Pesawat yang Membawa Timnas Jerman Terpaksa Mendarat di Edinburgh

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Pengalaman tak menyenangkan didapatkan timnas Jerman setelah menghajar Islandia dengan 4 gol tanpa balas pada Kualifikasi Piala Dunia 2022, Kamis (9/9/2021) dini hari WIB. Dalam perjalanan pulang, pesawat yang mereka tumpangi dipaksa melakukan pendaratan darurat di Bandara Edinburgh, Skotlandia.

Pesawat Klasjet KLJ2703 yang membawa rombongan Die Mannschaft mengalami gangguan saat berada pada ketinggian 29.000 kaki di langit Skotlandia. Sebagai langkah pencegahan, akhirnya pilot memutuskan melakukan pendaratan darurat di Bandara Edinburgh.

Timnas Jerman saat bertolak ke Islandia dari Bandara Stuttgart.
Twitter @FCBAYERNMEXICO

Pengalihan penerbangan itu dikonformasi pihak DFB lewat cuitan di akun Twitter yang diunggah pukul 11.07 WIB. Dalam unggahan itu dinyatakan bahwa tim melakukan pendaratan di Edinburgh sebagai tindakan pencegahan. Dari sana akan direncanakan penerbangan selanjutnya.

Pada cuitan berikutnya dinyatakan bahwa semua anggota rombongan berada dalam keadaan baik-baik saja dan masih berada di dalam pesawat sementara pemeriksaan terhadap mesin dilakukan oleh pihak berwenang. Selanjutnya, pada 15.27 WIB diumumkan bahwa pesawat pengganti sedang menuju Edinburgh. Rombongan akan dipecah dua menuju Frankfurt dan Munich.

Timnas Jerman Pakai Bus ke Swiss

Insiden tak terduga yang dialami timnas Jerman secara otomatis membuat cemas klub-klub Bundesliga yang para pemainnya berada di rombongan. Pasalnya, mereka dipastikan telat bergabung dengan tim. Padahal, Bundesliga pekan ke-4 akan bergulir pada akhir pekan nanti.

Pendaratan darurat pesawat Klasjet KLJ2703 di Bandara Edinburgh menambah kisah tak mengenakkan timnas Jerman pada awal era kepelatihan Hansi Flick. Sebelumnya, mereka juga mengalami kendala transportasi saat hendak menghadapi timnas Liechtenstein di St. Gallen Swiss.

Timnas Jerman meminjam bus timnas wanita saat melawat ke St. Gallen untuk menghadapi Liechtenstein.
bild.de

Pada saat itu, Die Mannschaft dipaksa harus menempuh jalur darat dengan menggunakan bus. Mereka tak dapat menggunakan pesawat karena terjadi badai petir. Alhasil perjalanan yang harusnya hanya 50 menit pun menjadi jauh lebih lama, yakni sekitar 3 jam.

Harus menempuh jalur darat, ada kendala lain yang dihadapi. Protokol kesehatan terkait pandemi COVID-19 membuat bus yang ada tidak cukup. Pada akhirnya, mereka pun meminjam satu bus tambahan dari timnas wanita Jerman. Entah karena hal itu atau bukan, Die Mannschaft hanya menang 2-0 atas Liechtenstein.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Timnas Jerman Mulai Nikmati Buah Kerja Mads Buttgereit

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Tak sia-sia timnas Jerman merekrut Mads Buttgereit sebagai asisten pelatih Hansi Flick yang khusus menangani set piece. Tangan dingin pria berkebangsaan Denmark itu langsung terlihat meskipun baru sebentar menangani Joshua Kimmich cs.

Salah satu bukti tangan dingin Buttgereit adalah gol Antonio Ruediger saat Jerman melawat ke markas Islandia, Kamis (9/9/2021) dini hari WIB. Berawal dari tendangan bebas Joshua Kimmich, bek Chelsea itu menghunjamkan bola ke gawang lawan dengan tandukan mautnya.

Gol Antonio Ruediger membuktikan hasil kerja Mads Buttgereit di timnas Jerman mulai berbuah.
dfb.de

Itu adalah gol langka bagi Ruediger. Sebelum ini, dia hanya mencetak 1 gol dalam 46 caps bersama timnas Jerman. Gol itu dibuat saat Die Mannschaft menang 5-1 atas Belarus pada 8 Oktober 2017. Sama seperti di markas Islandia, gol itu juga dihasilkan dari sundulan memanfaatkan umpan Kimmich.

Selepas laga, Ruediger mengakui peran Buttgereit pada gol keduanya bagi Die Mannschaft. “Mads Buttgereit punya peran besar pada golku. Prosesnya sangat baik. Bola (dari Kimmich) sungguh sempurna dan sundulanku pun bagus,” urai eks pemain AS Roma dan VfB Stuttgart itu seperti dikutip Football5Star.com dari Sport1.

Mads Buttgereit Bukan Pesulap

Sebelumnya, ketika Jerman menggasak Armenia 6 gol tanpa balas di Stuttgart, gol yang berawal dari bola mati juga terjadi. Kala itu, Kimmich melepaskan tendangan penjuru dengan mengarah agak ke luar kotak penalti. Bola sempat mengenai pemain lawan, tapi lantas disambar Jonas Hofmann dengan tendangan kerasnya dan menjadi gol.

Efek instan Mads Buttgereit itu setidaknya menunjukkan dua hal. Pertama, para pemain Jerman punya kemampuan dan intelegensia yang cukup untuk memanfaatkan set piece. Kedua, metode sang pelatih ste piece mudah dicerna oleh anak-anak asuh Hansi Flick.

Timnas Jerman kini kembali mampu memberikan ancaman melalui set piece.
dfb.de

Saat memulai tugasnya, Buttgereit sebetulnya tidak mengumbar janji muluk. Dia menegaskan dirinya bukanlah pesulap atau penyihir yang bisa mengubah keadaan secara instan. Dia menekankan proses dalam memperbaiki set piece timnas Jerman yang dinilai Flick jadi salah satu masalah besar.

“Saya tak bisa melakukan sihir. Ini adalah kerja berkelanjutan dan akan membutuhkan waktu. Ini soal detail,” ujar Mads Buttgereit pada konferensi pers jelang laga lawan Liechtenstein. “Kami ingin bekerja secara terstruktur dan sistematif. Tidak secara spektakuler, tapi secara efektif.”

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Timo Werner Ukir Prestasi Pribadi Meski Buang 2 Peluang Emas

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Timo Werner kembali jadi sorotan setelah laga Islandia vs Jerman pada Kualifikasi Piala Dunia 2022, Kamis (9/9/2021) dini hari WIB. Dalam pertandingan itu, dia memang mencetak gol, tapi kritik tetap mendera karena gagal memanfaatkan dua peluang emas yang didapatkan timnas Jerman pada babak kedua.

Kegagalan Werner menyelesaikan dua peluang emas itu jadi salah satu pertanyaan yang dilontarkan jurnalis kepada Hansi Flick, pelatih timnas Jerman. Flick menyesalkan kegagalan tersebut, tapi tak terlalu mempermasalahkannya. Salah satu sebabnya, sang striker pada akhirnya tetap mampu mencetak gol.

Timo Werner sempat membuang dua peluang emas timnas Jerman saat melawan Islandia pada Kualifikasi Piala Dunia 2022.
Getty Images

“Tak bisa dimungkiri, seharusnya dia mampu menyelesaikan peluang itu dengan baik. Namun, Timo sudah bermain dalam 3 laga secara penuh. Itu tentu saja menguras tenaga. Lalu, patut diingat, dia juga mencetak gol di setiap pertandingan,” ujar Hansi Flick seperti dikutip Football5Star.com dari Sport1.

Apresiasi Flick terhadap Werner tak berlebihan. Apalagi, ini jadi kesempatan pertama striker Chelsea itu mencetak gol dalam tiga laga beruntun bersama timnas Jerman. Sebelumnya, dia hanya sempat dua kali mencetak gol dalam dua laga beruntun. Pertama, pada laga terakhir fase grup dan semifinal Piala Konfederasi 2017. Kedua, dalam dua laga Kualifikasi Piala Dunia 2018 pada awal September 2017.

Timo Werner Tersubur bersama Gnabry

Tambahan tiga gol dalam tiga laga beruntun kali ini juga membuat Timo Werner tetap menjadi pemain tersubur di skuat timnas Jerman. Sama seperti Serge Gnabry yang juga mencetak tiga gol, dia kini secara total mencetak 19 gol bagi Die Mannschaft. Bedanya, dia sudah 44 kali tampil, sedangkan Gnabry baru meraih caps ke-29.

Koleksi 19 gol membuat Werner dan Gnabry kian dekat ke kelompok 25 besar pemain tersubur sepanjang masa Die Mannschaft. Mereka saat ini menyamai perolahan gol Kevin Kuranyi dan hanya terpaut 1 gol dari dua sosok yang menempati posisi ke-24 dan 25, yakni Karl Hohmann dan Ulf Kirsten.

Timo Werner dan Serge Gnabry sama-sama sudah mencetak 19 gol bagi timnas Jerman.
Getty Images

Meskipun demikian, mereka tak bisa jemawa. Pasalnya, andai Thomas Mueller tak cedera, mereka bukanlah pemain tersubur di skuat asuhan Hansi Flick saat ini. Mueller i sudah mencetak 39 gol dan berada di urutan ke-9 pemain tersubur Die Mannschaft. Dia unggul 2 gol atas Oliver Bierhoff yang kini menjabat direktur timnas.

Toh, dengan ketajaman yang ditunjukkan pada 3 laga kali ini menjadikan Timo Werner dan Serge Gnabry harapan utama timnas Jerman dalam malkoni laga-laga berikutnya. Bulan depan, Die Mannschaft akan kembali menjalani 2 laga Kualifikasi Piala Dunia 2022, yakni menjamu Rumania dan melawat ke markas Makedonia Utara.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Sempurna pada 3 Laga Awal, Hansi Flick Masih Kalah dari Joachim Loew

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Hansi Flick meneruskan kiprah apiknya sebagai pelatih timnas Jerman. Kamis (9/9/2021) dini hari WIB, Die Mannschaft menang 4-0 di kandang Islandia pada matchday VI Kualifikasi Piala Dunia 2022. Serge Gnabry, Antonio Ruediger, Leroy Sane, dan Timo Werner bergantian menjebol gawang tuan rumah.

Hasil laga di Reykjavik itu membuat Flick menorehkan hasil sempurna dalam 3 laga awalnya menangani Die Mannschaft. Joshua Kimmich cs. selalu menang dan tak kebobolan. Total, 12 gol dibuat Timo Werner dkk. Setengahnya saat lawan Armenia di Stuttgart.

Kemenangan 4-0 atas Islandia membuat timnas Jerman meraih hasil sempurna bersama Hansi Flick.
Getty Images

Menurut Opta, Flick adalah pelatih kedua yang mampu meraup hasil sempurna dan tak kebobolan pada tiga awal menangani timnas Jerman. Pelatih pertama yang melakukan hal itu adalah Joachim Loew setelah menggantikan Juergen Klinsmann pada 2006.

Lalu, siapa yang lebih baik di antara keduanya? Ternyata bukan Flick. Perbedaan terletak pada jumlah gol. Dalam tiga laga awalnya, Jogi Loew membuat Jerman mendulang 17 gol atau 5 gol lebih banyak dari tim asuhan Flick saat ini.

Tantangan untuk Hansi Flick

Pada tiga laga awalnya, Joachim Loew membawa timnas Jerman menang 3-0 atas Swedia, unggul 1-0 atas Rep. Irlandia, dan menggasak San Marino 13-0 di kandang lawan. Dari 17 gol, 8 di antaranya dicetak Lukaa Podolski dan Miroslav Klose.

Meskipun demikian, Hansi Flick masih berpeluang mencatatkan start lebih baik. Syaratnya, dia harus membawa Jerman menang dalam 6 laga awal dan tak kalah dalam 9 laga awal. Pasalnya, Loew merasakan hasil imbang pada laga ke-6 dan kalah pada laga ke-9.

Joachim Loew meraih hasil sempurna dan 17 gol dalam 3 laga awalnya menangani timnas Jerman.
Getty Images

Selain itu, Flick juga harus membawa Die Mannschaft tak kebobolan lebih dari 418 menit. Itu karena Jerman di bawah asuhan Loew baru kebobolan pada menit ke-58 melawan Slowakia yang merupakan laga kelimanya sebagai bundestrainer.

Terlepas dari hal itu, 3 clean sheet yang sudah dibukukan tim asuhan Hansi Flick saat ini punya arti tersendiri. Pasalnya, mereka sudah 4,5 tahun tak mampu melakukan itu. Kali terakhir Die Mannschaft tak kebobolan secara berutun dalam 7 laga dari Agustus 2016 hingga Maret 2017.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Hansi Flick: Timo Werner Berada di Jalur yang Benar

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih timnas Jerman, Hansi Flick memuji kinerja Timo Werner di jeda internasional bulan ini dimana dia berhasil mencetak gol di ketiga laga. Flick berharap Werner bisa menjaga performanya di level klub.

Jerman berhasil mengalahkan Islandia di laga Kualifikasi Piala Dunia 2022, (9/9/21) dengan skor 4-0. Werner kembali berhasil mencetak gol setelah dua laga sebelumnya melawan Armenia dan Liechtenstein juga berhasil mencetak gol.

Hansi Flick Timo Werner Berada di Jalur yang Benar (@DFB_Team_EN)
@DFB_Team_EN

Performa itu cukup melegakan setelah musim lalu Werner kesulitan untuk mencetak gol baik di klub maupun timnas. Flick yakin Werner berada di jalur yang benar.

“Timo memainkan ketiga pertandingan itu selama 90 menit, itu tentu menghabiskan banyak energi. Dia juga mencetak gol di setiap pertandingan. Karena itu, dia berada di jalur yang benar,” ucap Flick seperti dikutip Football5Star.com dari iMiaSanMia.

Hansi Flick: Target Kami Tercapai

Hansi Flick Timo Werner Berada di Jalur yang Benar (DFB)
DFB

Jeda internasional ini adalah yang pertama bagi Flick bersama Die Mannschaft. Saat dilatih oleh Joachim Loew, Jerman mengalami periode buruk dengan yang terakhir dipermalukan Makedonia Utara 2-1 dan berada di posisi ketiga Grup J.

Tapi bersama Hansi Flick, Jerman langsung kembali ke peringkat pertama dengan selisih 4 poin dari Armenia.

“Kami hanya memiliki beberapa sesi latihan. Target kami adalah memenangkan 3 pertandingan, dan kami mencapai itu,” kata eks pelatih Bayern Munich itu.

Dia melanjutkan, “Kami telah mengambil langkah maju. Kami belum 100 persen, tetapi tim berada di jalur yang benar, menerapkan hal-hal seperti yang kami bayangkan”

Islandia vs Jerman: Die Mannschaft Pesta Empat Gol

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Pertandingan menarik tersaji di laga Kualifikasi Piala Dunia 2022 yang mempertemukan Islandia vs Jerman. Die Mannschaft berhasil menang dengan skor telak 4-0.

Tak butuh waktu lama, pada menit ke-5 Jerman mencetak gol. Serge Gnabry mencetak gol setelah hanya tinggal melakukan tap in dari umpan Leroy Sane. VAR sempat mengecek sesuatu, tapi gol tetap disahkan.

Jerman kembali mencetak gol pada menit ke-24. Lewat situasi bola mati, Joshua Kimmich memberi umpan lambung yang bisa ditanduk dengan sempurna oleh Antonio Ruediger.

Islandia vs Jerman Die Mannschatf Pesta Gol 2 (@DFB_Team_EN)
@DFB_Team_EN

Die Mannschaft hampir mencetak gol ketiga pada menit ke-28 lewat peluang dari Leon Goretzka, tapi penyelesaiannya bisa ditepis oleh kiper Hannes Halldorsson.

Babak pertama berakhir dengan skor 2-0.

Jerman dapat punya peluang pertama di babak kedua lewat Timo Werner. Tapi upayanya bisa dimentahkan Halldorsson.

Islandia punya peluang emas pertama pada menit ke-49. Tendangan jarak jauh dari Johann Gudmonsson membentur tiang gawang.

Jerman berhasil mencetak gol ketiga pada menit ke-56. Umpan terobosan dari Goretzka mampun diselesaikan oleh Sane dengan kaki kirinya.

Die Mannschaft kembali mencetak gol pada menit ke-64 lewat Goretzka. Tapi gol dianulir oleh VAR karena pemain Bayern Munich itu berada pada posisi offside.

Pada menit ke-66. Sundulan Kai Havertz berhasil ditepis oleh Halldorsson, Timo Werner mendapatkan bola liar, tapi penyelesaiannya melebar.

Timo Werner akhirnya berhasil mencetak gol pada menit ke-89 hasil umpan dari Kai Havertz. VAR sempat mengecek gol tersebut, tapi gol tetap disahkan.

Laga Islandia vs Jerman berakhir dengan skor 4-0.

Susunan Pemain Islandia vs Jerman

Islandia (4-3-3): 1-Hannes Halldorsson; 2-Birkir Saevarsson, 21-Brynjar Bjarnason, 3-Jon Fjoluson, 23-Ari Skulason; 8-Birkir Bjarnason, 4-Victor Palsson (15-Andri Baldursson), 16-Isak Johannesson (11-Arnor Sigurdsson); 7-Johann Gudmundsson (19-Jon Thorsteinsson), 10-Albert Gudmunsson (22-Andri Gudjohnsen), 20-Thorir Helgason.

Pelatih: Arnar Vidarsson.

Jerman (4-2-3-1): 1-Manuel Neuer; 23-Jonas Hofmann (16-Lukas Klostermann), 15-Niklas Suele (20-Robin Gosens), 2-Antonio Ruediger, 4-Thilo Kehrer; 6-Joshua Kimmich, 8-Leon Goretzka (11-Florian Wirtz); 10-Serge Gnabry (7-Kai Havertz), 21-Ilkay Guendogan, 19-Leroy Sane (14-Jamal Musiala).

Pelatih: Joachim Loew.

Hansi Flick: Florian Wirtz Aset Besar untuk Jerman

Banner Gamespool Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih timnas Jerman, Hansi Flick, memberi pujian tinggi kepada wonderkid Bayer Leverkusen, Florian Wirtz. Flick menyebut Wirtz sebagai aset terbesar Jerman saat ini.

Flick memberi debut untuk Wirtz di laga melawan Liechtenstein pada Jumat, (3/9/21) dan pemain berusia 18 tahun kembali dimainkan di laga lawan Armenia (6/9/21).

Hansi Flick Florian Wirtz Aset Besar untuk Jerman (The National)
The National

“Seperti semua pemain muda di sini, Florian Wirtz adalah aset besar bagi kami,” ucap Flick seperti dikutip Football5Star.com dari Bavarian Football Works.

Mantan pelatih Bayern Munich itu melanjutkan, “Dia adalah pemain yang sangat baik dan sangat kreatif. Dia memiliki finishing yang bagus dan sangat ingin berlari. Secara keseluruhan, dia pemain yang cukup lengkap.”

Hansi Flick Minta Jerman Tak Remehkan Islandia

Jerome Boateng - Hansi Flick - @imiasanmia
twitter.com/imiasanmia

Die Mannschaft akan memainkan laga terakhirnya pada jeda internasional bulan ini melawan Islandia di Kualifikasi Piala Dunia 2022 (9/9/21). Flick menyebut Islandia merupakan tim yang bagus.

“Kami tahu tim mereka sedang mengalami pergolakan. Kami tahu mereka bertahan dengan sangat baik dan bagus dalam transisi. Mereka berbahaya di kotak penalti dan dengan bola mati. Saya tahu beberapa pemain. Kami perlu fokus. Kami tahu kualitas seperti apa yang kami miliki,” kata Flick.

Dia melanjutkan, “Penting bagi kami untuk memenangkan pertandingan ini. Kami ingin membentuk tim yang bisa melakukan itu. Kami tidak dapat merencanakan semuanya, itu tergantung pada bagaimana permainan akan berjalan. Kami berbicara dengan para pemain dan mereka tahu apa yang diharapkan.”

Prediksi: Islandia vs Jerman

Prediksi Islandia vs Jerman
Banner Gamespool Football5Star

PREDIKSI HASIL
WhoScored
Islandia 0-3 Jerman
Predictz
Islandia 0-3 Jerman 
Forebet
Islandia 1-3 Jerman
FOOTBALL5STAR
ISLANDIA 1-2 JERMAN
Stadion Laugardalsvollur, Kamis (9/9/2021) Pukul 01.45 WIB (MOLA TV)

Football5Star.com, Indonesia – Kiprah awal Hansi Flick akan tetap mulus. Begitulah prediksi banyak rumah taruhan dan situs terkemuka jelang laga Islandia vs Jerman pada matchday VI Kualifikasi Piala Dunia 2022. Meskipun laga berlangsung di Reykjavik, Die Mannschaft diperkirakan dapat memetik kemenangan ketiga secara beruntun bersama sang pelatih baru.

Salah satu yang mendasari prediksi tersebut tentu saja performa brilian Jerman saat menjamu Armenia. Di Stuttgart, mereka menggelontor gawang lawan dengan 6 gol tanpa balas. Adapun Islandia hanya memetik 1 poin dalam 2 pertandingan terakhir. Itu pun mereka selalu kebobolan 2 gol.

Rekor pertemuan juga memihak sang tamu. Sepanjang sejarah, Jerman tak kalah dalam 5 pertandingan terdahulu melawan Islandia. Mereka bahkan hanya kebobolan 1 gol dalam 5 pertemuan itu. Namun begitu, mereka hanya imbang 0-0 dalam lawatan terakhir ke Reykjavik.

Hal lain yang harus diwaspadai Jerman adalah sosok Andreas Ekberg yang akan mewasiti laga nanti. Inilah wasit yang memimpin pertandingan ketika mereka kalah 0-6 di kandang Spanyol pada akhir tahun lalu. Selain itu, tuan rumah juga tak kalah dalam 2 laga Kualifikasi Piala Dunia yang sudah dipimpin wasit ini.

REKOR PERTEMUAN
Rekor Head to Head Islandia vs Jerman
TREN PERFORMA
Tren Performa Islandia vs Jerman
Banner Gamespool Football5Star

STATISTIK MENARIK
  • Dari 5 edisi terdahulu, ada 1 pertemuan Islandia vs Jerman yang berakhir 0-0. Itu terjadi pada Kualifikasi Piala Eropa 2004 yang berlangsung di Reykjavik.
  • Timnas Jerman hanya kebobolan 1 gol dalam 5 pertemuan terdahulu dengan islandia. Die Mannschaft selalu clean sheet dalam 3 pertemuan terakhir.
  • Pada 2 pertemuan terakhir, Jerman selalu menang 3-0 atas Islandia.
  • Islandia mampu meraih hasil imbang pada kesempatan terakhir menjamu Jerman. Pada 2 kesempatan sebelumnya, mereka selalu kalah dan kebobolan setidaknya 3 gol.
  • Islandia hanya 2 kali menang dalam 13 laga terakhir (2 seri, 9 kalah).
  • Gawang Islandia selalu kebobolan dalam 6 pertandingan beruntun. Bahkan, pada 3 laga terakhir, mereka selalu kebobolan 2 gol.
  • Tak ada pemain Islandia yang mencetak lebih dari 1 gol dalam 5 matchday yang telah dimainkan pada Kualifikasi Piala Dunia 2022.
  • Islandia tak memenangi 4 laga kandang terakhir (1 seri, 3 kalah).
  • Brynjar Bjarnasson mencetak gol dalam 2 dari 3 laga terakhir Islandia di semua ajang.
  • Bersama Hansi Flick, Jerman selalu menang dan clean sheet dalam 2 laga.
  • Selalu ada tim yang clean sheet dan mencetak setidaknya 2 gol dalam 3 laga terakhir yang dijalani Jerman.
  • Jerman menang dan clean sheet dalam 2 laga tandnag yang telah dilakoni pada Kualifikasi Piala Dunia 2022.
PELATIH
  • Partai Islandia vs Jerman dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2022 ini akan jadi pertemuan pertama Arnar Vidarsson dengan Hansi Flick.
  • Vidarsson adalah pelatih yang menangani timnas Islandia saat kalah 0-3 dari Jerman pada pertemuan pertama, 25 Maret 2021.
  • Flick baru kali ini berkesempatan menghadapi Islandia.
WASIT
  • Wasit yang akan memimpin laga Islandia vs Jerman pada matchday VI Kualifikasi Piala Dunia 2022 Grup J Zona ERopa ini adalah Andreas Ekberg dari Swedia.
  • Ekberg baru kali ini mempimpin pertemuan kedua tim.
  • Selalu tercipta gol dan tuan rumah tak kalah dalam 2 laga Kualifikasi Piala Dunia yang dipimpin wasit ini (1 menang, 1 seri).
  • Islandia baru sekali dipimpin Ekberg, yaitu ketika kalah 1-2 dari Swiss di kandang sendiri pada ajang UEFA Nations League A, 15 Oktober 2018.
  • Ekberg adalah wasit yang memimpin laga ketika Jerman digasak 0-6 oleh Spanyol pada 17 November 2020.
PEMAIN KUNCI

ISLANDIA

Top Scorer: Brynjar Bjarnasson, Birkir Saevarsson, Victor Palsson, Runar Mar Sigurjonsson, Birkir Bjarnasson, Andri Lucas Gudjohnsen (@1 Gol)
Top Assist: Hordur Magnusson, Jon Dagur Thorsteinsson, Arnor Ingvi Traustason, Albert Gudmundsson (@1 Assist)
Top Rating: Johann Gudmundsson (7,29)

JERMAN

Top Scorer: Serge Gnabry (3 Gol)
Top Assist: Leon Goretzka (3 Assist)
Top Rating: Leroy Sane (7,77)

Statistik di Kualifikasi Piala Dunia 2022 menurut WhoScored

BERITA KEDUA TIM
  • Islandia: Bjorn Bergmann Sigurdarson dan Runar Mar Sigurjonsson harus meninggalkan skuat jelang laga Islandia vs Jerman ini, sedangkan Johann Gudmundsson tak dalam kondisi prima.
  • Jerman: Robin Gosens sudah pulih dari cedera dan Kai Havertz pun sudah sembuh dari flu.
PRAKIRAAN FORMASI
Rekor Pertemuan Islandia vs Jerman

[better-ads type=’banner’ banner=’156435′ ]

Timo Werner: Stuttgart Memang Tempat Keberuntunganku

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Timo Werner meneruskan performa apiknya bersama timnas Jerman. Seperti saat menghadapi Liechtenstein, dia kembali mencetak gol ketika Die Mannschaft menang 6-0 atas Armenia, Senin (6/9/2021) dini hari WIB. Tak hanya itu, dia juga membuat assist untuk gol Marco Reus.

Pergantian pelatih di timnas Jerman jadi berkah tersendiri bagi Werner. Setelah hanya jadi pemain cadangan pada pertandingan-pertandingan terakhir Die Mannschaft bersama Joachim Loew, dia kembali jadi striker andalan di bawah asuhan Hansi Flick. Dalam 2 laga, dia selalu tampil sebagai starter dan tampil penuh.

Timo Werner memberikan assist bagi Marco Reus pada laga timnas Jerman vs Armenia.
Getty Images

Werner membalas tuntas kepercayaan itu dengan menunjukkan ketajamannya. Dia selalu mencetak gol dalam laga lawan Liechtenstein dan Armenia. Khusus mengenai kesuksesan mencetak gol ke gawang Armenia, Werner punya komentar tersendiri. Dia menilai Stuttgart memang tempat keberuntungan.

“Aku bermain tiga kali bersama timnas di sini dan mencetak tiga gol juga. Stuttgart sepertinya tampat yang bagus bagiku. Ini seperti pulang kampung, ada ikatan tersendiri yang terjalin. Sungguh menyenangkan main di sini,” kata dia seperti dikutip Football5Star.com dari Sport1.

Timo Werner Samai Littbarski

Dalam pandangan Timo Werner, ketajamannya tak terlepas dari gaya main yang diusung pelatih Hansi Flick. “Permainan kami sangat didasarkan pada counterpressing cepat ketika kehilangan bola. Kami masuk ke lapangan dengan keinginan bermain lebih baik hari ini. Anda bila lihat kami sangat kuat ketika mampu melakukannya,” ujar dia.

Bagi Werner yang sedang menghadapi masa sulit sejak bergabung dengan Chelsea pada musim lalu, selalu mencetak gol pada dua laga timnas Jerman jadi seperti oasis di tengah gurun. Bersama Di Mannschaft, dia juga sudah lama tak melakukan hal tersebut. Kali terakhir dia mencetak gol secara beruntun pada September 2017 alias 4 tahun silam!

Timo Werner dan Serge Gnabry kini menyamai koleksi gol Pierre Littbarski di timnas Jerman.
Getty Images

Tambahan 1 gol saat melawan Armenia juga membawa Werner beringsut naik di daftar pencetak gol terbanyak timnas Jerman. Dia kini menyamai perolehan 18 gol milik gelandang lincah era 1980-an, Pierre Littbarski. Dia pun bisa dikatakan lebih baik karena mencetak 18 gol dalam 44 laga, sedangkan Littbarski butuh 73 pertandingan.

Timo Werner tak sendirian menyamai koleksi Littbarski. Serge Gnabry yang mencetak brace juga melakukan hal serupa. Winger Bayern Munich yang juga jebolan akademi VfB Stuttgart seperti halnya Werner itu bahkan lebih hebat karena melakukannya pada caps ke-28.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Hansi Flick Lontarkan Satu Permintaan Setelah Jerman Gasak Armenia 6-0

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Timnas Jerman tampil luar biasa pada lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2022, Senin (6/9/2001) dini hari WIB. Menjamu Armenia, tim asuhan Hansi Flick menang besar 6-0. Kemenangan itu pun membawa Die Mannschaft ke puncak klasemen Grup J Kualifikasi Piala Dunia 2022. Mereka unggul 2 poin dari Armenia.

Kemenangan besar itu disambut baik oleh Flick. Dia menilai kemenangan tersebut sebagai langkah maju dari timnas Jerman. Namun, eks pelatih Bayern Munich itu tak mau anak-anak asuhnya terlena. Dia meminta Joshua Kimmich cs. langsung fokus pada upaya mempertahankan posisi di puncak klasemen.

Performa apik dan kemenangan besar atas Armenia diharapkan Hansi Flick tak membuat timnas Jerman terlena.
dfb.de

“Ini adalah langkah berikut yang kami ambil. Tim bisa bahagia dengan performa yang ditunjukkan tadi. Sekarang, kami harus fokus pada pertandingan berikutnya,” urai Hansi Flick selepas laga Jerman vs Armenia seperti dikutip Football5Star.com dari laman resmi DFB.

Lebih lanjut, Flick mengungkapkan, “Ini bukan hanya berkat saya. Kami punya kualitas luar biasa di dalam tim. Namun, sangat penting untuk memeperlihatkan itu saat diperlukan dan kami melakukan itu pada hari ini. Sangat penting bagi kami untuk menusuk lebih dalam. Penempatan posisi juga sangat bagus.”

Hansi Flick Apresiasi Fan Jerman

Di samping kemenangan besar berkat performa brilian Joshua Kimmich dkk., ada hal lain yang membuat Hansi Flick senang. Itu adalah sambutan dan dukungan luar biasa para fan di Stadion Mercedes-Benz-Arena. Pelatih berumur 56 tahun tersebut merasa timnas Jerman sudah kembali dapat merebut hati para pendukungnya.

“Mood di Stuttgart sungguh fantastis. Saya jadi lebih senang kami menampilkan permainan bagus dan kembali merebut hati para penonton. Keberhsaan ini memang sudah seharusnya terjalin. Kami merinding karena sudah lama tak melihat hal seperti itu. Terima kasih untuk Stuttgart dan para fan,” ujar Flick lagi.

Dukungan para fan timnas Jerman di Stadion Mercedes-Benz-Arena diapresiasi Hansi Flick.
dfb.de

Hal serupa juga dirasakan para pemain. Gelandang Leon Goretzka mengaku sangat terlecut oleh dukungan luar biasa para fan Die Mannschaft yang datang ke Mercedes-Benz-Arena. “Atmosfer hari ini luar biasa. Aku merasakan kegembiraan di tribuna dan kami ingin membawa itu di lapangan,” kata gelandang Bayern Munich tersebut.

Setelah memetik kemenangan besar atas Armenia, timnas Jerman akan kembali berlaga pada Kamis (9/9/2021) dini hari WIB. Tim asuhan Hansi Flick akan melawat ke markas Islandia pada matchday VI Kualifikasi Piala Dunia 2022. Seperti disampaikan Flick, Die Mannschaft harus mampu meraih kemenangan dan melanjutkan performa bagus pada laga nanti.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Serge Gnabry Opstimistis Momentum Jerman akan Berlanjut

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Kepercayaan diri Serge Gnabry meningkat pesat selepas kemenangan telak timnas Jerman atas Armenia di Mercedes-Benz Arena, Senin (6/9) dinihari WIB. Gnabry sangat yakin Die Mannschaft bisa melanjutkan positifnya ke laga melawan Islandia.

Jerman berhasil mengalahkan Armenia dengan skor telak, 6-0. Gnabry menjadi salah satu bintang kemenangan Die Mannschaft berkat torehan dua gol yang ia sarangkan ke gawang kawalan David Yurchenko.

Serge Gnabry - Timnas Jerman - Die Rheinpfalz
Die Rheinpfalz

“Rasanya luar biasa ketika saya bisa mencetak gol dan membantu tim kembali meraih kemenangan,” ujar Gnabry dalam sesi wawancara pasca pertandingan.

“Sekarang, kami akan membawa euforia kemenangan ini ke pertandingan selanjutnya. Tentu saja saya berharap kami akan bisa menunjukkan performa serupa dan meraih kemenangan meyakinkan ketika menghadapi Islandia,” sambung Gnabry.

SERGE GNABRY TERKESAN DENGAN SAMBUTAN PENONTON

Lebih lanjut, Gnabry juga melempar pujian kepada puluhan ribu suporter Jerman yang hadir di Mercedes-Benz Arena. Gnabry mengatakan bahwa kehadiran suporter memegang peranan besar di balik kemenangan telak Die Mannschaft.

“Atmosfer pertandingan hari ini sangat luar biasa. Kami sangat senang karena bisa kembali bermain di hadapan para suporter, terutama di Stuttgart yang merupakan kampung halaman saya,” tuntas Gnabry.

Serge Gnabry - Timnas Jerman - SportsDesk
SportsDesk

Kemenangan telak atas Armenia membuat Jerman berhak menduduki puncak klasemen grup J dengan perolehan 12 poin. Unggul dua angka dari Armenia yang tergusur ke peringkat kedua.

Jerman akan berusaha memperlebar keunggulannya atas Armenia ketika menyambangi markas tim kuda hitam, Islandia. Laga tersebut rencananya akan digelar pada Kamis (9/9) dinihari WIB.

Jerman vs Armenia: Die Mannschaft Mengamuk di Stuttgart

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Hansi Flick kembali berhasil menunjukkan maginya bersama timnas Jerman. Partai Kualifikasi Piala Dunia 2022 antara Jerman vs Armenia pada Senin (6/9) dinihari WIB yang menjadi debut kandang Flick berakhir dengan skor telak, 6-0.

Jerman tak butuh waktu lama untuk membuka keunggulan. Baru enam menit laga berjalan, Serge Gnabry berhasil menjebol gawang David Yurchenko setelah menerima umpan terobosan Leon Goretzka.

Jerman vs Armenia - Kualifikasi Piala Dunia 2022 - uefa. com
uefa.com

Sembilan menit berselang, Jerman berhasil menggandakan keunggulannya. Lagi-lagi melalui aksi Gnabry yang kali ini memanfaatkan kelengahan para pemain belakang Armenia.

Unggul dua gol tak membuat Die Mannschaft puas. Mereka terus menggempur lini pertahanan Armenia dan berhasil memperlebar keunggulan pada menit ke-35 lewat sepakan keras Marco Reus. Di penghujung babak pertama, giliran Timo Werner yang sukses menjebol gawang Yurchenko dan skor 4-0 bertahan hingga turun minum.

Di awal-awal babak kedua, Armenia coba keluar menyerang demi memperkecil ketertinggalan. Namun, mereka malah kembali kecolongan. Pada menit ke-52, Jonas Hofmann berhasil mencetak gol kelima Jerman setelah sepakan kerasnya dari luar kotak penalti gagal diantisipasi lini belakang Armenia.

Hofmann hampir mencetak gol keduanya pada menit ke-62. Namun, kali ini sepakan mendatarnya berhasil disapu Taron Voskanyan tepat di garis gawang Yurchenko.

Jerman vs Armenia - Kualifikasi Piala Dunia 2022 - @dfb_team
twitter.com/dfb_team

Di masa injury time, pemain pengganti, Karim Adeyemi berhasil mencetak gol keenam Jerman setelah menerima umpan tarik Florian Wirtz. Skor 6-0 tak berubah hingga wasit membubarkan pertandingan.

Kemenangan telak ini membuat Jerman berhasil menggusur Armenia dari posisi puncak klasemen grup J Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Eropa. Die Mannschaft kini memiliki keunggulan dua poin dari Armenia yang terlempar ke posisi runner-up.

SUSUNAN PEMAIN JERMAN VS ARMENIA:

Jerman: 1-Manuel Neuer; 23-Jonas Hofmann, 15-Niklas Suele, 2-Antonio Ruediger, 4-Thilo Kehrer (20-David Raum 83′); 6-Joshua Kimmich (21-Ilkay Guendogan 60′), 8-Leon Goretzka; 10-Serge Gnabry (13-Karim Adeyemi 71′), 11-Marco Reus (7-Florian Wirtz 61′), 19-Leroy Sane (14-Jamal Musiala 60′); 9-Timo Werner

Pelatih: Hansi Flick

Armenia: 1-David Yurchenko; 19-Hovhannes Hambardzumyan (2-Davit Terteryan 57′), 4-Taron Voskanyan, 3-Varazdat Haroyan, 13-Kamo Hovhannisyan; 6-Wbeymar Angulo (17-Solomon Udo 46′), 5-Artak Grigoryan; 22-Sargis Adamyan (9-Ishkhan Geloyan 46′), 18-Henrikh Mkhitaryan, 7-Khoren Bayramyan (14-Artyom Avanesyan 82′); 11-Tigran Barseghyan (23-Vahan Bichakhchyan 70′)

Pelatih: Joaquin Caparros

Kartu Kuning: Haroyan 49′

Prediksi: Jerman vs Armenia

Prediksi Kualifikasi Piala Dunia 2022: Jerman vs Armenia
Banner Gamespool Baru Football5Star
PREDIKSI HASIL
Sportpesa
Jerman 3-0 Armenia
Predictz
Jerman 5-0 Armenia
WhoScored
Jerman 2-0 Armenia
FOOTBALL5STAR
Jerman 2-1 Armenia

 

Mercedes-Benz Arena, Senin (6/9/2021) Pukul 01.45 WIB

Football5star.com, Indonesia – Armenia merupakan ujian terberat yang harus dihadapi timnas Jerman di ajang Kualifikasi Piala Dunia 2022. Partai Jerman vs Armenia akan digelar di Mercedes-Benz Arena, Stuttgart, pada Senin (6/9) dinihari WIB.

Jerman berhasil memetik kemenangan perdananya di bawah komando Hansi Flick pada Jumat (3/9) lalu. Die Mannschaft sukses membawa pulang poin penuh dari markas Liechtenstein berkat kemenangan 2-0 berkat gol Timo Werner dan Leroy Sane.

Sementara itu, Armenia gagal meraih poin penuh pada pertandingan pekan keempat Pra-Piala Dunia 2022. Mereka harus puas membawa pulang satu angka karena ditahan Makedonia Utara dengan skor 0-0.

Meski gagal meraih poin penuh, Armenia tetap berhak menduduki puncak klasemen grup J dengan perolehan 10 poin, unggul satu angka dari Jerman yang menguntit di posisi kedua. Hal tersebut membuat Armenia menjadi salah satu kejutan terbesar sepanjang Pra-Piala Dunia 2022.

 

Laga ini merupakan pertemuan pertama antara Jerman dengan Armenia semenjak 2014 silam. Ketika itu, Die Mannschaft berhasil mengalahkan Armenia dengan skor 6-1. Jerman diyakini akan bisa kembali memetik kemenangan atas Armenia. Football5star memprediksi Jerman bakal mengalahkan Armenia dengan skor 2-1.

HEAD TO HEAD

head to head Jerman vs Armenia

TREN PERFORMA
Lima Laga Terakhir Jerman vs Armenia
Prediksi: Jerman vs Armenia 58
Banner Gamespool Baru Football5Star
STATISTIK MENARIK
  • Jerman mencatat tiga kemenangan dari tiga pertemuan terakhirnya melawan Armenia.
  • Jerman hanya berhasil meraih dua kemenangan dari lima pertandingan terakhirnya.
  • Jerman dan Armenia sama-sama baru kebobolan dua gol dari empat laga Pra-Piala Dunia 2022.
  • Armenia belum menelan kekalahan sepanjang gelaran Pra-Piala Dunia 2022.
  • Armenia gagal meraih kemenangan dalam tiga pertandingan terakhirnya (dua imbang, satu kalah).
PELATIH
  • Partai Jerman vs Armenia kali ini merupakan pertemuan pertama antara Hansi Flick dengan Joaquin Caparros.
  • Flick belum pernah menghadapi Armenia.
  • Flick berhasil meraih kemenangan dalam laga debutnya bersama Jerman.
  • Caparros belum pernah menghadapi Jerman.
  • Caparros berhasil mencatat enam kemenangan dan cuma dua kali kalan dalam 12 laga bersama Armenia.
WASIT
  • Partai Jerman vs Armenia kali ini akan dipimpin oleh wasit asal Skotlandia, William Collum.
  • Dalam tujuh laga yang dipimpin sepanjang musim 2021-22, Collum sudah mengeluarkan 26 kartu kuning dan tiga kartu merah.
  • Rekor Jerman ketika diwasiti Collum: dua menang, satu imbang.
  • Collum belum pernah memimpin jalannya laga yang melibatkan Armenia.
PEMAIN KUNCI
JERMAN:

Top Skorer: Ilkay Guendogan (2 gol)
Top Assist: Serge Gnabry (2 assist)
Top Rating: Leroy Sane (7,78)

ARMENIA:

Top Skorer: Tigran Barseghyan (2 gol)
Top
Assist: Tigran Barseghyan (2 assist)
Top Rating:
Tigran Barseghyan (8,17)

Statistik di Kualifikasi Piala Dunia 2022 2020-21 menurut whoscored.com

BERITA KEDUA TIM
  • Jerman: Thomas Mueller cedera. Robin Gosens dan Kai Havertz diragukan.
  • Armenia: Tidak ada pemain absen.
PRAKIRAAN FORMASI
line up Jerman vs Armenia

David Raum akan Gantikan Posisi Robin Gosens?

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih timnas Jerman, Hansi Flick, memastikan Robin Gosens tak akan bermain pada partai Kualifikasi Piala Dunia 2022 melawan Armenia, Senin (6/9) dinihari WIB. Gosens dipastikan absen karena sedang mengalami cedera.

Cederanya Gosens menjadi angin segar untuk pemain muda asal Hoffenheim, David Raum. Pria berumur 23 tahun itu kemungkinan bakal dipasang Flick untuk menambal lubang yang ditinggalkan Gosens.

Robin Gosens - Timnas Jerman - tsg-hoffenheim. de
tsg-hoffenheim.de

“Robin Gosens tak akan bermain melawan Armenia. Tapi, kondisinya sudah mulai membaik. Kai Havertz juga sedang menderita flu dan kami belum tahu apakah dia bisa bermain atau tidak,” ujar Hansi Flick dalam sesi jumpa pers, Sabtu (5/9) petang WIB.

“David Raum adalah satu-satunya bek kiri murni yang ada di dalam skuat. Tapi, kami masih memiliki beberapa opsi lain dan baru akan mementukannya beberapa jam jelang laga dimulai,” sambung Flick.

JERMAN CUMA KEHILANGAN ROBIN GOSENS

Gosens merupakan satu-satunya pemain kunci yang dipastikan tak akan bermain melawan Armenia. Manuel Neuer hampir dipastikan bakal bermain karena sudah pulih dari cedera pergelangan kaki.

Di lini depan, Flick memberi indikasi bakal menurunkan Timo Werner dan Serge Gnabry. Namun, ia masih enggan membeberkan 11 pemain yang bakal diturunkan.

Robin Gosens - Timnas Jerman - Football London
Football London

“Kami sudah memiliki bayangan formasi untuk pertandingan nanti. Werner dan Gnabry merupakan dua nama yang saya pertimbangkan untuk tampil sebagai starter,” tuntas Flick.

Selepas laga melawan Armenia, Die Mannschaft tidak bisa terlalu lama bersantai. Pasalnya, mereka akan melawat ke markas Islandia pada Kamis (9/9) dinihari WIB.

Oliver Bierhoff: Jerman Juara Piala Dunia 2022? Bisa!

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Timnas Jerman juara Piala Dunia 2022. Bagi sebagian atau bahkan banyak orang, itu adalah impian di siang bolong. Maklum saja, Die Mannschaft babak belur pada dua ajang besar terakhir. Di Piala Dunia 2018, mereka bahkan tersisih pada penyisihan grup. Namun, bagi Oliver Bierhoff, Jerman juara bukan kemustahilan.

Menurut Bierhoff, terlepas dari keterpurukan dalam tiga tahun terakhir, Jerman masih punya cukup modal untuk merebut gelar juara Piala Dunia 2022 di Qatar. Dia menyebut setidaknya ada dua hal utama. Pertama, dia menilai materi apemain yang miliki Die Mannschaft masalh termasuk yang terbaik di dunia.

Timnas Jerman dinilai Oliver Bierhoff masih punya materi sangat bagus untuk juara Piala Dunia 2022.
Getty Images

“Tanpa mengurangi rasa hormat kepada para lawan dan kesulitan yang saat ini dihadapi, target realistis kami adalah juara,” urai Oliver Bierhoff seperti dikutip Football5Star.com dari Stuttgarter Nachrichten. “Kami punya tim dengan kualitas tinggi meskipun belum terlihat seluruhnya melawan Liechtenstein.”

Kedua, Direktur DFB itu menunjuk mentalitas dan tradisi Jerman. Menurut dia, bagaimanapun keadaannya, timnas Jerman selalu membidik juara. “Sebagai timnas Jerman, kami selalu harus memasuki sebuah turnamen dengan tujuan memenanginya,” ucap dia.

Oliver Bierhoff Akui Satu Blunder

Mentalitas itu, kata Oliver Bierhoff, coba terus ditanamkan dengan menetapkan sejumlah nilai-nilai yang harus diikuti para pemain. Pada intinya, nilai-nilai itu menekankan profesionalisme sebagai pesepak bola. Dia berharap, hal itu pada akhirnya membentuk mentalitas baru yang membuat para pemain lebih tangguh dan penuh ambisi.

“Menjadi juara sebagai pemain timnas adalah sebuah kehormatan besar,” ucap pahlawan Jerman di final Piala Eropa 1996 itu. “Namun, itu juga sebuah kewajiban. Kami selalu menuntut para pemain untuk terus belajar, penuh keingintahuan, dan terhadap topik-topik dan ukuran-ukuran baru.”

Pendepakan Thomas Mueller dan Mats Hummels diakui Oliver Bierhoff membuat timnas Jerman kehilangan kerangka.
Getty Images

Sementara itu, mengenai keterpurukan timnas Jerman dalam tiga tahun terakhir, Bierhoff mengakui ada satu kesalahan besar. Dia secara implisit menunjuk blunder itu adalah pendepakan Thomas Mueller, Mats Hummels, dan Jerome Boateng setelah Piala Dunia 2018.

“Kami telah mengecewakan orang-orang. Kami tahu itu, terutama di di Piala Dunia 2018. Juga setelahnya meskipun kami juga sempat punya fase bagus dan penampilan meyakinkan. Perubahan personil setelah Piala Dunia 2018 membuat tim tak punya kerangka dalam tiga tahun terakhir. Ini membuat fan kehilangan identifikasi dengan tim,” ujar Oliver Bierhoff lagi.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Juergen Klopp: Kenapa Jerman Tak Punya Penyerang Tengah Lagi?

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Juergen Klopp merasa khawatir dengan lini depan timnas Jerman. Ia mempertanyakan krisis penyerang tengah negaranya.

Kekhawatiran pelatih Liverpool bisa dimengerti. Sejak Miroslav Klose dan Mario Gomez pensiun, Jerman tak memiliki penyerang tengah lagi.

juergen klopp


Timnas Jerman dinilai Hansi Flick seharusnya mencetak lebih banyak gol di markas Liechtenstein.
dfb.de

Sejauh ini mereka hanya mengandalkan Timo Werner dan Kevin Volland. Namun, mereka bukan striker tengah klasik yang hanya bertugas untuk mencetak gol.

“Mengapa kita tidak memiliki penyerang tengah? Kita tidak memilikinya secara luas. Para pemain harus datang dari suatu tempat,” kata Juergen Klopp seperti dikutip Football5star dari Tribal Football, Jumat (3/9/2021).

Juergen Klopp Akui Kartu Merah Reece James Merusak Permainan
This is Anfield

“Dari beberapa anak laki-lkaki yang berlarian akan sangat keren jika seorang penyerang tengah muncul untuk jangka panjang,” sambung eks nakhoda Borussia Dortmund.

Juergen Klopp Bandingkan Jerman dengan Inggris

Krisis lini depan Der Panzer berbanding terbalik dengan timnas Inggris. The Three Lions dihuni striker tengah melimpah.

juergen klopp 

Timo Werner - Timnas Jerman - France 24

Mereka memiliki Harry Kane, Tammy Abraham, Ollie Watkins, Marcus Rashford, Mason Greenwood, hingga Patrick Bamford yang baru dipanggil pada Kualifikasi Piala Dunia 2022.

Juergen Klopp pun membandingkan situasi di timnas Inggris dengan Jerman. Menurutnya Jerman harus segera menemukan sosok pengganti Miroslav Klose maupun Mario Gomez untuk bisa kembali berprestasi di ajang internasional.

“Inggris memiliki setidaknya tujuh striker tengah klasik yang bisa bermain di tim nasional. Saya rasa kita harus segera mendapatkan para penyerang baru yang bisa membuat perbedaan di tiap pertandingan,” tutup Klopp.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Hansi Flick Kecewa Jerman Hanya Menang 2-0 atas Liechtenstein

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Hansi Flick, pelatih timnas Jerman, kecewa atas hasil yang diraih pada laga lawan Liechtenstein, Jumat (3/9/2021) dini hari WIB. Dia menilai kemenangan 2-0 pada lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2022 yang berlangsung di St. Gallen itu tak sesuai harapan.

Menghadapi Liechtenstein, Flick menilai Jerman seharusnya bisa menang dengan skor lebih besar. Hanya mencetak 2 gol adalah hasil mengecewakan. Terlepas dari permainan ultradifensif lawan, Die Mannschaft punya beberapa peluang emas yang gagal dimanfaatkan dengan baik.

Timnas Jerman dinilai Hansi Flick seharusnya mencetak lebih banyak gol di markas Liechtenstein.
dfb.de

“Kami seharusnya bisa menambah satu atau dua gol lebih banyak. Kami menciptakan banyak peluang, tapi tim sepertinya tak cukup percaya diri untuk mencetak gol. Kami harus memperbaiki hal itu,” urai Hansi Flick seperti dikutip Football5Star.com dari Sport1.

Lebih lanjut, Flick mengungkapkan, “Kami harus tetap coba menambah kecepatan dan memaksa lawan membuat kesalahan. Namun, saya tetap melihat hal positif, yaitu kami menang. Setiap awal selalu sulit. Kami ingin bermain secara berbeda saat lawan Armenia. Kami Harus mencetak lebih banyak gol.”

Hansi Flick Minta Fan Jerman Bersabar

Hansi Flick sudah memperlihatkan kejengkelannya saat laga berjalan. Dia terlihat gusar melihat Joshua Kimmich cs. kesulitan membongkar pertahanan berlapis Liechtenstein. Hal yang membuat eks pelatih Bayern Munich itu kesal, anak-anak asuhnya seperti kehilangan akal.

Meskipun demikian, Flick tak mau mendramatisasi hasil di markas Liechtenstein tersebut. Dia meminta para fan timnas Jerman yang kecewa untuk lebih bersabar lagi. Dia mengingatkan, Die Mannschaft masih berposes dan membutuhkan waktu yang tak sedikit.

Pertahanan berlapis Liechtenstein membuat para pemain timnas Jerman frustrasi pada laga debut hansi Flick.
dfb.de

“Tak semuanya berjalan seperti yang diharapkan. Tak bisa dimungkiri, kami punya kualitas bagus dan saya juga paham semua orang di Jerman agak kecewa dengan hasil akhir laga ini. Namun, kita semua tahu kami punya jalur yang harus ditempuhn perlu sedikit lebih banyak waktu,” ujar Flick lagi.

Dalam laga melawan Liechtenstein, timnas Jerman harus menunggu hingga menit ke-41 untuk mampu mencetak gol. Menerima umpan Jamal Musiala, Timo Werner memutus kebuntuan. Setelah itu, tim asuhan Hansi Flick kembali kesulitan dan baru dapat menambah gol pada menit ke-77 melalui sepakan Leroy Sane.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Timo Werner Kesulitan Bongkar Pertahanan Liechtenstein

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Bintang timnas Jerman, Timo Werner, mengaku kurang puas dengan kemenangan yang diraih Jerman di markas Liechtenstein dinihari tadi. Werner merasa frustrasi karena kesulitan membongkar lini pertahanan rapat tim tuan rumah.

Jerman berhasil membawa pulang poin penuh dari markas Liechtenstein berkat kemenangan 2-0. Sepasang gol kemenangan Die Mannschaft dicetak oleh Werner (41′) dan Leroy Sane (77′).

Liechtenstein vs Jerman - Kualifikasi Piala Dunia 2022 - @dfb_team_en
twitter.com/dfb_team_en

“Ini adalah laga yang sangat sulit. Menurut saya, kami seharusnya bisa mencetak lebih banyak gol lagi ke gawang Liechtenstein,” ungkap Timo Werner dalam sesi wawancara pasca pertandingan.

“Tapi, Liechtenstein selalu bisa membuang bola ketika sudah memasuki area berbahaya. Selain itu, saya juga mulai percaya diri karena kami mulai memahami keinginan pelatih di atas lapangan,” sambung Werner.

BUKAN CUMA TIMO WERNER, JOSHUA KIMMICH JUGA KECEWA DENGAN KEMENANGAN JERMAN

Werner bukanlah satu-satunya penggawa Die Mannschaft yang kurang puas dengan kemenangan atas Liechtenstein. Kapten tim, Joshua Kimmich juga merasa kecewa karena rekan-rekannya harus bekerja ekstra keras untuk membongkar lini pertahanan Liechtenstein.

“Ini adalah pertandingan berat. Kami memiliki cukup banyak peluang. Tapi, kami juga kesulitan menyelesaikan peluang-peluang yang tercipta. Pada akhirnya, kami hanya mampu mencetak dua gol,” tutur Kimmich kepada RTL.

Liechtenstein vs Jerman - Kualifikasi Piala Dunia 2022 - uefa. com
uefa.com

Kemenangan atas Liechtenstein berhasil membuat Die Mannschaft menggusur Makedonia Utara dari posisi runner-up grup J. Skuat besutan Hansi Flick kini memiliki koleksi sembilan poin dan hanya terpaut satu angka dari Armenia yang ada di posisi teratas.

Jerman memiliki peluang besar untuk menggusur Armenia dari puncak klasemen. Pasalnya, mereka dijadwalkan bakal menantang Armenia di Mercedes-Benz Arena, Stuttgart, pada Senin (5/9) dinihari WIB.

Liechtenstein vs Jerman: Hansi Flick Catat Menangi Laga Debutnya

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Hansi Flick berhasil mengawali kiprahnya bersama timnas Jerman dengan gemilang. Laga Kualifikasi Piala Dunia 2022 antara Liechtenstein vs Jerman pada Jumat (3/9) dinihari WIB yang menjadi debut Flick berakhir dengan skor 0-2 untuk Die Mannschaft.

Tampil sebagai tim unggulan, Jerman mengawali pertandingan dengan intensitas serangan tinggi. Pada menit ke-4-, Joshua Kimmich nyaris membawa Die Mannschaft unggul. Namun, sepakannya bisa diblok Andreas Malin dan belum merepotkan Benjamin Buechel.

Pada menit ke-18, Robin Gosens hampir membawa Jerman membuka keunggulan. Tapi, sundulan Gosens yang memaksimalkan umpan silang kiriman Kimmich digagalkan tiang gawang Buechel.

Liechtenstein vs Jerman - Kualifikasi Piala Dunia 2022 - uefa. com
uefa.com

Usaha keras Jerman akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-41. Berawal dari aksi solo Jamal Musiala, bola kemudian jatuh ke kaki Timo Werner yang tanpa kesulitan berhasil menaklukkan Buechel. Skor 0-1 bertahan hingga babak pertama berakhir.

Keunggulan satu gol tidak membuat Jerman puas. Die Mannschaft terus menekan lini belakang Liechtenstein dan sempat mendapat sepasang peluang emas di 10 menit pertama babak kedua. Namun, kedua peluang tersebut berhasil dipatahkan Buechel.

Pada menit ke-71, giliran Marco Reus yang mendapat peluang untuk menggandakan keunggulan Jerman. Akan tetapi, peluang Reus kembali bisa dimentahkan lini belakang Liechtenstein yang bermain disiplin.

Liechtenstein vs Jerman - Kualifikasi Piala Dunia 2022 - uefa. com 2
uefa.com

Enam menit setelahnya, Jerman berhasil menggandakan keunggulan lewat sepakan keras pemain pengganti, Leroy Sane, yang gagal diblok Buechel. Di sisa waktu pertandingan, Jerman terus menekan lini belakang Liechtenstein demi mencetak gol ketiganya di laga ini. Namun, usaha Jerman gagal membuahkan hasil dan skor 0-2 bertahan hingga laga bubar.

Kemenangan ini membuat Jerman berhasil naik ke posisi kedua klasemen grup J. Die Mannschaft kini memiliki koleksi sembilan poin dan hanya terpaut satu angka dari Armenia yang menguasai posisi puncak.

SUSUNAN PEMAIN LIECHTENSTEIN VS JERMAN:

Liechtenstein: 1-Benjamin Buechel; 20-Fabio Wolfinger (15-Sehan Yildiz 83′), 6-Andreas Malin (14-Nicola Kollmann 83′), 4-Daniel Kaufmann, 23-Jens Hofer, 3-Maximilian Goppel; 10-Noah Frick (9-Ridvan Kardesoglu 71′), 17-Noah Frommelt, 18-Nicolas Hasler; 8-Aron Sele (16-Sandro Wolfinger 61′), 7-Yanik Frick (2-Rafael Gruenenfelder 71′)

Pelatih: Martin Stocklasa

Jerman: 12-Bernd Leno; 3-Ridle Baku (23-Jonas Hofmann 60′), 4-Thilo Kehrer, 15-Niklas Suele, 20-Robin Gosens; 21-Ilkay Guendogan (8-Leon Goretzka 73′), 6-Joshua Kimmich (16-Florian Wirtz 82′); 14-Jamal Musiala (11-Marco Reus 60′), 7-Kai Havertz (10-Serge Gnabry 60′), 19-Leroy Sane; 9-Timo Werner

Pelatih: Hansi Flick

Kartu Kuning: –

Timnas Jerman Tak Jadi Prioritas Utama Jerome Boateng

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Bek anyar Olympique Lyon, Jerome Boateng, mengaku tak mau terlalu fokus merebut tempatnya di timnas Jerman. Boateng mengaku akan lebih fokus menjalani adaptasi bersama Les Gones.

Boateng memang sudah tak lagi mendapat tempat di timnas Jerman semenjak Maret 2019 lalu. Ia dinilai sudah tak bisa memberikan performa terbaiknya untuk Die Mannschaft meski masih mampu tampil konsisten bersama Bayern Munich.

Jerome Boateng - Timnas Jerman - The42
The42

“Kembali ke tim nasional bukanlah sesuatu yang ada di pikiran saya saat ini. Saya hanya ingin fokus menjalani masa adaptasi dan kembali ke performa terbaik,” ujar Jerome Boateng dalam sesi jumpa pers perkenalannya.

“Saya akan memberikan segalanya untuk Lyon. Jika kembali mendapat panggilan tim nasional, maka saya akan merasa sangat senang. Tapi, prioritas utama saya saat ini adalah bermain bersama Lyon,” imbuh Boateng.

JEROME BOATENG OGAH PIKIRKAN POTENSI HADAPI LIONEL MESSI

Boateng merupakan nama besar terbaru yang merapat ke Liga Prancis tahun ini. Beberapa pekan sebelum kedatangan Boateng, publik Liga Prancis dibuat semringah dengan merapatnya Lionel Messi ke Paris Saint-Germain.

Boateng mengatakan bahwa kehadiran Messi di PSG tak menjadi sesuatu yang ia pertimbangkan ketika menerima tawaran Lyon. Boateng mengaku sudah cukup lama memperhatikan kiprah-kiprah tim Liga Prancis.

Jerome Boateng - Timnas Jerman - La Pelotita
La Pelotita

“Ligue 1 adalah liga yang cukup atraktif. Saya tidak datang ke sini karena kehadiran Messi di PSG. Saya memiliki pengalaman baik dan buruk dalam beberapa kesempatan melawan Messi. Itu adalah hal yang normal. Tidak ada pemain yang hanya memiliki kenangan baik ketika menghadapi pemain seperti Messi,” tuntas Boateng.

Boateng kemungkinan akan menjalani laga debutnya pada Senin (13/9) dinihari WIB. Les Gones dijadwalkan akan menantang tim papan tengah, Strasbourg,di Groupama Arena.

Joshua Kimmich Siap Gantikan Manuel Neuer

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Joshua Kimmich mengaku tak keberatan menggantikan posisi Manuel Neuer sebagai kapten timnas Jerman pada laga melawan Liechtenstein dinihari nanti. Kimmich akan merasa terhormat apabila dipercaya mengenakan ban kapten.

Neuer dipastikan absen melawan Liechtenstein karena mengalami cedera ringan. Hal tersebut membuat Hansi Flick harus menentukan sosok yang pantas untuk menggantikan Neuer sebagai kapten tim di atas lapangan.

Joshua Kimmich - Manuel Neuer - dfb. de
dfb.de

“Saya belum sempat memikirkan mengenai hal itu (menjadi kapten). Saya masih belum tahu siapa yang akan bermain di laga nanti,” ungkap Joshua Kimmich dalam sesi jumpa pers jelang pertandingan.

“Saya sudah sempat menjadi kapten Jerman di Piala Konfederasi beberapa tahun lalu. Itu adalah sebuah kebanggaan luar biasa dan saya akan merasa terhormat jika kembali dipercaya menjadi kapten,” imbuh pemain 26 tahun itu.

Kimmich bukanlah satu-satunya kandidat kapten yang dipertimbangkan Flick untuk laga nanti. Menurut laporan media-media Jerman, Flick juga mempertimbangkan Ilkay Guendogan serta Marco Reus sebagai deputi Neuer.

Joshua Kimmich - Manuel Neuer - Eurosport
Eurosport
JOSHUA KIMMICH TAK INGIN MAIN JADI BEK KANAN

Lebih lanjut, Kimmich mengaku enggan menjadi bek kanan lagi di bawah komando Hansi Flick. Kimmich mengaku lebih nyaman dimainkan sebagai gelandang bertahan.

“Di bawah komando Hansi Flick dan Joachim Loew, saya sempat beberapa kali dimainkan sebagai gelandang bertahan. Di Euro 2020, saya harus rela menjadi bek kanan. Tapi, saya berharap akan kembali dimainkan menjadi gelandang.”

“Saya masih ingin terus berkembang sebagai gelandang. Saya masih berusia 26 tahun dan tak ingin perkembangan saya berhenti begitu saja,” tuntas Kimmich.

Timnas Jerman Kehilangan Sepasang Pemain Senior

gamespool
Timnas Jerman Kehilangan Sepasang Pemain Senior 96

Football5star.com, Indonesia – Hansi Flick memastikan timnas Jerman tak akan menurunkan Manuel Neuer dan Thomas Mueller dalam partai melawan Liechtenstein, Jumat (3/9) mendatang. Keduanya dipastikan absen karena mengalami cedera.

Flick mengatakan bahwa Neuer tidak mengalami cedera yang terlalu serius dan akan tetap berada di skuat. Sementara, Mueller menderita cedera yang agak parah dan harus mengundurkan diri dari skuat.

timnas jerman - Manuel Neuer - SB Nation
SB Nation

“Neuer tidak bisa bermain melawan Liechtenstein. Tapi, saya yakin dia bisa kembali pada Minggu nanti. Bernd Leno akan bermain melawan Liechtenstein,” ujar Hansi Flick dalam sesi jumpa pers, Rabu (1/9) malam WIB.

Mueller mengalami cedera otot dan dia harus kembali ke rumah. Risikonya terlalu besar apabila dia tetap ada di skuat. Kami sudah memiliki cukup banyak pemain,” imbuh Flick.

FLICK BELUM TENTUKAN KAPTEN TIMNAS JERMAN

Absennya Neuer membuat Flick harus menunjuk satu pemain senior untuk mengemban ban kapten pada laga melawan Liechtenstein. Akan tetapi, Flick mengaku masih belum menentukan siapa pemain yang pantas menjadi kapten.

“Saya baru saja memikirkan mengenai sosok yang akan menggantikan Neuer sebagai kapten. Untuk saat ini, saya belum menentukan siapa penggantinya. Tapi, saya sudah memiliki beberapa nama yang dipertimbangkan.”

Hansi Flick - Manuel Neuer - @imiasanmia
twitter.com/imiasanmia

Dua sosok yang kemungkinan dipercaya menggantikan posisi Neuer adalah Joshua Kimmich dan Marco Reus. Keduanya adalah sosok senior yang dipercaya Flick untuk tampil pada laga melawan Liechtenstein.

“Kimmich akan bermain di posisi gelandang bertahan. Dia adalah salah satu pemain terbaik di posisi itu dan memiliki teknik yang sangat bagus,” tuntas Flick.

Prediksi: Liechtenstein vs Jerman

Prediksi Liechtenstein vs Jerman
Prediksi: Liechtenstein vs Jerman 104
Banner Gamespool Football5Star

PREDIKSI HASIL
WhoScored
Liechtenstein 0-4 Jerman
Predictz
Liechtenstein 0-4 Jerman
Forebet
Liechtenstein 0-4 Jerman
FOOTBALL5STAR
LIECHTENSTEIN 0-3 JERMAN
Stadion Kybunpark, Jumat (3/9/2021) Pukul 01.45 WIB (MOLA TV)

Football5Star.com, Indonesia – Berdasarkan prediksi berbagai rumah taruhan, pesta gol akan terjadi pada laga Liechtenstein vs Jerman dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2022 yang juga debut Hansi Flick ini. Tentu saja, Die Mannschaft yang dijagokan berpesta gol. Itu dapat dimaklumi karena timnas Jerman selalu mencetak setidaknya 4 gol dalam 4 pertemuan terdahulu dengan Liechtenstein.

Selain itu, performa Liechtenstein juga memang jeblok. Tim asuhan Martin Stocklasa tak menang dalam 9 laga beruntun. Bahkan, mereka selalu kalah dalam 5 laga terakhir. Lalu, sejak November 2007, tim “anak bawang” di Eropa ini tak pernah mampu mencetak lebih dari 2 gol dalam satu pertandingan.

Meskipun demikian, laga ini tetap tak akan mudah bagi Jerman. Selain baru berganti pelatih dengan filosofi dan sistem permainan berbeda dengan Joachim Loew, Die Mannschaft juga tak dalam performa apik. Mereka hanya memetik 2 kemenangan dalam 7 laga terakhir. Dalam 7 laga itu pun, mereka tak pernah clean sheet.

REKOR PERTEMUAN
Rekor pertemuan Liechtenstein vs Jerman
Prediksi: Liechtenstein vs Jerman 105
TREN PERFORMA
Tren Performa Liechtenstein vs Jerman
Prediksi: Liechtenstein vs Jerman 106
Banner Gamespool Football5Star

STATISTIK MENARIK
  • Selalu tercipta setidaknya 4 gol dalam 4 pertemuan terdahulu Liechtenstein vs Jerman.
  • Timnas Jerman selalu mencetak setidaknya 4 gol dalam 4 pertemuan dengan Liechtenstein.
  • Partai Liechtenstein vs Jerman akan jadi ajang debut bagi pelatih Hansi Flick.
  • Pada 3 pertemuan terakhir, Jerman tak pernah mencetak lebih dari 2 gol pada babak pertama lawan Liechtenstein.
  • Satu-satunya pertemuan terdahulu di markas Liechtenstein berakhir kemenangan 6-0 untuk Jerman.
  • Liechtenstein tak memenangi 9 laga terakhir (2 seri, 7 kalah).
  • Sejak 17 November 2007, Liechtenstein tak pernah mampu mencetak lebih dari 2 gol dalam satu pertandingan internasional.
  • Liechtenstein tak memenangi 11 laga kandang terakhir (3 seri, 8 kalah).
  • Timnas Jerman hanya 1 kali clean sheet dalam 17 laga terakhir. Satu-satunya clean sheet diperoleh saat menang 1-0 atas Rumania.
PELATIH
  • Partai Liechtenstein vs Jerman pada Kualifikasi Piala Dunia 2022 ini akan jadi pertemuan pertama Martin Stocklasa dengan Hansi Flick.
  • Stocklasa baru kali ini menghadapi Jerman.
  • Bagi Flick, ini kesempatan pertama melawan Liechtenstein.
WASIT
  • Fabio Verissimo dari Portugal adalah wasit yang akan memimpin laga Liechtenstein vs Jerman pada lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2022.
  • Ini kali pertama Verissimo memimpin pertemuan kedua tim ini.
  • Verissimo baru 1 kali memimpin laga di Kualifikasi Piala Dunia 2022, yaitu saat Rumania menang 3-2 atas Makedonia Utara.
  • Liechtenstein dan Jerman sama-sama baru kali ini menjalani laga dengan Verissimo sebagai wasit.
PEMAIN KUNCI

LIECHTENSTEIN

Top Scorer: Yanick Frick (1 Gol)
Top Assist:
Top Rating:

JERMAN

Top Scorer: Serge Gnabry, Kai havertz, Leon Goretzka (@1 Gol)
Top Assist: Serge Gnabry (2 Assist)
Top Rating:

Statistik di Kualifikasi Piala Dunia 2022

BERITA KEDUA TIM
  • Liechtenstein: Semua pemain siap untuk laga Liechtenstein vs Jerman dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2022.
  • Jerman: Mats Hummels, Marcel Halstenberg, Matthias Ginter, dan Marc-Andre ter Stegen absen karena cedera dan tak dalam kondisi prima, sedangkan Toni Kroos sudah pensiun dari timnas Jerman.
PRAKIRAAN FORMASI
Prakiraan Line-up Liechtenstein vs Jerman
Prediksi: Liechtenstein vs Jerman 107

[better-ads type=’banner’ banner=’156435′ ]

Ilkay Guendogan Tersiksa oleh Joachim Loew di EURO 2020

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Sebuah fakta mengejutkan diungkap Ilkay Guendogan. Gelandang Manchester City itu mengaku tersiksa di timnas Jerman saat dilatih Joachim Loew, terutama pada gelaran EURO 2020. Dia merasa tak nyaman dengan posisi dan peran yang diberikan sang bundestrainer.

Guendogan memang punya peran berbeda saat membela Manchester City dan timnas Jerman. Bersama The Cityzens, dia dipasang sebagai gelandang serang oleh Pep Guardiola. Sementara itu, bersama Die Mannschaft, dia lebih sering difungsikan sebagai gelandang bertahan oleh Joachim Loew.

Ilkay Guendogan jeblok di UERO 2020 karena bermain di posisi yang tak ditempatinya saat membela Manchester City.
bavarianfootballworks.com

“Aku merasa paling nyaman di posisi 8 yang lebih menyerang atau bahkan posisi 10,” ujar Ilkay Guendogan seperti dikutip Football5Star.com dari Sport1. “Sangat sulit bagiku main sebagai gelandang bertahan ketika sepanjang musim bermain di posisi lebih ofensif.”

Lebih lanjut, Guendogan mengungkapkan dua hal yang menjadi kesulitan utamanya saat membela timnas Jerman pada era Loew. “Aku tak bisa mengubah pola pikir (dari menyerang ke bertahan) dalam waktu singkat. Sudah begitu, aku pun tak punya kebebasan untuk maju (ke pertahanan lawan),” kata dia.

Ilkay Guendogan Bertahan karena Flick

Ketidaknyamanan itu membuat Ilkay Guendogan sempat mempertimbangkan kemungkinan pensiun dari timnas Jerman seperti yang dilakukan Toni Kroos selepas EURO 2020. Namun, niat itu diurungkan setelah Hansi Flick menghubunginya via telepon dan meminta bertahan.

“Itu sungguh pembicaraan yang menyenangkan. Aku merasakan apresiasi terhadap diriku. Dia menjelaskan sistem permainan yang diusungnya. Lalu, dia memintaku bertahan dengan memaparkan posisi dan peranku dalam skema permainannya. Aku tak berpikir lama untuk mengiyakan,” ujar Guendogan lagi.

Ilkay Guendogan yakin tetap membela timnas Jerman setelah berbicara langsung dengan Hansi Flick.
dfb.de

Di skuat timnas Jerman saat ini, Guendogan termasuk jajaran pemain dengan caps terbanyak. Andai nanti dimainkan pada laga Leictenstein vs Jerman, dia akan menjalani laga ke-50. Jumlah caps-nya itu hanya kalah dari Manuel Neuer, Thomas Mueller, dan Joshua Kimmich. Alhasil, dia akan jadi salah satu referensi bagi rekan-rekannya yang lebih muda.

Ilkay Guendogan menyadari betul hal tersebut. “Aku tentu saja punya tanggung jawab lebih besar dan jadi salah satu pemain paling berpengalaman. Para pemain yang bergabung kian muda saja dan itu normal. Aku akan coba membagikan pengalamanku kepada mereka,” ucap pemain berdarah Turki itu.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Jalani Debut di Timnas Jerman, Hansi Flick Dihantui 2 Pendahulu

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Liechtenstein vs Jerman memang bukan big match pada lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Eropa pada pekan ini. Namun, laga itu tetap akan mendapat sorotan lebih besar karena jadi ajang debut Hansi Flick sebagai pelatih timnas Jerman. Setelah 15 tahun, Die Mannschaft untuk kali pertama tak ditangani Joachim Loew.

Di atas kertas, Jerman tentu saja diunggulkan untuk melumat Liechtenstein. Laga ini ibarat David vs Goliath. Dalam empat pertemuan sebelumnya, Die Mannschaft selalu menang. Toh, bukan berarti tim asuhan Flick akan menang mudah. Publik sepak bola tentu masih ingat bagaimana Jerman takluk di kandang sendiri oleh Makedonia Utara, Maret silam.

Akankah hasil serupa terulang pada laga Liechtenstein vs Jerman nanti? Tidak ada yang tak mungkin. Apalagi, Flick dihantui catatan buruuk dua pendahulunya yang juga menjalani debut di ajang resmi, yakni Helmut Schoen dan Erich Ribbeck. Keduanya sama-sama gagal meraih kemenangan.

Pada 4 November 1964, Schoen menjalani debut saat timnas Jerman menghadapi Swedia di Kualifikasi Piala Dunia 1966. Hasilnya, Die Mannschaft hanya imbang 1-1. Sempat Unggul berkat gol Rudi Brunnemeier pada menit ke-24, Jerman dipaksa gigit jari oleh gol Kurt Hamrin hanya 4 menit jelang pertandingan usai.

Hansi Flick Bawa Tiga Muka Baru

Hasil lebih buruk dituai Ribbeck saat menjalani debut sebagai pelatih timnas Jerman pada 10 Oktober 1998. Melawat ke markas Turki pada Kualifikasi Piala Eropa 2000, Die Mannschaft malah takluk 0-1 gara-gara gol tunggal Hakan Sukur pada menit ke-70. Itu adalah kekalahan pertama dari Turki sejak 1951. Sebelumnya, Jerman tak kalah dalam 13 pertemuan.

Itu tentu jadi catatan yang harus diperhatikan oleh Hansi Flick jelang debutnya melawan Leichtenstein. Bukan tak mungkin kejadian serupa terulang meskipun Jerman superior atas sang lawan dalam empat pertemuan terdahulu. Apalagi, komposisi pemain yang dibawanya untuk laga Leichtenstein vs Jerman nanti tidak jauh dari skuat Joachim Loew.

Para pemain yang tampil di EURO 2020 masih mendominasi skuat pertama Flick. Dia hanya memanggil empat pemain yang tak masuk skuat EURO, yakni Marco Reus, Thilo Kehrer, Florian Wirtz, dan Ridle Baku. Lalu, hanya ada tiga muka baru. Mereka adalah Nico Schlotterbeck, David Raum, dan Karim Adeyemi.

Dari ketujuh sosok yang tak masuk skuat Jerman di EURO 2020 itu, hanya Reus yang kemungkinan besar tampil sebagai starter pada laga nanti. Sisaanya hanya akan jadi cadangan atau pelapis ketika pemain andalan tak dapat diturunkan. Akankah dengan materi yang relatif sama itu Flick mampu menghindari debut buruk Schoen dan Ribbeck?

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Manuel Neuer Ingin Bela Timnas Jerman di Euro 2024

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Penjaga gawang andalan Bayern Munich, Manuel Neuer, mengaku belum memiliki rencana pensiun bersama timnas Jerman. Neuer bahkan berambisi untuk membela Die Mannschaft di Euro 2024.

Neuer mengatakan bahwa Euro 2024 akan menjadi skenario terbaik untuk menutup karier di level internasional. Pasalnya, Euro edisi 2024 rencananya bakal digelar di Jerman.

Manuel Neuer - timnas Jerman - Eurosport
Eurosport

“Bermain di Euro 2024 merupakan salah satu impian terbesar saya. Tapi, saya harus bisa tetap menjaga kondisi kebugaran agar bisa tampil di ajang tersebut,” ungkap Manuel Neuer pada sesi jumpa pers, Senin (30/8) malam WIB.

“Selain itu, saya juga harus merasa masih dibutuhkan tim nasional. Sebelum memikirkan mengenai peluang itu, saya harus tetap fokus membawa tim nasional melaju ke Piala Dunia 2022,” sambung pria berumur 35 tahun itu.

MANUEL NEUER MASIH MERASA MUDA

Neuer merupakan pemain paling senior yang ada di skuat timnas Jerman pilihan Hansi Flick. Akan tetapi, Neuer masih merasa muda dan yakin bakal bisa menunjukkan performa terbaiknya di bawah komando Flick.

“Saya saat ini masih merasa muda meski saya merupakan pemain paling senior di tim nasional. Kami akan bermain dengan skema seperti yang ditunjukkan Hansi Flick ketika ia menangani Bayern.”

Manuel Neuer - timnas Jerman - @imiasanmia
twitter.com/imiasanmia

“Marcus Sorg adalah sosok yang sangat tepat untuk membantu tugas Flick di tim nasional. Kami harus tetap aktif ketika sedang tidak menguasai bola dan memaksa lawan untuk melakukan kesalahan,” tuntas Neuer.

Flick akan mengawali petualangannya bersama Die Mannschaft pada Jumat (3/9) mendatang. Rencananya, Die Mannschaft akan menantang Liechtenstein di ajang Kualifikasi Piala Dunia 2022. Setelahnya, Neuer dkk akan menghadapi Armenia (6/9) dan Islandia (9/9).

Hansi Flick Ungkap Alasan Sertakan Karim Adeyemi ke Skuat Timnas Jerman

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Masuknya Karim Adeyemi ke skuat timnas Jerman pilihan Hansi Flick merupakan sebuah kejutan besar. Pasalnya, Adeyemi sama sekali belum pernah masuk ke skuat senior Die Mannschaft di era Joachim Loew.

Flick mengaku sempat berkonsultasi dengan pelatih timnas U-21 Jerman, Stefan Kuntz, sebelum memasukkan nama Adeyemi ke dalam skuatnya. Flick mengatakan bahwa Kuntz sangat merekomendasikan Adeyemi untuk masuk skuat senior.

Hansi Flick - Timnas Jerman - tz. de
tz.de

“Kami memiliki dua orang pemain ofensif dari tim U-21 dalam sosok (Florian) Wirtz dan Adeyemi di skuat senior,” ujar Hansi Flick dalam sesi jumpa pers, Jumat (27/8) malam WIB.

“Sebelum memasukkan keduanya, saya sempat bicara dengan Stefan Kuntz. Dia merekomendasikan kedua nama tersebut untuk masuk ke skuat senior. Kami juga memiliki Marco Reus. Saya sudah sempat bicara dengannya,” sambung Flick.

HANSI FLICK TERKESIMA DENGAN PERFORMA NICO SCHLOTTERBECK

Adeyemi bukanlah satu-satunya kejutan di skuat pertama Flick. Pelatih berumur 56 tahun itu juga memutuskan untuk membawa bek muda SC Freiburg, Nico Schlotterbeck. Pemain 21 tahun itu dipilih untuk menggantikan posisi Mats Hummels yang gagal tampil maksimal di Euro 2020.

Sama seperti Adeyemi, Flick sempat berkonsultasi dengan Kuntz sebelum memasukkan Schlotterbeck ke dalam skuatnya. Ia mengaku sangat terkesan dengan performa Sclotterbeck di Euro U-21 beberapa bulan lalu.

Hansi Flick - Timnas Jerman - Goal
Goal

“Schlotterbeck menunjukkan performa yang sangat baik sepanjang Euro U-21. Dia merupakan pemain yang menggunakan kaki kiri dan saya sangat senang melihat permainannya.”

“Selain itu, Schlotterbeck juga merupakan pemain yang fleksibel dan bisa dimainkan di beberapa posisi. Saya mungkin akan memainkannya sebagai gelandang bertahan,” tuntas Flick.

Hansi Flick Angkut Wonderkid Salzburg ke Skuat Timnas Jerman

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Hansi Flick resmi mengumumkan skuat timnas Jerman pertamanya pada Jumat (27/8) malam WIB. Total, ada 26 pemain yang dipilih Flick untuk masuk ke dalam skuatnya.

Satu nama beken yang menghilang dari skuat Flick adalah bek senior Borussia Dortmund, Mats Hummels. Pemain 32 tahun itu harus gigit jari karena Flick lebih memilih untuk membawa bek 21 tahun milik SC Freiburg, Nico Schlotterbeck.

Hansi Flick - Timnas Jerman - VNExploler
Kicker

Selain Schlotterbeck, ada juga beberapa nama kejutan lain yang ada di dalam skuat pilihan Flick. Satu di antaranya adalah penyerang muda Red Bull Salzburg, Karim Adeyemi. Pemain 19 tahun itu dipilih berkat torehan delapan gol dari tujuh partai bersama Salzburg sepanjang musim 2021-22.

Adeyemi bukanlah satu-satunya pemain muda yang dipilih Flick. Pelatih 56 tahun itu juga membawa Ridle Baku, Florian Wirtz, Jamal Musiala serta David Raum.

Pekan depan, Die Mannschaft akan melakoni tiga partai Kualifikasi Piala Dunia 2022. Mereka dijadwalkan akan menantang Liechtenstein (3/9), Armenia (6/9), serta Islandia (9/9).

Hansi Flick - Timnas Jerman - bundesliga. com
bundesliga.com
DAFTAR PEMAIN TIMNAS JERMAN:

Kiper: Bernd Leno (Arsenal), Manuel Neuer (Bayern Munich), Kevin Trapp (Eintracht Frankfurt)

Belakang: Ridle Baku (Wolfsburg), Robin Gosens (Atalanta), Thilo Kehrer (Paris Saint-Germain), Lukas Klostermann (RB Leipzig), David Raum (Hoffenheim), Antonio Ruediger (Chelsea), Nico Schlotterbeck (Freiburg), Niklas Suele (Bayern Munich)

Tengah: Mahmoud Dahoud (Borussia Dortmund), Leon Goretzka (Bayern Munich), Ilkay Guendogan (Manchester City), Kai Havertz (Chelsea), Joshua Kimmich (Bayern Munich), Florian Neuhaus (Borussia Moenchengladbach), Florian Wirtz (Bayer Leverkusen)

Depan: Karim Adeyemi (Red Bull Salzburg), Serge Gnabry (Bayern Munich), Jonas Hoffmann (Borussia Moenchengladbach), Thomas Mueller (Bayern Munich), Jamal Musiala (Bayern Munich), Marco Reus (Borussia Dortmund), Leroy Sane (Bayern Munich), Timo Werner (Chelsea)

Karim Adeyemi Calon Debutan Pertama Era Hansi Flick?

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Hansi Flick akan segera menjalani debut sebagai pelatih timnas Jerman. Awal September nanti, dia akan memimpin Die Mannschaft dalam tiga laga beruntun melawan Liechtenstein, Armenia, dan Islandia pada Kualifikasi Piala Dunia 2022. Tersiar kabar, dia akan memanggil Karim Adeyemi.

Flick pada awalnya berencana mengumumkan daftar pemain untuk ketiga laga itu pada Kamis (26/8/2021). Namun, seperti dilansir laman resmi DFB, pengumuman harus mundur sehari. Sang bundestrainer baru akan mengumkan para pemainnya pada Jumat (27/8/2021).

Karim Adeyemi moncer bersama RB Salzburg pada musim ini.
Getty Images

Terkait susunan pemain yang akan turun pada tiga laga pada lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2022, ada satu pertanyaan menarik. Siapakah pemain yang akan jadi debutan pertama di timnas Jerman pada era Hansi Flick? Maklum saja, setelah babak belur pada EURO 2020, Die Mannschaft dinilai perlu darah baru.

Kabar yang beredar menyebutkan, satu kandidat kuat debutan era Flick adalah Karim Adeyemi, striker yang membela RB Salzburg. Pekan lalu, sang bundestrainer secara khusus mengutus Hermann Gerland untuk memantau pertandingan Salzburg di Liga Austria.

Karim Adeyemi Hanya Cadangan di Timnas U-21

Sosok Karim Adeyemi memang tengah memesona. Penyerang berumur 19 tahun itu tengah moncer bersama RB Salzburg. Dalam 7 laga di semua ajang, dia mampu menjejalkan 7 gol. Dia jadi andalan baru Salzburg setelah Patson Daka hijrah ke Leicester City.

“Dia punya potensi luar biasa,” kata pelatih Salzburg, Matthias Jaissle, pada Juli lalu seperti dikutip Football5Star.com dari Kicker. “Bila terus bekerja keras, tetap menjejak bumi, dan menerapkan semua yang kami berikan, dia pasti akan mendapatkan karier hebat.”

Karim Adeyemi hanya back up di timnas U-21 Jerman.
Getty Images

Andai betul-betul dipanggil oleh Hansi Flick untuk tiga laga timnas Jerman pada September nanti, itu akan jadi tantangan tersendiri bagi Adeyemi. Dia tak moncer saat membela timnas U-21 Jerman. Saat juara Piala Eropa U-21, dia hanya turun sebagai pemain cadangan dalam 3 pertandingan. Dia hanya jadi back up di posisi winger.

Itu juga akan jadi kejutan tersendiri bagi dirinya. “Aku tak punya target spesifik untuk beberapa tahun ke depan. Sangat penting bagiku untuk berkembang lebih baik dan mencapai target-target kami sebagai tim. Setelah itu, kita lihat saja ke mana arah membawaku,” ucap Karim Adeyemi kepada Die Abstauber saat pramusim silam.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Hansi Flick Dapat Kode dari Thomas Mueller

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Penyerang Bayern Munich, Thomas Mueller, belum memiliki rencana untuk pensiun dari timnas Jerman. Ia mengaku sedang menunggu panggilan Hansi Flick untuk memperkuat Die Mannschaft pada partai Kualifikasi Piala Dunia bulan depan.

Mueller sempat kehilangan tempatnya di skuat timnas Jerman. Ia dipinggirkan selama dua tahun oleh Joachim Loew sebelum akhirnya dipanggil untuk berlaga di Euro 2020.

Thomas Mueller - Hansi Flick - Sky Sport
Sky Sport

“Saya dan Hansi sudah sempat bicara melalui sambungan telepon. Tentu saja saya dan Hansi memiliki hubungan yang sangat baik. Tapi, kami belum membicarakan mengenai peluang saya masuk ke dalam skuat,” ungkap Mueller dilansir Football5star dari laman Bulinews.

“Jika Hansi ingin memasukkan saya ke dalam skuatnya, tentu saja saya sangat siap. Kita lihat saja apa yang akan terjadi di masa depan,” sambung pemain 31 tahun itu.

HANSI FLICK JUGA DAPAT KODE DARI ILKAY GUENDOGAN

Mueller bukanlah satu-satunya pemain senior yang mengirim kode kepada Flick. Gelandang andalan Manchester City, Ilkay Guendogan, juga mengutarakan niatnya untuk merebut satu tempat di skuat Flick.

Guendogan mengaku sangat kecewa dengan kegagalan Jerman tampil memukau di Euro 2020. Akan tetapi, pemain 30 tahun itu belum kehilangan gairah memperkuat Die Mannschaft.

Thomas Mueller - Hansi Flick - Ace Football
Ace Football

“Tugas saya bersama tim nasional masih belum selesai. Tentu saja saya sangat kecewa karena kami gagal bersinar di Euro 2020. Saya pun membutuhkan waktu yang agak lama untuk melupakan kegagalan tersebut,” tutur Guendogan kepada Kicker.

“Saya sudah melakukan diskusi mendalam dengan Hansi. Dia menjelaskan ambisi besarnya bersama tim nasional. Dia juga menjelaskan peran apa yang akan saya emban jika terpilih masuk ke dalam skuat,” tuntas Guendogan.