat berar jika dia tidak bermain. Mueller selalu memulai tekanan,” ungkap Hummels seperti dikutip Football5star dari Sport1, Rabu (23/6/2021).

Thomas Mueller mengalami cedera lutut dan hampir dipastikan absen menghadapi Hongaria. Tapi pelatih Joachim Loew masih akan melihat kondisi sang bintang hingga menit terakhir.

Kendati tanpa pemain pentingnya, Jerman akan tetap memberikan yang terbaik. Mats Hummels berharap laga melawan Portugal bisa terulang kala menjamu Hongaria.

“Kami ingin menunjukkan energi yang sama seperti yang kami lakukan saat melawan Portugal dan Prancis. Bahkan jika itu lebih baik saat melawan Portugal,” ia menambahkan.

“Kami ingin menunjukkan bahwa kami bisa membuat status kami di fase berikutnya menjadi jelas. Kami ingin membuat fan senang di Allianz dengan memenangkan laga terakhir ini,” tutup bek Borussia Dortmund.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Leon Goretzka Siap Gantikan Thomas Mueller di Laga Jerman vs Hungaria

gamespool
Leon Goretzka Siap Gantikan Thomas Mueller di Laga Jerman vs Hungaria 62

Football5star.com, Indonesia – Leon Goretzka mengaku siap menggantikan peran Thomas Mueller pada partai Jerman vs Hungaria, Kamis (24/6) mendatang. Namun, Goretzka masih berharap Mueller tidak mengalami cedera serius dan bisa dimainkan di laga tersebut.

Mueller mengalami cedera ketika memperkuat Jerman pada laga melawan Portugal beberapa waktu lalu. Cedera ini membuat Mueller harus menepi selama beberapa hari.

“Jika melihat cara Mueller berlatih hari ini, saya tak yakin dia mengalami cedera yang parah. Saya yakin dia masih berpeluang tampil di laga Jerman vs Hungaria,” ujar Leon Goretzka dalam sesi jumpa pers, Senin (21/6) malam WIB.

Leon Goretzka - jerman vs hungaria - thomas mueller - @imiasanmia
twitter.com/imiasanmia

“Saya memiliki gaya main yang tak jauh berbeda dibanding Mueller. Selain itu, saya juga sudah pernah menempati posisi Mueller beberapa tahun lalu. Tapi, saya masih berharap Mueller akan fit dan bisa dimainkan di laga nanti,” sambung Goretzka.

Lebih lanjut, Goretzka mengatakan bahwa Hungaria merupakan tim tangguh yang bisa merepotkan Jerman. Ia sangat terkesan dengan performa Peter Gulacsi cs pada partai melawan Portugal dan Prancis beberapa waktu lalu.

“Hungaria menunjukkan performa luar biasa dalam dua pertandingan grup. Kami harus bekerja keras agar bisa membongkar lini pertahanan mereka yang bermain solid.”

“Tentu saja kami ingin bisa memenangkan pertandingan. Sehingga, nasib kami tidak ditentukan oleh tim-tim yang berada di grup lain,” tandas Goretzka.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Jerman Petik Kemenangan Pertama, Begini Kata Thomas Mueller

gamespool
Jerman Petik Kemenangan Pertama, Begini Kata Thomas Mueller 66

Football5star.com, Indonesia – Thomas Mueller tak bisa menyembunyikan kebahagiannya setelah membawa Jerman memetik kemenangan pertamanya di Euro 2020. Di mata Mueller, tiga poin dari laga melawan Portugal berhasil meningkatkan kepercayaan diri para penggawa Die Mannschaft.

Dinihari tadi, Jerman berhasil mengalahkan Portugal di Allianz Arena dengan skor 4-2. Empat gol kemenangan Die Mannschaft dicetak oleh bunuh diri Ruben Dias dan Raphael Guerreiro serta masing-masing satu gol sumbangan Kai Havertz dan Robin Gosens.

“Kami memang sangat membutuhkan tambahan tiga poin. Kini, kami bisa menentukan nasib diri sendiri di pertandingan pamungkas. Tapi, kami tidak boleh kehilangan fokus, karena Hungaria merupakan lawan yang cukup canggung,” ujar Thomas Mueller dikutip football5star dari laman resmi UEFA.

thomas mueller - jerman - uefa. com
uefa.com

“Ada cukup banyak aspek yang membuat kami puas di pertandingan ini. Tapi, ada juga beberapa aspek yang harus segera kami perbaiki. Di lini serang, kami menunjukkan performa yang lebih baik ketimbang pertandingan sebelumnya,” sambung Mueller.

Hal senada juga diutarakan Robin Gosens. Di mata Gosens, perjalanan Jerman di Euro 2020 sudah berakhir andai gagal meeraup tiga poin dari genggaman Portugal.

“Kami tahu kami harus menang hari ini karena jika kalah di sini maka akan sangat sulit untuk lolos. Kami mencoba memberikan segalanya baik dalam melakukan serangan maupun bertahan. Saya senang kami memenangkan pertandingan ini,” tutur Gosens.

Kemenangan ini membuat Die Mannschaft berpeluang mengakhiri Euro 2020 sebagai juara grup F. Mereka bakal finis di posisi puncak andai berhasil memetik tiga poin ketika menghadapi Hungaria dan Prancis dikalahkan Portugal pada partai pamungkas.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

5 Fakta Menarik Duel Portugal vs Jerman Sepanjang Masa

Banner Gamespol Baru

Football5Star.com, Indonesia – Matchday II Grup F Piala Eropa 2020 kembali menyajikan sebuah big match. Timnas Portugal yang sebelumnya menang atas Hungaria akan bertemu timnas Jerman yang kalah dari Prancis. Tak pelak, laga Portugal vs Jerman ini sangat berarti. Menang lagi, Cristiano Ronaldo cs. akan melangkah ke 16-besar. Sementara itu, Toni Kroos dkk. terancam gugur pada fase grup bila kembali menuai kekalahan.

Rivalitas Portugal dengan Jerman memang tidaklah tajam. Laga Portugal vs Jerman tak bisa disejajarkan dengan Jerman vs Inggris atau Jerman vs Belanda. Namun, seiring kemunculan Seleccao das Quinas sebagai salah satu kekuatan di Eropa, pertemuan dengan Jerman jadi menarik dan termasuk partai besar.

Sepanjang sejarah, laga Portugal vs Jerman tidak sering terjadi. Laga di Stadion Allianz Arena nanti adalah edisi ke-19. Meskipun demikian, ada beberapa fakta menarik yang menghiasi pertarungan kedua tim dalam 18 laga sebelumnya. Berikut ini, Football5Star.com menyajikan 5 fakta di antaranya.

1. Hanya Dua Kali Tanpa Gol

Pertemuan Portugal vs Jerman menjanjikan laga menarik. Gol hampir selalu tercipta dalam 18 pertemuan terdahulu di berbagai ajang kompetisi. Total, tercipta 44 gol atau rata-rata tercipta 2,44 gol per pertandingan. Dari 18 edisi terdahulu, hanya 2 kali pertemuan kedua tim yang berakhir tanpa gol alias imbang 0-0.

Laga pertama Portugal vs Jerman yang berakhir tanpa gol terjadi pada fase grup Piala Eropa 1984. Partai itu berlangsung di Stadion de la Meinau, Strasbourg. Adapun laga kedua yang berakhir 0-0 terjadi saat Kualifikasi Piala Dunia 1998 yang berlangsung di Stadion Da Luz pada 14 Desember 1996.

2. Dua Pencetak Hat-trick

Di antara sekian banyak pemain yang pernah tampil pada laga Portugal vs Jerman, ada dua sosok yang istimewa karena mampu membuat hat-trick. Mereka adalah Sergio Conceicao dan Thomas Mueller. Catatan hat-trick mereka juga spesial karena dilakukan pada turnamen akbar.

Conceicao memborong tiga gol timnas Portugal saat menggasak timnas Jerman 3-0 pada fase grup EURO 2000. Di Stadion De Kuip, dia menjebol gawang Oliver Kahn pada menit ke-35, 54, dan 71. Sementara itu, Mueller tiga kali menaklukkan Rui Patricio pada menit ke-12, 45, dan 78 ketika Die Mannschaft menang 4-0 pada fase grup Piala Dunia 2014.

3. Laga Kelima Portugal vs Jerman di EURO

Pertemuan timnas Portugal dengan timnas Jerman pada pentas Piala Eropa terbilang lumayan sering. Laga di Stadion Allianz Arena nanti merupakan pertemuan kelima mereka pada ajang antarnegara terbesar di Eropa tersebut. Dalam empat pertemuan terdahulu, Die Mannschaft lebih unggul dengan 2 kali menang, 1 kali seri, dan 1 kali kalah.

Dari empat pertemuan terdahulu, tiga di antaranya tersaji pada fase grup. Itu terjadi pada Piala Eropa 1984 yang berakhir 0-0, Piala Eropa 2000 saat Seleccao das Quinas menang 3-0, dan Piala Eropa 2012 ketika Die Mannschaft menang 1-0. Satu pertemuan lain tersaji pada perempat final EURO 2008. Ketika itu, Jerman unggul 3-2 atas Portugal.

4. Cristiano Ronaldo Tanpa Gol

Cristiano Ronaldo selalu gagal mencetak gol dalam empat edisi terdahulu Portugal vs Jerman.
footballgate.com

Cristiano Ronaldo saat ini tengah memburu predikat pemain tersubur pada pentas internasional. Berkat brace saat lawan Hungaria, dia kini sudah mengemas 106 gol. Megabintang Juventus itu hanya butuh 3 gol lagi untuk menyamai koleksi sang pemegang rekor, Ali Daei, dengan 109 gol.

Akan tetapi, dari 106 gol itu, tak satu pun yang dilesakkan Ronaldo di gawang timnas Jerman. Padahal, sudah empat kali dia melakoni laga Portugal vs Jerman. Dalam empat pertandingan itu, dia juga selalu tampil penuh selama 90 menit. Sudah begitu, tanpa golnya, timnas Portugal juga selalu kalah dari Jerman.

5. Portugal Sekali Menang di Jerman

Sepanjang sejarah, laga Portugal vs Jerman telah 6 kali tersaji di tanah Jerman. Namun, laga ke-7 nanti adalah yang pertama di Kota Munich. Menariknya, Jerman nanti dalam posisi tamu. Sebelumnya, Die Mannschaft pernah dua kali menjamu Seleccao das Quinas Stuttgart serta masing-masing sekali di Berlin, Hannover, Ludwigshafen, dan Frankfuurt.

Sudah bisa diterka, pada enam pertemuan terdahulu yang berlangsung di tanah Jerman, Die Mannschaft lebih unggul. Mereka mampu meraup 3 kemenangan, 2 imbang, dan hanya 1 kali kalah. Satu-satunya kekalahan dialami Jerman pada Kualifikasi Piala Dunia 1986. Menjamu Portugal di Stadion Neckar, Stuttgart, mereka kalah 0-1 oleh gol tunggal Carlos Manuel pada menit ke-54.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Loew Sebut Dua Pemain yang Bakal Jadi Kunci Kesuksesan Jerman di Euro 2020

gamespool
Loew Sebut Dua Pemain yang Bakal Jadi Kunci Kesuksesan Jerman di Euro 2020 73

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih timnas Jerman, Joachim Loew, sebut dua pemain yang akan menjadi kunci kesuksesan Die Mannschaft di Euro 2020. Dua pemain itu adalah Thomas Mueller dan Mats Hummels.

Jerman masuk ke dalam Grup F yang disebut-sebut sebagai grup neraka yang berisikan juara bertahan Euro, Portugal, juara bertahan Piala Dunia, Prancis dan Hungaria. Tapi, Loew optimistis timnya bisa sukses setelah kegagalan di Piala Dunia 2018.

Mats Hummels - Thomas Mueller - Joachim Loew - Jerman - @imiasanmia
@iMiaSanMia

“Saya sepenuhnya fokus pada Euro dan memastikan tim dipersiapkan sebaik mungkin. Saya menikmatinya dan saya bisa merasakan energinya. Saya tidak sabar menunggu turnamen dimulai. Saya sangat optimis. Pada 2018, suasananya berbeda. Ada beban pada tim, yang tidak saya rasakan sekarang,” ucap Joachim Loew seperti dikutip Football5Star.com dari laman resmi DFB.

Loew melanjutkan, “Kami mengenal Prancis dengan baik, dan mereka adalah salah satu tim paling bervariasi di dunia. Kami tahu bagaimana mereka bermain, namun mereka sulit untuk diprediksi. Portugal juga memiliki serangan yang sangat kuat, dan telah bersaing di level teratas secara konsisten sejak 2016. Keduanya adalah lawan yang akan menuntut banyak dari kami. Anda tidak bisa membiarkan diri Anda melakukan kesalahan.”

Loew memutuskan untuk memanggil kembali Thomas Mueller dan Mats Hummels yang sudah tak pernah bermain untuk Jerman sejak 2019. Dia mengatakan bahwa kedua pemain itu akan melakukan peran penting bagi tim.

“Thomas dan Mats memainkan peran penting, dan mereka harus menjadi pemimpin. Kami memiliki pemain sebelumnya seperti Neuer, Kimmich, Kroos, Gündogan atau Goretzka yang mengambil peran aktif. Sekarang, kami memiliki pengalaman tambahan untuk dipanggil, yang akan bagus untuk kami,” kata Joachim Loew.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Hansi Flick Samakan Thomas Mueller dengan Ronaldo

Banner Gamespol Baru

Football5Star.com, Indonesia – Pujian setinggi langit diucapkan Hansi Flick kepada Thomas Mueller. Pelatih yang membawa Bayern Munich meraih 7 gelar dalam kurun kurang dari 2 tahun itu bahkan menyamakan sang pemain dengan legenda Brasil, Ronaldo Luiz Nazario de Lima. Itu terkait sebutan sebagai seorang fenomena.

Seperti diketahui, Ronaldo punya julukan O Fenomeno. Pada masanya, dia memang sangat fenomenal dalam bermain, membobol gawang lawan, dan meraih prestasi. Dia pun diakui banyak pihak sebagai salah satu striker terbaik sepanjang masa.

Nah, baru-baru ini, Flick melekatkan sebutan Sang Fenomena untuk Thomas Mueller. Menurut pelatih yang selepas EURO 2020 nanti mengambil alih timnas Jerman dari Joachim Loew tersebut, sosok sang pemain akan sangat sulit lagi ditemukan pada masa yang akan datang.

Hansi Flick mengaku tak pernah bisa memarahi Thomas Mueller.
fcbinside.de

“Thomas Mueller itu seorang fenomena. Dia begitu berarti bagi tim dan klub ini. Tak akan ada lagi seseorang yang seperti dia. Anda sering kesulitan memahami gaya mainnya, tapi dia selalu positif. Dia punya energi seperti anak 18 tahun dan selalu menyemangati semua pemain,” urai Hansi Flick seperti dikutip Football5Star.com dari Sport1.

Bagi Flick, Mueller adalah sosok yang hampir tanpa cela. Hanya pujian yang patut disampaikan kepada pemain didikan asli Bayern Munich itu. “Anda hanya bisa angkat topi untuk segala yang telah diraih dalam kariernya. Dia itu sungguh unik,” ucap dia.

Flick Tak Pernah Kesal kepada Thomas Mueller

Thomas Mueller dan hansi Flick kemungkinan berkolaborasi lagi di timnas Jerman selepas EURO 2020.
trivela.com.br

Keunikan Thomas Mueller bukan hanya pada permainan dan prestasinya. Hansi Flick menyebut pembawaan riang pemain yang satu ini luar biasa. Dia mengaku sulit kesal atau marah meskipun pemain berumur 31 tahun itu jelas-jelas melakukan kesalahan yang berujung fatal.

“Dia membawa begitu banyak momen penuh kegembiraan bagi pelatih ketimbang rasa kesal. Contohnya, ketika dia mengambil tendangan sudut yang tak seharusnya dia ambil, kehilangan bola yang jadi awal serangan balik lawan. Kadang kala, saya hampir tertawa dan merasa dia sengaja melakukan itu untuk membuat saya agak kesal dan adrenalin kembali mengalir,” kata Flick.

Saat ini, Thomas Mueller tengah bersiap mengarungi pentas EURO 2020 bersama timnas Jerman. Pelatih Joachim Loew akhirnya luluh dan memanggil kembali sang pemain bersama Mats Hummels karena performa apik bersama klub masing-masing dan kebutuhan Die Mannschaft. Bukan tak mungkin keduanya tetap membela timnas Jerman saat ditangani Hansi Flick nanti.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Lucas Hernandez Tak Sabar Hadapi Thomas Mueller di Euro 2020

gamespool
Lucas Hernandez Tak Sabar Hadapi Thomas Mueller di Euro 2020 81

Football5star.com, Indonesia – Bek Bayern Munich, Lucas Hernandez, merasa senang karena bakal menghadapi rekan setimnya, Thomas Mueller di Euro 2020. Di mata Hernandez, Mueller memang pantas diangkut timnas Jerman ke Piala Eropa 2020.

Mueller menjadi salah satu nama kejutan yang diangkut timnas Jerman ke Euro 2020. Pasalnya, ini merupakan kali pertama Mueller masuk skuat Die Mannschaft semenjak dicoret pada Maret 2019 lalu.

“Thomas Mueller menunjukkan performa terbaiknya dalam dua tahun terakhir dan pantas kembali masuk timnas Jerman,” ujar Lucas Hernandez kepada AFP.

Lucas Hernandez - Thomas Mueller - Euro 2020 - L'Equipe - bayern
L’Equipe

“Kita semua tahu Mueller adalah pemain yang hebat dan sangat cerdas di atas lapangan. Kami tentu ingin membatasi ruang geraknya dan berusaha meminimalisir dampak kehadiran Mueller di Euro 2020,” sambung Hernandez.

Prancis akan mengawali Euro 2020 dengan laga melawan Jerman di Allianz Arena. Bagi Hernandez, laga tersebut akan berjalan dengan emosional karena ia bakal menghadapi rekan-rekan setimnya di Bayern.

“Pertandingan nanti akan sangat emosional karena saya sudah bermain di Allianz Arena dalam dua tahun terakhir. Di sisi lain, saya akan menghadapi banyak pemain Bayern.”

“Tentu laga itu akan berjalan dengan sangat spesial. Tapi, saya ingin membawa timnas Prancis meraih kemenangan atas Jerman pada partai pembuka,” tandas Hernandez.

Setelah menghadapi Jerman, Prancis rencananya bakal menantang Hungaria di Puskas Arena, Budapest pada 20 Juni dinihari WIB. Langkah Les Bleus di babak grup akan diakhiri dengan laga melawan Portugal di Puskas Arena pada 23 Juni 2021.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Thomas Mueller Ikut Bangga dengan Keberhasilan Kai Havertz

gamespool
Thomas Mueller Ikut Bangga dengan Keberhasilan Kai Havertz 85

Football5star.com, Indonesia – Thomas Mueller menjadi salah satu sosok yang sangat senang dengan keberhasilan Kai Havertz membawa Chelsea menyabet gelar Liga Champions. Menurut Mueller, keberhasilan tersebut akan meningkatkan kepercayaan diri Havertz.

Havertz merupakan pencetak gol semata wayang Chelsea ke gawang Manchester City pada partai final Liga Champions, Minggu (30/5) dinihari WIB. Ini merupakan gol pertama Havertz di ajang Liga Champions.

“Dipercaya bermain di final Liga Champions, Kai Havertz pasti mendapat kepercayaan diri untuk tampil di level tertinggi,” ujar Thomas Mueller pada sesi jumpa pers, Minggu (30/5) malam WIB.

Kai Havertz - Chelsea - Thomas Mueller - Liga Champions - Football London
Football London

“Setelah itu, dia berhasil meninggalkan jejak di pertandingan kasta tertinggi. Tentu saja keberhasilan tersebut akan membuat kepercayaan Havertz meningkat drastis di pertandingan-pertandingan selanjutnya,” sambung Mueller.

Havertz dan Mueller akan saling bahu-membahu ketika memperkuat timnas Jerman di ajang Euro 2020. Ini merupakan kali pertama Mueller mendapat kepercayaan memperkuat timnas Jerman semenjak Maret 2019.

Meski cukup lama absen, Mueller sama sekali tak merasa canggung ketika bergabung ke skuat timnas Jerman. Pemain 31 tahun itu mengaku sudah cukup mengenal para pemain-pemain muda yang ada di skuat Die Mannschaft.

“Saya selalu menyaksikan pertandingan tim nasional dan sudah cukup mengenal beberapa pemain muda yang ada di skuat kali ini. Kami datang ke sini dengan tujuan yang sama. Dalam enam pekan ke depan, kami akan menjadi unit yang hebat,” tandas Mueller.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Joachim Loew Kagumi Sikap Thomas Mueller dan Mats Hummels

gamespool
Joachim Loew Kagumi Sikap Thomas Mueller dan Mats Hummels 89

Football5star.com, Indonesia – Pelatih timnas Jerman, Joachim Loew, dibuat takjub dengan proses integrasi Thomas Mueller dan Mats Hummels. Loew mengatakan Mueller dan Hummels sama sekali tidak canggung dan menjalani proses integrasi dengan lancar.

Mueller dan Hummels merupakan dua nama senior yang dikembalikan Loew ke timnas Jerman untuk Euro 2020. Keduanya plus Manuel Neuer akan menjadi sosok pemimpin Die Mannschaft di ruang ganti.

“Proses integrasi Thomas Mueller dan Mats Hummels berjalan lancar. Mereka seperti tidak pernah meninggalkan timnas Jerman,” ujar Joachim Loew pada sesi jumpa pers, Sabtu (29/5) malam WIB.

Mats Hummels - Thomas Mueller - Joachim Loew - Jerman - @imiasanmia 2
twitter.com/imiasanmia

“Saya merasa Mueller dan Hummels merasa sangat bahagia karena bisa kembali memperkuat timnas Jerman. Keduanya merupakan sosok pemimpin di klubnya masing-masing. Tentu saya berharap mereka juga akan bisa menjadi pemimpin kami,” sambung Loew.

Lebih lanjut, Loew juga memastikan Mueller dan Hummels bakal menjadi komponen penting timnas Jerman di Euro 2020. Akan tetapi, ia ogah memberi garansi starter kepada kedua pemain senior itu.

“Mueller dan Hummels akan memegang peranan yang sangat penting di Euro 2020. Pengalaman serta kemampuan mereka tentu akan bisa meningkatkan performa kami di atas lapangan.”

“Tapi, saya belum memberikan garansi bermain kepada Mueller maupun Hummels. Di setiap turnamen bergengsi, saya hanya akan menentukan komposisi tim yang bisa memberikan manfaat serta keuntungan terbesar,” tandas Loew.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Mueller: Ke Mana Pun Pergi, David Alaba akan Menyesal

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Thomas Mueller sepertinya belum terima dengan keputusan David Alaba meninggalkan Bayern Munich. Ia memprediksi sang bek kiri akan menyesal.

Seperti diketahui, David Alaba memutuskan hengkang musim ini. Ia menyudahi masa bakti di Bayern Munich, klub yang telah dibela sejak belia.

Bagi Thomas Mueller, keputusan tersebut salah besar. Dan dia berjanji jika bertemu dengan Alaba lagi sebagai lawan, dia akan menendang pantatnya.

“Saya tidak tahu 100 persen klub mana yang akan dia datangi. Tapi itu tidak masalah karena Anda akan menyesal telah pergi,” ujar bintang Die Roten seperti dikutip Football5star dari Diario AS, Minggu (23/5/2021).

“Jika kami bertemu lagi di lapangan, melawan satu sama lain, aku akan menendang pantatmu,” sambung pemain 34 tahun.

Apa yang diucapkan Thomas Mueller memang sekadar gurauan semata. Walau begitu, dengan 12 gelar yang sudah diraih kapten timnas Austria selama di Allianz Arena, candaan sang rekan cukup masuk akal.

David Alaba meninggalkan Bayern Munich akhir musim ini setelah kontraknya habis. Dia akan pergi secara gratis Juni mendatang.

Manajemen sejatinya telah menyodorkan kontrak baru. Tapi ia menolak karena tuntutan gajinya tak dipenuhi Bayern.

Sejauh ini Real Madrid jadi klub yang paling berpeluang mendaratkan sang bek kiri. Fabrizio Romano beberapa waktu lalu melaporkan jika kesepakatan personal sudah tercapai.

[better-ads type=’banner’ banner=’156435′ ]

Thomas Mueller: Saya Tak Bisa Tolak Tawaran Joachim Loew

gamespool
Thomas Mueller: Saya Tak Bisa Tolak Tawaran Joachim Loew 95

Football5star.com, Indonesia – Penyerang Bayern Munich, Thomas Mueller, merasa sangat bahagia karena bakal memperkuat timnas Jerman di Euro 2020. Pemain 31 tahun itu mengaku tak bisa menolak tawaran yang diberikan Joachim Loew.

Performa gemilang bersama Bayern dalam dua musim terakhir menjadi faktor utama Mueller kembali mendapat tempat di skuat timnas Jerman. Ia berhasil mencetak 29 gol dan 50 assist dari 95 penampilan di semua kompetisi.

“Saya sangat senang karena bisa kembali menjadi anggota timnas Jerman. Saya sudah melakukan diskusi secara mendalam dengan Joachim Loew sebelum skuat ini diumumkan,” ujar Thomas Mueller.

Thomas Mueller - Joachim Loew - euro 2020 - Jerman - stern. de - bayern
stern.de

“Tantangan memperkuat timnas Jerman di Euro 2020 dan kembali bermain bersama rekan-rekan merupakan sebuah tawaran menarik yang tidak bisa saya tolak,” kata Mueller menambahkan.

Mueller menjadi salah satu dari dua nama senior yang dikembalikan Loew ke skuat timnas Jerman jelang Euro 2020. Satu nama senior lainnya adalah Mats Hummels.

Loew mengungkapkan alasan kembali memanggil Mueller dan Hummels ke skuat timnas Jerman. Pelatih 61 tahun itu mengaku tak bisa mengabaikan performa Mueller dan Hummels di level klub dalam dua musim terakhir.

“Mueller dan Hummels tampil gemilang di klubnya masing-masing, jadi kami memutuskan untuk membawa mereka ke Euro 2020,” ujar Joachim Loew dalam sesi jumpa pers, Rabu (19/5) petang WIB.

“Mereka akan menjadi pemimpin di skuat ini. Selain itu, mereka juga sudah sangat mengetahui cara kami berpikir dan akan menjadi bagian penting,” kata Loew menambahkan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

RESMI! Thomas Mueller dan Mats Hummels Dipanggil Timnas Jerman

gamespool
RESMI! Thomas Mueller dan Mats Hummels Dipanggil Timnas Jerman 98

Football5star.com, Indonesia – Kembalinya Thomas Mueller dan Mats Hummels menjadi kejutan terbesar dari skuat timnas Jerman yang akan berlaga di Euro 2020. Selain kedua nama tersebut, masuknya Kevin Volland ke dalam skuat Die Mannschaft menjadi kejutan tersendiri.

Ini merupakan kali pertama Mueller dan Hummels memperkuat timnas Jerman semenjak 2019 lalu. Keduanya sempat absen selama dua tahun karena tak masuk skema Joachim Loew.

“Mueller dan Hummels tampil gemilang di klubnya masing-masing, jadi kami memutuskan untuk membawa mereka ke Euro 2020,” ujar Joachim Loew dalam sesi jumpa pers, Rabu (19/5) petang WIB.

“Mereka akan menjadi pemimpin di skuat ini. Selain itu, mereka juga sudah sangat mengetahui cara kami berpikir dan akan menjadi bagian penting,” kata Loew menambahkan.

Jerman tergabung bersama Prancis, Portugal dan Hungaria di grup F Euro 2020. Mereka akan mengawali kiprahnya dengan laga melawan Prancis di Alllianz Arena, Munich, pada 15 Juni mendatang.

DAFTAR PEMAIN TIMNAS JERMAN UNTUK EURO 2020:

Kiper: Bernd Leno (Arsenal), Manuel Neuer (Bayern Munich), Kevin Trapp (Eintracht Frankfurt)

Belakang: Matthias Ginter (Gladbach), Robin Gosens (Atalanta), Christian Guenter (Freiburg), Marcel Halstenberg (RB Leipzig), Mats Hummels (Dortmund), Lukas Klostermann (RB Leipzig), Robin Koch (Leeds United), Antonio Ruediger (Chelsea), Niklas Suele (Bayern)

Tengah: Emre Can (Dortmund), Leon Goretzka (Bayern Munich), Ilkay Guendogan (Manchester City), Joshua Kimmich (Bayern Munich), Toni Kroos (Real Madrid), Jamal Musiala (Bayern Munich), Florian Neuhaus (Gladbach)

Depan: Serge Gnabry (Bayern), Kai Havertz (Chelsea), Jonas Hofmann (Gladbach), Thomas Mueller (Bayern Munich), Leroy Sane (Bayern Munich), Kevin Volland (AS Monaco), Timo Werner (Chelsea)

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Thomas Mueller Bakal Perkuat Timnas Jerman di Euro 2020

gamespool
Thomas Mueller Bakal Perkuat Timnas Jerman di Euro 2020 102

Football5star.com, Indonesia – Kegemilangan Thomas Mueller bersama Bayern Munich musim ini akhirnya berhasil meluluhkan hati pelatih timnas Jerman, Joachim Loew. Menurut laporan Bild, Loew bakal memasukkan nama Mueller ke dalam skuatnya yang bakal berlaga di Euro 2020.

Mueller menjadi salah satu dari tiga pemain senior yang dicoret Loew dari skuat timnas Jerman pada Maret 2019 lalu. Dua nama senior lain yang juga dicoret Loew adalah Mats Hummels dan Jerome Boateng.

Pencoretan Mueller, Boateng dan Hummels merupakan buah dari buruknya penampilan timnas Jerman di ajang Piala Dunia 2018. Akan tetapi, performa Die Mannschaft malah gagal meningkat setelah ketiga pemain senior tersebut dicoret.

Thomas Mueller - Joachim Loew - Bayern - Jerman - Euro 2020 - talkSPORT
talkSPORT

Pemain-pemain muda yang dipercaya Loew belum bisa menggantikan peran Mueller, Hummels dan Boateng dengan sempurna. Absennya ketiga nama senior tersebut ditengarai menjadi salah satu faktor utama di balik penurunan prestasi timnas Jerman dalam dua tahun terakhir.

Pencoreta dari timnas Jerman membuat Mueller tampil menggila bersama Bayern. Dalam dua musim terakhir, pemain berusia 31 tahun itu berhasil mencetak 29 gol dan 50 assist dari 95 penampilan di semua kompetisi.

Kegemilangan tersebut menjadi alasan utama Joachim Loew memutuskan untuk membawa Thomas Mueller ke Euro 2021. Selain Mueller, Bild juga menyebut Loew juga bakal kembali memanggil Hummels.

Loew sendiri bakal mengumumkan daftar pemain timnas Jerman untuk ajang Euro 2020 pada Rabu (19/5). Sejumlah nama yang hampir dipastikan masuk skuat Loew antara lain adalah Ilkay Guendogan, Manuel Neuer, Timo Werner serta Joshua Kimmich.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Puji Insting Gol Jamal Musiala, Thomas Mueller Sindir Leroy Sane?

gamespool

Football5Star.com, Indonesia – Jamal Musiala jadi bintang saat Bayern Munich menang 2-1 atas VfL Wolfsburg, Minggu (17/4/2021). Dia membuat brace pada laga itu. Salah satu pemain senior Die Roten, Thomas Mueller, tak sungkan memberikan pujian.

Selepas laga Wolfsburg vs Bayern, Mueller tak ragu menyebut Musiala sebagai pemain langka. Bukan hanya mampu menggiring bola dan melakukan hal-hal spektakuler dengan bola, Musiala memiliki insting gol bagus. Inilah hal yang membuat sang senior takjub.

“Di samping kemampuannya dengan bola, dia pemain yang mau menusuk ke depan gawang. Dia ingin melepaskan tembakan dan itu adalah hal kunci,” urai Thomas Mueller seperti dikutip Football5Star.com dari laman resmi Bundesliga.

Lebih lanjut, Mueller mengatakan, “Meskipun mampu melakukan hal-hal ajaib dengan bola dan dapat melewati lawan dalam situasi satu lawan satu, dia juga mau merangsek ke depan gawang. Itu benar-benar hal penting dan langka, terutama pada usianya saat ini.”

Walaupun tak secara gamblang, pujian Mueller untuk Musiala sepertinya juga sindiran untuk Leroy Sane. Pasalnya, eks pemain Manchester City itu tak sering merangsek ke depan gawang. Di kandang Wolfsburg, dia pun sempat beberapa kali membuang peluang emas.

Mueller Takjub oleh Gol Kedua Musiala

Secara khusus, Thomas Mueller mengaku takjub oleh gol kedua Jamal Musiala di gawang VfL Wolfsburg. Bukan karena jadi gol penentu kemenangan, melainkan karena prosesnya yang tak biasa. Dia tahu persis, sang junior tak lihai menyundul bola.

“Lalu, dia mencetak gol kedua dengan kepalanya. Aku bisa bilang, sejauh yang kulihat saat ini, menyundul bukanlah spesialisasinya. Namun, dia mampu menempatkan bola di sudut gawang. Salut untuk dia!” ujar Mueller.

Tambahan 2 gol di gawang Wolfsburg membuat Musiala kini jadi pemain tersubur keempat Bayern di Bundesliga 1 dengan 7 gol. Dia hanya kalah dari Robert Lewandowski (35 gol), Mueller (10 gol), dan Serge Gnabry (9 gol).

Lagi-lagi, ini jadi tamparan bagi Leroy Sane yang sejauh ini baru menyumbang 4 gol di Bundesliga bagi Bayern Munich. Padahal, Sane lebih sering dipercaya tampil sebagai starter ketimbang jebolan akademi Chelsea itu. Bisa jadi, lewat pujian untuk Jamal Musiala, Thomas Mueller ingin “menampar” Sane untuk bangkit dan menunjukkan ketajamannya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156435′ ]

Reaksi Penggawa Bayern Munich Mengenai Pengunduran Diri Hansi Flick

gamespool
Reaksi Penggawa Bayern Munich Mengenai Pengunduran Diri Hansi Flick 108

Football5star.com, Indonesia – Bintang senior Bayern Munich, Thomas Mueller, dibuat cukup kaget dengan pengunduran diri Hansi Flick pada akhir musim 2020-21. Mueller mengatakan Flick tidak memberi alasan di balik keputusan tersebut.

Pada Sabtu (17/4) malam WIB, Flick mengumumkan niatnya untuk mundur dari Bayern Munich. Perselisihan dengan direktur olah raga, Hasan Salihamidzic, ditengarai menjadi penyebab utama pengunduran diri Flick.

“Hansi Flick tidak memberi kami alasan di balik pengunduran dirinya. Saya rasa, dia tak perlu menjelaskan alasan pengunduran dirinya,” ujar Thomas Mueller pada sesi wawancara selepas laga melawan Wolfsburg, Sabtu (17/4).

Thomas Mueller - Hansi Flick - Bayern Munich - SB Nation
SB Nation

“Flick mengeluarkan energi yang sangat banyak selama satu setengah tahun menangani Bayern. Setiap pelatih di sini memang harus memiliki kulit dan telinga yang cukup tebal. Semua orang memiliki ekspektasi yang sangat tinggi di sini dan setiap pelatih harus tetap mendukung timnya,” imbuh Mueller.

Hal senada juga diutarakan kapten Bayern, Manuel Neuer. Penjaga gawang berusia 35 tahun itu tak mau memperdulikan alasan utama di balik pengunduran diri Flick.

“Alasan pengunduran diri Flick bukanlah sesuatu yang penting buat kami. Ini merupakan momen yang sangat emosional bagi kami semua. Karena, kami dan Flick menghabiskan satu tahun yang sangat sukses,” tutur Neuer.

“Hal terpenting adalah, Flick memberi tahu keputusannya kepada kami semua secara langsung dan tidak melalui siapa pun,” sambung Neuer.

[better-ads type=’banner’ banner=’156435′ ]

Thomas Mueller: Neymar dan Mbappe Harus Dimatikan!

gamespool
Thomas Mueller: Neymar dan Mbappe Harus Dimatikan! 112

Football5star.com, Indonesia – Pemain Bayern Munich, Thomas Mueller menganggap dua pemain PSG, Neymar dan Kylian Mbappe bisa jadi ancaman di laga leg kedua babak perempat final yang bakal berlangsung di Parc des Princes, Rabu (14/4/2021) dinihari WIB.

Pada laga leg pertama, Bayern menyerah 2-3 di markas sendiri. Pasukan Hansi Flick itu membutuhkan setidaknya kemenangan minimal dua gol tanpa balas untuk bisa melaju ke babak semifinal.

Thomas Mueller - PSG - Liga Champions - Bayern - FC Bayern TV
FC Bayern TV

Menurut Muller, hal itu bisa terwujud jika Neymar dan Mbappe bisa dimatikan. Keduanya kata Muller, menjadi pemain yang cukup berbahaya bagi lini belakang Bayern.

“Dengan cara kami bermain, adalah normal untuk mendapatkan ruang-ruang. Ide kami adalah mereka tidak banyak menguasai bola. Kami harus menghalangi para pemain mereka mendapatkan bola,” kata Muller seperti dikutip Football5star.com dari laman resmi UEFA, Selasa (13/4).

“Di Paris, Neymar dan Mbappe sering jauh dari pertahanan, mereka pasif dalam bertahan dan tetap berbahaya bagi lawan. Terserah kita nantinya untuk mengambil resiko seperti apa,”

“Kami juga butuh sedikit keberuntungan karena kami memang tidak bisa terus mengontrol Neymar, Mbappe atau Di mari sepanjang pertandingan. Kami harus menurunkan kemungkinan mereka untuk mencetak gol.”

Ditambahkan oleh Muller, menghadapi PSG, Bayern Munich harus bisa lebih bersabar dan memanfaatkan momentum yang tercipta. Muller tak ingin Bayern bermain terlalu terbuka.

“Kami mencoba untuk menghindari permainan menyerang mereka. Kami akan menyerang dalam pertandingan namun dengan cara yang normal. Semua orang tahu kami ingin mencetak gol secepat mungkin,” tutup Thomas Mueller.

[better-ads type=’banner’ banner=’156436′ ]

Thomas Mueller: Bayern Tak Akan Asal Serang Barisan Pertahanan PSG

gamespool
Thomas Mueller: Bayern Tak Akan Asal Serang Barisan Pertahanan PSG 116

Football5star.com, Indonesia – Thomas Mueller memastikan Bayern Munich tak melakukan persiapan khusus jelang partai leg II perempat final Liga Champions melawan Paris Saint-Germain (PSG). Mueller juga mengatakan Die Roten tak akan asal menyerang lini belakang PSG di laga nanti.

Bayern dipastikan bakal tampil menyerang pada partai melawan PSG, Rabu (13/4) dinihari WIB. Pasalnya, mereka datang dengan ketertinggalan 2-3 pada partai leg pertama pekan lalu.

“Kami tak akan bermain dengan lima orang striker dan melupakan lini pertahanan sendiri. Kami akan menghadapi laga ini selayaknya pertandingan biasa,” ujar Thomas Mueller pada sesi jumpa pers, Senin (12/4) petang WIB.

Thomas Mueller - PSG - Liga Champions - Bayern - FC Bayern TV
FC Bayern TV

“Kami harus bisa menimbang risiko dalam setiap situasi. Kami tentu akan berusaha mencetak gol cepat. Tapi, kami tak akan menyerang dengan terlalu banyak pemain,” sambung Mueller.

Lebih lanjut, Mueller juga mewaspadai potensi serangan balik yang bakal dilancarkan PSG di laga nanti. Satu pemain Les Parisiens yang sangat diwaspadai Mueller adalah Kylian Mbappe.

“Mbappe adalah pemain yang berbahaya. Gaya bermain kami memang biasanya meninggalkan celah besar di lini belakang. Mbappe dan Neymar biasanya tak ikut turun membantu pertahanan ketika menjalani laga kandang.”

“Mereka akan tetap berada di lini depan dan menunggu kesempatan untuk melancarkan serangan balik. Lini pertahanan kami akan menghadapi ujian berari dari Neymar dan Mbappe di laga nanti,” tandas Mueller.

[better-ads type=’banner’ banner=’156435′ ]