Tiga Tim Amankan Tempat di Fase Grup Liga Champions

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5star.com, Indonesia – Benfica, Young Boys dan Malmo berhasil mengamankan tiket berlaga di fase grup Liga Champions 2021-22. Ketiganya lolos setelah mengalahkan lawannya masing-masing di babak play-off, Rabu (25/8) dinihari WIB.

Benfica berhasil melaju meski janya mampu bermain imbang melawan di markas raksasa Belanda, PSV Eindhoven. Aguias berhak lolos karena memiliki keunggulan agregat 2-1.

Play-off Liga Champions - CBS Sports
CBS Sports

Malmo juga mengalami nasib yang tak terlalu berbeda dengan Benfica. Mereka menelan kekalahan 2-1 ketika menyambangi markas jawara Bulgaria, Ludogorets. Namun, mereka berhak lolos karena memiliki keunggulan 3-2 berkat kemenangan 2-0 di leg I.

Satu tim lainnya, Young Boys, mengamankan tiket berlaga di babak grup setelah meraih kemenangan di markas Ferencvaros. Mereka mengalahkan Ferencvaros dengan skor 3-2 berkat gol Cedric Zesinger (4′), Christian Fassnacht (56′) dan Felix Mambimbi (90+3′).

Tiga jatah tersisa akan diperebutkan oleh enam tim pada Kamis (26/8) dinihari WIB. Keenam tim tersebut adalah AS Monaco, Shakhtar Donetsk, Brondby, RB Salzburg, Dinamo Zagreb dan Sheriff Tiraspol.

Play-off Liga Champions - CaughtOffside
CaughtOffside
HASIL PERTANDINGAN BABAK PLAY-OFF LIGA CHAMPIONS:

Rabu (25/8)

  • Ferencvaros 2-3 Young Boys (Henry Wingo 18′, Ryan Mmaee 27′ – Cedric Zesinger 4′, Christian Fassnacht 56′, Felix Mambimbi 90+3′)
    • Young Boys unggul agregat 6-4
  • PSV 0-0 Benfica
    • Benfica unggul agregat 2-1
  • Ludogorets 2-1 Malmo (Anton Nedyalkov 10′, Pieros Sotiriou 60′ [p] – Veljko Birmancevic 42′)
    • Malmo unggul agregat 3-2

Kamis (26/8):

  • Shakhtar Donetsk vs AS Monaco (Shakhtar unggul agregat 1-0)
  • Brondby vs Red Bull Salzburg (Salzburg unggul agregat 2-1)
  • Dinamo Zagreb vs Sheriff Tiraspol (Sheriff unggul agregat 3-0)

AS Roma vs Young Boys: Dzeko Cetak Gol, Giallorossi Juara Grup A

gamespool
AS Roma vs Young Boys: Dzeko Cetak Gol, Giallorossi Juara Grup A 7

Football5Star.com, Indonesia – Pertandingan menarik tersaji di pekan kelima Grup A Liga Europa yang mempertemukan AS Roma vs Young Boys. Laga berakhir dengan skor 3-1 untuk tim tuan rumah. Kemenangan ini membuat Roma dipasikan lolos ke babak 32 besar sebagai juara grup.

Hanya 42 detik, Roma hampir unggul. Pemain muda mereka, Riccardo Calafiori melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti yang tipis melebar ke kanan gawang.

Giallorossi kembali dapat kesempatan pada menit ke-7, kali ini lewat tendangan bebas Bruno Peres, tapi berhasil ditepis oleh David vom Ballmoos.

Giliran Carles Perez yang dapat kesempatan pada menit ke-13 setelah mendapat umpan dari Pedro, namun tendangannya melebar. Dua menit kemudian giliran Pedro, tapi ditepis oleh kiper.

Young Boys malah unggul terlebih dahulu pada menit ke-33. Jean Pierre Nsame mendapatkan umpan jauh dan berhasil melewati Bryan Cristante sebelum melepaskan tembakan ke gawang.

Roma berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-43. Pedro melepaskan tembakan dan ditepis oleh von Ballmoos, tapi bola liar disundul oleh Borja Mayoral masuk ke gawang.

Babak pertama berakhir dengan skor 1-1.

Masuknya Henrikh Mkhitaryan di babak kedua membuat serangan AS Roma lebih berbahaya. Pemain Armenia itu punya kesempatan pada menit ke-54, tapi tendangannya ditepis.

Tendangan jarak jauh Calafiori membuahkan hasil pada menit ke-58. Cleareance tak sempurna dari para pemain Young Boys jatuh ke kaki terkuat Calafiori yang langsung melepas tembakan jarak jauh spektakuler.

Giallorossi dapat kesempatan lewat tendangan bebas pada menit ke-74, tapi melebar di atas gawang.

Edin Dzeko yang menjadi pemain pengganti berhasil mencetak gol pada menit ke-80 lewat sundulan setelah menerima umpan dari Bruno Peres.

Young Boys bermain dengan 10 orang pada menit ke-82 setelah Mohamed Camara mendapat kartu merah langsung setelah memukul Henrikh Mkhitaryan.

Laga AS Roma vs Young Boys berakhir dengan skor 3-1.

Susunan Pemain AS Roma vs Young Boys

AS Roma (3-4-2-1): 13-Pau Lopez; 3-Roger Ibanez (37-Leonardo Spinazzola), 4-Bryan Cristante (20-Federico Fazio), 5-Juan Jesus; 33-Bruno Peres, 14-Gonzalo Villar (7-Lorenzo Pellegrini), 42-Amadou Diawara, 61-Riccardo Calafiori; 31-Carles Perez, 11-Pedro (77-Henrikh Mkhitaryan); 21-Borja Mayoral (9-Edin Dzeko).

Pelatih: Paulo Fonseca.

Young Boys (4-3-3): 26-David von Ballmoos; 36-Silvan Hefti, 4-Mohamed Camara, 5-Cedric Zesiger, 25-Jordan Lefort; 60-Fabian Rieder (8-Vincent Sierro), 20-Michel Aebischer (11-Gianluca Gaudino), 21-Ulisses Garcia (15-Meschack Elia); 16-Christian Fassnacht, 18-Jean Pierre Nsame (17-Theoson Jordan); 13-Nicolas Ngamaleu (19-Felix Mambimbi).

Pelatih: Gerardo Seoane.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

Prediksi AS Roma vs BSC Young Boys

cover Roma vs Young Boys
Prediksi AS Roma vs BSC Young Boys 15
ezgif.com crop
Prediksi AS Roma vs BSC Young Boys 16
PREDIKSI HASIL
Sportsmole
Roma 2-2 Young Boys
Predictz
Roma 2-1 Young Boys
Forebet
Roma 1-0 Young Boys
FOOTBALL5STAR
Roma 1-0 Young Boys
Stadio Olimpico, Jumat (4/12/2020), 03:00 WIB (SCTV)

Football5Star.com, Indonesia – Prediksi AS Roma vs BSC Young Boys yang bakal dihelat di Stadio Olimpico, Jumat (4/12/2020) dini hari WIB bakal tetap seru. Roma yang sudah dipastikan lolos ke babak selanjutnya tentu tetap tak mau kehilangan muka saat menjamu tamu dari Swiss.

AS Roma memang nyaris sempurna di Liga Europa musim ini, hanya SCKA Sofia yang sukses menahan mereka. Sementara, tiga laga lainnya diraih dengan kemenangan. Bahkan, anak asuh Paulo Foseca itu mencatatkan sembilan gol hanya dalam empat laga fase grup musim ini. Satu-satunya adangan mereka adalah kekalahan 0-4 dari Napoli akhir pekan lalu. Itu jelas bisa saja dimanfaatkan oleh Young Boys untuk curi panggung di ibu kota Italia.

Apalagi, Young Boys juga datang ke Italia dengan bermodal performa impresif. Mereka baru saja melewatan tujuh partai tanpa kekalahan di semua kompetisi. Kemenangan dalam laga melawan Roma juga bisa mengantarkan tim besutan Gerardo Seoane itu lolos.

Jelas, Prediksi AS Roma vs BSC Young Boys akan sangat menarik dinantikan. Apalagi, melihat performa masing-masing klub yang dalam grafik bagus.

REKOR PERTEMUAN
head to head Roma vs Young Boys
TREN PERFORMA
Lima laga terakhir Roma vs Young boys
Prediksi AS Roma vs BSC Young Boys 17
ezgif.com crop
Prediksi AS Roma vs BSC Young Boys 18
STATISTIK MENARIK
  • Prediksi AS Roma vs BSC Young Boys tampak memihak tuan rumah. Karena faktanya, Roma telah menang lima dalam enam laga melawan klub asal Swiss.
  • Young Boys memenangkan pertandingan pertama di Italia saat menang 3-2 di markas Udinese pada penyisihan grup Liga Europa 2012/13.
  • Kekalahan 0-2 melawan Real Madrid di Liga Champions 2018/19 adalah satu-satunya dari 17 pertandingan terakhir yang dijalani Roma di Eropa.
  • Roma tak terkalahkan di kandang pada Penyisihan grup Liga Europa (W7 D4).
  • Young Boys punya rekor buruk di laga tandang. Mereka hanya meraih dua kemenangan, 8 imbang, dan 15 kalah dalam 24 laga.
  • Meski begitu, Young Boys telah mencetak satu gol di masing-masing dari enam laga tandang Liga Europa terakhirnya.
 PELATIH
  • Pelatih AS Roma, Paulo Fonseca, sudah tiga kali bersua BSC Young Boys. Sekali di Roma, dan dua kali di Shakhar Donetsk.
  • Prediksi AS Roma vs BSC Young Boys bakal seru karena meskipun menang 2 kali di antaranya, tim besutan Foseca pernah kena bantai. Hal itu saat Shakhtar digulung 2-6 oleh Young Boys 2016 lalu.
  • Namun demikian, Foseca baru sekali bersua pelatih Young Boys, Gerardo Seoane, yakni saat menang 2-1 di pertemuan perdana.
  • Itu jua jadi pertemuan perdana Seoane melawan Roma.

Wasit
  • Partai nanti akan diwasiti oleh Fran Jovic didampingi Ivica Modric dan Hrvoje Radic sebagai asisten wasit. Semuanya berasal dari Kroasia.
  • Prediksi AS Roma vs BSC Young Boys akan seru. Karena Jovic baru kali ini mewasiti Roma.
  • Demikian pula dengan Young Boys yang belum pernah diwasiti Jovic.
  • Namun, Jovic pernah menjadi pengadil Young Boys di UEFA Youth League saat takluk 1-2 dari Manchester United, 2018 lalu.
PEMAIN KUNCI

AS Roma

Top Scorer: Borja Mayoral (2)
Top Assist: Bruno Peres, Edin Dzeko, Tommaso Milanese, Henrikh Mkhitaryan, Leonardo Spnazzola (1)
Top Rating: Ibanez (7,85)

BSC Young Boys

Top Scorer: Jean Pierre Nsame (4)
Top Assist: Christian Fassnacht (2)
Top Rating: Miralem Sulejmani (7,46)

*Statitik berdasar dari situs Whoscored.com di Liga Europa 2020-2021

BERITA KEDUA TIM
  • AS Roma: Gianluca Mancini, Chris Smalling (cedera), Edin Dzeko (diragukan), Federico Fazio (covid-19)
  • Young Boys: Fabian Lustenberger, Marvin Spielmann, Sandro Lauper (cedera)
PRAKIRAAN FORMASI
line up Roma vs Young Boys

[better-ads type=’banner’ banner=’156436′ ]

Young Boys vs AS Roma: Gol Debut Kumbulla Warnai Comeback Giallorossi

gamespool
Young Boys vs AS Roma: Gol Debut Kumbulla Warnai Comeback Giallorossi 21

Football5Star.com, Indonesia – Pertandingan menarik tersaji pada babak grup Liga Europa yang mempertemukan Young Boys vs AS Roma. Tim tamu berhasil menang 2-1 setelah tertinggal lebih dulu lewat gol penalti Jean Pierre Nsame.

AS Roma malah kecolongan, pada menit ke-14, Bryan Cristante melanggar Cedric Rieder dikotak terlarang. Jean Pierre Nsame berhasil mengeksekusi penalti.

Tampil dengan mayoritas pemain pelapis, Roma benar-benar sangat kesulitan. Kesempatan terbaik Roma baru datang pada menit ke-39 lewat aksi individu Carles Perez yang gagal dieksekusi dengan sempurna.

Babak pertama berakhir dengan skor 1-0.

Kesulitan mengembangkan permainan membuat Giallorossi memasukkan beberapa pemain intinya seperti Leonardo Spinazzola, Edin Dzeko, Henrikh Mkhitaryan, dan Jordan Veretout.

Dan hal itu terbukti ampuh walaupun cukup lama. Pada menit ke-68, Edin Dzeko memberi umpan ke Bruno Peres yang berhasil memasukkan bola ke gawang von Ballmoss.

Roma berhasil comeback! Pada menit ke-73, lagi-lagi dari assist pemain pengganti, Mkhitaryan memberi umpan dari tendangan penjuru ke Marash Kumbulla. Pemain yang baru direkrut dari Hellas Verona itu berhasil menanduk bola dan menciptakan gol pertamanya untuk Roma.

Young Boys hampir menyamakan kedudukan. Meschack Elia melakukan tembakan yang secara brilian di finger tips oleh Pau Lopez pada menit ke-86.

Laga Young Boys vs AS Roma berakhir dengan skor 1-2.

Susunan Pemain Young Boys vs AS Roma

Young Boys (3-4-3) : 26-David von Ballmoss; 14-Nicolas Buergy, 28-Fabian Lustenberger, 5-Cedric Zesiger; 36-Silvan Hefti, 60-Fabian Rieder (20-Michel Aebischer), 8-Vincent Sierro (G11-ianluca Gaudino), 24-Quentin Maceiras, 16-Chrisrian Fassnacht (15-Meschack Elia), 18-Jean Pierre Nsame (17-Theoson Siebatcheu), 13-Nicolas Ngamaleu (Felix Mambimbi).

Pelatih: Gerardo Seoane.

AS Roma (3-4-2-1): 13-Pau Lopez; 5-Juan Jesus (7-Lorenzo Pellegrini), 20-Federico Fazio, 2-Rick Karsdorp (37-Leonardo Spinazzola); 33-Bruno Peres, 14-Gonzalo Villar (17-Jordan Veretout), 4-Bryan Cristante, 24-Marash Kumbulla; 11-Pedro (77-Henrikh Mkhitaryan), 31-Carles Perez; 21-Borja Mayoral (9-Edin Dzeko).

Pelatih: Paulo Fonseca.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

AS Roma Disebut Tak Pantas Berlaga di Liga Europa

gamespool
AS Roma Disebut Tak Pantas Berlaga di Liga Europa 25

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Young Boys, Gerardo Seoane, merasa sangat terhormat karena akan mengawali kiprahnya di Liga Europa musim ini dengan laga melawan AS Roma. Menurut Seoane, Giallorossi seharusnya berlaga di Liga Champions.

Meski berstatus tuan rumah, Young Boys tak menjadi tim unggulan untuk partai melawan AS Roma nanti. Akan tetapi, mereka akan tetap berusaha mengejutkan Edin Dzeko cs.

“Roma memiliki skuat yang seharusnya bisa tampil di Liga Champions, bukan Liga Europa. Tiga tim lainnya di grup ini akan memperebutkan posisi dua. Itu lah yang menjadi target kami,” ujar Gerardo Seoane dikutip dari laman Football Italia.

AS Roma - Young Boys - Liga Europa - @officialasroma
instagram.com/officialasroma

Lebih lanjut, Souane juga menyoroti barisan depan AS Roma yang sangat berbahaya. Ia pun sudah menyiapkan rencana yang bakal digunakan Young Boys untuk meredam Pedro dan Henrikh Mkhitaryan.

“Saya tak mau membeberkan taktik yang bakal digunakan untuk laga nanti. Satu hal yang pasti adalah, Roma merupakan tim yang kompak dengan lini pertahanan yang solid. Mereka seringkali bermain dengan skema tiga bek.”

“Selain itu, mereka juga memiliki lini depan berbahaya karena ada pemain-pemain hebat seperti Pedro dan Henrikh Mkhitaryan. Saya yakin kami tak akan banyak mendapat kesempatan mencetak gol. Tapi, saya yakin kami bisa tampil efisien,” tutup Seoane.

Selepas laga melawan Young Boys, AS Roma bakal menghadapi AC Milan pada Selasa (27/10) dinihari WIB. Tiga hari berselang, mereka akan menjamu CSKA Sofia di Olimpico.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

Prediksi: Young Boys vs AS Roma

cover young boys vs as roma
gamespool
Prediksi: Young Boys vs AS Roma 32
PREDIKSI HASIL
WhoScored
Young Boys 0-2 AS Roma
Predictz
 Young Boys 1-1 AS Roma
ScorePredictor
Young Boys 0-1 AS Roma
FOOTBALL5STAR
Young Boys 0-2 AS Roma
Stade de Suisse, Kamis (22/10/2020) Pukul 23.55 WIB (Vidio)

Football5Star.com, Indonesia – Pertandingan menarik tersaji pada pekan pembuka babak grup Liga Europa musim 2020-21 yang mempertemukan Young Boys vs AS Roma. Giallorosi sebagai unggulan tentu saja ingin mendapatkan start yang bagus.

Di Liga Swiss, Young boys sebenarnya bermain cukup apik dengan berada pada posisi ketiga dan tanpa kekalahan dari 4 laga. Mereka bahkan meraih 3 cleansheet dari 4 laga itu.

Sedangkan AS Roma sedang dalam momen positif setelah start yang buruk di awal musim. Pasukan Paulo Fonseca meraih dua kemenangan beruntun dan Edin Dzeko akhirnya berhasil mencetak gol pertamanya pada laga terakhir melawan Benevento.

REKOR PERTEMUAN
head to head young boys vs roma
TREN PERFORMA
Lima laga terakhir Young Boys vs Roma
STATISTIK MENARIK
  • Ini merupakan pertemuan pertama kedua klub.
  • AS Roma bertemu tim asal Swiss 11 kali dengan rekor 7 menang, 2 imbang, dan 3 kalah.
  • Young Boys masih tak terkalahkan musim ini di Liga Swiss.
  • Young Boys bertemu tim asal Italia 6 kali, dengan rekor 4 menang dan 2 kalah.
  • 2 Tahun lalu, Young Boys berhasil mengalahkan Juventus 2-1 di Liga Champions.
PELATIH
  • Ini merupakan pertemuan pertama kedua pelatih Gerardo Seoane dan Paulo Fonseca.
  • Ini juga merupakan pertemuan masing-masing pelatih dengan lawannya.
WASIT
  • Laga Young Boys vs AS Roma akan dipimpin oleh wasit asal Spanyol, Carlos Del Cerro Grande.
  • Ini merupakan laga pertama Grande memimpin laga Young Boys dan AS Roma.
PEMAIN KUNCI

Young Boys

Top Scorer:
Top Assist:
Top Rating:

AS Roma

Top Scorer:
Top Assist:
Top Rating:

*Laga pertama kedua klub di Liga Europa 2020-21.

BERITA KEDUA TIM
  • Young Boys: Mohamed Ali Camara, Ulises Garcia, Christopher Martins, Michel Aebischer, Sandro Lauper, Gianluca Gaudino, Esteban Petignat, Marvin Spielmann, cedera.
  • AS Roma: Rick Karsdorp, Chris Smalling, Nicolo Zaniolo, Javier Pastore, cedera. Amadou Diawara positif Covid-19.
PRAKIRAAN FORMASI
Lineup Young Boys vs Roma

Can Anggap Positif Kekalahan dari Young Boys

Banner Football Live Star

Football5star.com, Indonesia – Juventus mengakhiri fase grup Liga Champions dengan suram. Secara tak terduga, anak-anak asuh Massimiliano Allegri kalah 1-2 di kandang Young Boys. Gelandang Emre Can menilai kekalahan itu sebagai pelajaran berharga.

Can mengatakan, hasil di kandang Young Boys tersebut sebetulnya tidaklah mengejutkan. Para penggawa I Bianconeri tahu betul laga pamungkas tersebut tak akan dilewati dengan mudah.

“Kami sudah tahu pertandingan itu akan sulit. Kami memperoleh beberapa peluang pada babak pertama, tapi gagal mencetak gol,” ungkap Can selepas pertandingan kepada Juventus TV seperti dikutip Football5star.com dari Tuttomercatoweb. “Kukira ini pelajaran sangat penting bagi kami.”

Emre Can nilai kekalahan Juventus dari Young Boys adalah pelajaran berharga.
tuttosport.com

Can mengakui kekalahan tersebut menyesakkan. Namun, dia tak terlalu mempersoalkan. Pasalnya, posisi Juventus tak tergeser karena Manchester United juga kalah dari Valencia dengan skor sama.

“Kami tetap senang karena menjadi juara grup. Itu adalah target yang ingin kami raih,” tutur mantan pemain Liverpool dan Bayern Munich tersebut.

Juventus mengakhiri fase grup di puncak klasemen dengan 12 poin. Can cs. unggul dua dua poin atas Manchester United. Dibanding musim lalu, ini lebih baik. Musim lalu, I Bianconeri hanya meraup 11 poin dari hasil tiga kemenangan, dua imbang, dan satu kekalahan.

Musim ini, Juventus menjadi satu-satunya wakil Italia yang lolos ke babak 16-besar Liga Champions sebagai juara grup. AS Roma hanya menjadi runner-up di grup yang dihuni Real Madrid. Sementara itu, Napoli dan Inter Milan terlempar ke Liga Europa.

[better-ads type=”banner” banner=”156436″ campaign=”none” count=”2″ columns=”1″ orderby=”rand” order=”ASC” align=”center” show-caption=”1″][/better-ads]

Prediksi: Young Boys Vs Juventus

 

BSC Young Boys vs Juventus main

Stadion Stade de Suisse, Kamis (13/12/2018) Pukul 03.00 WIB

Football5Star.com, Indonesia – Juventus sejatinya sudah memastikan diri di babak 16 besar Liga Champions musim ini. Akan tetapi laga melawan Young Boys bakal menentukan nasib Bianconeri sebagai pemuncak klasemen grup H.

Tak ingin posisi tersebut diambil oleh Manchester United yang ada di peringkat kedua, Pasukan Massimiliano Allegri membawa pemain inti mereka ke Swiss. Nama beken seperti Cristiano Ronaldo, Paulo Dybala, Mario Mandzukic, Giorgio Chiellini, hingga Wojciech Szczesny juga bakal dimainkan.

Tentu hal tersebut menjadi kabar menggemberikan bagi Young Boys. Pasalnya klub besutan Gerardo Seoane itu akan menjalani laga terakhir di Liga Champions musim ini  setelah dipastikan gugur bakal berjalan dengan seru.

REKOR PERTEMUAN

Head to Head : Young Boys Vs Juventus

 

TREN PERFORMA

BSC Young Boys vs Juventus Lima laga trakhir

 

STATISTIK MENARIK
  • Young Boys hanya menang sekali dalam tujuh laga kandang terakhirnya di Eropa (M1 S3 K3).
  • Young Boys memenangi kedua laga kandang sebelumnya melawan klub-klub Italia: 3-1 vs Udinese di fase grup Liga Europa 2012, 2-0 vs Napoli di fase grup Liga Europa 2014.
  • Bianconeri selalu menang dalam lima laga tandang terakhirnya di Liga Champions.
  • Dalam lawatan terakhirnya ke Swiss, Bianconeri kalah 1-2, yakni melawan Basel di second group stage Liga Champions 2002/03.
  • Rekor tandang Bianconeri melawan klub-klub Swiss adalah M1 S0 K1. Satu kemenangan itu adalah 4-2 vs Grasshopper di babak kedua European Cup 1984/85 (agregat 6-2).
  • Bianconeri mencetak 14 gol dan hanya kebobolan empat dalam lima pertemuan melawan klub-klub Swiss.
PELATIH
  • Ini adalah pertemuan kedua antara Gerardo Seoane menghadapi Massimiliano Allegri dan Bianconeri.
  • Di pertemuan sebelumnya Gerardo Seoane kalah menghadapi Massimiliano Allegri dan Bianconeri.
  • Massimiliano Allegri tak pernah kalah dari Young Boys dan Gerardo Seoane.
WASIT
  • Ini adalah kali pertama Tobias Stieler memimpin laga Young Boys Vs Juventus.
  • Young Boys dan Juventus juga belum pernah dipimpin oleh Tobias Stieler.
PEMAIN KUNCI

YOUNG BOYS:
Top Scorer: Guillaume Hoarau & Roger Assale @1 gol)
Top Assist: Christian Fassnacht (1 assist)
Top Rating:  Guillaume Hoarau (6,76)

JUVENTUS:
Top Scorer: Paulo Dybala (4 gol)
Top Assist: Juan Cuadrado & Cristiano Ronaldo (@2 assist)
Top Rating: Paulo Dybala (7,75)

*Statistik di Liga Champions menurut WhoScored.com

BERITA KEDUA TIM
  • YOUNG BOYS: Sekou Sanogo absen karena di laga sebelumnya mendapatkan kartu merah.
  • JUVENTUS:Medhi Benatia dipastikan absen karena cedera.
PRAKIRAAN FORMASI

man utd vs west bromPrediksi Line Up : Young Boys Vs Juventus

PREDIKSI HASIL

WhoScored
YOUNG BOYS 0-3 JUVENTUS

Free Super Tips
YOUNG BOYS 0-2 JUVENTUS

Predictz
YOUNG BOYS 0-2 JUVENTUS

FOOTBALL5STAR
YOUNG BOYS 0-1 JUVENTUS

[better-ads type=’banner’ banner=’156436′ ]

 

Walau Menang Atas Young Boys, Mourinho Kecewa pada Performa MU

Banner Football Live StarFootball5star.com, Indonesia – Kekecewaan kembali tampak di wajah Jose Mourinho. Ini tak lepas dari kemenangan tipis 1-0 Manchester United atas Young Boys pada matchday kelima Liga Champions, Rabu (28/11/2018) dinihari WIB.

MU harus menunggu hingga menit terakhir untuk mencetak gol melalui kaki Marouane Fellaini. Menurut Mourinho, timnya terlalu banyak membuang peluang.

Di sisi lain, pelatih asal Portugal ini pun bersyukur memiliki David De Gea di bawah mistar gawang. Ia mengaku MU bisa saja kalah andai kipernya bukan De Gea.

mu-young boys-liga champions
@Squawka

“Kami kehilangan banyak peluang. Banyak momen krusial yang dilewatkan. Ini jenis permainan jika Anda mencetak gol di menit pertama Anda biasanya akan menunjukkan performa berbeda. Jika seperti ini Anda bisa saja imbang atau kalah,” kata Mourinho kepada BT Sport, Rabu (28/11/2018).

“David De Gea memiliki satu penyelamatan penting, itu sangat fenomenal. Ia membuktikan dirinya sebagai kiper terbaik di dunia dan berperan besar atas kemenangan hari ini,” ia menambahkan.

Tambahan tiga poin ini membuat MU memastikan diri lolos ke 16 besar. Keberhasilan ini sekaligus menjadi yang ke-14 kali secara beruntun yang ditorehkan Mourinho sepanjang karier profesionalnnya.

“Saya punya 14 musim Liga Champions dan 14 kali pula saya selalu lolos dari fase grup. Ada satu musim saya tidak bermain di Liga Champions, tapi saya memenangkan Liga Europa,” tutup The Special One.

[better-ads type=’banner’ banner=’156436′ ]

Cetak Gol Kemenangan, Fellaini Bantah Handball

Banner Football Live StarFootball5star.com, Indonesia – Manchester United akhirnya meraih kemenangan 1-0 atas Young Boys melalui gol yang dicetak Marouane Fellaini pada masa injury time. Walau begitu, kubu tim tamu menuding bahwa sang gelandang sudah lebih dulu handball.

Laga yang berlangsung di Old Trafford ini berjalan sengit. Ketika laga sepertinya akan berakhir sama kuat 0-0, Fellaini muncul sebagai pahlawan kemenangan Setan Merah.

Menanggapi anggapan dirinya menyentuh bola dengan tangan, pemain asal Belgia ini pun membantahnya. Ia menegaskan mengontrol bola dengan badannya.

fellaini pastikan langkah mu ke 16 besar liga champions
@Squawka

“Ini momen yang tepat untuk mencetak gol. Spirit tim sangat bagus hari ini. Kami bermain positif dan itu sangat penting. Buat saya itu tidaklah handball. Saya mengontrol bola dengan badan, jika menyentuh tangan saya maka bola tidak akan gol,” tegas Fellaini kepada BT Sport, Rabu (28/11/2018).

Kemenangan ini sekaligus memastikan laju Setan Merah ke babak 16 besar. Untuk itu, pemain yang baru saja mencukur habis rambut kribonya itu mengatakan timnya saat ini berada dalam percaya diri. Ia pun yakin bisa mengalahkan Southampton pada laga Premier League pekan depan.

“kami sangat percaya diri bisa lolos ke fase selanjutnya. Setelah laga ini kami akan menghadapi Southampton dan semua pemain sudah siap bertanding,” ia menambahkan.

Adapun kemenangan atas Young Boys membuat anak asuh Jose Mourinho berada di peringkat kedua Grup H dengan 10 poin, terpaut dua angka dari Juventus di puncak klasemen.

[better-ads type=’banner’ banner=’156436′ ]

Fellaini Pastikan Langkah MU ke 16 Besar Liga Champions

Banner Football Live StarFootball5star.com, Indonesia – Manchester United patut berterima kasih pada Marouane Fellaini. Berkat golnya di masa injury time saat menghadapi Young Boys, Rabu (28/11/2018) dinihari WIB lah MU mampu memastikan langkah ke babak 16 besar Liga Champions.

Sejatinya bayang-bayang hasil imbang melawan Crystal Palace di Premier League akhir pekan lalu masih terlihat pada laga ini. MU terlihat kebingungan membongkar pertahanan Young Boys yang menerapkan formasi 4-1-4-1.

Praktis United baru meraih peluang emas pada menit ke-18 melalui Marouane Fellaini. Tapi kurangnya dukungan dari rekan setim membuat Fellaini gagal memanfaatkan peluang tersebut.

Pada menit ke-30 giliran Anthony Martial yang berkesempatan membuka skor. Tapi sepakannya masih mampu dihalau kiper David von Ballmoos. Kendati terus menekan lini pertahanan Young Boys, anak asuh Jose Mourinho gagal mencetak gol pada babak pertama.

mu-young boys-liga champions
@Squawka

Tidak banyak yang berubah pada interval kedua. Setan Merah tetap menguasai jalannya pertandingan. Sedangkan tim tamu lebih sering bertahan untuk mengamankan satu angka. Walau begitu, bukan berarti mereka tidak memiliki peluang.

Miralem Sulejmani hampir membuat publik Old Trafford terdiam. Namun, tendangannya dari luar kotak penalti masih melampung tipis di atas mistar.

Sedangkan United setidaknya mendapat tiga peluang emas lewat kaki Martial, Paul Pogba, dan Marcus Rashford. Beruntung bagi Young Boys yang memiliki kiper setangguh Balmoos. Tapi kedigdayaan sang kiper akhirnya runtuh juga di masa injury time.

Adalah Fellaini yang berhasil memastikan kemenangan 1-0 Setan Merah atas klub asal Swiss ini. Tambahan tiga poin ini sekaligus memantapkan langkah mereka ke 16 besar bersama Juventus yang juga menang 1-0 atas Valencia.

Susunan Pemain:

Manchester United (4-3-3): 1-David De Gea; 23-Luke Shaw, 4-Phil Jones, 12-Chris Smalling, 25-Antonio Valencia (Juan Mata 72’); 27-Marouane Fellaini, 31-Nemanja Matic, 17-Fred (Paul Pogba 65’); 11-Anthony Martial, 10-Marcus Rashford, 14-Jesse Lingard (Romelu Lukaku 64’)
Pelatih: Jose Mourinho

Young Boys (4-1-4-1): 26-David von Ballmoos; 43-Kevin Mbabu, 4-Mohamed Aly Camara, 5-Steve von Bergen (Ulisses Garcia 46’), 23-Loris Benito; 30-Sandro Lauper; 7-Miralem Sulejmani (Christian Fassnacht 66’), 8-Djibril Sow, 20-Mihcel Aebischer, 17-Roger Assala; 18-Jean Pierre Nsame (Nicolas Ngamaleu 83’)
Pelatih: Gerardo Seoane

[better-ads type=’banner’ banner=’156436′ ]

Mourinho Tidak Merasa Tertekan Jelang Hadapi Young Boys

Banner Football Live StarFootball5star.com, Indonesia – Hasil imbang 0-0 yang diraih Manchester United saat menghadapi Crystal Palace akhir pekan lalu nyatanya tidak membuat Jose Mourinho tertekan. Kepastian ini dikatakan jelang laga United melawan Young Boys di Liga Champions.

United kembali meraih hasil kurang memuaskan di Premier League. Hasil imbang dengan Palace pun membuat posisi mereka tertahan di peringkat kedelapan dengan 21 angka.

Walau begitu, ia tidak ingin memirkan itu lagi. Baginya saat ini adalah bagaimana bisa memenangkan pertandingan melawan Young Boys untuk mengamankan tiket ke fase knockout.

united-young boys
@ManUtd

“Apa yang saya inginkan adalah tim memulai laga dengan kuat, tidak menunggu, tidak bermain reaktif.  Mungkin Anda mengatakan Jose akan bilang pada mereka untuk memulai laga secara perlahan, bermain bagus, mudah, dan lihat apa yang terjadi,” kata Mourinho seperti dilansir BBC, Selasa (27/11/2018).

“Apakah saya berada di bawah tekanan? Jika Anda berada di bawah tekanan tetaplah di rumah dan nyalakan TV. Jika anda bermain di bawah tekanan di kandang saat orang-orang datang mendukung, ayolah, saya tidak pernah merasa tertekan di kandang,” ia menambahkan.

Lebih lanjut, pelatih berkebangsaan Portugal ini mengonfirmasi absennya bek tengah asal Swedia, Victor Lindelof, karena cedera. Walau begitu, ia masih bisa memanfaatkan keberadaan Eric Baily maupun Phil Jones yang siap diduetkan dengan Chris Smalling di jantung pertahanan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156436′ ]

Prediksi: Manchester United Vs Young Boys

Manchester United vs BSC Young Boys main

Old Trafford, Rabu (28/11/2018) Pukul 03.00 WIB

Football5Star.com, Indonesia – Manchester United akan menjamu Young Boys pada lanjutan pertandingan Grup H Liga Champions di Old Trafford, Rabu (28/11/2018) dinihari WIB. Tiga poin jadi harga mati bagi Setan Merah di laga ini.

United berada di peringkat dua klasemen dengan tujuh poin. Setan Merah tertinggal dua angka dari Juventus di singgasana, dan unggul dua poin atas Valencia di posisi tiga. Young Boys sendiri baru mengumpulkan satu poin dan sudah tak punya peluang untuk lolos ke 16 besar.

United akan memastikan kelolosan dengan kemenangan, selama Valencia gagal mengalahkan Juventus di Italia. Sementara itu, Young Boys harus menang jika ingin menjaga peluang finis di peringkat tiga dan lolos ke Liga Europa.

REKOR PERTEMUAN

 

Manchester United vs BSC Young Boys head to head

TREN PERFORMA

Manchester United vs BSC Young Boys Lima laga trakhir

STATISTIK MENARIK
  • Young Boys tidak pernah menang dalam tiga pertandingan tandang sebelumnya melawan tim Inggris.
  • Manchester United tidak pernah menang dalam tiga pertandingan terakhir Liga Champions.
  • Young Boys tanpa kemenangan di empat pertandingan Liga Champions mereka.
  • Young Boys tidak pernah menang dalam sembilan laga tandang terakhir di kompetisi Eropa.
  • Young Boys memiliki tingkat konversi tembakan terendah di Liga Champions musim ini, hanya mencetak dua gol dari total 53 tembakan (4%).
  • Romelu Lukaku telah mencetak lima gol dalam tiga penampilan sebelumnya melawan Young Boys.
PELATIH
  • Jose Mourinho baru sekali menghadapi Young Boys dan hasilnya kemenangan
  • Jose Mourinho baru sekali menghadapi Gerardo Seoane dan hasilnya kemenangan
  • Gerardo Seoane baru sekali menghadapi Manchester United dan hasilnya kekalahan
PEMAIN KUNCI

MANCHESTER UNITED
Top Scorer: Anthony Martial (6 Gol)
Top Assist: Paul Pogba (3 Assist)
Top Rating: Paul Pogba (7,07)

YOUNG BOYS
Top Scorer: Guillaume Hoarau (1 Gol)
Top Assist: Christian Fassnacht (1 Assist)
Top Rating: Guillaume Hoarau (6,76)

BERITA KEDUA TIM
  • Jose Mourinho akan membuat perubahan besar dari tim yang dimainkan akhir pekan lalu.
  • Victor Lindelöf menderita cedera otot saat melawan Crystal Palace akhir pekan lalu.
  • Mourinho mengisyaratkan minggu lalu bahwa Eric Bailly akan jadi starter melawan Young Boys, sementara Phil Jones mungkin juga menggantikan Chris Smalling.
  • Luke Shaw absen saat melawan Palace karena skorsing dan akan jadi starter melawan Young Boys.
  • Pemain seperti Fred, Alexis Sanchez dan Marcus Rashford berharap untuk tampil di lapangan melawan Young Boys, sementara Sergio Romero juga mendapatkan peluang di gawang.
  • Sekou Sanogo absen membela Young Boys setelah diusir dari lapangan saat melawan Valencia.
  • Pedro Teixeira, Jordan Lotomba, Gregory Wüthrich, dan Guillaume Hoarau kondisinya meragukan.
PRAKIRAAN FORMASI

Line Up Manchester United Vs Young Boys

PREDIKSI HASIL
WhoScored
Manchester United 2 – 0 Young Boys
Forebet
Manchester United 2 – 0 Young Boys
Predictz
Manchester United 3 – 1 Young Boys
FOOTBALL5STAR
MANCHESTER UNITED 2 – 0 YOUNG BOYS

 

Tak Ada Ronaldo, Juventus Masih Punya Dybala

Banner Footbal Live Star-Football5star

Football5star.com, Indonesia – Paulo Dybala menjadi bintang lapangan saat Juventus mencukur Young Boys dengan skor 3-0. Tiga gol ia lesatkan dalam satu pertandingan. Absennya Cristiano Ronaldo yang terkena kartu merah nyatanya tak membuat Si Nyonya Tua mlempem. Juventus masih punya Dybala.

La Joya yang tampil gemilang merasa laga melawan Young Boys adalah salah satu penampilan terbaik Juventus di musim ini. Ia ingin Juventus selalu bermain seperti saat mengalahkan Young Boys.

“Aku ingin kita bermain seperti ini. Aku rasa tim bermain dengan pendekatan yang benar dan kita fokus sejak awal,” ujar La Joya kepada Sky Sport.

Trigol ini seakan menjadi ajang pembuktian bagi Dybala yang di awal musim tersingkir setelah kedatangan Ronaldo. Ia berharap kembali bisa dimainkan di pertandingan-pertandingan selanjutnya.

“Sudah jelas, pemain selalu ingin bermain. Musim lalu adalah kebalikan dari ini. Aku memulai musim dengan gelontoran gol lalu aku sedikit hilang fokus. Dipinggirkan membuatku bekerja lebih keras,” ungkapnya dengan optimis.

Juventus menang mudah dalam lanjutan Liga Champions matchday kedua. Dybala menjadi bintang lapangan dengan mencetak trigol - Football5star - juventusfc
juventusfc

Absennya Ronaldo dirasa akan membuat penampilan Juventus goyah. Mereka lupa bahwa Juventus masih punya Dybala yang bisa menutup lubang yang ditinggalkan oleh CR7. Meskipun Dybala mengaku bahwa keberadaan Ronaldo akan membuat Juventus lebih kuat.

“Kita tanpa Cristiano dan ada waktu ketika dia ada bersama kami, kami bisa lebih mudah untuk menang. Tapi kita adalah tim yang hebat, dengan atau tanpa Ronaldo.”

Trigol Dybala Warnai Kemenangan Juventus

Banner Footbal Live Star-Football5star

 Football5star.com, Indonesia – Juventus dengan mudah menaklukkan Youns Boys dalam lanjutan Liga Champions matchday kedua. Juventus yang memainkan formasi andalan mereka, 3-5-2, langsung tampil menggebrak sejak awal laga. Paulo Dybala menjadi bintang lapangan dengan mencetak trigol.

Babak pertama baru berjalan lima menit, Paulo Dybala sudah mencatatkan namanya di papan skor. Berawal dari umpan panjang Leonardo Bonucci, dengan sekali sentuhan, sepakan volley Dybala meluncur deras ke gawang Young Boys yang dikawal Von Ballmoos.

Gol kedua La Joya dicetak di menit ke-33. Memanfaatkan bola pantul hasil sepakan Blaise Matuide yang ditepis oleh Ballmoos. Dybala yang lolos jebakan offside mencocor bola ke gawang. Skor 2-0 bertahan sampai babak pertama usai.

Babak kedua juga masih menjadi milik si Nyonya Tua. Gol ketiga Dybala lahir di menit ke-69. Gol ketiga La Joya lahir dari umpan manja yang diberikan Juan Cuadrado.

Frustasi diserang habis-habisan oleh tuan rumah, Mohamed Aly Camara harus diusir wasit Sergei Karasev dari Rusia. Ia mendapatkan kartu kuning kedua dalam tempo  tiga menit. Dengan hasil ini, Juventus semakin kokoh di puncak klasemen sementara.

Susunan Pemain

Juventus (3-5-2): Szczesny; Barzagli, Bonucci, Benatia; Cuadrado, Pjanic (Khedira 70′), Matuidi (Emre Can 46′), Alex Sandro; Bernardeschi; Dybala, Mandzukic (Kean 78′)

Pelatih: Max Allegri

Young Boys (4-5-1): Von Ballmoos; Schick, Camara, Von Bergen, Benito; Fassnacht (Assale 71′), Sow, Sanogo (Lauper 46′), Bertone, Sulejmani (Ngamaleu 71′); Hoarau

Pelatih: Gerardo Seoane

Kartu Kuning: Bertone 33′, Sanogo 41′, Camara 75′

Kartu Merah: Camara 79′

[better-ads type=’banner’ banner=’156436′ ]

Sembuh dari Cedera, Khedira Bisa Tampil Lawan Young Boys

Banner Footbal Live Star-Football5star

Football5star.com, Indonesia – Juventus menyertakan Sami Khedira saat bertandang ke Markas Young Boys pada matchday kedua Liga Champions, Selasa (2/10/2018). Gelandang asal Jerman tersebut sudah dalam kondisi fit dan siap dimainkan pada pertandingan tersebut.

Sebelumnya Khedira mengalami kesakitan saat menghadapi Valencia pada matchday pertama Liga Champions di Stadion Mestalla beberapa waktu lalu. Akibatnya ia lebih dini ditarik pada menit ke-23 dan digantikan oleh Emre Can.

Khedira
zimbio.com

Setelah pertandingan tersebut Khedira kemudian diistirahatkan sebanyak dua pertandingan saat Juventus mengalahkan Frosinone dan Bologna. Pelatih Bianconeri memasan Emre Can di posisi tengah menggantikan eks Gelandang Real Madrid tersebut.

Meski demikian kabarnya Khedira tak akan diturunkan sejak awal saat menghadapi Young Boys. “Khedira tidak menjadi starter, kemungkinan Allegri menurunkan yang bersangkutan dalam setengah jam terakhir,” bunyi laporan yang dikutip Football5star dari Football Italia, Selasa (2/10/2018).

Meski membawa Khedira, Juventus tak menyertakan Douglas Costa saat bertandang ke Markas Young Boys. Penyerang asal Brasi tersebut menderita cedera saat menghadapi Valencia dan harus absen selama empat pertandingan.

Tak hanya Douglas Costa, Cristiano Ronaldo juga tak bisa diikutkan Juventus melawan Young Boys. Peraih lima gelar Ballon d’Or tersebut mendapatkan larangan bermain selama satu pertandingan karena mendapatkan kartu merah saat menghadapi Valencia.

Juventus saat ini tengah menduduki peringkat kedua klasemen grup H Liga Champions. Sedangkan Young Boys yang kalah di laga sebelumnya ada di juru kunci.

[better-ads type=’banner’ banner=’156436′ ]

Allegri: Kami Tak Akan Meremehkan Young Boys

Banner Footbal Live Star-Football5star

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Juventus, Massimiliano Allegri, mengatakan bahwa dirinya tak akan meremehkan Young Boys jelang partai Liga Champions, Selasa (2/10). Menurutnya, Young Boys adalah tim yang kuat dan akan menyulitkan Juventus di partai nanti.

Meskipun tak ingin meremehkan Young Boys, Allegri mengatakan bahwa Juventus bermain demi meraih kemenangan. Ia pun siap membawa anak asuhnya meraih kemenangan meskipun tak diperkuat oleh pemain bintang mereka, Cristiano Ronaldo.

“Kami akan bermain di laga nanti untuk meraih kemenangan. Kami harus menghargai Young Boys dan tak boleh meremehkan mereka. Mereka berhasil memenangkan banyak pertandingan musim ini,” kata Allegri dikutip dari Football Italia.

Allegri - Juventus - Young Boys - Liga Champions
Getty Images

“Mereka mampu memainkan bola-bola panjang dengan sangat baik dan mereka juga memiliki kualitas fisik yang sangat baik. Kami harus melangkah maju di partai nanti. Besok, kami akan meraih kemenangan kedua di ajang Liga Champions musim ini,” sambung Allegri.

Dalam kesempatan yang sama, pria 51 tahun itu juga membicarakan mengenai penampilan Bianconerri di partai melawan Napoli. Ia mengaku sangat tak menyukai penampilan anak asuhnya di akhir partai melawan Napoli. Menurutnya, di 20 menit terakhir melawan Napoli, Juventus berhenti bermain dan memberikan Napoli kesempatan untuk mengembangkan permainan.

“Saya sangat tak menyukai penampilan para pemain di 20 menit terakhir pada partai melawan Napoli. Kami berhenti berlari dan mulai memberikan mereka kesempatan untuk mengembangkan permainan. Kami tak boleh melakukan hal itu di partai selanjutnya.”


[better-ads type=’banner’ banner=’156436′ ]

Prediksi: Juventus Vs Young Boys

Juventus vs BSC Young Boys main

PREDIKSI HASIL
WhoScored
Juventus 3 – 0 Young Boys
Forebet
Juventus 3 – 0 Young Boys
Predictz
Juventus 2 – 0 Young Boys
FOOTBALL5STAR
JUVENTUS 2 – 0 YOUNG BOYS

 

 

 

Juventus Stadium, Selasa (2/10/2018) Pukul 23.55 WIB

Football5Star.com, Indonesia – Juventus akan menghadapi Young Boys pada lanjutan pertandingan Grup H Liga Champions di Juventus Stadium, Selasa (2/10/2018). Kemenangan jadi harga mati bagi Bianconeri.

Juventus takkan diperkuat megabintang Cristiano Ronaldo di laga ini. Pemain asal Portugal itu terkena skorsing usai menerima kartu merah melawan Valencia. Meski demikian, Bianconeri tetap diunggulkan pada laga nanti.

Sementara Young Boys membuka petualangan mereka di Liga Champions musim ini dengan kekalahan 0-3 di tangan Manchester United. Klub asal Swiss itu juga punya rekor buruk di laga tandang kompetisi Eropa dengan tiga kekalahan dan empat kali seri dalam tujuh pertandingan terakhir.

REKOR PERTEMUAN

 

 

Juventus vs BSC Young Boyshead to head

TREN PERFORMA

 

Juventus vs BSC Young Boys Lima laga trakhir

STATISTIK MENARIK
  • Young Boys telah memenangkan tiga dari empat pertemuan sebelumnya melawan tim Italia di kompetisi Eropa, dengan semuanya terjadi di Liga Europa.
  • Juventus tidak terkalahkan dalam 18 pertandingan kandang terakhir mereka di babak grup Liga Champions (menang 10, seri 8)
  • Juventus telah menerima 26 kartu merah di Liga Champions, setidaknya tujuh lebih banyak daripada tim lain dalam kompetisi.
  • Pelatih Juventus, Massimiliano Allegri, tidak pernah kalah dalam pertandingan kandang di babak grup Liga Champions sejak Desember 2012 saat masih memimpin AC Milan.
  • Gelandang Juventus Miralem Pjanic mencetak gol pertama di Liga Champions pada pertandingan pembukaan melawan Valencia.
  • Young Boys tidak pernah menang dalam tujuh laga tandang terakhir di kompetisi utama Eropa (imbang 4, kalah 3)
PELATIH
  • Massimiliano Allegri belum pernah menghadapi Young Boys
  • Massimiliano Allegri belum pernah menghadapi Gerardo Seoane
  • Gerardo Seoane belum pernah menghadapi Juventus
PEMAIN KUNCI

JUVENTUS
Top Scorer: Mario Mandzukic (4 Gol)
Top Assist: Cristiano Ronaldo (4 Assist)
Top Rating: Cristiano Ronaldo (7,96)

YOUNG BOYS
Top Scorer: –
Top Assist: –
Top Rating: Guillaume Hoarau (6,74)

BERITA KEDUA TIM
  • Cristiano Ronaldo tak bisa main karena menjalani skorsing.
  • Sami Khedira dan Douglas Costa absen karena cedera,
  • Juventus sangat difavoritkan melawan Young Boys dan Max Allegri mungkin melakukan eksperimen
  • Leonardo Bertone atau Michel Aebischer bakal menggantikan Sow di lini tengah untuk Young Boys.
  • Moumi Nicolas Ngamaleu atau Roger Assalé bersaing untuk mendapatkan tempat untuk menemani Guillaume Hoarau.
PRAKIRAAN FORMASI

Juventus vs BSC Young Boys line up

Mourinho Janji Tak Akan Kambing Hitamkan Lapangan

Banner Footbal Live Star-Football5star

Football5Star.com, Indonesia -Sebuah janji dilontarkan Jose Mourinho, manajer Manchester United, jelang laga matchday I Liga Champions di kandang Young Boys, Kamis (20/9/2018) dini hari WIB. Janji itu terkait lapangan sintetis yang akan dipakai pada laga tersebut.

Mourinho mengaku tak suka timnya bermain di lapangan sintetis. Namun, dia tak mau mengeluhkan hal tersebut bila nanti Manchester United gagal meraih kemenangan.

Para pemain Manchester United berlatih di Stade de Suisse jelang lawan Yong Boys.
standard.co.uk

“Saya sebisa mungkin tak akan menggunakan lapangan sintetis sebagai alasan untuk penampilan buruk,” kata Mourinho dalam konferensi pers jelang laga, Selasa (18/9/2018), seperti dikutip Football5Star.com dari London Evening Standard.

Menurut manajer asal Portugal tersebut, jenis lapangan apa pun tak boleh jadi penghambat sebuah tim atau seseorang untuk sukses. Dia lantas menunjuk Roger Federer sebagai contohnya.

“Semua orang tahu, ini berbeda. Namun, kami ada di Swiss, tempat salah satu petenis terbaik sepanjang sejarah. Saya cukup yakin Federer kadang tak senang bermain di lapangan seperti itu. Namun, dia harus tetap bermain dan menang,” terang Mourinho.

Mantan pelatih Real Madrid dan Inter Milan itu lantas menambahkan, “Semua orang pun tahu dia punya jenis lapangan favorit. Namun, dia juga harus menang di lapangan jenis lain. Jadi, kami pun harus melakukan hal serupa.”

Terlepas dari hal itu, lapangan sintetis telah membuat Mourinho harus meninggalkan Antonio Valencia di Manchester. Dia menilai lapangan sintetis bisa berbahaya bagi lutut sang pemain yang rentan cedera.

“Kami memutuskan tak memainkan Valencia karena lututnya bukanlah lutut yang dibutuhkan untuk bermain di lapangan sintetis,” terang dia.

Sebagai solusi, dia memastikan Luke Shaw akan tampil sebagai starter pada laga melawan Young Boys nanti. Selain Shaw, Mourinho juga memberikan kepastian turun sejak menit awal kepada striker Marcus Rashford.

Prediksi: BSC Young Boys vs Manchester United

YOUNG BOYS vs MAN UNITED main

PREDIKSI HASIL
WhoScored
Young Boys 0-2 Manchester United
FootballExpert
Young Boys 1-2 Manchester United
Predictz
Young Boys 0-1 Manchester United
FOOTBALL5STAR
Young Boys 1-3 Manchester United
Stade de Suisse Stadium, Kamis (20/9/2018) Pukul 02.00 WIB 

Football5Star.com, Indonesia – BSC Young Boys akan menjalani debutnya di Liga Champions meladeni raksasa Inggris, Manchester United. Di Grup H sendiri, Young Boys akan menjadi underdog karena grup ini berisi dua kontestan tangguh lain, Juventus dan Valencia.

Sementara bagi United, laga ini momen pas untuk mengawali Liga Champions musim 2018/2019 dengan sempurna. Andai tampil sesuai performanya di laga akhir pekan lalu kontra Watford, Setan Merah seharusnya tak kesulitan curi tiga poin di kandang.

REKOR PERTEMUAN

YOUNG BOYS vs MAN UNITED head to head

TREN PERFORMA

YOUNG BOYS vs MAN UNITED Lima laga trakhir

STATISTIK MENARIK
  • Ini adalah debut Young Boys di Liga Champions Eropa.
  • Kedua tim belum pernah bertemu sama sekali di kompetisi manapun.
  • Dari 10 laga di kompetisi Eropa, Young Boys hanya menang 2 kali.
  • United sementara itu hanya kalah 3 kali dari 20 laga terakhir di kompetisi Eropa.
PELATIH
  • Gerardo Seoane tidak pernah bertanding melawan Jose Mourinho sebelumnya.
WASIT
  • Laga ini akan dipimpin oleh Deniz Aytekin.
  • Wasit asal Jerman ini tidak pernah memimpin laga yang melibatkan juara Liga Swiss ini di kompetisi manapun.
  • Namun, Aytekin pernah dua kali memimpin laga Manchester United. Keduanya sukses dimenangkan Setan Merah.
PEMAIN KUNCI*

YOUNG BOYS:

Top Scorer: –
Top Assist: –
Top Rating: –

MANCHESTER UNITED:

Top Scorer
Top Assist:
Top Rating

*statistik berdasarkan WhoScored.com di Liga Champions musim ini (belum memainkan partai).

BERITA KEDUA TIM
  • Young Boys: Pedro Teixeira, Jordan Lotomba, Gregory Wüthrich, dan Sandro Lauper mungkin akan absen di laga ini.
  • Manchester United: Marcos Rojo dan Phil Jones dipastikan absen. Sementara Diogo Dalot dan Ander Herrera masih diragukan kondisinya.
PREDIKSI LINE-UP

YOUNG BOYS vs MAN UNITED line up

Menang Dua Kali Beruntun Jadi Modal MU ke Liga Champions

Banner Footbal Live Star-Football5star

 

Football5star.com, Indonesia – Manchester United berhasil keluar dari lubang jarum. Dua laga terakhir Premier League berhasil mereka menangkan. Bagi bek andalan, Chris Smalling, kemenangan atas Burnley dan Watford menjadi modal penting MU di Liga Champions yang akan berlangsung tengah pekan ini.

Smalling turut menyumbang gol ketika Setan Merah menang 2-1 atas tuan rumah Watford. Pada laga sebelumnya di markas Burnley, kelugasannya dalam menjaga lini belakang membuat gawang David De Gea aman dari ancaman gol.

Ia pun yakin timnya mampu melanjutkan performa positif ini di Liga Champions saat bertandang ke markas tim debutan Young Boys, Kamis (20/9/2018) dinihari WIB.

Watford vs Manchester United
@ManUtd

“Kami meraih dua kemenangan dan bulan ini kami akan melakoni banyak pertandingan. Saya pikir kami sedang membangun momentum pada waktu yang tepat. Kami punya modal bagus di Eropa dan ingin membawa pulang tiga poin,” kata Smalling kepada MUTV, Senin (17/9/2018).

“Kami tahu harus melakukan lebih baik lagi pada laga nanti. Kami harus bermain lebih ke dalam dan itu penting untuk melihat respons di lapangan,” ia menambahkan.

MU sebelumnya menuai hasil buruk dengan kalah beruntun dari Brighton and Hove Albion dan Tottenham Hotspur. Hasil minor tersebut bahkan sempat mengganggu kenyamanan Jose Mourinho yang terus digoyang isu pemecatan. Tapi, enam poin yang diraih di dua laga terakhir membuat mereka sukses membuktikan diri masih berada di level tertinggi.

Pertama Kali ke Liga Champions, Ini Rekor-Rekor yang Dibuat Young Boys

Banner Footbal Live Star-Football5star

 

Football5star.com, Indonesia – Selama kompetisi Liga Champions musim 2018-2019, kita akan mulai terbiasa mendengar nama Young Boys. Ya, untuk pertama kalinya dalam sejarah, klub asal Swiss itu menembus babak utama kompetisi tertinggi di Eropa tersebut.

Kepastian Young Boys melaju ke fase grup tak lepas dari kemenangan yang mereka raih atas raksasa Kroasia, Dinamo Zagreb, di babak play off. Sempat bermain imbang 1-1 di Swiss, anak asuh Gerardo Seoane itu sukses meraih kemenangan 1-2 ketika bertandang ke Kroasia.

Menang agregat 3-2 membuat Young Boys mengukir sejarah baru. Bahkan mereka tidak hanya membuat satu rekor saja. keberhasilan Miralem Sulejmani dkk menembus Liga Champions pun menjadikan mereka sebagai klub kelima Swiss yang mampu berlaga di babak utama.

young boys vs dinamo zagreb
@BSC_YB

Selain itu, kemenangan Young Boys di ibu kota Kroasia juga sekaligus mengakhiri 18 laga tak terkalahkan yang diraih Zagreb pada babak kualifikasi Liga Champions. Rekor mereka pun kian lengkap dengan menjadi satu-satunya tim yang meraih kemenangan tandang di kualifikasi Liga Champions sejak 2010 lalu.

Klub yang bermarkas di Stade de Suisse itu juga sebelumnya sudah menggoreskan tinta emas di kompetisi domestik. Mereka sukses menyabet gelar Liga Swiss musim lalu untuk pertama kalinya sejak 35 tahun terakhir.

Selain Young Boys, tim lain yang juga memastikan diri lolos ke fase Grup Liga Champions adalah Ajax Amsterdam dan AEK Athena.