Bojan Krkic, Si Pengembara yang Kini Mengadu Nasib di Jepang

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Perjalanan Bojan Krkic sebagai pesepak bola masih terus berlanjut. Predikat sebagai kutu loncat juga masih melekat dalam dirinya.

Bojan Krkic baru saja diresmikan sebagai pemain baru Vissel Kobe. Raksasa Jepang itu sekaligus jadi klub kedelapan dalam karier pemain Spanyol.

Sebelumnya ia memperkuat klub asal Kanada, Montreal Impact selama dua tahun. Tapi sejak Januari lalu namanya sudah tidak terdaftar lagi di sana.

Sepanjang kariernya ia memang jarang bertahan lama di sebuah klub. Sempat beberapa musim di tim utama Barcelona, Krkic hanya bertahan semusim di klub selanjutnya seperti AC Milan, AS Roma, dan Ajax Amsterdam.

Peruntungannya sempat membaik kala berseragam Stoke City. Tapi setelah bermain tiga musim di sana ia kembali jadi pengembara dengan memperkuat Mainz 05 dan Alaves masing-masing semusim.

Sudah merasakan berbagai kompetisi di benua Eropa dan mencoba peruntungan di Amerika, ia pun menjajal asia. Vissel Kobe mengontrak jebolan akademi Barcelona selama dua tahun. Kehadirannya pun kian menambah aroma Katalonia di sana.

bojan krkic goal
@goal

Seperti diketahui, klub yang kini menempati peringkat ketiga J-League sudah memiliki Thomas Vermaelen, Sergi Samper, dan sang kapten Andres Iniesta. Ketiganya mantan pemain Barcelona.

Masuknya Bojan Krkic juga semakin menegaskan skuat bintang Vissel Kobe. Sebelumnya mereka sudah lebih dulu memulangkan dua bintang Jepang yang berkarier di Eropa seperti Yoshinori Muto dan Yuya Osako.

Yoshinori Muto didatangkan dari klub Premier League, Newcastle United. Sementara Osako diangkut dari klub Bundesliga yang baru terdegradasi, Werder Bremen.

Andres Iniesta Bikin Marc Klok dan Evan Dimas Gigit Jari

Banner Gamespool Football5Star

Football5star.com Indonesia – Pemain gaek Spanyol, Andres Iniesta baru menandatangani kontrak baru bersama klub Jepang, Vissel Kobe. Kabar tersebut agaknya bakal membuat Marc Klok dan Evan Dimas terpaksa gigit jari.

Meski usianya sudah menginjak 37 tahun, Andres Iniesta memang masih menampilkan permainan apik bersama Vissel Kobe. Datang sejak 2018, eks pemain Barcelona itu sudah mencetak 16 gol dan 18 assist dalam 77 pertandingan.

Andres Iniesta terus dirayu juan Veron dkk. untuk bergabung ke Estudiantes.
kyodonews.net

“Dengan kontrak baru, kami bisa melanjutkan projek Vissel Kobe dan Rakuten Corporation, yang sudah dimulai sejak 2018,” bilang Iniesta.

“Faktor terpenting dari kontrak baru adalah artinya aku masih dipercaya dan dihargai oleh tim. Aku masih termotivasi dan antusias. Kami menghadapi waktu-waktu berat, tapi aku yakin kami bisa bekerja sama dalam melalui masa sulit,” urai Iniesta menambahkan.

Dengan bertambahnya masa bakti Andres Iniesta bersama Vissel Kobe hingga dua tahun, ada dua pemain Indonesia yang terpaksa gigit jari. Keduanya adalah Marc Klok dan Evan Dimas Darmono.

Bagaimana tidak, Evan Dimas dan Marc Klok sempat mengumbar asa bisa bermain bersama Andres Iniesta di Persija Jakarta. Hal itu diungkap dalam obrolan dui youtube milik Marc Klok pada Minggu (24/1/2021).

Marc Klok dan Evan Dimas Berharap Andres Iniesta Main di Indonesia

Evan Dimas Bisa Jadi Garansi untuk Bhayangkara Raih Prestasi

Memang, harapan keduanya bisa merayu Iniesta pindah ke Persija Jakarta terlontar dengan maksud bercanda. Pasalnya, untuk merealisasi kepindahan Iniesta ke Indonesia, khususnya ke Persija, peluangnya cukup kecil.

Meski begitu, Evan ketika ditanya oleh Klok, tak ragu dalam mengutarakan mimpinya itu. “Aku mau bermain dengan idolaku, Andres Iniesta. Sedikit lagi. Sehabis ini (kontrak di Vissel Kobe berakhir), Iniesta ke Indonesia.,” ucap Evan Dimas berseloroh.

Menanggapi keinginan Evan Dimas, Marc Klok lantas menyinggung soal slot pemain asing Persija Jakarta yang masih lowong. Pasalnya, kini Klok sudah resmi jadi warga negara Indonesia (WNI). Klok berkelakar, Iniesta akan cocok mengisi slot pemain asing Persija.

“Mungkin bisa, bro. Main di liga kita. Persija ada slot (pemain asing) lagi sekarang,” sebut Klok menimpali.

“Iya, (Persija) harus ambil Iniesta, ya. Ada slot lagi. Bermain di belakang striker,” bilang Evan membalas, yang lantas disahuti lagi oleh Klok sambil tertawa. “(Di tengah) Ada Evan, Klok, dan Iniesta.”

Namun, kini Marc Klok dan Evan Dimas terpaksa gigit jari. Pasalnya, kontrak Andres Iniesta yang sedianya tuntas pada Januari 2022, kini diperpanjang dua tahun ke depan.

Bahkan, Klok harus dua kali gigit jari. Evan Dimas, yang diharap bisa menjadi tandem sejatinya di sektor tengah Persija Jakarta, pun memilih hijrah ke Bhayangkara FC.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Andreas Iniesta Bikin Vissel Kobe Raup Rekor Keuntungan Tertinggi

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Tuah Andreas Iniesta di Vissel Kobe tidak hanya terjadi di lapangan. Di luar lapangan pemain asal Spanyol ini juga memberi kontribusi maksimal untuk klub asal Jepang.

Sejak kedatangan Andreas Iniesta 2018 lalu, pendapatan yang diterima Vissel Kobe memang terus meningkat. Dalam sebuah laporan keuangan yang dirilis J-League, klub mencatatkan keuntungan bersih senilai 11 miliar yen.

Artinya, ini adalah rekor keuntungan tertinggi yang diraih klub asal Kobe. Angka ini lebih banyak dari yang ,mereka dapat pada tahun sebelumnya yakni 10 miliar yen.

Andres Iniesta Masih Belum Siap untuk Gantung Sepatu
AS

Melonjaknya keuntungan Vissel Kobe berasal dari beberapa sektor. Yang paling tinggi adalah naiknya pendapatan sponsor mereka yang mencapai 10 juta euro. Penjualan marchendise juga mengalami peningkatan signifikan, terutama penjualan jersey Andreas Iniesta.

Keuntungan mereka juga berasal dari penjualan tiket. Sejak legenda Barcelona itu datang, stadion Noevir Kobe selalu disesaki fan. Rataan penonton yang datang pun mencapai angka 29 ribu dalam semusim.

Apa yang didapat Vissel Kobe dari segi finansial memang berbanding lurus dengan apa yang dilakukan Andreas Iniesta di atas lapangan. Sejauh ini dia sudah mengemas 44 laga dan menorehkan 10 gol serta 13 assist.

Romantisme mereka kian lengkap kala klub merengkuh gelar Piala Super Jepang dan Piala Jepang. Ini sekaligus menjadi trofi pertama klub yang baru berada di kasta tertinggi Liga Jepang 2016 lalu.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Lukas Podolski Bangga Telah Mengubah Wajah Vissel Kobe

terassd

Football5Star.com, Indonesia – Lukas Podolski memang hanya meraih satu trofi saat berkiprah di Liga Jepang (J-League). Namun, dia merasakan kebanggaan luar biasa. Pasalnya, dia merasa telah mengubah wajah klub yang dibelanya, Vissel Kobe.

“Kukira aku telah memperbaiki klub dan J-League lebih baik dalam berbagai hal. Aku membuat klub terlihat lebih baik. Aku adalah transfer besar pertama di sana pada generasi baru,” ujar Lukas Podolski seperti dikutip Football5Star.com dari Soccer Bible.

Lebih lanjut, Podolski mengatakan, “Kukira tak ada orang di Eropa yang mengenal klub ini sebelum aku bergabung. Aku datang ke sana dan bahkan membuatkan mereka akun Instagram.”

Lukas Podolski merasa jadi magnet bagi para pemain bintang lain untuk datang ke J-League dan Vissel Kobe.
ad.nl

Striker yang kini memperkuat Antalyaspor di Liga Turki itu mengungkapkan, kontribusinya di Vissel Kobe bukan hanya di lapangan. Dia juga memberikan masukan dan mengubah berbagai hal di luar lapangan yang bersifat nonteknis.

“Aku mengubah ruang ganti dan punya andil sedikit dalam mengubah stadion. Banyak hal yang telah kuperbuat, tapi hal-hal seperti ini tak dilihat orang karena mereka hanya fokus pada permainanku di televisi, di lapangan,” ujar pemain berumur 35 tahun itu.

Tak hanya merasa berjasa besar bagi Vissel Kobe, Lukas Podolski juga mengklaim berjasa bagi J-League. Menurut dia, kehadirannya di Vissel Koba tak ubahnya magnet tersendiri.

“Aku membuat J-League lebih menarik bagi orang-orang, untuk para pemain baru macam (Andres) Iniesta atau (Fernando) torres. Kukira, ketika melihat Podolski ada di sana, mereka jadi tahu bahwa bermain di sana tidaklah buruk,” urai pemain berjuluk Prinz Poldi itu.

Bagi Lukas Podolski, menunjukkan totalitas bagi klubnya adalah hal penting. Menurut dia, memberikan kontribusi dalam berbagai hal bagi klub merupakan cara tepat agar dikenang sebagai orang baik, bukan pemain brengsek.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Andres Iniesta Berbagi Cerita Cara Jepang Melawan Pandemi Corona

Banner LFS Baru

Football5star.com, Indonesia – Mantan pemain Barcelona, Andres Iniesta berbagi cerita soal kehidupannya di Jepang saat pandemi corona saat ini. Menurut Iniesta, selama pandemi corona, pemerintah Jepang sangat serius untuk mengatasi kondisi seperti ini.

“Situasi coronavirus terasa terkendali di Jepang. Apa yang mereka lakukan sejak menit pertama sangat bagus yakni menutup sekolah dan melarang orang berkumpul,” kata Iniesta seperti dikutip Football5star.com dari marca, Kamis (9/4/2020).

Andres Iniesta Masih Belum Siap untuk Gantung Sepatu
Archyworldys

“Situasi sejumlah kota praktis terhenti dan rasa solidarias dari orang-orang sangat besar bagi sesama. Kami semua sadar pada situasi genting yang dihadapi,” tambah pemain Vissel Kobe tersebut.

Soal kebugaran kondisi tubuhnya, Iniesta mengaku bahwa tim Vissel Kobe sejak awal pandemi corona muncul langsung memberi instruksi kepada pemainnya untuk memperhatikan hal tersebut.

“Kami memiliki rencana latihan individu tersendiri. Kami melakukan beberapa latihan fisik dengan pelatih kebugaran melalui konfrensi video dalam beberapa hari,”

“Untungnya saya berada di pulang kecil dan kami masih bisa berjalan-jalan atau belari. Kami tetap bugar dan melakukan hal menyenangkan seperti bermain tiktok bersama keluarga,” tambahnya.

Iniesta pun berharap bahwa kondisi ini cepat pulih. Ia pun memberi dukungan semangat untuk Spanyol agar terus berjuang melawan pandemi corona.

“Kita semua harus melakukan bagian kita, kita haru bersatu dan bekerja sama. Kita harus yakin bahwa hal ini berubah dan musim ini dapat diselesaikan,” tutup Andres Iniesta.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Andres Iniesta Masih Belum Siap untuk Gantung Sepatu

Banner LFS Baru

Football5Star.com, Indonesia – Pemain Vissel Kobe, Andres Iniesta mengungkapkan bahwa dirinya belum siap untuk gantung sepatu. Pemain berusia 35 tahun itu masih merasa termotivasi untuk bisa kembali bermain.

Iniesta baru-baru ini dikabarkan akan kembali ke Barcelona. Diario Sport melaporkan bahwa Barca mencoba untuk memulangkannya Januari lalu.

Saat ditanya soal pertanyaan itu, Iniesta menjawab tetap akan menghormati kontraknya di Kobe, tetapi dia masih termotivasi untuk kembali bermain.

Andres Iniesta Masih Belum Siap untuk Gantung Sepatu
Diario AS

“Intensi saya adalah kembali bermain sepak bola. Saya punya kontrak disini sampai 2021 dan saya termovitasi untuk terus bermain. Saya ingin kembali merasakan momen dengan bola dan rumput lagi,” ucap Iniesta seperti dilansir Football5Star.com dari El Mundo Deportivo.

Seperti yang diketahui, liga Jepang J1 League sudah diberhentikan sementara sejak Februari lalu. Liga sempat berjalan selama satu pekan pada pekan pertama.

Iniesta datang ke Vissel Kobe pada tahun 2018 dan memenangkan Emperor’s Cup pada musim lalu. Pada Februari lalupun dia kembali membawa gelar untuk Vissel Kobe dengan memenangkan Piala Super Jepang dalam adu penalti melawan jawara J1 League musim lalu, Yokohama F. Marinos

Pada bulan Desember, Diario Sport juga melaporkan bahwa Iniesta akan bergabung ke klub Argentina, Estudiantes de la Plata, tapi tak ada tanda-tanda pemain asal Spanyol itu akan pindah.

Andres Iniesta bergabung ke akademi Barcelona pada tahun 1996. Dia berhasil melakukan debut bersama tim senior pada tahun 2002. Selama 16 tahun karirnya di Blaugrana dia mendapatkan lebih dari 30 gelar termasuk 4 gelar Liga Champions.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

5 Gol Vissel Kobe Bantai JDT, Andres Iniesta Cetak 2 Assist

Banner LFS Baru

Football5Star.com, Indonesia – Johor Darul Ta’zim (JDT) masih kalah kelas dari Vissel Kobe. Bertemu pada Grup G Liga Champions Asia 2020 pada Rabu (12/2/2020) malam WIB, JDT kalah telak dari klub wakil Jepang tersebut dengan skor 5-1.

Bermain di markasnya sendiri di NOEVIR Stadium, Vissel Kobe tampil superior. Keijiro Ogawa menjadi aktor utama kemenangan klub berjuluk Ushi tersebut dengan mencetak hat-trick. Masing-masing golnya diciptakan pada menit 13, 58 dan 72. Dua gol tambahan lainnya dicetak oleh Kyogo Furuhashi di menit 28, dan juga Dyanfrez Douglas di menit ke-65. Sementara itu, satu gol JDT dicetak oleh Safawi Rasid di menit 27.

Vissel Kobe mengawali laga dengan mendominasi permainan. Tercatat, skuat asuhan Thorsten Fink itu menguasai sebesar 70% penguasaan bola.

Pada menit ke-13, gol pertama dari klub yang musim lalu menghuni posisi 8 J1 League itu tiba. Menerima umpan ciamik dari Andres Iniesta, Keijiro Ogawa sukses memperdaya kiper Farizal Marlias yang membuat skor berubah menjadi 1-0.

JDT sempat membuka asa ketika mereka mampu mencetak gol di menit ke-27. Sepakan penalti dari Safawi Rasid sukses menjebol gawang Hiroki Iikura yang membuat kedudukan imbang menjadi 1-1.

Akan tetapi, satu menit kemudian atau pada menit ke-28, Vissel kembali mencetak gol melalui lengkungan indah dari Kyogo Furuhashi.

Andres Iniesta kembali menjadi salah satu aktor gol dari Vissel. Pada menit ke-58, umpan visioner Iniesta sukses membelah pertahanan JDT sebelum akhirnya Gotoku Sakai mengirimkan umpan kepada Keijiro Ogawa untuk mencetak gol keduanya di pertandingan ini.

Menit ke-68, giliran Dyanfrez Douglas yang mencatatkan namanya di papan skor. Setelah memenangkan duel dengan salah seorang pemain belakang JDT, sepakan terukur Dyanfrez Douglas kembali menambah keunggulan Vissel menjadi 4-1.

Andres Iniesta benar-benar menjadi otak utama penyerangan Vissel. Umpan terukurnya kembali membuat Keijiro Ogawa dengan mudah mencetak gol pada menit ke-72.

Hingga pertandingan usai, skor 5-1 pun tetap bertahan untuk keunggulan Vissel Kobe atas JDT.

Youtube The AFC Hub

SUSUNAN PEMAIN KEDUA TIM

Vissel Kobe (3-4-3): 18. Hiroki Iikura (GK); 22. Daigo Nishi, 25. Leo Osaki, 4. Thomas Vermaelen; 27. Yuta Goke, 14. Takuya Yasui, 8. Andres Iniesta (C), 24. Gotoku Sakai; 13. Keijiro Ogawa, 49. Dyanfrez Douglas, 11. Kyogo Furuhashi.

Pelatih: Thorsten Fink.

Johor Darul Ta’zim (4-2-3-1): 1. Farizal Marlias (GK); 22. La’Vere Corbin-Ong, 7. Aidil Zafuan, 33. Mauricio, 12. Kunanlan Subramaniam; 14. Hariss Harun, 4. Afiq Fazail; 11. Gonzalo Cabrera, 21. Nazmi Faiz Mansor, 29. Safawi Rasid; 8. Diogo.

Pelatih: Luciano Figueroa.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Bos Johor Darul Takzim Konfirmasi Minati Lukas Podolski

Banner LFS Baru

Football5Star.com – Bos Johor Darul Takzim, Tunku Ismail Idris, buka suara soal kabar bakal merkerut Lukas Podolski. Dia tak menampik kalau eks pemain Timnas Jerman itu berminat untuk bergabung dengan tim raksasa Malaysia tersebut.

Belakangan rumor di media Malaysia menyebut kalau Johor Darul Takzim membidik Lukas Poldolski. Kabar itu pertama kali muncul di media sosial. Adalah pengguna Twitter Juan Budiman yang memulain isu itu dengan unggahan yang mengisyaratkan si pemain bakal segera berlabuh ke JDT.

Kabar itu nyatanya diamini oleh Tunku Ismail Idris. Pemilik JDT itu tak menampik kalau ada ketertarikan eks pemain Bayern Muenchen itu bergabung bersama Johor Darul Takzim.

Lukas Podolski kembali mengutarakan hasrat kembali ke Koeln yang pernah membesarkan namanya.

“Ya, Podolski menghubungi saya untuk menyatakan minatnya bergabung dengan JDT. Dia akan datang ke sini (Johor Bahru) untuk proses diskusi,” ungkap Tunku Ismail dikutip dari Semuanya BOLA.

Akan tetapi, tampaknya kedatangan Lukas Podolski ke JDT bukan untuk sebagai pemain. Sebab, saat ini klub kaya Malaysia itu sudah memiliki lima pemain asing, yakni Diogo Luis Sant, Gonzalo Cabrera, Leandro Velazquez, Hariss Harun dan Mauricio.

“Tapi kami tak bisa membuat keputusan karena pemain impor kami sudah penuh. Jadi diskusi ini bisa mengarah pada kerja sama lain,” tutup dia.

Podolski sendiri saat ini memperkuat klub J-League 1, Vissel Kobe. Klub Jepang itu jua akan jadi lawan JDT di fase grup Liga Champions Asia 2020.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Persembahan Terakhir Andres Iniesta untuk Fernando Torres

Football5star.com, Indonesia – Fernando Torres akhirnya melakoni laga terakhirnya sebagai pesepak bola. Menariknya, di pertandingan terakhir itu ia menghadapi mantan rekannya di timnas Spanyol, Andres Iniesta.

Fernando Torres memang sudah memutuskan pensiun Juni lalu. Pertandingan terakhirnya tersaji di pekan terakhir Liga Jepang antara klubnya, Sagan Tosu, melawan klub Andres Iniesta, Vissel Kobe.

Keputusan pemain jebolan akademi Atletico Madrid mendapat sambutan hangat dari kompatriotnya itu. Melalui surat kecil, Iniesta memberi persembahan terakhir pada sang kolega dengan kata-kata perpisahan.

fernando torres
Daily Mail

“Perjalanan karier yang sangat indah. Aneh sekali, menurut saya ini sangat aneh. Di sini kami berdua akan memainkan laga terakhirmu sebagai pemain profesional. Saya masih memiliki beberapa kesempatan di laga-laga berikutnya,” kata sang gelandang seperti dilansir Daily Mail, Jumat (23/8/2019).

“Di sinilah kita berada, di sisi dunia yang lain. Hidup ini seakan aneh sepertimu, yang sudah membawa kami terbang jauh sampai Jepang untuk mengucapkan selamat tinggal. Sepak bola sudah menyatukan kita selama 20 tahun, saat kita masih kecil. Tapi, Anda akan selalu menjadi El Nino,” ia menambahkan.

“Kita berada di kota yang berbeda. Anda di Madrid dan saya Barcelona. Tapi kita tidak pernah menjadi musuh. Kita selalu menjadi teman dengan seragam yang selalu berbeda,” imbuhnya lagi.

Pada laga pamungkas itu, bukan hanya Andres Iniesta saja yang merupakan compatriot Fernando Torres. Ada pula David Villa dan Serge Semper yang juga berseragam Vissel Kobe seperti Iniesta.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Andres Iniesta Buka Rencana Masa Depannya

Banner live dan podcast baru

Football5Star.com, Indonesia – Gelandang senior Andres Iniesta sudah punya rencana jelas untuk masa depannya. Pemain yang kini membela Vissel Kobe tersebut ternyata tak mau jauh-jauh dari si kulit bulat dan lapangan hijau.

“Secara personal, aku tentu akan coba menjadi pelatih dan melatih diriku sendiri. Selanjutnya, kita lihat saja apa yang akan terjadi pada masa mendatang,” ujar Andres Iniesta dalam wawancara dengan DAZN seperti dikutip Football5Star.com dari Marca.

Meskipun demikian, pemain berumur 35 tahun itu tak akan mewujudkan rencananya dalam waktu dekat. Dia mengaku belum memikirkan hal tersebut karena belum ada rencana pasti untuk gantung sepatu.

Andres Iniesta masih menikmati keseharian sebagai pesepak bola.
newindianexpress.com

“Hari ini, sulit bagiku untuk membayangkannya. Itu karena aku masih merasakan kegembiraan dan hasrat untuk terus bermain sepak bola,” kata dia lagi.

Andai benar mewujudkan rencana itu, Andres Iniesta menapaki jejak mantan rekannya di Barcelona, Xavi Hernandez. Pada awal Juli lalu, Xavi telah resmi didapuk sebagai pelatih Al Sadd. Hal tersebut terbilang mengejutkan karena dia baru pensiun pada akhir musim lalu.

Putusan Andres Iniesta untuk menjadi pelatih setelah gantung sepatu nanti patut dinantikan. Pasalnya, dia berpeluang mengaplikasikan ilmu-ilmu yang didapatkan dari para pelatih yang pernah menanganinya. Di antara mereka terdapat nama-nama beken macam Louis van Gaal, Frank Rijkaard, Pep Guardiola, hingga Luis Enrique. Filosofi manakah yang akan kental dalam kepelatihannya nanti? Itulah yang paling menarik untuk ditunggu.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Iniesta Tidak Pernah Menyesal Tinggalkan Barcelona

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Pemain Vessel Kobe, Andres Iniesta baru saja menghadapi laga persahabatan melawan mantan klubnya, Barcelona. Setelah pertandingan tersebut, ia merasa ada banyak pemain yang berpotensi menjadi penggantinya.

Iniesta pun tidak merasa menyesal meninggalkan Barcelona beberapa musim lalu. Ia pun merasa pengalamannya bersama Blaugrana sudah lewat. Iniestsa pun bisa menikmati sisa kariiernya di liga dengan level intensitas yang lebih rendah.

“Aku sama sekali tidak menyesal pernah meninggalkan Barcelona. Lagipula sama sekali tidak betul kalau dikatakan apakah saya menyesal atau tidak. Terlalu berlebihan. Aku sudah pernah katakan hal ini berkali-kali,” ucap pemain jebolan La Masia tersebut seperti dikutip dari AS.

andres iniesta
as.com

“Kalau aku masih ingin bermain bersama Barcelona tentu aku akan ke Kobe tahun depan. Tapi, saat ini aku merasa waktuku sudah habis di sana. Sekarang aku sedang mencari momen dan suasana baru di tempat lain,” kata Iniesta melanjutkan.

Iniesta menghabiskan 17 musim bersama klub asal Catalonia tersebut. Dalam kurun waktu itu, ia mencetak 57 gol dari 674 pertandingan di berbagai ajang. Soal raihan gelar, tidak usah ditanya karena ia pernah merasakan semua gelar kolektif bersama Barcelona.

Untuk trofi LaLiga, Iniesta sudah pernah mengangkatnya sembilan kali. Ditambah enam kali juara Copa del Rey serta empat kali mengangkat trofi Liga Champions. Tidak ketinggalan, tiga trofi Piala Dunia Antarklub pada 2009, 2011, dan 2015.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Laga Emosional Andres Iniesta Dimenangi Barcelona

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Untuk pertama kali sepanjang karier sepak bolanya, Andres Iniesta harus menghadapi klub yang telah membesarkan namanya, Barcelona. Sang gelandang yang menghabiskan waktunya bersama El Barca hampir dua dekade langsung bertemu sang mantan dengan seragam Vissel Kobe.

Pada laga yang penuh emosional ini, Andres Iniesta di dapuk sebagai kapten Vissel Kobe. Walau bertajuk laga persahabatan, tetap saja hati dan pikirannya berkecamuk karena harus melawan klub yang sebelumnya ia kapteni.

Memang pada laga Vissel Kobe vs Barcelona ini Iniesta tidak sendiri. Di klub Jepang itu ada David Villa dan Sergi Semper yang sebelumnya juga pernah berseragam biru-merah.

andres iniesta
as.com

Akan tetapi situasi dua rekannya itu berbeda dengan sang gelandang. Ia lahir dan besar di Barcelona. Dia juga mengenyam pendidikan sepak bola di akademi La Masia dan sukses membawa klubnya itu meraih banyak gelar.

Setelah satu tahun meninggalkan Barca, pemain berusia 36 tahun harus bertemu dengan klub Katalonia itu di negara yang baru ia tempati, Jepang. Kedua klub bertemu di ajang Rakuten Cup di Stadion Noevir.

iniesta-barcelona-vissel kobe
@FCBarcelona

Laga berlangsung sengit pada babak pertama. Tapi kedua tim gagal memecah kebuntuan. Baik Barcelona maupun Vissel Kobe melakukan perubahan besar di babak kedua dengan memasukkan beberapa pemain baru.

Andres Iniesta menjadi salah satu pemain yang ditarik keluar. Posisinya diganti Tomoyuki Yasui. Kehilangan jenderal di lapangan tengah langsung berpengaruh pada permainan tuan rumah.

Alhasil El Barca sukses menyarangkan dua gol kemenangan yang dicetak Carles Perez. Hasil 2-0 ini pun membuat klub besutan Ernesto Valverde menjuarai Rakuten Cup edisi pertama ini.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Thomas Vermaelen Susul Andres Iniesta ke Vissel Kobe

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Barcelona sepertinya jadi klub langganan Vissel Kobe untuk mencari pemain baru. Setelah mengawali langkah dengan mendatangkan Andres Iniesta tahun lalu, kini mereka mendaratkan Thomas Vermaelen.

Seperti halnya Andres Iniesta, Vissel Kobe juga tidak perlu mengeluarkan uang sepeser pun untuk Thomas Vermaelen. Kontraknya yang sudah habis akhir musim 2018-2019 membuat mereka mendapatkan sang bek dengan status bebas transfer.

Bersama Vissel Kobe, pemain asal Belgia ini dikontrak selama semusim. Kehadirannya sekaligus menambah koleksi pemain Barcelona di klub Jepang tersebut.

Selain Iniesta, di Kobe juga ada David Villa dan Sergi Semper yang baru didatangkan Januari lalu. Tidak hanya itu, mereka juga memiliki pemain top lain dalam diri Lukas Podolski.

Bagi Vermaelen, klub Jepang ini menjadi klub keenam sepanjang kariernya. Ya, sebelumnya ia pernah memperkuat RKC Waalwijk, Ajax Amsterdam, Arsenal, Barcelona, dan AS Roma.

Di klub-klub sebelumnya pemain berusia 33 tahun ini nyaris tidak pernah bebas dari cedera. Dia selama ini memang dikenal sebagai pemain yang rentan dengan cedera. Bahkan saat memperkuat Arsenal ia pernah menepi selama semusim panuh karena cedera ligamen.

Selama tiga musim berseragam El Barca, Vermaelen hanya tampil di 53 pertandingan. Minimnya menit bermain sang bek tak lepas dari cedera kambuhan yang ia derita.

Di sisi lain, kebijakan Vissel Kobe mendatangkan pemain-pemain Barcelona bukan tanpa alasan. Sponsor mereka, Rakuten, juga menjadi sponsor El Barca. Bahkan presiden klub mereka, Hiroshi Mikitani, merupakan CEO Rakuten.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Andres Iniesta Gelisah Nantikan Laga Terberat dalam Kariernya

Banner live dan podcast baru

Football5Star.com, Indonesia – Hari-hari belakangan ini, Andres Iniesta tengah gelisah. Hatinya gundah gulana. Seiring guliran waktu, kegelisahan itu kian menjadi. Gara-garanya adalah sebuah pertandingan yang akan dilakoni pada Sabtu (27/7/2019). Dia mengakui itu sebagai laga terberat dalam kariernya.

Hari itu, Andres Iniesta dijadwalkan membela Vissel Kobe dalam sebuah uji tanding. Hal yang membuat dia gelisah dan canggung, lawan yang akan dihadapi pada laga itu adalah Barcelona, klub yang mengorbitkan dan membesarkan namanya.

“Tak dapat dimungkiri, itu akan jadi pertandingan yang sangat istimewa bagi semua orang. Aku akan merasa aneh harus berhadapan dengan Busi (Sergio Busquets), Jordi Alba atau (Ivan) Rakitic. Akan terasa sangat aneh berhadapan dengan tim sepanjang hidupku,” ungkap Andres Iniesta seperti dikutip Football5Star.com dari Diario As.

Andres Iniesta mengaku akan sangat aneh saat melakoni laga Vissel Kobe vs Barcelona pada 27 Juli 2019.
medium.com

Lebih lanjut, pemain berumur 35 tahun itu berujar, “Itu akan jadi hari penuh emosi bagiku. Aku berharap dapat menikmati setiap saat pada laga itu dan para fan Vissel Kobe mendapatkan kebahagiaan dengan melihat tontonan hebat.”

Andres Iniesta mengakui, andai bisa memilih, dia ingin sepanjang hayat hanya membela Barcelona. Namun, kehendak Tuhan berkata lain. Dia harus pergi dari Camp Nou dan bergabung dengan Vissel Kobe yang juga diperkuat David Villa dan Lukas Podolski.

“Aku telah begitu sering mengatakan, aku berharap dapat terus bermain untuk Barcelona sepanjang hidup, dengan semua rekan di ruang ganti, di stadion Camp Nou yang luar biasa megah, dengan cinta para fan, dan bermain di kompetisi-kompetisi besar seperti Liga Champions. Namun, ada momen-momen dalam hidup yang menuntut kita membuat putusan,” kata Andres Iniesta lagi.

Andres Iniesta meninggalkan Barcelona pada akhir musim 2017-18. Itu momen yang sangat berat baginya. Maklum, 22 tahun lamanya dia beraad di bawah panji klub asal Katalan tersebut. Sampai-sampai, dia menghabiskan waktu beberapa saat di Camp Nou selepas pertandingan terakhirnya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Lukas Podolski Kembali Utarakan Hasrat Kembali ke Koeln

Banner live dan podcast baru

Football5Star.com, Indonesia – Striker Vissel Kobe, Lukas Podolski, kembali mengutarakan hasrat kembali ke klub pertamanya, 1.FC Koeln. Dia mengaku akan sangat senang bila ada tawaran untuk berkontribusi lagi bagi klub itu.

Lukas Podolski bergabung dengan Koeln pada 1995 saat berumur 10 tahun. Selepas Piala Dunia 2006, dia bergabung dengan Bayern Munich, tapi kembali ke klub lamanya itu pada 2009. Tiga tahun kemudian, dia hijrah ke Arsenal dan belum kembali ke klub masa kecilnya itu lagi.

Meskipun telah lama tak bersama, ikatan emosional antara pemain berdarah Polandia itu dengan Koeln dan para fan tetap terjalin erat. Mantan striker timnas Jerman itu selalu rutin menonton laga klub berjuluk Die Geissboecke itu. Bahkan, sesekali, dia menyempatkan diri datang ke Stadion RheinEnergie.

Lukas Podolski selalu menganggap Koeln sebagai klubnya sampai kapan pun.
ksta.de

Kini, setelah Koeln memiliki jajaran petinggi anyar, terutama Werner Wolf sebagai presiden, Lukas Podolski kembali mengungkapkan kesiapan kembali ke klub lamanya. Andai benar-benar dibutuhkan, dia siap mengulurkan tangan.

“Aku sangat mengenal Werner Wolf. Menurutku, dia seorang yang sangat kompeten. Aku belum memutuskan apa yang akan kulakukan pada masa mendatang. Namun, Koeln adalah klubku dan aku ingin ikut membantu,” ujar Lukas Podolski seperti dikutip Football5Star.com dari Koelner Express.

Meskipun demikian, pemain yang kini berumur 33 tahun itu tak mau lancang. Dia mengaku belum ada tawaran apa pun dari manajemen Die Geissboecke. Bila benar-benar ada tawaran, dia pasti akan mempertimbangkan kemungkinan kembali ke Koeln.

“Jika mereka ingin bicara denganku, aku tentu saja siap untuk mendengarkan. Sangat penting untuk memiliki konsep, tapi seperti yang sering kubilang, pikiran biasanya tidak berbeda jauh,” kata dia lagi.

Lukas Podolski saat ini masih terikat kontrak dengan Vissel Kobe, klub Liga Jepang. Namun, kontraknya akan habis pada tahun depan saat dia berumur 34 tahun. Bila Koeln mengajukan tawaran bergabung, sangat mungkin dia kembali, entah tetap sebagai pemain atau dalam kapasitas lain.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Gelandang Barcelona Bakal Reuni dengan Iniesta

Banner Football Live Star

Football5star.com, Indonesia – Gelandang Barcelona, Sergi Samper, menurut laporan Mundo Deportivo, bakal segera melanjutkan karier di Asia. Sergi dikabarkan mengikuti jejak Andres Iniesta dan sepakat bergabung dengan klub J.League (J1) Jepang, Vissel Kobe.

Sergi merupakan jebolan akademi Barcelona, La Masia. Pemain berusia 24 tahun itu melakoni debut profesional ketika El Barca melawan APOEL FC pada laga fase grup Liga Champions September 2014.

Apesnya, Sergi jarang mendapatkan kesempatan tampil bersama tim utama Blaugrana. Dia sempat dipinjamkan ke klub La Liga lainnya, yakni Granada dan Las Palmas.

Dalam empat musim terakhir, Sergi Samper hanya memperkuat Barcelona sebanyak sembilan kali di laga resmi. Selain sulit bersaing dengan gelandang inti klub asal Catalunya tersebut, dia pun beberapa kali absen panjang akibat cedera.

Sergi sempat tampil untuk Barcelona pada leg pertama babak 32-Besar Copa del Rey melawan Cultural Leonesa, OKtober 2018. Baru berada di lapangan selama 33 menit, dia akhirnya digantikan Carles Alena lantaran mengalami cedera.

Sergi Samper - Barcelona - Twitter FCB_NewsFR
Sergi Samper (Foto: Twitter @FCB_NewsFR)

Sergi akan bereuni dengan mantan kaptennya di Barcelona, Andres Iniesta. Selain itu, Vissel Kobe juga masih memiliki David Villa yang pernah berseragam El Barca serta eks striker Bayern Munich dan Arsenal, Lukas Podolski.

Kedatangan Sergi Samper diharapkan bisa mendongkrak performa Vissel Kobe. Klub yang kini ditangani oleh pelatih asal Spanyol, Juan Manuel Lillo, hanya mampu finis di posisi ke-10 klasemen akhir J.League musim lalu.

Iniesta Kesulitan Adaptasi dengan Budaya Jepang

Football5star.com, Indonesia – Sudah enam bulan Andres Iniesta meninggalkan Barcelona untuk memperkuat klub asal Jepang, Vissel Kobe. Walau begitu ia mengaku masih kesulitan beradaptasi dengan kebudayaan setempat.

Iniesta hijrah ke Vissel Kobe setelah kontraknya bersama Barcelona habis akhir musim lalu. Demi menghindari pertemuan dengan klub kampung halamannya tersebut ia pun memilih terbang ke Jepang untuk memulai karier baru di sana.

Walau masih mampu mengeluarkan kemampuan terbaiknya di kompetisi Liga Jepang, J-League, sang gelandang masih kesulitan menerapkan kehidupan ala warga setempat.

Andres Iniesta - Vissel Kobe - Football5star - SPORT
sport.com

“Tidak mudah beradaptasi di sini, baik dalam arti olahraga atau pun pribadi. Budaya Jepang sangat berbeda dengan budaya saya di Spanyol, tapi saya dan istri terus beradaptasi dan menikmati pengalaman baru ini,” kata Iniesta kepada Esquire, Selasa (12/2/2019).

“Budaya di sini jauh lebih tenang, Anda bisa melihat sekitar Anda dan di stadion, lapangan, ada dukungan kuat tapi itu bukan tingkat kemarahan yang sama. Mereka menangani kekalahan dengan cara yang berbeda dari yang lain,” ia menambahkan.

Selain masalah budaya setempat, gelandang 34 tahun ini juga sedang disibukkan dengan kursus bahasa Jepang tiap pekannya. Ini dilakukan agar dirinya bisa berkomunikasi dengan rekan satu tim dan lingkungan baru dengan mudah.

Sementara itu, pemain jebolan akademi La Masia ini sudah bermain sebanyak 14 kali bersama Vissel Kobe di J-League musim ini. Bahkan ia juga sudah mencetak tiga gol dan mengkreasikan tiga assist untuk klub yang bermarkas di Stadion Noevir tersebut.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Andres Iniesta Belum Pikirkan Soal Jadi Pelatih

Banner Football Live Star

Football5Star.com, Indonesia – Andres Iniesta diprediksi beberapa pihak akan dapat mengikuti jejak Pep Guardiola sebagai pelatih hebat nan berprestasi. Namun, pria asal Spanyol itu mengaku belum memikirkan hal tersebut.

Dalam wawancara dengan Diario Sport baru-baru ini, Andres Iniesta mengaku fokusnya saat ini bukan menjadi pelatih atau semacamnya. Itu karena dirinya amsih berstatus pemain aktif di Vissel Kobe, anggota Liga Jepang.

“Itu bukan pertanyaan soal aku membayangkan hal itu atau tidak. Kenyataannya, aku belum memikirkan hal tersebut,” terang Andres Iniesta seperti dikutip Football5Star.com dari Diario Sport. “Aku tak tahu apa yang akan terjadi beberapa tahun ke depan.”

Andres Iniesta tak pikirkan profesi lain karena masih fokus sebagai pemain di Vissel Kobe.
japantimes.co.jp

Dia menambahkan, “Untuk saat ini, aku fokus sebagai pesepak bola di negeri lain, bermain di kompetisi yang juga lain. Ketika sudah bukan lagi sebagai pemain, barulah aku dapat memikirkan hal-hal lain.”

Meskipun mengaku tak terlalu memikirkan hal yang akan terjadi pada masa yang akan datang, Andres Iniesta menyambut baik gagasan para eks pemain seangkatannya kembali ke Barcelona sebagai pengurus klub. Dia mengakui hal itu menarik karena mereka sudah punya ikatan kuat dengan para Cules.

“Itu gagasan bagus. Waktu akan membuktikan di mana kami nantinya. Kami punya ikatan dengan para fans karena sudah menghabiskan waktu sangat lama di sana. Secara pribadi, aku siap memberikan semua yang telah kupelajari. Aku tak tahu akan berada pada kapasitas apa jika kembali nanti. Itu semua baru hipotesis. Kita lihat saja,” beber dia.

Pada Mei 2018, Andres Iniesta menandatangani kontrak berdurasi tiga musim dengan Vissel Kobe. Artinya, pemain berumur 34 tahun itu kemungkinan baru akan memikirkan soal profesi lain pada 2021. Untuk saat ini, fokusnya tetap bermain dan meraih trofi.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Iniesta Impikan Jadi Pelatih Barcelona di Masa Depan

Banner Football Live StarFootball5star.com, Indonesia – Nama Andres Iniesta memang tidak bisa dipisahkan dari Barcelona. Terbaru, ia mengatakan ingin menjadi pelatih klub Katalonia itu di masa depan.

Seperti yang diketahui, Iniesta mengawali karier sepak bolanya bersama Barcelona. Setelah bertahan selama 22 tahun, ia akhirnya memutuskan pindah ke klub asal Jepang, VIssel Kobe, awal musim ini.

Walau baru meninggalkan klub kampung halamannya beberapa bulan, pemain asli Katalonia ini sudah memikirkan pulang ke Barcelona. Tapi ia tidak ingin kembali sebagai pemain, melainkan pelatih.

andres iniesta angkat piala copa del rey (zimbio.com)
zimbio.com

“Saya tidak tahu apa yang ada di masa depan. Saya tidak akan mengatakan bahwa saya tidak ingin melatih Barcelona suatu hari nanti. Tapi saya juga tidak bisa mengatakan itu sesuatu yang saya pikirkan. Memang benar bahwa suatu hari nanti saya melihat diri saya sebagai pelatih dan kembali ke Barca,” ujar Iniesta kepada Mundo Deportivo, Sabtu (22/12/2018).

“Saya merasa seperti di rumah dan saya harap bisa menyampaikan apa yang sudah saya pelajari selama ini. Apa yang saya rasakan ingin saya lakukan di masa depan,” ia menambahkan.

Kendati ingin menjadi pelatih, gelandang elegan ini belum memastikan kapan akan pensiun sebagai pemain. Tapi melihat performanya bersama Kobe masih cukup apik, besar kemungkinan pemain berusia 34 tahun ini masih akan bermain hingga beberapa musim lagi.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Iniesta Nikmati Kariernya di Jepang

Banner Football Live StarFootball5star.com, Indonesia – Legenda Barcelona, Andres Iniesta, mengaku sangat menikmati kariernya saat ini di Jepang bersama Vissel Kobe. Ia pun siap menunjukkan penampilan terbaiknya bersama Vissel Kobe di J-League musim depan.

Iniesta datang ke Jepang setelah memperkuat Spanyol di Piala Dunia 2018 lalu. Dari 13 penampilannya bersama Ushi, pria 34 tahun itu mampu menyumbangkan dua gol dan tiga assist. Namun, ia hanya mampu membawa skuat asuhan Juan Manuel Lillo finis di peringkat ke-11 klasemen J-League.

“Saya tentunya membutuhkan waktu beradaptasi yang agak lama setelah tampil di Piala Dunia 2018 bersama Timnas Spanyol. Saya harus mulai membiasakan diri dengan gaya hidup dan liga yang berbeda,” ujar Iniesta dikutip dari Sky Sports.

Andres Iniesta - Vissel Kobe - @andresiniesta8
@andresiniesta8

“Dalam beberapa bulan terakhir, saya merasa sangat senang. Musim depan, saya harus bisa tampil lebih baik lagi dan belajar dari kesalahan-kesalahan musim ini. Saya pun siap kembali memulai segalanya dari awal,” imbuhnya menambahkan.

Di partai terakhir J-League musim ini, Vissel Kobe akan menjamu Vegalta Sendai pada 1 Desember mendatang. Di partai tersebut, Iniesta pun bertekad untuk meraih kemenangan dan mengakhiri musim dengan positif.

“Di partai terakhir nanti, saya ingin meraih kemenangan dan mempersembahkannya kepada para suporter setia kami. Saya ingin mengakhiri musim perdana saya di Jepang dengan cara yang sangat positif,” pungkas mantan penggawa Barcelona itu.

Raih Treble Bersama Barcelona, Iniesta Justru Depresi

Banner Football Live Star

Football5star.com, Indonesia – Andres Iniesta dalam buku biografi miliknya yang berjudul “The Artist: Being Iniesta” menuturkan ia sempat mengalami depresi. Depresi yang ia alami terjadi sesaat setelah Barcelona, klub yang ia bela saat itu meraih treble winner di musim 2008/2009.

Depresi yang dialami pemain Vissel Kobe ini dikarenakan temannya, Dani Jarque meninggal. Jarque saat itu adalah kapten Espanyol, meninggal karena gagal jantung saat menjalani pra-musim. Iniesta menjelaskan situasi sulit itu bisa membuat orang-orang melakukan hal gila.

Ketika diwawancara oleh La Sexta TV, Iniesta saat itu pernah mencoba untuk mengakhiri hidupnya karena depresi kehilangan temannya. “Ya, Anda berbicara tentang situasi yang sangat ekstrem. Bukan karena saya ingin melakukannya atau karena berpikir ingin melakukannya. Tapi karena kamu bukanlah dirimu sendiri,” ungkapnya dikutip Football5star dari ESPN.

“Semua berawal ketika memenangkan tiga gelar bersama Barcelona di musim panas. Kamu mencetak gol melawan Chelsea (di semifinal), memenangkan Liga Champions. Memenangkan tiga gelar, tahun yang luar biasa … lalu musim panas datang dan kamu mulai merasa sedih,” jelasnya.

Lionel Messi, Andres Iniesta, Barcelona
tribuna.com

Iniesta merasa ada yang tak beres dengannya, namun ia sendiri tak mengetahui apa yang terjadi. Ia selalu dalam kegelisahan dan itu tak membuatnya tenang.

“Ada sesuatu yang salah, tapi kamu tak tahu apa itu. Dan kamu mulai introspeksi dan merasa ada sesuatu yang buruk, tapi tak tahu mengapa. Dan lalu ada sesuatu dengan Dani Jarque.

“Aku ingat sesaat setelah latihan aku berada di rumah dan merasa sangat buruk. Aku menelepun Dr. Pruna dan menjelaskan ada yang aneh dalam diriku. Aku bukan diriku. Kami bertemu dan aku berkata ‘Aku butuh bantuan. Aku butuh sesuatu …. sesuatu yang kalau tidak dibantu, aku tak akan keluar dari kemerosotan ini,” tambahnya

Depresi yang dialami Iniesta membuat ia harus berkonsultasi dengan Psikolog tim. “Saya menjalani perawatan dengan Inma Puig (Psikolog tim Barcelona). Saya selalu ingat memiliki janji pukul 4 sore dan saya datang pukul 3.45 sore,” pungkasnya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156434′ ]

Torres Akhiri Paceklik Gol Di Jepang

Banner Footbal Live Star-Football5star

Football5star.com, Indonesia – Fernando Torres mengakhiri paceklik golnya bersama klub anyarnya asal Jepang yaitu Sagan Tosu. Penyerang kawakan asal Spanyol tersebut mencetak gol perdananya untuk kesebelasan asal Prefektur Saga itu kala menghadapi Vissel Kobe di babak perempat final Piala Kaisar, Rabu (23/8/2018).

Bertanding di Stadion Tosu yang merupakan kandang Sagan, Torres berhasil mengantar klubnya tersebut menang dengan skor telak 3-0. Ia membobol gawang Vissel Kobe pada menit ke-84 memanfaatkan umpan silang dari rekannya Akito Fukuta.

Torres sejatinya tak diturunkan sejak awal oleh Pelatih Sagan Tosu, Massimo Ficadenti. Ia baru dimasukkan oleh taktisi asal Italia tersebut pada menit ke-64 menggantikan Kyosuke Tagawa.

Jika Torres mengakhiri pertandingan dengan apik, nasib sebaliknya justru dialami oleh eks rekan setimnya di Timnas Spanyol, Andres Iniesta. Bekas Kapten Barcelona tersebut justru harus puas menyaksikan Vissel Kobe menelan kekalahan.

Iniesta juga tak menjadi starter di laga tersebut. Pasalnya pelatih klub yang bermarkas di Stadion Noevir, Kobe itu, Takayuki Yoshida baru memainkannya pada menit ke-56 menggantikan Wellington Luis de Sousa.

Sebaliknya, Lukas Podolski yang menjadi rekan seklub Iniesta di Vissel Kobe justru dimainkan sejak menit awal. Tak mampu membobol gawang Sagan Tosu, eks Penyerang Arsenal asal Jerman tersebut akhirnya ditarik keluar pada menit ke-73.

Iniesta Dilanggar Secara Brutal Di Jepang

Football5star.com, Indonesia – Andres Iniesta mendapatkan pelanggaran secara brutal dari saat membela klubnya, Vissel Kobe saat menghadapi Shonan Bellmare dalam lanjutan J-League di Stadion Hiratsuka Kyujo, Minggu (19/8/2018). Ia sempat khawatir bahwa pelanggaran tersebut bakal membrinya cedera ligamen.

Ia ditekel secara keras oleh Penyerang Shonan, Mitsuki Saito di laga tersebut. Meski Iniesta sempat terlihat meringkih kesakitam Saito justru tak diganjar kartu akibat pelanggaran yang ia lakukan tersebut.

Gelandang kawakan asal Spanyol juga akhirnya mampu melanjutkan permainan hingga pertandingan usai. Pada laga itu ia mampu mengantarkan Vissel Kobe menang dengan skor 2-0.

Dua gol bagi klub besutan Takayuki Yoshida tersebut diciptakan oleh Hirotaka Mita pada menit ke-37 dan Yuta Goke (76). Hasil 2-0 tersebut juga membuat Vissel naik ke peringkat empat klasemen sementara dengan mengemas 36.

Iniesta didatangkan Vissel di bursa transfer musim panas ini setelah tak memperpanjang kontraknya bersama Barcelona. Ia mengawali debutnya bersama The Cows (julukan Vissel Kobe) saat dikalahkan Shonan dengan skor 0-3 di Stadion Kobe.

Sejauh ini ia tampil sebanyak lima kali untuk Vissel termasuk saat mengalahkan Shonen pekan lalu. Dari lima pertandingan tersebut Iniesta baru mencetak dua gol saat menghadapi Jubilo Iwata dan Sanfreece Hiroshima.

Bartomeu Sebut Pintu Camp Nou Selalu Terbuka Bagi Iniesta

Banner Footbal Live Star-Football5star
Football5star.com, Indonesia – Presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu, mengatakan bahwa pintu Camp Nou tetap terbuka bagi Andres Iniesta. Menurutnya, Barca siap menerima Iniesta jika dia ingin kembali.

Iniesta memutuskan hengkang pada akhir musim lalu setelah Barcelona memberikan kontrak seumur hidup kepadanya. Gelandang berusia 34 tahun tersebut memilih bergabung dengan klub liga utama Jepang (J-League), Vissel Kobe.

“Kariernya sebagai pemain sudah berakhir di sini tetapi dia akan kembali untuk menyelesaikan tugas-tugas yang lain,” ujar Bartomeu seperti dikutip dari Tribalfootball.

“Kekaguman terhadap Iniesta bukan hanya milik kami tetapi semua orang dalam sepak bola.”

Bartomeu mengatakan hal tersebut saat mengumumkan Lionel Messi sebagai penerus Iniesta untuk memegang peranan kapten. La Pulga, julukan Messi, ditunjuk sebagai kapten utama tim berjulukan Azulgrana tersebut.

 

Iniesta merupakan produk asli akademi Barcelona, La Masia. Mulai bergabung sejak Juli 1996, Iniesta promosi ke tim utama Blaugrana pada Juli 2002 dan sejak itu dia menjadi playmaker andalan di Camp Nou.

Selama berseragam Barcelona, Iniesta menghasilkan 57 gol dan membuat 141 assist dari total 675 pertandingan kompetitif. Dia merengkuh banyak gelar bergengsi, termasuk sembilan trofi La Liga dan empat titel Liga Champions.

Bersama Vissel, Iniesta tetap memperlihatkan produktivitas yang cukup menjanjikan. Dari empat laga yang sudah dilakoni, mantan playmaker timnas Spanyol ini menghasikan dua gol.

Iniesta Bukan Jaminan Tiga Angka Bagi Vissel Kobe

Banner Football Live Star Baru-Football5starFootball5star.com, Indonesia- Debut Andres Iniesta bersama Vissel Kobe tak berujung baik. Ia harus merasakan kekalahan pada pertandingan pertamanya bersama klub Jepang tersebut usai takluk 0-3 dari Shonan Belmare.

Pencetak gol kemengan Spanyol di final Piala Dunia 2010 tersebut mengaku kecewa timnya kalah telak. Namun, ia merasa hal tersebut bukan tolok ukur berhasil atau tidaknyaia Iniesta membawa Kobe ke level permainan terbaik.

Andres Iniesta - Vissel Kobe - Football5star - SPORT
sport-english.com

“Rasanya sakit, karena tidak ada satu pun orang di dunia ini yang ingin merasakan kekalahan. Perasaanku campur aduk sekarang karena di satu sisi kami kalah, tapi di sisin lain aku senang diberi kepercayaan bermain,” kata Iniesta dikutip dari SPORT.

Selain mengaku senang bisa mendapat kesempatan bermain. Iniesta juga terpukau dengan sambutan yang diberikan fans tuan rumah kepadanya selama pertandingan. Ia pun berjanji akan membayar kepercayaan tersebut dengan kemenangan.

“Aku sangat bersyukur terhadap cara fans menyambutku hari ini. Rekan-rekan setimku pun punya andil besar dalam membantuku beradaptasi di sini. Sekarang, kami tinggal harus bekerja keras untuk menang di laga selanjutnya,” imbuhnya.

Iniesta mengambil keputusan untuk “menjauh” ke Jepang dan menghindari klub besar Eropa lain. Dalam salah satu wawancara ia mengatakan langkah tersebut ia ambil demi menghindari bertemubekas klubnya, Barcelona, di kompetisi utama.

Iniesta Antusias Segera Bermain Untuk Vissel Kobe

Football Live Star

Football5star.com, Indonesia – Seusai memperkuat Timnas Spanyol pada Piala Dunia 2018, Andres Iniesta bakal memulai kehidupan baru dengan memperkuat Vissel Kobe. Eks Gelandang Barcelona tersebut mengaku antusias untuk segera bermain bagi klub asal Jepang tersebut.

Andres Iniesta - Football5star.com
Citizen Digital

Iniesta saat ini tengah berada di Jepang untuk melakukan beberapa agenda bersama Vissel Kobe. Menurut Marca, besok Iniesta akan melakukan tes medis dan kemudian pada Jumat nanti akan mulai berlatih bersama klub barunya.

Meski demikian, belum diketahui kapan Iniesta akan memulai debutnya bersama Vissel Kobe.

“Saya ingin bermain sesegera mungkin,” kata Iniesta seperti dikutip Football5star dari Marca, Rabu (18/7/2018).

“Ini adalah perjalanan yang panjang, tapi saya berharap para penggemar menikmati menonton tim saya dan saya bermain. Saya akan melakukan yang terbaik untuk membuat tantangan baru ini menjadi sukses,” sambungnya.

Iniesta didatangkan Kobe dari Barcelona dengan status free transfer dan durasi kontrak selama dua tahun. Sebelumnya, Iniesta memperkuat klub asal Katalonia tersebut sejak 2002 lalu.

Bersama Barcelona, Iniesta tampil sebanyak 675 kali di seluruh ajang kompetisi dengan menyumbangkan 57 gol dan 141 assist. Sebanyak 32 trofi juga telah dia sumbangkan bagi Blaugrana.

Di sisi lain, seusai memperkuat Timnas Spanyol di Piala Dunia 2018, Iniesta gantung sepatu dari La Furia Roja. Di ajang tersebut, Iniesta tampil sebanyak empat pertandingan.

Belum Sebulan di Jepang, Iniesta Sudah Diabadikan Dalam Bentuk Kartun

Football5star.com, Indonesia – Popularitas Andres Iniesta belum meredum meski sudah tidak lagi berseragam Barcelona. Belum genap sebulan di Vissel Kobe, pemain berusia 34 tahun tersebut langsung dibuatkan kartun dirinya.

Tidak tanggung-tanggung, komikus kawakan Jepang, Yoichi Takahashi, turun tangan langsung menggarap karya tersebut. Ia adalah sosok kunci dibalik kesuksesan komik dan kartun Captain Tsubasa yang cukup beken di Indonesia.

https://www.instagram.com/p/BjU0iVFhcu0/?taken-by=squawkafootball

Takahasi membuatkan kartun Iniesta versi Captain Tsubasa. Uniknya, ia menggambarnya dalam dua versi yakni ketika masih berseragam Barcelona, dan satu lagi dengan Vissel Kobe, yang diungganya langsung di Instagram.

Kepindahan Iniesta ke Jepang cukup mengejutkan beberapa pihak. Pasalnya, ia lebih santer digosipkan merapat ke Liga China atau Major League Soccer (MLS) di Amerika Serikat. Ia akan membela Ushi selama dua musim ke depan.

Iniesta merupakan salah satu pemain Barcelona tersukses sepanjang masa. Sepanjang kariernya, Iniesta sudah mencetak 57 gol dari 675 pertandingan. Selama 22 tahun bermain untuk tim asal Catalonia tersebut, ia sudah menyumbangkan banyak trofi di antaranya sembilan gelar La Liga dan empat Liga Champions.

Di Jepang, ia akan bergabung dengan mantan penyerang Bayern Munich, Lukas Podolski. Sebelumnya, pemain asal Jerman tersebut sempat menyatakan antusias menunggun Iniesta datang ke Kobe.

 

Iniesta Siap Taklukkan Asia

Football Live StarFootball5star.com, Indonesia – Andres Iniesta telah resmi diperkenalkan sebagai pemain Vissel Kobe pada Jumat (25/5/2018) waktu setempat. Iniesta pun mengaku senang dapat merumput di Jepang. Ia juga senang terhadap tantangan yang diberikan Vissel Kobe kepadanya.

Iniesta akan menggunakan nomor punggung 8, seperti yang ia kenakan di Barcelona. Ia juga dikabarkan diikat dengan kontrak 3 tahun dengan gaji 30 juta Dollar per tahun. Sebuah rekor baru di J-League.

Andres Iniesta - Football5star.com
Citizen Digital

“Ini adalah hari yang sangat spesial bagi saya. Bermain di sini merupakan tantangan tersendiri dalam karier saya. Keluarga saya juga turut serta dan mereka sangat senang. Saya ingin berterimakasih kepada klub karena telah memberikan kepercayaannya. Saya harap kehadiran saya disini mampu membuat J League semakin tumbuh dan berkembang di Asia. Jika memungkinkan, Saya juga ingin menaklukkan Asia,” ujar Iniesta di hadapan 4000 penggemar Vissel Kobe.

“Saya ingin segera memberikan kontribusi kepada tim ini dan menunjukkan gaya bermain yang saya miliki. Itulah alasan saya memilih Jepang. Saya ingin turut mengembangkan sepak bola Jepang. Saya sebenarnya mendapatkan banyak tawaran dari klub lain. Jadi, saya juga harus berterima kasih juga kepada mereka,” lanjut pria 34 tahun itu.

Mantan penggawa Barcelona itu akan mulai berlatih di Vissel Kobe selepas gelaran Piala Dunia mendatang. Di Noevir Stadium, Iniesta akan bermain bersama mantan penggawa timnas Jerman, Lukas Podolski. Kehadiran dari 2 pemain bintang tersebut diharapkan dapat membawa Kobe menjuarai J League musim ini.

Iniesta Beberkan Alasan Pilih Vissel Kobe Sebagai Klub Baru

Football5Star.com, Indonesia – Andres Iniesta baru saja resmi menandatangani kontrak bersama klub asal Jepang, Vissel Kobe. Mantan pemain Barcelona itu akhirnya membeberkan alasannnya memilih berkarier di J League.

Pemain 34 tahun tersebut memutuskan pindah ke Jepang setelah menjalani 22 tahun yang fantastis di Barcelona. Kedekatannya dengan pemilik Kobe, Hiroshi Mikitani, disinyalir menjadi salah satu faktor pentingnya memilih Jepang.

Tapi bukan cuma itu saja yang membuat Iniesta mantap berkiprah di Liga Jepang. Ia mengaku sangat tertarik dengan proyek ambisius klub asal Kobe itu dan ingin membantu klubnya meraih prestasi tertinggi.

“Saya memilih Vissel Kobe karena mereka memiliki proyek yang sangat menarik. Keberadaan saya di sini juga mendapat kepercayaan penuh dari klub dan fans. Itulah yang menjadi alasan utama saya memilih Kobe,” kata Iniesta seperti dikutip Football5star.com dari BBC, Kamis (24/5/2018).

Football5star
@RakutanArena_JP

Di sisi lain, Mikitani selaku pemilik Kobe mengaku yakin dengan kapasitas Iniesta. Ia juga percaya keberadaan mantan gelandang Barcelona itu bisa memberikan inspirasi untuk talenta muda di Jepang.

“Saya percaya dengan filosofi yang dimiliki Iniesta. Dia punya kepemimpinan dan DNA yang bisa memberikan inspirasi kepada talenta muda, tidak hanya di Kobe tapi juga sepak bola Jepang,” imbuh Mikitani.

“Kami melihat masa depan bersama Iniesta, dia tidak hanya akan membuat performa tim semakin kuat, tapi juga berkontribusi untuk membangun generasi sepak bola handal dengan meotodologi akademi pemain muda,” tutupnya.

Iniesta ke Jepang Bersama Pemilik Vissel Kobe

Football5Star.com, Indonesia – Teka-teki soal masa depan Andres Iniesta segera terjawab. Ia baru-baru ini terlihat terbang ke Jepang bersama pemilik Vissel Kobe, salah satu klub peserta J-League.

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh mantan gelandang Barcelona itu di akun Twitter pribadinya. “Menuju rumah baru bersama teman saya,” tulis Iniesta, yang kemudian menyertakan nama Hiroshi Mikitani dalm unggahannya itu.

Untuk diketahui, Mikitani adalah pemilk perusahaan elektronik asal Jepang, Rakuten, yang notabene sponsor utama Barcelona musim ini. Tidak hanya itu, dirinya juga pemilik Vissel Kobe.

Selain memiliki hubungan dekat karena keduanya pernah bekerja sama di Barcelona, keputusan Iniesta terbang ke Jepang bersama pengusaha sukses itu pun sekaligus mempertegas klub tujuan selanjutnya.

Pahlawan kemenangan Spanyol di Piala Dunia 2010 itu sudah memutuskan hengkang dari Barcelona akhir musim ini setelah 16 tahun berkarier di sana. Walau sudah menjadi ikon klub dengan mempersembahkan sembilan trofi La Liga serta empat gelar Liga Champions, ia sepertinya tidak ingin mengakhiri karier di Katalonia.

Sebelum kabar kepindahannya ke Kobe ramai dibicarakan, pemain 34 tahun itu sempat diisukan hijrah ke Liga Super Cina bersama Chongqing Lifan. Namun, transfer tersebut tidak pernah terjadi.

Iniesta juga sempat diisukan ingin menyusul mantan rekannya di Barcelona, Xavi Hernandez, ke Qatar bersama Al Wasl. Namun, ia tampaknya lebih tertarik bermain bersama Lukas Podolski di Kobe.