Prediksi: Belgia vs Rep. Cheska

Prediksi Kualifikasi Piala Dunia 2022 - Belgia vs Rep. Cheska 2
Banner Gamespool Baru Football5Star
PREDIKSI HASIL
Sportpesa
Belgia 1-0 Rep. Cheska
Predictz
Belgia 3-1 Rep. Cheska
WhoScored
Belgia 2-1 Rep. Cheska
FOOTBALL5STAR
Belgia 2-1 Rep. Cheska

Stadion Raja Badouin, Senin (6/9/2021) Pukul 01.45 WIB

Football5star.com, Indonesia – Rep Cheska merupakan ujian terberat yang harus dihadapi timnas Belgia di ajang Kualifikasi Piala Dunia 2022. Partai Belgia vs Rep. Cheska akan digelar di Stadion Raja Badouin, Brussels, pada Senin (6/9) dinihari WIB.

Belgia berhasil menunjukkan performa impresif sepanjang babak kualifikasi. The Red Devils sukses memetik tiga kemenangan dan sekali imbang dalam empat pertandingan. Catatan tersebut membuat mereka berhak menduduki posisi puncak grup E dengan perolehan 10 poin.

Rep. Cheska bukanlah lawan yang bisa dipandang sebelah mata. Patrik Schick cs tampil apik di Euro 2020 dan memiliki koleksi dua kemenangan dan satu imbang dari empat laga di babak kualifikasi.

Rep. Cheska sudah sempat merepotkan Belgia dalam pertemuan pertama di babak kualifikasi pada Maret 2021 lalu. Ketika itu, The Red Devils harus puas membawa pulang satu poin karena laga berakhir dengan skor sama kuat, 1-1.

Di pertandingan kali ini, Belgia diyakini bakal bisa membalaskan dendamnya. Football5Star memprediksi Belgia bakal mengalahkan Rep. Cheska dengan skor 2-1.

HEAD TO HEAD

Prediksi Kualifikasi Piala Dunia 2022 - Belgia vs Rep. Cheska 4

TREN PERFORMA
Prediksi Kualifikasi Piala Dunia 2022 - Belgia vs Rep. Cheska 5
Prediksi: Belgia vs Rep. Cheska 8
Banner Gamespool Baru Football5Star
STATISTIK MENARIK
  • Pertemuan terakhir antara Belgia dan Rep. Cheska berakhir dengan skor imbang, 1-1.
  • Belgia cuma menelan satu kekalahan dari lima pertandingan terakhirnya.
  • Belgia mencetak sembilan gol dalam lima pertandingan terakhirnya.
  • Belgia berhasil mencetak 17 gol dan cuma empat kali kebobolan dalam empat laga Pra-Piala Dunia 2022.
  • Rep. Cheska mencetak delapan gol dalam empat laga Pra-Piala Dunia 2022.
  • Tiga dari delapan gol Rep. Cheska dicetak oleh Tomas Soucek.
PELATIH
  • Laga Belgia vs Rep. Cheska kali ini merupakan pertemuan kedua antara Roberto Martinez dengan Jaroslav Silhavy.
  • Rekor Martinez vs Rep. Cheska: satu menang, satu imbang.
  • Rekor Silhavy vs Belgia: satu imbang.
WASIT
  • Laga Belgia vs Rep. Cheska kali ini akan dipimpin oleh wasit berpengalaman asal Inggris, Michael Oliver.
  • Dalam enam laga yang ia pimpin sepanjang musim 2021-22, Oliver mengeluarkan 21 kartu kuning dan satu kartu merah.
  • Rekor Belgia ketika diwasiti Oliver: satu menang.
  • Oliver belum pernah mempin laga yang melibatkan Rep. Cheska.
PEMAIN KUNCI
BELGIA:

Top Skorer: Romelu Lukaku (4 gol)
Top Assist: Hans Vanaken, Jeremy Doku dan Thomas Meunier (@2 assist)
Top Rating: Hans Vanaken (8,98)

REP. CHESKA:

Top Skorer: Tomas Soucek  (3 gol)
Top
Assist: Jakub Jankto, Vladimir Darida dan Patrik Schick (@2 assist)
Top Rating:
 Toumas Soucek (8,13)

Statistik di Kualifikasi Piala Dunia 2022 2020-21 menurut whoscored.com

BERITA KEDUA TIM
  • Belgia: Kevin De Bruyne cedera. Youri Tielemans diragukan.
  • Rep. Cheska: Tidak ada pemain absen.
PRAKIRAAN FORMASI
Prediksi Kualifikasi Piala Dunia 2022 Belgia vs Rep. Cheska

Gol Patrik Schick Lawan Skotlandia Jadi yang Terbaik di Euro 2020

gamespool
Gol Patrik Schick Lawan Skotlandia Jadi yang Terbaik di Euro 2020 11

Football5Star.com, Indonesia – UEFA resmi mengumumkan pemenang Goal of the Tournament di Euro 2020, Rabu (14/7/21). Dan pemenang jatuh kepada gol dari penyerang Republik Cheska, Patrik Schick ke gawang Skotlandia.

Pemenang dihasilkan lewat hasil voting di situs resmi UEFA dan hampir 800 ribu orang melakukan voting dari beberapa nominasi. Gol Patrik Schick ke gawang Skotlandia di pada laga pertama Grup D dinobatkan sebagai pemenang. Gol ini bahkan digadang-gadang juga akan masuk ke nominasi FIFA Puskas Awards 2021.

Pemain Bayer Leverkusen itu melepaskan tembakan fantastis dari tengah lapangan dan gagal diantisipasi oleh kiper David Marshall. Schick sendiri akhirnya menyelesaikan kompetisi dengan mencetak 5 gol.

Gol Paul Pogba ke gawang Swiss di babak 16 besar menduduki posisi kedua. Pemain Manchester United itu berhasil melepaskan tembakan melengkung tepat di pojok kiri atas gawang Yann Sommer. Sedangkan tendangan trivela Luka Modric ke gawang Skotlandia di laga ketiga babak grup D menduduki posisi ketiga.

Berikut daftar 10 besar Gol Terbaik di Euro 2020:

  1. Patrik Schick (Republik Cheska vs Skotlandia)
  2. Paul Pogba (Prancis vs Swiss)
  3. Luka Modric (Kroasia vs Skotlandia)
  4. Lorenzo Insigne (Italia vs Belgia)
  5. Kevin De Bruyne (Belgia vs Denmark)
  6. Cristiano Ronaldo (Portugal vs Hungaria)
  7. Alvaro Morata (Spanyol vs Italia)
  8. Mikkel Damsgaard (Denmark vs Inggris)
  9. Andriy Yarmolenko (Ukraina vs Belanda)
  10. Federico Chiesa (Italia vs Spanyol)

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Rep Cheska vs Denmark: Magi Patrik Schick Terhenti

gamespool
Rep Cheska vs Denmark: Magi Patrik Schick Terhenti 15

Football5star.com, Indonesia – Denmark menjadi tim yang berhasil menghentikan magi Patrik Schick dan Rep Cheska di Euro 2020. Laga Rep Cheska vs Denmark berakhir dengan skor 2-1.

Tampil sebagai tim unggulan, Denmark tak butuh waktu lama untuk membuka keunggulan. Baru lima menit laga berjalan, Thomas Delaney berhasil merobek jala gawang Tomas Vaclik memanfaatkan sepak pojok Jens Styger Larsen.

Tertinggal, Rep Cheska coba keluar menyerang dan mengurung lini pertahanan Denmark. Akan tetapi, solidnya penampilan Simon Kjaer dan Andreas Christensen membuat Rep Cheska kesulitan menciptakan peluang berart.

Asyik menyerang, Rep Cheska malah kembali kebobolan. Pada menit ke-41, Denmark berhasil menggandakan keunggulan melalui Kasper Dolberg yang memaksimalkan umpan silang Joakim Maehle.

Rep Cheska vs Denmark - Euro 2020 - uefa. com 2
uefa.com

Selepas turun minum, Rep Cheska kembali meningkatkan intensitas serangannya. Pada menit ke-49, Rep Cheska berhasil memperkecil ketertinggalan melalui sontekan Patrik Schick yang menerima umpan Vladimir Coufal.

Selepas gol Schick, Denmark kembali meningkatkan intensitas serangannya. Pada menit ke-78, Yussuf Poulsen nyaris memperlebar keunggulan Denmark. Akan tetapi, sepakan keras Poulsen digagalkan Vaclik.

Tiga menit berselang, Denmark kembali mendapat peluang. Kali ini, giliran Maehle yang mengancam gawang Vaclik. Akan tetapi, lagi-lagi Vaclik menjalankan tugasnya dengan baik,

Memasuki akhir pertandingan, giliran Rep Cheska yang balik menyerang. Tapi, mereka gagal mencetak gol kedua dan skor 1-2 berakhir hingga wasit membubarkan pertandingan.

SUSUNAN PEMAIN REP CHESKA VS DENMARK:

Rep Cheska: 1-Tomas Vaclik; 5-Vladimir Coufal, 3-Ondrej Celutska (4-Jakub Brabec 65′), 6-Tomas Kalas (2-Joachim Andersen 81′), 18-Jan Boril; 9-Tomas Holes (9-Jakub Jankto 49′), 15-Tomas Soucek; 12-Lukas Masoupost (11-Michael Krmencik 46′), 7-Antonin Barak, 13-Petr Sevcik (8-Vladimir Darida 79′); 10-Patrik Schick (20-Matej Vydra 79′)

Pelatih: Jaroslav Silhavy

Denmark: 1-Kasper Schmeichel; 3-Jannik Vestergaard, 4-Simon Kjaer, 6-Andreas Christensen; 5-Joakim Maehle, 8-Thomas Delaney (24-Mathias Jensen 81′), 23-Pierre-Emile Hojbjerg, 17-Jens Styger Larsen (18-Daniel Waas 71′); 14-Mikkel Damsgaard (15-Christian Norgaard 60′), 12-Kasper Dolberg (20-Kasper Dolberg 59′), 9-Martin Braithwaite

Pelatih: Kasper Hjulmand

Kartu Kuning: Krmencik 84′, Kalas 86′

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Prediksi: Rep Cheska vs Denmark

Prediksi Euro 2020: Rep Cheska vs Denmark
Gamespool new banner
PREDIKSI HASIL
Sportpesa
Rep Cheska 0-1 Denmark
Predictz
Rep Cheska 1-1 Denmark
WhoScored
Rep Cheska 1-3 Denmark
FOOTBALL5STAR
Rep Cheska 2-3 Denmark

 

Stadion Olimpiade Baku, Sabtu (3/7/2021) Pukul 23.00 WIB

Football5star.com, Indonesia – Tiket berlaga di babak semifinal Euro 2020 menjadi motivasi terbesar Denmark ketika menghadapi Rep Cheska. Laga Rep Cheska vs Denmark rencananya akan digelar di Stadion Olimpiade Baku pada Sabtu (3/7) malam WIB.

Denmark tak mengawali Euro 2020 dengan baik. Pasalnya, mereka menelan dua kekalahan dalam dua laga pembuka. Namun, mereka berhasil bangkit dan menunjukkan performa impresif dalam dua pertandingan terakhirnya.

Dalam dua laga terakhirnya, Denmark berhasil mencetak delapan gol dan cuma sekali kebobolan. Kejadian yang menimpa Christian Eriksen ditengarai menjadi alasan utama di balik kebangkitan tim dinamit.

Sementara itu, Rep Cheska merupakan salah satu tim kejutan di Euro 2020. Di babak 16 besar, Patrik Schick cs tampil mengesankan dan berhasil menyingkirkan tim tangguh, Belanda dengan skor 2-0.

Kedua tim memiliki rekor pertemuan yang cukup berimbang. Pasalnya, enam dari 11 pertemuan terakhir antara Rep Cheska vs Denmark berakhir imbang. Akan tetapi, di laga ini Denmark akan bisa menunjukkan kelasnya dan menyudahi petualangan Rep Cheska. Football5star memprediksi laga ini akan berakhir dengan skor 3-2 untuk Denmark.

REKOR PERTEMUAN

head to head Rep. Cheska vs Denmark

TREN PERFORMA
Lima Laga Terakhir Rep. Cheska vs Denmark
Prediksi: Rep Cheska vs Denmark 23
Gamespool new banner
STATISTIK MENARIK
  • Enam dari 11 laga terakhir antara Rep Cheska vs Denmark berakhir imbang.
  • Denmark tak terkalahkan dalam lima pertemuan terakhir melawan Rep Cheska (satu menang, empat imbang).
  • Denmark baru mampu mencatat satu clean sheet dari empat pertandingan di Piala Eropa 2020.
  • Denmark merupakan satu-satunya tim yang berhasil mencetak empat gol dalam dua pertandingan beruntun sepanjang sejarah Piala Eropa.
  • Rep Cheska cuma kebobolan dua gol sepanjang Piala Eropa 2020.
  • Rep Cheska mencetak lima gol sepanjang Piala Eropa 2020.
  • Empat dari lima gol Rep Cheska di Piala Eropa 2020 diciptakan oleh Patrik Schick.
PELATIH
  • Partai Rep Cheska vs Denmark ini merupakan pertemuan pertama antara Jaroslav Silhavy dengan Kasper Hjulmand.
  • Silhavy belum pernah menghadapi Denmark.
  • Hjulmand belum pernah menghadapi Rep Cheska.
WASIT
  • Partai Rep Cheska vs Denmark kali ini akan dipimpin oleh wasit berpengalaman asal Belanda, Bjorn Kuipers.
  • Dalam dua partai Piala Eropa 2020, Kuipers baru mengeluarkan delapan kartu kuning.
  • Rekor Rep Cheska ketika diwasiti Kuipers: satu menang.
  • Rekor Denmark ketika diwasiti Kuipers: dua menang, satu kalah.
PEMAIN KUNCI
REP CHESKA:

Top Skorer: Patrik Schick (4 gol)
Top Assist: Tomas Kalas, Tomas Soucek, Tomas Holes dan Vladimir Coufal (@1 assist
Top Rating: Patrik Schick (7,56)

DENMARK:

Top Assist: Joakim Maehle, Yussuf Poulsen dan Kasper Dolberg (@2 gol)
Top
Assist: Pierre-Emile Hojbjerg (3 assist)
Top Rating:
 Joakim Maehle (7,61)

Statistik di Piala Eropa 2020 menurut whoscored.com

BERITA KEDUA TIM
  • Rep Cheska: Tidak ada pemain absen.
  • Denmark: Christian Eriksen absen. Simon Kjaer, Yussuf Poulsen dan Daniel Waas diragukan.
PRAKIRAAN FORMASI
line up Rep. Cheska vs Denmark

16 Besar Euro 2020: Tiga Kuda Hitam Curi Perhatian

gamespool
16 Besar Euro 2020: Tiga Kuda Hitam Curi Perhatian 27

Football5star.com, Indonesia – Denmark, Rep. Cheska dan Swiss menjadi tiga tim yang sukses mencuri pehatian di babak 16 besar Euro 2020. Ketiganya berhasil mengamankan tempat di babak perempat final dengan cara yang impresif.

Denmark menjadi tim pertama yang lolos ke babak 16 besar. Pada Sabtu (26/6) lalu, mereka berhasil mengalahkan Wales dengan skor 4-0 berkat gol Kasper Dolberg (27′ & 48′), Joakim Maehle (88′) dan Martin Braithwaite (90+4′).

Sehari berselang, giliran Rep Cheska yang tampil mempesona. Patrik Schick cs secara mengejutkan berhasil menyingkirkan tim tangguh, Belanda, dengan skor 2-0. Sementara itu, Swiss menyingkirkan juara Piala Dunia 2018, Prancis melalui babak adu penalti.

16 Besar - Euro 2020 - uefa. com
uefa.com

Selain ketiganya, ada juga tim lain yang juga tampil impresif di babak 16 besar, yakni Spanyol dan Inggris. Spanyol menyikngkirkan Kroasia dengan skor 5-3 lewat babak tambahan dan Inggris tampil perkasa ketika menjamu Jerman di Stadion Wembley.

Ukraina menjadi tim terakhir yang lolos ke babak delapan besar. Pada Rabu (30/6) dinihari WIB, skuat besutan Andriy Shevchenko berhasil menyingkirkan Swedia melalui gol Artem Dovbyk di menit terakhir babak tambahan.

Babak perempat final Piala Eropa 2020 rencananya akan dibuka dengan laga Swiss vs Spanyol pada Jumat (2/7) malam WIB. Partai antara (SIAPA) vs Inggris pada Minggu (4/7) dinihari WIB bakal menutup babak delapan besar.

HASIL LENGKAP BABAK 16 BESAR EURO 2020:

Sabtu (26/6):

  • Wales 0-4 Denmark (Kasper Dolberg 27′, 48′, Joakim Maehle 88′, Martin Braithwaite 90+4′)

Minggu (27/6):

  • Italia 2-1 Austria (Federico Chiesa 95′, Matteo Pessina 105′ – Sasa Kalajdzic 114′)
  • Belanda 0-2 Rep Cheska (Tomas Holes 68′, Patrik Schick 80′)

Senin (28/6):

  • Belgia 1-0 Portugal (Thorgan Hazard 42′)
  • Kroasia 3-5 Spanyol (Pedri 20′ [bd], Mislav Orsic 85′, Mario Pasalic 90+2′ – Pablo Sarabia 38′, Cesar Azpilicueta 57′, Ferran Torres 77′, Alvaro Morata 100′, Mikel Oyarzabal 103′)

Selasa (29/6):

  • Prancis 3-3 Swiss* (Karim Benzema 57′, 59′, Paul Pogba 75′ – Haris Seferovic 15′, 81′, Mario Gavranovic 90′)
  • Inggris 2-0 Jerman (Raheem Sterling 75′, Harry Kane 86′)

*Swiss menang adu penalti dengan skor 5-4

Rabu (30/6):

  • Swedia 1-2 Ukraina (Emil Forsberg 43′ – Oleksandr Zinchenko 27′, Artem Dovbyk 120+1′)

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Dua Pemain yang Jadi Kunci Keberhasilan Rep Cheska

gamespool
Dua Pemain yang Jadi Kunci Keberhasilan Rep Cheska 31

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Rep Cheska, Jaroslav Silhavy, merasa sangat bangga dengan keberhasilan timnya menyingkirkan Belanda di babak 16 besar Euro 2020. Di mata Silhavy, Narodak berhasil mengalahkan Belanda berkat performa gemilang Tomas Vaclik dan Tomas Holes.

Holes tampil impresif dengan sumbagan satu gol dan satu assist. Sumbangan tersebut membuat Holes berhak membawa pulang gelar man of the match. Vaclik juga menunjukkan performa gemilang. Pemain berusia 32 tahun itu berhasil mematahkan banyak peluang Belanda dan mencatat clean sheet.

“Tomas Vaclik tampil luar biasa. Dia sangat membantu kami karena menciptakan banyak penyelamatan gemilang di momen yang sangat tepat,” ujar Jaroslav Silhavy dikutip football5star dari laman resmi UEFA.

Rep Cheska - Tomas Holes - uefa. com 2
uefa.com

“Selain Vaclik, Tomas Holes juga tampil gemilang. Dia memiliki peran yang cukup krusial di balik terciptanya dua gol kami. Saya harus melempar pujian tinggi kepada keduanya,” sambung Silhavy.

Sementara itu, Holes merasa sangat senang karena memiliki andil di balik terciptanya dua gol Rep Cheska. Pasalnya, ia lebih sering mendapatkan tugas untuk memutus serangan lawan dan bukan mencetak gol.

“Saya biasanya mendapat tanggung jawab untuk memutus serangan lawan. Terkadang, saya mendapat keuntungan karena lawan berpikir saya hanya bertahan dan tidak menyerang. Beruntung, malam ini skenario tersebut menjadi kenyataan,” ujar Holes.

Di babak delapan besar, Rep Cheska bakal menantang tim kuda hitam lainnya, Denmark. Laga tersebut rencananya akan digelar di Stadion Olimpiade Baku, Azerbaijan, pada 3 Juli mendatang.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Belanda vs Rep. Cheska: Petaka Babak Kedua Paksa De Oranje Angkat Koper

Banner Gamespool Football5Star

Football5star.com Indonesia – Hasil mengejutkan tersaji pada laga Belanda vs Rep. Cheska di Puskas Arena, Minggu (27/6). Timnas Belanda yang lebih diunggulkan justru keok dan angkat koper pada babak 16 besar EURO 2020 akibat kalah 0-2 dari Cheska.

Timnas Belanda sebenarnya tampil agresif sejak awal pertandingan. Malahan, De Oranje nyaris unggul ketika laga baru berumur sembilan menit andai De Ligt mampu memaksimalkan umpan tendangan bebas Daley Blind.

Belanda vs Rep. Cheska Twitter EURO 2020
Twitter EURO 2020

Berselang empat menit, Belanda kembali mendapat peluang emas. Menerima umpan terobosan Daley Blind, Denzel Dumfries yang lolos dari jebakan offside mampu melewati adangan kiper Cheska, Tomas Vaclik. Akan tetapi, bola yang coba disepak Denzel Dumfries ke gawang kosong berhasil diblok oleh Tomas Kalas.

Pada menit ke-22 gantian Cheska. Petr Sevcik melepaskan umpan lambung ke kotak penalti yang mengarah langsung ke Thomas Soucek. Namun, peluang itu gagal berbuah gol setelah bola sundulan Soucek masih melebar.

Hingga setengah jam pertandingan berjalan, jual-beli serangan masih tersaji. Pada menit ke-38, timnas Rep. Cheska mendapat peluang emas ketika Antonin Barak lolos dari jebakan offside setelah menerima umpan terobosan Lukas Masopust di kotak penalti Belanda.

Kali ini, bola tembakan Antonin Barak dari jarak deka masih bisa dihalau oleh bek Belanda, Matthijs De Ligt. Selepas itu, tak ada lagi peluang emas yang tersaji sampai babak pertama Belanda vs Rep. Cheska berakhir.

Babak Kedua Belanda vs Rep. Cheska: Kartu Merah De Ligt Awal Petaka De Oranje

Belanda vs Rep. Cheska Matthijs De Ligt Twitter EURO 2020
Twitter EURO 2020

Memasuki babak kedua, pertarungan relatif masih imbang. Hanya saja, Rep. Cheska tampak meningkatkan agresivitas serangan. Bahkan, sejumlah peluang bisa diciptakan anak asuh Jaroslav Silhavy, terutama setelah bek Belanda, Matthijs De Ligt, diganjar kartu merah pada menit ke-55.

Peluang emas pertama Cheska selepas jeda lahir pada menit ke-64. Pavel Kaderabek berdiri bebas di dalam kotak penalti setelah menerima umpan silang Vladimir Coufal. Hanya saja, bola yang coba disepak Kaderabek ke arah gawang masih bisa diblok Denzel Dumfries.

Sempat menit setelahnya, serangan agresif timnas Rep. Cheska benar-benar membuahkan hasil. Berawal dari sepak pojok Antonin Barak, bola yang mengarah tiang jauh ditanduk Tomas Kalas ke mulut gawang. Tomas Holes yang berdiri bebas langsung menceploskannya ke gawang dengan sundulannya.

Belanda vs Rep. Cheska Twitter EURO 2020 1
Twitter EURO 2020

Gol itu membuat duel Belanda vs Rep. Cheska kian sengi. Ketinggalan satu gol membuat timnas Belanda tampil lebih agresif dalam menyerang. Kendati begitu, Cheska juga menyengat melalui serangan balik yang kerap membuat lini belakang De Oranje kerepotan.

Buktinya, serangan cepat Cheska pada menit ke-80 kembali menghadirkan petaka. Kali ini Tomas Holes bertindak sebagai pemberi assist ketika bola umpan tariknya disambar Patrick Shick dengan sepakan kaki kiri yang memaksa gawang Maarten Stekelenburg kembali bobol.

Timnas Belanda semakin frustrasi setelah ketinggalan dua gol dan bermain 10 orang. Masuknya Wout Weghorst dan Steven Berghuis tak mengubah peruntungan De Oranje. Dua gol yang tercipta pada babak kedua bertahan sampai laga Belanda vs Rep. Cheska bubar.

Kemenangan ini membawa Rep. Cheska melaju ke babak perempat final EURO 2020 dan akan menantang Denmark di Stadion Olimpiade Baku pada 3 Juli mendatang.

SUSUNAN PEMAIN BELANDA vs REP. CHESKA:

BELANDA (3-4-1-2): 1-Maarten Stekelenburg; 6-Stefan de Vrij, 3-Matthijs de Ligt, 17-Daley Blind (Jurrien Timber 81); 22-Denzel Dumfries, 15-Marten de Roon (Wout Weghorst 73), 21-Frenkie de Jong, 12-Patrick van Aanholt (Steven Berghuis 81); 8-Georginio Wijnaldum; 18-Donyell Malen (Quincy Promes 57), 10-Memphis Depay
Pelatih: Frank De Boer

REP. CHESKA (4-2-3-1): 1-Tomas Vaclik; 2-Pavel Kaderabek, 6-Tomas Kalas, 3-Ondrej Celustka, 5-Vladimir Coufal; 15-Tomas Soucek, 9-Tomas Holes (Alex Kral 85); 13-Petr Sevcik (Adam Hlozek 85); 12-Lukas Masopust (Jakub Jankto 79), 7-Antonin Barak (Michal Sadilek 90); 10-Patrik Schick (Michael Krmencik 90)
Pelatih: Jaroslav Silhavy

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Prediksi: Belanda vs Rep Cheska

Prediksi Euro 2020: Belanda vs Rep Cheska
Gamespool new banner
PREDIKSI HASIL
Sportpesa
Belanda 2-1 Rep Cheska
Predictz
Belanda 2-1 Rep Cheska
WhoScored
Belanda 2-1 Rep Cheska
FOOTBALL5STAR
Belanda 3-1 Rep Cheska
Puskas Arena, Minggu (27/6/2021) Pukul 23.00 WIB

Football5star.com, Indonesia – Tiket berlaga di babak perempat besar Euro 2020 menjadi motivasi terbesar Belanda ketika menghadapi Rep Cheska. Laga Belanda vs Rep Cheska rencananya akan digelar di Puskas Arena, Budapest, pada Minggu (27/6) dinihari WIB.

Belanda tampil impresif di babak grup. Mereka sukses melaju ke babak 16 besar sebagai pemuncak grup C dengan perolehan sembilan poin. Sementara itu, Rep Cheska kehilangan momentumnya di laga terakhir fase grup. Kekalahan atas Inggris membuat Patrik Schick cs hanya mampu finis di posisi ketiga grup D.

Belanda tidak memiliki rekor yang terlalu bagus dalam 11 pertemuan terakhirnya melawan Rep Cheska. De Oranje cuma mampu memetik tiga kemenangan dan menelan lima kekalahan. 

Tak cuma itu, Rep Cheska berhasil mencuri tiga kemenangan dari lima laga terakhir melawan Belanda. Namun, catatan tersebut tak akan terlalu berpengaruh di laga nanti, Football5star memprediksi Belanda akan melaju ke perempat final Euro 2020 dan mengalahkan Rep Cheska dengan skor 3-1.

REKOR PERTEMUAN

head to head Belanda vs Rep Cheska

TREN PERFORMA
Lima Laga Terakhir Belanda vs Cheska
Prediksi: Belanda vs Rep Cheska 44
Gamespool new banner
STATISTIK MENARIK
  • Belanda cuma mampu memetik tiga kemenangan dari 11 pertemuan terakhir melawan Rep Cheska.
  • Belanda memiliki rekor kemenangan 100 persen sepanjang Euro 2020.
  • Belanda tak terkalahkan dalam lima pertandingan terakhirnya (empat menang, satu imbang)
  • Belanda mencetak delapan gol dan cuma dua kali kebobolan dalam tiga partai Euro 2020.
  • Rep Cheska cuma berhasil meraih dua kemenangan dari lima pertandingan terakhirnya.
  • Rep Cheska mencetak tiga gol dan dua kali kebobolan dalam tiga partai Euro 2020.
  • Seluruh gol Rep Cheska di Euro 2020 dicetak oleh Patrik Schick.
PELATIH
  • Partai Belanda vs Rep Cheska kali ini merupakan pertemuan ketiga antara Frank de Boer dengan Jaroslav Silhavy.
  • De Boer tak terkalahkan dalam dua pertemuan sebelumnya melawan Silhavy (satu menang, satu imbang).
  • De Boer belum pernah menghadapi Rep Cheska.
  • Silhavy belum pernah menghadapi Belanda.
WASIT
  • Partai Belanda vs Rep Cheska kali ini akan dipimpin oleh wasit asal Rusia, Sergey Karasev.
  • Karasev mengeluarkan tujuh kartu kuning dalam dua partai di Piala Eropa 2020.
  • Rekor Belanda ketika diwasiti Karasev: satu menang, satu kalah.
  • Rekor Rep Cheska ketika diwasiti Karasev: dua kalah.
PEMAIN KUNCI
BELANDA:

Top Skorer: Georginio Wijnaldum (3 gol)
Top Assist: Donyell Malen (2 assist
Top Rating: Frenkie de Jong (7,87)

REP CHESKA:

Top Assist: Patrik Schick (3 gol)
Top
Assist: Vladimir Coufal dan Tomas Soucek (@1 assist)
Top Rating:
 Patrik Schick (7,45)

Statistik di Piala Eropa 2020 menurut whoscored.com

BERITA KEDUA TIM
  • Belanda: Luuk de Jong cedera.
  • Rep Cheska: Jan Boril skorsing.
PRAKIRAAN FORMASI
belanda vs rep cheska

Memphis Depay Tak Mau Remehkan Republik Cheska

gamespool
Memphis Depay Tak Mau Remehkan Republik Cheska 48

Football5Star.com, Indonesia – Pemain timnas Belanda, Memphis Depay, tidak mau meremehkan kekuatan Republik Cheska di babak 16 besar Euro 2020, (27/6/21). Depay juga berbicara soal duetnya dengan Gini Wijnaldum di timnas Belanda.

Belanda akan berhadapan dengan peringkat ketiga Grup D, Republik Cheska di babak 16 besar Euro 2020. Walaupun Cheska finis sebagai peringkat ketiga terbaik, Depay tak mau meremahkan mereka. Apalagi dalam pertemuan terakhir, Belanda kalah 3-2 dalam keadaan Cheska bermain dengan 10 orang pada 2015. Depay sendiri bermain di laga itu.

Belanda vs Skotlandia Memphis Depay Selamatkan Muka De Oranje
@fantasygoldgh

“Saya tahu mereka sangat intens. Saya belum pernah melawan mereka untuk sementara waktu, saya pikir 2015 adalah yang terakhir bagi saya. Mereka tidak pernah menjadi tim yang mudah untuk dilawan, jadi kami tahu itu akan sulit. Kami harus memberikan 100% jika kami ingin menang. Kami berencana untuk melakukan itu, tetapi itu pasti tidak akan berjalan mulus,” ucap Memphis Depay seperti dikutip Football5Star.com dari laman resmi UEFA.

Memphis Depay dan Gini Wijnaldum total sudah mencetak 5 gol sejauh ini di Euro 2020. Total mereka sudah mencetak 53 gol untuk de Oranje. Depay menjelaskan kunci keberhasilannya.

“Gini memiliki kapasitas mencetak gol dan kemampuan berlari yang hebat. Dan dia tahu kapan harus berada di dalam kotak penalti. Itu sangat penting bagi tim. Tentu saja, saya pernah bermain dengannya di masa lalu, di PSV Eindhoven, jadi kami saling mengenal dengan baik,” ujar Depay.

Pemain baru Barcelona itu melanjutkan, “Saya mencoba menggunakan kualitas yang saya miliki untuk menciptakan peluang. Jika Anda mendapat kesempatan untuk mencetak gol, terkadang Anda berhasil dan terkadang tidak. Jika Anda melakukannya secara teratur, Anda menjadi penting bagi tim. Tetapi juga sangat penting bahwa kami tetap bisa efektif bahkan jika saya tidak terlibat.”

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Kabar Terbaru Karel Poborsky, Raja Assist di Pentas EURO

Banner Gamespol Baru

Football5Star.com, Indonesia – Berbicara soal Karel Poborsky di pentas EURO, memori kebanyakan orang pasti tertuju pada gol tendangan lobnya saat Rep. Cheska melawan Portugal pada perempat final EURO 1996. Berkat gol itu, tim asuhan Dusan Uhrin lolos ke semifinal.

Poborsky tak menampik gol itu sangat identik dengan dirinya. Dalam banyak kesempatan, selalu saja orang-orang bertanya kepadanya soal gol indah tersebut. “Saya tak tahu lagi sudah berapa kali menggambarkan gol itu karena pada dasarnya itu jadi bagian dari setiap pembicaraan,” ujar dia seperti dikutip Football5Star.com dari ProcNe.

Kepada laman resmi UEFA, Karel Poborsky menjelaskan gol itu. “Vitor Baia maju terlalu jauh dari gawangnya. Bola melesat tinggi dan agak memantul di rumput, jadi saya tak harus menendangnya. Itu lebih mirip lemparan. Saya mengambilnya dari bawah. Saya memilih penyelesaian yang sudah biasa dilakukan. Saya sudah mencetak dua atau tiga gol seperti itu sebelumnya,” urai dia.

Gol itu memang yang paling diingat orang dari sosok Poborsky di pentas EURO. Sampai-sampai, itu menutupi prestasi terbesarnya di ajang antarnegara terakbar di Eropa tersebut. Hingga saat ini, dia tercatat sebagai raja assist di Piala Eropa. Total, dia membuat 8 assist. Pengancam terdekatnya adalah Cristiano Ronaldo dengan 6 assist.

https://www.youtube.com/watch?v=M4MjBpCUhiE&ab_channel=BenitoGonz%C3%A1lezBenitoGonz%C3%A1lez

Karel Poborsky tampil pada tiga edisi beruntun Piala Eropa. Selain di EURO 1996, dia juga tampil di EURO 2000 dan 2004. Pada tiga gelaran itu, dia tak pernah absen membuat assist. Tiga assist dibuat pada EURO 1996, satu assist pada EURO 2000, dan empat assist pada EURO 2004.

Kiprah apik di Piala Eropa pula yang membuat karier Karel Poborsky kian meroket. Setelah membawa Rep. Cheska ke final EURO 1996, dia direkrut raksasa Inggris, Manchester United. Setelah itu, dia melanglang buana bersama Benfica dan Lazio sebelum pulang kampung ke Sparta Praha pada 2002 dan pensiun di klub pertamanya, SK Dynamo Ceske Budejovice, pada 2007.

Karel Poborsky Tetap Berkutat di Sepak Bola

Setelah gantung sepatu, Karel Poborsky tak lantas meninggalkan sepak bola. Bahkan, enam bulan terakhir kariernya sebagai pemain diisi pula dengan tugas lain di manajemen klub. Dia menjadi pemilik sekaligus direktur umum di SK Dynamo Ceske Budejovice.

“Pada musim terakhir, saya sudah jadi pemilik bersama SK Dynamo. Saya juga menjabat direktur umum dalam 6 bulan terakhir. Itu sebetulnya kehidupan ganda yang tak bermakna. Namun, itu adalah fase transisi dan berjalan baik. Saya mengakhiri musim dan alih fungsi dengan mulus. Saya tak lagi duduk di kantor dengan celana training,” urai Poborsky.

Kiprahnya sekarang adalah Direktur Akademi Sepak Bola FACR, Asoasiasi Sepak Bola Rep. Cheska. Raja assist EURO itu mengaku sangat menikmati perannya yang sekilas terkesan membosankan karena buahnya tak segera terlihat dan dirasakan. Menurut dia, proses itulah yang jadi kenikmatan tersendiri.

Karel Poborsky sudah masuk manajemen SK Dynamo Ceske Budejovice pada 6 bulan terakhir kariernya sebagai pemain.
dynamocb.cz

“Di akademi, kerja kami bukan soal hari ini, tapi berakhir ketika anak berumur 14 tahun bermain sebagai murid. Ada ruang untuk berpikir lebih santai karena tak terbebani lagi pertandingan setiap minggu, setiap musim,” ujar Poborsky menjelaskan kerjanya sebagai Direktur Akademi Sepak Bola FACR.

Lebih jauh, Poborsky menguraikan proses perekrutan murid di akademi. Hal itu, kata dia, diawali pemantauan bakat di semua wilayah setiap dua tahun. Mereka mengumpulkan 250 anak-anak dan melatihnya di regional masing-masing. Dari situ, dilakukan seleksi hingga terpilih 25 anak-anak untuk masuk akademi.

“Namun, mereka tak bergabung dengan kami. Mereka tetap bersama klub masing-masing. Mereka datang pada Senin dan pulang pada Jumat, Mereka akan berlatih di klub dan bermain pada akhir pekan. Setelah itu, mereka kembali lagi ke akademi pada Senin,” kata Karel Poborsky lagi.

Kalah di Pemilihan Presiden FACR

Meskipun menikmati perannya itu, Karel Poborsky tak lantas berpuas diri. Dia pun ikut dalam pemilihan Presiden FACR yang digelar pada awal Juni lalu. Namun, dia gagal menjadi orang nomor satu karena kalah dari Petr Fousek. Dia meraih 91 suara, sedangkan Fousek memperoleh 106 suara.

Meskipun demikian, Poborsky tak sakit hati. Dia justru menunjukkan sportivitas dan kebesaran hati. Begitu dinyatakan kalah, dia langsung mengucapkan selamat kepada sang rival. “Dari awal hingga akhir, itu pertarungan yang adil. Saya menghormati opsi yang dipilih,” kata dia kepada Idnes.

Lebih jauh, Poborsky mengungkapkan, “Sepertinya ini buruk bagi saya. Saya dibesarkan untuk menang, tapi sekarang kalah. Walaupun begitu, secara keseluruhan , ini adalah tantangan dan pengalaman luar biasa bagi saya. Saya bertemu banyak orang baik di pelosok dan wilayah. Saya mendapatkan informasi dan punya pandangan berbeda soal sepak bola.”

Karel Poborsky kalah dalam pemilihan Presiden FACR.
seznamzpravy.cz

Kekalahan itu pun tak membuat Karel Poborsky terbebani. “Saya tak menjanjikan apa pun kepada siapa pun sepanjang kampanye. Jadi, saya tak punya utang sama sekali. Saya tak malu dan dapat menatap mata setiap orang. Hidup terus berjalan,” ujar dia lagi.

Poborsky pun tak mutung. Dia akan tetap loyal dan menghormati kontraknya dengan FACR. Kalah pada pemilihan Presiden FACR tak lantas membuat dia kecewa dan memutus kontrak begitu saja. Dia akan tetap amanah sepanjang diberi kepercayaan.

“Saya akan kembali bekerja seperti biasa. Saat ini, saya punya kontrak dengan FACR, dengan akademi, dengan stakeholder sepak bola usia muda. Jika tak ada perubahan dari pemimpin, saya siap melanjutkannya,” ucap Karel Poborsky.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Skotlandia vs Rep Cheska: Patrik Schick Berpesta di Glasgow

gamespool
Skotlandia vs Rep Cheska: Patrik Schick Berpesta di Glasgow 56

Football5star.com, Indonesia – Patrik Schick menjadi bintang kemenangan Rep Cheska di markas Skotlandia pada Senin (14/5) malam WIB. Dua gol Schick membuat laga Euro 2020 antara Skotlandia vs Rep Cheska berakhir dengan skor 0-2.

Tampil sebagai tim tuan rumah, Skotlandia langsung mengambil inisiatif serangan. Pada menit ke-22, Skotlandia mendapat peluang pertama lewat Lyndon Dykes yang menyambar umpan Andrew Robertson. Namun, upaya Dykes melenceng tipis dari gawang Rep Cheska.

Pada menit ke-31, Skotlandia kembali mendapat peluang emas. Tapi, kali ini sepakan keras Robertson yang menerima umpan silang Ryan Christie berhasil diselamatkan Tomas Vaclik.

Asyik menyerang, Skotlandia malah kecolongan. Pada menit ke-42, Rep Cheska berhasil mencuri keunggulan melalui sundulan Patrik Schick yang memanfaatkan umpan kiriman Vladimir Coufal. Skor 0-1 tak berubah hingga babak pertama usai.

patrik schick - euro 2020 - Skotlandia vs Rep Cheska - Reuters
Reuters

Skotlandia mengawali babak kedua dengan intensitas serangan yang cukup tinggi. Namun, mereka malah kembali kecolongan. Pada menit ke-52, Schick berhasil mencetak gol keduanya melalui sepakan spekulasi dari garis tengah lapangan.

Gol kedua Schick membuat Skotlandia semakin gencar menekan lini belakang Rep Cheska. Pada menit ke-65, Dykes yang tidak terkawal melepaskan sepakan terukur. Namun, upaya Dykes masih gagal menembus gawang Vaclik.

Memasuki 15 menit terakhir pertandingan, Skotlandia semakin meningkatkan intensitas serangannya. Tim tuan rumah sempat mendapat peluang melalui pemain pengganti, Kevin Nisbet dan James Forrest. Namun, upaya keduanya gagal membuahkan hasil dan skor 0-2 bertahan hingga wasit membubarkan pertandingan.

Kemenangan ini membawa Rep Cheska menggusur Inggris dari puncak klasemen grup D. Sementara itu, Skotlandia harus puas menyandang status tim juru kunci.

SUSUNAN PEMAIN SKOTLANDIA VS REP CHESKA:

Skotlandia: 1-David Marshall; 24-Jack Hendry (8-Callum McGregor 67′), 5-Grant Hanley, 16-Liam Cooper; 2-Stephen O’Donnell (25-James Forrest 79′), 7-John McGinn, 4-Scott McTominay, 17-Stuart Armstrong (20-Ryan Fraser 67′), 3-Andrew Robertson; 11-Ryan Christie (10-Che Adams 46′), 9-Lyndon Dykes (19-Kevin Nisbet 79′)

Pelatih: Steve Clarke

Rep Cheska: 1-Tomas Vaclik; 5-Vladimir Coufal, 3-Ondrej Celustka, 6-Tomas Kalas, 18-Jan Boril; 15-Tomas Soucek, 21-Alex Kral (9-Tomas Holes 67′); 12-Lukas Masopust (20-Matej Vydra 72′), 8-Vladimir Darida (13-Petr Sevcik 87′), 14-Jakub Jankto (19-Adam Hlozek 72′); 10-Patrik Schick (11-Michael Krmencik 87′)

Pelatih: Jaroslav Silhavy

 

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Momen Bersejarah EURO: Jens Todt, Amunisi Tambahan yang Sia-Sia

Gamespool new banner

Football5Star.com, Indonesia – Final EURO 1996 antara Timnas Rep. Cheska vs Timnas Jerman di Stadion Wembley, Inggris, menyisakan cerita unik. Jerman tiba-tiba diberi izin oleh UEFA untuk memanggil Jens Todt jelang partai puncak yang dihelat 30 Juni 1996 itu.

Sebelum pertandingan, Jerman yang kala itu diarsiteki oleh Berti Vogts memang dibuat pusing oleh absennya sejumlah pemain utamanya. Stefan Kuntz, Juergen Kohler, Mario Basler, Fredi Bobic dan, Steffen Freund saat itu dipastikan absen di final karena cedera parahnya. Derita Jerman bertambah usai Stefan Reuter dan Andreas Moller mendapat akumulasi kartu.

Stefan Kuntz yang mencetak gol penting saat lawan Inggris di semifinal kala itu harus cedera parah dan ditandu keluar lapangan. Juergen Kohler absen karena menderita cedera sobek ligamen di lututnya, 14 menit jelang partai pembuka, lalu Mario Basler harus tinggalkan skuat Timnas Jerman karena masalah engkel. Fredi Bobic hanya bisa menonton karena patah tulang bahu dan Steffen Freund mengalami cedera ligamen di semifinal.

MOMEN: Jens Todt Tiba-Tiba Dipanggil Jelang Final EURO 1996
Getty Images

Krisis tersebut sempat bikin Berti Vogts putar otak. Bahkan, dia sempat berencana mencantumkan kiper cadangan, Oliver Kahn dan Oliver Reck, sebagai pemain lapangan.

“Dua hari sebelum final, kami masih hanya bisa berlatih dengan delapan pemain lapangan yang fit sepenuhnya. Tapi semua masalah ini justru memperkuat persatuan besar dalam skuat kami,” kata Stefan Kuntz kala itu dikutip dari DFB.

MOMEN: Jens Todt Tiba-Tiba Dipanggil Jelang Final EURO 1996
Sportbuzzer.de

Jens Todt lalu menjadi jawabannya. Vogts mengontaknya untuk bersiap-siap. Saat semifinal, dia pun berada di tribun menyaksikan partai melawan Inggris yang harus dilalui lewat adu penalti. Begitu UEFA mengizinkan, sang amunisi darurat pun langsung ikut berlatih.

Dipanggil Saat Sedang Makan Malam

MOMEN: Jens Todt Tiba-Tiba Dipanggil Jelang Final EURO 1996

Jens Todt yang dipanggil secara mendadak ke Timnas Jerman jelas tak menduga sebelumnya. Sebab, saat itu dia sedang makan malam bersama sang istri di sebuah restoran Italia di pusat kota Bremen. Sekitar pukul 20.30 waktu setempat, Berti Vogts, diceritakan eks pemain Freiburg itu tiba-tiba menelepon.

“Dia berkata, ‘Kami memiliki begitu banyak cedera sehingga pengaturan khusus telah disetujui dan seorang pemain dapat dinominasikan untuk final. Penerbangan berangkat dari Bremen ke London pukul 8.00 besok pagi.’ Kemudian saat itu saya membayar tagihan, pulang dan mengemasi barang-barang. Setelah penerbangan, kami langsung ke konferensi pers dan kemudian ke hotel tim,” cerita Todt dikutip dari Tagesspiegel.

Lucunya, sambung Todt, tiga hari sebelum dipanggil Timnas Jerman, dirinya sempat pergi liburan ke London bersama Werder Bremen. Beruntungnya, Todt paham dan kenal dengan karakter sebagian besar skuat Jerman.

“Saya sudah mengenal sebagian besar dari mereka karena pada 1994 dan 1996, paling tidak sering menjadi bagian dari skuat. Ada juga rekan baru saya di Bremen, Marco Bode dan Dieter Eilts,” papar dia.

https://www.youtube.com/watch?v=osfRnbJWYc4

Timnas Jerman sendiri saat itu sukses jadi juara EURO 1996 melalui golden goal. Sempat ditahan imbang 1-1 oleh Rep. Cheska pada waktu normal, golden goal Oliver Bierhoff menit ke-95 menghadirkan gelar EURO ketiga bagi Jerman.

“Setelah pertandingan, saya tak diiznkan naik saat penyerahan piala oleh Ratu (Elizabeth). Saya tak yakin juga ada medali untuk saya. Jadilah saya tetap di bawah dan lantas menerima medali. Sayangnya, medali itu sudah raib. Beberapa waktu lalu, rumah saya kemalingan dan medali itu dicuri. Namun begitu, kenangan itu masih ada di kepala saya,” kata Jens Todt kepada laman T-Online pada 2008.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Peta Persaingan Grup D EURO 2020: Tiga David vs Goliath

Banner Gamespol Baru

Football5Star.com, Indonesia – Tak ada yang tak mungkin. Namun, rasanya terlalu berlebihan untuk melihat timnas Inggris tersisih pada fase grup Piala Eropa 2020. Bukan apa-apa, kekuatan mereka lebih superior dari tiga tim lain yang menghuni Grup D.

Raheem Sterling, pemain sayap The Three Lions asal Manchester City, menilai timnas Inggris saat ini jauh lebih matang dibanding sebelumnya. Itu tak terlepas dari tempaan pengalaman dan kebersamaan dalam beberapa turnamen terakhir.

“Sejak Piala Dunia terakhir, aku merasa kami jadi lebih baik. Anda juga mungkin bisa mengatakan bahwa kami punya kemampuan lebih di skuat saat ini, yaitu pemain-pemain yang dapat jadi penentu kapan saja. Kami punya lebih banyak pemain seperti itu dibanding pada 2018,” urai Sterling seperti dikutip Football5Star.com dari FourFourTwo.

Ucapan Sterling sesuai fakta. Inggris punya begitu banyak pemain bagus. Sudah begitu, tak sedikit pula yang masih muda. Sampai-sampai, manajer gareth Southgate tak bisa langsung menetapkan 26 pemain untuk skuatnya. Dia memanggil 33 pemain terlebih dahulu.

Hal itu sangat kontras dengan tiga tim lain. Timnas Kroasia memang punya prestasi lebih baik dari Inggris pada Piala Dunia 2018. Namun, seperti diakui pelatih Zlatko Dalic, mereka saat ini tengah dalam posisi membangun ulang tim. Hal serupa dialami Rep. Cheska dan Skotlandia.

Ketiga lawan The Three Lions di Grup D EURO 2020 nanti itu dipenuhi pemain-pemain tak ternama. Ibaratnya, pergumulan di Grup D nanti tak ubahnya tiga David melawan Goliath. Tak seperti dalam dongeng, sulit bagi ketiga David untuk mengalahkan sang Goliath.

Inggris Tak Boleh Terlena di EURO 2020

Meskipun demikian, timnas Inggris tetap saja tak bisa jemawa. Bagaimanapun, ketiga lawan di Grup D Piala Eropa 2020 nanti tetap punya potensi mengejutkan. Salah satunya, mereka tak buta terhadap kekuatan tim asuhan Gareth Southgate.

The Three Lions tentu saja harus belajar dari pengalaman dua turnamen sebelumnya. Pada EURO 2016, mereka disisihkan Islandia. Lalu, pada Piala Dunia 2018, mereka dieliminasi Kroasia pada semifinal. Dua kekalahan itu termasuk di luar dugaan karena mereka diprediksi akan melenggang mulus.

Menilik jejak itu, Kroasia memang jadi tim yang harus paling diwaspadai Inggris. Apalagi, Vatreni juga pernah memberi kejutan lain pada masa lalu. Meskipun demikian, Rep. Cheska dan Skotlandia juga tak bisa diremehkan. Rep. Cheska pernah mengalahkan The Three Lions pada babak kualifikasi.

Bagaimana dengan Skotlandia? Tim asuhan Steve Clarke memang hanya lolos lewat babak play-off. Namun, patut dicatat, The Tartan Army sejatinya adalah musuh bebuyutan The Three Lions. Pertemuan kedua tim kadang tak dapat diduga karena ada faktor emosional yang bermain.

Toh, menilik kekuatan dan kematangan tim, timnas Inggris sepertinya tak akan terbendung. Adapun satu tiket lain dari Grup D EURO 2020 ini akan diperebutkan oleh Kroasia dan Rep. Cheska. Peluang lebih besar ada pada Vatreni mengingat kiprah yang lebih bagus saat kualifikasi.

PREDIKSI AKHIR
PosisiTimMenangSeriKalahNilai
1Inggris2107
2Kroasia2016
3Rep. Cheska1023
4Skotlandia0121
PROFIL PESERTA

INGGRIS

Timnas Inggris lebih berpengalaman dan kuat pada Piala Eropa 2020.
Getty Images

Tak bisa disangkal, timnas Inggris adalah salah satu favorit juara pada perhelatan Piala Eropa 2020 nanti. Beberapa rumah taruhan menempatkan mereka sejajar dengan sang juara dunia, Prancis. Itu tak terlepas dari modal pengalaman dan materi pemain luar biasa.

Winger Raheem Sterling paham betul hal tersebut. “Pertama-tama dan paling utama adalah lolos dari grup. Dulu, saya dengar orang-orang bilang, ‘Kita lihat saja nanti.’ Namun, aku selalu mengatakan, aku tak akan berangkat ke sebuah turnamen jika tanpa maksud memenanginya,” ujar dia seperti dikutip dari FourFourTwo.

Data & Fakta

Nama Asosiasi: The Football Association (FA)
Julukan Timnas: The Three Lions
Pelatih: Gareth Southgate
Kapten: Harry Kane
Pemain Kunci: Harry Kane, Phil Foden, Harry Maguire, Mason Mount, Jadon Sancho, Raheem Sterling, Trent Alexander-Arnold
Prestasi Terbaik di EURO: Peringkat ke-3 (1968)
Hasil Kualifikasi EURO 2020: Juara Grup A (7 menang, 0 seri, 1 kalah)


KROASIA

Timnas Kroasia kerap memberikan kejutan tak menyenangkan bagi timnas Inggris.
Getty Images

Status runner-up Piala Dunia 2018 selalu membuat timnas Kroasia diperhitungkan siapa pun. Namun, pelatih Zlatko Dalic tak mau muluk-muluk pada perhelatan EURO 2020. Dia menilai timnya saat ini jauh berbeda dengan saat lolos ke final Rusia 2018. Dia mengakui Vatreni sekarang masih dalam proses.

“Hasil yang kami raih belakangan ini tidaklah bagus. Meskipun demikian, saya tetap optimistis dan saya harap lolos dari grup jadi target pertama. Bila dibandingkan dengan Inggris, mereka masih punya 7-8 pemain dari Piala Dunia lalu, sementara kami hanya punya satu,” ujar Dalic kepada Gol.

Data & Fakta

Nama Asosiasi: Hrvatski Nogometni Savez (HNS)
Julukan Timnas: Vatreni
Pelatih: Zlatko Dalic
Kapten: Luka Modric
Pemain Kunci: Luka Modric, Andrej Kramaric, Ivan Perisic, Dejan Lovren
Prestasi Terbaik di EURO: Perempat Final (1996, 2008)
Hasil Kualifikasi EURO 2020: Juara Grup E (5 menang, 2 seri, 1 kalah)


SKOTLANDIA

Timnas Skotlandia sulit bersaing di Grup D EURO 2020.
Getty Images

Tanpa target muluk. Begitulah timnas Skotlandia di pentas EURO 2020. Kapten Andy Robertson mengaku peluang timnya agak berat sehingga lolos dari fase grup saja sudah bagus bagi The Tartan Army. Hal serupa juga diungkapkan pelatih Steve Clarke.

“Andai dapat lolos dari fase grup pada musim panas nanti, para pemain bisa menjadi legenda. Jadi, kenapa tidak menargetkan itu? Sangat penting untuk mencoba sekompetitif mungkin,” ujar Clarke seperti dikutip News Chain Online.

Data & Fakta

Nama Asosiasi: Scottish Football Association (SFA)
Julukan Timnas: The Tartan Army
Pelatih: Steve Clarke
Kapten: Andy Robertson
Pemain Kunci: Andy Robertson, Kieran Tierney, John McGinn, Scott McTominay, Ryan Fraser
Prestasi Terbaik di EURO: Fase Grup (1992, 1996)
Hasil Kualifikasi EURO 2020: Peringkat III Grup I (5 menang, 0 seri, 5 kalah, lolos play-off dengan mengalahkan Serbia 5-4 [1-1] lewat adu penalti)


REP. CHESKA

Timnas Rep. Cheska selalu diharapkan mengulang prestasi di Piala Eropa 1996.
Getty Images

Berkiprah di Piala Eropa, harapan publik Rep. Cheska selalu sama. Itu adalah mengulang dongeng 1996 ketika tim asuhan Dusan Uhrin lolos ke final. Mereka masih penasaran karena merasa “dirampok” saat kalah dari Jerman pada laga puncak. Hal itu berlaku pada Piala Eropa 2020 kali ini.

Pelatih Jaroslav Silhavy terang-terangan ingin mengulang dongeng. “Membandingkan dua tim yang terpaut 25 tahun tentu sulit. Dibanding saat itu, tim kali ini diisi lebih banyak pemain yang tak terkenal. Namun, ekspektasi masih sama. Kami percaya pada diri sendiri, tapi tak mau muluk-muluk. Jika nantinya menyamai prestasi masa lalu, tentu lebih indah,” kata dia kepada Sport.

Data & Fakta

Nama Asosiasi: Fotbalová Asociace České Republiky (FACR)
Julukan Timnas: Narodak, Lokomotiva
Pelatih: Jaroslav Silhavy
Kapten: Vladimir Darida
Pemain Kunci: Vladimir Darida, Tomas Soucek, Pavel Kaderabek, Patrik Schick
Prestasi Terbaik di EURO: Runner-up (1996)
Hasil Kualifikasi EURO 2020: Runner-up Grup A (5 menang, 0 seri, 3 kalah)

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Prediksi: Republik Cheska vs Belgia

cover Ceko vs belgia
Prediksi: Republik Cheska vs Belgia 75
GamesPools GIF
PREDIKSI HASIL
WhoScored
Rep. Cheska 1-2 Belgia
Predictz
 Rep. Cheska 1-2 Belgia
Football Predictions
Rep. Cheska 0-1 Belgia
FOOTBALL5STAR
Rep. Cheska 1-2 Belgia

 

Stadion Sinobo, Sabtu (28/3/2021) Pukul 02.45 WIB (Mola TV)

Football5Star.com, Indonesia – Pertandingan menarik akan tersaji pada Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Eropa Grup E yang mempertemukan Republik Cheska vs Belgia. The Red Devils diunggulkan, namun Rep. Cheska sedang dalam performa luar biasa.

Rep. Cheska berhasil mengalahkan Estonia di laga pertama dengan skor telak 6-2. Pemain West Ham yang sedang naik daun, Tomas Soucek berhasil mencetak hat-trick di laga itu. Tapi tentu saja lawan mereka saat ini jauh lebih sulit dari Estonia. Kiper Werder Bremen, Jiri Pavlenka diharapkan menampilkan performa yang lebih baik dari laga sebelumnya.

Sedangkan Belgia berhasil mengalahkan Wales dengan skor 3-1 di laga pertama. Pelatih Roberto Martinez dikabarkan tidak akan mengubah banyak starting XI-nya dengan trio Romelu Lukaku, Kevin De Bruyne dan Dries Mertens di depan. Wing back Leicester, Timoty Castagne dikabarkan akan menggantikan Thomas Meunier di sisi kanan.

REKOR PERTEMUAN
head to head Ceko vs Belgia
Prediksi: Republik Cheska vs Belgia 76
TREN PERFOMA
Lima Laga Terakhir ceko vs belgia
Prediksi: Republik Cheska vs Belgia 77
GamesPools GIF
STATISTIK MENARIK
  • Belgia menang di 11 dari 12 laga terakhirnya di Piala Dunia termasuk Kualifikasi.
  • Belgia paling tidak mencetak 2 gol di 10 dari 12 laga terakhirnya di Piala Dunia termasuk Kualifikasi.
  • Rep. Cheska menang di 3 laga terakhirnya di Kualifikasi Piala Dunia.
  • Rep. Cheska paling tidak mencetak 2 gol di 3 laga terakhirnya di Kualifikasi Piala Dunia.
  • Belgia tak terkalahkan di babak Kualifikasi Piala Dunia sejak 2009.
PELATIH
  • Ini merupakan pertemuan pertama kedua pelatih, Jaroslav Silhavy dan Roberto Martinez.
  • Ini pertemuan pertama Silhavy melawan Belgia.
  • Martinez pernah bertemu Rep. Cheska sekali, pada 5 Juni 2017 di laga persahabatan. Belgia menang 2-1.
WASIT
  • Laga Republik Cheska vs Belgia akan dipimpin oleh wasit asal Skotlandia, William Collum.
  • Collum sudah pernah memimpin 9 laga Kualifikasi Piala Dunia sebelumnya, dengan catatan 36 kartu kuning.
  • Rekor Belgia saat diwasiti Collum: 2 laga, 2 menang.
  • Rekor Rep. Cheska saat diwasiti Collum: 2 laga, 2 kalah.
PEMAIN KUNCI

Republik Cheska

Top Scorer: Tomas Soucek (3 gol)
Top Assist: Patrik Schick, Vladimir Darida (2 assist)
Top Rating: Tomas Soucek (10)

Belgia

Top Scorer: Thorgan Hazard, Kevin De Bruyne, Romelu Lukaku (1 gol)
Top Assist: Thorgan Hazard, Thomas Meunier (1 assist)
Top Rating: Kevin De Bruyne (8,70)

*Statistik Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Eropa berdasarkan WhoScored

BERITA KEDUA TIM

Rep. Cheska: Tomas Kalas, Ondrej Kolar, Alex Kral cedera.
Belgia: Eden Hazard, Axel Witsel cedera.

PRAKIRAAN FORMASI
line up Ceko vs belgia

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Hindari Sanksi, Rep. Cheska Bentuk Tim Baru untuk Lawan Skotlandia

gamespool

Football5Star.com, Indonesia – Asosiasi Sepak Bola Rep. Cheska (FACR) membatalkan putusan membatalkan laga timnas Rep. Cheska lawan Skotlandia pada lanjutan UEFA Nations League. Mereka kini tengah menyusun tim baru untuk melakoni laga yang rencananya digelar pada Senin (7/9/2020).

FACR mengeluarkan putusan membatalkan laga Rep. Cheska vs Skotlandia yang dijadwalkan berlangsung di Olomouc setelah kemenangan 3-1 atas Slowakia. Putusan itu diambil karena dua orang dari delegasi tim asuhan Jaroslav Silhavy diketahui positif COVID-19.

Meskipun seluruh pemain dinyatakan negatif COVID-19, FACR mengambil langkah preventif. Mereka ingin menutup peluang kemungkinan penularan yang akan membahayakan lebih banyak orang. Untuk itulah, laga lawan Skotlandia dibatalkan.

Presiden FACR Martin Malik akhirnya menganulir pembatalan laga Rep. Cheska vs Skotlandia.
uefa.com

Akan tetapi, putusan itu akhirnya dianulir. Sabtu (5/9/2020), FACR secara resmi mengumumkan laga Rep. Cheska vs Skotlandia akan tetap berlangsung sesuai rencana. Hal itu diambil setelah mereka berkonsultasi dengan UEFA. Mereka tak ingin bermasalah dan mendapatkan sanksi dari langkah tidak populer tersebut.

“Setelah berbicara dengan UEFA, diputusakan bahwa pertandingan melawan Skotlandia pada Senin akan berlangsung sesuai jadwal semula,” urai FACR dalam pernyataan resminya seperti dikutip Football5Star.com dari Goal.

Rep. Cheska Bahkan Tanpa Jaroslav Silhavy

Pada laga nanti, Rep. Cheska akan tampil dengan tim yang benar-benar baru. Tak satu pun anggota tim saat melawat ke Bratislava yang akan ikut ambil bagian. Tak terkecuali pelatih Jaroslav Silhavy.

“FACR kini dalam komunikasi intensif dengan klub-klub demi menentukan siapa saja yang akan main untuk timnas Rep. Cheska,” terang pernyataan resmi otoritas tertinggi sepak bola di negeri Tomas Rosicky tersebut.

Jaroslav Silhavy juga dipastikan tak akan menangani timnas Rep. Cheska saat melawan Skotlandia.
news18.com

Pembentukan tim baru untuk melawan The Tartan Army asuhan Steve Clarke dikabarkan sudah mencapai tahap akhir. Lewat akun Twitter-nya, Banik Ostrava mengumumkan Adam Janos, Daniel Holzer, Roman Holoto, Roman Potocny dan Jan Juroska akan membela timnas Rep. Cheska.

Sementara itu, menurut Sport, Sigma Olomouc akan menyetorkan tujuh pemain. Mereka adalah Ales Mandous, Vaclav Jemelka, Roman Hubnik, Jachym Sip, Krystof Danek, Radim Breite dan Pavel Zifcak. Adapun Liberec akan diwakili Filip Nguyen dan Jakub Pesek.

Masih menurut Sport, tim dadakan Rep. Cheska yang akan menghadapi Skotlandia pada lanjutan UEFA Nations League kemungkinan juga dibela para pemain timnas U-20 yang batal menghadapi Slowakia. Sementara itu, posisi Jaroslav Silhavy akan diisi pelatih timnas U-18, David Holoubek, dan pelatih timnas U-20, Jiri Zilak.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Hantu Tandang Timnas Inggris Itu Bernama Damir Skomina

Banner live dan podcast baru

Football5Star.com, Indonesia – Ada satu fakta menarik dari kekalahan timnas Inggris di kandang Rep. Cheska pada lanjutan Kualifikasi Piala Eropa 2020, Sabtu (12/10/2019) dini hari WIB. Fakta menarik itu terkait wasit Damir Skomina.

Kekalahan 1-2 dari Rep. Cheska di Stadion Sinobo menegaskan kesialan timnas Inggris setiap kali menjalani laga tandang dengan Damir Skomina sebagai wasit. Pria asal Slovenia itu ibarat momok bagi The Three Lions. Tiga kali dipimpin wasit ini, tiga kali pula mereka kalah di kandang lawan.

Timnas Inggris selalu kalah saat menjalani laga tandang dengan wasit Damir Skomina.
standard.co.uk

Sebelum kekalahan di Stadion Sinobol dari Rep. Cheska, timnas Inggris menjalani laga tandang dengan wasit ini saat melawan Jerman pada 22 Maret 2017. Pada laga yang dihelat di Stadion Signal Iduna Park itu, mereka takluk 0-1 gara-gara gol spektakuler Lukas Podolski.

Sementara itu, kekalahan tandang lain saat diwasiti Damir Skomina dialami timnas Inggris pada Pra-Piala Dunia 2010. Melawat ke kandang Ukraina pada 10 Oktober 2009, The Three Lions kalah 0-1. Gol tunggal lawan dilesakkan Serhiy Nazarenko pada menit ke-30. Laga itu pun diwarnai kartu merah dari sang wasit kepada kiper Robert Green.

Satu hal yang menarik, kekalahan dari Ukraina itu merupakan kali terakhir The Three Lions takluk saat menjalani laga Kualifikasi Piala Eropa dan Pra-Piala Dunia. Setelah itu, mereka menangguk 34 kemenangan dan 9 hasil imbang dalam 43 laga beruntun. Rekor apik itu lantas putus di Stadion Sinobo dalam laga yang lagi-lagi dipimpin Damir Skomina.

Secara keseluruhan, timnas Inggris memang tak punya rekor apik bersama wasit Damir Skomina. Dalam delapan pertandingan, mereka hanya mampu meraup dua kemenangan. Sisanya, sekali imbang dan lima kali kalah.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Roy Keane: Timnas Inggris Terlalu Pongah dan Keras Kepala

Banner live dan podcast baru

Football5Star.com, Indonesia – Mantan kapten Manchester United, Roy Keane, tak heran melihat timnas Inggris kalah 1-2 dari Rep. Cheska pada lanjutan Kualifikasi Piala Eropa 2020, Sabtu (12/10/2019) dini hari WIB. Dia menilai tim asuhan Gareth Southgate membayar kepongahan dan kekeraskepalaan mereka.

Roy Keane yang menjadi pundit Sky Sports untuk laga itu mengaku sudah mencium bau-bau kekalahan sejak awal pertandingan. Bahkan, ketika Harry Kane membuka skor, keraguan terhadap timnas Inggris tidak berkurang.

“Saya pikir Inggris tidak benar sejak awal pertandingan. Mereka tidak terlihat tajam. Lalu, ada banyak percekcokan mendekati akhir yang dapat dimengerti karena mereka kesal. Bagi saya, ada kepongahan di timnas Inggris,” ungkap Roy Keane seperti dikutip Football5Star.com dari Sky Sports.

Roy Keane menilai kekalahan timnas Inggris dari Rep. Cheska karena para pemain yang tak mau belajar.
standard.co.uk

Secara khusus, mantan asisten pelatih timnas Irlandia itu menyoroti pertahanan The Three Lions yang rapuh. Terutama saat menghadapi set piece. Hal itu sangat mengerankan bagi dia. Pasalnya, Gareth Southgate yang menangani Harry Maguire cs. adalah mantan seorang bek tangguh.

“Itu tentu saja masalah besar. Gareth sebagai mantan bek tengah, mungkin akan sulit tidur pada beberapa malam ke depan,” ucap Roy Keane soal 36 persen gol yang bersarang di gawang timnas Inggris sejak ditangani Southgate berasal dari set piece.

Masalah itu, kata Roy Keane, seharusnya dapat diatasi andai para pemain timnas Inggris mau belajar. Namun, dia melihat mereka terlalu keras kepala untuk itu.

“Terkadang, Anda harus kalah untuk meraih kemenangan, asalkan Anda mampu memetik pelajaran. Namun, dalam pengamatan saya setahun ini, mereka sepertinya tak belajar dari kesalahan-kesalahan ceroboh yang dilakukan. Menghadapi tim yang lebih bagus, Anda akan membayar mahal hal itu,” urai pria yang sempat berselisih dengan Mick McCarthy jelang Piala Dunia 2002 itu.

Terlepas dari hal tersebut, Roy Keane menilai timnas Inggris tak perlu panik menyikapi kekalahan dari Rep. Cheska di Stadion Sinobo. Dia menilai armada Gareth Southgate akan bangkit asalkan mau belajar.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Kekalahan dari Rep. Cheska Sangat Istimewa bagi Timnas Inggris

Banner live dan podcast baru

Football5Star.com, Indonesia – Timnas Inggris secara mengejutkan kalah 1-2 di kandang Rep. Cheska, Stadion Sinobo, pada lanjutan kualifikasi Piala Eropa 2020, Sabtu (12/10/2019) dini hari WIB. Kekalahan tersebut pun memiliki catatan istimewa.

Kekalahan di Stadion Sinobo itu merupakan yang pertama bagi timnas Inggris dalam satu dekade terakhir pada ajang Kualifikasi Piala Eropa dan Pra-Piala Dunia. Sebelumnya, mereka tak tersentuh kekalahan dalam 43 pertandingan secara beruntun!

Sebelum dtaklukkan Rep. Cheska, kekalahan terakhir The Three Lions dialami The Three Lions pada 10 Oktober 2009. Kala itu, di bawah asuhan Fabio Capello, mereka takluk 0-1 di kandang Ukraina dalam pentas Pra-Piala Dunia 2010. Setelah itu, mereka mengemas 34 kemenangan dan 9 hasil imbang.

Timnas Inggris kalah 1-2 dalam lawatan ke kandang Rep. Cheska pada lanjutan Kualifikasi Piala Eropa 2020.
standard.co.uk

Pada pertandingan di Stadion Sinobo, timnas Inggris sepertinya akan mampu melanjutkan rekor apik. Mereka mampu unggul cepat pada menit ke-5 berkat eksekusi penalti Harry Kane. Namun, sang tuan rumah mampu membuat gol penyama kedudukan hanya empat menit kemudian melalui Jakub Brabec.

Petaka bagi anak-anak asuh Gareth Southgate terjadi hanya lima menit jelang pertandingan Kualifikasi Piala Eropa 2020 itu berakhir. Zdenek Ondrasek menaklukkan Jordan Pickford dengan memanfaatkan umpan dari Lukas Masopust.

Hasil di Stadion Sinobo itu sangat mengejutkan. Pasalnya, Timnas Inggris tengah dalam performa apik. Mereka selalu menangguk poin penuh dan mencetak setidaknya mencetak tiga gol dalam empat laga awal Kualifikasi Piala Eropa 2020. Mereka bahkan menggasak Rep. Cheska 5-0 pada pertamuan di Stadion Wembley, 22 Maret silam.

Meskipun kalah, timnas Inggris masih memimpin klasemen Grup A Kualifikasi Piala Eropa 2020. Harry Kane dkk. menangguk 12 poin dari lima pertandingan. Itu sama dengan yang dikoleksi Rep. Cheska yang telah melakoni enam laga. Namun, The Three Lions punya selisih gol superior, yakni +12. Adapun selisih gol yang dimiliki Masopust dkk. hanya +2.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Prediksi: Rep. Cheska vs Inggris

Prediksi Kualifikasi Piala Eropa 2020 Rep. Cheska vs Inggris
PREDIKSI HASIL
WhoScored
Rep. Cheska 1-3 Inggris
Predictz
Rep. Cheska 0-2 Inggris
Forebet
Rep. Cheska 1-3 Inggris
FOOTBALL5STAR
REP. CHESKA 0-3 INGGRIS
Stadion Sinobo, Sabtu (12/10/2019) Pukul 01.45 WIB

Football5Star.com, Indonesia – Bisa apa Patrik Schick dkk? Itulah pertanyaan yang muncul jelang laga Rep. Cheska vs Inggris pada lanjutan Kualifikasi Piala Eropa 2020. Pada pertemuan pertama, armada pimpinan Jaroslav Silhavy dihajar lima gol tanpa balas.

Mencuri poin dari laga ini akan jadi sesuatu yang mahasulit bagi Schick dkk. The Three Lions tengah digdaya. Pada ajang ini, mereka belum kehilangan satu poin pun. Dalam empat laga yang telah dilakoni, mereka bahkan selalu mampu mencetak setidaknya tiga gol.

Pertahanan Narodak harus jadi perhatian serius Silhavy. Terutama untuk meredam Harry Kane dan Raheem Sterling yang sama-sama telah mengemas enam gol. Sterling bahkan juga telah membuat lima assist. Andai kedua pemain ini gagal diredam, sangat mungkin Narodak kembali menelan kekalahan besar.

REKOR PERTEMUAN
Rekor Pertemuan Rep. Cheska vs Inggris
TREN PERFORMA
Tren Performa Rep. Cheska vs Inggris
STATISTIK MENARIK
  • Tak pernah terjadi hasil tanpa gol dalam 3 pertemuan terdahulu Rep. Cheska vs Inggris.
  • Ini kali pertama The Three Lions melawat ke kandang Rep. Cheska setelah Cekoslowakia bubar.
  • The Three Lions selalu mencetak setidaknya 2 gol dalam 3 pertemuan dengan Narodak.
  • Tim asuhan Gareth Southgate tak terkalahkan dalam 11 laga terakhir (8 menang, 3 seri).
  • The Three Lions selalu menang dan mencetak setidaknya 3 gol dalam 4 laga yang telah dilakoni pada Kualifikasi Piala Eropa 2020.
  • Harry Kane dan Raheem Sterling selalu mencetak gol dalam 4 laga yang telah dilakoni The Three Lions pada ajang ini.
  • Narodak selalu menang dalam 4 laga terakhir dan mencetak setidaknya 2 gol.
  • Tim asuhan jaroslav Silhavy hanya kalah 3 kali dalam 13 laga kandang terakhir.
PELATIH
  • Partai Rep. Cheska vs Inggris ini merupakan pertemuan kedua Jaroslav Silhavy dengan Gareth Southgate.
  • Pada pertemuan pertama, Southgate dan pasukannya menang 5-0 atas tim asuhan Silhavy.
  • Laga yang berakhir 5-0 itu adalah kali pertama Southgate melawan Narodak dan Silhavy menghadapi The Three Lions.
WASIT
  • Sosok yang akan mewasiti laga Rep. Cheska vs Inggris pada Kualifikasi Piala Eropa 2020 kali ini adalah Damir Skomina dari Slovenia.
  • Skomina baru kali ini memimpin pertemuan kedua tim.
  • Rekor Skomina musim ini: 7 kali tuan rumah menang, 2 kali seri, 4 kali tamu menang.
  • Pada ajang Kualifikasi Piala Eropa 2020, tuan rumah tak kalah dalam 2 laga yang dipimpin Skomina (1 menang, 1 seri).
  • Rekor Narodak diwasiti Skomina: 1 menang, 1 seri, 0 kalah.
  • Di kandang sendiri, Narodak meraup hasil imbang dalam sebuah uji tanding melawan Denmark pada 2006.
  • Rekor The Three Lions dipimpin Skomina: 2 menang, 1 seri, 4 kalah.
  • The Three Lions selalu kalah dalam 3 laga terakhir yang diipimpin wasit ini.
PEMAIN KUNCI

Rep. Cheska

Top Scorer: Patrik Schick (4 gol)
Top Assist: Jakub Jankto (3 assist)
Top Rating: Patrik Schick (762 poin)

Inggris

Top Scorer: Raheem Sterling, Harry Kane (@6 gol)
Top Assist: Raheem Sterling (5 assist)
Top Rating: Jordan Pickford (2.108 poin)

*Statistik di Kualifikasi Piala Eropa 2020, rating berdasarkan FedEx Performance Zone

BERITA KEDUA TIM
  • Rep. Cheska: Filip Novak, David Pavelka, dan David Hovorka cedera, sedangkan Pavel Kaderabek tak dalam kondisi prima.
  • Inggris: Tom Heaton cedera.
PRAKIRAAN FORMASI
Prakiraan Formasi Rep. Cheska vs Inggris

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Brasil Kalahkan Republik Cheska Tanpa Kesulitan Berarti

Football5star.com, Indonesia – Timnas Brasil akhirnya berhasil meraih kemenangan di partai internasional setelah sempat ditahan imbang oleh Panama beberapa hari yang lalu. Pada Senin (26/3) malam waktu setempat, Brasil yang bermain sebagai tim tamu, berhasil melibas Republik Cheska dengan skor 3-1.

Di babak pertama, para pemain Brasil kesulitan untuk mengembangkan permainan. Mereka kerap kali berusaha menyerang. Namun, setiap serangan mereka berhasil dimentahkan oleh lini belakang Republik Cheska yang bermain disiplin.

Republik Cheska bahkan mampu mengejutkan Selecao setelah David Pavelka mampu menjebol gawang Alisson Becker di menit ke-37. Gol dari David Pavelka menjadi satu-satunya pembeda di 45 menit pertama pertandingan.

Selepas turun minum, Selecao mampu menunjukkan penampilan yang lebih baik. Pada menit ke-49, Brasil mampu menyamakan kedudukan setelah Roberto Firmino berhasil menjebol gawang Republik Cheska yang dikawal oleh Jiri Pavlenka.

Brasil vs Republik Cheska - @BGT_ENG 2
@BGT_ENG

Selepas gol dari Roberto Firmino, Brasil terus melancarkan serangan-serangan berbahaya. Tite pun memutuskan untuk memasukkan David Neres, Gabriel Jesus dan Arthur untuk menambah daya gedor skuatnya.

Perubahan pemain ini akhirnya berbuah manis pada menit ke-83 setelah Gabriel Jesus berhasil memaksimalkan umpan kiriman David Neres. Tujuh menit setelahnya, Gabriel Jesus kembali menjadi mimpi buruk untuk Jiri Pavlenka setelah berhasil mencetak gol ketiga tim tamu.

Hasil 3-1 tak berubah hingga wasit mengakhiri pertandingan. Kemenangan ini menjadi modal berharga untuk Lucas Paqueta dkk yang akan bertanding di ajang Copa America pada bulan Juni 2019 mendatang.

SUSUNAN PEMAIN REPUBLIK CHESKA VS BRASIL:

Republik Cheska: Jiri Pavlenka; Filip Novak (Theodor Gebre Selassie 46′), Marek Suchy, Ondrej Celutska (Ondrej Kudela 59′), Vladimir Coufal; David Pavelka (Alex Kral 69′), Tomas Soucek; Jaromír Zmrhal (Jakub Jankto 84′), Vladimir Darida (Martin Frydek 56′), Lukas Masopust; Patrik Schick (Matej Vydra 53′)

Pelatih: Jaroslav Silhavy

Brasil: Alisson; Danilo, Marquinhos, Thiago Silva, Alex Sandro; Casemiro (Arthur 71′), Richarlison (David Neres 53′), Allan, Lucas Paqueta (Everton 46′), Philippe Coutinho (Gabriel Jesus 72′); Roberto Firmino (Fabinho 87′)

Pelatih: Tite

Kartu Kuning: – 

Rep. Cheska Dikabarkan Bidik Eks Striker Timnas Junior Jerman

Football5Star.com, Indonesia – Perkembangan positif tengah ditunjukkan Davie Selke bersama Hertha Berlin di Bundesliga 1. Meskipun baru menjaringkan tiga gol, dia telah membuat delapan assist. Dala hal yang satu itu, dia adalah yang terbaik di tim asuhan Pal Dardai tersebut pada saat ini.

Perkembangan positif itu membuka kesempatan Davie Selke masuk timnas Jerman. Di tengah kekurangan stok striker bagus, bisa saja Joachim Loew, pelatih tim berjuluk Die Mannschaft, melirik dia. Jikapun tidak, striker berumur 24 itu bisa memilih opsi lain.

Belakangan ini, Davie Selke dikabarkan terus didekati timnas Rep. Cheska. Pelatih Jaroslav Silhavy tak menutupi ketertarikannya. Dia menggunakan gelandang Vladimir Darida sebagai penghubung dengan Davie Selke.

Davie Selke terus dirayu pelatih timnas Rep. Cheska melalui Vladimir Darida.
bild.de

“Selke adalah pemain yang benar-benar bagus. Saya sudah berbicara dnegan Darida dan dia sudah dua kali berbicara dengan Selke mengenai hal itu,” terang Silhavy seperti dikutip Football5Star.com dari Bild.

Kemungkinan membela negara lain terbuka karena kedua orang tuanya. Teddy, ayah Selke, berasal dari Ethiopia. Sementara itu, Andrea, sang ibu, berdarah Rep. Cheska. Mengingat dia belum pernah membela timnas Jerman di laga resmi, kemungkinan membela Rep. Cheska atau Ethiopia terbuka lebar.

Meskipun demikian, hingga saat ini, Davie Selke masih memendam ambisi membela Die Mannschaft. Dia sudah lama menegaskan hal itu. “Aku tentu saja ingin menembus timnas Jerman setelah beberapa tahun ini membela timnas junior. Itu adalah target terbesarku. Itu pula alasanku tak berpikir membela Rep. Cheska,” ungkap dia pada 2016 kepada Prager Zeitung.

Ambisi Davie Selke itu didukung mantan rekannya di RB Leipzig, Dominik Kaiser. Menurut dia, sang kolega punya kans besar asal mampu menjaga performa apiknya.

“Davie Selke dapat menajdi salah satu pilihan Jogi Loew andai terus bermain seperti itu,” kata Kaiser kepada Sport1. “Dia akan dapat diandalkan di lini depan Jerman. Dia adalah tipe penyerang yang tak ada lagi di sana sepeninggal Mario Gomez.”

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]