Venezuela vs Argentina: Lautaro Martinez Gemilang, Tim Tango Menang 3-1

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Timnas Argentina meraih hasil positif dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2022. Tim asuhan Lionel Scaloni menang 3-1 di kandang Venezuela. Lautaro Martinez tampil gemilang pada laga Venezuela vs Argentina itu. Selain mencetak 1 gol, dia berkontribusi besar pada dua gol lain yang dicetak Joaquin Correa dan Angel Correa.

Pertemuan dua tim yang berbeda posisi sangat jauh di klasemen sementara Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Amerika Selatan ini berjalan seru. Meskipun kalah materi, Venezuela tidak bermain bertahan. Pada awal-awal laga, Tomas Rincon cs. bahkan tak ragu melakukan tusukan ke jantung pertahanan Argentina.

Putusan pelatih Leonardo Gonzalez tak menerapkan strategi bertahan membuat Argentina lebih leluasa melakukan tusukan. Dimotori Lionel Messi, berkali-kali La Albiceleste merepotkan kiper La Vinotinto, Wuilker Farinez. Namun, upaya-upaya mereka tak mampu menghasilkan gol.

Lautaro Martinez tampil gemilang pada laga Venezuela vs Argentina.
ole.com.ar

Pada menit ke-13, Argentina mendapatkan peluang emas pertama. Rodrigo De Paul melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti yang tak mampu dijangkau Farinez. Namun, bola hanya membentur mistar gawang. Berselang 15 menit kemudian, Lautaro Martinez gagal menyambut bola muntah dari tendangan Giovani Lo Celso.

Kebuntuan timnas Argentina akhirnya putus saat laga memasuki injury time babak pertama. Lo Celso mengirimkan umpan terobosan ke kotak penalti yang mampu dijangkau dengan baik oleh Lautaro Martinez. Penyerang Inter Milan itu kemudian menaklukkan Farinez. Skor Venezuela vs Argentina pun berubah jadi 0-1.

Venezuela Tak Lantas Menyerah

Gol Lautaro Martinez pada injury time babak pertama tak lantas membuat timnas Venezuela terpuruk atau mengubah taktik. Gonzalez tetap menyuruh anak-anak asuhnya meladeni permainan terbuka Argentina. Dimotori Yeferson Soteldo, mereka pun sempat membuat beberapa tusukan berbahaya.

Di tengah gelombang serangan yang seolah tiada henti dari La Albiceleste, Soteldo hampir membuat gol penyimbang pada menit ke-67. Namun, tendangannya yang melenting karena membentur pemain belakang Argentina hanya menyamping tipis di sisi kanan tiang gawang Emiliano Martinez.

Yeferson Soteldo membuat gol yang membuat Venezule hanya kalah 1-3 dari Argentina.
Getty Images

Empat menit berselang, Argentina menambah gol. Berawal dari Umpan Messi kepada Lautaro, bola lantas diberikan kepada Joaquin Correa yang melakukan tusukan ke kotak penalti dan melepaskan tendangan ke pojok kanan bawah gawang Farinez.

Lautaro kembali berkontribusi pada gol ketiga La Albiceleste pada menit ke-74. Menerima umpan di dalam kotak penalti. penyerang Inter itu melepaskan tendangan yang masih bisa ditepis oleh Farinez. Namun, bola muntah langsung disambar Angel Correa.

Tertinggal 0-3, Venezuela tetap tak mau menyerah. Mereka terus berjuang keras. Haislnya, pada injury time babak kedua, mereka mendapatkan penalti setelah Soteldo dilanggar di kotak penalti. Soteldo lantas menaklukkan Emiliano Martinez dengan penalti ala Panenka. Kedudukan pun berubah jadi 1-3.

Kisah 8 Menit Adrian Martinez

Laga Venezuela vs Argentina jadi kenangan buruk bagi Adrian Martinez. Pasalnya, dia hanya tampil selama 8 menit pada laga lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2022 tersebut. Gara-garanya, dia dikartu merah wasit saat pertandingan memasuki menit ke-32.

Pada laga Venezuela vs Argentina, Martinez sesungguhnya hanya jadi pemain cadangan. Namun, dia lantas dimasukkan Gonzalez pada menit ke-25 setelah bek Jose Velazquez cedera dan tak dapat melanjutkan pertandingan. Ini adalah caps ke-4 bagi vek berumur 28 tahun tersebut.

Akan tetapi, Martinez hanya sekejap berada di lapangan. Baru delapan menit menggantikan Velazquez, dia harus kembali keluar dari lapangan. Sebabnya, dia melakukan tekel telat kepada Lionel Messi. Wasit asalnya hanya memberikan kartu kuning, tapi atas masukan VAR, dia mengubahnya jadi kartu merah langsung.

Susunan Pemain Venezuela vs Argentina

Venezuela (4-4-2): 1-Wuilker Farinez, 21-Alexander Gonzalez (20-Ronald Hernandez 67), 2-Nahuel Ferraresi, 4-Jose Velazquez (6-Adrian Martinez 25), 14-Oscar Gonzalez, 7-Jefferson Savarino (16-Daniel Carrillo 46), 13-Jose Martinez, 8-Tomas Rincon, 10-Yeferson Soteldo, 9-Eric Ramirez (3-Mikel Villanueva 35), 17-Josef Martinez (19-Jan Hurtado 67)
Pelatih: Leonardo Gonzalez

Argentina (4-4-2): 23-Emiliano Martinez, 5-Nahuel Molina, 6-German Pezzella, 19-Nicolas Otamendi, 8-Marcos Acuna, 11-Angel Di Maria (9-Angel Correa 63), 7-Rodrigo De Paul (14-Exequiel Palacios 76), 18-Guido Rodriguez (21-Paulo Dybala 80), 20-Giovani Lo Celso (16-Joaquin Correa 62), 10-Lionel Messi, 22-Lautaro Martinez (17-Alejandro Gomez 75)
Pelatih: Lionel Scaloni

K. Kuning: Soteldo 45, Hurtado 79
K. Merah: A. Martinez 32
Wasit: Leodan Franklin Gonzalez Cabrera

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Venezuela vs Peru: La Blanquirroja Kunci Posisi Kedua

gamespool
Venezuela vs Peru: La Blanquirroja Kunci Posisi Kedua 8

Football5star.com, Indonesia – Peru berhasil mengunci posisi runner-up grup B Copa America 2021 setelah memetik kemenangan atas Venezuela pada Senin (28/6) pagi WIB. Partai Venezuela vs Peru berakhir dengan skor 0-1 berkat gol Andre Carillo di babak kedua,

Menyandang status tim unggulan, Peru mengawali pertandingan dengan intensitas yang cukup tinggi. Namun, Venezuela tak tinggal diam. Mereka meladeni permainan Peru dan mampu menciptakan sejumlah peluang di babak pertama.

Pada menit ke-14, Venezuela nyaris membuka keunggulan melalui sepakan jarak jauh Jefferson Savarino. Namun, upayanya digagalkan Pedro Gallese. Empat menit berselang, Gallese kembali dipaksa berjibaku mengamankan gawangnya, lagi-lagi melalui sepakan jarak jauh Savarino.

Memasuki pertengahan babak pertama, Peru mulai bisa mengamcan gawang Venezuela. Meski memiliki sejumlah peluang, Peru gagal membuka keunggulan dan skor 0-0 bertahan hingga babak pertama usai.

Venezuela vs Peru - Copa America - @seleccionperu
twitter..com/seleccionperu

Peru akhirnya berhasil membuka keunggulan tiga menit setelah paruh kedua dimulai. Memanfaatkan kemelut di jantung pertahanan Venezuela, Andre Carillo berhasil melepaskan sepakan kencang yang menghujam gawang kawalan Wuilker Farinez.

Tertinggal satu gol, Venezuela mencoba bangkit. Pada menit ke-60, Romulo Otero nyaris menjebol gawang Peru. Namun, sepakan kerasnya dari luar kotak penalti gagal menemui sasaran. Venezuela terus menggempur lini belakang Peru di sisa waktu babak kedua. Namun, mereka gagal menyamakan kedudukan.

Skor 0-1 tak bertahan hingga wasit membubarkan pertandingan. Kekalahan ini membuat Venezuela menjadi tim pertama yang tersingkir dari Copa America 2021. Sementara itu, Peru berhasil lolos ke perempat final dengan status runner-up grup B.

SUSUNAN PEMAIN VENEZUELA VS PERU:

Venezuela: 1-Wuilker Farínez; 16-Roberto Rosales (21-Alexander Gonzalez 69′), 2-Nahuel Ferraresi, 3-Mikel Villanueva, 14-Luis Mago, 20-Ronald Hernandez; 7-Jefferson Savarino (18-Romulo Otero 59′), 5-Junior Moreno, 26-Edson Castillo (10-Yeferson Soteldo 69′), 23-Cristian Casseres (13-Jose Martinez 59′); 11-Sergio Cordova (15-Jan Hurtado 78′)

Pelatih: Jose Peseiro

Peru: 1-Pedro Gallese; 6-Miguel Trauco, 22-Alexander Callens (2-Luis Abrams 27′), 5-Miguel Araujo, 3-Aldo Corzo; 19-Yoshimar Yotun, 13-Renato Tapia (14-Wilder Cartagena 73′); 10-Christian Cueva (11-Alex Varela 83′), 8-Sergio Pena, 18-Andre Carrillo (24-Raziel Garcia 73′); 9-Gianluca Lapadula (20-Santiago Ormeno 83′)

Pelatih: Ricardo Gareca

Kartu Kuning: Hernandez 21′

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Prediksi: Venezuela vs Ekuador

Prediksi Copa America: Venezuela vs Ekuador
Gamespool new banner
PREDIKSI HASIL
Sportpesa
Venezuela 0-2 Ekuador
Predictz
Venezuela 0-1 Ekuador
Sports Mole
Venezuela 1-1 Ekuador
FOOTBALL5STAR
Venezuela 0-0 Ekuador
Estadio Nilton Santos, Senin (21/6/2021) Pukul 04.00 WIB

Football5star.com, Indonesia -Setelah menahan Kolombia, Venezuela bakal berusaha mempertahankan momentumnya pada laga melawan Ekuador. Laga Copa America antara Venezuela vs Ekuador rencananya akan digelar di Estadio Nilton Santos pada Senin (21/6) dinihari WIB.

Venezuela memang belum berhasil memetik kemenangan di ajang Copa America 2021. Akan tetapi, keberhasilan menaham Kolombia membuat mereka bakal menghadapi Ekuador dengan kepercayaan diri yang cukup tinggi.

Ekuador juga belum berhasil memetik kemenangan pertamanya. Pada pertandingan sebelumnya, Enner Valencia cs menelan kekalahan tipis atas Kolombia. Kekalahan tersebut membuat mereka diyakini bakal tampil dengan motivasi berlipat.

La Vinotinto memiliki catatan yang kurang bagus dalam 17 pertemuan terakhir melawan Ekuador. Mereka cuma mampu memetik tiga kemenangan dan sembilan kali kalah. Namun, Venezuela berhasil menahan Peru dalam tiga kesempatan dari lima pertemuan terakhir. Football5star meyakini tren tersebut bakal berlanjut dan laga nanti berakhir dengan skor 0-0.

REKOR PERTEMUAN

head to head Venezuela vs Ekuador

TREN PERFORMA
Lima Laga Terakhir Venezuela vs Ekuador
Prediksi: Venezuela vs Ekuador 16
Gamespool new banner
STATISTIK MENARIK
  • Venezuela dan Ekuador sama-sama belum menciptakan gol di ajang Copa America 2021.
  • Venezuela cuma mampu memetik satu kemenangan dari lima pertandingan terakhirnya.
  • Ekuador menelan tiga kekalahan beruntun dalam tiga laga terakhirnya.
  • Ekuador tak terkalahkan dalam lima pertemuan terakhir melawan Venezuela (dua menang, tiga imbang).
  • Ekuador gagal mencatat clean sheet dalam lima pertandingan terakhirnya.
PELATIH
  • Partai Venezuela vs Ekuador kali ini merupakan pertemuan pertama antara Jose Peseiro dengan Gustavo Alfaro.
  • Peseiro belum pernah menghadapi Ekuador.
  • Alfaro belum pernah menghadapi Venezuela.
WASIT
  • TBA
PEMAIN KUNCI
VENEZUELA:

Top Skorer:
Top Assist:

EKUADOR:

Top Skorer:
Top Assist:

Statistik di Copa America 2021 

BERITA KEDUA TIM
  • Venezuela: Josef Martinez, Jefferson Savarino dan Romulo Oturo positif Covid-19
  • Ekuador: Tidak ada pemain absen.
PRAKIRAAN FORMASI
line up Venezuela vs Ekuador

Kolombia vs Venezuela: Duvan Zapata cs Gagal Pertahankan Momentum

gamespool
Kolombia vs Venezuela: Duvan Zapata cs Gagal Pertahankan Momentum 20

Football5star.com, Indonesia – Kolombia gagal melanjutkan momentumnya di ajang Copa America karena cuma mampu meraih satu poin pada partai melawan Venezuela, Jumat (18/6) dinihari WIB. Partai Kolombia vs Venezuela berakhir dengan skor sama kuat, 0-0.

Tampil sebagai tim unggulan, Kolombia langsung menekan lini belakang Venezuela semenjak awal pertandingan. Pada menit ke-13, Yerry Mina mendapat peluang emas untuk membawa Los Cafeteros unggul. Akan tetapi, Mina yang berdiri dalam posisi bebas gagal menyambar umpan tarik kiriman Daniel Munoz.

Sepuluh menit berselang, giliran Edwin Cardona yang mengancam. Namun, sepakan mendatarnya digagalkan Wuilker Farinez. Duvan Zapata mendapat peluang emas pada menit ke-34. Akan tetapi, Farinez lagi-lagi berhasil mengamankan gawangnya dengan baik

Pada 10 menit terakhir babak pertama, Kolombia semakin gencar menekan lini belakang Venezuela. Akan tetapi, mereka tetap tak bisa mencetak gol dan skor 0-0 bertahan hingga turun minum.

Kolombia vs Venezuela - Copa America - @CopaAmerica 2
twitter.com/CopaAmerica

Di babak kedua, Kolombia semakin meningkatkan intensitas serangannya. Pada menit ke-51, Mateus Uribe nyaris membawa Los Cafeteros menjebol gawang Venezuela. Namun, sepakan akrobatiknya masih belum mampu melewati hadangan Farinez yang tampil gemilang.

Memasuki 15 menit terakhir, pertandingan mulai berjalan dengan tensi tinggi. Wasit dibuat kerepotan dan harus mengeluarkan lima kartu kuning. Derita Kolombia dilengkapi oleh kartu merah yang diterima Luis Diaz di penghujung pertandingan.

Skor 0-0 tak berubah hingga wasit membubarkan pertandingan. Meski gagal menang, Kolombia tetap berhak menduduki puncak klasemen grup A Copa America 2021 dengan perolehan empat angka.

SUSUNAN PEMAIN KOLOMBIA VS VENEZUELA:

Kolombia: 1-David Ospina; 16-Daniel Munoz, 13-Yerry Mina, 23-Davinson Sanchez, 6-William Tesillo; 11-Juan Cuadrado, 5-Wilmar Barrios, 15-Mateus Uribe, 10-Edwin Cardona (14-Luis Diaz 62′); 7-Duvan Zapata (19-Miguel Borja 73′), 9-Luis Muriel (27-Jaminton Campaz 62′)

Pelatih: Reinaldo Rueda

Venezuela: 1-Wuilker Farínez; 27-Yohan Cumana, 14-Luis Mago, 28-Luis Martinez, 8-Francisco La Mantia, 21-Alexander David Gonzalez (20-Ronald Hernandez 89′); 23-Cristian Casseres (26-Edson Castillo 89′), 24-Bernaldo Manzano (6-Yangel Herrera 59′), 5-Junior Moreno, 13-Jose Martínez; 9- Fernando Aristeguieta (11-Sergio Cordova 83′)

Pelatih: Jose Peseiro

Kartu Kuning: Cuadrado 77′, Uribe 82′ – Aristegueita 51′, La Mantina 55′, Herrera 77′, Martinez 81′, Cumana 86′

Kartu Merah: Diaz 90+4′

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Prediksi: Brasil vs Venezuela

Prediksi Copa America 2021: Brasil vs Venezuela
Gamespool new banner
PREDIKSI HASIL
Sportpesa
Brasil 3-0 Venezuela
Predictz
Brasil 2-0 Venezuela
Sports Mole
Brasil 1-0 Venezuela
FOOTBALL5STAR
Brasil 3-1 Venezuela
Estadio Nacional de Brasilia, Senin (14/6/2021) Pukul 04.00 WIB

Football5star.com, Indonesia – Brasil akan mengawali kiprahnya di Copa America 2021 dengan laga melawan Venezuela. Laga Brasil vs Venezuela rencananya akan digelar di Estadio Nacional de Brasilia pada Senin (14/6) pagi WIB.

Sebagai tim tuan rumah, Brasil tentu diyakini tak akan kesulitan mengalahkan Venezuela. Akan tetapi, Selecao tak bisa meremehkan Venezuela. Pasalnya, tim tamu yang dimotori Josef Martinez bisa saja tampil mengejutkan.

Brasil memiliki rekor yang cukup gemilang dalam 14 pertemuan terakhir melawan Venezuela. Selecao sukses mencatat 10 kemenangan, tiga imbang dan cuma sekali kalah.

Brasil diyakini akan bisa melanjutkan dominasinya atas Venezuela, Football5star memprediksi Brasil akan mengalahkan Venezuela dengan skor 3-1.

REKOR PERTEMUAN

head to head Brasil vs Venezuela

TREN PERFORMA
Lima Laga Terakhir Brasil vs Venezuela
Prediksi: Brasil vs Venezuela 28
Gamespool new banner
STATISTIK MENARIK
  • Brasil cuma menelan satu kekalahan dari 14 pertemuan terakhir melawan Venezuela.
  • Brasil mencatat lima kemenangan dari lima pertandingan terakhirnya.
  • Gawang Brasil tidak kebobolan dalam lima pertandingan terakhirnya.
  • Venezuela cuma mampu meraih satu kemenangan dari lima pertandingan terakhirnya.
  • Venezuela hanya mencetak tiga gol dalam lima pertandingan terakhirnya.
PELATIH
  • Partai Brasil vs Venezuela kali ini merupakan pertemuan kedua antara Tite dengan Jose Peseiro.
  • Pada partemuan pertama, Tite berhasil mengalahkan Peseiro.
  • Rekor Tite vs Venezuela: dua menang, satu imbang.
  • Rekor Peseiro vs Brasil: satu kalah.
WASIT
  • Partai Brasil vs Venezuela kali ini akan dipimpin oleh wasit asal Uruguay, Esteban Ostojich
  • Ostojich memberikan 78 kartu kuning dan tiga kartu merah dalam 12 partai internasional yang ia pimpin dalam satu tahun terakhir.
  • Ostojich belum pernah memimpin jalannya laga yang melibatkan Brasil.
  • Rekor Venezuela ketika diwasiti Ostojich: satu menang.
PEMAIN KUNCI
BRASIL:

Top Skorer:
Top Assist:

VENEZUELA:

Top Skorer:
Top Assist:

Statistik di Copa America 2021 

BERITA KEDUA TIM
  • Brasil: Thiago Silva diragukan.
  • Venezuela: Tidak ada pemain absen.
PRAKIRAAN FORMASI
line up Brasil vs Venezuela

Prediksi: Venezuela vs Cile

Prediksi Venezuela vs Cile
Prediksi: Venezuela vs Cile 36
GamesPools GIF
Prediksi: Venezuela vs Cile 37
PREDIKSI HASIL
SportsKeeda
Venezuela 1-3 Cile
SportsMole
Venezuela 0-1 Cile
FootballPredictions
Venezuela 0-1 Cile
FOOTBALL5STAR
VENEZUELA 0-2 CILE
Estadio Olimpico de la UCV, Rabu (18/11/2020) Pukul 04.00 WIB

Football5Star.com, Indonesia – Mencari kemenangan, bahkan poin pertama, jadi misi Jose Peseiro saat laga Venezuela vs Cile. Bukan apa-apa, La Vinotinto selalu kalah dalam 3 pertandingan terdahulu pada Kualifikasi Piala Dunia 2022. Sudah begitu, mereka pun selalu saja gagal mencetak gol.

Menjamu Cile, ada sedikit asa. Pertama, tentu saja hasil dua laga terakhir. Meskipun kalah, Tomas Rincon cs. hanya takluk 0-1 dari Paraguay dan Brasil. Kedua, Reinaldo Rueda yang menangani La Roja saat ini ternyata belum pernah menang di kandang Venezuela.

Akan tetapi, tantangan yang dihadapi sangatlah besar. Salah satunya, venezuela tak punya rekor bagus saat menghadapi Cile. Dalam empat pertemuan terakhir, mereka selalu kalah. Lalu, khusus pada pentas Kualifikasi Piala Dunia, La Vinotinto juga belum pernah menang saat menjamu La Roja.

REKOR PERTEMUAN
Rekor Pertemuan Venezuela vs Cile
Prediksi: Venezuela vs Cile 38
TREN PERFORMA
Tren performa La Vinotinto vs La Roja
Prediksi: Venezuela vs Cile 39
GamesPools GIF
Prediksi: Venezuela vs Cile 40
STATISTIK MENARIK
  • Selalu tercipta setidaknya 2 gol dalam 8 edisi terakhir pertemuan Venezuela vs Cile pada berbagai kompetisi.
  • La Vinotinto selalu kalah dalam 4 kesempatan terakhir menghadapi La Roja.
  • Pada ajang Kualifikasi Piala Dunia, La Vinotinto tak pernah menang di kandang sendiri saat menjamu La Roja (1 seri, 6 kalah).
  • La Vinotinto tak pernah clean sheet setiap kali menghadapi La Roja pada Kualifikasi Piala Dunia.
  • Arturo Vidal mencetak 3 gol dalam 3 edisi terakhir La Vinotinto vs la Roja.
  • Venezuela selalu kalah dalam 3 laga dan tak mencetak gol pada Kualifikasi Piala Dunia 2022.
  • Cile selalu mencetak gol dalam 4 laga terakhir pada semua ajang.
  • Arturo Vidal mencetak gol dalam 3 dari 4 laga terakhir La Roja.
  • La Roja tak memenangi 5 laga tandang terakhir (2 seri, 3 kalah).
PELATIH
  • Partai Venezuela vs Cile dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2022 ini merupakan pertemuan pertama Jose Peseiro dengan Reinaldo Rueda.
  • Peseiro baru kali ini menghadapi La Roja.
  • Rueda sudah 12 kali menghadapi La Vinotinto dengan hasil 3 menang, 5 seri, 4 kalah.
  • Rueda tak pernah membawa tim asuhannya menang di kandang La Vinotinto (5 seri, 3 kalah).
WASIT
  • Pertandingan Venezuela vs Cile pada lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Conmebol ini akan diwasiti Patricio Loustau dari Argentina.
  • Ini kali pertama Loustau memimpin pertemuan La Vinotinto vs La Roja.
  • Selalu tercipta setidaknya 2 gol dalam 6 laga Kualifikasi Piala Dunia yang dipimpin Loustau dengan 4 di antaranya dimenangi tim tamu.
  • La Vinotinto selalu mencetak 1 gol dalam tak kalah dalam 2 laga yang diwasiti Loustau (1 menang, 1 seri).
  • La Roja memenangi 2 laga yang dipimpin wasit ini dengan mencetak setidaknya 2 gol, tapi tak pernah clean sheet.
PEMAIN KUNCI

VENEZUELA

Top Scorer:
Top Assist:
Top Rating:

CILE

Top Scorer: Arturo Vidal (3 Gol)
Top Assist: Charles Aranguiz, Jean Meneses (@1 Assist)
Top Rating:

*Statistik di Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Conmebol

BERITA KEDUA TIM
  • Venezuela: Pelatih Jose Peseiro tak menghadapi kendala karena semua pemain di skuat saat ini dapat turun bermain.
  • Cile: La Roja tak diperkuat Charles Aranguiz, tapi seluruh pemain lainnya dapat diandalkan pelatih Reinaldo Rueda.
PRAKIRAAN FORMASI
Prakiraan Formasi Venezuela vs Cile
Prediksi: Venezuela vs Cile 41

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Roberto Firmino Pertahankan Keangkeran Morumbi

gamespool

Football5Star.com, Indonesia – Timnas Brasil memang hanya menang 1-0 atas timnas Venezuela pada Kualifikasi Piala Dunia 2022, Sabtu (14/11/2020) pagi WIB. Namun, gol tunggal Roberto Firmino pada menit ke-67 sudah cukup untuk meneruskan keangkeran Stadion Morumbi.

Gol Firmino membuat Brasil kini mendulang kemenangan dalam 5 laga beruntun di Morumbi. Sebelumnya, mereka dua kali menang atas Bolivia serta sekali menaklukkan Serbia dan Afrika Selatan.

Saat menjamu Venezuela, Firmino jadi penentu dengan golnya setelah menerima bola yang coba dibuang Darwin Machis dalam duel udara dengan dua pemain Brasil. Bola yang justru nyelonong ke depan gawang disambut dengan baik oleh pemain Liverpool tersebut.

https://twitter.com/zi_84/status/1327436204560801793

Hasil Brasil vs Venezuela pada lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2022 juga membuat Selecao tak kebobolan dalam 4 laga beruntun di Morumbi. Sebelumnya, mereka menang 3-0 atas Bolivia, 1-0 atas Serbia, dan 1-0 pula saat menjamu Afrika Selatan.

Andai tak ada gol Firmino, Brasil akan menuai hasil imbang pertama di Morumbi dalam kurun 19 tahun. Kali terakhir mereka gagal menang di sana pada 2001. Kala itu, Selecao hanya seri 1-1 saat menjamu timnas Peru. Romario Faria membawa mereka unggul pada menit ke-65, tapi lantas diimbangi gol Juan Pajuelo pada menit ke-77.

Firmino Buat Brasil Tak Kalah Sejak 1963

Rekor timnas Brasil di Morumbi pun bertambah apik berkat kemenangan 1-0 atas Venezuela yang ditentukan gol Roberto Firmino. Kini, mereka tak terkalahkan dalam 27 laga secara beruntun di stadion yang jadi markas Sao Paulo tersebut. Rinciannya, mereka meraup 19 kemenangan dan hanya 8 kali imbang.

Kekalahan terakhir dan satu-satunya yang dialami Brasil di Morumbi adalah saat menjamu timnas Argentina pada 1963. Selecao menyerah 2-3 atas La Albiceleste. Dua gol tuan rumah diborong Pepe, sedangkan tim tamu menang berkat brace Juan Lallana dan satu gol dari Ernesto Juarez.

Di Stadion Morumbi, sebelum menang berkat gol tunggal Firmino, timnas Brasil juga sempat sekali menjamu Venezuela. Itu terjadi pada Kualifikasi Piala Dunia 1990 yang berlangsung pada 1989. Selecao menang telak 6-0 atas La Vinotinto yang saat itu memang kerap jadi bulan-bulanan lawan. Antonio Careca menjadi bintang dengan 4 gol. Adapun dua gol lain berasal dari Silas dan bunuh diri Pedro Acosta.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Hasil Brasil vs Venezuela: Selecao Hampir Frustrasi di Morumbi

gamespool

Football5Star.com, Indonesia – Timnas Brasil dibuat frustrasi saat menjamu timnas Venezuela pada lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2022, Sabtu (14/11/2020) pagi WIB. Meskipun laga Brasil vs Venezuela berakhir 1-0, tapi gol Roberto Firmino baru lahir pada menit ke-67.

Jalannya pertandingan Brasil vs Venezuela di Stadion Morumbi sesuai perkiraan awal. Tuan rumah memegang kendali permainan dan membuat tim tamu hanya bisa bertahan total. La Vinotinto harus menanti 30 menit untuk melepaskan tendangan yang mengancam. Lalu, shot on target pertama baru didapatkan saat pertandingan babak pertama bersisa 2 menit.

Akan tetapi, meskipun penguasaan bola hingga 66% dan lebih sering melepaskan tembakan, Brasil kesulitan membobol gawang lawan pada babak pertama. Dua kali bola sempat bersarang di gawang La Vinotinto, tapi selalu tak disahkan wasit menjadi gol.

Douglas Luiz sempat mencetak gol pada laga Brasil vs Venezuela tapi tak disahkan oleh wasit.
Getty Images

Saat laga Brasil vs Venezuela baru berjalan 6 menit, Richarlison mampu meneruskan umpan silang Renan Lodi ke dalam gawang Wuilker Farinez. Namun, wasit Juan Gabriel Benitez menganulirnya karena Lodi sudah berada dalam posisi offside saat melepaskan umpan ke kotak penalti Venezuela.

Adapun gol kedua yang dianulir wasit terjadi hanya 4 menit jelang babak pertama usai. Berawal dari penyelamatan gemilang Wuilker Farinez terhadap sundulan Richarlison di mulut gawang, bola muntah dicocor Douglas Luiz ke daam gawang. Lagi-lagi, gol tak disahkan. Kali ini karena ada pelanggaran.

Venezuela pun bukan tanpa peluang. Setidaknya, sekali tim asuhan Luis Peseiro mengancam pertahanan Selecao. Pada menit ke-38, Yeferson Soteldo melakukan tusukan dari sisi kiri. Dia lantas melepaskan umpan tarik ke kotak penalti untuk Salomon Rondon. Namun, bola dengan sigap dihalau Marquinhos.

Firmino Putus Kebuntuan

Pemandangan serupa terulang pada babak kedua. Timnas Brasil arahan Adenor Leonardo Bacchi “Tite” langsung menggebrak dan membombardir pertahanan Venezuela. Pada menit ke-52, tim tamu bahkan dibuat harap-harap cemas oleh VAR.

Atas saran petugas VAR, wasit Benitez mengecek insiden perebutan bola di kotak penalti karena terlihat Roberto Rosales sepertinya melakukan handball. Namun, setelah melihat monitor, Benitez memutuskan itu bukan pelanggaran yang patut dihukum penalti.

Seperti pada babak pertama, Selecao dibuat frustrasi oleh pertahanan rapat Venezuela dan ketangguhan kiper Wuilker Farinez. Sudah begitu, lini depan mereka pun seperti kehilangan taji. Salah satunya karena Neymar dan Philippe Coutinho tak tampil pada laga Brasil vs Venezuela ini.

Timnas Brasil kesulitan mencetak gol saat menjamu timnas Venezuela pada lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2022.
Getty Images

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-67. Roberto Firmino dengan bebas mendorong bola ke dalam gawang Farinez setelah menerima bola yang coba dibuang Darwin Machis dalam duel udara dengan dua pemain Brasil.

Saat laga Brasil vs Venezuela memasuki menit ke-86, Firmino hampir menambah gol. Namun, tendangannya setelah menerima bola dari Pedro menyamping di sebelah kiri gawang Farinez karena membentur pemain bertahan La Vinotinto. Skor 1-0 pun bertahan hingga akhir.

Hasil laga Brasil vs Venezuela yang hanya 1-0 pada lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2022 ini mengecewakan bagi tuan rumah. Bukan apa-apa, Selecao sempat berpesta 6-0 di Morumbi saat menjamu La Vinotinto pada Kualifikasi Piala Dunia 1990 yang berlangsung pada 1989.

Susunan Pemain Brasil vs Venezuela:

Brasil (4-3-3): 22-Ederson Moraes, 2-Danilo, 3-Thiago Silva, 4-Marquinhos, 6-Renan Lodi (13-Alex Telles 90), 18-Douglas Luiz (11-Lucas Paqueta 46), 5-Allan, 10-Everton Riberiro, 9-Gabriel Jesus (19-Everton 77), 20-Roberto Firmino, 7-Richarlison (17-Pedro 77)
Pelatih: Adenor Leonardo Bacchi “Tite”

Venezuela (4-5-1): 1-Wuilker Farinez, 20-Rolf Feltscher (14-Luis Del Pino 18), 2-Wilker Angel, 3-Tordan Osorio, 16-Roberto Rosales (21-Alexander Gonzalez 65), 5-Junior Moreno, 8-Tomas Rincon, 17-Cristian Casseres, 10-Yeferson Soteldo (18-Romulo Otero 65), 7-Darwin Machis (19-Jefferson Savarino 79), 23-Salomon Rondon
Pelatih: Jose Peseiro

K. Kuning: Douglas Luiz 30 – Casseres 20, Machis 76, Rincon 81
K. Merah:

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Mangkir dari Gimnasia, Diego Maradona akan Latih Timnas Venezuela?

Banner LFS Baru

Football5Star.com, Indonesia – Bukan Diego Maradona jika tak jadi sorotan. Kali ini, El Diez dirumorkan akan menangani timnas Venezuela yang baru saja ditinggal Rafael Dudamel. Rumor itu dipanaskan oleh ketidakhadirannya pada latihan Gimnasia La Plata pada dua hari beruntun.

Bukan tanpa sebab nama Diego Maradona mengapung ke permukaan. Dia dikenal memiliki kedekatan dengan Presiden Venezuela Nicolas Maduro. Pada April 2019, El Diez sempat dikenai sanksi karena mendediskasikan kemenangan Dorados de Sinaloa, klubnya kala itu, bagi Maduro. Sebelumnya, legenda timnas Argentina itu juga dekat dengan Hugo Chavez.

Diego Maradona punya kedekatan dengan Presiden Venezuela Nicolas Maduro.
t-online.de

Menurut laporan Infobae, Nicolas Maduro diyakini telah melakukan kontak informal dengan Diego Maradona terkait kekosongan kursi pelatih timnas Venezuela. Kontak tersebut dilakukan terhadap lingkaran dalam pria yang sangat dipuja publik Napoli di Italia tersebut.

Kapten timnas Argentina saat juara Piala Dunia 1986 itu ditengarai akan tergoda oleh tawaran Nicolas Maduro. Setidaknya ada dua hal. Pertama, tentu ikatan emosionalnya dengan Venezuela. Bukan hanya dekat dengan sang presiden, dia pun sering mengenakan topi bermotif bendera negeri itu saat berada di tepi lapangan.

Kedua, Diego Maradona tak punya hubungan baik dengan petinggi Gimnasia La Plata saat ini. Pada November 2019, dia bahkan sempat mundur karena pergantian kepemimpinan klub itu. Namun, dia kembali ke posisinya atas desakan para fan.

Atas dasar itu, tak sedikit yang menilai ketidakhadiran dalam sesi latihan Gimnasia La Plata adalah upaya Diego Maradona untuk hengkang. Namun, pihak klub menegaskan, ketidakhadiran El Diez pada awal 2020 hanyalah untuk keperluan pemeriksaan kesehatan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Rafael Dudamel Tak Mau Venezuela Termakan Jebakan Lionel Messi

Banner live dan podcast baru

Football5Star.com, Indonesia – Rafael Dudamel, pelatih timnas Venezuela, memasang kewaspadaan tinggi jelang laga perempat final Copa America 2019 melawan timnas Argentina. Dia menegaskan, anak-anak asuhnya tak boleh terjebak hanya fokus kepada Lionel Messi.

Rafael Dudamel mengakui Lionel Messi akan jadi ancaman utama timnya saat menghadapi timnas Argentina pada perempat final Copa America 2019. Namun, menurut dia, akan jadi kesalahan besar bila timnya hanya fokus pada upaya menghentikan gerakan La Pulga.

Lionel Messi tak akan dijaga secara khusus saat timnas Argentina melawan timnas Venezuela.
thesun.co.uk

“Saya ingat kejadian pada 1985 (pada Kualifikasi Piala Dunia di San Cristobal). Kami menyiapkan rencana untuk melakukan penjagaan individual kepada Diego Maradona, tapi dia masih saja mencetak dua gol dan Argentina menang 3-2,” kata Rafael Dudamel dalam konferensi pers jelang laga seperti dikutip Football5Star.com dari TyC Sports.

Lebih jauh, mantan kiper La Vinotinto itu berujar, “Saya tak akan membuang-buang waktu untuk coba mencari cara menghentikan pemain terbaik dunia. Kami hanya menyiapkan rencana kolektif dan akan beradaptasi sesuai perkembangan permainan. Tak ada pelatih yang mampu membuat strategi menghentikan Messi. Itu juga bukan tugas kami.”

Mengenai kans timnas Venezuela lolos dari adangan timnas Argentina pada perempat final Copa America 2019, Rafael Dudamel tetap optimistis. Dia menilai timnya mengalami kemajuan dan lebih baik dari generasi sebelumnya.

“Kami sebenarnya selalu melahirkan pemain-pemain bagus. Namun, sekarang kami mampu menambahkan kerja keras. Kami ingin ajdi protagonis. Kami punya skuat dengan 95 persen bermain di luar negeri. Itu menolong perkembangan mereka. Kami lebih mengerti permainan dari sebelumnya. Perbedaan ada di kepala dan kami juga jauh lebih terencana,” beber Rafael Dudamel.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Bukukan Rekor, Rafael Dudamel Berambisi Bawa Venezuela ke Final

Banner live dan podcast baru

Football5Star.com, Indonesia – Timnas Venezuela secara meyakinkan lolos ke perempat final Copa America 2019. Pada partai terakhir fase grup, Minggu (23/6/2019) dini hari WIB, tim asuhan Rafael Dudamel menang 3-1 atas timnas Bolivia. Itu membuat mereka finis sebagau runner-up Grup A.

Kemenangan tersebut juga membawa Rafael Dudamel mencatat rekor. Dia menjadi pelatih pertama yang meraih tiga kemenangan bersama timnas Venezuela pada ajang Copa America. Sebelumnya, dia membawa La Vinotinto menang atas Jamaika dan Uruguay pada 2016.

Keberhasilan lolos tanpa tersentuh kekalahan membuat pelatih berumur 46 tahun itu kian percaya diri. Dia menilai Jose Salomon Rondon cs. telah menunjukkan perkembangan positif dan siap menggebrak. Bahkan, dia tak malu-malu mengungkapkan ambisi lolos ke final.

Kemenangan atas timnas Bolivia membawa timnas Venezuela lolos ke perempat final Copa America 2019.
trome.pe

“Dari hari ke hari, kami kian menunjukkan sebagai tim yang utuh. Kami harus melanjutkan hal ini. Kami tak perlu sesuatu yang baru. Kami selalu menjalani setiap laga dengan menganalisis setiap lawan,” ujar Rafael Dudamel selepas pertandingan melawan timnas Bolivia seperti dikutip Football5Star.com dari Globo Esporte.

Lebih lanjut, mantan penjaga gawang itu mengungkapkan, “Saya kira, kini kami tak perlu melakukan banyak perubahan dan mulai berpikir untuk meneruskan kiprah apik di kompetisi ini. Tentu saja kami tahu itu akan sulit, sangat sulit. Namun, kami punya modal dan kami datang untuk memainkan enam pertandingan.”

Melakoni enam pertandingan pada Copa America 2019 berarti timnas Venezuela harus merangsek hingga final. Jikapun tidak, mereka harus melakoni laga perebutan tempat ketiga seperti yang dialami pada Copa America 2011.

Hingga saat ini, prestasi terbaik timnas Venezuela adalah finis di posisi ke-4 pada Copa America 2011. Adapun pada gelaran terakhir, Copa America Centenario 2016, tim asuhan Rafael Dudamel terhenti pada perempat final oleh timnas Argentina.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Venezuela Temani Brasil ke Perempat Final

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Venezuela menemani Brasil ke perempat final Copa America 2019 setelah menang 3-1 atas Bolivia pada laga pamungkas Grup A Copa America 2019 di Stadion Mineirao, Sabtu (22/6/2019).

Venezuela unggul saat laga baru berjalan dua menit. Darwin Machis membobol gawang Carlos Lampe setelah menyambar umpan silang Ronald Hernandez dengan sundulan.

Lima menit kemudian, Bolivia mendapat peluang untuk menyamakan skor. Namun, sepakan kaki kanan Cristian Arano gagal menembus gawang Wuilker Farinez.

Jelang turun minum, Venezuela kembali mengancam gawang Bolivia. Ronald Hernandez mengirim umpan dari sepak pojok, bola ditanduk oleh Salomon Rondon.

Lampe berhasil mementahkan sundulan Rondon dan hanya membuahkan sepak pojok bagi lawan. Hingga babak pertama usai, Venezuela mampu mempertahankan keunggulan 1-0 atas Bolivia.

Arano kembali membuang peluang pada menit ke-48. Tendangan jarak jauh striker Bolivia tersebut masih bisa diantisipasi oleh Farinez.

Tujuh menit berselang, Venezuela berhasil memperbesar keunggulan. Memanfaatkan operan Tomas Rincon, Machis mencatatkan nama di papan skor untuk kedua kalinya dalam laga ini dengan sontekan kaki kiri.

Bolivia memperkecil ketertinggalan pada menit ke-82. Leonel Justiniano memaksimalkan umpan Diego Bejarano dengan tembakan dari luar kotak penalti Venezuela yang membuahkan gol.

Empat menit kemudian, Josef Martinez mencetak gol ketiga Venezuela setelah memaksimalkan umpan Yeferson Soteldo dengan sundulan.

Venezuela mengakhiri laga dengan kemenangan 3-1 atas Bolivia. La Vinotinto menemani Brasil ke perempat final setelah finis di posisi kedua klasemen grup A Copa America 2019.

Kekalahan dari Venezuela membuat Bolivia terbenam di dasar klasemen tanpa meraih satu poin pun dari tiga pertandingan di Grup A Copa America 2019.

darwin machis bolivia vs venezuela - twitter OptaJavier
Foto: Twitter.com/OptaJavier

Susunan Pemain:

Bolivia (4-2-3-1): 1-Carlos Lampe, 8-Diego Bejarano, 4-Luis Haquin, Adriano Jusino, 17-Marvin Bejarano (21-Roberto Fernandez 72′), 7-Leonel Justiniano, 20-Ferriando Saucedo, 11-Leonardo Vaca (14-Raul Castro 34′), 19-Ramiro Vaca, 15-Cristian Arano, 9-Marcelo Moreno (18-Gilbert Alvarez 78′)
Pelatih: Eduardo Villegas

Venezuela (4-1-4-1): 1-Wuilker Fariniez, 20-Ronald Hernandez, 4-Jhon Chancellor, 14-Luis Mago, 16-Roberto Rosales, 5-Junior Moreno, 10-Jefferson Savarino, 11-Juanpi (18-Yeferson Soteldo 59′), 8-Tomas Rincon, 7-Darwin Machis (17-Josef Martinez 72′), 23-Salomon Rondon (15-Jhon Murillo 86′)
Pelatih: Rafael Dudamel

Kartu Kuning: Leonel Justiniano 6′, Raul Castro 63′
Kartu Merah: –

Brasil Ditahan Venezuela, Thiago Silva Keluhkan Cemoohan Suporter

Banner live dan podcast baru

Football5Star.com, Indonesia – Timnas Brasil meraih hasil kurang bagus dalam lanjutan fase grup Copa America 2019. Rabu (19/6/2019) pagi WIB, Selecao ditahan tanpa gol oleh Venezuela. Hal itu membuat Thiago Silva cs. dicemooh oleh sebagian suporter. Mereka menyiuli para penggawa Selecao.

Perlakuan tak menyenangkan dari sebagian suporter itu membuat Thiago Silva jengah. Dalam pandangannya, hal tersebut tak pantas diterima tim asuhan Adenor Leonardo Bacchi “Tite” yang tak lelah berjuang untuk meraih hasil terbaik.

Thiago Silva menilai timnas Brasil bermain bagus meskipun ditahan Venezuela pada lanjutan Copa America 2019.
Twitter @FutebolMGNet

“Kami telah menampilkan permainan bagus. Tim bermain dengan bagus. Kukira cemoohan itu tidaklah adil. Namun, itulah yang terjadi saat kami tidak menang,” ujar Thiago Silva selepas pertandingan seperti dikutip Football5Star.com dari ESPN.

Meskipun hanya menuai hasil imbang, bek Paris Saint-Germain itu menilai timnas Brasil tak bermain buruk. Satu-satunya noda adalah kegagalan mencetak gol. Itu pun tiga kali mereka harus gigit jari karena wasit menganulir gol yang bersarang di gawang lawan.

“Secara keseluruhan, tim telah bermain bagus. Namun, ketika gagal mencetak gol, semuanya seperti salah,” ujar pemain yang akan berulang tahun ke-35 pada 22 September mendatang itu.

Gara-Gara Firmino

Roberto Firmino membuat tiga gol timnas Brasil dianulir saat melawan Venezuela pada fase grup Copa America 2019.
trome.pe

Dalam laga melawan Venezuela, timnas Brasil bisa dikatakan sial. Tiga kali wasit menganulir gol mereka. Pertama, pada menit ke-37 ketika Roberto Firmino melesakkan bola ke gawang Wuilker Farinez. Wasit tak mengesahkan gol karena pemain Liverpool itu terlebih dahulu melanggar bek Mikel Villanueva.

Memasuki menit ke-60, Gabriel Jesus mencetak gol setelah menerima umpan silang Firmino. Namun, lagi-lagi gol dianulir. Kali ini, VAR menunjukkan Firmino berada dalam posisi offside saat melepaskan umpan kepada sang striker.

Firmino lagi-lagi menjadi penyebab gol Brasil dianulir pada menit ke-86. Umpan matang Everton disambar Philippe Coutinho dan masuk ke gawang. Namun, VAR menunjukkan bola terlebih dahulu menyentuh Firmino yang berada dalam posisi offside.

Hasil imbang melawan Venezuela itu membuat timnas Brasil berada dalam posisi kurang bagus pada fase grup Copa America 2019. Thiago Silva dkk. harus menang atas Peru pada laga terakhir bila ingin memastikan lolos ke babak berikutnya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Tiga Gol Dianulir, Brasil Imbang Lawan Venezuela

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Brasil hanya mampu bermain imbang tanpa gol saat melawan Venezuela pada laga Grup A Copa America 2019 di Arena Fonte Nova, Rabu (19/6/2019).

Dani Alves dan kolega mencatatkan 69 persen penguasaan bola, sedangkan tim tamu hanya 31 persen.

Brasil mencatatkan 12 tembakan, tetapi hanya satu yang menemui sasaran. Venezuela mendapat empat kesempatan menembak dan satu di antaranya mengarah ke gawang Alisson Becker.

David Neres membuang peluang emas untuk membawa Brasil unggul pada menit ke-15. Setelah mendapat umpan dari Arthur Melo, Neres dari jarak dekat dan melebar dari gawang Venezuela.

Tim tamu mendapat peluang empat menit kemudian. Salomon Rondon menyambar umpan silang Ronald Hernandez, tetapi bola belum menemui sasaran.

Wasit Julio Bascunan menganulir gol Brasil setelah melihat tayangan VAR pada menit ke-39. Roberto Firmino melanggar Mikel Villanueva sebelum menceploskan bola ke dalam gawang Wuilker Farinez.

Setelah skor imbang tanpa gol bertahan hingga turun minum, Brasil kembali mengurung para pemain Venezuela pada babak kedua.

Gabriel Jesus yang masuk menggantikan Richarlison berhasil membobol gawang Farinez setelah bekerja sama dengan Firmino pada menit ke-60.

Apesnya, melalui tayangan VAR, wasit kembali memutuskan gol tuan rumah tidak sah akibat Firmino yang berada dalam posisi offside sebelum mengumpan kepada Jesus.

Untuk ketiga kalinya, wasit menganulir gol Tim Samba setelah melihat tayangan VAR pada menit ke-86.

Diawali aksi individu Everton Souza, terjadi kemelut di kotak penalti Venezuela yang diakhiri sontekan Coutinho. Gol tidak sah karena bola sempat mengenai Firmino yang terjebak offside sebelum masuk ke dalam gawang.

Tambahan waktu sembilan menit tidak mampu dimaksimalkan tuan rumah untuk memecah kebuntuan. Venezuela mencuri poin dari Arena Fonte Nova setelah laga berakhir dengan skor kacamata.

Meski demikian, Brasil tetap memuncaki klasemen Grup A Copa America 2019 dengan empat poin. Venezuela berada di posisi ketiga dengan dua poin.

Brasil vs Venezuela (elcomercio.pe)
elcomercio.pe

Hasil Copa America 2019 – Brasil 0-0 Venezuela

Susunan Pemain:

Venezuela (4-1-4-1): Wuilker Farinez; Roberto Rosales, Yordan Osorio, Mikel Villanueva, Ronald Hernandez; Junior Moreno; Darwin Machis (Arquimedes Figuera 76′), Yangel Herrera (Yeferson Soteldo 66′), Tomas Rincon, Jhon Murillo; Salomon Rondon (Josef Martinez 85′)
Pelatih: Rafael Dudamel

Brasil (4-2-3-1): Alisson Becker; Dani Alves, Marquinhos, Thiago Silva, Filipe Luis; Casemiro (Fernandinho 58′), Arthur Melo; Richarlison (Gabriel Jesus 46′), Philippe Coutinho, David Neres (Everton Souza 72′); Roberto Firmino
Pelatih: Tite

Kartu Kuning: Jhon Murillo 37′, Casemiro 41′, Arquimedes Figuera 90+3′
Kartu Merah: –

Wuilker Farinez Akui Venezuela Beruntung Curi Poin dari Peru

Banner live dan podcast baru

Football5Star.com, Indonesia – Kiper timnas Venezuela, Wuilker Farinez, tak menyangkal timnya beruntung menuai hasil imbang melawan timnas Peru. Pada laga pertama fase grup Copa America 2019, La Vinotinto bermain imbang tanpa gol dengan La Blanquirroja di Stadion Arena do Gremio, Minggu (16/6/2019) dini hari WIB.

Kiper berumur 21 tahun yang pada laga itu menjalani laga perdananya pada ajang Copa America menilai hasil imbang sangatlah berharga bagi timnas Venezuela. Itu tak terlepas dari fakta pertandingan yang menunjukkan lawan lebih superior dan punya peluang-peluang emas. Bahkan, timnas Peru bisa dikatakan sial karena dua gol mereka dianulir wasit.

Aksi Wuilker Farinez saat menyelematkan gawang timnas Venezuela kala menghadapi timnas Peru pada fase grup Copa America 2019.
Twitter @Jasoninho10

“Ini hasil imbang yang penting. Kukira hasil ini dapat diterima. Memang sangat disesalkan kami tak dapat meraih kemenangan, tapi itulah sepak bola. Kami harus terus berjuang,” kata Wuilker Farinez seperti dikutip Football5Star.com dari laman resmi Copa America.

Lebih jauh, kiper Millonarios itu menambahkan, “Hasil imbang ini sangat berharga bagi kami. Sekarang, kami harus mengoreksi detail-detail kesalahan yang ada untuk menghadapi Brasil.”

Kontribusi Wuilker Farinez pada hasil imbang itu sangat besar. Dia antara lain mengagalkan peluang emas Edison Flores pada menit ke-75. Berbekal kecekatannya, dia menghalau tembakan jarak dekat pemain timnas Peru itu tepat di garis gawang.

https://twitter.com/ShahRukhInMyDNA/status/1140014476206456832

Timnas Venezuela dijadwalkan bersua timnas Brasil pada lanjutan fase grup Copa America 2019, Rabu (19/6/2019) pagi hari WIB. Laga tersebut akan jadi ujian berat bagi Wuilker Farinez dkk. Selain berstatus tuan rumah, Thiago Silva cs. juga menanggul kemenangan 3-0 atas Bolivia pada laga pembuka. Philippe Coutinho menjadi bintang dengan torehan brace ‘dua gol’ pada laga itu.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Paolo Guerrero: Peru Seharusnya Menang atas Venezuela

Banner live dan podcast baru

Football5Star.com, Indonesia – Jose Paolo Guerrero, kapten timnas Peru, kesal bukan main timnya hanya meraih hasil imbang tanpa gol saat melawan timnas Venezuela pada fase grup Copa America 2019, Minggu (16/6/2019) dini hari WIB. Dia menilai hasil itu tidak adil karena mereka lebih menguasai permainan dan seharusnya meraih kemenangan.

Dalam pandangan Paolo Guerrero, tak ada yang salah dengan permainan yang ditunjukkan Peru saat melawan Venezuela. Namun, hasil akhir tak berpihak kepada mereka.

Paolo Guerrero kesal timnas Peru hanya imbang dengan timnas Venezuela pada laga pertama fase grup Copa America 2019.
libero.pe

“Tim telah melakukan tekanan dan serangan apik, tapi gagal mencetak gol. Kukira kami seharusnya mencetak gol dalam 90 menit. Aku kesal karena rasanya kami pantas menang. Namun, itulah sepak bola,” kata Paolo Guerrero seperti dikutip Football5Star.com dari Diario Correo.

Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Arena do Gremio, La Blanquirroja bisa dikatakan sial. Dua kali gol mereka dianulir wasit Wilmar Roldan setelah berkonsultasi dengan VAR. Lalu, dua kali peluang emas yang didapatkan, salah satunya oleh Edison Flores pada menit ke-75, diselamatkan dengan gemilang oleh kiper lawan, Wuilker Farinez.

Kegagalan menang atas timnas Venezuela membuat perjuangan timnas Peru pada fase grup Copa America 2019 jadi lebih berat. Mereka harus menang dalam dua laga sisa melawan Bolivia dan Brasil. Hal itu diakui Guerrero.

“Bolivia adalah lawan sulit dan kami dituntut harus menang. Semua pertandingan akan sangat berat. Bolivia dan Brasil tak akan mudah ditaklukkan. Namun, tentu saja kami akan berusaha melakukannya,” ungkap Paolo Guerrero yang pernah membela Bayern Munich itu.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Prediksi: Venezuela vs Peru

Prediksi Copa America 2019 Venezuela vs Peru
Stadion Arena do Gremio, Minggu (16/6/2019) Pukul 02.00 WIB

Football5Star.com, Indonesia – Pertarungan ketat menjadi hal yang selalu muncul dalam beberapa kesempatan terakhir pertemuan Venezuela vs Peru. Hal itu pun potensial kembali terulang ketika keduanya berhadapan pada fase grup Copa America 2019.

Secara khusus, pada dua pertemuan terakhir saat melakoni Pra-Piala Dunia 2018, La Vinotinto dan La Blanquirroja selalu bermain imbang 2-2. Tak heran bila kedua tim akan sangat berhati-hati pada pertemuan kali ini. Kedua pelatih, Rafael Dudamel dan Ricardo Gareca, dipastikan tak akan gegabah.

Bila menilik catatan sejarah, timnas Peru sebetulnya bisa lebih percaya diri. Pada ajang Copa America, mereka lebih sering menang atas timnas Venezuela. Lalu, mereka masih punya Jose Paolo Guerrero yang mencetak gol pada dua pertemuan terakhir dan membuat hat-trick kala bersua La Vinotinto pada Copa America 2011.

Meskipun demikian, La Vinotinto adalah tim dengan potensi kejutan. Pada uji tanding, Salomon Rondon cs. mampu menang atas timnas Argentina dan Amerika Serikat. Salah satu kunci permainan mereka adalah ketangguhan kiper Wuilker Farinez di bawah mistar gawang.

REKOR PERTEMUAN
Rekor Pertemuan Venezuela vs Peru
TREN PERFORMA
Tren Performa Kedua Tim
STATISTIK MENARIK
  • Selalu tercipta setidaknya 1 gol dalam 12 pertemuan terakhir La Vinotinto dengan La Blanquirroja.
  • Dua pertemuan terakhir kedua tim pada Pra-Piala Dunia 2018 berakhir dengan skor 2-2.
  • Jose Paolo Guerrero selalu mencetak gol dalam dua pertemuan terakhir kedua tim.
  • La Blanquirroja memetik 5 kemenangan dalam 7 pertemuan dengan La Vinotinto pada ajang Copa America (1 seri, 1 kalah).
  • Jose Paolo Guerrero mencetak hat-trick ketika La Blanquirroja menang 4-1 atas La Vinotinto pada perebutan tempat ketiga Copa America 2011.
  • Selalu tercipta setidaknya 2 gol dalam 9 laga yang dilakoni anak-anak asuh Rafael Dudamel sepanjang 2018-19.
  • Dalam 10 laga terakhir yang dilakoni La Blanquirroja, tak pernah tercipta skor 0-0.
PELATIH
  • Laga Venezuela vs Peru pada fase grup Copa America kali ini merupakan pertemuan kedua rafael Dudamel dengan Ricardo Gareca.
  • Pertemuan pertama kedua pelatih berakhir imbang 2-2 kala La Vinotinto menjamu La Blanquirroja pada Pra-Piala Dunia 2018.
  • Rekor Dudamel vs La Blanquirroja: 0 menang, 1 seri, 0 kalah.
  • Rekor Gareca vs La Vinotinto: 1 menang, 2 seri, 1 kalah.
  • Satu-satunya pertemuan Gareca dengan La Vinotinto pada ajang Copa Merica berbuah kemenangan 1-0.
WASIT
  • Wasit yang akan memimpin pertandingan Venezuela vs Peru pada fase grup Copa America 2019 ini adalah Wilmar Roldan dari Kolombia.
  • Ini adalah kali ke-2 Roldan memimpin pertemuan kedua tim. Pada kesempatan pertama, La Blanquirroja menang 4-1 atas La Vinotinto.
  • Rekor Roldan musim ini: 16 kali tim yang bertindak sebagai tuan rumah menang, 13 kali seri, 15 kalai tim yang bertindak sebagai tamu menang.
  • Rekor La Vinotinto diwasiti Roldan: 0 menang, 0 seri, 1 kalah.
  • Rekor La Blanquirroja dipimpin Roldan: 4 menang, 3 seri, 1 kalah.
  • Pada ajang Copa America, La Blanquirroja tak pernah kalah dalam 4 laga yang dipimpin wasit ini. Namun, kemenangan hanya diraih saat berposisi sebagai tuan rumah.
PEMAIN KUNCI

VENEZUELA:

Top Scorer:
Top Assist:

PERU:

Top Scorer:
Top Assist:

Statistik di Copa America 2019

BERITA KEDUA TIM
  • Venezuela: Semua pemain siap untuk tampil.
  • Peru: Kapten Jose Paolo Guerrero kembali dapat memperkuat tim setelah sempat terjerat kasus doping.
PRAKIRAAN FORMASI
Prakiraan Formasi Venezuela vs Peru
PREDIKSI HASIL
WhoScored
Venezuela 2-1 Peru
Forebet
Venezuela 1-1 Peru
Predictz
Venezuela 1-1 Peru
FOOTBALL5STAR
VENEZUELA 2-1 PERU

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Kalahkan Timnas Argentina, Striker Timnas Venezuela Tak Jemawa

Football5Star.com, Indonesia – Timnas Venezuela membuat kejutan saat melawan timnas Argentina, Sabtu (23/3/2019) dini hari WIB. Tim asuhan Rafael Dudamel menang 3-1. Striker Salomon Rondon membuka kemenangan timnya dengan gol pada menit ke-6 setelah memanfaatkan umpan Roberto Rosales.

Kemenangan itu terbilang bersejarah. Ini merupakan kali kedua timnas Venezuela mengalahkan timnas Argentina. Meskipun demikian, Salomon Rondon belum puas. Striker timnas Venezuela itu mengingatkan, ini hanyalah uji tanding. Menurut dia, kemenangan tersebut hanya akan bermakna bila mampu berlanjut di Copa America 2019.

“Sejarah ditorehkan dengan pertandingan-pertandingan semacam ini. Namun, kami harus waspada dan tetap menjejak bumi,” ungkap Salomon Rondon selepas pertandingan seperti dikutip Football5Star.com dari TyC Sports.

Salomon Rondon, striker timnas Venezuela, membuat gol pembuka kemenangan 3-1 atas timnas Argentina.
trome.pe

Striker timnas Venezuela itu menambahkan, “Kami tahu persis ini hanyalah laga persahabatan dan membantu kami bersiap untuk Copa America. Sangat penting bagi kami untuk terus bekerja keras dan melakukan hal-hal seperti ini.”

Secara implisit, striker yang membela Newcastle United di Premier League itu merasa cemas. Salah satunya terkait kemungkinan pelatih Rafael Dudamel hengkang dalam waktu dekat. Pasalnya, dia merasa timnas Venezuela tengah dipolitisasi oleh beberapa pihak.

Selepas kemenangan atas Lionel Messi dkk., pelatih timnas Venezuela itu menegaskan akan tetap mendampingi Salomon Rondon cs. saat melawan timnas Katalonia, awal pekan depan. Namun, setelah itu, dia akan membahas masa depannya dengan asosiasi sepak bola Venezuela.

Rafael Dudamel merasa gerah karena foto dan video pertemuan Salomon Rondon cs. dengan beberapa politikus tersebar di media sosial. Padahal, dia sudah meminta hal tersebut hanya beredar di kalangan internal guna menghindari politisasi dan menjaga netralitas.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Lionel Scaloni: Kami Akan Belajar dari Kekalahan Ini!

Football5Star.com, Indonesia – Lionel Scaloni, pelatih timnas Argentina, kecewa atas kekalahan yang diderita dalam uji tanding melawan timnas Venezuela, Sabtu (23/3/2019) dini hari WIB. Namun, dia memastikan tim asuhannya memetik pelajaran penting dari kekalahan tersebut.

“Logikanya, ini adalah langkah mundur dan kami akan mengambil pelajaran. Kami harus tahu bahwa tak ada lawan yang mudah,” terang Lionel Scaloni selepas pertandingan seperti dikutip Football5Star.com dari TyC Sports.

Lebih lanjut, mantan asisten Jorge Sampaoli itu menambahkan, “Tentu saja ada hal-hal yang harus diperbaiki. Namun, lebih baik hal ini terjadi sekarang.”

Lionel Scaloni menilai banyak hal mendasar yang harus dibenahi timnas Argentina.
clarin.com

Mengenai hal mendasar yang membuat timnas Argentina kalah 1-3 di tangan timnas Venezuela, Lionel Scaloni menunjuk sikap para pemain. Dia menegaskan, kekalahan itu sama sekali tak terkait sistem yang diterapkannya.

“Ini bukan masalah bermain dengan tiga, empat atau lima pemain belakang. Masalah utamanya adalah sikap di lapangan. Para pemain tak tahu apa yang harus dilakukan. Pada babak kedua, kami lebih memahami satu sama lain dan tampil lebih baik,” terang pria berumur 40 tahun itu.

Dalam pandangan Lionel Scaloni, ketiadaan kohesi di antara para pemain adalah masalah serius di timnas Argentina. Dia berharap Lautaro Martinez dkk. akan lebih kompak dan memahami permainan dengan lebih baik pada pertandingan mendatang. “Hari ini, kami sama sekali tak memahami itu,” tegas dia.

Selepas pertandingan di Stadion Wanda Metropolitano, Madrid, timnas Argentina akan kembali menjalani uji tanding pada Rabu (27/3/2019) dini hari WIB. Lawan yang akan dihadapi anak-anak asuh Lionel Scaloni adalah timnas Maroko.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Kiper Timnas Venezuela Tak Gentar Hadapi Lionel Messi

Football5Star.com, Indonesia – Lionel Messi memang tengah moncer dan membuat aksi-aksi brilian bersama Barcelona. Namun, hal itu tak membuat kiper timnas Venezuela, Wuilker Farinez, takut. Dia percaya diri menghadapi sang megabintang saat timnya melawan timnas Argentina.

Laga timnas Venezuela melawan timnas Argentina akan berlangsung pada Sabtu (23/3/2019) dini hari WIB. Laga tersebut akan menjadi ajang comeback Lionel Messi yang sejak Piala Dunia 2018 usai memutuskan istirahat sejenak.

Wuilker Farinez mengakui keberadaan Lionel Messi akan membuat timnas Argentina jauh lebih berbahaya. Namun, menurut dia, hal tersebut justru positif bagi seluruh pemain di timnas Venezuela. Dia pun yakin timnya akan mampu meredam pemain berjuluk La Pulga tersebut.

Penampilan Wuilker Farinez saat timnas Venezuela imbang 1-1 dengan timnas Argentina pada 2017.
sports.yahoo.com

“Lionel Messi adalah tantangan bagi kami semua. Kami tahu akan menghadapi Messi, tapi kami telah mempelajari semuanya. Kami tahu kualitas yang mereka miliki, tapi kami tak takut menghadapi Messi,” terang Wuilker Farinez kepada Efe seperti dikutip Football5Star.com dari El Nacional.

Lebih jauh, kiper Millonarios yang telah 12 kali mengawan gawang timnas Venezuela itu menekankan, keberadaan Lionel Messi tak boleh memecah fokus. Bagi pemain yang sempat tak kebobolan selama 507 menit di Piala Dunia U-20 2017 itu, tim berjuluk Vinotinto harus fokus pada permainan sendiri.

“Kami tahu akan memainkan sebuah pertandingan penting dan kebersamaan akan sangat penting. Kami harus fokus memainkan gaya permainan kami, dimulai dengan organisasi yang rapi, kemudian mencari peluang dan memanfaatkannya,” beber kiper berumur 21 tahun itu.

Kepercayaan diri yang besar itu bukan tanpa alasan. Wuilker Farinez sudah pernah menghadapi Lionel Messi dan timnas Argentina. Itu terjadi pada 6 September 2017 pada laga kualifikasi Piala Dunia 2018. Kala itu, pertandingan berakhir 1-1 dan La Pulga gagal membobol gawangnya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]