Wanderley Junior Masih Menunggu Tawaran

Banner Football Live StarFootball5star.com, Indonesia – Mantan pelatih Perseru Serui, Wanderley Junior, mengaku bahwa dirinya masih berada di Indonesia dan menunggu tawaran dari klub lain. Ia mengaku sempat menjalin kontak dengan Arema FC dan Perseru Serui untuk musim depan.

Musim lalu, Wanderley ditunjuk untuk menggantikan posisi I Putu Gede yang mundur di tengah musim. Pria berdarah Brasil itu berhasil membawa Perseru lolos dari jeratan degradasi meskipun berada di papan bawah klasemen sepanjang musim.

“Saya masih di Jakarta. Sedang menunggu jawaban dari beberapa tim yang ingin kan saya melatih musim depan. Perseru belum kasih informasi dan Arema katanya masih menunggu hingga awal Januari 2019 untuk membuat keputusan mengenai pelatih,” ujar Wanderley Junior dikutip dari Kompas.

Wanderley Junior - Perseru Serui - Liga 1 - FourFourTwo
FourFourTwo

“Saya mendapatkan kontak dari manajemen (Arema). Tapi, mereka masih lihat dan diskusi siapa yang akan mereka pilih. Saya siap kalau dipilih. Sekarang, saya tunggu hasil dari diskusi mereka dan juga ada PErseru yang katanya mau perpanjang kontrak saya,” imbuh mantan juru taktik Persiba Balikpapan itu.

Saat ini, Arema belum memiliki pelatih tetap setelah tak memperpanjang kontrak Milan Petrovic yang tak diperpanjang. Selain mengincar Wanderley, manajemen Singo Edan juga dikabarkan sedang melakukan negosiasi dengan mantan pelatih Mitra Kukar, Rahmad Darmawan.

Selain Rahmad Darmawan dan Wanderley Junior, ada beberapa pelatih lainnya yang juga menganggur di akhir tahun 2018. Diantaranya adalah Mario Gomez, Widodo C. Putro dan Vincenzo Annesse.

Pelatih Perseru Yakin Bisa Lanjutkan Tren Positif

Banner Football Live StarFootball5star.com, Indonesia – Pelatih Perseru Serui, Wanderley Junior, yakin anak asuhnya dapat melanjutkan tren posisif pada partai pamungkas Liga 1 melawan Persipura Jayapura 8 Desember mendatang. Wanderley mengatakan bahwa skuatnya akan datang ke Jayapura untuk meraih kemenangan.

Dari lima pertandingan terakhir, Perseru hanya menelan satu kekalahan. Tren positif itu membuat Cendrawasih Jingga kini berada di peringkat ke-14 klasemen sementara Liga 1. Unggul selisih gol dari Mitra Kukar yang ada di peringkat ke-17 dan tertinggal empat angka dari Persela Lamongan yang ada di peringkat ke-13..

Pertandingan terakhir ini akan menentukan, apakah kami bertahan atau terdegradasi. Kami percaya, kami datang ke Jayapura untuk menyelamatkan Perseru,” tutur Wanderley Junior dikutip dari Goal.

Perseru vs Madura United - liga-indonesia.com - Liga 1 2
liga-indonesia.com

“Kami selalu bermain untuk menang. Kami tidak ingin mencari imbang melawan Persipura. Mereka tim besar, dan menghormati kakak kami, tapi kami tak gentar. Kami selalu percaya kepada pemain yang diturunkan,” imbuh pelatih berdarah Brasil itu menambahkan.

Di partai melawan Persipura, Perseru akan kembali diperkuat oleh penyerang andalannya, Silvio Escobar. Sebelumnya, Escobar harus menepi karena mendapatkan hukuman skorsing empat pertandingan dari Komisi Dispilin (Komdis) PSSI pada awal November lalu.

“Kami punya kekuatan lagi di lini depan, karena Escobar sudah selesai menjalani hukuman. Kami akan terus berjuang. Saya berharap musim depan Perseru tidak bermain di Liga 2,” pungkas Wanderley Junior.

 

Persipura Depak Wanderley

Football5star.com, Indonesia – Manajemen Persipura Jayapura telah melakukan evaluasi terkait kegagalan tim berjulukan Mutiara Hita, tersebut menjuarai Liga 1 2017. Salah satu evaluasi yang dilakukan Persipura adalah tak lagi memakai jasa pelatih asal Brasil, Wanderley Junior untuk musim depan.

Persipura menjalani musim yang mengecewakan. Boaz Solossa dan kawan hanya mampu finis di peringkat keenam dengan merangkum 60 poin.

Mereka finis di bawah Bhayangkara FC, Bali United, PSM Makassar, Persija Jakarta, dan Madura United. Wanderley Junior, yang kontraknya habis pada akhir musim, diputuskan pihak klub Persipura tak mendapat perpanjangan kontrak.

“Kami melakukan evaluasi total. Saya pun sudah menandatangani pemutusan kontrak beliau (Wanderley Junior),” kata Ketua Umum Persipura, Benhur Tomi Mano.

Wanderley ditunjuk tim berjulukan tim Mutiara Hitam itu menggantikan Liestiadi setelah 10 pekan Liga 1 berjalan. Liestiadi memutuskan mengundurkan diri karena gagal mengangkat performa tim dalam 10 laga. Dalam periode tersebut, Persipura menelan empat kekalahan.

Bersama Wanderley Junior, Persipura sebetulnya berangsur-angsur naik ke papan atas. Namun, Persipura kembali tergelincir setelah menerima tiga kali kekalahan, tiga kali imbang, dan empat kemenangan pada 10 pekan terakhir.

Imbasnya, Persipura justru digeser dua tim di bawahnya, yakni Madura United dan Persija.