Striker Asing Barito Putera Ungkap Dukungan untuk Kebebasan Palestina

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Striker asing Barito Putera, Yashir Pinto lewat akun Instagram pribadinya mengungkapkan dukungan kepada kebebasan Palestina. Melalui unggahan di Instastory, Pinto mem-posting ulang unggahan dari akun FederaciĆ³n Palestina de Chile, organisasi untuk warga Palestina di Chile.

“Free Palestine,” tulis Pinto di unggahan tersebut, Sabtu (4/7/2020). Tidak mengherankan sebenarnya jika Pinto memberikan dukungan kepada Palestina. Pemain kelahiran Cile ini memiliki darah Palestina dan menjadi bagian dari timnas Palestina.

Striker Asing Barito Putera Ungkap Dukungan untuk Kebebasan Palestina
Instagram.com/yashirislame

Baru-baru ini, Pinto yang diwawancarai oleh media Chile sempat menyebut bahwa suatu saat nanti ia ingin bisa kembali ke mantan klubnya, Colo-Colo. Pinto memang produk asli akademi klub juara Copa Libertadores 1991. Pada 2008, Pinto dipromosikan ke tim utama Colo-Colo dan bermain sebanyak 14 pertandingan.

“Saya berterima kasih kepada Colo-Colo, mereka adalah klub yang membentuk saya. Saya akan senang jika bisa kembali ke klub tersebut. Klub inilah yang memberi saya nilai-nilai olahraga,” ucap Pinto.

“Saat ini saya berusia 29 tahun, saya fokus untuk bahagia di karier saya. Saya pikir saya menemukan tempat yang cocok di Asia Tenggara. Saya suka orang-orang di sini’ tambah Pinto.

Yashir Pinto sempat menjadi bagian dari generasi emas Cile. Pada usia 18 tahun, penyerang anyar Barito Putera ini sempat diboyong pelatih Tim Nasional Cile saat itu, Marcelo Bielsa, untuk laga kualifikasi Piala Dunia 2010.

Memang pada akhirnya Pinto yang kala itu bermain untuk Colo-Colo, salah satu tim besar Cile, tak dimainkan Bielsa. Tapi kala itu ia merupakan bagian dari skuat Cile yang berisi pemain seperti Claudio Bravo, Arturo Vidal, Gonzalo Jara, Jorge Valdivia, Jaime Valdes, Jean Beausejour, dan pemain-pemain lain yang kemudian tampil di Piala Dunia 2010, bahkan menjadi andalan Cile hingga saat ini.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Striker Asing Barito Belajar Banyak Arti Penting Agama Islam

Striker Asing Barito Belajar Banyak Arti Penting Agama Islam 7

Football5star.com, Indonesia – Striker asing Barito, Yashir Pinto mengaku bahwa dirinya belajar banyak arti penting agama Islam saat berkarier di Asia Tenggara, di Liga Malaysia dan Liga Indonesia.

“Saya belajar tentang apa arti penting agama Islam. Ini adalah budaya yang membuat kita untuk bisa menerima perbedaan di antara kita. Saya menemukan diri saya bisa sarapan di meja yang sama,” kata Pinto seperti dikutip Football5star.com dari media Cile, Sabtu (23/5/2020).

Unik, Pemain Asing Barito Putera Cari Klub Anyar Melalui LinkedIn

“Saya sudah berusia 29 tahun, saya fokus dan bahagia untuk saat ini. Saya pikri saya menemukan tempat saya di Asia Tenggra. Saya suka orang-orangnya,” tambah pemain asal Cile yang berdarah Palestina tersebut.

Pinto sendiri memang memeluk agama Islam. Bermain selama 3 tahun di Liga Malaysia bersama Melaka United, Perak TBG, dan PKNP serta tahun ini di bermain di Liga Indonesia bersama Barito membuat ia semakin cinta dengan agaman Islam.

Selain itu menurut Pinto, berkarier di dua negara ASEAN membuat dirinya bisa menambung dan memiliki cukup uang. Pasalnya kata Pinto, kehidupan di Malaysia dan Indonesia terbilang lebib murah dibanding di negaranya.

“Di sini saya bisa untuk menabung karena semuanya lebih murah. Saya fokus pada apa yang saya miliki saat ini dan mencoba untuk terus memenangkan di Barito,” ucapnya.

Pemain berposisi sebagai winger ini memulai karier sepak bola di klub besar Cile, Colo-Colo. Menimba ilmu di akademi klub itu, pada 2008, Pinto mendapat tawaran kontrak profesionalnya.

“Saya berterima kasih kepada Colo-Colo, mereka adalah klub yang membentuk saya. Saya akan senang jika bisa kembali. Mereka adalah tim besar di Cile. Klub inilah yang membuat saya mengerti nilai olahraga.” kata Pinto.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Pemain Barito Putera Cerita Diasuh Marcelo Bielsa di Piala Dunia 2010

Banner LFS Baru

Football5Star.com – Pemain Barito Putera, Yashir Islame Pinto, mengaku pernah diasuh oleh Marcelo Bielsa di Piala Dunia 2010. Kala itu dia termasuk dalam tim yang dibawa Bielsa ke turnamen itu meski tak masuk skuat.

Yashir Islame memang lahir di Santiago Cile. Tapi pada 2016 dia memutuskan untuk berganti kewarganegaraan dengan bergabung ke Palestina. Padahal, dia sempat dapat kesempatan di Cile.

Pada Piala Dunia 2010 contohnya. Dia menjadi salah satu dari tiga pemain muda yang dianggap berbakat Cile dibawa ke Afrika Selatan. Selain Yashir ada Felipe Gutierrez dan Ramses Bustos. Ketiganya tak masuk ke dalam skuat, tapi dibawa untuk pengalaman.

“Marcelo Bielsa (pelatih Cile kala itu) merupakan sosok yang hebat. Dia membawa timnas Cile bermain dengan level luar biasa. Sangat menyenangkan, Piala Dunia di Afrika Selatan semua masih saya ingat,” ungkap Yashir Islame dikutip Red Gol.

Pemain Barito Putera Cerita Diasuh Marcelo Bielsa di Piala Dunia 2010

Sebenarnya kala itu ada keinginan besar buat Yashir Islame tampil di Piala Dunia. Pemain yang baru direkrut Barito Putera awal musim 2020 itu bahkan sempat berbincang dengan Claudio Bravo.

“Saya pergi untuk berbicara dengan Claudio Bravo karena kami memiliki hubungan yang baik. Kami lolos ke babak 16-besar, saya ingin main tapi mereka ingin saya lihat lalu akan memberi hadiah. Bagaimana mereka memberi kami hadiah jika kami tidak melakukan apa-apa,” tutup Yashir Islame.

Islame sendiri sebenarnya sempat masuk skuat Timnas Cile melawan Meksiko di Estadio Azteca, 16 Mei 2010. Dia juga bermain menggantikan Esteban Paredes yang cedera.

Saat membela Cile U-20, Yashir Islame jua memiliki 24 caps dan mengemas delapan gol. Tapi dia memilih untuk memperkuat Palestina pada karier seniornya. Sejauh ini dia sudah mengemas 7 gol dalam 19 caps bersama Palestina.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

Unik, Pemain Asing Barito Putera Cari Klub Anyar Melalui LinkedIn

Banner LFS Baru

Football5Star.com – Pemain asing Barito Putera, Yashir Islame, mengaku sempat memanfaatkan aplikasi LinkedIn untuk mencari klub anyar. Dia memanfaatkan jejaring sosial tersebut untuk memperkenalkan latar belakangnya.

Pemain berusia 29 tahun itu baru kali pertama merasakan sepak bola Indonesia. Tapi, dia sebenarnya sudah cukup berpengalaman di Asia Tenggara, terutama Malaysia. Dia pernah membela Melaka United, Perak TBG, hingga PKNP FC.

Dalam perjalanan kariernya, pemain yang lahir di Cile tapi berpaspor Palestina itu menggunakan LinkedIn sebagai pembantu. Bahkan, melalui apilikasi tersebut jua membawanya menjadi warga negara Palestina.

“Semenjak saya main di Hongraria, presiden tim selalu berkomunikasi menggunakan LinkedIn. Lalu, agen dari Palestina menghubungi saya kemungkinan melalui LinkedIn menawarkan untuk bermain bersama Timnas Palestina, dan butuh 10 bulan bagi saya untuk debut,” ungkap Yashir Islame dikutip dari Redgol.

Unik, Pemain Asing Barito Putera Cari Klub Anyar Melalui LinkedIn

“Bahkan, dari LinkedIn, saya menerima lima atau enam tawaran untuk bermain. Ya memang ada beberapa juga yang dari hal lain,” sambung dia.

Sebelum ke Indonesia, pemain bernama lengkap Yashir Armando Islame Pinto itu memperkuat PKNP FC. Bersama tim Malaysia itu, dia main 21 pertandingan dengan mencetak tiga gol serta dua assist.

“Sebelum pergi ke Indonesia, saya memiliki kemungkinan untuk pergi ke Iran, tawaran juga datang pada LinkedIn. Tapi saya memutuskan untuk ke Indonesia karena beberapa hal,” tutup dia.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]