Jelang North London Derby, Mikel Arteta Berharap Pada Pemain Muda Ini

gamespool
Jelang North London Derby, Mikel Arteta Berharap Pada Pemain Muda Ini 4

Football5star.com, Indonesia – Akhir pekan nanti, laga dengan tajuk North London Derby akan berlangsung di Emirates Stadium, Minggu (14/3/2021). Pelatih Arsenal, Mikel Arteta berharap pemain muda, Emile Smith Rowe bisa berperan penting di laga melawan Tottenham itu.

Menurut Arteta, Smith Rowe saat ini dalam kondisi cukup bagus meski saat laga melawan Arsenal, pemain 20 tahun ini sempat mengerang kesakitan. Ia sempat alami cedera pinggul.

Jelang North London Derby, Mikel Arteta Berharap Pada Pemain Muda Ini2
Football London

“Yah, dia hanya berlatih satu hari yang kemarin jadi dia belum sepenuhnya siap untuk memulai permainan. Tapi dia sepenuhnya fit untuk memberi kami sesuatu yang berbeda jika kami membutuhkannya dari bangku cadangan,” kata Arteta seperti dikutip Football5star.com dari Football London, Jumat (12/3).

Saat Arsenal menang 3-1 atas Olympiakos di leg pertama babak 16 besar Liga Europa, dinihari tadi, Smith Rowe masuk sebagai pemain cadangan dan cukup memberikan kontribusi melawan tim asal Yunani tersebut.

Sementara itu, Arteta menegaskan bahwa ia mungkin saja untuk mengubah susunan pemain di laga melawan Tottenham. Menurut Arteta, laga North London Derby akan menjadi fokus para pemainnya dan ia ingin bisa meraih hasil positif.

“Kami telah mengubah beberapa pemain setiap pertandingan dan kami yakin untuk pertandingan yang harus kami mainkan seperti hari ini. Saya cukup yakin para pemain akan melakukan yang terbaik untuk laga nanti,” ucapnya.

Sementara itu, Jose Mourinho pun menyingung soal laga derby London yang akan dilakoni Spurs akhir pekan nanti melawan Arsenal. Mourinho membalas komentar pelatih Arsenal, Mikel Arteta yang menyinggung Spurs memiliki keunggulan karena Arsenal lakoni laga tandang di Yunani.

“Pada 6 Desember kami bermain melawan Arsenal di stadion kami. Pada tanggal 3 Desember, mereka bermain di kandang melawan Rapid Vienna. Pada saat yang sama kami bermain di Linz. Lalu kami mendarat di London pukul 3 pagi, apakah itu keuntungan bagi Arsenal?” ucap Jose Mourinho.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Cetak Gol, Van de Beek Masuk Buku Sejarah Liga Champions

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Pencetak gol semata wayang di pertandingan Tottenham Hotspur vs Ajax, Donny van de Beek, membuat catatan emas berkat torehannya tersebut.

Bermain di Stadion Tottenham Hotspur, Rabu (1/5/2019) dini hari WIB, Ajax berhasil mencuri kemenangan tipis 1-0. Gol tunggal yang terjadi di pertandingan Tottenham Hotspur vs Ajax diciptakan Donny van de Beek pada menit ke-15.

Termasuk di babak kualifikasi, gol tersebut merupakan torehan keempat Van de Beek di Liga Champions musim ini. Gelandang serang itu juga telah menyumbang dua assist sejauh ini.

Golnya bukan hanya menguntungkan Ajax dalam upaya melaju ke babak final Liga Champions musim ini. Gol yang diciptakan di laga Tottenham Hotspur vs Ajax itu juga membuatnya masuk dalam sejarah.

Ya, berdasarkan data Football5star.com dari Opta, Van de Beek menjadi pemain ketiga termuda yang bisa cetak gol di semifinal Liga Champions. Usianya hanya kalah muda dari Nordin Wooter dan Mario Melchiot.

Saat menciptakan gol tersebut usia Van de Beek baru 22 tahun 12 hari. Sementara itu, Wooter pernah membuat gol di semifinal ketika berusia 19 tahun 237 hari, sedangkan Melchiot berusia 20 tahun 170 hari.

Selain itu, Dusan Tadic juga bisa membuat catatan impresif musim ini di Liga Champions. Sejauh ini, ia sudah membuat 32 peluang. Jumlah tersebut lebih banyak dari pemain mana pun musim ini.

Kemenangan ini membuat tim berjulukan De Godenzonen hanya butuh hasil imbang di laga leg kedua. Partai penentuan akan berlangsung di Johan Cruyyf Arena pada 9 Mei mendatang.

Pochettino: Level Totenham Masih Jauh di Bawah Duo Manchester

Football5Star.com, Indonesia – Manajer Totenham Hotspur, Mauricio Pochettino, menilai level kekuatan transfer timnya masih jauh di bawah duo klub asal Kota Manchester, yakni Manchester United dan Manchester City.

“Fans tahu bahwa kami bukan sebuah klub yang bisa bersaing dengan United atau City untuk seorang pemain. Kami tidak mampu menyaingi mereka,” ujar Pochettino seperti dikutip FourFourTwo, Selasa (1/8/2017).

“Kami memiliki cara berbeda. Memainkan pemain muda dari akademi klub adalah hal terpenting,” sambung pria asal Argentina itu.

“Saya tengah mencari keseimbangan tim. Namun, ini tentu sulit karena kami membutuhkan pemain baru,” tutup manajer berusia 45 tahun tersebut.

Pergerakan dua klub Manchester di bursa transfer kali ini memang luar biasa. Keduanya tak segan mengelaurka uang ratusan juta euro untuk memboyong pemain-pemain baru. Bahkan, pengeluaran The Citizens saat ini sudah melebihi 200 juta euro.

Spurs justru sebaliknya. Klub asal London Utara itu nyaris tak terlihat. Hingga awal Agustus, mereka masih belum mendatangkan satu pun pemain. Kabar negosiasi dengan bintang Everton, Ross Barkley, hingga saat ini juga belum ada kejelasan. Harga sang pemain yang mencapai 50 juta pounds dianggap terlalu mahal.

Selain Barkley, keinginan Pochettino mendatangkan pemain AC Milan, Suso, juga belum ada tanda-tanda kemajuan.

Tak heran bila beberapa pihak menilai musim 2017-2018 akan sulit untuk klub yang untuk sementara akan memakai Stadion Wembley sebagai kandangnya itu. Aktivitas transfer Spurs yang minim diprediksi akan melempar The Lilywhites dari dua besar.

Benjamin Henrichs: Jika Saya Pindah, Tidak Berarti Ke Munich

Football5Star.com, Indonesia – Ditanya tentang masa depannya, bek kanan Bayer Leverkusen, Benjamin Henrichs, mengaku ia tidak berarti akan ke Bayern Munich.

Dalam sebuah wawancara bersama TZ, pemain berusia 20 tahun itu mengaku sedang dalam proses perpanjangan kontrak bersama Leverkusen.

“Jika bisa bermain baik di sini, tentu saya akan pindah ke klub yang lebih besar. Tapi tidak berarti itu ke Munich,” ujar Henrichs pada media Jerman tersebut, Selasa (1/8/2017).

“Saya berharap memiliki musim yang baik bersama Leverkusen. Kami ingin mengulangi prestasi seperti musim 2015-2016 lalu,” ia menambahkan.

Pemain berposisi sebagai bek kanan ini sedang diambang perjanjian jangka panjang di Bay Arena. Ia akan ditawari kontrak hingga 2022 di sana.

Ini artinya, upaya Totenham untuk menambal lubang yang ditinggalkan Kyle walker pun semakin berat. Karena pemain incarannya ini akan menetap lebih lama.

Jika pun Spurs tetap bersikeras mendatangkan pemain keturunan Ghana ini, tentu mereka tidak akan mendapatkannya dengan harga murah.

Pemain yang baru dua musim lalu promosi ke tim utama klub berjuluk Werkself ini telah dipercaya Roger Schmidt, pelatih Leverkusen musim lalu, menjadi pemain inti.

Ia terlibat 37 pertandingan dari semua kompetisi, termasuk tujuh laga Liga Champions pertama yang diikuti musim lalu. kepercayaan itu pun berbuah tiga assist yang dihasilkan.

Sedangkan untuk timnas Jerman, ia telah mengawali debutnya pada November 2016. tepatnya saat Der Panzer melumat San Marino 8-0.

Pochettino Minta Spurs Fokus Menang dan Jangan Pikirkan Arsenal

Tottenham Hotspur akan berusaha sekeras mungkin untuk memastikan finis posisi kedua musim ini. Spurs pun tak mau memikirkan Arsenal sebagai pesaing terdekatnya.

Spurs berpeluang besar untuk finis pertama kalinya di atas Arsenal dalam 21 tahun terakhir, setelah terakhir kali melakukannya tahun 1995. Namun untuk menuju ke sana, jalan Spurs tidak mudah.

Sebab posisi kedua yang dimiliki Spurs saat ini belum aman karena mereka hanya unggul dua poin ketimbang Arsenal di posisi ketiga. Hanya tambahan satu angka dari laga kontra Newcastle United akhir pekan ini yang bisa memastikan Spurs jadi runner-up.

Apalagi Newcastle juga butuh kemenangan demi menghindari jeratan degradasi. Jika sudah begini, Arsenal yang hanya akan menjamu Aston Villa di Emirates Stadium berpeluang menyalip mereka.

Maka itu Mauricio Pochettino selaku manajer meminta Spurs untuk fokus pada penampilan sendiri dan mengalahkan Newcastle, tanpa harus memikirkan lagi hasil Arsenal lawan Villa.

“Rasanya saya tidak peduli soal Arsenal. Saya ingin memenangi liga, saya ingin berada di puncak klasemen, tapi saya tidak peduli soal Arsenal,” ujar Pochettino dikutip Sky Sports.

“Tentu saja saya ingin berada di atas mereka, tapi ini rasanya normal saja. Tapi untuk mencoba berkembang, untuk mencoba menjadi tim yang lebih besar kami perlu berkonsentrasi pada kami sendiri dan tidak perlu melihat apa yang terjadi dengan tetangga kami,” lanjutnya.