Patrick Vieira Halangi Wilfried Zaha Pindah ke Arsenal

Banner Gamespool Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Patrick Vieira, pelatih Crystal Palace menegaskan bahwa pemainnya, Wilfried Zaha tidak akan pindah di bursa transfer musim panas ini. Zaha beberapa waktu ke belakang dikaitkan dengan mantan klub Viera, Arsenal.

Dikutip Football5star.com dari Sky Sport, Kamis (5/8/2021), Patrick Vieira mengaku telah berbicara empat mata dengan Zaha. Menurut Vieira, pembicaraan dirinya dengan Zaha berlangsung dengan cukup baik.

Patrick Vieira - Crystal Palace - L'Equipe
L’Equipe

“Saya mengetahui tentang Wilfried Zaha dalam beberapa tahun terakhir namun saya sudah berbicara dengannya dan semuanya berlangsung cukup bagus,” kata Patrick Vieira.

Menurut Vieira, Zaha adalah pemain berbakat yang dimiliki Palace dan dirinya sudah tidak sabar untuk bisa bekerja sama dengan mantan pemain Manchester United tersebut.

“Saya sudah tidak sabar bekerjasama dengannya. Dia salah satu pemain berbakat di liga ini dan kami tidak ingin kehilangan salah satu pemain terbaik kami,” ungkap Vieira.

Beberapa waktu terakhir, Zaha dikaitkan dengan Arsenal. Zaha sendiri sempat mengatakan bahwa dirinya memiliki impian untuk bisa tampil di tim papan atas dan meraih banyak gelar.

“Saya merasa dapat memiliki kesempatan lain di tim papan atas, karena impian saya adalah memenangkan banyak gelar,” kata Zaha

Pada April lalu, Crystal Palace resmi menunjuk mantan pemain Arsenal . Vieira dikontrak Palace dengan jangka waktu tiga tahun tepatnya hingga 2024.

“Saya sangat senang memiliki kesempatan ini untuk kembali ke Liga Inggris, dan mengelola klub sepakbola yang hebat ini, saat kami memulai babak baru bersama,” kata Vieira.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Romelu Lukaku Dijual Inter, Man. United Ikut Dapat Uang

Banner Gamespol Baru

Football5Star.com, Indonesia – Manchester United kini tengah bersiap mendapatkan rezeki tak terduga. Red Devils akan ikut mendapatkan untung bila Inter Milan melepas Romelu Lukaku ke Chelsea. Manajemen klub itu mungkin saja berharap transaksi di atas 130 juta euro itu berhasil.

Saat ini, Chelsea tengah berusaha mendatangkan kembali Lukaku ke Stamford Bridge. Tak tanggung-tanggung, The Blues menyiapkan uang 120 juta euro untuk striker andalan timnas Belgia itu. Namun, Inter masih mematok harga 130 juta euro.

Romelu Lukaku bergabung dengan Inter Milan dari Manchester United pada 2019.
thetimes.co.uk

Menurut Manchester Evening News, Man. United akan mendapatkan bagian setidaknya 5 juta euro (sekitar Rp85 miliar). Pasalnya, saat Red Devils melepas sang striker pada 2019 ada klausul mengenai bagian uang jika sang pemain lantas dijual Inter.

Sejauh ini, prospek transfer Lukaku masih terbilang kecil. Inter Milan sudah dua kali menampik tawaran yang disodorkan Chelsea. Sang pemain pun mengindikasikan keinginan tetap membela klub yang bermarkas di Stadion Giuseppe Meazza tersebut. Namun, The Blues belum mundur.

Lain Romelu Lukaku, Lain Wilfried Zaha

Selain Romelu Lukaku, transfer lain yang dinanti-nantikan oleh Manchester United adalah Wilfried Zaha. Red Devils juga akan mendapatkan bagian uang jika pemain timnas Pantai Gading tersebut hengkang dari Crystal Palace. Sesuai kesepakatan, persentasenya bahkan lebih besar.

Zaha dilepas Red Devils ke Crystal Palace pada 2015 dengan harga hanya 6 juta pounds. Namun, manajemen Man. United dengan cerdik menyertakan klausul penjualan masa depan sebesar 25 persen dari harga yang disepakati nantinya.

Manchester United juga akan mendapatkan bagian uang jika Wilfried Zaha dijual Crystal Palace.
Getty Images

Zaha masih terikat kontrak dengan The Eagles hingga akhir musim 2022-23. Namun, sang pemain sudah berkali-kali mengutarakan keinginan hengkang dari Selhurst Park. Everton dan Tottenham Hostpur dikabarkan sangat meminati sang pemain.

Akan tetapi, keinginan Zaha hengkang terkendala harga. CEO Steve Parish sudah menegaskan Palace hanya mau melepas dia dengan harga 40 juta pounds. Harga tinggi itu salah satunya karena mereka harus menyerahkan 25% dari deal itu kepada Man. United.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Ingin Raih Gelar, Wilfried Zaha Siap Cabut dari Crystal Palace

gamespool
Ingin Raih Gelar, Wilfried Zaha Siap Cabut dari Crystal Palace 11

Football5star.com, Indonesia – Wilfried Zaha mengungkapkan niatnya untuk pergi meninggalkan Crystal Palace dan bergabung ke klub besar pada bursa transfer mendatang. Zaha mengaku ingin meraih trofi bergengsi sebelum karier profesionalnya berakhir.

Dalam beberapa tahun terakhir, Zaha memang santer diberitakan siap pergi dari Crystal Palace. Akan tetapi, hingga kini masih tak ada klub yang sanggup memenuhi harga yang dipatok The Eagles.

“Saya sudah memperkuat Palace semenjak masih berusia delapan tahun. Saya sudah memberikan segalanya kepada klub ini. Selain itu, semua orang juga mengetahui seberapa ambisiusnya saya,” ujar Wilfried Zaha dikutip football5star dari Goal.

Wilfried Zaha - Crystal Palace - Football London
Football London

“Saya akan selalu memberikan 150 persen untuk Palace di atas lapangan. Tapi, saya juga memiliki ambisi yang cukup tinggi dan tak akan ragu-ragu mencari kesempatan memperkuat tim besar,” tutur Zaha.

Trofi bukanlah satu-satunya hal yang menjadi dambaan Zaha saat ini. Pemain berusia 28 tahun itu juga mengaku ingin mencicipi atmosfer pertandingan di level tertinggi.

“Saya ingin mencicipi atmosfer bermain di level tertinggi. Selain itu, saya juga ingin meraih gelar bergengsi untuk dipamerkan kepada anak cucu di masa depan,” kata Zaha.

Zaha sebenarnya sempat memperkuat tim besar dalam sosok Manchester United pada musim 2013-14 dan 2014-15. Akan tetapi, ia kesulitan menembus tim utama The Red Devils dan cuma mampu melakoni empat penampilan di semua kompetisi sebelum akhirnya dikembalikan ke Crystal Palace.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Wilfried Zaha: Manchester United Mempersiapkan Saya untuk Gagal!

gamespool
Wilfried Zaha: Manchester United Mempersiapkan Saya untuk Gagal! 15

Football5star.com, Indonesia – Mantan pemain Manchester United, Wilfried Zaha mengungkapkan kondisi tak mengenakkan saat ia masih bermain di Old Trafford. Zaha bahkan mengatakan bahwa ia hampir mengalami rasa depresi.

“Di sana itu bagi saya adalah tempat yang tepat namun di waktu yang salah. Saya melihat ke belakang dan berpikir tidak ada lagi yang benar-benar bisa saya lakukan,” kata Zaha seperti dikutip Football5star.com dari Daily Mail, Jumat (12/2/2021).

David Seaman Wilfried Zaha Bisa Gantikan Peran Oezil

“Selama periode itu, orang-orang bertanya apakah saya menyesal. tetapi saya menjawab tidak. Itu adalah kurva pembelajaran, itu membuat saya lebih kuat secara mental,” tambah Zaha.

“Saya senang bisa pergi ke sana dan itu menjadikan saya saat ini,” tegas pemain Crystal Palace tersebut.

Menurut Zaha, sebenanya ia sempat ingin langsung menerima tawaran dari Palace. Namun pelatih United saat itu, David Moyes menentang rencana tersebut.

“Saya mencoba untuk kembali dengan status pinjaman dari Palace dan kemudian David Moyes tidak mengizinkan saya. Saya tidak tahu apa alasannya dan kemudian mereka mengirimkan saya ke Cardiff,”

:Saya pergi ke sana dan saya bersembunyi di balik bayangan saya. Di sana saya tidak berbicara kepada siapapun,” kenang Zaha.

Di Cardiff, Zaha tak bisa berbuat banyak saat klub itu terdegradasi. Ia pun kemudian ditarik pulang ke Old Trafford saat Louis van Gaal menjadi pelatih.

“Jadi saya pergi ke sana hanya untuk menambah degradasi ke CV saya. Saya kembali ke United, dan van Gaal jadi pelatih. Saat itu dia memberi saya dua pilihan, menjadi bek sayap atau striker,”

“Posisi itu adalah posisi yang belum pernah saya mainkan. Jadi sepertinya saya disiapkan untuk gagal di sana. Ini seperti kembali ke zaman David Moyes dan saya hancur,”

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

David Seaman: Wilfried Zaha Bisa Gantikan Peran Oezil

gamespool
David Seaman: Wilfried Zaha Bisa Gantikan Peran Oezil 19

Football5star.com, Indonesia – Mantan kiper Arsenal, David Seaman mendesak mantan klubnya untuk bisa merekrut pemain Crystal Palace, Wilfried Zaha jika memang sudah tak membutuhkan lagi Mesut Oezil. Menurut Seaman, Zaha akan membuat Arsenal kembali kuat secara tim.

Saran Seaman untuk Arsenal merekrut Zaha lantaran tim Meriam London tersebut sudah menyisihkan Mesut Oezil. Hal ini menurut Seaman sangat mengagetkan dirinya.

Jack Wilshere Marah dengan Kondisi yang Dialami Mesut Oezil

“Saya terkejut Arteta memilih untuk meninggalkan Mesut Oezil karena dia adalah pemain berkualitas,” ucap Seaman seperti dikutip Football5star.com dari Evening Standard, Sabtu (5/12/2020).

“Saya merasa ada sesuatu yang terjadi secara pribadi di antara mereka berdua, karena meninggalkan dia, dengan dengan uang yang dia miliki adalah pernyataan besar dan bagi saya itu sedikit sia-sia karena dia pemain berkualitas,” ungkap Seaman.

“Saat Anda melihat tim Arsenal, kami menangis untuk pemain seperti itu, jadi mengapa Anda tidak membangun tim Anda di sekitar Oezil daripadanya hanya meninggalkannya dan membiarkan dia pergi,” tambah Seaman.

Sementara soal Zaha, Seaman menyebut bahwa mantan pemain United tersebut sangat bagus dan memiliki insting gol sangat baik.

“Saya pikir Zaha akan menjadi rekrutan yang bagus untuk Arsenal karena dia pencetak gol yang terbukti,” kata mantan penjaga gawang legendaris The Gunners itu.

“Saya tidak tahu alasan mengapa itu (merekrut Zaha) tidak terjadi karena dia jelas ingin datang. Apakah agen dan klub tidak menyetujui hal-hal tertentu, itu pasti alasannya, tetapi dia menegaskan bahwa dia ingin datang karena dia adalah penggemar Arsenal,” tutup Seaman.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Benarkah Zaha Gagal di United karena Kencani Putri David Moyes?

gamespool
Benarkah Zaha Gagal di United karena Kencani Putri David Moyes? 23

Football5star.com, Indonesia – Mantan bek Manchester United, Patrice Evra kembali mengungkap cerita lama soal hubungan Wilfried Zaha dengan Lauren Moyes, putri David Moyes. Hal ini diutarakan Evra saat jadi komentator di laga Manchester United vs Crystal Palace, Minggu (20/9/2020).

“Saya ingin apa yang menghancurkan kariernya di Manchester United adalah ketika dia memiliki hubungan entah benar atau tidak dengan putri David Moyes,” ucap Evra seperti dikutip Football5star.com dari Daily Mail.

Kekalahan United hanya Trick Solskjaer Minta Pemain Baru?

“Karena di pramusim saya ingat dia bermain di setiap pertandingan tetapi ketika kabar itu keluar, dia keluar dari permainan dan menghilang begitu saja,” ucap Evra di Sky Sports.

Pernyataan Evra ini sendiri sebenarnya hanya rumor belaka. Di 2013, rumor ini sempat menghiasi banyak media di Inggris. Zaha sendiri baru mau mengungkap cerita sebenarnya dari rumor tersebut pada 2015.

Menurut Zaha, rumor tersebut sangat tidak benar. Ia bahkan mengatakan tidak pernah bertemu Lauren Moyes. Menurutnya banyak rumor saat ia mengalami kegagalan di United.

“Ada banyak rumor yang dulunya keluar begitu saja dan orang-orang akan mempercayainya. Entah saya tidur dengan putri Moyes atau saya bersikap buruk, itu adalah dua rumor mengenai saya sampai saya pergi,” ucap Zaha kepada Sportsmail.

Akibat dari ucapan tersebut, presenter Kelly Cates langsung meminta maaf atas nama Sky Sports.

“Kami memahami bahwa Zaha belum pernah bertemu dengan putri David Moyes dan bahwa klaim yang dibuat Patrice tidak benar dan kami meminta maaf atas pelanggaran yang ditimbulkan,” ucap Kelly.

Di luar pernyataannya yang kontroversial tersebut, Evra memuji Zaha sebagai pemain yang sangat pintar dan menjadi pusat permainan Palace.

“Dia sangat pintar. Anda harus memberinya kunci karena semua penggemar Palace bahwa ia pemain yang sangat dihormati,” ucap Evra.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Manchester United vs Crystal Palace: Gol Van de Beek Tak Berarti Banyak

gamespool
Manchester United vs Crystal Palace: Gol Van de Beek Tak Berarti Banyak 26

Football5star.com, Indonesia – Pertandingan Manchester United vs Crystal Palace di Stadion Old Trafford, Minggu (20/9/2020) berhasil dimenangkan oleh tim tamu dengan skor 1-3. Pada laga ini, pemain anyar United, Donny van de Beek mencetak gol di laga debutnya, sayang gol itu tak berarti banyak.

Di babak pertama, United sebenarnya menguasai jalannya pertandingan. Sejumlah peluang berhasil diciptakan oleh Anthony Martial dkk. Pada awal babak pertama ini, Ole Gunnar Solskjaer tak langsung memainkan Donny van de Beek. Solskjaer lebih memilih untuk menduetkan Daniel James dan Scott McTominay di lini tengah.

https://twitter.com/SnapGoal/status/1307359000229548039

Meski tertekan di awal babak pertama, Palace langsung unggul cepat pada menit ke-7 lewat gol Andros Townsend. Tertinggal satu gol, United berusaha membalas. Namun sejumlah peluang yang hadir tak ada satu pun yang mampu berbuah gol. Lini depan United tumpul untuk mengkonversi peluang menjadi gol.

Pada babak kedua, Palace tampil bertahan. United berusaha mengepung lini belakang anak asuh Roy Hodgson di sepanjang babak kedua. Menguasai bola tak berarti banyak bagi United, buktinya di menit ke-74, Wilfried Zaha membawa tim tamu kembali unggul lewat eksekusi penalti.

United sempat membalas lewat gol Donny van de Beek. Masuk menggantikan Paul Pogba di menit ke-67, eks pemain Ajax itu cetak gol lewat sontekan memanfaatkan situasi skskrimit di depan gawang Vicente Guaita.

https://twitter.com/AdemolaVictor/status/1307381993009803264

Sayang gol van de Beek tak berarti banyak karena pada menit ke-85, Zaha kembali membawa Palace unggul 3-1 memanfaatkan kesalahan Lindeloef. Skor ini bertahan hingga wasit meniup peluit akhir babak kedua.

Susunan pemain Man United vs Crystal Palace:

Man United (4-2-3-1): 1-David De Gea; 24-Timothy Fosu-Mensah, 2-Victor Nilsson Lindeloef, 5-Harry Maguire, 23-Luke Shaw; 6-Paul Pogba, 39-Scott McTominay; 10-Marcus Rashford, 18-Bruno Fernandes, 21-Daniel James; 9-Anthony Martial

Kartu kuning: Timothy Fosu-Mensah, Harry Maguire

Kartu merah:

Pelatih: Ole Gunnar Solskjaer

Crystal Palace (4-4-2): 31-Vicente Guaita; 27-Tyrick Mitchell, 12-Mamadou Sakho, 8-Cheikhou Kouyate, 2-Joel Ward; 15-Jeffrey Schlupp, 22-James McCarthy, 18-James McArthur, 10-Andros Townsend; 9-Jordan Ayew; 11-Wilfried Zaha

Kartu kuning: Joel Ward

Kartu merah:

Pelatih: Roy Hodgson

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Wilfried Zaha Harusnya Main di Liga Champions

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Winger Crystal Palace, Andros Townsend, menilai rekannya Wilfried Zaha pantas bermain di level Liga Champions.

Wilfried Zaha telah mengukir reputasinya sebagai salah satu pemain lokal terbaik di Liga Primer Inggris sejak kembali bergabung dengan Palace secara permanen dari Manchester United pada 2015.

Pada musim 2018/19, Zaha mencatatkan tahun terbaik dalam kariernya dalam kualitas individu dengan mencetak sepuluh gol dan membuat sepuluh assist dari 34 pertandingan di ajang Liga Primer Inggris.

Berkat penampilannya itu, Zaha sempat diminati Arsenal pada musim panas tahun lalu. Namun ia gagal pindah ke Emirates Stadium setelah The Gunners memutuskan untuk mendatangkan Nicolas Pepe dari Lille sebagai gantinya.

Townsend yakin rekan setimnya layak tampil di Liga Champions. Tapi ia masih memiliki harapan kalau sang winger akan tetap bertahan bersama Palace, setidaknya satu tahun lagi.

wilfried zaha-crystal palace
Getty Images

“Wilfried Zaha bisa bermain untuk yang terbaik di dunia. Dia adalah pemain paling bertalenta yang pernah bermain dengan saya. Dia seharusnya bermain di Liga Champions,” kata Townsend kepada talkSPORT.

“Saya sangat bersyukur kami memiliki dia di Palace. Semua orang di klub bersyukur, dan jika kami memiliki dia musim depan kami akan lebih bersyukur! Jika itu masalahnya, saya yakin dia akan menjalani musim yang hebat lagi.”

“Tapi, dia pantas bermain di level tertinggi, tetapi selama dia adalah pemain Palace dan saya berharap itu berlanjut musim depan, kami berterima kasih dan senang memilikinya,” ia menambahkan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156436′ ]

Setelah Dapat Pesan Rasial, Wilfried Zaha Takut Buka Media Sosial

gamespool
Setelah Dapat Pesan Rasial, Wilfried Zaha Takut Buka Media Sosial 33

Football5Star.com, Indonesia – Pemain Crystal Palace, Wilfried Zaha, mengungkapkan bahwa dirinya takut untuk membuka media sosial setelah dirinya mendapat pesan rasial. Zaha mendapat pesan rasial dari seorang bocah berusia 12 tahun beberapa minggu lalu.

Sebelumnya, Zaha mengunggah beberapa foto dari DM akun Instagramnya yang berisi pesan rasial. Kepolisian setempat langsung memburu sang pelaku yang ternyata adalah bocah berusia 12 tahun.

Wilfried Zaha dapat Pesan Rasis dari Bocah Berusia 12 Tahun
Taiwan News

“Setiap saat saya takut untuk bahwa melihat pesan masuk saya karena itu bisa berisi apa saja. Untuk pesepak bola kulit hitam, bermain Instagram bahkan sudah tak menarik lagi bagi kami. Anda tak bisa menikmati profil Anda. Saya bahkan sudah tak miliki Twitter lagi di handphone saya karena hampir pasti Anda bisa mendapatkan pelecehan itu,” ucap Zaha seperti dikutip Football5Star.com dari CNN.

Zaha juga memprotes kebijakan Twitter atau Instagram soal pembuatan akun. Menurutnya, seseorang akan segera membuat akun baru jika akun lamanya di-block.

“Saya dapat perilaku rasial setelah hal itu dan saya berpikir, apa yang terjadi jika akun itu di-block? Mereka hanya tinggal membuat yang baru. Saya merasa dengan segala hal yang kita buat dalam kehidupan, dengan semuanya yang kita daftarkan, kita harus memberikan semacam ID, jadi mengapa itu tidak dilakukan di Instagram? Mengapa itu tak dilakukan di Twitter?” tanya Wilfried Zaha.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Bocah 12 Tahun Pelaku Pesan Rasial kepada Wilfried Zaha Dibebaskan

dinasti
Bocah 12 Tahun Pelaku Pesan Rasial kepada Wilfried Zaha Dibebaskan 37

Football5star.com, Indonesia – Bocah 12 tahun yang menjadi pelaku tindakan rasial kepada pemain Crystal Palace, Wilfried Zaha dibebaskan oleh pihak kepolisian. Namun pihak kepolisian West Midlans menyebut bahwa penyelidikan pada kasus ini masih terus berlanjut.

“Bocah 12 tahun yang ditangkap sehubungan dengan pesan rasial yang dikirimkan kepada seorang pesepak bola telah dibebaskan namun penyelidikan kami masih berlanjut,” bunyi pernyataan pihak kepolisian seperti dikutip Football5star.com dari Sky Sports, Senin (13/7/2020).

“Tindakan rasial tidak memiliki tempat di masyarakat dan kami berusaha untuk menghubungi pemain sepak bola tersebut demi mendapatkan pernyataan lebih lanjut,”

Wilfried Zaha dapat Pesan Rasis dari Bocah Berusia 12 Tahun

Bocah 12 tahun ini sendiri ditangkap oleh pihak kepolisian di daerah Solihull.

“Kami sebelumnya mendapatkan informasi terjadinya serangkaian pesan rasialis yang dikirimkan ke seorang pesepakbola hari ini, dan setelah menyelidiki dan melakukan pengecekan, kami telah menangkap seorang anak laki-laki,” sebut pihak kepolisian akhir pekan lalu.

Zaha pun memberi apresiasi kepada kinerja aparat kepolisian yang langsung melakukan penyelidikan dan menangkap pelaku. Zaha mengatakan bahwa ia hampir tiap haru mendapat pesan rasial tersebut di akun media sosial miliknya.

“Ini bukan pertama kalinya saya menerima pesan seperti ini, saya juga bukan satu-satunya pemain yang menerima pesan seperti itu. Kita perlu tindakan, kita perlu pendidika, ada hal-hal penting yang harus diubah,” ucap Zaha.

Pada akhir pekan lalu, Zaha lewat akun Twitter pribadinya mengunggah foto-foto pelecehan yang didapatkannya di DM Instagram. ‘Bangun tidur dengan melihat hal ini hari ini’. tulis Zaha di caption postingannya tersebut.

Tindakan rasial yang dilakukan bocah 12 tahun ini pun mendapat respon dari sejumlah pihak termasuk pelatih Palace, Roy Hodgson yang menyebut tindakan pelaku sebagai aksi pengecut dan hina.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Wilfried Zaha dapat Pesan Rasis dari Bocah Berusia 12 Tahun

dinasti
Wilfried Zaha dapat Pesan Rasis dari Bocah Berusia 12 Tahun 40

Football5Star.com, Indonesia – Pemain Crystal Palace, Wilfried Zaha, mendapatkan perlakuan rasisme lewat media sosial yang dia bagikan lewat akun Twitternya. Yang lebih menyedihkan lagi, baru diketahui ternyata pesan rasis itu dibuat oleh bocah berusia 12 tahun.

Zaha mengunggah sebuah screenshoot berupa pesan dari akun Instagram @jackdolan_avfc dengan kata kasar. “Sebaiknya Anda besok tidak mencetak gol (laga Aston Villa vs Crystal Palace) va*ina hitam. Atau saya akan datang ke rumah Anda berpakaian seperti hantu.” Akun itu juga mengirim gambar blackface dan Ku Klux Klan.

Kicauan Zaha langsung dibalas oleh kepolisian setempat dan tak butuh lama untuk kepolisian menemukan pelakunya. Pelakunya tertangkap setelah pertandingan Aston Villa vs Crystal Palace (12/7/20) yang mana Villa menangkan dengan skor 2-0.

“Kami menerima laporan pesan rasis kepada pemain sepak bola (Wilfried Zaha) hari ini dan setelah memeriksa kasus lebih lanjut, kami telah menangkap pelakunya. Anak 12 tahun dari Solihull telah dibawa ke tahanan. Terima kasih kepada semua orang yang membantu. Rasisme tidak akan ditoleransi,” kicau kepolisian West Midlands pada akun Twitternya.

Pelatih Crystal Palace, Roy Hodgson berbicara soal kasus ini jelang kick off pertandingan. Dia menyayangkan kasus ini terjadi, apalagi disaat Premier League sedang menyuarakan aksi Black Lives Matter.

“Momen ini akan disorot dengan gerakan Black Lives Matter dan semua orang tampaknya sudah melakukan upaya untuk memberantas perilaku seperti ini. Sangat menyedihkan bahwa pada hari pertandingan seorang pemain harus bangun atas perilaku pengecut dan tercela ini,” ujar Hodgson.

Kedua klub Crystal Palace dan Aston Villa sudah mengutuk perilaku ini dan mendukung Wilfried Zaha lewat akun Twitternya. Aston Villa bahkan sudah mengancam pelaku akan mendapatkan sanksi tak boleh masuk ke Villa Park seumur hidup.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Wilfried Zaha Akan Jadi Rebutan Lagi di Musim Panas

Football5star.com, Indonesia – Manajer Crystal Palace, Roy Hodgson, mengaku yakin pemain sekaliber Wilfried Zaha akan jadi rebutan lagi di bursa transfer musim panas.

Awal musim lalu, Zaha merupakan target utama Arsenal. Namun, pada kenyataannya, klub asal London Utara gagal mendapatkan tanda tangan mantan pemain Manchester United tersebut.

Justru sebaliknya, mereka mendaratkan Nicolas Pepe dari Lille yang sejauh ini penampilannya belum memuaskan.

Dengan terus bermain apik pada musim ini, Zaha kembali dikaitkan sejumlah klub besar Liga Inggris. Tetapi Hodgson yang pernah melatih Liverpool dan Fulham itu memastikan kalau Palace akan habis-habisan untuk mempertahankannya.

skysports - wilfried zaha - arsenal - ray parlour
skysports

“Ini tidak diketahui bukan, berapa banyak uang akan beredar di jendela transfer berikutnya. Saya pikir kami akan sangat bodoh untuk bersantai dan mulai berpikir tidak akan ada tawaran untuk Zaha, tidak ada minat uang besar padanya, karena ia pemain yang sangat bagus,” kata Hodgson di Goal.

“Dia memiliki kemampuan untuk bermain di level mana saja, di mana saja di dunia, jadi siapa yang tahu? Jika kami merasa mudah mempertahankannya karena tidak ada tawaran besar yang masuk, itu akan baik-baik saja.”

“Tetapi saya tentu tidak akan mengandalkan itu karena jika saya berada di klub lain, saya akan mencari untuk merekrut pemain dengan kualitasnya,” ia menambahkan.

Musim ini, Wilfried Zaha sendiri telah membela Palace dalam 30 pertandingan dengan sumbangan 3 gol dan 5 assist.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Zaha Merasa Dikhianati Sir Alex Ferguson

Football5starcom, Indonesia – Mantan pemain Manchester United, Wilfried Zaha, merasa dikhianati manajer legendaris Sir Alex Ferguson. Kenapa bisa demikian?

Zaha merupakan perekrutan terakhir Ferguson sebelum memutuskan pensiun. Zaha direkrut United dari Crystal Palace pada Januari 2013 silam, sebelum kemudian langsung dipinjamkan ke klub asalnya hingga akhir musim.

Beberapa saat sebelum Zaha dijadwalkan bergabung dengan skuad Manchester United, Ferguson mengumumkan keputusannya untuk pensiun dari dunia kepelatihan. Posisinya pun digantikan David Moyes.

Zaha pun tak pernah mendapat kesempatan bermain di bawah asuhan Fergie. Pemain yang memilih memperkuat Pantai Gading di level internasional itu pun menceritakan kisah sedihnya ditinggal Ferguson.

Manajer Roy Hodgson tak garansi Wilfried zaha bertahan di Crystal Palace.
Getty Images

“Itu sedikit meremukkan saya karena rasanya, setelah berbicara dengannya, saya tidak ragu ke sana. Saya tidak tahu dia akan pergi,” kata dia di Goal.

“Dia tidak memberitahu saya dengan tepat bagaimana dia ingin saya bermain. Dia hanya memberitahu hal-hal sederhana seperti Anda tahu, ‘Anda harus berjuang untuk posisi Anda, Anda tidak akan bermain sepanjang waktu, ada banyak anak muda dalam tim sehingga Anda akan bisa masuk dengan orang-orang seperti Welbeck dan Cleverley’.”

“Saya seperti ‘Itu bagus karena yang saya inginkan adalah kesempatan hanya untuk menunjukkan apa yang bisa saya lakukan’. Itu adalah percakapan langsung,” ia menambahkan.

Selama dua musim membela United, Zaha cuma mencatatkan 4 penampilan dan tak mencetak gol.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Wilfried Zaha dan Arsenal yang Tak Berjodoh

Football5star.com, Indonesia – Winger Crystal Palace, Wilfried Zaha, mengaku kecewa berat gagal pindah ke Arsenal. Sebab, The Gunners adalah klub favoritnya sejak kecil.

Dalam beberapa tahun terakhir, Wilfried Zaha menunjukkan kualitasnya di Crystal Palace. Ia kerap menjadi pembeda di skuat The Eagles berkat kemampuannya yang di atas rata-rata.

Zaha pun sempat dirumorkan akan pindah ke Arsenal. The Gunners pada saat itu ingin memboyongnya ke London Utara, namun transfer itu gagal menjadi kenyataan.

“Ketertarikan Arsenal bagus. Mendukung mereka dan membuat mereka menginginkan Anda pada saat yang sama, membuat Anda berpikir: ‘Ini luar biasa’. Tapi semuanya tidak pernah berhasil sehingga Anda hanya harus bergerak secepat mungkin. Saya berpikir ini mungkin terjadi. Tetapi seluruh keluarga saya menonton dan itu tidak berhasil,” kata Zaha di Goal.

wilfried zaha-crystal palace
Getty Images

Zaha juga menegaskan bahwa ia masih membuka diri untuk pindah dari Crystal Palace. Sang winger berambisi untuk memenangkan trofi juara, sehingga ia harus meninggalkan Selhurst Park.

“Saya berusia 27 tahun dan trofi adalah segalanya. Jika ada peluang untuk memenangkan trofi, maka 100 persen saya akan membidiknya. Itu 100 persen yang saya inginkan dalam karier saya dan apa yang saya upayakan,” ia menambahkan.

Kontrak Zaha sendiri di Selhurst Park saat ini masih cukup panjang. Ia baru bisa angkat kaki dari Crystal Palace pada tahun 2023 mendatang.

Musim ini, ia sudah membela Palace dalam 30 pertandingan di semua kompetisi dan menyumbangkan tiga gol serta lima assist.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Unai Emery Sebenarnya Lebih Pilih Wilfried Zaha Ketimbang Nicolas Pepe

terassd
Unai Emery Sebenarnya Lebih Pilih Wilfried Zaha Ketimbang Nicolas Pepe 50

Football5Star.com, Indonesia – Mantan pelatih Arsenal, Unai Emery, mengungkapkan bahwa dirinya sebenarnya lebih memilih untuk membeli pemain Crystal Palace, Wilfried Zaha ketimbang Nicolas Pepe. Alasannya karena Zaha sudah paham kultur sepak bola liga Inggris.

Nicolas Pepe dibeli Arsenal dengan harga fantastis 72 juta pounds saat dilatih oleh Emery. Tapi ternyata saat ini Emery mengakui bahwa dirinya tidak menginginkan seorang Pepe.

“Pepe pemain bagus, hanya saja dia butuh waktu. Pada saat saya disana, dia tidak memberikan performa terbaik. Saya lebih memilih orang yang paham liga Inggris, lebih dari apapun supaya dia tidak perlu periode adaptasi,” ucap Emery seperti dilansir Football5Star.com dari Daily Mail.

Unai Emery lebih memilih Zaha, dan dia mengakui sudah beberapa kali bertemu dengan mantan pemain Manchester United itu.

Unai Emery Sebenarnya Lebih Pilih Wilfried Zaha Ketimbang Nicolas Pepe
The Guardian

“Saya sudah bertemu dengan Zaha, pemain (Crystal) Palace. Dia pemain yang saya mau karena saya bisa lihat dia memenangkan banyak pertandingan sendiri. Saya melihat 20 pertandingan Zaha, beberapa penampilan luar biasa dan saya berkata kepada mereka bahwa ini pemain yang saya mau,” ujar Emery.

Tapi Emery menyebut bahwa pihak klub menolaknya, karena mereka menilai Pepe usianya lebih muda.

“Saya berbicara dengan Zaha, saya sudah bersamanya secara personal, dan dia ingin datang. Tapi klub memutuskan untuk mendatangkan Pepe karena lebih muda, dia adalah pemain untuk jangka panjang. Tapi saya berkata ‘ya tapi kita butuh kemenangan sekarang dan orang ini (Zaha) memenangkan pertandingan. Dia menang lawan kita!'” kata Emery.

Mantan pelatih Sevilla itu melanjutkan “klub mengambil serangkaian keputusan dalam hal pemilihan kapten, dan dalam hal pembelian pemain, yang kemudian akan memiliki dampak. Itu juga benar dia adalah pemain mahal, dan Crystal Palace tidak mau menjualnya.”

Nicolas Pepe musim ini menjalani musim yang kurang maksimal, dia hanya mencetak 4 gol saja dari 24 laga di Premier League.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Frank Lampard Bantah Rumor Chelsea ingin Boyong Wilfried Zaha

Banner LFS Baru

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Chelsea Frank Lampard membantah rumor yang menyebutkan bahwa tim London Biru itu tertarik untuk memboyong pemain Crystal Palace Wilfried Zaha.

Menurut Lampard, dirinya tak mungkin merekrut pemain yang tidak masuk dalam skema formasi yang selama ini ia terapkan di Chelsea. Meski Zaha memiliki kecepatan dan akselerasi bagus dalam menyerang, hal itu tak membuat Lampard tertarik untuk merekrutnya.

wilfried zaha-crystal palace
@Football_Talk-

“Saya tidak akan berbicara soal Zaha karena jelas dia bukan pemain kami,” kata Lampard seperti dikutip Football5star.com dari halaman resmi klub, Jumat (3/1/2020).

“Jika kami ingin melakukan transfer, kami akan melakukan dengan cara yang kami anggap cocok untuk membuat kami lebih baik. Itu dilakukan di balik layar ketimbang hanya mengumumkan siapa yang mungkin kami rekrut,” tambahnya.

Pada bursa transfer musim dingin ini, Chelsea sudah bisa melakukan perekrutan pemain anyar. Sebelumnya, The Blues mendapat sanksi oleh FIFA pelarangan pembelian pemain akibat melanggar aturan soal pemain muda.

Namun, banding The Blues di Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) membuat mereka mendapat izin untuk membeli pemain di bursa transer musim dingin 2020.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Lampard Ogah Bicara Soal Zaha

Banner LFS Baru

Football5star.com, Indonesia – Manajer Chelsea, Frank Lampard, masih malu-malu mengakui rencana klubnya mendatangkan winger Crystal Palace, Wilfried Zaha.

Wilfried Zaha sebenarnya hampir saja bergabung dengan Arsenal musim panas kemarin. Akan tetapi negosiasi transfer tersebut batal terlaksana setelah The Gunners memilih untuk mendatangkan penyerang sayap Lille yaitu Nicolas Pepe.

Kini dengan dibukanya transfer musim dingin, nama Zaha pun lagi-lagi diberitakan menjadi komoditi panas di bursa transfer. Chelsea menjadi klub yang dikaitkan dengan Wilfried Zaha setelah hukuman larangan transfer yang mereka terima resmi dicabut oleh FIFA.

Meski demikian, Lampard masih malu-malu mengakui hal ini. Bagi dia, berbicara soal pemain dari klub lain tidak sopan.

wilfried zaha-crystal palace
Getty Images

“Saya tidak akan berbicara tentang Zaha dan gagasan tentang barter Giroud adalah sesuatu yang bahkan tidak pernah saya pertimbangkan. Seperti yang saya katakan, saya tidak akan berbicara tentang Zaha karena dia bukan pemain kami,” kata Lampard di Soccerway.

“Jika kami harus melakukan bisnis, kami akan melakukannya dengan cara yang kami inginkan untuk mencoba dan membuat kami lebih baik dan itu di balik pintu tertutup, kebalikan dari mengumumkan siapa yang mungkin ingin kami bawa,” Lampard menambahkan.

Wilfried Zaha sendiri sudah membela Crystal Palace dalam 22 pertandingan di semua kompetisi musim ini dengan sumbangan tiga gol dan dua assist.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Hodgson Ogah Lepas Zaha ke Chelsea

Banner LFS Baru

Football5star.com, Indonesia – Manajer Crystal Palace, Roy Hodgson, menegaskan klubnya takkan menjual Wilfried Zaha di bursa transfer musin dingin Januari ini.

Zaha sebenarnya hampir saja bergabung dengan Arsenal musim panas kemarin. Akan tetapi negosiasi transfer tersebut batal terlaksana setelah The Gunners memilih untuk mendatangkan penyerang sayap Lille yaitu Nicolas Pepe.

Kini dengan semakin dekatnya jendela transfer musim dingin yang bakal dibuka pada Januari mendatang, nama Zaha pun lagi-lagi diberitakan menjadi komoditi panas di bursa transfer.

Chelsea pun kini menjadi klub yang dikaitkan dengan Zaha setelah hukuman larangan transfer yang mereka terima resmi dicabut oleh FIFA pekan kemarin. Meski demikian, Hodgson menegaskan timnya takkan melepas Zaha.

wilfriedzaha-crystalpalace-premierleague-football5star-zimbio
Getty Images

“Zaha tidak dijual jadi saya tidak perlu jaminan dari manajemen. Kami tidak mencoba menjual Wilfried Zaha. Kami ingin menjaga Wilfried Zaha,” kata Hodgson kepada Sky Sports News.

“Tapi jaminan apa yang bisa diberikan orang? Saya kira saya punya kepastian tidak ada seorang pun di klub yang ingin menjual Zaha.”

“Tentu saja, Anda tidak pernah tahu dari mana tawaran akan datang dan saya kira setiap kali ada tawaran serius untuk salah satu pemain Anda, dewan direksi perlu menganggapnya serius,” Hodgson menambahkan.

Wilfried Zaha sendiri sudah membela Palace dalam 21 pertandingan di semua kompetisi musim ini dengan sumbangan tiga gol dan dua assist.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Wilfried Zaha Bisa Gabung Chelsea, Asal…

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Legenda Crystal Palace, John Salako, percaya Wilfried Zaha bisa merapat ke Chelsea, asalkan The Blues mau memberi Oliver Giroud dan sejumlah uang.

Wilfried Zaha sebenarnya hampir saja bergabung dengan Arsenal musim panas kemarin. Akan tetapi negosiasi transfer tersebut batal terlaksana setelah The Gunners memilih untuk mendatangkan penyerang sayap Lille yaitu Nicolas Pepe.

Kini dengan semakin dekatnya jendela transfer musim dingin yang bakal dibuka pada Januari mendatang, nama Zaha pun lagi-lagi diberitakan menjadi komoditi panas di bursa transfer.

Chelsea pun kini menjadi klub yang dikaitkan dengan Zaha setelah hukuman larangan transfer yang mereka terima resmi dicabut oleh FIFA pekan kemarin.

wilfried zaha-crystal palace
Getty Images

“Sejujurnya saya tidak berpikir Zaha akan pergi ke Chelsea. Callum Hudson-Odoi telah kembali, dan saya tidak berpikir mereka akan menghalangi perkembangannya. Tapi Willian dan Pedro mulai menua, dan mungkin mereka ingin seseorang menambahkan kekuatan,” kata Salako di Soccerway.

“Tapi mereka bisa melakukan pertukaran kecil yang hebat. Palace memantau Giroud, dan itu akan fantastis, Giroud plus uang! Jika Palace mendapatkan penawaran yang tepat, mereka bisa tergoda. Zaha jelas memiliki kemampuan untuk bermain Chelsea, dan tidak ada penggemar Palace yang bisa dendam padanya jika dia menginginkan transfer itu,” Salako menambahkan.

Musim ini, Wilfried Zaha sudah membela Palace dalam 18 pertandingan di semua kompetisi dengan sumbangan tiga gol dan dua assist.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Chelsea Pilihan Ideal Bagi Wilfried Zaha

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Mantan Manajer Crystal Palace, Ian Holloway, menilai Chelsea adalah klub yang paling ideal bagi Wilfried Zaha. Kenapa demikian?

Wilfried Zaha sebenarnya hampir saja bergabung dengan Arsenal musim panas kemarin. Akan tetapi negosiasi transfer tersebut batal terlaksana setelah The Gunners memilih untuk mendatangkan penyerang sayap Lille yaitu Nicolas Pepe.

Kini dengan semakin dekatnya jendela transfer musim dingin yang bakal dibuka pada Januari mendatang, nama Zaha pun lagi-lagi diberitakan menjadi komoditi panas di bursa transfer.

Chelsea pun kini menjadi klub yang dikaitkan dengan Zaha setelah hukuman larangan transfer yang mereka terima resmi dicabut oleh FIFA pekan kemarin.

wilfried zaha, crystal palace
Getty Images

“Saya pikir Zaha akan fantastis di Chelsea. Saya tidak ingin Palace kehilangan dia, tetapi pada kenyataannya dia harus pergi,” kata Holloway kepada talkSPORT.

“Saya ingin sekali melihatnya di tim semacam itu. Saya tidak ingin mengecewakan penggemar Palace, tetapi saya hanya melihat dan saya pikir dia terus berkembang. Saya melihat produk akhir darinya, dan saya sangat menyukainya.”

“Zaha adalah salah satu pemain favorit saya karena saya belum pernah melihat apa yang bisa dia lakukan. Saya pikir Chelsea mungkin akan menjadi rumah terbaik baginya setelah embargo transfer mereka. Mereka punya tim muda yang sangat menarik di sana, dan Zaha bisa masuk.”

“Wilfried Zaha bisa saja pindah ke sana, tetapi Arsenal juga bisa kembali dengan tawaran lain. Apa pun bisa terjadi!” Holloway menambahkan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Wilfried Zaha Harus Pindah ke Arsenal

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Legenda Crystal Palace, Nigel Martyn, mendukung Wilfried Zaha untuk pindah ke klub besar seperti Arsenal. Menurut dia, Zaha pantas dapat kesempatan untuk mengembangkan kariernya.

Zaha sempat ngotot meninggalkan Palace di bursa transfer musim panas. Pemain 26 tahun itu ingin mencoba tantangan bersama klub lain.

Sebagai pemain dengan gaji tertinggi di klub, Palace baru akan melepas Zaha apabila ada klub yang menawar di angka di atas 70 juta poundsterling. Adalah Arsenal yang tertarik dengan mantan pemain Manchester United itu.

Pada akhirnya, Palace tak mau melepas Zaha dan sang pemain pun harus bertahan. Menurut Martyn, pemain seperti Zaha layak mendapat kesempatan pindah ke klub yang lebih besar.

Zaha
Zaha

“Jika seorang pemain ingin pergi dan cukup putus asa untuk pergi, maka mungkin bukan kepentingan terbaik Anda untuk mencoba dan mempertahankannya karena Anda kemudian memiliki pemain yang tidak ingin berada di sana,” kata Martyn kepada 888Sport.

“Bukan berarti Wilf ingin mengecewakan klub dengan cara apa pun. Dia cinta Crystal Palace. Dia hanya ingin kesempatan untuk memajukan kariernya dan pergi ke klub yang berpotensi lebih besar seperti Arsenal. Itu jenis klub yang cocok dengannya. Dia membutuhkan klub yang bersaing ke Liga Champions karena itulah standar yang dia miliki.”

“Saya tidak melihatnya berbaring dan tidak berusaha. Dia bukan orang seperti itu. Dia cukup peduli dengan klubnya sendiri dan akan memberikan segalanya sampai dia pindah,” Martyn menambahkan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Everton Bantah Tawar Zaha Rp938 Miliar Plus 2 Pemain

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Everton membantah telah memberikan penawaran sebesar 55 juta pound plus dua pemainnya, Cenk Tosun dan James McCarthy, untuk memboyong Wilfried Zaha ke Goodison Park.

Zaha ngotot meninggalkan Crystal Palace di bursa transfer ini. Pemain 26 tahun itu ingin mencoba tantangan bersama klub lain.

Sebagai pemain dengan gaji tertinggi di klub, Palace baru akan melepas Zaha apabila ada klub yang menawar di angka di atas 70 juta poundsterling. Adalah Everton yang tertarik dengan mantan pemain Manchester United itu.

The Toffees sebelumnya memberikan penawaran sebesar 52 juta pounds. Namun, jumlah ini ditolak Palace. Everton kemudian dilaporkan tak menyerah dan menaikkan tawaran menjadi 55 juta pounds plus dua pemain. Namun, laporan ini dibantah pihak klub.

Zaha
Getty Images

“Everton dengan tegas menyangkal tawaran telah diajukan ke Crystal Palace untuk Wilfried Zaha yang mencakup uang plus Cenk Tosun dan James McCarthy,” ungkap The Toffees kepada Sky Sports.

“Everton dan Crystal Palace memiliki hubungan yang sangat baik. Tawaran dilakukan pada akhir pekan yang ditolak. Kedua klub sepakat bahwa itu adalah akhir dari negosiasi,” demikian bunyi pernyataan tersebut.

Musim lalu, Zaha sudah membela Palace dalam 36 pertandingan di semua kompetisi. Ia juga menyumbangkan sepuluh gol dan sepuluh assist.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Manajer Crystal Palace Buta Masa Depan Zaha

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Manajer Crystal Palace, Roy Hodgson, mengaku buta soal masa depan wingernya, Wilfried Zaha. Ia menyerahkan semua keputusan ke pihak petinggi klub.

Zaha ngotot meninggalkan Palace di bursa transfer ini. Pemain 26 tahun itu ingin mencoba tantangan bersama klub lain.

Sebagai pemain dengan gaji tertinggi di klub, Palace baru akan melepas Zaha apabila ada klub yang menawar di angka di atas 70 juta poundsterling. Adalah Arsenal yang tertarik dengan mantan pemain Manchester United itu.

Manajer Roy Hodgson tak garansi Wilfried zaha bertahan di Crystal Palace.

“Zaha berurusan dengan pemilik klub Steve Parish. Mereka saling kenal dengan sangat baik dan bergaul dengan baik. Sebagian besar dari apa yang terjadi dengan Zaha terjadi di antara dia dan pemilih dan saya tidak bisa memberi tahu Anda sama sekali,” kata Hodgson di Soccerway.

“Apa yang saya tahu, Anda tahu. Saya tahu melalui membaca situs web dan surat kabar Anda bahwa ini atau itu terjadi, tetapi saya tidak dapat memberi tahu Anda sama sekali. “

“Zaha belum bicara pada saya. Saya tidak tahu apakah dia berbicara dengan klub dan meminta untuk pergi. Sejauh yang saya ketahui, dia akan kembali, dia adalah pemain kami dan saya tidak diberi informasi bahwa klub tertarik untuk menjualnya saat ini.”

“Saya hanya berharap dia kembali, menantikan untuk bekerja dengannya dan melihat beberapa hal yang bisa dia lakukan untuk kami. Saya pikir dia kembali setelah kami bermain melawan Bristol City dan sebelum kami bermain Hertha Berlin. Itu memberinya libur tiga minggu. Jika dia ingin kembali lebih awal, kami akan sangat senang melihatnya,” Hodgson menambahkan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Kalau Serius, Arsenal Bisa Dapatkan Zaha

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Mantan Manajer Crystal Palace, Sam Allardyce, percaya Arsenal bisa mendapatkan tanda tangan Wilfried Zaha di bursa transfer ini jika saja The Gunners lebih serius.

Palace sebelumnya sudah menolak tawaran dari Arsenal untuk Zaha pada musim panas lalu. Mereka juga memberinya kontrak lima tahun dengan gaji sebesar 130 ribu poundsterling per pekan.

Sebagai pemain dengan gaji tertinggi di klub, Palace baru akan melepas Zaha apabila ada klub yang menawar di angka di atas 70 juta poundsterling. Hal ini membuat Arsenal ragu-ragu.

Zaha

“Bayar saja uangnya. Waktu hampir habis dan bursa akan ditutup. Jika Manchester United harus membayar 90 juta pounds untuk bek tengah Harry Maguire, maka harga 70 atau 80 juta pounds yang pada Zaha ini sangat terjangkau,” kata Allardyce di Soccerway.

“Kemampuan Zaha terbukti pada level ini dan dia akan sukses besar di Arsenal. Dia sudah siap, tetapi Arsenal harus berhenti bermain-main seperti sekarang.”

“Zaha ada di masa jayanya, tidak ada terlalu banyak pemain seperti dia. Steve Parish tidak akan menyukai saya mengatakan ini, karena saya sangat menghormati pria itu dan atas apa yang telah dia lakukan untuk Palace. Tetapi jika Zaha tidak pergi sekarang, maka dia tidak akan pernah melakukannya. Dia siap untuk pindah sekarang, jadi Arsenal hanya perlu menyelesaikan kesepakatan,” Allardyce menambahkan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Gara-Gara Wan-Bissaka, Harga Zaha Naik Jadi Rp1,3 Triliun

Banner live dan podcast baru

Footbal5star.com, Indonesia – Mantan striker Crystal Palace, Clinton Morrison, menilai harga Wilfried Zaha meningkat pesat karena transfer Aaron Wan-Bissaka ke Manchester United.

United sebelumnya membeli Wan-Bissaka seharga 50 juta poundsterling. Nilai ini sangat tinggi bek berusia 21 tahun yang baru memiliki sedikit pengalaman di Liga Inggris.

Gara-gara hal itu, harga Zaha jadi ikut naik mencapai 80 juta poundsterling atau sekitar Rp1,3 triliun. Pemain 26 tahun itu juga sedang diincar oleh Arsenal.

Wilfried Zaha - Alex Iwobi - Arsenal - The Guardian
The Guardian

“Saya pikir pada akhirnya Zaha akan pindah. Dia dan pemilik memiliki hubungan dekat, jadi pad akhirnya Zaha akan mengatakan kepada pemilik untuk membiarkanya pergi. Dia telah keluar dan mengatakan itu, tapi dia menandatangani kontrak baru lebih dari setahun yang lalu dan dia masih punya empat tahun untuk pergi,” kata Morrison di Soccerway.

“Jadi pemilik berada dalam posisi yang nyaman untuk tidak memaksanya pergi dan dia harus melakukan apa yang benar untuk klubnya. Harga 80 juta pounds untuk Zaha adalah uang yang banyak. Saya akan mengatakan 60 juta pounds adalah harga yang pas, tetapi saya tidak berpikir pemilik akan membiarkan dia pergi untuk itu. Dia punya empat tahun lagi di kontraknya sehingga pemilik berada dalam posisi yang baik.”

“Jelas Zaha ingin bermain di klub yang lebih besar dan ingin bermain di level yang lebih tinggi. Saya benar-benar mengerti karena dia adalah pemain sepak bola yang fantastis,” Morrison menambahkan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Satu Hal yang Bisa Buat Alex Iwobi Hengkang dari Arsenal

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Penggawa Arsenal, Alex Iwobi, mengatakan bahwa dirinya akan mencari klub lain jika Wilfried Zaha datang merapat ke Stadion Emirates tahun ini. Ia mengaku sudah tak ingin lagi menjadi penghangat bangku cadangan.

Kehadiran WIlfried Zaha akan membuat Alex Iwobi terpinggirkan dari skuat utama Unai Emery musim depan. Selain Iwobi, kehadiran Zaha juga akan mengamcan tempat Reiss Nelson yang musim lalu bermain di Hoffenheim dengan status pinjaman.

“Saya bukanlah orang yang akan lari ketika ada masalah. Saya sudah lelah mendapatkan predikat sebagai pemain yang kurang bagus dalam beberapa tahun terakhir. Jadi, saya akan selalu berusaha maksimal ketika mendapatkan kesempatan tampil sebagai starter,” tegas Iwobi kepada The Sun.

Wilfried Zaha - Alex Iwobi - Arsenal - The Guardian
The Guardian

“Tapi, saya yakin kehadiran Zaha akan membuat kesempatan saya semakin terbatas. Jika ia datang ke Emirates, maka saya memastikan diri akan hengkang. Jika saya tak hengkang, maka saya akan berusaha keras untuk mempertahankan tempat di starting XI,” katanya menambahkan.

Di Arsenal, Iwobi kerap kali dipasang di posisi sayap kanan. Posisi tersebut sedikit berbeda dengan peran yang ia jalani di timnas Nigeria. Ia mengaku lebih menikmati peran yang dijalani bersama Super Eagles.

“Bersama timnas Nigeria, saya dimainkan sebagai gelandang serang yang bebas berkreasi. Jujur, saya sangat senang dengan peran tersebut. Tapi, saya siap dimainkan dimana pun. Sebagai sayap kanan, sayap kiri, maupun bek kiri,” tandasnya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Hodgson Yakin Arsenal Tawar Murah Zaha

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Manajer Crystal Palace, Roy Hodgson, menyindir Arsenal soal keseriusan merekrut pemainnya, Wilfried Zaha. Menurutnya, The Gunners tidak mungkin berani menawarkan harga sesuai dengan ekspektasi The Eagles pada musim panas ini.

Crystal Palace sudah memastikan tidak akan melepas Zaha dengan penawaran di bawah 40 juta pounds. Harga tersebut menurut Hodgson tidak mungkin mampu disanggupi Arsenal. Pasalnya, harga yang ditawar tim asuhan Unai Emery tersebut pasti jauh di bawah.

“Aku tidak yakin Arsenal akan membuat penawaran dengan harga yang kami tawarkan. Lagipula, aku yakin si pemain pun tahu jika dia harus pergi, maka harus dengan harga yang sesuai di pasaran,” ucapnya seperti dikutip dari SkySports.

Roy Hodgson mengaku tak tahu Palace berhasil memboyong Bathuayi dari Chelsea.

Hodgson pun memilih untuk fokus mempersiapkan timnya dalam jeda musim panas kali ini. Sebelumnya, Palace sudah melepas Aaron Wan-Bissaka dengan harga 50 juta pounds ke Manchester United. Tidak heran jika mereka masih akan mematok harga tinggi untuk pemain lainnya.

“Sampai ada orang yang berani menawar dengan harga sesuai, aku tidak akan berkomentar lebih lanjut soal Zaha. Jika demikian adanya, saya lebih memilih untuk mempertahankannya musim depan. Lihat saja United yang bersedia memenuhi harga dari kami,” katanya melanjutkan.

Zaha memang santer dikabarkan meninggalkan Palace musim ini. Namun, hingga kini belum ada penawaran serius yang datang untuk pemain berusia 26 tahun tersebut.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Eks Pemain Arsenal Sebut Harga Wilfried Zaha Kemahalan

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Arsenal menjadikan Wilfried Zaha sebagai buruan utamanya di bursa transfer musim panas ini. tapi mantan pemain mereka, Paul Mariner, menganggap bahwa mantan klubnya tidak perlu mendatangkan pemain Crystal Palace tersebut.

Kualitas bukan menjadi masalah bagi Paul Mariner. Ia malah menyoroti harga selangit yang dipasang Crystal Palace untuk winger timnas Pantai Gabung tersebut. Ya, klub asal London tersebut hanya bersedia melego Zaha jika ada klub yang berani membayar 80 juta pounds.

Faktor ini pula yang membuat mantan striker tersebut keberatan. Ia berkeyakinan bahwa Wilfried Zaha tidak pantas dihargai dengan nilai setinggi itu.

paul mariner
Getty Images

“Palace benar meminta uang sebanyak itu. Tapi apakah saya pikir dia layak dengan harga segitu? Sama sekali tidak. Lalu apakah dia akan cocok dengan permainan Arsenal? Saya tidak yakin,” ujar pemain yang berseragam The Gunners dari 1984 hingga 1986 itu soal harga Wilfried Zaha seperti dilansir Tribal Football, Rabu (10/7/2019).

“Saya pikir ada inkonsistensi dengan pemain yang akan dihargai sebesar 80 juta punds. Begitu pula dengan pihak klub yang sepertinya tidak memiliki uang sebanyak itu. Jadi mungkin mereka bisa mencari peman lain dengan harga yang lebih murah dan punya kualitas sepadan,” ia menambahkan.

Pada musim 2018-2019 lalu, Wilfried Zaha tampil di 10 pertandingan Premier League. Ia sukses menyarangkan 10 gol serta membuat 10 assist. Faktor ini pula yang membuat Unai Emery kepincut ingin menggaetnya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Reaksi Mengejutkan Zaha Soal Rumor Transfer ke Arsenal

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Wilfried Zaha bereaksi terkait rumor di bursa transfer yang mengaitkannya dengan Arsenal. Namun, apa yang diutarakannya lewat media sosial cukup mengejutkan.

Wilfried Zaha merupakan pemain yang sempat menyatakan keinginan bermain di pentas Liga Champions. Hal tersebut, diartikan bahwa penyerang berusia 26 tahun ini berencana untuk hengkang dari Crystal Palace musim panas ini.

Belakangan, Arsenal diyakini memiliki minat untuk memboyong Zaha. Unai Emery disebut-sebut sebagai sosok yang paling bersikeras mendorong manajemen tim berjulukan The Gunners untuk melakukan upaya negosiasi dengan pihak Crystal Palace.

Zaha
Twitter/@crystalpalace

Bahkan, Arsenal diklaim telah melayangkan tawaran sebesar 40 juta pounds kepada klub yang bermarkas di Selhurst Park. Namun, tawaran itu juga kabarnya telah mendapat penolakan dari Crystal Palace.

Saudara kandung Zaha, Judicael Zaha, juga telah dimintai pendapatnya terkait potensi transfer tersebut. Judicael pun menyatakan dukungannya. Akan tetapi, Zaha malah terkesan cukup kesal dengan adanya rumor transfer itu.

“Apa pun bisa dilakukan untuk bicara fakta? Sungguh, hal itu menyedihkan dan menjengkelkan,” tulis Zaha lewat akun Twitter pribadinya seperti dikutip Football5star.

“Bagaimana bisa seseorang berbicara mengenai sesuatu hal atau situasi yang sama sekali tidak mereka ketahui.”

Mantan striker Manchester United itu sekarang tengah memperkuat timnas Pantai Gading di Piala Afrika 2019. Dengan kontribusinya, Pantai Gading pun mampu melaju ke babak 16 besar dan akan berebut tiket perempat final dengan Mali.

https://www.instagram.com/p/BzkfhbYg1Gw/

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

Parlour: Zaha Seharusnya Bukan Prioritas Arsenal

Banner live dan podcast baru

Football5star.com, Indonesia – Mantan gelandang Arsenal, Ray Parlour, mengatakan bahwa Wilfried Zaha bukan merupakan prioritas utama The Gunners. Parlour melihat terdapat sektor lain yang seharusnya menjadi perhatian di bursa transfer kali ini.

Pada musim 2018-19, lini pertahanan Arsenal kerap menjadi sorotan. Skuat asuhan Unai Emery terlihat mudah kebobolan dan Ray Parlour merasa pertahanan seharusnya menjadi perhatian serius, bukan mendatangkan Wilfried Zaha.

“Dia akan menjadi pemain yang bagus, tetapi itu semua tergantung pada seberapa besar ia dapat membuktikannya. Dilaporkan akan menelan biaya 100 juta pounds, merupakan uang yang sangat besar untuk dikeluarkan pada satu pemain,” ucap Ray Parlour mengenai kabar Arsenal mengincara Zaha.

ray parlour - arsenal - metro
metro.co.uk

“Anda mungkin melihat pemain lain dan posisi pertahanan yang perlu diperkuat juga. Tergantung pada anggaran, kami harus menunggu dan melihat apa yang terjadi, tetapi ia tentu saja pemain yang sangat baik dengan banyak kualitas,” tambah Ray Parlour soal pentingnya memperkuat pertahanan yang di Liga Inggris 2018-19 kebobolan 51 gol.

Sedangkan, Wilfried Zaha dikatakan tertarik bergabung dengan The Gunners, dilaporkan bahwa Zaha merupakan pendukung klub asal London itu saat masa kecilnya.

“Mimpi kakakku, bermain untuk Arsenal. Mengingat semua yang telah Wilfried berikan kepada Crystal Palace untuk membantu mereka tetap menjadi klub Liga Premier,”

“Saya harap Palace akan dapat melihat cara mereka untuk menyetujui kesepakatan dengan Arsenal yang memungkinkan Wilfried untuk mewujudkan mimpinya bermain Sepak bola di level Eropa untuk klub dia sejak kecil,” ucap saudara kandung Wilfried Zaha, Judicael.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]